Lompat ke isi

Indeks:Bahasa Indonesia/Serapan/C-I

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas

Ciacia

[sunting]
  1. aitolida sebutan bagi adik sepupu

Culambacu

[sunting]
Kamus Culambacu-Indonesia
  1. adaci adat atau sarana yang digunakan dalam menyelesaikan setiap persoalan yang berhubungan dengan adat istiadat suku Culambacu di Sulawesi Tenggara
  2. anakompo usus halus
  3. anamolepo laki-laki yang telah siap untuk menikah
  4. anangkèla buah labu yang masih muda, biasanya dibuat sebagai sayur
  5. anau panggilan untuk anak tiri
  6. andala laut yang sangat dalam
  7. baga jala yang dipasang di bawah rumah-rumah terapung di laut yang dilengkapi dengan lampu
  8. baikulino kerupuk dari irisan kulit sapi atau kerbau
  9. bake wanita yang pernah melahirkan sekali, tetapi bayinya meninggal dunia dan tidak pernah hamil lagi
  10. balaba wadah yang terbuat dari anyaman daun sagu, digunakan sebagai tempat menyimpan makanan
  11. balango sejumlah batu karang yang dimuat dalam perahu saat berlayar tanpa muatan sebagai pemberat agar perahu tidak oleng
  12. baloki papan penutup liang lahad
  13. boso kandang yang berfungsi sebagai perangkap kerbau liar
  14. cinakompo usus dua belas jari

Damal

[sunting]
  1. doi danti kekuasaan dapat mengubah sesuatu yang benar menjadi salah atau sebaliknya, arti harfiahnya 'uang berbicara'

Dani

[sunting]
  1. ade pegangan kantong atau noken
  2. alino menggambarkan sesuatu dengan contoh
  3. alo berjalan dengan mendaki
  4. amosi bulu pada kelamin laki-laki
  5. anibenu kesatuan kekerabataan suku Dani yang bersifat patrilineal
  6. dogon bersabar menunggu orang lain
  7. eragik bunga yang telah menjadi buah
  8. etai seni suara yang dibawakan dengan tari-tarian, perpaduan antara nyanyian dan tarian yang utuh dan menyatu tetap
  9. etai tari pergaulan atau tari permainan khas suku Dani di Papua
  10. etai watarek tari-tarian kemenangan
  11. eweai rumah tradisional masyarakat Papua, berbentuk bulat, yang dihuni oleh kaum perempuan
  12. gowai lagu dalam bentuk pantun yang indah, isinya berupa penghormatan, pemberkatan, pujian, celaan dan kutukan
  13. honae rumah tradisional masyarakat Papua, berbentuk bulat, biasanya dihuni oleh kaum laki-laki
  14. inapu perang yang didasarkan atas perintah leluhur
  15. inomosi bulu badan manusia
  16. lani orang pandai yang mempunyai keberanian dalam berperang dan berpengaruh terhadap masyarakat biasa
  17. lengganak penyelenggaraan ritual adat dengan pesta babi
  18. lesema proses memasak pada upacara bakar batu yang dilakukan di dalam rumah
  19. lesema dapur panjang, biasanya di sebelahnya terdapat kandang babi
  20. ligiken hujan salju
  21. nyapomak orang yang diberi tugas sebagai pengukur curah hujan
  22. sali rumbai atau rok yang digunakan perempuan suku Dani
  23. sekan gelang anyaman dibuat dari kulit kayu atau kulit anggrek
  24. subang perkawinan yang terjadi dalam satu marga yang sama
  25. tem acara tukar gelang
  26. um telur udang
  27. wakumo tempat khusus yang dipercayai oleh orang Baliem sebagai tempat tinggal roh orang yang telah meninggal
  28. wein perang antarsuku
  29. yakik upacara penyembuhan orang sakit
  30. yokal penutup alat kelamin perempuan yang terbuat dari jerami yang agak tipis, untuk menutupi bagian depan saja

Dayak

[sunting]
Kamus Bahasa Dayak Iban-Indonesia
Kamus Dwibahasa Dayak Ngaju-Indonesia
  1. aban sebutan untuk duda dalam masyarakat Dayak Kayan
  2. abandira senjata pedang suku Dayak Kenyah, dibuat khusus untuk pertunjukan tari perang yang menggambarkan kepahlawanan tokoh suku Dayak Kenyah, diiringi dengan alat musik sampek
  3. abuh roh halus yang membantu dukun untuk memiliki kekuatan gaib yang melebihi kekuatan manusia biasa
  4. abut tempat duduk yang letaknya di bagian paling belakang
  5. acop jepit yang terbuat dari kayu keras, dipasang pada bibir bakal perahu saat dibakar agar ketika dibuka tidak terbelah
  6. adan ranting atau dahan kayu yang jatuh tanpa ada penyebabnya, dipercaya akan mendatangkan bencana
  7. adau kayu yang biasa digunakan utk membuat alat musik petik pada masyarakat Dayak Kenyah, Kayan, dan Iban
  8. adodui tradisi lisan suku Dayak Pompakng yang berhubungan dengan suatu peristiwa peperangan atau riwayat hidup seorang tokoh sakti
  9. adu pangul menikah secara adat
  10. agak keranjang rotan untuk membawa barang, bentuknya bulat dan panjang, diberi tali, dipakai dengan cara disangkutkan di kedua bahu
  11. agas musim yang ditandai dengan melimpahnya anak ikan di sungai-sungai
  12. ahai bangkai binatang yang tinggal tulang belulangnya
  13. ahang mati tanpa sebab (tentang hewan), biasanya hanya tersisa bulu atau tulang-belulangnya
  14. ahas jenis rotan besar yang tumbuh di air atau di pinggir sungai
  15. ahau bagian ujung mata kail yang menyerupai duri atau onak
  16. ahuh galah yang digunakan untuk mengusir binatang agar tidak memakan padi yang sedang dijemur
  17. alang-alang usia tanggung; kurang sedikit dari usia yang dipersyaratkan
  18. alur jalan sempit pada sungai saat musim kering yang harus dilalui
  19. ambai upacara mengambil anak angkat pada suku Dayak dengan cara menorehkan dan mempertukarkan darah, dilakukan oleh orang tua kandung dan calon orang tua angkat
  20. ambuh buangan atau tumpukan pasir dan batu pada mesin sedot emas
  21. ampah kayu-kayu yang ikut hanyut ketika musim banjir
  22. antang tempayan besar dan tinggi untuk menyimpan tulang belakang nenek moyang pada suku Dayak
  23. arat pagar kayu atau daun yang ditancapkan pada sekeliling bubu untuk menggiring ikan masuk ke dalam bubu
  24. bahok hantu yang menyerupai kambing, dipercaya dapat mendatangkan bencana
  25. bahutai siluman anjing
  26. bajuju keras kepala
  27. balai riwut balai terapung yang berukuran kecil, berbentuk seperti perahu
  28. balian upacara pengobatan khas suku Dayak
  29. balumbung padi yang belum siap panen, sementara padi di sekitarnya sedang dipanen
  30. balunek tebal (tentang daging buah durian)
  31. banius meruncing ke ujung akibat lama dipakai (tentang parang, tombak, dan sebagainya)
  32. banjang rakit yang dibuat untuk memungut buah tengkawang yang hanyut di sungai
  33. barahan tinggal dan menginap di hutan selama beberapa hari karena berburu
  34. barindu upacara tradisional sehabis panen suku Dayak Bukit di Kalimantan Selatan
  35. basir rohaniwan Hindu Kaharingan; imam pendamping dalam upacara balian
  36. batur nisan dari kayu ulin, diukir sesuai jenis kelamin orang yang dikubur, dipasang minimal satu tahun setelah pemakaman
  37. bedodo jenis tradisi lisan berbentuk lagu yang mempunyai lirik dan irama yang khas, biasanya dinyanyikan untuk menidurkan anak
  38. belako maskawin dari pihak laki-laki (adat Dayak)
  39. binyi bibit padi
  40. biring bagian tepi kulit (pada bulus atau penyu)
  41. bisara upacara sidang adat Dayak Halong, untuk mengetahui silsilah serta ada atau tidaknya hubungan darah kedua calon pengantin
  42. biyak panggilan untuk anak laki-laki atau anak perempuan
  43. biyakung penyimpanan hasil panen di lahan pertanian maupun persawahan, sebelum diangkut ke rumah
  44. bulit ayam jantan yang warna bulunya menyerupai warna bulu burung elang
  45. bungan wadah mata sumpit
  46. dahiang baya pertanda atau firasat yang diberikan oleh hewan, hanya dapat dimengerti oleh orang-orang tua dan disampaikan secara lisan kepada keturunannya
  47. dambong gelar untuk kepala suku Dayak Ngaju, artinya 'mahir dan bijak dalam bertindak'
  48. dampain sakit yang disebabkan melanggar pantangan, biasanya berlangsung selama dua sampai tiga hari
  49. dampo sapaan untuk orang tua yang anaknya diadopsi, artinya 'saudara'
  50. dange upacara tutup tahun pada suku Dayak setelah penuaian padi yang berlangsung selama tujuh hari sesudah Paskah
  51. dupet tidak mau pisah dan jauh dari ibunya
  52. emu kantong air yang terdapat dalam sarang lebah
  53. entang gendong di depan menggunakan kain
  54. gagaran tumpukan padi seperti menara yang terbentuk dari hasil pemilahan antara padi hampa yang terbang tertiup angin dan padi yang berisi jatuh membentuk tumpukan
  55. gansai senjata tajam berupa tombak dg kaitan pada bagian ujung
  56. gayuang lolongan anjing
  57. gogah tidak bisa diam atau bolak balik (tentang tidur)
  58. habajau mandi sambil bermain-main di air
  59. isen mulang pantang mundur, semboyan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah
  60. jebul botol-botol kecil untuk menyimpan guna-guna atau obat
  61. Kaharingan kepercayaan tradisional masyarakat Dayak
  62. kancet papatai tari perang yang menggambarkan kepahlawanan tokoh pada suku Dayak Kenyah, dengan diiringi alat musik
  63. kariau hantu hutan
  64. lamin bangunan (rumah) kolektif pada suku Dayak Kenyah, bentuknya besar memanjang dan bertingkat, dihuni oleh banyak keluarga
  65. lasang dukun atau pengobat tradisional pada etnis Dayak Ngaju yang dipercaya menjadi perantara antara pasien dengan dewa kesembuhan
  66. madang tidak patuh terhadap adat
  67. mahamen keadaan yang memalukan bagi seseorang yang tidak tunduk pada putusan hakim adat
  68. manasai menari tarian khas suku Dayak
  69. mandau senjata tradisional khas Kalimantan berbentuk parang, bersarung khas atau kumpang, berujung runcing, bagian punggung biasanya berukir, gagangnya terbuat dari tanduk rusa yang diberi hiasan bulu kambing atau ekor kuda
  70. masan ayam yang tidur di atas pohon
  71. masip mengambil air dari sungai
  72. mengabat memanen padi yang mulai masak, digunakan untuk sesaji
  73. menua kampung halaman
  74. oloh masih sebutan yang diberikan oleh suku Dayak untuk orang Melayu yang tinggal di Kalimantan
  75. padung tempat tidur untuk orang tua pada keluarga suku Dayak, ditempatkan di sudut belakang sebuah ruangan
  76. palangan tempat duduk pada haluan atau buritan perahu
  77. pamane pengurus adat yang berada satu tingkat di bawah pasirah
  78. pangaraga pengurus adat yang berada satu tingkat di bawah pamane; pengurus adat di tingkat rukun tetangga
  79. pantar tiang kayu simbol tangga arwah menuju surga
  80. pasirah pengurus adat tingkat desa
  81. pemane pengurus adat tingkat RT
  82. pilis bagian berukir yang ada pada bumbungan atap rumah betang
  83. pulih dasan racun yang menyebabkan orang yang terkena mengeluarkan muntah darah, dikirimkan melalui ilmu hitam dan dapat menyebabkan kematian
  84. raga potong (untuk daging dalam ukuran besar)
  85. rapu kuku dan rambut orang yang telah meninggal
  86. rarangan tunangan
  87. rebok keropos (untuk pohon)
  88. rengge jerat berbentuk jaring untuk menangkap burung atau kelelawar
  89. sakah terbuka dari lengkungan semula karena terkait sesuatu (tentang mata kail)
  90. sandong bangunan kecil berbentuk rumah yang didirikan di atas tiang utk menyimpan tulang jenazah
  91. sapundu patung terbuat dari kayu
  92. seraung topi lebar berbentuk kerucut yang dibuat dari anyaman daun kering yang dilapisi kain dan manik-manik berwarna cerah, biasanya digunakan untuk melindungi diri dari sinar matahari
  93. singkah tanaman kelapa, palem, dan sebagainya yang masih muda, biasa digunakan sebagai bahan masakan
  94. sontol buku jari tangan (umumnya digunakan untuk mengetuk)
  95. sunga rendam kepala di air dengan posisi badan telentang agar rambut basah dan rapi seperti disisir ke belakang
  96. tahutu ujung atap bagian bawah (pada rumah, pondok, dan sebagainya)
  97. talahan tali rotan pengikat gendang
  98. tantulak upacara pada hari ketiga dari kematian sebelum upacara tiwah
  99. tantulu membujuk anak kecil dengan cara menimang seraya menembangkan lagu
  100. tembawai hutan bekas tempat rumah panjang
  101. timanggong pengurus adat tingkat kecamatan
  102. wuwuk kutu beras

Ekari

[sunting]
  1. kaido nyanyian dengan harmonika mulut (berupa teriakan-teriakan nyaring), dilakukan pada saat bekerja atau berperang untuk memberi semangat
  2. moge cawat untuk perempuan yang terbuat dari pintalan serat kulit kayu
  3. yuwo pesta makan babi

Elnama

[sunting]
  1. abul memetik daun singkong dengan cara mematahkan batangnya

Fakfak

[sunting]
  1. botol manci sosok manusia yang berasal dari jin yang hidupnya di hutan, tubuhnya berukuran lebih kecil atau sangat pendek daripada manusia kerdil
  2. kaborbor manusia yang dapat berubah rupa menjadi berwujud setan
  3. mboh pandan hutan yang buahnya sarat dan lebat, berwarna merah; buah merah
  4. mondou sukun hutan yang menjadi makanan pokok pada masa lampau di Jazirah Onim
  5. tomang noken ciri khas salah satu suku di Papua

Gane

[sunting]
  1. abanat menghalangi orang yang lewat dengan cara berdiri sambil merentangkan tangan

Gayo

[sunting]
Kamus Bahasa Indonesia-Bahasa Gayo I
Kamus Bahasa Indonesia-Bahasa Gayo II
  1. ais bola menyentuh tangan (pemain bola kaki)
  2. alik kakek dan nenek dari pihak ibu
  3. alun pemberian dari kerabat kepada pengantin wanita yang baru
  4. ama panggilan kepada orang tua laki-laki
  5. ampang tikar kecil khas Gayo berbentuk persegi empat, dihiasi sulaman, biasanya digunakan sebagai pelapis tempat duduk pada acara adat
  6. ampar padi yang sudah menguning
  7. amung tempat membawa barang yang terbuat dari kulit atau kain, diletakkan di punggung
  8. angkap adat perkawinan suku Gayo di Aceh yang ditandai dengan menetapnya suami di sekitar kediaman orang tua istri
  9. antus mengambil sesuatu dengan cara menyentak dengan keras
  10. anyu mendorong dengan pinggang dan dilakukan berulang-ulang
  11. awar wabah penyakit yang khusus menyerang unggas, terutama ayam
  12. awis tempat membawa barang, biasanya terbuat dari kain, digantungkan di bahu
  13. bai pengantin baru laki-laki
  14. bair tidak lengket (tentang nasi)
  15. bajang tangkai padi yang kecil, biasanya tumbuh tidak sama tinggi dengan tangkai padi yang lain, walaupun umurnya sama
  16. baju kantong baju yang dipakai oleh penari Saman
  17. baju lukup baju adat yang dipakai oleh wanita dari adat Gayo Lues atau oleh penari
  18. bantut mengobati penyakit dengan cara memindahkannya ke tempat atau ke benda lain
  19. baso rusak mutunya karena terendam atau terkena air
  20. basur menjadi bengkak karena penyakit (tentang kaki, badan)
  21. batur tumpukan batu yang dibuat agar ikan berkumpul di tempat itu
  22. bebalun anyaman khas Gayo, terbuat dari pandan berbentuk wadah, biasanya dengan hiasan
  23. bebeke anyaman khas Gayo, dibuat dari pandan tanpa hiasan
  24. bebelen batang padi yang beruas dan berongga, sering digunakan sebagai alat musik
  25. bedel wakil raja di suatu kampung atau wilayah
  26. beje getah tanaman untuk obat menguatkan gigi, digunakan dengan cara dibakar
  27. bejege acara pementasan didong dalam rangkaian adat perkawinan, dilaksanakan pada malam hari sebelum akad nikah
  28. Belah kelompok yang ada dalam suatu kampung, mempunyai jabatan masing-masing dalam pelaksanaan tugasnya
  29. belat alat untuk membawa ikatan tangkai padi dari sawah, berbentuk tikar atau goni
  30. bele taat pada aturan adat yang telah ditentukan
  31. belegong kalung terbuat dari untaian manik-manik
  32. benakut bungkusan besar
  33. benakut bermacam barang yang dibungkus dengan tikar
  34. benet menyisipkan kayu atau ranting pohon pada pagar supaya terlihat rapat dan rapi
  35. bengok bengkak dan merah (tentang mata)
  36. beno jin atau makhluk halus yang berwujud tubuh hitam, sering mengganggu orang yang tidur dengan cara mencekik
  37. benoh mengangkat padi yang sudah dipotong
  38. bentat kulit yang memerah dan membengkak
  39. bentor bambu kering yang dijadikan sebagai kayu api
  40. berkap kulit kayu yang tebal dan berpermukaan tidak rata, berasal dari pohon yang besar
  41. besik memukul hewan agar jalannya cepat
  42. biak panggilan kepada teman akrab yang sudah dianggap sebagai saudara
  43. bide tempat awal mula suatu perbuatan
  44. bide langkah awal dari semua kegiatan
  45. bide belahan bambu untuk menjepit batang padi yang belum dipanen agar tidak merembet ke jalan dan agar butirnya tidak rontok
  46. bimeren penyakit yang kemunculannya dipercaya karena janji yang tidak terpenuhi
  47. bines tari yang khusus dibawakan oleh wanita di Gayo Lues, ditarikan dalam formasi melingkar
  48. binuhen tumpukan ikatan padi yang telah dipotong, dikumpulkan di dangau sebelum dirontokkan bulirnya
  49. biring bisul yang muncul di ketiak
  50. bolosan memakan makanan yang terlalu manis sehingga menimbulkan rasa pahit di kerongkongan
  51. bonen buncit tetapi badannya kurus
  52. bongeng padi yang kuntum buahnya hampir keluar
  53. borek rajin dan gesit dalam bekerja
  54. buke wadah bulat yang terbuat dari labu yang sudah tua, dipakai untuk menampung air atau menyimpan telur
  55. bulang pengkah topi kebesaran yang biasanya dipakai oleh pemimpin masyarakat Gayo, terbuat dari kain yang dipilin, terdiri atas warna putih, hitam, dan merah, yang berturut-turut melambangkan hukum agama, hukum adat, dan hukum akal
  56. bulang teleng topi yang dipakai pemain saman, dihiasi ukiran kerawang, berbentuk lingkaran sudah jadi atau dapat dilepas dan dipasang ulang
  57. cahcam keturunan yang terdahulu dari silsilah nenek moyang
  58. cahi tambahan uraian dalam didong yang bertujuan untuk lebih menghibur dan memperindah cerita
  59. calit mengoleskan sesuatu dengan ujung jari
  60. cangduri bambu berduri yang biasanya ditanam sebagai pagar kebun
  61. cangking duduk atau tidur sambil mengangkat kaki
  62. capir piring kaleng
  63. car daerah kekuasaan yang harus dipertahankan sebagai bentuk harga diri
  64. cengkude durian yang hampir matang
  65. cengkung duduk dengan posisi kaki dilipat serta diangkat sambil bermenung
  66. cepera lauk sangrai khas Gayo, dibuat dari jamur dan beras, disajikan pada perayaan perkawinan
  67. cerap mencangkul bersama dengan posisi berderet ke samping
  68. cerus menggoreng dengan lemak yang dicairkan
  69. cicer lincah (tentang perilaku unggas)
  70. cicer riang gembira (karena baru sembuh)
  71. datu banan panggilan hormat untuk ibu dari kakek
  72. datu rawan panggilan hormat untuk bapak dari kakek
  73. dedagu alat pemeras tebu yang terbuat dari kayu, terdiri atas tuas pemeras dengan bilah yang panjang dan bagian yang lebih pendek di bawahnya seperti dagu sebagai saluran untuk mengalirkan hasil perasan
  74. dedango cabang kayu yang sudah mati dan membusuk
  75. dedok menenggelamkan dengan cara paksa
  76. degos bekas luka di bawah bibir bawah
  77. dena gangguan tidak dapat menyusui pada ibu yang baru melahirkan
  78. deso suara permulaan jatuhnya hujan
  79. dewal daerah lapis pertama di luar kampung, biasanya bagian hulu sungai
  80. digul tidak berbulu (tentang ayam)
  81. gading biji kemiri yang sudah tertanam atau tertimbun lama dan tempurungnya sudah memutih
  82. gampang panjang dan mencuat ke atas (tentang tanduk)
  83. gating satuan ukuran isi yang setara dengan seratus liter
  84. gayung api gayung yang dapat membuat orang sakit dengan cara menderita kepanasan
  85. gecik kepala desa adat pada suku Gayo di Aceh
  86. geder suara nyaring tinggi dan tidak enak didengar
  87. gedor suara bernada rendah dan sumbang
  88. gegodeng buah yang bentuknya lebih kecil daripada biasanya, muncul pada akhir musim buah
  89. gelana sibuk dan gelisah
  90. gelasah ramuan obat yang dikunyah dan disemburkan ke bagian tubuh yang sakit
  91. gengon berjalan tertatih-tatih karena membawa barang yang berat
  92. genuren peranti memasak manisan, terbuat dari tanah liat
  93. gerdut murung (tentang unggas), ditandai dengan bulu yang mengembang dan jalan yang tidak lincah
  94. geril sayatan pada daging (ayam, ikan) yang dibuat agar bumbu dapat cepat meresap
  95. gerpung memotong daun atau cabang bagian atas saja
  96. getih tali di sawah untuk mengusir burung
  97. gimong ginjal ayam atau bebek
  98. gogop mengembangkan sayap untuk menutupi badan (seperti ayam sedang mengeram)
  99. gonok melengkung ke bawah (tentang tanduk)
  100. gupung pendek sekali atau hampir tak berambut (tentang rambut perempuan)
  101. hampa berat padi yang setengah berisi
  102. hampa layang padi yang tidak berisi sama sekali
  103. ilep makanan atau minuman yang keluar sedikit dari mulut karena terlalu kenyang
  104. ines bambu kecil dan tipis yang ruasnya panjang, biasanya dibuat suling
  105. inget titah raja
  106. ingir-ingir hampir terbenam (tentang matahari)
  107. jabut bulu yang agak berdiri dan berwarna keabu-abuan pada anjing
  108. jebang lebar dan tegak (tentang telinga)
  109. jebos lembek atau empuk karena dalamnya berongga
  110. jeget kerbau yang bulu dan matanya berwarna putih
  111. jejarum bulu yang coraknya bergaris-garis (tentang ayam)
  112. jelobok gelembung udara dari dalam air yang pecah di permukaan
  113. jemet anak kutu
  114. jorgung perangkap harimau
  115. keder lendir yang ada pada penganan (misalnya lepat) sebagai penanda penganan tersebut basi
  116. kelising berjalan sambil berputar ke sana kemari
  117. keltis menendang ke samping atau ke belakang
  118. kelumuk cairan yang berlendir pada kulit ikan
  119. kemero belum matang tetapi sudah mulai besar (tentang buah)
  120. kengkong membengkokkan kaki sewaktu tidur dengan posisi tidur miring
  121. kepir membuang sesuatu yang lengket di jemari dengan cara mengibas-ngibaskan tangan
  122. kerep menggigit atau mengunyah yang mengeluarkan bunyi seperti menggigit sesuatu yang garing
  123. keri serat daun nenas
  124. kerkos mencari sesuatu dengan cara membongkar-bongkar barang
  125. kerot ketepatan pengucapan kata (terutama dalam mengaji)
  126. ketung membawa sesuatu dengan kain yang sedang dipakai
  127. kici menunjuk orang dengan jari tengah, jari yang lain dibengkokkan untuk mengejek atau menghina
  128. koboh busa sabun
  129. koli kakak laki-laki dari suami
  130. kucek anak ayam yang masih kecil
  131. kunce sukatan utk padi, setara dengan 40 kaleng
  132. langus penganyam terbuat dari bambu untuk melembutkan daun pandan yang mulai dianyam
  133. lebe panggilan hormat untuk orang yang memiliki pengetahuan agama Islam yang luas
  134. lemboko batang padi yang sudah dipotong
  135. lepok luka bakar
  136. letok anak belalang
  137. limen air limbah rumah tangga
  138. lingke kerak di sekitar luka yang mulai sembuh
  139. linglo gerakan mengangkat badan kawan secara bergantian dengan posisi saling membelakangi dan saling mengaitkan lengan
  140. longkang jarak antara satu benda dan benda lain
  141. lumpe jembatan gantung yang dilengkapi dua utas tali sebagai pegangan dan dihubungkan batang bambu sebagai tempat berpijak
  142. maji hampir busuk (tentang padi)
  143. majik bakal buah nangka yang gagal (tidak membesar)
  144. mano rotan besar yang biasanya dijadikan bahan baku untuk membuat kursi atau tongkat
  145. momang bakal buah kelapa
  146. muger membuka lahan baru
  147. mukenel prinsip hidup orang Gayo yang membuat mereka berani berkompetisi di dalam dan luar masyarakatnya
  148. mukim kumpulan beberapa kampung dalam suku Gayo di Aceh
  149. mungkiren rindu sehingga jatuh sakit
  150. nami embun yang menempel pada rumput
  151. nile perhitungan ganti rugi kerusakan tanaman yang disebabkan binatang ternak
  152. nuling tanaman padi yang siap dipanen
  153. onot panggilan hormat kepada anak laki-laki atau perempuan yang tubuhnya pendek
  154. parak hukuman adat berupa pengasingan diri
  155. pedi susunan atau tumpukan daun sirih
  156. peluk wadah yang terbuat dari bambu dan sebagainya, berbentuk bulat memanjang, digunakan untuk menampung belalang tangkapan
  157. pemue hipnosis untuk binatang (terutama binatang buas, seperti harimau)
  158. rabung bendungan sederhana untuk mengendalikan banjir dan kekeringan, dibuat dengan cara menyusun batu besar di sungai dan menyumpal sela batu dengan jalinan ilalang utk membendung air ketika banjir dan membukanya ketika musim kering
  159. ramal mengembunkan agar lebih lembut (misalnya tembakau, daun pandan yang sudah dikeringkan)
  160. reluh mencuci sambil dikocok (benda berongga berbentuk bulat panjang atau bermulut kecil, seperti botol atau tabung yang panjang)
  161. rise daging mengeras karena tertusuk duri (paling sering di telapak kaki)
  162. rusip bunga yang keluar dari jantung pisang berbentuk seperti buah pisang dan berisi air yang rasanya manis
  163. sangral memasak telur (seperti menggoreng) tanpa minyak tetapi menggunakan daun pisang; sangrai
  164. sapur rabun
  165. sarang ilmu penahan atau penunda turunnya hujan
  166. saur nyanyian bersama dalam kesenian Saman
  167. selensung sirih dengan ramuannya berbentuk seperti kerucut, digunakan dalam acara yang berbau mistik
  168. seliwen bakal kuku yang keras di ujung jari
  169. seroh mulai keluar buahnya (tentang padi)
  170. sige tangga untuk memanjat pohon terbuat dari sebatang bambu bercabang
  171. sisip jeruji pada sangkar burung, terbuat dari bambu atau lidi
  172. sugul pertanda alam berupa hujan pada waktu hari panas (yang menyiratkan orang meninggal)
  173. temuluk lapisan paling bawah dalam kelas sosial suku Gayo di Aceh, biasanya dahulu diisi kaum budak
  174. tenetik bakal telur yang terdapat dalam perut unggas
  175. teniron permintaan selain mahar yang harus dipenuhi pihak pengantin laki-laki dalam adat perkawinan suku Gayo di Aceh
  176. terlok tunas yang tumbuh dari dalam tanah (bukan dari batang yang terpotong)
  177. timuk memukul dengan kepalan tangan mengarah ke ulu hati
  178. tumpit burung pipit

Gorontalo

[sunting]
Kamus Bahasa Gorontalo-Indonesia (1977)
Kamus Bahasa Gorontalo-Indonesia (2001)
  1. abila wadah kotak menyerupai koper, dibuat dari anyaman daun gebang, biasa digunakan untuk menyimpan pakaian
  2. abobo tas bertutup terbuat dari anyaman daun pandan laut, berukuran 50 x 50 cm, digunakan untuk menyimpan rempah-rempah, ikan asin, dan beras
  3. aboya pisang batu yang sudah masak
  4. adelo flek hitam yang menempel pada pantat, leher, ketiak, dan lekukan-lekukan badan bagian dalam
  5. adidi keranjang yang terbuat dari rotan
  6. ahudu tempat yang nyaman dan menyenangkan sehingga selalu didatangi orang
  7. alama kemenyan berbentuk serbuk, dibuat dari getah meranti
  8. alanggaya layang-layang yang dibuat dari kayu, berbentuk seperti ikan, digunakan untuk menarik perhatian ikan tuna
  9. alapiah kopiah raja yang dibordir pada bagian tengahnya secara melingkar dengan benang kuning keemasan, dipakai sebagai lambang pembesar dan dipakai oleh pejabat pemerintah yang sudah mendapat gelar adat
  10. alata keladi yang tumbuh di sela-sela padi
  11. alikusu pintu gerbang yang dibuat khusus untuk upacara adat, terdiri atas enam batang pohon pinang, bambu kuning, dan janur
  12. aliwadala penganan yang terbuat dari adonan ubi kayu parut, bawang putih, dan garam, diremas sedikit dan dipipihkan, kemudian digoreng dan dibalut gula merah
  13. alumbu kain panjang berwarna putih yang dibentangkan di lantai sebagai alas berbagai macam makanan, khusus digunakan pada saat doa arwah
  14. amalo ukuran segenggam tangan hasil padi yang dipanen dengan ani-ani
  15. amango membetulkan lubang kancing baju
  16. ambu kerja bakti
  17. amonga tikar yang terbuat dari anyaman daun pandan duri
  18. aningo upacara cukur alis untuk mempercantik pengantin perempuan, biasa dilakukan oleh gorango
  19. antulawo hantu yang muncul di permukaan laut, terlihat seperti pancaran cahaya
  20. antunga gambus yang terbuat dari bambu
  21. anungo senjata tajam yang diselipkan pada ikat pinggang
  22. arambasi sebutan untuk orang yang kelakuannya kasar, keras kepala, dan tidak peduli dengan nasihat orang lain
  23. awota mempererat tali silaturahmi, rasa persaudaraan, dan kebersamaan dengan orang lain sehingga dapat menyatu dengan semua kalangan
  24. awuhu nelayan penangkap ikan-ikan besar
  25. awuta permainan menyerupai congkak yang dimainkan dengan melubangi tanah, dilakukan untuk menghibur orang yang sedang berduka
  26. baawu gelas yang dibuat dari tempurung kelapa
  27. badola tengkulak ikan
  28. badola pedagang yang menjual bermacam-macam barang, biasanya disesuaikan dengan jenis musim
  29. bagaba umpan ikan tuna berupa cumi yang dicincang, diberikan dengan cara dihamburkan
  30. baita panggilan kepada laki-laki yang berkulit hitam
  31. baladu pisau bermata dua
  32. balai kutu pada sapi
  33. balata tiang penghubung kerangka pada perahu nelayan pencari ikan nike
  34. baleyango mengarak pengantin dari rumah pengantin perempuan ke rumah pengantin laki-laki dan kembali lagi ke rumah pengantin perempuan
  35. bali kata sapaan atau panggilan kepada laki-laki yang sudah beristri
  36. bambua alat yang terbuat dari cangkang kerang laut, digunakan dengan cara ditiup seperti trompet oleh penjual ikan untuk memanggil pembeli
  37. bandayo balai musyawarah adat pada desa tradisional suku Gorontalo
  38. bandayo tempat parkir perahu di pinggir pantai
  39. banggoha tinggi besar (kasar, biasa digunakan untuk hewan)
  40. bantayo tempat duduk khusus pemangku adat, pemuka agama, atau pejabat pemerintah yang dihiasi janur yang tidak dipangkas
  41. bantuha ayam yang berekor pendek
  42. bayawa kewajiban seorang anak memberikan nafkah kepada orang tuanya yang sudah tidak mampu lagi mencari nafkah sendiri
  43. bialao batanga yang sedang ditempeli papan di badan perahu
  44. bide sarung pengantin perempuan yang pada kedua sisinya terdapat hiasan berderet teratur ke bawah, bagian depannya terbuka, tetapi masih terdapat selapis kain di bagian dalamnya
  45. bidengo kulit bambu yang masih muda
  46. bili binyi
  47. binte biluhuta jagung yang disiram; makanan berkuah khas Gorontalo seperti sup jagung yang dicampur ikan atau udang, rasanya manis, asin, dan pedas; milu siram
  48. biu gelar bagi pemangku adat yang bertugas mempersiapkan bahan-bahan di luar atau halaman istana saat penyambutan tamu
  49. bobo tempat minyak tanah atau minyak kelapa berbentuk bulat yang terbuat dari kulit buah kabila yang telah mengeras
  50. bohu tanaman perdu, bijinya berbentuk seperti kopi, daging buahnya harum dan diawetkan untuk campuran wangi-wangian lain, dapat mencerahkan wajah dan kulit
  51. boki sapaan untuk istri pembesar
  52. bolowa teri yang telah kering atau dikeringkan
  53. bontula ayam danau yang berbulu hitam, balungnya rata di atas kepala, paruh dan kakinya berwarna merah
  54. buawu tempurung kelapa
  55. bulabolo banyak bicara dan sulit diatur
  56. bulowe mayang pinang
  57. bungale tanaman obat seperti kunyit, berkhasiat untuk memperlancar peredaran darah
  58. butingo penyakit pada tanaman tebu yang menyebabkan ruasnya terbelah
  59. butulu botol yang digunakan sebagai tempat minum
  60. buwatulo tali pengikat sapi atau kerbau yang terbuat dari anyaman ijuk
  61. buyuhu ulat pada buah nangka yang sudah tua atau masak
  62. dayango tarian pengobatan tradisional Gorontalo, penari dalam keadaan kesurupan sehingga dapat menari di atas bara api, dilakukan untuk mengobati orang yang penyakitnya parah dan sudah lama tidak sembuh
  63. doluhupa musyawarah adat
  64. dulohupa musyawarah adat, baik dalam rangka pesta perkawinan maupun upacara adat lainnya
  65. dulohupa rumah adat Gorontalo
  66. duwalo papan atau bambu yang diletakkan secara miring untuk menutupi jenazah sebelum ditimbun dengan tanah
  67. gabuka gula palem berbentuk serbuk
  68. hantalo musik pengiring, menggunakan tambur, upacara adat (perkawinan, pengukuhan tokoh adat, penyambutan tamu, pemberian gelar, dan sebagainya)
  69. himudu pertanda yang menunjukkan bahwa seseorang tidak lama lagi akan meninggal
  70. hulango bidan kampung yang ditunjuk sebagai pelaksana acara tujuh bulanan
  71. Hulontalangi orang yang turun dari langit; leluhur yang menurunkan orang Gorontalo
  72. hunta buah tumbuhan teratai
  73. huto gelang yang dipakaikan di pergelangan kaki anak-anak untuk menolak bala, terbuat dari benang berwarna hitam
  74. huwali ruangan dalam rumah adat yang memiliki fungsi yang berbeda-beda, biasanya berjumlah sepuluh ruangan
  75. ilopasia penari Dayango yang berpapasan dan dipengaruhi makhluk gaib yang akan memberi pengobatan kepada masyarakat yang sakit
  76. karawo kain tradisional khas Gorontalo, memiliki motif yang disulam dengan tangan
  77. kosu bekas bisul di kepala
  78. limbato memindahkan hewan ternak ke tempat yang agak jauh karena petani sedang panen
  79. lohidu pantun yang berbahasa Gorontalo
  80. lomuli pandan berduri
  81. mobi sebutan untuk hewan yang sering melahirkan
  82. molungudu proses mandi uap dengan ramuan tradisional sebelum upacara adat pembaiatan dan perkawinan
  83. momonto upacara pemberian tanda suci dari orang tua kepada anak gadisnya agar dilindungi oleh Tuhan serta sebagai pernyataan sikap sang anak bahwa dia akan meninggalkan sifat-sifat tercela dan persetujuan orang tua atas peralihan status anak gadisnya
  84. palau tradisi mengantarkan makanan kepada orang yang berduka
  85. paluwala pakaian adat pengantin laki-laki yang dipakai setelah akad nikah, dulunya merupakan pakaian adat raja
  86. podomo guna-guna yang dipakai oleh pencuri untuk menidurkan pemilik rumah
  87. polopalo alat musik yang terbuat dari bambu, bentuknya menyerupai garputala, dimainkan dengan cara dipukulkan ke lutut atau menggunakan pemukul dari kayu yang dilapisi karet pada ujungnya
  88. puo kayu yang hanyut oleh air bah
  89. saronde tari yang ditampilkan pada malam pertunangan atau untuk menyambut tamu penting
  90. tahuda nasihat leluhur yang disampaikan pada saat penganugerahan gelar adat
  91. tahuli puisi berirama yang berisi pesan, peringatan, atau petuah, disampaikan oleh mantan pejabat kepada pejabat baru
  92. taubu balok penyangga rumah panggung
  93. taya hiasan mahkota pengantin perempuan berupa timbangan atau dacin hitam yang dipasang pada kiri dan kanan samping mata
  94. tiliaya penganan yang terbuat dari santan kental, dicampur dengan telur dan gula merah, kemudian dikukus, biasanya dihidangkan pada upacara adat atau ritual keagamaan
  95. timuru angin timur
  96. tinilo pantun yang dilantunkan pada upacara adat, berisi sanjungan, hiburan, doa, sejarah, dan ajakan
  97. tolangga jamuan berupa kue kering yang disusun dalam wadah berbentuk kubus panjang dengan ujung menyerupai kubah masjid, biasa dihidangkan pada acara Maulid Nabi
  98. tolapalo menguliti sedikit kulit batang pohon untuk dijadikan obat
  99. tolitihu tangga yang terbuat dari anyaman belahan bambu, biasanya digunakan pada saat upacara adat dan upacara kematian
  100. toloto hama perusak padi yang menyebabkan batang mengering seperti terbakar
  101. tombe tempayan bermulut besar
  102. tombutungo hiasan berupa kafan sisa yang dibentuk menyerupai kuntum dengan tali bergerigi di bawahnya, biasa digunakan pada sudut-sudut keranda lalu diletakkan di samping nisan
  103. tontutupo simpai pisau
  104. totabu kayu cendana yang telah dilumatkan
  105. totamo tabung bambu yang menghubungkan tempat nira yang sedang disadap dng tempat menampungnya yg tergantung di pohon enau
  106. toto batang kayu yang digunakan untuk melekatkan rangka perahu
  107. totonihe pasak yang dipasang menyerupai anak tangga di pohon enau, digunakan untuk memanjat
  108. totopana tempat sirih dan pinang bagi pemakan sirih
  109. toyopo wadah yang terbuat dari anyaman daun kelapa muda, berbentuk bulat, biasa digunakan pada acara maulid nabi, berisi nasi kuning, telur rebus, kue tradisional, dan buah-buahan
  110. tubo meminta izin untuk melaksanakan rangkaian upacara adat yang dilakukan oleh pemangku adat
  111. tulongo bambu yang dipasang di leher kambing supaya tidak bisa masuk ke kebun yang berpagar
  112. tumbilotuhe tradisi memasang lampu minyak yang diletakkan berjejer di halaman rumah, genting, dan persawahan pada tiga hari terakhir bulan Ramadan
  113. turunani kesenian musik daerah yang menggunakan rebana, biasanya dibunyikan pada saat malam pertama pasangan pengantin
  114. tutuodo dayung dari bambu panjang
  115. uhu kelapa muda yang tidak memiliki air
  116. ulunga peti kayu dengan tutup berlubang, digunakan untuk menyimpan umpan ikan kecil
  117. umonu ramuan obat atau jamu yang terbuat dari akar, buah yang harum (pala, cengkeh, bawang putih, limau dan lain-lain), dan beberapa jenis kayu hutan yang harum dan wangi
  118. unde memberi nama kepada anak yang baru lahir
  119. utalo buah pohon enau yang sudah berwarna hitam
  120. uwito umpan ikan dari katak yang dibelah dengan mantra
  121. walao alu berukuran 1 m, digunakan untuk menumbuk biji jagung yang telah dikeringkan sebagai bahan beras jagung
  122. walimomo pakaian adat calon pengantin wanita yang dipakai pada saat upacara adat antar harta dan akad nikah
  123. wangeya pancing bambu
  124. wanuhe jalan setapak buatan, digunakan untuk memudahkan pejalan kaki
  125. woku-woku seruan untuk bersembunyi, dilontarkan dalam petak umpet
  126. wolingo kerudung wanita hamil yang digunakan saat keluar rumah, dipercaya dapat menghindarkan janin dari penyakit
  127. wombua orang yang melaksanakan ritual pemanggilan roh halus
  128. wonggahu ubi kayu yang terasa manis dan sedikit keras setelah dimasak
  129. wonuwo topi petani yang dibuat dari anyaman bambu, berbentuk menonjol di tengah dengan pinggiran pipih yang mengelilingi kepala, digunakan untuk melindungi diri dari sinar matahari
  130. wotobu perangkap tikus yang terbuat dari bambu
  131. wulito silsilah keturunan raja-raja
  132. wumbungo ritual pemanggilan roh halus untuk menyembuhkan penyakit
  133. wungguli cerita rakyat yang berisi tentang riwayat hidup seseorang
  134. wupato kulit batang pisang yang masih basah
  135. wupito penapis yang biasanya terbuat dr pembalut pangkal pelepah daun kelapa
  136. yibungo wadah gabah dari kulit kayu yang disimpan selama 3—4 hari sebelum digunakan
  137. yilalamo tikar dari anyaman daun lomuli
  138. yilangu orang yang tiba-tiba sakit perut dan muntah-muntah, diyakini karena diganggu setan atau makhluk halus
  139. yipilo kayu jati berkualitas terbaik

Hitu

[sunting]
  1. akekun wadah untuk membawa barang yang diletakkan di atas kepala
  2. alamai peminangan yang dilakukan untuk menentukan jumlah harta pinangan
  3. alamete malam hari sebelum tengah malam
  4. alawatae siang hari
  5. almanane sesepuh adat yang melakukan pesta adat
  6. aloun tempat berkumpulnya satu marga di dalam desa
  7. amahatua orang yang dahulunya tinggal di pegunungan
  8. ambu-ambu aksesori pada pakaian tradisional negeri Hitu yang dipasang di lengan, terbuat dari kain berwarna keemasan
  9. anaweli kegiatan membersihkan lahan sebelum ditanami
  10. asari rumah adat yang dindingnya terbuat dari pelepah nipah, atapnya dari gaba-gaba
  11. asesang upacara adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Kaitetu untuk menyambut hasil panen ikan dari sero
  12. atalat pengait dari bambu, digunakan untuk mengambil timba yang jatuh ke dalam sumur
  13. atan sendok papeda, terbuat dari bambu atau kayu, digunakan untuk mengambil papeda dari wadah ke dalam piring
  14. ate daun sagu yang dijahit untuk dijadikan atap
  15. barua tempat menyimpan sirih pinang
  16. basondo menyela pembicaraan orang lain dengan sengaja tanpa meminta izin
  17. boki panggilan bagi saudara perempuan raja negeri Hitu yang selalu dihadirkan pada saat acara adat
  18. ertufa racun ikan
  19. haru-haru bambu sepanjang kurang lebih 1,5 meter, diikat di antara dahan pohon cengkih, digunakan sebagai pijakan dan tempat duduk saat memetik buah cengkih
  20. hatupele pagar kebun yang terbuat dari susunan batu, berfungsi untuk melindungi kebun dari binatang liar
  21. haturi sabut kelapa
  22. yanyio makan bersama dalam keluarga inti dengan menu sederhana