Indeks:Bahasa Indonesia/Serapan/T-Y
Tampilan
Talaud
[sunting]- manee upacara menangkap ikan di daerah Talaud, menggunakan janur kelapa yang disambung dengan tali, dilakukan oleh laki-laki dewasa dengan pembacaan mantra oleh ratumbanua
- masambia membuat sagu dari awal sampai siap diolah menjadi makanan
- menguruma mencari ikan dengan tombak sambil menyelam
- ratumbanua pemimpin adat tertinggi yang disebut raja kampung pada masyarakat Talaud
- sisata pohon kayu besi berkualitas nomor dua
- watuline pohon kayu besi berkualitas nomor satu
Ternate
[sunting]Tobati
[sunting]- hen tecahi yo onomi t'mar ni hanased satu hati membangun kota demi kemuliaan Tuhan; semboyan Pemerintah Kota Jayapura
Tobelo
[sunting]- afa kulit padi yang bercampur dengan beras
- afoka buah pisang yang terlepas dari tangkainya karena sangat matang
- bairi ungkapan duka oleh keluarga yang baru tiba di rumah duka dengan cara menebang pohon-pohon atau tanaman yang ada di pinggir rumah
- bobaso nyanyian perumpamaan yang bermakna ajakan, memberikan dorongan, menghibur, bahkan juga ungkapan sindirian
- deremi kebun yang dipenuhi tumbuhan liar
- doru riasan dari kapur sirih berupa tujuh titik sejajar di atas kedua alis dan tiga titik menyerupai segitiga di kedua pipi wanita
- gaki seperempat belahan ikan
- haluja memukul-mukul air laut dengan tangan saat berlayar agar ikan mendekat ke perahu
- tombo hiasan pada kepala pengantin wanita, berupa daun yang membentuk ekor burung dan tusuk konde kuningan
- tupa wadah pinang atau sirih yang terbuat dari daun pandan berbentuk kotak dengan hiasan dan motif berwarna-warni
- yokoiho tradisi mengejar dan menangkap ikan laut yang dilakukan masyarakat Tobelo dan Galela di Halmahera Utara
Tolaki
[sunting]- aha piring yang terbuat dari batok kelapa
- anakia kelas sosial yang memiliki kedudukan tertinggi dalam masyarakat suku Tolaki (seperti raja dan keturunan raja)
- Andolaki lokasi permukiman orang pertama suku Tolaki di Kabupaten Konawe, Sulawesi
- anggo lagu tradisional yang berisikan puji-pujian dan sanjungan yang berfungsi sebagai pelajaran pembentukan watak kepahlawanan
- atalakiah kelas sosial yang memiliki kedudukan paling rendah dalam masyarakat
- awo panggilan untuk anak tiri
- babu kandiu baju pengantin laki-laki berkerah berdiri, berlengan panjang, terbelah di bagian depan, kancingnya kadang-kadang dibungkus dengan carik kain yang sesuai dengan bahan baju tersebut, bagian kerah dan sepanjang pinggir baju dihiasi dengan pita-pita berwarna kuning atau putih cemerlang
- baku penganan yang terbuat dari sagu kering, digoreng bersama dengan kelapa, biasa digunakan sebagai bekal apabila akan turun ke laut untuk mencari ikan
- balatu kain berwarna putih yang bergaris-garis lurus yang hanya boleh dipakai oleh golongan tertentu dalam masyarakat Tolaki
- baruga bangunan khusus yang berfungsi sebagai tempat pertemuan, pesta, atau upacara adat
- belete buah yang lebih dahulu matang
- belete bakal buah
- bengge tempat menyimpan air yang terbuat dari batok kelapa
- bilandolu perhitungan waktu hari baik dengan menggunakan sistem tiga titik pada telapak tangan
- bokeo gelar raja pada zaman Kerajaan Konawe dan Mekongga
- bondo pakaian yang masih basah
- bubusi menyiram batu nisan
- bunggua alat tenun tradisional yang dipasang di punggung penenun
- dimba orkes tradisional masyarakat Tolaki, terdiri atas dua buah gendang dan sebuah gong besar untuk mengiringi tarian tradisional
- gangga ayam yang berbulu keriting
- kadu tas yang dibuat dari kain (perca)
- kalo benda berbentuk lingkaran, digunakan dalam berbagai keperluan upacara, berfungsi sebagai simbol yang mengekspresikan konsepsi orang Tolaki mengenai manusia dan alam semesta dengan segala isinya.
- kalo-kalo penganan, dibuat dari bahan tepung beras dan gula merah yang dicampur, berbentuk angka delapan
- kalunggalu ikat kepala pada anak perempuan yang sudah disunat
- kambatu dendeng dari daging kerbau atau rusa
- kanda-kanda oa jenis alat musik instrumental
- kando gendang musik pengiring tari lulo pada saat pesta panen
- kina baraandi hidangan makanan yang beraneka ragam bentuk dan warnanya, dihidangkan sebagai simbol harapan orang tua agar bayi hidup dalam kemakmuran dan sejahtera, dipakai dalam upacara pemandian bayi
- kinowu penganan tradisional, dibuat dari beras ketan, dibungkus daun pisang, lalu dibakar di atas bara api
- kotubitara hakim adat yang bertugas menyelesaikan perkara yang terjadi di masyarakat
- kunggumo tidak bisa bergerak karena takut
- kutika alat untuk menentukan waktu yang baik untuk perkawinan, bercocok tanam, atau bepergian ke luar rumah
- lagu tebaununggu puisi pada lagu mitologi orang Tolaki
- lolama pantun pesta rakyat
- longo wulaa gigi yang teratur dan indah
- lulo hada tarian monyet
- lulo lariangi tarian pemujaan
- lulo leba tarian cepat dan langka panjang
- lulo molulo tarian umum yang diiringi dengan musik
- malabu mangkuk rendah yang terbuat dari porselen, berfungsi sebagai wadah nasi, khususnya pada pesta upacara adat
- mebele permainan tradisional dengan memakai tempurung kelapa sebagai bahan mainan
- mekala-kalado memainkan kulintang
- mekatende permainan dengan menggunakan batu kerikil sebagai alat mainnya
- mekindoroa upacara penyelamatan hidup seseorang dari ancaman pembunuhan
- menanu ndaku pesta tahunan yang dilakukan setelah panen sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
- mentinggi-tinggi suatu permainan yang mengetok-ketokkan dua buah batu sehingga menimbulkan bunyi batu yang diketokkan yang akan memberikan isyarat bagi seorang pemain yang sedang mencari lawannya
- mepido permainan tradisional dengan memakai kemiri sebagai bahan mainan
- mesamba-samba ulu permainan saling dukung; dukung-dukungan
- metai-tai permainan yang dilakukan dengan cara meletakkan satu bungkusan kecil atau barang-barang lain di dekat pantat kawan sepermainannya tanpa diketahui pemain yang bersangkutan
- mobiti permainan dengan adu betis, yang biasa dilakukan kaum laki-laki, yang sakit itulah yang kalah
- molulu pesta panen atau pesta perkawinan, berbentuk lingkaran dan saling berpegangan, biasanya dijadikan ajang untuk mencari jodoh
- onango prosa masyarakat Tolaki
- osara kepala adat yang bertugas menyelesaikan perselisihan pewarisan, dan masalah-masalah adat yang lain
- padamara lampu berkaki, terbuat dari bahan kuningan, digunakan pada saat ada kematian, biasanya diletakkan di samping jenazah (dengan bahan bakar minyak kelapa)
- palode petani sayur pakis
- pinggu membuka kulit kacang
- sinonggi makanan dari sagu yang dimakan dengan memakai alat berupa dua stik bambu
- suasua nyanyian rakyat Tolaki yang berisi nasihat atau petuah dan ajaran moral, didendangkan bagi bangsawan atau para pejabat daerah dalam berbagai suasana yang melukiskan ungkapan perasaan
- tuolako kukusan (untuk nasi atau gaplek) dari daun pandan yang dianyam berbentuk kerucut
- wilalo perendaman ubi di dalam air campuran cairan berbusa dari kulit kayu untuk menghilangkan racun pada ubi
Tombulu
[sunting]- entos padi yang siap dipanen
- gorit irisan mayang yang menyisakan bagian punggung mayang yang melekat pada pohon enau, tempat keluarnya air nira
- kiong luka di kulit kepala karena gigitan kutu
- kukulu tali pengikat bambu penadah air nira
- lalemna masakan yang dibuat dari isi perut babi seperti, hati, usus, dan jantung atau darah, diberi bumbu, dibungkus dengan daun, dimasukkan ke dalam bambu, lalu dibakar
- pogo orang yang meninggal pada usia muda
- ragaz babi jantan yang sedang berahi
- sengseng penutup botol atau bambu yang terbuat dari ijuk atau daun pisang kering
- simbel daun yang berfungsi sebagai payung pada saat hujan
- tinai usus babi yang diawetkan dengan cara diasinkan dan dimasukkan ke dalam wadah kedap udara
- water ulat sagu; kidu
Toraja
[sunting]- adok bisul yang tumbuh pada kemaluan laki-laki
- aluk todolo sistem kepercayaan tradisional suku Toraja, didasarkan pada aturan hidup para leluhur (tentang cara bermasyarakat, praktik pertanian, dan ritual keagamaan)
- anak bagi anak yang diangkat dengan cara bertukar harta
- anak dibuang tama tanduk anak angkat yang diberi status sama dengan anak kandung
- antolong pohon cempedak raksasa di Toraja, berfungsi sebagai pekuburan bayi yang meninggal ketika baru lahir atau anak yang meninggal sebelum bergigi, batangnya dilubangi sesuai ukuran badan bayi, kemudian bayi dikuburkan tanpa pakaian dan ditutup dengan sabut ijuk atau daun enau
- badong lagu atau nyanyian duka
- baju poko pakaian adat kaum perempuan khas Toraja, lengannya pendek, didominasi warna kuning, merah, dan putih, dipakai bersama rok, dilengkapi dengan rumbai manik-manik yang berwarna-warni yang menghiasi bagian dada dan pinggang
- balakan geladak tempat pembagian daging kerbau yang dipotong pada pesta kematian khas Toraja, tiangnya terbuat dari kayu dadap atau kayu randu
- balo minuman khas Toraja yang mengandung alkohol, warnanya putih susu, terbuat dari sadapan batang pohon enau yang sudah difermentasikan
- balulang perisai khas Toraja, terbuat dari kulit kerbau yang diawetkan, tebal dan sangat kuat
- barasang bakul yang berpenutup (untuk tempat perhiasan, pakaian, dan sebagainya)
- baratu tabung yang terbuat dari bambu, digunakan sebagai tempat menyimpan uang
- bingsu nama untuk pendeta di wilayah timur Toraja
- bombo dikita roh orang Toraja yang telah meninggal dan dapat dilihat pada patung kayu yang dibuat menyerupainya
- bombongan gong yang dibunyikan saat mengarak mayat
- borak-borak kain kasar hasil tenun khas Toraja, dibuat dari benang nanas atau kapuk, digunakan sebagai pembungkus mayat
- buana bunga jantung ayam yang putih ujungnya, dipersembahkan kepada dewata, berfungsi sebagai tanda keberuntungan di Toraja
- bulek ampeng
- garatung gendang kecil khas Toraja, penutupnya terbuat dari kulit ular sawah, selalu dibawa-bawa dan dibunyikan oleh pemimpin ritual aluk todolo pada pesta persembahan kepada dewata
- ikan emas pamarasan masakan yang dibuat dari ikan emas goreng yang dicampur dengan tumisan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, jahe, lengkuas, dan keluak
- kaduaya burung gagak
- kaliabo ayam jantan yang bulunya hitam bercampur merah tua dan kakinya hitam
- kalobe labu yang berbuah keras dan berleher kecil, biasanya dijadikan sebagai tempat tuak atau air minum
- kampodang penganan yang terbuat dari serbuk jagung, digarami dan dibasahi, dibentuk gumpalan, lalu dipanggang di atas bara api
- kara perhiasan yang dibuat dari kulit kerang, berbentuk bundar dengan bagian tengah berlubang, biasanya dipasang pada baju, perisai besar, atau topi yang dipakai penari perang pada pesta kematian
- karerang bakul kecil dan bulat khas Toraja, terbuat dari anyaman lidi enau, berfungsi sebagai tempat makanan persembahan kepada dewata
- kaseda kain merah yang biasa dipakai pada pesta kematian atau pada acara persembahan kepada dewata
- letoan aram-aram yang diberi hiasan, dibawa dengan arak-arakan dalam pesta besar khas Toraja, berfungsi sebagai tempat memikul babi
- manini keadaan selalu basah (misalnya tempat garam)
- maro upacara penyembuhan orang yang kerasukan setan, dilakukan dengan melulurkan darah pada badannya, lalu dipanaskan dengan api
- mue terlalu tua (tentang umbi-umbian), terlalu lama di dalam tanah sehingga tidak baik untuk dimakan
- pasilirian pohon yang dilubangi untuk memakamkan bayi; makam pohon
- tomanampan orang yang khusus bertugas untuk memotong hewan dan membagi daging pada upacara adat Toraja
Toulour
[sunting]- cobo berkeramas dengan menggunakan parutan kelapa
- kuncikan perayaan datangnya tahun baru yang dilaksanakan setiap hari Minggu selama bulan Januari
- matagas menangkap ikan saat air laut surut
- mekan mapalus untuk membantu keluarga yang sedang berduka karena ada anggota keluarga meninggal dunia
- pulir memetik cengkih dengan mengambil buahnya saja (tangkai cengkih ditinggalkan)
- sakaiba perayaan untuk menyambut tahun baru dengan memakai topeng dan berpakaian aneh-aneh berjalan mengelilingi kampung
- salosot mata air yang keluar dari celah-celah batu-batu besar yang terdapat di dekat aliran sungai
- sangadi kepala desa yang bertugas mengatur pembagian aliran air sungai
- tagas bagian sungai, danau, atau pantai yang dangkal
- walian pemimpin adat masyarakat Minahasa
Tswana
[sunting]- tse-tse lalat tsetse
Tunjung
[sunting]- alur permainan perahu-perahuan yang dilombakan secara berkelompok, dilakukan dengan menaiki batang pohon yang diapungkan di air untuk kemudian didayung ke hulu atau ke hilir, pemenangnya adalah tim yang paling cepat sampai tujuan
- beleng sial terus-menerus
- buok hujan ringan sepanjang pagi
- gegilak tingkah laku aneh yang ditampikan seseorang selama sakit yang dipercaya menjadi tanda orang tersebut akan meninggal dunia
- jaras hutan yang gersang
Using
[sunting]- acan-acan kotoran bekas obat dan lain-lain di kepala bayi
- ampen tali kail yang terbuat dari bahan benang
- ampog penganan yang terbuat dari dedak jagung
- ampok penganan yang terbuat dari dedak jagung
- ancak tempat bilah-bilah gamelan
- ancak alat yang dibuat dari bilah-bilah kayu yang digunakan untuk alas merontokkan padi di sawah
- ander balok penyangga bubungan rumah
- andukan permainan memperlombakan merpati
- baong hantu berbadan orang dan berkepala anjing atau beruang
- belanggur petasan besar berbentuk silinder yang terbang saat dinyalakan, merupakan penanda waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan
- bodolan adegan persiapan keberangkatan pasukan untuk melaksanakan tugas dalam janger Banyuwangi
- bodolan adegan peperangan dalam janger Banyuwangi
- brom bagian alat lampu minyak tanah yang dibuat dari logam dan diletakkan di tengah lingkaran sumbu
- cantuk alat (biasanya dibuat dari bonggol bambu) untuk menggiling rempah-rempah (sambal dan sebagainya) di atas cobek; ulekan; muntu
- capang panjang melengkung (tentang tanduk, kumis, dan sebagainya)
- capang panjang dan lebar (tentang daun telinga)
- caruk pertunjukan kesenian angklung Banyuwangi, terdiri atas dua kelompok pemain angklung yang diadu kemampuannya dalam memainkan angklung
- celangapan selokan untuk mengalirkan air di pematang sawah
- celangapan muara sungai
- celepak jenis perahu mayang ukuran tanggung, lebih kecil daripada perahu, lebih besar daripada sampan atau jukung
- cubung pondok kecil biasanya beratap welit, misalnya tempat untuk pembakaran batu bara, genting, batu kapur, dan sebagainya
- derejet ikan belanak kecil
- doni daun pohon rotan
- duduh alat penunjuk (biasanya sejenis lidi) untuk membaca Al-Qur'an
- gajah uling nama corak batik khas Banyuwangi
- gajah uling hiasan telinga (sunting) pada penari tradisional
- gambuh kesenian tradisional lama yang pernah ada di Banyuwangi, semacam kesenian langendrian
- gambuh penari gambuh
- ganjor balok (kayu) berpalang untuk gantungan gong
- gedogan kesenian musik tradisional Banyuwangi yang menggunakan lesung dan alu (dengan berbagai ukuran lesung, dari bentuk lesung yang paling kecil hingga ke bentuk lesung yang paling besar)
- gedubug burung elang besar, berbulu cokelat dengan dada warna putih
- gelangsar pakaian sehari-hari
- gelondor nama jenis jangkrik yang warnanya putih kemerahan
- gerbil paku besar berbentuk persegi, biasanya digunakan untuk memaku kayu-kayu besar
- ining-ining alat musik dalam kesenian tradisional Gandrung Banyuwangi yang terbuat dari besi berbentuk segitiga
- ireng-ireng penganan, dibuat dari tepung beras, dicampur pewarna hitam, parutan kelapa dan gula jawa cair
- jabil karung yang terbuat dari kain atau serat plastik
- jamudin penganan, dibuat dari jagung, digoreng dengan minyak (setelah dipanaskan dengan air panas dan dibuang kulit arinya)
- janger kesenian tradisional dari Banyuwangi yang diadaptasi dari kesenian tradisional Bali
- janom tahi (biasanya cair) yang keluar tidak disengaja
- jenar jejang nama sebuah gending atau lagu kesenian tradisional (gandrung) Banyuwangi
- jombong penganan, dibuat dari ubi kayu yang diisi gula jawa, dikukus dan dimakan dengan parutan kelapa
- jumputan penganan, dibuat dari ketan kukus yang dikeringkan lalu digoreng
- kalak masakan atau lauk semacam satai yang dimasak atau dipanggang dengan rempahnya
- kelento kotoran kulit kacang hijau atau kedelai yang sudah terlepas dari bijinya karena direndam
- lancur senjata tajam (pedang) yang lengkung ke bagian yang tajam
- lanun penganan yang dibuat dari tepung beras, dicampur pewarna hitam, parutan kelapa, dan gula jawa
- lengger nama penyakit tanaman padi
- melas memancing ikan dengan mengulurkan tali di belakang perahu (yang sedang berjalan), dengan memakai umpan buatan
- menterese penganan yang dibuat dari tepung bulat-bulat, berisi kacang dan digoreng
- omprok mahkota penari Seblang (terbuat dari bunga dan dedaunan asli) atau penari Gandrung (terbuat dari kulit yang ditatah)
- omprok peralatan pakaian kesenian tradisional Gandrung Banyuwangi yang dikenakan di kepala; kuluk
- rantab penyakit pada daun padi muda
- rawis kain warna-warni yang dipasang sebagai hiasan di kiri kanan pinggul penari Gandrung Banyuwangi, biasanya terdiri atas empat lembar kain berwarna merah, putih, hijau, dan kuning
- ringgi satuan ukuran ikatan padi (1 ringgi 12,5 kati)
- serakalan nyanyian atau puji-pujian kepada Nabi Muhammad saw.
Wakatobi
[sunting]- kamanu-manu layang-layang yang terbuat dari daun kayu
- karasi penganan tradisional khas Wakatobi, dibuat dari tepung beras
- taluba sandal yang terbuat dari pelepah daun kelapa yang telah kering
- tefeu penampung air hujan pada celah atau lubang-lubang batu berukuran kecil, biasanya di tanah berbatu cadas
Wamena
[sunting]Wandamen
[sunting]- amau mencacah atau meramu (yang berkaitan dengan sagu)
Waropen
[sunting]- favano jaring besar untuk menangkap ikan secara beramai-ramai
- mamano semak yang berbau enak, sering dipakai untuk wangi-wangian dan obat
- Menserendahi dewa tertinggi dalam mitologi suku bangsa Waropen di Papua (Irian Jaya)
- sawado perahu tidak bercadik
- tabura alat tiup yang terbuat dari kulit kerang
- wundo ruang tengah rumah
Wolio
[sunting]
- aga memandang dengan maksud mentertawai atau menantang
- aila sebutan untuk sultan atau raja yang meninggal
- ajoli pihak pengantin laki-laki yang tidak dibukakan pintu apabila tidak memberikan uang kepada penjaga pintu
- ake ukiran yang melambangkan persamaan cita-cita dan keyakinan pada bingkai pintu dan daun jendela masjid dalam bentuk dua orang manusia dalam posisi saling membelakangi, berukuran besar dan kecil, mata memandang ke kiri dan ke kanan
- akomata upacara perundingan pengantin yang disaksikan oleh orang tua dan seluruh kaum keluarga
- anabati alat musik tiup yang sama fungsinya seperti pikolo
- asango tempat hidangan makanan pejabat kerajaan
- baku bantuan dari anggota keluarga kepada kedua pengantin sebagai bekal bagi mereka dalam memasuki rumah tangga baru
- balabua periuk besar yang terbuat dari tanah liat
- balase wadah berupa kantung yang dibuat dari anyaman daun palem, biasanya digunakan untuk menyimpan bahan makanan atau perlengkapan di dapur
- bali kapak kecil bergagang pendek
- balika arus olakan
- balobu tembikar yang digunakan untuk menyimpan bahan makanan
- baluara benteng pertahanan Kerajaan Buton beserta kelengkapan perang seperti bedil dan meriam
- balula kulit menebal pada telapak tangan atau kaki akibat sering bekerja keras atau memakai alas kaki
- bantae balai pertemuan untuk pertemuan adat
- bantea bangunan terbuka yang biasa dibangun di sekitar pasar, dekat pelabuhan atau di sekitar pusat keramaian
- banya perahu dayung berukuran kecil yang digerakkan oleh 20 orang pendayung (10 orang di sisi kanan dan kiri), dikomandani oleh seorang kapitan laut, dirancang khusus untuk keperluan angkatan laut pada masa Kesultanan Buton
- baso bakul yang terbuat dari anyaman pelepah batang sagu
- batanda acara tari-tarian yang diharuskan pada saat pesta kerajaan, perkawinan, atau sunatan dalam adat suku Wolio di Sulawesi
- batua kelompok masyarakat terendah atau kelompok budak
- bewepatawala bentuk tutup kepala pengantin laki-laki
- bia kobiwi kain sarung pengantin perempuan lapis pertama
- bia-bia kain penutup tubuh jenazah perempuan sampai di dada
- bikabika kue yang dibuat dari sisa adonan kue lain
- bisa sapaan kepada dukun yang berasal dari golongan bangsawan dan walaka yang biasa melakukan upacara adat pingitan
- bisa patamiana orang sakti yang memiliki ilmu kebatinan, yang bertugas melindungi wilayah dari kekuatan gaib musuh
- boha tiruan bunyi periuk tanah atau buyung penuh air yang jatuh
- bola tirai yang terbuat dari anyaman daun palem
- bundu bunyi langkah orang yang berjalan di atas papan
- camara air comberan
- cau pucat pasi
- dai simpul mati di kail atau jangkar
- dilangasa tempat khusus hidangan makanan raja atau sultan pada saat pesta kerajaan atau kesultanan
- dole-dole upacara ritual pada usia 10 tahun ke bawah untuk menghilangkan sifat yang buruk
- galampatanal nama rumah adat Buton; sebutan untuk istana raja
- gisi panah yang batangnya diikat tali, digunakan untuk menangkap ikan
- goga kulit ari yang terkelupas
- gogoli mengencangkan simpul
- humbu bakul yang dibuat dari anyaman daun lontar, digunakan sebagai tempat pakaian, selimut, sprei, dan lain-lain
- huncali menggugurkan daun atau buah dengan menggoyang-goyangkan dahan atau batang pohon
- jere-jere jalan dengan petentengan
- kabali-balil musim pancaroba (musim barat) yang berlangsung antara bulan April dan Januari, biasanya diisi dengan kegiatan membuat atau memperbaiki perahu, berkebun, berdagang, dan berbagai kegiatan sosial
- kahoti makanan persembahan sultan kepada rakyatnya (pada zaman dahulu), terdiri atas makanan mentah dan makanan yang sudah dimasak
- kalasa anyaman bambu yang dibuat jarang, digunakan untuk jemuran
- kalase permainan yang menggunakan 41 potong ranting, satu di antaranya lebih panjang daripada yang lain
- kamba alat kelengkapan adat yang diserahkan oleh pengantin perempuan kepada pengantin laki-laki sebagai tanda bahwa mereka telah siap menerima kedatangan pengantin laki-laki, dipakai oleh pengantin laki-laki pada waktu berjalan menuju rumah pengantin perempuan
- kambilo batu asah kecil
- kamomoose permainan yang dilakukan setelah perayaan Idulfitri, dihadiri oleh pemuda-pemudi dengan cara menabur kacang pada loyang yang ada di hadapan mereka yang duduk berjejer, bertujuan mencari jodoh
- kangaruh permainan bela diri yang diperagakan oleh dua orang atau lebih saling tikam, menggunakan senjata pisau atau keris
- kania upacara adat masa peralihan anak gadis dari masa kanak-kanak ke masa remaja atau dewasa dengan cara dipingit selama tujuh hari tujuh malam
- karambau hukuman denda bagi mereka yang melakukan penangkapan kerbau tanpa seizin sultan
- keba luka karena terpotong
- kerepu memecahkan (menghancurkan) sesuatu dalam mulut dengan gigi geraham
- kiwalu kowibi tikar dari daun pandan atau akar bawea, pinggirnya dihiasi kain berwarna merah, hitam, dan putih, digunakan khusus bagi pengantin
- kodu-kodu wadah yang terbuat dari buah maja kering, digunakan sebagai tempat menyimpan air
- kombo baju adat masa dewasa bagi anak perempuan yang telah lewat masa pingitan
- kongalu syair lagu yang umumnya dilagukan pada musim rontoknya asam
- kulopu tali atau kain yang dibakar untuk mengusir nyamuk
- lagu wandiu-diu lagu tradisional yang hanya dilengkapi dengan refrein
- lambapuse upacara pelubangan lunas perahu yang dimetaforakan sebagai sepasang suami istri yang berhubungan, perahunya yang dimetaforakan sebagai perempuan
- lengko-lengko jenis permainan yang pemainnya senantiasa menggoyang-goyangkan sejumlah siput kecil dalam sebuah tempurung kelapa
- mangaruh permainan rakyat yang dilakukan orang tua yang memiliki kemampuan dalam bidang ketangkasan ilmu bela diri dengan menggunakan pisau, keris, atau parang
- modero tarian yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang berpasang-pasangan diringi oleh musik gambus
- posemba permainan adu betis (tendang betis) yang terdiri atas beberapa orang berpasang-pasangan, biasanya diadakan pada saat musim panen atau musim tanam
- wadilae puisi lama masyarakat Lapandewa yang disampaikan secara lisan, digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan maksud kepada orang lain
- walaka golongan bangsawan kedua setelah kaum
- wande-wande lagu tradisional yang disesuaikan dengan alat musik modern, digunakan untuk menghibur tamu