Lompat ke isi

Pembicaraan Lampiran:Kamus multibahasa nama hewan

Konten halaman tidak didukung dalam bahasa lain.
Bagian baru
Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Komentar terbaru: 1 tahun yang lalu oleh Bennylin pada topik Tambahan 2025

Menurut jumlah penuturnya, bahasa yang terbanyak digunakan di Indonesia adalah (berturut-turut): bahasa Jawa, Melayu-Indonesia, Sunda, Madura, Batak, Minangkabau, Bugis, Aceh, Bali, Banjar. Jadi saya berikan 10 baris bahasa-bahasa terbesar ini untuk masing-masing entri. Sisanya silakan ditambahkan sendiri.
Bennylin
23 Januari 2013 07.43 (UTC)Balas

Sinonim ?

[sunting]

Apakah domba sama dengan biri-biri, bajing sama dengan tupai? -- Si Gam (bicara) 7 Maret 2013 15.10 (UTC)Balas

Hmm... Ini yang saya temukan:
  • w:Bajing: Dalam ilmu biologi, bajing tidak sama dengan tupai.
  • w:Tupai: kerap dikelirukan, dengan bajing. Secara ilmiah, tupai tidak sama dan jauh kekerabatannya dari keluarga bajing. Tupai adalah pemangsa serangga, dan dahulu dimasukkan ke dalam bangsa insektivora (pemakan serangga) bersama-sama dengan cerurut, sedangkan bajing dan bajing terbang termasuk bangsa Rodentia (hewan pengerat) bersama-sama dengan tikus.
  • w:Biri-biri dan w:Domba satu artikel, tapi menurut sumber lain: "nama inggrisnya sama, biri-biri dan domba amatlah berbeda. Biri-biri memiliki bulu yang lebih bervolume ketimbang domba, keriting pula, dan untuk beberapa jenis ada yang sampai menjuntai ke kaki, dan biri-biri tidak memiliki tanduk" . Kalau bisa menemukan gambar yang berbeda untuk keduanya, mohon diubah salah satunya. Tapi kalau dalam bahasa daerah tidak mengenal perbedaan antara keduanya, maka silakan gunakan istilah yang sama.
Btw daftar hewan ini tidak definitif, silakan tambahkan hewan lain yang umum dijumpai di Indonesia, dan memiliki nama di dalam berbagai bahasa daerah... Kalau ada pranala luar yang bermanfaat juga boleh ditambahkan di bagian referensi/pranala luar. Bennylin bicara 12 Maret 2013 14.42‎

Tambahan 2019

[sunting]

Kelelawar, paus, lumba-lumba, beberapa jenis ikan dan burung.
Bennylin
26 Juni 2019 05.45 (UTC)Balas

Mengapa Anda menghilangkan "koala" ? Taylor 49 (bicara) 2 Juli 2019 19.57 (UTC)Balas
Karena menurut saya koala bukan hewan yang umum dijumpai, dan hanya ada di Australia dan kebun binatang. Kalau melihat di Wikidata nama-nama koala di seluruh dunia juga sama. Kesimpulannya nama-nama di bahasa daerah Indonesia pun sama. Untuk alasan yang sama saya tidak menambahkan panda, kanguru, llama, penguin, platipus, dan hewan-hewan khas lainnya.
Bennylin
9 Juli 2019 17.48 (UTC)Balas

Tambahan 2025

[sunting]

20 tambahan baru

Dipertimbangkan untuk dimasukkan:

  • rubah, arwana (ikan hias: cupang, diskus, beta, koi, dsb.), jenis-jenis ikan umum lainnya (misalnya ikan konsumsi: gurami, kakap, nila, lele, sarden, teri, bandeng, belut, ikan mas, tuna, salmon), produk laut dan perikanan (w:Templat:Makanan laut, w:Templat:Daging) (kerang, tiram, cumi-cumi, gurita, ubur-ubur, rumput laut, lobster, dsb.), anjing laut, singa laut, gajah laut, kuda laut, ayam hutan, kucing hutan, anjing hutan, kambing gunung, macan gunung, jenis-jenis burung lainnya: gagak, bangau, elang, rajawali, beo, betet, kakatua, pipit, burung hantu, burung layang-layang, burung gereja, walet, camar, pelatuk, merak, cendrawasih, flamingo, kalkun, puyuh, dsb.

Kemudian daftarnya saya bagi-bagi menjadi sub-subhalaman, karena sudah terlalu panjang.
Bennylin
3 Februari 2025 20.07 (UTC)Balas