Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah anatomi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Anat}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan anatomi: (191)

  1. abdomen bagian tubuh berupa rongga perut yang berisi alat pencernaan
  2. abdomen bagian di antara sekat rongga badan dan pinggul (perut bagian bawah)
  3. abdomen bagian tubuh di belakang dada (toraks) pada artropoda
  4. abdusen otot yang membawa bagian tubuh menjauh dari satu dengan lainnya atau menggerakkannya menjauh dari tubuh
  5. abs otot abdominal
  6. abs bawah otot abdominal yang berada di bawah pusar
  7. adusen otot yang membawa bagian tubuh secara bersama-sama atau menggerakkannya mendekati tubuh
  8. akromion tulang pada bahu yang dibentuk oleh tonjolan lateral dari tulang belikat
  9. aksesori yang merupakan tambahan (misalnya saraf aksesori, yakni otak ke-11)
  10. akson tonjolan serat saraf yang dimulai pada sel saraf
  11. alveoli kantong udara kecil di dalam paru-paru yang menjadi tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida
  12. alveolus bagian mulut yang keras di belakang gigi atas
  13. amfiartrosis sendi yang memungkinkan sedikit gerakan dan mempunyai permukaan yang tertutup oleh tulang rawan dan disertai jaringan ikat
  14. amiotonia kondisi tidak memiliki tonus otot
  15. ampula ruangan berbentuk pundi-pundi pada saluran setengah lingkaran dalam rongga telinga dalam
  16. anabolik pembentuk otot atau jaringan
  17. anak ginjal bagian ginjal yang melekat di atas ginjal; kelenjar adrenal
  18. anak tekak daging kecil di ujung kerongkongan; anak lidah; uvula
  19. aneurisme otak kondisi menggelembungnya pembuluh darah di otak seperti balon akibat melemahnya dinding pembuluh darah di suatu titik tertentu; aneurisme selebral
  20. anggota gerak kaki dan tangan
  21. ansa lengkungan; pegangan
  22. anteliks tonjolan memanjang dan melengkung di sebelah dalam daun telinga
  23. antitragus tonjolan pada bagian bawah daun telinga yang berhadapan dengan tragus
  24. aponeurosis jaringan ikat pada otot dan tendon berbentuk lembaran datar
  25. araknoid selaput halus pembungkus otak dan sumsum tulang belakang
  26. artikulasi sendi
  27. astigmatis kesalahan yang terjadi pada penglihatan jika kornea tidak merata kecembungannya sehingga sinar yang masuk ke mata tidak merata pembiasannya
  28. atrium rongga dada
  29. atrium bagian jantung yang menerima darah dari pembuluh darah balik
  30. brakisefalik berkepala pendek
  31. brakisefalik berhubungan dengan perbandingan lebar dan panjang tengkorak kepala
  32. bronkioli ranting tenggorok
  33. bronkus cabang tenggorok yang bersambung ke bagian kiri dan kanan paru-paru; cabang tenggorok
  34. depresor otot yang menekan atau menghambat aktivitas
  35. dermis lapisan atau jaringan kulit di bawah epidermis
  36. dermis pembuluh darah yang sensitif di bawah lapisan mesodermik di dalam kulit
  37. diensefalon otak tengah
  38. dilatasi pengembangan (pemuaian) suatu ruangan, rongga, dan sebagainya
  39. diplo jaringan tulang bentuk spons yang diapit oleh lapisan luar dan lapisan dalam dari tulang pipih, seperti pada susunan tulang tengkorak
  40. dorsal berkenaan dengan punggung; termasuk bagian dan sebagainya tentang punggung
  41. dorsum punggung (bagian belakang manusia dan bagian atas hewan)
  42. dropsi pembengkakan organ bagian dalam yang biasanya disebabkan oleh bakteri
  43. dubur lubang pada ujung bawah usus; pelepasan; anus
  44. dura mater membran keras terluar yang membungkus otak dan sumsum tulang belakang
  45. eksfoliasi pelepasan lapisan luar, seperti pelepasan epidermis dari kulit atau lidah
  46. eksitus lubang keluar
  47. eksoskeleton penutup keras pada bagian luar organisme, (seperti krustasea, insek, kura-kura, dan tenggiling), berfungsi sebagai penyangga dan pelindung
  48. endokardia membran yang melapisi jantung
  49. endometrium selaput lendir rahim
  50. enteron saluran pencernaan secara keseluruhan (mulai dari mulut sampai ke usus)
  51. epidermis lapisan luar kulit untuk pelindung, tidak peka, dan tidak berpembuluh darah; kulit ari
  52. epimisium lapisan jaringan ikat dari otot
  53. ergograf alat untuk mengukur kemampuan kerja otot
  54. ergolitik berefek negatif terhadap kerja otot
  55. esofagus saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung
  56. etmoid salah satu tulang dasar tengkorak; tulang tapis
  57. faring bagian tubuh yang terletak di antara rongga mulut dan pembuluh tenggorok; hulu kerongkongan
  58. fasia selaput jaringan ikat tipis yang membungkus otot dan memisahkan kelompok satu dengan yang lain serta meliputi atau menutupi struktur yang lain
  59. fetus janin
  60. fibril serabut otot (jaringan atau saraf) yang sangat halus
  61. filtrum lekukan vertikal antara bibir atas dan hidung; oreng
  62. fleksi gerakan lentur pada persendian
  63. fonasi suara yang dihasilkan oleh pangkal tenggorok
  64. fundus dasar organ atau bagian terjauh dari lubang atau mulut suatu organ tubuh seperti kandung kemih, empedu, dan rahim
  65. ganglion kumpulan badan sel saraf di luar atau di dalam sistem saraf sentral; simpul saraf
  66. gena pipi atau bagian samping kepala
  67. genikulum lutut kecil
  68. genikulum lengkung tajam yang menyerupai lutut
  69. ginglimus persendian yang hanya dapat digerakkan ke satu arah
  70. glans kepala zakar (penis)
  71. glans kepala kelentit; bagian klitoris yang membesar
  72. glenoid lekukan dangkal
  73. glomerulus kelompok pembuluh darah di dalam kapsul Bowman, tempat terjadinya proses penyaringan air kencing
  74. glomus kumpulan darah yang membentuk anyaman di dalam kulit
  75. glotis bagian laring (pangkal tenggorok) pada lekukan pita suara
  76. gumun lekuk pada bagian bibir atas, tepat di bawah sekat hidung; alur bibir
  77. habenula salah satu struktur koklea
  78. hamatum tulang pangkal tangan yang berkait
  79. hamulus kait tulang hamatum
  80. hati organ badan yang berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu
  81. hemisfer belahan otak besar
  82. himen selaput dara
  83. humerus tulang lengan atas
  84. impresi lekukan pada suatu struktur karena adanya tekanan struktur lain
  85. inguinalis berkaitan dengan pangkal paha
  86. insersi pelekatan otot pada tulang yang dapat digerakkan
  87. intima lapisan terdalam dinding pembuluh darah yang terdiri atas endotel dan jaringan ikat halus di bawahnya
  88. intumesensi pembesaran pada bagian susunan spiral
  89. iodopsin pigmen visual yang sensitif terhadap cahaya pada sel kerucut di retina
  90. iris selaput bola mata yang ada di belakang kornea mata, membentuk batas pupil yang memberikan warna khusus; selaput pelangi
  91. isokemi berkurangnya atau tidak cukupnya darah setempat
  92. jaringan konektif bagian tubuh (seperti ligamen, tendon, dan tulang rawan) yang menopang bagian lain tubuh (seperti otot, organ, dan tulang)
  93. jaringan kontraktil jaringan pada otot yang dapat berkontraksi secara sadar dan taksadar
  94. jaringan otot jaringan lunak yang mengandung otot
  95. jejunum pangkal usus halus, bagian usus halus sesudah duodenum sampai ke ileum
  96. karotis arteri yang menyalurkan darah ke leher dan ke kepala
  97. kerampang bagian antara anus dan alat kelamin luar; perineum; kelangkang
  98. klaustrum lapisan tipis zat kelabu dalam belahan otak
  99. klavikula tulang selangka
  100. klitoris daging atau gumpal jaringan kecil yang terdapat pada ujung atas lubang kemaluan perempuan; kelentit
  101. koana lubang berbentuk corong pada rongga hidung belakang yang menuju ke pangkal kerongkongan
  102. koklea saluran tulang yang melingkar dan berbentuk kerucut, yang membentuk sebagian telinga bagian dalam dan di dalamnya terdapat sel indra pendengar
  103. komisura hubungan yang dilakukan oleh serat atau berkas saraf antara pusat bilateral dalam sistem saraf pusat
  104. kondilus tonjolan bulat pada tulang dan diliputi tulang rawan yang membentuk persendian dengan tulang lain
  105. kongenital terdapat (dibawa) sejak lahir (tentang kelainan atau cacat)
  106. konjungtiva selaput lendir yang menutupi kelopak mata, melipat kembali pada bola mata, dan menutupi permukaan depan bola mata
  107. kornea selaput mata yang tembus cahaya yang terdapat di bagian depan mata; selaput bening mata
  108. koroid selaput yang banyak mengandung pembuluh darah pada mata
  109. kranial berhubungan dengan tengkorak
  110. kripta celah atau cekungan, terutama pada muara kelenjar
  111. kripta Lieberkuhn kelenjar usus, terdapat pada dinding usus halus dan usus besar
  112. kuadrisep berkepala empat, misalnya otot
  113. kuspis peninggian dengan ujung yang meruncing
  114. kutikula lapisan paling luar tubuh atau kulit permukaan
  115. labirin akustik telinga bagian dalam yang terdiri atas rumah siput dan saluran setengah lingkaran
  116. labirin menyelaput bagian yang menyerupai selaput pada telinga dalam
  117. laring bagian atas tenggorok yang berisi pita suara
  118. lemak kulit zat yang terdapat dalam kulit yang bertindak sebagai pelindung kulit terhadap rangsangan kimia dan jasad renik
  119. ligamen jaringan ikat yang kuat yang mengikat tulang pada persendian
  120. lumbal pinggang bagian belakang antara punggung dan bokong
  121. mandibula rahang bawah, tulang berbentuk tapal kuda, tempat melekat gigi bawah; rangka bagian depan-bawah muka
  122. matriks substansi antarselular pada suatu jaringan, seperti pada tulang atau jaringan tempat berkembangnya struktur, seperti pada rambut dan kuku
  123. mediastinum sekat dada di bagian tengah rongga dada yang memisahkan paru-paru kiri dan kanan; selaput paru-paru tengah
  124. mediastinum otak kecil sekat tengah otak kecil
  125. meniskus tulang rawan cekung dalam sendi, misalnya sendi lutut
  126. mesoderm lapisan tengah embrio yang menjadi sumber terbentuknya tulang, otot, dan sebagainya
  127. mesotel lapisan sel gepeng, berasal dari mesoderm yang meliputi permukaan dalam rongga
  128. miokardia lapisan tengah dan paling tebal dari jantung, yang terdiri atas otot-otot jantung
  129. nukleus pulposus inti bantalan tulang belakang
  130. osikel tulang-tulang kecil di telinga tengah, yang dikenal sebagai tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi
  131. ostium lubang tempat darah masuk ke jantung
  132. otak besar bagian depan otak manusia yang berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu, yang membentuk bagian terbesar dari sistem saraf pusat; serebrum
  133. otak kecil bagian belakang otak manusia, yang terletak membelakangi bagian otak besar yang berlekuk-lekuk dalam, merupakan bagian dari sistem saraf pusat yang berkaitan dengan gerakan otot refleks, gerak tubuh, dan keseimbangan tubuh; serebelum
  134. otot bipenat otot yang serat-seratnya tersusun miring pada kedua sisi sumbu panjang, seperti serat pada bulu burung
  135. otot gelendong otot yang seratnya terletak sejajar dengan sumbu panjang
  136. otot lurik otot rangka
  137. otot multipenat otot yang seratnya relatif pendek dan tersusun dengan arah kemiringan yang berbeda
  138. otot penat otot yang serat-seratnya tersusun miring terhadap sumbu panjang dan mirip dengan serat pada bulu burung
  139. otot pronator teres otot tangan di bawah siku yang mengarah ke telapak tangan, berfungsi memutar tangan dengan telapak tangan menghadap bawah
  140. otot rangka otot yang menempel pada rangka tubuh dan berfungsi untuk pergerakan
  141. otot trisep braki otot yang terdapat di bagian belakang tubuh bagian atas vertebrata
  142. palatum tulang yang terdapat pada langit-langit mulut
  143. pampiniform struktur atau bentuk yang terdiri atas gulungan (terutama pembuluh darah vena) yang berbelit-belit
  144. papila kater papila pada usus dua belas jari yang merupakan tempat muara kelenjar pankreas dan saluran empedu
  145. paratesis anak buah pelir
  146. pelepasan lambung struktur yang merupakan pintu keluar lambung
  147. pelepasan paha lipatan yang terletak di antara dinding perut dan pangkal paha
  148. pelvis tulang panggul
  149. percabangan pembagian menjadi struktur yang lebih halus
  150. perimisium selaput jaringan ikat yang meliputi berkas otot
  151. periodontium jaringan ikat yang membungkus akar gigi
  152. periorbita periosteum yang melapisi orbita
  153. periosteum selaput jaringan ikat pembalut tulang; selaput tulang
  154. peristonium segmen di belakang kepala dan di sekeliling mulut
  155. peroneal berkenaan dengan tulang betis
  156. pilorus pelepasan lambung ke usus dua belas jari
  157. pleksus anyaman atau jalinan antara struktur, misalnya anyaman serat saraf atau pembuluh darah
  158. pleura selaput paru
  159. pohon struktur anatomis yang cabang-cabangnya menyerupai pohon
  160. pohon trakeobronkial struktur percabangan trakea dan bronkus
  161. pons bagian dari batang otak yang menghubungkan otak bagian atas dan bagian bawah, berperan penting dalam proses tidur dan bermimpi
  162. porta pintu masuk, terutama tempat masuk pembuluh yang membawa dan mengangkut darah dari suatu organ
  163. prostat kelenjar alat benih kelamin laki-laki yang letaknya melingkari bagian atas aliran kandung kemih, dan berfungsi sebagai pengatur jalan antara air seni dan air mani (pada laki-laki tua kelenjar ini sering membesar sehingga menghambat pengeluaran air seni)
  164. ramus struktur yang lebih kecil daripada sesuatu yang lebih besar atau cabang kecil dari pembuluh darah atau saraf
  165. retroversi kondisi organ atau bagian organ, khususnya rahim, yang terdorong atau miring ke belakang
  166. ruang epidural ruang yang terletak di antara duramater dan tulang tengkorak
  167. ruang retrobulbar ruang dalam cekung mata yang terletak di belakang bola mata yang biasanya dipenuhi oleh jaringan lemak
  168. ruang retrokardiak ruang yang terletak antara jantung dan ruas tulang punggung
  169. ruang Retzins ruang yang terletak di belakang tulang kemaluan
  170. sakrokoksigeal berhubungan dengan kelangkang dan ekor
  171. sakrolumbal berhubungan dengan kelangkang dan pinggang
  172. sakrum bagian tulang punggung yang terdiri atas lima ruas tulang yang menyatu, terletak di bawah deretan ruas tulang pinggang; tulang kelangkang
  173. sanggurdi tulang tengah dari ketiga tulang telinga yang mirip sanggurdi
  174. saraf abdusen saraf pada manusia dan hewan vertebrata yang mengatur gerakan otot rektus pada sisi luar dan pinggir mata
  175. saraf aferen aferen
  176. saraf akustik saraf kranial yang berkaitan dengan pendengaran, keseimbangan, dan posisi kepala
  177. selaput bening mata kornea
  178. selaput dada selaput yang melapisi seluruh rongga dada dan paru-paru
  179. selaput dara selaput yang menutup sebagian atau seluruh muara vagina; himen
  180. selaput jala selaput dalam mata (tempat saraf penglihatan); retina
  181. selaput jantung selaput yang mengeluarkan lendir, yang melapisi jantung sebelah dalam
  182. selaput jantung luar lapisan terdalam kantong luar jantung
  183. selaput tulang selaput yang melapisi tulang; periosteum
  184. serat otot sel yang terdapat dalam jaringan otot
  185. serat otot kedut cepat serat otot yang menggunakan metabolisme anaerob untuk menghasilkan energi, mampu berkontraksi secara cepat, tetapi mudah lelah, biasanya pelari jarak pendek dan binatang cepat di alam liar, seperti singa dan rusa, memiliki banyak serat ini
  186. serat otot kedut lambat serat otot yang menggunakan metabolisme aerob untuk menghasilkan energi, berkontraksi secara lambat, tetapi tingkat ketahanannya tinggi, biasanya pelari jarak jauh memiliki banyak serat ini
  187. serebral berkaitan dengan serebrum
  188. sfingter otot halus berbentuk cincin yang berfungsi mengontraksikan atau menutup suatu lubang seperti pada mulut, anus, dan vagina
  189. simfisis pertautan antara dua tulang dan tulang rawan
  190. sinusoid ruangan berisi darah dalam limpa, pankreas, dan hepar
  191. sisterna kantong atau ruang tertutup yang berisi cairan
  192. skafa bagian cekung daun telinga
  193. sklera lapisan mata yang berwarna putih dan keras
  194. sutura celah di antara tulang-tulang yang belum bersambung pada susunan tulang kepala bayi, tersusun dari beberapa lempeng tulang, yaitu 1 buah tulang di bagian belakang (tulang oksipital), 2 buah tulang di kanan dan kiri (tulang parietal), dan 2 buah tulang di depan (tulang frontal)
  195. titik buta titik kecil pada retina yang tidak peka terhadap cahaya
  196. toraks dada
  197. tragus saluran telinga luar
  198. trakeobronkial berkaitan dengan trakea dan bronkus
  199. tulang alveolar tulang di sekitar akar gigi yang menahan posisi gigi
  200. unguis kuku
  201. uterus rahim; peranakan
  202. utrikel membran mirip kantong dalam vestibul di bagian dalam telinga; kantong kecil (dalam tubuh)
  203. uvula bagian struktur kecil berbentuk kerucut yang menggantung pada langit-langit lunak
  204. velamentum selaput penutup atau pelapis
  205. velar berhubungan dengan (menyangkut penggunaan) langit-langit lembut (pada mulut)
  206. vertebra ruas tulang belakang
  207. vestibula rongga yang ada di tengah-tengah labirin telinga
  208. visera organ tubuh yang terdapat dalam rongga dada dan rongga perut; dalaman; jeroan

Subkategori

Kategori ini hanya memiliki subkategori berikut.

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah anatomi"

Kategori ini memiliki 157 halaman, dari 157.