Kategori:id:Istilah arkeologi
Tampilan
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Ark}} (cek pranala). |
Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan arkeologi: (65)
- abangga sikap berdiri sebuah arca
- abklats teraan prasasti yang dibuat di atas kertas, dibuat dengan menempelkan kertas yang berlapis-lapis yang telah dibasahi pada permukaan prasasti sehingga tercetak tulisan atau gambar yang dapat dibaca dengan mudah; acuan kertas
- acala arca yang tidak dapat dipindah-pindahkan, biasanya dibuat dari batu dan diletakkan di tempat yang paling suci dalam rumah pendewaan
- acuan kertas abklats
- adaptasi cagar budaya pengembangan cagar budaya untuk kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masa kini tanpa mengakibatkan kerusakan pada bagian yang mempunyai nilai penting
- alas struktur yang menjadi tumpuan bagi struktur lain di atasnya, seperti lapik pada arca
- amalaka hiasan puncak di bawah mahkota berbentuk piringan batu pada menara utama bangunan candi Hindu yang menyerupai teratai (sebagai singgasana untuk dewa) atau melambangkan matahari (sebagai pintu gerbang ke surga)
- ambulatori jalan beratap untuk orang berjalan pada atrium atau biara
- analisis aktivasi neutron analisis terhadap komposisi artefak yang bergantung pada perangsangan nukleus atom dari berbagai elemen sampel
- analisis arang analisis untuk menentukan jenis pohon dengan cara meneliti struktur kayunya, sering dilakukan pada temuan arkeologis
- analisis diatom analisis untuk merekonstruksi lingkungan berdasarkan mikrofosil tumbuhan
- analisis keramik analisis untuk mengetahui teknik pembuatan keramik, bahan baku, bentuk, dan hiasannya, penting dalam rekonstruksi sejarah perdagangan, fungsi keramik, dan kronologi sejarah
- antefiks bentuk hiasan candi yang ditemukan pada bagian atap; simbar
- antropomorfik gambar atau benda yang bentuknya menyerupai manusia, biasanya berbentuk abstrak atau tidak nyata, tetapi masih memperlihatkan unsur yang dapat dikenali sebagai bagian tubuh manusia
- anugrahamurti penggambaran arca Siwa sebagai pemberi anugerah
- apsara makhluk kahyangan berjenis kelamin maskulin yang tidak mengenal usia tua dan mati; bidadara
- arkeozoologi ilmu yang mengkaji hubungan hewan dan manusia pada zaman purbakala melalui sisa-sisa hewan yang ditemukan di situs arkeologi
- artefak benda-benda, seperti alat, perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama pada zaman dahulu) yang ditemukan melalui penggalian arkeologi
- artefak benda (barang-barang) hasil kecerdasan manusia, seperti perkakas, senjata
- arupadatu bagian atap atau atas candi (seperti stupa) sebagai lambang dunia atas
- asana sikap kaki yang berbeda-beda menurut dewa yang diwujudkan
- asana tempat duduk, misalnya singgasana, yogasana
- asana pose; gerakan
- atribut ciri atau sifat yang terdapat pada setiap benda purbakala, yang dapat dijadikan dasar untuk menentukan kelompok
- azimut bantalan magnetik yang digunakan dalam navigasi dan dalam menentukan lokasi situs
- babon angrem motif kain batik yang bergambar dua ekor ayam betina yang sedang mengerami telurnya
- bentar bangunan kuno berupa gapura atau gerbang yang tidak mempunyai atap
- biofak ekofak
- dapur masyarakat desa dalam prasasti Jawa Kuno
- ekofak objek yang ditemukan pada situs arkeologi, memiliki unsur biotik dan abiotik, terkait dengan lingkungan (seperti tanduk hewan, arang, dan tanaman); biofak
- ekskavasi penggalian yang dilakukan di tempat yang mengandung benda purbakala
- ekskavasi tempat penggalian benda purbakala
- geoarkeologi ilmu tentang situs arkeologis, khususnya pembentukannya, termasuk penanggalan, identifikasi mineral, dan analisis tanah
- harmika bagian stupa yang berbentuk pagar mengelilingi yasti
- hematite batu merah (karena banyak mengandung zat besi) yang ditumbuk untuk ditaburkan di atas kuburan pada masa Mesolitikum
- jayacihna prasasti yang dibuat sebagai tanda kemenangan
- jayapatra prasasti yang berisi keputusan pengadilan tentang utang piutang (misalnya prasasti Guntur 907 M) atau kewarganegaraan (misalnya prasasti Wurudu Kidul 922 M)
- jayasong prasasti yang berisi putusan pengadilan mengenai sengketa tanah, misalnya prasasti Bendosari dan prasasti Parung di zaman Hayam Wuruk
- jayastamba tugu kemenangan, biasanya pada tugu itu dipahatkan sebuah prasasti
- kamadatu bagian bawah candi yang menggambarkan alam bawah
- karinasi bagian badan yang berbentuk menyudut pada benda yang terbuat dari tanah liat
- kataka perisai berbentuk bulat atau persegi panjang
- kiln tungku yang terbuat seperti ruangan, tempat membakar benda-benda tanah liat yang memerlukan suhu tinggi
- kunta bima arca Buddha yang terletak di dalam stupa berongga di pelataran atas candi Borobudur, dipercaya dapat membwa keberuntungan bagi orang yang dapat menyentuh bagian tangannya
- kunta bima mitos tentang arca Buddha di candi Borobudur yang dapat membawa keberuntungan jika seseorang mampu menyentuh bagian tangannya
- laksana benda yang dipegang dan menjadi tanda khusus suatu arca
- larnaks peti mati yang terbuat dari tanah liat bakar
- lebak bagian tanah yang rendah di antara ranah atau di antara ranah dan talang
- lingga prasasti prasasti yang dipahatkan pada batu berbentuk lingga
- magandi pasukan pengawal istana yang bersenjatakan pemukul
- makalangkang pejabat desa yang bertugas mengurusi lumbung
- makara binatang dalam cerita yang bersifat mitologis dengan rupa mengerikan yang dipakai sebagai motif hiasan, umumnya pada candi atau arca pada zaman dahulu, baik dikombinasi dengan kepala kala maupun tidak
- makrofosil fosil yang dapat dilihat dengan mata biasa
- mamanah pasukan pengawal istana yang bersenjatakan panah
- masa satuan ukuran berat untuk emas dan perak (dalam prasasti disingkat ma, 1 ma = 2,412 g)
- mikrofosil fosil yang hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop
- namaskara sikap tangan yang dipersatukan di depan dada, menggambarkan orang sedang memberi hormat
- osuari peti batu untuk menyimpan tulang
- padmasana tempat duduk yang berupa bunga teratai
- padmasana sikap duduk dengan cara menyilangkan kedua kaki di atas paha (bersila)
- paduraksa bangunan berbentuk gapura yang mempunyai atap
- pematang bagian tanah di sisi kotak penggalian yang dibiarkan sehingga tempat yang digali tampak dan dapat terus diteliti
- rabotase teknik menggaruk permukaan lapisan tanah yang dilakukan dengan sangat hati-hati secara horizontal karena pada lapisan itu ditemukan tanda-tanda adanya fosil dan artefak
- relung lekuk atau ceruk pada candi atau bangunan untuk menempatkan arca
- renah lereng yang tingginya beberapa meter terdapat di tepi sungai sekarang atau bekas sungai dahulu
- retus penghalusan sebuah alat sehingga permukaannya yang tidak teratur berkurang atau yang tajam dihaluskan
- rupadatu bagian tubuh candi sebagai lambang dunia tengah
- slip bahan tanah liat halus yang digunakan untuk melapisi permukaan gerabah yang belum dibakar
- sondase parit dalam yang sengaja digali pada suatu situs dengan maksud untuk mengetahui stratigrafinya
- suprasasti prasasti asli (bukan salinan)
- taksaka ahli pahat arca, relief, dan candi
- teknik bifasial teknik pembentukan batu dengan cara memangkas kedua permukaannya sehingga dapat menghasilkan alat yang disebut kapak genggam
- teral meneral
- yasti bagian stupa yang terletak di puncak dan bentuknya seperti tiang
- yupa prasasti prasasti yang dipahatkan pada tiang atau tugu batu
- zoomorfik gambar atau benda yang bentuknya menyerupai hewan, biasanya digambarkan secara abstrak atau tidak nyata, tetapi masih memperlihatkan unsur yang dapat dikenali sebagai bagian tubuh hewan
Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah arkeologi"
Kategori ini memiliki 45 halaman, dari 45.