Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah farmasi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Far}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan farmasi: (87)

  1. abortiva obat-obatan yang dapat menggugurkan kandungan
  2. adjuvan obat yang bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
  3. agregat satuan yang terbentuk oleh partikel yang terhimpun dalam suatu kelompok
  4. air adas larutan jenuh minyak adas dalam air
  5. air awamineral air yang dibebaskan dari zat mineral dan zat organik
  6. air mawar larutan jenuh minyak mawar dalam air
  7. air permen larutan jenuh minyak permen dalam air
  8. alkoholometer alat untuk mengukur kandungan alkohol (etanol) dalam suatu cairan
  9. alkuronium obat yang digunakan sebagai pelemas otot
  10. alteratif obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
  11. amfetamina kelompok obat perangsang yang mengimbas perasaan bugar
  12. amfetamina cairan asiri tidak berwarna, dasar dari sejumlah obat halusinogen, merangsang sistem saraf pusat dan mencegah rasa kantuk
  13. amfetamina jenis obat yang merangsang sistem saraf pusat yang tadinya digunakan untuk mengobati depresi dan sebagai penekan nafsu makan
  14. aminofilin obat yang melebarkan bronkioli sehingga lebih banyak oksigen yang dikirim ke paru-paru, biasanya digunakan untuk meringankan penyakit asma
  15. ampisilin salah satu obat antibiotik
  16. analgesik obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
  17. analgetik analgesik
  18. anodin obat untuk meredakan rasa nyeri (misalnya candu)
  19. antasid zat atau obat yang menetralkan keasaman yang berlebihan dalam saluran pencernaan makanan; penawar asam
  20. antelmintik obat yang digunakan untuk memusnahkan cacing perut
  21. antiartritik obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
  22. antibiotik zat kimia yang dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme, bakteri tertentu, fungi, dan aktinomiset yang dalam kadar rendah sudah mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau menghancurkan bakteri atau berbagai mikroorganisme yang lain (misalnya penisilin, streptomisin, dan tetrasiklin)
  23. antibodi zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri, virus atau untuk melawan toksin yang dihasilkan oleh bakteri
  24. antidioksida zat yang mempunyai kemampuan untuk memperlambat timbulnya bau apak atau tengik
  25. antiperspiran zat untuk mencegah dan mengurangi keringat, biasanya dioleskan pada ketiak
  26. antiplatelet zat untuk mengencerkan darah
  27. antipruritik obat yang berkhasiat menghilangkan rasa gatal
  28. antiradang zat yang dapat mencegah atau mengendalikan radang
  29. antirakitik bersifat mencegah atau mengobati riketsia
  30. antiretroviral obat yang digunakan untuk melawan retrovirus
  31. antiselulit zat yang berkhasiat mencegah atau mengurangi selulit
  32. antiserum serum yang mengandung antibodi yang dapat memberikan kekebalan terhadap penyakit
  33. antispasmodik golongan obat yang digunakan untuk merelaksasi otot polos
  34. antitusif obat untuk meredakan batuk
  35. antosian kumpulan zat warna tanaman, lazimnya pada bunga dan buah, berwarna merah, biru, dan lembayung
  36. asam askorbat vitamin yang larut dalam air, terdapat dalam jeruk, tomat, arbei, dan buah-buahan serta sayuran; vitamin C
  37. astringen zat yang menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sebagai obat luar untuk merawat kulit)
  38. efedrina obat untuk mengobati tekanan darah yang terlalu rendah
  39. eksipien zat yang digunakan dalam farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yang lebih mudah digunakan
  40. elemi jenis resin yang digunakan untuk pernis dan salep olesan
  41. eliksir ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (seperti larutan dengan gula, etanol, atau bahan lain)
  42. emetik obat penyebab muntah
  43. ergosterol zat untuk obat yang dapat diekstrak dari jamur yang menyerang padi-padian
  44. farmakognosi cabang farmakologi tentang ciri-ciri biologis, biokimia obat-obat alami, dan konstituennya
  45. farmakope buku standar obat yang dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yang menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dalam obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yang dilazimkan
  46. farmasis apoteker
  47. fenobarbital obat yang digunakan secara luas sebagai hipnotik, sedatif, dan anastetik
  48. fitofarmaka obat tradisional dari bahan alami yang pembuatannya terstandarkan dan memenuhi kriteria ilmiah
  49. fitofarmasi obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan
  50. fitoterapi sistem pengobatan dengan menggunakan ekstrak dan produk tumbuhan sebagai penyembuh alami
  51. glukokortikoid obat-obatan hormon steroid, untuk penyakit inflamasi kronis (seperti reumatoid artritis, asma, penyakit Chrohn, dan alergi parah)
  52. hemostatik obat atau bahan lain yang apabila digunakan (sebagai obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dengan mempercepat pembekuan (pada luka)
  53. hidroksida persenyawaan oksida logam dan air
  54. impregnasi penjenuhan atau pemenuhan dengan gas atau cairan
  55. karbonisasi transformasi senyawa organik menjadi batu bara
  56. karbonisasi penyulingan arang
  57. katartik obat yang menyebabkan keluarnya tinja
  58. ketgat benang aseptik (steril) terbuat dari usus hewan yang digunakan sebagai benang penjahit luka bedah
  59. kokaina zat dari daun koka, dipakai sebagai obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit
  60. kolesom akar yang dibuat obat kuat; ginseng
  61. konvulsan obat yang menyebabkan kenyang
  62. korosif obat yang mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan
  63. kreolin bahan cairan terbuat dari campuran minyak ter dengan sabun, digunakan sebagai pemusnah hama pada lantai, dan sebagainya; karbol
  64. laju endapan kecepatan mengendapnya suatu zat cair
  65. laksatif obat untuk mengeluarkan tinja dari saluran pencernaan makanan (seperti kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
  66. lepas tunda dapat menunda pelepasan obat dalam tubuh (seperti melalui penggunaan lapisan enterik) biasanya sampai melewati perut ke usus kecil
  67. linimen cairan yang dibubuhkan pada kulit untuk menghilangkan rasa nyeri atau gatal
  68. mianserin obat untuk menghilangkan gejala depresi
  69. miotik obat yang menyebabkan miosis
  70. nistatin antibiotik untuk mengobati penyakit karena jamur
  71. nostrum obat dengan susunan yang dirahasiakan yang dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
  72. obat bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dari penyakit
  73. obat anorektik obat atau suplemen yang menekan nafsu makan
  74. obat antidepresan obat yang digunakan untuk mengobati depresi
  75. obat antihipertensif obat untuk mengobati tekanan darah tinggi
  76. obat antikonvulsan obat yang digunakan untuk mengobati epilepsi
  77. obat antispasmodik obat untuk mengobati kejang otot
  78. obat tambahan obat yang tidak dikhususkan untuk mengobati munculnya rasa sakit
  79. obat vaginal obat yang diberikan dengan cara dimasukkan melalui vagina
  80. oksitetrasiklin antibiotik yang digunakan dalam pengobatan (sering dicampurkan pada makanan ternak)
  81. pengendur otot obat yang dapat mengurangi kontraksi otot
  82. pseudoadiksi obat dengan ketergantungan semu yang digunakan sebagai obat tambahan untuk mengobati rasa sakit
  83. resinol antiseptik yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit
  84. salvarsan obat semacam penisilin untuk mengobati penderita sifilis dan sebagainya
  85. sedatif zat alami atau zat sintetis yang dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
  86. soporifik obat tidur
  87. spermaseti lemak ikan paus, digunakan dalam sediaan farmasi dan dalam pembuatan lilin baku
  88. steroid anabolik obat yang dapat meningkatkan kadar protein dalam sel, biasanya digunakan secara ilegal oleh atlet agar menjadi lebih kuat dan berotot
  89. talk serbuk kristal yang halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, sebagai bahan pelicin pada pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
  90. tingtur ekstrak herbal yang dibuat dengan menggunakan pelarut beralkohol
  91. tingtur aromatik larutan etanol kulit manis, jahe, kepulaga, bunga cengkih, atau lengkuas