Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah matematika

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Kamus Matematika - Matematika Dasar
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Mat}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan matematika:

  1. absis jarak titik terhadap sumbu tegak
  2. akar suatu operasi aljabar, yang biasanya dinyatakan dengan simbol √, misalnya √a = b (akar a sama dengan b), berarti; b² = a, jadi √9 = 3; n√a = c (akar pangkat n dari a sama dengan c), berarti cn = a, jadi ∜625 = 5
  3. akar bilangan bilangan yang diperoleh dari suatu bilangan yang diuraikan dengan pangkatnya
  4. akar ganda akar suatu persamaan yang berulang kali
  5. akar khayal akar kompleks
  6. akar kompleks akar suatu persamaan yang merupakan bilangan kompleks dengan bagian imajiner yang bukan nol
  7. akar kuadrat bilangan yang jika dikalikan dengan bilangan itu sendiri menghasilkan suatu bilangan tertentu, misalnya 3 adalah akar kuadrat 9
  8. akar kubik bilangan yang jika dikalikan dua kali dengan bilangan itu sendiri menghasilkan suatu bilangan tertentu, misalnya 3 adalah akar kubik 27
  9. akar pangkat dua akar kuadrat
  10. akar pangkat tiga akar kubik
  11. akar persamaan bilangan yang apabila disubstitusikan ke peubah menghasilkan persamaan
  12. akar sederhana akar persamaan yang tidak berulang
  13. algoritma berurut langkah-langkah pemecahan suatu masalah yang dilakukan secara berurutan yang satu bagian hanya dapat dilakukan apabila bagian yang mendahuluinya telah selesai dikerjakan
  14. algoritma paralel langkah-langkah pemecahan suatu masalah yang dilakukan secara simultan dalam waktu yang bersamaan
  15. algoritma pecahan algoritma yang digunakan pada metode bidang potong yang persamaannya berkoefisien pecahan
  16. algoritma penjadwalan langkah untuk menentukan urutan dilakukannya pekerjaan dalam sistem komputer
  17. algoritma simpleks urutan langkah pada metode simpleks
  18. alikuot bertindak atau menjadi faktor bilangan lain
  19. aljabar abstrak cabang aljabar tentang struktur aljabar seperti grup, gelanggang atau cincin, kategori, dan medan yang didefinisikan, diajarkan secara aksiomatis
  20. aljabar asosiatif aljabar yang bersifat perkalian vektor mematuhi aturan asosiatif
  21. aljabar Boole sistem aljabar yang berkaitan dengan variabel-variabel biner dan operasi-operasi logika
  22. aljabar elementer cabang aljabar tentang sifat-sifat operasi pada bilangan real yang direkam dalam simbol sebagai konstanta dan variabel serta aturan yang membangun ekspresi dan persamaan matematika yang melibatkan simbol-simbol tersebut
  23. aljabar linear aljabar tentang sifat-sifat khusus ruang vektor termasuk matriks
  24. aljabar universal cabang aljabar tentang sifat-sifat bersama dari semua struktur aljabar
  25. anulus bidang yang dibatasi oleh dua buah lingkaran sepusat yang berlainan jari-jarinya
  26. apotema ruas garis tegak lurus dari pusat segi banyak beraturan ke sisinya
  27. apotema jarak tegak lurus dari pusat segi banyak beraturan ke sisinya
  28. aritmetis berhubungan dengan aritmetika
  29. bagi suatu operasi aljabar yang biasa dinyatakan dengan simbol titik dua (:) atau garis bagi (÷) atau garis miring (/) (a:b atau a÷b atau a/b) misalnya a:b = c (a dibagi b sama dengan c), berarti a = c x b
  30. bahasa aljabar metode konvensional dalam penulisan simbol-simbol matematis
  31. bahasa aplikasi prosedur yang dibuat untuk memecahkan masalah, menulis laporan, dan memutakhirkan berkas yang spesifik
  32. balok prisma yang sisi-sisinya berupa empat persegi panjang; balok siku
  33. balok genjang prisma yang alas-alasnya berupa jajaran genjang
  34. bangun geometrik kombinasi sebaran dari titik, garis, bidang, lingkaran, dan lain-lain
  35. bangun identik dua bangun yang tepat sama dan serupa dalam bentuk dan ukuran
  36. bangun kongruen dua buah bangun yang dapat saling diperimpitkan satu sama lain
  37. bangun serupa dua bangun yang serupa dan hanya bentuknya yang sama
  38. basis (dalam geometri) sisi yang berupa garis lurus yang terletak paling bawah (tentang segitiga atau bentuk lain dalam bidang; sisi yang berupa bidang datar yang terletak paling bawah (tentang alas kerucut atau bangun lain)
  39. basis (aljabar) himpunan vektor bebas linear yang merentang pada suatu ruang vektor
  40. basis pangkalan (angkatan laut, angkatan darat, dan sebagainya) untuk melakukan operasi
  41. basis bilangan atau besaran yang dipakai sebagai rujukan
  42. beda bersama selisih antara suatu suku dengan suku yang mendahuluinya
  43. beda himpunan perbedaan anggota yang ada di A, tetapi tidak ada di B
  44. beda mundur selisih antara suatu fungsi dengan harga suatu fungsi pada titik sebelumnya
  45. beda mutlak nilai mutlak dari selisih nilai dua peubah
  46. beda persekutuan beda bersama
  47. belah ketupat jajaran genjang
  48. bentuk kanonis bentuk matriks yang sederhana dan mudah digunakan
  49. bentuk kuadratik polinomial yang berderajat dua
  50. bentuk linear cabang aljabar yang mempelajari sifat-sifat khusus ruang vektor (termasuk matriks)
  51. besaran nilai numerik yang menunjukkan jumlah sesuatu, biasanya dinyatakan dalam kelipatan satuan standar
  52. bidang banyak bangun geometris tiga dimensi yang terbentuk atas banyak permukaan atau sisi datar; polihedron
  53. bidang banyak beraturan bidang banyak yang sisi-sisinya merupakan segi banyak beraturan yang sama dan sebangun
  54. bidang banyak cekung bidang banyak yang paling sedikit terdapat satu sisinya yang merupakan segi banyak cekung
  55. bidang banyak cembung bidang banyak yang paling sedikit terdapat satu sisinya yang merupakan segi banyak cembung
  56. bidang banyak sederhana bidang banyak yang tidak berlubang di dalamnya dan secara topologi sama dengan bola
  57. bidang datar permukaan yang apabila diambil dua titik sembarang pada permukaan tersebut, garis lurus penghubungnya selalu terletak pada permukaan tersebut
  58. bidang delapan bidang banyak yang memiliki delapan sisi; oktahedron
  59. bidang empat bidang banyak yang memiliki empat sisi; tetrahedron
  60. bidang enam bidang banyak yang memiliki enam sisi; kubus; heksahedron
  61. bidang kompleks bidang banyak yang sudut-sudutnya dinyatakan dalam bilangan kompleks
  62. bidang koordinat bidang yang digunakan sebagai acuan dalam penentuan koordinat suatu titik
  63. bidang potong kendala linear yang ditambahkan pada himpunan kendala pada pemrograman integer
  64. bidang tiga bidang yang dibentuk oleh tiga garis taksebidang yang berpotongan pada satu titik; trihedron
  65. bilangan satuan dalam sistem matematis yang abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan
  66. bilangan asli bilangan dihitung dari 1 ke atas (1, 2, 3, ...)
  67. bilangan bulat bilangan yang bukan pecahan (seperti 1, 2, 3)
  68. bilangan cacah bilangan yang dimulai dari nol ke atas (seperti 0, 1, 2, 3)
  69. bilangan campuran bilangan utuh dan pecahan
  70. bilangan desimal bilangan pecahan yang ditulis dengan angka lipatan persepuluhan, perseratusan, dan sebagainya, misalnya ½ = 0,5; ¼ = 0,25
  71. bilangan ganjil bilangan gasal
  72. bilangan gasal bilangan yang tidak habis dibagi dua
  73. bilangan genap bilangan asli yang habis dibagi dua
  74. bilangan imajiner bilangan negatif di bawah tanda akar (seperti √-2, √-27)
  75. bilangan irasional bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan bilangan pecahan atau bilangan yang bukan bilangan rasional (seperti 2, 3, 5, 7)
  76. bilangan kardinal bilangan yang menyatakan banyaknya anggota suatu himpunan
  77. bilangan khayal bilangan imajiner
  78. bilangan kompleks bilangan yang terdiri atas bagian nyata dan bagian khayal, misalnya 3 + 4 i adalah suatu bilangan kompleks
  79. bilangan kuadrat bilangan berpangkat dua
  80. bilangan ordinal bilangan urutan
  81. bilangan pecahan bilangan yang jumlahnya kurang atau lebih dari bilangan utuh (¼, ⅔, dan sebagainya)
  82. bilangan pokok bilangan yang dipakai untuk membilang atau untuk menunjukkan berapa banyak
  83. bilangan prima bilangan yang tepat yang mempunyai dua faktor
  84. bilangan rasional bilangan bulat atau hasil bagi dari dua bilangan bulat
  85. bilangan riil bilangan yang dipakai untuk mengukur kuantitas dimensi satu yang sinambung seperti jarak, durasi, atau suhu
  86. biner berdasar dua (tentang bilangan pada sistem bilangan)
  87. bisektris garis lurus yang membagi sudut atas dua bagian yang sama; garis bagi
  88. busur derajat alat untuk mengukur besarnya sudut, berupa lempengan setengah lingkaran
  89. busur sekawan busur yang tidak saling berimpit dan gabungannya membentuk suatu lingkaran penuh
  90. daftar logaritma daftar eksponen pangkat bilangan yang harus dipakai untuk memangkatkan bilangan dasar supaya beroleh bilangan tertentu
  91. darab hasil kali
  92. derajat satuan ukuran sudut, satu derajat (ditulis 1°) sama dengan 1/90 besar sudut siku-siku; satuan ukuran 1/90 bagian dari sudut siku tegak lurus (90°)
  93. deret barisan bilangan yang mempunyai perbedaan antarsuku yang sama
  94. deret aritmetika jumlah semua suku barisan aritmetika
  95. deret geometri jumlah semua suku barisan geometri
  96. deret harmonik deret yang suku-sukunya membentuk suatu barisan harmoni
  97. deret hitung deret yang perubahan suku-sukunya berdasarkan penjumlahan terhadap bilangan tertentu, misalnya 4, 7, 10, 13
  98. deret selang-seling deret bilangan riil yang setiap suku berturutannya memiliki tanda berbeda
  99. deret ukur urutan bilangan yang bilangan berikutnya merupakan perkalian dari bilangan sebelumnya berdasarkan bilangan rasio tertentu; deret geometri
  100. diagonal berhubungannya dua titik sudut yang tidak bersebelahan dalam suatu segi empat
  101. diagonal poligon diagonal segi banyak
  102. diagonal segi banyak garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdampingan; diagonal poligon
  103. diagonal utama matriks diagonal matriks yang dibentuk dari entri paling kiri atas ke entri paling kanan bawah
  104. diagram aliran data bagan yang menggambarkan gerakan data dan bagaimana data diproses dalam sistem komputer
  105. diameter parabola tempat kedudukan titik-titik tengah seperangkat tali busur yang sejajar
  106. digit tanda digit yang terdiri atas satu hingga empat bita, merupakan bagian dari suatu data yang digunakan sebagai tanda aljabar
  107. dimensi ruang vektor banyaknya vektor basis dari ruang vektor yang bersangkutan
  108. dimensi satu dimensi yang hanya memiliki satu unsur dimensi
  109. diskriminan hubungan antara koefisien dalam persamaan kuadrat untuk mencari akar persamaan dan ciri-ciri yang lain
  110. diskriminan persamaan polinomial hasil kali dari kuadrat semua selisih akar yang diambil berpasangan
  111. eigenfrekuensi frekuensi yang memungkinkan suatu sistem dapat bergetar dalam mekanika kuantum
  112. eigennilai nilai suatu peubah dalam suatu persamaan yang dapat memenuhi syarat batas suatu sistem
  113. eksponen angka dan sebagainya yang ditulis di sebelah kanan atas angka lain yang menunjukkan pangkat dari angka tersebut, seperti angka 2 pada 2²
  114. eliminan unsur yang dihapuskan
  115. faktor bilangan (atau bangun) yang merupakan bagian hasil perbanyakan
  116. faktor konversi faktor numeris yang harus dikalikan dengan atau dipakai untuk membagi suatu besaran yang diungkapkan dalam suatu satuan bentuk besaran dalam satuan yang lain
  117. faktor persekutuan bilangan bulat yang dapat membagi dua atau lebih bilangan bulat yang lain tanpa sisa; pembagi persekutuan
  118. frustum bagian dasar dari sebuah kerucut atau piramida yang dibentuk dengan memotong bagian atasnya dengan bidang yang sejajar dengan dasarnya
  119. frustum benda bagian benda yang dibatasi oleh dua bidang sejajar yang memotong benda tersebut
  120. fungsi besaran yang berhubungan, jika besaran yang satu berubah, besaran yang lain juga berubah
  121. fungsi kegunaan suatu hal
  122. fungsi aljabar fungsi yang dibangun dengan operasi-operasi aljabar
  123. fungsi eksponensial fungsi matematis yang di dalamnya terdapat suatu variabel bebas yang muncul dalam salah satu eksponen
  124. fungsi iterasi fungsi berupa penyelesaian dari suatu persamaan
  125. fungsi kendala fungsi yang menjadi persyaratan atau batasan pada masalah pemrograman matematis
  126. fungsi logaritmik fungsi yang didefinisikan dalam bentuk logaritma
  127. fungsi tetap fungsi dengan daerah nilai yang hanya memiliki satu anggota
  128. galat acak galat yang mengikuti pola sebaran probabilitas tertentu
  129. garis deretan titik-titik yang saling berhubungan
  130. garis aturan
  131. garis himpunan titik-titik pada bidang atau dalam ruang sehingga apabila letak dua unsurnya diketahui, letak semua unsurnya dapat ditentukan dengan pasti
  132. garis alas garis yang menjadi dasar segitiga
  133. garis bagi sudut garis lurus yang membagi sudut yang diketahui menjadi dua sudut yang sama
  134. garis berat garis yang ditarik dari sudut segitiga sampai sisi lain sehingga membagi kedua sisi itu sama panjang, yang pada segitiga sama sisi di samping membagi dua sisi sama panjang juga membentuk sudut 90°
  135. garis berat segitiga garis yang menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dengan titik tengah sisi di depannya
  136. garis median sebarang garis pada bidang yang membagi segugus titik menjadi dua gugus dengan titik-titik yang sama banyaknya
  137. garis setumpu garis yang memiliki satu titik persekutuan
  138. garis singgung garis yang menyentuh suatu titik pada keliling bulatan
  139. garis singgung kurva garis yang menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dengan titik tengah sisi di depannya
  140. garis tinggi garis tegak lurus pada segitiga (yang ditarik dari titik puncak ke garis dasar)
  141. geodesi lintasan terpendek antara dua titik pada satu permukaan
  142. geometri cabang matematika tentang sifat-sifat garis, sudut, bidang, dan ruang
  143. geometri ilmu ukur
  144. gnomon bilangan yang ditambahkan pada bilangan kuadrat untuk mendapatkan bilangan kuadrat yang baru
  145. gnomon bentuk yang harus ditambahkan pada bentuk tertentu untuk mendapatkan bentuk yang baru
  146. grup hasil bagi grup kuosien
  147. grup hingga grup yang memiliki unsur dengan jumlah berhingga
  148. grup kuosien kelompok yang unsur-unsurnya berupa koset kanan atau koset kiri dari subkelompok
  149. grup multiplikatif grup dengan operasi perkalian; grup perkalian
  150. hampiran hasil taksiran
  151. hasil bagi bilangan yang dihasilkan oleh suatu pembagian
  152. hasil kali bilangan yang dihasilkan oleh suatu perkalian
  153. heksagon segi banyak bersisi enam; segi enam
  154. heksahedron bidang banyak bersisi enam; bidang enam
  155. heptagon segi banyak bersisi tujuh; segi tujuh
  156. heptahedron bidang banyak yang terdiri atas tujuh bidang sisi; bidang tujuh
  157. hiperbola dua lengkungan terpisah yang merupakan perpotongan permukaan kerucut lingkar dengan bidang datar
  158. hiperbola himpunan titik-titik yang selisih jaraknya terhadap dua titik tetap adalah konstan
  159. hiperbola daun dua permukaan yang perpotongannya dengan dua bidang yang sejajar dengan dua dari tiga bidang koordinat berupa hiperbola, sedangkan perpotongannya dengan bidang yang sejajar bidang koordinat ketiga berupa titik
  160. hiperbola daun satu permukaan yang perpotongannya dengan bidang sejajar bidang koordinat merupakan elips atau hiperbola
  161. hiperbola persegi panjang hiperbola dengan sumbu-sumbu yang sama panjang
  162. hiperboloid permukaan yang memiliki satu bidang potong yang paralel terhadap satu bidang koordinat membentuk elips dan bidang potong yang lain yang paralel dengan dua koordinat yang lain membentuk hiperbola
  163. hipotesis tandingan hipotesis dalam teori pengujian hipotesis, sembarang hipotesis selain hipotesis nol
  164. ideal subhimpunan gelanggang yang terdiri atas hasil kali unsur dalam subhimpunan dengan tiap unsur gelanggang
  165. ikosahedron bidang dua puluh
  166. infinit tidak memiliki batas yang ditentukan; tidak terhingga
  167. infinitesimal nilai yang sangat kecil, mendekati nol, tetapi lebih besar daripada nol
  168. integer bilangan bulat
  169. integral bersangkut paut atau berhubungan dengan bilangan bulat
  170. intersep bagian dari garis di antara dua titik yang dipotong oleh garis atau bidang
  171. interval jarak yang terletak antara dua nilai yang diketahui
  172. isogon bangun yang sudutnya sama besar
  173. isogonal bersangkut paut atau berhubungan dengan isogon
  174. isoklin lengkung yang titik-titik anggotanya memiliki kemiringan yang sama
  175. isomorfisme padanan satu-satu dari suatu himpunan A ke himpunan B
  176. jajaran genjang bangun datar, bersegi empat, sisi-sisinya yang berhadapan sejajar dan sama panjang
  177. jari-jari garis lurus dari titik pusat ke keliling bulatan (lingkaran); radius
  178. kalkulus bagian matematika yang terutama melibatkan pengertian dan penggunaan diferensial dan integral serta fungsi konsep yang berkaitan
  179. kalkulus diferensial analisis matematis tentang ketergantungan laju perubahan fungsi dengan perubahan dalam variabel fungsi
  180. kalkulus integral analisis matematis tentang teknik penemuan ungkapan dan evaluasi fungsi integral, khususnya untuk kalkulasi luas, panjang, lengkung, volume, dan nomor serta penyelesaian persamaan diferensial sederhana
  181. kanonis disederhanakan sampai ke nilai terendah
  182. karakter simbol berupa angka atau huruf yang merepresentasikan suatu informasi
  183. kardioid lengkung berbentuk jantung yang dibentuk dengan menggunakan satu titik pada lingkaran yang berputar
  184. kekongruenan sifat dari gambar geometrik yang bentuknya sama dan sebangun; kesamabangunan
  185. kekongruenan linear kekongruenan yang sama sukunya berderajat satu dalam peubah yang terlibat
  186. kekongruenan segitiga kekongruenan pada segitiga yang sudut-sudut dan panjang sisi-sisinya berpadanan sama
  187. keliling lengkung tertutup sederhana yang merupakan batas suatu daerah
  188. kelipatan persekutuan bilangan yang menjadi kelipatan dari dua atau lebih bilangan
  189. keluarga lingkaran semua lingkaran dengan persamaan yang dapat diperoleh dengan memberikan nilai tertentu pada konstan persamaan lingkaran tersebut
  190. kerucut benda (ruang) yang beralas bundar dan merunjung sampai ke satu titik
  191. kerucut lingkar kerucut yang alasnya berupa lingkaran
  192. kerucut penggal bagian kerucut yang terletak di antara dua bidang yang taksejajar dan berpotongan sepanjang garis yang tidak menembus kerucut
  193. kesamaan kalimat pernyataan yang memuat hubungan sama dengan "=" yang sudah jelas kebenarannya sehingga tidak perlu dibuktikan lagi, misalnya 2+3=5
  194. kesejalanan pembandingan dua hal atau lebih yang menunjukkan segi-segi yang mirip
  195. koefisien bagian suku yang berupa bilangan atau konstan, biasanya dituliskan sebelum lambang peubah, seperti angka 2 dalam 2x atau dalam 2 (x + y)
  196. komputasi penghitungan dengan menggunakan bilangan-bilangan atau peubah-peubah yang dilaksanakan berdasarkan urutan langkah yang diberikan
  197. komputasi numeris penghitungan yang hanya melibatkan bilangan-bilangan, bukan huruf yang mewakili bilangan
  198. komputasi tangan proses pemecahan suatu masalah numerik secara algoritmis tanpa bantuan komputer
  199. konfigurasi bentuk geometri atau kombinasi unsur geometri, seperti titik, garis, lengkung, dan permukaan
  200. kongruen sifat gambar geometrik yang bentuknya sama dan sebangun
  201. konstanta lambang untuk menyatakan objek yang sama dalam keseluruhan operasi matematika
  202. kontinuasi perluasan yang hasilnya tetap kontinu; perluasan yang tetap mempertahankan kekontinuan
  203. kontrapositif proposisi atau teorema yang dibentuk dengan memperlawankan subjek dan predikatnya, atau hipotesis dan simpulannya
  204. koordinat bilangan yang dipakai untuk menunjukkan lokasi suatu titik dalam garis, permukaan, atau ruang
  205. koordinat bola koordinat kutub pada ruang
  206. koordinat Cartesius koordinat yang menandai titik pada suatu bidang yang ditentukan oleh jarak dua garis lurus yang saling berpotongan sepanjang garis yang sejajar dengan salah satu sumbu
  207. koordinat geografik koordinat yang menggunakan garis bujur dan garis lintang suatu titik pada suatu bola berjari-jari
  208. koordinat kutub koordinat yang menandai titik pada suatu bidang yang ditentukan oleh suatu titik dan jarak garis yang berpangkal pada titik tersebut; koordinat polar
  209. koordinat logaritmik koordinat yang menggunakan skala logaritma
  210. koordinat polar koordinat kutub
  211. koordinat silinder koordinat tabung
  212. koordinat tabung koordinat ruang yang dibuat dengan menggunakan koordinat kutub dalam satu bidang koordinat dan koordinat ketiganya diambil dari koordinat yang tegak lurus dengan bidang tersebut; koordinat silinder
  213. koordinat titik letak suatu titik dalam bidang atau ruang dengan menyatakannya dalam salah satu sistem koordinat
  214. koplanar terletak pada bidang yang sama; sebidang
  215. korespondensi satu-satu padanan satu-satu
  216. kosekan kebalikan sinus suatu sudut
  217. koset subhimpunan yang terdiri atas semua hasil kali yang diperoleh dengan mengalikan unsur tetap kelompok di bagian kanan dan kiri dengan setiap unsur subkelompok
  218. kosinus sinus dari sudut pelengkap sudut itu
  219. kosinus arah kosinus dari tiga sudut antara suatu garis berarah dalam bidang dan arah positif sumbu-sumbu sistem koordinat Cartesius yang tegak lurus
  220. KPK kelipatan persekutuan terkecil (nilai kelipatan terkecil dari persekutuan dua bilangan atau lebih)
  221. kuadran seperempat lingkaran; setiap dari empat bagian suatu bidang datar yang terbagi oleh suatu sumbu silang
  222. kuadratik berhubungan dengan kuadratika
  223. kuadratika aljabar persamaan kuadrat
  224. kuadratur konstruksi bujur sangkar yang luasnya sama dengan permukaan yang telah ditentukan
  225. kuadrik berhubungan dengan lebih dari dua variabel
  226. kuboid berbentuk tiga dimensi persegi panjang
  227. kurva bola kurva yang seluruh titik-titiknya terletak pada permukaan bola
  228. kurva lurus kurva yang merupakan garis lurus
  229. kurva taksederhana kurva yang mempunyai titik potong
  230. kurva taktertutup kurva yang ujung pangkalnya tidak mempunyai titik potong
  231. kurva tertutup kurva yang bukan merupakan garis lurus
  232. kurvilinier terbentuk dari atau dibatasi oleh kurva
  233. lambang aljabar huruf yang menyatakan bilangan dan operasi dalam aljabar
  234. lema pernyataan yang kebenarannya harus dibuktikan untuk dipakai dalam pembuktian dalil yang lebih besar
  235. lengkung buka lengkung berkesinambungan, titik ujungnya tidak bertemu
  236. lengkung segi banyak segi banyak yang semua sisinya menyinggung suatu lengkung
  237. lengkung tutup lengkung yang ujung-ujungnya bersatu
  238. linear berbentuk garis
  239. lingkaran besar lingkaran yang terbentuk dari perpotongan bola dengan bidang yang melalui pusat bola, jari-jari, dan garis tengah lingkaran sama dengan jari-jari dan garis tengah bola tersebut
  240. lingkaran luar lingkaran yang melewati semua puncak suatu segi banyak
  241. lingkaran satuan lingkaran berjari-jari satu dengan titik pusat berupa titik koordinat 0
  242. lingkaran sepusat lingkaran yang terletak pada bidang yang sama dan memiliki satu pusat bersama
  243. logaritma eksponen pangkat yang diperlukan untuk memangkatkan bilangan dasar supaya beroleh bilangan tertentu (jika bilangan dasarnya 10, maka log 100 = 2, artinya 10 pangkat 2 = 100); kebalikan dari hitungan pangkat
  244. logaritmik berhubungan atau bersangkut paut dengan logaritma
  245. lokus tempat kedudukan titik-titik atau himpunan titik yang koordinatnya memenuhi persamaan
  246. mantisa bagian desimal logaritma biasa
  247. matriks susunan unsur matematis yang berbentuk segi empat, ditulis di antara kurung, terdiri atas kolom dan baris
  248. matriks asli matriks yang entri-entrinya berupa bilangan asli
  249. matriks baris matriks yang hanya terdiri atas satu baris
  250. matriks bujur sangkar matriks yang jumlah barisnya sama dengan jumlah kolomnya
  251. matriks elementer matriks yang diperoleh dari matriks satuan dengan satu kali operasi kolom elementer
  252. matriks koefisien matriks suatu sistem persamaan linear yang unsur-unsurnya adalah koefisien-koefisien dalam sistem persamaan tersebut
  253. matriks kolom matriks yang hanya terdiri atas satu kolom
  254. matriks kompleks matriks yang memiliki entri bilangan-bilangan kompleks
  255. matriks nol matriks yang semua entrinya nol
  256. matriks pita matriks yang sebagian besar elemennya berharga nol, kecuali elemen yang terletak pada baris-baris yang sejajar dengan diagonal utama yang membentuk semacam pita
  257. matriks real matriks yang entrinya berupa bilangan real
  258. matriks serupa dua matriks yang dapat saling ditransformasikan
  259. matriks singular matriks bujur sangkar yang harga determinannya sama dengan nol
  260. matriks taksingular matriks bujur sangkar yang harga determinannya tidak sama dengan nol
  261. medan himpunan takkosong dengan dua operasi biner, yaitu penjumlahan dan perkalian
  262. mekanika kuantum teori matematika yang dikembangkan dari teori kuantum dan teori gelombang, digunakan untuk menerangkan perilaku atom, molekul, dan partikel elementer
  263. memangkatkan mengalikan suatu bilangan (asli) dengan bilangan itu sendiri beberapa kali sebanyak yang ditunjukkan oleh bilangan (asli) itu, misalnya 3 pangkat 4 adalah 3 x 3 x 3 x 3
  264. membagi memecahkan (menyederhanakan) bilangan dengan bilangan tertentu
  265. menarik akar mencari (mengeluarkan) bilangan yang apabila dipangkatkan dua, tiga, dan sebagainya sama dengan bilangan yang diketahui (√25=5)
  266. menjabarkan mengubah (pecahan, ukuran, dan sebagainya) supaya menjadi bentuk lain yang lebih sederhana atau menjadi golongan bentuk aljabar yang sederhana
  267. mensurasi cabang aritmetika yang berhubungan dengan pengukuran, seperti pengukuran panjang, luas, dan volume
  268. mensurasi kegiatan pengukuran
  269. metode simpleks metode yang digunakan dalam pemecahan masalah program linear untuk memperoleh penyelesaian optimum
  270. metrik abstraksi tentang jarak
  271. mikroliter satuan ukuran isi yang sama dengan seperjuta liter
  272. minus kurang; dikurangi
  273. minus jumlah yang kurang dari 0
  274. modulus bilangan yang membagi dua bilangan lain sehingga memperoleh sisa yang sama
  275. modulus nilai mutlak dari bilangan kompleks
  276. modus nilai yang paling banyak muncul dalam suatu deret nilai
  277. monomial ungkapan aljabar yang terdiri atas satu suku yang merupakan hasil kali bilangan dengan peubah
  278. multiplikator bilangan untuk mengalikan bilangan lain; alat untuk mengalikan (memperbanyak) jumlah bilangan
  279. nilai absolut nilai mutlak
  280. nilai mutlak besaran suatu bilangan tanpa membedakan tanda positif atau negatifnya, ditulis di antara dua garis, misalnya 7 adalah nilai absolut 7 atau -7; nilai absolut
  281. nilai tengah nilai rata-rata dari nilai tertinggi dan nilai terendah, yaitu dengan menjumlahkan nilai tertinggi dan nilai terendah, kemudian dibagi dua
  282. nilai tetap besaran nilai yang tidak berubah
  283. nol fungsi nilai peubah yang memberikan nilai nol pada fungsi tersebut
  284. nomogram grafik dengan nilai satu peubah ditentukan oleh dua nilai peubah lain
  285. nonagon segi sembilan
  286. norma matriks akar dari jumlah kuadrat semua nilai mutlak dari entri-entri matriks tersebut
  287. operan pengoperasi
  288. operasi aljabar proses perhitungan dalam matematika yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, penarikan akar, dan pemangkatan
  289. operasi baris elementer pertukaran baris, pengalian baris dengan suatu skalar, dan menjumlahkan suatu baris dengan hasil kali skalar baris lain
  290. operasi biner operasi aritmetika yang penambah dan tinambahnya merupakan bilangan biner
  291. operasi dasar operasi yang tidak mengubah nilai determinan dan nilai numerik, tetapi mengubah tanda
  292. operasi dasar aritmetika operasi dasar yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
  293. operasi kolom matriks yang hanya terdiri atas satu kolom
  294. orde susunan dan urutan unsur-unsur matematika
  295. orde matriks jumlah baris dan kolom dalam matriks
  296. ordinal menyatakan urutan bagi sebuah unsur dalam suatu kumpulan; berturut; (bilangan) bertingkat
  297. ordinat salah satu penentu letak titik pada bidang, dan letak titik pada bidang biasa ditentukan terhadap dua garis yang berpotongan tegak lurus yang disebut sumbu mendatar dan sumbu tegak
  298. ortogonal berhubungan dengan sudut tegak lurus atau 90°
  299. ortonormal sifat vektor-vektor yang saling ortogonal dan mempunyai norma satu
  300. pangkat eksponen
  301. parabola garis lengkung datar yang terbentuk jika suatu bidang memotong kerucut sejajar dengan garis potong titik sudut puncak dengan salah satu titik pada keliling alas
  302. paraboloid permukaan yang irisan bidangnya membentuk parabola, elips atau hiperbola
  303. paraboloid elipsis paraboloid yang irisan bidang membentuk elips
  304. paraboloid hiperbolik paraboloid yang irisan bidangnya membentuk hiperbola
  305. pekali bilangan yang dikalikan
  306. pelenyapan proses menurunkan sistem persamaan lain dari sistem persamaan semula yang tidak lagi mengandung bilangan tertentu yang dilenyapkan dan dipenuhi oleh nilai bilangan lain yang tersisa; eliminasi
  307. pembagi bilangan yang digunakan untuk membagi
  308. pembagian integer pembagian bilangan integer
  309. pembeda bilangan yang membedakan suku-suku dalam deret hitung, berupa selisih antara nilai-nilai suku yang berurutan
  310. pembilang angka dalam pecahan menunjukkan yang dibagi (terletak di sebelah atas)
  311. penambah bilangan yang ditambahkan kepada bilangan lain (dalam penjumlahan)
  312. pendiagonalan proses mencari bentuk diagonal dari suatu matriks; diagonalisasi
  313. pengoperasi besaran yang menjalankan operasi matematika
  314. pengurang bilangan yang digunakan untuk mengurangi
  315. penjamin orang yang bertugas menyeleksi risiko untuk kepentingan asuransi dan menentukan berapa nilai serta persyaratan apa saja yang harus dikenakan terhadap risiko tertentu
  316. pentadekagon segi lima belas
  317. periode kelompok bilangan yang selalu berulang dalam pecahan
  318. permukaan bola himpunan titik-titik yang berjarak sama terhadap satu titik yang disebut pusat
  319. permukaan kerucut permukaan yang merupakan gabungan semua garis yang melalui sebuah titik dan memotong sebuah lengkung yang tetap
  320. permukaan kerucut lingkar permukaan kerucut yang lengkungan arahnya berupa lingkaran dan puncaknya terletak pada garis yang melalui pusat lingkaran dan tegak lurus pada bidang lingkaran itu
  321. permukaan silindris permukaan yang terdiri atas semua garis yang sejajar dengan sebuah garis yang diketahui dan memotong suatu lengkungan yang bidangnya sejajar dengan garis yang diketahui itu
  322. permukaan tabung permukaan yang terdiri atas semua garis yang sejajar dengan sebuah garis yang diberikan dan memotong suatu lengkungan yang diberikan
  323. persamaan kalimat terbuka yang memuat hubungan sama dengan "=" yang belum jelas kebenarannya, sehingga perlu dibuktikan dengan mencari pengganti nilai dari variabel (peubah) yang diberikan, misalnya x+2y=6
  324. persamaan linier persamaan matematika yang mengandung variabel yang pangkat tertingginya adalah 1, disebut juga persamaan garis lurus karena ketika digambar pada sistem koordinat kartesius grafiknya membentuk garis lurus, misalnya y=mx+k
  325. perubah simbol yang digunakan untuk menyatakan unsur yang tidak tentu dalam suatu himpunan; peubah
  326. poligon segi banyak (bidang rata yang sudut atau sisinya lebih dari empat)
  327. polinomial ekspresi aljabar yang terdiri atas jumlah dari beberapa suku yang tiap sukunya memiliki tetapan dan peubah
  328. prima nisbi sifat dua bilangan bulat yang hanya mempunyai faktor pembagi persekutuan; prima relatif
  329. prima relatif prima nisbi
  330. prisma bidang banyak yang memiliki sepasang sisi sejajar dan sebangun yang disebut alas dan sisi-sisi lain yang disebut tinggi
  331. prisma beraturan prisma yang alas-alasnya berupa segi banyak beraturan
  332. prisma segi empat prisma yang alas-alasnya berupa segi empat
  333. prisma segi enam prisma yang alas-alasnya berupa segi enam
  334. prisma segi lima prisma yang alas-alasnya berupa segi lima
  335. produk hasil kali
  336. prolat benda putar yang diperoleh apabila elips diputar mengelilingi sumbu panjangnya
  337. prolat berbentuk lonjong tiga dimensi
  338. puncak sudut titik pangkal sinar pembentuk sudut
  339. pusat berat segitiga titik potong dari ketiga garis tinggi suatu segitiga
  340. pusat dalam segitiga titik potong dari ketiga garis tinggi segitiga
  341. pusat lengkung titik yang terletak sedemikian rupa terhadap sebuah lengkung sehingga lengkung simetris terhadap titik tersebut
  342. rank jumlah baris atau kolom yang independen secara linear dalam matriks
  343. repeten angka atau kelompok angka yang selalu berulang dalam pecahan perpuluhan
  344. resiprok kebalikan
  345. sebangun memiliki bentuk atau sudut yang sama, tetapi ukuran bangun geometrisnya berbeda
  346. segi banyak bangun pada bidang rata yang sudut atau sisinya lebih daripada tiga
  347. segitiga bangun yang dibentuk dengan menghubungkan tiga buah titik P₁, P₂, dan P₃ yang tidak segaris (sebagai titik sudutnya) dengan ruas-ruas garis P₁ P₂, P₂ P₃, dan P₃ P₁
  348. segmen tembereng
  349. segmen lingkaran daerah yang dibatasi oleh busur lingkaran dan tali busurnya (garis yang memotong busur tersebut)
  350. sekan garis lurus yang mempunyai satu titik persekutuan atau lebih dengan suatu lengkungan, jarak titik persekutuan bergantung pada posisi bentuk lengkungan
  351. sektor tembereng tajam (bagian bulatan yang berbatas dua garis lurus yang ditarik dari keliling ke titik pusat bulatan)
  352. sikloid lintasan yang dilalui oleh suatu titik pada keliling lingkaran jika titik itu bergulir sepanjang garis lurus
  353. sistem biner sistem penulisan bilangan dengan menggunakan dua simbol, yaitu 0 dan 1; bilangan basis dua
  354. skedastik distribusi galat
  355. skedastik perihal distribusi galat
  356. sudut bangun yang dibuat oleh dua garis yang berpotongan di sekitar titik potongnya
  357. sudut tempat yang jauh-jauh dan tidak mudah dikunjungi; pelosok
  358. sudut segi (arah pandangan, pokok, atau dasar pandangan yang tentu)
  359. sudut alas dua sudut dalam sebuah segitiga dengan alas segitiga itu sebagai kaki persekutuan
  360. sudut lurus sudut dengan kedua sisinya terletak pada garis lurus yang sama, tetapi terentang ke arah yang berlawanan dari titik sudutnya; sudut yang besarnya 180°
  361. sudut nol sudut yang dibentuk oleh dua sinar yang berasal dari titik yang sama dan dalam arah yang sama sehingga keduanya berimpit; sudut yang besarnya 0°
  362. sudut puncak sudut dalam sebuah segitiga yang berhadapan dengan alasnya
  363. sudut siku-siku bangun yang terjadi ketika dua garis berpotongan tegak lurus; sudut yang besarnya 90°
  364. suku bilangan yang menyusun deret
  365. sumbu mendatar garis mendatar yang berpotongan tegak lurus dengan garis lain pada suatu bidang
  366. sumbu tegak garis vertikal yang berpotongan tegak lurus dengan garis lain pada suatu bidang
  367. tanda bagi tanda untuk menyatakan habis dibagi atau pembagian (titik dua :)
  368. tanda pangkat tanda yang menyatakan perpangkatan (pergandaan) suatu bilangan
  369. tanda sama (dengan) tanda (=) untuk menyatakan bahwa bilangan yang ada di sebelah kiri sama nilainya dengan yang ada di sebelah kanan
  370. tangen garis yang mengenai satu titik pada keliling bulatan
  371. tembereng bagian dari bidang lingkaran yang berbatas sebagian dari keliling lingkaran
  372. tembereng tajam bagian lingkaran yang berbatas sebagian dari keliling dan dua jari-jari
  373. tetragon segi empat
  374. tinambah bilangan yang ditambahkan pada bilangan lain
  375. tinggi kerucut jarak puncak berupa panjang garis dari puncak yang tegak lurus pada alas, antara puncak dan titik potongnya dengan alas
  376. trapesium bangun segi empat yang dua buah sisinya sejajar, tetapi tidak sama panjang
  377. tres jumlah elemen diagonal pada matriks
  378. tripel himpunan atau kelompok yang terdiri atas tiga buah
  379. tripel memiliki tiga unsur, tiga fase, atau tiga himpunan
  380. trivial bernilai nol
  381. X kesatuan yang tidak (belum) diketahui
  382. Y kesatuan ke-2 yang tidak (belum) diketahui
  383. Z kesatuan ke-3 yang tidak (belum) diketahui