Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah mineralogi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Mineral}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan mineral:

  1. adat fodidi pengubur mayat
  2. afanitik tekstur batuan beku yang butiran kristal mineralnya terlalu kecil untuk diamati dengan mata telanjang
  3. amfibol jenis asbes
  4. ampas sisa hasil proses pengolahan bahan galian yang tidak dikehendaki karena sudah tidak mengandung mineral berharga lagi
  5. apungan potongan lepas dari batuan atau bijih yang terdapat pada atau dekat permukaan tanah, atau dasar sungai, dapat digunakan sebagai petunjuk adanya mineral
  6. argirodit baja mineral abu-abu (Ag8Ge S6), salah satu dari dua mineral germanium dan bahan untuk germanium, perak, dan sulfur
  7. atap mutlak kumpulan lapisan yang berada di atas lapisan batu bara
  8. babit paduan logam berwarna putih dengan unsur utama timah putih atau timbal dan sejumlah kecil antimon, tembaga, dan logam lain, digunakan untuk bantalan poros
  9. bijih deposit kumpulan mineral yang mengandung satu atau lebih logam berharga yang dapat diolah dan diambil logamnya secara komersial; endapan bijih
  10. deplesi keausan sumber alam, terutama tambang
  11. ekstraksi penambangan batu bara atau bijih dari cebakannya
  12. endapan berlapis endapan bijih yang letaknya relatif datar dan sejajar dengan perlapisan batuan induknya
  13. endapan bijih bijih deposit
  14. endapan cebakan kumpulan mineral bijih yang dapat ditambang dengan menguntungkan
  15. endapan laut endapan bahan galian sedimen yang terdapat di dasar laut, biasanya terletak di luar landasan benua
  16. endapan sekunder bahan galian yang terbentuk dari hasil perubahan cebakan primer, antara lain melalui pelapukan, erosi, transportasi, pengendapan, dan penguapan
  17. endapan sungai material hasil endapan sungai aktif yang digunakan sebagai pemercontoh dalam eksplorasi geokimia
  18. evaluasi penggamakan upaya penilaian secara teknis dan ekonomis terhadap suatu cebakan bahan galian untuk kemungkinan pelaksanaan penambangannya
  19. faktor muai angka yang menunjukkan perbandingan antara volume material alami dan volume material lepas
  20. faktor susut angka yang menunjukkan perbandingan antara volume material setelah dipadatkan dan volume material lepas
  21. faneritik tekstur batuan beku yang butir-butir kristal mineralnya dapat dibedakan dengan mata telanjang
  22. filtrasi pemisahan material padat dari cairan dengan melewatkan suspensi pada penyaring atau penapis
  23. garnet akik (batu mulia) merah tua yang termasuk kelompok mineral silika
  24. kabut kombinasi beberapa macam gas yang terjadi di dalam tambang bawah tanah
  25. kabut hitam campuran udara dengan karbon monoksida yang terbentuk karena kebakaran di dalam tambang bawah tanah, tidak menimbulkan nyala api
  26. kabut sisa campuran gas yang masih tertinggal di dalam tambang setelah terjadi ledakan
  27. kalsedon kuarsa bening, biasanya berwarna biru pucat atau abu-abu
  28. keterbasahan sifat permukaan mineral yang dapat dibasahi air
  29. ketercucian kemampuan batu bara untuk ditingkatkan mutunya melalui proses pencucian
  30. krisopras kuarsa bening, berwarna hijau apel yang mengandung nikel, digunakan sebagai permata
  31. kuarsa penyusun utama dalam pasir, batuan, dan berbagai mineral, bersifat lebih tembus cahaya ultra-ungu daripada kaca biasa sehingga banyak digunakan dalam alat optik; silika
  32. lampu pengaman lampu khusus untuk tambang batu bara bawah tanah untuk penentuan adanya gas tertentu dalam tambang
  33. lekat-lekat air keadaan yang basah apabila terkena air pada permukaan mineral
  34. lekat-lekat udara sifat permukaan mineral yang tidak basah apabila terkena air
  35. lengas bawaan kandungan air dalam batu bara yang hanya dapat disingkirkan dengan pemanasan pada 110°C, digunakan pada analisis hampiran batu bara
  36. lengas bebas kandungan air pada batu bara, yang akan hilang apabila dibiarkan pada udara bebas selama 24 jam atau dipanaskan di atas temperatur ruang
  37. lengas total hasil penjumlahan lengas bawaan dan lengas bebas
  38. lengas udara air yang terwujud dalam berbagai bentuk di udara
  39. liberasi pelepasan atau penguraian oleh kominusi terhadap mineral berharga dari batuannya
  40. lignit jenis batu bara yang merupakan tingkat pertama hasil proses pembatubaraan gambut
  41. lopak tempat menampung air atau cairan lumpur pada tambang yang kemudian dipompakan ke luar
  42. lunau awal material sangat halus yang terbawa bersama bijih, terdiri atas lempung atau lapukan bijih
  43. metalurgi ekstraktif ekstraksi logam dari bijih dengan berbagai metode kimia dan mekanis
  44. pelombongan bawah cara penggalian bahan tambang bawah tanah yang arah penggaliannya lurus ke bawah
  45. pelombongan datar cara penggalian bahan tambang yang arah penggaliannya mendatar atau horizontal
  46. pelombongan punggung datar cara penggalian bahan tambang yang arah penggaliannya ke atas dengan menghancurkan tanah, gunung, dan sebagainya lapis demi lapis sejajar dengan lantai kerja
  47. pelombongan terbuka cara penggalian bahan tambang dengan penyanggaan alami yang meninggalkan bahan galian sebagai pilar-pilar
  48. pembelah inti alat untuk membelah inti secara memanjang dalam dua atau empat bagian yang sama untuk dianalisis secara kimia
  49. pengatusan pengayaan kandungan logam berharga suatu bahan galian bijih kadar rendah dengan menggunakan larutan encer tertentu
  50. plumbago grafit, timbel hitam
  51. raraha gadis yang telah mencapai usia untuk menikah
  52. rodolit varietas akik garnet yang berwarna merah jambu
  53. ruang pilar cara penambangan bawah tanah untuk bahan galian yang dilakukan dengan menggali bahan galian itu dan meninggalkan pilar sebagai penyangga
  54. siderit besi karbonat alamiah, lazim diperoleh dari meteor
  55. silika kristal; hablur
  56. sulfat batuan yang mengandung sulfat
  57. telaga sumur pengeboran sumber minyak tanah
  58. zirkon mineral silikat dengan rumus kimia ZrSiO4, merupakan sumber utama logam zirkonium, terakumulasi sebagai endapan pasir pantai, digunakan sebagai pasir cetak, batu permata, batu tahan api, keramik, dan paduan logam