Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah olahraga

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Olr}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan olahraga:

  1. agonis otot yang bekerja berlawanan dengan otot antagonis dan menghasilkan gerakan prima dari sebuah sendi
  2. aikidoka pemain aikido
  3. aklimatisasi ketinggian latihan di dataran tinggi yang berguna untuk pernapasan atlet
  4. aksi eksentrik pemanjangan terkendali dari otot saat berkontraksi untuk menanggulangi kekuatan dan pemanjangan otot
  5. aksi otot eksentrik pemanjangan otot ketika diaktifkan yang disebabkan oleh tenaga kerut yang lebih kecil daripada tenaga yang menentang
  6. aksi otot sepusat pemendekan otot ketika diaktifkan yang disebabkan oleh daya kontraksi lebih besar daripada daya bertahan
  7. aktivitas takberaturan gerakan tubuh yang tidak diulang secara teratur seperti pada olahraga angkat berat
  8. alat pembeban lutut alat yang dipasang pada lutut untuk membakar kalori ketika beraktivitas seperti biasa
  9. ambang aerobik denyut nadi yang berada di antara denyut nadi istirahat dan denyut nadi maksimal
  10. ambang anaerob tingkat intensitas latihan fisik yang ditandai dengan pembentukan asam laktat di dalam tubuh jauh lebih cepat daripada pembuangan asam laktat sehingga terjadi penumpukan asam laktat di dalam darah
  11. ambang anaerobik titik batas gerak aerobik yang ditunjukkan dengan aktivitas otot yang bekerja tanpa oksigen
  12. ambang anaerobik persentase volume oksigen yang dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu tertentu
  13. ambang laktat titik terjadinya pemecahan asam laktat untuk bahan bakar yang mengakibatkan kadar hidrogen yang cukup tinggi di dalam tubuh sehingga menyebabkan kelelahan
  14. anabolik steroid bahan kimia yang meniru pembentukan otot dari hormon testosteron, digunakan untuk membantu memperbaiki jaringan yang lemah akibat cedera atau usia
  15. analisis pertandingan analisis dalam pertandingan dengan format dan teknik statistik
  16. ancang-ancang gerakan permulaan untuk mendapat kecepatan pada waktu akan melakukan suatu bentuk gerakan (lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram, menendang bola, dan sebagainya)
  17. ancangan ancang-ancang
  18. angka babak angka (biji) terakhir dalam satu babak (set)
  19. angka meja angka yang ditulis atau dicatat di atas meja; skor meja
  20. angka reli angka yang menunjukkan perpindahan bola atau tidak dan jumlah bola mati lawan
  21. angka sama angka seimbang bagi kedua regu pada akhir babak kedua yang membuat waktu pertandingan diperpanjang
  22. angka set angka yang diperlukan untuk memenangkan set pertandingan
  23. angka tanding angka (nilai) terakhir dalam satu pertandingan; nilai yang akan mengakhiri suatu pertandingan
  24. angka terakhir angka terakhir yang disebutkan wasit dalam permainan
  25. angka terakhir situasi ketika pemain yang memimpin perolehan angka hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan permainan
  26. angka untung angka kemenangan setelah jus
  27. antagonis otot yang menghasilkan gerakan berlawanan dengan otot agonis
  28. anulospiral jenis reseptor yang ditemukan di daerah lintang otot dan bersifat sensitif terhadap perubahan panjang dan kecepatan
  29. apit kanan pemain takraw yang berdiri di sebelah kanan tekong, bertugas memberikan umpan bola kepada tekong sebagai sepak permulaan, melakukan tendangan serangan, dan menghambat serangan lawan
  30. apit kiri pemain takraw yang berdiri di sebelah kiri tekong, bertugas melakukan tendangan serangan dan menghambat serangan lawan
  31. arah depan pukulan pemain yang diarahkan ke depan lawan
  32. arah usaha identifikasi situasi yang perlu didekati atau sebaliknya oleh atlet
  33. area kerja normal daerah permukaan kerja yang dibatasi oleh lengan bawah ketika pindah di busur dan berputar pada siku tetap
  34. asupan karbohidrat peningkatan jumlah karbohidrat dalam makanan saat dua atau tiga hari sebelum kegiatan fisik yang intensif
  35. atas kepala pukulan bola tinggi yang dilakukan di atas kepala
  36. atlet cabutan atlet yang berasal dari luar daerah yang diikutkan dalam suatu perlombaan atau pertandingan untuk membela daerah tertentu
  37. atur pengaturan kembali dengan melihat peraturan yang berlaku (tentang pertandingan)
  38. aturan umum peraturan yang diberlakukan secara umum dalam pertandingan
  39. aturan untung pemain yang tidak perlu dihukum karena menguntungkan lawan dalam pertandingan
  40. awal gerak kegiatan persiapan atau kegiatan yang terjadi antara niat untuk melakukan tindakan dan realisasi niat tersebut
  41. awalan ancang-ancang
  42. ayun balik gerakan mengayunkan raket ke belakang sebelum memukul bola yang dilakukan di sebelah kiri atau kanan badan (tentang tenis lapangan)
  43. babak bagian permainan yang waktunya tertentu; ronde
  44. babak kualifikasi babak awal atau penyisihan untuk dapat lolos ke babak berikutnya
  45. babak tambahan babak yang diadakan jika akhir permainan menunjukkan angka yang sama dan pemenang harus ditentukan
  46. badminton bulu tangkis
  47. bagian lapangan daerah yang menjadi tempat bermain suatu regu (tentang bola voli)
  48. baju olahraga pakaian yang dirancang dan dibuat khusus untuk kegiatan olahraga atau dipakai dalam pertandingan sesuai dengan spesifikasi dan aturan masing-masing cabang olahraga
  49. baju pertandingan perlengkapan pertandingan yang digunakan pemain dan sesuai dengan aturan (tentang tenis meja)
  50. baling-baling gerak meroda dalam olahraga senam; gerakan berputar ke samping yang meroda dengan bertumpu bergantian pada kedua telapak tangan dan kaki secara terus-menerus
  51. balok papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit)
  52. balok keseimbangan balok yang dipasang horizontal dengan lebar 10 cm dan panjang 5 m, dilengkapi dengan penyangga, digunakan untuk melatih keseimbangan (tentang kejuaraan senam)
  53. ban tanda yang menunjukkan tingkatan kemahiran (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam) dalam karate, judo, dan sebagainya
  54. ban lintasan (untuk lari dan berenang)
  55. bandul pukulan yang diayunkan dari bawah ke atas (terutama dalam pencak silat)
  56. bantalan elektronis bantalan yang ditempatkan pada ujung kolam renang untuk disentuh oleh perenang ketika berbalik atau mengakhiri berenangnya
  57. bantam kelas dalam olahraga tinju atau gulat yang berat petinju atau pegulatnya berkisar antara 51—54 kg
  58. barbel batang besi yang pada kedua ujungnya dibubuhi piringan besi dengan berat tertentu yang dapat dilepas, digunakan dalam angkat besi; halter
  59. basket lingkaran berjaring yang dipasang pada ketinggian tiga meter pada papan sebagai tempat memasukkan bola pada olahraga bola basket
  60. bek pemain belakang dalam permainan sepak bola yang bertugas menghalangi agar bola tidak mendekat ke gawang
  61. benteng nama salah satu buah catur yang penempatannya pada posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan
  62. berjingkat lompat bertumpu dan mendarat dengan kaki yang sama (dalam cabang olahraga atletik) pada nomor lompat jangkit; lompatan pertama pada lompat jangkit
  63. berlatih tanding melakukan latihan pertandingan
  64. bertelekan bangku jenis angkatan dalam olahraga angkat besi yang dilakukan dengan mengangkat barbel sambil tiduran di atas bangku
  65. bidai batas atau tempat berhenti dalam beberapa permainan
  66. biliar permainan yang menggunakan bola (kecil) dari gading dan sebagainya dan tongkat panjang sebagai pendorong bola putih agar mengenai bola sasaran yang bernomor sehingga masuk ke lubang yang dituju di atas meja persegi panjang yang berlapis kain laken; bola sodok
  67. bis tempat hinggap (dalam permainan seperti sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yang diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dari kain terpal berbentuk segi empat seperti bantal tipis
  68. blok pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dalam olahraga tenis)
  69. bola air polo air
  70. bola basket permainan bola yang dilakukan oleh dua regu, masing-masing terdiri atas lima pemain yang berusaha mengumpulkan angka dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang lawan
  71. bola basket bola yang digunakan dalam permainan bola basket
  72. bola biliar bola yang digunakan dalam permainan biliar
  73. bola bisbol bola yang digunakan dalam olahraga bisbol
  74. bola boling bola yang digunakan dalam permainan olahraga boling
  75. bola gelinding boling
  76. bola golf bola yang digunakan dalam olahraga golf
  77. bola kaki sepak bola
  78. bola karet skuas
  79. bola keranjang permainan bola dengan dua buah keranjang bertiang tanpa papan pemantul, terutama dimainkan oleh wanita, setiap tim terdiri atas tujuh orang
  80. bola muntah bola yang lepas kembali dari tangkapan penjaga gawang
  81. bola sodok permainan dengan menggunakan bola dan tongkat untuk menyodok yang dilakukan di atas meja yang dirancang secara khusus (untuk permainan itu); biliar
  82. bola sudut bola yang harus ditendang dari pojok lapangan dalam permainan sepak bola
  83. bola tangan permainan beregu di lapangan, dimainkan oleh dua tim, tiap tim terdiri atas tujuh orang pemain, mencetak angka dengan melempar bola ke gawang lawan, berlangsung selama 2 x 30 menit
  84. bola tangkas permainan berupa meja elektronis dengan cara melontarkan bola besi menuju rintangan, sasaran dan pemukul elektronis untuk menghasilkan nilai
  85. bola voli bola yang digunakan dalam permainan olahraga bola voli
  86. bola voli permainan bola voli
  87. bola wasit bola yang dilepas atau dilempar oleh wasit sebagai tanda permainan dimulai kembali
  88. boling permainan dengan menggelindingkan bola khusus untuk merobohkan sejumlah pin yang berderet yang kemudian dapat tertata lagi secara otomatis; bola gelinding
  89. boling lapangan boling yang dimainkan di atas lapangan rumput, menggunakan bola putih yang disebut jack sebagai sasaran bidikan, pemain dengan lontaran yang terdekat dengan jack meraih poin tertinggi
  90. bulu tangkis permainan dengan memakai raket dan kok yang dipukul melampaui jaring yang direntangkan di tengah lapangan; badminton
  91. cakram salah satu alat nomor lempar pada cabang olahraga atletik, terbuat dari kayu bundar dan pipih, di pinggirannya dibalut dengan besi (beratnya 2 kg untuk putra dan 1 kg untuk putri)
  92. cambuk gerakan melentingkan badan (pada senam) dengan cara menggerakkan pinggul dan pinggang
  93. cambuk gerakan kaki pada renang
  94. catur permainan oleh dua orang, dilengkapi dengan buah catur sebanyak 16 buah berwarna hitam dan 16 buah berwarna putih, masing-masing terdiri atas 8 bidak (pion), 2 benteng, 2 gajah (menteri), 2 kuda, 1 permaisuri atau wazir, dan 1 raja
  95. catur sekak dan papan catur yang berpetak-petak (64 petak) hitam putih atau kuning putih
  96. caturgol empat gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  97. caturlomba perlombaan gabungan (dalam cabang atletik), meliputi renang, kayak, bersepeda, dan lari
  98. cedera gerakan berulang cedera karena gerakan yang dilakukan berulang kali di bawah ambang cedera akut; cedera lebih pakai; gangguan trauma kumulatif
  99. cedera lebih pakai cedera gerakan berulang
  100. cip tendangan atau tembakan pendek yang melengkung
  101. cop pukulan yang menyebabkan jatuhnya bola di lapangan depan dekat net (dalam permainan bulu tangkis, tenis meja, tenis)
  102. daerah berbahaya tempat dekat gawang yang dianggap berbahaya bagi penjaga gawang (tentang sepak bola)
  103. daerah hukuman kotak penalti
  104. daerah netral daerah bertanding yang tidak berkaitan dengan tim yang bertanding (tentang sepak bola)
  105. daerah penalti bagian lapangan sepak bola di muka gawang yang diberi batas, apabila terjadi pelanggaran oleh salah seorang pemain dari kesebelasan yang sedang mempertahankan gawangnya di daerah itu, kesebelasan itu dikenai hukuman berupa tendangan bebas ke arah gawang
  106. daerah permainan daerah permainan bola yang boleh digunakan sesuai peraturan (tentang sepak bola)
  107. daerah permainan sendiri daerah dengan batas dari garis tengah sampai garis gawang (tentang sepak bola)
  108. daerah serang daerah untuk para pemain depan melakukan penyerangan (tentang voli)
  109. daerah sudut daerah untuk menaruh bola sewaktu melakukan tendangan sudut (tentang sepak bola)
  110. dan kelas atau tingkatan (I, II, III, IV, dan sebagainya) untuk judo, karate, kempo
  111. daya aerobik jumlah rata-rata oksigen seseorang yang digunakan selama berlatih
  112. daya anaerobik jumlah energi dari gerakan eksplosif yang dilakukan tanpa menggunakan oksigen
  113. daya baca kemampuan membaca (memperkirakan langkah atau tindakan yang akan dilakukan orang lain dan sebagainya), biasanya dalam pertandingan
  114. daya eksternal daya yang bekerja di luar tubuh, misalnya beban di tangan
  115. daya internal daya yang bekerja di dalam tubuh
  116. daya kompresi diska daya dari kekuatan tekan yang terjadi dalam cakram pinggang bagian belakang akibat beban eksternal
  117. daya percepatan kapasitas untuk mencapai percepatan tinggi
  118. daya perlambatan daya perlambatan ketika melakukan gerak olahraga
  119. daya tahan kemampuan tubuh untuk berlatih tanpa mengalami kelelahan
  120. daya tahan mutlak daya yang mengukur kinerja berulang terhadap resistensi tetap
  121. daya tahan otot daya otot dalam mempertahankan kekuatan submaksimal untuk waktu yang lama
  122. daya tahan statis daya untuk mempertahankan tingkat kekuatan tertentu dari waktu ke waktu
  123. dayung olahraga air dengan menggunakan perahu
  124. defender pemain belakang (pada sepak bola) yang bertugas menjaga daerah pertahanan dari serangan lawan
  125. degen pedang, baik dengan satu mata maupun dua mata (digunakan dalam olahraga anggar)
  126. deklerer pemimpin permainan (bridge)
  127. derbi pertandingan sepak bola antara dua tim sewilayah (sekota)
  128. deuce angka yang sama-sama diperoleh kedua pihak sebelum salah satu di antaranya memenangkan pertandingan dengan dua angka lagi
  129. diagram kutub nol diagram yang menunjukkan kutub dan nol dari sistem
  130. diagram sudut gerak diagram berupa grafik kinematika dari satu variabel yang dibandingkan dengan variabel yang lain untuk studi koordinasi gerakan
  131. dinamika prinsip biomekanika yang diterapkan pada sistem tubuh dalam gerakan
  132. dinamika langsung teknik simulasi biomekanik dalam kinematika model biomekanik yang interaktif dan dihitung dari aktivasi otot atau masukan kinetik
  133. dinamometer perangkat untuk mengukur kekuatan atau torsi untuk menguji kinerja otot
  134. dinamometri pengukuran kekuatan atau keluaran torsi yang digunakan sebagai perkiraan kekuatan otot
  135. diskualifikasi larangan turut bertanding bagi seseorang atau sebuah regu karena melanggar peraturan pertandingan
  136. diskus cakram
  137. diversifikasi kemampuan memodifikasi pola pergerakan sesuai dengan karakteristik konteks lingkungan, termasuk dalam tahap kedua model pembelajaran Gentile
  138. diversifikasi fiksasi tahap kedua dalam model pembelajaran Gentile yang menekankan pada konsistensi gerakan dan tujuan untuk keterampilan tertutup
  139. dobel bermain berpasangan; bermain ganda
  140. dojang tempat latihan seni bela diri Korea, seperti taekwondo, hapkido, dan kumdo
  141. dojo tempat latihan seni bela diri Jepang, seperti judo dan karate
  142. doping produk berupa obat atau darah untuk meningkatkan prestasi atlet
  143. doyang tempat berlatih taekwondo
  144. dragon jenis nomor dalam pertandingan mendayung
  145. dumbel pembeban kecil untuk tangan dengan beban tetap
  146. durasi waktu latihan yang direkomendasikan untuk menjaga kebugaran jasmani
  147. dwigol dua gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  148. efek interferensi kontekstual efek melakukan beberapa keterampilan dalam konteks jadwal praktik dengan frekuensi tinggi
  149. ekstensi gerakan sendi untuk melebarkan sudut antardua tulang atau antarpermukaan tubuh pada sebuah sendi, seperti meluruskan tangan atau kaki
  150. ektomorf bentuk tubuh yang biasa dimiliki atlet; lampai
  151. elastik daya tahan tubuh untuk deformasi
  152. elastisitas kemungkinan untuk pulih dari deformasi yang dihasilkan oleh kekuatan eksternal
  153. elektrogoniometer perangkat pengukur berkesinambungan dari sudut sendi
  154. elektromiografi tes pengukuran respons listrik kontraksi otot
  155. elemen penstabil elemen peredam
  156. endomorf bentuk tubuh, seperti buah pir, yang membantu atlet unggul pada cabang olahraga angkat berat, judo, dan gulat
  157. energi aerobik energi yang dihasilkan karena jumlah oksigen yang cukup dalam sel
  158. energi regangan energi mekanik potensial yang dapat pulih dari restitusi tubuh yang telah mengalami deformasi oleh kekuatan
  159. epikondilitis peradangan tendon pada tonjolan tulang di daerah siku karena kuatnya gerak memutar
  160. ergosistema sekumpulan struktur anatomis yang secara bersama-sama menjadi satu kesatuan fungsional yang aktif pada waktu berolahraga
  161. estafet lomba (lari atau renang) beregu dengan cara pembagian jarak tempuh di antara para peserta, pada akhir bagiannya masing-masing menyerahkan benda (misalnya tongkat, bendera) pada peserta berikutnya
  162. fase kompetisi bagian siklus makro yang bertepatan dengan masa kompetisi
  163. fasilitas neuromuskular proprioseptif prosedur peregangan khusus yang memanfaatkan urutan tindakan otot untuk mempotensikan refleks dan mengendurkan otot yang diregangkan
  164. fault pukulan yang salah (tentang tenis)
  165. fitur invarian fitur yang cenderung tetap dan mendasar dalam menentukan program motorik
  166. fleksibilitas kemampuan untuk memindahkan sendi tubuh melalui jangkauan maksimum gerak tanpa ketegangan yang berlebihan
  167. fleksibilitas dinamis pemberian gerak perlawanan pada sendi yang sedang bergerak
  168. flop gaya lompat tinggi dengan gerak jungkir balik di udara dan menyentak-nyentakkan kaki
  169. floret pedang yang digunakan dalam olahraga anggar yang matanya berbentuk persegi dan pada pangkalnya terdapat penutup berbentuk kuncup bunga; pedang anggar
  170. fokus perhatian proses menerima informasi spesifik yang digunakan secara selektif
  171. fokus perhatian eksternal fokus perhatian seseorang pada tindakan atau efek tindakan terhadap lingkungan
  172. fokus perhatian internal fokus perhatian seseorang pada gerakan tubuh tertentu
  173. formasi susunan atau barisan (dalam sepak bola, bola basket, dan sebagainya) sebagai pola penyerangan atau pertahanan; penempatan pemain atau orang-orang yang akan melakukan senam
  174. format sirkuit format latihan ketika seorang atlet melakukan satu set untuk setiap latihan secara berturut-turut dengan sedikit istirahat
  175. frekuensi jumlah siklus suatu peristiwa per detik
  176. frekuensi tekan frekuensi bernilai kritis pada saat titik nilai yang direncanakan berubah tiba-tiba
  177. fungsi logistik fungsi untuk mencocokkan variabel dependen dengan nilai biner
  178. fungsi transfer lingkaran terbuka fungsi representasi sederhana sistem dengan hanya menggunakan rencana, pengontrol, dan elemen umpan balik
  179. futsal permainan sepak bola, dengan lapangan dan gawang lebih kecil, biasanya dimainkan di dalam ruang yang besar, setiap tim terdiri atas lima orang
  180. gaet tindakan mengait (tentang hoki)
  181. gagal melakukan kesalahan pukulan servis, ditandai dengan terlemparnya bola ke luar daerah servis yang dituju
  182. gagang tempat stik yang dipegang (tentang hoki)
  183. gambit mengorbankan satu atau lebih pion sebagai bagian dari strategi untuk mendapatkan keuntungan dalam gerakan selanjutnya
  184. ganda campuran pasangan pemain yang terdiri atas seorang putra dan seorang putri (dalam permainan tenis, tenis meja, dan bulu tangkis)
  185. ganda putra remaja nomor pertandingan untuk ganda putra kelompok remaja (tentang tenis meja)
  186. ganda putri remaja nomor pertandingan untuk ganda putri kelompok remaja (tentang tenis meja)
  187. ganggu stik kegiatan menghalangi atau mengganggu lawan dengan stik (tentang hoki)
  188. gangguan trauma kumulatif cedera gerakan berulang; cedera lebih pakai
  189. garis tanda berupa coretan panjang di tanah dan sebagainya sebagai batas dan sebagainya (misalnya pada lapangan sepak bola dan bulu tangkis)
  190. garis belakang barisan pemain belakang dalam permainan sepak bola
  191. garis belakang lapangan garis batas antara daerah di luar garis akhir dan area permainan
  192. garis gawang garis horizontal lapangan bola tempat tiang gawang dipancangkan
  193. garis lapangan garis batas lapangan dengan lebar 5 cm (tentang basket)
  194. garis samping garis yang membatasi lapangan bagian samping (tentang voli)
  195. garis servis garis penentu masuk atau tidaknya servis (tentang tenis)
  196. garis tembakan bebas garis batas menembak di daerah tembakan hukuman (tentang basket)
  197. garis tengah garis horizontal lapangan bola tepat di tengah-tengah, yang membagi lapangan menjadi dua bagian
  198. garis tengah garis yang membagi lingkaran menjadi dua bagian yang sama besar melalui titik pusat
  199. garis tengah garis pembagi area untuk permainan ganda yang membagi area menjadi dua bagian yang sama
  200. garis tengah servis garis tengah pembatas yang memperbolehkan pemain untuk melakukan servis (tentang tenis)
  201. garis tepi tunggal garis pinggir untuk permainan tunggal (tentang tenis)
  202. gawang dua tiang yang berpalang sebagai tempat sasaran memasukkan bola (dalam permainan sepak bola dan sebagainya)
  203. gaya bebas gaya berenang, dilakukan dengan badan telungkup, lengan bergantian diayun ke belakang lalu ke depan, dan kaki bergantian digerakkan memukul air
  204. gaya bersih kekuatan yang dihasilkan saat dua atau lebih kekuatan bertindak atas objek tunggal cairan atau gas
  205. gaya dada gaya katak
  206. gaya dolfin gaya kupu-kupu (dalam olahraga renang) dengan kedua tangan seperti mau menjangkau sesuatu dan kedua kaki bergerak naik turun ke atas dan ke bawah
  207. gaya ganti gaya berenang yang secara bergantian menggunakan gaya dada, gaya punggung, dan sebagainya
  208. gaya katak gaya berenang dengan dada menyentuh air dan gerakan seperti katak berenang; gaya dada
  209. gaya kupu-kupu gaya dalam berenang yang dilakukan dengan kedua lengan secara bersamaan mengayuh supaya dapat bergerak ke muka
  210. gaya permainan gaya yang digunakan oleh tim ketika bertanding (tentang sepak bola)
  211. gaya punggung gaya berenang dengan posisi tubuh telentang
  212. gaya reaksi permukaan gaya reaksi berlawanan yang dibuat oleh kekuatan mendorong ke arah tanah dengan menggunakan kaki atau tangan
  213. gaya sentrifugal gaya berupa tindakan pada tubuh untuk bekerja sepanjang jari-jari rotasi
  214. gaya tarsal gaya yang bertindak di tengah massa tubuh dan tegak lurus dengan jari-jari rotasi
  215. gelandang pemain sepak bola pada bagian tengah
  216. gelandang bertahan gelandang yang bertugas menahan laju bola di lapangan tengah dan menjegal pemain lawan agar tidak leluasa menyerang
  217. gelandang jangkar gelandang bertahan
  218. gelang benda yang dipakai untuk menentukan sah atau tidaknya suatu stik pemain (tentang hoki)
  219. gelang-gelang alat (dalam cabang olahraga senam) berbentuk bundar yang terbuat dari besi seperti gelang diikat dengan tali, digantungkan pada palang besi
  220. gelanggang permainan tempat pertandingan atau latihan (tentang tenis meja)
  221. gelendong otot spindel berbentuk meruncing di kedua ujungnya
  222. gelendong otot gelendong yang dapat merasakan perubahan panjang otot
  223. gelincir antar teknik meluncurkan badan yang dilakukan oleh dua pemain untuk menghalangi bola (tentang hoki)
  224. genggaman presisi jenis pegangan pada objek yang terjepit di antara aspek fleksor jari-jari dan ibu jari secara berlawanan dan ditujukan untuk kontrol optimal
  225. gerak balistik gerakan cepat dan berulang yang melibatkan kontraksi otot
  226. gerak lanjut gerakan yang dilakukan setelah gerakan utama
  227. gerak lokomotor gerak berpindah tempat
  228. gerak manipulatif gerak menirukan kegiatan seperti menendang, melempar, atau menangkap
  229. gerak mendekat tubuh gerak menurunkan lengan atau paha mendekat ke arah tubuh
  230. gerak menjauh tubuh gerak menaikkan lengan atau paha menjauh dari arah tubuh
  231. gerak nonlokomotor gerak di tempat
  232. gerak otot gerak aktivasi otot untuk menciptakan ketegangan yang berkontribusi dalam pergerakan sendi
  233. gerak otot eksentrik gerak ketika otot diaktifkan sehingga menciptakan torsi kurang dari torsi perlawanan
  234. gerak otot konsentrik gerak pada saat otot aktif membuat torsi yang lebih besar dari torsi resistensi
  235. gerak pasif berlanjut teknik merehabilitasi cedera
  236. gerak tangan tanda yang diberikan wasit seperti gerakan menunjuk arah bola (tentang hoki)
  237. gerak tipu gerakan pura-pura atau ancaman untuk memperdayai lawan (tentang hoki)
  238. gerakan kaki gerakan memosisikan diri untuk melakukan pukulan atau pertahanan (tentang tenis meja)
  239. gerakan takberaturan gerakan yang berubah secara konstan seperti gerakan melempar, senam, gulat, dan anggar
  240. gesekan kekuatan paralel antara dua permukaan yang menahan geseran permukaan terhadap satu sama lain
  241. giliran pukulan kesempatan tim untuk memukul satu kali setelah tim lawan mati tiga kali (tentang sofbol)
  242. gim penentuan babak penentu kemenangan tim (tentang voli)
  243. go permainan sejenis catur, dilengkapi dengan bidak berbentuk biji atau kepingan putih dan hitam, dimainkan di atas papan go dengan cara melompati biji lawan untuk menguasai daerah kosong sebanyak mungkin, dimainkan oleh dua orang
  244. gobak permainan tradisional dengan menggunakan lapangan berbentuk segi empat berpetak-petak, setiap garis dijaga oleh pihak penjaga, pihak yang mau masuk harus melewati garis dan jika kena sentuh oleh penjaga, harus berganti menjadi penjaga
  245. gol biasa gol dari hasil serangan di tengah lapangan (tentang hoki)
  246. gol emas gol yang dihasilkan pada masa perpanjangan waktu bertanding yang menjadi penentu kemenangan bagi sebuah kesebelasan
  247. gol perak gol yang dihasilkan pada masa perpanjangan waktu, tetapi pertandingan tetap dilanjutkan hingga perpanjangan waktu berakhir
  248. goniometer alat untuk mengukur posisi sudut
  249. gorengan permainan (membawa, menggiring) bola (dalam sepak bola)
  250. haiking menjelajah; mendaki gunung
  251. hakim garis pembantu wasit dalam permainan sepak bola dan sebagainya
  252. hakim kesalahan kaki hakim yang bertugas melihat pemain tenis yang melakukan kesalahan karena menginjak garis ketika servis
  253. hakim net penjaga jaring yang meletakkan jarinya di atas jaring untuk mengetahui apakah servis yang dilakukan pemain menyentuh jaring atau tidak (tentang tenis)
  254. hakim servis petugas yang memutuskan servis yang dilakukan pemain sah atau tidak (tentang tenis)
  255. hambatan otot ketidakmampuan untuk mengaktifkan dan mencapai kekuatan otot secara maksimal selama kontraksi sukarela maksimal
  256. hambatan resiprokal refleks saat otot antagonis terhambat, sedangkan agonis berkontraksi
  257. hanyutan yang terbawa; keadaan terbawa
  258. hanyutan nol kesalahan pengukuran saat batas dasar cenderung bergeser dari waktu ke waktu
  259. harmoni kelipatan dari frekuensi dasar
  260. henti jantung kondisi ketika detak jantung berhenti karena gangguan sinyal elektrik
  261. hipertrofi peningkatan ukuran serat otot
  262. hipertrofi atletis kondisi tubuh atlet yang mengalami pembesaran karena perubahan stuktural pada otot
  263. hipotenar kelompok otot di dasar dan bertindak atas jari kelingking
  264. hipotesis kemampuan gerak umum hipotesis tentang banyaknya perbedaan kemampuan motorik dalam diri seseorang berkaitan dan dapat digolongkan ke dalam kemampuan motorik global
  265. hipotesis penggunaan isyarat hipotesis tentang perubahan dalam fokus perhatian terjadi sesuai dengan tingkat gairah
  266. hubungan energi-kerja prinsip bahwa kerja yang dilakukan pada tubuh sama dengan perubahan bersih energi dalam tubuh
  267. hubungan gaya-kecepatan hubungan sifat otot rangka mekanik yang menunjukkan potensi kekuatan otot bergantung pada kecepatan otot
  268. hubungan gaya-panjang sifat otot rangka mekanis yang menunjukkan kekuatan otot bervariasi dengan perubahan panjang otot
  269. hubungan impuls-momentum prinsip bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang diterapkan
  270. hukum daya dan latihan hukum yang menyatakan bahwa ketika belajar keterampilan baru, kinerja cenderung meningkat besar di awal dan melambat selama latihan
  271. hukum Fitt hukum yang menentukan waktu gerakan untuk tindakan yang memiliki tujuan ketika jarak untuk bergerak dan ukuran target diketahui
  272. hukum inersia hukum yang menyatakan bahwa benda cenderung menolak perubahan untuk bergerak, kecuali ditindaklanjuti oleh kekuatan eksternal
  273. hukum konservasi energi mekanik hukum yang menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, tetapi hanya dapat diubah
  274. hukum momentum hukum yang berhubungan dengan impuls dan momentum
  275. hukum percepatan hukum yang menyatakan bahwa percepatan objek sebanding dengan gaya resultan dan berada dalam arah yang sama, tetapi berbanding terbalik dengan massa benda
  276. hukum reaksi hukum yang menyatakan bahwa dalam setiap gaya ada gaya reaksi yang sama dan berlawanan
  277. hukuman penjuru hukuman yang diberikan kepada lawan ketika bola dipukul dari sudut sejauh 10 yard dari tiang gawang (tentang hoki)
  278. impedans bioelektrik metode untuk mengetes lemak tubuh dengan menggunakan elektroda yang dipasang pada ujung kaki
  279. impek perkenaan bola dengan raket (dalam permainan tenis)
  280. indeks Broca indeks ukuran berat badan ideal menggunakan pengukuran tinggi badan
  281. indeks massa tubuh metode untuk memperkirakan kadar kegemukan seseorang dilihat dari jumlah lemak pada tulang, otot, jaringan, organ, dan darah
  282. inslan (latihan) memukul (dalam permainan tenis)
  283. interfalangel sendi di antara falang
  284. interferensi kontekstual gangguan yang menghasilkan perubahan dari satu kecakapan ke kecakapan lain
  285. interoseptor reseptor yang mendeteksi rangsangan dari organ internal dan memberikan informasi tentang lingkungan internal
  286. intersep tindakan memotong operan atau umpan lawan (tentang sepak bola)
  287. interval jangka waktu untuk istirahat antara dua latihan yang berkaitan
  288. interval antarpercobaan interval dari akhir suatu upaya gerak ke awal upaya gerak berikutnya
  289. interval KR-tunda interval antara selesainya gerakan dan presentasi umpan balik
  290. interval umpan balik akhir interval dari pemberian umpan balik untuk memulai upaya kinerja berikutnya
  291. interval umpan balik tunda interval dari penyelesaian upaya kinerja sampai pada penyediaan umpan balik
  292. interzona antarkawasan (antarlingkungan, antarwilayah)
  293. intrafusal mengacu pada bagian dalam spindel otot, biasanya serat otot
  294. invasif prosedur memecah kulit karena elektromiografi dengan menggunakan elektrode jarum dalam otot
  295. inversi kondisi kaki yang mengarah ke dalam
  296. invitasi pertandingan kejuaraan yang mengundang pemain luar atau pemain asing
  297. ipon kemenangan telak dalam judo
  298. irama dua hitungan gerakan tembakan melayang dengan gerak dua langkah terlebih dahulu (tentang basket)
  299. isi frekuensi sinyal waktu yang bervariasi dan dapat dimodelkan dari jumlah frekuensinya
  300. isoinersial kontraksi otot dinamis saat kontraksi otot pada percepatan konstan
  301. isokinetik jenis latihan atau gerakan pada kecepatan tetap
  302. isyarat perhatian teknik latihan dengan mengarahkan perhatian pada aspek tertentu dari keterampilan gerak
  303. jab jenis pukulan dalam tinju, lurus, dan pendek
  304. jala net
  305. jalan cepat nomor olahraga atletik, dengan cara melangkah cepat ke depan, kaki tak pernah terputus dari menyentuh tanah
  306. jalur ruang memanjang antara dua garis batas lurus; ruang antara garis permainan tunggal dan garis permainan ganda
  307. jalur turun jalur saraf motorik yang turun dari otak melalui tulang belakang
  308. jam pertandingan jam khusus yang dapat berhenti dan dilanjutkan secara bebas (tentang basket)
  309. jarak tembak jarak tendang ke sasaran (tentang sepak bola)
  310. jaring net (dalam tenis, bulu tangkis, dan sebagainya)
  311. jaring jebakan; perangkap
  312. jaring gawang jaring yang terdapat pada gawang (sepak bola, hoki) tempat bola bersarang
  313. jaring gol jaring dengan lubang tertentu yang membungkus gawang sehingga bola masuk dalam kondisi tertahan (tentang hoki)
  314. jenjang palang bertingkat (dalam cabang senam) terbuat dari kayu yang dibulatkan, dipasang ke atas, berjejer dengan jarak antara 30–40 cm, untuk latihan bergantung (dalam latihan otot perut, punggung, dan sebagainya)
  315. jersei seragam resmi tim olahraga
  316. joging berlari pelan (antara lari dan berjalan) untuk kesehatan
  317. jotos runjam pukulan dengan ayunan tangan ke atas (tentang olahraga tinju)
  318. juara orang (regu) yang mendapat kemenangan dalam pertandingan atau perlombaan
  319. judo bela diri yang berasal dari jujitsu yang menekankan gerak cepat dan keseimbangan untuk menjatuhkan lawan
  320. judogi pakaian khusus yang digunakan dalam latihan atau pertandingan judo
  321. juri lapangan orang yang bertugas mengawasi jalannya pertandingan (tentang hoki)
  322. jus perhitungan (angka setara) apabila kedua pemain mencapai angka yang sama, yaitu dua angka menjelang kemenangan dalam permainan bulu tangkis, tenis, voli, dan sebagainya
  323. kaki salah posisi kaki yang menginjak atau masuk ke daerah permainan sebelum dilakukan servis (tentang tenis lapangan)
  324. kaki sebelah dalam kaki yang digunakan untuk mengoper atau menendang bola (tentang sepak bola)
  325. kalistenik latihan dengan irama untuk mengembangkan fungsi otot
  326. kalori ukuran panas untuk menunjukkan nilai energi potensial yang ada di dalam makanan
  327. kanan dalam pemain depan dalam permainan sepak bola yang bermain di sebelah kanan penyerang tengah atau antara sayap kanan dan penyerang tengah
  328. kanan luar pemain sayap kanan dalam permainan sepak bola
  329. kandang tandang bertanding di tempat (kandang) sendiri ataupun di tempat lawan
  330. kantong isi sel serat otot intrafusal dengan daerah pusat yang bengkak
  331. kapasitas aerobik jumlah oksigen maksimal yang dapat digunakan tubuh selama periode tertentu
  332. kapasitas anaerobik jumlah energi maksimal yang dapat diproduksi tanpa menggunakan oksigen
  333. kapasitas gerak kapasitas individu untuk melakukan keterampilan motorik
  334. karategi pakaian khusus yang digunakan dalam pelatihan atau pertandingan karate
  335. karateka pemain karate
  336. karet bahan pelapis pada alat pemukul (tentang tenis meja)
  337. karpal tulang di daerah pergelangan tangan
  338. kartu kuning kartu yang dikeluarkan wasit sebagai tanda peringatan terhadap pemain atau pelatih (sepak bola atau voli) karena pelanggaran yang dilakukan
  339. kartu merah kartu yang dikeluarkan oleh wasit kepada pemain atau pelatih (dalam sepak bola atau voli) sebagai tanda pengusiran ke luar lapangan karena pelanggaran berat yang dilakukan sehingga pemain harus meninggalkan lapangan dan tidak dapat bertanding pada putaran berikutnya, sedangkan pelatih tidak dapat mendampingi pemain selama pertandingan berlangsung
  340. kartu peringatan kartu khusus berwarna merah, kuning, dan hijau yang ditunjukkan oleh wasit sebagai tanda peringatan bagi pemain yang melanggar (tentang hoki)
  341. kartu putih kartu yang dikeluarkan oleh wasit kepada klub sepak bola sebagai pengakuan dan pujian atas sikap yang adil dan sportif dalam pertandingan
  342. kayak perahu kecil (dengan seorang atau dua orang pendayung) untuk lomba mendayung
  343. kayang sikap melentingkan badan bertumpu pada kedua telapak tangan dan kaki hingga menyerupai busur (pada olahraga senam)
  344. kebugaran aerobik ukuran yang menilai proses pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh oleh darah dan penggunaannya oleh otot
  345. kebugaran fisik kebugaran yang berkaitan dengan kinerja olahraga, misalnya kecepatan dan kelincahan
  346. kebugaran jantung paru kebugaran yang berkaitan dengan kemampuan menggerakkan otot besar dalam bentuk aktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi dalam jangka waktu relatif lama
  347. kebugaran jantung-paru tingkat efisiensi fungsi dan kesehatan sistem pernapasan dan peredaran darah
  348. kebugaran jasmani kebugaran yang berkaitan dengan pengaruh latihan terhadap kondisi fisik, seperti kekuatan dan daya tahan otot, daya tahan kardiovaskuler, serta fleksibilitas
  349. kecepatan vektor laju perubahan pada perpindahan vektor
  350. kehabisan tenaga kondisi pemain yang mengalami kelelahan
  351. kejang urat kejang yang dialami pemain sehingga permainan terhenti sementara
  352. kekakuan elastisitas material yang diukur sebagai kemiringan elastis dalam wilayah kurva tegangan-regangan
  353. kekuatan dinamik kekuatan kelompok otot sebagai bagian dari gerakan tubuh
  354. kekuatan dinamis kemampuan otot untuk menggunakan tenaga berulang-ulang
  355. kekuatan eksplosif kemampuan otot untuk menciptakan usaha maskimal dengan mengkombinasikan tenaga dan kecepatan
  356. kekuatan hasil minimum kekuatan material relatif pada titik luluh
  357. kekuatan modal kekuatan mengambil dan memroses informasi oleh para pembelajar
  358. kekuatan mutlak berat maksimal yang dapat diangkat dalam satu kali angkatan
  359. kekuatan otot kekuatan kemampuan kelompok otot untuk mengerahkan kekuatan maksimal
  360. kekuatan otot elastis kemampuan jaringan untuk kembali ke ukuran semula setelah peregangan
  361. kekuatan pelaksanaan kemampuan wasit untuk mengambil keputusan mutlak berdasarkan peraturan permainan (tentang sepak bola)
  362. kekuatan sepusat tenaga yang dikeluarkan oleh otot ketika sedang berkontraksi
  363. kelas bantam kelas petinju yang berat badannya tidak lebih dari 58 kg
  364. kelas berat kelas petinju yang berat badannya di atas 81 kg
  365. kelas berat kelas atau golongan yang sukar ditandingi (diatasi)
  366. kelas berat ringan kelas petinju yang berat badannya di atas 75 kg, tetapi tidak lebih dari 81 kg
  367. kelas bulu kelas petinju yang berat badannya sekitar 60 kg
  368. kelas layang kelas petinju yang berat badannya tidak boleh lebih dari 48 kg
  369. kelas menengah kelas petinju yang berat badannya di atas 71 kg, tetapi tidak lebih dari 76 kg
  370. kelas menengah kelompok masyarakat berpenghasilan sedang (di antara kelas atas dan kelas bawah)
  371. kelas menengah ringan kelas petinju yang berat badannya di atas 67 kg, tetapi tidak lebih dari 71 kg
  372. kelas welter kelas petinju yang berat badannya di atas 63,5 kg, tetapi tidak lebih dari 67 kg
  373. kelas welter ringan kelas petinju yang berat badannya di atas 60 kg, tetapi tidak lebih dari 65,5 kg
  374. kelenturan dinamik peningkatan ketegangan pasif tiap peningkatan jangkauan gerak sendi
  375. kelenturan statis sudut pengukuran batas gerak pada sendi atau kompleks sendi
  376. keliling keliling atau lilitan bola (tentang hoki, sepak bola)
  377. kelincahan kemampuan bergerak atau berubah arah dan posisi tubuh secara cepat dan terkontrol
  378. keluar permainan keadaan ketika bola dinyatakan keluar oleh wasit (tentang tenis meja)
  379. kemampuan biomotor kemampuan tubuh yang diperoleh dengan latihan atau berdasarkan gen seperti kepemilikan kekuatan, kecepatan, dan ketahanan
  380. kemampuan gerak kemampuan yang berkaitan dengan kinerja keterampilan motorik
  381. kemampuan gerak dominan kemampuan untuk mencapai prestasi
  382. kemampuan gerak umum kemampuan gerak secara keseluruhan untuk melakukan berbagai tugas psikomotor
  383. kemampuan pembayangan kemampuan membayangkan tindakan berdasarkan karakteristik individu dengan tingkat kejelasan dan kontrol yang tinggi
  384. kemampuan teknik pribadi kemampuan dasar yang dimiliki pemain (tentang sepak bola)
  385. ken kepalan; jurus (dalam olahraga kempo)
  386. kena badan kondisi ketika bola mengenai bagian badan yang terlarang atau terbawa oleh bagian badan tertentu (tentang hoki)
  387. kena jaring kondisi ketika bola ditembakkan ke atas gawang sehingga tertahan net (tentang hoki)
  388. kendala hal-hal yang membatasi kemampuan gerak seseorang
  389. kendali lingkaran terbuka modus kontrol dengan rencana aksi yang dihasilkan berisi semua informasi untuk menyelesaikan respons
  390. kendali lingkaran tertutup modus kontrol saat umpan balik digunakan dalam deteksi dan koreksi kesalahan
  391. kepadatan energi jumlah kalori dalam makanan per satuan berat atau volume
  392. kepadatan mineral tulang kepadatan tulang dengan membagi mineral dalam tulang dengan luas tulang
  393. kepadatan tubuh kepadatan yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dengan volume tubuh
  394. kepala stik bagian stik yang melengkung, terbuat dari kayu (tentang hoki)
  395. kepekaan arah pengembangan kepekaan internal dan eksternal
  396. keram konstraksi otot yang tidak teratur; kejang
  397. kerangka acuan global kerangka pengukuran kinematika relatif terhadap titik tidak bergerak di bumi
  398. kerangka acuan lokal kerangka pengukuran kinematika relatif terhadap titik bergerak
  399. keri tendangan (dalam olahraga karate, kempo)
  400. kerja eksternal kerja yang dilakukan oleh kekuatan eksternal pada tubuh
  401. kerja fisik kerja dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kebugaran fisik
  402. kerja internal kerja yang dilakukan oleh kekuatan internal pada segmen tubuh
  403. kertas skor buku khusus dalam pertandingan untuk mencatat angka-angka yang dihasilkan pemain dari kedua regu (tentang tenis)
  404. kesadaran tubuh kemampuan untuk membedakan bagian tubuh, mengetahui hakikat dan ruang gerak tubuh
  405. kesalahan ganda kesalahan dua kali waktu melakukan servis dalam olahraga tenis
  406. kesalahan lima kesalahan yang dilakukan pemain sebanyak lima kali dan diwajibkan meninggalkan lapangan permainan (tentang bola basket)
  407. kesalahan sepuluh kesempatan tembakan bebas sebanyak dua kali yang diberikan tim lawan karena suatu regu telah melakukan sepuluh kesalahan individu atau teknik (tentang bola basket)
  408. kesalahan teknik kesalahan pemain atau pelatih karena bermain curang atau ucapan yang tidak sportif kepada wasit atau pembantunya (tentang bola basket)
  409. kesebelasan regu sepak bola yang terdiri atas 11 orang
  410. keseimbangan kemampuan seseorang mengontrol keseimbangan tubuh dalam beberapa hal
  411. keseimbangan dinamik kemampuan menjaga keseimbangan saat bergerak
  412. keseimbangan dinamis keseimbangan ketika berada di permukaan benda yang bergerak
  413. keseimbangan putar kondisi nol jaringan sekitar titik di dalam tubuh yang berkaitan dengan kekuatan eksternal
  414. keseimbangan statis kemampuan untuk menjaga keseimbangan dalam posisi tetap
  415. kesetaraan gerak kemampuan sistem kontrol motorik yang memungkinkan seseorang mencapai tujuan dalam berbagai situasi dan kondisi
  416. kestabilan tangan lengan kemampuan gerak lengan bawah dengan kekuatan dan kecepatan minimal
  417. ketahanan aerobik kemampuan untuk melakukan latihan terus menerus tanpa mengalami kelelahan
  418. ketaksaan ekstrinsik ketaksaan soal tes bagi responden yang tidak mengerti bahwa soal tersebut adalah bentuk pengujian
  419. ketentuan memukul ketentuan untuk menentukan giliran memukul (tentang sofbol)
  420. keterampilan berlanjut keterampilan berupa kegiatan yang tidak melewati fase awal, tengah, dan akhir yang jelas seperti berenang dan bersepeda
  421. keterampilan bersiklus keterampilan berupa kegiatan dengan gerakan berulang seperti berjalan, berlari, ski, berenang, dayung, bersepeda, kayak, dan kano
  422. keterampilan bersinambung keterampilan yang berubah-ubah karena beberapa faktor lingkungan
  423. keterampilan bidikan manual keterampilan motorik yang melibatkan lengan, tangan, dan jari, seperti memasukkan benang ke lubang jarum dan mengetik pada papan tombol komputer
  424. keterampilan gerak keterampilan menggunakan otot-otot tubuh, termasuk keterampilan motorik
  425. keterampilan gerak halus keterampilan motorik dengan melibatkan gerakan yang tepat, biasanya dilakukan dengan menggunakan otot-otot kecil
  426. keterampilan gerak kasar keterampilan motorik yang kurang menekankan ketepatan, biasanya berasal dari hasil gerakan dua tungkai dan dilakukan dengan menggunakan otot-otot besar
  427. keterampilan gerak terbuka keterampilan motorik yang dilakukan di dalam lingkungan yang tidak terduga dan selalu berubah
  428. keterampilan gerak tertutup keterampilan motorik yang dilakukan di dalam lingkungan yang stabil atau mudah diprediksi
  429. keterampilan tersendiri keterampilan dengan fase awal, tengah, dan akhir seperti memukul bola
  430. keterdidikan perihal sudah dididik
  431. keterdidikan gerak kemampuan individu untuk keterampilan motorik baru
  432. ketua pelatih pelatih yang mengepalai beberapa pelatih (tentang bola voli)
  433. ketua wasit orang yang mengatur wasit untuk menentukan wasit pemimpin dalam suatu pertandingan (tentang sepak takraw)
  434. keuntungan mekanis rasio yang menggambarkan efektivitas tuas, dihitung dengan perbandingan antara beban dan gaya atau gaya dan lengan beban
  435. kiai teriakan yang dikeluarkan melalui kerongkongan (dalam olahraga karate)
  436. kinetika jenis kekuatan yang menghasilkan gerak
  437. kiper penjaga gawang (pada sepak bola dan sebagainya)
  438. kiri dalam pemain depan sepak bola yang menduduki posisi sebelah kiri tengah
  439. kiri luar pemain depan sepak bola yang menduduki posisi paling kiri
  440. koaktivasi aktivasi simultan agonis dan antagonis otot
  441. koefisien beban ukuran gaya angkat yang terjadi antara objek dan cairan
  442. koefisien friksi ukuran interaksi sifat material dari dua permukaan, seperti kekasaran untuk pegangan
  443. koefisien restitusi ukuran elastisitas relatif tumbukan antara dua benda
  444. koefisien variabilitas ukuran sederhana yang dinyatakan sebagai standar deviasi dari serangkaian pengukuran ulang yang dibagi dengan rata-rata
  445. koenzim A senyawa kompleks yang berperan dengan enzim tertentu dalam reaksi biokimia yang menghasilkan energi
  446. kokontraksi antagonis situasi ketika otot terlibat dalam pembentukan gerakan dan otot antagonisnya berkontraksi secara simultan
  447. kolam beratap kolam renang yang diberi atap
  448. kolam tertutup kolam renang bertembok dan beratap, udara dan airnya dapat dipanaskan sehingga dapat digunakan pada musim dingin
  449. kombinasi tubuh kombinasi tulang, massa otot, dan jaringan lemak
  450. kompetisi pertandingan untuk merebut kejuaraan dalam gabungan perkumpulan olahraga (sepak bola dan sebagainya)
  451. kompetisi sistem pertandingan olahraga yang mengharuskan semua pihak saling bertanding (berhadapan)
  452. kompetisi penuh pertandingan dengan regu yang sama sebanyak dua kali dalam satu musim kompetisi, pertandingan dilakukan satu kali di kandang sendiri dan satu kali di kandang lawan (tentang sepak bola)
  453. kompleksitas jumlah bagian atau komponen yang mencirikan keterampilan
  454. komplians rasio perubahan panjang terhadap perubahan gaya yang diterapkan
  455. komponen kontraktil bagian model otot Hill yang mewakili ketegangan aktif serta pemendekan aktin dan miosin
  456. komposisi tubuh proporsi ketika tubuh kurus dan gemuk dengan melihat jumlah komponen pembentuk tubuh seperti otot, tulang, dan lemak
  457. kondisi aktif kondisi saat masih ada beberapa ion kalsium yang tersisa di miofibril setelah kontraksi otot sebelumnya sehingga menyebabkan efek potensial untuk kontraksi berikutnya
  458. kondisi regulatori kondisi lingkungan yang menentukan karakteristik gerakan yang diperlukan agar berhasil melakukan keterampilan
  459. konteks lingkungan hal-hal di lingkungan saat keterampilan dilakukan, seperti orang, permukaan, dan benda-benda di sekitar
  460. kontraksi otot eksentrik kondisi yang berdampak pada peningkatan kerja otot ketika otot memanjang
  461. kontraksi otot sepusat kontraksi yang terjadi ketika otot memendek dan melawan gravitasi
  462. kontrol gerak aspek-aspek yang mendasari gerakan manusia, seperti saraf, fisik, dan perilaku
  463. kontrol lemparan kontrol bola ketika dilempar (tentang sofbol)
  464. konversi analog digital pengambilan sinyal kontinu dan berulang dari waktu ke waktu untuk diubah ke dalam bentuk digital
  465. koordinasi pembatasan sistem untuk mengatur pola gerak supaya mencapai sasaran tertentu
  466. koordinasi bimanual keterampilan motorik yang memerlukan penggunaan simultan dari dua lengan
  467. kopling persepsi-gerak koordinasi spasial dan temporal dari mata, tangan, dan kaki yang memungkinkan seseorang untuk melakukan keterampilan koordinasi
  468. koprol gerakan berguling ke depan
  469. kotak tingkatan atau tempat yang tiada masuk dalam hitungan
  470. kotak ruang (bidang) empat persegi
  471. kotak penalti daerah yang digunakan ketika terjadi pelanggaran oleh tim bertahan sehingga tim lawan mendapatkan tendangan hukuman; daerah hukuman (tentang sepak bola)
  472. kotak tembakan tempat berbentuk kotak sebagai arah untuk menembak bola (tentang sepak bola)
  473. kriket olahraga luar ruangan, dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri atas 11 orang, menggunakan bet dan bola kecil keras, biasa dimainkan di Inggris dan negara Persemakmuran Inggris
  474. kuarter seperempat periode waktu dalam pertandingan olahraga
  475. kuda hitam peserta pertandingan (perlombaan) yang semula tidak diperhitungkan akan menang, tetapi akhirnya menjadi pemenang
  476. kuda-kuda sikap siaga (dalam bela diri) dengan posisi kaki dan tubuh yang siap menerima serangan
  477. kuda-kuda pelana alat senam artistik berupa balok atau silinder panjang yang terbuat dari karet busa dan kulit, ditopang dalam posisi horizontal di atas lantai, serta terdapat dua buah pegangan di atasnya
  478. kuda-kuda pelana nomor dalam senam artistik pria yang menggunakan balok atau silinder panjang yang ditopang horizontal di atas lantai dan memiliki dua pegangan di atasnya
  479. kuncian teknik melumpuhkan lawan agar tidak dapat bergerak, melibatkan gerakan menghindar dengan tipuan yang cepat, biasanya mengincar bagian pergelangan tangan, leher, dagu, dan bahu musuh
  480. kungfu seni bela diri (asal Tiongkok), pada umumnya tanpa senjata (menyerupai pencak), mengandalkan sepakan atau pukulan untuk melumpuhkan lawan
  481. kurikulum tertutup perangkat pelajaran tidak formal yang disampaikan kepada atlet ketika penyampaian rencana formal
  482. kurva beban-deformasi perilaku mekanis material yang dapat didokumentasikan dengan pengukuran sesaat setelah deformasi dan beban diterapkan
  483. kurva tekan-tarik perilaku stres sebagai fungsi dari regangan selama pemberian beban suatu material yang menarik atau menekan
  484. langkah maju gerakan maju dari bidai ke bidai (tentang sofbol)
  485. langkah silang langkah yang dilakukan menyilang
  486. lapangan aspal lapangan yang terbuat dari bahan campuran aspal (tentang tenis)
  487. lapangan depan lapangan yang terdapat di garis servis (tentang tenis)
  488. lapangan keras lapangan yang terbuat dari campuran semen (tentang tenis)
  489. lapangan terbuka lapangan yang berada di luar ruangan
  490. lapangan tertutup lapangan yang berada di dalam ruangan
  491. lapisan hal yang berkaitan dengan bet atau pemukul (tentang tenis meja)
  492. lapisan pembatas lapisan cairan di dekat objek yang tersuspensi dalam cairan
  493. lari beranting lari yang dilakukan oleh beberapa orang pelari (biasanya empat orang) secara sambung-menyambung (yang satu melanjutkan larinya yang lain); estafet
  494. lari cepat nomor olahraga atletik berupa lari dengan sekencang-kencangnya, biasanya pada jarak 100 m, 200 m, dan 400 m
  495. lari gawang lari dengan melompati rintangan gawang
  496. lari jalan raya nomor lari dalam atletik yang diselenggarakan di jalan raya, misalnya lari maraton
  497. lari lintas alam nomor lari dalam atletik yang pesertanya, baik perseorangan maupun kelompok, harus melewati perdesaan, sawah, gunung, sungai, hutan, dan sebagainya
  498. lari maraton lomba lari jarak jauh (dengan menempuh jarak 5 km, 10 km, 40,195 km, dan sebagainya)
  499. latensi awal waktu antara stimulasi saraf dan respons awal yang terdeteksi pada elektrode rekaman aktif untuk mengukur serat tercepat
  500. latensi puncak waktu antara stimulasi saraf dan respons puncak yang terdeteksi pada elektrode rekaman aktif
  501. lateral arah referensi yang lebih jauh dari garis tengah tubuh
  502. latihan adaptasi latihan fisik untuk meningkatkan kemampuan ketika berhubungan dengan kekuatan dan keterampilan
  503. latihan aerobik latihan fisik dalam waktu yang lama dan tidak sering
  504. latihan aerobik interval jenis latihan berjarak dalam waktu lama dengan waktu istirahat yang pendek, berguna untuk meningkatkan kondisi aerobik dan membakar lemak
  505. latihan anaerobik latihan untuk merangsang metabolisme anaerobik seperti membentuk massa otot, meningkatkan kekuatan, dan kecepatan
  506. latihan distribusi jadwal praktik yang jangka istirahatnya sama atau lebih besar dari waktu yang digunakan untuk komponen praktik
  507. latihan kelincahan latihan untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengubah arah dan posisi secara cepat, efisien, dan terkontrol
  508. latihan kelincahan garis basket latihan kelincahan dalam permainan basket yang menjadi bagian pengujian kebugaran untuk menguji kecepatan, kontrol tubuh, dan kemampuan mengubah arah secara cepat
  509. latihan ketinggian latihan di tempat tinggi sebagai persiapan untuk menghadapi kompetisi
  510. latihan massal latihan yang memiliki waktu untuk beristirahat antara sesi latihan lebih sedikit dibandingkan dengan waktu latihan
  511. latihan mental latihan kognitif dari keterampilan fisik dengan tidak adanya gerakan fisik yang jelas
  512. latihan terbatas latihan dengan satu variasi keterampilan yang dipraktikkan berulang kali sebelum mencoba variasi lainnya
  513. lebar biakromial lebar bahu atau jarak antarbahu yang digunakan sebagai ukuran perkembangan
  514. lemak tubuh lemak yang dihasilkan tubuh dan dipengaruhi oleh pola makan, latihan, dan genetik
  515. lempar bola atas kepala lempar bola untuk mengukur kekuatan inti dan kekuatan total tubuh
  516. lempar bola berdiri-duduk lempar bola untuk mengukur daya ledak dan kekuatan bagian atas-bawah tubuh, terutama dengan gerakan memutar
  517. lempar bola kesehatan lempar bola untuk mengukur kekuatan dan daya ledak tubuh bagian atas dan bawah
  518. lempar bola kesehatan duduk lempar bola untuk mengukur kekuatan tubuh bagian atas (lengan) dan daya ledak dengan menjaga punggung agar tetap bersentuhan dengan dinding sehingga hanya kekuatan lengan yang diuji
  519. lempar bola rotasi lempar bola untuk mengukur kekuatan inti dan kekuatan total tubuh
  520. lemparan awal lemparan utama sebagai inti dalam permainan (tentang sofbol)
  521. lemparan bebas lemparan bola yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran dan tidak boleh diganggu oleh tim lawan (tentang polo air)
  522. lemparan ke dalam bola yang dilempar ke dalam dari luar garis lapangan (tentang basket)
  523. lemparan wasit lemparan yang dilakukan oleh wasit setelah permainan dihentikan karena adanya pelanggaran (tentang polo air)
  524. lencana tanda yang menunjukkan status sebagai kapten regu yang sedang bermain
  525. lengan momentum kenaikan gaya untuk menciptakan momen
  526. lewat bawah jaring gerakan ketika badan pemain melewati daerah lawan melalui ruang di bawah jaring
  527. lewat posisi di luar baris lapangan (dalam tenis, bulu tangkis, dan sebagainya)
  528. libero pemain penjelajah (dalam sepak bola)
  529. libero pemain yang bertugas menjaga daerah berbahaya di sekitar gawang (tentang sepak bola)
  530. lingkaran tembak bagian lapangan untuk menembakkan bola (tentang hoki)
  531. lingkaran tengah daerah lingkar di tengah lapangan dengan radius 1,80 m (tentang sepak bola, basket)
  532. lintasan daerah sepanjang kolam renang yang dibatasi dengan tali sebagai pemisah dari lintasan lain
  533. lipatan kulit ketebalan lipatan kulit
  534. lompat galah loncat galah
  535. lompat jangkit nomor lompat dalam cabang atletik (melompat dengan jalan jingkat-langkah-lompat); lompat tiga
  536. lompat jauh melompat ke depan dengan bertolak pada satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yang dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dari titik tumpuan loncatan sampai dengan jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat
  537. lompat tegak lompatan vertikal yang dilakukan setinggi mungkin
  538. lompat tengah gerak awal di tengah lingkaran yang dilakukan oleh dua orang pemain yang berlawanan (tentang basket)
  539. loncat galah meloncat tinggi dengan memakai galah
  540. loncat indah meloncat dari papan loncatan ke kolam renang dengan membuat berbagai gaya secara indah
  541. loncatan ke dalam loncatan ke belakang pada sikap tubuh membelakangi kolam dan membalikkan badan ke arah yang berlawanan dengan arah loncatan
  542. lontar martil olahraga melempar martil
  543. lorong karpal saluran sempit di sisi telapak tangan pada pergelangan tangan yang berfungsi melindungi saraf utama ke tangan dan tendon ke jari
  544. luncur gerak meluncurkan badan atau kaki untuk menghalangi bola yang hanya dilakukan oleh penjaga gawang (tentang hoki)
  545. main penuh bermain penuh sesuai dengan waktu yang ditentukan di dalam peraturan
  546. main satu babak istirahat di antara setengah permainan atau pertandingan (dalam sepak bola, basket, dan sebagainya)
  547. manajer tim orang yang membantu dan mengatur tim dari sisi nonteknis
  548. martil alat yang digunakan dalam olahraga lontar martil
  549. masa henti waktu yang harus ditambahkan pada lamanya pertandingan hoki karena adanya waktu yang terhenti dengan tujuan agar lama pertandingan tetap 2 x 35 menit
  550. masa istirahat waktu istirahat yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam suatu pertandingan tenis meja dan harus diselesaikan tidak lebih dari satu jam
  551. masalah Bernstein teori kontrol motorik tentang pembelajaran keterampilan yang melibatkan pengurangan derajat berlebihan dari defisit aktivasi simultan dua anggota badan sehingga pembentukan tenaga berkurang dibandingkan dengan saat dua anggota badan diaktifkan secara individual
  552. master internasional sebutan untuk pemain catur yang telah memiliki kemampuan pada tingkat dunia
  553. mata jaring jaring yang dipasang di tengah meja dalam tenis meja
  554. match point angka terakhir yang diperlukan untuk memenangi pertandingan; angka penentu
  555. meja gerak meja yang bergerak pada waktu permainan sedang berlangsung disebabkan oleh sentuhan badan pemain (dalam tenis meja)
  556. meja lompat alat senam artistik berbentuk menyerupai meja dengan permukaan yang datar, lebar, dan empuk, digunakan sebagai tolakan tangan untuk melakukan gerakan akrobatik di udara
  557. meja lompat nomor dalam senam artistik yang menggunakan alat menyerupai meja yang digunakan sebagai tolakan tangan untuk melakukan gerakan akrobatik di udara, yang diawali dengan berlari di landasan dan melompat dari papan loncatan
  558. meja sebelah gelanggang pertandingan tenis meja
  559. mekanomiografi pengembangan dan pencatatan getaran yang diciptakan oleh aktivasi otot
  560. melebar (dalam sepak bola) menyamping; ke sebelah kanan atau kiri
  561. melesakkan memasukkan (bola dan sebagainya)
  562. memaha memainkan bola dengan menggunakan paha untuk mengontrol , menahan, menerima, atau menyelamatkan bola dari lawan
  563. memantulkan menjatuhkan bola ke lantai atau ke tanah (dalam permainan bola basket, bola tangan)
  564. membabat mengalahkan lawan-lawan (dalam pertandingan)
  565. membahu memainkan bola dengan menggunakan bahu untuk bertahan dari serangan bola yang mendadak dari lawan dalam posisi yang kurang baik (tentang sepak takraw)
  566. membakar mematikan (dalam permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
  567. membran sel tepi luar sel yang bertindak sebagai penghalang selektif untuk lewatnya nutrisi, limbah, dan hormon
  568. memori jangka panjang memori yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang relatif permanen
  569. menang angka menang berdasarkan kelebihan angka yang diperoleh
  570. menang KO menang karena lawan tidak melanjutkan pertandingan setelah wasit menghitung sampai sepuluh (tentang pertandingan tinju)
  571. menang lima set tim yang dinyatakan sebagai pemenang apabila telah memenangkan lima set pertandingan (dalam permainan voli)
  572. menang RSC menang karena wasit menghentikan pertandingan; keputusan wasit yang menetapkan seorang pemenang karena menurut pengamatannya lawan sudah tidak berdaya atau menderita cedera
  573. menang tiga set peraturan dalam permainan voli untuk mengatur jalannya pertandingan
  574. menang tipis menang dengan angka yang tidak banyak (dalam pertandingan)
  575. menang TKO menang karena wasit menganggap lawan tidak dapat mengimbangi perlawanan
  576. menapak menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki, digunakan untuk menahan smes dari lawan atau menyelamatkan bola dekat net (tentang sepak takraw)
  577. mendiskualifikasikan melarang seseorang turut bertanding karena melanggar peraturan
  578. mendiskualifikasikan menyatakan tidak cakap atau tidak mampu
  579. mendiskualifikasikan mencabut hak
  580. mendribel menggiring atau membawa bola cepat dengan langkah-langkah kecil (dalam sepak bola)
  581. mendribel memantul-mantulkan bola ke lantai atau ke tanah (dalam bola basket, bola tangan) dengan berlari cepat atau pelan dengan langkah-langkah panjang atau kecil
  582. menebah memukul dengan memegang tangan bagian depan
  583. menebah menebahkan
  584. menenggelamkan bola menekankan bola ke dalam air sehingga menjadi tidak terlihat (dalam permainan polo air)
  585. menerkam bola menguasai bola dengan cara menerkam atau menangkap (dalam permainan sepak bola)
  586. mengebon mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dan sebagainya) dari perkumpulan lain
  587. menggocek memainkan bola (dalam sepak bola) dengan maksud mempermainkan lawan agar tidak berdaya lagi
  588. menggulingkan menggelundung badan ke depan atau ke belakang (dalam cabang olahraga senam) bertumpu pada pundak
  589. menyerang menekan atau memberi serangan pada lawan
  590. menyervis melakukan servis
  591. metode latihan bagian strategi pengajaran dengan membagi suatu keterampilan menjadi beberapa bagian atau segmen
  592. mikroposis jeda pendek yang tidak teratur
  593. mikroposis interval spontan
  594. mistar gawang mistar yang sejajar dengan tanah dan setinggi kedua tiang gawang dan memainkan lebar gawang (dalam sepak bola)
  595. moda pertandingan tata aturan yang harus dipatuhi untuk terlaksananya pertandingan (dalam sepak bola)
  596. model Fitts dan Posner model pembelajaran gerak usulan Fitts dan Posner yang menyatakan bahwa peserta didik harus melalui tiga tahapan pembelajaran yang ditentukan oleh proses pembelajaran
  597. model otot Hill model biomekanik canggih untuk mempelajari bagaimana kekuatan bertindak dalam tubuh yang mengalami deformasi
  598. model pembelajaran Gentile model pembelajaran keterampilan gerak dalam dua tahap yang menekankan bahwa perolehan hasil keterampilan gerak siswa dipengaruhi oleh tugas gerak dan karakteristik lingkungan
  599. model sudut pandang dinamik model tiga komponen kekuatan otot yang terdiri atas komponen kontraktil, komponen seri elastis, dan komponen elastis
  600. model taut-segmen model pengamatan visual yang secara otomatis mampu memproses gerakan yang diamati dengan cara memicu sistem kontrol motor untuk bertindak dengan sesuai sehingga orang tersebut tidak perlu terlibat dalam mediasi kognitif
  601. momen inersia perlawanan terhadap rotasi percepatan sudut dari tubuh
  602. muka stik bagian stik yang rata untuk dipergunakan memukul atau menyentuh bola (dalam permainan hoki)
  603. net jaring yang dibuat khusus untuk permainan olahraga, seperti bulu tangkis dan tenis, dipasang melintang membagi lapangan permainan menjadi dua bagian; jala
  604. neuritis digital mati rasa karena tekanan langsung pada saraf digital saat menggenggam perangkat atau barang lainnya dengan ujung yang tajam
  605. nirbobol keadaan tidak kemasukan gol atau tidak kebobolan dalam suatu pertandingan atau kompetisi
  606. nomor dada nomor yang tertera pada kaus depan pemain
  607. nomor punggung nomor yang tertera pada kaus atau baju bagian punggung pemain
  608. offside di luar baris lapangan; lewat posisi; mendahului bola
  609. olahraga demonstrasi olahraga ekshibisi
  610. olahraga ekshibisi olahraga yang dipertandingkan dalam pesta olahraga tertentu (seperti Olimpiade) untuk tujuan promosi, agar dapat dipertandingkan secara rutin (seperti taekwondo pada Olimpiade 1988 atau pencak silat pada Asian Games 2002)
  611. olahraga uji olahraga ekshibisi
  612. operan atas kepala operan bola yang dilakukan dengan dua tangan lurus yang dimulai dari atas kepala (dalam basket)
  613. operan bola terobos operan yang dilakukan oleh pemain dengan cara mengoper di antara dua lawan (dalam sepak bola)
  614. operan dorong operan yang dilakukan dengan cara mendorong bola (dalam hoki)
  615. operan dua orang kerja sama yang dilakukan antara dua orang pemain dengan cara mengoper bola (dalam sepak bola)
  616. operan dua tangan sedada operan yang dilakukan pemain dari arah depan dada dengan menggunakan kedua tangan (dalam basket)
  617. operan gaet operan dengan satu tangan yang melewati atas kepala pemain lawan yang dilakukan dengan cara memutar ke arah belakang (dalam basket)
  618. operan jarak pendek operan yang diberikan seorang pemain kepada pemain lainnya dengan jarak pendek (dalam sepak bola)
  619. operan pantulan operan yang dilakukan oleh pemain dengan cara memantulkan bola ke lantai (dalam basket)
  620. operan satu tangan operan yang dilakukan pemain dengan lemparan satu tangan dari belakang kepala, samping, atau bahu (dalam basket)
  621. organ tendon golgi reseptor otot yang menangkap ketegangan otot
  622. ortodromik normal (tentang kondisi saraf sepanjang akson)
  623. ortotik objek berupa kawat gigi yang benar atau kelainan posisi sendi
  624. otomatisasi kapasitas untuk melakukan keterampilan dengan sedikit atau tanpa kendali sadar
  625. otot spindel reseptor yang menerima rangsang dari regangan otot, berperan dalam proses pergerakan atau pengaturan motorik
  626. palang atas gawang palang yang sejajar dengan tanah dan setinggi kedua tiang gawang yang menghubungkan keduanya
  627. palang bertingkat sepasang palang yang ditopang oleh alas, sejajar satu sama lain dengan ketinggian yang berbeda, digunakan dalam senam artistik wanita
  628. palang bertingkat nomor dalam senam artistik wanita yang menggunakan sepasang palang sejajar dengan ketinggian yang berbeda
  629. palang horizontal palang yang ditopang dalam posisi horizontal di atas lantai, digunakan dalam senam artistik pria; palang tunggal
  630. palang horizontal nomor dalam senam artistik pria yang menggunakan sebuah palang yang ditopang horizontal di atas lantai; palang tunggal
  631. palang sejajar sepasang palang yang ditopang oleh alas, sejajar satu sama lain dengan ketinggian yang sama, digunakan dalam senam artistik pria
  632. palang sejajar nomor dalam senam artistik pria yang menggunakan sepasang palang sejajar dengan ketinggian yang sama
  633. palang tunggal palang horizontal
  634. pancagol lima gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  635. pancalomba perlombaan gabungan (dalam cabang atletik), untuk wanita meliputi nomor tolak peluru, loncat tinggi, lari 200 m, lari 100 m gawang, lompat jauh, untuk putra meliputi nomor lari 200 m, tolak peluru, lompat jauh, lempar lembing, lari 1500 m (dilaksanakan dalam satu hari)
  636. pancalomba modern perlombaan gabungan, meliputi menembak dengan pistol pada jarak 30 m, naik kuda, berenang 400 m gaya dada, anggar, dan lari lintas alam
  637. pandangan pukulan pemain yang memperhatikan lemparan bolanya (tentang sofbol)
  638. panitia peraturan panitia yang bertugas mengatur penyelenggaraan pertandingan (tentang tenis meja)
  639. panjang istirahat panjang otot dalam keadaan rileks, biasanya menghasilkan ketegangan maksimum ketika dikerutkan secara isometrik
  640. panjang pukulan hasil pukulan dalam sofbol yang ditentukan dari panjangnya pemukul, yakni 34 inci
  641. pantul ganda bola memantul dua kali di atas meja pada saat permainan sedang berlangsung (tentang tenis meja)
  642. pantulan bola bola yang memantul dan dapat dipukul atau ditembakan kembali secara sah (tentang hoki)
  643. pantulan taksah pelanggaran berupa kesalahan pantulan yang dilakukan oleh pemain (tentang bola basket)
  644. pantulan udara bola yang disentuh di udara satu kali sebelum menyentuh lantai (tentang bola basket)
  645. papan gol papan yang berada di belakang gawang yang tingginya tidak boleh lebih dari 18 inci (tentang hoki)
  646. papan pantul papan bulat atau persegi panjang setebal 3 cm yang terpasang menempel di belakang jaring untuk memantulkan bola (tentang bola basket)
  647. parasailing olahraga air dengan menggunakan parasut yang ditarik oleh perahu motor cepat
  648. parka jaket pendaki gunung yang berkancing di depan dan menutupi paha, dilengkapi dengan penutup kepala, lengan jaket di pergelangan dan di bagian pinggang dilengkapi dengan tali pengikat, gunanya untuk menahan angin dan air (hujan)
  649. parkir bus strategi bertahan dengan menumpuk hampir seluruh pemain di sektor pertahanan ketika lawan menyerang dan hanya menyisakan satu atau dua pemain untuk melakukan serangan balik (tentang sepak bola)
  650. partai pamungkas partai final; partai penentu
  651. partai uji coba pertandingan uji coba
  652. pegangan berat pegangan yang beratnya melebihi bagian kepala raket (tentang tenis)
  653. pegangan kontinental cara memegang raket tepat di tengah pegangan raket (tentang tenis)
  654. pelanggaran besar pelanggaran seperti menahan, menarik, menenggelamkan, dan menendang bola (tentang pertandingan polo air)
  655. pelanggaran biasa pelanggaran yang dihukum dengan lemparan atau tendangan bebas untuk lawan
  656. pelanggaran pribadi pelanggaran dinyatakan sebagai pelanggaran pribadi dengan hukuman akan dikeluarkan dari pertandingan jika kembali melakukan pelanggaran serupa untuk ketiga kalinya (tentang pertandingan polo air)
  657. pelanggaran serupa pelanggaran yang dilakukan secara berulang (tentang pertandingan hoki)
  658. pelari lintas alam pelari dalam lomba lari lintas alam
  659. pelatihan fisik latihan teratur untuk meningkatkan kebugaran dan kekuatan tubuh
  660. pelengkungan kombinasi kekuatan pada tubuh dengan cenderung membengkokkan tubuh yang menciptakan beban tarik di satu sisi dan beban kompresi di sisi lain
  661. pelindung lengan alat yang terbuat dari kulit untuk melindungi lengan dari pukulan tali busur pada waktu melepaskan anak panah
  662. peluru bola besi yang harus dilempar dengan tolakan tangan; bola peluru
  663. pemain belakang pemain yang berada di posisi bagian belakang dalam olahraga sepak bola, bola basket, dan sebagainya yang bertugas mencegah serangan lawan
  664. pemain belakang tengah pemain yang berada di posisi bagian belakang tengah (tentang sepak bola dan voli)
  665. pemain depan pemain yang berada di posisi bagian depan
  666. pemain kanan luar pemain yang berada di posisi bagian kanan luar (tentang sepak bola)
  667. pemain kidal pemain yang memiliki kemampuan menggunakan tangan atau kaki kiri dengan sangat baik dalam setiap pertandingan
  668. pemain kiri luar pemain yang tugasnya di bagian kiri luar lapangan pertandingan (tentang sepak bola)
  669. pemain luar pemain yang tugasnya di bagian kanan atau kiri luar depan lapangan pertandingan
  670. pemain penyerang pemain yang bertugas menyerang pertahanan lawan
  671. pemain pertahanan pemain yang bertugas untuk bertahan dan menunggu serangan
  672. pemain unggulan pemain yang diunggulkan mendapat prioritas dalam pengundian
  673. pemanah atlet memanah; pemain olahraga panahan
  674. pemanasan persiapan sebelum bertanding (pelatihan)
  675. pemanasan otot rasa panas dalam jaringan otot yang bertepatan dengan keadaan aktif
  676. pemantulan terang aturan terkait penggunaan warna atribut pertandingan pemain (tentang tenis meja)
  677. pembekuan tingkat pembebasan strategi pelajar untuk memperbaiki kemungkinan pergerakan sendi, menyebabkan tubuh bekerja sebagai satu kesatuan atau segmen untuk mencapai tujuan tugas
  678. pembelajaran gerak pembelajaran tentang proses memperoleh dan menyempurnakan keterampilan motorik dan variabel yang mendukung atau menghambat akuisisi keterampilan motorik tersebut
  679. pembelajaran observasional pembelajaran keterampilan dengan cara mengamati orang yang melakukannya
  680. pembimbing bidai pembimbing bidai yang bertugas membantu pelari menuju bidai berikutnya (tentang softbol)
  681. pemenang terpuji pemenang yang mengalahkan lawan dengan cara sportif dan terpuji (tentang permainan sofbol)
  682. pemerolehan gagasan gerakan tahap pertama dalam model pembelajaran Gentile yang memperkenalkan siswa pada keterampilan gerak baru dengan menekankan pada pemahaman persyaratan gerakan agar sesuai dengan permintaan, sehingga diperoleh gerakan yang terorganisasi
  683. pemimpin kontingen orang yang ditunjuk untuk memimpin kontingen negara dalam kegiatan internasional (tentang bola basket)
  684. pemindahan ukuran kinematika yang menjelaskan perubahan posisi spasial anggota tubuh atau sendi selama waktu gerakan
  685. pemindahan asimetrik transfer pemain antarnegara
  686. pemotong bawah tindak pelanggaran berupa pemukulan bola dari bawah, yang menyebabkan bola melambung naik (tentang permainan hoki)
  687. pemusatan latihan penyiapan atlet atau tim di satu tempat (tentang sepak bola)
  688. penadah pemain yang menadah bola (dalam permainan kasti)
  689. penadah orang yang menerima atau memperjualbelikan barang-barang curian; tukang tadah
  690. penalti tendangan atau tembakan hukuman karena melanggar peraturan permainan di daerah depan gawang pada batas tertentu (dalam sepak bola, polo air, dan sebagainya)
  691. penanda daerah penalti titik atau tempat dilakukanya tendangan penalti terhadap tim yang melakukan pelanggaran dengan cara bertahan secara kasar di area tersebut
  692. penangguhan singkat pertukaran tempat yang dilakukan karena telah habis permainan dan tidak boleh ada istirahat panjang (tentang pertandingan tenis meja)
  693. pencatat hasil formulir yang digunakan untuk mencatat hasil pertandingan tenis meja
  694. pencatat nilai petugas yang mencatat skor hasil permainan
  695. pencetak gol pemain yang mencetak gol atau memasukkan bola ke dalam gawang (tentang sepak bola)
  696. pendadahan penggunaan suatu zat atau teknik tertentu secara ilegal untuk meningkatkan kinerja atlet; doping
  697. pendukung tim sekelompok orang yang memberikan bantuan serta dukungan kepada tim yang sedang bertanding (tentang sepak bola)
  698. penembak bebas pemain yang melakukan tembakan bebas di daerah hukuman (tentang basket)
  699. pengatur serangan pemain yang memulai atau mengatur penyerangan
  700. pengawas waktu pengawas waktu yang bertugas memberi tahu kepada wasit dan pemain kapan waktu pertandingan akan dimulai atau akan berakhir (tentang pertandingan basket)
  701. pengawasan lapangan wasit yang bertugas mengawasi pemain di dalam daerah pengawasan masing-masing
  702. pengembalian bola sempurna pengembalian bola yang dilakukan oleh pemain dan tidak menyangkut ke jaring atau keluar dari meja dan tidak dapat diterima lawan
  703. pengembalian servis pengembalian bola servis yang dilakukan oleh pemain (tentang tenis)
  704. pengetesan otot pengujian untuk mengetahui keseimbangan fungsi otot
  705. penghentian darurat penghentian permainan secara darurat karena terjadi kecelakaan saat bertanding (tentang tenis meja)
  706. penghentian pertandingan penghentian pertandingan yang dilakukan oleh wasit pada saat pertandingan sedang berlangsung
  707. penghentian terbebankan penghentian yang diminta oleh para pelatih dalam pertandingan basket di tiap babaknya, tiap-tiap tim berhak memperoleh dua kali penghentian dan sekali penghentian pada babak tambahan
  708. penghitungan massa otot metode untuk menentukan massa otot tubuh manusia menggunakan pengukuran antropometri dan ketebalan lipatan kulit
  709. pengoperan jauh pengoperan bola dalam sepak bola atau hoki dengan menendang secara melambung untuk mendapatkan tendangan jauh
  710. penguasaan bola kemampuan seseorang dalam mengontrol bola pada saat pertandingan berlangsung (tentang sepak bola)
  711. pengukur jaring pengukur tinggi net tenis meja yang dipakai sebelum pertandingan dimulai
  712. pengukuran lipatan kulit pengukuran untuk menentukan komposisi lemak tubuh dengan mementingkan keakuratan
  713. pengukuran tinggi badan komponen standar penilaian kebugaran
  714. penilaian alternatif penilaian pemahaman dengan meminta seseorang untuk membangun, melakukan, atau menunjukkan pembelajarannya; penilaian kinerja
  715. penilaian analitis penilaian yang dilakukan untuk tujuan diagnostik dan berfokus pada kinerja atau produk
  716. penilaian holistis analisis berdasarkan kualitas keseluruhan kinerja atau produk
  717. penilaian informal penilaian yang berlangsung dalam konteks yang lebih terbuka melalui penggunaan teknik observasi, penilaian alternatif, atau catatan tertulis
  718. penilaian performa analisis biomekanis terhadap performa atlet
  719. penimbangan berat badan hidrostatis penimbangan untuk mengukur kepadatan tubuh
  720. penjaga bidai pemain yang menjaga tempat pelari berpijak atau menjaga pangkalan pelari (tentang sofbol)
  721. penjaga garis orang yang ditugasi mengawasi apakah bola jatuh di dalam atau di luar garis permainan
  722. penjaga garis putri petugas wanita yang membantu wasit menjaga garis (tentang tenis)
  723. penjaga gawang pemain yang bertugas menjaga dan mempertahankan gawang agar tidak kemasukan bola dengan cara menendang, menangkap, menepis bola, dan sebagainya
  724. penjaga kiri lapangan pemain yang bertugas menjaga sisi kiri lapangan (tentang sofbol)
  725. penjaga luar lapangan kanan pemain yang bertugas menjaga sisi kanan luar lapangan (tentang softbol)
  726. penjaga sisi dalam pemain yang bertugas menjaga bagian sisi dalam lapangan (tentang sofbol)
  727. penjaga tengah lapangan pemain yang bertugas menjaga bagian tengah lapangan (tentang sofbol)
  728. penundaan pertandingan penundaan pertandingan oleh wasit karena adanya kecelakaan atau sebab lain dalam pertandingan basket
  729. penunjuk skor mesin angka penghitung skor pertandingan yang digunakan untuk membantu wasit dalam pertandingan tenis meja
  730. penyerang kanan pemain depan yang berada di bagian kanan (tentang voli)
  731. penyerang kiri pemain depan yang berada di bagian kiri (tentang voli)
  732. penyerang tengah pemain depan yang posisinya diapit oleh kedua penyerang lainnya (tentang polo air)
  733. penyerupaan hal yang berkaitan dengan sisi lain dari tubuh
  734. penyisipan hal yang berkaitan dengan otot ke tulang terjauh dari garis tengah batang
  735. perahu naga olahraga dayung yang menggunakan perahu naga dengan ukuran 9 m atau 12 m, pesertanya terdiri atas 10 atau 20 pendayung, 1 penabuh genderang, dan 1 pengemudi
  736. peraturan lima detik peraturan yang mengharuskan pemain mengoper bola dari luar lapangan dalam tempo paling lama 5 detik (tentang bola basket)
  737. peraturan papan pantul peraturan yang berkaitan dengan ketentuan papan pantul yang digunakan dalam pertandingan, baik bahannya maupun ukurannya (tentang bola basket)
  738. peraturan penopang basket peraturan yang berkaitan dengan ketentuan penopang basket yang digunakan dalam pertandingan, baik bahannya maupun jaraknya, dengan garis lapangan permainan (tentang bola basket)
  739. peraturan permainan peraturan yang dibuat oleh induk organisasi olahraga yang berguna untuk mengatur jalannya permainan
  740. peraturan sepuluh detik peraturan yang berkaitan dengan regu yang menguasai bola dalam waktu 10 detik, bola harus menyeberang ke garis tengah dari daerah belakang (tentang bola basket)
  741. peraturan tangan kanan prosedur untuk mengidentifikasi arah persilangan vektor
  742. peraturan tiga puluh detik peraturan yang berkaitan dengan regu yang menguasai bola dalam waktu 30 detik dan bola harus segera ditembakkan (tentang bola basket)
  743. peregangan pasif peregangan otot yang biasanya terjadi secara tidak sengaja sebagai hasil dari efek gravitasi atau orang lain
  744. perekrutan unit gerak proses peningkatan jumlah unit motor yang dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah serat otot yang aktif pada satu waktu, sehingga dapat meningkatkan jumlah gaya otot yang dapat dikerahkan
  745. pergeseran posisi perpindahan posisi ke tempat lain pada waktu regu memperoleh servis baru (tentang bola voli)
  746. perilaku di bawah permukaan air aktivitas yang dilakukan pemain di bawah permukaan air (tentang polo air)
  747. peringatan perorangan peringatan yang diberikan kepada seorang anggota regu pada saat pertandingan bola voli sedang berlangsung
  748. periode laten keterlambatan munculnya ketegangan otot akibat keterlambatan konduksi
  749. perisai mata perlengkapan yang digunakan dalam hoki untuk melindungi mata agar tidak silau
  750. perkembangan gerak studi tentang perkembangan manusia dari bayi sampai usia lanjut dengan kepentingan tertentu yang berkaitan dengan belajar motorik atau kontrol motorik
  751. perlengkapan pemain semua perlengkapan yang dipakai pemain pada saat pertandingan
  752. permainan 17 set ketentuan pertandingan untuk memperoleh kemenangan dengan cara menyelesaikan 17 set
  753. permainan lima set permainan dalam tenis yang terdiri atas lima gim
  754. permainan pengembangan permainan untuk meningkatkan keterampilan gerakan sesuai dengan tingkat perkembangan tiap anak
  755. permainan selesai nilai maksimal yang ditentukan setelah tercapai oleh salah satu pemain (tentang tenis lapangan)
  756. permainan tiga set ketentuan pertandingan untuk memperoleh kemenangan dengan cara menyelesaikan tiga set (tentang tenis lapangan)
  757. permasalahan derajat kebebasan pengontrolan derajat kebebasan yang tersedia untuk menghasilkan gerakan tertentu
  758. permukaan lapangan permukaan lapangan hoki yang terdiri atas rerumputan yang menyebar secara merata
  759. permukaan setengah setengah area dari permukaan meja sebagai arena permainan tenis meja yang dibatasi oleh garis dan net
  760. pernyataan kesalahan pernyataan yang diberikan wasit dalam bentuk peluit kepada pemain yang melakukan pelanggaran saat pertandingan
  761. pertahanan setengah lingkaran strategi pertahanan dalam bola voli yang dilakukan beberapa pemain dengan cara membentuk setengah lingkaran
  762. pertahanan zona sistem pertahanan satu regu dengan cara melakukan pengawasan pada daerah masing-masing (tentang sepak bola dan basket)
  763. pertandingan antarregu pertandingan yang dimainkan oleh tiga orang pada masing-masing regu dalam sepak takraw
  764. pertandingan babak pendahuluan pertandingan dalam sepak bola yang dilakukan untuk menentukan tim yang lolos ke pertandingan selanjutnya
  765. pertandingan besar pertandingan yang mempertemukan dua klub besar atau klub yang mempunyai rivalitas tinggi
  766. pertandingan ekshibisi pertandingan yang dimainkan hanya sebagai unjuk kebolehan dan hiburan untuk penonton, serta tidak memengaruhi klasemen tim ataupun perseorangan
  767. pertandingan final pertandingan akhir dari sebuah kompetisi
  768. pertandingan hiburan pertandingan yang diikuti oleh pemain atau pasangan yang sudah gugur di babak pertama pertandingan pada turnamen
  769. pertandingan kandang pertandingan yang bertempat di stadion sendiri tempat klub bermarkas
  770. pertandingan perorangan pertandingan yang dilakukan antarpemain pada sebuah turnamen untuk mencapai angka atau nilai yang telah ditentukan
  771. pertandingan perorangan nomor pertandingan untuk kelompok pertandingan tunggal dalam tenis meja
  772. pertandingan persahabatan pertandingan yang dimainkan sebagai ajang uji coba, tanda persahabatan antarklub sepak bola, atau hiburan, yang tidak memperebutkan gelar juara
  773. pertandingan putaran akhir pertandingan dalam sepak bola yang dilakukan pada waktu putaran akhir suatu kompetisi
  774. pertandingan resmi pertandingan antarklub, daerah, atau negara yang dilaksanakan oleh badan atau liga yang diakui
  775. pertandingan tandang pertandingan yang bertempat di stadion lawan (tentang sepak bola)
  776. pertandingan tim pertandingan antartim yang terdiri atas tiga regu dalam sepak takraw
  777. perubahan reaksi metode untuk menghitung pusat gravitasi dari postur tubuh yang statis
  778. peta ketaknyamanan tubuh jenis survei gejala yang menandai setiap bagian tubuh yang terasa sakit atau tidak nyaman dan mencatat tingkat rasa sakitnya
  779. petak pemukul dua buah petak pemukul yang berbentuk petak segi empat berukuran 7x3 kaki sebagai tempat pemukul berdiri (tentang sofbol)
  780. petugas meja petugas yang terdiri atas pengamat waktu, petugas angka, dan petugas 30 detik (tentang bola basket)
  781. piala bergilir piala yang diperebutkan dalam pertandingan yang diadakan setahun sekali atau lebih dan diberikan secara bergilir kepada pemenang selama masa pertandingan yang satu ke pertandingan berikutnya (jika pada pertandingan berikutnya pemenang terdahulu kalah, ia harus melepaskan piala itu)
  782. piala federasi kejuaraan dunia beregu untuk putri dalam tenis
  783. pindah bola perpindahan giliran memukul bola ke tim atau pihak lawan
  784. pindah lapangan perpindahan yang dilakukan ketika permainan telah selesai satu set atau salah satu pemain memperoleh angka delapan dalam set penentuan
  785. pindah servis perpindahan bola yang terjadi ketika tim berhasil mengembalikan bola ke daerah lawan atau ketika tim servis melakukan kesalahan, sehingga tim penerima servis mendapatkan keuntungan dan berhak untuk melakukan servis
  786. pistol start senjata api yang digunakan sebagai aba-aba dimulainya suatu perlombaan
  787. pita net pita yang terletak di net atau jaring dalam tenis
  788. pita samping pita yang menjadi batas kedua ujung jaring
  789. pita tengah pita yang terletak pada titik atau tanda di tengah
  790. platform gaya kekuatan transduser kompleks yang mengukur semua bagian dari tiga kekuatan ortogonal dan diterapkan ke permukaan
  791. plot Bode kelinieran jalur analisis frekuensi pada skala log
  792. pola kontralateral pola gaya kontralateral
  793. pola permainan strategi permainan yang dirancang untuk berhadapan dengan lawan bertanding
  794. polo permainan bola (sebesar bola tenis) dengan berkuda, setiap pemainnya menggunakan pemukul bola dari kayu panjang dan kecil, nilai kemenangan dihitung berdasarkan jumlah pemasukan bola ke gawang lawan
  795. poros halang pemain sepak bola yang posisinya di tengah-tengah antara gelandang kanan dan gelandang kiri; libero
  796. posisi anatomis standar posisi referensi standar tegak tubuh manusia dengan telapak tangan menghadap ke depan
  797. posisi kendur posisi yang kurang dari kontak maksimal antara permukaan artikular dengan keadaan area kontak yang sering berubah
  798. posisi pemain penentuan posisi bagi para pemain voli
  799. postugram sistem evaluasi postur dengan menempatkan posisi dan sudut masing-masing sendi sehubungan dengan tingkat referensi dan independensi posisi sendi lainnya
  800. potensi aksi gerak masukan perubahan muatan listrik sekitar serat otot saat diaktifkan
  801. potensi posinaptik eksitatori masukan rangsang yang mengumpulkan bagian dari neuron motorik sel tubuh sehingga lebih mudah untuk membuat potensial aksi
  802. potensi ujung lempeng miniatur depolarisasi yang terjadi pada ujung gerakan karena potensi aksi yang bergerak dari neuron ke serat otot
  803. prinsip gaya-gerak prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa tenaga yang tidak seimbang bertindak setiap kali seseorang menciptakan dan memodifikasi gerakan benda
  804. prinsip gaya-waktu prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa waktu ketika gaya diterapkan ke objek memengaruhi gerak objek tersebut
  805. prinsip inersia prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa perlawanan inersia terhadap perubahan keadaan gerak dapat digunakan untuk melawan gerakan atau mentransfer energi
  806. prinsip keseimbangan prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa stabilitas dan mobilitas posisi tubuh berhubungan terbalik
  807. prinsip proyeksi optimal prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa ada rentang sudut optimal untuk memproyeksikan objek dalam mencapai tujuan tertentu
  808. prinsip putaran prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa proyektil yang berputar pada rotasinya dapat memengaruhi lintasan atau terpental
  809. prinsip spesifikasi pengodean prinsip memori yang menunjukkan hubungan erat antara pengodean dan proses pengambilan memori, menyatakan bahwa kinerja tes memori secara langsung berkaitan dengan jumlah kesamaan antara praktik dan konteks pengujian
  810. program gerak representasi abstrak dari rencana gerakan yang disimpan dalam memori untuk melakukan tindakan yang telah direncanakan
  811. program gerak umum representasi abstrak dari pola gerakan yang dapat dimodifikasi untuk menghasilkan berbagai hasil respons
  812. program penurunan berat badan program yang melibatkan olahraga dan mode penurunan kalori makanan
  813. proprioseptor reseptor yang menyediakan informasi tentang posisi tubuh dan gerakan yang mendeteksi perubahan tegangan otot, posisi sendi, serta keseimbangan
  814. prosedur tugas ganda prosedur percobaan yang digunakan dalam penelitian perhatian untuk menentukan jumlah perhatian yang dibutuhkan dalam melakukan suatu tindakan
  815. protraksi pengarahan bahu ke depan
  816. pukulan balik pukulan yang dilakukan dari sebelah kiri badan dengan menggunakan bagian belakang raket (dalam bulu tangkis, tenis)
  817. pukulan balik pukulan menggunakan bagian belakang tangan dengan punggung tangan menghadap lawan dan raket menghadap bola pada saat kontak (tentang tenis meja)
  818. pukulan bebas pukulan bebas yang diberikan wasit kepada sebagai hukuman karena melakukan kesalahan (tentang hoki)
  819. pukulan bersih pukulan yang dilakukan dengan cara benar sesuai dengan aturan yang ditentukan
  820. pukulan datar suatu pukulan yang keras, tetapi bukan smes (dalam bulu tangkis, tenis)
  821. pukulan dekat bidai pukulan yang dilakukan di dekat bidai dengan tujuan menjamin keselamatan pelari menuju bidai (tentang sofbol)
  822. pukulan depan pukulan dengan cara menghadapkan telapak tangan kanan yang memegang raket atau bet ke depan dan pemain memukul bola dengan ayunan yang datang dari belakang badan pemain dengan bagian depan raket menghadap bola (tentang tenis lapangan dan tenis meja)
  823. pukulan ganda pukulan yang terjadi ketika bola dua kali mengenai permukaan bet pada satu kali pukul (tentang bola voli, tenis lapangan, dan tenis meja)
  824. pukulan keras pukulan keras secara cepat untuk menyulitkan lawan dalam melakukan blok
  825. pukulan kiri pukulan dari arah kiri pemain yang memegang bet dengan tangan kanan dan dari kanan bagi pemain kidal (tentang tenis meja)
  826. pukulan penalti pukulan yang dilakukan dari titik penalti (tentang hoki)
  827. pukulan pendek teknik memukul dengan pelan dan jatuh di dekat net untuk memancing pemain berlari ke depan (tentang tenis lapangan)
  828. pukulan pendek silang pukulan menyilang yang jatuh tidak jauh dari net lawan
  829. pukulan rancung pukulan pendek, lemah dekat net (dalam bulu tangkis, tenis)
  830. pukulan salah bola jatuh di luar lapangan yang sah (tentang sofbol)
  831. pukulan sejajar garis samping memukul bola secara lurus ke arah daerah permainan lawan (tentang tenis)
  832. pukulan setengah voli pukulan voli yang dilakukan tepat setelah bola memantul (tentang tenis)
  833. pukulan siku pukulan yang dilontarkan melambung dari samping dengan posisi lengan membentuk siku-siku
  834. pukulan silang pukulan menyilang ke area permainan lawan
  835. pukulan simultan pukulan terhadap jaring yang dilakukan beberapa pemain yang berlawanan secara bersamaan (tentang voli)
  836. pukulan sudut pukulan yang dilakukan dari sudut lapangan (tentang hoki)
  837. pukulan terbang pukulan yang membuat bola melayang (tentang hoki)
  838. pukulan voli pukulan pendek yang jatuh di dekat jaring (tentang voli)
  839. punch pukulan (dalam olahraga tinju) yang sengaja diberikan secara tidak efektif
  840. punggung stik bagian stik hoki berbentuk cembung yang tidak boleh kena bola
  841. pusat berat badan titik yang mewakili total berat atau massa distribusi tubuh
  842. pusat bidai pusat bidai dalam sofbol sebagai bidai terakhir pemain
  843. pusat gravitasi pusat massa objek atau titik ekuilibrium objek tersebut, biasanya pusat gravitasi laki-laki lebih tinggi daripada perempuan
  844. pusat latihan tempat persiapan tim atau atlet dalam bentuk pemusatan latihan untuk menghadapi pertandingan
  845. pusat tekanan pusat lokasi reaksi vektor gaya vertikal
  846. putar bawah kondisi bola memutar dari atas ke bawah dalam, sehingga ketika mengenai bet atau raket lawan, bola akan mengarah ke bawah
  847. putaran bola putaran pada bola setelah pukulan (tentang sofbol)
  848. raket pegangan pendek raket pingpong dengan ukuran pegangan lebih pendek dari ukuran raket biasa
  849. raket tenis raket yang digunakan dalam permainan tenis
  850. ranah frekuensi teknik analisis saat kekuatan sinyal ditempatkan sebagai fungsi dari frekuensi sinyal
  851. ranah psikomotor teknik analisis dengan perilaku motorik mulai dari tingkat rendah ke tingkat yang lebih tinggi menggunakan keterampilan dalam skema pertandingan
  852. rangkaian depan teknik praktik sebagai bagian dari keterampilan yang disajikan dan dipraktikkan secara berurutan dengan kemajuan komponen keterampilan awal sampai akhir
  853. rangkaian koordinasi prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa gerakan memerlukan kekuatan besar yang cenderung memanfaatkan gerakan simultan yang tersegmentasi, sementara kekuatan rendah dan gerakan kecepatan tinggi cenderung menggunakan gerakan berurutan
  854. rangkaian tes beberapa tes yang diberikan secara bersamaan untuk mengukur dimensi terpisah dari karakteristik olahraga
  855. rangkulan cara menghindarkan pukulan lawan dengan melakukan rangkulan
  856. rantai inti sel serat otot intrafusal tanpa pembengkakan pusat
  857. rasio gaya rasio kekuatan pegangan dengan gaya aplikasi alat
  858. rasio penyetabil rasio peredam
  859. reaksi normal gaya pada sudut yang tepat di permukaan benda-benda yang berada dalam kontak
  860. refleks impuls keluaran dari penggunaan fungsi impuls satuan untuk masukan dan berguna dalam menggambarkan fungsi transfer
  861. refleks lutut refleks regangan khas yang terjadi dengan menekan bawah lutut kaki sehingga kaki menyentak ke atas
  862. refleks miotatik lengkung refleks singkat yang mengaktifkan otot saat otot diregangkan
  863. refleks pisau lipat refleks yang melibatkan organ tendon Golgi dan terjadi akibat kelebihan beban
  864. refleks regang kontraksi otot setelah peregangan tiba-tiba
  865. rehat penggantian penghentian sesaat dalam perrmainan untuk penggantian pemain yang diminta oleh salah satu regu
  866. reksa penjaga
  867. rekstok palang-palang horizontal untuk latihan jasmani
  868. remis tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang (dalam permainan catur); seri; sama-sama
  869. renang nomor olahraga berupa lomba cepat atau gerakan indah di air dengan jarak tertentu, dalam atau luar ruang
  870. renang indah nomor olahraga air yang memadukan renang, tari, dan senam, dipertandingkan secara beregu, didominasi wanita
  871. renang sinkronis renang indah
  872. respons frekuensi rentang frekuensi yang setia direproduksi oleh instrumen
  873. respons stimulus keluaran akibat motor neuron yang dirangsang, seluruh jaringan yang terhubung akan mengirimkan stimulus kepada serat otot terkait
  874. rokade pertukaran tempat antara benteng dan raja dalam permainan catur
  875. rol belakang gerakan berguling ke belakang
  876. rol depan koprol
  877. rotasi aksial rotasi anggota tubuh sepanjang poros
  878. ruang antar ruang antara garis tunggal dengan garis ganda (dalam tenis)
  879. rubber set pertandingan yang berjumlah ganjil yang dimenangkan oleh pihak yang memenangi jumlah pertandingan terbanyak, misalnya dua dari tiga pertandingan; set tambahan
  880. rusa peti lompatan kecil (dalam senam)
  881. rusuk pemain depan yang ditempatkan di bagian samping atau sayap (dalam permainan sepak bola)
  882. salah posisi kesalahan yang biasanya terjadi pada pemain ganda, baik salah servis ataupun salah menerima servis
  883. salah urutan servis servis yang dilakukan pemain yang tidak berhak melakukan servis
  884. salto gerakan jungkir balik di udara tanpa menyentuh tanah
  885. sambo olahraga bela diri dari Rusia mirip judo yang bertujuan untuk menjatuhkan lawan dengan teknik mengunci kaki dan membanting tanpa kehilangan keseimbangan
  886. sandung menyandung bola selama belum turun di atas rumput (dalam pertandingan hoki); jegal
  887. saptalomba perlombaan gabungan (trek dan lapangan), terdiri atas tujuh lomba, untuk wanita meliputi nomor lari 100 m, lompat tinggi, tolak peluru, lari cepat 200 m, lompat jauh, lempar lembing, dan nomor lari 800 m, untuk pria meliputi nomor lari cepat 60 m, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lari gawang 60 m, loncat galah, dan nomor lari 1000 m (dilaksanakan dalam satu hari)
  888. sarung tangan penjaga gawang sarung yang digunakan penjaga gawang dalam pertandingan sepak bola untuk menangkap bola
  889. sarung tangan sofbol sarung tangan khusus yang digunakan untuk menangkap bola dalam permainan sofbol
  890. sasaran bagian tubuh di atas garis khayal pada pusar sampai batas telinga, tidak termasuk lengan atau bahu
  891. sasaran postur prosedur merekam sudut sendi pada diagram tubuh dengan sasaran, seperti lingkaran konsentris
  892. satu jaga satu rapat sistem penjagaan satu lawan satu secara ketat dalam pertandingan basket
  893. satu lawan satu strategi penjagaan regu, setiap pemain menjaga ketat satu orang pemain lawan dalam pertandingan basket
  894. seed menentukan tingkat kemampuan pemain dalam pertandingan sehingga pemain-pemain terbaik tidak diadu pada babak permulaan
  895. sekak kata yang diucapkan pemain catur untuk mengingatkan bahwa ia akan mematikan raja
  896. selam cabang olahraga renang yang masuk ke dalam air sampai ke kedalaman yang jauh dari permukaan air
  897. semifinal menjelang final (tentang babak dalam turnamen, kompetisi, kejuaraan)
  898. semprotan pelentur reseptor di daerah ujung gelendong otot dan bersifat sensitif hanya untuk mengubah panjang
  899. senam artistik senam yang menampilkan gerakan akrobatik dengan berbagai alat bantu, seperti palang bertingkat, kuda pelana, dan gelang-gelang
  900. senam pengembangan kegiatan kebugaran untuk meningkatkan keterampilan sesuai dengan tingkat perkembangan anak
  901. sensorik sensoris
  902. sentuhan simultan sentuhan terhadap jaring yang dilakukan secara bersamaan oleh beberapa pemain yang saling berlawanan (dalam voli)
  903. sepak badek sepakan dengan menggunakan bagian kaki sebelah luar atau samping, digunakan untuk menyelamatkan bola dari lawan dan mengontrol penyelamatan bola (tentang sepak takraw)
  904. sepak bola permainan beregu di lapangan, menggunakan bola sepak dari dua kelompok yang berlawanan yang masing-masing terdiri atas sebelas pemain, berlangsung selama 2 x 45 menit, kemenangan ditentukan oleh selisih gol yang masuk ke gawang lawan
  905. sepak cungkil sepakan dengan menggunakan jari kaki untuk mengambil bola yang jauh, rendah, atau bola pantulan (tentang sepak takraw)
  906. sepak kuda sepakan dengan menggunakan punggung kaki, digunakan untuk menyelamatkan bola dari lawan atau untuk mengambil bola yang rendah (tentang sepak takraw)
  907. sepak kura sepak kuda
  908. sepak mula servis
  909. sepak pojok tendangan dalam sepak bola yang diambil dari pojok lapangan karena bola ke luar atau ditendang ke luar lapangan searah gawang oleh kesebelasan yang bertahan; tendangan penjuru; tendangan sudut
  910. sepak raga olahraga yang dimainkan dengan bola yang terbuat dari rotan dengan cara ditendang dan disundul oleh lima hingga sepuluh orang dalam satu satu regu tanpa regu lawan
  911. sepak sila sepak yang dilakukan dengan menggunakan bagian dalam kaki
  912. sepak simpuh sepak badek
  913. sepak takraw olahraga yang dimainkan dengan bola yang terbuat dari rotan atau plastik sintesis dengan cara ditendang dan disundul oleh dua regu yang berlawanan, tiap regu berisi tiga pemain
  914. sepatu bola sepatu yang digunakan untuk bermain sepak bola
  915. seperempat final babak lanjutan setelah penyisihan dengan tim yang tersisa sebanyak 8 tim
  916. sepuluh yard titik dan garis gawang yang jauhnya 10 yard dari kedua belah sisi tiang gawang dari tempat untuk melakukan tendangan penjuru (dalam olahraga hoki)
  917. sepusat kontraksi otot yang dinamis saat otot memendek
  918. serangan balik gaya bermain menyerang yang dilakukan setelah mematahkan serangan lawan (dalam sepak bola)
  919. serangan cepat serangan cepat yang dibangun dari daerah sendiri ke daerah lawan (dalam olahraga basket)
  920. serangan ganda serangan yang dilakukan secara beruntun dalam pertandingan sepak bola
  921. serat otot daya tahan serat otot yang ditandai dengan resistensi terhadap kelelahan dan kurangnya kekuatan atau kecepatan
  922. serve memukul bola ke arah lawan untuk memulai permainan; giliran memukul bola ke arah lawan untuk memulai permainan
  923. servis pukulan permulaan untuk memainkan bola (dalam permainan bola voli, tenis, tenis meja, bulu tangkis)
  924. servis bawah tangan servis yang dilakukan pemain dengan posisi raket di bawah bahu (dalam olahraga tenis)
  925. servis keras servis pertama yang dilakukan oleh pemain dengan keras (dalam olahraga tenis dan sepak takraw)
  926. servis keras dan tajam servis yang dilakukan pemain secara keras dan tajam, biasanya menggunakan punggung kaki dari atas kepala (dalam olahraga sepak takraw)
  927. servis lompat servis yang dilakukan server dengan cara melempar bola ke udara kemudian melompat dan memukul bola ke arah lapangan lawan (dalam olahraga voli)
  928. servis mengambang servis dengan cara membuat bola melayang seperti gelombang (dalam olahraga voli)
  929. servis putar dalam servis yang dilakukan pemain dengan putaran bola ke arah dalam (dalam olahraga tenis)
  930. servis putar luar servis yang dilakukan dengan cara memutarkan bola ke arah luar (dalam olahraga tenis)
  931. servis rata servis yang dilakukan dengan pukulan bola rata (dalam olahraga tenis)
  932. servis sempurna servis yang membuat lawan tidak bisa menerima bola (dalam olahraga tenis meja)
  933. servis sentuh jaring bola menyentuh bagian jaring dan langsung masuk ke daerah lawan pada saat servis pembukaan (dalam olahraga tenis dan tenis meja)
  934. servis tinggi servis yang dilakukan dengan cara melambungkan bola (dalam olahraga sepak takraw)
  935. servis tipu servis yang dilakukan secara kejut agar terlihat keras dan jatuh dekat net lapangan lawan
  936. set kedua set lanjutan setelah set pertama selesai
  937. set penentuan set yang menentukan pemenang pertandingan (dalam olahraga voli)
  938. set tambahan set penentu kemenangan
  939. setengah kompetisi pertandingan yang telah dilakukan setiap tim pada pertemuan pertama sebuah kompetisi (dalam sepak bola)
  940. siap aba-aba atau seruan kepada para pelari dan sebagainya bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dalam perlombaan lari atau jalan kaki)
  941. siklus regang-kerut siklus koordinasi otot dalam melakukan gerakan
  942. sikutan gerakan menyikut lawan dengan siku, termasuk daerah (bagian badan) yang terlarang
  943. simpai lingkaran besi dengan penopang dari kayu atau fiber yang digunakan sebagai tempat memasukkan bola basket yang akan dihitung poin atau angkanya (dalam olahraga basket)
  944. simpangan radial gerakan tangan yang lebih dekat ke tulang jari-jari di lengan bagian bawah arah jari kelingking
  945. simultan secara serentak dilakukan (tentang pertandingan catur, biasanya seorang pemain catur melawan beberapa pemain sekaligus)
  946. sindrom de Quervain pembengkakan dan peradangan pada tendon dan penutup tendon yang menggerakkan ibu jari ke arah luar
  947. sistem dinamis sistem koordinasi gerak yang akan muncul berdasarkan sifat dinamis tubuh dan lingkungan
  948. sistem gugur sistem penyisihan yang mengatur bahwa tim yang mengalami kekalahan dalam pertandingan tidak bisa lanjut ke pertandingan selanjutnya (dalam sepak bola)
  949. sistem kanal Haversia sistem struktur internal pembentukan tulang dengan lapisan berulang dari serat kolagen dan kristal hidroksiapatit
  950. sistem lingkaran terbuka sistem dengan masukan perintah yang tidak tergantung dari sistem keluaran
  951. sistem lingkaran tertutup sistem yang muncul saat ada beberapa bentuk perbandingan antara keluaran sistem dan masukan perintah
  952. sistem order pertama sistem berfungsi transfer dengan hanya satu pusat
  953. skala rasio kategori skala dengan ukuran verbal untuk peringkat tenaga otot, nyeri, atau ketidaknyamanan
  954. skor afrika skor pertandingan dengan selisih angka yang terpaut jauh
  955. skor kacamata skor 0-0
  956. smes kilat pukulan bola yang dilakukan pemain secara cepat dari hasil umpan dekat di atas net (dalam olahraga voli)
  957. smes lompat pukulan bola oleh pemain dengan cara melompat sambil melakukan smes (dalam bulu tangkis)
  958. snatch angkatan langsung (dalam olahraga angkat besi) dari lantai ke atas kepala, biasanya dengan loncat atau jongkok
  959. soker permainan sepak bola (terutama di Amerika)
  960. start sikap permulaan pada waktu akan melakukan jalan atau lari (terutama dalam perlombaan) dengan kaki atau tangan tidak boleh menyentuh garis batas (harus berada di belakang garis batas)
  961. starter orang yang mengatur dan menguasai sepenuhnya perlombaan, dari awal sampai selesainya perlombaan
  962. starter pemain yang bermain di awal pertandingan dalam suatu tim
  963. step langkah (dalam senam irama dan lompat jangkit)
  964. stik pemukul bola (dalam permainan golf, hoki, dan sebagainya); tongkat
  965. struktur koordinatif fungsi spesifik otot dan sendi yang secara kolektif dibatasi oleh sistem saraf untuk bertindak kooperatif dalam menghasilkan suatu tindakan
  966. submaksimal bersifat kurang atau di bawah maksimal
  967. sumber penerangan lampu tempat asal dari penerangan yang diperlukan untuk sebuah gelanggang pertandingan (dalam olahraga tenis meja)
  968. susunan regu susunan pemain yang menempati posisi di lapangan pada suatu pertandingan (dalam olahraga voli)
  969. tahap asosiatif tahap kedua pembelajaran gerak dalam model Fitts dan Posner dengan menghubungkan bagian komponen menjadi tindakan halus, melibatkan latihan keterampilan, dan menggunakan umpan balik untuk menyempurnakan keterampilan
  970. tahap atraktor keadaan stabil saat sistem spontan bergeser
  971. tahap kognitif tahap awal pembelajaran gerak dalam model Fitts dan Posner dengan mengidentifikasi dan mengembangkan bagian komponen keterampilan serta melibatkan pembentukan gambaran mental keterampilan
  972. tahap otonom tahap akhir pembelajaran gerak dalam model Fitts dan Posner dengan mengembangkan keterampilan belajar menjadi otomatis, melibatkan sedikit atau tidak sama sekali pikiran sadar atau perhatian saat melakukan keterampilan, tidak semua pembelajar mencapai tahap ini
  973. tahap penemuan tahap pembelajaran keterampilan gerak pada saat seseorang secara sadar membentuk rencana mental tentang bagaimana tugas harus dilakukan
  974. tali nilon tali raket yang terbuat dari bahan nilon (dalam tenis)
  975. tali raket campuran benang atau tali untuk jaring raket (dalam tenis)
  976. tali usus tali jaring raket yang dibuat dari usus binatang, seperti kucing
  977. tanda kesamaan persatuan antara kedua wasit untuk saling memahami mengenai arti dan maksud dari tanda-tanda yang diberikan (dalam hoki)
  978. tanding ganda pertandingan dalam sepak takraw antara dua orang melawan dua orang
  979. tangan bagian dalam memukul bola dengan menggunakan tangan bagian dalam
  980. tangkap bola menangkap bola baik di udara atau di atas tanah dengan tujuan menghentikan permainan (dalam hoki)
  981. tangkap bola pemain yang menangkap bola (dalam permainan sofbol)
  982. tantangan kesempatan yang diberikan kepada pemain, sebanyak tiga kali, untuk mengoreksi keputusan wasit maupun hakim garis dgn sistem reviu atau melihat tayangan ulang
  983. tatami tempat bermain, misalnya untuk judo; bantalan tempat jatuh, misalnya pada olahraga lompat galah; matras
  984. tegangan aktif tegangan yang diciptakan oleh komponen kontraktil saat otot diaktifkan
  985. tegangan otot pasif tegangan otot dari peregangan otot pasif, terutama komponen jaringan ikat
  986. tekanan normal beban per luas penampang yang tegak lurus terhadap bidang penampang suatu objek
  987. tekanan satu lapangan taktik penjagaan ketat satu lawan satu pada seluruh lapangan dalam permainan basket
  988. tekanan setengah lapangan taktik penjagaan ketat satu lawan satu pada setengah lapangan di daerah sendiri dalam permainan basket
  989. tekel merebut bola dari lawan
  990. tekong pemain sepak raga yang melakukan sepak permulaan
  991. telemetri teknik mengirim sinyal biomekanik ke perangkat perekam tanpa kabel menggunakan pemancar dan penerima radio FM
  992. tembakan bawah tangan tembakan yang dilakukan secara berdiri dengan kaki dibuka agak lurus dan kedua tangan lurus ke bawah, kemudian bola diayun dari bawah ke depan untuk kemudian ditembakan ke arah ring (dalam basket)
  993. tembakan dorong tembakan ke gawang yang dilakukan pemain hoki dengan cara mendorong bola
  994. tembakan dua tangan sedada tembakan dengan dua tangan yang dimulai dari depan dada tanpa melompat (dalam basket)
  995. tembakan gaet tembakan yang dilakukan dengan satu tangan di atas kepala sambil memutar ke belakang ke arah keranjang
  996. tembakan gagal tembakan ke arah ring yang dilakukan pemain basket tetapi tidak masuk ke dalam ring
  997. tembakan jarak jauh tembakan ke arah ring yang dilakukan pemain di luar daerah bersyarat
  998. tembakan kesalahan tembakan yang diberikan pada pemain sebagai hukuman atas pelanggaran yang dilakukan oleh pemain lawan (dalam basket)
  999. tembakan lapangan tembakan yang dilakukan oleh pemain di daerah lapangan permainan dan tepat mengenai sasaran (dalam basket)
  1000. tembakan melompat tembakan dari bawah keranjang yang dilakukan pemain dengan cara melangkah dua hitungan terlebih dulu (dalam basket)
  1001. tembakan satu tangan tembakan ke arah ring yang dilakukan dengan satu tangan (dalam basket)
  1002. tembakan setinggi lutut tendangan bola ke arah gawang dengan ketinggian selutut (dalam sepak bola)
  1003. tembakan tabrak tembakan yang dilakukan pemain hoki karena stiknya berbenturan dengan stik lawan
  1004. tendangan awal di titik tengah posisi yang digunakan untuk membuka pertandingan dalam sepak bola
  1005. tendangan bebas tendangan yang diberikan kepada pemain karena lawan membuat pelanggaran biasa di luar kotak penalti (dalam sepak bola)
  1006. tendangan gawang sepakan di depan gawang sendiri karena bola yang melewati garis gawang telah menyentuh kaki lawan
  1007. tendangan kalajengking tendangan yang dilakukan menggunakan tumit dengan posisi kaki yang ditekuk ke belakang sehingga berada di atas kepala atau di belakang punggung (menyerupai ekor kalajengking)
  1008. tendangan melengkung tendangan yang arah bolanya melengkung
  1009. tendangan melintang tendangan yang melintang secara diagonal dengan tujuan mengoper bola pada rekan satu tim
  1010. tendangan penalti tendangan hukuman pada titik penalti yang diberikan wasit akibat pelanggaran yang diberikan lawan dalam kotak penalti (dalam sepak bola)
  1011. tendangan penjuru sepakan yang dilakukan dari pojok sebelah kanan atau kiri gawang lawan
  1012. tendangan pisang sepakan yang mengakibatkan arah bola berjalan melengkung seperti pisang; tendangan melengkung
  1013. tendangan pojok tendangan bola yang dilakukan dari sudut lapangan (dalam sepak bola)
  1014. tendangan setengah voli tendangan yang dilakukan pemain pada saat bola memantul dari tanah (dalam sepak bola)
  1015. tendinitis bisipital peradangan tendon biseps karena penekukan siku berlebihan atau kontraksi kuat dari biseps
  1016. tendonitis peradangan atau iritasi tendon, ditandai dengan rasa nyeri, kaku, dan terbakar di tendon dan sekitarnya
  1017. tengah tempat (arah, titik) dekat garis tengah tubuh
  1018. tenis permainan yang menggunakan bola (sebesar kepalan) sebagai benda yang dipukul dan raket sebagai pemukulnya, dimainkan oleh dua pemain (dua pasang), di lapangan yang dibatasi oleh jaring setinggi kira-kira satu meter
  1019. tenis meja permainan yang menggunakan bola pingpong dan bet (berlapis karet) sebagai pemukulnya dan meja yang dirancang khusus sebagai lapangannya
  1020. teorema nilai final metode pencarian nilai akhir suatu respons keluaran
  1021. teorema nilai inisial metode pencarian nilai awal suatu respons keluaran
  1022. teori elemen indentikal teori yang menjelaskan bahwa transfer positif disebabkan oleh tingkat kesamaan antara bagian komponen atau konteks kinerja
  1023. teori informasi teori kode yang isi pesannya dapat diukur
  1024. teori mediasi tertutup teori yang menyatakan bahwa informasi gerakan yang diamati seseorang akan menjadi kode kognitif yang disimpan di memori dan digunakan ketika melakukan keterampilan
  1025. teori pemisahan teori yang menyatakan bahwa penuaan dimulai ketika seseorang mulai kehilangan hubungan dan kepentingan masa lalu hingga akhirnya menarik diri dari masyarakat
  1026. teori penanda perkembangan teori indikator strategis yang membahas perkembangan sebagai proses kejadian yang terus berlangsung dan saling terkait selama prosesnya
  1027. teori pola dinamik teori untuk menggambarkan kontrol gerakan yang terkoordinasi dengan menekankan pada peran informasi di dalam lingkungan dan sifat dinamis dari tubuh; teori sistem dinamis
  1028. teori sentral perhatian kapasitas atensi yang menyatakan bahwa sumber utama dari sumber daya perhatian semua kegiatan membutuhkan perhatian yang saling mendukung
  1029. teori sistem dinamis cabang psikologi ekologis yang memandang pembangunan sebagai ketidaksejajaran kontinu dalam menentukan perkembangan, peringkat, dan urutan seseorang
  1030. teori sumber ganda teori yang menyatakan keberadaan beberapa perhatian terhadap kegiatan pengolahan informasi spesifik dan keterbatasan jumlah informasi yang dapat diproses secara bersamaan
  1031. teori tugas perkembangan teori yang menyatakan keberadaan tugas-tugas penting yang harus dicapai seseorang dalam waktu tertentu dan ketercapaian tugas menunjukkan seseorang berfungsi efektif dan dapat memenuhi tuntutan masyarakat
  1032. terjun bebas olahraga udara beregu atau perseorangan dengan cara terjun dari pesawat terbang pada ketinggian sedang dan melakukan gerakan akrobatik di udara
  1033. tes Adson tes yang meminta pasien untuk duduk dengan kepala tegak, berpaling ke sisi yang terkena penyakit, dan mengangkat lengan yang terkena penyakit sambil menarik napas dalam-dalam, ditandai positif jika denyut nadi di pergelangan tangan lemah
  1034. tes aero tes untuk mengetahui VO2 maksimal
  1035. tes aerobik kursi roda tes untuk menguji kebugaran aerobik pengguna kursi roda
  1036. tes aerobik tiga tingkat tes aerobik untuk memperkirakan denyut jantung dalam satu menit
  1037. tes agilitas tes untuk memonitor kecepatan dan kelincahan dengan sudut balikan 180 derajat
  1038. tes angkat badan tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas
  1039. tes angkat dada universal tes untuk memonitor kekuatan otot dada atlet
  1040. tes angkat punggung tes untuk mengukur kekuatan, fleksibilitas, dan daya tahan punggung
  1041. tes angkatan maksimal tes untuk mengukur kemampuan maksimal lari cepat
  1042. tes baring duduk tes untuk mengukur kekuatan otot perut dan batang fleksi
  1043. tes baring duduk kursi tes untuk mengukur fleksibilitas tubuh bagian bawah
  1044. tes baring duduk modifikasi tes hasil modifikasi beberapa tes tradisional untuk mengukur kekuatan dan fleksibilitas daerah pinggul
  1045. tes baring duduk setengah badan tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan perut
  1046. tes berat badan tes pengujian berat badan untuk menentukan dan memantau komposisi tubuh serta perubahannya dengan diet dan olahraga
  1047. tes berdiri bangau tes untuk melihat kemampuan atlet dalam menjaga keseimbangan saat posisi statis
  1048. tes berliku-liku tes yang meminta atlet untuk berlari zig-zag dalam waktu sesingkat mungkin
  1049. tes bersepeda 12 menit tes untuk mengukur kebugaran pernapasan dengan bersepeda selama dua belas menit
  1050. tes bersepeda dua km tes untuk mengukur kebugaran aerobik dan daya tahan otot tungkai
  1051. tes bolak-balik 20 yard tes untuk mengukur kecepatan, daya ledak, kontrol tubuh, dan kelincahan dalam berlari
  1052. tes bolak-balik 300 yard tes untuk memonitor kekuatan dan kecepatan otot secara anaerobik
  1053. tes bolak-balik polo air tes untuk menilai kemampuan pemain polo air dalam melakukan upaya berenang berulang dengan intensitas tinggi
  1054. tes Burpee tes untuk mengukur kelincahan dan keseimbangan atlet
  1055. tes Conconi tes yang relatif sederhana dengan mengukur denyut jantung pada tingkat intensitas yang berbeda sebagai penentu batas ambang anaerobik
  1056. tes Cunningham Faulkner tes untuk memonitor anaerobik atlet
  1057. tes daya ledak tes untuk mengukur kekuatan ekstremitas bawah
  1058. tes daya tahan yoyo tes untuk mengevaluasi ketahanan dari kebugaran aerobik
  1059. tes duduk di kursi tes untuk menilai kekuatan dan daya tahan kaki
  1060. tes duduk dinding tes sederhana untuk menguji kekuatan dan daya tahan otot tubuh bagian bawah, terutama otot paha depan
  1061. tes duduk raih tes untuk mengukur fleksibilitas punggung bawah dan paha belakang
  1062. tes ekstensi lutut dinamis tes untuk mengukur kekuatan ekstensor lutut
  1063. tes ergometer Astrand tes kebugaran aerobik submaksimal
  1064. tes ergometer sepeda tes dengan menggunakan sepeda yang dioperasikan pada berbagai beban kerja untuk mengukur kapasitas kerja fisik dalam menggunakan sepeda
  1065. tes Finkelstein tes untuk menguji sindrom de Quervain dengan cara meminta pasien untuk menekuk ibu jari ke telapak tangan dan ditutupi oleh jari-jari lainnya, kemudian pergelangan tangan ditekuk ke arah jari kelingking, ditandai positif jika terasa nyeri pada pangkal ibu jari
  1066. tes fleksibilitas angkat kaki lurus tes untuk menilai fleksibilitas otot kaki saat lutut sepenuhnya diluruskan
  1067. tes fleksibilitas bahu tes fleksibilitas sederhana menggunakan benda padat panjang untuk menguji sendi baru sebagai upaya mencegah cedera, khususnya untuk olahraga renang dan bulu tangkis
  1068. tes fleksibilitas otot betis tes fleksibilitas sederhana otot betis yang hanya membutuhkan peralatan minimal
  1069. tes fleksibiltas torso dan leher tes untuk memonitor perkembangan torso dan leher
  1070. tes fungsi paru-paru tes untuk mengukur fungsi paru-paru
  1071. tes interval FIFA tes untuk mengevaluasi kemampuan seseorang berulang kali melakukan interval selama jangka waktu yang lama, salah satu bagian tes kebugaran FIFA untuk wasit dan asisten wasit
  1072. tes jalan enam menit tes untuk mengukur kebugaran aerobik dengan melakukan jalan selama enam menit
  1073. tes jalan Groningen tes untuk mengukur kebugaran aerobik pada orang tua dengan variasi tahapan yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan peserta lansia
  1074. tes jalan Rockport tes kebugaran aerobik umum bagi peserta dengan tingkat kebugaran rendah
  1075. tes jalan setengah mil tes untuk mengukur kebugaran aerobik pada lansia atau orang yang kurang bugar
  1076. tes jongkok kaki satu tes untuk mengukur dan menguji kekuatan tubuh bagian bawah, terutama pinggul dan tungkai bawah
  1077. tes kebugaran AAHPERD tes kebugaran untuk mengukur kinerja tubuh yang berhubungan dengan kebugaran fisik, terdiri atas enam tes, digagas oleh The American Alliance for Health, Physical Education, Recreation and Dance (AAHPERD)
  1078. tes kebugaran Canadian tes kebugaran untuk mengukur kebugaran aerobik bagi masyarakat umum agar mereka dapat meningkatkan perhatian pada pentingnya kebugaran tubuh
  1079. tes kebugaran polar tes untuk menghitung tingkat kebugaran kardiovaskular dan menentukan tingkat kebugaran berdasarkan variabilitas detak jantung
  1080. tes kecepatan 35 meter tes kecepatan untuk memonitor efisiensi anaerobik
  1081. tes kecepatan 60 meter tes kecepatan untuk menentukan akselerasi dan kecepatan atlet dalam cabang lari
  1082. tes kecepatan pukulan tes yang mengukur kecepatan meninju dengan menggunakan pistol radar atau analisis studio dan bertujuan untuk mengukur kecepatan maksimal pukulan
  1083. tes kekuatan angkat badan tes untuk mengukur kekuatan lengan dan bahu
  1084. tes kekuatan genggam tes untuk mengukur kekuatan isometrik maksimum dari tangan dan otot lengan bawah, biasanya sering digunakan sebagai tes umum untuk menguji kekuatan
  1085. tes kekuatan isokinetik tes olahraga isokinetik dengan alat khusus yang memberikan resistansi variabel sehingga gerakan dapat dilakukan pada kecepatan konstan tanpa dipengaruhi besarnya usaha yang diberikan
  1086. tes kekuatan kaki isometrik tes untuk mengukur gaya maksimal yang diterapkan ke objek statis sehingga tidak ada gerakan pada sendi, bertujuan untuk mengukur kekuatan kaki
  1087. tes kekuatan lempar tes untuk mengukur kekuatan inti dan daya ledak total tubuh yang dapat merangsang gerakan berputar saat memukul bola
  1088. tes kekuatan otot perut tes untuk memperkirakan tingkat kekuatan otot perut
  1089. tes kekuatan otot punggung isometrik tes yang mengukur kekuatan punggung untuk menjaga stabilitas tubuh
  1090. tes kekuatan pukulan tes untuk mengukur kecepatan maksimal pukulan
  1091. tes kelelahan lari cepat tes untuk menguji kapasitas anaerobik, kemampuan untuk pulih antara sprint, dan hasil tingkat pemulihan yang sama berulang kali
  1092. tes kelenturan paha tes untuk mengukur fleksibilitas otot-otot aduktor
  1093. tes kelincahan heksagonal tes untuk menguji kemampuan atlet bergerak cepat dengan tetap menjaga keseimbangan
  1094. tes kelincahan Illinous tes umum untuk mengukur kelincahan dalam olahraga
  1095. tes kelincahan kerucut tes gerakan lateral yang mengukur kelincahan atlet dan bertujuan untuk megukur kecepatan, daya ledak, kontrol tubuh, dan kemampuan untuk mengubah arah
  1096. tes kelincahan lompat rintang tes untuk mengukur kelincahan dan kekuatan pada tubuh bagian bawah
  1097. tes kelincahan Southeast Missouri (SEMO) tes untuk mengukur kelincahan saat tubuh bergerak maju, mundur, dan ke samping
  1098. tes kelompok tes yang diberikan kepada lebih dari satu orang pada waktu yang sama
  1099. tes kemampuan fisik tes untuk menentukan kemampuan atlet dalam melakukan tugasnya yang memerlukan kekuatan fisik dan daya tahan
  1100. tes keseimbangan balok titian tes untuk mengukur keseimbangan aktif melalui kemampuan menjaga keseimbangan saat berjalan di palang keseimbangan
  1101. tes keseimbangan berdiri tes untuk mengukur kemampuan menyeimbangkan tubuh dengan satu kaki
  1102. tes keseimbangan Flamingo tes yang mengukur keseimbangan kaki, panggul, dan otot tubuh serta bertujuan untuk menilai kemampuan menyeimbangkan tubuh dengan satu kaki
  1103. tes keseimbangan statis tes untuk mengukur keseimbangan tetap saat berat badan bertumpu pada telapak kaki yang dominan
  1104. tes kesiapan tes untuk mengukur tingkat pencapaian kematangan dalam memperoleh keterampilan, diperlukan untuk menentukan keberhasilan beberapa aktivitas pembelajaran baru
  1105. tes keterampilan tes yang menentukan kekuatan atlet dalam berolahraga, biasanya unsur keterampilan dikeluarkan dari tes kebugaran sehingga komponen kebugaran murni dapat diuji
  1106. tes keterampilan akurasi tes keterampilan yang menilai kemampuan atlet untuk memproyeksikan akurasi objek
  1107. tes keterampilan olahraga tes keterampilan untuk menentukan kemampuan dan tingkat pencapaian atlet dalam olahraga tertentu
  1108. tes kondisi perut tes untuk mengukur kekuatan otot perut, daya tahan otot-otot perut, dan fleksibilitas pinggul dengan menggunakan tempo
  1109. tes konsumsi oksigen maksimal tes untuk mengukur kriteria kekuatan aerobik pada atlet
  1110. tes kosmin tes untuk memprediksi waktu lari atlet dalam jarak 800 dan 1600 meter
  1111. tes langkah tes sederhana untuk mengukur ketahanan kardiovaskular dengan mencoba mempertahankan kecepatan melangkah yang stabil dan konsisten
  1112. tes langkah Balke tes langkah maksimal bertahap untuk menentukan kebugaran aerobik yang memiliki peningkatan bertahap dalam langkah tinggi yang berlanjut sampai kelelahan
  1113. tes langkah Harvard tes kebugaran aerobik yang membutuhkan peralatan minimal dan memiliki banyak variasi lain dari langkah tes
  1114. tes langkah kebugaran tes langkah untuk menguji kebugaran
  1115. tes langkah samping tes yang memiliki berbagai variasi pada ketinggian langkah, tindakan fisiologis, dan perhitungan hasil dengan perbedaan dalam kesesuaian untuk populasi tertentu
  1116. tes lari 12 menit Cooper tes lari maksimal 12 menit yang populer digunakan untuk menguji kebugaran aerobik
  1117. tes lari 2,4 km Cooper tes lari maksimal 2,4 km yang populer digunakan untuk menguji kebugaran aerobik
  1118. tes lari 600 yard tes untuk mengukur fungsi sistem jantung, paru-paru, dan pembuluh darah dalam mengambil dan menyalurkan oksigen untuk proses metabolisme
  1119. tes lari bolak-balik tes lari yang bergantung pada kecepatan langkah dan perubahan arah
  1120. tes lari bolak-balik 60 yard tes untuk menguji kebugaran anaerobik, kecepatan, dan daya tahan
  1121. tes lari bumerang tes untuk mengukur kelincahan berlari
  1122. tes lari cepat tes lari yang mengandalkan kecepatan dan kelincahan serta bertujuan untuk menentukan percepatan
  1123. tes lari cepat anaerobik tes lari cepat yang melibatkan enam sprint dengan jarak 35 meter dan pemulihan 10 detik antarsprint untuk menguji kapasitas anaerobik selama berjalan
  1124. tes lari cepat maksimum tes untuk memonitor anaerobik pada sistem laktat
  1125. tes lari kelincahan bolak-balik tes untuk mengukur kecepatan dan kelincahan
  1126. tes lingkar betis tes untuk mengukur lingkar betis sebagai ukuran otot-otot yang mendasari jaringan adiposa
  1127. tes lingkar dada tes untuk mengukur lingkar dada sebagai ukuran otot-otot dada dan ukuran paru-paru
  1128. tes lingkar pergelangan kaki tes untuk mengukur lingkar pergelangan kaki
  1129. tes lipatan kulit tes berupa pengukuran lemak tubuh dengan kaliper lipatan kulit
  1130. tes lompat kuadran tes kelincahan tanpa lari untuk mengukur kemampuan bergerak dalam ruang kecil dengan kecepatan maksimum dan menguji kelincahan seluruh tubuh
  1131. tes lompat rintangan multitahap tes kelincahan dan daya tahan tubuh bagian bawah untuk mengukur kecepatan kaki, kontrol tubuh, dan kemampuan usaha berulang
  1132. tes lompat tegak tes untuk mengukur ketinggian melompat vertikal secara langsung
  1133. tes lompat tiga tes untuk mengukur kekuatan kaki secara horizontal dan vertikal
  1134. tes menahan badan tes untuk mengukur daya tahan otot tubuh bagian atas
  1135. tes mendorong kaki tes untuk mengevaluasi kekuatan otot tubuh bagian bawah
  1136. tes naik turun kotak tes loncatan submaksimal kebugaran aerobik yang umumnya digunakan di Inggris
  1137. tes panahan tes untuk mengukur keterampilan memanah
  1138. tes pengenalan tes memori eksplisit yang membutuhkan seseorang untuk memilih respons yang benar dari beberapa tanggapan alternatif
  1139. tes penguasaan tes untuk menentukan penguasaan unit insruksi, pengetahuan, atau keterampilan tertentu
  1140. tes peran tes saat penilai diperintahkan untuk bertindak seolah-olah ditempatkan dalam situasi tertentu
  1141. tes percepatan maksimal tes untuk mengukur hasil akhir yang dicapai
  1142. tes Phalen tes untuk mengecek sindrom lorong karpal dengan meminta pasien untuk memegang pergelangan tangan dalam hiperfleksi selama satu menit, ditandai positif jika terasa sakit, kesemutan, atau mati rasa
  1143. tes postur tes sederhana untuk menilai postur
  1144. tes presentase lemak tes untuk mengukur presentase lemak
  1145. tes putar punggung tes untuk mengukur fleksibilitas punggung dan bahu sebagai faktor penting dalam mencegah cedera di beberapa jenis olahraga
  1146. tes raih V tes untuk mengukur fleksibilitas punggung bagian bawah dan otot
  1147. tes regang bahu tes sederhana untuk mengukur fleksibilitas lengan atas dan pembebat bahu
  1148. tes renang 450 meter tes untuk mengukur kebugaran aerobik dan kemampuan berenang
  1149. tes renang bolak-balik tes untuk mengukur kebugaran aerobik atlet polo air
  1150. tes renang cepat tes yang digunakan sebagai ukuran kapasitas aerobik dan penentuan intensitas latihan renang
  1151. tes renang kecepatan tes untuk memonitor kapasitas atlet agar dapat menentukan target repetisi pada latihan aerobik atlet renang
  1152. tes renang satu km tes untuk mengukur tingkat kemampuan aerobik dan keterampilan berenang
  1153. tes retensi tes berupa uji kinerja keterampilan yang diberikan tanpa ada latihan untuk mengukur kegigihan dan peningkatan kinerja keterampilan
  1154. tes sentuh maksimal tes khusus olahraga basket untuk mengukur jangkauan maksimum tinggi lompatan di atas tanah
  1155. tes sentuh pelat tes yang menggunakan tindakan sentuh dinding untuk menilai kecepatan dan koordinasi gerakan anggota badan
  1156. tes sentuh tangan bergantian tes untuk mengukur koordinasi tangan dan mata
  1157. tes sepeda cepat 40 meter tes untuk mengukur teknik bersepeda, kebugaran anaerobik, dan daya ledak otot tungkai
  1158. tes soda pop tes kemampuan koordinasi motorik halus untuk mengukur ketangkasan manual serta koordinasi tangan dan mata
  1159. tes t tes untuk memonitor perkembangan daya tahan, khusus untuk lari 200 meter ke belakang dan menyamping
  1160. tes tangan tekuk tes kekuatan tubuh bagian atas yang dirancang untuk menguji kebugaran fungsional senior
  1161. tes tekuk bisep tes untuk memonitor kekuatan fleksor siku
  1162. tes tekuk tungkai tes untuk mengukur kekuatan otot paha bagian belakang
  1163. tes terbang 30 meter tes untuk memonitor perkembangan kecepatan maksimum atlet
  1164. tes tolak angkat tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas
  1165. tes tolak angkat berirama tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas yang dilakukan dengan pencatatan setiap tiga detik pada tingkat satu
  1166. tes tolak angkat kursi tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas dengan variasi menggunakan kursi
  1167. tes tolak dorong tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas
  1168. tes tolak dorong APFT tes untuk mengukur kekuatan daya tahan dada, bahu, dan otot trisep yang merupakan bagian dari Army Physical Fitness Test (APFT)
  1169. tes tolak peluru belakang tes untuk mengukur kekuatan inti tubuh dan kekuatan total tubuh dengan melibatkan tolak peluru seberat delapan pon yang diukur jarak maksimum lemparannya
  1170. tes udara tes kebugaran multitahap yang populer digunakan untuk mengukur kebugaran aerobik
  1171. tiang bendera tiang bendera pada tiap sudut dan ujung garis 254 dan garis tengah yang tingginya empat kaki (dalam hoki)
  1172. tiang gawang dua tiang tegak yang dihubungkan dengan mistar gawang sebagai sasaran utama untuk mencetak gol dalam permainan sepak bola
  1173. tiang jaring tempat jaring menempel yang digunakan sebagai penanda masuknya bola pada pertandingan sepak bola
  1174. tiang tegak lurus kedua tiang gawang yang dijadikan sasaran untuk memasukkan bola (dalam permainan hoki)
  1175. tiki-taka gaya permainan sepak bola dengan pergerakan dan operan pendek, bola dimainkan melalui berbagai celah, dan penguasaan bola dipertahankan
  1176. tim bertahan tim atau regu yang menggunakan pola bertahan untuk menahan serangan lawan
  1177. tim pemenang tim yang berhasil mengalahkan setiap lawan dan dinyatakan sebagai pemenang
  1178. tim penembak hukuman tembakan hukuman yang diberikan wasit kepada salah satu pemain tim akibat kesalahan pemain lawan (dalam basket)
  1179. tim penyerang regu yang sedang melakukan serangan di daerah lawan (dalam hoki)
  1180. tinggi duduk pengukuran jarak dari titik tertinggi di kepala ke dasar permukaan duduk
  1181. tingkat pemanasan jumlah unit gerak yang diaktifkan per detik
  1182. tinju olahraga pertarungan yang dilakukan di ring persegi antara dua orang dengan memukul satu sama lain mengenakan sarung tangan khusus, dengan jumlah ronde maksimum 12 berdurasi 3 menit, didampingi oleh wasit yang mengawasi sepanjang pertarungan
  1183. titik penalti titik tempat hukuman terdekat dengan gawang dalam pertandingan sepak bola
  1184. titik pengapungan titik pada saat gaya apung bertindak
  1185. titik putih titik penalti
  1186. titik tendangan pojok tempat untuk melakukan tendangan sudut (dalam sepak bola)
  1187. titik tengah titik di tengah lapangan sebagai tempat untuk membuka pertandingan (dalam hoki)
  1188. tongkat pemukul alat pemukul yang terbuat dari kayu atau fiber yang digunakan dalam permainan sofbol
  1189. transfer pengalihan pemain ke perkumpulan lain dengan imbalan uang
  1190. transfer bilateral gerakan ketika berlatih dengan satu tungkai lebih meningkatkan pemerolehan keterampilan dibandingkan berlatih dengan tungkai lainnya
  1191. transfer negatif gerakan ketika keterampilan lain di masa lalu secara negatif memengaruhi pembelajaran keterampilan baru yang akan dipelajari
  1192. transfer nol gerakan ketika keterampilan lain di masa lalu tidak berpengaruh terhadap keterampilan baru yang akan dipelajari
  1193. trap usaha untuk menjebak lawan; jebakan
  1194. trek pemindahan bola dari pemain sayap ke tengah untuk diteruskan ke gawang lawan
  1195. trek jalur atau jalan yang dipakai untuk arena balap
  1196. trigol tiga gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  1197. trilomba perlombaan gabungan (dalam cabang olahraga atletik), meliputi renang, balap sepeda, dan lari
  1198. tuas mesin sederhana untuk memperbesar gerakan yang terdiri atas objek yang berputar pada sumbunya
  1199. tuas kelas pertama titik tumpu di antara kekuatan yang berlawanan, misalnya jungkat-jungkit
  1200. tubuh terubahkan model biomekanik yang mendokumentasikan kekuatan dan deformasi dalam suatu objek saat dimuat
  1201. tugas penampilan tugas yang digunakan bergantian dengan tugas penilaian alternatif dan tugas penilaian kinerja
  1202. tukar ujung meja pertukaran yang dilakukan antarpemain atau pasangan pada saat gim selesai (dalam tenis meja)
  1203. tunda elektromekanis penundaan antara potensial aksi motorik dan produksi tenaga otot
  1204. tunggal putra nomor pertandingan tunggal putra dalam tenis meja
  1205. tunggal putra remaja nomor pertandingan untuk tunggal putra kelompok remaja dalam tenis meja
  1206. tunggal putri remaja nomor pertandingan untuk tunggal putri kelompok remaja dalam tenis meja
  1207. tunggang serasi perlombaan berkuda yang dinilai dari kemewahan, keserasian, dan kedisiplinan
  1208. turnamen pertandingan (tenis dan sebagainya) yang diikuti oleh beberapa regu
  1209. ujung garis akhir titik pada ujung garis akhir lapangan (dalam basket)
  1210. ukuran hasil penampilan ukuran kinerja keterampilan motorik yang menunjukkan hasil atau akibat dari melakukan keterampilan motorik, misalnya jarak seseorang berjalan, kecepatan seseorang berlari dengan jarak tertentu, atau derajat tekukan lutut seseorang
  1211. ukuran peraturan lapangan peraturan yang mengatur ukuran dan susunan lapangan permainan basket
  1212. ukuran produksi penampilan ukuran kinerja keterampilan motorik yang menunjukkan aspek tertentu dari sistem kontrol motorik selama kinerja tindakan
  1213. umpan operan bola kepada pemain setim
  1214. umpan balik informasi yang diperoleh dari sistem sensorik yang digunakan untuk melakukan koreksi terhadap gerakan yang berlangsung
  1215. umpan balik biologis umpan balik yang mengukur informasi fisiologis yang tersedia melalui beberapa bentuk instrumentasi
  1216. umpan balik deskriptif umpan balik yang menggambarkan sifat kesalahan pembuatan kinerja
  1217. umpan balik imbuhan umpan balik berupa informasi yang diterima sebagai sumber eksternal yang melengkapi informasi sensorik seseorang
  1218. umpan balik intrinsik umpan balik berupa respons yang memberikan informasi yang tersedia dari sistem sensorik
  1219. umpan balik lebar gelombang umpan balik yang diberikan hanya pada upaya percobaan yang terjadi di luar area yang dianggap tepat dan telah ditentukan sebelumnya
  1220. umpan balik pelesap umpan balik yang diberikan dengan mengurangi frekuensi secara bertahap
  1221. umpan balik rerata umpan balik yang diberikan setelah sejumlah upaya mengenai kesalahan kinerja rata-rata telah selesai
  1222. umpan balik searah umpan balik yang diberikan selama pelaksanaan keterampilan
  1223. umpan balik teratur pemelajar umpan balik yang diberikan kepada pemelajar ketika diminta
  1224. umpan balik terminal umpan balik yang diberikan setelah gerakan selesai
  1225. umpan gol operan bola kepada pemain setim yang mencetak gol
  1226. umpan matang umpan yang berpotensi menghasilkan skor
  1227. umpan pendek umpan yang dilakukan pada jarak dekat dalam permainan sepak bola
  1228. umpan terobosan umpan yang dilakukan dengan menempatkan bola ke daerah kosong pertahanan lawan (dalam sepak bola)
  1229. umpan tinggi memberi umpan dengan cara melambungkan bola (dalam voli)
  1230. undi gawang undian yang dilakukan untuk memilih daerah atau gawang (dalam hoki)
  1231. usia prestasi usia ketika seorang atlet seharusnya dapat mencapai prestasi
  1232. validitas muka validitas yang mengacu pada isi tes
  1233. variabilitas antarpercobaan kondisi yang mengatur kinerja keterampilan berupa kehadiran atau keabsenan dalam percobaan yang ada
  1234. variabilitas latihan berbagai gerakan dan karakteristik seseorang saat berlatih suatu keterampilan
  1235. waktu gerakan interval dari gerakan mulai sampai gerakan selesai
  1236. waktu luncur masa badan perenang meluncur di air akibat tarikan lengan atau tendangan kaki
  1237. waktu permainan durasi permainan dengan batas waktu tertentu
  1238. waktu pertandingan waktu permainan
  1239. waktu reaksi diskriminasi waktu reaksi yang terjadi saat situasi melibatkan lebih dari satu sinyal, tetapi hanya mendapat satu sinyal sebagai jawaban
  1240. waktu reaksi pilih waktu reaksi yang dihasilkan dari situasi yang melibatkan pilihan tentang bagaimana cara merespons
  1241. waktu relatif proporsi jumlah total waktu yang dibutuhkan oleh masing-masing komponen keterampilan selama kinerja keterampilan
  1242. waktu respons interval saat stimulus disajikan dan respons selesai
  1243. wasit pemandu wasit dengan posisi pengawasan yang berada di depan pemain pada saat regu melakukan penyerangan (dalam olahraga basket)
  1244. wasit penyerta wasit dengan posisi pengawasan yang berada di belakang pemain pada saat regu melalukan penyerangan (dalam olahraga basket)
  1245. wazari kemenangan yang diperoleh seorang pemain judo
  1246. welter golongan (kelas) petinju yang berat badannya antara 63,5–67 kg
  1247. zorbing olahraga ekstrem yang dilakukan dengan memasuki bola raksasa berbahan plastik transparan, kemudian berguling menuruni lereng

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah olahraga"

Kategori ini memiliki 184 halaman, dari 184.