Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah peternakan

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Tern}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan peternakan:

  1. ad libitum konsumsi pakan dan air minum yang tidak terbatas
  2. afkir tidak produktif lagi dan dipisahkan dari kelompoknya untuk kemudian dijual atau dipotong
  3. air susu jolong air susu yang diekskresikan sejak hari pertama sampai beberapa hari setelah induk hewan melahirkan
  4. air susu pengganti ransum dalam bentuk cair untuk anak hewan ternak yang belum disapih sebagai pengganti air susu induknya
  5. alas tidur alas untuk tidur hewan ternak yang diberikan pada waktu menjelang melahirkan atau pada hewan ternak sakit, biasanya berupa jerami atau rumput kering
  6. alat pemanas alat yang berfungsi sebagai induk buatan, biasanya digunakan pada ternak unggas dan babi
  7. albinoid berkulit putih, tidak berpigmen (tentang ternak kerbau, sapi), tetapi tanduk dan kuku berwarna hitam karena masih mengandung pigmen (zat tanduk)
  8. alopesia kerontokan bulu sebagian atau menyeluruh pada tubuh hewan
  9. ambing kelenjar berbentuk kantong yang berputing dua atau lebih
  10. bangsa murni kelompok ternak berdarah murni, tidak tercampur dengan darah bangsa ternak lain, yang dapat berasal dari persilangan beberapa bangsa (murni) untuk membentuk kelompok bibit awal yang kemudian dibentuk melalui seleksi beberapa generasi menjadi suatu bangsa murni baru
  11. benih benar benih yang mutunya sesuai dengan catatan hasil pengujian atau catatan sertifikasi
  12. benih bersih benih yang bersih varietas dan bersih fisik
  13. benih sehat benih yang berpotensi hidup maksimal, berdaya kecambah, dan berkekuatan tumbuh yang tinggi, serta tidak mengandung penyakit yang membahayakan dan tidak mengalami kerusakan fisik, terutama pada bagian embrionya
  14. bentik gambaran bagian lingkungan perairan yang dihuni oleh organisme yang hidup pada atau di dalam sedimen
  15. bentuk tubuh bangun tubuh; perawakan
  16. bentuk tubuh imbangan bentuk tubuh ternak dilihat dari perbandingan kepala, leher, badan, dan anggota tubuh
  17. berahi gejala yang timbul secara berkala pada ternak betina sebagai perwujudan berahi untuk dikawinkan; entrus
  18. berahi pertama kuda berahi pertama setelah melahirkan bagi kuda betina, biasanya berkisar 2–11 hari setelah melahirkan
  19. berahi tenang rasa berahi yang secara fisik luar tidak jelas menunjukkan tanda-tanda berahi secara normal (misalnya pada induk ternak mamalia)
  20. berahi terpendam ovulasi yang tidak disertai gejala berahi
  21. berat sapih berat badan seekor ternak pada waktu disapih
  22. bercak daging noda berwarna merah cokelat di dalam telur, disebabkan bercak darah yang telah berubah warna atau jaringan dari saluran telur yang terlepas pada waktu proses pembentukan telur; bercak darah
  23. bercak darah bercak daging
  24. biak dara pembiakan dengan telur yang tidak dibuahi
  25. buku silsilah buku yang berisikan catatan asal-usul ternak (mengenai keturunan asalnya) yang dilengkapi dengan kemampuan produksinya masing-masing
  26. bunting suri keadaan bunting semu dan tidak mau kawin akibat perkawinan yang gagal atau karena sering dinaiki teman-temannya yang sejenis (tentang ternak)
  27. bursa kantong atau sesuatu yang menyerupai kantong yang berisi cairan kental (pada ternak)
  28. busuk kuku radang yang terdapat pada telapak kaki sapi atau domba, biasanya menyebabkan pincang dan rasa panas disertai bengkak di bawah kuku
  29. cacar sapi cacar pada sapi yang disebabkan oleh virus, pada putingnya terdapat lepuh-lepuh sehingga sulit diperah
  30. cacar unggas bercak-bercak kulit pada ayam yang disebabkan oleh virus yang menyerang rongga mulut, tenggorok, jengger, dan pialnya
  31. cacar unggas air penyakit yang menyerang kulit unggas air yang disebabkan oleh virus
  32. cempe lahir dini anak domba yang lahir dari induk domba yang dikawinkan pada masa menjelang atau permulaan musim kawin
  33. cempe lahir lambat anak domba yang lahir dari induk domba yang dikawinkan pada akhir musim kawin
  34. cempe terlantar cempe piatu atau kembar yang lahir dari induk domba tua yang kekurangan susu sehingga perlu bantuan susu tambahan
  35. cincin hidung cincin yang dipasang pada sekat hidung sapi jantan agar mudah ditangkap atau mudah ditangani
  36. cincin mata kulit berbentuk cincin yang melingkar di sekeliling mata ayam
  37. cirit pedet penyakit yang sangat menular pada anak sapi yang ditandai menceret terus-menerus, dapat menyebabkan kematian pada anak sapi yang berumur sepuluh hari, pada umumnya disebabkan oleh bakteri Escherichia coli
  38. cirit putih penyakit menular pada anak sapi yang masih menyusu disebabkan oleh kuman yang masuk ke badan melalui tali pusar
  39. cita rasa derajat penerimaan ternak terhadap bahan makanan atau ransum
  40. dara ternak betina yang berumur lebih dari satu tahun dan belum pernah beranak meskipun telah bunting
  41. daya gabung kesanggupan dua bangsa atau galur ternak untuk menghasilkan hasil persilangan yang unggul
  42. daya penurunan kemampuan ternak menurunkan sifat-sifatnya kepada generasi berikutnya
  43. daya tetas imbangan antara telur yang menetas dan yang ditetaskan
  44. demam susu penyakit pada induk yang baru melahirkan, ditandai oleh rendahnya kalsium dalam darah
  45. demam texas infeksi pada sapi yang ditandai dengan badan yang kurus, demam tinggi, dan anemia, disebabkan oleh parasit yang ditularkan oleh kutu sapi
  46. dewasa telah mencapai kematangan kelamin
  47. dewasa kelamin keadaan mulai berfungsinya kelamin pada hewan untuk menghasilkan spermatozoa atau sel telur
  48. diatesis eksudatif penyakit pada babi muda dan ayam yang disebabkan oleh kekurangan vitamin E dan ditandai dengan edema parah pada jaringan subkutan
  49. efisiensi makanan angka yang menunjukkan perbandingan antara pertambahan berat badan ternak dan berat ransum yang dikonsumsi
  50. ekor gemuk ekor domba yang membesar karena timbunan lemak
  51. enteritis penyakit hewan dengan gejala radang pada usus
  52. feses putih penyakit yang menyerang udang, menyebabkan udang mengeluarkan kotoran berwarna putih
  53. fidlot tempat pemberian pakan ternak sapi berupa kurungan, baik di dalam maupun luar ruangan
  54. frib bulu domba yang terpotong-potong pendek dan kotor dari hasil sisa pencukuran
  55. galur ciri khas yang terdapat pada sekelompok ternak dalam satu bangsa yang ada pada ternak lain dalam bangsa yang sama
  56. giblet organ tubuh unggas yang dapat dimakan (seperti jantung dan rempela)
  57. gigi telur lapisan berkeratin pada ujung paruh atas anak ayam yang baru menetas
  58. gumboro virus yang biasa menyerang anak ayam, dengan gejala mengantuk, bulu mengerut, menceret keputih-putihan
  59. gumboro penyakit yang disebabkan oleh virus gumboro
  60. inang perantara induk semang
  61. induk buatan alat pemanas (listrik) yang disediakan untuk menghangatkan ruangan (tempat) anak unggas atau babi
  62. induk semang hewan yang bertindak sebagai tempat hidup parasit yang belum mencapai kematangan seksual
  63. inventaris daftar ternak yang menyebutkan macam, ukurannya, dan sebagainya
  64. jawer kulit yang menyerupai daging, bergantung pada dasar dan sisi paruh bawah unggas
  65. jembrana penyakit pes pada sapi yang awalnya ditemukan di daerah Jembrana (Bali)
  66. jumlah seperanak jumlah anak yang dihasilkan dari satu kelahiran
  67. karantina tempat untuk menahan ternak impor yang baru datang dari luar negeri, guna mencegah penyebaran penyakit menular
  68. karung kantong pakan yang mempunyai volume tertentu
  69. kawin acak keadaan yang memungkinkan terjadinya perkawinan antara jantan dan betina dewasa secara acak
  70. kawin suntik pembenihan dengan jalan memasukkan benih jantan (sperma) ke dalam vagina dengan menggunakan (dengan bantuan) alat suntik (tidak melalui hubungan seksual); inseminasi
  71. kejang pedet gejala kekejangan dan kekakuan kaki pedet (anak sapi) karena kekurangan zat kapur atau karena gangguan alat pencernaan
  72. kejutan pembangkit gerakan listrik untuk mengeluarkan mani
  73. kerimbunan sifat hijauan makanan ternak yang memperlihatkan kelebihan daun
  74. kerut muka kerut pada muka yang timbul karena ketuaan sesuai dengan jenis kelamin ternak (sehingga dapat juga digunakan untuk memilih calon induk atau calon pejantan)
  75. klip hasil pencukuran wol domba per tahun
  76. kotak sarang kotak tempat kelinci bersarang dan beranak
  77. kotoran padat bagian padat dari kotoran ternak
  78. ladang ternak usaha produksi ternak (biasanya termasuk binatang pemamah biak) yang mengandalkan padang penggembalaan sebagai sumber bahan makanan hijau, pada umumnya meliputi areal penggembalaan yang sangat luas dan lengkap dengan kandang, pagar, tandon air, dan prasarana
  79. laktasi masa ternak (sapi, kerbau, kambing) sedang berproduksi susu
  80. langkah tersentak langkah tersentak-sentak pada anak ayam yang menderita kekurangan piridoksin (vitamin B-6), biasanya diawali oleh penurunan selera makan, pertumbuhan, anemia, kelainan gerakan, dan akhirnya konvulsi
  81. latihan gerak waktu yang diberikan kepada ternak besar (sapi, kerbau, kuda) untuk keluar kandang dan bergerak bebas di lapangan
  82. lebar dada jarak terpendek antara benjolan bahu kiri dan benjolan bahu kanan hewan
  83. lemak punggung timbunan lemak sepanjang punggung yang merupakan salah satu tolok ukur mutu karkas
  84. lemak telo lemak yang bersumber dari lemak rongga perut dan lemak tubuh sapi atau domba, biasanya penggunaannya lebih banyak untuk industri, seperti pembuatan sabun dan kosmetik
  85. lemak tubuh lemak dari jaringan tubuh hewan yang dapat diperoleh dengan memanaskan atau mendidihkan tulang, daging, dan jaringan lain dari tubuh hewan itu
  86. liter alas kandang (ayam, ternak, dan sebagainya) dibuat dari sekam, jerami, dan sebagainya yang dicampur dengan kapur, berfungsi menjaga agar kandang tetap kering
  87. lorong giring lorong sempit berpagar untuk jalan ternak dari atau ke suatu tempat
  88. lorong samping lorong di samping kandang yang disediakan sebagai jalan untuk membersihkan kandang atau memberi makan dan minum ternak
  89. luka baring luka yang terjadi karena hewan berbaring terus-menerus sehingga hewan tersebut sakit tidak dapat berdiri
  90. lumpuh kiting kelumpuhan khas yang disertai dengan kebengkokan jari pada anak ayam yang menderita kekurangan riboflavin
  91. lumpuh marek penyakit lumpuh yang disebabkan oleh virus herpes ditandai dengan kejang lumpuh pada kaki, biasa menyerang anak ayam berumur 1–5 bulan
  92. luruh bulu pelepasan bulu yang lama untuk diganti dengan bulu yang baru
  93. luruh bulu paksa peluruhan bulu lama secara paksa dan menumbuhkan bulu baru supaya setiap ekor dalam kelompok unggas bersama-sama istirahat bertelur dan bertelur kembali
  94. makanan buatan makanan tambahan, dibuat dari bahan makanan ternak asal hewani dan nabati dalam perbandingan tertentu
  95. makanan tambahan makanan buatan yang mengandung protein dan zat hara yang lain yang melebihi zat-zat yang terdapat pada makanan alami di lingkungan itu
  96. mangsa organisme yang ditangkap dan dimakan oleh binatang predator
  97. mangsa sasaran perbuatan jahat
  98. mani beku air mani yang dibekukan dan biasanya disimpan pada suhu -79°C
  99. mani cair air mani yang telah mengalami perlakuan dan disimpan pada suhu di atas 0°C
  100. mani dingin air mani yang telah mengalami perlakuan dan biasanya disimpan pada suhu sekitar 3°C
  101. masa bunting lama waktu bunting, yaitu dari saat terjadinya pembuahan sampai hewan beranak
  102. masa kawin jarak waktu antara perkawinan pertama sampai perkawinan terakhir sebelum masa bunting
  103. masa kering jangka waktu (biasanya sekitar 60 hari) sejak sapi perah tidak berproduksi sampai saatnya diperah kembali
  104. masa menyusu waktu selama anak menyusu pada induk
  105. masak dini sifat ternak yang berkelamin cepat dewasa
  106. masak kelamin dewasa kelamin yang ditandai dengan terjadinya berahi pertama atau bertelur pertama
  107. masak lambat sifat ternak yang lambat dewasa kelamin
  108. mastitis radang pada kelenjar air susu
  109. mikrokapsul pakan ikan berbentuk bulat kecil, terdiri atas inti dan dinding kapsul yang dibuat dari bahan yang mudah ditelan, dicerna, dan diserap oleh tubuh ikan
  110. morbiditas tingkat yang sakit dan yang sehat dalam suatu populasi
  111. musim kawin periode waktu ternak betina dewasa berahi dan saatnya dikawini oleh jantannya
  112. pakan hambur pakan yang diberikan secara tersebar, tidak ditempatkan pada satu tempat khusus
  113. pelayuan daging penyimpanan daging segar selama dua sampai enam minggu pada suhu 34° sampai 38°F sebelum daging itu dijual kepada konsumen
  114. pemeriksaan pascamati pemeriksaan kondisi ternak setelah mati atau dipotong
  115. pemeriksaan postmortem pemeriksaan pascamati
  116. penangkaran galur silang garis
  117. peretakan pemecahan cangkang telur sebelum menetas
  118. persentase beranak angka yang menunjukkan persentase banyaknya induk yang beranak per banyaknya induk yang dikawinkan
  119. potong kuku merapikan kuku hewan dengan jalan memotong dan menghilangkan lapisan kuku, terutama pada sapi perah karena hidupnya di kandang saja sehingga kuku cepat panjang
  120. potong paruh memotong ujung paruh unggas untuk mencegah sifat kanibalisme
  121. potong tanduk menghilangkan seluruh tunas tanduk pada anak sapi yang belum berumur satu bulan supaya tidak berbahaya dan mudah dipelihara
  122. prepotensi kesanggupan seekor hewan (pejantan) untuk mewariskan sifat-sifatnya kepada keturunannya dengan derajat tertentu
  123. produksi berat hidup produksi ternak dari suatu usaha peternakan yang dinyatakan dalam berat hidupnya (penimbangan ternak pada waktu masih hidup)
  124. radang ambing peradangan pada ambing, umumnya disebabkan oleh kuman; mastitis; radang susu
  125. radang busuk bergas koreng pada kaki, baik di luar maupun di bawah kulit yang disebabkan oleh kuman Clostridium
  126. radang teracak radang pada telapak kaki sapi atau domba yang ditandai dengan pincang, panas, dan bengkak di atas kuku, serta terdapat nanah di bawah kuku
  127. rinderpes sampar sapi
  128. rongga udara bagian ujung telur yang tumpul dan berisi udara
  129. ruminasi pengembalian makanan dari lambung ke mulut pada hewan pemamah biak untuk dikunyah dan ditelan kembali
  130. sangkar perkandangan dengan cara menempatkan ayam pada lantai kawat sehingga ayam tidak berkontak dengan feses
  131. satuan ternak unit standar yang digunakan untuk menghitung dampak penggembalaan berbagai jenis dan kelas ternak
  132. silang garis pembiakan yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah keturunan dari seekor pejantan dengan berbagai sifat yang menonjol; penangkaran galur
  133. silang sanak silang dalam
  134. silase hijauan yang diawetkan dengan fermentasi dalam silo atau pada kondisi hampa udara
  135. skabies penyakit kulit yang menyerang domba dan sapi, disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang bersembunyi di bawah kulit
  136. susu pengganti ransum dalam bentuk cair dengan komposisi menyerupai susu induk untuk anak ternak yang belum disapih, digunakan sebagai pengganti air susu induknya
  137. takik telinga sobekan buatan pada daun telinga hewan, biasanya sebagai penanda nomor hewan
  138. telur fertil telur hasil pembuahan ayam jantan terhadap ayam betina yang akan berkembang menjadi embrio
  139. telur infertil telur yang tidak subur yang tidak mengandung embrio
  140. tiktok unggas hasil persilangan antara entok jantan dan bebek betina
  141. tipe perah jenis ternak yang dipelihara khusus untuk menghasilkan air susu
  142. tipe tenaga jenis ternak yang dikembangbiakkan dengan tujuan pokok untuk mendapatkan tenaganya (sebagai penarik pedati, penarik roda, dan sebagainya)
  143. tipe unggul jenis ternak hasil seleksi yang kemampuan produksinya tinggi
  144. tungkai hitam penyakit pada sapi dan domba yang disebabkan oleh bakteri Clostridium chauvoei dengan gejala pembengkakan pada urat-urat daging pinggang, punggung, punuk, dada, dan lidah
  145. unit Haugh ukuran untuk menilai kualitas internal sebutir telur dengan mengukur tingginya putih telur atau albumen
  146. vivipar reproduksi pada hewan yang mengakibatkan telur berkembang di dalam tubuh hewan betina dan (perkembangan) janinnya mendapat makanan dari induknya
  147. zilpaterol bahan pakan tambahan untuk meningkatkan berat badan ternak dan efisiensi pemberian makan ternak