Lompat ke isi

Pembicaraan Indeks:Bahasa Indonesia

Konten halaman tidak didukung dalam bahasa lain.
Bagian baru
Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan administrasi: (54)

  1. adoptif mengenai penyerahan suatu urusan dilakukan dengan undang-undang yang memuat syarat bahwa penyerahan hanya direalisasi terhadap daerah yang menyatakan sanggup untuk menerima urusan itu
  2. agen wakil pengusaha yang merundingkan, memberikan jasa layanan, atau menutup perjanjian asuransi dengan ketentuan yang ada
  3. angka kecermatan angka yang merupakan presentasi yang diperoleh dari perbandingan antara jumlah surat yang ditemukan dan yang tidak ditemukan
  4. angka kredit satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh pejabat fungsional yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan atau kenaikan pangkat dalam jabatan fungsional
  5. berkas lipatan kertas tebal persegi panjang untuk melindungi dan menyimpan surat
  6. berkas tersendiri berkas yang mempunyai judul tertentu guna menyimpan surat yang mengandung nama atau pokok yang tercakup di bawah judul berkas itu
  7. buku pedoman kearsipan naskah yang berisi keterangan yang diperlukan mengenai pekerjaan arsip dalam suatu organisasi
  8. caraka jabatan fungsional umum yang bertugas mencatat dan mengirimkan surat atau dokumen yang dikirimkan ke instansi lain serta mengadministrasi bukti pengiriman
  9. dana amortisasi dana atau sejumlah uang yang disisihkan oleh perusahaan secara periodik dan dikumpulkan untuk melunasi utang perusahaan
  10. dana pelunas dana amortisasi yang ditujukan untuk melunasi pinjaman obligasi sekaligus setelah beberapa waktu tertentu
  11. delegasi pelimpahan wewenang
  12. disposisi pendapat seorang pejabat mengenai urusan yang termuat dalam suatu surat dinas, yang langsung dituliskan pada surat yang bersangkutan atau pada lembar khusus
  13. inventaris daftar yang memuat semua barang milik kantor (sekolah, perusahaan, kapal, dan sebagainya) yang dipakai dalam melaksanakan tugas
  14. inventarisasi pencatatan atau pendaftaran barang-barang milik kantor, (sekolah, rumah tangga, dan sebagainya) yang dipakai dalam melaksanakan tugas
  15. inventarisasi pencatatan atau pengumpulan data (tentang kegiatan, hasil yang dicapai, pendapat umum, persuratkabaran, kebudayaan, dan sebagainya)
  16. kartu kendali lembaran isian untuk pencatatan, penyimpanan, penemuan kembali, dan sekaligus sebagai alat penyerahan arsip ke Arsip Nasional
  17. kartu kendali surat keluar kartu kendali untuk mengelola surat keluar
  18. kartu kendali surat masuk kartu kendali untuk mengelola surat masuk
  19. kenaikan gaji berkala tambahan atau kenaikan gaji yang diberikan secara berkala
  20. kenaikan pangkat tindakan resmi dalam administrasi kepegawaian yang mengakibatkan perubahan pangkat pegawai negeri sipil, yakni pangkatnya menjadi lebih tinggi daripada pangkat semula
  21. kenaikan pangkat otomatis kenaikan pangkat yang diberikan tanpa ujian dan sebagainya dan hanya sekali saja selama menjadi pegawai
  22. kenaikan pangkat pilihan kenaikan pangkat yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang memangku jabatan struktural atau fungsional tertentu yang telah memenuhi syarat tertentu
  23. kenaikan pangkat reguler kenaikan pangkat yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang memenuhi syarat yang ditentukan tanpa memperhatikan jabatan yang dipangkunya
  24. latihan jabatan latihan untuk meningkatkan mutu, keahlian, kemampuan, dan keterampilan (dilakukan setelah dan selama menduduki jabatan atau pekerjaan tertentu)
  25. latihan keahlian bagian pendidikan yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang disyaratkan untuk melaksanakan suatu pekerjaan, termasuk latihan ketatalaksanaan
  26. latihan prajabatan latihan yang diberikan kepada calon pegawai negeri sipil dengan tujuan agar terampil dalam melaksanakan tugas yang akan dipercayakan kepadanya (dilakukan sebelum yang bersangkutan bekerja atau menduduki jabatan tertentu); pendidikan sebelum bekerja
  27. lembaran kerja dokumen yang memuat patokan dan perhitungan yang menjadi dasar dari jumlah biaya yang tersedia dalam setiap tolok ukur, jenis pengeluaran, dan uraian pengeluaran yang akan dicantumkan dalam Daftar Isian Proyek
  28. mutasi pemindahan pegawai dari satu jabatan ke jabatan lain
  29. naskah dinas alat komunikasi kedinasan dalam bentuk tertulis yang sifatnya mengikat atau tidak mengikat
  30. pegawai sekelompok orang yang bekerja sama membantu seorang direktur, ketua, dan sebagainya mengelola sesuatu
  31. pegawai administrasi orang yang bertugas memberikan pelayanan umum
  32. pekerja ahli pekerja yang sudah dididik dan sudah memiliki keterampilan untuk melakukan suatu pekerjaan
  33. pekerja terampil tenaga kerja yang memiliki keahlian tertentu yang diperoleh dari pendidikan khusus
  34. pelamar kerja orang yang mengajukan lamaran untuk jabatan tertentu dalam perusahaan
  35. pengamanan arsip pemeliharaan surat
  36. pengambilan surat kegiatan menemukan dan mengambil kembali surat yang diperlukan dari tempat penyimpanannya
  37. pengawasan penilikan dan pengarahan kebijakan jalannya perusahaan
  38. pengawasan preventif pengawasan terhadap peraturan daerah dan keputusan daerah mengenai pokok tertentu yang baru akan berlaku sesudah ada pengarahan pejabat yang berwenang
  39. pengawasan represif penangguhan atau pembatalan peraturan daerah atau keputusan kepala daerah oleh pejabat yang berwenang
  40. persyaratan kerja persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang agar dapat diterima sebagai pegawai atau karyawan
  41. pertimbangan mantap kemampuan untuk mengadakan perhitungan dan pertimbangan sebelum melakukan suatu pekerjaan
  42. perusahaan jawatan unit organisasi dalam lingkungan departemen yang kedudukan, tugas, fungsi, dan susunan organisasinya ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan tersendiri
  43. promosi jabatan promosi untuk memperoleh jabatan (tentang pemerintah, perusahaan, dan sebagainya)
  44. rantai komando bagan yang menunjukkan bahwa wewenang dan tugas kewajiban mengalir dari atas ke bawah dan pertanggungjawaban mengalir dari bawah ke atas
  45. risalah rapat catatan mengenai apa yang telah dibicarakan dan diputuskan dalam suatu rapat
  46. sirkuler surat edaran atau daftar yang dikirimkan kepada beberapa orang di beberapa tempat untuk menyampaikan pesan agar dapat diketahui ataupun dilaksanakan
  47. sistem karier sistem kepegawaian yang untuk pengangkatan pertama seorang pegawai didasarkan atas kecakapan yang bersangkutan
  48. staf sekelompok orang yang bekerja sama membantu seorang ketua dalam mengelola sesuatu
  49. staf pimpinan pegawai dan pimpinan dengan tugas yang bersifat manajerial, seperti memimpin, merencanakan, dan mengawasi
  50. tabelaris dalam bentuk tabel; berlajur
  51. tugas pokok sasaran utama yang dibebankan kepada organisasi untuk dicapai
  52. tupoksi tugas pokok dan fungsi
  53. ujian dinas ujian bagi setiap pegawai negeri sipil untuk dapat dinaikkan pangkatnya ke golongan satu tingkat lebih tinggi, di samping harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan
  54. ujian kesehatan pemeriksaan dan penilaian kesehatan (baik jasmani maupun rohani)
  55. unit desa kesatuan agroekonomis dari masyarakat desa dalam satu wilayah yang memiliki fungsi penyuluhan pertanian, penyaluran sarana produksi, pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian, yang dibentuk dan dibina dalam rangka program peningkatan produksi pertanian melalui usaha intensifikasi dan pengembangan perekonomian masyarakat desa yang diorganisasi secara koperasi
  56. widyaiswara jabatan fungsional yang diberikan kepada pegawai negeri sipil dengan tugas mendidik, mengajar, dan/atau melatih secara penuh pada unit pendidikan dan pelatihan dari instansi pemerintah

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan agama:

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan anatomi: (191)

  1. abdomen bagian tubuh berupa rongga perut yang berisi alat pencernaan
  2. abdomen bagian di antara sekat rongga badan dan pinggul (perut bagian bawah)
  3. abdomen bagian tubuh di belakang dada (toraks) pada artropoda
  4. abdusen otot yang membawa bagian tubuh menjauh dari satu dengan lainnya atau menggerakkannya menjauh dari tubuh
  5. abs otot abdominal
  6. abs bawah otot abdominal yang berada di bawah pusar
  7. adusen otot yang membawa bagian tubuh secara bersama-sama atau menggerakkannya mendekati tubuh
  8. akromion tulang pada bahu yang dibentuk oleh tonjolan lateral dari tulang belikat
  9. aksesori yang merupakan tambahan (misalnya saraf aksesori, yakni otak ke-11)
  10. akson tonjolan serat saraf yang dimulai pada sel saraf
  11. alveoli kantong udara kecil di dalam paru-paru yang menjadi tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida
  12. alveolus bagian mulut yang keras di belakang gigi atas
  13. amfiartrosis sendi yang memungkinkan sedikit gerakan dan mempunyai permukaan yang tertutup oleh tulang rawan dan disertai jaringan ikat
  14. amiotonia kondisi tidak memiliki tonus otot
  15. ampula ruangan berbentuk pundi-pundi pada saluran setengah lingkaran dalam rongga telinga dalam
  16. anabolik pembentuk otot atau jaringan
  17. anak ginjal bagian ginjal yang melekat di atas ginjal; kelenjar adrenal
  18. anak tekak daging kecil di ujung kerongkongan; anak lidah; uvula
  19. aneurisme otak kondisi menggelembungnya pembuluh darah di otak seperti balon akibat melemahnya dinding pembuluh darah di suatu titik tertentu; aneurisme selebral
  20. anggota gerak kaki dan tangan
  21. ansa lengkungan; pegangan
  22. anteliks tonjolan memanjang dan melengkung di sebelah dalam daun telinga
  23. antitragus tonjolan pada bagian bawah daun telinga yang berhadapan dengan tragus
  24. aponeurosis jaringan ikat pada otot dan tendon berbentuk lembaran datar
  25. araknoid selaput halus pembungkus otak dan sumsum tulang belakang
  26. artikulasi sendi
  27. astigmatis kesalahan yang terjadi pada penglihatan jika kornea tidak merata kecembungannya sehingga sinar yang masuk ke mata tidak merata pembiasannya
  28. atrium rongga dada
  29. atrium bagian jantung yang menerima darah dari pembuluh darah balik
  30. brakisefalik berkepala pendek
  31. brakisefalik berhubungan dengan perbandingan lebar dan panjang tengkorak kepala
  32. bronkioli ranting tenggorok
  33. bronkus cabang tenggorok yang bersambung ke bagian kiri dan kanan paru-paru; cabang tenggorok
  34. depresor otot yang menekan atau menghambat aktivitas
  35. dermis lapisan atau jaringan kulit di bawah epidermis
  36. dermis pembuluh darah yang sensitif di bawah lapisan mesodermik di dalam kulit
  37. diensefalon otak tengah
  38. dilatasi pengembangan (pemuaian) suatu ruangan, rongga, dan sebagainya
  39. diplo jaringan tulang bentuk spons yang diapit oleh lapisan luar dan lapisan dalam dari tulang pipih, seperti pada susunan tulang tengkorak
  40. dorsal berkenaan dengan punggung; termasuk bagian dan sebagainya tentang punggung
  41. dorsum punggung (bagian belakang manusia dan bagian atas hewan)
  42. dropsi pembengkakan organ bagian dalam yang biasanya disebabkan oleh bakteri
  43. dubur lubang pada ujung bawah usus; pelepasan; anus
  44. dura mater membran keras terluar yang membungkus otak dan sumsum tulang belakang
  45. eksfoliasi pelepasan lapisan luar, seperti pelepasan epidermis dari kulit atau lidah
  46. eksitus lubang keluar
  47. eksoskeleton penutup keras pada bagian luar organisme, (seperti krustasea, insek, kura-kura, dan tenggiling), berfungsi sebagai penyangga dan pelindung
  48. endokardia membran yang melapisi jantung
  49. endometrium selaput lendir rahim
  50. enteron saluran pencernaan secara keseluruhan (mulai dari mulut sampai ke usus)
  51. epidermis lapisan luar kulit untuk pelindung, tidak peka, dan tidak berpembuluh darah; kulit ari
  52. epimisium lapisan jaringan ikat dari otot
  53. ergograf alat untuk mengukur kemampuan kerja otot
  54. ergolitik berefek negatif terhadap kerja otot
  55. esofagus saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung
  56. etmoid salah satu tulang dasar tengkorak; tulang tapis
  57. faring bagian tubuh yang terletak di antara rongga mulut dan pembuluh tenggorok; hulu kerongkongan
  58. fasia selaput jaringan ikat tipis yang membungkus otot dan memisahkan kelompok satu dengan yang lain serta meliputi atau menutupi struktur yang lain
  59. fetus janin
  60. fibril serabut otot (jaringan atau saraf) yang sangat halus
  61. filtrum lekukan vertikal antara bibir atas dan hidung; oreng
  62. fleksi gerakan lentur pada persendian
  63. fonasi suara yang dihasilkan oleh pangkal tenggorok
  64. fundus dasar organ atau bagian terjauh dari lubang atau mulut suatu organ tubuh seperti kandung kemih, empedu, dan rahim
  65. ganglion kumpulan badan sel saraf di luar atau di dalam sistem saraf sentral; simpul saraf
  66. gena pipi atau bagian samping kepala
  67. genikulum lutut kecil
  68. genikulum lengkung tajam yang menyerupai lutut
  69. ginglimus persendian yang hanya dapat digerakkan ke satu arah
  70. glans kepala zakar (penis)
  71. glans kepala kelentit; bagian klitoris yang membesar
  72. glenoid lekukan dangkal
  73. glomerulus kelompok pembuluh darah di dalam kapsul Bowman, tempat terjadinya proses penyaringan air kencing
  74. glomus kumpulan darah yang membentuk anyaman di dalam kulit
  75. glotis bagian laring (pangkal tenggorok) pada lekukan pita suara
  76. gumun lekuk pada bagian bibir atas, tepat di bawah sekat hidung; alur bibir
  77. habenula salah satu struktur koklea
  78. hamatum tulang pangkal tangan yang berkait
  79. hamulus kait tulang hamatum
  80. hati organ badan yang berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu
  81. hemisfer belahan otak besar
  82. himen selaput dara
  83. humerus tulang lengan atas
  84. impresi lekukan pada suatu struktur karena adanya tekanan struktur lain
  85. inguinalis berkaitan dengan pangkal paha
  86. insersi pelekatan otot pada tulang yang dapat digerakkan
  87. intima lapisan terdalam dinding pembuluh darah yang terdiri atas endotel dan jaringan ikat halus di bawahnya
  88. intumesensi pembesaran pada bagian susunan spiral
  89. iodopsin pigmen visual yang sensitif terhadap cahaya pada sel kerucut di retina
  90. iris selaput bola mata yang ada di belakang kornea mata, membentuk batas pupil yang memberikan warna khusus; selaput pelangi
  91. isokemi berkurangnya atau tidak cukupnya darah setempat
  92. jaringan konektif bagian tubuh (seperti ligamen, tendon, dan tulang rawan) yang menopang bagian lain tubuh (seperti otot, organ, dan tulang)
  93. jaringan kontraktil jaringan pada otot yang dapat berkontraksi secara sadar dan taksadar
  94. jaringan otot jaringan lunak yang mengandung otot
  95. jejunum pangkal usus halus, bagian usus halus sesudah duodenum sampai ke ileum
  96. karotis arteri yang menyalurkan darah ke leher dan ke kepala
  97. kerampang bagian antara anus dan alat kelamin luar; perineum; kelangkang
  98. klaustrum lapisan tipis zat kelabu dalam belahan otak
  99. klavikula tulang selangka
  100. klitoris daging atau gumpal jaringan kecil yang terdapat pada ujung atas lubang kemaluan perempuan; kelentit
  101. koana lubang berbentuk corong pada rongga hidung belakang yang menuju ke pangkal kerongkongan
  102. koklea saluran tulang yang melingkar dan berbentuk kerucut, yang membentuk sebagian telinga bagian dalam dan di dalamnya terdapat sel indra pendengar
  103. komisura hubungan yang dilakukan oleh serat atau berkas saraf antara pusat bilateral dalam sistem saraf pusat
  104. kondilus tonjolan bulat pada tulang dan diliputi tulang rawan yang membentuk persendian dengan tulang lain
  105. kongenital terdapat (dibawa) sejak lahir (tentang kelainan atau cacat)
  106. konjungtiva selaput lendir yang menutupi kelopak mata, melipat kembali pada bola mata, dan menutupi permukaan depan bola mata
  107. kornea selaput mata yang tembus cahaya yang terdapat di bagian depan mata; selaput bening mata
  108. koroid selaput yang banyak mengandung pembuluh darah pada mata
  109. kranial berhubungan dengan tengkorak
  110. kripta celah atau cekungan, terutama pada muara kelenjar
  111. kripta Lieberkuhn kelenjar usus, terdapat pada dinding usus halus dan usus besar
  112. kuadrisep berkepala empat, misalnya otot
  113. kuspis peninggian dengan ujung yang meruncing
  114. kutikula lapisan paling luar tubuh atau kulit permukaan
  115. labirin akustik telinga bagian dalam yang terdiri atas rumah siput dan saluran setengah lingkaran
  116. labirin menyelaput bagian yang menyerupai selaput pada telinga dalam
  117. laring bagian atas tenggorok yang berisi pita suara
  118. lemak kulit zat yang terdapat dalam kulit yang bertindak sebagai pelindung kulit terhadap rangsangan kimia dan jasad renik
  119. ligamen jaringan ikat yang kuat yang mengikat tulang pada persendian
  120. lumbal pinggang bagian belakang antara punggung dan bokong
  121. mandibula rahang bawah, tulang berbentuk tapal kuda, tempat melekat gigi bawah; rangka bagian depan-bawah muka
  122. matriks substansi antarselular pada suatu jaringan, seperti pada tulang atau jaringan tempat berkembangnya struktur, seperti pada rambut dan kuku
  123. mediastinum sekat dada di bagian tengah rongga dada yang memisahkan paru-paru kiri dan kanan; selaput paru-paru tengah
  124. mediastinum otak kecil sekat tengah otak kecil
  125. meniskus tulang rawan cekung dalam sendi, misalnya sendi lutut
  126. mesoderm lapisan tengah embrio yang menjadi sumber terbentuknya tulang, otot, dan sebagainya
  127. mesotel lapisan sel gepeng, berasal dari mesoderm yang meliputi permukaan dalam rongga
  128. miokardia lapisan tengah dan paling tebal dari jantung, yang terdiri atas otot-otot jantung
  129. nukleus pulposus inti bantalan tulang belakang
  130. osikel tulang-tulang kecil di telinga tengah, yang dikenal sebagai tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi
  131. ostium lubang tempat darah masuk ke jantung
  132. otak besar bagian depan otak manusia yang berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu, yang membentuk bagian terbesar dari sistem saraf pusat; serebrum
  133. otak kecil bagian belakang otak manusia, yang terletak membelakangi bagian otak besar yang berlekuk-lekuk dalam, merupakan bagian dari sistem saraf pusat yang berkaitan dengan gerakan otot refleks, gerak tubuh, dan keseimbangan tubuh; serebelum
  134. otot bipenat otot yang serat-seratnya tersusun miring pada kedua sisi sumbu panjang, seperti serat pada bulu burung
  135. otot gelendong otot yang seratnya terletak sejajar dengan sumbu panjang
  136. otot lurik otot rangka
  137. otot multipenat otot yang seratnya relatif pendek dan tersusun dengan arah kemiringan yang berbeda
  138. otot penat otot yang serat-seratnya tersusun miring terhadap sumbu panjang dan mirip dengan serat pada bulu burung
  139. otot pronator teres otot tangan di bawah siku yang mengarah ke telapak tangan, berfungsi memutar tangan dengan telapak tangan menghadap bawah
  140. otot rangka otot yang menempel pada rangka tubuh dan berfungsi untuk pergerakan
  141. otot trisep braki otot yang terdapat di bagian belakang tubuh bagian atas vertebrata
  142. palatum tulang yang terdapat pada langit-langit mulut
  143. pampiniform struktur atau bentuk yang terdiri atas gulungan (terutama pembuluh darah vena) yang berbelit-belit
  144. papila kater papila pada usus dua belas jari yang merupakan tempat muara kelenjar pankreas dan saluran empedu
  145. paratesis anak buah pelir
  146. pelepasan lambung struktur yang merupakan pintu keluar lambung
  147. pelepasan paha lipatan yang terletak di antara dinding perut dan pangkal paha
  148. pelvis tulang panggul
  149. percabangan pembagian menjadi struktur yang lebih halus
  150. perimisium selaput jaringan ikat yang meliputi berkas otot
  151. periodontium jaringan ikat yang membungkus akar gigi
  152. periorbita periosteum yang melapisi orbita
  153. periosteum selaput jaringan ikat pembalut tulang; selaput tulang
  154. peristonium segmen di belakang kepala dan di sekeliling mulut
  155. peroneal berkenaan dengan tulang betis
  156. pilorus pelepasan lambung ke usus dua belas jari
  157. pleksus anyaman atau jalinan antara struktur, misalnya anyaman serat saraf atau pembuluh darah
  158. pleura selaput paru
  159. pohon struktur anatomis yang cabang-cabangnya menyerupai pohon
  160. pohon trakeobronkial struktur percabangan trakea dan bronkus
  161. pons bagian dari batang otak yang menghubungkan otak bagian atas dan bagian bawah, berperan penting dalam proses tidur dan bermimpi
  162. porta pintu masuk, terutama tempat masuk pembuluh yang membawa dan mengangkut darah dari suatu organ
  163. prostat kelenjar alat benih kelamin laki-laki yang letaknya melingkari bagian atas aliran kandung kemih, dan berfungsi sebagai pengatur jalan antara air seni dan air mani (pada laki-laki tua kelenjar ini sering membesar sehingga menghambat pengeluaran air seni)
  164. ramus struktur yang lebih kecil daripada sesuatu yang lebih besar atau cabang kecil dari pembuluh darah atau saraf
  165. retroversi kondisi organ atau bagian organ, khususnya rahim, yang terdorong atau miring ke belakang
  166. ruang epidural ruang yang terletak di antara duramater dan tulang tengkorak
  167. ruang retrobulbar ruang dalam cekung mata yang terletak di belakang bola mata yang biasanya dipenuhi oleh jaringan lemak
  168. ruang retrokardiak ruang yang terletak antara jantung dan ruas tulang punggung
  169. ruang Retzins ruang yang terletak di belakang tulang kemaluan
  170. sakrokoksigeal berhubungan dengan kelangkang dan ekor
  171. sakrolumbal berhubungan dengan kelangkang dan pinggang
  172. sakrum bagian tulang punggung yang terdiri atas lima ruas tulang yang menyatu, terletak di bawah deretan ruas tulang pinggang; tulang kelangkang
  173. sanggurdi tulang tengah dari ketiga tulang telinga yang mirip sanggurdi
  174. saraf abdusen saraf pada manusia dan hewan vertebrata yang mengatur gerakan otot rektus pada sisi luar dan pinggir mata
  175. saraf aferen aferen
  176. saraf akustik saraf kranial yang berkaitan dengan pendengaran, keseimbangan, dan posisi kepala
  177. selaput bening mata kornea
  178. selaput dada selaput yang melapisi seluruh rongga dada dan paru-paru
  179. selaput dara selaput yang menutup sebagian atau seluruh muara vagina; himen
  180. selaput jala selaput dalam mata (tempat saraf penglihatan); retina
  181. selaput jantung selaput yang mengeluarkan lendir, yang melapisi jantung sebelah dalam
  182. selaput jantung luar lapisan terdalam kantong luar jantung
  183. selaput tulang selaput yang melapisi tulang; periosteum
  184. serat otot sel yang terdapat dalam jaringan otot
  185. serat otot kedut cepat serat otot yang menggunakan metabolisme anaerob untuk menghasilkan energi, mampu berkontraksi secara cepat, tetapi mudah lelah, biasanya pelari jarak pendek dan binatang cepat di alam liar, seperti singa dan rusa, memiliki banyak serat ini
  186. serat otot kedut lambat serat otot yang menggunakan metabolisme aerob untuk menghasilkan energi, berkontraksi secara lambat, tetapi tingkat ketahanannya tinggi, biasanya pelari jarak jauh memiliki banyak serat ini
  187. serebral berkaitan dengan serebrum
  188. sfingter otot halus berbentuk cincin yang berfungsi mengontraksikan atau menutup suatu lubang seperti pada mulut, anus, dan vagina
  189. simfisis pertautan antara dua tulang dan tulang rawan
  190. sinusoid ruangan berisi darah dalam limpa, pankreas, dan hepar
  191. sisterna kantong atau ruang tertutup yang berisi cairan
  192. skafa bagian cekung daun telinga
  193. sklera lapisan mata yang berwarna putih dan keras
  194. sutura celah di antara tulang-tulang yang belum bersambung pada susunan tulang kepala bayi, tersusun dari beberapa lempeng tulang, yaitu 1 buah tulang di bagian belakang (tulang oksipital), 2 buah tulang di kanan dan kiri (tulang parietal), dan 2 buah tulang di depan (tulang frontal)
  195. titik buta titik kecil pada retina yang tidak peka terhadap cahaya
  196. toraks dada
  197. tragus saluran telinga luar
  198. trakeobronkial berkaitan dengan trakea dan bronkus
  199. tulang alveolar tulang di sekitar akar gigi yang menahan posisi gigi
  200. unguis kuku
  201. uterus rahim; peranakan
  202. utrikel membran mirip kantong dalam vestibul di bagian dalam telinga; kantong kecil (dalam tubuh)
  203. uvula bagian struktur kecil berbentuk kerucut yang menggantung pada langit-langit lunak
  204. velamentum selaput penutup atau pelapis
  205. velar berhubungan dengan (menyangkut penggunaan) langit-langit lembut (pada mulut)
  206. vertebra ruas tulang belakang
  207. vestibula rongga yang ada di tengah-tengah labirin telinga
  208. visera organ tubuh yang terdapat dalam rongga dada dan rongga perut; dalaman; jeroan
dan 

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan anatomi manusia:

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan manusia:

dan

Kamus Istilah Antropologi

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan antropologi: (134)

  1. abstinensi keadaan pengelakan diri dari kenikmatan, khususnya dalam hubungan seks
  2. adat bilokal pola menetap setelah menikah, untuk masa tertentu suami istri tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat suami dan untuk masa tertentu pula harus tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat istri
  3. agresi perbuatan bermusuhan yang bersifat penyerangan fisik ataupun psikis terhadap pihak lain
  4. agriologi ilmu tentang sejarah dan adat istiadat suku primitif
  5. akal kemampuan melihat atau memahami lingkungan
  6. akomodasi penyesuaian manusia dalam kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik
  7. aktivitas kebudayaan aktivitas manusia yang bernilai budaya
  8. akulturasi proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dalam suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu
  9. alat benda budaya yang dikembangkan manusia dalam usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sebagai penyambung keterbatasan organnya
  10. alih kebudayaan pengambilan unsur kompleks kebudayaan asing ke dalam suatu kebudayaan hingga dianggap oleh pendukung kebudayaan itu sebagai unsur kebudayaannya sendiri
  11. altruisme sikap yang ada pada manusia, yang mungkin bersifat naluri, berupa dorongan untuk berbuat jasa kepada orang lain
  12. amalgamasi pernikahan antarras atau antaretnik
  13. amitate hubungan kemenakan, yaitu antara kemenakan perempuan dan bibinya, antara anak dan saudara kandung perempuan dari ayah, antara kemenakan laki-laki dan saudara perempuan ayah
  14. anomi keadaan masyarakat yang ditandai oleh pandangan sinis (negatif) terhadap sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antarmanusia
  15. antropofagi adat memakan daging manusia
  16. antropogeografi ilmu tentang hubungan antara manusia dan lingkungan geografisnya
  17. asas ultimogenitur asas warisan yang bersangkutan dengan anak termuda dari ahli waris yang telah meninggal
  18. avunkulokal adat menetap bagi pengantin baru dengan bertempat tinggal di lingkungan kediaman saudara laki-laki ibu dari pihak suami
  19. bagan gambaran secara analisis dan statistik tentang proses yang terjadi dalam alam, teknologi, dan masyarakat manusia
  20. bagan peta bagan berupa peta yang mengandung tanda-tanda yang menerangkan terjadinya suatu proses (misalnya migrasi) atau yang menggambarkan statistik penduduk, produksi, distribusi, dan sebagainya di daerah yang tercantum pada peta itu
  21. bahasa isyarat bahasa yang tidak menggunakan bunyi ucapan manusia atau tulisan dalam sistem perlambangannya
  22. bajau kelompok masyarakat yang hidup di perahu, berdiam di perairan laut atau selat sekitar pantai timur Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores
  23. bangsa kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan kebudayaan dalam arti umum, dan menempati wilayah tertentu di muka bumi
  24. bangsawan sosial golongan sosial dalam masyarakat yang memiliki hak paling banyak dalam lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
  25. banua masyarakat hukum adat, baik yang mencakupi rumah yang didiami keluarga virilokal maupun yang mencakupi keluarga, baik batih maupun yang sudah kawin (di Nias)
  26. bilokal adat menetap bagi pengantin baru untuk secara bergantian bertempat tinggal di keluarga suami atau istri
  27. cagar budaya daerah yang ditentukan oleh undang-undang untuk melindungi kelestarian hidup masyarakat dan peri kehidupannya dari bahaya kepunahan
  28. daro bagian dari rangkaian upacara kematian orang Dayak Ot Danum
  29. determinisme ekonomi konsep yang menyatakan bahwa unsur-unsur dan pembagian kekuatan ekonomi dalam suatu lingkungan kebudayaan menentukan perkembangan bentuk kehidupan sosial masyarakat yang bersangkutan
  30. determinisme geografis konsep yang menyatakan bahwa lingkungan alam dan unsur-unsurnya menentukan perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang hidup di sana
  31. determinisme kebudayaan konsep yang menyatakan bahwa tingkah laku dan kepribadian manusia ditentukan oleh kebudayaannya
  32. didong kesenian tradisional Gayo yang dimainkan dengan cara menyanyikan pantun sambil menari
  33. dolikosepalik bersifat lonjong menunjukkan indeks di bawah 75 (tentang atap kepala)
  34. dualisme ekonomi penggunaan dua sistem ekonomi secara berdampingan dalam suatu masyarakat
  35. eksogami prinsip perkawinan yang mengharuskan orang mencari jodoh di luar lingkungan sosialnya, seperti di luar lingkungan kerabat, golongan sosial, dan lingkungan permukiman
  36. eksplosi penduduk perkembangan jumlah penduduk yang sangat cepat tanpa diimbangi oleh perkembangan sarana yang memadai sehingga merusak keseimbangan ekosistem
  37. endogami prinsip perkawinan yang mengharuskan orang untuk mencari jodoh di dalam lingkungan sosialnya sendiri, misalnya di lingkungan kerabat, lingkungan kelas sosial, atau lingkungan pemukiman
  38. etnik bertalian dengan kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya; etnis
  39. etnografis berdasarkan (bersifat, secara) etnografi
  40. etnologis berdasarkan (bersifat, secara) etnologi
  41. etnopsikologi cabang antropologi yang mempelajari kepribadian suatu bangsa, peranan individunya dalam perubahan adat istiadat, dan nilai-nilai
  42. etnosida pembunuhan kebudayaan asli oleh peradaban lain
  43. fatri kelompok kekerabatan yang bersifat patrilineal atau matrilineal yang merupakan gabungan dari klan lokal
  44. fetis jimat
  45. fungsi sosial kegunaan suatu hal bagi hidup suatu masyarakat
  46. fungsionalisme teori yang menekankan bahwa unsur-unsur di dalam suatu masyarakat atau kebudayaan itu saling bergantung dan menjadi kesatuan yang berfungsi; doktrin atau ajaran yang menekankan manfaat kepraktisan atau hubungan fungsional
  47. henoteisme keyakinan kepada satu Tuhan tanpa mengingkari adanya dewa lain dan makhluk halus
  48. hipergami adat perkawinan dalam sistem kasta yang mendorong agar seorang gadis menikah dengan seorang pria dari kastanya sendiri atau dengan pria dari kasta yang lebih tinggi
  49. hominid suku yang mencakupi manusia dan makhluk mirip manusia yang telah punah
  50. homogami kecenderungan orang memilih suami atau istri dari kedudukan sosial yang sama
  51. hubungan antarindividu jaringan sosial yang terwujud karena interaksi antara individu tertentu
  52. hubungan kebudayaan kaitan di antara dua masyarakat karena adanya persamaan beberapa unsur kebudayaan
  53. hubungan resmi pranata yang terwujud karena adanya interaksi menurut adat dan norma masyarakat
  54. ilmu hukum ilmu tentang aturan, norma kehidupan masyarakat, serta adat istiadat yang dibuat oleh penguasa dalam suatu masyarakat
  55. ilmu kemanusiaan ilmu tentang hasil pikiran manusia serta hubungan antarmanusia, terutama yang tercantum dalam kesusastraan dan yang diekspresikan oleh kesenian
  56. imperialisme kebudayaan pandangan mengenai adanya kebudayaan asing yang lebih kuat yang mendominasi suatu golongan masyarakat sehingga warganya kehilangan kepribadian dan identitasnya
  57. integrasi kebudayaan penyesuaian antara unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat
  58. integrasi kelompok penyesuaian perbedaan tingkah laku warga suatu kelompok bersangkutan
  59. interpretivisme pendekatan penelitian ilmu sosial yang menekankan pentingnya sudut pandang responden daripada peneliti
  60. istilah kekerabatan istilah untuk menyebut atau menyapa orang yang terikat kepada diri sendiri karena hubungan keturunan, darah, atau perkawinan
  61. kadar jumlah hasil pengukuran dalam persentase mengenai gejala tertentu yang terdapat pada populasi tertentu dalam keadaan dan jangka waktu tertentu
  62. kampanologi kiat atau teknik membuat genta berdering
  63. kaukasoid golongan manusia yang mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu kulit pucat, tinggi badan sedang sampai jangkung, rambut lurus sampai berombak, badan biasanya berbulu, mata biru muda sampai cokelat tua, hidung biasanya mancung
  64. kawin tukar gadis adat perkawinan yang menuntut seorang pria yang melamar seorang wanita menyediakan seorang saudara wanita dari kerabatnya sendiri untuk dikawinkan dengan seorang pria dari kerabat calon istrinya
  65. kebersihan keadaan yang menurut kepercayaan, keyakinan, akal, atau pengetahuan manusia dianggap tidak mengandung noda atau kotoran
  66. kebiasaan pola untuk melakukan tanggapan terhadap situasi tertentu yang dipelajari oleh seorang individu dan yang dilakukannya secara berulang untuk hal yang sama
  67. kebudayaan keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan yang menjadi pedoman tingkah lakunya
  68. kebudayaan asing kebudayaan yang berkembang dalam suatu wilayah atau negara yang berasal dari luar wilayah atau dari negara lain
  69. kekuatan sakti kekuatan gaib yang bersifat luar biasa yang ada di luar jangkauan akal manusia dan yang dianggap berada di dalam alam, dalam benda, dalam tumbuhan, dalam binatang, atau manusia tertentu
  70. kelas atas golongan masyarakat yang paling atas berdasarkan kekayaan atau tingkat kehidupan sosial
  71. kelas bawah golongan orang dalam masyarakat yang menduduki tingkat sosial yang terbawah
  72. kelas perkawinan kelompok sosial yang bersifat eksogam
  73. kelompok kumpulan manusia yang merupakan kesatuan beridentitas dengan adat istiadat dan sistem norma yang mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu
  74. kelompok dominan kelompok dalam masyarakat yang mempunyai sifat-sifat lebih dibandingkan dengan kelompok lain dalam hal penguasaan atas sumber daya alam dan manusia dalam masyarakat
  75. kelompok kekerabatan kelompok yang terikat oleh hubungan darah atau perkawinan
  76. kelompok minoritas golongan sosial yang jumlah warganya jauh lebih kecil dibandingkan dengan golongan lain dalam suatu masyarakat sehingga didiskriminasi oleh golongan lain yang lebih besar
  77. kelompok pendesak kelompok yang mempunyai kekuatan tertentu sehingga dipakai oleh suatu kelompok untuk memengaruhi kelompok lain dalam percaturan politik
  78. kelompok sekepentingan kelompok yang warganya terikat karena perhatian dan kepentingan yang sama dalam kehidupan ekonomi, sosial, politik, agama, atau kesenian
  79. kelompok setara kelompok yang warganya berinteraksi, seperti dalam kelompok primer, terutama karena persamaan golongan, unsur, dan perhatian
  80. keluarga batih keluarga yang hanya terdiri atas suami, istri (suami atau istri) dan anak; keluarga inti
  81. keluarga bilateral keluarga yang didasarkan pada hubungan kekerabatan dari pihak ayah dan pihak ibu
  82. kemantapan keadaan suatu hal, gejala, atau masyarakat yang seimbang dan tidak banyak berubah karena pengaruh, baik dari dalam maupun dari luar
  83. kerabat angkat kerabat yang berdasarkan adat atau hukum tentang adopsi yang berlaku dalam suatu masyarakat
  84. kerabat kawin kerabat berdasarkan ikatan perkawinan
  85. kerabat sedarah kerabat berdasarkan hubungan darah
  86. kesadaran etnis kesadaran seseorang bahwa kebudayaan suku bangsanya berbeda dengan kebudayaan suku bangsa lain
  87. kinred berhubungan darah (tentang orang dalam kelompok kekerabatan yang batas-batasnya kabur)
  88. klan kesatuan geneologis yang mempunyai kesatuan tempat tinggal dan menunjukkan adanya integrasi sosial; kelompok kekerabatan yang besar; kelompok kekerabatan yang berdasarkan asas unilineal
  89. klan besar kelompok kekerabatan yang terdiri atas semua keturunan seorang nenek moyang yang diperhitungkan dari garis keturunan laki-laki atau perempuan
  90. komunitas desa komunitas yang bersifat kedesa-desaan
  91. komunitas kota komunitas yang bersifat kekota-kotaan
  92. konflik kebudayaan persaingan antara dua masyarakat sosial yang mempunyai kebudayaan hampir sama
  93. kontak kebudayaan proses persatuan antara kebudayaan yang berbeda karena individu yang mengembannya saling berinteraksi
  94. konvergensi kebudayaan proses perkembangan unsur kebudayaan yang sama pada dua kebudayaan atau lebih, terjadi karena difusi antara satu dan yang lain juga karena perkembangan sendiri-sendiri terlepas satu dari yang lain
  95. kosmopolitan dapat membiasakan diri dengan banyak budaya; mampu berpindah dari satu budaya ke budaya yang lain
  96. kraniometri ilmu (cabang antropologi) ragawi yang mengukur tengkorak
  97. kritomansi ilmu firasat yang mendasarkan ramalan pada pola-pola yang terbentuk oleh butir-butir gandum, padi, atau tanaman sejenis
  98. kulit berwarna ciri ras pada manusia yang tergolong bukan ras Eropa (bukan berkulit putih)
  99. lingkungan kebudayaan keadaan sistem nilai budaya, adat istiadat, dan cara hidup masyarakat yang mengelilingi kehidupan seseorang
  100. lingkungan sosial kekuatan masyarakat serta berbagai sistem norma di sekitar individu atau kelompok manusia yang memengaruhi tingkah laku mereka dan interaksi antara mereka
  101. lintasan hidup individu tahap kehidupan yang dilewati oleh setiap orang yang hidup, mulai dari pembuahan, kelahiran, masa anak-anak, dewasa, kawin, beranak, menjadi tua, dan akhirnya mati
  102. marga kelompok kekerabatan yang eksogam dan unilinear, baik secara matrilineal maupun patrilineal
  103. marga bagian daerah (sekumpulan dusun) yang agak luas (di Sumatra Selatan)
  104. markusip cara berpacaran pada malam hari (dilakukan dengan cara berbisik, si wanita di dalam rumah, sedangkan yang laki-laki di luar rumah) pada masyarakat Mandailing
  105. masa berburu masa prasejarah yang masyarakatnya hidup dengan cara berburu hewan
  106. masa bercocok tanam masa prasejarah yang masyarakatnya hidup dengan cara bercocok tanam
  107. masa lia masa tertentu yang harus ditaati oleh setiap calon ibu atau bapak, suami atau istri terhadap beberapa pantangan
  108. masa meramu masa prasejarah yang masyarakatnya hidup dengan cara mengumpulkan buah-buahan dan umbi-umbian
  109. masyarakat adat masyarakat yang hidup di suatu wilayah berdasarkan kesamaan leluhur, diatur oleh hukum adat atau lembaga adat, dan memiliki hak atas hasil dan pengelolaan wilayah mereka
  110. masyarakat bercocok tanam masyarakat yang hidup dengan cara bercocok tanam, biasanya menetap
  111. masyarakat peladang masyarakat yang hidup dengan cara berladang, biasanya berpindah-pindah
  112. masyarakat pemburu masyarakat yang hidup dengan cara memburu hewan, biasanya berpindah-pindah
  113. masyarakat peramu masyarakat yang hidup dengan cara mengumpulkan hasil tanaman nonbudidaya dengan teknologi atau peralatan sederhana, biasanya berpindah-pindah
  114. melancong kunjungan laki-laki ke rumah pacarnya yang hanya boleh bertemu melalui jeruji jendela seturut adat Betawi
  115. mengayau membunuh orang untuk diambil kepalanya (sebagai adat kebiasaan beberapa suku bangsa yang masih primitif)
  116. mobilitas gerak perubahan yang terjadi di antara warga masyarakat, baik secara fisik maupun secara sosial
  117. mobilitas ekologi gerak perubahan atau perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat yang lain
  118. moiety pembagian atas dua atau lebih dalam beberapa suku bangsa
  119. natolokal adat menetap pada pasangan pengantin baru yang tinggal terpisah, suami dan istri masing-masing tinggal di tempat kerabatnya sendiri
  120. negroid orang dengan ciri-ciri jasmani Negro
  121. nekara gendang besar terbuat dari perunggu berhiaskan ukiran orang menari, perahu, topeng, dan sebagainya, peninggalan dari Zaman Perunggu, dipergunakan dalam upacara keagamaan; kobah; nobat1
  122. nekromansi kemampuan meramalkan masa depan dengan mengadakan hubungan dengan arwah orang yang telah meninggal
  123. neolokal tempat tinggal baru yang dipilih setelah menikah, di luar pusat tempat tinggal kerabat suami atau istri
  124. patola motif hiasan pada tenunan songket
  125. pembaruan proses mengembangkan kebudayaan, terutama dalam lapangan teknologi dan ekonomi
  126. pembudayaan proses dari segala sosial budaya menjadi suatu adat atau pranata yang mantap; enkulturasi
  127. pendekatan usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti, metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian; ancangan
  128. perbudakan sistem segolongan manusia yang dirampas kebebasan hidupnya untuk bekerja guna kepentingan golongan manusia yang lain
  129. primogenetur hak anak sulung
  130. pusak harta pusaka, baik kualitas maupun kuantitasnya tidak boleh berkurang (dari daerah Timor)
  131. rasa komunitas realitas pada masyarakat kampung yang menganggap diri mereka sebagai kesatuan dan hidup begitu dekat satu sama lain sehingga mereka hampir tidak dapat menghindar dari fungsi kesatuan
  132. sepupu sejajar anak dari saudara laki-laki ayah atau anak dari saudara perempuan ibu
  133. siri sistem nilai sosiokultural kepribadian yang merupakan pranata pertahanan harga diri dan martabat manusia sebagai individu dan anggota masyarakat dalam masyarakat Bugis
  134. strategi kebudayaan langkah-langkah untuk mengarahkan, mengembangkan, menciptakan, dan bukan semata menerima warisan kebudayaan
  135. teknonim nama ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya
  136. teknonimi pemberian nama kepada ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya
  137. tersier primata yang berasal dari zaman paleosen dan eosen dan yang kini masih dapat ditemukan di Indonesia dan daerah lain di Asia Tenggara
  138. tipi tenda besar khas suku bangsa Indian, Amerika yang terbuat dari kulit bison, berfungsi sebagai tempat perlindungan
  139. tiwah bagian dari rangkaian upacara penguburan pada masyarakat Dayak Ngaju
  140. totem benda atau binatang yang dianggap suci dan dipuja (dalam paham totemisme)
  141. tukar imbang bertukar barang dengan barang atau harga yang sama nilainya atau seimbang
  142. ultimogenitur asas-asas yang berisikan ikatan yang menentukan hubungan sosial budaya antarmanusia berdasarkan asas kekerabatan
  143. utrolokal adat yang memberi kebebasan kepada pasangan pengantin baru untuk tinggal menetap di dekat keluarga suami atau istri
  144. virilokal adat bertempat tinggal atau dekat dengan keluarga laki-laki

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan arkeologi: (65)

  1. abangga sikap berdiri sebuah arca
  2. abklats teraan prasasti yang dibuat di atas kertas, dibuat dengan menempelkan kertas yang berlapis-lapis yang telah dibasahi pada permukaan prasasti sehingga tercetak tulisan atau gambar yang dapat dibaca dengan mudah; acuan kertas
  3. acala arca yang tidak dapat dipindah-pindahkan, biasanya dibuat dari batu dan diletakkan di tempat yang paling suci dalam rumah pendewaan
  4. acuan kertas abklats
  5. adaptasi cagar budaya pengembangan cagar budaya untuk kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masa kini tanpa mengakibatkan kerusakan pada bagian yang mempunyai nilai penting
  6. alas struktur yang menjadi tumpuan bagi struktur lain di atasnya, seperti lapik pada arca
  7. amalaka hiasan puncak di bawah mahkota berbentuk piringan batu pada menara utama bangunan candi Hindu yang menyerupai teratai (sebagai singgasana untuk dewa) atau melambangkan matahari (sebagai pintu gerbang ke surga)
  8. ambulatori jalan beratap untuk orang berjalan pada atrium atau biara
  9. analisis aktivasi neutron analisis terhadap komposisi artefak yang bergantung pada perangsangan nukleus atom dari berbagai elemen sampel
  10. analisis arang analisis untuk menentukan jenis pohon dengan cara meneliti struktur kayunya, sering dilakukan pada temuan arkeologis
  11. analisis diatom analisis untuk merekonstruksi lingkungan berdasarkan mikrofosil tumbuhan
  12. analisis keramik analisis untuk mengetahui teknik pembuatan keramik, bahan baku, bentuk, dan hiasannya, penting dalam rekonstruksi sejarah perdagangan, fungsi keramik, dan kronologi sejarah
  13. antefiks bentuk hiasan candi yang ditemukan pada bagian atap; simbar
  14. antropomorfik gambar atau benda yang bentuknya menyerupai manusia, biasanya berbentuk abstrak atau tidak nyata, tetapi masih memperlihatkan unsur yang dapat dikenali sebagai bagian tubuh manusia
  15. anugrahamurti penggambaran arca Siwa sebagai pemberi anugerah
  16. apsara makhluk kahyangan berjenis kelamin maskulin yang tidak mengenal usia tua dan mati; bidadara
  17. arkeozoologi ilmu yang mengkaji hubungan hewan dan manusia pada zaman purbakala melalui sisa-sisa hewan yang ditemukan di situs arkeologi
  18. artefak benda-benda, seperti alat, perhiasan yang menunjukkan kecakapan kerja manusia (terutama pada zaman dahulu) yang ditemukan melalui penggalian arkeologi
  19. artefak benda (barang-barang) hasil kecerdasan manusia, seperti perkakas, senjata
  20. arupadatu bagian atap atau atas candi (seperti stupa) sebagai lambang dunia atas
  21. asana sikap kaki yang berbeda-beda menurut dewa yang diwujudkan
  22. asana tempat duduk, misalnya singgasana, yogasana
  23. asana pose; gerakan
  24. atribut ciri atau sifat yang terdapat pada setiap benda purbakala, yang dapat dijadikan dasar untuk menentukan kelompok
  25. azimut bantalan magnetik yang digunakan dalam navigasi dan dalam menentukan lokasi situs
  26. babon angrem motif kain batik yang bergambar dua ekor ayam betina yang sedang mengerami telurnya
  27. bentar bangunan kuno berupa gapura atau gerbang yang tidak mempunyai atap
  28. biofak ekofak
  29. dapur masyarakat desa dalam prasasti Jawa Kuno
  30. ekofak objek yang ditemukan pada situs arkeologi, memiliki unsur biotik dan abiotik, terkait dengan lingkungan (seperti tanduk hewan, arang, dan tanaman); biofak
  31. ekskavasi penggalian yang dilakukan di tempat yang mengandung benda purbakala
  32. ekskavasi tempat penggalian benda purbakala
  33. geoarkeologi ilmu tentang situs arkeologis, khususnya pembentukannya, termasuk penanggalan, identifikasi mineral, dan analisis tanah
  34. harmika bagian stupa yang berbentuk pagar mengelilingi yasti
  35. hematite batu merah (karena banyak mengandung zat besi) yang ditumbuk untuk ditaburkan di atas kuburan pada masa Mesolitikum
  36. jayacihna prasasti yang dibuat sebagai tanda kemenangan
  37. jayapatra prasasti yang berisi keputusan pengadilan tentang utang piutang (misalnya prasasti Guntur 907 M) atau kewarganegaraan (misalnya prasasti Wurudu Kidul 922 M)
  38. jayasong prasasti yang berisi putusan pengadilan mengenai sengketa tanah, misalnya prasasti Bendosari dan prasasti Parung di zaman Hayam Wuruk
  39. jayastamba tugu kemenangan, biasanya pada tugu itu dipahatkan sebuah prasasti
  40. kamadatu bagian bawah candi yang menggambarkan alam bawah
  41. karinasi bagian badan yang berbentuk menyudut pada benda yang terbuat dari tanah liat
  42. kataka perisai berbentuk bulat atau persegi panjang
  43. kiln tungku yang terbuat seperti ruangan, tempat membakar benda-benda tanah liat yang memerlukan suhu tinggi
  44. kunta bima arca Buddha yang terletak di dalam stupa berongga di pelataran atas candi Borobudur, dipercaya dapat membwa keberuntungan bagi orang yang dapat menyentuh bagian tangannya
  45. kunta bima mitos tentang arca Buddha di candi Borobudur yang dapat membawa keberuntungan jika seseorang mampu menyentuh bagian tangannya
  46. laksana benda yang dipegang dan menjadi tanda khusus suatu arca
  47. larnaks peti mati yang terbuat dari tanah liat bakar
  48. lebak bagian tanah yang rendah di antara ranah atau di antara ranah dan talang
  49. lingga prasasti prasasti yang dipahatkan pada batu berbentuk lingga
  50. magandi pasukan pengawal istana yang bersenjatakan pemukul
  51. makalangkang pejabat desa yang bertugas mengurusi lumbung
  52. makara binatang dalam cerita yang bersifat mitologis dengan rupa mengerikan yang dipakai sebagai motif hiasan, umumnya pada candi atau arca pada zaman dahulu, baik dikombinasi dengan kepala kala maupun tidak
  53. makrofosil fosil yang dapat dilihat dengan mata biasa
  54. mamanah pasukan pengawal istana yang bersenjatakan panah
  55. masa satuan ukuran berat untuk emas dan perak (dalam prasasti disingkat ma, 1 ma = 2,412 g)
  56. mikrofosil fosil yang hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop
  57. namaskara sikap tangan yang dipersatukan di depan dada, menggambarkan orang sedang memberi hormat
  58. osuari peti batu untuk menyimpan tulang
  59. padmasana tempat duduk yang berupa bunga teratai
  60. padmasana sikap duduk dengan cara menyilangkan kedua kaki di atas paha (bersila)
  61. paduraksa bangunan berbentuk gapura yang mempunyai atap
  62. pematang bagian tanah di sisi kotak penggalian yang dibiarkan sehingga tempat yang digali tampak dan dapat terus diteliti
  63. rabotase teknik menggaruk permukaan lapisan tanah yang dilakukan dengan sangat hati-hati secara horizontal karena pada lapisan itu ditemukan tanda-tanda adanya fosil dan artefak
  64. relung lekuk atau ceruk pada candi atau bangunan untuk menempatkan arca
  65. renah lereng yang tingginya beberapa meter terdapat di tepi sungai sekarang atau bekas sungai dahulu
  66. retus penghalusan sebuah alat sehingga permukaannya yang tidak teratur berkurang atau yang tajam dihaluskan
  67. rupadatu bagian tubuh candi sebagai lambang dunia tengah
  68. slip bahan tanah liat halus yang digunakan untuk melapisi permukaan gerabah yang belum dibakar
  69. sondase parit dalam yang sengaja digali pada suatu situs dengan maksud untuk mengetahui stratigrafinya
  70. suprasasti prasasti asli (bukan salinan)
  71. taksaka ahli pahat arca, relief, dan candi
  72. teknik bifasial teknik pembentukan batu dengan cara memangkas kedua permukaannya sehingga dapat menghasilkan alat yang disebut kapak genggam
  73. teral meneral
  74. yasti bagian stupa yang terletak di puncak dan bentuknya seperti tiang
  75. yupa prasasti prasasti yang dipahatkan pada tiang atau tugu batu
  76. zoomorfik gambar atau benda yang bentuknya menyerupai hewan, biasanya digambarkan secara abstrak atau tidak nyata, tetapi masih memperlihatkan unsur yang dapat dikenali sebagai bagian tubuh hewan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan arsitektur: (19)

  1. abakus lempeng datar di atas kepala tiang dengan pinggiran cekung atau beralur
  2. abaton tempat berlindung yang tidak boleh dimasuki oleh publik
  3. akropolis puncak suatu kota pada zaman Yunani Kuno, biasanya dijadikan sebagai lokasi kuil pemujaan dewa atau dewi utama
  4. arsitektur berkelanjutan arsitektur yang memenuhi kebutuhan terkini tanpa membahayakan kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhan mereka sendiri
  5. auning kanopi kain yang dipasang pada dinding teras, jendela, balkon dan sebagainya bertujuan untuk melindungi area tertentu dari hujan dan panas matahari
  6. barok gaya dalam seni bangunan dan hiasan, gaya agung yang dihias penuh (dari Italia abad ke-16)
  7. barok bentuk mutiara yang tidak beraturan
  8. bordes platform yang cukup luas di antara anak-anak tangga, berfungsi sebagai area jeda pada tangga
  9. entablatur bagian horizontal yang terdapat di atas kolom pada arsitektur klasik
  10. frigidarium ruang pada termae yang dilengkapi dengan bak mandi air dingin, digunakan untuk mendinginkan diri setelah mandi
  11. genting tutup atap rumah yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar, bermacam-macam bentuknya
  12. genting beton genting yang terbuat dari campuran semen, kerikil, dan pasir yang dicetak
  13. genting plentong genting yang berbentuk datar dan ada lekukan di sisi sampingnya
  14. genting tanah liat genting yang dibuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar, berwarna jingga sampai kehitaman
  15. groto ceruk atau struktur tiruan yang dibuat menyerupai gua alami, berfungsi sebagai dekorasi di sebuah taman atau kebun
  16. hipogeum ruang bawah tanah pada bangunan Romawi, pada amfiteater dijadikan sebagai ruang tunggu gladiator sebelum memasuki arena
  17. hipogeum ruang makam bawah tanah kuno, berukuran lebih kecil daripada katakomba, memiliki ceruk untuk menyimpan abu hasil kremasi dan rongga untuk menyimpan jenazah, biasanya merupakan makam keluarga
  18. kepala tirai renda kelambu pendek untuk menutupi perlengkapan tirai
  19. kolumbarium struktur kubah yang dilapisi ceruk di bagian luar untuk menaruh guci berisi abu hasil kremasi
  20. kosen gendong kosen pintu yang konstruksinya menjadi satu dengan kosen jendela
  21. kupola kubah kecil
  22. martirium bangunan atau kamar yang digunakan sebagai tempat pemakaman pada masa awal Masehi
  23. meja dapur meja tambahan yang terletak di bagian tengah dapur dan dapat diakses dari segala arah, desainnya tidak selalu mengikuti set dapur yang ada
  24. meja gambar meja yang digunakan untuk menggambar, terbuat dari papan kayu rata, kemiringannya dapat disesuaikan, di atasnya ditempatkan kertas gambar
  25. menara lonceng menara yang memiliki lonceng di dalamnya
  26. nimfeum bangunan atau ruang pada Romawi Kuno yang dihiasi dengan air mancur, tanaman, atau patung, digunakan sebagai tempat beristirahat
  27. okulus bukaan yang terdapat pada puncak kubah, dapat berupa jendela kaca atau lubang
  28. papan alur lidah papan yang memiliki potongan di atas dan bawah sehingga memungkinkan untuk saling menyambung dengan pas dan membentuk segel yang kuat
  29. parapet dinding pelindung di sepanjang tepi atap, jembatan, atau balkon; birai
  30. parapet dinding penghalang untuk melindungi tepi atap, jembatan, atau struktur lain
  31. peninsula meja tambahan yang menjorok keluar dan membentuk ruang mati di dapur, desainnya harus menyesuaikan dengan set dapur yang ada
  32. pergola struktur luar ruangan, atapnya tersusun dari rusuk kayu yang sejajar berseling, berfungsi sebagai peneduh
  33. premis tanah, bangunan, dan benda-benda utama lain yang berhubungan dengan bagian utama bangunan
  34. ruang mati area canggung di sebuah bangunan yang sedikit terlalu kecil atau berbentuk aneh yang tidak berfungsi apapun
  35. tengaran markah tanah
  36. termae pemandian umum pada zaman Yunani Kuno atau Romawi Kuno

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan astrologi: (13)

  1. Akuarius zodiak ke-11 yang digambarkan sebagai orang menuangkan air sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 20 Januari dan 18 Februari; Kumba3; Delu
  2. Aries zodiak pertama yang digambarkan dengan domba jantan sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 21 Maret s.d. 19 April; Mesa; Hamal
  3. Gemini zodiak ke-3 yang digambarkan dengan orang kembar sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 21 Mei dan 21 Juni; Mintuna; Jauza
  4. Kanser zodiak ke-4 yang dilambangkan dengan kepiting sebagai lambang bagi orang yang dilahirkan antara tanggal 22 Juni dan 22 Juli; Karkata
  5. Kaprikornus zodiak ke-10 yang dilambangkan dengan domba jantan sebagai lambang bagi orang yang dilahirkan antara tanggal 22 Desember dan 19 Januari; Makara2; Jadi2
  6. Leo zodiak ke-5 yang digambarkan dengan singa sebagai lambang bagi orang yang dilahirkan antara tanggal 23 Juli dan 22 Agustus
  7. Libra zodiak ke-7 yang digambarkan dengan neraca sebagai lambang bagi orang yang dilahirkan antara 23 September dan 22 Oktober; Tula; Mizan
  8. Pises zodiak ke-12 yang digambarkan dengan ikan, sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 21 Februari dan 20 Maret; Mina; Hut
  9. Sagitarius zodiak ke-9 yang digambarkan dengan orang memanah sebagai lambang bagi orang yang lahir antara 22 November dan 21 Desember; Danuh
  10. Skorpio zodiak ke-8 yang digambarkan dengan kalajengking sebagai lambang bagi orang yang lahir antara 24 Oktober dan 21 November; kala2; Akrab2
  11. Taurus zodiak ke-2 yang digambarkan dengan sapi jantan sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 20 April dan 20 Mei; Wrisaba; Saur
  12. Virgo zodiak ke-6 yang digambarkan dengan wanita kembar sebagai lambang bagi orang yang lahir antara tanggal 23 Agustus dan 22 September; Kanya; Mayang; Sunbulat
  13. zodiak lingkaran khayal di langit yang berpusat di ekliptika dan dibagi menjadi dua belas tanda perbintangan, yaitu Aries, Taurus, Gemini, Kanser, Leo, Virgo, Libra, Skorpio, Sagitarius, Kaprikornus, Akuarius, dan Pises

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan astronomi: (142)

  1. akresi pertumbuhan objek masif melalui penarikan atau pengumpulan materi melalui gravitasi, terutama materi bergas, pada cakram akresi
  2. Akuarius nama rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa
  3. alam semesta datar model alam semesta yang menunjukkan bahwa suatu saat alam semesta akan berhenti mengembang dan tidak akan berbalik menyusut
  4. alam semesta terbuka model alam semesta yang menunjukkan bahwa alam semesta akan terus mengembang, tetapi dengan laju menurun
  5. alam semesta tertutup model alam semesta yang menunjukkan bahwa alam semesta suatu saat akan berhenti mengembang setelah mencapai ukuran maksimum dan kemudian mulai menyusut hingga akhirnya runtuh
  6. Aldebaran bintang yang paling terang dalam rasi Taurus
  7. alfa bintang utama atau yang paling terang dalam suatu rasi bintang
  8. altitudo ketinggian atau jarak sudut benda langit diukur dari cakrawala
  9. analema grafik posisi matahari di langit pada waktu tertentu di tempat tertentu yang diukur sepanjang tahun dan berbentuk menyerupai angka delapan
  10. Andromeda galaksi spiral besar yang berisi sekitar satu trilyun bintang dan berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari galaksi bima sakti
  11. antarbintang berlokasi atau menjelajah di antara bintang atau luar angkasa
  12. antares bintang paling terang pada rasi Skorpio
  13. Antlia rasi bintang yang terletak di belahan langit selatan, namanya berarti ′pompa′ dalam bahasa Latin
  14. apelium jarak terjauh planet bumi terhadap matahari
  15. aphelion titik pada garis edar suatu planet yang terjauh dari matahari
  16. apoge titik pada garis edar bulan atau satelit bumi lain yang terjauh dari bumi
  17. Apus rasi bintang redup di belahan langit selatan
  18. Aquila rasi bintang yang terletak di ekuator, namanya berarti 'elang' dalam bahasa Latin
  19. Ara rasi bintang yang terletak di belahan langit selatan, berada di antara rasi bintang Sentaurus dan Lupus
  20. areografi pemerian segi fisik planet Mars
  21. Argo Navis rasi bintang lama yang sudah dipecah menjadi tiga rasi bintang
  22. Ariel satelit planet Uranus yang berpermukaan paling cemerlang berupa kawah dan lembah, diduga mengandung material es dan batuan dengan persentase kurang lebih sama, memiliki siklus musim ekstrem karena mengorbit dan berotasi di bidang khatulistiwa Uranus dan hampir tegak lurus terhadap orbit Uranus
  23. Aries rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa
  24. asensio rekta koordinat benda langit yang diukur pada arah timur Matahari sepanjang ekuator langit, dengan ekuinoks vernal sebagai titik acuan, dalam satuan busur derajat atau jam
  25. astrofisika cabang astronomi yang mempelajari tentang perilaku, sifat fisik, serta dinamika benda dan fenomena langit
  26. astrofotografi cabang fotografi yang mengkhususkan pada objek-objek astronomis untuk kajian astronomis
  27. astrometri cabang ilmu astronomi yang berkaitan dengan pengukuran benda langit, terutama untuk menentukan ukuran, posisi, dan geraknya
  28. astronom amatir ahli astronomi amatir
  29. astronomi radio cabang astronomi yang berkenaan dengan pendeteksian dan analisis gelombang radio yang diterima dari ruang angkasa
  30. AU satuan astronomi; dari astronomical unit
  31. awan kelompok materi yang terdiri atas debu dan gas di ruang antarbintang
  32. awan Oort awan komet berbentuk bulat yang berjarak sekitar 50.000 hingga 200.000 SA dari matahari (sekitar 1.000 kali jarak Matahari ke Pluto)
  33. badai matahari ledakan pada permukaan matahari yang mengandung gas hidrogen berenergi tinggi, dapat menyebabkan gangguan sistem komunikasi di bumi
  34. badai meteor hujan meteor yang terjadi secara intens, dapat mencapai 1.000 meteor dalam waktu 1 jam
  35. Bimasakti galaksi tempat Bumi berada yang tampak seperti lajur cahaya di langit
  36. bintang benda langit yang mampu memancarkan cahaya dan memproduksi energi sendiri, misalnya matahari
  37. bolide meteor besar; bola api
  38. bulan (huruf pertama biasa ditulis kapital) satelit alami yang mengitari bumi, tampak bersinar pada malam hari karena pantulan sinar matahari
  39. bulan satelit alami suatu planet
  40. bulan baru fase pertama bulan, terjadi ketika bulan berada dalam posisi konjungsi dengan matahari sehingga biasanya tidak terlihat dari Bumi akibat cahaya matahari yang terlalu terang
  41. bulan biru bulan yang tampak berwarna biru akibat keberadaan partikel debu atau asap dengan panjang gelombang melebihi panjang gelombang merah, biasanya bersumber dari abu letusan gunung berapi
  42. bulan darah fenomena saat Bulan yang mengalami gerhana total tampak berwarna kemerah-merahan akibat pembiasan sinar Matahari oleh atmosfer Bumi
  43. bulan panen bulan purnama terang yang terjadi saat mendekati awal musim gugur
  44. bulan purnama fase bulan saat seluruh bagian cakramnya terlihat bercahaya
  45. bumi (huruf pertama biasa ditulis kapital) planet ke-3 dari matahari
  46. Deimos bulan milik Mars yang berdiameter sekitar 12 km, berukuran lebih kecil dan berjarak lebih jauh dari Mars dibandingkan dengan Fobos, bentuknya tidak teratur
  47. Dione bulan milik Saturnus yang berdiameter sekitar 1.120 km, mengandung banyak es
  48. eklips penutupan sebagian atau seluruh sinar matahari dilihat dari bumi (apabila bulan berada pada garis antara matahari dan bumi) atau penutupan sebagian atau seluruh pantulan sinar bulan dilihat dari bumi (apabila bumi berada di antara matahari dan bulan); gerhana
  49. ekliptika garis edar semu matahari yang seakan-akan dilalui oleh matahari dalam setahun jika dilihat dari bumi, merupakan proyeksi orbit bumi pada bola langit, saat beredar matahari tampak melalui 13 rasi bintang
  50. ekliptis berhubungan dengan eklips atau ekliptika
  51. eksoplanet planet di luar tata surya
  52. ekuinoks autumnal ekuinoks yang terjadi pada musim gugur, sekitar tanggal 23 September di belahan bumi utara atau sekitar tanggal 21 Maret di belahan bumi selatan
  53. ekuinoks vernal ekuinoks yang terjadi pada musim semi, sekitar tanggal 21 Maret di belahan bumi utara atau sekitar tanggal 23 September di belahan bumi selatan
  54. elongasi sudut antara dua benda langit terhadap satu titik acuan tertentu, misalnya sudut antara bulan dan matahari dilihat dari bumi
  55. Enseladus bulan terbesar keenam milik Saturnus dengan diameter sekitar 504 km, dapat memantulkan hampir semua cahaya yang mengenainya
  56. Europa bulan milik Jupiter yang berdiameter sekitar 3.000 km dengan periode orbit tiga kali sehari dan berjarak orbit dua kali jarak antara bumi dan bulan
  57. Fobos bulan milik Mars yang berdiameter sekitar 22 km, berbentuk tidak teratur, merupakan bulan yang berjarak terdekat dengan planet induknya di tata surya
  58. galaksi katai jenis galaksi yang berjumlah paling melimpah di alam semesta, tetapi memiliki luminositas, massa, dan ukuran yang kecil sehingga sulit dideteksi, biasa ditemukan dalam gugus galaksi
  59. galaksi satelit galaksi yang mengorbit galaksi lain yang berukuran lebih besar akibat tarikan gravitasi
  60. galaksi spiral jenis galaksi dengan piringan datar yang berotasi serta inti yang berbentuk elips dan menyerupai tonjolan, dari inti tersebut keluar lengan-lengan berbentuk spiral
  61. Ganimede bulan terbesar milik Jupiter dengan diameter sekitar 5.262 km, juga merupakan bulan terbesar di tata surya
  62. Gemini rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa (tampak pada malam hari antara bulan Januari—Mei)
  63. geosentrik berkenaan dengan bumi sebagai pusat tata surya
  64. gnomon bilah yang dipasang tegak lurus pada jam matahari untuk menentukan waktu berdasarkan bayangan bilah tersebut
  65. gugus galaksi kelompok atau kumpulan galaksi
  66. hari sideris rentang waktu yang diukur berdasarkan posisi satu bintang tertentu di langit
  67. heliometer alat astronomi untuk mengukur garis tengah matahari, menurut ukuran garis lengkung pengukur matahari
  68. heliosentrik berkenaan dengan matahari sebagai pusat tata surya
  69. heliosfer daerah menyerupai gelembung di ruang angkasa yang menyelimuti tata surya dan dipengaruhi oleh angin matahari
  70. Herkules rasi bintang besar yang terletak di belahan langit utara, ditemukan pada abad ke-2
  71. hipernova ledakan supernova berenergi sangat besar melebihi supernova biasa, diduga berasal dari ledakan sinar gama yang sangat cerlang dan berdurasi panjang
  72. hujan meteor meteor dalam jumlah besar yang tampak memancar dari satu titik (puluhan hingga ratusan) dalam semalam
  73. Iapetus bulan milik Saturnus dengan diameter sekitar 1.500 km, dijuluki bulan Yin-Yang karena memiliki dua warna berbeda, yaitu hitam dan putih
  74. Io bulan milik Jupiter yang diselimuti oleh belerang dan belerang dioksida beku dengan inti silikat tipis, secara geologis merupakan salah satu objek tata surya paling aktif dengan keberadaan lebih dari 400 gunung berapi
  75. jam matahari jam yang menunjukkan waktu berdasarkan posisi matahari yang membentuk bayangan gnomon pada piring berpermukaan silinder
  76. Kalisto bulan milik Jupiter dengan diameter sekitar 4.820 km dan merupakan bulan terbesar ketiga di tata surya
  77. Kanis Mayor rasi bintang yang terletak di sebelah tenggara Orion, dilalui oleh perpanjangan bidang tropik kaprikornus di langit dan pita bimasakti di ujung timurnya, namanya berarti 'anjing besar' dalam bahasa Latin, termasuk dalam kelompok rasi bintang Orion
  78. Kanis Minor rasi bintang kecil yang terdapat pada belahan langit utara, namanya berarti 'anjing kecil' dalam bahasa Latin, termasuk ke dalam kelompok rasi bintang Orion
  79. Kanser rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa
  80. Kaprikornus nama rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa
  81. Karina rasi bintang di belahan langit selatan yang merupakan bagian dari rasi lama Argo Navis
  82. Kasiopeia rasi bintang di belahan langit utara, berbentuk seperti huruf W sehingga mudah dikenali, namanya diambil dari nama seorang ratu angkuh pada mitologi Yunani
  83. kepang magnetik medan magnetik yang berbentuk menyerupai kepang, diduga menyebabkan pemanasan korona matahari
  84. koagregasi penyatuan tetes-tetes kabut atau awan menjadi tetes yang lebih besar
  85. koma bagian yang seperti kabut di sekitar kepala komet (bintang berekor)
  86. komet benda angkasa yang beredar mengelilingi matahari, bercahaya seperti bintang, bagian tengahnya bercahaya terang, dan berekor panjang menyerupai kabut
  87. konjungsi pertemuan atau papasan semu antara dua benda langit atau lebih
  88. konjungsi inferior konjungsi yang terjadi ketika benda langit terletak di sepanjang garis lurus antara Bumi dan Matahari
  89. konjungsi superior konjungsi yang terjadi ketika benda langit, seperti planet, asteroid, atau komet, terletak di sepanjang garis lurus yang menghubungkan Bumi dan Matahari, tetapi berada di sisi lain Matahari dari Bumi
  90. konstelasi rasi bintang
  91. korona lingkaran atau cincin cahaya yang tampak di sekeliling benda langit, terjadi karena penyebaran cahaya dari materi partikulat tersuspensi atau debu
  92. korona lingkaran sinar yang mengelilingi matahari; bagian terluar atmosfer matahari
  93. Korvus rasi bintang kecil di belahan langit selatan, namanya berarti gagak dalam bahasa Latin
  94. kromosfer lapisan gas tebal yang mengelilingi matahari dan tampak sebagai pinggiran yang bercahaya atau berwarna merah muda (tampak terang apabila terjadi gerhana matahari)
  95. kuadratur posisi relatif dua benda langit yang tegak lurus satu sama lain
  96. kuasar inti galaksi aktif yang memancarkan radiasi sangat besar dan kuat yang bersumber dari lubang hitam
  97. Larisa bulan milik Neptunus yang berbentuk tidak teratur dan ditutupi kawah
  98. ledakan udara ledakan yang terjadi ketika meteor yang berhasil menembus atmosfer bumi meledak di udara
  99. Leo rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa
  100. Leonid hujan meteor, biasanya puncaknya terjadi pada bulan November
  101. Libra rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa
  102. lubang cacing hipotesis matematis mengenai hubungan geometris antara satu titik dalam rentang waktu tertentu dengan titik yang lain (hubungan ini dapat berperilaku sebagai jalan pintas dalam ruang dan waktu)
  103. lubang hitam benda langit yang memiliki medan gravitasi sangat kuat hingga menelan materi-materi di sekitarnya, bahkan cahaya, diyakini tercipta saat keruntuhan bintang maharaksasa
  104. luminositas total energi yang dipancarkan oleh bintang, galaksi, dan benda langit lain per satuan waktu
  105. Lupus rasi bintang di belahan langit selatan, yang terletak di antara rasi bintang Sentaurus dan Skorpio, namanya berarti 'serigala' dalam bahasa Latin
  106. magnitudo ukuran derajat kecemerlangan bintang
  107. mare daerah di permukaan bulan dan planet Mars yang terlihat gelap dan luas
  108. Mars planet ke-4 dari matahari; Marikh
  109. maskon konsentrasi massa yang terdapat di permukaan planet atau bulan
  110. matahari (huruf pertama biasa ditulis kapital) bintang yang merupakan pusat tata surya, memancarkan panas dan cahaya ke Bumi dan planet-planet lain yang mengedarinya, sebagian besar kandungannya berupa hidrogen dan helium
  111. Mayang Virgo; Kanya; Sunbulat
  112. meteor lintasan terang di angkasa yang disebabkan oleh meteoroid yang masuk ke dalam atmosfer planet, terbakar dan menyala karena gesekan udara, pada umumnya habis terbakar sebelum mencapai permukaan, jika bersisa maka jatuh sebagai meteorit
  113. meteor radio meteor yang dikenali dengan pantulan isyarat radio dari jejak meteor yang berkepadatan ion nisbi tinggi
  114. meteorit sisa meteoroid yang tidak terbakar habis saat memasuki atmosfer planet dan jatuh ke permukaan
  115. meteoroid benda langit padat yang bergerak di ruang antarplanet, berukuran lebih kecil daripada asteroid dan lebih besar daripada atom
  116. Mimas bulan milik Saturnus yang berdiameter sekitar 396 km, material utamanya berupa batuan beku
  117. Miranda bulan milik Uranus yang berdiameter sekitar 480 km, merupakan benda langit yang memiliki permukaan paling tidak rata
  118. model geosentrik model alam semesta yang menempatkan bumi sebagai pusat alam semesta
  119. model heliosentrik model alam semesta yang menempatkan matahari sebagai pusat tata surya yang diedari oleh bumi dan planet-planet lainnya
  120. nebula kumpulan awan gas atau debu di ruang antarbintang
  121. nebula sekelompok bintang di langit yang tampak sebagai kabut atau gas pijar bercahaya; galaksi
  122. nebula kepiting benda langit yang tercipta dari sisa supernova dan berjarak sekitar 6.500 tahun cahaya dari bumi, membentang sekitar 11 tahun cahaya dan tumbuh sekitar 1 milyar km per hari
  123. Nereid bulan milik Neptunus yang berdiameter sekitar 340 km, memiliki orbit paling eksentrik di antara bulan-bulan di tata surya
  124. Norma rasi bintang kecil di belahan langit selatan
  125. Oberon satelit milik Uranus yang permukaannya dipenuhi kawah tua dan memiliki banyak pegunungan tinggi
  126. Ofiukus rasi bintang yang tampak di lintang antara 800 dan -800 pada meridian 25 Juli, pukul 21.00
  127. Orion rasi bintang yang mudah terlihat karena bintang-bintangnya terletak pada ekuator langit sehingga memungkinkan untuk dilihat dari seluruh dunia
  128. parsek satuan ukuran untuk objek di ruang angkasa yang setara dengan 3,26 tahun cahaya; jarak ke objek yang memiliki paralaks satu detik busur dilihat dari titik yang dipisahkan oleh satu satuan astronomi (1 SA)
  129. Pavo rasi bintang di belahan selatan yang tampak di lintang antara 15° dan -90° pada meridian 25 Agustus, pukul 21.00
  130. Pegasus rasi bintang di sebelah utara yang tampak di lintang antara +90° dan −65° pada meridian Oktober
  131. pelacakan antariksa penentuan orbit, laju, atau posisi seketika suatu objek di ruang angkasa dengan menggunakan radiodeterminasi, selain radar utama, untuk mengikuti pergerakan objek tersebut
  132. perige titik pada garis edar suatu benda langit yang terdekat dengan bumi
  133. perihelion titik pada garis edar suatu benda langit yang terdekat ke matahari
  134. peta bintang peta yang menunjukkan posisi bintang dan konstelasi bintang pada bola langit
  135. peta langit peta yang menunjukkan posisi benda-benda langit
  136. Pises nama gugus bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa (tampak pada waktu bulan September dan Oktober)
  137. prominensa lidah api yang muncul dari permukaan matahari
  138. Proteus satelit milik Neptunus dengan diameter 440 km dan dikenal sebagai salah satu benda yang permukaannya paling gelap di tata surya
  139. protobintang pembentukan bintang pada tahap awal setelah terjadi proses kompresi gas pada awan molekul raksasa
  140. protoplanet planet dalam tahap awal evolusi oleh proses akresi
  141. rasi bintang sekelompok bintang yang berdekatan dan tampak saling berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus; konstelasi
  142. Rea satelit milik Saturnus dengan diameter 1.528 km yang seluruh permukaannya dipenuhi kawah dan patahan yang memanjang
  143. sagita rasi bintang terkecil ketiga yang terletak di sebelah utara ekuator, dapat dilihat dari manapun kecuali belahan selatan bumi, tampak di lintang antara 90° dan −70° pada meridian September
  144. Sagitarius nama gugus bintang di belahan langit sebelah selatan khatulistiwa (tampak pada waktu malam bulan April–Oktober)
  145. satelit alami bulan1
  146. satuan astronomi satuan jarak yang setara dengan jarak rata-rata dari bumi ke matahari, yaitu 149.597.870.700 meter; disingkat SA
  147. sekuler berlangsung lama sekali (tentang proses, perubahan), demikian lambat sehingga tidak mempunyai efek yang cukup besar untuk dicatat dalam waktu ratusan tahun
  148. selenologi cabang astronomi tentang benda langit, terutama bulan
  149. Sentaurus rasi bintang yang tampak di lintang antara 30° dan -90° pada meridian 20 Mei, pukul 21.00
  150. sideris berkenaan dengan bintang atau rasi bintang
  151. simpai kromosfer lingkaran tebal cahaya pada kromosfer
  152. singularitas titik dalam ruang waktu, seperti lubang hitam, yang materinya memiliki kerapatan yang takterbatas dan volume sangat kecil serta kelengkungan ruang waktu takterbatas
  153. Skorpio nama gugus bintang di belahan langit sebelah selatan khatulistiwa
  154. superbulan fenomena yang terjadi ketika bulan purnama atau bulan baru berlangsung di perige atau titik terdekat dengan bumi
  155. supernova bintang meledak berukuran besar
  156. Taurus nama gugus bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa
  157. Tetis satelit milik Saturnus
  158. Titan satelit milik Saturnus dengan periode orbit 15 hari 22 jam, merupakan satelit terbesar kedua di tata surya dan memiliki atmosfer paling padat
  159. Titania satelit milik Uranus dengan diameter 1.577 km dan merupakan satelit terbesar kedelapan di tata surya
  160. transit peristiwa melintasnya suatu benda langit yang berukuran relatif kecil di piringan benda langit lain yang berukuran lebih besar, biasanya bintang atau planet
  161. Triton satelit milik Neptunus dengan diameter 2.700 km dan dikenal sebagai objek tata surya yang memiliki suhu permukaan paling dingin
  162. Umbriel satelit milik Uranus dengan diameter mencapai 210 km yang terdiri atas es dan batuan
  163. Virgo nama gugus bintang yang terletak di antara Leo dan Libra pada deklinasi 0°
  164. waktu sideris sistem waktu yang digunakan astronom untuk melacak arah untuk mengarahkan teleskop pada bintang yang akan diamati
  165. waktu surya sistem waktu yang diukur berdasarkan posisi matahari di langit
  166. zona laik huni wilayah orbit di sekeliling suatu bintang yang dapat mempertahankan air dalam wujud cair pada suatu planet ataupun benda angkasa lain

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan bakteriologi: (3)

  1. endospora spora tanpa kelamin yang berkembang biak di dalam sel, khususnya pada bakteri
  2. endospora struktur dinding tebal dan lapisan tambahan pada sel bakteri yang terbentuk di dalam membran sel
  3. inokulasi pembiakan bakteri pada suatu perbenihan
  4. pelepasan spora pemisahan jamur dari organ yang membentuk atau membawanya sampai lepas dari tubuh buahnya, dapat terjadi secara aktif berdasarkan kekuatan dari dalam jamur itu sendiri atau secara pasif dengan bantuan berbagai faktor luar

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan biologi: (1358)

abaksial, abiogenesis, abiogenik, abiosen, abioseston, abiotrofi, abisobentos, abisopelagik, abjeksi, ablasi, ablastin, abomasum, aboospora, aboral, abrasif, absisi, absorpsi aktif, absorpsi pasif, adaksial, adaptasi, adelfogami, adelfoparasit, adenoblas, adenosit, adenovirus, adiafanus, adiposit, adnasal, adoral, adrenalin, adrenoreseptor, aduksi, aduktor, adventif, aerial, aerob, aerobioskop, aeromonas, aeromorfosis, aeroplankton, aeroponik, aerosista, aerotaksis, aeroterapi, aerotoleran, aerotropisme, afanisme, afanoplasmodium, afantobion, aferen, afibrinogenemia, afidikola, afidivor, afinitas kladistika, afinitas mutlak, afinitas patristik, afitik, afototropisme, agad, agamandroesis, agameon, agamet, agamobium, agamodem, agamoginoesis, agamogoni, agamohermafrodit, agamon, agamospermi, agamotrop, agar-agar darah, agarikola, agarosa, agen, agen kemoterapi, agen mutagen, agen pembasah, agen pemoliploid, agen perawat, agen sitotastik, agium, aglomerasi, aglutinasi, aglutinin, agmatoploid, agnatus (1), agonis, agonisis, agonistik, agouti, agrad, agranulosit, agregasi, agriotipe, agrium, agroekotipe, agrofili, agrofit, agroklimatologi, agrotipe, ahermatipe, aigialium, aigialofili, aigiolokola, aileron, air aerial, air hitam, air imbibisi, air kapiler, air metabolisme, air pertumbuhan, air segar, air suling dua kali, air taktersedia, air terminumkan, ajaib (2), akaridofag, akariosit, akariot, akarofili, akarofitisme, akarologi, akarosesidium, akatalasemia, akhir larva, akinesis, akinet, akinetik, aklimatisasi, akomodasi, akon, akondroplasia, akonitase, akresi, akroasit, akrodon, akrodron, akrogen, akroglobin, akromasi, akromatik, akromatin, akropetal, akropleurogen, akropodium, akrosindesis, akrosom, akrospora, akrosternit, akrotergit, akselerator, aksenik, akson, aktina, aktinobiologi, aktinoblas, aktinodrom, aktinomikosis, aktinomorf, aktinositik, aktinostele, aktivator, aktofili, aktofit, aktologi, aktomiosin, akuatosere, akuduktus, akulea, akus, alantois, alantokorion, alarima, alat penghidu, alat pengisap, alat pengisap oral, alat penglihatan, alat perasa, alat pernapasan, alautogami, aldolase, aldosteron, alel amorf, alel bisu, alel ganda, alel hipermorf, alel hipomorf, alel neomorf, alel netral, alel nul, alelogen, alelokimia, alelomorf, alelomorf ganda, alelopati, alelotipe, aletofili, aletofit, aleuron, aleuroplas, [[]], alfafetoprotein, algeni, algikola, algin, algisida, algofag, alogen, aloheteroploid, alohospes, alokarp, alokinesis, aloksenia, alokton, alolektotipe, alomon, alomorfosis, aloparasit, alopatrik, alopelagik, aloplasma, aloploid, alopoliploid, alosindesis, alosom, alosterik, aloterm, alotetraploid, alotetua, alotipe, alotipe alel, alotriploid, alotrof, alotrop, alotropik, alotropisme, alozim, alpin, alsofili, altern, alula, aluviasi, alveolitis, amantium, amatofit, ambiens, ambivor, ameiosis, ametaboli, ametesis, amfiapomik, amfibiotik, amfibolik, amfibolisme, amfidelfik, amfidiploid, amfigea, amfigen, amfigin, amfikarion, amfimik, amfimiksis, amfipirenin, amfiploid, amfisarka, amfistomata, amfitesium, amfitop, amfitrika, amfitrop, amfixilem, amfogen, amfosom, amfoterisin, amigdala, amiksis, amiloid, amilom, amiloplas, amiloplastid, amilopsin, amilosa, amilum, amitosis, amnion, amniosentesis, amofili, amoktofit, amonifikasi, ampleksus, amplifikasi biologi, amplifikasi gen, ampula, anabiosis, anabolisme, anaerob, anak daun, anatrop, androgen, androgini, anemokori, angka haploid, alfafetoprotein, algeni, algikola, algin, algisida, algofag, alogen, aloheteroploid, alohospes, alokarp, alokinesis, aloksenia, alokton, alolektotipe, alomon, alomorfosis, aloparasit, alopatrik, alopelagik, aloplasma, aloploid, alopoliploid, alosindesis, alosom, alosterik, aloterm, alotetraploid, alotetua, alotipe, alotipe alel, alotriploid, alotrof, alotrop, alotropik, alotropisme, alozim, alpin, alsofili, altern, alula, aluviasi, alveolitis, amantium, amatofit, ambiens, ambivor, ameiosis, ametaboli, ametesis, amfiapomik, amfibiotik, amfibolik, amfibolisme, amfidelfik, amfidiploid, amfigea, amfigen, amfigin, amfikarion, amfimik, amfimiksis, amfipirenin, amfiploid, amfisarka, amfistomata, amfitesium, amfitop, amfitrika, amfitrop, amfixilem, amfogen, amfosom, amfoterisin, amigdala, amiksis, amiloid, amilom, amiloplas, amiloplastid, amilopsin, amilosa, amilum, amitosis, amnion, amniosentesis, amofili, amoktofit, amonifikasi, ampleksus, amplifikasi biologi, amplifikasi gen, ampula, anabiosis, anabolisme, anaerob, anak daun, anatrop, androgen, androgini, anemokori, anisogamet, anisogami, antagonisme, antenatal, antera, anterozoid, antiseptik, apoenzim, apogami, apomik, apomiksis, apoptosis, apresorium, apriori, aptasi, aras trop, arus transpirasi, auksin, autogami, autogamik, autogen, autosom, autotrof, autotrofik, bakteriofag, bakteriolisis, bangsa, basil (1), basilus, bastar, belobor, berabungan, bergemerlapan, bergigi, bergubang, berhabitat, beringgit, berjambul, berjanggut, berjelabir, berjendulan, berjumbai, berkail, berkanjang, berkelenjar, berkelijak, berkisi-kisi, berliuk, berparasit, bersekaman, berserutan, bersumbingan, bersusuhan, bertakik, bertakuk, bertaring, bertugi, bertusuk, beruaman, berzona, biakan, biakan akar, bintil akar, biometri, biometrika, bionomika, biopendar cahaya, biotik, biotoksin, bivoltin, blastokis, blastomer, bulu akar, busuk, cakram benih, cakram kecambah, cakram sisipan, cendawan, danau eutropik, danau oligotropik, daur hidup, dem, diatomea, digenesis, digestif, dioesis, diploid, disimilasi, diskiasis, disoperasi, dispersi populasi, disposotio, distrofik, diversitas aspek, dunia (3), edentat, efek organisasi, efek posisi, efektor, ekdemik, ekderon, ekdisis, eklosi, ekon, ekoproterandri, ekospesies, ekotipe, ekseget, eksin, ekskresi, eksodermis, eksogami, eksogen, ektoblas, ektohormon, ektoparasit, ektoplasma, ektoterm, ektotermik, elaborasi, endoderma, endodermis, endofit, endolimfa, endoparasit, endoplasma, endorfin, endosperma, endotermis, ensiform, enterotoksin, entoderm, entozoa, enzim ekstra-seluler, epibentos, epidermis, epifil, epifit, epifiton, epigenesis, epikotil, epinasti, epispora, epistasis, epizoik, eradikasi, erepsin, ergasiofit, eritroblas, eritrosit, estriol, estrogen, etiolasi, etologi, eugenetika, eugenika, eukarion, eukariota, euploid, fagosit, faktor abiotik, famili, fanerokotil, fenetik, fenetika, feritin, filial, filogenetik, filogenetika, filogeni, filum, fitase, fitoakumulasi, fitoaleksin, fitoekstraksi, fitoestrogen, fitogeni, fitohormon, fitokimia, fitokrom, fitol, fiton, fitopatogenik, fitoplasma, fitoremediasi, fitosanitasi, fitososiologi, fitostabilisasi, fitostrot, fitotopografi, fitotron, flagela, flavonoid, floem, florikultura, floristik, floristika, fluorokrom, foramen, forma, fotofor, fotonasti, fotoproteksi, fotosintat, fotosintesis bersih, fotosintesis kotor, fototrof, fototropisme, fovea (1), fovea sentral, freatofit, fungi, fungoid, funikulus, galigo, gamboge, gamet, gametangium, gametofit, gametogenesis, gametosit, gamon, gamosepal, ganoderma, gantilan, gastrin, gastrula, gastrulasi, gelang (1), gelendong pembelahan, geliga, gen, genetika populasi, genistin, genom, genosom, genus, geobiofisik, geotaksis, geotropik, geotropisme, geotropisme negatif, geotropisme positif, giat malam, giat musim dingin, giat musim gugur, giat musim panas, giat musim semi, giat pagi, giat petang, giat senja, giat siang, gigantisme abisal, glikogenolisis, gluten, gonad, granulosit, gugus prostetik, habitat, haploid, hara (2), harem, helaian, heliofit, heliotaksis, hematin, hemoglobin, hemolisis, herbivor, hermafrodit, hermafroditisme, heterogamet, heterogami, heterokatalitik, heteroploid, heterostili, heterotrof, heterozigot, hibrida, hibridis, hidatod, hidrofili (2), hidrokarbon, hidrokori, hidroser, hidrotropisme, hierarki, hierarki taksonomi, hifa, hijau lestari, himenopterofili, hipersalin, hipersensitif, hipertrofi, hipoblas, hipodermis, hipogini, holobentos, holofitik, holozoik, homeostatik, homogami, homoiterm, homozigot, hormon grelin, hormon insulin, hormon kortisol, hormon luka, hormon oksitosin, hormon oreksin, hormon prolaktin, hormon tumbuh, hormonal, imbibisi, imobilisasi, implan, implantasi, imunoasai, imunobiologi, individu, infauna, infeksi, inkubasi, inokulum, insektivoror, instar, insulin, integumen, interaksi biologis, intraseluler, intraspesifik, inulin, invaginasi, isodinamik, isoenzim, isoflavon, jaringan floem, jaringan limfoid, jaringan pengangkut, jaringan tapis, jenis, jenuh, jiran (2), julang, kalaza, karnivor, karsinologi, katabolisme, katalase, keanekaragaman hayati, kelas (1), kelenjar, kelenjar eksogen, kelenjar empedu, kelenjar endokrin, kelenjar holokrin, kelenjar keringat, kelenjar majemuk, kelenjar maksila, kelenjar Meibom, kelenjar minyak, kelopak, kelp, kemoautotrof, kemoheterotrof, kemoheterotrofik, kemoklin, kemolitotrof, kemorefleks, kemosintetik, kemosis, kemosistematika, kemostat, kemotaksonomi, kemotrop, kepunahan massal, kerang (1), keratoelastin, kerwit, keseimbangan ekologi, ketoplankton, kinestesis, kladodia, klamidospora, kledofit, klimafit, klin (2), kliser, klona (1), kodominan, koefisien akar, koefisien layu, koefisien respirasi, kokus, kolateral, koloid, komensalisme, konjugasi, konkologi, konsepsi, kontraksi peristaltik, kopulasi, korpuskel, kortikola, kortikulus, kosmopolit, krifoli, kriofil, kriofit, kriogenik, kriptokotil, krista, kristaloid, kromatin, kromofil, kromogen, kromosom, kromosom seks, kromosom X, kromosom Y, krustasea, kultur jaringan, kultur murni, kulturisasi, kuman super, kupule, kutin, lapisan prismatik, lasinia, lemak adiposa, leptofil, leptospira, lesitina, leukofit, lignin, limfa, limfoblas, limfoid, limfosit, lingkar tumbuh, lipase, lipemia, lisis, lisosom, lokus, lonjong, luhur (2), makrofita, makrogametosit, maksila, malakofili, malaksasi, malpighi, mandibula, marga (4), mastik, mastikasi, mata tunas, medikasi oblongata, medium, medusoid, meiobentos, meiosis (1), melaken, melancor, melanosit, melanosom, melanset, melantur, melata, melatonin, melensa, melira, melontar, memambung, memangkuk, membran, membuahi, memisai, memita, menabung, menameng, menanduk, menanjak, menelabang, menelentang, menempurung, menempurung lutut, menepung, menerna, menerompet, mengatup, mengayu, mengecipir, mengelepai, mengerak, mengeriput, mengeriting, mengewol, menggabus, menggada, menggalah, menggandul, menggasing, menggelendong, menggimbal, mengginjal, mengguling, menguban, mengulir, menguping, mengusta, mengutuh, menjangat, menjantung sungsang, menudung, menugu (2), menulang, menumpul, menyabuk, menyarang laba-laba, menyarang lebah, menyebelah, menyelaput, menyelusur, menyembap, menyerabut, menyisir, menyosis, menyudip, menyudut, merambak, merambut, merangkak, merapat, merapat naik, merapat turun, merikarp, meristem, meroda, meroma, merumbai, merunduk, merunjung, mesofili, mesozoa, metabolisme aerob, metabolisme anaerob, metabolisme basal, metabolit, metagenom, metagenomik, metagenomika, metamer, metamorfosis, metanogen, migrula, mikoriza, mikotoksin, mikroanatomi, mikrobial, mikrofil, mikrofili, mikromanipulasi, mikromer, mikropil, mikroser, mimikri, mimosa, mioglobin, mioset, miosin, molekul organik, monad, monofag, monokotil, monokotiledon, monoploid, monosit, morfogenesis, morfologi, multivoltin, mutasi, naluri, nama botani, nama daerah, nama ilmiah, nama Latin, nama pengarang, nama teknik, nasti, natalitas, naturalisasi, nekrofagus, nekrosis, neokarpi, neologi, neraca gen, nervur, niasin, nidifug, niktinasti, niktipelagik, nonpatogenik, noosfer, norepinefrin, normotiroid, nosofit, nukleolus, nukleus, nuptial, nuselus, nutasi, nutriea, nutrisisme, nyali, obeks, obligat, ofer, ofiologi, ofiotoksikologi, ogonium, oksiser, oligofagus, oligopoda, oligoriza, oligosperma, olistium, ombrotifi, onkogenesis, ooapogami, ooblastema, oogenesis, ooglea, oogonia, oogonium, ookinesis, oologi, optimum, ordo (2), orgadofit, organ (1), organel, organisme, organisme heterotrop, organisme mikroskopik, organismus, organogenesis, organologi, organonimi, ornitofili, ornitosis, osealus, osfresiologi, osmoregulator, osmosis, osmotaksis, osmotropisme, osteoblas, osteosit, ostium, otosista, ovariol, oviger, oviparus, ovisme, ovitesis, ovotestis, pagofit, pakan konsentrat, pakan olahan, pakan tambahan, pakikauli, pakinema, pakiten, palandikola, paleoaatekologi, paleoagrostologi, paleoalgologi, paleobiogeografi, paleobiotop, paleodendrologi, paleofitogeografi, paleogenetika, paleoikonologi, paleokomunitas, paleontografi, paleopalinologi, paleornitologi, palinofag, palinologi, pantoporat, papus, papuyu, parabiosis, paradesma, parafil, parafisis, paragami, parakori, parakrosis, paralinin, parasematik, parasimbion, parasitisme akar, parasitisme sosial, parasitoid, parasitosoenosis, paravariasi, parenkima, parotis, partenogamet, partenogenesis, partenogenesis alami, partenogenesis berdaur, partenogenesis buatan, partenogenom, partenosperma, partenospora, pasang merah, patabiontik, patrogoni, patronim, pebangkai, pediofoit, pedonik, pedosfer, pektosa, pektoselulosa, pelepah, pemakan deposit, pemakan suspensi, pembelahan biner, pembiakan, pembuahan, pembuluh tapis, penisilat, penisilinase, penuaan, peptionisasi, perifiton, perilimfa, periode kompensasi, periode refraktori, perispora, peritrika, permean, peroksidase, persentase layu, persilangan, petandri, pigmen pelengkap, pigmen ungu-hitam, piknosis, piktograf, pilositas, piogen, piramida biotik, pirenofor, pirenokarp, piretik, pirogen, piskivor, pistom, plagioser, plagiosere, plagiotropisme, plak (1), planogamet, planon, plasmodium, plasmosis, plastid, plastisitas, plastogami, ploidi, pneumatofos, poikilotermik, polen lebah, polivoltin, porang, porositas, posterior, primordial, priser, produktivitas primer, produktivitas sekunder, profase, progenese, proliferasi, propagasi, propagula, protista, protogenesis, protonema, protoplas, protoplasma, protozoa, psamoser, psikrofili, pulmoner, pusat panas, rabsovirus, racun mitosis, radikula, radiobiologi, radiotropisme, radisikola, rambut akar, ranivor, rantai makanan, regenerasi, regu, regulasi hipotonik, rekombinasi, rembang (2), reoplankton, replikasi, resesif, resistansi biologis, respirasi, respirasi seluler, responsi, resus, retikulum, rostrum, roti lebah, ruang sari, rumpang cabang, runjung, runjung betina, runjung jantan, rusuk palsu, salmonelosis, sanguikola, saprofit, sapropel, saproplankton, saprotrof, saprozoit, sarenkima, sarkode, sarsina, sasaka, satrofit, saturasi, sefalopoda, segmen, sekam mahkota, sekat (1), sekat primer, sekresi, sekretin, seksdusi, seksupar, sel anak, sel embrio, sel germinal, sel induk, sel kecambah, selaput pembuahan, seluler (1), selulosa, sembab (2), semelpar, semiovipar, semusim, senomorfisme, sentromer, septum, ser, serambi jantung, serat (2), serat diet, serat hewan, servikum, sesidium, sesil, sibakan, sider, silang dalam, simbiosis, sinsitium, sistematika, sitokenesis, sitokinesis, sitoplasma, skiafit, soma, sperma, spermatid, spermatogenesis, spermatozoa, spermatozoid, spesiasi, spesies, spesies invasif, spesies oksigen reaktif, spiroplasma, spora, sporadis, sporoplasma, sporosista, sporozoa, sporozoit, stadium pradewasa, stafilokokus, stalon, status diploid, steril, sterilisasi, sterilisasi parsial, sterilitas, stok, stomata, streptokokus, stres air, strobila, subaraknoid, subfilum, subgenus, submukosa, subser, substrat, suhu basal, suhu basal badan, suksesi (2), suksesi primer, suksesi sekunder, suku (1), sumber infeksi, superantioksidan, superinfeksi, suplemen kondroitin, tafoglif, tagma, tagmosis, tajuk (1), takbengang, takigen, takigenesis, taksa (2), taksis (2), taksometrika, taksonom, taksonomi numeris, taksonomiwan, tarantula, tekanan lingkungan, tergigit, tergulung balik, terkeluk masuk, terkeluk turun, terlengkung balik, terlengkung masuk, termofili, termonasti, terselam, tersunjam, testa, tetraploid, tetua, tigmotropisme, toksikogenik, toksoplasma, tompok, tonggeret, trakeid, transek, translokasi, tripsin, tripsinogen, trisomik, trombin, tudung akar, tumit, ultrasonikasi, ultrastruktur, univoltin, vados, vagilitas, vakuola, variasi, vernalisasi, vertebrata, vestigial, vigor, vikariasi, virginipar, viristatik, virogen, viroid, viropeksis, visidium, visinisme, vitelarium, vivotoksin, vokalisasi, voltin, voltinisme, wanda (2), warna apatetik, warna aposem, warna intravital, xenia, xerofili (1), xerokasi, xeromorf, xeroser, xeroterm, xilan, xilofag, xilofit, xilotomi, yarovisasi, zalir serebrospinal, zantopsin, zarah, zat anorganik, zat omega- (3), zat organik, zeitgeber, zigofase, zigofit, zigogami, zigospora, zigot, zimogen, zoidiofoli, zoidiogami, zonakolpat, zooamilon, zooaprokrisis, zoobentos, zoobiotik, zoodomatia, zooekologi, zoofag, zoofili (1), zoogamet, zoogenesis, zoogenetika, zoogeogenesis, zoogeografi biosoenosis, zoogeografi ekologi, zoogeografi sejarah, zoogonidangium, zoom, zoometer, zoometri, zoonomi, zooplasma, zoosporangium, zoosuksivor, zooteknika, zootoksin, zoozigosfer

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan tumbuhan:

dan 

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan botani: (487)

  1. acerang daun bangun-bangun; bangun-bangun; sukan
  2. adhesi penyatuan tumbuh-tumbuhan yang biasanya merupakan kelompok yang terpisah
  3. aglaonema terna hias berimpang, berdaun tunggal dengan bentuk, warna, dan corak bervariasi, berbunga majemuk tongkol dengan seludang, tumbuh di bioma hutan (di tempat teduh)
  4. akene buah kering yang hanya berbiji satu, setelah matang kulit buahnya tetap tidak terbuka; buah padi-padian
  5. aksila sudut antara tangkai daun dan batang tempat tunas tumbuh; ketiak daun
  6. alang-alang terna yang tingginya dapat mencapai 1 meter, berdaun memita, berbunga majemuk malai dengan banyak biji yang berukuran kecil, berguna sebagai pakan ternak, penahan erosi, akarnya dapat dijadikan obat tradisional; ilalang; lalang; kusu-kusu
  7. alim pohon keras yang tingginya mencapai 7 m, daun melanset atau elips, bunga kecil berwarna putih atau kuning, buah membulat atau membulat telur berwarna hijau hingga hitam, kayu digunakan sebagai bahan kosmetik, parfum, dan dupa; gaharu; halim
  8. amarilis terna hias yang termasuk dalam suku Amaryllidaceae, berdaun memita panjang, berbunga trompet besar, harum, warna bervariasi merah, putih, bergaris, umumnya diperbanyak dengan umbinya, tumbuh di daerah bersuhu rendah
  9. amilase enzim yang menghidrolisis pati
  10. amla amalaki
  11. ampelas pohon yang tingginya mencapai 20 m, buah kecil membulat berwarna kuning, merah, dan cokelat, daun membundar telur dan kasap, digunakan untuk melicinkan kayu dan sebagainya; rempelas
  12. ampula gelembung udara kecil pada beberapa tanaman air
  13. anakan tunas yang tumbuh dari akar atau umbi
  14. andilau pohon yang tingginya mencapai 15 m, daun elips, bunga berwarna putih, buah berbentuk kapsul, mudah dan cepat tumbuh sehingga cocok untuk penghutanan kembali lereng bukit yang gundul, kayunya digunakan sebagai bahan bangunan, kulit kayu bagian dalam baik untuk dibuat tali; endilau; nilau
  15. andresium benang sari
  16. androginofor bagian yang memanjang pada poros bunga di atas dasar hiasan bunga yang menunjang benang sari dan putik
  17. anemon jenis tanaman kebun yang memiliki bunga berwarna putih, ungu, atau merah yang berbentuk seperti cangkir
  18. angiosperma tumbuhan yang bijinya terdapat di dalam bakal buah
  19. angsana pohon yang tingginya mencapai 40 m, daun elips, bunga berbentuk malai kuning, buah polong membundar berwarna cokelat, kayu berurat khas, digunakan untuk bahan bangunan dan mebel, kulit kayu dimanfaatkan untuk obat
  20. api-api pohon yang tingginya mencapai 10 m, daun tebal mengilap, bunga berwarna kuning keemasan, buah menjantung berwarna kuning, kayu berwarna putih, tumbuh di hutan-hutan payau, digunakan sebagai bahan bangunan
  21. ara pohon dari jenis fikus, bergetah banyak, berjenis banyak, ada yang berupa pohon, tumbuhan perdu, tumbuhan memanjat, spt ampelas, ara kelubuk, beringin
  22. artikulasi sambungan di antara dua bagian, misalnya tempat melekatnya daun pada ranting
  23. artikulasi buku pada batang
  24. asam pohon yang tingginya mencapai 30 m, daun majemuk menyirip genap, anak daun kecil lonjong menyempit, buah polong berwarna cokelat masam rasanya, bunga tandan berwarna oranye berbentuk seperti kupu-kupu, kayu digunakan sebagai bahan bangunan atau mebel, buah digunakan sebagai pengasam
  25. asimilasi pengolahan zat pada tumbuh-tumbuhan yang mengandung butir hijau daun dengan pertolongan sinar matahari; pengubahan zat bertenaga rendah menjadi zat bertenaga tinggi yang diproses oleh tumbuhan
  26. asteraseae suku anggota tumbuhan yang memiliki bunga majemuk
  27. bakau pohon yang tingginya mencapai 30 m, akar menganjur ke luar, daun elips, bunga kekuningan, buah kasap bulat memanjang berwarna cokelat, tumbuh di hutan payau sepanjang pantai yang landai, kulit batang dapat digunakan untuk menyamak kulit; mangrove
  28. bakopa tanaman air yang memiliki sifat antioksidan, bersifat sedatif ringan, digunakan untuk meningkatkan memori, mengobati insomnia dan epilepsi, serta digunakan sebagai bahan pengondisi kulit
  29. balam pohon yang mengandung getah, ada beberapa macam, spt Payena dan Palaquium
  30. baros manglid
  31. basidiospora spora Basidiomycetes yang dibentuk oleh basidium di luarnya
  32. basidium sel penghasil spora merupakan ciri khas kelas Basidiomycetes, umumnya mempunyai basidiospora
  33. bayam Jepang sayuran mirip bayam, daunnya melebar di bagian bawah dan menyempit pada ujungnya, tangkai daunnya panjang, permukaan daunnya halus dengan pinggiran bergerigi besar, warnanya hijau; horenso
  34. bayur pohon yang tingginya mencapai 50 m, daunnya lonjong asimetris dengan permukaan bawah berwarna perak dan berambut, bunganya berbentuk tandan panjang berwarna kuning muda, buahnya berbentuk kapsul dan dapat merekah dengan warna cokelat dan berambut, kayunya digunakan bahan bangunan dan mebel
  35. belangir pohon yang tingginya mencapai 30 m, daun melonjong elips hingga melanset, bunga malai berbentuk fusi, buah samara berwarna merah kecokelatan, tumbuh di daerah gambut atau rawa, kayu digunakan sebagai bahan bangunan, dan sebagainya
  36. benang sari sporofil jantan dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan serbuk sari, umumnya terdiri atas kepala sari dengan atau kadang-kadang tanpa tangkai sari; andresium
  37. benta rumput banto
  38. bentangur pohon yang tingginya 30—38 m, daun kaku berwarna hijau tua, buah bulat, mahkota bunga berwarna putih dan benang sari berwarna kuning, buah buni, pelok, atau kapsul, kayu kuat digunakan untuk bahan bangunan; mentangur
  39. beri buah-buahan yang terbentuk dari bakal buah tunggal, berukuran kecil, kenyal, berbiji, misalnya buah buni dan bluberi
  40. berkotakan memiliki warna dengan bentuk kotak-kotak seperti papan catur
  41. beruas pohon yang tingginya mencapai 30 m, batang mengandung lateks putih atau kuning, daun elips atau bundar telur, kelopak bewarna merah muda sampai merah ros, mahkota putih, bagian dalam kuning-krem, buah bulat seperti manggis, merah ros, harum seperti apel dan dapat dimakan, tumbuh di hutan dataran rendah sampai dataran tinggi sekitar 1.400 mdpl, ditanam sebagai penghias jalan atau taman, akar dan daun digunakan sebagai obat, kayu digunakan sebagai bahan bangunan
  42. betis pohon yang tingginya mencapai 50 m, kulit pohon berwarna abu-abu atau cokelat, daun elips membundar telur, bunga malai menjuntai berwarna kehijauan, kuning, atau keunguan, buah elipsoid membundar telur, tumbuh di hutan primer dan sekunder hingga ketinggian 600 mdpl, kayunya keras dan awet, digunakan dalam konstruksi kapal, dermaga, jembatan, tiang listrik, dan rumah panjang; belian; ulin
  43. betutu jirak
  44. braktea daun gagang; daun pelindung
  45. buah kaca buah kecil berbentuk bulat, berwarna merah muda, transparan sehingga bijinya dapat terlihat, daging buah sedikit kenyal dan berair, rasanya manis
  46. buah okra okra
  47. cangkring pohon yang tingginya mencapai 15 m, daun majemuk, berdaun tiga, membulat telur, dan anak daun di ujung lebih besar, perbungaan tandan, bunga berwarna merah atau salem, mahkota berdaging, buah polong berkayu, pipih, dan permukaan beludru, tumbuh di hutan dataran rendah hingga ketinggian 2.000 mdpl, di dekat aliran sungai, rawa, dan pantai, kulit kayu dan akar digunakan sebagai obat, biji digunakan sebagai insektisida; beri; cengkering; kane
  48. cempaka bulus manglid; baros
  49. cendana pohon yang tingginya mencapai mencapai 20 m, kadang semak yang memanjat dg tinggi mencapai 4 m, daun membundar telur, melanset-elips atau melonjong, permukaan atas hijau pucat, permukaan bawah putih keabuan, berkilau, perbungaan terbatas atau malai, bunga biseksual, tabung bunga menggenta, bewarna kekuningan hingga merah kecoklatan, buah pelok, membulat telur, tumbuh di hutan gugur kering dan di semak belukar, minyak atsirinya sebagai perisa, buah dapat dimakan, ramuan aromatik, dapat mendinginkan tubuh, menenangkan pikiran, mengurangi kejang, memiliki efek diuretik, analgesik, antiseptik, ekspektoran dan stimulan
  50. cincau liana yang batangnya kecil, daunnya menjantung, perbungaannya berbentuk tandan berwarna putih, perbuahannya bulat berwarna hijau, tumbuh di bioma tropis basah, tersebar dari Himalaya Timur sampai Tiongkok dan Nusa Tenggara, daunnya dapat dimanfaatkan untuk jeli isi minuman dan pengobatan hipertensi; camcau
  51. cincau hitam terna yang tingginya mencapai 1,5 m, berbatang kecil, berdaun lonjong meruncing, berbunga merah muda keunguan mirip kemangi, biasa digunakan sebagai obat diare dan demam; janggelan2
  52. cokelat pohon yang tingginya mencapai 8 m, membundar telur, melonjong hingga elips, berwarna merah muda hingga hijau tua, perbungaan fasikulus, bunga kecil, kelopak berwarna putih kekuningan atau merah muda, mahkota kuning pucat, buah pelok seperti bani, polong, membulat hingga melonjong, berwarna putih atau hijau, kuning, oranye, merah atau ungu, tumbuh di hutan tropis dataran rendah hingga ketinggian 400 mdpl, biji diproses menjadi cokelat dan mentega, lemak kakao digunakan dalam industri makanan, kosmetik dan farmasi, buah dapat dimakan, kulit biji kakao digunakan sebagai bahan mulsa
  53. cupak dasar bunga yang berkembang menggelembung berfungsi untuk melindungi buah
  54. daru-daru pohon yang tingginya mencapai 40 m, permukaan kulit kayu halus, daun elips berujung melancip, perbungaan terbatas, bunga berkelamin dua, buah pelok menggelendong, berbiji satu, berwarna cokelat hingga kehitaman, tumbuh di hutan primer, hutan rawa kering, hingga ketinggian 300 mdpl, kayu digunakan sebagai bahan konstruksi dan kapal, buah dapat dimakan
  55. daun buah sporofil betina dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan bakal biji
  56. daun gagang daun yang amat tereduksi sehingga sering hanya berupa sisik pada gagang perbungaan dan berfungsi sebagai pelindung bunga, terutama waktu masih kuncup; daun pelindung
  57. daun gantilan daun yang termodifikasi dan sering hanya berupa sisik yang terdapat pada percabangan gagang atau pada gantilan
  58. daun kelopak satuan atau unsur kelopak yang bersifat polisepal; sepal
  59. daun lembaga daun pertama yang tumbuh dalam proses perkecambahan tumbuhan; kotiledon
  60. daun luah sporofil betina dalam bunga dan merupakan organ yang menghasilkan bakal biji
  61. daun mahkota satuan atau unsur mahkota yang bersifat polipetal; petal
  62. daun penumpu dua helai daun kecil yang tumbuh di kiri dan kanan tangkai daun
  63. daun tunggal daun yang setiap tangkainya hanya mendukung satu helaian daun saja
  64. daya kecambah kemampuan benih untuk tumbuh atau berkecambah normal
  65. delik pohon yang tingginya mencapai 14 m, ranting bersayap di bagian ujung, daun melanset, perbungaan malai, bunga berwarna putih kebiruan, buah bani berwarna biru hingga ungu, tumbuh di hutan campuran dipterokarpa dan submontana hingga ketinggian 1.700 mdpl, di daerah aluvial dekat sungai dan aliran air, kayu digunakan sebagai bahan konstruksi dan perabot; temberos
  66. dikotiledon dikotil
  67. diurnal keadaan bunga yang mekar pada siang hari dan menutup pada malam hari
  68. divisi satuan taksonomi dalam klasifikasi tumbuhan, berada di antara kelas dan dunia, namanya berakhiran -phyta, seperti Bryophyta
  69. dominasi flora keadaan unggul suatu spesies flora dalam komunitasnya, biasanya diukur dari kepadatan populasi, frekuensi, dan biomassanya
  70. dominasi genetik keadaan unggul suatu sifat keturunan yang tampak di dalam penampilan
  71. dorman berkenaan dengan terhambatnya pertumbuhan (perkembangan) untuk sementara waktu meskipun keadaan lingkungannya sebenarnya bersifat menunjang (air dan cahaya cukup serta suhu naik)
  72. duri tempel onak
  73. eksospora lapisan luar dinding spora yang menutup epispora dan dapat merupakan lapisan terluar jika perispora mengelupas dan menghilang
  74. ektofloem floem yang berada di dalam tabung xilemnya
  75. ekuisetum tumbuhan takberbiji, umumnya tumbuh di lingkungan yang basah, seperti kolam dangkal, daerah pinggiran sungai, atau daerah rawa; paku ekor kuda
  76. endemis tumbuh atau terdapat pada tempat atau wilayah tertentu
  77. endokarpium lapisan yang paling dalam atau dinding buah, biasanya berserat keras atau membatu
  78. entomofili penyerbukan bunga melalui serangga
  79. eofil daun awal yang dibentuk semai, berupa daun transisi sebelum munculnya daun dewasa
  80. epigini cara mengatur bagian bunga apabila benang sari, mahkota, dan kelopak ditempelkan di atas bakal buah sehingga terjadi bakal buah terbenam
  81. epimatium pembungkus tambahan pada biji beberapa Gymnospermae yang mendaging dan hampir menyatu dengan integumen
  82. estivasi cara mengatur letak bagian bunga, seperti kelopak dan mahkota, di dalam kuncup bunga
  83. eufili sifat bunga yang dalam hubungannya dengan penyerbuknya secara tegas beradaptasi untuk dimanfaatkan oleh penyerbuk khusus
  84. euforbia pohon perdu, terna, atau sukulen dari suku Euphorbaceae, bentuk dan warna bunganya bermacam-macam, banyak sekali, seperti Euphorbia antiquorum dan Euphorbia hirta
  85. eusporangium sporangium yang terbentuk dari sel epidermal tunggal; leptosporangium
  86. eustele stele yang dalam penampang melintang tersusun membentuk lingkaran berkas pembuluh kolateral atau bikolateral, biasanya terdapat pada tumbuhan dikotil
  87. falaenofili penyerbukan bunga yang terjadi dengan perantaraan kupu-kupu
  88. fibril serabut akar yang paling halus
  89. filamen tangkai sari
  90. filodia tangkai daun yang bersayap dan berfungsi sebagai daun
  91. filokladia cabang atau ranting hijau pipih yang menyerupai dan berfungsi sebagai daun serta mempunyai pertumbuhan ekosistem atau masa
  92. folikel buah kering berbiji banyak yang pecah pada satu sisinya untuk melepaskan biji
  93. fovea dasar polinia pada tanaman anggrek
  94. gagang tangkai utama perbungaan atau bunga tunggal
  95. gambir liana yang daunnya menjorong, perbungaan berbentuk bongkol majemuk, bunganya menabung dan berwarna merah muda, tumbuh di bioma tropis basah, tersebar di Malesia dan Indonesia (Sumatra, Jawa, dan Kalimantan), dimanfaatkan sebagai obat batuk dan bahan penyamak
  96. gamopetal sifat mahkota bunga yang tidak terbagi-bagi atas daun mahkota, tetapi berfusi menjadi satu satuan
  97. gandaran perbungaan yang bunga-bunganya mengumpul terpusat pada buku-buku yang berjauhan sepanjang sumbu gagang dan percabangannya, misalnya pada paci-pacian
  98. gandil cabang kayu yang tidak berkembang lebih lanjut, tetapi berkembang menjadi duri-duri kasar dan kaku
  99. gandum terna yang termasuk suku Poaceae, tingginya sekitar 1 m, berbatang beruas-ruas seperti padi, berdaun memita panjang, berbunga majemuk malai, berbiji bulir, hidup di daerah subtropis, dapat dimanfaatkan sebagai tepung terigu sebagai bahan makanan atau
  100. garis murni populasi yang merupakan keturunan suatu individu homozigot yang semata-mata berkembang biak secara autogamik
  101. garpuan perbungaan yang membentuk dikotomi semu, yaitu bunga pertama yang membuka terletak di ujung sumbu dan diapit oleh dua bunga samping, misalnya pada bunga melati
  102. geitonogami proses perkembangan kawin yang pembuahan bakal bijinya terjadi dengan melibatkan serbuk sari bunga lain dari individu yang sama
  103. geluk buah kering tak merekah yang memiliki satu biji dengan dinding buah yang keras, biasanya berasal dari bakal buah berongga satu
  104. geragih batang yang tumbuh horizontal di atas permukaan tanah dan menghasilkan tumbuhan baru pada ujungnya
  105. gimnospermae tumbuhan berbiji terbuka
  106. ginofor tangkai yang mendukung ginesium yang letaknya menjorok ke dalam hiasan bunga
  107. hapaksantik sifat tumbuhan yang berbunga dan berbuah sekali lalu mati, misalnya sagu
  108. haplomorf tipe simetri yang bagiannya terletak sebaris membentuk spiral pada suatu cembungan setengah bola, misalnya pada bunga teratai
  109. haustorium alat serap zat hara pada jamur parasit yang bermacam-macam bentuk dan susunannya
  110. haustorium akar yang mampu menembus tumbuhan lain yang hidup berparasit pada tumbuhan lain, misalnya pada benalu-benaluan
  111. heksasitik tipe stomata yang dikelilingi enam sel pelengkap dengan dua pasang sejajar dengan sumbu panjang stomata dan sepasang di ujungnya
  112. hemifili sifat bunga yang pengadaptasian dengan penyerbuknya kurang sempurna untuk dimanfaatkan oleh penyerbuk yang agak mengkhusus
  113. heterospora yang memproduksi lebih dari satu macam spora, khususnya memproduksi mikrospora dan megaspora
  114. heterospori keadaan dibentuknya lebih dari satu tipe spora pada satu jenis, umumnya megaspora sebagai gamet betina dan mikrospora sebagai gamet jantan, misalnya pada likopsida, paku air, dan semua tumbuhan berbiji
  115. hilum pusar biji berupa lampang bekas tempat pelekatan tali pusar
  116. hipantium dasar bunga yang bentuknya cekung seperti mangkuk, seperti pada bunga mawar
  117. hipokotil bagian bakal batang pada kecambah di bawah kotiledon
  118. holofit tumbuhan yang hidup dari makanan anorganik dan hasil fotosintesis, misalnya ubi, padi
  119. homospora yang memiliki hanya satu macam spora
  120. homospori keadaan hanya dibentuknya satu tipe spora oleh suatu jenis, misalnya pada tumbuhan berpembuluh takberbiji
  121. horenso bayam Jepang
  122. hulbah terna tahunan, tumbuh tegak, tinggi 30–60 cm, daunnya berbentuk bundar telur, bunganya tunggal atau sepasang, keluar di ketiak daun, mahkotanya berwarna kuning terang, buahnya polong gundul, memanjang atau berbentuk lanset, berisi 10–20 biji
  123. hulbah biji dari hulbah, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan pengobatan herbal
  124. ikalan perbungaan uliran yang ruasnya pendek-pendek sehingga hampir tergelung
  125. implantasi penyelipan enten pada inangnya
  126. indusium lempungan jaringan epidermis yang menutupi sebagian atau seluruh sorus pada paku-pakuan tertentu
  127. indusium semu tepi daun yang melipat dan melindungi sorus pada beberapa jenis paku-pakuan
  128. infloresens sekelompok bunga pada satu kepala atau sekelompok bunga pada satu tangkai utama; bunga majemuk; perbungaan
  129. infruktesens himpunan dan cara penyusunan buah dalam gagang bersama; perbuatan
  130. invasif organisme, asli atau bukan, yang mengolonisasi habitat tertentu secara masif dan dapat menimbulkan kerugian ekologi, ekonomi, dan sosial, seperti mentangan dan mujair
  131. isoetales ordo tumbuhan dalam kelas Isoetopsida yang hidup di air atau rawa, daunnya panjang dan runcing, termasuk tumbuhan heterospora
  132. jagung terna yang termasuk suku Gramineae, berbatang pejal, tingginya mencapai 2 m, berdaun memita panjang, bunga jantan tumbuh paling atas, bunga betina di ketiak daun berbentuk bonggol, dilindungi oleh kelobot, umumnya berbiji kuning, buahnya dapat dimakan sebagai makanan pokok
  133. jagung manis kultivar jagung yang memiliki kadar gula 4−8 kali lebih tinggi daripada jagung biasa
  134. jahe emprit jahe yang ukurannya sangat kecil, bentuknya ramping, mengandung minyak asiri yang banyak dan rasanya pedas menyengat
  135. jahe gajah kultivar jahe yang rimpangnya besar dan gemuk, berwarna kuning hingga keputih-putihan, serat lembut, rasa kurang pedas
  136. jahe merah kultivar jahe yang ukurannya kecil, rimpangnya berwarna merah, memiliki rasa pedas dan hangat, kandungan minyak asirinya tinggi
  137. jamur ajaib jamur yang termasuk narkotika alamiah yang dapat mengakibatkan halusinasi
  138. jamur akar merah jamur patogen yang menyerang akar pohon-pohon tua hingga membusuk dan mati
  139. jiring polong yang menceking di antara deretan bijinya, setiap segmen yang berbiji tunggal memisah bila buahnya dewasa, misalnya pada jengkol
  140. kabumbu siungan
  141. kalaza bagian dasar bakal biji tempat nuselus dan integumen menyatu
  142. kalazogami proses pembuahan bakal biji ketika tabung serbuk sari masuk melalui kalaza
  143. kambium lapisan sel hidup pada tumbuhan berkeping dua, terletak di kulit dan di kayu, yang membuat jaringan kayu baru ke sebelah dalam dan jaringan kulit baru ke sebelah luar
  144. kampilotrop cara pelekatan bakal biji pada tembuni ketika bola bakal biji membengkok secara horizontal dan tali pusar seakan menempel di antara mikropil dan kalaza
  145. kampuh garis pertautan dua organ yang sama, misalnya antara daun dan buah
  146. kanopi tajuk hutan
  147. kantong serbuk sari sporangium jantan pada tumbuhan bunga yang terdapat dalam ruang sari
  148. kapsul buah kering beruangan sebanyak daun buah yang membentuknya, merekah, dan berbiji banyak
  149. karagen rumput laut yang agarnya dapat dimakan
  150. karpel daun buah
  151. karunkula pencuatan kaku yang berasal dari pertumbuhan integumen di sekitar hilum biji, misalnya pada jarak
  152. kastanya tumbuhan dari genus Castanea, tingginya dapat mencapai 60 m, kulitnya berkerut, ujung daunnya tajam, setiap bunganya memiliki 8 hingga 10 atau 12 benang sari, buahnya terdapat dalam kupule sebanyak 1—7 buah, biasa digunakan untuk kue, pastri, dan masakan lainnya
  153. katafil sisik kuncup atau daun sisik yang berfungsi untuk melindungi kuncup atau semai dari kekeringan
  154. keiropterofili penyerbukan bunga dengan perantaraan kelelawar, misalnya pada durian
  155. keiropterokori pemencaran biji dengan perantaraan kelelawar, misalnya pada jambu bol
  156. kelopak tambahan sekelompok daun gagang atau daun gantilan yang termodifikasi sehingga mirip dengan kelopak yang terdapat dekat di atasnya, misalnya pada kembang sepatu
  157. kembang jepang kemboja jepang
  158. kencur terna berimpang yang berdaun hijau muda lonjong melebar, berbunga putih atau ungu, rimpangnya berkulit cokelat, berdaging putih, beraroma khas biasanya digunakan sebagai bahan rempah
  159. kepala putik bagian putik yang berfungsi menerima serbuk sari pada proses penyerbukan
  160. kepala sari bagian benang sari yang terdapat di ujung tangkai sari dan merupakan tabung yang menghasilkan serbuk sari
  161. kiuri timun Jepang, bentuknya lebih lonjong dari timun lokal, warnanya hijau pekat, ada sedikit rasa pahit di ujung buahnya, cenderung memiliki rasa manis, segar, dan renyah
  162. kleistogami pembuahan (penyerbukan) sendiri yang terjadi dalam bunga yang belum terbuka
  163. klimaks tingkat terakhir pertumbuhan tanaman di suatu tempat apabila telah diadakan penyesuaian yang sempurna dengan keadaan udara, jenis, serta struktur tanah sehingga tidak ada perubahan lebih lanjut yang dapat diusahakan
  164. klimaks tingkat dalam perkembangan daerah urban setelah hubungan ekologi dalam daerah itu mencapai keseimbangan
  165. kloroplas benda kecil pada sel tumbuhan yang mengandung klorofil
  166. klorosis keadaan tidak sehat yang ditandai oleh menguningnya bagian-bagian yang biasanya berwarna hijau sebagai akibat tidak cukup terbentuknya klorofil
  167. klusium suksesi tumbuhan yang terjadi pada tanah yang tergenang air
  168. kola tumbuhan yang termasuk keluarga Sterculiaceae, bijinya mengandung kafeina, dapat dipakai sebagai obat penyegar (antara lain, dicampurkan ke dalam minuman dingin)
  169. koleoptil daun pertama pada bibit tumbuhan berkeping satu yang merupakan upih pelindung sekeliling lembaga yang baru tumbuh
  170. koleoriza selubung yang melindungi radikula pada biji rumput-rumputan
  171. kolet daerah perbatasan antara hipokotil dan akar
  172. konservatori ruang kaca tempat memelihara tanaman (supaya tidak terpengaruh perubahan udara atau cuaca, seperti dalam pembibitan)
  173. kriptogam bentuk kehidupan dari tumbuhan rendah yang tidak menghasilkan biji
  174. kriptogamik bersifat atau berkaitan dengan kriptogam
  175. kucai terna berumbi yang daunnya memita, perbungaannya memayung, buahnya membulat telur sungsang, tumbuh di bioma empat musim, biasa dimanfaatkan untuk sayuran; sigando
  176. kuncup pucuk vegetatif atau generatif yang belum dewasa, berupa meristem rembang yang kadang-kadang ditutupi sisik
  177. kuncup bawah tangkai kuncup ketiak yang dikelilingi dasar tangkai daun
  178. kuncup bunga kuncup yang mengandung bakal bunga dan akan berkembang menjadi satu atau beberapa bunga
  179. kuncup campuran kuncup yang mengandung bakal batang, bakal daun, dan bakal bunga
  180. kuncup daun kuncup yang mengandung bakal batang dan daun, dan akan berkembang menjadi ranting
  181. kuncup eram umbi sekunder yang terdapat pada batang atau daun, berfungsi sebagai organ pembiakan
  182. kuncup ketiak kuncup yang tumbuh pada ketiak atau lampang daun
  183. kuncup liar kuncup tambahan
  184. kuncup pelengkap kuncup yang tumbuh di samping atau di atas kuncup ketiak
  185. kuncup tambahan kuncup yang tumbuh bukan pada tempat yang seharusnya dan tidak memiliki jaringan pembuluh; kuncup liar
  186. kuncup telanjang kuncup yang tidak dikelilingi sisik
  187. kuncup terlindung kuncup yang dikelilingi sisik
  188. kuncup ujung kuncup yang terletak pada rembang atau akhir batang
  189. kutikula bagian tumbuhan yang merupakan lapisan yang jernih, sangat tipis, dan biasanya lapisan itu berupa lilin
  190. lai buah lai
  191. lamun tumbuhan yang hidup di laut dangkal, berbiji tunggal, terdiri atas rimpang, daun, dan akar, serta berbunga, berbuah dan menghasilkan biji
  192. lapisan absisi lapisan sel pada daerah absisi yang dapat memisahkan bagian-bagian tumbuhan satu sama lain, misalnya daun, cabang, bunga, atau buah
  193. legum kelompok tumbuhan kacang-kacangan
  194. lembaga sporofit muda calon tumbuhan baru yang terdapat dalam biji, terdiri atas radikula, hipokotil, epikotil, dan kotiledon
  195. lengkuas terna berimpang yang tingginya mencapai 2 m, yang muda merah kecokelatan, yang tua cokelat, beraroma khas, berbunga majemuk tumbuh di ujung putih kekuningan, biasanya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur; laja1
  196. leptosporangium eusporangium
  197. lidah-lidah pemanjangan atau cuatan yang tumbuh dari ujung pelepah daun rumput-rumputan Poaceae
  198. lignotuber terubusan dari pangkal batang yang siap menggantikan batang lama apabila mati
  199. likopsida paku kawat
  200. lili terna hias yang tingginya 60ꟷ80 cm, berdaun memita agak tebal, berbunga seperti terompet yang warnanya beragam (putih, merah, jingga), diperbanyak dengan umbinya
  201. lintabung terna yang termasuk suku Gramineae, tingginya mencapai 2 m, berdaun melanset panjang dan melipit, bertangkai keras, berbunga majemuk
  202. lo buah majemuk semu yang unsur-unsurnya tersembunyi dalam rongga penyangga bunga-bunganya yang berfusi
  203. lodikula sisik yang terdapat di antara benang sari dan bakal buah pada bunga rumput-rumputan
  204. lokio terna yang termasuk suku Amaryllidaceae, tingginya mencapai 30 cm, dapat dimanfaatkan sebagai sayuran
  205. longkah buah kecil, kering, tak merekah, dan berdinding tipis yang merapat pada selaput biji tunggalnya, berasal dari bakal buah menumpang, misalnya pada kembang pagi sore
  206. lorantaseae benalu
  207. lumut daun tumbuhan tidak berpembuluh dan tumbuhan berspora yang termasuk dalam superdivisi tumbuhan lumut
  208. lumut sejati lumut daun
  209. lunas dua dari lima daun mahkota bunga kacang-kacangan Papilionaceae yang terletak paling bawah dan menyatu, sehingga berbentuk seperti perahu
  210. mahkota daun bagian daun sebelah luar
  211. mahkota tambahan daun-daun kecil seperti sisik terdapat sebagai lingkaran antara mahkota dan benang sari, misalnya yang terdapat pada Narcissus
  212. makrofil megafil
  213. makrospora megaspora
  214. makrosporangium megasporangium
  215. makrosporofil megasporofil
  216. malesia kawasan floristik (memiliki kesamaan flora atau jenis-jenis tumbuhan) yang mencakup wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Timor Leste, dan Papua Nugini
  217. malika kedelai hitam
  218. manau buah dari pohon rotan/manau yang kulitnya bersisik seperti kulit salak, dagingnya berasa masam
  219. mandul sendiri tidak mampu untuk menghasilkan keturunan hidup melalui pembuah sendiri (tentang tumbuhan hemafrodit)
  220. mangga gaer kultivar mangga lokal dari Jawa Tengah bagian utara, dagingnya sedikit berserat, wangi, dan rasanya manis
  221. mangga kelapa kultivar mangga yang bentuk dan ukurannya mirip kelapa gading, berwarna hijau, berdaging tebal, berbiji kecil, rasanya manis
  222. mangga krasak kultivar mangga lokal dari Kudus Utara, berwarna hijau dengan semburat oranye, rasanya manis sedikit asam
  223. mangkukan perbungaan yang menyerupai suatu kuntum bunga, tetapi mempunyai beberapa sumbu dengan bunga-bunga tambahan, misalnya pada kastuba
  224. mansiang terna yang tingginya dapat mencapai 2 m, termasuk Cyperaceae, berdaun memita, berbunga majemuk cokelat kemerahan, tumbuh di tempat berair, dapat dimanfaatkan sebagai bahan anyaman; mensiang
  225. masula kelompok kecil mikrospora atau megaspora
  226. megafil daun biasa yang terdapat pada tumbuhan biji dan paku-pakuan, umumnya berukuran relatif besar dan dengan rumpang daun yang dikaitkan dengan runutan daun
  227. megafil kelas ukuran daun yang luas permukaan helaiannya melebihi 164.025 mm2 (= 25 mm x 95 mm); makrofil
  228. megaspora spora pada tumbuhan tinggi berukuran besar, pada tumbuhan berbiji akan menjadi kantong embrio
  229. megasporangium sporangium yang menghasilkan megaspora, yang pada tumbuhan berbiji berupa bakal biji
  230. megasporofil sporofil yang menghasilkan megasporangium, yang pada tumbuhan bunga berupa daun buah
  231. memanjat tumbuh mengarah ke atas dan menaiki suatu penunjang
  232. memasai menyerupai masai
  233. memojok tiga berbentuk memanjang dengan tiga sudut dan tiga sisi yang rata dalam penampang melintasnya
  234. mengapas menyerupai kapas dengan bulu-bulu yang lebih pendek
  235. menggendut menggembung ke suatu sisi secara tidak simetris (tentang bentuk benda)
  236. menggenta menyerupai tabung pendek dengan mulut melebar, misalnya bunga ubi jalar
  237. menjorong membulat dan menjorong
  238. menongkat bentuk menyerupai tongkat, yaitu panjang, raping, dan lurus
  239. menulang rawan bertekstur keras dan liat
  240. menyerbuk es menjadi tertutup oleh butir-butir putih mengilat
  241. menyirip menyerupai tulang ikan atau bulu unggas (tentang sistem pembagian bidang, penulangan, atau percabangan tumbuhan)
  242. menyirip gasal tersusun menyirip dengan semua unsur sirip terdapat di rembang dan tidak berpasangan
  243. menyirip genap tersusun menyirip dengan satu unsur siripnya berpasangan lengkap
  244. menyutra memiliki permukaan yang tertutup bulu-bulu halus panjang yang rapat
  245. meristele bagian stele yang tumbuh melanjut ke luar menuju daun
  246. mesofil kelas ukuran daun yang luas permukaan helaiannya antara 2025--18255 mm2
  247. mesofit tumbuhan yang hidup di tanah yang tidak terlalu kering atau tidak terlalu basah
  248. mesokarp lapisan tengah dinding buah yang terdiferensiasi
  249. metafil daun pada semai yang bentuknya sudah seperti daun pohon dewasa
  250. miju terna
  251. mikrospora spora haploid yang berukuran lebih kecil, biasanya dianggap jantan, dibentuk melalui proses meosis pada jenis tumbuhan yang bersifat heterospora, pada tumbuhan biji berupa serbuk sari
  252. mikrospora spora yang bersifat dapat menimbulkan gametofit yang hanya menghasilkan gamet jantan
  253. mikrosporangium sporangium yang menghasilkan mikrospora, pada tumbuhan biji berupa kantung sari
  254. mikrosporofil sporofil yang menghasilkan mikrosporangium, pada tumbuhan bunga berupa benang sari
  255. minor kelas ukuran daun yang menunjukkan ukuran lebih kecil
  256. monofili sifat bunga yang dalam hubungannya dengan penyerbuknya beradaptasi untuk hanya dimanfaatkan oleh satu jenis penyerbuk atau kerabat sangat dekatnya
  257. monoklin mempunyai sekaligus alat perkembangbiakan jantan dan betina (tentang bunga)
  258. mota terna yang termasuk suku Cyperaceae, tumbuh di tempat lembap, tingginya mencapai 1,5 m, berbatang liat bersegitiga, berdaun memita, berbunga majemuk, bertangkai panjang
  259. nanas terna yang tingginya mencapai 1,5 m, berdaun meroset, memita panjang, dan berduri, berserat, berwarna hijau tua sampai cokelat kemerahan, berbunga majemuk yang tumbuh di ujung, berbuah majemuk bulat lonjong
  260. nanofil kelas ukuran daun yang luas permukaan helaiannya antara 25–225 mm2
  261. nektar cairan manis yang terdapat pada bunga yang biasa diserap lebah, merupakan bahan utama untuk madu
  262. nodus bagian batang (tanaman yang agak membengkok, tempat tumbuh daun dan tunas)
  263. nokturnal keadaan bunga yang mekar pada malam hari dan menutup pada siang hari
  264. oligofili sifat bunga yang dalam hubungannya dengan penyerbuknya beradaptasi untuk dimanfaatkan oleh sekelompok penyerbuk yang berkerabat
  265. onak cuatan berujung tajam yang berasal dari epidermis atau korteks organ tumbuhan, seperti pada mawar; duri tempel
  266. ornitokori pemencaran biji dengan perantaraan burung
  267. ortotrop cara pelekatan bakal biji pada tembuni ketika mikropil dan pangkal tali pusar terletak pada satu garis lurus dengan arah berlawanan
  268. padi terna yang termasuk suku Poaceae, tingginya mencapai 1,2 m, berdaun memita panjang, berbunga majemuk, menghasilkan bulir beras yang bervariasi warnanya, tumbuh di sawah atau ladang, biasanya dimanfaatkan sebagai makanan pokok
  269. padi hibrida padi yang bibitnya merupakan hasil dari persilangan langsung pertama (F1) tetuanya
  270. paku laut paku-pakuan
  271. parasitik memiliki satu atau lebih sel pelengkap pada kedua sisinya yang sejajar dengan sumbu panjang lubang dan sel pelindungnya
  272. pasuan perbungaan yang bunga-bunganya melapisi dinding dalam penyangga yang mencekung seperti periuk
  273. payungan perbungaan terbatas yang memiliki permukaan atas yang rata dan gantilan-gantilan bunganya berasal dari satu titik bersama, umumnya dijumpai pada pegagan
  274. pedunkel tangkai utama perbungaan atau bunga tunggal; gagang
  275. pelargonium marga tanaman hias yang mencakup sekitar 200 spesies, terna, perdu, dan sebagainya yang biasa dikenal dengan geranium, berasal dari Afrika bagian selatan
  276. pelatuk bagian ujung kulit kacang tanah dan sebagainya yang berbentuk seperti paruh burung
  277. pembuluh kolateral pembuluh yang tersusun dari jaringan xilem dan jaringan floem yang letaknya bersebelahan di dalam satu jari-jari
  278. penghubung ruang sari jaringan yang merupakan perpanjangan tangkai sari dan terletak di antara kedua ruang sari
  279. penumpu sepasang sisik, duri, kelenjar, atau organ yang menyerupai daun yang terdapat pada dasar tangkai daun
  280. penyangga ujung akhir percabangan talus yang termodifikasi yang menjadi tempat berkembang organ reproduksi pada ganggang atau lumut kerak
  281. penyangga ujung akhir sumbu bunga atau gantilan yang biasanya membesar dan menjadi tempat dibentuknya bagian-bagian bunga
  282. penyela sekat yang bertahan terus bahkan sampai sesudah merekahnya buah
  283. penyerbukan sendiri penyerbukan yang melibatkan serbuk sari dan kepala putik bunga yang sama
  284. penyerbukan silang pemindahan serbuk sari dari kepala sari suatu bunga ke kepala putik bunga tumbuhan lain yang berbeda genotipenya
  285. perbuahan himpunan buah pada satu tangkai yang sama
  286. perbungaan himpunan dan cara penyusunan bunga pada satu gagang yang sama; bunga majemuk; infloresens
  287. perdu rumpun (bambu dan sebagainya)
  288. perigini cara pengaturan bagian-bagian bunga ketika benang sari, mahkota, dan kelopak ditempelkan pada tingkat yang sama dengan bakal buah, sehingga terjadi bakal buah yang setengah terbenam
  289. periginium daun gagang yang menyerupai kantung dan menjadi wadah bagi bunga berwarna putih, terdapat pada tumbuhan teki Cyperaceae
  290. periginium pembungkus tipis berselaput yang menyelimuti sporofit lumut
  291. perikarp dinding buah yang berasal dari dinding bakal buah
  292. perin selaput terluar spora beberapa paku-pakuan yang mempunyai konfigurasi berbeda dengan eksinnya; perispora
  293. perisperma jaringan yang berfungsi menyimpan hara pada biji, berasal dari nuselus yang menjadi diploid
  294. petal daun mahkota
  295. pleiogami waktu tidak serentak masaknya atau terjadinya penyerbukan bunga meskipun bunga-bunga tersebut terdapat dalam satu perbungaan
  296. pleomorf tipe simetri aktinomorf yang jumlahnya sangat tereduksi
  297. pleurogami proses pembuahan bakal biji bila tabung serbuk sari masuk melalui sisi samping bakal biji
  298. plumula pucuk lembaga
  299. polen serbuk sari
  300. poliad serbuk sari yang terdapat dalam kelompok-kelompok lebih dari empat
  301. poliantus tanaman hias
  302. polifili sifat bunga yang dalam hubungan dengan penyerbukannya dimanfaatkan oleh bermacam-macam penyerbuk yang sangat berbeda-beda
  303. polinasi jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik
  304. polinia gumpalan massa serbuk sari yang dalam proses penyerbukan dipindahkan satu persatu, dihasilkan oleh kepala sari
  305. polipetal sifat mahkota bunga yang daun-daun mahkotanya tidak saling melekat atau tidak menjadi satu (lawannya gamopetal)
  306. polisepal keadaan kelopak bunga yang terbagi menjadi beberapa daun kelopak
  307. porogami proses pembuahan bakal biji bila tabung serbuk sari masuk melalui mikropil
  308. prem buah berbentuk bulat atau oval, berkulit halus, biasanya berwarna merah atau ungu dan terdapat lekuk pipih, berbiji tunggal; prunus
  309. promeristem jaringan meristem rembang yang tumbuh menjadi bagian-bagian kuncup lainnya
  310. protalus gametofit haploid pada paku-pakuan dan Gymnospermae, berasal dari spora dan membawa anteridium atau arkegonium atau keduanya
  311. pteridofita tumbuhan yang mirip lumut, tetapi sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati, merupakan organisme multiseluler dan eukariotik, hidup di tempat yang lembap dan berair, di permukaan tanah atau batu, dan menempel pada pohon; paku2
  312. pterokauli batang yang memiliki sayap
  313. pucuk lembaga batang lembaga dan calon-calon daun pada lembaga; plumula
  314. radiks akar
  315. rafe kampuh seperti keliman pada selaput biji, berasal dari tali pusar yang melengket pada integumen, misalnya pada biji jarak
  316. rambut getar penonjolan sitoplasma yang halus dari permukaan sel
  317. rasem tandan
  318. rizobium bakteri pengikat nitrogen pada nodus yang menempel di akar
  319. rizoid organ penyerap berbentuk benang yang tumbuh dari talus gametofit lumut daun, lumut hati, dan paku-pakuan
  320. rizom batang yang menjalar di bawah tanah; rimpang
  321. roset pengaturan daun yang berpusar dan umumnya dekat pada permukaan tanah
  322. rumput laut tumbuhan tingkat rendah yang hidup di laut; ganggang laut
  323. sabitan perbungaan uliran yang tidak terpilin dan bunga-bunganya terletak pada satu bidang sehingga terlihat seperti celurit
  324. sarkoderma lapisan berdaging yang terdapat di antara biji dan lapisan luar buah
  325. sarkokauli sifat batang yang lunak mendaging
  326. sarkotesta lapisan testa terluar yang tebal, lunak, mendaging
  327. sayap dua daun mahkota samping bunga kacang-kacangan
  328. segmen ulas (tentang limau), pangsa (tentang durian), dan sebagainya
  329. sel bibir satu di antara deretan sel sporangium paku-pakuan yang berdinding tipis dan pecah ketika sporangiumnya matang
  330. sel induk megaspora sel diploid yang dengan proses meiosis menghasilkan megaspora, biasanya hanya satu yang terus berkembang dan sisanya berguguran
  331. selantar geragih
  332. selaput biji kulit pelindung biji yang berasal dari integumen, terdiri atas testa dan tegmen
  333. selfing proses penyerbukan atau pembuahan sendiri
  334. sembab berair dan berdaging (tentang daun dan batang)
  335. semiparasit tumbuhan parasit yang memiliki klorofil sehingga dapat berfotosintesis
  336. sena lembaran daun kering jenis Cassia angustifolia yang digunakan sebagai pencahar
  337. sepal daun yang berubah bentuk menjadi kelopak bunga; daun kelopak
  338. serbuk bunga tepung sari
  339. serbuk sari mikrospora atau satu gametofit jantan tumbuhan berbiji yang terdapat dalam kepala sari; serbuk yang terdapat pada bunga yang mengandung sel jantan (sebagai alat pembiakan bagi tumbuh-tumbuhan)
  340. sesisihan unsur lembaga daun gagang yang menyusun pembalut perbungaan sembung-sembungan Asteraceae
  341. sfingofili penyerbukan bunga yang terlaksana dengan bantuan kupu-kupu pada malam hari
  342. sifonostele stele yang berbentuk tabung kosong dan bersifat ektofloem
  343. siklositik tipe stomata yang dikelilingi oleh empat atau lebih sel pelengkap yang membentuk gelang
  344. silindung penumpu yang menutupi daun ujung yang terlepas sesudah berkembangnya helaian daun dengan meninggalkan lampang penumpu mencincin
  345. simpetal mengenai mahkota yang tidak terbagi-bagi atas daun mahkota, tetapi berfungsi menjadi satu satuan; gamopetal
  346. siperaseae suku tumbuhan pimping
  347. sipsela buah berbiji satu yang berasal dari bakal buah terbenam
  348. sirus penjuluran seperti lingkaran daun pada batang lili laut
  349. sisik dedaunan kecil dan tidak hijau seperti terlihat pada kuncup atau batang termodifikasi
  350. siung anak atau kuncup samping umbi lapis yang tumbuh dari dasar umbi lapis yang lebih besar, seperti pada bawang putih
  351. siungan siung kecil yang terbentuk pada bagian tumbuhan di atas tanah yang berfungsi sebagai alat perbanyakan; kabumbu
  352. sklerokauli sifat batang yang keras dan agak mengering
  353. sklerotesta lapisan tengah testa, biasanya keras mengayu
  354. skutela kotiledon anterior pada rerumputan tertentu
  355. solenostele stele yang berbentuk tabung kosong dan memiliki floem di dalam tabung xilemnya; sifonestele amfifloem
  356. sorosis buah majemuk semu dengan gagang perbungaan tebal berdaging dan hiasan bunga yang berlekatan ujungnya, membentuk kulit buah
  357. sorus tempat berkumpulnya sporangium
  358. soyak torehan pada pepagan yang dibuat untuk mengungkapkan ciri-cirinya guna mendeterminasi jenis pohon di lapangan
  359. spermatosit sel yang berubah menjadi spermatozoid tanpa mengalami pembelahan sel lebih dahulu
  360. sporofil organ berbentuk daun atau berasal dari daun yang mengandung alat perkembangbiakan
  361. sporofit individu generasi diploid pada daur hidup tumbuhan yang terbentuk sebagai hasil berfusian dua gamet haploid dari generasi gametofit
  362. sporokarp organ yang membulat, keras, dan mengandung spora
  363. srisip pucuk rumput-rumputan yang berasal dari dasar batang seperti pada padi
  364. staminodium benang sari yang steril
  365. stereomorf tipe simetri aktinomorf untuk benda yang berdimensi tiga
  366. stigma kepala putik
  367. stolon batang beruas-ruas panjang yang tumbuh horizontal di atas tanah, berakar dan bertaruk pada buku-bukunya yang menyentuh tanah; geragih
  368. strip penyakit tumbuhan yang ditandai dengan gejala perubahan warna berbentuk garis panjang-panjang tidak menentu, yang umumnya menyerang batang atau daun yang penulangannya sejajar
  369. subang dasar batang yang membesar, pejal, berdaging, beruas pendek-pendek yang dikelilingi lapisan sisik atau daun
  370. subur sendiri kemampuan tumbuhan hermafrodit untuk dibuahi gamet jantannya sendiri
  371. suntingan tongkol yang gantilan bunga-bunga bawahnya lebih memanjang sehingga keseluruhan perbungaan mempunyai permukaan atas yang rata
  372. tabung kelopak tabung yang dibentuk oleh perfusian pinggir daun kelopak atau oleh kelopak yang bersifat gamosepal
  373. tabung mahkota tabung yang dibentuk oleh perfusian daun mahkota atau oleh mahkota yang gamopetal
  374. tajuk hutan lapisan cabang paling atas di hutan, berfungsi sebagai penutup, naungan, atau tempat berlindung tumbuhan lain; kanopi
  375. tali pusat bagian buah yang menghubungkan biji dengan dinding buah
  376. tandan perbungaan yang memanjang, tidak terbatas, tidak bercabang dengan bunga-bunga bergantian
  377. tangkai anak bagian yang membawa helaian anak daun
  378. tembuni daerah tempat pelekatan biji pada dinding dalam buah
  379. tenda tajuk yang tidak terdiferensiasi dalam kelopak dan mahkota, tetapi dapat terbagi-bagi ke dalam daun tenda
  380. tepra anggur papua, berbiji sebesar biji cabai, mirip buah pinang, tidak merambat; selre
  381. tepung sari tepung yang terdapat pada bunga yang mengandung sel jantan (sebagai alat pembiakan bagi tumbuh-tumbuhan); serbuk sari
  382. tepus terna berimpang yang daunnya menyerupai daun pisang, bunganya berwarna merah terbuka, buahnya berwarna kuning dan umbutnya dapat dimakan, tumbuh di bioma tropis basah
  383. terofit tumbuhan yang melengkapi daur hidupnya dalam satu musim saja
  384. terung asam tanaman liar dengan tinggi 0.5-2m, berduri dan berbulu halus di sepanjang tanaman dengan buah berbentuk bulat berwarna hijau ketika masih muda dan berwarna kuning ketika masak, biasa dimanfaatkan sebagai bahan sayuran dan campuran sambal
  385. tetrad serbuk sari yang terdapat dalam kelompak empat-empat
  386. tetrasitik tipe stomata yang diapit oleh empat sel pelengkap, dua di samping, dan dua di ujung
  387. tongkol perhubungan memanjang tak terbatas dan tak bercabang dengan bunga-bunga melekat atau tertanam pada rakis yang mendaging
  388. torus penyangga bunga yang biasanya mencembung
  389. trofofil daun pada paku-pakuan pteridofita
  390. tuba liana yang daunnya majemuk dengan anak daun menjorong sampai melonjong, perbungaan berbentuk jambul dan berwarna merah muda, buahnya berbentuk polong, tumbuh di bioma tropis basah, tersebar dari Indochina sampai Papua Nugini, dimanfaatkan sebagai racun ikan
  391. tuberkel batang kaktus yang penuh benjolan dan bertekstur kasar
  392. tugi bulu atau rambut yang terdapat pada ujung biji tanaman padi-padian
  393. tugu bagian pada bunga anggrek-anggrekan suku Orchidaceae yang merupakan penyatuan benang sari, tangkai putik, dan kepala putik
  394. tulang tengah struktur penghantar dan pendukung utama yang umumnya terletak di tengah helaian daun tunggal dan merupakan kelanjutan tangkai daun
  395. tumbuhan berbiji terbuka kelompok tumbuhan berbiji yang bijinya tidak terlindungi di dalam bakal buah; Gymnospermae
  396. tumbuhan berpembuluh tumbuhan hijau yang memiliki sistem pembuluh yang jelas dan khas untuk menyalurkan zat makanan ke seluruh bagian tajuk dan metabolisme dari daun ke bagian lainnya
  397. tumbuhan endemik tumbuhan yang hanya tumbuh di suatu wilayah geografis tertentu
  398. tumbuhan endemis tumbuhan yang terdapat pada wilayah tertentu
  399. tumbuhan pakan tumbuhan yang dapat dijadikan pakan, seperti rumput dan legum
  400. tumbuhan perintis tumbuhan yang mengawali terbentuknya habitat tumbuhan lain, misalnya lumut yang dapat menghancurkan batu-batuan menjadi tanah yang digunakan sebagai tempat tumbuh
  401. tunas kuncup propagula vegetatif yang dibentuk pada ental beberapa paku-pakuan
  402. turgor tegangan dalam sel tumbuhan apabila vakuola penuh dengan zat cair
  403. uliran perbungaan terbatas tumbuh secara simpodial pada satu sisi sehingga bunga-bunganya yang bergantilan terdapat juga pada satu sisi sumbu yang umumnya terpilin
  404. umbisi batang di dalam tanah yang berbentuk seperti bawang dilapisi kulit tipis dan tumbuh menegak
  405. umbut sawit ujung batang pohon sawit yang muda dan lunak
  406. untai perbungaan berupa bulir, berkelamin tunggal, umumnya menggantung dan tanggal sebagai satu satuan sesudah pembuahan
  407. urat tengah struktur penghantar dan pendukung utama yang terletak di tengah helaian anak daun
  408. varietas populasi beberapa biotipe dengan ciri morfologi yang jelas dan mempunyai daerah penyebaran lokal yang tegas dalam daerah penyebaran populasi jenisnya
  409. waru landak tanaman perdu tegak dengan tinggi 2--5 m batangnya berambut halus, daunnya bertangkai panjang, berwarna hijau dan berujung runcing dengan tepi bergerigi, bunganya berdiameter 7--10 cm, warnanya putih kekuningan pada pagi hari dan kemerahan pada sore hari
  410. woton buah endemik Papua, warnanya oranye, bijinya hitam, dimanfaatkan sebagai pengganti kacang hijau atau makanan pokok
  411. xantofil pigmen kuning pada daun yang tampak setelah warna hijaunya habis
  412. zukini tanaman yang menghasilkan zukini, tumbuhnya tegak setinggi 25–40 cm, rimbun, dan daunnya menjari
  413. zukini labu kecil, bentuknya seperti mentimun, kulitnya hijau tua atau kuning, dagingnya putih dan bertekstur halus, rasanya renyah dan hambar, biasanya dimasak sebagai sayuran

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan Buddhisme: (6)

  1. Abhidhamma Pitaka bagian ketiga dari kitab suci Tripitaka, terdiri atas tujuh bagian, berisi ajaran luhur dari Buddha
  2. abina kemampuan batin yang tinggi hasil meditasi
  3. Adi-Buddha Tuhan Yang Maha Esa (biasanya didahului dengan sebutan Sang Hyang)
  4. ahuneyo patut menerima pujaan (tentang biksu)
  5. alam rendah apaya (tentang ajaran agama Buddha mengenai kehidupan yang sengsara)
  6. anagami tingkat kesucian ketiga yang dicapai seseorang dengan melenyapkan belenggu samyojana pada sotapana dan sakadagami serta hanya akan terlahir kembali sekali lagi
  7. anjali bentuk penghormatan berupa merangkapkan atau mengepalkan kedua telapak tangan di depan dada atau menundukkan kepala
  8. apaya ajaran agama Buddha terkait kehidupan yang sengsara, terdiri atas alam neraka, alam setan, alam binatang, dan alam raksasa (asura); alam rendah
  9. apayamuka ajaran agama Buddha tentang penyebab keruntuhan kehidupan, yaitu perbuatan asusila, mabuk-mabukan, judi, dan pergaulan dengan orang jahat
  10. arahat tingkat kesucian tertinggi yang membuat seseorang mencapai kesempurnaan dengan melenyapkan samyojana dan tidak akan mengalami kelahiran kembali sebagai makhluk
  11. arama rumah ibadah umat Buddha yang lebih besar daripada wihara, memiliki beberapa sarana dan prasarana yang lengkap
  12. arya pugala makhluk yang mencapai tingkat kesucian
  13. Asada hari raya umat Buddha yang jatuh pada bulan Asada saat purnama sidi untuk memperingati khotbah pertama Buddha
  14. bikuni biksuni
  15. cetiya rumah ibadah umat Buddha berukuran kecil yang dapat dimiliki oleh perorangan
  16. dakhineyo patut menerima jasa yang tiada tara (tentang biksu)
  17. darma sala ruangan khusus untuk berkhotbah di lingkungan wihara
  18. dasaparamita paramita yang terdiri atas sepuluh sifat kesempurnaan, yaitu kemurahan hati, moral, pengendalian diri, kebijaksanaan, semangat, kesabaran, kebenaran, tekad, cinta kasih, dan keseimbangan batin
  19. dasasila sepuluh ketentuan dasar
  20. dasasila khotbah Buddha yang berisi sepuluh disiplin moral
  21. empat kebenaran mulia ajaran Buddha mengenai empat kebenaran, yaitu kebenaran adanya duka, penyebab duka, lenyapnya duka, dan jalan menuju akhir duka
  22. gongyo puja bakti yang dipraktikkan oleh aliran agama Buddha Nichiren Daishonin
  23. jataka (dengan huruf kapital) kitab suci yang berisi 547 kisah kelahiran Buddha Siddharta Gautama
  24. kuti tempat tinggal para biksu dan biksuni di lingkungan wihara
  25. lokeswara raja (dunia); nama manifestasi Buddha
  26. nirwana keadaan tanpa 'diri' atau ketiadaan yang dicapai oleh seorang yang telah mencapai penerangan sempurna
  27. nirwana keadaan terbebas sepenuhnya dari siklus lahir dan mati, hilang total semua penderitaan yang disebabkan oleh kegelapan batin, kebencian, dan keserakahan
  28. pabbajja samanera latihan mengendalikan diri agar menjadi bajik, bijak, tenang, dan sadar dengan melaksanakan dasasila
  29. pahuneyo patut menerima persembahan sebagai tamu (tentang biksu)
  30. Palguna bulan ke-3 tahun buddhis (bulan Februari--Maret tahun Masehi)
  31. pandita perumah tangga yang memberikan pelayanan kepada umat Buddha
  32. paramita ajaran yang menjelaskan sifat luhur, terdiri atas sadparamita dan dasaparamita
  33. perumah tangga umat Buddha yang tidak meninggalkan kehidupan duniawi
  34. pindapata menerima persembahan makanan
  35. pradaksina ritual mengelilingi tempat ibadah searah jarum jam sebanyak tiga kali dengan posisi tempat puja di sebelah kanan
  36. punarbawa ajaran agama Buddha yang menjelaskan tentang konsep kelanjutan kehidupan sebagai makhluk baru pada salah satu alam kehidupan
  37. relik sisa jasmani dari orang suci, dapat berupa rambut, gigi, tulang, atau abu kremasi
  38. sadparamita paramita yang terdiri atas enam sifat kesempurnaan, yaitu kemurahan hati, moral, kesabaran, semangat, meditasi, dan kebijaksanaan
  39. sakadagami tingkat kesucian pertama yang dicapai seseorang dengan melenyapkan belenggu pertama dan melemahkan belenggu kedua samyojana, serta hanya akan terlahir kembali sekali lagi
  40. samaneri calon rahib Buddha perempuan
  41. sami biksu; biksuni
  42. samsara perputaran kehidupan sebelum tercapainya kesempurnaan
  43. samyojana belenggu kehidupan yang mengikat seseorang dari mencapai kesempurnaan, yaitu pertama: keraguan terhadap diri sendiri, keraguan terhadap Sang Buddha, dan kepercayaan terhadap takhayul, kedua: nafsu indra dan kebencian, serta ketiga: keinginan untuk terlahir kembali di alam berbentuk, keinginan untuk terlahir kembali di alam takberbentuk, kesombongan, ketidakseimbangan batin, dan kegelapan batin
  44. sarira relik Buddha
  45. Sidharta Gautama pendiri agama Buddha; orang yang dipercaya telah mencari penerangan sempurna (keadaan nirwana) oleh umat Buddha
  46. sotapana tingkat kesucian pertama yang dicapai seseorang dengan melenyapkan belenggu pertama samyojana dan menyebabkannya tidak akan mengalami kelahiran kembali lebih dari tujuh kali
  47. sutta pitaka bagian kedua dari Tripitaka yang berisikan khotbah Buddha
  48. Tantrayana ajaran esoteris dalam agama Buddha yang berkaitan dengan penyampaikan mantra, hal-hal magis, mandala, serta simbol-simbol yang memengaruhi kehidupan
  49. tilakana tiga corak kehidupan yang berisi perubahan, penderitaan, dan ketidakkekalan inti
  50. Tipitaka Tripitaka
  51. Tripitaka kitab suci umat Buddha, terdiri atas Vinaya Pitaka, Sutta Pitaka, dan Abhidhamma Pitaka
  52. upasaka perumah tangga laki-laki (tentang umat Buddha laki-laki yang tidak meninggalkan kehidupan duniawi)
  53. vinaya pitaka bagian pertama dari kitab suci Tripitaka, terdiri atas tiga bagian, berisi hal yang berkenaan dengan peraturan bagi para biksu dan biksuni
  54. welas asih perasaan sayang dan empati yang diikuti dengan keinginan untuk meringankan penderitaan orang lain
  55. yoni ajaran agama Buddha yang menjelaskan jenis proses kelahiran, seperti kelahiran melalui kandungan, telur, kelembapan, dan spontan
Kamus Istilah Demografi

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan demografi: (37)

  1. angka beban tanggungan angka yang menyatakan perbandingan antara jumlah orang yang tidak produktif (umur di bawah 15 tahun dan 65 tahun ke atas) dengan jumlah orang yang termasuk produktif secara ekonomis (umur 15--64 tahun), digunakan sebagai indikator ekonomi suatu negara
  2. angka fertilitas keadaan fertilitas penduduk pada satu waktu tertentu
  3. angka fertilitas kumulatif rata-rata banyaknya anak yang dilahirkan oleh seorang wanita sejak mereka mulai memasuki usia melahirkan sampai mereka mencapai umur tertentu (misalnya umur 20 s.d. 24, 30 s.d. 34, atau 45 s.d. 49 tahun)
  4. angka fertilitas umum banyaknya kelahiran selama satu tahun per 1.000 wanita yang berumur 15 s.d. 44 tahun (wanita dalam usia melahirkan)
  5. angka harapan hidup angka yang menunjukkan rata-rata kemungkinan lamanya seorang bayi yang baru lahir akan hidup
  6. angka indeks bilangan yang menunjukkan perbedaan suatu hal pada suatu waktu sebelumnya
  7. angka kelahiran bilangan yang menunjukkan banyaknya bayi lahir dari tiap seribu penduduk dalam jangka satu tahun
  8. angka kematian anak-anak bilangan yang menunjukkan jumlah kematian anak-anak umur 1 s.d. 4 tahun per seribu penduduk
  9. angka kematian bayi jumlah kematian bayi usia 0 tahun per 1.000 kelahiran hidup selama periode satu tahun, disingkat AKB
  10. angka kematian ibu jumlah kematian perempuan pada saat hamil atau 42 hari setelah melahirkan yang disebabkan oleh pengelolaan kehamilan per 100.000 kelahiran hidup; AKI
  11. angka kematian kasar bilangan yang menunjukkan jumlah kematian per seribu orang penduduk dalam satu tahun
  12. angka kematian neonatal bilangan yang menunjukkan jumlah kematian bayi (di bawah umur 1 bulan atau 28 hari) dari setiap seribu kelahiran (bayi) hidup selama satu tahun
  13. angka reproduksi banyaknya bayi perempuan yang akan menggantikan ibunya dalam satu generasi pada masa yang akan datang
  14. dispersal penyebaran dan/atau pergerakan menjauhi tempat kelahiran atau kepadatan populasi
  15. distribusi paritas distribusi penduduk wanita usia reproduksi berdasarkan banyaknya anak yang pernah dilahirkan
  16. fekunditas kemampuan potensial seorang wanita untuk melahirkan anak
  17. kohor kelahiran banyaknya kelahiran hidup yang terjadi dalam periode atau waktu tertentu
  18. kohor perkawinan perkawinan yang dilakukan pada waktu yang bersamaan, biasanya pada tahun yang sama
  19. kota daerah pemusatan penduduk dengan kepadatan tinggi serta fasilitas modern dan sebagian besar penduduknya bekerja di luar pertanian
  20. kota dinding (tembok) yang mengelilingi tempat pertahanan
  21. laju kematian spesifik jumlah proporsi dari kematian terhadap sejumlah populasi yang spesifik
  22. morbiditas kondisi tidak sejahtera secara fisik, mental, dan sosial
  23. peledakan penduduk pertambahan penduduk yang berlipat ganda karena angka kelahiran jauh lebih tinggi daripada angka kematian
  24. penduduk de facto semua orang yang tercatat dalam kartu keluarga, baik orang itu ada maupun tidak ada di tempat pada saat sensus dilakukan
  25. penduduk de jure semua orang yang ditemui dan dicatat oleh pencacah jiwa pada saat sensus dilakukan
  26. penganggur tersembunyi orang yang bekerja untuk kepentingan sendiri yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada sumber pekerjaannya sehingga apabila sejumlah besar dari mereka berpindah sektor pekerjaan, hasil sektor pekerjaan yang ditinggalkannya itu tidak akan berkurang walaupun tidak diadakan penggantian modal yang berarti
  27. pengangguran friksional pengangguran yang terjadi karena adanya tenggang waktu sebelum seseorang mendapatkan pekerjaan
  28. pengangguran terbuka pengangguran yang ditunjukkan oleh adanya jumlah penganggur yang nyata (yang mudah dilihat dan dapat dihitung)
  29. pengklasteran pengelompokan berbagai populasi berdasarkan, etnisitas, ekonomi, agama, dan sebagainya
  30. perkiraan antarsensus perkiraan jumlah penduduk antara dua sensus penduduk
  31. perkiraan pascasensus perkiraan jumlah penduduk sesudah sensus penduduk
  32. perkiraan penduduk perkiraan berdasarkan ketentuan dan rumus sederhana yang berkaitan dengan kependudukan
  33. piramida penduduk komposisi umur dan jenis kelamin suatu penduduk secara grafis yang digambarkan dalam bentuk piramida
  34. probabilitas kelahiran menurut paritas kemungkinan bagi seorang wanita yang pada awal tahun mempunyai sejumlah anak tertentu akan melahirkan anak lagi pada tahun itu
  35. probabilitas kelahiran menurut umur kemungkinan bagi seorang wanita yang pada awal tahun berada pada umur tertentu akan melahirkan anak pada tahun itu
  36. profil demografi gambaran komposisi penduduk, seperti pertumbuhan, kepadatan, penyebaran, atau statistik kelahiran, kematian, dan sebagainya
  37. proyeksi penduduk perhitungan matematis jumlah penduduk masa yang akan datang berdasarkan jumlah penduduk sekarang
  38. remigrasi perpindahan penduduk ke tempat asalnya

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan ekologi: (7)

  1. biodegradasi kerusakan bahan kimia oleh lingkungan
  2. bioma ekosistem dalam skala luas, berupa wilayah yang mempunyai sifat geografis atau iklim yang sama (misalnya hutan tropis, padang pasir, padang rumput), ditunjukkan dengan garis lintang dan bujur
  3. ekoregion daratan atau perairan yang besar, berisi spesies, komunitas alam, dan kondisi lingkungan yang bersatu secara nyata dalam sebuah lingkup geografis, tempat proses ekologi dan evolusi yang penting berinteraksi secara erat
  4. ekosida upaya terencana untuk memusnahkan ekosistem atau bagian dari ekosistem
  5. penghidupan kembali penghidupan spesies yang sudah punah menjadi kehidupan kembali melalui pengklonaan atau rekayasa genetika dengan spesies yang sekerabat
  6. relung ekologi habitat yang memasok faktor-faktor yang diperlukan untuk keberadaan suatu organisme atau spesies
  7. relung ekologi peran suatu organisme dalam suatu komunitas terutama dalam hal konsumsi makanan
  8. relung fundamental kumpulan sumber daya yang secara teoretis mampu digunakan oleh suatu populasi dalam keadaan yang ideal
  9. suksesi ekologi proses perubahan struktur spesies suatu komunitas ekologi dari waktu ke waktu
Kamus Ekonomi

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan ekonomi: (592) dan Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan keuangan: (39)

  1. abstraksi dana bank pengambilan dana, kas, rekening, dan sebagainya, pada bank secara tidak sah, misalnya penggelapan atau penyalahgunaan otorisasi dana bank
  2. advis surat pemberitahuan tertulis dari bank kepada nasabah tentang penerimaan pembayaran, transfer dana, dan jasa atau pembayaran yang dilakukan, misalnya pemberitahuan pengkreditan, pendebitan rekening, penarikan, atau transfer dana
  3. advis debit surat pemberitahuan bank kepada nasabah tentang adanya pengurangan atau perubahan dana pada rekening serta alasannya
  4. advis kredit surat pemberitahuan bank kepada nasabah tentang pengkreditan rekening dan alasannya
  5. agen pabrik agen perusahaan yang melakukan kegiatan penjualan atas nama dan untuk kepentingan pihak lain yang menunjuknya tanpa melakukan pemindahan fisik barang
  6. agen pembayaran pembantu agen pembayaran yang ditunjuk oleh agen utama pembayaran untuk membantu melaksanakan pembayaran obligasi pokok beserta bunganya
  7. agen penjualan agen yang melakukan kegiatan penjualan atas nama dan untuk kepentingan pihak lain yang menunjuknya tanpa melakukan pemindahan fisik barang
  8. agen tunggal pemegang merek agen pemegang lisensi (perseorangan atau badan usaha) yang ditunjuk untuk dan atas nama pabrik pemilik merek barang tertentu untuk melakukan penjualan dalam partai besar barang dari pabrik tersebut
  9. agen utama pembayaran wali amanat yang karena tugas dan fungsinya dalam mewakili pemegang obligasi bertugas melaksanakan pembayaran obligasi beserta bunganya
  10. agio selisih lebih antara hasil penjualan saham pada waktu emisi dan nilai nominalnya
  11. agio dividen dividen yang dibayarkan atas beban cadangan agio
  12. agio obligasi selisih lebih antara harga jual dan nilai nominal obligasi
  13. agio saham kekayaan bersih perusahaan yang berasal dari penilaian atau penjualan saham di atas nilai pari
  14. akad salam akad pembiayaan suatu barang dengan cara pemesanan dan pembayaran harga yang dilakukan terlebih dahulu dengan syarat tertentu yang disepakati
  15. akad wadiah akad penitipan barang atau uang antara pihak yang mempunyai barang atau uang dan pihak yang diberi kepercayaan untuk menjaga keselamatan, keamanan, serta keutuhan barang atau uang
  16. akad wakalah akad pemberian kuasa kepada penerima kuasa untuk melaksanakan suatu tugas atas nama pemberi kuasa
  17. aksep surat pengakuan utang
  18. aksep bank surat wesel yang diterima oleh bank dan digunakan sebagai pembayaran dalam transaksi dagang atau untuk dipinjamkan sebagai modal usaha
  19. akseptasi bersyarat akseptasi dengan syarat-syarat tertentu yang menyebabkan pemegang wesel dapat atau tidak dapat menguangkan weselnya
  20. akseptasi dagang wesel yang ditarik oleh penjual atas pembeli yang disetujui oleh pembeli
  21. akseptor orang yang membayar jumlah wesel
  22. akumulasi tambahan periodik suatu dana dari bunga atau tambahan lain pada tambahan laba neto pada laba yang ditahan
  23. akuntan intern akuntan yang bekerja pada perusahaan swasta untuk membantu pemilik atau pemimpin perusahaan
  24. akuntan publik akuntan yang sesuai dengan ketentuan undang-undang, terdaftar pada register negara dan mempunyai izin Menteri Keuangan untuk membuka kantor akuntan (swasta) yang bertugas memberikan layanan jasa akuntansi kepada masyarakat atas pembayaran tertentu
  25. akuntansi teori dan praktik perakunan, termasuk tanggung jawab, prinsip, standar, kelaziman (kebiasaan), dan semua kegiatannya
  26. akuntansi hal yang berkaitan dengan akuntan
  27. akuntansi seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi
  28. alat pembayaran satuan yang memiliki nilai pembayaran, misalnya uang, cek dan bilyet giro, atau transfer dana elektronik
  29. alat pembayaran luar negeri surat-surat berharga (efek, sekuritas, uang luar negeri) yang digunakan untuk bayar-membayar di luar negeri; devisa
  30. alat pembayaran nontunai alat pembayaran yang tidak menggunakan uang tunai (dapat dalam bentuk kartu, cek, wesel, dan sebagainya), biasanya digunakan dalam proses pengiriman dana, penyelenggara kliring dan sebagainya
  31. alat pembayaran tunai alat pembayaran yang menggunakan uang kartal, biasanya digunakan dalam transaksi bernilai kecil
  32. aliran dana arus keuangan perseorangan, korporasi, atau suatu negara
  33. alokasi penentuan banyaknya uang (biaya) yang disediakan untuk suatu keperluan
  34. analis kredit orang yang menganalisis permohonan kredit dari berbagai aspek untuk menilai kelayakan usaha
  35. analisis biaya-keuntungan analisis untuk membandingkan biaya keuntungan untuk butir atau tindakan tertentu
  36. analisis impas analisis untuk menentukan titik tempat penghasilan yang diterima sama dengan biaya yang berkaitan dengan perolehan penghasilan
  37. analisis pasar analisis tentang potensi, lokasi, sifat, dan ciri pasar
  38. analisis penjualan analisis terhadap keadaan pasar untuk mengetahui model dan ukuran barang (jasa) yang diinginkan oleh konsumen
  39. anggaran aktual jumlah anggaran yang dicatat pada tahun tertentu
  40. anggaran berbasis kinerja anggaran yang disesuaikan berdasarkan kinerja yang diukur dari berbagai kegiatan dalam organisasi atau perusahaan
  41. anggaran berimbang anggaran dengan jumlah antara pengeluaran dan penerimaan sama; anggaran belanja seimbang
  42. anggaran defisit jumlah pengeluaran pemerintah lebih tinggi daripada penerimaan pajak
  43. anggaran modal metode yang digunakan untuk memprediksi dan menjustifikasi pengeluaran modal
  44. anggaran pemerintah anggaran milik pemerintah yang mengemukakan rencana belanja dan peneriman selama suatu periode tertentu
  45. anggota kliring berjangka anggota yang mendapat hak dari lembaga kliring berjangka untuk melakukan kliring dan mendapatkan penjaminan dalam rangka penyelesaian transaksi kontrak berjangka
  46. APMK alat pembayaran menggunakan kartu
  47. aset lancar aset perusahaan yang mudah untuk diubah menjadi uang tunai, dapat diukur secara pasti dengan satuan nilai mata uang
  48. auksi tata cara perdagangan sekuritas atas dasar diskonto untuk menentukan harga jadi tawaran tertinggi sampai terendah
  49. bagan akun standar daftar kodifikasi dan klasifikasi transaksi keuangan yang disusun secara sistematis sebagai pedoman dalam pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan pemerintah daerah
  50. batas kredit batas atau jumlah maksimum kredit yang dapat diberikan oleh bank atau perusahaan tertentu kepada nasabah
  51. cek cacat cek yang ditolak oleh bank karena sobek
  52. cek intern cek yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh satu atau lebih petugas bank, misalnya cek kasir
  53. daftar upah daftar yang memuat upah dari para pekerja dalam jangka waktu tertentu, seperti mingguan atau bulanan
  54. debitur tereksekusi debitur yang membayar sejumlah uang kepada pengadilan sebagai eksekusi atas barang jaminan yang dimilikinya untuk diserahkan kepada kreditur
  55. demonetisasi penghapusan atau penarikan kembali fungsi standar moneter dan alat pembayaran tertentu
  56. dilusi pengurangan hasil sekuritas karena pemberian hak opsi atau karena jumlah yang diterbitkan melebihi jumlah semestinya
  57. ekuitas perbedaan antara nilai suatu harta yang dapat dijual dan tagihan
  58. ekuitas saham
  59. ekuitas modal
  60. emisi pengeluaran mata uang logam atau kertas oleh bank sentral
  61. galat pembukuan kesalahan pencatatan suatu transaksi, baik perkiraan, sisi debit atau kredit, maupun jumlahnya yang dilakukan tanpa disengaja
  62. GWM giro wajib minimum (jumlah dana yang wajib dipelihara oleh bank yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu dari dana pihak ketiga bank)
  63. hak tanggungan jaminan yang diberikan peminjam pada pemberi pinjaman berupa apa pun sesuai dengan perjanjian
  64. harga bersih harga barang sesudah dikurangi diskon
  65. jasa caraka jasa yang digunakan bank untuk mengantar, menyerahkan dan/atau mengambil pesan atau surat berharga
  66. jurnal kas jurnal yang mencatat kronologis transaksi kas, catatan dimasukkan ke dalam buku besar kas
  67. kekolektifan keadaan pembayaran pokok atau angsuran pokok dan bunga kredit oleh nasabah serta tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana yang ditanamkan dalam surat-surat berharga atau penanaman lain; kolektibilitas
  68. kliring penyelesaian pembukuan dan pembayaran antarbank dengan memindahkan saldo kepada pihak yang berhak
  69. koefisien akselerasi angka perbandingan antara perubahan jumlah investasi dan perubahan jumlah konsumsi yang menunjukkan tingkat pengaruh perubahan konsumsi
  70. kolektibilitas kekolektifan
  71. komite kuotasi komite yang ditunjuk oleh bursa efek untuk memutuskan persyaratan penawaran harga yang dapat diberikan kepada perusahaan untuk mempertimbangkan dan memutuskan setiap permohonan
  72. kompetisi nonharga usaha penjual untuk memengaruhi pembeli tanpa potongan harga, tetapi dengan cara lain, misalnya perbaikan pelayanan dan peningkatan mutu atau kualitas
  73. konsorsium pembiayaan bersama suatu proyek atau perusahaan yang dilakukan oleh dua atau lebih bank atau lembaga keuangan
  74. kredit amanah kredit yang diberikan tanpa harus diadakan penelitian kelayakan lebih dahulu karena debitur dianggap telah memiliki kredibilitas yang tinggi
  75. kredit amortisasi kredit yang pelunasannya dilakukan dengan pembayaran angsuran secara berkala berdasarkan jadwal yang ditetapkan sampai dengan tanggal jatuh tempo
  76. kredit antarbank kredit yang disalurkan dari suatu bank ke bank lain
  77. laba normal laba yang tidak terlalu tinggi, tetapi juga tidak terlalu rendah sehingga suatu usaha masih layak untuk tetap dipertahankan
  78. laping kejahatan yang dilakukan oleh petugas bank untuk menutupi kekurangan kas dengan melakukan penundaan pembukuan penyetoran nasabah atau membukukan jumlah tersebut ke dalam akun nasabah lain
  79. lepas buku tidak dicatat dalam pembukuan
  80. lewah beli keadaan yang timbul dalam perdagangan valuta asing atau sekuritas yang menggambarkan jumlah pembelian lebih besar daripada jumlah penjualan
  81. lewah pekerja keadaan yang memperlihatkan jumlah tenaga yang mengharapkan mendapat pekerjaan atau tenaga yang mencari pekerjaan lebih banyak daripada kesempatan kerja yang tersedia
  82. LK laporan keuangan (laporan berisi debit dan kredit yang menggambarkan keuangan seseorang atau suatu organisasi)
  83. lot jumlah obligasi atau saham dalam perdagangan tunggal
  84. neraca kliring transaksi tagihan dan kewajiban melalui kliring untuk setiap bank pada akhir hari kerja
  85. nodis nota disposisi
  86. NPPP naskah perjanjian penerusan pinjaman
  87. opsi hak dalam dunia pasar modal yang didasarkan pada perjanjian untuk membeli atau menjual suatu komoditas, surat berharga keuangan, atau mata uang asing pada suatu tingkat harga yang telah disetujui di muka pada setiap waktu dalam masa tiga bulan kontrak
  88. ordonator pejabat yang mengeluarkan surat perintah membayar uang atas beban kantor bendahara
  89. pengujian pemeriksaan atas transaksi keuangan; audit
  90. penjualan silang cara memasarkan jasa keuangan lain suatu bank kepada nasabahnya yang telah menggunakan jasa keuangan bank tersebut
  91. perencanaan kas perkiraan penerimaan dan pembelanjaan anggaran negara dalam periode tertentu
  92. perencanaan keuangan proses menetapkan tujuan keuangan dan mengembangkan rencana tindakan untuk mencapainya
  93. pisau likuidasi situasi untuk membubarkan perusahaan sebagai badan hukum
  94. reflasi usaha untuk mengembalikan nilai uang kepada nilai sebelum inflasi
  95. rekonsiliasi penetapan pos-pos yang diperlukan untuk mencocokkan saldo masing-masing dari dua akun atau lebih yang mempunyai hubungan satu dengan lain
  96. rekonsiliasi ikhtisar yang memuat perincian perbedaan antara dua akun atau lebih
  97. remitansi pengiriman uang dari luar negeri
  98. renkas perencanaan kas
  99. risiko yuridis risiko yang terjadi karena bank kurang memperhatikan aspek yuridis atau hukum dari perjanjian atau perikatan yang dibuat
  100. RPD rencana penarikan dana
  101. ruang lingkup jumlah uang dan luasnya risiko yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi
  102. saham yoyo saham yang nilainya turun naik secara cepat dan tidak dapat diprediksi
  103. sekuritas lunas sekuritas yang harga jualnya telah dibayar penuh
  104. sewa guna usaha kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik dengan hak opsi maupun tanpa hak opsi untuk digunakan oleh penerima selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala, biasa disingkat SGU
  105. SPM surat perintah membayar
  106. suku bunga balas jasa atau nilai yang diberikan oleh pihak yang meminjam kepada yang meminjamkan dana atau uang
  107. teraudit orang atau pihak yang diaudit
  108. uang mati uang yang hanya dapat dipinjamkan pada tingkat bunga yang tinggi

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan elektronika: (93)

  1. aerator alat bertenaga listrik yang berfungsi menambahkan udara ke dalam air (pada akuarium dan sebagainya) untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut
  2. agometer reostat
  3. akses pencapaian berkas di disket untuk penulisan atau pembacaan data
  4. arus bolak-balik arus listrik yang tegangan dan arahnya berganti-ganti secara berkala, misalnya seratus kaki per detik
  5. arus listrik gerak elektron dari satu kutub sumber listrik ke kutub lain melalui kawat penghubung
  6. arus searah arus listrik yang jalannya searah, dari kutub yang satu ke kutub yang lain (seperti arus listrik pada aki)
  7. autodin elemen tabung yang sama, berfungsi serentak sebagai osilator dan detektor (tentang sirkuit listrik)
  8. beda potensial selisih gaya listrik antara dua titik sembarang pada suatu rangkaian listrik, dilambangkan dengan V
  9. catu daya sumber listrik dalam sebuah rangkaian elektronik, misalnya baterai
  10. definisi tingkat kejelasan (ketajaman dan kontras) gambar
  11. definisi tinggi tingkat kualitas gambar atau video dengan resolusi yang lebih tinggi daripada definisi standar
  12. diagometer alat untuk mengukur kekuatan penghantar listrik
  13. elektronegatif berkaitan dengan muatan negatif listrik
  14. elektropositif berkaitan dengan muatan positif listrik
  15. elektrostatika pengkajian kelistrikan tanpa gerakan muatan listrik dalam keadaan diam
  16. elektrotipe lempeng cetak-mencetak yang diperoleh secara pengendapan dengan listrik
  17. elemen pemanas pemanas berupa sepotong kawat panjang berhambatan rendah yang menjadi panas apabila dialiri listrik
  18. fidelitas tingkat keakuratan perangkat elektronik dalam memproduksi gambar atau suara
  19. flensa pinggiran luar yang menonjol seperti pipa gas, pipa air, atau alat bantu lain untuk menyambung atau menempatkan pada kedudukan yang baik
  20. frekuensi ultratinggi frekuensi gelombang elektromagnetik antara 300—3000 MHz
  21. gaya gerak listrik gaya yang mendorong arus listrik mengalir mengelilingi suatu rangkaian listrik
  22. gerbang rangkaian elektronis yang memiliki satu keluaran dan satu atau lebih masukan serta dirancang agar keluaran hanya bekerja ketika terdapat kombinasi pulsa tertentu pada masukan
  23. henry satuan induksi listrik
  24. hubungan singkat korsleting
  25. induktans besaran yang mencerminkan pengimbasan arus listrik lewat perubahan medan magnet
  26. induktansi bagian impedansi yang disebabkan oleh induktor atau kumparan
  27. instalasi perangkat peralatan teknik beserta perlengkapannya yang dipasang pada posisinya dan siap digunakan (generator, mesin diesel, bangunan pabrik, dan sebagainya)
  28. interpreter sumber daya lunak pada komputer yang bertugas menerjemahkan bahasa komputer ke dalam bahasa mesin agar dapat dikerjakan oleh komputer
  29. isolasi penyekatan (penghambatan atau penahanan) arus listrik oleh suatu bahan sehingga arus itu tidak dapat mengalir
  30. kabel primer kabel yang bernadi banyak, yang membawa arus dari jala ke pesawat las
  31. kapasitans hasil bagi antara muatan elektrik pada sebuah benda dan benda potensial elektrik yang terjadi pada benda akibat muatan itu
  32. kapasitans kemampuan menyimpan muatan listrik pada potensial tertentu
  33. kapasitas kemampuan kapasitor untuk menghimpun muatan listrik (diukur dalam satuan farad)
  34. kapasitor peranti elektrik yang terdiri atas dua penghantar dan disekat di antaranya dengan dielektrik, yang mempunyai kapasitans tertentu kondensor atau kondensator elektrik
  35. kapilaritas peristiwa naik atau turunnya zat cair pada bahan yang terdiri atas beberapa pembuluh halus akibat gaya adhesi atau kohesi, misalnya naiknya minyak pada sumur
  36. katode kutub negatif dari sel elektrolit
  37. katode kutub positif sel primer atau baterai penyimpan (basah) yang mengalirkan arus
  38. kilowattjam satuan energi listrik bohlam sebesar 1.000 watt yang menyala selama 1 jam yang menghabiskan energi listrik sebanyak 1 kilowatt-jam
  39. kolektor tahanan yang menjadi penyambung antara bagian yang bergerak dan bagian yang tidak bergerak dalam jaringan listrik
  40. konduktans daya hantar listrik atau panas
  41. konis berbentuk kerucut berpancung
  42. kotak kontak suatu titik pada instalasi listrik dalam gedung yang menjadi tempat pengambilan arus
  43. kotak listrik kotak yang menutupi penghubung listrik untuk melindungi bagian kerangka rumah
  44. lampu busur lampu yang antara dua batang arang runcing terdapat tegangan listrik dan jika batang-batang tersebut disentuhkan satu sama lain, kemudian dijauhkan lagi, di antara ujung-ujung batang arang itu akan terjadi busur cahaya; bohlam
  45. lampu halogen lampu pijar yang berisi filamen tungsten, dibungkus dengan kaca, dan disertakan di dalamnya campuran gas nitrogen, argon, dan kripton, mengeluarkan radiasi panas lebih tinggi sehingga lebih terang daripada lampu pijar tradisional
  46. lampu kuarsa lampu tabung terbuat dari kaca kuarsa (diperoleh dengan melelehkan SiO₂ murni), biasanya digunakan sebagai lampu ultraungu
  47. landas data kumpulan data dalam berkas komputer yang dapat digunakan untuk pengolahan data
  48. lendungan jarak vertikal antara titik paling bawah kabel yang melendung ke garis yang ditarik antara ujung pangkal garis tersebut di tiang pendukung
  49. lendutan garis vertikal antara titik terendah dengan garis datar penghubung ujung balok yang melengkung akibat dibebani
  50. lilin satuan kuat cahaya (satu lilin = 12,56 lumen)
  51. lintas komputer jalur pada disket tempat informasi direkam
  52. masukan daya, energi listrik, dan sebagainya yang mengalir ke dalam peranti, komponen, dan sebagainya
  53. melucutkan memberi (lawan dari memuat)
  54. melucutkan mengeluarkan
  55. mikroelektronika teknologi untuk membuat rangkaian dan alat listrik dalam ukuran dan paket yang sangat kecil
  56. mikroohm satuan resistans listrik yang sama dengan sepersejuta ohm
  57. mono isyarat yang disalurkan melalui saluran tunggal, biasa digunakan dalam sistem pemancar radio
  58. naf pusat roda yang berbentuk silinder, berlubang, dilalui poros dan dipasangi jari-jari roda
  59. nanofarad satu per satu miliar (10-9)
  60. osilogram grafik yang dibuat oleh sebuah osilograf atau foto jejak atau gambar yang dihasilkan osiloskop
  61. pantograf konstruksi berbentuk belah ketupat yang dipasang di atas kereta api listrik, gunanya untuk mengalirkan arus listrik dari kabel ke motor-motor kereta api itu
  62. paritas penggunaan sandi periksa pada rangkaian elektronika melalui digit biner agar banyaknya bit 1 selalu ganjil atau selalu genap
  63. pemercontohan alur cara pemercontohan dengan membuat alur pada dinding batuan sebagai percontoh yang diambil
  64. pemutus arus listrik alat listrik yang membuka dan menutup saluran listrik
  65. pendukung tiang listrik yang mendukung gaya vertikal dan gaya horizontal akibat angin pada kawat
  66. pentode tabung elektronik yang terdiri atas lima elektrode
  67. penyearah alat listrik yang mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah
  68. percepatan vektor perubahan kecepatan sudut vektor
  69. periferal peranti komputer yang dihubungkan dengan kompresor, seperti monitor tampilan, panel kunci ketik, pencetak, penggerak disket
  70. polifase dua arus listrik bolak-balik atau lebih yang sama frekuensinya, tetapi berbeda fasenya
  71. poros bubungan poros yang mempunyai bubungan di tempat-tempat tertentu, gunanya untuk membuka katup mesin pada waktu tertentu (pada kendaraan bermotor)
  72. poros engkol poros yang mempunyai beberapa engkol yang memutar poros tersebut melalui beberapa batang silinder yang bergerak lurus dan terikat dengan engkol
  73. rankine satuan suhu pada skala mutlak yang menggunakan ukuran skala Fahrenheit
  74. reaktans komponen impedans dalam rangkaian arus bolak-balik
  75. reaktansi bagian impedans yang disebabkan oleh kapasitor
  76. redundan mengandung bagian yang diduplikasi sedemikian rupa sehingga fungsinya tidak terganggu jika terjadi kegagalan fungsi pada suatu bagian
  77. redundansi duplikasi
  78. register rangkaian listrik untuk menyimpan data dalam bentuk sandi biner
  79. rerugi kerugian listrik di penghantar alat listrik lain
  80. roda penyesuaian roda kecil pengatur gerak rahang tang pengupas kabel
  81. sel kering sel pada baterai yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik, biasanya tidak dapat diisi ulang
  82. sintonik terpasang pada panjang gelombang (tentang radio) yang sama
  83. stator rakitan bilah yang tidak bergerak dalam turbin
  84. sudu daun mekanis dari suatu roda gerak turbin yang dijalankan oleh air, uap, atau angin
  85. superheterodin efek layangan dengan mengimpitkan dua gelombang dengan kecepatan lebih dari kecepatan suara
  86. telearsika pengendalian pesawat dengan radio dalam jarak jauh
  87. telemetri cara mengukur dari jauh, biasanya dengan bantuan peranti komunikasi
  88. termion ion yang terpancarkan dalam benda berpijar
  89. termistor zat yang daya hantar listriknya akan meningkat dengan naiknya suhu
  90. tiang pemegang tiang listrik yang terus-menerus menahan gaya tarik akibat tegangan kawat
  91. titik sambung titik persimpangan dua cabang atau lebih pada rangkaian listrik
  92. torak bagian dari mesin atau motor yang bergerak mondar-mandir dalam suatu silinder karena tenaga uap atau karena pembakaran bahan bakar
  93. transmutasi proses nuklir yang mengubah suatu inti menjadi inti unsur lain
  94. trek jalur pada cakram dan disket tempat informasi direkam; lintas
  95. tusuk kontak bagian ujung kawat listrik yang dilengkapi dengan bilah yang dimasukkan ke dalam lubang
  96. volt satuan tegangan listrik yang diperlukan untuk mengalirkan satu ampere arus listrik melalui rintangan satu ohm
  97. voltameter alat yang dapat digunakan sebagai voltmeter atau amperometer
  98. voltase tegangan listrik diukur dalam volt
  99. voltmeter alat untuk mengukur arus listrik dalam satuan volt
  100. watt satuan tenaga listrik yang diperlukan arus dari satu ampere dan tegangan satu volt

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan entomologi: (3)

  1. imago stadium dewasa sesudah metamorfosis serangga
  2. lak zat anorganik yang menyerap warna

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan farmasi: (87)

  1. abortiva obat-obatan yang dapat menggugurkan kandungan
  2. adjuvan obat yang bekerja membantu berkhasiatnya obat lain
  3. agregat satuan yang terbentuk oleh partikel yang terhimpun dalam suatu kelompok
  4. air adas larutan jenuh minyak adas dalam air
  5. air awamineral air yang dibebaskan dari zat mineral dan zat organik
  6. air mawar larutan jenuh minyak mawar dalam air
  7. air permen larutan jenuh minyak permen dalam air
  8. alkoholometer alat untuk mengukur kandungan alkohol (etanol) dalam suatu cairan
  9. alkuronium obat yang digunakan sebagai pelemas otot
  10. alteratif obat pemacu fungsi nutrisi tubuh
  11. amfetamina kelompok obat perangsang yang mengimbas perasaan bugar
  12. amfetamina cairan asiri tidak berwarna, dasar dari sejumlah obat halusinogen, merangsang sistem saraf pusat dan mencegah rasa kantuk
  13. amfetamina jenis obat yang merangsang sistem saraf pusat yang tadinya digunakan untuk mengobati depresi dan sebagai penekan nafsu makan
  14. aminofilin obat yang melebarkan bronkioli sehingga lebih banyak oksigen yang dikirim ke paru-paru, biasanya digunakan untuk meringankan penyakit asma
  15. ampisilin salah satu obat antibiotik
  16. analgesik obat untuk meredakan rasa nyeri tanpa mengakibatkan hilangnya kesadaran
  17. analgetik analgesik
  18. anodin obat untuk meredakan rasa nyeri (misalnya candu)
  19. antasid zat atau obat yang menetralkan keasaman yang berlebihan dalam saluran pencernaan makanan; penawar asam
  20. antelmintik obat yang digunakan untuk memusnahkan cacing perut
  21. antiartritik obat untuk meredakan (mencegah) radang selaput sendi
  22. antibiotik zat kimia yang dihasilkan oleh berbagai mikroorganisme, bakteri tertentu, fungi, dan aktinomiset yang dalam kadar rendah sudah mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau menghancurkan bakteri atau berbagai mikroorganisme yang lain (misalnya penisilin, streptomisin, dan tetrasiklin)
  23. antibodi zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri, virus atau untuk melawan toksin yang dihasilkan oleh bakteri
  24. antidioksida zat yang mempunyai kemampuan untuk memperlambat timbulnya bau apak atau tengik
  25. antiperspiran zat untuk mencegah dan mengurangi keringat, biasanya dioleskan pada ketiak
  26. antiplatelet zat untuk mengencerkan darah
  27. antipruritik obat yang berkhasiat menghilangkan rasa gatal
  28. antiradang zat yang dapat mencegah atau mengendalikan radang
  29. antirakitik bersifat mencegah atau mengobati riketsia
  30. antiretroviral obat yang digunakan untuk melawan retrovirus
  31. antiselulit zat yang berkhasiat mencegah atau mengurangi selulit
  32. antiserum serum yang mengandung antibodi yang dapat memberikan kekebalan terhadap penyakit
  33. antispasmodik golongan obat yang digunakan untuk merelaksasi otot polos
  34. antitusif obat untuk meredakan batuk
  35. antosian kumpulan zat warna tanaman, lazimnya pada bunga dan buah, berwarna merah, biru, dan lembayung
  36. asam askorbat vitamin yang larut dalam air, terdapat dalam jeruk, tomat, arbei, dan buah-buahan serta sayuran; vitamin C
  37. astringen zat yang menyebabkan pengerutan jaringan sehingga dapat mengurangi sekresi (dipakai sebagai obat luar untuk merawat kulit)
  38. efedrina obat untuk mengobati tekanan darah yang terlalu rendah
  39. eksipien zat yang digunakan dalam farmasi untuk mencampur obat supaya memperoleh bentuk yang lebih mudah digunakan
  40. elemi jenis resin yang digunakan untuk pernis dan salep olesan
  41. eliksir ramuan untuk menyiapkan obat secara farmasi (seperti larutan dengan gula, etanol, atau bahan lain)
  42. emetik obat penyebab muntah
  43. ergosterol zat untuk obat yang dapat diekstrak dari jamur yang menyerang padi-padian
  44. farmakognosi cabang farmakologi tentang ciri-ciri biologis, biokimia obat-obat alami, dan konstituennya
  45. farmakope buku standar obat yang dikeluarkan oleh badan resmi pemerintah yang menguraikan bahan obat-obatan, bahan kimia dalam obat dan sifatnya, khasiat obat dan dosis yang dilazimkan
  46. farmasis apoteker
  47. fenobarbital obat yang digunakan secara luas sebagai hipnotik, sedatif, dan anastetik
  48. fitofarmaka obat tradisional dari bahan alami yang pembuatannya terstandarkan dan memenuhi kriteria ilmiah
  49. fitofarmasi obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan
  50. fitoterapi sistem pengobatan dengan menggunakan ekstrak dan produk tumbuhan sebagai penyembuh alami
  51. glukokortikoid obat-obatan hormon steroid, untuk penyakit inflamasi kronis (seperti reumatoid artritis, asma, penyakit Chrohn, dan alergi parah)
  52. hemostatik obat atau bahan lain yang apabila digunakan (sebagai obat luar) akan menghentikan atau memperlambat aliran darah dengan mempercepat pembekuan (pada luka)
  53. hidroksida persenyawaan oksida logam dan air
  54. impregnasi penjenuhan atau pemenuhan dengan gas atau cairan
  55. karbonisasi transformasi senyawa organik menjadi batu bara
  56. karbonisasi penyulingan arang
  57. katartik obat yang menyebabkan keluarnya tinja
  58. ketgat benang aseptik (steril) terbuat dari usus hewan yang digunakan sebagai benang penjahit luka bedah
  59. kokaina zat dari daun koka, dipakai sebagai obat pembiusan setempat sehingga tidak berasa sakit
  60. kolesom akar yang dibuat obat kuat; ginseng
  61. konvulsan obat yang menyebabkan kenyang
  62. korosif obat yang mengikis jaringan organ secara kimia atau secara peradangan
  63. kreolin bahan cairan terbuat dari campuran minyak ter dengan sabun, digunakan sebagai pemusnah hama pada lantai, dan sebagainya; karbol
  64. laju endapan kecepatan mengendapnya suatu zat cair
  65. laksatif obat untuk mengeluarkan tinja dari saluran pencernaan makanan (seperti kastroli, garam inggris); pencahar; obat urus-urus
  66. lepas tunda dapat menunda pelepasan obat dalam tubuh (seperti melalui penggunaan lapisan enterik) biasanya sampai melewati perut ke usus kecil
  67. linimen cairan yang dibubuhkan pada kulit untuk menghilangkan rasa nyeri atau gatal
  68. mianserin obat untuk menghilangkan gejala depresi
  69. miotik obat yang menyebabkan miosis
  70. nistatin antibiotik untuk mengobati penyakit karena jamur
  71. nostrum obat dengan susunan yang dirahasiakan yang dikatakan sangat mujarab, tetapi belum dibuktikan secara ilmiah; obat rahasia
  72. obat bahan untuk mengurangi, menghilangkan penyakit, atau menyembuhkan seseorang dari penyakit
  73. obat anorektik obat atau suplemen yang menekan nafsu makan
  74. obat antidepresan obat yang digunakan untuk mengobati depresi
  75. obat antihipertensif obat untuk mengobati tekanan darah tinggi
  76. obat antikonvulsan obat yang digunakan untuk mengobati epilepsi
  77. obat antispasmodik obat untuk mengobati kejang otot
  78. obat tambahan obat yang tidak dikhususkan untuk mengobati munculnya rasa sakit
  79. obat vaginal obat yang diberikan dengan cara dimasukkan melalui vagina
  80. oksitetrasiklin antibiotik yang digunakan dalam pengobatan (sering dicampurkan pada makanan ternak)
  81. pengendur otot obat yang dapat mengurangi kontraksi otot
  82. pseudoadiksi obat dengan ketergantungan semu yang digunakan sebagai obat tambahan untuk mengobati rasa sakit
  83. resinol antiseptik yang digunakan untuk mengobati penyakit kulit
  84. salvarsan obat semacam penisilin untuk mengobati penderita sifilis dan sebagainya
  85. sedatif zat alami atau zat sintetis yang dapat meredakan keaktifan dan kegembiraan; obat penenang
  86. soporifik obat tidur
  87. spermaseti lemak ikan paus, digunakan dalam sediaan farmasi dan dalam pembuatan lilin baku
  88. steroid anabolik obat yang dapat meningkatkan kadar protein dalam sel, biasanya digunakan secara ilegal oleh atlet agar menjadi lebih kuat dan berotot
  89. talk serbuk kristal yang halus, berwarna putih atau agak keabu-abuan, sebagai bahan pelicin pada pembuatan tablet dan sebagai bahan bermacam-macam serbuk obat
  90. tingtur ekstrak herbal yang dibuat dengan menggunakan pelarut beralkohol
  91. tingtur aromatik larutan etanol kulit manis, jahe, kepulaga, bunga cengkih, atau lengkuas

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan filologi: (29)

  1. adisi bentuk kesalahan yang terdapat pada naskah salinan, berupa penambahan suku kata atau kata
  2. alih tulisan pemindahan macam tulisan dari satu media ke media lain, misalnya tulisan pada kulit kayu disalin ke kertas
  3. amplifikasi pengembangan naskah berupa uraian, penjelasan, atau penggunaan banyak kata oleh penyalin (pembaca), kemudian masuk ke salinan naskah berikutnya
  4. andai-andai nyanyian atau bahasa berirama yang mengandung unsur epos dalam bahasa Melayu Tengahan
  5. andai-andai proses memarafrasakan karya atau tulisan agama Hindu ke dalam bahasa Melayu
  6. antikuarian berkaitan dengan buku atau naskah kuno
  7. anuswara tanda diakritik yang menandai adanya nasalisasi dalam aksara India dan Jawa
  8. apokrifa naskah yang diragukan keasliannya atau tak dapat dipercaya karena kemungkinan merupakan naskah palsu
  9. apokrifa yang diragukan keasliannya; tidak dapat dipercaya (tentang asal-usul naskah)
  10. augmen bentuk sisipan berupa perpanjangan cerita dari karya asal
  11. autograf tulisan pribadi
  12. babon naskah asli; naskah sumber
  13. bo istilah untuk naskah Bima yang mengacu pada catatan harian Kerajaan Bima, misalnya Bo Sangaji Kae
  14. buku lipat naskah yang berbentuk seperti alat musik akordeon, banyak ditemukan di Sumatra Utara dan Sumatra Selatan
  15. ditografi bentuk kesalahan dalam penyalinan naskah, berupa penambahan beberapa huruf, suku kata atau pengulangan kata, misalnya kata daun ditulis dadaun
  16. duktus arah gerakan tangan ketika menulis huruf, misalnya huruf la
  17. edisi kritis terbitan naskah hasil penyelidikan kritik naskah
  18. eksplikatif kajian atau analisis secara formal, meliputi struktur, gaya, dan isi cerita
  19. hiwang teks puisi yang berisi kesedihan (tangisan) dalam tradisi tulis Lampung
  20. hurupa tuisan Arab yang telah disesuaikan dengan fonologi bahasa Bugis, Makassar
  21. incung tulisan Kerinci, misalnya tulisan pada naskah Undang-Undang Tanjung Tanah
  22. iotasisme penggunaan tanda khusus sebagai penanda bunyi pepet dan taling dalam tulisan Jawa
  23. jataka cerita fabel Jawa Kuno yang bersumber dari India, berisi ajaran agama Buddha
  24. joting titik panduan penulisan teks
  25. kitab tembaga buku harian Kerajaan Ternate dan Tidore
  26. kitab terasul panduan menulis surat-menyurat Melayu
  27. kodikolog peneliti naskah
  28. kufi salah satu bentuk kaligrafi Arab tertua, berasal dari Kuah pada abad ke-7
  29. lampak sampul pustaha, umumnya dari kayu atau kulit kayu yang tebal
  30. lempir helai daun (naskah) lontar di Bali
  31. malat cerita Panji di Bali
  32. petrografi proses tulis-menulis pada permukaan keras, misalnya pada batu
  33. petrogram aksara kuno yang dituliskan pada batu
  34. superskrip catatan atau interpretasi teks yang diletakkan di antara baris teks pada naskah
  35. tantri karya sastra prosa Jawa yang berisi cerita binatang yang bersumber dari kitab Pancatantra
  36. tatamba naskah teks yang berisi tentang obat-obatan
  37. tawa mantra dalam bahasa Minangkabau
  38. teks magi teks yang diyakini dapat menimbulkan kekuatan gaib
  39. teks profan teks yang tidak bersangkutan dengan agama tertentu dan dianggap sebagai milik bersama
  40. teks ritual teks yang digunakan untuk ritual dalam lingkaran hidup manusia, misalnya teks untuk upacara kehamilan, kelahiran, dan kematian
  41. teks sakral teks yang mengandung unsur agama atau magis
  42. transmisi penurunan sebagian naskah yang diubah oleh penyalin untuk disesuaikan dengan selera pembaca sehingga dapat menimbulkan kekeliruan pemahaman
  43. transposisi perubahan yang terjadi pada proses penurunan atau penyalinan teks, berupa pemindahan tempat huruf, kata, atau larik
  44. tulad salinan pada prasasti
  45. tulilamo skriptorium atau tempat penulisan naskah di Kesultanan Ternate
  46. unwan iluminasi atau gambar yang terletak pada bagian atas (di atas teks) halaman pertama suatu naskah
  47. upapanji hilangnya bunyi pepet dalam kata yang biasanya mengandung bunyi tersebut, misalnya kata sekar menjadi skar
  48. velum bahan naskah yang biasa ditemukan di Timur Tengah, terbuat dari kulit biri-biri atau kambing
  49. wilapa keluh kesah atau ratapan dalam bahasa Sanskerta
  50. wisama metrum Jawa Kuno yang terdiri atas tiga baris dengan jumlah suku kata setiap baris berbeda-beda

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan filsafat: (13)

  1. adiafora sesuatu yang tidak berbeda dengan sesuatu yang lain; kenetralan dalam bidang moral
  2. agape cinta yang tidak mementingkan diri sendiri, bentuk tertinggi dari cinta manusiawi
  3. agnostisisme keyakinan bahwa manusia tidak memiliki pengetahuan tentang Tuhan
  4. akrasia campuran sifat jelek, sifat pemarah, tidak mampu mengontrol diri, dan tidak wajar
  5. akrasia ketiadaan atau kelemahan tekad (penentuan diri, disiplin diri, pengarahan diri)
  6. anamnesis kegiatan mengenang kembali pengalaman sebelumnya (sering digunakan dalam aliran filsafat Platonik)
  7. atomisme pandangan yang menyatakan bahwa alam semesta terdiri atas entitas yang paling sederhana, independen, dan tak dapat direduksi lagi (atom)
  8. averoisme ajaran filsafat yang diajarkan oleh Averroes (Ibnu Rusyd)
  9. badan astral badan orang yang sudah meninggal yang tampak sebagai bayangan sinar yang bercahaya (bersifat metafisika); badan (roh) halus
  10. dualis orang yang menganut paham dualisme
  11. egois penganut teori egoisme
  12. egoisme teori tentang segala perbuatan atau tindakan selalu disebabkan oleh keinginan untuk menguntungkan diri sendiri
  13. eksistensialis penganut eksistensialisme
  14. eksistensialisme aliran filsafat yang pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya, bebas tanpa mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak benar
  15. kolektivisme ajaran atau paham yang tidak menghendaki adanya hak milik perseorangan, baik atas modal, tanah, maupun alat produksi (semua harus dijadikan milik bersama, kecuali barang konsumsi)
  16. neoplatonisme aliran campuran falsafah atau ajaran Plato dan kemistikan Timur
  17. organon alat untuk memperoleh dan mengatur pengetahuan
  18. sekularis penganut aliran yang menghendaki agar kesusilaan atau budi pekerti tidak didasarkan pada ajaran agama
  19. simulakra dunia yang ditandai dengan pengambilalihan kebenaran oleh konstruksi kebenaran yang bersifat fiktif, retoris, dan palsu; realitas semu
  20. simulakra dunia yang dibentuk oleh permainan citra, retorika, serta trik pengelabuan informasi
  21. simulakra dunia yang di dalamnya hukum dipermainkan dan penuh dengan sifat kepura-puraan
  22. yang kekuatan maskulin dan positif dalam alam semesta
  23. yin kekuatan feminin, negatif, dan pasif dalam alam semesta

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan fisika: (679)

abampere, abrasif, absorben, absorptans, absorptivitas, adaptor, adhesi, adiabat, adiabatik, adiaktinik, adiarus, adihablur, adikekisi, adion, adipenghantar, admitans, aelotropik, aerial, aerodinamika, aerofisika, aerologi, aeromagnetik, aeromekanika, aerostatika, aki (2), akseptor, albedo, alfa (2), aliran, aliran bergolak, aliran berlapis, aliran massa, alokromi, alternator, ammeter, ammeter jam, amplitudo, aneroid, angka barion, angka bias, anihilasi, anisotropik, anode, antibarion, anticadar, antiferomagnetik, antikatode, antikorona, antipartikel, antiresonans, antisimpul, antizarah, apertometer, apkromat, apokromatik, aras (3), aras tenaga, arus, arus kolektor, arus rangga, asas Archimedes, asbut, asterisme, astigmometer, atenuasi, autoignisi, autokolimasi, autokonvolusi, automorf, autonisasi, autorotasi, availabilitas, ayunan, azeotrop, bagan benda bebas, bahang, bahang jenis, bahang Joule, bahang laten, bandul, bar (2), barion, batas elastik, batas lenting, baur aliran, bel (2), benda hitam, benturan, berat, berat jenis, berkas cahaya, bias, bikonveks, bilangan catu, bilangan gelombang, bilangan kuantum, bilangan mach, bimetal, bipolar, biprisma, bobot jenis, brakistokron, buai, cahaya, cair, canggaan, catu cahaya, cecairan, cerat, cermin cekung, corong lipat, dampak, daur, daya apung, daya hantar, daya kuda, daya penyinaran, daya suai, daya tolak magnet, deklinasi, derajat (2), derajat kebebasan, deran, derau, desibel, desorpsi, deuterium, diamagnetik, diamagnetisme, diaterman, diatermik, dielektrik, difluens, difraksi, difusi, dikroisme, dilasi, dinamika, dioptri, disintegrasi, dispersi, distorsi, donor, dorongan, dosis, dualisme, dunia paralel, dwikutub, edaran, efek Coriolis, efek fotoelektrik, efek paduan, efusi, eksitasi, eksotermik, ekspansi, elektret, elektrodinamika, elektrolit, elektromagnet, elektromagnetik, elektromagnetisme, elektrometer, elektron, elektron volt, elektrooptika, elemen, elipsoid, elipsometer, elipsometri, emanasi, emisi (1), emisivitas, emitans, endotermis, energi, energi atom, energi inti, energi kinetik, entalpi, entropi, epidiaskop, epitaksi, erg, ergodik, erotan, farad, fenit, fenomena gunung es, fermion, feromagnetik, feromagnetisme, fertil, filter, fisi, fluida, fluks, fluoresens, fokus, fonon, fotodiode, fotoelektron, fotoemisi, fotofisi, fotoforesis, fotokonduksi, fotokonduktivitas, fotokonduktor, fotometri, foton, fotoneutron, fototransistor, fugasitas, fusi, gama (1), garis cacak, gas, gaya (1), gaya berat, gaya tekan, gejala optis, gelombang beta, gelombang elektromagnetik, gelombang longitudinal, gelombang mekanik, gelombang transversal, geolistrik, geomagnetik, geomagnetisme, girodinamika, girokompas, goniofotometer, graviton, guling (3), hadron, hambatan bentuk, hambatan gesek, hamburan, hamburan cahaya, hamburan ionosfer, hamburan troposfer, hampa gravitasi, hantaran, harmonik, helimagnetisme, helisitas, hemiholohedral, hidroakustik, hidrodinamis, hidroelektrik, hidroelektrisitas, hidrofotometer, hidrokinematika, hidrokinetika, hidroklorida, hidromagnetik, hidromekanika, hidrostatis, higroskopis, hiperon, hipersonika, histerisis, holmium laser, holografi, homogenitas ruang, homogenitas waktu, hukum Coulomb, hukum kelembapan, humiditas, idiomorf, ikatan kimia, ikutan, ilian, iluminometer, imbas, impedans, impuls, indeks bias, induktans, inersia, inframerah, ingsutan fase, injap, intensitas kompensasi cahaya, interferens, interferensi, interferensi antarsimbol, interferensi radio industri, inti, inti atom, ion, ionisasi, isentropik, isobar, isobarik, isodosis, isofotometer, isogir, isokor, isokorik, isolator, isometrik, isomorfisme, isopiestik, isoterm, isotermal, isotop, isotropik, isovolumik, jangkar (1), jangkau, jarak apsidal, jarak bebas purata, jarak ikatan, jatuh bebas, jatuh tekanan, jebakan elektron, jejak kabut, jeluk penetrasi, jembatan Wheatstone, jet, joule, kaidah Amagat-Leduc, kakas (3), kakas emparan, kakas memusat, kala edaran, kalor, kalori, kandela, kanto, kaon, karah (3), katode, kejenuhan, kelembaman, kelentingan, keloelektrovolt, kendala, keporian, kerangka acuan, kerangka acuan lembam, kerjang udara, kerlog, keseimbangan, keter fase, keteradihantaran, kinetik, kisi (2), klistron, kohesi, kolektor, kolektron, kolimasi, kolimator, kolorimetri, komplementaritas, kondensasi, kondensator, konoskop, konsol, konstantagravitasi, konvolusi, kotak hitam, kovalensi, kriogen, kriogenika, kriotron, kriptohablur, kristalit, kristalogram, krominans, kuark, kuncup pancur, kurva pendinginan, kurva sekat, labil, ladar, laifan, laju alir, laju rambat, lambert, lampu kilat, landai tekanan, lanturan, lanturan cahaya, lapisan bahang, lapisan inversi, laser, layangan, lelah (1), lengan kopel, lenggok, lenggut, lensa cekung, lensa cembung, lensa kontak, lensa tempel, lentur rangkap, librasi, lilitan, lintasan, listrik dinamis, listrik nirkabel, listrik statis, lubang (1), lucutan, lumen (2), luminans, lup (1), magnetoelastisitas, magnetoelektrodinamika, magnetoelektrositas, magnetohambatan, magnetoketerhantaran, magnetostriksi, makrokeadaan, manometer, massa, massa atom relatif, massa udara basah, massa udara kering, materi (1), medan (1), medan listrik, medan magnet, megaohm, mekanika, mekanika statistik, membias, meniskus, meson, metalograf, metamaterial, metapusat, mikroampere, mikrobar, mikrofon dinamik, mikrofon karbon, mikrofon kristal, mikrofon laser, mikrofon pita, mikrogelombang, mikrointerferometer, mikrokristal, mikrosegregasi, milibar, modulasi amplitudo, molekul, momen inersia, momen magnetik, momentum, monoatom, monoklinik, muai panjang, muatan, multivibrator, mulut, muon, neraca, neutrino, neutron, nirgesekan, nol absolut, nomor atom, nomor massa atom, nukleon, nukleus, nutasi, objek, objektif (2), oktaf, oktode, okular, okuler, omegatron, onggok (3), opasitas, opdar, optik, optika geometrik, optis, optoelektronika, optoisolator, orbital, ortoheksagonal, ortohelium, ortohidrogen, ortonormalitas, ortorombik, osilasi, osilator, osiloskop, padat, paksi (2), panas penguapan, panjang gelombang, parahidrogen, parhelion, parhelium, pegun, pelayangan, pembauran, pemuaian, pendaran, penetron, pengatoman, pengujian hidrostatis, perangkap elektron, perhimpunan listrik, periodik, perovskit, perturbasi, piezoelektrik, piezoelektrisitas, pikofarad, pinakoid, pion, piroelektrisitas, pirokonduktivitas, pita valens, pitot, planisfer, plasma, plasmon, pleomorfisme, poise, poiseuille, polarimetri, polariskop, polihedron, polikristalin, polikroisme, polimorf, polimorfisme, polisilikon, positif, positron, positronium, potensial, poundal, presesi, prinsip Bernoulli, prisma, propulsi, propulsi jet, proses adiabatik, proton, pseudoskalar, psikometri, pual (3), pual garis, puntiran, pusa (3), pusa linear, pusa sudut, radians, radiasi, radioaktivitas, radioautograf, radiografi, radioisotop, rasio penyetabil, rawat panas, rayleigh, refraksi, regangan, regelasi, relai (3), relativistik, resistans, resonansi, retentivitas, retikulum, reverberasi, rona (1), rotor, ruang, saturasi, sentrifugal, sentripetal, serat optik, sferometer, sferulit, sibakan, siklotron, simpangan, simultanitas, sinabar, sinar beta, sinar gama, sinaran, sinkroton, skalar, solenoid, spagetifikasi, spalasi, spektografi, spektroheliograf, spektrohelioskop, spektropolarimeter, spektroskop, spektrum, spektrum elektromagnetik, spektrum kilat, spektrum matahari, spektrum molekul, spektrum putaran, spesies reaktif oksigen, spin, spinor, stalagmometri, statika, stator, stauroskop, stereokomparator, stigmatik, stilb, stoikiometri, stoikiometrik, striasi, suhu termodinamika, superfluiditas, superkonduktivitas, superposisi, supersaturasi, supersimetri, swaimbas, takmurnian, talunan, tenaga elektromotif, tenaga gerak, teras (3), terbang (1), terionisasi, termionika, termodinamis, termoelektrik, termoelektrisitas, termoelektron, termokopel, termolistrik, termometri, tesla, tetrode, tintometer, tiratron, tiristor, titik api, titik embun, titik panas, titik pegangan, torka, toroid, transduser, transisi, transistor, transkonduktans, transmisometer, transmitans, transmitivitas, turbulens, turbulensi, ultrafilter, ultrasonik, untai (2), varaktor, variansi, variometer, varistor, verteks, viskoelastisitas, watt jam, weber, yagi, zadat, zalir, zantara, zarah

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan fotografi: (8)

  1. bayonet pin pengunci di tempat lensa, dimasukkan ke kamera atau lampu kilat di soket
  2. bokeh foto yang menonjolkan objek utama dengan fokus yang sangat tajam, sementara latar belakang (dan/atau depan) sangat kabur
  3. fotografer ambahan kru yang menangani pengambilan gambar ulang
  4. fotografi udara fotografi yang pengambilan gambar objeknya dilakukan dari atas dengan alat bantu helikopter, biasanya untuk keperluan promosi real estat, pertambangan, dan sebagainya
  5. lensa mata ikan lensa kamera dengan sudut pengambilan gambar yang lebar sehingga gambar yang dihasilkan cenderung melengkung
  6. lensa sudut lebar lensa kamera yang digunakan untuk menangkap objek yang lebih banyak atau lebih lebar ke dalam satu bingkai foto
  7. lensa tele lensa telefoto
  8. lensa telefoto lensa kamera yang digunakan untuk memperbesar objek yang ada di kejauhan
  9. mikrokopi salinan dokumen atau gambar yang ukurannya sangat kecil

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan geofisika: (3)

  1. alidad alat untuk pengukuran dan pemetaan topografi yang sederhana, terdiri atas papan gambar yang dipasang pada kaki tiga, dilengkapi dengan penyipat datar, unting-unting, kompas, dan teropong atau pembidik
  2. geoelektrisitas cabang geofisika bumi padat tentang sifat-sifat kelistrikan bumi
  3. geofisika bumi padat cabang geofisika tentang struktur internal bumi dan proses yang dialaminya

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan geografi:

dan 

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan geologi: (359) (Geologi dan Geografi)

  1. abis bagian yang paling dalam dari lautan yang mempunyai kedalaman lebih dari 400 m
  2. ablasi pemindahan bahan yang telah lapuk dari batuan induknya oleh arus air
  3. ablasi pengikisan oleh tiupan angin
  4. abrasi pengikisan batuan oleh air, es, atau angin yang mengandung dan mengangkut hancuran bahan
  5. aerograf alat untuk mengamati lapisan udara
  6. aerolit meteorit yang terutama terdiri atas mineral silikat
  7. aerologi ilmu tentang atmosfer
  8. aglomerat gumpalan batuan yang terdiri atas komponen batu bersudut, batu bulat, atau kerikil yang pekat menjadi satu karena adanya bahan perekat (misalnya tanah liat)
  9. aglomerat batuan sedimen atau batuan endapan vulkanis yang diikat oleh abu kepundan
  10. agradasi peninggian tanah karena endapan bahan yang berasal dari denudasi sungai
  11. air juvenil air yang berasal dari magma atau batuan beku yang meleleh
  12. air tanih air yang cukup dekat pada permukaan sehingga tersedia bagi akar tumbuhan
  13. akik batuan kalsedon yang tersusun berlapis-lapis dari berbagai warna
  14. akselerogram rekaman percepatan tanah saat gempa
  15. akuifer lapisan kulit bumi berpori yang dapat menahan air dan terletak di antara dua lapisan yang kedap air
  16. akuifer artesis akuifer yang airnya dibatasi oleh dasar yang relatif kedap air sehingga mendapat tekanan yang cukup untuk menaikkan air sumur ke atas puncak akuifer
  17. alas erosi permukaan tanah terendah yang dapat tererosi oleh aliran air
  18. aleksandrit batuan krisoberil berwarna kehijauan yang tampak berubah menjadi merah jika terkena cahaya
  19. aliran antara air yang bergerak lateral atau horizontal melalui zona aerasi selama atau segera setelah hujan dan mengalir ke sungai atau badan air yang lain
  20. aliran dasar aliran (debit air) yang terus menerus dalam suatu arus yang berasal dari semburan atau rembesan air tanah
  21. almandit garnet yang berwarna merah tua atau merah kecokelat-cokelatan; almandin
  22. alterasi perubahan yang terjadi pada batuan akibat pengaruh air panas (hidrotermal)
  23. altiplanasi erosi yang membentuk permukaan datar dan luas di dataran tinggi
  24. aluvium zaman geologi yang paling muda di zaman kuarter atau zaman geologi yang sekarang
  25. aluvium lempung, pasir halus, pasir, kerikil, atau butir batuan lain yang terendapkan oleh air mengalir (banjir, arus sungai, arus laut)
  26. amang kotoran yang menyerupai hasil ikutan dari bijih (seperti dari timah); tahi bijih
  27. ametis batu permata kuarsa yang tembus cahaya dengan warna yang beraneka, seperti ungu, merah, biru
  28. amigol lava beku yang berlubang-lubang membulat akibat lepasnya gas
  29. amorf tidak memiliki susunan atom (tentang bahan mineral)
  30. amplitudo selisih suhu tahunan atau suhu harian
  31. andesit batuan keras
  32. Antarktika benua yang mengelilingi Kutub Selatan, tidak berpenghuni, dan hampir seluruhnya tertutup salju
  33. antediluvium masa sebelum diluvium (zaman pleistosen)
  34. antiklin punggung lipatan kulit bumi yang berlapis-lapis
  35. antiklinal berkaitan dengan punggung lipatan kulit bumi yang berlapis-lapis
  36. antrasit batu bara yang mengalami metamorfosis menjadi arang batu keras berkilat, mengandung karbon sangat tinggi
  37. arid mengalami sedikit atau tidak ada hujan sama sekali; sangat kering atau tandus
  38. aridisol tanah kering yang terbentuk di gurun dan semigurun
  39. Arktik Arktika
  40. Arktika daerah di seputar Kutub Utara yang mencakupi Laut Arktika dan daratan pada garis 70° lintang utara
  41. arus angin barat arus dingin yang mengalir dekat Kutub Selatan yang terjadi karena angin barat bertiup terus-menerus akibat perputaran bumi
  42. arus balik arus di bawah permukaan laut yang mengalir berlawanan arah dengan arus di permukaan
  43. arus ekuatorial arus laut yang terdapat di sekitar ekuator berupa arus ekuator selatan dan utara di Samudra Atlantik
  44. arus informasi gerakan udara di stratosfer daerah lintang sedang pada sepanjang jalur arus tertentu, kecepatan angin dapat sangat tinggi (1400 km per jam) dan bergerak dari barat ke timur
  45. arus khatulistiwa arus ekuatorial
  46. arus kompensasi arus yang terdapat di antara arus khatulistiwa selatan dan arus khatulistiwa utara yang mengembalikan keseimbangan di tempat yang banyak aliran air
  47. arus laut arus yang ditimbulkan oleh perpindahan air laut akibat perbedaan kadar garam atau oleh embusan angin pada permukaan laut
  48. arus sungai arus yang terdapat pada aliran air sungai
  49. arus sungsang ekuatorial arus laut di sekitar khatulistiwa utara dan selatan (yang merupakan arus kompensasi dan bersifat panas)
  50. atrisi proses saling mengikis antara sesama pecahan batuan ketika terangkut oleh air, es, atau angin
  51. autoklastik batuan jenis breksi (sedimen mekanis), terbentuk sebagai pecahan (debris) yang membatu di tempat
  52. aven lubang tertentu di daerah kapur, dalamnya dapat mencapai 198 m (di Prancis)
  53. azimut besar sudut yang diapit oleh garis yang ditentukan dengan garis Utara-Selatan (dihitung menurut perputaran jarum jam mulai dari titik utara dengan limit 0°—360°)
  54. azimut balik sudut arah dari suatu garis dilihat menurut arah kebalikannya
  55. azoikum waktu dalam sejarah perkembangan bumi, saat belum ada kehidupan di bumi (± 800 juta sampai 300 juta tahun yang lalu)
  56. badan air kumpulan air yang besarnya, antara lain, bergantung pada relief permukaan bumi, porositas batuan pembendungnya, curah hujan, suhu, dan sebagainya, misalnya sungai, rawa, danau, laut, dan samudra
  57. banjir peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya kering) karena volume air yang meningkat
  58. barisfer seluruh inti bumi di bawah kulit bumi
  59. barisfer lapisan bumi yang terdapat di antara inti dan kulitnya; mantel bumi
  60. basal batuan beku berwarna gelap, berbutir halus, yang umumnya merupakan pembekuan lava dari gunung api
  61. basin relief permukaan bumi berbentuk baskom atau belanga; depresi yang berukuran besar; cekungan; lembah; lubuk
  62. batas penanggalan internasional garis batas yang letaknya kira-kira bertepatan dengan meridian 180° dari utara ke selatan melalui Samudra Pasifik
  63. batolit batuan beku yang ukurannya sangat besar dan permukaannya luas , umumnya mengandung granit, dan dapat meliputi daerah seluas 40 mil persegi
  64. batu giok batu alam berwarna hijau yang berupa silikat kalsium dan magnesium atau berupa silikat sodium dan aluminium; batu lumut
  65. batuan mineral atau paduan mineral yang membentuk bagian utama kerak bumi
  66. baturbenua landasan benua
  67. biofera bagian bumi yang dihuni oleh bermacam-macam bentuk kehidupan
  68. biolit batuan yang terbentuk oleh proses organik
  69. biosekuen seri lapisan tanah yang saling berhubungan, tetapi berbeda satu sama lain
  70. bohorok angin kencang yang terdapat di dataran Sumatra Utara selama musim timur laut, yang dapat menimbulkan kerusakan pada tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
  71. bom gunung api bahan batuan erupsi yang terdiri atas partikel berukuran beberapa kaki yang menjadi padat ketika diembuskan oleh gunung api
  72. bongkah gumpalan batu dengan garis tengah lebih besar dari 265 mm
  73. breksia batuan yang terdiri atas komponen yang bersudut dan pekat menjadi satu
  74. bujur posisi timur atau barat suatu tempat di permukaan bumi, yang ditentukan atau diukur dengan meridian
  75. cadas lapisan tanah yang keras; batu yang terbentuk dari padatan pasir atau tanah
  76. curahan saluran presipitasi saluran
  77. danau glasial danau alami yang terbentuk dari cekungan akibat proses erosi glasial, merupakan sumber air tawar yang penting
  78. danau karst danau alami yang terbentuk dari proses erosi atau pelarutan batuan kapur oleh air hujan di wilayah batuan berkapur, hasilnya berupa cekungan yang terisi air hujan; dolin
  79. danau kawah danau vulkanis
  80. danau tektonik danau alami yang terbentuk karena proses tektonik yang mengakibatkan dislokasi lapisan batuan (seperti lipatan dan patahan)
  81. danau tektovulkanis danau alami yang terbentuk karena gabungan proses tektonik dan vulkanis
  82. danau vulkanis danau alami yang terbentuk dari hasil aktivitas gunung berapi (seperti erupsi atau letusan) yang menyebabkan keluarnya material yang dikandungnya, bekas lubang kawah yang terbuka akan terisi air yang kemudian membentuk danau; danau kawah
  83. danau vulkanotektonik danau yang dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik dari dapur magma dan aktivitas tektonik
  84. dataran abisal bagian dasar samudra yang datar, tinggi lerengnya kurang dari 1 km dengan kedalaman antara 3.000–6.000 m, dan ditempati oleh sedimen tidak padat; dataran lubuk
  85. debit air jumlah air yang dipindahkan dalam suatu satuan waktu pada titik tertentu di sungai, terusan, saluran air
  86. debris tumpukan pecahan batu atau reruntuhan akibat erosi
  87. deflasi pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
  88. deformasi batuan perubahan bentuk dan ukuran pada batuan sebagai akibat dari gaya yang bekerja di dalam bumi
  89. deklinasi jarak sudut pada bola langit antara benda langit dan ekuator langit, diukur pada meridian yang melalui benda langit itu
  90. deklinasi negatif deklinasi yang terletak di belahan selatan langit, diukur mulai dari ekuator sampai ke kutub selatan langit
  91. deklinasi positif deklinasi yang terletak di belahan utara langit, diukur mulai dari ekuator sampai ke kutub utara langit
  92. delta tanah endapan berbentuk segitiga di muara sungai
  93. denudasi pengikisan lapisan atas permukaan tanah yang disebabkan oleh hujan, angin, dan salju sehingga kesuburan tanah menjadi hilang
  94. deposit batu, tanah, atau bahan padat lain yang dibawa air sungai, air laut atau gletser dari satu tempat ke tempat lain
  95. depresi daerah merosot atau tenggelam akibat terbentuknya antiklin dan sinklin pada waktu yang sama
  96. depresi pusat depresi yang luas dikelilingi oleh depresi yang lebih kecil
  97. depresi tropis depresi yang berasal dari daerah tropis
  98. depresi tropis gangguan tropis yang kecepatan anginnya lebih rendah dari 34 knot
  99. depresi utama depresi induk, tempat terjadinya beberapa depresi lain
  100. derajat satuan ukuran panjang dan lebar
  101. detritus pecahan bahan yang lepas dari permukaan batuan karena meluruh
  102. diatomit deposit kersik, terdiri atas sisa mikroorganisme tumbuhan diatom
  103. diskordans ketaksesuaian atau ketakselarasan lapisan batuan yang satu terhadap yang lain
  104. dislokasi pergeseran lapisan tanah karena gerakan tektonis
  105. dolin danau karst
  106. dolomit batu kapur yang kemasukan ion magnesium sehingga unsur kalsiumnya diganti oleh magnesium, biasa ditemukan di bawah suatu bukit batu kapur (untuk bahan batu tahan api, keramik, dan sebagainya)
  107. eflata bahan-bahan yang dihasilkan atau dikeluarkan dari letusan gunung api
  108. eksplorasi seismik aktivitas pencarian sumber daya alam berupa minyak mentah, gas alam, dan mineral di bawah permukaan bumi dengan bantuan gelombang seismik
  109. ekstrusi hal keluarnya magma atau lava ke permukaan bumi
  110. ekuator magnetis garis aklinis
  111. elektrum lakur emas dan perak
  112. elektrum lakur tembaga, nikel, dan zink
  113. eluviasi pemindahan bahan larutan ataupun suspensi dari lapisan tanah paling atas ke lapisan di bawahnya dengan cara peresapan
  114. eluvium sisa-sisa batuan yang ditimbulkan oleh kerapuhan batu di tempat
  115. eluvium pasir atau tanah halus yang diendapkan oleh angin
  116. emas epitermal emas yang terjadi dari proses gunung berapi
  117. endapan bahan lepas yang mengendap dan terhampar di dasar laut, danau, sungai, atau rawa; sedimen
  118. endapan abisal lapisan lumpur atau tanah di dasar laut pada kedalaman 2.200–5.500 m
  119. endogen berasal dari dalam; bersumber dari kekuatan di dalam bumi, seperti pembentukan gunung api
  120. energi geotermal panas yang terdapat di dalam bumi yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik
  121. eon kesatuan jangka waktu sepanjang satu miliar (109) tahun
  122. eosen salah satu zaman geologi (40–60 juta tahun yang lalu)
  123. epitermal berkenaan dengan panas yang berasal dari pusat gunung berapi
  124. erosi pengikisan permukaan bumi oleh tenaga yang melibatkan pengangkatan benda-benda, seperti air mengalir, es, angin, dan gelombang atau arus
  125. erupsi letusan gunung api
  126. erupsi semburan sumber minyak dan uap panas
  127. estuari perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dengan air tawar
  128. estuari muara sungai berbentuk corong yang melebar ke arah laut karena pengaruh pasang
  129. estuari perairan terlindung yang kemasinannya berbeda dengan jelas apabila dibandingkan dengan kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yang ditandai dengan fluktuasi kemasinan dibandingkan dengan air payau atau danau asin yang mempunyai kadar garam tetap
  130. estuari baji garam estuari yang terbentuk dari air tawar yang mengapung karena perbedaan kadar garam antara air tawar dan air laut; estuari positif
  131. estuari dataran pesisir estuari yang terbentuk oleh banjir yang disebabkan naiknya permukaan laut
  132. estuari negatif estuari dengan penguapan yang tinggi dan masukan air tawar yang rendah sehingga air asin yang masuk pada permukaan menguap dan menjadi hipersalin, kemudian tenggelam dan mengalir keluar sebagai arus dasar
  133. estuari positif estuari dengan masukan air tawar yang besar dan penguapan yang kurang sehingga air tawar mengalir keluar sebagai arus permukaan dan air asin masuk sebagai arus dasar; estuari baji garam
  134. estuari tektonik estuari yang terbentuk oleh aktivitas tektonik yang mengakibatkan turunnya permukaan tanah yang kemudian digenangi air laut pada saat pasang
  135. felspar salah satu mineral pembentuk batuan
  136. firn salju yang telah membutir dan padat karena berbagai proses pencairan dan pembekuan ulang serta sublimasi
  137. fisiografi cabang ilmu geografi yang mempelajari suatu wilayah berdasarkan segi fisiknya, seperti garis lintang, garis bujur, posisi dengan wilayah lainnya, batuan dalam bumi, relief permukaan bumi, dan hal-hal yang berkaitan dengan laut
  138. formasi seperangkat lapisan atau strata yang memiliki ciri litologis yang sama dan mengandung sisa-sisa kehidupan (fosil) yang sama pula
  139. freatik letusan hidrotermal akibat tekanan air yang besar dari dalam bumi
  140. fumarol kawah lubang di daerah vulkanis yang mengeluarkan gas bercampur uap
  141. fyord celah sempit yang jauh masuk ke darat (sering kali bercabang atau berbentuk U) di pantai daerah pegunungan yang curam dan berbatu-batu (misalnya di pantai Norwegia)
  142. gabro batuan beku basa berwarna kehitam-hitaman
  143. gambut terbenam gambut yang terdapat di daerah genangan air pasang yang membawa lumpur, membentuk tanah yang cukup tinggi atau tebal
  144. garis agonik garis pada peta yang ditarik melalui semua tempat yang tidak mempunyai deklinasi
  145. garis aklinis garis yang menunjukkan kedudukan titik-titik di permukaan bumi yang mempunyai inklinasi magnetis bumi sama dengan nol; ekuator magnetis
  146. garis balik selatan garis 23,50° Lintang Selatan yang merupakan batas yang paling selatan lintasan semu matahari
  147. garis bujur garis khayal yang ditarik dari Kutub Utara ke Kutub Selatan (untuk menentukan lokasi suatu tempat yang ditentukan dari garis meridian nol Greenwich); meridian
  148. garis isogonik garis pada peta yang ditarik melalui semua tempat yang mempunyai deklinasi kompas
  149. garis isoklin garis pada peta yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai inklinasi magnet yang sama
  150. garis isoseismik garis yang menghubungkan titik intensitas gempa yang sama; garis lengkung tertutup di sekeliling episentrum
  151. garis kontur isohipse
  152. garis lintang garis khayal yang melingkari bumi, sejajar dengan garis khatulistiwa, baik yang ada di selatan (garis Lintang Selatan) maupun di sebelah utara (garis Lintang Utara), penting untuk mengetahui keadaan iklim dan letak geografis suatu tempat; garis paralel
  153. garis paralel garis lintang
  154. garis salju garis (batas) ketinggian tertentu yang saljunya tidak pernah cair pada musim panas atau musim kemarau
  155. garis salju tua garis atau daerah sempit yang menjadi batas antara penggundukan gletser dan daerah ablasi
  156. gas alam cair gas alam yang dicairkan sehingga mudah diangkut
  157. gelombang pasang gerakan yang menggelembung pada permukaan laut dan menimbulkan gempuran dahsyat di tepi pantai
  158. gemologi cabang geologi tentang seluk-beluk batu permata
  159. gempa guncangan; gerakan (bumi)
  160. gempa peristiwa alam berupa getaran atau gerakan bergelombang pada kulit bumi yang ditimbulkan oleh tenaga asal dalam; gempa bumi
  161. gempa tektonik gempa yang berkaitan dengan (disebabkan oleh) pergeseran tanah
  162. gempa vulkanik gempa yang disebabkan oleh gunung berapi
  163. genesis asal mula pembentukan batuan atau mineral
  164. geodinamik berkaitan dengan geodinamika
  165. geodinamika cabang geologi tentang proses yang terjadi pada lapisan atau bagian dalam bumi dan gaya-gaya yang bekerja di dalamnya
  166. geodinamo proses kinesis perubahan cairan perut bumi menjadi energi magnetis
  167. geognosi pengkajian struktur bumi
  168. geografi fisik cabang ilmu geografi tentang ciri-ciri dan sifat-sifat permukaan bumi, atmosfer, iklim, dan sebagainya
  169. geografi maritim cabang geografi tentang permukaan bumi, khususnya yang berkaitan dengan lautan, daratan yang berbatasan langsung dengan penduduknya, dan hubungan timbal balik antara penduduk dan lingkungan laut itu
  170. geokronometri pengukuran umur batuan, mineral, dan rangkaian batuan atau peristiwa, seperti letusan gunung berapi
  171. geosfer bagian terpadat bumi yang sebagian besar kandungannya merupakan bebatuan dan regolit
  172. geosinklin penurunan berupa cekungan yang panjang dan luas dalam kerak bumi yang terjadi karena akumulasi deposit sedimen yang tebal
  173. girasol batu opal berwarna bara
  174. gisik jalur yang agak miring di tepi laut yang terentang di antara garis muka laut rendah dan medan yang sudah bercorak lain (tebing curam dan sebagainya)
  175. glasiolog peneliti es
  176. gletser lapisan besar es yang bergerak turun perlahan-lahan di lereng gunung atau di dataran
  177. gradasi penyusutan dan perataan bumi yang disebabkan oleh peristiwa erosi, pengangkutan, dan pengendapan
  178. gravimeter alat untuk mengukur gaya tarik bumi
  179. gravitasi kekuatan (gaya) tarik bumi
  180. gravitasi proses gaya tarik bumi
  181. gravitasi gaya berat suatu benda
  182. habitat tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan, hewan, dan manusia dengan kondisi tertentu pada permukaan bumi
  183. helektit stalaktit berbentuk seperti bunga karang terbalik
  184. hemisfer belahan bumi (bagian utara dan selatan) menurut garis khatulistiwa
  185. hialit jenis batu opal yang tidak berwarna
  186. hidrotermal berkaitan dengan air panas yang biasa dipakai dalam pembentukan logam melalui pemanasan (dengan cairan panas yang naik dari magma yang mendingin)
  187. hipogen terbentuk (terjadi) dari pembekuan magma pijar jauh di bawah tanah, misalnya plutonik
  188. holosen periode geologis sesudah pleistosen terakhir, ditandai oleh susutnya es di daerah kutub dan pegunungan tinggi, naiknya permukaan air laut, dan terjadinya pengendapan; aluvium
  189. horizon cakrawala
  190. hujan darah endapan cair berwarna merah yang turun dari udara dan memberi bekas merah pada tanah yang disebabkan oleh partikel yang terdapat di dalam butir air hujan dan berasal dari daerah gurun
  191. hujan ekuinoks hujan yang turun secara teratur di sebagian besar daerah khatulistiwa pada saat-saat daerah itu mengalami siang dan malam hari yang sama panjangnya
  192. iktiolit ikan yang telah punah dan memfosil
  193. inklinasi penyimpangan kedudukan sumbu bumi terhadap bidang datar sebesar 23,5 dan membentuk bidang ekliptika
  194. interglasial terjadi atau terbentuk di antara dua waktu glasial, yaitu ketika lapisan es hanyut dari kedua daerah kutub yang tertutup es dan terjadi perubahan iklim dengan meningginya permukaan laut
  195. intertidal daerah antara pasang tertinggi dan surut terendah di pantai
  196. intrusi penerobosan magma ke dalam batuan atau di antara batuan lain; perembesan air laut dan sebagainya ke dalam lapisan tanah sehingga terjadi percampuran air laut dengan air tanah
  197. isobat garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama kedalaman lautnya
  198. isoflor garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai flora yang sama
  199. isohalin garis pada peta yang menghubungkan tempat atau laut yang mempunyai kadar garam yang sama
  200. isohiet garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai jumlah curah hujan yang sama dalam satu periode
  201. isohipse garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama tinggi di atas permukaan laut
  202. jadayat garis lintang selatan bumi (23½ derajat)
  203. jura zaman kedua dalam masa Mesozoikum (antara 180 dan 185 juta tahun yang lalu)
  204. kabut uap air sebagai hasil kondensasi yang masih dekat dengan tanah yang terjadi karena peristiwa pemanasan atau pendinginan udara, biasanya menyebabkan jarak pandang di permukaan bumi berkurang
  205. kadar air nisbah yang dinyatakan dalam persentase antara air dalam tanah, batuan (jenuh atau tidak jenuh) dan jumlah volume atau bobot percontoh
  206. kaksa bijih timah yang terdapat di dasar lembah
  207. kaldera kawah gunung berapi yang sangat luas, terjadi karena peledakan atau runtuhnya bagian puncak gunung berapi
  208. kambrium zaman geologi tertua dalam masa Paleozoikum (550–600 juta tahun yang lalu)
  209. kancah apung kancah penguap yang terapung di air
  210. kancah benam kancah penguap yang terbenam di dalam tanah
  211. karbonado intan yang berwarna hitam (dipakai untuk memotong kaca atau sebagai mata bor); intan hitam; intan karbon
  212. karst daerah yang terdiri atas batuan kapur yang berpori sehingga air di permukaan tanah selalu merembes dan menghilang ke dalam tanah (permukaan tanah selalu gundul karena kurang vegetasi)
  213. kawah bagian puncak gunung berapi berbentuk lekukan besar yang dilewati bahan letusan
  214. kecubung batu kuarsa, warnanya bervariasi dari warna cerah sampai gelap, digunakan sebagai batu mulia
  215. kemerosotan tanah proses erosi secara geologi yang dapat terjadi tanpa campur tangan manusia
  216. kerak bumi kulit bumi terluar yang keras; lapisan terluar bumi yang padat
  217. kerakal endapan batuan bulat dengan garis tengah antara 10–15 mm
  218. kerikil endapan batuan yang komponennya bulat, biasanya bercampur dengan tanah liat dan pasir
  219. kerpubesi senyawaan besi dan belerang (menyerupai emas)
  220. klasifikasi lahan klasifikasi unit tanah berdasarkan karakteristik kesesuaian relatif dalam beberapa penggunaan tertentu
  221. klimatologi ilmu tentang sebab terjadinya, ciri, dan pengaruh iklim terhadap bentuk fisik dan kehidupan di berbagai negeri yang berbeda; ilmu tentang iklim
  222. klimograf sajian grafis mengenai perbedaan pelbagai jenis iklim
  223. klimosekuen rangkaian tanah yang berbeda satu sama lain, terutama disebabkan oleh iklim yang merupakan faktor pembentuk tanah
  224. klinometer alat untuk mengukur ketinggian atau kemiringan lereng gunung, bagian bangunan, dan sebagainya
  225. koluvium pecahan batu dan bahan tanah yang terhimpun dalam dasar lereng yang curam karena hukum gaya tarik (gravitasi)
  226. konfigurasi bentuk horizontal dan vertikal bagian bumi
  227. konglomerat batuan sedimen yang dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan; bergaris tengah lebih dari 4 mm dan yang tersemen, membentuk massa yang padu
  228. konsistensi ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan
  229. konsistensi derajat kohesi atau adhesi massa tanah
  230. konveksi gerak udara, air, atau cairan lain dengan arah vertikal
  231. koregistrasi penyelarasan terhadap beberapa citra radar karena terjadi distorsi yang menyebabkan pergeseran pada data citra
  232. krisoberil batu permata hijau kekuningan dengan susunan kimia berilium silikat
  233. kristal unsur pembentukan batuan yang atomnya tersusun dan terikat oleh kekuatan intermolekuler sehingga menjadi padat
  234. kronosekuen rangkaian tanah yang sifatnya berdekatan, tetapi berbeda satu dengan yang lain akibat pengaruh waktu sebagai faktor pembentuk tanah
  235. kuarter zaman geologi terakhir (keempat), meliputi dua hingga tiga juta tahun terakhir dari sejarah bumi
  236. lading ladu2
  237. ladu abu panas gunung api yang dibawa angin, dan membahayakan bagi kehidupan yang dilaluinya; awan panas; lahar; lading3
  238. laguna danau air asin dekat pantai yang dahulu merupakan bagian laut (yang dangkal), yang karena peristiwa geografi terpisah dari laut
  239. lahar dingin endapan bahan lepas (pasir, kerikil, lapili, bongkah batu, dan sebagainya) di sekitar lubang kepundan gunung api yang bercampur air hujan dan meluncur memasuki lembah dan sungai (ketika hujan turun); lahar hujan
  240. lakolit batuan beku berbentuk kubah, terbentuk di antara dua lapisan batuan sedimen yang lebih tua karena intrusi magma
  241. lakustrin berkenaan dengan danau atau tumbuh (terbentuk) dalam danau
  242. lalang endapan permukaan yang dihasilkan oleh arus air atau arus udara
  243. lalang es gerakan badan (gugus) es dalam danau atau waduk, yang disebabkan oleh angin atau arus
  244. langgah lubang dalam di daerah kapur tempat air masuk ke bawah permukaan tanah; ponor
  245. lantung kotoran, endapan, atau lumpur yang mengandung minyak
  246. lapili bahan hasil letusan gunung api berupa butiran bergaris tengah 2–50 mm, terdiri atas kepingan lava berongga yang kaku atau membundar
  247. lapisan akuifer lapisan kulit bumi yang menahan air, berpori, terletak di antara dua lapisan kedap air
  248. laterit tanah yang kemerah-merahan yang mengandung batu bara, zat besi, aluminium, dan sebagainya
  249. latosol larutan tanah tropis yang berwarna merah dan kuning yang memiliki kandungan tanah liat lebih dari 60%
  250. lawina tumpukan salju atau massa bahan (batu, tanah, dan sebagainya) yang karena gaya gravitasi pada lereng pegunungan runtuh secara mendadak
  251. lawina dasar lawina yang terdiri atas salju, es, dan puing es yang turut runtuh
  252. lawina serbuk lawina yang terdiri atas salju yang gembur dan halus
  253. lempeng bagian kulit bumi (dengan ketebalan antara 50 dan 250 km) yang hampir tegar, tetapi masih dapat bergerak
  254. lempung partikel tanah yang garis tengahnya 0,005 mm
  255. lempung batuan berwarna, terutama terdiri atas butir halus silikat alumina berair sebagai hasil pelapukan batuan felspar dan batuan silikat alumina lain
  256. lereng benua bagian benua di bawah permukaan laut yang berbentuk lereng, mulai dari ujung landaian benua sampai dataran abisal
  257. lingkar bumi lingkaran keliling bumi yang terpanjang; lingkar khayal yang ditarik mengelilingi bola bumi tepat di pertengahan antara Kutub Utara dan Kutub Selatan; lingkaran ekuator
  258. lintang garis atau lingkaran yang dibuat dari arah timur ke barat pada peta bumi dan globe sebagai salah satu ordinat untuk menentukan letak tempat pada permukaan bumi
  259. lintang selatan koordinat untuk menentukan tempat suatu titik pada suatu bulatan yang merupakan jarak lengkung dan terletak di sebelah selatan garis ekuator yang ditarik pada bulatan itu
  260. lintang utara koordinat untuk menentukan tempat suatu titik pada suatu bulatan yang merupakan jarak lengkung dari titik tersebut dan terletak di sebelah utara garis ekuator
  261. lipatan peristiwa terjadinya pergeseran pada permukaan bumi yang menjadikan permukaan bumi melekuk atau melipat
  262. litifikasi proses perubahan material sedimen menjadi batuan sedimen yang padat
  263. litosfer lapisan batuan yang menjadi kulit atau kerak bumi
  264. lubang langgak tempat air menghilang di daerah batu gamping
  265. mafik berkaitan dengan mineral berwarna gelap atau batuan yang kandungan magnesium dan besinya tinggi
  266. magma lelehan batuan pada kerak bumi yang sangat panas
  267. magnetit bijih besi hitam yang mempunyai sifat magnet
  268. mantel bagian terbesar dari lapisan kulit bumi yang terdapat di antara inti dan kerak bumi
  269. mantel lapisan batuan lepas pada permukaan bumi yang merupakan bahan dasar bagi pembentukan tanah
  270. margalit tanah yang mengandung batuan kapur
  271. meander kelokan sungai yang terdapat di sepanjang alirannya sebagai akibat pengikisan dan pengendapan
  272. medan batas sentuhan antara dua massa udara yang berbeda keadaannya
  273. medan dingin daerah pertemuan massa udara yang timbul ketika massa udara dingin menyusup di bawah massa udara panas sehingga massa udara panas terangkat, lalu mengalami kondensasi, membentuk awan, dan dapat mengakibatkan turunnya hujan
  274. medan panas daerah pertemuan massa udara yang timbul ketika massa udara panas mendesak massa udara dingin sehingga massa udara panas terangkat, lalu mengalami kondensasi, membentuk awan, dan dapat mengakibatkan turunnya hujan
  275. mengindra mengukur berbagai sifat fisik benda dengan cara tidak menyentuhnya
  276. meridian lingkaran khayal pada permukaan bumi, dibuat pada peta dan bola dunia sebanyak 180 buah dengan jarak satu derajat antara satu dan lainnya, yang berpotongan dari kutub utara dan kutub selatan, digunakan untuk menetapkan letak tampak pada permukaan bumi dengan arah timur-barat satuan derajat; garis bujur
  277. meridian geografis garis khayal yang melalui titik tertentu pada permukaan bumi yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan bumi
  278. Mesolitik Mesolitikum
  279. mesolitikum masa peralihan dalam Zaman Batu (prasejarah) antara Paleolitikum (Zaman Batu Tua) dan Neolitikum (Zaman Batu Baru)
  280. mesometeorologi cabang meteorologi tentang keadaan meteorologi dalam skala menengah, luas wilayah, biasanya hanya beberapa puluh kilometer persegi
  281. mesozoikum kala tengah dalam sejarah perkembangan bumi beserta segala hal yang hidup di bumi, kira-kira 200 juta sampai 65 juta tahun yang lalu
  282. metamorfisme perubahan struktur batuan oleh pengaruh luar (misalnya panas, dingin, basah, kering)
  283. mikrokristalin butiran kristal yang sangat halus sehingga tidak dapat dibedakan, berukuran kurang dari 1 mm
  284. mineral besi mineral yang sebagian besar komposisinya mengandung besi
  285. mineral liat mineral berkristal yang didapatkan dalam tanah atau endapan kerak bumi
  286. monoklinal mempunyai atau berkaitan dengan inklinasi wajib tunggal
  287. monolit bongkahan batu besar yang sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu
  288. morfografi aspek geomorfologi yang menyatakan bentuk dan ukuran dari suatu ketampakan di permukaan bumi, misalnya bentuk lereng cembung, bentuk lembah seperti huruf V
  289. morfologi struktur luar dari batu-batuan dalam hubungan dengan perkembangan ciri topografis
  290. morfometri aspek geomorfologi yang menyatakan ukuran dari ketampakan, misalnya kemiringan lereng sebesar 15%, panjang lereng 10 meter
  291. napal batuan yang terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
  292. nefrit batu mulia yang bening atau buram, ada yang hijau muda, hijau tua, atau cokelat; batu giok
  293. neozoikum kala termuda dalam sejarah perkembangan bumi beserta segala hal yang hidup di bumi kira-kira mulai 70 juta tahun yang lalu sampai sekarang
  294. nimbostratus lapisan awan yang keabu-abuan, sering gelap diiringi hujan air atau salju yang terus-menerus dan umumnya sampai ke permukaan tanah, lapisan ini cukup tebal sehingga menutupi matahari
  295. oolit batuan yang terdiri atas butiran bulat kecil, biasanya dari gabungan kalsium karbonat
  296. ozokerit lilin mineral berwarna cokelat tua yang mengandung bahan mineral dan minyak
  297. paleofitik periode masa sejarah geologi antara perkembangan ganggang dan munculnya paku-pakuan untuk yang pertama kali
  298. paleogeografi penyelidikan geografis tentang zaman lampau
  299. paleoklimatologi ilmu tentang iklim sepanjang masa sejarah geologi bumi
  300. paleolimnologi ilmu tentang sejarah geologi dan perkembangan danau atau laut pedalaman
  301. Paleolitikum zaman purba yang berlangsung dari 750.000 tahun sampai dengan 15.000 tahun yang lalu, ditandai oleh pemakaian alat-alat serpih; Zaman Batu Tua
  302. paleosinekologi ilmu tentang ekologi populasi atau komunitas fosil
  303. paleosoenosis himpunan makhluk fosil yang merupakan suatu komunitas terpadu dalam sejarah geologi
  304. paleosol tanah fosil yang terbentuk di bawah pengaruh keadaan lingkungan masa purba dan dapat dikenali dari morfologi profilnya
  305. paparan dasar laut yang datar dan dangkal
  306. parga daerah yang tertutup kapur
  307. pasir karang deposit yang terbentuk di sekitar koloni organisme karang, terdiri atas fragmen “rumah” karang
  308. pasir kuarsa pasir yang mengandung kuarsa atau silika; pasir silika; pasir putih
  309. pasir malang pasir yang berasal dari lava gunung berapi, berongga halus, ringan, dan berpori
  310. pasir putih pasir kuarsa
  311. pasir silika pasir kuarsa
  312. pasir vulkanik pasir yang mengandung material vulkanis
  313. pelepasan pengurangan atau penghilangan awan, baik secara alami maupun secara buatan
  314. pembalikan percampuran air danau secara menyeluruh yang terjadi jika pelapisan tanah hilang dari air
  315. penampang seismik rekaman yang diperoleh dari survei eksplorasi seismik
  316. pendepositan proses terjadinya deposit
  317. pengendapan peletakan bahan padat yang terbawa dari tempat jauh oleh sungai, angin, gletser, air laut
  318. pengikisan situasi saling mengikis; erosi
  319. penginti yang menjadikan sebagai inti
  320. perairan darat kumpulan air yang terdapat di daratan, seperti sungai, danau, rawa, dan air tanah
  321. perairan laut wilayah permukaan bumi yang tertutupi oleh air asin
  322. perairan payau perairan yang mengandung campuran antara air asin dan air tawar
  323. perairan tawar wilayah permukaan bumi yang tertutupi oleh air tawar
  324. perairan terbuka perairan yang luas dan tidak terlindungi oleh tumbuhan
  325. perairan teritorial perairan sejauh jarak tertentu dari pantai, ditetapkan oleh satu negara untuk dijadikan bagian daerah kekuasaannya
  326. perbukitan daerah berbukit-bukit dengan relief yang besar yang ketinggiannya kurang dari 600 m
  327. percepatan tingkat pertambahan kecepatan, biasanya dicatat dalam gravitasi (G), kecepatan jatuh ke bumi setiap benda dalam keadaan hampa udara (sekitar 32 kaki/detik)
  328. perintian kegiatan untuk memperoleh percontoh berbentuk inti, dilakukan dengan menggunakan alat bor
  329. perlit (bahan) gelas vulkanis
  330. perlit batu silika yang dipanaskan dengan suhu tinggi, memiliki daya serap air cukup tinggi, biasa digunakan sebagai media tanam
  331. persekat lapisan, formasi, atau kelompok formasi yang jenuh, yang melepaskan sedikit air ke selokan, sumur, mata air, dan rembesan
  332. peta geologi sistematik peta yang berisi data geologis
  333. peta geologi tematik peta geologi yang berisi informasi potensi sumber daya mineral, energi, air tanah, bentang alam, dan kerawanan bencana
  334. peta geologis peta yang memuat data dan informasi geologi suatu daerah atau wilayah
  335. petrofisika ilmu tentang karakteristik fisik dan perilaku batuan
  336. petrogenesis asal, formasi, dan sejarah batuan
  337. petroglif gambar prasejarah yang dibuat pada batuan
  338. petrografik berkaitan dengan petrografi
  339. petrologi ilmu tentang asal muasal, sejarah terjadinya bentuk, komposisi kimia, dan klasifikasi batuan
  340. piroksen salah satu mineral pembentuk batuan (umumnya berwarna gelap)
  341. plagioklas salah satu mineral pembentuk batuan (warnanya keputih-putihan)
  342. plaser endapan tanah atau batu kerikil yang berisi bagian-bagian kecil dari emas, platina, dan sebagainya yang dapat didulang
  343. plato dataran tinggi yang luas dengan lembah dan bukit di sana sini akibat pengikisan
  344. pleistosen kala terakhir periode geologis yang disebut zaman es, yaitu pada waktu daerah-daerah dekat kutub dan pegunungan tinggi diliputi lapisan es; bagian awal dari zaman kuarter; zaman diluvium
  345. pleistosen batu-batuan yang berasal dari zaman itu
  346. pleistosen zaman dalam sejarah perkembangan kulit bumi kira-kira dua juta tahun yang lalu sampai sekarang
  347. plintit jenis lempung merah
  348. pliosen zaman dalam sejarah perkembangan kulit bumi, kira-kira 16 juta sampai dengan 4 juta tahun yang lalu
  349. pliosen bagian akhir dari zaman tersier
  350. pliosen batu-batuan yang berasal dari zaman tersier
  351. plutonik terbentuk dari pembekuan magma pijar dalam perut bumi
  352. porfiria batuan beku terdiri atas kristal ukuran sedang atau besar yang tertata dalam matriks butiran halus
  353. poros bumi garis yang bersifat khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan tempat bumi berputar pada posisi yang tetap
  354. posibilisme teori yang menyatakan bahwa meskipun lingkungan telah menetapkan kendala atau batasan tertentu, tetapi budaya ditentukan oleh kondisi sosial
  355. presipitasi proses pengendapan, baik dari dalam larutan maupun dari udara permukaan ke permukaan bumi
  356. rambun hujan yang jatuh berupa butiran es dengan garis tengah antara 5–50 mm atau lebih, baik secara lepas maupun dalam kumpulan yang berbentuk gumpalan tidak teratur
  357. regresi penyusutan luas (air) laut yang disebabkan oleh faktor tertentu
  358. rekristalisasi proses pengkristalan kembali suatu mineral dari larutan kimia yang berasal dari pelarutan sedimen
  359. remah konsistensi tanah yang bersifat mudah pecah
  360. retas tubuh batuan beku yang menerobos dengan memotong batuan lain
  361. rijang batuan keras dan pejal terdiri atas asam (biasanya terdapat dalam batu gamping dipakai untuk pemantik api)
  362. rongga pori tanah rongga yang terdapat di antara partikel tanah
  363. sabo sistem pengendalian erosi, sedimentasi, banjir lahar, dan tanah longsor
  364. salinisasi proses berakumulasinya garam yang terlarut di dalam tanah
  365. sedimen benda padat yang diendapkan oleh air atau es
  366. sedimenter terbentuk atau terjadi karena endapan, seperti batu kaporit, batu pasir, dan sebagainya yang merupakan karang sedimenter
  367. sembul bongkaran kerak bumi yang terangkat (bentuknya memanjang yang pada sisinya dibatasi sesaran)
  368. serpih batuan berasal dari endapan tanah liat (mudah pecah)
  369. sesaran rengkahan atau retakan pada kulit bumi yang terjadi akibat gaya endogen yang menekan dari dalam bumi; rekahan yang terjadi akibat pergeseran dua sisi yang satu terhadap yang lain
  370. sial lapisan batuan atas kerak bumi yang kaya akan silika dan alumina, dapat menghasilkan magma granit; lapisan granit; silika alumina
  371. silt sedimen yang diendapkan oleh air
  372. sima lapisan bawah kerak bumi, terdiri atas batuan yang kaya akan silika dan magnesia, merupakan sumber untuk magma basal; silika magnesia
  373. singkapan bagian batuan yang tampak di permukaan bumi
  374. singkapan bagian formasi batuan bijih atau bahan galian berharga yang dekat ke permukaan, biasanya tersingkap atau tertutup oleh lapisan penutup yang tipis
  375. sinklin lembah lipatan dari lapisan kulit bumi
  376. sirke lembah yang agak curam berbentuk tempayan di lereng gunung bekas tempat gletser
  377. skala Richter skala yang digunakan untuk memperlihatkan besarnya kekuatan gempa
  378. skala waktu geologi sistem waktu kronologis yang digunakan untuk menjelaskan waktu dan hubungan antarperistiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi, ditampilkan dalam bentuk tabel periode geologi
  379. solum bagian atas tanah yang sebagian besar telah mengalami pelapukan
  380. stratigrafi geologi yang menelaah tentang lapisan batuan
  381. stratigrafi susunan lapisan batu-batuan dalam kulit bumi
  382. stratum lapisan batuan atau tanah yang setiap lapisannya dapat dibedakan satu dari yang lain karena proses pembentukannya, umurnya, susunannya
  383. stratum lapisan batuan sedimen yang dapat dibedakan dengan jelas dari lapisan di atas dan di bawahnya melalui ciri-cirinya yang khas (komposisi, fosil) dalam keadaan aslinya, dan yang selalu bersifat horizontal
  384. subirigasi sistem saluran pengairan di bawah tanah
  385. subirigasi bagian dari suatu sistem saluran pengairan yang lebih besar
  386. sumbu bumi garis lurus dari titik Kutub Utara ke titik Kutub Selatan; poros bumi
  387. sumur bangunan hidraulis berupa lubang yang digali ke dalam bumi yang memungkinkan penyadapan air secara ekonomis dari akuifer
  388. sumur artesis sumur artois
  389. superbenua daratan tunggal yang sangat luas yang menurut hipotesis merupakan gabungan dari seluruh lempeng benua yang ada sekarang
  390. survei aeromagnetik survei yang dilakukan dari atas udara, biasanya digunakan untuk mengetahui titik-titik eksplorasi bahan tambang dan untuk membuat peta geologis
  391. tabir udara metode untuk menahan meluasnya tumpahan minyak di lautan dengan cara menyalurkan udara melalui pipa sehingga air terdorong ke atas dan mencegah ikan memasuki perairan yang tercemar
  392. talam tampung daerah penampungan air hujan yang jatuh di daerah itu, kecuali sebagian air yang hilang karena penguapan, yang membentuk sungai yang mengalirkan air itu ke danau atau laut
  393. tanah genting tanah sempit yang menghubungkan dua bagian daratan yang lebih luas
  394. tanah kritis tanah yang mengalami erosi secara parah dan menuju ke ketandusan
  395. tektit butiran mirip kaca yang diduga berkaitan dengan meteorit
  396. tektogenesa terjadinya pergeseran tempat batuan di dalam bumi
  397. tektonik proses gerakan pada kerak bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, retakan, patahan sehingga berbentuk tinggi rendah atau relatif pada permukaan bumi
  398. teraformasi proses modifikasi hipotetis yang dilakukan secara sengaja terhadap atmosfer, temperatur, ekologi atau topografi permukaan agar serupa dengan biosfer bumi sehingga dapat dihuni oleh manusia
  399. terumbu dangkalan di laut (yang tidak terlalu luas), terjadi dari gundukan batuan, seperti gamping atau koral, sering kelihatan apabila air surut
  400. tras tanah yang berasal dari letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yang dicampur dengan kapur
  401. tukun batu (karang) di bawah permukaan air laut (tidak kelihatan sehingga berbahaya untuk kapal)
  402. virga hujan yang turun sedikit sekali dan menguap sebelum sampai ke bumi
  403. xenolit potongan batuan di dalam batuan jenis lain
  404. zaman tersier zaman sebelum kuarter yang meliputi 65 juta tahun sebelum Masehi
  405. zona afotik zona laut yang paling dalam, gelap gulita sepanjang waktu, umumnya mempunyai kedalaman lebih dari 1.000 m
  406. zona disfotik zona laut bagian tengah yang redup sehingga sulit untuk terjadi fotosintesis
  407. zona intertidal area antara zona pasang tertinggi dan surut terendah

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan percetakan: (Percetakan/Grafika)

  1. acuan cetak bingkai atau pelat berisi teks dan/atau gambar yang akan dicetakkan pada bahan cetak
  2. algrafi proses mencetak dengan menggunakan lempeng aluminium
  3. amplop kabinet amplop panjang dengan bukaan di belakang berbentuk segitiga, biasanya digunakan untuk surat resmi
  4. atak komposisi; tata letak
  5. atak tata letak huruf yang akan dicetak
  6. blok buku setumpuk kuras dalam urutan yang merupakan seluruh isi buku, dijilid bersama atau terpisah dengan sampulnya
  7. blok buku bagian sisi buku berupa halaman atau kuras yang telah disusun berurut dan dijahit
  8. bobot derajat warna hitam pada huruf cetak (mulai dari yang sangat tipis warna hitamnya sampai dengan yang hitam sekali)
  9. cacah lubang pembuatan lubang-lubang kecil berbentuk bundar, lonjong, dan sebagainya secara berderet pada kertas untuk keperluan tertentu; perforasi
  10. catatan kata di dalam sebuah buku yang masih perlu dijelaskan (kata itu diberi tanda yang diulang pada tempat lain dan di belakang tanda diberi penjelasan, biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada teksnya)
  11. cermin balik cermin datar yang dipasang pada susunan objektif dan digunakan untuk mendapat bayangan terbaca (dilihat dari bayangan emulsi) dari hasil pemotretan
  12. cetak awal cetakan dengan atau tanpa tinta yang masih akan ditumpangi cetakan warna lain
  13. cetak awal terbitan pendahuluan sebuah artikel atau karya tulis lain yang akan diterbitkan dalam bentuk buku
  14. cetak balik cetakan yang huruf atau gambarnya putih di atas latar hitam atau warna hurufnya terang
  15. cetak balikan cetakan pada bagian belakang lembaran
  16. cetak buta cetakan tanpa tinta; cetak timbul
  17. cetak cahaya sistem cetak dengan menggunakan cahaya yang memakai acuan kaca
  18. cetak coba lembar cetakan permulaan dari susunan huruf di dalam dulang (galai) untuk mengetahui benar salahnya susunan huruf, yang harus dikoreksi sesuai dengan naskahnya
  19. cetak coba benda tiruan yang dipakai sebagai contoh majalah, buku, dan sebagainya yang akan diterbitkan
  20. cetak coba bersih cetak coba yang hanya sedikit atau tidak ada kesalahannya
  21. cetak dalam sistem cetak dengan pelat, bagian yang gambarnya dietsa ada di bawah permukaan
  22. cetak datar sistem cetakan dengan acuan atau pelat yang gambarnya sama tinggi dengan permukaan; litografi
  23. cetak dupleks cetak dua warna yang dibuat dari model satu warna dengan warna yang kedua dipakai sebagai warna dasar
  24. cetak oplah pencetakan sejumlah pesanan yang telah ditentukan
  25. cetak perada proses cetak memakai tepung (serbuk) warna emas atau perak
  26. cetak timbul cara mencetak dengan tidak menggunakan tinta yang karena tekanan cetak, hasilnya agak menonjol berbentuk relief
  27. cetakan datar cetak datar
  28. contoh bentuk contoh rancangan tata letak huruf, klise, dan sebagainya
  29. contoh huruf jenis atau model huruf menurut penyebutannya
  30. cupak alat dari kain atau semacamnya berbentuk lipatan-lipatan yang kedap cahaya dan/atau kedap udara, dipakai pada kamera atau alat untuk mengembus udara
  31. cuping sudut atau kiri dan/atau kanan pada halaman pertama surat kabar
  32. densometer alat untuk menetapkan keporian atau porisitas kertas
  33. diapositif gambar fotografi positif di atas alas bening, digunakan sebagai bias yang diproyeksikan
  34. diode alat yang terdiri atas dua elemen dan digunakan sebagai pengarah arus
  35. dumi cetak coba
  36. film lembaran plastik yang digunakan sebagai media transfer teks atau gambar pada saat pembuatan pelat cetak
  37. foto negatif film fotografi yang intensitas warna yang terjadi pada film berbanding terbalik dengan intensitas warna sebenarnya
  38. gama derajat kekontrasan film dalam fotografi
  39. gama mikrogram
  40. garis bentuk garis tipis yang terbentuk pada sistem cetak langsung karena tekanan berat dan tinta encer (pada cetak tinggi) yang mengikuti gambar huruf
  41. garis bentuk garis yang menentukan batas atau membatasi bentuk gambar; kontur
  42. garis berat garis-garis kasar dalam klise atau pengetsaan
  43. garis cacah lubang garis pada kertas yang sepanjangnya dilubangi secara berderet sehingga kertas mudah disobek melalui garis itu; garis perforasi
  44. garis perforasi garis cacah lubang
  45. hak terbit hak seorang penulis atas penerbitan karya tulisnya
  46. halaman belakang halaman terakhir surat kabar dan sebagainya
  47. halaman cetak bagian halaman dengan ukuran tertentu yang memuat cetakan
  48. halaman depan halaman permulaan sebuah buku sebelum bab pertama
  49. halaman depan halaman pertama surat kabar dan sebagainya yang memuat berita penting atau utama
  50. halaman judul halaman yang berisi judul buku, nama pengarang atau penerjemah, nama penerbit, merek dagang penerbit, dan tahun terbit
  51. halaman prancis halaman setengah judul
  52. huruf kurus huruf sempit yang lebih kecil daripada lebar standar gambar huruf tertentu yang menampakkan rupa sempit
  53. ilustrasi gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya
  54. ilustrasi gambar, desain, atau diagram untuk penghias (halaman sampul dan sebagainya)
  55. ilustrasi (penjelasan) tambahan berupa contoh, bandingan, dan sebagainya untuk lebih memperjelas paparan (tulisan dan sebagainya)
  56. imposisi pengaturan halaman setelah lembaran cetakan dilipat dan dijilid sehingga urutannya tepat
  57. indeks jari bagian tercoak pada pinggir halaman kamus, ensiklopedia dan sebagainya yang setiap coakannya ditulisi huruf pertama dari kata, dibuat untuk memudahkan pencarian kata
  58. intaglio cetakan timbul yang terasa kasar apabila diraba pada tulisan nominal
  59. italik huruf miring; huruf kursif
  60. juru atak orang yang bertugas mengatur pengatakan cerita, artikel, atau gambar pada halaman media cetak
  61. kadar air persentase air yang ada pada pulp, kertas, dan karton, ditetapkan dengan cara mengeringkan contoh uji pada suhu antara 100°C–105°C
  62. kain karet lembaran karet diperkuat dengan tenunan, dipasang pada silinder karet mesin ofset sebagai pemindah gambar dari pelat cetak ke kertas
  63. kalibrasi tanda-tanda yang menyatakan pembagian skala
  64. kapital besar huruf kapital yang berukuran lebih besar daripada huruf kapital biasa
  65. kapital kecil huruf kapital yang berukuran lebih kecil daripada huruf kapital biasa
  66. karbon batang arang yang dipakai pada lampu busur
  67. kasein hasil pengolahan susu yang larut dalam larutan alkali dan asam pekat, mengendap dalam asam lemak, dan tidak larut dalam air, digunakan dalam pembuatan kertas sebagai bahan perekat dan pengikat pigmen pada permukaan kertas cetak seni atau digunakan dalam ofset sebagai bahan peka cahaya dalam pembuatan pelat
  68. klise keping atau pelat berisi gambar yang agak menonjol untuk dicetakkan dengan cetak tinggi
  69. koreksi pembacaan dan pembetulan cetak coba dengan tanda-tanda tertentu untuk menjamin kecocokan cetak coba dengan naskahnya
  70. kuras kertas yang telah dicetak dan sudah dilipat sedikitnya dua kali, merupakan bagian dari buku, biasanya terdapat huruf atau angka pada bagian bawah halaman pertama sebagai pedoman bagi penjilidan
  71. lem dingin perekat untuk penjilidan yang dapat dipakai tanpa dipanaskan
  72. lem panas perekat untuk penjilidan dan hanya dapat dipakai apabila dipanaskan atau dilumerkan
  73. litografi cetak batu; (dalam arti sekarang: cetak ofset)
  74. logotipe kepingan atau pelat yang memuat merek, nama, atau ungkapan yang sering dipakai
  75. mesin kumpul mesin untuk mengumpulkan dan menyusun kertas sesuai dengan urutannya menjadi blok buku
  76. ofset proses cetak buku, koran, dan sebagainya, tinta cetak dari pelat dialihkan dulu ke bahan karet, kemudian baru ke kertas atau bahan cetak lain
  77. ofset gulungan proses cetak ofset yang kertasnya masuk ke dalam mesin cetak dari gulungan kertas
  78. opmak penyusunan jenis huruf dari isi surat kabar, majalah beserta judul-judulnya
  79. ototipi pembuatan bentuk acuan cetak dengan raster dengan cara fotografi
  80. panel papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dari papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yang dipamerkan
  81. pembaca orang yang oleh pencetak diberi tugas membaca cetak coba dengan kopinya untuk meyakinkan bahwa semua pembetulan sudah dikerjakan dengan baik
  82. pembaca orang yang menggunakan bahan bacaan di perpustakaan; anggota perpustakaan yang sering meminjam buku
  83. pembaca pruf pembaca cetak coba; korektor
  84. pengindeks penyusun indeks
  85. pias bagian di keempat pinggiran halaman yang kosong tidak dicetak (atas, muka, bawah, dan belakang)
  86. pika ukuran huruf dari alat cetak yang besarnya 1/6 inci
  87. pruf cetak coba
  88. raster pelat kaca bergaris-garis halus saling menyilang atau bahan lain pada film fotografi yang mengandung pola titik-titik besar kecil menurut jumlah sinar yang melaluinya
  89. register pengaturan acuan atau pelat cetak demikian rupa sehingga yang satu akan tetap berada pada letak atau posisi yang benar terhadap yang lain, misalnya pada cetak warna
  90. rolet alat dengan sebuah roda baja, terdiri atas beberapa baris ketakrataan regular yang digunakan untuk membuat garis-garis butiran kasar
  91. sama naskah instruksi untuk mengeset naskah dengan huruf yang sesuai dengan yang tertulis
  92. simetris mengenai keseimbangan letak unsur cetak 100% terhadap garis poros
  93. skala warna deretan warna dari yang muda sampai dengan warna yang tua, digunakan sebagai bahan pembanding hasil cetak
  94. subskrip tanda pembeda yang dituliskan di bawah huruf
  95. superskrip tanda pembeda yang dituliskan di sebelah atas suatu lambang
  96. xerografi penggandaan bahan cetakan dari film atau kertas dengan menggunakan sinar listrik
  1. ablasi penggabungan (sublimasi, peleburan, penguapan, dan sebagainya) yang memindahkan salju atau es dari permukaan gletser atau medan salju; kikisan
  2. air asli air yang berasal dari dalam bumi yang sebelumnya tidak terdapat sebagai air permukaan
  3. air bebas air yang terkandung dalam bahan galian yang dapat menguap pada suhu kamar selama 24 jam
  4. air fosil air yang terperangkap dalam ruang di antara batuan dan tetap tinggal di batuan itu sejak penimbunan
  5. air freatik air tanah yang terdapat di lajur jenuh dan mempunyai muka air tanah
  6. air garam air yang mempunyai kepekatan garam yang kemasinannya hampir sama dengan kemasinan air laut
  7. air kisi air yang terperangkap dalam pori atau kisi di antara butiran kecil penyusun batuan
  8. air lingkar air yang terdapat dalam pori yang besar-besar yang mengelilingi butiran padat tanih, dan dengan cincin yang berbentuk pada titik sentuhan, menyatu
  9. air magma air yang berasal dari dalam bumi yang sebelumnya tidak berwujud sebagai air atmosfer atau air permukaan
  10. air malihan air yang terdesak dari batuan pada proses pemalihan
  11. air masin air yang mengandung cukup garam yang terlarut sehingga mempunyai rasa mineral tertentu
  12. air primer air yang terdapat dalam suatu batuan sejak waktu pembentukan batuan itu
  13. air purwa air yang tersekap di dalam batuan reservoir atau air laut yang terperangkap di dalam pori batuan sedimen selama masa sedimentasi
  14. air pusar olakan besar dengan kecepatan tinggi dalam suatu aliran
  15. air saput lapisan air yang sangat tipis mengelilingi butiran padat pada titik sentuhnya dengan butiran yang lain membentuk cicin terpisah
  16. air senak air di bagian tertentu sungai, danau, kolam, atau air tanah yang tidak bergerak atau mengalir
  17. air tawar air yang mempunyai kadar garam kurang dari 0,5 %
  18. aliran bawah aliran air tanah di bawah dan di sepanjang sungai permukaan (terutama di lembah aluvium)
  19. cekungan daerah aliran sungai atau danau
  20. dolin rongga di permukaan tanah di daerah batu gamping yang berbentuk corong dan berhubungan dengan sistem saluran bawah tanah
  21. dolina dolin
  22. epilimnion lapisan atas air danau, letaknya di atas termoklin
  23. hipereutrofik sangat kaya akan unsur hara dan mineral
  24. hipolimnion lapisan air yang terletak di bawah lapisan metalimnion, memiliki ciri perbedaan suhu secara vertikal relatif kecil, sifat massa airnya stagnan, tidak mengalami percampuran dan memiliki kekentalan air yang lebih besar
  25. hujan suri jumlah curahan yang kurang dari 0,005 inci atau 0,1 mm
  26. hukum Ferrel hukum tentang hubungan antara rotasi bumi dan gerakan angin serta arus laut
  27. krevas rekahan yang terbentuk dalam satu gletser
  28. lubuk daerah hidrosfer yang kedalamannya dapat mencapai 6.000 kaki atau lebih di lautan dan 1.000 kaki atau lebih di danau dan yang tidak tertembus oleh cahaya matahari
  29. metalimnion lapisan air di dalam danau yang berada di antara epilimnion dan hipolimnion yang secara vertikal menunjukkan perbedaan suhu yang besar
  30. pekasin larutan garam yang sangat pekat yang dihasilkan oleh penguapan atau pembekuan air laut
  31. pencemar alamiah bahan kimia alamiah yang terdapat di litosfer dan hidrosfer yang mengakibatkan turunnya mutu alamiah air tanah atau air permukaan sehingga tidak dapat digunakan oleh manusia
  32. regresi hubungan rata-rata antarvariabel
  33. rime endapan es yang tersusun atas butiran-butiran yang agak terpisah oleh udara yang terperangkap
  34. sumur pembuangan sumur untuk pembuangan air tercemar atau air saluran, pekasin, dan sebagainya
  35. sungai malar sungai yang mengalir terus-menerus sepanjang tahun
  36. sungai merugi sungai yang menyumbangkan air ke air tanah melalui peresapan
  37. termoklin lapisan permukaan air yang tipis di antara lapisan yang lebih hangat dan lapisan dasar yang lebih dingin di dalam danau yang sifat airnya berlapis-lapis

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan hidrometeorologi: (394)

  1. adijenuh mengandung lebih banyak materi daripada uap jenuh
  2. air mampu curah landasan air di atmosfer yang siap menjadi hujan, sangat berperan dalam menentukan kemungkinan hujan yang akan terjadi
  3. air normal air laut yang digunakan sebagai ukuran perbandingan dalam pengukuran klorinitas air, misalnya air laut dengan cara titrasi
  4. akresi pertumbuhan zarah es akibat benturan dengan tetesan air
  5. albedo ukuran besar daya pantul permukaan, yaitu bagian permukaan sinaran datang, seluruhnya atau monokromatik, yang dipantulkan oleh permukaan tersebut
  6. alir landaian aliran mendatar tanpa gesekan, dengan isobar dan garis arus berimpit atau setara, yang percepatan tangensialnya nol di setiap tempat
  7. anaperenggan perenggan panas atau dingin yang mengakibatkan udara panas naik di atas udara dingin
  8. anemometer Byram anemometer yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin dari kecepatan berputarnya kipas pada sumbu menegak atau mendatar
  9. anemometer cawan anemometer yang mengukur kecepatan angin dari kecepatan putar kincir angin berupa tiga atau empat cawan setengah bulatan atau kerucut yang masing-masing dipasang pada ujung batang mendatar tegak lurus
  10. anemometer rekaan anemometer yang merekam perubahan angin menurut waktu secara terus-menerus
  11. anemometer sentuh anemometer yang hubungan elektriknya sering dibuat sebanding dengan kecepatan angin
  12. anemometer tangan anemometer yang tangkainya dipegang oleh pengamat pada jarak setengah depa
  13. angin daya topan angin dengan kecepatan 64 knot, 73 mil per jam atau lebih
  14. angin pasang naik angin pasang-surut yang bertiup menuju pantai
  15. angin pasang turun angin pasang-surut yang bertiup menuju laut
  16. angin pasang-surut angin yang berubah-ubah dalam cuaca tenang di teluk ketika terjadi pasang kuat
  17. angin ribut lemah angin dengan kecepatan antara 27 dan 31 knot (skala kekuatan angin Beaufort)
  18. angin takgeostrofik beda vektor antara angin sebenarnya dan angin geostrofik
  19. angin temporal angin disertai hujan yang arahnya berubah dari barat daya ke barat akibat dari pembelokan angin pasat tenggara di lautan Pasifik Selatan dan bagian timur ke pantai Pasifik Amerika Tengah
  20. antisiklon paras atas peredaran antisiklon yang terdapat di udara bagian atas
  21. arah lindungan angin arah angin yang sejalan dengan arah mata angin, misalnya ke arah timur untuk angin barat
  22. arkus bentuk awan tambahan, berupa gulungan mendatar, tebal, dengan ujung-ujungnya seperti perca, terletak di bagian bawah awan tertentu dan terlihat seperti busur yang gelap ketika meluas
  23. arus golakan arus udara yang berkaitan dengan golakan
  24. arus udara-bumi perpindahan muatan elektrik dari atmosfer yang bermuatan positif ke bumi yang bermuatan negatif
  25. atmosfer isotermal atmosfer dalam keseimbangan hidrostatik yang suhu di dalamnya tetap menurut ketinggian dan tekanannya berkurang secara eksponensial
  26. atmosfer otobarotropik bagian atmosfer yang permukaan tekanan dan kerapatannya tetap serta selalu berimpit
  27. awan arkus awan rendah berbentuk horizontal, biasanya dibentuk oleh arus udara dingin dari angin laut atau udara dingin pertanda akan datangnya badai
  28. awan gulung awan rendah berbentuk menyerupai tabung, salah satu jenis awan arkus yang relatif jarang, biasanya tampak seperti bergulung pada sumbu horizontal, kerap terlihat saat badai
  29. awan induk mutiara lihat awan nakreus
  30. awan letikular awan menyerupai lensa yang terbentuk di troposfer, biasanya tegak lurus terhadap arah angin, karena bentuknya dijadikan sebagai penjelasan untuk penampakan UFO
  31. awan malam awan yang tak diketahui susunannya, terjadi pada lapisan yang sangat tinggi
  32. awan nakreus jenis awan stratosfer yang langka, umumnya berbentuk lensa cembung, berstruktur halus, dan terlihat bersinar cemerlang pada sudut yang berjarak sekitar 40 derajat dari letak matahari
  33. awan orograf jenis awan yang bentuk dan sebarannya ditentukan oleh gangguan orografi terhadap aliran udara yang melintas
  34. awan rak awan rendah berbentuk menyerupai baji, salah satu jenis awan arkus, melekat pada dasar awan induknya yang biasanya merupakan tanda datangnya badai pasir
  35. awan tetes air awan yang tersusun dari tetes-tetes air dalam berbagai tingkat suhu
  36. balon radiosonde balon yang digunakan untuk membawa radiosonde ke atas
  37. cerah keadaan atmosfer yang sangat bening dan hampir tak berawan
  38. corong kolom atau kerucut awan di dasar awan kumulonimbus yang berbelalai air
  39. cuaca lampau ciri cuaca yang menonjol yang terjadi di stasiun selama kurun waktu tertentu
  40. cuaca marak keadaan cuaca yang dikesankan terhadap penyalaan dan perebakan kebakaran hutan
  41. cuaca menonjol kejadian cuaca yang sangat berarti yang dalam meteorologi aeronautik digunakan untuk menyatakan adanya gejala kejadian alam, seperti badai guntur, badai tropis, hujan batu, dan badai pasir
  42. curah hujan ekstrem batas paling atas jumlah curah hujan yang terdapat pada suatu tempat untuk jangka waktu tertentu
  43. curahan efektif bagian curah hujan yang menimbulkan limpasan
  44. curahan golakan curahan yang ditimbulkan oleh gerak golakan dalam atmosfer
  45. curahan kabut curahan air yang berasal dari intersepsi zarah awan oleh pohon dan tanaman lain
  46. curahan salju hujan salju
  47. daerah aliran daerah tadah
  48. daerah tadah daerah penampungan air yang mengalirkan air ke sebagian atau keseluruhan dari saluran air; daerah aliran
  49. derajat penjenuhan perbandingan antara banyaknya ruang pori-pori yang terisi air dan seluruh banyaknya ruang pori-pori
  50. deret waktu nilai peubah yang diturunkan mengikuti waktu secara berturut-turut
  51. diagram adiabat diagram yang digunakan untuk menunjukkan keadaan termodinamik sebagian atmosfer, didefinisikan dengan tiga variabel seperti tekanan, suhu kelembapan, atau variabel lain yang menyatakan ketergantungan keadaan itu
  52. diagram adiabat semu diagram yang digunakan untuk menunjukkan keadaan termodinamik atmosfer
  53. diagram iklim perwujudan data iklim dalam bentuk grafik
  54. diagram ketinggian awan grafik untuk menentukan ketinggian awan golakan
  55. dinding fohn batas datar pada arah lindungan angin yang curam seperti awan Kumulus, terbentuk pada puncak dan bagian atas lereng gunung yang menghadap angin selama keadaan fohn
  56. duplikatus jenis awan yang tesusun berupa lapisan yang bertindih-tindih atau berkelompok, seperti stratokumulus, altokumulus, altostratus, sirostratus, dan sirus
  57. efek Jevon pengukuran curah hujan yang disebabkan oleh pemasangan sukat hujan
  58. efek rumah-kaca efek pemanasan yang diberikan atmosfer ke bumi karena atmosfer (terutama uap airnya) menyerap dan memancarkan kembali sinaran inframerah
  59. energi galikan energi kinetik yang berkaitan dengan komponen gerak golak-galik
  60. energi potensial tersedia energi potensial total yang mungkin dapat berubah menjadi energi kinetik dalam sistem tertutup adiabatik
  61. energi radio sinaran elektromagnetik yang panjang gelombangnya lebih besar daripada sinaran inframerah
  62. energi tersinar energi yang berkaitan dengan sinaran elektromagnetik
  63. fisika awan ilmu tentang sifat fisis awan di atmosfer dan proses yang terdapat di dalamnya
  64. fohn angin yang kering dan panas di sisi bawah barisan gunung
  65. fohn kerdil fohn yang sesekali terjadi, selama angin atas bertiup dengan kencang dari selatan, apabila perbedaan tekanan antara sisi selatan dan utara Pegunungan Alpen lebih besar dari 12 mb
  66. frontogenesis pembentukan awal perenggan atau mintakat perenggan
  67. ganas debu pusaran debu yang dalam
  68. garis firn batas di permukaan bumi yang memisahkan wilayah penumpukan gletser dari wilayah ablasi
  69. garis gebos gejala golakan panas yang terjadi sepanjang garis atau sabuk yang tidak bersifat perenggan
  70. garis ingsut angin garis atau jalur sempit tempat berubahnya arah angin secara mendadak
  71. garis kontur kontur
  72. garis seruak garis tempat terjadinya kecepatan angin yang tak bersinambung
  73. gawar angin ribut tanda peringatan tentang angin yang berkekuatan 8—9 skala Beaufort
  74. gawar badai tanda peringatan tentang dugaan kejadian badai berkekuatan 10 atau 11 skala Beaufort
  75. gawar banjir peringatan tentang akan terjadinya banjir dalam waktu dekat di suatu stasiun atau suatu aliran sungai
  76. gawar meteorologi peringatan yang disiapkan oleh kantor jaga meteorologi tentang terjadinya atau kemungkinan terjadinya salah satu atau beberapa gejala bencana alam seperti daerah badai guntur aktif dan badai tropis yang memutar
  77. gawar topan peringatan datangnya angin topan
  78. gaya kelembapan gaya pada suatu sistem koordinat yang timbul dari kelembaman paket yang bergerak terhadap sistem koordinat lain
  79. gaya simpang gabungan gaya sentrifugal karena putaran bumi yang bekerja pada partikel bergerak yang geraknya dianggap nisbi terhadap putaran bumi
  80. gaya tekanan mendatar landaian tekanan mendatar per satuan massa
  81. gebos gejala atmosfer yang ditandai dengan perubahan kecepatan angin yang sangat besar
  82. gelombang panjang pola kontur berbentuk gelombang dan teratur pada peta isobar dengan panjang gelombang sekitar 2.000 km, terutama berkaitan dengan troposfer tengah atau atas
  83. gelombang permanen gelombang yang bergerak tanpa perubahan pada pola garis arusnya
  84. gelombang siklon usikan di troposfer bawah yang memiliki panjang gelombang 1.000—2.500 km (skala siklon)
  85. gelombang tak mantap gerak gelombang yang amplitudonya bertambah menurut waktu
  86. golakan alami golakan bebas yang timbul akibat pemanasan siang permukaan bumi dan sering mengakibatkan terbentuknya awan kumulus
  87. golakan mandiri golakan yang berawal secara spontan dalam lapisan atmosfer yang laju susut suhunya sebesar atau lebih besar daripada kadar swagolakan
  88. gurun angin pasat sistem angin yang terdapat di sebagian besar daerah tropik yang bertiup dari daerah tekanan tinggi subtropik menuju palung khatulistiwa
  89. gurun angin pasat nama untuk angin baratan umum di California dan untuk angin barat laut yang bertiup di Oregon pada musim panas
  90. hablur es lempeng es yang terampai dalam air
  91. higrometer elektrik higrometer yang elemen pekanya mempunyai sifat elektrik yang berubah karena perubahan kelembapan atmosfer
  92. higroskopik kemampuan mempercepat pengembunan uap air
  93. homopause puncak homosfer atau paras perubahan antara homosfer dan heterosfer
  94. hujan curah massa udara hujan curah yang biasanya terjadi karena golakan lokal dalam udara takmantap
  95. hujan kuning hujan yang berwarna merah atau kuning karena partikel serbuk, debu merah atau kuning
  96. hujan salju ketebalan salju segar yang mengendap selama jangka waktu tertentu; curahan salju
  97. hukum badai pernyataan umum tentang cara angin siklon berputar di sekitar siklon dan cara keseluruhan gangguan bergerak di atas permukaan bumi
  98. hukum Bouger hubungan yang menunjukkan kadar pengurangan kepadatan fluks dari sinaran monokromatik yang melewati media yang memancarkan dan menyerap sinaran pada panjang gelombang tersebut
  99. ibun abadi lapisan tanah atau bebatuan yang suhunya selalu berada di bawah 00C sekurang-kurangnya selama beberapa tahun
  100. iklim termal iklim yang ditetapkan berdasarkan suhu dan terbagi secara wilayah ke dalam mintakat suhu
  101. indeks kelembapan indeks untuk mengetahui tingkat ketersediaan air yang diperlukan pada suatu tempat atau daerah
  102. indeks kemarau nilai yang dihubungkan dengan beberapa efek kumulatif dari kekurangan lengas yang berkepanjangan dan di bawah normal
  103. inti zarah yang molekul air atau es merupakan hasil dari perubahan fase menempel, molekul air atau es tersebut menjadi lebih padat
  104. inti beku inti tempat uap airnya dapat berubah menjadi es
  105. inti sublimasi inti tempat terjadinya pembekuan uap air
  106. isentrop garis yang menunjukkan entropi sama atau tetap
  107. isokron garis pada suatu peta, yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai waktu kejadian yang sama dari suatu gejala tertentu atau suatu nilai besaran tertentu
  108. isonef garis yang ditarik melalui semua titik pada peta dan banyaknya awan yang sama
  109. jalur awan panjang garis panjang awan kumulus yang sejajar dengan arah angin
  110. jarak geostrofik jarak antara dua tempat (dalam derajat lintang) pada permukaan kanan tetap yang selisih ketinggiannya (dalam kaki) sebesar kecepatan angin geostrofik (dalam knot)
  111. jejak lepas jejak pengembunan yang terbentuk apabila uap air buangan pesawat terbang bercampur dan menjenuhkan udara di belakang pesawat
  112. jejak pengembunan jejak yang mula-mula tipis, terdiri atas butiran-butiran air atau hablur es, timbul karena buangan mesin pesawat terbang
  113. jeluk salju jarak vertikal antara permukaan suatu lapisan dan permukaan tanah di bawahnya
  114. jendela atmosfer daerah spektrum serapan uap air, terletak pada panjang gelombang antara 8,5 dan 11 mm
  115. kabur garam kabur yang ditimbulkan oleh adanya pecahan halus partikel garam laut di dalam udara, biasanya berasal dari penguapan percikan laut
  116. kabut lataan kabut yang terbentuk oleh lewatnya udara yang cukup panas di atas permukaan dingin
  117. kabut laut kabut lataan yang terbentuk ketika udara yang telah berada di atas permukaan air yang panas bergerak ke atas permukaan air yang lebih dingin
  118. kabut lereng atas kabut yang terbentuk apabila udara bergerak ke atas sepanjang lereng dan mendingin secara adiabatik sampai atau di bawah titik embunnya
  119. kabut monsun kabut lataan tipis di wilayah pantai selama masa monsun, yang terbentuk karena udara lengas panas terangkut di atas permukaan yang lebih dingin
  120. kabut sinaran kabut yang terbentuk di atas daratan pada malam hari, dicirikan oleh angin sepoi, langit cerah, dan udara lembap pada atmosfer paras bawah
  121. kabut tanah kabut yang menutupi kurang dari 0,6 bagian langit dan ketinggiannya tidak mencapai dasar awan yang ada di atasnya karena menghalangi pemandangan ke arah tanah bagi penerbangan
  122. kabut uap kabut yang terbentuk apabila air masuk ke dalam udara yang suhunya jauh lebih rendah daripada suhu sumber uap air itu
  123. kadar susut berkurangnya nilai peubah atmosfer dengan bertambahnya ketinggian
  124. kadar susut adiabat kadar perubahan suhu dalam proses adiabat ketika gugus udara naik turun
  125. kandungan air awan banyaknya air dalam bentuk cair atau padat yang terkandung di dalam setiap satuan volume udara di dalam awan
  126. kanjang nisbah besaran vektor angin rata-rata terhadap laju angin rata-rata tanpa memperhatikan arah
  127. kapasitas termal kapasitas bahang
  128. kapilatus kumulonimbus yang sebagian besar atasnya berbentuk jambangan bunga
  129. katetermometer alat yang digunakan untuk mengukur jumlah bahang yang kira-kira hilang per satuan waktu dari suatu benda apabila suhunya diubah-ubah sampai sesuai dengan suhu badan manusia
  130. keadijenuhan bagian dari atmosfer atau ruang lain yang kelembapan nisbinya lebih tinggi dari 100 persen
  131. keasaman air konsentrasi asam yang dinyatakan sebagai milisetara dari suatu dasar yang kuat per 1 liter air
  132. keawanan liputan awan dalam arti yang sangat umum
  133. kecepatan gesek kecepatan angin acuan yang biasanya digunakan bagi gerakan di dekat tanah yang tegangan gesernya sering dianggap tak bergantung pada ketinggian
  134. kecepatan olak selisih antara kecepatan rata-rata aliran zalir dan kecepatan sesaat pada suatu titik
  135. keelektrikan pengaliran arus elektrik yang berlaku dalam suatu konduktor
  136. keelektrikan atmosfer gejala elektrik yang terjadi di dalam atmosfer bumi, misalnya kilat
  137. kehantaran daya hantar
  138. kelebatan curah hujan kadar curah hujan yang dinyatakan dalam satuan kedalaman per satuan waktu
  139. kelebatan curahan curahan yang terkumpul dalam satuan selang waktu
  140. kelembapan atmosfer kandungan uap air atmosfer
  141. kelembapan jenis perbandingan antara massa uap air dan massa udara lengas
  142. kelembapan relatif kabut yang terbentuk oleh lewatnya udara yang cukup panas di atas permukaan dingin
  143. kemiringan palung simpangan sudut garis palung terhadap meridien
  144. kepala guntur bagian atas dari kumulus berombak
  145. kepingan salju kumpulan hablur es yang terjadi dalam satu bentuk tak teratur, kepingannya kecil dan susunannya sederhana pada suhu yang sangat rendah
  146. kesetaraan air kedalaman air yang berasal dari lelehan kantong salju atau sampel salju
  147. kesetimbangan hidrologi hubungan keadaan antara pemasukan, pengeluaran, dan penyimpanan lengas suatu kawasan di permukaan bumi
  148. kesetimbangan hidrostatik keadaan setimbang antara gaya gravitasi dan komponen menegak gaya landaian tekanan dalam atmosfer
  149. kesetimbangan sinaran bondong resultan dari sinaran surya dan sinaran bumi seluas permukaan mendatar
  150. ketakmantapan barotropik ketakmantapan hidrodinamik yang timbul dari sebaran kepusaran tertentu dalam arus tak berberai dua dimensi
  151. keteruapan hal teruap
  152. ketinggian awan ketinggian letak dasar awan diukur dari bidang permukaan tanah
  153. ketinggian gelombang tinggi gelombang permukaan air yang dinyatakan sebagai beda ketinggian antara puncak dengan gelombang palung
  154. ketinggian potensial ketinggian titik atmosfer yang dinyatakan dalam satuan yang sebanding dengan geopotensial pada ketinggian tersebut
  155. khamsin angin gurun yang kering, berdebu, umumnya panas (di Mesir dan di atas Laut Merah)
  156. khatulistiwa curah hujan garis yang mengelilingi bumi dan terentang antara dua lajur yang bercirikan sebaran hujan tahunan lintang rendah di masing-masing belahan bumi
  157. kilau awan kilat yang timbul karena loncatan muatan listrik dari pusat muatan positif ke muatan negatif yang keduanya terletak di dalam satuan awan
  158. klimatologi massa udara iklim berdasarkan massa udara yang memengaruhi kawasan dan periode tertentu
  159. koefisien hambur koefisien pembanding antara bondong penyebaran larutan dalam suatu media berpori-pori dan landaian kepekatan
  160. koefisien kelembapan ukuran keefektifan hujan di suatu daerah yang menggambarkan hubungan antara eksponensial suhu dan pertumbuhan tanaman
  161. koefisien pemindahan bahang kadar pemindahan bahang per satuan luas dan per satuan beda suhu
  162. kona badai beserta hujan yang dibawa angin dari arah barat daya atau selatan barat daya di Hawa
  163. kontur garis ketinggian tetap permukaan isobar; garis kontur
  164. kumulus cuaca cerah kumulus humilis
  165. kumulus gulung bentuk stratokumulus berupa gulungan awan panjang sejajar yang diselingi ruang-ruang terang
  166. kurada badai hujan parah di Kepulauan Mariana (barat Samudra Pasifik) selama monsun timur laut, terjadi dari bulan November hingga April atau Mei, terutama dari bulan Januari sampai Maret
  167. kurva adiabatik-semu lengkungan pada diagram termodinamik yang menunjukkan perubahan suhu sejumlah kecil massa udara yang mengalami pengembangan adiabatik semu
  168. lalang salju massa salju yang tertiup angin dan mengendap sepanjang lereng yang tidak beraturan
  169. landaian potensial selisih potensial elektrik per satuan jarak antara dua titik
  170. langit air warna gelap yang tampak di sisi bawah lapisan awan yang terdapat di atas permukaan air terbuka
  171. lapisan awan susunan awan yang dasarnya terletak pada paras ketinggian yang hampir sama
  172. laporan gawat laporan perubahan tiba-tiba untuk menunjukkan keadaan cuaca buruk (gawat)
  173. lataan proses perpindahan massa udara karena gerak
  174. lataan geostrofik lataan yang dihasilkan oleh komponen geostrofik angin
  175. layar radar tampilan pada osiloskop layar penerima radar
  176. lebihan hujan curah hujan yang menjadi limpasan langsung
  177. leleh salju air yang berasal dari lelehan salju, menguap dan menelusup ke dalam tanah atau menjadi bagian dari limpasan
  178. lembang orografi lembang yang terbentuk di bagian lindungan angin sebagai penghalang orografi pada lintasan angin
  179. lembang pusat daerah dengan tekanan udara rendah
  180. lembang tersangkar lembang yang di dalamnya telah terbentuk sangkaran
  181. lembang tropik gangguan tropik dengan kecepatan angin maksimum kurang dari 34 knot
  182. lembang utama lembang yang terpenting atau terlama dalam sistem lembang
  183. lidah kering perluasan atau penelusupan udara kering (atau lengas) ke dalam wilayah yang perdu, banyak dijumpai di Semenanjung Malaysia, kayunya cokelat kemerahan, digunakan sebagai kayu bangunan umumnya berkelembapan tinggi (atau rendah)
  184. lidah panas bentangan atau penyaluran udara panas secara jelas ke arah kutub
  185. lindung angin arah angin sejalan dengan jurusan angin, misalnya ke arah timur untuk angin barat
  186. liputan awan bagian langit yang tertutup awan, biasanya diukur dalam persepuluhan atau perdelapanan langit yang tertutup
  187. lubuk dingin lubuk udara yang cukup dingin dikelilingi udara yang lebih panas
  188. lubuk panas lubuk udara yang cukup panas dikelilingi udara yang lebih dingin
  189. malam sinaran malam tanpa awan dan angin, ditandai dengan pendinginan sinaran pada permukaan tanah karena hantaran bahang dari udara ke bumi dan dari lapisan udara
  190. masa pluvial masa geologi yang curah hujannya cukup besar dibandingkan dengan massa sebelum dan sesudahnya
  191. mata daerah dengan angin cukup tenang dan cuaca baik yang terdapat pada pusat siklon tropis yang sangat kuat dan bentuknya hampir bulat
  192. meluar tropik keluarnya pias angin timuran tropik ke arah kutub
  193. mendung bawah (lapisan) liputan lapisan awan jenuh (10/10) yang dilihat dari titik pengamatan di atas awan
  194. menganan perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (misalnya dari selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi
  195. mengiri berubah arah angin yang melawan arah jarum jam (ke kiri) di kedua belahan bumi
  196. metode kurva S cara memperoleh satu satuan hidrograf dari waktu ke waktu lainnya melalui kegunaan lengkungan S
  197. milisetara seperseribu setara dari unsur kimia, radikal, atau senyawa
  198. mintakat nyaman kisaran suhu efektif yang menunjukkan bahwa kebanyakan orang dapat bekerja dengan daya guna maksimum pada suhu efektif tersebut
  199. mintakat percampuran mintakat yang memisahkan wilayah yang ditempati oleh dua zat yang berbeda, baik bersifat fisika maupun kimia
  200. mintakat suhu bagian permukaan bumi yang ciri suhunya secara seragam dibatasi oleh nilai yang ditetapkan berdasarkan pengaruh suhu
  201. muatan awan kilat yang timbul karena loncatan muatan listrik dari pusat muatan positif ke pusat muatan negatif dan keduanya terletak di dalam satuan awan
  202. nebulosus awan yang menyerupai cadar atau lapis yang perinciannya tidak jelas
  203. nisbah campur nisbah antara massa suatu gas komponen atmosfer dan massa udara yang dicampuri oleh komponen tersebut
  204. nisbah campur kelembapan nisbah antara massa uap air dan massa udara kering terhadap uap air tersebut
  205. palung baratan palung dalam angin baratan lintang tengah, biasanya bergerak ke timur
  206. palung dingin palung tekanan biasanya suhu lebih rendah dari daerah yang terdekat
  207. palung paras atas palung tekanan yang terdapat di udara atas, atau palung yang lebih jelas di bagian atas daripada di dekat permukaan bumi
  208. panci bersaring panci penguapan yang bagian atasnya ditutup dengan saringan kisi-kisi kawat
  209. panjang kekasapan besaran yang masuk sebagai angka tetapan integrasi dalam bentuk profil kecepatan logaritmik yang sesuai dengan aliran kasap sempurna dekat permukaan
  210. parameter Coriolis komponen vortisitas dari bumi berdasarkan garis vertikal
  211. paras awan lapisan atmosfer yang di dalamnya terdapat jenis awan tertentu yang ditentukan oleh paras tinggi, tengah, dan rendah
  212. paras beku paras terendah dalam atmosfer di atas tempat yang udaranya bersuhu 0° C
  213. paras leleh paras di atmosfer tempat hablur es dan emping salju meleleh apabila es atau emping salju tersebut turun melewatinya
  214. paras pengembunan paras tempat terjadinya pengembunan di atmosfer
  215. paras pengembunan galikan paras pengembunan yang terjadi karena golak-galik udara dari permukaan bumi
  216. pasang surut termal perubahan tekanan atmosfer yang terjadi karena perbedaan hari pemanasan atmosfer oleh matahari
  217. pelepasan awan perubahan alamiah atau tiruan yang mengakibatkan leburnya awan
  218. peluang banjir angka yang menyatakan kemungkinan terjadinya banjir dalam satu tahun, dapat terjadi sebanyak atau melebihi angka tersebut
  219. pelumeran pelelehan salju dan/atau es atau kedua-duanya di permukaan bumi setelah kenaikan suhu di atas 00C
  220. pemelangian warna menyerupai warna pelangi yang ditunjukkan oleh awan, kadang-kadang sepanjang tepi awan-awan lentikularis
  221. pemindahan bahang pemindahan atau pertukaran bahang dengan cara sinaran, hantaran, atau golakan dalam bendalir dan/atau antara bendalir dan lingkungan sekitarnya
  222. pemisah angin rabung tekanan tinggi yang luas dan semipermanen, memisahkan dua daerah, angin umumnya bertiup dari arah yang sangat berbeda
  223. pendinginan malam penurunan suhu yang berkaitan dengan sinaran malam
  224. pendinginan sinaran pendinginan permukaan bumi dan udara di dekatnya, terutama pada malam hari
  225. penetrometer peranti berbentuk runcing untuk mengukur besarnya hambatan apabila benda ditancapkan ke dalam suatu bahan seperti salju atau tanah
  226. pengamatan klimatologi penilaian atau pengukuran satu atau beberapa unsur iklim
  227. pengamatan layang-layang pendugaan atmosfer dengan alat khusus yang diterbangkan dengan bantuan layang-layang
  228. pengamatan meteorologi penilaian atau pengukuran satu atau lebih unsur meteorologi
  229. pengamatan permukaan pengamatan meteorologi, tidak termasuk pengamatan udara dari atas, dibuat oleh seorang pengamat permukaan bumi
  230. pengamatan radiosonde penilaian berupa suhu, kelembapan nisbi, dan tekanan di lapisan udara atas melalui isyarat radio yang diterima dari radiosonde yang dibawa oleh balon
  231. pengaruh Kelvin pengaruh yang bersangkutan dengan tekanan uap jenuh di atas permukaan zat cair, ditemukan oleh Kelvin
  232. penggolongan massa udara sistem yang digunakan untuk mengenali dan mencirikan berbagai massa udara menurut skema
  233. pengintian spontan proses pengintian yang inti-intinya berupa perubahan fase
  234. penguapan air pancaran uap air oleh permukaan bebas pada suhu di bawah titik didih
  235. penguapan potensial jumlah uap air yang dikeluarkan oleh permukaan air murni per satuan luas permukaan dan satuan waktu
  236. penyemaian awan modifikasi proses fisis yang terdapat dalam awan alami dengan cara penyempurnaan awan dengan bahan penyemai
  237. penyembulan proses, cara menyembul
  238. penyembulan ibun penonjolan permukaan karena gerak dalam ibun yang hasil ekstremnya berupa gundukan ibun
  239. penyerapan awan penyerapan sinaran elektromagnetik oleh butir dan uap air di dalam awan
  240. penyerapan uap air penyerapan panjang gelombang sinaran inframerah tertentu oleh uap air atmosfer
  241. penyuryaan sinar surya yang diterima oleh permukaan bumi
  242. penyusutan awan penyusutan sinar mikrogelo
  243. peralatan faksimile alat yang digunakan untuk mengirimkan rekaman grafik secara elektrik melalui kabel atau radio, misalnya peta cuaca
  244. percepatan Coriolis percepatan gugus yang bergerak dalam sistem koordinat nisbi
  245. percepatan sentripetal percepatan gerak pada zarah dalam lintasan melengkung, arahnya ke pusat lengkungannya
  246. peredaran planetan sistem gangguan skala besar dalam troposfer apabila dilihat dalam skala hemisfer
  247. peredaran tersier peredaran atmosfer setempat yang umumnya kecil, dapat dikenali dari adanya gejala seperti angin setempat, badai guntur, dan tornado
  248. peredaran umum pemerian statistik lengkap tentang gerak atmosfer di seluruh bumi
  249. perekam kilat alat untuk menemukan arah, kekuatan, dan frekuensi terjadinya gangguan atmosfer (latmosferiks)
  250. perekam radiosonde alat yang digunakan untuk merekam data yang sedang dikirim oleh radiosonde
  251. perenggan angin pasat perenggan pada musim panas, di antara embusan kuat angin pasat laut dan udara panas benua di sekitarnya
  252. perenggan antartik perenggan yang berada di sekeliling Benua Antartik sekitar 60°-65° Lintang Selatan dan memisahkan udara antartik dari udara kutub bahari di sebelah utaranya
  253. perenggan antartropik perenggan yang dianggap ada di dalam palung khatulistiwa yang memisahkan udara belahan bumi utara dan udara belahan selatan
  254. perenggan bak pegun perenggan yang kedudukannya hampir tidak berubah pada peta sinoptik yang berurutan
  255. perenggan baur perenggan yang apabila dilewati tidak tampak jelas ciri perubahan angin dan perubahan suhunya
  256. perenggan panas perenggan yang gerakannya membuat massa udara yang lebih panas berganti tempat massa udara yang lebih dingin
  257. perenggan tersangkar perenggan yang memisahkan dua massa udara dingin yang bersentuhan akibat proses sangkaran
  258. periode ulang rata-rata selang waktu atau sejumlah tahun yang dalam selang waktu atau sejumlah tahun tersebut dapat terjadi suatu peristiwa yang nilainya sama atau lebih besar
  259. perisai awan susunan awan utama siklon gelombang yang khas, yaitu bentuk awan yang terdapat pada bagian udara dingin sistem perenggan
  260. permukaan isentropik permukaan di ruang udara yang entropinya sama di setiap tempat
  261. permukaan tekanan tetap permukaan dalam atmosfer yang pada setiap detiknya tekanan atmosfernya sama pada saat yang sama
  262. perputaran siklon perputaran sepanjang garis angin atau lintasan yang apabila dilihat dari atas di belahan bumi selatam arahnya menganan dan mengiri di belahan bumi utara
  263. pertanda badai isyarat dalam bentuk bendera atau umbul-umbul yang ukurannya cukup besar agar dapat dilihat dari jauh, dipasang pada tiang di pelabuhan untuk menunjukkan adanya badai yang mendekat dan dari arah mana ia akan datang
  264. perubahan suhu dinamik perubahan yang berkaitan dengan pemanasan atau pendinginan gas
  265. peta ketebalan isentropik peta ketebalan lapisan atmosfer yang dibatasi oleh dua permukaan isentropik terpilih
  266. peta paras atas peta sinoptik keadaan meteorologi di udara atas, yang hampir tidak terkecuali menggunakan acuan peta tekanan tetap baku
  267. peta prognosis jumlah unsur meteorologi tertentu untuk waktu dan jangka waktu tertentu dan suatu daerah permukaan atau bagian ruang udara tertentu yang digambarkan secara grafik pada suatu peta
  268. peta tekanan tetap peta sinoptik pada suatu permukaan tekanan tetap, biasanya memuat data rajahan dan analisis sebaran data, termasuk ketinggian permukaan, angin, suhu, dan kelembapan
  269. petala atmosfer salah satu lapisan udara dalam atmosfer
  270. pias tekanan tinggi subtropik deretan sel bertekanan tinggi yang merentang sejajar dengan garis lintang di kedua belahan bumi
  271. pias termal salah satu dari beberapa pias mendatar jenis vegetasi yang terdapat di pergunungan
  272. pileus awan tambahan yang ukuran mendatarnya kecil, dalam bentuk tudung atau terdapat penutup di puncaknya, ditembus atau melekat pada bagian atas awan kemawang
  273. pilin Ekman perian matematis ideal tentang sebaran angin di dalam lapisan batas planet atmosfer
  274. prakiraan acak jenis prakiraan yang kadang-kadang digunakan sebagai pembanding dalam menilai keberhasilan yang dibuat dengan metode yang lain, didasarkan atas pemilihan peluang terjadinya nilai-nilai unsur meteorologi yang bersangkutan
  275. prakiraan hidrologi dugaan hidrologi dalam ruang dan waktu
  276. prakiraan jangka menengah prakiraan yang jangka waktu berlakunya lebih lama daripada prakiraan jangka menegah, umumnya satu bulan atau lebih
  277. prakiraan kanjang prakiraan yang menyatakan bahwa keadaan cuaca yang akan datang akan sama dengan keadaan sekarang
  278. prakiraan objektif prakiraan cuaca yang keseluruhannya didasarkan atas penerapan hukum atau persamaan tunggal, gabungan hukum atau persamaan, bagi unsur-unsur pengamatan meteorologi yang terpilih
  279. prakiraan setempat prakiraan cuaca untuk suatu jalur tertentu
  280. prakiraan statistik prakiraan objektif yang didasarkan atas pengujian statistik sifat atmosfer yang lalu, diperlihatkan dalam bentuk rumus regresi, peluang, dan sebagainya
  281. presipitasi saluran curahan yang jatuh langsung ke permukaan air dalam suatu saluran; curahan saluran
  282. psikrometer putar psikrometer yang diikat pada suatu tali, rantai kecil, atau kerangka ringan dan yang pengamatnya memutar seperti memutar bandul untuk meyakinkan adanya ventilasi yang baik bagi elemen pekanya
  283. punggung termal kuala pola garis ketebalan yang cembung ke arah ketebalan tekanan tinggi dan garis ketebalannya tersebut memadar ke arah angin termal
  284. pusaran khatulistiwa peredaran siklonik tertutup pada daerah tekanan rendah tertutup dalam palung khatulistiwa
  285. pusaran kutub peredaran siklon skala besar di troposfer bagian tengah dan atas yang umumnya berpusat di daerah kutub
  286. pusing debu putaran cepat tabung udara di atas daerah kering dan berdebu yang mengakibatkan debu, pasir, atau benda-benda ringan terangkat dari permukaan tanah
  287. radar pelacak awan radar cuaca yang dirancang khusus untuk memantau awan
  288. raut kecepatan logaritmik perubahan kecepatan rata-rata angin di dekat permukaan bumi (dalam lapisan permukaan batas)
  289. rumus banjir empiris rumus yang menentukan puncak aliran sebagai fungsi dari daerah tadah dan faktor-faktor lain
  290. rumus psikometri rumus setengah empiris yang digunakan dalam penyusunan tabel psikometri
  291. rumus titik embun rumus untuk menghitung ketinggian paras pengembunan angkat
  292. salju baru endapan sisa salju baru yang bentuk aslinya dikenali sebagai hablur es
  293. salju lama bentuk dari sisa salju yang berlanjut sehingga bentuk aslinya sebagai hablur es dapat dikenali lagi
  294. salju melalang kumpulan butir salju yang terangkat oleh angin dari permukaan tanah
  295. salju tiupan kumpulan butiran es yang terangkut oleh angin ke ketinggian sedang sampai dengan ketinggian lebih dari permukaan tanah
  296. sandi meteorologi aturan yang diterima lewat perjanjian internasional atau nasional yang dipakai untuk meringkas berita meteorologi yang akan disiarkan
  297. sebaran hujan penggambaran sebaran curah hujan mengikuti ruang dan waktu
  298. sel badai guntur sel golakan awan kumulonimbus
  299. sel Hadley peredaran simetri membujur bumi yang terbentuk secara langsung karena termal
  300. seruak kenaikan tekanan atmosfer yang lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan akibat gerakan lembangan atau antisiklon di sekitarnya
  301. seruak badai kenaikan paras air laut yang tidak normal sepanjang pantai terutama yang terjadi karena angin badai
  302. seruakan hasil dari menyeruak
  303. seruakan tekanan perubahan positif tekanan secara cepat dan singkat di atas daerah tertentu
  304. siklon fohn siklon yang terbentuk karena proses fohn pada sisi lindungan angin banjaran gunung
  305. siklon gelombang siklon yang terbentuk dan bergerak sepanjang perenggan
  306. siklon kona siklon yang meluas dan bergerak perlahan-lahan di daerah lintang subtropik selama musim dingin
  307. siklon luar-tropik badai berskala siklon, bukan siklon tropis, biasanya hanya pergerakan siklon perenggan lintang tengah dan tinggi
  308. siklon paras atas peredaran siklonik yang terdapat di udara atas, tampak pada peta tekanan tetap paras atas, atau siklon yang berkaitan dengan peredaran siklonik yang agak kecil pada atmosfer bawah
  309. siklon tersangkar siklon yang di dalamnya telah terbentuk perenggan tersangkar
  310. silometer alat otomatis untuk mengukur ketinggian dasar awan
  311. sinaran atmosfer sinaran bumi yang asalnya dari atmosfer
  312. sinaran bumi sinaran yang dipancarkan bumi dan atmosfer pada suhu sekitar -80° sampai 30°C
  313. sinaran bumi bersih selisih sinaran bumi antara yang ke bawah dan yang ke atas
  314. sinaran bumi efektif selisih antara banyaknya sinaran bumi inframerah yang keluar dari permukaan bumi dan banyaknya sinaran inframerah yang datang dari atmosfer
  315. sinaran gelombang pendek sinaran pada bagian spektrum elektromagnet kasatmata yang panjang gelombangnya berkisar antara 0,4 hingga 1,0 mikron
  316. sinaran inframerah sinaran elektromagnetik yang panjang gelombangnya berkisar antara 0,8 mikron hingga 1000 mikron
  317. sinaran malam sinaran sisa yang dipancarkan oleh permukaan bumi pada waktu malam dari sinaran yang diterima oleh permukaan bumi dari atmosfer
  318. sinaran surya bersih selisih antara sinaran matahari yang ke arah bumi dan sinaran yang dipancarkan kembali ke atmosfer
  319. sinaran termal sinaran elektromagnet yang dipancarkan oleh bahang karena rangsangan termal molekul-molekulnya
  320. sinaran, sinaran global sinaran langsung dari matahari dan sinaran langit baur yang diterima oleh satu satuan permukaan mendatar
  321. sirus unsinus spesi awan sirus tanpa bagian berwarna abu-abu yang komponennya selalu berbentuk sabit, puncaknya berbentuk kait atau jambul yang tidak bulat
  322. skala angin geostrofik peralatan grafik untuk menentukan nilai kecepatan angin geostrofik dari jarak isobar atau kontur pada peta tekanan
  323. spektroskop uap air alat pengukuran intensitas sinaran yang diserap dalam spektrum penyerapan uap air
  324. spektrum olak nilai kekerapan olak berbagai ukuran atau skala di dalam aliran galikan
  325. spisatus awan sirus yang mempunyai ketebalan optik yang cukup untuk menampakkan warna keabu-abuan ketika terlihat ke arah matahari
  326. stratiformis klasifikasi awan berupa lapisan mendatar yang sangat luas atau lapisan yang tidak bersinambungan
  327. suhu bola basah suhu yang dibaca di termometer bola basah
  328. suhu efektif suhu udara jenuh yang tak bergerak yang menimbulkan rasa panas atau dingin seperti yang ditimbulkan suhu, kelembapan, dan gerak udara
  329. suhu maya suhu udara kering yang mempunyai kerapatan dan tekanan yang sama dengan udara lengas pada sistem udara lengas
  330. suhu pengembunan suhu saat gugus udara lengas mengembus secara adiabat kering dan mencapai kejenuhan
  331. suhu potensial bola basah suhu yang dicapai oleh paket udara apabila paket udara tersebut didinginkan secara adiabat sampai menjadi jenuh, tekanan akan diubah menjadi 1000 mb melalui proses adiabat jenuh
  332. suhu potensial setara suhu potensial yang terpaut dengan suhu adiabtik setara
  333. sukat curahan berlonggok sukat curahan yang digunakan di stasiun dan hanya diperiksa dalam jangka waktu lama
  334. sukat hujan akumulatif sukat hujan yang berisi cairan antibeku dan cairan yang mencegah penguapan air curahan
  335. sukat hujan takrekam sukat hujan yang menunjukkan banyaknya hujan tetapi tidak direkam
  336. sukat salju alat yang dirancang untuk mengukur banyaknya salju
  337. tabel psikometri tabel untuk penghitungan ciri berbagai parameter kelembapan udara yang berbeda dimulai dari unsur tertentu
  338. taburan bergolak-galik penggabungan zat dan sifat atmosfer karena olakan
  339. tahap hujan fase dalam proses pengembangan adiabatik yang menyebabkan udara jenuh yang naik mengembunkan sebagian uap airnya pada suhu di atas 0°
  340. tahap hujan es proses pembekuan tetes air dapat secara termodinamik dalam udara naik secara adiabatik dengan suhu di bawah titik beku
  341. tahap kering tingkat dalam proses pengembangan adiabat udara lengas tanpa pengembunan
  342. tahap salju tahap pengembangan adiabatik ketika berada di udara jenuh yang naik mengembunkan sebagian uap airnya dan langsung menjadi salju
  343. tahun hidrologi waktu 12 bulan secara terus menerus yang dipilih hingga semua curahan padat atau cair melimpas selama selang waktu
  344. tahun lazim tahun kemunculan gejala hidrologi, misalnya aliran arus mendekati rata-rata catatan pengamatan dalam waktu panjang
  345. takat layu nilai kandungan air dalam tanah yang kecil sehingga tidak mampu memberi tambahan kadar air yang cukup untuk tanaman yang dapat bertahan dari kelayuan
  346. tanda topan balon luncur udara yang direka bentuk untuk dilepaskan dalam mata siklon tropis sehingga terapung dalam mata pada paras yang ditentukan sebelumnya
  347. tanih jenuh tanih yang seluruh pori-porinya terisi air
  348. tara air salju banyaknya air yang diperoleh jika salju dicairkan secara keseluruhan
  349. tegangan Reynolds komponen kecepatan rata-rata zalir kental
  350. tekanan antisiklon benua kawasan luas dengan tekanan atmosfer tinggi yang pada peta rata-rata tekanan paras laut tampak menindih benua selama musim dingin
  351. tekanan dinamik perbedaan antara tekanan yang diukur dengan barometer yang bergerak nisbi terhadap fluida dan tekanan statik
  352. tekanan kondensasi tekanan pada saat gugus udara lengas mengembang secara adiabat kering mencapai kejenuhan
  353. tekanan pusat tekanan atmosfer pada saat tertentu di pusat tekanan tinggi atau tekanan rendah
  354. tekanan rendah daerah dengan tekanan udara yang rendah
  355. tekanan rendah dingin tekanan rendah pada paras atmosfer tertentu yang dicirikan oleh udara di dekat pusatnya lebih dingin daripada dipinggirannya
  356. tekanan rendah monsun lembang dalam wilayah pengaruh monsun, terletak di atas daratan musim panas dan di atas lautan pada musim dingin
  357. tekanan rendah panas tekanan rendah pada suatu paras atmosfer yang pusatnya lebih panas daripada sekelilingnya
  358. tekanan rendah termal tekanan udara rendah karena suhu tinggi akibat pemanasan yang kuat pada permukaan bumi
  359. tekanan rendah terpisah tekanan rendah dingin yang terdorong ke luar daerah arus baratan dan menempati daerah di sebelah selatan arus tersebut
  360. tekanan statik tekanan dalam bendalir homogen padat dalam aliran mantap sepanjang garis arus pada titik yang bukan titik penghalang
  361. tekanan tinggi daerah dengan tekanan tinggi
  362. tekanan tinggi dingin tekanan tinggi pada paras atmosfer tertentu yang dicirikan oleh udara yang di dekat pusatnya lebih dingin daripada di pinggirnya
  363. tekanan tinggi panas tekanan tinggi pada paras tertentu di atmosfer yang pusatnya lebih panas daripada sekelillingnya
  364. tekanan tinggi termal tekanan tinggi hasil dari pendinginan udara yang ditimbulkan oleh permukaan di bawahnya yang dingin dan tetap diam di atas permukaan dingin tersebut
  365. tekanan tinggi terpisah tekanan tinggi panas yang terdorong keluar dari daerah arus baratan dan menempati daerah di sebelah utara arus tersebut
  366. tekanan uap jenuh tekanan berbagai air maksimum yang mungkin di udara atau atmosfer pada suatu suhu
  367. teori gelombang siklogenesis pembentukan lembang atau antisiklon berdasarkan asas pembentukan gelombang pada perenggan atmoster
  368. teori golakan siklon golakan udara ke atas karena pemanasan permukaan yang besar dan lama
  369. teori perenggan kutub perenggan kutub memisahkan massa udara yang berasal dari kutub dan dari tropik, merangsang bertambah kuatnya
  370. teori usikan penurunan secara sistematik atau model yang diturunkan dari persamaan linier suatu sistem dengan metode usikan kecil
  371. termometer gas termometer yang prinsip kerjanya berdasarkan perubahan tekanan atau volume gas
  372. tersukar paling sukar
  373. tetapan Karman besaran tak berdimensi di dalam persamaan yang menentukan ciri struktur angin di atmosfer
  374. tetes kabut curahan kabut
  375. titik kabut suhu udara (dalam sangkar) pada saat terbentuk kabut
  376. titik leleh ciri suhu suatu zat untuk suatu tekanan tertentu
  377. titik penyangkaran titik pertemuan antara perenggan panas, dingin dan sangkaran pada peta sinoptik
  378. tonggara angin tenggara yang berkabut dan terdapat di Selat Makasar
  379. topografi termokars lekukan dan lembangan kecil yang terjadi karena lelehan ibun beku
  380. transformasi massa udara perubahan ciri massa udara karena proses fisik atau dinamik sehingga memperoleh sifat-sifat massa udara yang berbeda
  381. translusidius varietas awan sebagian besar berupa tumpukan tebal, lembaran, atau lapisan
  382. tropopause majemuk tropopause yang tampak tidak seperti lapisan tunggal yang bersinambungan sebagai pemisah antara troposfer dan stratosfer
  383. tuna kejenuhan selisih antara tekanan uap udara lengas pada suhu tertentu dan tekanan uap jenuh pada suhu sama dengan suhu udara tersebut
  384. udara kelautan massa udara di atas daerah lautan selama beberapa hari yang mengakibatkan kelengasan nisbi tinggi pada bagian bawahnya
  385. ufuk kabut lapisan paling atas kabut yang dibatasi oleh sungsangan suhu paras rendah dan tampak seperti ufuk jika dilihat dari atas membelakangi langit
  386. ufuk radio kedudukan titik-titik sinar langsung dari pemancar radio menjadi sejajar dengan permukaan bumi
  387. umur gelombang tahap pertumbuhan gelombang permukaan laut karena angin sebagai nisbah antara laju gelombang dan laju angin
  388. vertebratus awan yang unsurnya tersusun menyerupai tulang belakang, tulang rusuk, atau rangka ikan, misalnya awan sirus
  389. volume jenis volume per satuan massa bahan
  390. vortisitas massa cairan atau udara berputar, terutama pusaran air atau angin puyuh
  391. wilayah adiabat wilayah troposfer yang kadar susut suhunya ditentukan oleh gerakan udara secara adiabat
  392. zarah awan partikel air baik dalam bentuk tetes awan air cair maupun hablur es

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan Hindu: (39)

  1. abiseka upacara yang dilakukan dengan cara mandi dengan air suci (tentang penobatan raja atau pejabat tinggi)
  2. acarya guru yang mengajarkan susastra Weda
  3. acarya pendamping spiritual bagi para siswa atau murid di pasraman
  4. acarya pandita yang memiliki tugas dan kewajiban sebagai guru agama atau guru kerohanian yang mengajarkan Weda
  5. acintia tidak terjangkau oleh pikiran manusia (tentang sifat Tuhan); gaib
  6. Aditi ibu para dewa; dewi langit
  7. Aditya Dewa Surya sebagai salah satu dewa yang dipuja dalam upacara persembahyangan
  8. adiyuga zaman pertama dari empat zaman dunia: kertayuga; satyayuga
  9. adwaita brahmajnyana ajaran tentang kesatuan atman dengan Brahman
  10. Agastya resi yang menyebarkan agama Hindu dari India ke semenanjung Malaka dan Nusantara
  11. Agni dewa yang bertugas menguasai api dan menjadi utusan para dewa; dewa api
  12. agnihotra yajna (kurban suci) yang dipersembahkan kepada dewa api
  13. agnihotra ritual melingkari kobaran api sebagai bentuk penghormatan kepada dewa api
  14. airawata gajah putih yang menjadi kendaraan Dewa Indra; pemimpin para gajah
  15. akroda kemampuan untuk mengendalikan amarah
  16. amarendra raja para dewa
  17. amarendra gelar Dewa Indra sebagai penakluk kejahatan
  18. amerta air kehidupan
  19. ananda kebahagiaan ananta yang merupakan sifat kebenaran Weda yang aba
  20. Aranyaka kitab suci yang berisi falsafah dan pemikiran agama Hindu, serta mitologi dewa-dewa Hindu yang menjadi kitab rujukan para sadu
  21. arca media pemujaan dalam bentuk benda, patung, dan sebagainya yang telah melalui proses penyucian secara ritual dan spiritual, pada umumnya berupa patung dewa sebagai media pemujaan terhadap manifestasi kemahakuasaan Tuhan
  22. asagan balai-balai (biasanya dari bambu) sebagai tempat sesajen, jenazah yang akan dimandikan, dan sebagainya
  23. atma atman
  24. avatar titisan atau manifestasi Tuhan untuk menyelamatkan darma dari adarma; awatara
  25. Batara Guru Dewa Syiwa
  26. bija pelengkap sajen berupa beras yang direndam air cendana, biasanya diletakkan di kening pada saat mengakhiri persembahyangan
  27. Brahma salah satu dewa Trimurti yang berperan sebagai dewa pencipta alam semesta
  28. brahmaloka tempat tinggal Dewa Brahma sebagai dewa pencipta
  29. brahmana satu dari empat golongan dalam caturwarna, yaitu golongan pandita
  30. brahmana pemimpin upacara agama Hindu
  31. brata tindakan pengendalian diri
  32. butayajna upacara persembahan kepada butakala agar tidak mengganggu kehidupan manusia
  33. Catur Weda empat bagian dari kitab Weda yang terdiri atas Regweda, Samaweda, Yajurweda, dan Atharwaweda
  34. caturwarna pembagian kasta ke dalam empat tingkatan, yakni brahmana, ksatria, waisya, dan sudra
  35. dewa api Agni
  36. dewa perang Indra
  37. dewi langit aditi
  38. Dipawali festival cahaya sebagai lambang menangnya kebaikan atas keburukan, dirayakan selama lima hari pada Oktober atau November (pada kalender Masehi), biasanya dirayakan oleh umat Hindu India
  39. ekajati tingkatan pertama kesucian seorang pinandita sebagai pemangku pura
  40. gelang tridatu gelang yang terbuat dari tiga untai benang berwarna merah, putih, dan hitam, melambangkan kekuatan tiga dewa dalam agama Hindu
  41. gi minyak sapi; minyak samin; cairan mentega
  42. hari Saraswati hari raya umat Hindu di Bali untuk memperingati turunnya ilmu pengetahuan
  43. hyang roh yang bersifat ilahi atau berasal dari leluhur
  44. indra (ditulis dengan huruf kapital) nama seorang dewa yang menguasai angkasa
  45. indraloka keindraan; surga
  46. jagra terjaga selama 36 jam (dalam rangka pengendalian diri) di hari Siwaratri
  47. jagra menjaga kewaspadaan
  48. mahadewa Batara Syiwa
  49. mahadewa dewa yang tertinggi
  50. mahadewi sebutan kepada seorang putri atau permaisuri
  51. mahadewi Batari Durga
  52. mahakala penjelmaan Dewa Syiwa sebagai Maha Pemusnah
  53. moksa bebas dari reinkarnasi atau penjelmaan kembali
  54. moksa hilang
  55. mudra sikap jari-jari tangan dalam bersemadi
  56. nirwana keadaan dan ketenteraman sempurna bagi setiap wujud eksistensi karena berakhirnya kelahiran kembali ke dunia
  57. om swastiastu semoga senantiasa ada dalam keadaan baik atas karunia Tuhan (biasanya diucapkan pada awal pidato, saat bertemu dengan seseorang, dan sebagainya)
  58. pandita orang yang ahli dalam ilmu agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari; sulinggih; pedanda
  59. papa terbelenggu oleh indra, lalai, dan lupa akan hakikatnya sebagai manusia; berdosa
  60. pasraman satuan pendidikan keagamaan Hindu pada jalur formal atau nonformal
  61. pedanda pendeta agama Hindu di Bali
  62. pesantian lembaga pendidikan keagamaan Hindu pada jalur pendidikan nonformal, mengacu pada sastra agama atau kitab suci Weda
  63. pinandita pembantu pandita
  64. punia pemberian secara ikhlas; sedekah
  65. sadu petapa atau orang suci yang hidup menyendiri dengan selalu melakukan meditasi dan kontemplasi
  66. sakti energi; kekuatan; spirit
  67. Sanskerta bahasa kitab suci Weda
  68. Saraswati dewi pelindung atau pelimpah pengetahuan, kesadaran, dan sastra; sakti Dewa Brahma
  69. satyaloka tempat tinggal Dewa Brahma sebagai salah satu perwujudan dari Trimurti
  70. semahan sesuatu yang disemahkan
  71. Siwaratri hari suci yang dipercaya sebagai hari penebusan dosa, diperingati setahun sekali, jatuh pada hari ke-14 paruh gelap bulan ke-7 menurut perhitungan tahun Saka dengan cara berjaga (tidak tidur) semalam suntuk
  72. sulinggih pedanda
  73. Syiwa salah satu dewa Trimurti yang berperan sebagai dewa perusak
  74. tantra kekuatan suci dalam diri yang dibangkitkan dengan cara-cara yang ditetapkan dalam kitab suci
  75. tridatu untaian benang berwarna merah, putih, dan hitam yang melambangkan kekuatan tiga dewa
  76. Upanishad kitab tafsir yang bersifat filosofis tentang kitab Weda, pegangan umat Hindu
  77. upawasa puasa yang dilakukan selama 24 jam (dari pagi sampai pagi berikutnya) pada hari-hari yang ditentukan seperti Siwaratri dan Nyepi
  78. Widhi Wasa Tuhan
  79. widya pasraman penyelenggara pendidikan formal keagamaan Hindu
  80. Wisnu salah satu dewa Trimurti yang berperan sebagai dewa pemelihara
  81. yajna pengorbanan; persembahan; pujian
  82. yajna kurban suci


Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan hukum: (673)

ab initium, abet, absenteisme, adjudikasi, adopsi, adopsi antarnegara, adopsi ilegal, advokasi lingkungan, afian, afidavit, agen elektronik, akta jual beli, akta kelahiran, akta nikah, akta proteksi data, ala (4), alibi, alkah (2), amar, amortisasi, anak didik masyarakat, anak pelaku tindak pidana, anak pidana, analisis mengenai dampak lingkungan, ancaman kekerasan, ancaman pembunuhan, ancaman serius, angkat nilai, angket, animus furandi, antinomi, apel (1), arbitrase, ares (1), artikel, asas kriminalitas diperluas, asinyor, audit eksternal, audit internal, audit kontrak, audit kredit, auditor eksternal, bagian modal, bahaya moral, baku mutu lingkungan, balas-membalas, baliu, bambang (2), banding, banggan, barang bukti, barang gawan, barang kalakeran, barang sulur, barang tua, baruje, bebas murni, bebekel, biaya ongkos, bilateral, bilineal, binatak, bipatride, bramacorah, bunga hau, burukan, cagar alam, carik duwe, carik pecatu, corpus delicti, dadal, dading, daerah bebas obat keras, daktiloskopi, dakwaan alternatif, dakwaan kumulatif, dakwaan primer, dakwaan rancu, dakwaan subsider, datatamak, dati, defamasi, delik (3), delinkuensi, denasionalisasi, denda administratif, denda kubra, denda paturunan, denda uang, deportasi, derivatif, detenidos, diktum, diplomatika, dismembrasio, dispensasi, dispensasi perkawinan, diundangkan, doko, domain eminen, domisili, dongkelan, doni (1), druwe desa, duai, duplik, dusun pengasihan, eigendom, ekoterorisme, eksaminasi, eksekusi, eksekutif, eksepsi, ekseptor, ekspedisi, eksploit, eksploitasi ekonomi, eksploitasi seksual, eksteritorialitas, eksterminasi, ekstorsi, ekstradisi, ekstrak (2), ekstraksi (2), ekstrateritorialitas, eror, eskro, etiologi kejahatan, evokasi, fafa, fasakh, felon, fotografi forensik, gana-gini, ganti semangat, gelar perkara, gudang pabean, hadat, hak (1), hak anak, hak dasar, hak ingkar, hak konstitusional, hak kuasa ibu, hak pengusahaan hutan, hak purba, hak uji, hak ulayat, hak wilayat, hakim ad hoc, hakim agung, hakim anak, hakim hak asasi manusia, hakim hak asasi manusia ad hoc, hakim konstitusi, hakim militer, harga perkakas merimba, hari acara, hari batal, hari jatuh, hari lunasan, harta bawaan, harta beku, harta bersama, harta imaterial, harta kekayaan halal, harta pusaka, harta tersembunyi, hasil tindak pidana, hazad, himanga, hubungan hukum, hukum disiplin tentara, hukum dunia maya, hukum siber, hukuman fisik, identitas diri, ikuh, imbalan negatif, imbalan positif, indebitum, informasi elektronik, informasi pornografi, inkrah, inkues, instansi, integrasi samping, intimidasi masyarakat, investigasi kredit, iuran pembangunan daerah, izin mendirikan bangunan, izin tinggal tetap, jadwal amortisasi, jaksa agung muda, jambulan, jaminan keamanan, jaminan penangguhan penahanan, jaminan tambahan, jaringan perbankan, jasa pornografi, kadaver, kaji ulang kredit, kalakeran, kartel, karya intelektual, kasasi, kaskaya, kasus, kawasan hutan, keadaan memaksa, kecanduan obat keras, kecukupan modal, kecurangan di pasar, kecurangan pedagang, kecurangan transaksi, kegagalan penangguhan putusan, kejahatan, kejahatan administratif, kejahatan anak, kejahatan apartheid, kejahatan dunia maya, kejahatan ikutan, kejahatan jalanan, kejahatan kerah biru, kejahatan korporasi, kejahatan lintas batas, kejahatan luar biasa, kejahatan predikat, kejahatan seksual terhadap anak, kejahatan siber, kejahatan terhadap kemanusiaan, kekayaan bersih, kekerasan nyata, kekerasan oleh orang tua, kekerasan terhadap anak, kekhilafan hukum, kekuasaan, kekuasaan eksekutif, kekuasaan legislatif, kekuasaan marital, kelalaian wajib pajak, keleluasaan, kemanusiaan, kemasan psikotropika, kerahasiaan bank, kerahasiaan transaksi keuangan, kertaaji, kerugian karena lingkungan, kerusakan hutan, kesenjangan negatif, ketaatan, ketakcukupan dana, ketergantungan, ketetapan dinas, kewajiban, kewibawaan, klaim palsu, klien (1), kode akses, kodifikasi, komersialisasi percabulan, komersialisme, komisi kebenaran dan rekonsiliasi, Komisi Nasional HAM, komite kredit, komunikasi elektronik, koneksitas, konflik kepentingan, konflik kewenangan, konformitas, konservasi lingkungan, konsesi, konsinyasi, konspirasi antarkorporasi, konspirasi berantai, kontrak elektronik, kredit diragukan, kredit investasi kecil, kredit pemilikan rumah, kredit usaha rakyat, kredit usaha tani, kriminalisasi, kulpa, kumulasi, kumulasi objektif, kumulasi subjektif, labelisasi, laporan akun nasabah, laporan audit, laporan kredit, laporan perubahan modal, laut teritorial, layanan seksual, legataris, legitimaris, legitimas, legitimasi, lembaga kliring, lembaga penyimpanan efek, lembaga perlindungan anak, lembaga perlindungan saksi dan korban, levirat, limbah berbahaya, lingkungan peradilan, lunasan, madinding, Mahkamah Konstitusi, makadok, malaadministrasi, malafide, manipulasi harga, manipulasi pasar, manumisio, maro (1), masa percobaan, masa retensi, masyarakat hukum, matrilokal, melangkup, membanding, memori banding, memori kasasi, menagih, mendinding, menggandakan, merek dagang, merger bank, mertelu, metode penghapusan langsung, milik pribadi, militer intermiran, modal dasar, mukah, negara transit, neraca jasa, neraca pembayaran transfer, neraca perdagangan, netral teknologi, nilai likuidasi, nisbah likuiditas, nomor identitas bank, nonekstraksi, novum, objek hukum, objek vital, obligasi nirkala tahunan, oditur, oditur jenderal, oditur militer, oditurat, ofset, omstandigheid, operasi militer, oplichting, opportuniteitsbeginsel, opschorting, otak kejahatan, pajak ad valorem, pajak ilegal, pajak taksah, pajak tersembunyi, pak temurun, panggilan pengadilan, pasal berlapis, pekerja sosial, pelaku pembantu, pelaku penggelapan, pelaku predikat, pelaku tindak pidana militer, pelanggaran berat HAM, pelanggaran hak cipta, pelanggaran thd kewajiban hukum, pelarian modal, peleburan usaha, pelepasan bersyarat, pelestarian lingkungan, pemaksaan kehamilan, pemalsuan dokumen baik, pemalsuan intelektual, pembagian prorata, pembajakan laut, pembajakan nuklir, pembajakan pesawat udara, pembanding, pembangkangan militer, pembangkit kejahatan, pembebasan bersyarat bagi anak, pembebasan dng jaminan, pemberontakan militer, pembimbing pemasyarakatan, pembocoran rahasia, pembocoran rahasia jabatan, pembuangan limbah, pembuktian terbalik, pembunuhan bayi baru lahir, pemeriksaan, pemeriksaan bank, pemeriksaan koneksitas, pemeriksaan mayat, pemilik data, pemindahtanganan, penahanan ilegal, penangkapan ikan ilegal, penarikan tunai di muka, penasihat hukum, pencandu obat keras, pencegahan pornografi, pencegahan residivistis, pencemaran lingkungan, pencucian uang, pencurian informasi, pencurian melalui daring, pendanaan teroris, pendekatan ideologi, penderitaan mental, penerima jatah saham, penetapan, pengabaian, pengacauan militer, pengadilan anak, pengadilan kepalilitan, pengadilan militer tinggi, pengadilan militer utama, pengadilan pajak, pengadilan tata usaha negara, pengadilan tindak pidana korupsi, pengadilan tinggi agama, pengadilan tinggi tata usaha negara, pengadilan umum, pengadu, pengakuan di bawah tekanan, pengangglapan, penganiayaan berat, penganiayaan kelompok, penganiayaan seksual, pengaruh pornografi, pengawasan berlapis, pengawasan taklangsung, pengecekan internal, pengecualian, pengelolaan harta dan kewajiban, pengembalian aset, pengendalian intern, penggelapan asuransi, penggelapan pajak, penggelapan pajak perusahaan, penghilangan orang secara paksa, penghindaran pajak, pengitaban, pengkhianatan militer, penguasaan tanpa hak, pengurus korporasi, penilai harga, penilaian kredit, penimbunan, peninjauan kembali, penjatuhan pidana, penjebakan, penjualan ilegal, penyalahgunaan obat keras, penyalahgunaan pengaruh, penyalahgunaan wewenang, penyampingan perkara, penyandian, penyangkalan, penyelesaian kredit macet, penyelewengan, penyelundupan barang, penyelundupan imigran, penyelundupan kayu, penyelundupan orang, penyelundupan senjata, penyelundupan tenaga kerja, penyidik anak, penyidik oditur, penyiksaan, penyimpanan malam, penyimpangan, penyisihan penghapusan kredit, pepera, peradilan militer, peraketiring, perampasan aset, perampasan barang, perampasan kemerdekaan, perampokan bersenjata api, peraturan Beijing, peraturan militer, peraturan Riyadh, perbudakan seksual, percobaan, perdagangan anak, perdagangan budak, perdagangan narkotika dan psikotropika ilegal, perdagangan orang, perdagangan orang dalam, perdagangan senjata gelap, perdagangan wanita, perdata (1), peredaran gelap, perilaku antisosial, perilaku korup, perintah atasan, perintah dinas, perintah jabatan, perintah pengadilan, perkara anak, perkelahian seorang lawan seorang, perkosaan thd pasangan, perlindungan anak, perlindungan badan, perlindungan hutan, perlindungan khusus, perlindungan lingkungan hidup, perluasan kewajiban, perpindahan modal, persanggamaan, persangkaan tidak bersalah, perselisihan prayudisi, persidangan anak, persinggahan narkotika, pertambangan ilegal, pertanggungjawaban korporasi, pertanggungjawaban pengganti, pertanggungjawaban perusahaan, pertanggungjawaban pidana orang tua, perusahaan terafiliasi, peserta tindak pidana, petugas rutin, pidana, pidana bersyarat, pidana bersyarat anak, pidana pengawasan, pidana tutupan, pihak terafiliasi, pinjaman nirkala, pinjaman nisbah tinggi, PK, PK (3), popi opium, pornografi anak, portofolio saham, posisi keuangan, posisi rentan, positivisasi, potensi kekerasan, potensi ringan, potensi tinggi, praduga tak bersalah, praktik mafia hukum, praktik mafia pajak, praktik monopoli, praperadilan, presumption of innocence, prinsip depolitisasi, prinsip pengenalan nasabah, produk pornografi, program audit, program konseling, prostitusi anak, putusan akhir, putusan bebas, putusan lepas, putusan pengadilan, putusan sela, raketiring, rambah hutan, ranah eminen, rapat umum tahunan, rasa aman, rasio kecukupan modal, rasio modal, rasio utang modal, rekening administratif, reklasering, rekonvensi, rekuisitor, remisi, replik, residivistis, restitusi, retroaktif, riset pemasaran, risiko kredit, risiko likuiditas, risiko modal, risiko suku bunga, saham dibayar penuh, sandi biner, sanksi, sarana akses, sasaran kejahatan, seks libat anak, seleksi menyempit, semisintetis, senjata mematikan, sertifikat elektronik, sesi (2), sidang pengadilan, sidik jari, sindikat kejahatan, sindikat kejahatan terorganisasi, somasi, standar audit, sterilisasi paksa, suap bisnis, suasana teror, subsider, subsosialitas, suksesif, surat antisipasi obligasi, surat keterangan tunggakan, surat perintah bayar bank, surat tilang, tahanan kejaksaan, tahanan militer, tahanan perang, tahanan polisi, tanah talau, tanda tangan elektronik, tanggung jawab, tanggung jawab mutlak, tanggung jawab wajib pajak, tanggung renteng, terbukti secara sah, terdakwa, tergugat, termaslahat, teroris nuklir, terorisme domestik, terorisme internasional, terorisme lingkungan, terorisme siber, terorisme teknologi, tes DNA, testimoni, tindak pidana khusus, tindak pidana militer, tindak pidana perpajakan, tindak pidana umum, tindakan, tindakan dinas, tipikor, tipiring, tolak bayar, tolak nirpendapat, tort, transaksi takwajar, transfer dana otomatis, transit narkotika, triplik, tugas (1), tunggakan bunga, uang pengganti, uji materi, ukuran pidana, upaya banding, utang dana, verset, verstek, vigilantisme, vonis, wajib kerja, wajib lapor, wajib latihan kerja, wajib pajak takbayar, wewenang, wilayah hukum, yuridis, yurisdiksi, yurisdiksi pengadilan militer, yurisprudensi, zat adiktif

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan ilmu gizi: (280)

  1. afagia ketakmampuan untuk menelan
  2. afagosis ketakmampuan untuk makan
  3. ahli gizi olahraga seorang profesional yang memiliki keahlian dalam bidang gizi olahraga
  4. air bebas mineral air yang dimurnikan melalui proses pembebasan garam-garam mineral; air demineralisasi
  5. air bermineral air yang sudah mengalami proses pembebasan mineral, kemudian ditambahkan kembali mineral tertentu, biasanya dikemas dalam botol
  6. air demineralisasi air bebas mineral
  7. air ekstraseluler air yang terdapat di luar sel
  8. air intraselular air yang terdapat di dalam sel
  9. air label ganda air yang dilabeli oleh dua jenis isotop stabil, yaitu isotop deuterium (H-2) dan isotop oksigen-18 (O-18)
  10. air metabolik air yang dihasilkan di dalam tubuh melalui oksidasi
  11. air takbermineral air yang dimurnikan dengan melewatkannya melalui resin pertukaran ion atau perlakuan osmosis terbalik
  12. AKG angka kecukupan gizi
  13. akrodermatitis enteropatika penyakit kulit dan saluran cerna karena kekurangan seng dalam menu makanan sehari-hari
  14. akuokobalamin vitamin B12
  15. alkohol gula alkohol yang dihasilkan dari gula
  16. ambang atas asupan angka asupan zat gizi paling tinggi yang apabila dikonsumsi dalam jumlah tersebut setiap hari tidak menimbulkan efek yang membahayakan kesehatan
  17. analisis komposisi tubuh analisis untuk menilai proporsi jaringan lemak dan bukan lemak atau otot tubuh seseorang
  18. androstenedion suplemen makanan yang meningkatkan produksi testosteron, energi, kekuatan dan perkembangan otot
  19. anemotrofi ketidakcukupan zat gizi di dalam darah
  20. angka kecukupan gizi angka referensi makanan
  21. angka referensi makanan jumlah kecukupan zat gizi tertentu per orang per hari yang ditetapkan oleh lembaga yang berwenang
  22. anoreksia atletika gangguan makan pada atlet akibat lewah latihan fisik
  23. anoreksia nervosa gangguan makan, ditandai dengan rasa takut yang ekstrem menjadi kelebihan berat badan, mengarah pada diet yang berlebihan
  24. apastia tindakan memuntahkan makanan yang sudah dikonsumsi sebagai ekspresi gangguan psikologis
  25. aposia ketiadaan rasa haus
  26. apositia keengganan untuk makan
  27. asam lemak takjenuh ganda asam lemak rantai panjang yang mengandung dua atau lebih ikatan rangkap yang dipisahkan oleh jembatan metilena
  28. asam lemak volatif asam lemak rantai pendek yang dihasilkan oleh bakteri di dalam usus
  29. asimilasi proses yang terjadi ketika tubuh mengambil zat-zat gizi
  30. asupan energi jumlah energi atau kalori yang dikonsumsi dalam satu hari
  31. asupan energi jumlah karbohidrat dan protein di dalam makanan yang mampu diserap oleh tubuh
  32. asupan makanan jumlah zat gizi yang diterima seseorang melalui menu makanannya
  33. bahan tambahan pangan senyawa kimia yang biasa ditambahkan pada makanan untuk memperbaiki penampilan, rasa, aroma, atau warna
  34. cairan cerna sekresi dari saluran usus yang terlibat dalam percernaan makanan
  35. cairan tubuh semua cairan yang terdapat dalam tubuh
  36. defisien tidak memenuhi standar kebutuhan
  37. defisiensi kekurangan sesuatu yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya zat gizi
  38. defisiensi kromium kekurangan kromium yang menyebabkan gangguan metabolisasi gula
  39. defisit kalori keadaan jumlah kalori lebih banyak dibakar dibandingkan dengan dikonsumsi
  40. diare pelancong diare berupa feses yang lebih berair yang dialami oleh pelancong dari negara maju ketika melakukan perjalanan ke negara berkembang
  41. diet Atkins penurunan berat badan dengan asupan karbohidrat yang sangat terbatas, tetapi lemak dan protein diperbolehkan tanpa batas
  42. diet bebas jerawat pola makan yang diklaim dapat memperbaiki atau menghilangkan jerawat
  43. diet dadakan diet yang secara drastis menurunkan asupan kalori pada periode waktu yang singkat
  44. diet detoks diet penurunan berat badan yang harus dibersihkan dengan berpuasa
  45. diet dukan diet yang menekankan pada konsumsi makanan berprotein tinggi dan berkarbohidrat rendah
  46. diet GM diet penurunan berat badan dengan menerapkan pola makan tertentu selama tujuh hari
  47. diet Hay sistem makan dengan konsep protein dan karbohidrat tidak boleh dimakan pada waktu yang sama, dicetuskan oleh William Howard Hay
  48. diet karbohidrat rendah diet penurun berat badan dengan kandungan karbohidrat rendah selama periode 28 hari
  49. diet kombinasi diet Hay
  50. diet makanan mentah diet yang hanya mengonsumsi makanan mentah
  51. diet paleo diet meliputi asupan yang kaya vitamin seperti buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, protein rendah lemak, serta makanan dengan proses pengolahan yang sedikit, pengurangan konsumsi gula, produk susu, dan produk gandum
  52. diet panjang umur diet yang ditujukan untuk memperlambat proses penuaan dan mempertahankan vitalitas
  53. diet pemulihan diet dengan kandungan gizi tertentu yang membangun kembali jaringan tubuh dan mengembalikan cadangan energi
  54. diet rendah garam diet penurunan berat badan dengan menghindari asupan garam
  55. diet rendah kolesterol diet yang mengatur asupan lemak jenuh, lemak trans, dan asam lemak tak jenuh sehingga dapat menurunkan kolesterol darah dan berat badan
  56. diet yoyo diet yang sesudah berat badan turun mudah menjadi naik kembali
  57. dietisien ahli gizi yang bekerja menerapkan prinsip gizi dalam pemberian makan kepada individu atau kelompok, merencanakan menu, dan diet khusus, serta mengawasi penyelenggaraan dan penyajian makanan
  58. dietisien masyarakat publik ahli gizi kesehatan publik
  59. diperkaya telah mendapat penambahan vitamin dan mineral ke dalam pangan agar lebih bergizi
  60. distrofi pengurusan organ tubuh, otot, atau jaringan akibat kekurangan zat gizi
  61. disvitaminosis penyakit yang disebabkan oleh defisiensi atau kelebihan vitamin tertentu
  62. dugaan kebutuhan rerata asupan rata-rata zat gizi harian yang diduga memenuhi kebutuhan zat gizi dari setengah populasi sehat pada kelompok umur dan jenis kelamin tertentu
  63. efek glikemik besarnya kemampuan makanan yang mengandung karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah
  64. efek yoyo diet yoyo
  65. ekuivalen metabolik satuan ekuivalen metabolik dari pengukuran produksi panas oleh tubuh
  66. ekuivalen retinol satuan aktivitas biologis vitamin A yang setara dengan retinol
  67. EMB energi metabolisme basal
  68. energi metabolisme basal jumlah energi minimum yang dibutuhkan untuk melakukan proses tubuh vital, seperti tonus otot, saraf, pernapasan, dan sirkulasi darah
  69. energi metabolisme istirahat energi metabolisme seseorang pada saat beristirahat
  70. energi pangan jumlah energi yang dapat dicerna yang diberikan oleh pangan
  71. energi pencernaan makanan pengeluaran energi untuk mencerna atau menyintesis zat gizi di dalam tubuh
  72. energi termogenesis peningkatan produksi panas oleh tubuh untuk mempertahankan suhu tubuh atau sebagai tanggapan terhadap asupan makanan
  73. energi termogenesis makanan energi yang dikeluarkan untuk memetabolisme zat gizi makanan
  74. enzim pencernaan enzim dalam sistem pencernaan yang membantu penguraian biokimia makanan di dalam tubuh
  75. faktor anti uban vitamin asam pantotenat yang akan menyebabkan kehilangan warna hitam pada rambut apabila tubuh mengalami defisiensi vitamin tersebut
  76. faktor intrinsik protein yang disekresi dalam cairan lambung oleh sel parietal (oksintik) dari mukosa lambung yang sangat dibutuhkan untuk penyerapan vitamin B-12
  77. faktor konversi energi berbagai faktor yang digunakan untuk menghitung energi yang dihasilkan oleh makanan
  78. faktor konversi nitrogen faktor yang digunakan untuk mengonversi kandungan nitrogen pangan menjadi kandungan protein total
  79. faktor toleransi glukosa kompleks kromium dan nikotinat yang larut air dan dibutuhkan untuk toleransi glukosa normal
  80. formula makanan yang digunakan sebagai alternatif ASI dan sediaan nutrisi bagi bayi yang membutuhkan
  81. formula bayi susu hewan mamalia yang diproses menjadi tepung dengan komposisi zat gizi utama mendekati komposisi ASI
  82. formula du bois rumus untuk menghitung luas permukaan tubuh
  83. formula susu kedelai jagung makanan bayi kaya protein (20% protein), dibuat dari jagung, tepung kedelai, tepung susu skim, ditambahkan vitamin dan mineral
  84. fortifikasi pangan pangan yang diberi tambahan satu atau lebih zat gizi esensial untuk memperbaiki mutu makanan suatu golongan penduduk sehingga terjamin terpenuhinya kebutuhan gizi minimal
  85. fortifikasi wajib kebijakan pemerintah yang mewajibkan produk pangan tertentu diperkaya dengan zat gizi tertentu, seperti penambahan yodium pada garam atau penambahan besi dan seng pada tepung terigu
  86. fosforus mineral esensial yang banyak terdapat pada tulang dan gigi
  87. gangguan makan lewah gangguan kejiwaan pada seseorang yang memiliki kompulsi terhadap makan berlebih, tetapi tidak dimuntahkan lagi sesudahnya
  88. gangguan saraf tulang belakang cacat lahir berupa tidak terbentuknya tulang tengkorak atau tidak menutupnya saraf tulang belakang akibat tidak sempurnanya pertumbuhan dan perkembangan sistem tabung saraf pada masa janin
  89. gel olahraga gel konsentrat karbohidrat yang mudah dimetabolisme selama melakukan latihan fisik
  90. gizi olahraga ilmu gizi yang dikhususkan pada bidang olahraga
  91. gizi personal pendekatan ilmu gizi untuk memenuhi kebutuhan individu dengan mempertimbangkan keadaan kesehatan, gaya hidup, umur, dan jenis kelamin
  92. glikogenolisis pemecahan glikogen menjadi glukosa, digunakan sebagai sumber energi dan untuk mempertahankan glukosa darah pada keadaan puasa
  93. higiene pangan kondisi dan perlakuan yang diperlukan untuk menjamin keamanan pangan di semua tahap rantai pangan
  94. higiene sanitasi makanan upaya untuk mengendalikan faktor makanan, orang, tempat dan perlengkapannya yang dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan
  95. hipoproteinemia keadaan rendahnya kadar protein dalam darah
  96. hiposit pangan rendah energi
  97. IMT indeks massa tubuh
  98. indeks glikemik angka yang menunjukkan potensi peningkatan glukosa darah karbohidrat yang tersedia pada suatu pangan
  99. indeks makan sehat ukuran mutu diet untuk menilai kesesuaian dengan pedoman gizi seimbang
  100. indeks mutu gizi alat ukur untuk menggambarkan kandungan zat gizi suatu makanan atau menu
  101. indigesti ketidaknyamanan perut (lambung) setelah mengonsumsi makanan; dispepsia
  102. informasi gizi informasi tambahan tentang nilai gizi produk pangan
  103. inisiasi menyusui dini inisiasi dini
  104. interaksi obat-zat gizi efek pemberian obat terhadap fungsi, penyerapan, dan penggunaan zat gizi
  105. intoksikasi air peningkatan volume air bebas dalam tubuh yang mengakibatkan hiponatremia
  106. intoleransi ketakmampuan untuk makan atau minum makanan, bahan, atau zat tertentu, serta untuk mengonsumsi obat tertentu, tanpa reaksi alergi atau sakit
  107. intoleransi disakarida gangguan kemampuan untuk mencerna laktosa, maltosa, atau sukrosa karena ketiadaan enzim laktase, maltase, atau sukrase
  108. intoleransi fruktosa kesulitan mencerna dan menggunakan fruktosa atau pangan yang mengandung fruktosa
  109. intoleransi pangan kesulitan dalam mencerna makanan
  110. intoleransi protein reaksi alergi terhadap protein tertentu
  111. inversi pembalikan tanda rotasi apabila sukrosa dihidrolisis menjadi glukosa dan fruktosa
  112. isoflavonoid flavonoid yang larut dalam air yang merupakan pigmen tumbuhan, dianggap antioksidan, terdapat dalam makanan, khususnya produk kedelai
  113. isoleusina asam amino yang merupakan isomer dari leusin, terdapat pada sebagian besar protein
  114. kalorimeter bom alat pengukur energi yang dibebaskan dari makanan apabila makanan tersebut dibakar
  115. kandungan air tubuh jumlah air yang terdapat dalam jaringan tubuh
  116. kandungan lemak jumlah lemak yang terdapat dalam makanan, biasanya diukur dalam gram
  117. kapasitas ikat besi total kapasitas total transferin plasma dalam mengikat besi
  118. karbo karbohidrat
  119. kasein protein susu yang mencakup 80 persen dari protein total susu
  120. kaya vitamin mengandung vitamin dengan kadar tinggi (tentang makanan dan minuman)
  121. kebutuhan energi jumlah energi yang dibutuhkan seseorang untuk mempertahankan kesehatan yang baik dalam jangka panjang dengan cara mengukur ukuran tubuh, komposisi tubuh, dan tingkat aktivitas fisik yang diinginkan
  122. kekuatan tulang kemampuan tulang menahan tekanan dan goncangan tanpa mengalami kerusakan
  123. kelebihan berat badan akumulasi komponen lemak, otot, air, dan mineral tubuh, ditandai dengan indeks massa tubuh di atas nilai normal
  124. kelompok pangan kategori umum pengelompokan pangan
  125. kendali kalori diet rendah kalori untuk tujuan penurunan berat badan
  126. KEP kurang energi protein
  127. keracunan pangan gangguan kesehatan akibat mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi oleh mikroba, bahan kimia berbahaya, atau komponen dalam pangan yang menyebabkan reaksi alergi
  128. keseimbangan cairan tubuh keseimbangan antara asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh dan ekskresi cairan dari tubuh
  129. keseimbangan energi keseimbangan antara asupan energi dari makanan dan pengeluaran energi untuk metabolisme basal dan aktivitas fisik
  130. keseimbangan nitrogen metode pengukuran kebutuhan protein tubuh dengan mengamati perbedaan antara asupan nitrogen dan ekskresi nitrogen
  131. ketersediaan biologis protein metode yang menyatakan jumlah dan mutu protein pada pangan
  132. ketersediaan hayati proporsi zat gizi total dalam pangan, makanan, atau menu yang dimanfaatkan untuk fungsi tubuh normal
  133. kilokalori unit pengukuran panas yang setara dengan 1000 kalori
  134. KKP kurang kalori protein
  135. klaim gizi kata-kata atau logo pada kemasan pangan yang menyatakan klaim tentang kandungan gizi pangan tersebut
  136. kolesterol jahat kolesterol yang dibawa ke sel dan jaringan oleh lipoprotein densitas rendah
  137. kolesterol lipoprotein densitas tinggi kolesterol yang berfungsi membebaskan lemak dan kolesterol dari sel tubuh dan membawanya kembali ke hati untuk dibuang atau digunakan kembali
  138. kolesterol serum kolesterol yang beredar dalam darah
  139. kolesterol total jumlah kolesterol keseluruhan yang terdapat dalam darah
  140. komposisi lemak tubuh proporsi lemak tubuh pada seseorang
  141. konalbumin protein pada putih telur yang mengisi 12 persen dari padatan total
  142. kriptoksantin karotenoid terhidroksilasi terdapat pada pangan dan aktif sebagai vitamin A
  143. kualitas protein ukuran kemanfaatan protein pangan untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan, pertumbuhan, dan pembentukan jaringan baru, diukur menggunakan uji biologi ataupun uji kimia
  144. kurang energi protein kondisi kekurangan gizi yang disebabkan oleh kekurangan tingkat berat energi protein dalam makanan
  145. kurang gizi gangguan gizi karena asupan makanan yang rendah atau ketakmampuan tubuh menggunakan zat gizi yang dibutuhkan; andap gizi
  146. kurang kalori protein gangguan gizi akibat kekurangan energi dan protein
  147. kurus kering keadaan tubuh yang sangat lemah, ditandai dengan hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, lemas otot, serta lemah mental dan fisik secara umum
  148. kwasiorkor marasmik kekurangan energi dan protein yang parah pada anak, ditandai penurunan berat badan yang ekstrem, edema, dan lain-lain
  149. larutan rehidrasi minuman yang mengandung mineral dan elektrolit, digunakan untuk mengobati dehidrasi
  150. lemak cokelat lemak adiposit yang berperan sangat penting dalam proses termogenesis
  151. lemak darah komponen lemak yang terdapat dalam darah, seperti trigliserida dan lipoprotein
  152. lemak jenuh lemak yang hanya mengandung asam lemak jenuh
  153. lemak oles lemak yang dioleskan pada roti, misalnya mentega dan margarin
  154. limbah metabolik bahan yang dihasilkan oleh metabolisme yang tidak dibutuhkan oleh organisme yang menghasilkannya
  155. lingkar lengan atas lingkaran pada lengan atas bagian kiri yang diukur di bagian tengah lengan antara tulang bahu dan tulang siku
  156. lipodologi studi tentang lemak dan efeknya pada tubuh
  157. makan lewah makan yang tidak terkontrol, terutama apabila disebabkan oleh bulimia
  158. makan sehat praktik makan makanan yang kaya akan zat gizi esensial, sesuai dengan pedoman gizi seimbang
  159. makanan asam pangan yang meninggalkan residu asam setelah dimetabolisme
  160. makanan basa pangan yang meninggalkan residu alkalin atau basa setelah dimetabolisme
  161. makanan sehat pangan alamiah, tidak mengandung bahan tambahan, dan baik untuk kesehatan
  162. makanan sonde makanan dalam bentuk cair yang diberikan lewat slang nasogastrik melalui hidung langsung ke dalam lambung
  163. massa tubuh nirlemak semua jaringan tubuh yang tidak mengandung lemak, termasuk tulang, otot, organ, rambut, darah, dan air
  164. massa tulang puncak tingkat kekuatan tulang tertinggi yang pada umumnya dicapai ketika berusia dua puluhan
  165. mecin garam natrium dari asam glutamat, digunakan sebagai penguat rasa; vetsin
  166. memperkaya memperbaiki mutu gizi makanan
  167. menu kombinasi menu makanan yang bervariasi setiap hari
  168. metabolisme glukosa serangkaian reaksi yang terjadi ketika glukosa dioksidasi menjadi karbon dioksida dan air yang menghasilkan sejumlah energi
  169. metabolisme karbohidrat proses reaksi kimia dalam tubuh yang memecah dan membentuk molekul karbohidrat tertentu
  170. metabolom metabolit yang ditemukan dalam sel dan cairan tubuh pada kondisi makanan dan fisiologi khusus
  171. mikrosiklus siklus latihan fisik yang berlangsung sekitar satu minggu
  172. mineral kelumit garam mineral yang terdapat dalam tubuh manusia dalam jumlah kecil dan dibutuhkan tubuh, seperti yodium, selenium, dan mangan
  173. mineral makro mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang relatif besar, seperti natrium, kalium, klorida, kalsium, fosfor, dan magnesium
  174. mineral terkelat mineral esensial yang sudah mengalami perlakuan tertentu sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh ketika digunakan sebagai suplemen makanan
  175. mineral ultrakelumit garam mineral yang terdapat dalam tubuh manusia dan dibutuhkan dalam jumlah yang sangat kecil, seperti kobalt, silikon, dan vanadium
  176. minuman isotonik minuman berupa suplemen cairan yang mengandung zat gizi dengan proporsi yang sama dengan keadaan normal dalam tubuh
  177. minuman olahraga minuman yang mengandung karbohidrat, elektrolit, zat gizi lain, dan air, berfungsi untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh setelah berolahraga
  178. nilai biologis ukuran mutu protein yang dinyatakan sebagai jumlah zat gizi yang diserap dan ditahan dalam tubuh
  179. nilai biologis tinggi pangan yang tinggi kandungan protein dan tersedia secara biologis
  180. nilai energi jumlah energi yang dihasilkan oleh makanan tertentu
  181. nilai protein relatif ukuran mutu protein yang dinyatakan sebagai kemampuan dalam mendukung keseimbangan nitrogen di dalam tubuh
  182. nutrasetikal senyawa dalam makanan yang memiliki manfaat terhadap kesehatan
  183. nutrisi esensial nutrisi yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan
  184. osmolalitas kadar partikel aktif secara osmotik per kg pelarut
  185. padat energi mengandung kalori tinggi, tetapi kandungan zat gizi esensial rendah
  186. padat kalori mengandung kalori tinggi dengan zat gizi esensial yang lebih sedikit (tentang makanan dan minuman)
  187. pangan alami pangan dari alam dengan pengolahan yang sangat minimal, seperti pemanasan atau pembekuan, dan tidak diproses secara kimia
  188. pangan asam pangan yang dapat meninggalkan residu asam di dalam metabolisme tubuh, seperti daging, keju, telur, dan serealia
  189. pangan baru pangan yang sebelumnya tidak pernah dikonsumsi, diproses dengan cara yang sebelumnya tidak digunakan, dan memiliki manfaat bagi kesehatan
  190. pangan basa pangan yang dapat meninggalkan residu basa di dalam metabolisme tubuh, seperti susu, sayuran, dan buah-buahan
  191. pangan diabetik pangan dengan kadar karbohidrat dan gula rendah, biasanya untuk penderita dibetes
  192. pangan dietetik pangan yang dirancang untuk orang dengan kebutuhan gizi khusus
  193. pangan hidup pangan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang sadar akan kesehatan, dapat meningkatkan mutu hidup fisik dan mental
  194. pangan layak pangan yang sesuai dan sehat untuk konsumsi manusia
  195. pangan medis pangan yang secara khusus diolah untuk penyembuhan suatu penyakit
  196. pangan tanpa gizi pangan yang tidak mengandung zat gizi
  197. pangan terancang pangan fungsional
  198. pangan tinggi gizi pangan yang mengandung banyak zat gizi
  199. pangan utuh pangan yang diproses sangat minimal dengan prinsip tidak ada yang dibuang atau ditambahkan dan dimakan secara alami
  200. pedoman gizi seimbang pedoman untuk menyusun menu makanan yang mengandung semua sumber gizi yang dibutuhkan tubuh
  201. pelatih pribadi pelatih yang bekerja dengan klien secara individu
  202. pemanis artifisial pemanis buatan yang digunakan sebagai pengganti gula, misalnya sakarin dan aspartam
  203. pemanis bergizi pemanis yang dapat menambah nilai energi pada pangan
  204. pemanis limbak pemanis yang digunakan sebagai pengganti sukrosa dan sirop glukosa
  205. pemanis nonkalori pemanis pengganti gula yang tidak mengandung kalori
  206. pembakaran lemak pengeluaran lemak yang tersimpan dalam tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi
  207. pembatasan kalori kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup
  208. pembentukan otot proses membentuk otot tubuh melalui latihan beban dan diet tinggi protein
  209. pemberian ASI eksklusif pemberian asupan ASI saja kepada bayi selama enam bulan pertama kelahiran
  210. pemberian susu formula pemberian susu hewan mamalia (biasanya sapi) yang dikemas dalam bentuk bubuk dengan komposisi zat gizi utama yang mendekati komposisi ASI
  211. pemolaan jenis terapi fisik dengan melakukan latihan yang dirancang untuk memperkuat otot atau saraf tertentu
  212. pemuntahan makanan perilaku gangguan makan dengan memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan, sehingga tubuh tetap langsing
  213. penanda biologis indikator biologis atau proses biokimia yang dapat menjadi penanda adanya suatu penyakit
  214. penekan nafsu makan obat yang dapat mengurangi rasa lapar
  215. pengeluaran energi proses mengeluarkan energi untuk mempertahankan kondisi tubuh secara konstan dan melakukan aktivitas fisik
  216. pengganti lemak bahan yang berfungsi mengganti lemak, tetapi tetap memberikan rasa dan tekstur seperti pangan aslinya yang mengandung lemak
  217. penggantian cairan penggantian cairan, seperti garam-garam mineral, yang hilang dari tubuh setelah berolahraga berat
  218. penghambat karbohidrat suplemen olahraga yang membantu menurunkan berat badan dengan cara menghambat pemecahan karbohidrat
  219. penguat rasa bahan yang ditambahkan pada makanan untuk menguatkan rasanya, seperti garam, gula, monosodium glutamat, dan cuka
  220. perbaikan jaringan pembangunan kembali jaringan tubuh yang rusak dengan menggunakan zat-zat gizi untuk membentuk jaringan baru
  221. piramida makanan grafik kebutuhan gizi manusia yang dibuat dengan menempatkan asupan dalam jumlah terbesar pada bagian dasar yang lebih lebar dan asupan dalam jumlah yang terkecil pada bagian puncak piramida, dengan prinsip bahwa asupan makanan harus memenuhi kebutuhan tubuh
  222. piruvat senyawa antara pada metabolisme karbohidrat yang terbentuk dari glikolisis glukosa secara anaerob
  223. polisakarida nonpati polisakarida yang terdapat dalam pangan yang bukan berasal dari pati untuk serat makanan
  224. prekursor bahan atau senyawa yang menjadi pembentuk bahan atau senyawa lain
  225. profil zat gizi komposisi gizi dari pangan tertentu
  226. prohormon prekursor dari hormon, biasa digunakan sebagai suplemen untuk membentuk otot-otot tubuh dalam meningkatkan suplai hormon tubuh secara alami
  227. prolamina protein sederhana yang terdapat dalam biji-bjian
  228. prolina asam amino yang terdapat dalam banyak protein, terutama kolagen
  229. protein aksi komplemen protein yang saling melengkapi pada makanan yang dimakan bersamaan sehingga meningkatkan nilai biologisnya
  230. protein G protein yang mengikat nukleotida guanina
  231. protein kedelai protein yang ditemukan pada kedelai
  232. protein konjugasi protein kompleks yang menggabungkan asam amino dengan senyawa lain, seperti lipoprotein
  233. protein kualitas tinggi protein yang mengandung semua asam amino esensial dalam jumlah tinggi dan tersedia secara alami
  234. protein lengkap protein yang mengandung semua asam amino esensial
  235. protein pengikat protein yang mengikat zat tertentu, misalnya mengikat iodin dan kalsium
  236. protein referensi nilai protein standar yang digunakan sebagai acuan dalam pengukuran mutu protein makanan
  237. protein susu protein pada susu asam laktat skim ditambah dadih susu; albumin susu
  238. protein terigu makanan kenyal yang terbuat dari protein gandum (gluten) dan kaya dengan kandungan protein
  239. rasio aktivitas fisik rasio energi yang dikeluarkan untuk setiap aktivitas fisik per menit dibagi dengan energi metabolisme basal (EMB) per menit
  240. reaksi negatif pangan reaksi ketaknyamanan, intoleransi, atau alergi pada tubuh karena ketakmampuan tubuh dalam memetabolisme komponen pangan tertentu
  241. rendah energi energi yang kurang dari 40 kkal per 100 gram (tentang makanan atau minuman)
  242. rendah kalori rendah energi
  243. rendah lemak mengandung kadar lemak rendah
  244. respons kelaparan respons tubuh secara fisiologi dan biokimia terhadap kelaparan
  245. retensi bersih protein ukuran mutu protein dengan membandingkan rasio efesiensi protein
  246. retensi protein persentase protein makanan yang diserap dan digunakan oleh tubuh
  247. salah makan kondisi ketika tubuh tidak memperoleh makanan yang cukup atau hanya mendapatkan makanan bermutu buruk sehingga menyebabkan sakit
  248. sensitivitas makanan reaksi tubuh secara negatif terhadap zat dalam pangan pada dosis yang ditoleransi oleh orang normal
  249. serat kasar serat yang masih tidak tercerna setelah pangan dicerna dengan alkali atau asam
  250. serat makanan karbohidrat dan lignin yang tidak dapat dicerna dan ditemukan secara alami dalam tanaman
  251. serat taklarut air bagian dari serat makanan atau polisakarida nonpati yang tidak dapat larut dalam air, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin
  252. siklus kori proses konversi kelebihan asam laktat yang dihasilkan oleh otot menjadi glukosa sehingga dapat digunakan kembali untuk produksi energi
  253. simpanan besi protein yang menyimpan besi dalam tubuh (mukosa usus, hati, limpa, dan sumsum tulang) berupa feritin dan hemosiderin
  254. sindrom kaki terbakar sakit saraf kaki karena kekurangan protein dan vitamin B
  255. sindrom kurus keadaan hilangnya berat badan dan berubahnya komposisi jaringan tubuh yang terjadi pada pasien penderita infeksi HIV
  256. sindrom malabsorpsi gejala yang disebabkan oleh tidak tercukupinya zat gizi tertentu
  257. sirop glukosa sirop dengan komponen utama glukosa
  258. sirop jagung sirop yang berbahan dasar hasil hidrolisis pati jagung
  259. sitapofasis penolakan makan sebagai ekspresi dari gangguan mental
  260. sitomania keranjingan terhadap makanan
  261. sitosis keinginan yang tidak alami terhadap makanan
  262. skor kimia ukuran mutu protein yang dinyatakan dengan kandungan asam amino pembatas yang dibandingkan dengan protein telur
  263. starvasi kondisi kekurangan makanan dalam jangka waktu yang lama
  264. suplemen makanan vitamin, mineral, herba, asam amino, atau enzim yang dikonsumsi sebagai tambahan diet dengan tujuan memperbaiki kesehatan
  265. suplemen makanan bioaktif bahan yang digunakan untuk memperkaya pangan, mengandung senyawa sejenis dalam bentuk konsentrat
  266. suplemen olahraga suplemen makanan yang dikonsumsi untuk meningkatkan performa dalam berolahraga
  267. suplemen protein suplemen pangan atau minuman yang mengandung konsentrat protein, biasanya berasal dari susu
  268. suplementasi pemberian suplemen gizi berupa pil, tablet, kapsul, atau makanan dan minuman pada seseorang
  269. suplinasi rotasi lengan bawah dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas
  270. tepung utuh tepung yang terbuat dari biji-bijian utuh
  271. termogenik obat diet yang menyebabkan terjadinya peningkatan penggunaan kalori untuk menghasilkan panas, tanpa harus berolahraga
  272. tinggi kandungan padat energi, baik dalam hal lemak, garam, maupun gula (tentang pangan)
  273. tingkat aktivitas enzim pengukuran jumlah dan fungsi enzim dalam saluran cerna
  274. tingkat aktivitas fisik penggunaan energi total seseorang selama periode 24 jam dibagi dengan energi metabolisme basal
  275. tisis penyakit yang menyebabkan pengurusan jaringan
  276. trofoterapi pengobatan penyakit dengan menggunakan makanan bergizi yang tepat
  277. uji hayati uji kekuatan obat, hormon, vitamin, atau zat gizi lain dengan melihat efeknya pada hewan atau jaringan hidup yang diuji
  278. uji laktat uji yang dilakukan untuk mengukur kadar asam laktat di otot setelah melakukan aktivitas tertentu
  279. umami rasa gurih yang berasal dari monosodium glutamat, asam amino, protein, serta ribonukleotida
  280. unit internasional satuan internasional tentang ukuran potensi atau aktivitas biologis bahan, seperti vitamin dan hormon
  281. vitamer senyawa kimia yang secara struktural berhubungan dengan vitamin, dikonversi menjadi metabolit aktif yang sama di dalam tubuh
  282. waktu paruh waktu yang diperlukan untuk mengganti separuh dari jumlah molekul atau sel
  283. yohimbe stimulan pada suplemen olahraga yang berfungsi untuk mengurangi kelelahan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan ilmu pangan: (6)

  1. bahan pakan komponen ransum yang memiliki beberapa fungsi untuk membantu memenuhi persyaratan satu atau lebih nutrisi
  2. bahan viskoelastik bahan makanan yang menunjukkan sifat kental dan elastis, termasuk ketika ditekan, ditarik, dan mengalir
  3. fraksi kosong fraksi yang ditempati oleh udara (tingkat keterbukaan) dari total volume bahan pangan dalam pengeringan pangan yang dihamparkan
  4. isostatik tekanan seragam di seluruh makanan
  5. kemasan aktif kemasan makanan yang berinteraksi secara kimia atau biologis dengan isinya sehingga masa simpannya diperpanjang atau produk diubah selama penyimpanan
  6. kemasan aseptik kemasan yang disterilkan terlebih dahulu untuk menghasilkan produk yang stabil dan tidak membutuhkan pendinginan
  7. kemasan modifikasi udara kemasan yang dialiri oleh kombinasi tiga gas (karbon dioksida, nitrogen, dan oksigen) dengan campuran yang tergantung pada sifat fisik dan kimia dari makanan
  8. ketahanan varietas ketahanan varietas tertentu terhadap cedera yang disebabkan oleh herbisida, patogen, atau serangga
  9. laminasi ikatan bersama dari dua atau lebih film kemasan, kertas, atau makanan
  10. makanan higroskopik makanan yang mudah menyerap air karena mempunyai tekanan parsial uap air bervariasi dengan kadar air
  11. makanan lokal makanan yang diproduksi dalam jarak terdekat dengan konsumen
  12. makanan nonhigroskopik makanan yang memiliki tekanan uap air konstan pada kadar air yang berbeda sehingga makanan tersebut tidak mudah menyerap air
  13. pengolahan makanan metode dan teknik yang digunakan untuk mengubah bahan mentah menjadi makanan atau mengubah makanan dari bentuk satu ke bentuk yang lain untuk dikonsumsi
  14. penuaan proses meningkatkan mutu makanan dengan cara mendiamkannya selama beberapa saat
  15. radiolisis perubahan pada bahan makanan yang disebabkan oleh radiasi pengion untuk menghasilkan bahan kimia penghancur mikrooragnisme
  16. roti aerasi roti yang terbuat dari adonan yang telah dicampur dengan karbon dioksida secara mekanis, tidak menggunakan ragi
  17. sterilisasi panas sterilisasi untuk membunuh mikroorganisme dalam makanan melalui proses pemanasan
  18. suseptor bahan kemasan yang digunakan untuk melokalisasi suhu tinggi pada oven mikrogelombang

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan ilmu tanah: (130)

  1. aeolian bahan-bahan yang ditimbun melalui kerja angin, misalnya gumuk pasir
  2. agregat tanah kelompok zarah tanah (misalnya pasir, debu, lempung) yang saling berikatan sehingga sifat mekaniknya menjadi satu kesatuan, dapat berbentuk bulat, pipih, balok, atau prisma
  3. alban kutan yang berwarna cerah, terletak di dalam irisan tipis tanah sebagai akibat proses reduksi dan alih tempat
  4. alkalinitas tanah derajat alkalinitas dalam tanah yang dinyatakan dengan nilai pH > 7,0
  5. alofan mineral tanah nonkristalin berukuran lempung
  6. amelioran bahan organik dan anorganik yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah
  7. amfolitoid bahan koloid organik dan anorganik di dalam tanah yang mampu menyerap atau bereaksi secara baik dengan anion atau kation pada berbagai kondisi
  8. arbuskul struktur berbentuk pohon bercabang banyak yang terbentuk dalam sel korteks akar
  9. argilan kutan yang tersusun terutama dari mineral lempung
  10. azonal berkaitan dengan atau bersifat seperti tanah yang tidak memiliki horizon yang berkembang dengan baik, seringkali karena ketidakmatangan tanah
  11. batu keping batu ubin
  12. batu ubin pecahan batuan yang panjangnnya 15—37 cm, berasal dari batuan pasir, batuan gamping, batuan sabak, dan batuan lempung; batu keping
  13. batuan basis batuan bebas kuarsa (umumnya batuan beku) dengan kandungan silika 45%—55%
  14. batuan dasar batuan padu yang membawahi tanah dan regolit dengan ketebalan berkisar antara 0—30 m
  15. bidang erosi lapisan pecahan bahan kasar (misalnya pasir dan kerikil) yang tertinggal di permukaan tanah setelah partikel halusnya dipindahkan oleh erosi
  16. biotit bentuk umum dari mika feromagnesian yang terjadi dalam beberapa batuan beku dan metamorfik, biasanya berwarna gelap
  17. bioturbasi pencampuran atau pengadukan tanah oleh biota
  18. bioturbator hewan atau tumbuhan dengan aktivitas yang berhubungan dengan pelapukan tanah atau sedimen
  19. birnesit oksida mangan berwarna hitam yang umumnya terdapat dalam butir besi mangan yang ada dalam tanah
  20. biuret bahan kristalin yang tidak larut, terbentuk dari urea, digunakan untuk uji coba biokimia protein dan urea, sangat beracun sehingga kandungannya tidak boleh melebihi 50% dalam pupuk
  21. bog rawa gambut lumut
  22. bolder ukuran zarah tanah atau endapan geologi yang lebih besar daripada ukuran batu, diameternya lebih dari 20 cm
  23. bongkah tanah massa tanah yang padu dan mampat, terbentuk secara buatan (misalnya melalui pengolahan, penggalian) pada kondisi tanah yang terlalu basah atau terlalu kering, diameternya berkisar 0,5 cm - 25 cm
  24. dataran banjir lahan yang berbatasan dengan aliran sungai, tersusun dari endapan luapan aliran sungai dan menjadi sasaran penggenangan saat banjir
  25. daur karbon daur karbondioksida yang tersemat di dalam organisme hidup melalui fotosintesis atau kemosintesis, dikeluarkan melalui pernapasan
  26. degradasi perubahan kondisi tanah menjadi lebih lapuk dan mengandung lindi, biasanya diikuti oleh perubahan morfologinya
  27. dekalsifikasi pemindahan kalsium karbonat atau ion kalsium dari tanah melalui pelindian
  28. dolerit batuan beku bertekstur sedang yang berupa tanggul, tanggul lempeng, dan sumbat, berwarna hitam
  29. durikras lapisan cadas silika
  30. durinoda butiran bulat dalam tanah yang tersementasi oleh SiO₂
  31. duripan horizon bawah permukaan tanah yang tersementasi oleh silika iluvial
  32. entisol tanah yang masih sangat muda, masih dalam proses permulaan perkembangannya, dicirikan oleh bahan mineral tanah yang belum membentuk horizon pedogenik yang nyata
  33. erodibilitas derajat kepekaan tanah terhadap erosi
  34. erosi alamiah erosi geologis
  35. erosi geologis erosi alamiah yang disebabkan oleh proses geologis yang berlangsung selama kurun waktu geologis dan menghasilkan pengelupasan gunung, pembentukan dataran banjir, dataran pantai, dan sebagainya
  36. erosi lembar erosi yang mengakibatkan berpindahnya lapisan tanah yang sama tebalnya pada permukaan lahan oleh air limpasan
  37. erosi parit erosi yang berlangsung akibat air yang mengumpul dalam saluran sempit dan dalam kurun waktu yang singkat
  38. erosi percik erosi yang mengakibatkan terlemparnya partikel tanah berukuran kecil ke segala arah akibat benturan tetesan air hujan pada tanah basah
  39. fabrik susunan fisik bahan tanah yang dinyatakan oleh susunan ruang partikel padatan tanah beserta rongga atau pori-pori di dalamnya
  40. garam dauran garam yang diendapkan oleh angin atau hujan pada tanah di dekat laut atau danau garam di daratan
  41. gica gambut endapan yang terdiri atas sisa tanaman dan hewan yang diendapkan dari air yang menggenang
  42. gilgai timbulan renik tanah yang dihasilkan dari pengembangan dan pengerutan yang menyertai perubahan lengas, banyak dijumpai pada tanah yang banyak mengandung lempung
  43. gipsan kutan yang tersusun dari gipsum
  44. gisik pantai area yang melandai dekat danau atau lautan, membentang antara garis air terendah dan tertinggi, ditumbuhi tumbuhan dan tersusun dari bahan takpadu
  45. glei tanah liat lengket atau lapisan tanah yang terbentuk di bawah permukaan tanah yang tergenang air
  46. glikofit tanaman yang tidak dapat tumbuh baik karena desakan osmotik larutan tanah yang meningkat
  47. goetit mineral oksida besi yang berwarna cokelat kekuningan, terbentuk hampir di setiap jenis tanah dan wilayah iklim
  48. gumuk pasir longgokan pasir yang lepas-lepas, terdapat di pantai atau di gurun
  49. hipertermik ciri dan distribusi suhu tanah yang ditandai oleh suhu rerata tahunan sebesar lebih dari 22⁰ C dan perbedaan suhu rerata musim panas dan musim saljunya lebih dari 5⁰ C
  50. horizon lapisan tanah alami yang terendapkan pada waktu tertentu, biasanya teridentifikasi oleh fosil yang khas
  51. horizon diagnostik horizon tanah yang sebagian besar sifatnya digunakan untuk tujuan klasifikasi
  52. horizon eluvial horizon tanah yang terbentuk akibat perpindahan bahan-bahan penyusunnya (seperti lempung, besi) atau oleh proses eluviasi
  53. ilit kelompok mineral lempung yang memiliki struktur kristal muskovit
  54. iluviasi proses pengendapan bahan tanah yang dipindahkan dari satu horizon ke horizon lain dalam tanah
  55. imobilisasi biologi proses tukar-menukar unsur antara keadaan organik dan anorganik dalam tanah atau bahan lain melalui perantaraan aktivitas biologi
  56. indeks klimatik indeks yang menyatakan hubungan klimatik, berupa angka tunggal dan sederhana
  57. infiltrasi masuknya air ke arah bawah ke dalam tanah
  58. inkorporasi pembenaman bahan yang tersebar di atas permukaan tanah (misalnya pupuk, pestisida, sisa tanaman) ke dalam lindak tanah melalui pengolahan tanah
  59. interstratifikasi percampuran berbagai macam lapisan silikat sepanjang sumbu di dalam suatu tumpukan tertentu, dapat berupa percampuran yang teratur dan acak
  60. intrazonal berkaitan dengan atau bersifat seperti tanah yang ditandai oleh karakteristik yang relatif berkembang dengan baik yang lebih ditentukan oleh faktor lokal (seperti bahan induk) daripada iklim dan vegetasi
  61. irigasi curah irigasi tetes
  62. irigasi kabut irigasi dengan cara pemberian air dalam bentuk tetes air yang sangat halus seperti kabut, termasuk dalam metode mikroirigasi
  63. irigasi luap irigasi dengan cara meluapkan air melalui parit atau tanggul yang dialiri air
  64. irigasi rotasi irigasi dengan cara pemberian air dengan interval atau periode waktu tertentu yang disepakati
  65. irigasi tembak putar irigasi yang menggunakan satu alat untuk menembakkan air secara berputar sehingga membentuk lingkaran, airnya dipasok melalui pipa yang lentur dan dapat dipindah-pindahkan
  66. irigasi tetes irigasi yang berlangsung secara lambat dengan cara meneteskan air ke permukaan tanah melalui pipa-pipa kecil yang mempunyai lubang tetes rendah
  67. jarosit mineral potasoim besi sulfat yang berwarna kuning pucat dengan komposisi KFe₃(OH)₆(SO₄)₂
  68. kalih kerak kapur
  69. kalkrit kerak kapur yang keras
  70. karbonasi proses pelapukan mineral yang dalam proses tersebut karbon dioksida dalam air membentuk asam karbonat lemah (H₂CO₃) dan hasilnya berupa sumbangan ion H⁺ terhadap reaksi pelapukan
  71. kategori peringkat dalam sistem klasifikasi tanah yang pengelompokannya berdasarkan sifat-sifat khusus tanah
  72. katena deretan tanah yang mempunyai umur kurang lebih sama yang berasal dari bahan yang sama dan terjadi pada kondisi iklim yang sama, tetapi mempunyai sifat khas yang berbeda
  73. kerak gurun lapisan yang keras dan muncul sebagai permukaan di wilayah gurun, mengandung kalsium karbonat, gipsum, atau bahan pengikat lain
  74. ketertembusan laju aliran volume air yang meresap ke dalam tanah
  75. koefisien hidroskopis persentase berat air yang diikat oleh atau tetap tinggal di dalam tanah
  76. koluvial berkaitan dengan bahan atau proses trasnportasi atau reposisi oleh gerakan massa dan aliran limpasan yang bersifat lokal tidak terpusat
  77. kromik sifat tanah yang mempunyai nilai kroma yang tinggi
  78. kultur murni pengembangan populasi yang terdiri atas satu jenis tunggal, hanya diperoleh dari prosedur laboratorium, tidak ditemui di dalam lingkungan alami
  79. kultur tertutup pembudidayaan organisme yang jasad dan media tumbuhnya ditambahkan ke dalam sistem yang tertutup
  80. kutan selaput lempung yang melapisi permukaan bongkahan tanah atau permukaan pori-pori
  81. lahan basah lahan atau wilayah peralihan dari ekosistem akuatik (air) ke daratan kering yang tergenang dalam waktu yang cukup lama, berupa tanah becek dan mendukung vegetasi air
  82. lahan batu lahan yang umumnya tanpa vegetasi dan dibelah-belah oleh anak sungai yang sempit, tebing terjal, dan batuan menonjol sebagai akibat erosi berat dari bahan geologis lunak yang menutupinya
  83. lempung kuning lempung sulfat asam yang dicirikan oleh endapan jarosit yang berwarna kuning pucat
  84. lepidokrosit mineral besi oksida berwarna jingga yang dijumpai dalam bercak dan konkresi pada tanah basah
  85. litioforit oksida mangan berwarna hitam yang biasanya terdapat dalam butiran besi mangan pada tanah asam, strukturnya berlapis-lapis
  86. lumpur basa lumpur hasil sampingan dalam industri baja yang mengandung kapur, fosfor, dan sejumlah kecil hara tanaman seperti belerang, mangan, dan besi
  87. mul humus hutan yang gembur, membentuk lapisan hasil percampuran bahan organik dan tanah mineral yang selanjutnya bergabung secara bertahap ke tanah mineral di bawahnya
  88. nisbah rongga nisbah antara volume ruang pori tanah dan volume zarah bahan padat tanah
  89. pelapukan fisika pelapukan batuan dan mineral akibat gaya fisika (seperti pembekuan mendadak)
  90. pelapukan kima hancurnya batuan atau mineral yang disebabkan oleh adanya air dan komponen lain dalam larutan tanah atau karena perubahan dalam potensial redoks
  91. pelapukan kimia pelapukan batuan dan mineral akibat adanya air dan bahan lain dalam larutan atau adanya perubahan potensial redoks
  92. pelapukan mekanis pelapukan batuan dan mineral akibat pembekuan, pertumbuhan kristal garam, serapan air, dan proses mekanis lain
  93. pengomposan proses biologi yang terkendali yang mengubah bahan organik (misalnya limbah) menjadi bahan seperti humus yang digunakan untuk membenahi tanah atau sebagai pupuk organik
  94. perkolasi perembesan air tanah ke arah bawah, biasanya terjadi ketika tanah dalam keadaan jenuh
  95. pernis gurun kulit yang mengilap pada bebatuan atau kerakal di wilayah gurun
  96. pilar tanah kolom tanah yang tertutup oleh batu besar yang melindungi bentukan tersebut sementara bahan di sekelilingnya telah tererosi, tingginya dapat mencapai 10 m
  97. podsolik jenis tanah yang terbentuk di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu udara rendah seperti di daerah pegunungan
  98. porositas tanah jumlah pori atau ruang terbuka yang terdapat di antara partikel-partikel tanah
  99. punggung lereng posisi lereng bukit yang membentuk kemiringan yang paling terjal, dibatasi oleh sisi bagian cembung di atas dan kaki lereng yang cekung di bagian bawah
  100. pupuk dasar pupuk yang diberikan ke tanah dan bereaksi dengan tanah, dapat menurunkan kadar keasaman residual dan meningkatkan pH tanah
  101. rawa belakang lahan dataran banjir yang luas dan tergenang, berada di antara tanggul alam dan sisi lembah
  102. rawa gambut lumut lahan basah hasil endapan gambut yang tidak mempunyai aliran masuk atau keluar yang jelas, bersifat mendukung pertumbuhan lumut yang suka pada kondisi asam
  103. regolit bahan tanah lepas-lepas yang terdapat di atas batuan padat yang mendasarinya; lapukan batuan
  104. sabuk kapiler tepian kapiler
  105. salinisasi pelepasan garam dari tanah salina, biasanya terjadi dengan cara pelindian
  106. sedimen klastik sedimen yang diturunkan dari bahan batuan yang ada sebelumnya oleh proses pelapukan dan erosi
  107. selaput air lapisan air di sekeliling partikel tanah yang tetap tinggal setelah terjadi drainase, tebalnya seukuran 1 - 100 lapisan molekuler
  108. silikat aluminium mineral yang tersusun dari aluminium, silikon, dan oksigen
  109. struktur tiang struktur tanah serupa struktur prisma, tetapi ujung bongkahnya berbentuk bulat
  110. substitusi isomorfik penggantian satu atom oleh atom lain yang berukuran sama dalam suatu struktur kristal tanpa mengganggu atau mengubah sama sekali struktur kristal tersebut
  111. tanah alkali tanah yang memiliki derajat kebasaan yang tinggi (lebih dari pH 8,5), dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman
  112. tanah berat tanah yang mengandung fraksi halus tinggi, terutama lempung, atau yang mempunyai daya tahan terhadap tarikan yang tinggi dan menyebabkan sukar diolah
  113. tanah bergamping tanah yang mengandung kalsium karbonat atau kalsium magnesium karbonat bebas yang memadai sehingga terlihat mengeluarkan buih jika diperlakukan dengan asam hidroklorat dingin
  114. tanah cokelat tanah intrazonal yang terbentuk di daerah beriklim sedang di bawah hutan gugur, ditandai dengan horizon mul, tetapi tidak mempunyai horizin pelonggokan lempung
  115. tanah diatomea endapan geologis yang terbentuk dari bahan halus berwarna kelabu yang tersusun dari sisa diatomea
  116. tanah glei tanah yang berkembang pada kondisi drainase yang buruk yang menyebabkan reduksi besi dan unsur lain dan menyebabkan warna kelabu serta bebercak-bercak
  117. tanah gurun tanah zonal yang mempunyai horizon permukaan yang sangat tipis berwarna cerah, umunya bergelembung dan disanggah oleh bahan kapur, terbentuk di wilayah yang sangat kering di bawah vegetasi semak yang jarang
  118. tanah hidromorfik tanah intrazonal yang terbentuk pada kondisi drainase yang buruk pada rawa-rawa, genangan, dan daerah tampungan resapan
  119. tanah histosol tanah yang mempunyai kadar bahan organik yang sangat tinggi yang sangat baik untuk tanaman; tanah organik; gambut
  120. tanah hutan tanah yang berkembang di bawah vegetasi hutan
  121. tanah keras tanah yang selalu mengalami sementasi atau pengerasan setelah pembasahan
  122. tanah merah tanah lempung yang berwarna merah, terdapat di daerah tropis, sangat terlindi, biasanya mempunyai profil yang sangat dalam dengan kandungan silika rendah
  123. tanah ringan tanah yang bertekstur kasar dengan tenaga tarik rendah sehingga mudah diolah
  124. tepian kapiler zona yang berada tepat di atas permukaan air tanah yang desakannya terukur nol dan selalu hampir jenuh
  125. teras kontur teras pada lahan yang mengikuti garis kontur
  126. tersementasi bersifat keras dan rapuh (tentang tanah) walaupun dalam keadaan basah karena partikelnya terikat oleh bahan perekat (seperti humus, gipsum, kalsium karbonat, oksida silikon, besi, aluminium)
  127. turap gurun permukaan lahan berbatu dan berkerakal di wilayah gurun yang timbul akibat pengangkutan partikel halus oleh angin
  128. uji tanah uji untuk menentukan tingkat keasaman pada tanah dan memperkirakan kebutuhan kapur
  129. ventifak kerakal yang telah terbentuk, terasah, atau terhaluskan oleh proses abrasi pasir yang terbawa angin
  130. vesikula rongga kecil dalam batuan
  131. vug rongga yang relatif besar, biasanya tidak beraturan dan tidak terhubung dengan rongga lain, tampak seperti satuan yang terpisah-pisah
  132. zona jenuh zona bawah tanah yang semua pori atau rongganya terisi air, terletak di antara muka air tanah dan air tanah
  133. zonal berkaitan dengan atau bersifat seperti tanah yang ditandai oleh karakteristik yang berkembang dengan baik dan ditentukan terutama oleh tindakan iklim dan organisme (seperti vegetasi)

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan Islam: (348)

  1. as gelar yang diberikan untuk nabi dan rasul, selain Nabi Muhammad dan malaikat, artinya 'semoga keselamatan dilimpahkan kepadanya'; dari alaihi salam
  2. Ad-Duha surah ke-93 dalam Al-Qur'an
  3. Adam nabi pertama yang diutus Allah Swt.
  4. Adnan nama surga
  5. ahli Taurat penganut ajaran kitab Taurat dan pengikut Nabi Musa a.s.
  6. ahlulkitab kaum Yahudi dengan kitab Tauratnya dan kaum Nasrani dengan kitab Injilnya
  7. air mustakmal air yang sudah dipakai untuk bersuci dan tidak dapat dipakai lagi untuk bersuci
  8. air sembahyang air untuk wudu (membersihkan diri sebelum salat)
  9. air talkin air yang disiramkan ke atas jenazah dalam kubur sebelum orang membaca talkin
  10. ajnabi orang yang bukan sanak saudara dekat (hukumnya boleh kawin-mengawini antara laki-laki dan perempuan)
  11. akidah kepercayaan dasar; keyakinan pokok
  12. akikah penyembelihan kambing atau domba sebagai pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya, dua ekor untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan, lazimnya dilaksanakan pada hari ketujuh
  13. akikah tradisi penyembelihan ternak pada upacara pencukuran rambut bayi ketika berusia tujuh hari sebagai pernyataan syukur
  14. Al-Anfal surah kedelapan dalam Al-Qur'an
  15. Al-Baqarah surah kedua dalam Al-Qur'an
  16. Al-Bayyinah surah ke-98 dalam Al-Qur'an
  17. Al-Falaq surah ke-113 dalam Al-Qur'an
  18. Al-Fatihah surah pertama dalam Al-Qur'an
  19. Al-Fil surah ke-105 dalam Al-Qur'an
  20. Al-Hijr surah ke-15 dalam Al-Qur'an
  21. Al-Ikhlas surah ke-112 dalam Al-Qur'an
  22. Al-Insyirah surah ke-94 dalam Al-Qur'an
  23. Al-Isra surah ke-17 dalam Al-Qur'an
  24. Al-Kafirun surah ke-109 dalam Al-Qur'an
  25. Al-Kahfi nama surah ke-18 dalam Al-Qur'an
  26. Al-Lahab surah ke-111 dalam Al-Qur'an
  27. Al-Lail surah ke-92 dalam Al-Qur'an
  28. Al-Maidah surah kelima dalam Al-Qur'an
  29. Al-Qadr surah ke-97 dalam Al-Qur'an
  30. Al-Zalzalah surah ke-99 dalam Al-Qur'an
  31. alhamdulillah ungkapan untuk menyatakan rasa syukur karena menerima karunia Allah (maknanya ‘segala puji bagi Allah’)
  32. alhamdulillah pengungkapan pujian kepada Allah Swt. yang dibaca sebagai rangkaian zikir (Subhanallah, --, Allahuakbar, dan seterusnya) setelah salat
  33. Ali Imran surah ketiga dalam Al-Qur'an
  34. Alkitab Al-Qur'an
  35. Almasih sebutan lain untuk Nabi Isa a.s.
  36. amal ibadah perbuatan yang merupakan pengabdian kepada Allah, seperti salat dan zakat
  37. amal jariah perbuatan baik untuk kepentingan masyarakat (umum) yang dilakukan tanpa pamrih dan pahalanya terus mengalir
  38. amal saleh perbuatan yang sungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah atau menunaikan kewajiban agama seperti perbuatan baik terhadap sesama manusia
  39. amar dan nahi perintah dan larangan (Tuhan)
  40. amar makruf nahi mungkar perintah untuk mengerjakan perbuatan yang baik dan larangan mengerjakan perbuatan yang keji (biasa digunakan untuk hal-hal yang sifatnya menyatakan perintah dan larangan Allah Swt.)
  41. An-Nas surah ke-114 atau surah terakhir dalam Al-Qur'an
  42. An-Nasr surah ke-110 dalam Al-Qur'an
  43. An-Nisa' surah keempat dalam Al-Qur'an
  44. ansar para pembantu perjuangan atau sahabat Nabi Muhammad saw. dari kalangan penduduk Madinah setelah Beliau hijrah dari Makkah ke Madinah
  45. Ar-Rahim salah satu nama Allah yang berarti Maha Penyayang
  46. Arasy takhta Tuhan
  47. Arasy surga yang tertinggi tempat takhta Tuhan
  48. asar (huruf awal ditulis dengan kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pada petang hari
  49. asbabulwurud sebab-sebab atau latar belakang munculnya suatu hadis
  50. asbabunnuzul peristiwa, perkataan, atau perbuatan yang terjadi pada masa tertentu yang melatarbelakangi atau menjadi penyebab turunnya ayat Al-Qur'an
  51. ashabulkahfi penghuni gua, yaitu beberapa pemuda yang tertidur selama 309 tahun seperti yang diceritakan di dalam Al-Qur'an
  52. asmaulhusna nama-nama yang baik yang dimiliki Allah Swt. yang terdapat di dalam Al-Qur'an, jumlahnya 99 nama (seperti Arrahman, Arrahim)
  53. At-Takasur surah ke-102 dalam Al-Qur'an
  54. At-Taubah surah kesembilan dalam Al-Qur'an
  55. At-Tin surah ke-95 dalam Al-Qur'an
  56. Atid malaikat yang bertugas mencatat perbuatan jahat manusia
  57. autad anggapan tentang adanya empat orang yang sangat alim dan saleh, masing-masing menempati empat penjuru dunia, yaitu timur, barat, utara, dan selatan
  58. Ayub nabi dan rasul kedua belas yang diutus Allah Swt. untuk Bani Israil, dikenal dengan kesabarannya yang tinggi saat ditimpa penyakit kulit
  59. Az-Zumar surah ke-39 dalam Al-Qur'an
  60. azal kekal (kekekalan) dalam masa lampau; tidak bermula
  61. baiat pengucapan sumpah setia kepada imam (pemimpin)
  62. Baitulharam bangunan yang ditetapkan oleh Allah menjadi kiblat umat Islam ketika salat; kiblat umat Islam; Ka'bah
  63. Baitullah Baitulharam
  64. Baitulmakmur tempat yang dilalui Nabi Muhammad saw. pada malam Isra dan Mikraj, yaitu tempat berkumpulnya malaikat
  65. baitulmal tempat penyimpanan harta benda; rumah perbendaharaan
  66. Baitulmaqdis nama tempat persinggahan Nabi Muhammad saw. pada malam Isra dan Mikraj, terletak di Yerusalem (Palestina); Rumah Suci (di Yerusalem); Masjidilaqsa
  67. barzanji bacaan puji-pujian yang berisi riwayat Nabi Muhammad saw. (sering dibacakan pada perayaan Maulid)
  68. basat harapan dalam hati nurani untuk memperoleh rahmat dan keridaan Allah Swt.
  69. basir terang dan tajam pengamatannya (tentang Allah swt)
  70. basir jelas terlihat; terang
  71. batil kesalahan; kejahatan; kemungkaran
  72. berabdas membersihkan diri ketika hendak salat dengan berwudu atau bertayamum
  73. beristikharah melakukan salat istikharah
  74. bidah perbuatan atau cara yang tidak pernah dikatakan atau dicontohkan Rasulullah atau sahabatnya, kemudian dilakukan seolah-olah menjadi ajaran Islam
  75. bidah pembaruan ajaran Islam tanpa berpedoman pada sumber otoritatif, seperti Al-Qur'an, hadis, ijmak, dan kias
  76. bidah kebohongan; dusta
  77. bilal orang yang bertugas mengumandangkan azan; muazin; modin
  78. billahi demi Allah, dengan nama Allah (ucapan sumpah)
  79. buka minum atau makan pada petang hari (biasa ditandai dengan masuknya magrib) untuk membatalkan puasa sesudah berpuasa
  80. burak kendaraan yang sangat cepat, digunakan Nabi Muhammad saw. ketika melaksanakan Isra
  81. burdah bacaan yang berisi puji-pujian yang menceritakan riwayat Nabi Muhammad saw., sering dibacakan pada perayaan maulid
  82. dabit orang yang kuat hafalnya, selalu berhati-hati dalam menukil hadis, tidak keliru tentang urutan perawi hadis
  83. daging kurban daging yang berasal dari hewan kurban (sapi, kambing, domba dan sebagainya) yang disembelih pada saat hari Iduladha, dibagikan kepada orang yang berhak menerima kurban dan sebagian kepada pemberi kurban; gaganting
  84. dai orang yang pekerjaannya berdakwah; pendakwah
  85. dakwah penyiaran; propaganda
  86. dakwah penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat; seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan ajaran agama
  87. dam denda karena melanggar salah satu ketentuan yang berkenaan dengan ibadah haji atau umrah
  88. dam denda karena melanggar larangan/pantangan
  89. darwis penganut sufi yang sengaja hidup miskin (sebagai jalan untuk mencapai kesempurnaan jiwa)
  90. Daud nabi dan rasul ketujuh belas yang diutus Allah Swt. dengan membawa kitab Zabur
  91. doa kunut doa tertentu/khusus yang biasanya dibaca pada setiap salat subuh dan pada salat witir mulai tanggal 16-30 Ramadan
  92. duha (huruf awal ditulis dengan kapital) salat sunah yang rutin dilakukan Rasulullah, minimal dua rakaat dan maksimal delapan rakaat, dilakukan sekitar 20 menit setelah matahari terbit
  93. duha surah ke-93 dalam Al-Qur'an (diawali dengan ad-)
  94. fai harta pampasan perang yang diperoleh tanpa melalui pertempuran
  95. faraid pembagian harta pusaka; aturan pembagian harta pusaka
  96. fardu sesuatu yang wajib dilakukan; kewajiban
  97. fidiah denda (biasanya berupa makanan pokok, misalnya beras) yang harus dibayar oleh seorang muslim karena melanggar salah satu ketentuan dalam ibadah puasa karena penyakit menahun, penyakit tua yang menimpa dirinya, dan sebagainya
  98. fikih ilmu tentang hukum Islam
  99. Firaun raja yang berkuasa pada masa Nabi Musa a.s., dikenal dengan nama Ramses II
  100. fitnah perbuatan yang menimbulkan kekacauan, seperti mengusir orang lain dari kampung halamannya, merampas harta, menyakiti orang lain, menghalangi dari jalan Allah, atau melakukan kemusyrikan
  101. fitrah sedekah wajib berupa bahan makanan pokok (beras, gandum, dan sebagainya) yang harus diberikan pada bulan Ramadan sampai menjelang salat Idulfitri; zakat fitrah
  102. furuk hukum tentang kewajiban agama yang tidak pokok yang dijabarkan (bersumber) dari hukum dasar; hukum tambahan
  103. girah semangat dan dorongan untuk membela kehormatan diri, keluarga, dan agama
  104. hablun minallah hubungan antara manusia dan Allah Swt.; hubungan vertikal manusia dengan Allah Swt.
  105. hablun minannas hubungan sesama manusia; hubungan horizontal antara manusia dan manusia
  106. hadanah kewajiban memelihara, mendidik, dan mengatur segala kepentingan atau keperluan anak yang belum mumayiz; pengasuhan
  107. hadis sabda, perbuatan, takrir (ketetapan) Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan atau diceritakan oleh sahabat untuk menjelaskan dan menetapkan hukum Islam
  108. hadis sumber ajaran Islam yang kedua setelah Al-Qur'an
  109. hadis ahad hadis yang diriwayatkan oleh rawi yang jumlahnya kurang dari sepuluh dalam tiap tingkatan sanad, di bawah standar mutawatir
  110. hadis maukuf hadis yang mempunyai sanad hanya sampai pada sahabat Nabi Muhammad saw.
  111. hadis musalsal hadis berantai yang disampaikan dengan cara tertentu sehingga bersambung ke Nabi Muhammad saw.
  112. hadis palsu hadis yang rawinya berdusta atas nama Rasulullah saw. dan dilarang meriwayatkannya tanpa menyebutkan status kepalsuannya
  113. hadyu hewan ternak yang disembelih di Tanah Suci sebagai denda karena meninggalkan wajib haji, melanggar hal-hal yang terlarang selama haji, ungkapan rasa syukur, atau sebagai kurban
  114. haji akbar haji yang terjadi pada tahun ke-9 Hijriah
  115. hajib keluarga orang mati yang menghalangi (mendinding) keluarga lain yang sekerabat sehingga warisan keluarga orang yang mati itu tidak terbagikan ke luar
  116. hajis gerak hati; bisikan hati
  117. hari berbangkit saat dibangkitkannya kembali orang-orang yang sudah mati; hari kiamat
  118. hari Mahsyar hari dikumpulkannya manusia untuk diperhitungkan segala dosa dan pahala manusia di akhirat; hari kiamat
  119. hari tasyrik hari ke-11, ke-12, dan ke-13 bulan Zulhijah, hari yang diharamkan berpuasa dan disunahkan menyembelih kurban
  120. haul jangka waktu satu tahun yang menjadi batas kewajiban membayar zakat bagi pemilikan harta kekayaan, seperti perniagaan, emas, ternak
  121. hijab dinding yang membatasi hati manusia dan Allah Swt.
  122. hijab dinding yang menghalangi seseorang dari mendapat harta waris
  123. Hud nabi dan rasul keempat yang diutus Allah Swt. untuk kaum Ad
  124. Hud surah ke-11 dalam Al-Qur'an
  125. huda petunjuk
  126. hudud hukum yang telah ditentukan bentuk dan kadarnya oleh Allah Swt., seperti hukum potong tangan bagi pencuri
  127. hukum cambuk hukuman berupa pukulan dengan cambuk
  128. husnulkhatimah penutupan akhir hidup yang baik dari seseorang; akhir hayat yang baik dari seseorang
  129. ibadah badaniah ibadah yang dilakukan secara fisik, seperti salat
  130. ibadah haji ibadah wajib yang dikerjakan minimal satu kali dalam hidup bagi yang mampu, dengan mengunjungi Baitullah di tanah suci pada waktu yang ditetapkan dengan rukun dan syarat tertentu
  131. ibadah puasa ibadah wajib setahun sekali selama bulan Ramadan atau pada waktu lain, seperti puasa sunah
  132. ibadah sunah ibadah yang dianjurkan, jika dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak berdosa, seperti puasa pada hari Senin dan Kamis
  133. ibadah wajib ibadah yang diwajibkan, jika dikerjakan mendapat pahala tidak dikerjakan berdosa, seperti salat lima waktu dan puasa pada bulan Ramadan
  134. ibadurahman hamba Allah Swt. yang dikasihi-Nya
  135. ibnusabil orang yang berada dalam perjalanan, tidak bertujuan untuk berbuat maksiat atau dosa, dan jauh dari sanak saudara
  136. Ibrahim nabi dan rasul keenam yang diutus Allah Swt., dikenal sebagai bapak para nabi, dan peletak pertama fondasi Ka'bah di Makkah
  137. idah masa tunggu (belum boleh menikah) bagi wanita yang berpisah dengan suami, baik karena ditalak maupun bercerai mati
  138. Idris nabi dan rasul kedua yang diutus Allah Swt., yang mengajarkan manusia ilmu menjahit
  139. ihram suci; dalam keadaan bersuci diri (pada waktu melakukan ibadah haji dan umrah di Makkah)
  140. ihram meniatkan dan melakukan pekerjaan ihram untuk tujuan ibadah haji dan/atau umrah
  141. ijmak kesesuaian pendapat (kata sepakat) dari para ulama mengenai suatu hal atau peristiwa
  142. ikamah panggilan atau seruan segera berdiri untuk salat (berjemaah)
  143. iktidal berdiri tegak setelah rukuk sebelum sujud
  144. iktikaf diam beberapa waktu di dalam masjid sebagai suatu ibadah dengan syarat-syarat tertentu (sambil menjauhkan pikiran dari keduniaan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.)
  145. ilafi jiwa terhalus yang sudah dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt.
  146. ilak sumpah suami tidak akan menggauli istrinya selama empat bulan atau lebih, atau tidak menyebutkan sama sekali batas waktunya
  147. ilmu sifat mengetahui yang wajib bagi Allah Swt.
  148. ilmu laduni ilmu yang diperoleh dengan mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga mampu menguasai suatu ilmu tanpa harus belajar
  149. Ilyas nabi dan rasul kesembilan belas, anak keempat dari Nabi Harun a.s. yang diutus Allah Swt. kepada kaum Bani Israil agar tidak menyembah berhala
  150. Ilyasak nabi dan rasul kedua puluh yang mengajarkan sahifah Nabi Ibrahim dan Taurat
  151. imam pemimpin mazhab
  152. imam pemimpin umat/jemaah
  153. imsak saat dimulainya tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, seperti makan dan minum
  154. imsak berpantang dan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai terbit fajar sadik sampai datang waktu berbuka
  155. Injil kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Isa
  156. inkarsunah aliran yang tidak menerima atau tidak mengakui sunah Nabi Muhammad saw.
  157. insyaallah ungkapan yang digunakan untuk menyatakan harapan atau janji yang belum dipenuhi (maknanya ‘jika Allah mengizinkan’)
  158. inziaj tergetarnya hati di hadapan Allah Swt. karena pengaruh mendengarkan ajaran agama
  159. Isa nabi dan rasul kedua puluh empat yang diutus Allah Swt. dengan membawa kitab Injil, putra Maryam, diberi mukjizat menyembuhkan penyakit kusta dan menghidupkan orang mati
  160. Isa Almasih Isa yang diselamatkan
  161. isnad sanad
  162. Isra perjalanan Nabi Muhammad saw. pada malam hari dari Masjidilharam di Makkah ke Masjidilaqsa di Baitulmaqdis dengan kendaraan burak
  163. Isra Mikraj peristiwa perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa, langsung ke Sidratulmuntaha (di langit ketujuh) pada malam hari yang menghasilkan perintah salat lima waktu
  164. Israil sebutan untuk Nabi Yakub a.s.
  165. istianah permohonan pertolongan kepada Allah Swt.
  166. istiazah permohonan kepada Allah Swt. untuk mendapat perlindungan dari gangguan setan dan sebagainya
  167. istiazah ucapan auzubillahi minasysyaitanirrajim, saya berlindung kepada Allah Swt. dari godaan setan yang terkutuk
  168. istidlal pembuktian
  169. istidlal pencarian rujukan tekstual pada ayat-ayat Al-Qur'an, hadis, atau pendapat ulama
  170. istidraj hal atau keadaan luar biasa yang diberikan Allah Swt. kepada orang kafir sebagai ujian sehingga mereka takabur dan lupa diri kepada Tuhan, seperti Firaun dan Karun
  171. istigasah doa untuk memohon pertolongan kepada Allah Swt
  172. istigfar permohonan ampun kepada Allah Swt.
  173. istigfar ucapan astagfirullahalazīm, saya memohon ampun kepada Allah Swt. Yang Maha Agung
  174. istihsan pendapat yang berpegang pada kebaikan sesuatu bagi umat manusia sehingga apa yang dipandang baik boleh dikerjakan atau dipedomani
  175. istijmar membersihkan najis pada bagian dubur dengan menggunakan kertas, tisu, batu, daun, kayu, atau kain
  176. istikamah sikap teguh pendirian dan selalu konsisten
  177. istikharah salat sunah memohon kepada Allah Swt. supaya ditunjukkan pilihan yang benar
  178. istirja pernyataan kembali kepada Allah Swt.
  179. istirja ucapan innalillahi wa inna ilaihi rajiun yang artinya 'sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nya kami kembali', diucapkan ketika mendapat musibah
  180. istislah pendapat bahwa sesuatu adalah sahih karena berfaedah, baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk kepentingan umum
  181. isya (ditulis dengan huruf awal kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pada malam hari antara habis waktu magrib dan menjelang subuh
  182. isytiak perasaan tertarik hati seorang hamba kepada Allah Swt. ketika berkomunikasi dengan-Nya untuk mendapatkan kenikmatan
  183. iwad imbalan atau tebusan yang diberikan istri kepada suami untuk minta khuluk
  184. Jabariah aliran dalam ilmu kalam yang berpandangan bahwa segala yang wujud di alam semesta, termasuk manusia, terikat pada kodrat dan iradat Allah Swt. semata
  185. jahar nyaring (dalam membaca ayat salat, mengaji, dan sebagainya)
  186. jaiz mubah
  187. jamak penggabungan (tentang salat wajib); antara salat Zuhur dan salat Asar atau salat Magrib dan salat Isya
  188. jamak takdim penggabungan pelaksanaan dua salat dalam satu waktu dengan cara memajukan salat yang belum masuk waktu ke dalam salat yang telah masuk waktunya (seperti penggabungan pelaksanaan salat Asar dengan salat Zuhur pada waktu Zuhur atau pelaksanaan salat Isya dengan salat Magrib pada waktu Magrib)
  189. jamak takhir penggabungan pelaksanaan dua salat dalam satu waktu dengan cara mengundurkan salat yang sudah masuk waktu ke dalam waktu salat yang berikutnya (seperti penggabungan pelaksanaan salat Zuhur dengan salat Asar pada waktu Asar, atau pelaksanaan salat Magrib dengan Isya pada waktu salat Isya)
  190. jamarat lokasi di Mina yang menjadi sasaran lemparan batu (dalam ibadah haji) sebagai simbol tempat melempar setan yang menggoda Nabi Ibrahim, Ismail, dan Siti Hajar ketika Ibrahim melaksanakan perintah Allah Swt. untuk menyembelih Ismail sebagai ujian ketaatan kepada-Nya
  191. jamrah batu kecil; kerikil; kumpulan batu kecil
  192. jamrah tugu di Mina yang menjadi sasaran lemparan batu (dalam ibadah haji) sebagai simbol tempat melempar setan yang menggoda Nabi Ibrahim, Ismail, dan Siti Hajar ketika Ibrahim melaksanakan perintah Allah Swt. untuk menyembelih Ismail sebagai ujian ketaatan kepada-Nya
  193. jihad usaha dengan segala daya upaya untuk mencapai kebaikan
  194. jihad usaha sungguh-sungguh membela agama Islam dengan mengorbankan harta benda, jiwa, dan raga
  195. jihad perang suci melawan orang kafir untuk mempertahankan agama Islam dengan syarat tertentu
  196. jinayah perkara yang berhubungan dengan perusakan anggota badan atau jiwa orang lain; tindakan kriminal; kejahatan
  197. junub keadaan kotor karena keluar mani atau bersetubuh yang mewajibkan seseorang mandi dengan membasahi (membersihkan) seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ke ujung kaki; keadaan berhadas yang mengharuskan mandi wajib; janabah
  198. juru dakwah mubalig
  199. kafarat denda yang harus ditunaikan/dilaksanakan karena melanggar larangan Allah Swt. atau janji
  200. kafarat persembahan kepada Allah Swt. sebagai tanda mohon pengampunan (karena telah melanggar hukum-Nya)
  201. kafarat tidak percaya kepada Allah dan rasul-Nya; keparat; kafir
  202. kafir orang yang tidak percaya kepada Allah Swt. dan rasul-Nya
  203. kaifiah tata cara peribadatan seperti cara bersuci, baik berwudu, mandi besar, maupun ibadah wajib dan ibadah sunah
  204. kalimatullah ketetapan Allah Swt.
  205. kalimatutakwa pernyataan terhadap ketauhidan dan kemurnian menunaikan ketaatan kepada Allah Swt.
  206. kaul fatwa
  207. kawin mutah perkawinan yang berdasarkan perjanjian dalam jangka waktu tertentu (yang dilarang dalam agama)
  208. khalaf sesuatu atau orang yang belakangan (lawan dari salaf)
  209. khatamulambiya nabi terakhir (Nabi Muhammad saw.); nabi penutup
  210. khawas golongan mukmin yang beramal semata-mata karena Allah Swt.
  211. khawasulkhawas martabat tertinggi di sisi Allah yang dimiliki oleh para sufi tertentu
  212. khitbah peminangan seorang wanita untuk dijadikan istri
  213. khulafaurasyidin para khalifah yang mengemban tugas pemerintah dan hukum Islam setelah Nabi Muhammad saw. wafat, terdiri atas Abu Bakar Siddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Talib
  214. khuluk perceraian atas permintaan pihak perempuan dengan membayar sejumlah uang atau mengembalikan maskawin yang diterimanya; tebus talak
  215. kisas pembalasan yang setimpal dalam pelaksanaan hukum Islam (seperti hukuman bagi orang yang membunuh dibalas dengan membunuh lagi)
  216. kunut doa khusus, biasanya dibaca sesudah iktidal pada rakaat terakhir dalam salat tertentu, seperti dalam salat Subuh
  217. kunut nazilah kunut yang dibaca karena ada bahaya, malapetaka, atau musibah yang menimpa masyarakat (seperti wabah, kemarau panjang)
  218. kurban persembahan kepada Allah Swt. (seperti biri-biri, sapi, unta yang disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaatan muslim kepada-Nya
  219. Kursi ilmu atau kekuasaan Allah Swt.
  220. kutubusitah buku-buku hadis Rasul yang diriwayatkan oleh enam orang perawi terkenal (Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tarmuzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i)
  221. kuud duduk pada waktu salat
  222. Lailatulqadar malam turunnya wahyu Allah Swt. (yakni pada malam gasal bulan Ramadan sesudah tanggal 20), yang apabila seseorang beramal kebaikan pada malam itu, pahalanya akan dilipatgandakan setara dengan beramal seribu bulan; malam kemuliaan
  223. lauh kepingan batu atau kayu yang bertuliskan kitab Taurat yang diterima Nabi Musa a.s. setelah bermunajat di Gunung Sinai
  224. lauhulmahfuz tempat mencatat semua amal baik atau buruk manusia
  225. lawazim kewajiban yang harus dilaksanakan (berupa amar makruf, nahi munkar, dan berjuang di jalan Allah Swt.)
  226. lian sumpah seorang suami dengan tuduhan bahwa istrinya berzina, sebaliknya istrinya juga bersumpah dengan tuduhan bahwa suaminya bohong (masing-masing mengucapkannya empat kali, sedangkan yang kelima mereka berikrar bersedia mendapat laknat Allah Swt. jika berdusta) sehingga suami istri itu bercerai dan haram menikah kembali seumur hidup
  227. loh mahfuz tempat mencatat semua amal baik atau buruk manusia
  228. Lut nabi dan rasul ketujuh yang diutus Allah Swt. untuk kaum Sodom
  229. maab tempat kembali (sisi Allah Swt.)
  230. madaniah surah atau ayat Al-Qur'an yang diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah
  231. Madinah kota suci kedua umat Islam setelah Makkah
  232. magrib (ditulis dengan huruf awal kapital) salat wajib sebanyak tiga rakaat pada waktu menjelang matahari terbenam sampai lenyapnya sinar merah di ufuk barat
  233. mahar misil maskawin yang kadarnya disesuaikan dengan kadar yang diterima oleh kerabat dekat pengantin perempuan
  234. mahar musama maskawin yang ditentukan jumlahnya pada waktu melakukan akad nikah
  235. mahda ibadah khusus dengan niat, rukun, dan syarat tertentu, seperti salat, haji
  236. mahsyar tempat berkumpul di akhirat
  237. mahzurat hal-hal yang dilarang oleh Islam, meliputi hukum haram dan makruh; larangan dalam agama Islam
  238. makiyah surat atau ayat Al-Qur'an yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad saw. hijrah ke Makkah
  239. makruh dianjurkan untuk ditinggalkan, tetapi tidak berdosa apabila dikerjakan
  240. Maliki mazhab ilmu fikih yang dipelopori oleh Imam Malik bin Anas dengan sumber hukum (Al-Qur'an, sunah Rasul, ijmak, kias, dan istislah)
  241. manasik ibadah
  242. manhaj cara; metode; sistem berpikir
  243. mardud ditolak karena diragukan kebenarannya (tentang hadis)
  244. mardud ditolak karena kemusyrikan (tentang iman)
  245. Maryam nama surah ke-19 dalam Al-Qur'an
  246. masala lapik (tikar dan sebagainya) tempat salat
  247. masbuk makmum yang datang terlambat pada saat salat berjemaah, sementara imam sudah mengerjakan sebagian rukun salat atau sudah masuk ke rakaat berikutnya
  248. masuliah tanggung jawab
  249. Masyarilharam bukit kecil bernama Quzah yang terdapat di Muzdalifah
  250. matan materi atau teks hadis, berupa ucapan, perbuatan dan takrir yang terletak setelah sanad terakhir
  251. mauizah nasihat atau pelajaran
  252. maulana gelar kehormatan untuk Tuhan (sebagai pelindung penolong); gelar kehormatan untuk para nabi (sebagai pembimbing umat)
  253. mazhab haluan atau aliran mengenai hukum fikih yang menjadi ikutan umat Islam (dikenal empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali)
  254. menasakhkan membatalkan hukum
  255. menjahar menyaringkan suara (dalam membaca ayat salat, mengaji, dan sebagainya)
  256. mikat batas tempat atau waktu bagi seseorang yang akan melaksanakan ibadah haji atau umrah untuk memulai ihramnya, seperti mulai berihram dari Bukit Yalamlam bagi jemaah yang datang dari Indonesia
  257. mikraj perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. dari Masjidilaqsa ke Sidratulmuntaha (langit ketujuh) pada malam hari yang intinya menerima perintah salat lima waktu
  258. modin juru azan; muazin
  259. modin pegawai masjid
  260. modin lebai di kampung
  261. mubah diizinkan menurut agama (boleh dilakukan, tetapi boleh juga tidak); jaiz
  262. mubahalah doa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk memohon jatuhnya laknat Allah Swt. atas siapa yang berbohong
  263. mubarat perceraian atas permintaan pihak istri dengan tidak bersyarat (tidak mengembalikan mahar)
  264. mud ukuran isi sama dengan 510 gram
  265. mufti pemberi fatwa untuk memutuskan masalah yang berhubungan dengan hukum Islam
  266. muhadarah pencurahan pikiran dan perasaan agar selalu ingat kepada Allah
  267. muhajirin para pengikut Nabi Muhammad saw. yang ikut hijrah dari Makkah ke Madinah
  268. muhal tidak masuk akal; mustahil
  269. muhkamat jelas kandungan maknanya (tentang ayat Al-Qur'an) sehingga hampir tidak dibutuhkan penjelasan tambahan
  270. muhrim orang yang sedang mengerjakan ihram
  271. muhrim orang laki-laki yang dianggap dapat menjaga dan melindungi wanita yang melakukan ibadah haji dan/atau umrah
  272. muhsin orang yang baik dan berbuat kebaikan
  273. mukalaf orang dewasa yang wajib menjalankan hukum agama
  274. mukhabarah perjanjian bagi hasil dalam penggarapan tanah, pemilik menyerahkan tanah kepada penggarap, benih dari penggarap, hasil dibagi bersama sesuai dengan perjanjian
  275. mukhalaf yang bertentangan; yang berlawanan; yang tidak sesuai
  276. mukmin orang yang beriman (percaya) kepada Allah Swt.
  277. mukminat perempuan mukmin (orang perempuan yang percaya kepada Allah Swt.)
  278. muktazilah yang mengasingkan diri
  279. muktazilah kelompok orang yang memisahkan diri dari kelompok Muawiyah dan kelompok Hasan bin Ali setelah tahkim karena tidak setuju dengan keputusan yang diumumkan oleh utusan kedua belah pihak
  280. muktazilah kelompok orang yang memisahkan diri dari ajaran Hasan Basri, yang dipelopori oleh Wasil bin Atha
  281. muktazilah aliran yang mendasarkan ajaran Islam kepada Al-Qur'an dan pikiran, serta sangat kritis terhadap hadis dan cara penafsiran Al-Qur'an
  282. mulazamah zikir secara terus-menerus dalam menuju ke hadirat Allah Swt.
  283. mulhid orang yang sesat; orang yang tidak percaya kepada Tuhan
  284. multazam bagian Ka'bah yang terletak antara sudut Hajar Aswad dan pintu Ka'bah
  285. mumayiz sudah dapat membedakan sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk (± umur 7 tahun)
  286. munafik orang yang berpura-pura percaya atau setia kepada agama, tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak demikian
  287. munajat doa sepenuh hati kepada Tuhan untuk mengharapkan keridaan, ampunan, bantuan, hidayat, dan sebagainya
  288. mursal utusan; yang diutus (rasul)
  289. mursal hadis yang diriwayatkan oleh para tabiin langsung dari Nabi Muhammad saw.
  290. musaadah sokongan; tunjangan; sumbangan; bantuan
  291. musabaqah perlombaan
  292. musnad hadis yang sanadnya bersambung dari para rawinya sampai ke Nabi Muhammad saw.
  293. musnad kitab kumpulan hadis berdasarkan rawinya
  294. musnid orang yang sudah mampu meriwayatkan hadis dengan menyebutkan sanadnya sekalipun belum tahu persis
  295. mustagfir orang yang selalu beristigfar atau meminta ampun
  296. mutah sesuatu (uang, barang, dan sebagainya) yang diberikan suami kepada istri yang diceraikannya sebagai bekal hidup (penghibur hati) bekas istrinya
  297. mutakalim pembicara
  298. mutakalim ahli ilmu kalam (teologi)
  299. mutalaah telaah
  300. mutalaah hal menelaah (memeriksa, mempelajari, menyelidiki) dengan baik-baik
  301. mutanajis bercampur dengan najis
  302. mutasyabihat samar-samar kandungan maknanya (tentang ayat Al-Qur'an) sehingga membutuhkan penjelasan tambahan
  303. mutawif orang yang membimbing tawaf; pembimbing tawaf; pemandu tawaf
  304. muwahid orang yang mengakui keesaan Allah Swt.; orang yang percaya bahwa Allah Swt. itu esa
  305. muzaki orang yang (wajib) membayar zakat
  306. muzamil orang yang berselimut (Nabi Muhammad saw. sebelum menerima wahyu)
  307. muzamil surah ke-73 dalam Al-Qur'an (diawali dengan al-)
  308. muzawir orang yang membimbing ibadah haji; pembimbing ibadah haji
  309. Muzdalifah tempat orang berzikir saat menuju Arafah dalam ibadah haji
  310. nafar awal keberangkatan jemaah haji dari Mina ke Makkah pada tanggal 12 Zulhijah
  311. nafar sani keberangkatan jemaah haji dari Mina ke Makkah pada tanggal 13 Zulhijah
  312. nahi yang dilarang; larangan
  313. najis kotor yang menjadi sebab terhalangnya seseorang untuk beribadah kepada Allah Swt., seperti terkena jilatan anjing
  314. najis berat najis yang jika mengenai badan, pakaian, dan sebagainya harus dicuci sebanyak tujuh kali, satu kali di antaranya dengan air bercampur tanah, seperti jika terkena jilatan anjing
  315. najis hakiki najis yang berbentuk benda yang hukumnya najis, misalnya darah, kotoran manusia, dan daging babi
  316. najis hukmi najis yang berupa keadaan yang dialami manusia, misalnya keadaan haid, nifas, keluar air mani
  317. najis kecil najis ringan
  318. najis ringan najis yang jika mengenai badan, pakaian, dan sebagainya cukup dibersihkan dengan cara memercikkan air di atasnya, seperti jika terkena air kencing bayi laki-laki yang belum makan dan minum selain air susu ibu (kurang dari setahun)
  319. najis sedang najis yang jika mengenai badan, pakaian, dan sebagainya harus dibersihkan dengan air sampai hilang zat, warna, dan baunya, seperti jika terkena kotoran manusia, air kencing, atau darah
  320. naqal kutipan berdasarkan Al-Qur'an dan hadis
  321. naqli berdasarkan Al-Qur'an dan hadis; berdasarkan naqal
  322. nikah fasid pernikahan yang tidak dapat dilangsungkan atau disahkan karena perbedaan agama, calon istri dalam idah, mahram, dan sebagainya yang melanggar aturan perkawinan dalam agama Islam
  323. nikah sigar pernikahan dengan cara tukar-menukar calon istri di antara para wali untuk dinikahkan dengan calon suami yang telah disepakati atau untuk dirinya masing-masing dengan suatu perjanjian tanpa mahar, hukumnya haram
  324. nikah siri pernikahan yang hanya disaksikan oleh seorang modin dan saksi, tidak melalui Kantor Urusan Agama, menurut agama Islam sudah sah
  325. nikah tahlil pernikahan yang dilakukan oleh orang ketiga untuk menghalalkan bekas suami yang telah menjatuhkan talak tiga untuk kembali kepada bekas istrinya
  326. nusuk ibadah yang lebih bersifat ritual, seperti ibadah haji
  327. nusyuz perbuatan tidak taat dan membangkang seorang istri terhadap suami (tanpa alasan) yang tidak dibenarkan oleh hukum
  328. Nuzululqur'an turunnya (wahyu) Al-Qur'an pertama kali kepada Nabi Muhammad saw. ketika beliau menyepi di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadan pada usia beliau yang ke-40 tahun
  329. padang mahsyar padang yang kelak menjadi tempat orang yang telah mati dibangkitkan kembali dan berkumpul pada hari kiamat
  330. puasa salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari; saum
  331. qada peraturan, hukum, ketentuan yang berasal dari Allah
  332. qada pelaksanaan kewajiban ibadah di luar waktu yang telah ditentukan
  333. qasar pemendekan rakaat salat wajib dari empat rakaat menjadi dua rakaat sebagai keringanan (rukhsah) bagi musafir
  334. qiamulail salat di tengah malam secara teratur (seperti salat tahajud, tarawih, witir)
  335. qiraah hal-hal yang berhubungan dengan cara pembacaan Alquran; pembacaan ayat-ayat Alquran
  336. qiraah bacaan
  337. Quraisy surah ke-106 dalam Al-Qur'an
  338. Rahman salah satu nama Allah yang berarti Maha Pengasih
  339. Rahman surah ke-55 dalam Al-Qur'an (diawali dengan ar-)
  340. rasul orang yang menerima wahyu Allah Swt. untuk disampaikan kepada manusia
  341. ratib puji-pujian atau doa kepada Tuhan yang diucapkan berulang-ulang, seperti la ilaha illallah, Allahu akbar; zikir
  342. Ruhulkudus Jibril
  343. rukhsah kemudahan yang diberikan Allah Swt. kepada seseorang karena suatu sebab tidak dapat melaksanakan (menunaikan) ibadah wajib (salat dan puasa secara sempurna) sehingga dapat dilaksanakan (ditunaikan) dengan cara menjamak atau mengqasar salat dalam perjalanan dan mengqada puasa di luar bulan Ramadan
  344. rukiah pengobatan hati dengan membaca zikir atau doa seperti yang dilakukan Nabi Muhammad saw., berfungsi untuk mengusir pengaruh jahat dari hati
  345. rukuk sikap membungkuk pada waktu salat, dengan tangan ditekankan di lutut sehingga punggung dan kepala sama rata sambil membaca tasbih
  346. saf surah ke-61 dalam Al-Qur'an (diawali dengan as-)
  347. sahur makan pada dini hari (disunahkan menjelang fajar sebelum subuh) bagi orang-orang yang akan menjalankan ibadah puasa
  348. sai berjalan dan berlari-lari kecil pulang pergi tujuh kali dari Safa ke Marwa pada waktu melaksanakan ibadah haji atau umrah
  349. salat rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah Swt., wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf, dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam
  350. salat doa kepada Allah
  351. salat Iduladha salat sunah dua rakaat yang dikerjakan secara berjemaan pada Iduladha tanggal 10 Zulhijah
  352. salat Idulfitri salat sunah dua rakaat yang dikerjakan secara berjemaah pada Idulfitri tanggal 1 Syawal
  353. salat marid salat yang dikerjakan oleh orang sakit
  354. sembahyang salat
  355. sibgah celupan; iman kepada Allah tanpa disertai kemusyrikan
  356. Sidratulmuntaha tempat paling tinggi dan paling akhir di atas langit ketujuh yang dikunjungi Nabi Muhammad saw. ketika mikraj, di tempat itu Nabi melihat Malaikat Jibril dalam bentuk yang asli dan menerima perintah salat lima waktu
  357. sirah nabawiah ilmu yang mengumpulkan fakta-fakta sejarah kehidupan Nabi Muhammad saw. secara komprehensif dari segi sifat-sifatnya, etika, dan moral
  358. siratalmustakim jalan yang lurus; jalan yang benar
  359. siratalmustakim titian di neraka sebesar rambut dibelah tujuh dan tajam sekali
  360. subuh (huruf awal ditulis kapital) salat wajib sebanyak dua rakaat pada waktu antara terbit fajar dan menjelang terbit matahari
  361. sujud sahwi sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu bilangan rakaat salatnya
  362. sujud syukur sujud ketika memperoleh kenikmatan, keberhasilan, kegembiraan atau terlepas dari kesulitan atau musibah
  363. sujud tilawah sujud yang dilakukan karena adanya bacaan Alquran
  364. Sulaiman nabi dan rasul kedelapan belas yang diutus Allah Swt., putra Nabi Daud, diberi mukjizat menaklukkan jin, dan dapat berbicara dengan hewan
  365. sunah aturan agama yang didasarkan atas segala apa yang dinukilkan dari Nabi Muhammad saw., baik perbuatan, perkataan, sikap, maupun kebiasaan yang tidak pernah ditinggalkannya; hadis
  366. sunah perbuatan yang apabila dilakukan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa
  367. syafaat pertolongan yang, antara lain, diberikan oleh malaikat, para nabi, atau orang-orang mukmin pilihan atas izin Allah Swt. untuk meringankan azab atau beban seseorang di akhirat
  368. syahadat persaksian dan pengakuan (ikrar) yang benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah
  369. syariat hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia, hubungan manusia dengan Allah Swt., hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar berdasarkan Alquran dan hadis
  370. syiar tanda kebesaran atau simbol agama
  371. syirik jali syirik yang jelas-jelas menganggap ada tuhan-tuhan lain selain Allah; syirik nyata; syirik akbar
  372. syirik nyata syirik jali
  373. Syuaib nabi dan rasul ketiga belas yang diutus Allah Swt. untuk kaum Madyan
  374. syubhat keragu-raguan atau kekurangjelasan tentang sesuatu (apakah halal atau haram dan sebagainya) karena kurang jelas status hukumnya; tidak terang (jelas) antara halal dan haram atau antara benar dan salah
  375. syuhada orang-orang yang mati syahid (jamak dari syahid)
  376. taala Mahatinggi (biasa disebutkan sesudah menyebut nama Allah)
  377. tadarus pembacaan Alquran secara bersama-sama (dalam bulan puasa)
  378. tagut apa saja yang disembah selain Allah Swt.
  379. Taha surah ke-20 dalam Al-Qur'an
  380. tahajud (ditulis dengan huruf awal kapital) salat sunah pada tengah malam, seusai tidur
  381. tahalul dalam keadaan menjadi boleh; diperbolehkan seseorang melakukan pekerjaan atau kegiatan yang tadinya terlarang selama mengerjakan ibadah haji atau umrah (ditandai dengan bercukur atau memotong beberapa helai rambut)
  382. tahalul penghalalan
  383. tahanut bertapa
  384. taharah kesucian badan yang diwajibkan bagi orang yang beribadat
  385. tahiat bacaan dalam salat untuk menghormati Allah Swt., doa untuk Nabi Muhammad saw. beserta keluarga, dan doa untuk hamba Allah yang saleh
  386. tahlil pengucapan kalimat tauhid la ila ha illallah ‘tidak ada Tuhan selain Allah’ secara berulang-ulang
  387. tahlil ritual keagamaan mendoakan orang meninggal, diawali pembacaan tawasul, pembacaan surah-surah Al-Qur'an terpilih seperti Yasin, diakhiri zikir sebelum ditutup dengan doa
  388. takbir seruan atau ucapan Allahu Akbar ‘Allah Mahabesar’
  389. takjil mempercepat (dalam berbuka puasa)
  390. taklid keyakinan atau kepercayaan kepada suatu paham (pendapat) ahli hukum yang sudah-sudah tanpa mengetahui dasar atau alasannya; peniruan
  391. takwa terpeliharanya diri dari siksa Allah Swt. dengan tetap taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya
  392. talabiah pemenuhan panggilan (Allah); pernyataan niat
  393. talak perceraian antara suami dan istri; lepasnya ikatan perkawinan
  394. talbiah pengucapan kalimat Labbaika Allahumma labbaik ‘aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah’, diucapkan waktu memulai ihram haji dan/atau umrah
  395. tanzil penurunan (tentang kitab suci Alquran)
  396. tarekat jalan
  397. tarekat jalan menuju kebenaran (dalam tasawuf)
  398. tarekat cara atau aturan hidup (dalam keagamaan atau ilmu kebatinan)
  399. tarekat persekutuan para penuntut ilmu tasawuf
  400. tarhim seruan untuk memberi tanda bahwa waktu sudah menjelang subuh
  401. tartil pembacaan Alquran dengan pelan
  402. tasbih pembacaan puji-pujian kepada Allah Swt. dengan mengucap subhanallah ‘Maha Suci Allah’ atau subhana rabbiyal azim (a’la) ‘segala kemuliaan bagi Tuhanku Yang Maha Besar (Maha Tinggi)’
  403. tasmik seruan samiallahu liman hamidah ‘Allah Swt. telah mendengar orang yang memuji-Nya’ dalam salat
  404. Tasua waktu yang disunahkan bagi muslim untuk berpuasa pada hari ke-9 Muharam
  405. tasyahud pembacaan tahiat pada waktu salat
  406. Taubah surah ke-9 dalam Al-Qur'an (diawali dengan at-)
  407. tawadu membersihkan sebagian anggota badan sebelum salat; wudu
  408. tawaf (bentuk ibadah dengan) berjalan mengelilingi Ka'bah tujuh kali (arahnya berlawanan dengan jarum jam atau Ka'bah ada di sebelah kiri kita) sambil berdoa
  409. tawaf ifadah tawaf dalam rukun haji yang dikerjakan setelah lewat tengah malam mulai tanggal 10 Zulhijah sampai kapan saja, tetapi dianjurkan di hari-hari tasyrik atau masih dalam bulan Zulhijah
  410. tawaf qudum tawaf yang dilakukan ketika seseorang baru tiba di Makkah untuk menunaikan ibadah umrah atau ibadah haji
  411. tawaf rukun tawaf ifadah dan tawaf umrah
  412. tawaf sunah tawaf sunah dilakukan ketika memasuki atau berada di Masjidil Haram
  413. tawaf umrah tawaf yang dilakukan saat seseorang melakukan ibadah umrah, baik umrah yang bersifat mandiri ataupun umrah yang dilakukan saat naik haji
  414. tawaf wada tawaf yang dilakukan setelah selesai melaksanakan ibadah haji dan sebelum meninggalkan Kota Makkah
  415. tawaf ziarah tawaf ifadah
  416. tawaruk duduk dalam salat pada tahiat akhir dengan kaki kiri melintang di bawah kaki kanan, telapak kaki kanan ditegakkan
  417. tayamum bersuci dari hadas kecil atau besar dengan debu (pasir, tanah) yang suci dengan cara tertentu karena tidak ada air atau karena halangan memakai air, misalnya sakit
  418. TPA Taman Pendidikan Al-Qur'an
  419. tumakninah tenang atau tidak bergerak setiap mengganti gerakan salat
  420. ululabsar orang-orang yang memiliki pikiran cerdas dan pandangan yang luas
  421. ululalbab orang-orang yang memiliki akal sehat
  422. ululazmi gelar yang diberikan untuk lima orang rasul (Muhammad, Isa, Musa, Ibrahim, Nuh) yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya
  423. ululilmi orang-orang yang memiliki pengetahuan yang luas
  424. umulkitab induk kitab (karena merupakan induk dari semua isi Al-Qur'an); surah Alfatihah; umulqur'an
  425. umulqur'an induk Al-Qur'an; surah Alfatihah; umulkitab
  426. usuludin ilmu tentang dasar-dasar agama Islam yang menyangkut iktikad (keyakinan) kepada Allah, rasul, kitab suci, soal-soal gaib (seperti hari kiamat, surga, dan neraka), qada dan kadar; ilmu tauhid; teologi Islam
  427. uzlah pengasingan diri untuk memusatkan perhatian pada ibadah (berzikir dan tafakur) kepada Allah Swt.
  428. Wahabi aliran reformasi konservatif Islam yang berkembang dari dakwah seorang teolog muslim Arab Saudi pada abad ke-18 yang bernama Muhammad bin ‘Abdul-Wahhāb
  429. wakif orang yang memberikan benda bergerak atau tidak bergerak miliknya untuk kepentingan umum (Islam) sebagai pemberian yang ikhlas
  430. wali hakim pejabat urusan agama yang bertindak sebagai wali pengantin perempuan dalam pernikahan jika pengantin perempuan tidak mempunyai wali
  431. wali mujbir wali yang berhak menikahkan seseorang yang masih gadis tanpa memerlukan izinnya, termasuk ayah dan kakek dari garis ayah
  432. warak bersifat menjauhi perkara yang belum jelas status hukum halal dan haramnya karena takut khawatir pada keharamannya
  433. wudu menyucikan diri (sebelum salat) dengan membasuh muka, tangan, kepala, dan kaki
  434. wukuf salah satu rukun ibadah haji dengan berdiam (hadir) di Arafah yang waktunya dimulai saat tenggelamnya matahari pada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir pada saat terbitnya fajar di tanggal 10 Zulhijah
  435. Yahya nabi dan rasul Bani Israil, putra Nabi Zakaria
  436. Yakjuj wa Makjuj dua suku bangsa yang akan membinasakan dunia menjelang kiamat
  437. Yakub nabi dan rasul kesepuluh yang diutus Allah Swt., putra Nabi Ishak
  438. Yunus nabi dan rasul kedua puluh satu yang diutus oleh Allah Swt., dan diselamatkan dari perut ikan paus
  439. Yusuf surah ke-12 dalam Al-Qur'an
  440. Zabaniah malaikat penjaga neraka (yang memasukkan orang ke api neraka)
  441. Zakaria nabi dan rasul kedua puluh dua yang diutus Allah Swt., keturunan Nabi Ibrahim, dan diberi keturunan Nabi Yahya setelah berusia sembilan puluh tahun lebih
  442. zakum pohon dalam neraka yang buahnya menjadi makanan penghuni neraka
  443. zalim orang yang melakukan perbuatan aniaya yang merugikan dirinya sendiri dan/atau orang lain
  444. zubur lembaran kalam suci, seperti suhuf, yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa
  445. zuhur (ditulis dengan huruf awal kapital) salat wajib sebanyak empat rakaat pada waktu tengah hari sampai menjelang petang

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan Katolik: (88)

  1. abas kata sapaan kepada kepala biara laki-laki
  2. abdis kata sapaan kepada kepala biara perempuan
  3. absolusi pemberian pengampunan kepada peniten dalam sakramen tobat
  4. adorasi doa devosi untuk memuji dan menyembah Kristus dalam rupa ekaristi
  5. agape perjamuan persaudaraan yang dilangsungkan sesudah ibadat ekaristi dengan mengundang umat yang kurang mampu
  6. alba bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam, berupa pakaian putih panjang, terbuat dari linen atau katun, sebagai simbol kesucian dan kemurnian
  7. altar meja tempat kurban misa
  8. ambo mimbar yang dipakai untuk membaca teks pewartaan sabda
  9. amik bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam, berupa kain putih segi empat dengan dua tali di kedua ujungnya, terbuat dari linen atau katun, sebagai simbol pelindung dan pembawa selamat
  10. ampul perlengkapan misa berupa sepasang botol atau gelas kecil yang digunakan sebagai wadah air dan anggur
  11. ampul perlengkapan misa berupa sepasang botol atau gelas kecil yang digunakan sebagai wadah air dan anggur
  12. api penyucian tempat peralihan jiwa-jiwa yang berdosa untuk menebus dosa-dosanya sebelum naik ke surga
  13. apokrifa kitab yang tidak masuk kanon dalam gereja
  14. apologia pembelaan iman akan Kristus dari paham yang berlawanan
  15. askese laku tapa untuk menahan hawa nafsu; ulah tapa mati raga
  16. Bapa Suci pemimpin tertinggi umat Katolik; Sri Paus di Roma
  17. beatifikasi tahap pertama untuk menjadikan seseorang yang telah meninggal sebagai orang suci
  18. bidah ajaran atau pandangan yang bertentangan dengan gereja
  19. bruder biarawan yang tidak akan ditahbiskan menjadi imam
  20. busana liturgi busana dan perlengkapannya yang dipakai oleh rohaniwan atau awam yang bertugas dalam liturgi
  21. Deuterokanonika Kitab Perjanjian Lama yang aslinya ditulis dalam bahasa Yunani, diakui sebagai bagian Perjanjian Lama oleh gereja Katolik
  22. devosi doa Katolik di luar liturgi yang menekankan sikap bakti terhadap Kristus, Maria, santo dan santa, serta orang-orang kudus
  23. diakon rohaniwan yang sudah mendapat sakramen tahbisan pertama, satu tingkat di bawah imam, memiliki hak untuk memberikan sakramen baptis dan perkawinan
  24. dioses keuskupan
  25. dom gereja utama; katedral
  26. dosa asal dosa pertama yang diturunkan dari Adam dan Hawa
  27. ekaristi sakramen ekaristi
  28. ekaristi simbol tubuh dan darah Kristus dalam rupa roti dan anggur
  29. ekskomunikasi pengucilan seseorang dari keanggotaan gereja
  30. eminensi gelar bagi para kardinal
  31. ensiklik surat edaran Paus untuk gereja yang berisi masalah penting, tetapi bukan ajaran definitif dari gereja shg dapat diperbarui sesuai dengan perkembangan zaman
  32. episkopal berkaitan dengan jabatan atau pemerintahan oleh uskup
  33. episkopat jabatan atau kedudukan uskup
  34. episkopat daerah yang berada di bawah bimbingan seorang uskup; keuskupan
  35. evangeliarium bagian dari Injil yang khusus dibacakan diakon atau imam dalam misa
  36. frater calon pastor
  37. gerejani gerejawi
  38. hari Jumat Agung hari peringatan wafat Yesus
  39. hierarki kumpulan pemimpin gereja yang terdiri atas uskup, imam, dan diakon
  40. hosti roti tanpa ragi yang dikonsekrasi dalam perayaan ekaristi sebagai simbol tubuh Kristus
  41. ibadat arwah perayaan liturgi untuk mendoakan dan mengenang orang yang telah meninggal
  42. imam rohaniwan yang sudah mendapatkan sakramen tahbisan kedua, satu tingkat di bawah uskup, memiliki hak untuk memberikan semua sakramen kecuali penahbisan
  43. imam padri
  44. imamat sakramen tahbisan untuk imam
  45. imprimatur pemberian izin dari pejabat gereja untuk mencetak dan menerbitkan suatu buku
  46. intensi keinginan atau permohonan khusus yang diajukan umat dalam upacara misa
  47. internuntius wakil Paus di suatu negara yang setingkat dengan duta
  48. Isa Almasih Isa yang diurapi; Yesus
  49. jubah baju panjang yang dikenakan sehari-hari oleh rohaniwan, terbuat dari linen atau katun, biasanya berwarna putih, hitam, atau cokelat, sebagai simbol kemurnian
  50. Jumat Agung hari Jumat terakhir Prapaskah, diisi dengan liturgi untuk memperingati wafatnya Yesus
  51. Kamis Putih hari Kamis terakhir Prapaskah, diisi dengan liturgi untuk memperingati Perjamuan Terakhir
  52. kandelar tempat lilin yang dipakai dalam misa
  53. kanonis menurut (sesuai dengan) hukum (undang-undang) gereja; yang termasuk kanon
  54. kardinal gelar untuk pejabat tinggi Vatikan yang diangkat oleh Paus dan memiliki hak untuk memilih Paus
  55. kasula bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam, berupa mantel, melambangkan keutamaan cinta kasih dan ketulusan
  56. katekese pengajaran agama
  57. katekis guru agama
  58. katekumen pengikut pelajaran agama sebelum dibaptis
  59. komuni bagian misa saat diterimakannya roti dan anggur
  60. kongregasi perkumpulan para biarawan, biarawati, rohaniwan, atau rohaniwati Katolik dari satu kesatuan khusus
  61. konklaf sidang para kardinal yang diadakan untuk memilih Paus yang baru
  62. konklaf tempat para kardinal bersidang untuk memilih Paus yang baru
  63. konkordat persetujuan antara Paus dan seorang raja atau suatu pemerintahan negara untuk mengatur hubungan timbal balik antara kedua belah pihak mengenai soal-soal kegerejaan di negara itu
  64. konsekrasi perubahan roti dan anggur menjadi kehadiran Kristus dalam ekaristi
  65. konsili sidang para uskup dari seluruh dunia yang dipimpin oleh Paus untuk membahas ajaran gereja dan persoalan sosial masa kini
  66. konsistori permusyawarahan kardinal di Roma yang diketuai oleh Paus
  67. korporale perlengkapan misa berupa kain linen putih berbentuk bujur sangkar, digunakan sebagai alas piala, patena, dan sibori
  68. krepitakulum pengganti lonceng yang terbuat dari kayu, dipakai dalam Kamis Putih
  69. kring wilayah keuskupan setingkat lingkungan atau di bawah stasi
  70. krisma minyak zaitun yang disucikan dalam liturgi
  71. krisma sakramen penguatan
  72. kurban misa persembahan berupa roti dan anggur dalam misa
  73. kuria romana perangkat departemen kepausan yang membantu pimpinan tertinggi gereja dalam menunaikan tugas sehari-hari
  74. lavabo perlengkapan misa berupa bejana atau mangkuk, digunakan sebagai wadah air untuk mencuci tangan imam
  75. legio kumpulan umat dalam gereja Katolik yang menjalankan teladan Maria
  76. legium mimbar kecil yang dipakai oleh imam selebran untuk membaca buku misa
  77. leksionarium bagian dari kitab selain Injil yang dibacakan oleh lektor dalam misa
  78. lektor pria yang bertugas membaca Alkitab pada saat misa
  79. lektris wanita yang bertugas membacakan Alkitab pada saat misa
  80. litani doa atau permohonan yang dinyanyikan secara bersahutan dalam misa khusus untuk menggantikan doa umat
  81. liturgi perayaan bersama imam dan umat untuk memuliakan Allah dan menguduskan manusia
  82. lunula bagian dari monstrans yang berfungsi untuk menjepit hosti
  83. mahakudus sakramen ekaristi
  84. malaikat Pelindung malaikat yang bertugas menjaga dan membimbing manusia
  85. mantila kerudung dari renda berwarna hitam atau putih yang dipakai oleh perempuan Katolik ketika menghadiri misa
  86. Maria ibu dari Yesus, dikenal sebagai Perawan Maria, Bunda Maria, atau Santa Maria, menurut Injil merupakan seorang perawan yang mengandung Yesus dengan kuasa Roh Kudus
  87. mempelai Kristus kaum selibat, khususnya biarawati
  88. Minggu Palma hari Minggu dalam pekan terakhir menjelang Paskah, dirayakan dengan membawa tangkai-tangkai daun palma dalam liturgi, untuk memperingati masuknya Yesus ke Yerusalem
  89. misa sakramen ekaristi; misa kudus; misa suci
  90. misa kudus sakramen ekaristi; misa; misa suci
  91. misa suci sakramen ekaristi; misa; misa kudus
  92. misdinar umat yang dipilih menjadi pelayan altar untuk membantu imam dalam misa
  93. monsinyur gelar kehormatan wali gereja, umumnya bagi anggota rumah tangga kepausan, dahulu merupakan gelar jabatan
  94. monstrans perlengkapan adorasi berupa wadah untuk menunjukkan hosti sebagai bentuk penghormatan terhadap sakramen mahakudus
  95. navikula wadah untuk menyimpan dupa yang akan dipakai pada turibulum
  96. nimbus lingkaran yang terletak di atas kepala orang kudus, malaikat dan sebagainya, digunakan sebagai lambang kemuliaan
  97. non biarawati
  98. novena doa sembilan hari berturut-turut untuk memohon suatu wujud kepada Tuhan
  99. novis calon biarawan atau biarawati yang sedang dalam masa percobaan
  100. novisiat masa percobaan bagi para calon biarawan-biarawati
  101. oblasi kurban keagamaan yang dilakukan dengan upacara, misalnya dalam ekaristi
  102. oratorium tempat sembahyang atau tempat berdoa; kapel
  103. ordo perkumpulan para biarawan atau biarawati yang anggotanya hidup sesuai dengan aturan masing-masing, umumnya sudah ada sebelum abad ke-12; orde
  104. ordo tarekat biarawan
  105. pala perlengkapan misa berupa kain keras putih persegi empat, digunakan untuk menutupi piala dan menjaga kesakralan darah Kristus
  106. paroki wilayah keuskupan setingkat di atas stasi yang dikepalai oleh pastor
  107. pastur pastor
  108. patena perlengkapan misa berupa piring kecil, digunakan sebagai wadah hosti besar
  109. pater pastor
  110. pemazmur pelantun mazmur yang dipakai dalam misa
  111. penguatan sakramen penguatan; krisma
  112. peniten orang berdosa yang menerima sakramen tobat dari seorang imam
  113. penitensi ganjaran penghapus dosa yang diberikan kepada peniten dalam sakramen tobat
  114. penumpangan tangan proses uskup menumpangkan kedua tangan di atas kepala imam dan diakon dalam penahbisan
  115. perkawinan sakramen perkawinan
  116. perminyakan sakramen perminyakan; sakramen pengurapan
  117. piala perlengkapan misa berupa cawan berbentuk seperti piala, digunakan sebagai wadah anggur yang disimbolkan sebagai darah Kristus
  118. piksis perlengkapan liturgi berupa wadah bundar bertutup, digunakan untuk mengantarkan hosti kepada org sakit
  119. pluvial bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam atau uskup di luar misa, seperti liturgi pemberkatan, berupa jas atau mantel panjang tanpa lengan
  120. pranatal upacara dan kebaktian yang dilakukan menjelang Natal sebagai persiapan menyambutnya
  121. prefektur vikariat
  122. primas uskup yang kedudukannya paling tinggi di antara semua uskup di suatu negara
  123. purgatorium api penyucian
  124. purifikatorium perlengkapan misa berupa kain putih, diletakkan di atas piala, digunakan untuk membersihkan piala, sibori, dan patena
  125. rama padri; pastor
  126. rekoleksi khalwat pendek selama beberapa hari
  127. rekonsiliasi sakramen tobat
  128. rektor pemimpin atau kepala di biara
  129. rekuiem misa untuk arwah orang yang meninggal
  130. responsorium bagian dari mazmur yang dinyanyikan oleh pemazmur atau solis dalam misa
  131. rosario tasbih yang digunakan oleh umat Katolik
  132. rosario doa devosi dengan mengucapkan rangkaian Ave Maria
  133. ruang imam bagian ruang gereja di sekitar meja altar dan mimbar, dikhususkan untuk imam beserta asisten dan petugas liturgi lain
  134. ruang imam ruang di sekitar meja altar gereja, dikhususkan untuk imam saat misa
  135. rubrik petunjuk resmi yang mengatur tata laksana liturgi yang dicetak merah pada teks liturgi
  136. sakramen upacara resmi dan suci untuk memuji dan menerima rahmat Tuhan melalui tanda dan sarana dalam baptis, ekaristi, penguatan, rekonsiliasi, perkawinan, tahbisan, dan perminyakan
  137. sakramen baptis baptis
  138. sakramen ekaristi perayaan liturgi mengucapkan pujian dan syukur kepada Allah dengan mempersembahkan kurban misa; misa; misa kudus; misa suci; ekaristi
  139. sakramen penguatan sakramen yang dilakukan dengan cara mengurapi dengan krisma sebagai tanda penerimaan karunia Roh Kudus; krisma; penguatan
  140. sakramen pengurapan sakramen perminyakan; perminyakan
  141. sakramen perkawinan sakramen yang menyatukan pasangan pria dan wanita dalam ikatan perkawinan untuk mencapai kekudusan dan kebaikan suami istri, kelahiran, serta pendidikan anak; perkawinan
  142. sakramen perminyakan sakramen yang diberikan oleh pastor kepada umat yang mulai berada dalam bahaya karena renta atau sakit; perminyakan
  143. sakramen tahbisan sakramen untuk menahbiskan diakon, imam, dan uskup melalui penumpangan tangan dan doa konsekrasi uskup; penahbisan
  144. sakramen tobat sakramen pengampunan yang diperoleh umat dari belas kasihan Allah karena telah berdosa terhadap Allah dan sesama manusia; rekonsiliasi
  145. sakramentalia upacara serupa sakramen yang dilakukan untuk memperoleh karunia rohani melalui perantara gereja seperti ibadat arwah, pengusiran setan, pemberkatan gereja
  146. sakrilegi pencemaran terhadap hal atau barang suci, misalnya merusak perlengkapan liturgi
  147. sakristi ruang dalam gereja untuk imam dan petugas liturgi mempersiapkan misa kudus
  148. santa wanita kudus
  149. santo pria kudus
  150. Santo Nikolas uskup dari Mira (abad ke-4) yang dikaitkan dengan sosok Sinterklas karena tradisi pemberian hadiah kepada anak-anak di sejumlah negara pada hari raya Santo Nikolas tanggal 6 Desember; santo pelindung anak-anak
  151. sekulir imam yang tidak terikat pada kongregasi atau ordo tertentu
  152. selebran imam yang memimpin misa
  153. selibasi keadaan tidak menikah yang dilakukan oleh rohaniwan sebagai tanda ketakwaan dan pengabdian penuh kepada Allah
  154. selibat ketentuan tidak menikah bagi rohaniwan sebagai tanda ketakwaan dan pengabdian penuh kepada Allah
  155. selibat awam selibat yang dilakukan oleh umat
  156. selibat imam selibat yang dilakukan oleh rohaniwan; selibat religius
  157. semana santa pekan suci
  158. seminari lembaga pendidikan bagi calon pastor
  159. septuaginta terjemahan resmi Alkitab dalam bahasa Yunani
  160. Serikat Yesus ordo Jesuit (ditulis di belakang nama); disingkat SJ
  161. sibori perlengkapan misa berupa piala bertutup, digunakan sebagai wadah hosti kecil yang akan dibagikan kepada umat
  162. singel bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam, berupa tali pengikat alba pada pinggang, sebagai simbol kemurnian hati dan pengekangan diri
  163. solis pelantun mazmur dan lagu-lagu lain yang bersifat sendiri
  164. stasi wilayah keuskupan satu tingkat di bawah paroki
  165. stipendium sumbangan umat berupa uang kepada gereja apabila umat minta intensi misa
  166. stola bagian dari busana liturgi, berupa selendang panjang sebagai simbol tugas resmi gereja, terutama pengudusan
  167. superpli bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam, berupa mantel panjang hingga lutut, terbuat dari kulit atau bulu, sebagai pengganti alba
  168. tabernakel lemari kecil untuk menyimpan hosti
  169. tahbisan sakramen tahbisan; penahbisan
  170. takhta suci Vatikan kekuasaan tertinggi dan pusat gereja Katolik Roma
  171. tanda salib isyarat dengan tangan yang menggambarkan tanda silang sebagai pengungkapan doa
  172. triduum masa doa selama tiga hari sebagai persiapan menyambut pesta atau hari raya
  173. turibulum wadah berantai dari logam untuk mendupai dalam misa
  174. ulah tapa mati raga menahan segala hawa nafsu untuk meningkatkan kadar spiritualitas
  175. umat kumpulan pemeluk agama Katolik yang sedang merayakan liturgi
  176. uskup rohaniwan yang sudah mendapat sakramen tahbisan ketiga, satu tingkat di atas imam, memiliki hak untuk memberikan semua sakramen; biskop
  177. uskup agung ketua provinsi gerejani; uskup metropolitan
  178. uskup metropolitan uskup agung
  179. velum bagian dari busana liturgi yang dikenakan oleh imam pada bahu saat membawa sakramen mahakudus, berupa kain lebar berwarna putih, kuning, atau emas
  180. vigili hari menjelang suatu hari raya
  181. vikariat wilayah vikaris
  182. vikariat jabatan vikaris
  183. vikaris pembantu (pengganti) dalam jabatan pimpinan gereja
  184. vimpa velum kecil yang dikenakan oleh misdinar untuk membawa mitra dan tongkat uskup
  185. visitator pembesar biara; superior
  186. vulgata terjemahan resmi Alkitab dalam bahasa Latin

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan kedirgantaraan: (74)

  1. aerial bidikan pengambilan gambar di luar ruangan yang dilakukan dari pesawat terbang, helikopter, atau balon udara
  2. akselerometer perangkum alat untuk mengukur percepatan yang dapat mengintegrasikan dua buah atau lebih hasil pengukuran yang berurutan pada saat yang berbeda
  3. alat ukur cahaya alat untuk mengukur iluminasi
  4. aliran hipersonik aliran zalir yang kecepatannya melebihi lima kali kecepatan suara
  5. alnaud alat navigasi udara untuk memberikan bantuan penyelamatan dan meteorologi penerbangan
  6. antena heliks antena yang berbentuk heliks
  7. ascun udara udara dari beberapa proses industri yang terdiri atas campuran beberapa partikel dengan ukuran 0,1 sampai 1 mikrometer
  8. ciri linier pola linier pada foto atau peta yang menggambarkan derajat kelinieran karakteristik permukaan bumi
  9. derau gangguan yang terjadi dalam sistem transmisi telekomunikasi yang memengaruhi kualitas informasi
  10. derau galaksi gangguan pada frekuensi radio yang diakibatkan oleh benda-benda angkasa selain matahari, misalnya planet
  11. derau tanah derau yang tersisa setelah sinyal hilang dalam operasi perekaman atau perbanyakan rekaman
  12. diskriminator sirip alat yang dapat mengubah variasi frekuensi sinyal menjadi amplitudo sinyal listrik
  13. dorongan sembur sistem propulsi yang menggunakan aliran gas kecepatan tinggi sebagai pendorongnya
  14. elemen orbit parameter atau variabel yang dapat menentukan orbit satelit atau pesawat udara
  15. energi mimetik tenaga masuk
  16. faktor derau perbandingan antara jumlah derau pada keluaran dan derau pada masukan
  17. garis h garis observasi spektrum sinar matahari merah yang mempunyai panjang gelombang 6563 Angstrom
  18. garis kisi garis-garis yang saling berpotongan pada bidang datar, yang menunjukkan koordinat pada kisi
  19. garis lajur meridian garis pada peta dunia (bola dunia, globe) yang melintasi kutub utara dan selatan
  20. garis lintang geodetis sudut yang dibentuk oleh bidang ekuator dengan garis yang mengarah ke sferoid
  21. garis lintang geosentris sudut yang dibentuk oleh garis yang mengarah ke pusat bumi dengan bidang ekuator
  22. garis simpul garis yang dihasilkan oleh perpotongan antara bidang orbit (bulan/satelit) dan bidang ekliptiknya
  23. gelombang Hertz gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi antara 10.000 Hertz dan 300.000 gigahertz, biasanya disebut gelombang radio
  24. gelombang muka bumi gelombang radio dengan frekuensi VLF yang perambatannya di atas permukaan Bumi
  25. granulasi butir-butir atau bintik-bintik kecil pada lapisan fotosfer matahari
  26. hidrazina cairan kimia berwarna, bersifat korosif, digunakan untuk bahan bakar roket
  27. higroskopisitas kecenderungan bahan menyerap uap air dari atmosfer
  28. hipergolik propelan roket yang mudah terbakar apabila bercampur dengan bahan lain
  29. inisiator orang yang ditugasi memprakarsai jejak pada sistem pertahanan udara
  30. injeksi pendorongan satelit ke orbit yang direncanakan
  31. integrator akselerator linier integrator percepatan linier
  32. integrator percepatan linier alat untuk mengukur atau menentukan kecepatan pesawat ruang angkasa atau roket
  33. interferensi gangguan radiasi atau induksi yang membahayakan fungsi pelayanan pemancar radio navigasi atau pelayanan pemancar keamanan, atau mengganggu dengan memotong berulang-ulang pelayanan radio yang beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku
  34. ionogram grafik yang menggambarkan persentase dari frekuensi radio yang dapat diserap atau dipantulkan oleh lapisan ionosfer
  35. ionopause lapisan ionosfer paling bawah yang berada pada ketinggian antara 50 km - 85 km, disebut juga daerah D
  36. ionosonde sistem radar yang dapat digunakan untuk menentukan ketinggian ionosfer yang dapat merefleksikan sinyal dengan berbagai frekuensi ke bumi
  37. iradian jumlah radiasi (fluks radian) yang melalui luas permukaan tertentu
  38. jalur pengaman pita frekuensi yang berfungsi sebagai pemisah jalur agar tidak terjadi inteferensi
  39. jangkau tanah jarak lengkung antara dua titik
  40. jejak dasar proyeksi vertikal lintasan wahana antariksa pada permukaan bumi
  41. jelajah lewat pendaratan yang melewati batas daerah yang disediakan
  42. kabel keras kabel koaksial yang terbuat dari logam keras
  43. kalor bahang
  44. kalor fusi bahang lebur
  45. kalor reaksi bahang reaksi
  46. keluaran frekuensi sinyal keluaran yang memiliki frekuensi sebagai fungsi dari waktu dan paremeter lain
  47. keluaran frekuensi termodulasi sinyal keluaran berupa sinyal deviasi dari pusat frekuensi dengan besar frekuensi penyimpangan sebanding dengan tinggi rendah besaran sinyal masukan
  48. kelurusan bentuk garis lurus pada permukaan Bumi yang menggambarkan patahan-patahan yang terjadi di bumi
  49. kemiringan edar sudut yang terbentuk antara bidang orbit satelit dan ekuator bumi
  50. kerucut hidung bagian ujung depan roket yang umumnya memuat peralatan atau satelit
  51. keseimbangan termodinamika lokal keseimbangan gas yang molekul­molekulnya mempunyai kecepatan dan karakteristik yang sama pada temperatur tertentu
  52. kompleks peluncuran lingkungan tertentu yang memiliki fasilitas untuk peluncuran roket besar termasuk fasilitas integrasinya
  53. kuar antarplanet satelit pembawa instrumen pemantau sebuah planet
  54. kutub magnet bumi titik di utara dan selatan bumi yang mengandung magnet bumi
  55. laju pembakaran linier laju perubahan rata-rata propelan per satuan waktu untuk setiap interval waktu yang selalu konstan
  56. landasan luncur tempat peluncuran roket yang dilengkapi dengan fasilitas peralatan penunjang peluncuran
  57. lintasan terbang antariksa lintasan terbang pesawat antariksa
  58. manipulator induk sepasang peralatan mekanik yang digunakan untuk memegang bahan radioaktif, dikendalikan oleh operator dari jarak jauh yang terlindung
  59. manuver perubahan cepat yang terjadi pada setiap orbit atau trayek pesawat terbang, wahana peluncur, atau wahana antariksa
  60. masa hidup umur sebuah alat/sistem yang masih dapat berfungsi secara baik
  61. medan pandang sesaat sudut ruang maksimum detektor yang sensitif terhadap radiasi ketika melakukan pengamatan
  62. memodulasi proses pengubahan bentuk gelombang, baik amplitudo, frekuensi, maupun fase gelombang, ke dalam karakteristik yang telah ditentukan
  63. mesin ion sistem propulsi roket yang memanfaatkan gas terionisasi sebagai pendorong
  64. mesin propelan cair mesin roket yang menggunakan bahan bakar propelan cair (bukan bensin)
  65. mesin roket nuklir mesin roket yang menggunakan reaktor nuklir sebagai penghasil gaya dorong
  66. pembakar bahan yang mempunyai komposisi eksotermik tinggi yang digunakan terutama untuk menimbulkan pembakaran
  67. pesawat nirawak pesawat terbang tanpa pilot, berfungsi dengan kendali jarak jauh
  68. tegangan akselerasi efek yang dirasakan tubuh karena meningkatnya gaya gravitasi

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan kedokteran: (1420) (Kedokteran dan Fisiologi)

abdomen akut, abduksi (2), abduktor, aberasi kromosom, ablasi, ablasi kateter, ablasi retina, ablepsia, aborsi medis, abortif, abortus, abortus habitualis, abortus iminens, abortus inkomplet, abortus insipiens, abortus komplet, abortus terancam, abrasi, abreaksi, abrupsi, abses, abses kutaneus, abses selulitis orbita, abses serebri, absorpsi, abstain, abulia, adaptasi cahaya, adenoid, adenoma, adenosina, adenosis, adhesi, adiksi, adinamia, adipektomi, adiposa, adipositas, adipsia, adrenal, adrenalina, adrenergik, adrenokortikal, adventisia, aerofiarologi, afasia, afasia amnesia, afasia anomik, afasia global, afasia nominal, afek, afonia, afrodisiak, agalaksia, agenesis, agens, agiria, agnosia, agonia, agrafia, agripnia, akapnia, akar gigi, akar punggung, akinetopsia, aklasia, akrodinia, akromegali, aktif, alakrima, albuminuria, aleksin, alergi, algometer, alogotrofia, alopati, amandel (2), ambing, ambliopia, ambulatori, amenorea, amenorea atletik, ametria, ametropia, amilemia, amiloidosis, aminoasiduria, amiografi, amnesia, amnion, amnionitis, amniotik, amniotomi, ampul (2), amputasi, anafilaksis, anakusis, anal, analgesia, anamnesis, anastomosis, andap gizi, andap sadar, andropause, anemia, anemia aplastik, anemia defisiensi besi, anemia hemolitik, anemia hipoplastik, anemia kronis, anemia megaloblastik, anemia tersembunyi, anensefalus, anergi, anestesi, anestesi epidural, anestesi lokal, anestesi spinal, anestesi umum, anestetik, anestetik lokal, aneurisme, anfal, angina, angioedema, angiopati, angioplasti, angioplasti balon, anhidrosis, anih, aniridia, aniseikonia, anisokoria, ankilosis, anodonsia, anoftalmus, anoksia, anopsia, anorektal, anovulasi, antagonis, antagonisme, antifertilitas, antiperistalsis, antrakosis, anuresis, anuria, apendektomi, apendiks, apendisitis, apitoksin, apnea, apopleksi, araknitis, areola, aritmia, arteri, arterosklerosis, asetilkolina, asfiksia, asidosis, asma bronkial, asperger, astasia, astenia, astenik, astenopia, astigmatisme, ataksia, atresia, atrofi, aura, autoantibodi, autograf, autoimun, autoinfeksi, autolisis, autopsi, autotoksin, autotransfusi, autotransplantasi, avitaminosis, avulsi, awadara, ayan (2), azotemia, badan mamiliari, badan pankreas, badan sel, badi, bahan kelabu, bakat penyakit, bakteremia, bakteriuria, balanitis, balneologi, balneoterapi, balonisasi, basal (2), basalioma, basilari, batu ginjal, bedah cesar, bedah digestif, bedah mayor, bedah minor, bedah perut, berkeloid, bibir kemaluan, bibir vagina, bifidin, bifidobakteri, bilik jantung, bioakumulasi, biomagnifikasi, biopsi, birsam, bradikardi, bradikardia, brakidaktili, bronkitis, bronkoskop, bronkoskopi, bronkotomi, bruksisme, bulimia, bunion, cacar (1), cairan vitreus, cangkok ginjal, cedera oksidatif, cermin telinga, cikungunya, cuci darah, curah jantung, dadih darah, defekasi, defibrilator, degenerasi, demabrasi, demam puyuh, demam skarlatina, denervasi, dengkur, depilasi, deplesi garam, dermatitis atopik, dermatitis perioral, dermatofitosis, dermatom, dermoskopi, desensitisasi, deserebrasi, desidua, desmoplasia, desmosom, detoksifikasi, detritus, detrusor, deutranomalopia, deutranopia, deviasi searah, deviasi sekat, diabetes, diabetes insipidus, diabetes melitus, diaforetik, dialisis peritoneal, diare persisten, diatermi, diet, difteri kutaneus, diprosopus, disdiadokokinesia, disfagia, dishidria, dislokasi, dismenorea, disolventia, disorder, disorientasi, dispareunia, dispepsia, displasia, dispnea, disposisi, distikiasis, distorsi, distosia, disuria, diuresis, DNA, donor universal, dosis, duktulus, duktus, duktus empedu, duktus torakikus, duodenum, dura mater, edema, edema paru, efloresensi, eklampsia, ekrin, ekrinologi, eksisi, eksoftalmos, eksostosis, ekstensor, eksteriorisasi, ekstraksi (1), ekstremitas (2), eksudat, elefantiasis, elektroensefalogram, elektrokardiograf, elektrokardiogram, elektrokoagulasi, elektroterapi, emaskulasi, emboli, embolisme, embolus, embriologi, embrionik, emetina, emfisema, empiema, endemi, endemis, endogen, endometriosis, endomiokarditis, endomisium, endoskop, endoskopi, endosmosis, enema, ensefalitis, ensefalitogen, ensefalograf, ensefalografi, ensefalogram, ensefalomielitis, ensefalon, enteritis, enterobiasis, enterologi, enteropati, enterostomi, enterovirus, enukleasi, enuresis, enzootik, epidemi, epidural, epigastrium, epinurim, episiotomi, epistaksis, epitelioma, epulis, ereksi, erektor, erisipelas, eritema, eritroplakia, erosi, erpalsi, erupsi, esofagitis, esterase leukosit, estesia, eustres, eutosia, eversi, eviserasi, faal (1), faktor antihemofilik, faktor koagulasi, faktor koagulasi IX, faktor koagulasi VIII, faktor nekrosis tumor, faringitis, fase asimptomatik, fase dekompensasi, fase kompensasi, fase kronik, fase simptomatik, fase telogen, fenilketonuria, fertil, fertilitas, feses, fetomaternal, fibriblas, fibroblas, fibroid, fibrokistik, fibromialgia, fibrosa, fibrosis, fibroskan, fisioterapi, fistula, fistula ani, fistula anorektal, fistula in ano, flaf, flatulensi, flebitis, flu singapura, fluorida, fluoroskopi, fontanel, foramen, foramen obturator, forsep, fortifikasi (2), frenektomi, frenotomi, frenulektomi, frenuloplasti, frenulum, frenulum lidah, fundus, funduskopi, fungsi eksokrin, fungsi endokrin, fungsio laesa, gagal ginjal, gagal ginjal akut, gagal ginjal intrinsik, gagal ginjal pascarenal, gagal ginjal prerenal, galaktorea, gangguan hormonal, gangguan metabolisme, gangren, garam inggris, gaster, gastrektomi, gastritis, gastroenteritis, gastroparesis, gegar otak, gejala klinis, gejala putus obat, gelung (1), genitalia, geriatrik, gestosis, getah (2), gigantisme, gigi busuk, gigi cekat, gigi mati, gigi nonvitral, ginekomastia, glandula, glikemik, glikosuria, glomerulonefritis, glositis, glosopirosis, glukoneogenesis, glukosa hepar, grafid, grafik nellhaus, grelin, guma, haid, halitosis, heksadaktili, hemaglutinin, hematemesis, hematokel, hematologik, hematom, hematometra, hemeralopi, hemiplegia, hemodilusi, hemofilia, hemofilia A, hemofilia B, hemofilia klasik, hemoptisis, hemoragi, hemoroid, hemostasis, henti napas, hepar, hepatitis, hepatitis alkoholik, hepatitis neonatal idiopatik, hepatologi, hepatomegali, hermiasi, hernia, hernia akuisita, hernia bawaan, hernia dapatan, hernia femoralis, hernia hiatal, hernia inguinalis, hernia inkarserata, hernia insisional, hernia kongenital, hernia pigastrika, hernia umbilikalis, herniografi, hernioplasti, herniotomi, herpes, herpes simpleks, herpes zoster, hidrokel, hidronefrosis, hidropoisis, hidrosefalus, himenoplasti, himenoplastis, hiperajusis, hiperamnesi, hiperandrogen, hiperantefleksi, hiperdaktili, hiperemesis, hiperemesis gravidarum, hiperemia, hiperestesia, hiperetrofleksi, hiperglikemik, hiperhidrosis, hiperkalsiuria, hiperkapnia, hiperlipemia, hipermetropi, hipermetropia, hipermobilitas, hiperoksemia, hiperpigmentasi, hiperpigmentasi pascaradang, hiperplasia adrenal kongenita, hiperprolaktinemia, hipersaliva, hipertensi esensial, hipertensi paru, hipertensi primer, hipertiroid, hipertiroidisme, hipertrigliseridemia, hipertrofi adenoid, hiperurisemia, hiperventilasi, hipervolemia, hipnosis, hipodermoklisis, hipofisis, hipoglikemia, hipoglikemik, hipokalsemia, hipokampus, hipoksemia, hipoksia, hipoksia anemik, hipoksia hipobarik, hipoksia hipoksemik, hipoksia iskemik, hipomastia, hipomolitas, hiponatremia, hiponatrium, hipoparatiroidisme, hipoplasia, hipotensi ortostatik, hipotermia, hipovolemia, hirsutisme, hirsutisme idiopatik, histerektomi, histerografi, histeroplasti, homeostasis, hormon aldosteron, hormon inkretin, hukum pemodelan kembali tulang, iatrogenik, ikhtiosarkotoksisme, impaksi, impetigo, imun, imunisasi, imunodefisiensi, imunodepresi, imunodiagnosis, imunodiagnostik, imunodilator, imunoelektroforesis, imunofluoresens, imunogen, imunogenetik, imunogenetika, imunogenik, imunohematologi, imunokompeten, imunokompetensi, imunomodulasi, imunopatologi, imunopatologis, imunoreaksi, imunoreaktif, imunoreaktivitas, imunositokimia, imunostimulan, imunosupresan, imunosupresi, imunosupresif, imunoterapi, imunotoksisitas, in vitro, in vivo, indeks glikemik, induksi persalinan, infantisida, infarktus, infeksi, infeksi eksogen, infeksi endogen, infeksi nasokomial, infeksi nifas, infeksi nosokomial, infeksi oportunistik, infeksi saluran kemih, infeksi sosokomial, infeksi telinga bagian tengah, infeksi utama, infeksius, infertilitas primer, infertilitas sekunder, inflamasi, infusi intratekal, ingesta, inhalasi, inhibisi, injeksi, injeksi epidural, injeksi silier, inkarserasi, inkompetensi serviks, inkubasi, inkubator, insomnia, insula, insuler, intertrigo, intervensi, intoleransi glukosa, intramembran, intramuskuler, intravaskuler, intravena, inversi, inversi testis, involusi, irigator, iskemia, isoaglutinin, isolasi, jamur akar putih, jantung mengipas, kaca mulut, kaki gajah, kalkulus (1), kalorisitas, kalus, kanal haver, kanal semisirkuler, kanal stenan, kandidiasis, kandung empedu, kantong ketuban, kardia, kardiogram, kardiolog, kardiovaskular, karditis, karsinogenik, kastrasi, kasuistik, katalepsi, katarak (1), kateter, kebal, kedengkik, kehamilan lanjut, kehamilan palsu, keilosis, kejang, kejang demam, kelainan jiwa, kelainan mental, kelainan seksual, kelengar matahari, kelenjar adrenal, kelenjar buntu, kelenjar eksokrin, kelenjar getah bening, kelenjar gondok, kelenjar hipofinis, kelenjar limfa, kelenjar ludah, kelenjar ludah perut, kelenjar pembiakan, kelenjar pineal, kelenjar pitnitasi, kelenjar pituitari, kelenjar prostat, kelenjar sebasea, kelenjar suprarenal, kelenjar susu, keloisis, kembar dizigotik, kembar fraternal, kembar identik, kembar monozigotik, kembar superfekundasi, kembar superfetasi, kembung (1), kemopsikiatri, kemoradioterapi, kemoterapi, kepala busung, keracunan kehamilan, kerangka luar, keratitis, keratomalasia, kesuburan, ketidaksadaran, ketonemia, ketonuria, ketulian, kista plasenta, kleidotomi, kleptofobi, kleptomania, klimaks, klinik nyeri, klitoridektomi, klitoriditis, klonus, klorosis, kodein, kokainisasi, kolektomi, kolesistektomi, kolesterin, kolesterol, kolik, kolitis, kologen, kolon, kolonoskop, kolorektal, kolostomi, kolpoplasti, kolpopoiesis, kolporafi, kolporeksi, kolposistiplasti, kolposistosel, kolpotomi, koma (3), kombusio, komorbiditas, komplikasi, komplikasi spiral, kondroblas, kondroitin, kongesti, konjungtivitis, konoid, konstriksi, kontraksi, korion, koroner (2), kortison (1), kotoran, kraniodidismus, kraniopagus, Kraniosinostosis, kraniotomi, kraniotorakopagus, kretin, kriptomenorea, kromatid, kromosom, kuldoplasti, kurap kulit kepala, kuretase, kwasiorkor, labia, labia mayor, labia minor, labiaplasti, laboratorium kateterisasi, labu Martin, lahir lotus, lakrimator, lakuna, laparoskopi, laparotomi, laringoskop, laserasi, latirisme, lavase, lemak putih, lempeng invertebral, lentigo, leptospirosis, lesi (2), letargi, leukoma, leukonisia, leukopenia, leukore, leukosit, leukositosis, limfadema, limfadenosis, limfaderitis, limfangioma, limfatik, limfoblastoma, limfonodus, limfositopenia, limfositosis, lipatan epikantus, lisis, lobus, lobus frontal, lobus oksipital, lobus parietal, lobus temporal, logoterapi, lokia, luka bakar minor, lumbago, lumen (1), lumpektomi, lupus diskoid, lupus eritematosus, lupus imbasan obat, lupus neonatal, mabung, makroangiopati, makrofauna, makroftalmus, makroglosia, makromelia, makronutrien, makrosefali, makrosefalik, maksomania, makula, malabsorpsi, malanutrisi, malasia, maleolus, malnutrisi, maloklusi, maloklusi gigi, malposisi, malpresentasi, mama (2), mamografi, mandrin, manik depresi, manik depresif, manometri, masa inkubasi, masa isolasi, masa jendela, masa karantina, masa prenatal, masa remisi, masa tunas, maserasi, massa skrotum, mastalgia, mastektomi, mata kucing, mata malas, materi abu-abu, matriks, maulage, medan penglihatan, medikamentosa, medikasi, medula oblongata, melasik, melena, memincuk silang, memindai, menarke, menginkubasi, mengipas, mengoperasi, mengulit, menoragia, menostaksis, meralgia, metastasis, metatarsus, metformin, metode epidural, metroragia, mialgia, miastenia gravis, miastenik, mielin, mielinasi, mielinisasi, mieloma, migrain, mikroangiopati, mikrobisida, mikrofilamen, mikrosefalia, miksoedema, miliaria, mioelektrik, miogenik, miopati, miopia, miosis, miotik, mola (1), molar (1), mongoloid (2), monomfalus, morula, morulasi, mukositis, multigravida, multipara, multiseluler, mutasi, narkomaniak, nausea, nefrektomi, nekropsi, nekrosis, neoplasma, neositosis, neuralgia, neurastenia, neuritis, neuroblastoma, neuroglia, neurolog, neurologi, neurologis, neuron, neurosis, neurotik, neurotransmiter, NICU, nidasi, nilai apgar, nistagmus, nodulus kistik, nokturia, nonvaskular, nosologi, novokaina, nukleolus, nulipara, nutrisi, nyeri akut, nyeri alih, nyeri kanker, nyeri kronis, nyeri pinggang encok, obat rektal, obesitas abdominal, obesitas anak, obesitas hiperplastik, obesitas hipertropik, obesitas morbid, obesitas sentral, oftalmia, oftalmoskopi, oklusi, oksiuriasis, okulis, olfaktori, oligohidromion, oligositemia, oligozospermia, oliguria, omvalopagus, onkogen, onkogonik, onkologi, onkomikosis, oosfer, operasi, operasi plastik, operasi septoplasti, operasi sesar, opname (1), organ intim, organ pencernaan aksesoris, oromotor, ortodentis, ortodonsia, ortodontik, osteogenesis, osteogenesis imperfekta, osteopati, osteoporosis juvenil, osteoporosis pascamenopause, osteoporosis senilis, otitis media, otoskop, ovariotomi, ovarium, ovul, ovulasi, palpasi, pandemik, pankreas, pankreatektomi, pankreatitis, panleukopenia, parafimosis, paraklinik, paralgesia, paralisis, parasimpatetik, parasitoma, paratiroid, paresis, parestesia, paronisia, parotitis, partus, pascamenopause, pascaprandial, patologi forensik, pecah sudut bibir, pedodontis, pelagra, pelayanan medis, pembedahan laser, pembedahan minimal invasif, pembentukan tulang, pembukaan, pembuluh darah koroner, pemeliharaan medis, pemeriksaan abdomen, pemeriksaan anorektal manometri, pemeriksaan glukosa darah puasa, pemeriksaan pascaprandial, pemeriksaan praprandial, pencangkokan pembuluh darah jantung, pengapuran, pengobatan nuklir, pengosongan lambung, penisilin, pentotal, penuaan dini, penyakit Addison, penyakit autoimun, penyakit cakar kucing, penyakit Christmas, penyakit Chrohn, penyakit ginjal kronis, penyakit Graves, penyakit Huntington, penyakit jantung, penyakit kaki, tangan, dan mulut, penyakit klorosis, penyakit natal, penyakit paru cokelat, penyakit persarafan, penyakit tidur, penyakit tropis terabaikan, penyakit zoonosis, penyulit, pepsin, peptik, perabdominal, perdaraan, perigenital, perikarditis, perikardium, perikondrium, perinatal, perineal proktektomi, perineum, perineurium, periodonsia, periodontal, periodontika, periodontis, periodontitis, peristalsis, peristaltik, peritoneum, peritonitis, perivaskuler, perkusi, peroksisom, persalinan fase aktif, persalinan lotus, persalinan primi tua, persarafan, perut besar, petit mal, pigopagus, pimpel, pintas jantung, pipa Eustachius, pireksia, pirektik, pitiriasis, piuria, plak (2), plasenta, plasma, platelet, pletora, pleuritis, pneumokoniosis, polidaktili, polidipsia, polifagia, polio, polip, polisitemia, poliuri, poliuria, porfiria, posologi, praprandial, predisposisi, prevalensi, primi, primi muda, primi tua, primigravida, primigravida muda, primigravida tua, profil biofisik, profilaktik, promontorium, prostaglandin, protagonis, proteoglikan, protese, protuberansia, prurigo, pruritus, pruritus ani, pseudoginekomastia, psikolepsi, psikosomatika, psikotropika, psitakosis, psoriasis, ptialin, ptosis, puerpera, pulau Langerhans, pulmonologi, pungsi, purpura, pusat nikmat, pusat tidur, radang limpa, radang sendi, radiasi, raja singa, raspatorium, rekanalisasi, rektal, rektum, renjatan, residivistis, resorpsi, respirasi, respirasi aerob, respirasi anaerob, restitusi, retinitis, reumatismos, reumatoid, reumatoid artritis, reumatologi, rinitis, ritel medis, riwayat diet, rizotomi, rizotomi belakang, roseola, rotator, rubela, rubeola, ruptur uteri, sakar (1), saraf (2), saraf kranial, saraf pemancar, saraf vagus, sarkoma, sarung tangan lateks, saturasi oksigen, sebat (2), seksi (2), seksio sesarea, sekum (1), sel batang, sel enteroendokrin, sel kerucut, sembab (2), semprot, senggugut, senil, senilitas, serologi forensik, serositas, serum, serum darah, serum kreatinin, servisitis, siderosis, silier, simtom, sinanaga, sindesmosis, sindrom Down, sindrom marfan, sindrom ovarium polikostik, sinus, sinusal, sinusitis, siriasis, siringitis, sirkulasi kolateral, sirkumsisi, sirosis, sistaltik, sistem saraf, sistem saraf parasimpatetik, sistem saraf pusat, sistitis, sistostomi, sitolisis, sitologi, skiameter, skiatika, skizoid, sklerosis, skopometer, solusio plasenta, somatomegali, somnambulisme, sonogram, spasmus, spina, spina bifida, spina servikal, spirogram, spirometri, sputum, stafilitis, stasis, statin, steatosis, stenosis, step (2), sterilisasi kilat, sterilisasi uap, stigmata, stomatitis, stomatogastrik, stonosis, strabotomi, strangulasi, stres, stres fraktur, stres oksidatif, stres osmotik, strok hemoragik, strok ringan, struma, subklinis, subluksasi, sulfolipid, sumpah Hipokrates, superfisial, superinfeksi, suppositoria, suprarene, suprarenoma, sutura, syok (2), T.H.T.K.L., tabel snellen, taeniasis, takikardia, takipnea, talasemia, tamponade, tanduk belakang, tarantisme, tekanan aorta, tekanan intra vaskuler, tekanan jaringan, teknik kateterisasi, teleng (2), tensi, teramisin, terapi, terapi bahasa, terapi gen, terapi gizi, terapi konvensional, terapi target, terminasi, termografi, termometer digital, termometer klinis, termometer tubuh, tes albumin, tes fungsi saraf, tes toleransi glukosa, timpanitis, timpanum, tinea, tinea kapitis, tinggi fundus, tiroiditis, tiroiksitosis, tiroksin, toksemia, toleransi glukosa, tonikum, tonisitas, tonsilitis, tonsilitis laringitis, trakelorafi, transovarial, transplantasi, transplantasi ginjal, transplantasi paru, transportasi gas, traumatologi, tremor esensial, triplet, tromboembolisme, tromboembolisme vena, trombosis, trombositopenia, tubektomi, tuberkulosis, tumbung, tumor, tumor pituitari, turgor, uji klinik, uji praklinis, ulkus dekubitus, ultrasuara, uraemia, urakus, uremia, ureter, ureterorenoskopi, uretra, urinalisis, urine, uroginekolog, uroskopi, urtikaria, uteri, vaginektomi, vaginismus, vaginoplasti, vaksin, vaksinasi, varikosel, variola, vasektomi, vaskular, vasodilasi, vasodilator, vasokonstriksi, vasomotor, vena, ventilasi mekanik, ventilasi paru, ventilator mekanis, ventrikel, vermisida, virosis, virulen, virulensi, vitrektomi, xantelesma, xantoma, xeroftalmia, xerosis, xerostomia, zat opioid, zimotik

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perhutanan: (72) (Kehutanan/Perhutanan)

  1. abu gaharu serbuk yang dihasilkan melalui penggilingan atau penghancuran, sisa dari pembersihan atau pengerokan kayu gaharu
  2. adventisius berkaitan dengan akar atau tunas yang tumbuh bukan pada tempat yang seharusnya
  3. bolta kayu pendek yang berukuran 0,6--2,4 cm, biasanya digunakan dalam industri pengolahan kayu
  4. citra data atau informasi dari potret udara untuk bahan evaluasi
  5. denudasi reduksi permukaan tanah karena fenomena alam
  6. evolusi filetik perubahan genetik yang terjadi dalam garis evolusi
  7. hasil lestari hasil hutan yang dapat dipanen secara berkelanjutan
  8. hutan adat hutan negara yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat
  9. hutan asli hutan yang belum pernah dijamah oleh manusia; hutan perawan; rimba perawan
  10. hutan batu kapur hutan yang memiliki habitat dan flora di tempat-tempat tertentu yang khas dan langka
  11. hutan boreal kawasan hutan yang bersebelahan dengan padang lumut (tundra) sepanjang garis pepohonan Kutub Utara
  12. hutan campuran hutan heterogen
  13. hutan dataran rendah hutan yang berada di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut, memiliki keragaman hayati
  14. hutan hak hutan yang berada di wilayah yang dibebani hak atas tanah; hutan rakyat
  15. hutan heterogen hutan yang ditumbuhi bermacam jenis tumbuhan; hutan campuran
  16. hutan homogen hutan yang arealnya lebih dari 75% ditutupi oleh satu jenis tumbuh-tumbuhan seperti hutan jati, hutan bambu, dan hutan pinus
  17. hutan hujan hutan yang berada pada area dengan curah hujan yang tinggi
  18. hutan klimaks tegakan yang sudah tidak dapat tumbuh lagi, tetapi dapat digantikan oleh spesies baru yang sama
  19. hutan konservasi kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok untuk melestarikan keanekaragaman tumbuhan, satwa, serta ekosistemnya
  20. hutan koridor kawasan hutan yang menghubungkan dua blok hutan hutan yang satu dengan yang lainnya
  21. hutan kota sebidang lahan dalam kota, baik tanah milik negara maupun tanah hak milik yang ditumbuhi pepohonan yang rapat menyerupai hutan, yang membentuk iklim mikro dan memiliki satu atau beberapa fungsi
  22. hutan monsun hutan yang berada pada ketinggian 0–800 m di atas permukaan laut, bercurah hujan cukup tinggi, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang, tumbuhannya menggugurkan daunnya pada musim kemarau, biasanya mempunyai tumbuhan sejenis seperti hutan jati, hutan bambu, dan hutan kapuk; hutan musim
  23. hutan musim hutan monsun
  24. hutan negara hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah
  25. hutan pegunungan atas hutan yang terdapat di daerah dengan ketinggian di atas 3.500 m di atas permukaan laut, berfungsi sebagai cagar alam dan taman wisata alam
  26. hutan pegunungan rendah hutan yang berada di daerah dengan ketinggian 1.300–2.500 m di atas permukaan laut sebagai daerah resapan air
  27. hutan pegunungan tinggi hutan yang berada di pegunungan yang sangat tinggi, vegetasi berdaun jarum atau pohon-pohon pendek, suhu sangat rendah, berkabut, seperti hutan di Jaya Wijaya dan Bukit Barisan
  28. hutan plantasi hutan yang terjadi karena penanaman kembali
  29. hutan rakyat hutan yang tumbuh pada lahan milik masyarakat dan dikelola oleh rakyat, biasanya untuk penanaman palawija
  30. hutan rawa hutan yang tumbuh dan berkembang pada kawasan yang selalu tergenang air tawar, baik musiman maupun sepanjang tahun, biasanya ditumbuhi tanaman kayu sejenis nipah
  31. hutan rontok hutan yang terdiri atas pohon dengan daun lebar yang tumbuh kembali setiap tahun
  32. hutan sabana hutan yang terdapat di daerah tandus dengan jumlah pohon yang sedikit, kebanyakan rumput dan ilalang
  33. hutan subalpin hutan yang berada pada ketinggian 2.400–3.600 m di atas permukaan laut, berbelukar rapat, pohonnya tinggi jarang dan berlumut
  34. hutan subtropis hutan yang berada di antara garis lintang 23,5°–66° atau dalam wilayah yang mempunyai empat musim
  35. hutan tropis hutan yang berada di wilayah garis khatulistiwa
  36. intoleran sifat ketidakberdayaan pohon untuk tumbuh dan berkembang dalam bayang-bayang dan kompetisi dengan pohon lain
  37. kebakaran tajuk kebakaran yang terjadi pada bagian atas hutan
  38. kebun botani tempat membudidayakan berbagai tumbuhan yang mempunyai nilai ekonomis atau penting bagi ilmu pengetahuan untuk tujuan penelitian, pembiakan, dan sebagai tempat rekreasi
  39. lentisel pori-pori yang menonjol, biasanya berbentuk lonjong yang terbentuk pada cabang-cabang berkayu, terjadi jika lapisan epidermis digantikan oleh lapisan gabus
  40. manajemen hutan pengelolaan hutan yang bertujuan untuk memperoleh hasil hutan, baik berupa kayu maupun nonkayu
  41. pembalakan kegiatan penebangan untuk mendapatkan kayu bulat
  42. penjarangan penebangan pohon-pohon muda untuk meningkatkan pertumbuhan pohon yang tinggal
  43. penjelajahan hutan survei yang dilakukan untuk menentukan spesies tegakan dan menghitung volumenya
  44. pepagan bercincin pepagan yang memiliki retakan berbentuk gelang yang melingkari pohon
  45. pepagan berkeping pepagan yang memiliki retakan dengan kepingan-kepingan rata di antara retakan-retakannya
  46. pepagan berlekang pepagan yang retak atau sobek
  47. pepagan bertiras pepagan yang lunak, tetapi berserabut kasar, tercabik, dan berbenang-benang
  48. pepagan licin pepagan yang utuh tanpa retakan atau robekan
  49. pepagan mengelupas pepagan yang retak-retak, pecah, dan terlepas dalam lembaran-lembaran besar
  50. petak semai petak yang dipersiapkan untuk perawatan benih
  51. pohon benih pohon yang menghasilkan benih
  52. pohon induk pohon yang dipilih untuk menghasilkan benih yang cukup banyak dengan kualitas yang baik
  53. progoitrin prekursor dari goitrogen yang terdapat pada tanaman
  54. pusat diversifikasi daerah geografis yang banyak memiliki galur yang dibudidayakan
  55. rambut akar akar kecil yang berfungsi sebagai penyerap air dan nutrien
  56. reforestasi penanaman hutan kembali secara alami atau buatan
  57. rotasi umur batas umur tegakan yang dapat dipanen
  58. sabuk pelindung pohon dan semak pemecah angin yang berfungsi melindungi area pertanian
  59. saput kayu lembaran tipis dari kayu yang diiris menggunakan mesin bubut untuk menghasilkan ketebalan kayu lapis yang seragam
  60. sebaran tumbuh wilayah yang biasanya ditumbuhi tumbuhan tertentu
  61. siklus tebang jangka waktu yang terencana untuk penebangan tegakan
  62. skala log alat ukur berupa tongkat untuk mengukur isi balak
  63. strata bagian populasi yang mempunyai karakteristik unit contoh yang sama
  64. tapak lahan tempat tumbuh tanaman hutan
  65. tata guna hutan aturan atau sistem yang mengatur cara pengolahan hutan
  66. tebang habis penebangan secara menyeluruh tanpa pengecualian
  67. tebang penaung penebangan pohon yang dominan untuk memberikan kesempatan kepada bibit baru yang bermunculan
  68. tebang pilih sistem silvikultur meliputi cara penebangan dengan batas diameter dan kegiatan pemudaan hutan
  69. tebang rawat kegiatan penebangan dalam rangka pemeliharaan hutan, bertujuan memperbaiki keadaan hutan
  70. tebasan residu pemanenan pohon yang tidak digunakan, seperti dahan, daun, dan kayu yang tidak memenuhi kriteria komersial
  71. tegakan sekumpulan pohon yang tumbuh dalam suatu area
  72. tegakan plus pohon terpilih untuk penghasil biji
  73. teres pemotongan kambium secara melingkar untuk mematikan pohon secara perlahan-lahan
  74. tinggi dominan rata-rata tinggi pohon per unit area berdasarkan pohon tertinggi atau pohon terbesar diameternya
  75. toleran bersifat terus tumbuh walaupun dalam keadaan tertekan oleh pohon yang lain
  76. tongkat Biltmore alat yang digunakan untuk mengukur diameter pohon

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan militer: (Militer/Kemiliteran)

  1. abatis rintangan dari pohon
  2. admiral jenjang kepangkatan pada angkatan laut; laksamana
  3. aide de camp perwira yang membantu perwira senior atau pejabat sipil; ajudan; disingkat ADC
  4. ajudan perwira yang diperbantukan kepada raja, presiden, atau perwira tinggi, biasanya diberi tugas mengurus segala keperluan yang berhubungan dengan pekerjaan raja, presiden, perwira tinggi, dan sebagainya
  5. aka ayun kanan
  6. aki ayun kiri
  7. amatan hasil mengamati (mendengarkan, mewawancarai, ataupun mengadakan percobaan) yang berupa kumpulan keterangan untuk satu tujuan melalui kontak langsung dengan orang atau objek yang diteliti
  8. apel wajib hadir dalam suatu upacara resmi (bersifat kemiliteran) untuk diketahui hadir tidaknya atau untuk mendengar amanat
  9. artileri senjata untuk melontarkan proyektil
  10. artileri bantuan artileri yang melepaskan tembakan sebagai bantuan untuk satuan lain, seperti infanteri
  11. artileri gunung artileri ringan yang dapat diangkut dengan kuda atau hewan lain untuk digunakan di daerah pegunungan; argung
  12. banjar bentuk barisan yang memanjang ke belakang
  13. banzi bantuan zeni
  14. barase tembakan artileri cepat dan serentak untuk melindungi pasukan
  15. barase rangkaian balon-balon pelindung pada ketinggian tertentu sebagai tabir untuk mencegah dan menggagalkan serangan udara
  16. barisan kesatuan pasukan (prajurit); kesatuan tentara yang telah disiapkan (untuk bertempur dan sebagainya)
  17. barisan belakang pasukan yang berada di belakang daerah pertempuran; pasukan yang tidak langsung turut bertempur
  18. barisan depan pasukan yang langsung berhadapan dengan musuh
  19. barisan kehormatan barisan (tentara) yang khusus disiapkan untuk menghormati tamu agung atau dalam upacara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan
  20. barisan teras pasukan induk atau pasukan utama
  21. batang kabu-kabu meriam
  22. baterai kesatuan yang terdiri atas beberapa meriam besar (di darat atau di kapal besar) dan orang-orang yang melayaninya
  23. bekang perbekalan dan angkutan
  24. dandenma komandan detasemen markas
  25. dandenmin komandan detasemen administrasi
  26. dandenzipur komandan detasemen zeni tempur
  27. dandim komandan distrik militer
  28. danki komandan kompi
  29. dankiban komandan kompi bantuan
  30. dankibeng komandan kompi bengkel
  31. dankikes komandan kompi kesehatan
  32. dankimas komandan kompi markas staf
  33. dankipal komandan kompi peralatan
  34. danpos komandan pos
  35. danpus komandan pusat
  36. danpusdikpassus komandan pusat pendidikan pasukan khusus
  37. danramil komandan rayon militer
  38. danran komandan kendaraan
  39. danrem komandan resor militer
  40. dansek komandan sektor
  41. danska komandan skuadron
  42. danskadik komandan skuadron pendidikan
  43. dansus jurupa komandan khusus kejuruan perwira
  44. dantonang komandan peleton angkutan
  45. dantonban komandan peleton bantuan
  46. dantonhar komandan peleton pemeliharaan
  47. dantonhub komandan peleton perhubungan
  48. danwil komandan wilayah
  49. danyon komandan batalion
  50. defensi pembelaan
  51. demolisi proses menghancurkan, memusnahkan, atau merobohkan
  52. denkes detasemen kesehatan
  53. densus detasemen khusus
  54. detasemen satuan tentara atau polisi yang berada di suatu tempat untuk menjalankan tugas yang bersifat sementara
  55. dislokasi pemindahan atau penyebaran kesatuan militer dari suatu pangkalan atau pertahanan ke daerah lain
  56. ekspedisi pengiriman tentara untuk memerangi (menyerang, menaklukkan) musuh di suatu daerah yang jauh letaknya
  57. emplasemen posisi yang dipersiapkan untuk artileri
  58. epolet hiasan berupa lidah-lidah yang terletak pada bahu baju seragam perwira angkatan laut, darat, atau udara sebagai tanda pangkat dan sebagainya
  59. eselon formasi bertingkat-tingkat dari pasukan, armada laut, dan sebagainya
  60. eskadron bagian dari resimen kavaleri, terdiri atas dua atau empat peleton
  61. eskadron sejumlah kapal terbang atau pesawat terbang militer yang membentuk suatu kesatuan
  62. garnisun bagian angkatan bersenjata yang mempunyai kedudukan atau tempat pertahanan yang tetap (dalam sebuah benteng pertahanan atau sebuah kota)
  63. garnisun tempat kedudukan tentara
  64. howitzer meriam berlaras panjang dan berdaya tembak tinggi
  65. infanteri angkatan bersenjata yang termasuk dalam kesatuan pasukan berjalan kaki
  66. inisiator alat yang digunakan untuk mengawali ledakan atau alat piroteknik untuk menimbulkan detonasi
  67. inspeksi pemeriksaan pasukan dengan cermat untuk mengetahui kesiapan di tempat masing-masing
  68. intelijen orang yang bertugas mencari (mengamat-amati) seseorang; dinas rahasia
  69. intelijen taktis intelijen tempur
  70. intelijen tempur intelijen pada semua kesatuan tempur pada waktu darurat perang
  71. jabmilsus jabatan militer khusus
  72. kanonade penembakan dengan meriam
  73. kasum kepala staf umum
  74. kesdam kesehatan daerah militer
  75. kiban kompi bantuan
  76. kima kompi markas
  77. kipan kompi senapan
  78. kodal komando kendali
  79. kodal komando dan pengendalian
  80. komando satuan militer yang disiapkan dan diorganisasi sebagai pasukan gerak cepat, terutama untuk menyerang dan segera lari dari suatu serangan
  81. komando kendali proses dan sarana untuk melaksanakan wewenang dan arahan oleh orang yang ditunjuk untuk melakukan misi dengan kekuatan yang diberikan kepadanya, disingkat kodal
  82. kompi bagian dari batalion, terdiri atas 150–200 orang, dipimpin oleh seorang berpangkat kapten
  83. kompi bantuan komponen pendukung satu batalion infanteri yang dilengkapi persenjataan yang lebih berat daripada kompi senapan
  84. kompi markas komponen dalam satu batalion infanteri, umumnya terdiri atas peleton angkutan, kesehatan, komunikasi atau perhubungan, perbekalan dan lain-lain
  85. kompi senapan komponen utama dalam satu batalion infanteri dengan persenjataan standar
  86. koops komando operasi
  87. korve tugas tambahan (misalnya membersihkan senjata)
  88. korve kerja bakti yang dilakukan di lingkungan militer
  89. Kotama komando utama
  90. latihan bersama latihan yang dilakukan oleh militer antarnegara
  91. latihan lapangan latihan taktis di medan, yang keadaannya serupa dengan pertempuran, sarananya disediakan secara nyata, baik sebagian maupun seluruhnya
  92. latihan medan tanpa pasukan latihan peta yang dilakukan di medan yang sesungguhnya
  93. latihan peta latihan taktis dengan menggunakan peta sebagai alat untuk membayangkan medan
  94. latihan staf latihan taktis dengan para peserta, terdiri atas personel staf satuan, markas, dan perhubungan
  95. latihan taktis latihan pasukan pada semua taraf operasi tempur, termasuk berbaris, pengamanan, serangan, pertahanan, dan pengunduran
  96. latihan tempur latihan teknik pertempuran
  97. logistik segala persiapan dan tindakan yang diperlukan untuk memperlengkapi pasukan dengan alat dan perbekalan agar dapat bertempur dalam kondisi yang paling baik dan menguntungkan
  98. logistik penanganan seluk-beluk operasi militer
  99. manuver gerakan yang tangkas dan cepat dari pasukan (kapal dan sebagainya) dalam perang
  100. manuver latihan perang oleh militer
  101. marinir tentara (pasukan) yang menjadi bagian dari angkatan laut
  102. nonorganik tanpa senjata
  103. nonorganik tidak berasal dari satuan atau organisasi resmi
  104. nonproliferasi pelarangan penyebarluasan senjata
  105. operasi pekerjaan, gerakan, tindakan, atau aksi yang dilakukan secara fisik dan terpimpin dengan waktu yang singkat, berfokus pada satu tujuan tertentu untuk memperoleh efek penghancuran, pelumpuhan, pencegahan, pembinasaan, atau peniadaan
  106. ordonans perwira atau bawahannya dalam dinas ketentaraan yang tugasnya menyampaikan laporan, perintah, dan sebagainya dari atasan ke bawahan atau sebaliknya
  107. PDA perpanjangan dinas aktif
  108. penembak jitu prajurit, biasanya infanteri, dipersenjatai dengan senapan tertentu, memiliki kemampuan khusus untuk membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh
  109. penembak runduk penembak jitu yang memiliki kemampuan kamuflase, deteksi, infiltrasi, pengintaian dan sebagainya yang dibekali dengan senapan runduk
  110. pengintai tentara (regu, pesawat) yang bertugas mengamat-amati dengan saksama kedudukan atau gerak-gerik musuh
  111. penyekatan pelumpuhan dan penggangguan satuan musuh, termasuk sumber-sumber dan garis komunikasinya
  112. pisir alat pembidik sasaran pada senapan, terletak di pangkal dan ujung moncong, terbuat dari besi
  113. PK prajurit karier
  114. proliferasi kegiatan penyebarluasan senjata
  115. pusat komando tempat bagi komandan atau pemimpin mengarahkan operasi dan mengendalikan pasukan dan sebagainya
  116. sas sasaran
  117. satbanmin satuan bantuan administrasi
  118. satbanpur satuan bantuan tempur
  119. satelit mata-mata satelit yang berfungsi memata-matai kekuatan militer musuh
  120. satgom satya lencana gerakan operasi militer
  121. satgultor satuan penanggulangan teror
  122. satkesban satuan kesehatan bantuan
  123. satkeslap satuan kesehatan lapangan
  124. satkeslemdik satuan kesehatan lembaga pendidikan
  125. satkessus satuan kesehatan khusus
  126. satkesyah satuan kesehatan wilayah
  127. satminkal satuan administrasi pangkalan
  128. satpur satuan tempur
  129. senapan gentel senjata api yang menembakkan gentel atau gotri berjumlah banyak secara menyebar
  130. senapan runduk senapan laras panjang yang menggunakan alat bidik teleskop, dengan jangkauan tembak lebih jauh dan tingkat akurasi serta daya rusak tinggi
  131. senapan tempur senapan laras panjang untuk pertempuran jarak menengah dengan peluru kaliber besar
  132. serpas pergeseran pasukan
  133. serum serangan umum
  134. SMB senapan mesin berat
  135. SMR senapan mesin ringan
  136. SMS senapan mesin sedang
  137. SrInspPol senior inspektur polisi
  138. SrSupt senior superintenden
  139. SSAT sistem senjata armada terpadu
  140. ssk satuan setingkat kompi
  141. stabo pemindahan pasukan secara cepat
  142. suslapa kursus lanjutan perwira
  143. yudamala perang biologis

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan kesehatan:

  1. badai sitokin sindrom respons inflamasi sistemis yang dapat dipicu oleh berbagai faktor (infeksi virus dan sebagainya)
  2. KLB kejadian luar biasa (kondisi meningkatnya jumlah penderita yang sakit atau meninggal dalam daerah dan kurun waktu tertentu yang menjurus kepada terjadinya wabah)
  3. KLB kejadian luar biasa (kondisi meningkatnya jumlah penderita yang sakit atau meninggal dalam daerah dan kurun waktu tertentu yang menjurus kepada terjadinya wabah)
  4. lisozome substansi yang membantu mencegah infeksi bakteri
  5. mikrobiom mikroorganisme yang berguna untuk melindungi tubuh manusia dari penyakit tertentu
  6. seks oral perilaku seksual yang menyimpang dengan menggunakan oral (mulut) pada alat kelamin pasangannya
  7. trikologi ilmu dan praktik yang berhubungan dengan rambut dan kulit kepala
dan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan kimia:

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan komputer:

Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Kom}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah komunikasi

  1. acara tugas naskah yang telah disunting dan dibubuhi koreksi kepala berita dari redaktur naskah
  2. agen publisitas orang yang bekerja untuk memperkenalkan dan menjual nama perusahaan, kehendak suatu golongan, personalitas seseorang, dan sebagainya kepada publik
  3. akustik rancangan dan sifat khusus ruang rekaman, pentas, auditorium, dan sebagainya
  4. alat bantu pandang dengar peralatan yang dapat memberikan keterangan melalui penglihatan dan pendengaran, misalnya film, radio, dan televisi
  5. alat penghapus suara tombol pada perekam untuk menghapus suara yang tidak diinginkan dari pita rekaman
  6. alat putar cepat alat pada perekam pita yang berfungsi mengembalikan dengan cepat pita pada posisi semula atau pada posisi lain
  7. alinea pengantar alinea pembukaan pada suatu karangan
  8. ambilan doli hasil pengambilan adegan dengan kamera yang ditempatkan di landasan beroda agar dapat bergerak
  9. analisis paralisis analisis yang idenya tidak dapat berdiri sendiri; analisis yang bersifat lumpuh
  10. angsur lesap proses hilangnya gambar secara berangsur pada film atau pada layar proyeksi
  11. arsip dokumentasi penerbitan pers yang berisikan guntingan-guntingan surat kabar, bahan-bahan referensi, dan foto
  12. ASAP istilah untuk mengatakan akan mengirimkan berita melalui kawat sesegera mungkin; dari as soon as possible
  13. bahan periklanan bahan berupa gambar, foto, dan teks pesan iklan yang merupakan bahan yang memberi bentuk pada suatu iklan
  14. balai wartawan ruang atau gedung yang disediakan untuk kepentingan para wartawan dalam melakukan tugasnya
  15. balik putar pembalikan putaran perekam dan film ke permulaan
  16. balon percobaan berita yang disiarkan secara sengaja untuk memancing reaksi atau pemberitaan lebih jauh, pada umumnya bersifat politik
  17. baris tanggal tempat asal berita dan tanggal kejadian yang terletak pada bagian atas berita
  18. baris tanggal tanggal penerbitan surat kabar
  19. baud satuan kecepatan penyaluran data atau informasi melalui saluran telekomunikasi
  20. cabut meniadakan naskah yang sudah diset
  21. cara penyajian usaha menyampaikan berita agar menarik
  22. cetak rangkap cetakan berita di surat kabar yang dicetak dua kali pada halaman yang sama sehingga memunculkan bayangan huruf dan gambar di berita
  23. cicero nama ukuran untuk mengukur lajur surat kabar di Indonesia
  24. daerah liputan daerah tugas seorang pewarta
  25. dana pengiklanan anggaran yang tersedia untuk melakukan program (kegiatan) periklanan
  26. dewan kehormatan dewan pengawas kode etik jurnalistik bentukan Persatuan Wartawan Indonesia, terdiri atas wartawan yang sudah tidak aktif dan tokoh masyarakat yang dihormati
  27. Domei kantor berita Jepang sebelum sampai berakhirnya Perang Dunia II
  28. edisi bintang penyebutan susunan edisi surat kabar
  29. edisi pendahuluan surat kabar yang dicetak dan dikirimkan lebih dahulu daripada lembaran yang lain
  30. editorial mengenai atau berhubungan dengan editor atau pengeditan
  31. editorial artikel dalam surat kabar atau majalah yang mengungkapkan pendirian editor atau pimpinan surat kabar (majalah) tersebut mengenai beberapa pokok masalah; tajuk rencana
  32. ekonomi kata penggunaan kata yang lebih hemat dan lebih jelas dalam suatu gaya berita
  33. faksimile teknik mengubah halaman surat kabar untuk ditransmisikan melalui satelit komunikasi dari percetakan di suatu negara ke percetakan di negara lain
  34. foto licin foto yang dicetak berkilat agar menghasilkan reproduksi yang lebih tajam untuk siaran pers
  35. fotografi reproduksi pemotretan dengan kamera reproduksi yang lensanya hanya digunakan untuk keperluan dua dimensi, yaitu panjang dan lebar
  36. frekuensi jumlah getaran gelombang elektrik per detik pada gelombang elektromagnetik
  37. guntingan pers guntingan berita-berita surat kabar atau majalah untuk dokumentasi; kliping
  38. hak ingkar hak wartawan untuk tidak memberikan atau mengungkapkan sumber berita yang konfidensial, di beberapa negara hak ini masuk ke dalam hukum positif
  39. hak jawab hak untuk memberikan jawaban atau memperbaiki pemberitaan dalam surat kabar yang diberikan kepada pihak yang dirugikan dalam suatu pemberitaan pers
  40. hak koreksi keputusan mencabut atau meralat suatu pemberitaan yang tidak benar atau merugikan kepentingan umum atau golongan
  41. halaman kanan halaman majalah atau buku yang terletak di sebelah kanan majalah ketika dibaca, biasanya bernomor urut ganjil
  42. halaman kiri halaman majalah atau buku yang terletak di sebelah kiri majalah ketika dibaca, biasanya bernomor urut genap
  43. halaman opini halaman surat kabar yang hanya memuat tulisan opini
  44. harap siarkan instruksi untuk menggunakan naskah yang tersedia sebagai berita
  45. harga langganan tarif beli terbitan untuk konsumen yang berlangganan, dimuat di setiap terbitan pers dengan penjelasan mengenai cara pembayaran dan pengirimannya
  46. hifi penentuan mutu reproduksi suara radio, pita rekaman, dan piringan rekaman
  47. huruf lemari atas jenis huruf kecil yang ditentukan oleh redaksi dengan kode ok
  48. iklan blok iklan berukuran besar yang memuat gambar-gambar dengan narasi yang tersusun baik
  49. iklan buta iklan mini yang tidak menyebutkan identitas pemasang iklan
  50. iklan halaman muka iklan yang dimuat di halaman depan suatu surat kabar
  51. iklan kuping iklan kecil yang ditempelkan di bagian kedua kuping surat kabar
  52. iklan muhibah iklan berisi pelayanan masyarakat berupa seruan atau anjuran
  53. iklan pulau iklan yang dimuat sendiri dan dikelilingi oleh berita-berita biasa pada suatu halaman surat kabar atau majalah
  54. iklan ragaan iklan cetak dalam ukuran besar yang menggunakan ilustrasi atau huruf besar
  55. iklan sponsor iklan dalam terbitan surat kabar, majalah dan sebagainya yang memuat informasi tentang suatu perusahaan
  56. iklan udara bentuk atau berpromosi melalui penyebaran pamflet dari udara
  57. iklan udara iklan dengan cara menarik kain rentang ukuran besar dengan pesawat terbang
  58. iklan udara iklan dengan cara menulis merek dengan asap yang dikeluarkan pesawat udara
  59. ilmu informasi studi tentang informasi yang dikumpulkan, disusun, ditangani, dan dikomunikasikan
  60. implementasi pengembangan versi kerja sistem dari desain yang diberikan
  61. indeks (artikel) daftar berita penting hari itu (dalam majalah, surat kabar) yang dimuat di halaman depan
  62. indra warta keahlian seorang wartawan dalam mengolah sesuatu menjadi peristiwa yang memiliki nilai berita
  63. informan seseorang yang mengumpulkan bahan berita tetapi tidak berpartisipasi dalam proses penulisan
  64. interkom sistem peralatan komunikasi antarruang (dalam gedung perkantoran, perusahaan, dan sebagainya)
  65. interlini jarak antara dua baris atau lempeng logam pemisah baris susunan huruf
  66. interlokal komunikasi antara dua kota atau lebih (tentang hubungan telepon)
  67. introduksi kata pengantar dari penerbit, misalnya rangkaian kata untuk memperkenalkan buku yang diterbitkan
  68. iris diafragma dalam lensa kamera
  69. ISSN sistem penomoran internasional suatu terbitan untuk memudahkan registrasi; dari International Standard Serial Number
  70. izin terbit izin dari pemerintah yang diperlukan untuk menerbitkan surat kabar atau terbitan lain
  71. jalur suara jalur yang terdapat pada tepi rangkaian film bicara, menghasilkan suara jika dipasang pada proyektor
  72. jam nol detik-detik terakhir ketika surat kabar akan mulai dicetak
  73. jam terakhir menit-menit terakhir untuk menerima berita sebelum surat kabar mulai dicetak
  74. jaringan sistem siaran yang terdiri atas sejumlah stasiun radio yang dioperasikan oleh suatu organisasi induk dan yang sering menyiarkan program yang serupa pada waktu yang sama
  75. jaringan komunikasi susunan komponen komunikasi yang terhubung secara fungsional sehingga jelas awal dan akhirnya, serta faktor yang berpengaruh terhadap proses berlangsungnya komunikasi; sejumlah kegiatan komunikasi yang saling bertautan
  76. jasa guntingan usaha guntingan pers yang oleh para pelanggan diterima jasanya dengan membayar imbalan
  77. jurnal log atau catatan transaksi berbasis komputer yang terjadi di komputer atau di dalam jaringan
  78. jurnalisme alkohol jurnalisme yang tidak berdasarkan kebenaran, tetapi hanya isapan jempol
  79. jurnalisme kuning surat kabar atau majalah yang dengan sengaja mengeksploitasi sesuatu untuk merebut perhatian dan minat pembaca dengan muslihat yang membangkitkan emosi tanpa disertai fakta
  80. jurnalistik seni kejuruan yang bersangkutan dengan pemberitaan dan persuratkabaran
  81. jurnalistik elektronik jurnalistik yang menyangkut alat-alat elektronik sebagai media, seperti mengolah dan menyiarkan berita melalui radio atau televisi
  82. jurnalistik foya-foya praktik jurnalistik tercela yang dilakukan wartawan dengan menyalahgunakan biaya perjalanan jurnalistik
  83. jurnalistik got teknik jurnalistik yang lebih menonjolkan pemberitaan tentang seks dan kejahatan
  84. jurnalistik jazz perkembangan persuratkabaran di Amerika Serikat tahun 1920-an yang memunculkan istilah pers sensasional (pers yang mengeluarkan isi buku atau tabloid yang didominasi dengan gambar-gambar)
  85. juru rias orang yang tugasnya mengatur pemilihan foto yang tepat, warna yang serasi, dan sebagainya untuk dimuat pada halaman media cetak sehingga kelihatan indah
  86. kait ekor kecil pada kaki atau kepala huruf di beberapa gambar huruf
  87. kanalisasi argumentasi usaha komunikator untuk mengubah garis argumentasi menjadi selaras dengan reaksi yang ada
  88. kantor berita badan atau lembaga yang mengumpulkan dan menyediakan bahan berita untuk media massa (pers, radio, dan televisi), baik berita nasional maupun internasional
  89. karangan atas nama karangan yang memakai nama redaktur atau penulis
  90. karangan khas karangan tentang sesuatu yang tidak memberikan berita faktual tetapi ditulis dengan gaya menarik dan terperinci
  91. karangan khusus karangan yang melukiskan suatu pernyataan dengan lebih terperinci sehingga apa yang dilaporkan hidup dan tergambar dalam imajinasi pembaca
  92. karikaturis anggota redaksi yang bertugas menyiapkan karikatur atau ilustrasi untuk suatu tulisan
  93. kartu pers kartu tanda pengenal yang diberikan kepada wartawan oleh badan resmi yang berwenang untuk itu
  94. kata pengantar kata-kata dari orang terkenal yang dimuat di halaman depan sebagai tanda terbitnya suatu buku
  95. kata petunjuk uraian pendahuluan mengenai petunjuk penggunaan buku yang dibuat oleh pengarang atau editor penerbit
  96. kawat tanah kawat yang ditanam dalam tanah sebagai bagian dari penangkal petir
  97. kebijakan berita kebijakan surat kabar dalam menanggapi suatu masalah umum
  98. kekuatan keempat dunia pers yang mempunyai kekuatan politik dan pengaruh
  99. kekuatan kelima media yang mampu memberikan pengaruh besar di bidang politik dan kehidupan negara; radio
  100. kelana penggunaan telepon seluler di luar area jangkauan lokal
  101. kelompok pemirsa kumpulan penonton televisi yang diatur untuk penyuluhan melalui media televisi
  102. kelompok pendengar kumpulan orang yang mendengar dan mendiskusikan siaran radio pedesaan atau pita rekaman, yang bersifat penyuluhan, terutama untuk masyarakat pedesaan
  103. kereta kamera kereta penggerak kamera untuk mengambil adegan bergerak
  104. kesetiaan merek kesetiaan konsumen terhadap suatu merek yang ditunjukkan melalui perhatian dan perbuatan untuk mengulang pembelian merek tersebut secara berkala
  105. ketimpangan arus informasi ketimpangan pemberitaan dari pers Barat yang merugikan perjuangan negara-negara berkembang
  106. ketimpangan pemberitaan cara pemberitaan yang tidak seimbang di negara-negara berkembang yang kebanyakan bersifat negatif dan tidak menguntungkan
  107. klise berbintik klise foto yang dibuat dengan menggunakan titik raster, dapat memberikan efek redup jika dicetak
  108. klise foto klise untuk keperluan cetak tinggi melalui fotografi
  109. klise garis klise dengan permukaan berbentuk garis-garis yang terlihat berwarna hitam dan putih
  110. klub radio kelompok pendengar yang terorganisasi sebagai suatu bentuk kegiatan untuk memperoleh pengertian yang lebih baik dalam menangkap berbagai siaran radio
  111. KLW Karya Latihan Wartawan; program pendidikan dan latihan untuk meningkatkan mutu wartawan yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia
  112. kode etik jurnalistik aturan tata susila kewartawanan; norma tertulis yang mengatur sikap, tingkah laku, dan tata krama penerbitan
  113. kode etik periklanan kode etik yang disusun oleh organisasi periklanan untuk mengatur etika pemuatan iklan dalam penerbitan oleh pers, radio, dan televisi
  114. kode etik perusahaan pers kode etik yang disusun sebagai pedoman perusahaan pers untuk mencegah monopoli dunia pers oleh suatu golongan
  115. koersi sistem komunikasi yang menggunakan paksaan dan kekerasan
  116. kolom gunjing kolom di surat kabar berisi hal-hal yang sedang dipergunjingkan
  117. kolom guyonan kolom berita di surat kabar yang berisi kritik dalam bentuk humor
  118. komikus pelukis yang membuat gambar komik untuk disiarkan di surat kabar atau majalah
  119. kompiler orang yang bertanggung jawab menyelesaikan bahan untuk suatu terbitan
  120. komunikasi massa penyebaran informasi yang dilakukan oleh suatu kelompok sosial tertentu kepada pendengar atau khalayak yang heterogen serta tersebar di mana-mana
  121. komunitas homogen komunitas dengan sedikit sumber komunikasi yang digunakan bersama oleh hampir setiap orang
  122. komunitas pluralistik komunitas dengan beragam populasi dan banyak sumber informasi
  123. koran republik surat kabar yang aktif menyuarakan kepentingan Republik Indonesia dan terbit di daerah pendudukan penjajah Belanda
  124. koreksi akhir pembacaan teks terakhir kali sebelum dicetak
  125. koresponden diplomatik wartawan yang ditugaskan meliput kegiatan politik
  126. koresponden pembantu wartawan setempat yang diangkat oleh penerbit asing untuk membantu sebagai perwakilan dalam suatu acara
  127. koresponden perang wartawan yang ditugaskan untuk meliput peperangan
  128. kotak alamat kotak informasi mengenai badan penerbit, susunan redaksi, alamat kantor, tarif iklan, dan harga langganan surat kabar yang diletakkan di halaman tajuk rencana
  129. kuping kotak kecil di kanan atau kiri nama surat kabar yang sering digunakan untuk keperluan periklanan atau untuk berita-berita khas, biasanya menjadi tempat tulisan susunan redaksi, nama penerbit, alamat atau telepon, dan tarif iklan
  130. kurung seluruh instruksi untuk memasukkan beberapa bagian naskah dalam sebuah kurungan
  131. kurungan kotak bergaris hitam berisi berita yang dibuat menonjol agar banyak dibaca
  132. lambang gambar atau nama surat kabar atau penerbit yang dicetak di bagian bawah nama surat kabar atau pada halaman judul utama
  133. lapor berita usaha penyampaian berita tentang suatu peristiwa
  134. laporan ilmiah laporan mengenai perkembangan kajian ilmiah untuk dimuat dalam penerbitan pers
  135. laporan konfidensial laporan bersifat konfidensial yang disampaikan sebagai informasi dalam atau latar belakang dan belum pasti akan disiarkan
  136. larang catat keterangan yang diberikan untuk pengetahuan para wartawan yang hadir tetapi tidak untuk diumumkan atau disiarkan
  137. lembar log lembar pencatatan semua naskah yang diturunkan untuk diset sehingga memudahkan tugas redaktur malam dan mencegah pemuatan berita yang sama lebih dari satu kali
  138. lembaran sastra dan budaya lembaran khusus dalam penerbitan surat kabar yang berisi berita-berita mengenai kesusastraan dan kebudayaan
  139. linotipe salah satu jenis mesin susun huruf baris, berasal dari bahasa Inggris line dan type
  140. lintasan tunggal pita pengetik yang seluruh lintasannya terisi rekaman
  141. logam batas lempengan logam yang digunakan untuk mengurung suatu berita atau judul berita
  142. ludlow mesin pengecor huruf yang dipakai sebagai judul utama atau iklan
  143. manajer periklanan manajer pada suatu penerbitan pers yang memimpin bagian periklanan
  144. manajer sirkulasi manajer di suatu penerbitan pers yang memimpin bagian sirkulasi
  145. manuver alih manuver pengalihan perhatian umum dari masalah dan kenyataan yang bersifat akut
  146. media periklanan sarana komunikasi massa yang menyediakan beberapa bentuk periklanan, misalnya surat kabar, televisi, dan radio
  147. meja pengontrol unit pencampur untuk memindahkan atau mengawasi berbagai sinyal dalam perampungan program siaran di dalam studio radio atau televisi
  148. memintas memotong secara tiba-tiba proses pengambilan gambar suatu objek oleh kamera televisi atau film
  149. mesin cetak gulungan mesin cetak dengan kertas cetak yang dilintaskan langsung dari gulungan
  150. mesin cetak kaki mesin cetak yang digerakkan dengan kaki
  151. mesin cetak lembaran mesin cetak yang mencetak kertas lembaran
  152. mesin cetak rotasi mesin cetak yang mempunyai alas dan alat penekan berbentuk silinder
  153. mesin cetak tangan mesin cetak surat kabar yang digerakkan dengan tangan
  154. mesin potong mesin untuk memotong tumpukan kertas sesuai ukuran yang diperlukan
  155. mesin susun huruf mesin untuk menyusun huruf guna keperluan cetak
  156. minat manusiawi penulisan atau penyajian berita yang memuat aspek-aspek rasa manusiawi untuk memikat para pembaca
  157. mnemonik sandi untuk mempermudah ingatan menyusun tata olah komputer dalam bahasa rakitan
  158. modem alat modulator dan demodulator yang terpasang pada telepon untuk mengubah informasi digital ke dalam bentuk suara dan sebaliknya
  159. modem peranti penghubung dua komputer melalui saluran telepon, biasa dibutuhkan untuk melakukan hubungan ke internet
  160. nama produk tanda pengenal produk yang membedakannya dari produk lain
  161. naskah karya cipta seseorang yang dianggap sebagai karya asli
  162. naskah berita lembaran kertas yang berisi laporan mengenai hal atau peristiwa yang terjadi di masyarakat sebagai hasil olahan wartawan yang siap dimuat pada media massa cetak atau media massa elektronik
  163. naskah jadi bahan berita yang siap untuk disiarkan, diperoleh dari badan-badan pers
  164. naskah kotor naskah yang perlu dikoreksi ulang
  165. naskah siap cetak naskah berita yang sudah diturunkan ke percetakan dan diset bersih
  166. nawala lembaran cetakan berupa pamflet atau surat kabar yang diterbitkan pada waktu-waktu tertentu yang berisi tentang perkembangan perusahaan
  167. neksus kesalingbergantungan antara dua unsur benda atau peristiwa
  168. nonparel huruf dengan himpunan enam titik
  169. pelacak pewarta yang melibatkan diri menjadi anggota khusus pemberitaan yang memerlukan penyelidikan
  170. peladen pengantar naskah khusus ke ruang redaksi, biasanya dikerjakan oleh laki-laki
  171. pelanggaran pribadi pemberitaan pers yang melanggar hak pribadi seseorang
  172. pemantapan penambahan beban pada larutan untuk menguatkan emulsi film
  173. pembantu khusus wartawan yang dipilih oleh penerbitan pers yang tidak menempatkan seorang koresponden
  174. pemburu berita pewarta atau wartawan yang sedang mencari berita
  175. pementasan usaha mempertunjukkan sesuatu dalam siaran
  176. pemisahan warna pemisahan warna suatu model menjadi tiga warna pada film dan pelat sehingga hasilnya berupa warna model asli
  177. penata busana kerabat kerja stasiun televisi siaran atau badan produksi film yang bertugas menyediakan pakaian bagi pemeran atau pelaku yang akan direkam gambarnya oleh kamerawan
  178. pendengar pasif pendengar radio yang mendengarkan secara reguler untuk mengisi waktu luang
  179. pendengar selektif pendengar radio yang menyediakan waktu khusus untuk mendengarkan acara atau penyiar tertentu
  180. pendengar spontan pendengar radio yang mendengarkan tanpa rencana, biasanya mudah beralih ke aktivitas lain
  181. penerbitan intern majalah, buletin atau surat kabar yang diterbitkan oleh kalangan internal instansi atau perusahaan
  182. pengarah acara lapangan petugas yang bertanggung jawab mengambil adegan di lapangan
  183. pengarah kepentingan umum wartawan yang bertugas mengawasi kepentingan masyarakat
  184. pengarah pentas petugas yang memimpin acara siaran dalam bentuk pementasan
  185. pengendali utama bagian studio yang mengendalikan setiap acara televisi atau radio sebelum dipancarkan ke udara
  186. penghinaan lisan pencemaran terhadap nama baik seseorang yang dilakukan secara lisan
  187. penghinaan terhadap pengadilan publikasi pemberitaan atau komentar dalam surat kabar yang dapat merintangi jalannya pengadilan yang sedang berlangsung
  188. pengiriman berita pengiriman bahan berita berupa bahan tulisan, lisan, atau kawat sebelum disiarkan
  189. pengukur cahaya alat untuk mengukur penggunaan cahaya dalam fotografi dan alat-alat pemotretan termodern
  190. penularan cetak proses pelekatan dan peralihan tinta cetak dari suatu cetakan ke bagian belakang lembar cetakan berikutnya
  191. penulis pelancong wartawan yang bertugas mencari data di wilayah pariwisata untuk kepentingan promosi kepariwisataan
  192. penulis siluman penulis yang dibayar untuk menyiapkan naskah atas nama orang lain
  193. penulis ulang redaktur yang menulis kembali bahan yang diberikan pewarta atau memperbaiki karangan yang dimuat
  194. penyalutan perekatan plastik pada lembar kertas (seperti pada kartu mahasiswa, kartu tanda penduduk) sebagai lapisan pelindung
  195. penyimpan lembaran kertas yang dilipat dengan cara tertentu untuk menyimpan lembaran surat berukuran folio
  196. perata penambahan tempelan-tempelan pada bantalan cetak atau kaki huruf untuk meratakan tekanan
  197. perbendaharaan teks kekayaan pengetahuan wartawan tentang berbagai kejadian yang banyak diperoleh dari membaca buku
  198. perekat bahan untuk merekatkan atau menempelkan guntingan kertas tercetak untuk keperluan pekerjaan redaksi surat kabar atau majalah
  199. peresapan proses meresapnya tinta pada lembar kertas ke sisi sebaliknya pada lembar yang sama karena pengempaan serat kertas yang kurang padat
  200. pernyataan pers keterangan yang diberikan dalam pertemuan khusus dengan para wartawan untuk menjawab, mengklarifikasi, atau memberikan pernyataan tentang suatu isu
  201. pers buruh koran yang memperhatikan kedudukan buruh; koran kaum buruh
  202. pers informasi pers yang tidak berpropaganda di lajur-lajur berita
  203. pers informasi teknik penulisan berita yang mampu membedakan fakta dan opini
  204. pers kolek cara pengiriman berita oleh wartawan dengan biaya pengiriman yang ditanggung perusahaan tempat wartawan bekerja
  205. pers sensasional pers yang mengeluarkan buku atau tabloid dengan dominasi gambar sebagai isi
  206. perwajahan buku perancangan bentuk, rupa, warna, ukuran, dan sebagainya dari buku
  207. perwajahan teks penataan bagian huruf dalam buku dengan unsur seperti judul, teks, keterangan gambar, catatan ilustrasi, dan grafik
  208. pewarta berita kriminal pewarta yang bertugas mencari, mengumpulkan, dan menulis berita-berita kejahatan dan kepolisian
  209. piramida baku bentuk susunan berita yang merupakan uraian kronologis
  210. piringan video alat penyimpan data berbentuk piringan pada mesin susun huruf
  211. piringan video piringan berisi hasil rekaman yang dapat dimainkan kembali
  212. program bersama siaran khusus acara radio dan televisi yang ditanggung bersama oleh sejumlah pemasang iklan, misalnya pertandingan sepak bola, tinju, bulu tangkis, dan siaran film
  213. program kontrol serangkaian instruksi yang mengatur langkah-langkah yang harus diambil oleh suatu sistem atau suatu komputer
  214. proses cetak teknik mengalihkan tinta dari pelat cetak ke kertas
  215. proses empat warna proses pemotretan melalui raster untuk menghasilkan warna kuning, biru, merah, dan hitam yang direproduksi oleh serangkaian pelat
  216. pumpunan berita karangan atau artikel khas tentang suatu peristiwa yang sedang terjadi
  217. pusat latihan tempat berlangsungnya kegiatan persiapan pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan di stasiun televisi
  218. pusat pemberitaan tempat pengumpulan berita yang masuk
  219. pusat produksi siaran tempat pembuatan siaran
  220. putar cepat alat pada perekam pita yang digunakan untuk mengembalikan pita pada posisi semula atau posisi lain dengan cepat
  221. rantai surat kabar perusahaan pers yang menerbitkan surat kabar atau majalah di beberapa kota
  222. rasa berita intuisi wartawan untuk melihat atau mengetahui suatu kejadian atau pendapat yang mempunyai nilai berita
  223. redaktur wartawan yang membantu atau memberikan sumbangan karangan pada suatu penerbitan
  224. redaktur bersama para wartawan yang mengurus ruangan filateli dalam surat kabar atau majalah
  225. redaktur foto anggota redaksi yang ditugasi menangani foto-foto untuk disiarkan dalam surat kabar atau majalah
  226. redaktur ilmiah anggota redaksi yang ditugasi mengurus ruangan ilmu dan teknologi dalam surat kabar atau majalah
  227. redaktur kawat anggota redaksi yang ditugasi menangani berita yang diterima melalui teleks
  228. redaktur luar negeri anggota redaksi yang ditugasi menyiapkan berita tentang peristiwa di luar negeri
  229. redaktur meja anggota redaksi yang ditugasi menyusun dan menyunting berita
  230. redaktur mingguan anggota redaksi yang ditugasi mengurus atau mengelola surat kabar atau majalah edisi Minggu
  231. redaktur penyumbang wartawan yang ditunjuk untuk menyumbang karangan-karangan secara tetap
  232. redaktur penyunting anggota redaksi yang ditugasi membaca, menyunting, dan membubuhi kepala berita pada naskah berita
  233. redaktur regional wartawan yang dipilih oleh penerbitan untuk meliput berita di kawasan tertentu
  234. redaktur tamu wartawan yang ditugasi membantu sebuah surat kabar dalam jangka waktu tertentu
  235. redaktur tugas anggota redaksi yang mengepalai pekerjaan redaksi ketika redaktur lain tidak ada di tempat
  236. reportase investigatif reportase berlandaskan penyelidikan tentang satu kejadian
  237. resensi pendapat atau pertimbangan redaksi tentang hasil kesenian, kesusastraan, dan sebagainya
  238. retus pembetulan gambar negatif atau foto untuk proses pengopian atau pemotretan reproduksi yang dilakukan dengan menggunakan pensil, kapur cat, zat warna, dan sebagainya
  239. ruang penyiar ruang penyiar yang bertugas menyiarkan berita
  240. ruang redaksi ruang untuk meletakkan semua naskah berita yang akan diolah
  241. ruangan gema ruangan yang diperlukan studio radio untuk menambah suara reverberasi di ruangan tertutup
  242. ruangan pendapat ruangan dalam surat kabar yang memuat karangan tentang masalah dari koresponden surat kabar atau sumbangan dari luar
  243. salindra foto warna yang direkam di atas bahan plastik transparan
  244. satelit komunikasi aktif satelit yang mempunyai sumber tenaga sendiri yang dirancang memancarkan kembali sinyal komunikasi radio ke bumi
  245. selektivitas kemampuan untuk menerima siaran pada suatu gelombang secara cermat, tidak terganggu oleh siaran pada gelombang lain (tentang radio)
  246. sensor pemeriksaan berita, surat, buku, film, dan sebagainya agar tidak bertentangan dengan norma, peraturan, dan hukum yang berlaku
  247. sensor represif sensor yang dilakukan terhadap tulisan yang terbit atau beredar di masyarakat
  248. sensor sukarela sensor yang dilakukan secara sukarela oleh suatu badan
  249. sisipan usaha menyisipkan siaran dalam bentuk gambar atau adegan pada siaran utama
  250. stroboskop alat untuk menentukan kecepatan gerak seperti rotasi dan vibrasi yang menyebabkan gerak itu tampak lambat atau diam
  251. suntingan proses memperbaiki dan menyusun kembali siaran hingga siap untuk disiarkan
  252. surat kabar partai surat kabar yang menyajikan suara partai politik
  253. surat kabar pop surat kabar yang hanya menyajikan berita-berita sensasional dan kejahatan dengan kepala berita yang dicetak dengan huruf besar dan disertai gambar mencolok
  254. susunan baris penyusunan huruf dengan mesin yang menghasilkan tulisan dengan satu baris sekaligus
  255. susunan huruf pengaturan dan penataan huruf dengan tangan, mesin, atau jalan fotografi hingga menjadi susunan teks yang akan dicetak
  256. susunan huruf foto penyusunan huruf dengan mesin melalui fotografi yang dijadikan model untuk tahap reproduksi selanjutnya
  257. susunan huruf mesin penyusunan huruf yang dilakukan dengan mesin
  258. susunan huruf tangan penyusunan huruf satu per satu dengan tangan
  259. tajuk rawal kain rentang
  260. takarir gambar keterangan yang biasanya terdiri atas satu atau beberapa kalimat yang menjelaskan isi dan maksud gambar
  261. tanah siaran keadaan yang ternyata cocok antara pengirim dan penerima dalam bentuk tanda atau kode secara elektris
  262. tanda usaha lambang yang menggambarkan identitas usaha
  263. tanda video tanda yang muncul dalam siaran melalui kaset
  264. tipuan teknik memvisualisasikan suatu situasi menurut cerita yang sedang digarap sehingga tampak seperti kejadian yang sesungguhnya, misalnya adegan orang yang ditebas lehernya, kapal laut yang karam
  265. ukuran tipografi ukuran panjang yang biasa digunakan dalam tipografi
  266. wajib serah kewajiban untuk menyerahkan dengan sukarela terbitan baru ke suatu badan resmi yang ditunjuk oleh badan berwenang
  267. waktu siar waktu yang digunakan oleh sebuah siaran komersial atau nonkomersial di radio atau televisi
  268. wit ruang antarhalaman buku atau majalah yang digunakan untuk proses pelipatan dan penjilidan
  269. wit pengisi spasi dari berbagai ketebalan yang digunakan untuk memisahkan kata yang satu dengan kata yang lain dalam susunan baris

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan Kristen:

  1. adven peringatan kedatangan Yesus dalam inkarnasinya serta penantian dan pengharapan akan kedatangan-Nya kembali; parousia
  2. adven masa penantian yang dimulai 4 minggu sebelum Natal dengan melakukan puasa sebagai bukti pertobatan
  3. adven (ditulis dengan huruf kapital) nama sebuah denominasi atau sekte dalam agama Kristen Protestan, sering disebut Adven Hari Ketujuh
  4. Agnus Dei anak domba Allah
  5. ahli Taurat pakar dalam hukum Taurat, pengajar, dan penafsir kitab orang Yahudi atau Perjanjian Lama, khususnya kelima kitab Musa
  6. air serani air yang dipakai untuk upacara pembaptisan
  7. air suci air yang telah diberkati (disucikan) oleh imam atau pejabat gerejawi
  8. alfa dan omega pernyataan dalam Kitab Wahyu bahwa Yesus adalah Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir
  9. Alkitab kitab suci agama Kristen yang berisi 66 kitab terdiri atas 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru; Bibel
  10. Almasih yang diurapi
  11. Anak Allah gelar untuk Yesus Kristus yang menyatakan bahwa Ia berasal dari Allah dan melakukan penyelamatan manusia
  12. anak Daud gelar untuk Mesias yang dinantikan yang berasal dari keturunan Raja Daud
  13. anak manusia Yesus (ungkapan ini merujuk pada tokoh penyelamat di zaman yang akan datang)
  14. Andreas salah satu dari kedua belas rasul Tuhan Yesus
  15. anti-Kristus sosok, gerakan, atau kekuasaan yang melawan Kristus atau Allah
  16. anti-Kristus lambang pemberontakan melawan Kristus
  17. apokalips penyingkapan bahasa-bahasa simbol yang ada dalam kitab Wahyu
  18. apokalips kiamat
  19. atonemen penebusan dosa
  20. ayah permandian laki-laki yang bertindak sebagai pelindung pada waktu upacara permandian, dan kadang-kadang juga dalam kehidupan selanjutnya
  21. Babel kerajaan besar dan penting di daerah Mesopotamia kuno yang mengancam bangsa Israel dan kerajaan lain dan akhirnya menghancurkan Yerusalem (586 SM)
  22. bahasa roh bahasa kepada Allah, lahir dari dorongan Roh Kudus untuk menyampaikan hal yang rahasia agar dapat membangun diri sendiri
  23. bala keselamatan organisasi penderma agama Protestan, didirikan di Inggris oleh William Booth tahun 1865 dengan tujuan meningkatkan harkat orang-orang yang sengsara secara keagamaan dan sosial
  24. bapa (huruf pertama ditulis dengan huruf kapital) sebutan untuk Allah
  25. bapak baptis laki-laki yang bertindak sebagai pelindung pada waktu upacara permandian dan kadang-kadang juga dalam kehidupan selanjutnya
  26. baptis sakramen penerimaan seseorang ke dalam gereja, biasanya menggunakan air sebagai lambang penyucian; permandian
  27. Bartolomeus salah satu dari kedua belas rasul Tuhan Yesus, sering disebut juga Natanael, berasal dari Kota Kana
  28. beristirahat dalam damai ungkapan yang digunakan oleh orang Kristen terhadap orang yang meninggal dunia
  29. biara bangunan tempat tinggal laki-laki atau perempuan yang mengkhususkan diri terhadap pelaksanaan ajaran agama di bawah pimpinan seorang ketua menurut aturan alirannya
  30. bidat persekutuan kecil Kristen yang dengan sengaja memisahkan diri dari gereja besar dan mengembangkan doktrin baru yang bertentangan dengan doktrin esensial; bidah
  31. dasatitah sepuluh perintah Tuhan
  32. denominasi kelompok keagamaan yang dapat diidentifikasi di bawah satu asas, struktur, dan doktrin
  33. diaken pelayan gereja yang bertugas melayani anggota jemaat yang mengalami kesusahan, kedukaan karena kematian, kemiskinan, dan yatim piatu
  34. diakones diaken perempuan
  35. diakonia pelayanan gereja yang dikerjakan oleh diaken
  36. diurapi dipenuhi oleh kuasa Roh Kudus
  37. doksologi himne pendek yang biasanya dilakukan di akhir ibadah
  38. domba umat manusia
  39. dosa maut dosa yang berupa terputusnya hubungan persekutuan dengan Allah atau hilangnya kehidupan kekal
  40. dosa waris dosa asal
  41. dosa waris dosa yang diwariskan Adam kepada umat manusia keturunannya
  42. episkopal berkaitan dengan bentuk tata kelola gereja yang bersifat hierarkis
  43. epistel bacaan pengantar sebagai pendahuluan khotbah
  44. evangeli keempat injil dalam kitab Perjanjian Baru, Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes; Injil Sinoptik
  45. evangeli kutipan dari Injil yang dibaca dalam misa
  46. Filipus salah satu dari kedua belas murid Tuhan Yesus, berasal dari Kota Betsaida, yang mendirikan sekolah teologi di Alexandria
  47. Genesis kitab Kejadian
  48. hakim agung gelar yang diberikan kepada Yesus Kristus bahwa Ia akan menjadi hakim pada akhir zaman untuk mengadili semua orang yang hidup dan yang mati
  49. haleluya ungkapan untuk menyatakan pujian, rasa syukur, atau rasa sukacita atas anugerah Tuhan
  50. ibu baptis wanita yang bertindak sebagai pelindung pada waktu upacara pembaptisan
  51. ibu permandian ibu baptis
  52. Injil bagian kitab suci yang menceritakan kisah hidup dan pelayanan Tuhan Yesus selama di dunia
  53. Injil kanonik kitab injil yang masuk dalam daftar Perjanjian Baru ditulis oleh Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes
  54. Injil sinoptik Injil karangan Matius, Markus, dan Lukas, yang bermiripan gaya penyajiannya
  55. jemaat sehimpunan umat; jemaah
  56. Jumat Agung hari Jumat dalam rangkaian Prapaskah, minggu ketujuh, sebagai peringatan penyaliban Yesus Kristus di Golgota
  57. juru selamat sebutan untuk Yesus Kristus
  58. Kamis Putih hari Kamis dalam rangkaian Prapaskah, minggu ketujuh, menjelang Jumat Agung sebagai peringatan hari wafatnya Yesus Kristus
  59. kanon daftar kitab yang dianggap berwibawa dan punya otoritas sebagai bagian dari kitab suci
  60. kanon peraturan atau dogma yang dikeluarkan oleh gereja
  61. kanon buku-buku autentik yang dianggap bagian kitab suci
  62. karisma anugerah Roh Kudus yang diberikan kepada orang percaya untuk menjalankan pelayanan
  63. katakomba tempat pemakaman bawah tanah yang juga berfungsi sebagai persembunyian orang Kristen pada zaman Romawi
  64. katarsis pelepasan emosi terpendam yang membawa penyegaran rohani
  65. katekisasi proses pengajaran yang dilakukan sebelum seseorang menerima sidi atau konfirmasi iman
  66. katekismus buku pedoman pengajaran yang dipakai dalam proses katekisasi
  67. kebaktian perbuatan untuk menyatakan bakti kepada Tuhan, di dalamnya berisi doa, pujian, dan khotbah; ibadah
  68. kitab Imamat bagian dari Taurat yang menguraikan keimaman bangsa Israel
  69. kitab Kejadian bagian pertama dari Taurat yang menceritakan penciptaan langit, bumi, dan isinya oleh Allah, serta sejarah nenek moyang bangsa Israel
  70. klasis kesatuan wilayah gereja di bawah sinode
  71. klasis sidang pemimpin gereja yang lingkupnya lebih kecil daripada sinode
  72. kolekte pengumpulan uang persembahan atau ucapan syukur dalam ibadah; persembahan
  73. konsistori dewan gereja
  74. Kristus Yesus Sang Mesias
  75. liturgi peribadatan kepada Allah
  76. liturgi urutan tata cara kebaktian dari awal sampai selesai
  77. Lukas nama kitab Injil ketiga dalam Alkitab Perjanjian Baru
  78. Markus nama kitab Injil kedua dalam Alkitab Perjanjian Baru
  79. Matius salah satu dari kedua belas murid Tuhan Yesus, saudara dari Yakobus anak Alfeus, ayahnya seorang Lewi, seorang pemungut cukai, dan penulis Injil Matius
  80. Matius nama kitab Injil pertama dalam Alkitab Perjanjian Baru
  81. mempermandikan memercikkan dengan air suci untuk menjadikan seseorang sah menjadi anggota gereja (sidi)
  82. menahbiskan memberkati, meneguhkan, mengukuhkan (orang, rumah, dan sebagainya)
  83. mencobai menguji untuk memupuk ketekunan dan kesetiaan umat
  84. Mesias Yang Diurapi, gelar yang diberikan kepada Yesus karena Yesus adalah Juru Selamat yang dijanjikan untuk menyelamatkan umat manusia; Almasih
  85. misi kegiatan menyampaikan Kabar Baik (Injil) dilakukan atas dasar pengutusan sebagai kelanjutan misi Kristus
  86. misi Kristus tugas yang diemban oleh Yesus untuk penebusan dosa umat manusia
  87. misionaris orang yang melakukan misi
  88. misionaris imam Kristen (Katolik) yang melakukan kegiatan misi
  89. misteri kenyataan yang begitu luhur sehingga secara mendasar melampaui daya tangkap manusia, rahasia Allah yang tidak diketahui manusia kecuali diwahyukan, merupakan sesuatu yang akan dinyatakan, dimengerti, atau dihayati, tetapi tidak pernah ditangkap seluruhnya, misalnya Allah Tritunggal
  90. modernisme gerakan yang bertujuan menafsirkan kembali doktrin tradisional, menyesuaikannya dengan aliran modern dalam filsafat, sejarah, dan ilmu pengetahuan
  91. Natanael Bartolomeus
  92. oikumene gerakan yang bertujuan menyatukan atau menghimpun gereja sedunia dan akhirnya menyatukan segenap umat Kristen
  93. oikumene gerakan atau kebersamaan antargereja dan antardenominasi
  94. oikumenis bersifat oikumene
  95. oikumenisme paham atau prinsip untuk menyatukan atau menghimpun gereja sedunia dan akhirnya menyatukan segenap umat Kristen
  96. parousia kedatangan Yesus yang kedua kali
  97. Paskah hari raya peringatan wafat dan kebangkitan Isa Almasih
  98. pastor pendeta; padri
  99. patriark ulama tertinggi gereja Kristen Ortodoks; Uskup Agung
  100. Paulus rasul Tuhan Yesus yang secara khusus diperintahkan untuk mengabarkan Injil kepada orang-orang bukan Yahudi, sebelumnya bernama Saulus dan menganiaya orang-orang Kristen kemudian berjumpa dengan Kristus, bertobat dan menjadi seorang rasul
  101. penahbisan peneguhan atau pelantikan orang yang telah menerima panggilan khusus untuk sebuah pelayanan di gereja, misalnya pendeta, penginjil, penatua, atau petugas spesifik lainnya
  102. penatua orang yang bertugas untuk memimpin jemaat, mengantar pengkhotbah ke mimbar, mengatur serta mengadakan perkunjungan jemaat, mendampingi pendeta dalam ibadah, dan sebagainya; presbiter
  103. perjamuan suci Perjamuan Terakhir
  104. Perjamuan Terakhir perjamuan yang diadakan oleh Yesus dan kedua belas murid pada malam sebelum penyaliban, dengan mempersembahkan tubuh dan darahnya dalam rupa roti dan anggur, sebagai simbol cinta akan manusia
  105. permandian pembaptisan
  106. perpuluhan persembahan kepada gereja berupa sepuluh persen dari penghasilan
  107. persepuluhan perpuluhan
  108. Petrus pemimpin ke-12 rasul Tuhan Yesus
  109. pohon kehidupan pohon yang menurut mitologi Yahudi dan Kristen ditempatkan Allah di tengah Taman Eden
  110. presbiterium orang tua-tua suatu jemaat; para imam
  111. psalm nyanyian untuk memuji Tuhan (terdapat di dalam Kitab Perjanjian Lama); Mazmur
  112. rasul orang yang diutus oleh Tuhan Yesus untuk mengabarkan injil
  113. retret menarik diri sejenak dari rutinitas untuk mendekatkan diri dengan Tuhan
  114. roh Kudus (ditulis dengan huruf kapital) pribadi ketiga dari Allah Tritunggal
  115. roh Kudus roh penolong, penghibur bagi orang percaya, dan menuntunnya mengalami keselamatan dari Bapa yang dikaruniakan dalam Yesus Kristus
  116. Ruhulkudus Roh Kudus
  117. salib kayu bersilang tempat Yesus dihukum orang Yahudi
  118. salib simbol kasih Allah Yang Besar melalui anak-Nya, Yesus Kristus, yang rela mati menanggung hukuman atas dosa manusia
  119. sidi anggota yang sah dari gereja
  120. sidi pengakuan iman setelah seseorang mengikuti katekisasi dan diteguhkan oleh pendeta
  121. Simon salah satu dari kedua belas rasul Tuhan Yesus
  122. syalom salam damai (diucapkan saat bertemu atau berpisah dengan orang lain)
  123. Tadeus salah satu dari kedua belas rasul Tuhan Yesus
  124. taman Eden tempat Tuhan Allah menempatkan Adam dan Hawa setelah penciptaan dan tempat pengusiran Adam dan Hawa karena melanggar perintah Tuhan dengan memakan buah terlarang
  125. Taurat lima kitab Musa, yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan
  126. teofani penampakan sosok Allah dalam bentuk yang dapat dilihat oleh manusia
  127. Tomas salah satu dari kedua belas rasul Tuhan Yesus
  128. trinitas tritunggal, keesaan dari tiga bentuk ketuhanan (Bapa, Putra, dan Roh Kudus)
  129. Tuhan memberkati harapan baik yang diucapkan saat berpisah atau mengakhiri percakapan
  130. urap kudus
  131. votum Pernyataan dalam liturgi Gereja Protestan, dibacakan oleh Pendeta atau penatua, merupakan proklamasi bahwa Tuhan Sang Pencipta adalah yang melandasi peribadahan tersebut
  132. Yakobus salah satu dari kedua belas murid Tuhan Yesus, saudara dari Yohanes, murid yang dikasihi-Nya
  133. Yesus Kristus pribadi kedua Allah Tritunggal, Sang Mesias, firman yang menjadi daging, Anak Allah yang juga memiliki gelar lain seperti Anak Daud, Anak Manusia, Imanuel, Yang Kudus dari Allah, Anak Domba Allah; Yesus yang diurapi
  134. Yohanes salah satu dari kedua belas murid Tuhan Yesus, saudara dari Yakobus anak Zebedeus, murid yang dikasihi-Nya
  135. Yohanes nama kitab Injil keempat dalam Alkitab Perjanjian Baru
  136. Yudas salah satu dari kedua belas rasul Tuhan Yesus

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan lingkungan:

  1. bank sampah sistem pengelolaan sampah kolektif yang menyerupai rekening bank untuk menampung, memilah, dan menyalurkan sampah bernilai ekonomis pada pasar dengan melibatkan masyarakat
  2. biaya lingkungan biaya yang ditimbulkan akibat adanya kualitas lingkungan yang rendah sebagai akibat dari proses produksi yang dilakukan perusahaan
  3. gentrifikasi proses, cara, perbuatan merenovasi lingkungan lama menjadi lingkungan yang lebih sejahtera, misalnya dengan memperbarui model bangunan
  4. industri hijau strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif dan terpadu yang diterapkan secara terus-menerus pada proses produksi dan daur hidup produk dengan tujuan mengurangi risiko terhadap manusia dan lingkungan
  5. pencemaran lingkungan pencemaran yang disebabkan oleh masuknya berbagai polutan ke dalam lingkungan sehingga lingkungan tersebut menjadi tidak sehat
  6. sumur imbuhan sumur untuk menampung air hujan, berupa tandon di bawah tanah yang menampung air hujan dari atap dan dialirkan dengan pipa
  7. sumur injeksi sumur yang digunakan untuk menyalurkan air limbah
  8. sumur pantau sumur yang dibuat untuk memantau muka dan mutu air bawah tanah
  9. sungai anaklinal sungai yang mengalir pada permukaan yang secara lambat terangkat dan arah pengangkatan tersebut berlawanan dengan arah arus sungai
  10. sungai anteseden sungai yang arah alirannya tetap walaupun ada struktur batuan yang melintang karena arusnya sangat kuat
  11. sungai efluen sungai yang airnya ikut disuplai oleh aliran air tanah
  12. sungai gletser aliran sungai yang terbentuk dari es yang mencair, terdapat di daerah kutub dan di daerah gunung yang bersalju
  13. sungai hujan sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan
  14. sungai influen sungai yang airnya masuk meresap ke dalam air tanah
  15. sungai insekuen sungai yang alirannya teratur dan tidak terpengaruh dengan lapisan batuan yang dilaluinya
  16. sungai komposit sungai yang mengalir dari daerah yang berlainan struktur geologinya
  17. sungai konsekuen sungai yang arah alirannya sejajar dengan kemiringan lereng
  18. sungai musiman sungai yang hanya berair pada saat musim hujan
  19. sungai obsekuen sungai yang arah alirannya berlawanan dengan arah kemiringan lapisan batuan yang dilaluinya
  20. sungai periodik sungai yang pada musim hujan debit airnya banyak, sedangkan pada musim kemarau debit airnya sedikit
  21. sungai permanen sungai yang debit airnya relatif tetap sepanjang tahun
  22. sungai subsekuen sungai yang arah alirannya tegak lurus dengan kemiringan lereng
  23. taman air tempat rekreasi dengan fasilitas permainan yang menggunakan air
  24. taman atap taman yang dibuat di atas atap rumah karena terbatasnya lahan hijau di tanah
  25. taman bertema taman rekreasi yang dilengkapi dengan berbagai hiburan dan fasilitas yang didesain dengan tema khusus
  26. taman dinding taman yang dirancang khusus agar tanaman seakan-akan menempel di dinding, tanaman ditanam di kantong khusus; taman vertikal; taman tegak
  27. taman georelief vertikal gaya taman vertikal dengan konsep desain modern, permukaan timbul keluar dengan pola desain terukur berbentuk bidang-bidang segitiga, memerlukan ruang yang banyak
  28. taman komunal lahan terbuka yang digunakan untuk kegiatan rekreatif, berfungsi sosial dan estetik
  29. taman kota taman yang sengaja dibangun di tengah-tengah kota sebagai ruang hijau
  30. taman tegak taman dinding; taman vertikal
  31. taman tematik taman bertema
  32. taman vertikal taman yang diatur secara vertikal, disusun di dinding atau digantung; taman dinding; taman tegak
  33. taman vertikal datar gaya taman vertikal dengan konsep desain modern yang mengesankan gaya rumah masa depan, bentuknya mendatar sehingga tak perlu ruang luas
Kamus Linguistik

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan linguistik:

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan manajemen:

  1. administrator pemimpin di bidang pelaksanaan peraturan, prosedur, dan kebijakan
  2. akanan yang masih akan diselesaikan
  3. aktualisasi diri tingkat kebutuhan manusia tertinggi, yang situasi dan kondisinya memberikan kesempatan dan kemungkinan untuk mengembangkan bakat dan kariernya
  4. akun kumpulan catatan transaksi keuangan; buku
  5. akun daftar transaksi keuangan yang tersusun dalam buku besar dan yang bertalian dengan jenis harta dan kewajiban tertentu yang dimiliki atau ditanggung gugat oleh orang atau perusahaan; perkiraan
  6. algoritma urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah
  7. alokasi penentuan penggunaan sumber daya secara matematis (misalnya tentang tenaga kerja, mesin, dan perlengkapan) demi pencapaian hasil yang optimal
  8. analisis penguraian suatu pokok atas berbagai bagiannya dan penelaahan bagian itu sendiri serta hubungan antarbagian untuk memperoleh pengertian yang tepat dan pemahaman arti keseluruhan
  9. analisis jabatan analisis untuk menyelidiki tentang kemampuan dan kepribadian seseorang dalam hubungan dengan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya
  10. analisis kinerja analisis untuk menilai tingkat keberhasilan lembaga pada periode tertentu berdasarkan rencana kerja
  11. analisis likuiditas analisis aset perusahaan yang akan dijual karena mengalami kebangkrutan atau penutupan operasional
  12. analisis pekerjaan analisis secara mendalam dan sistematis terhadap suatu pekerjaan, yang dapat memberikan keterangan tentang tugas, tanggung jawab, dan sifat pekerjaan, untuk dapat melaksanakan pekerjaan tersebut dengan baik
  13. androgini gaya kepemimpinan yang tegas seperti seorang bapak dan seakan seperti seorang ibu
  14. androgini orang atau benda yang memiliki karakteristik seksual laki-laki dan perempuan
  15. anggaran rencana penjatahan sumber daya yang dinyatakan dengan angka, biasanya dalam satuan uang
  16. anggaran induk perpaduan anggaran yang meliputi berbagai bidang, misalnya bidang penjualan, bidang produksi, bidang operasi, dan bidang nonoperasi
  17. anggaran rumah tangga peraturan pelaksanaan anggaran dasar (bagi perusahaan, perkumpulan, dan sebagainya)
  18. auditor mutu orang yang berwenang melakukan audit sistem mutu perusahaan
  19. bagan alat peraga grafik untuk menyajikan data agar mempermudah penafsiran
  20. bagan alir bagan arus
  21. bagan arus administrasi bagan prosedur administrasi dalam kegiatan manajemen
  22. bagan arus data gambar urutan operasi yang dijalankan dalam mengolah data dan menunjukkan data yang diolah setiap tahap, biasanya menggambarkan seluruh sistem olah data
  23. bagan organisasi bagan yang menunjukkan tata hubungan berbagai posisi dalam perusahaan, biasanya memperlihatkan cara pembagian tanggung jawab
  24. balas jasa gaji dan tunjangan yang diterima karyawan, mencakupi gaji pokok, tunjangan langsung, seperti bonus, bagian laba, pensiun, asuransi jiwa, kendaraan, perumahan, pengobatan, dan makanan, ataupun tunjangan tidak langsung
  25. biaya akanan mata neraca untuk utang yang telah bertambah secara berkala yang akan dibayar pada waktu tertentu
  26. biaya nyata biaya yang sesungguhnya dikeluarkan untuk suatu operasi
  27. biaya operasi semua pengeluaran yang langsung digunakan untuk produksi atau pembelian barang yang diperdagangkan, termasuk biaya umum, biaya penjualan, biaya administrasi, dan bunga pinjaman
  28. biaya penggudangan pengeluaran yang bertalian dengan penyimpanan barang sediaan
  29. biaya semasa jumlah pengeluaran yang tidak langsung dibebankan pada produk, tetapi biasanya dihitung berdasarkan suatu periode yang mencakupi biaya umum, biaya penjualan, dan biaya administrasi
  30. biaya standar taksiran ongkos secermat-cermatnya berdasarkan operasi normal, sebagai pembanding ongkos nyata
  31. biaya umum biaya tidak langsung, seperti biaya administrasi dan biaya penjualan
  32. brosur selebaran cetakan yang berisi keterangan singkat, tetapi lengkap (tentang perusahaan atau organisasi)
  33. bunga majemuk biaya atas penggunaan uang yang diperhitungkan atas jumlah modal pokok beserta bunga yang berhak; bunga yang diperhitungkan atas bunga yang belum dibayar
  34. bursa sekuritas bursa efek
  35. calon pembeli utama (kelompok) orang atau badan (dalam pasar) yang diperkirakan mempunyai daya beli yang paling besar
  36. cek pelanggan cek yang diterima dari pelanggan sebagai pembayaran seluruh atau sebagian utangnya
  37. citra gambaran yang dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, atau produk
  38. coba dan ralat kebiasaan mengatasi persoalan atau usaha mencapai hasil dengan cara mencoba-coba atau untung-untungan
  39. daftar periksa rangkaian pertanyaan yang disusun secara cermat mengenai kegiatan, kebijakan, prosedur, dan sebagainya dalam organisasi
  40. debit catatan pada pos pembukuan yang menambah nilai aktiva atau mengurangi jumlah kewajiban; jumlah yang mengurangi deposito pemegang rekening pada banknya
  41. deposito kredit yang diberikan bank kepada seseorang
  42. deposito hak atas saldo uang di bank bagi mereka yang telah menyimpannya di bank
  43. deposito berjangka simpanan di bank yang penarikannya dapat dilakukan setelah masa tertentu yang diperjanjikan atau setelah pemberitahuan sebelumnya
  44. deposito primer hak atas saldo uang dari bank yang terjadi karena penyimpanan uang atau cek tunai di bank
  45. dewan komisaris badan yang ditunjuk oleh para pemegang saham untuk menentukan dan mengawasi pengurusan perusahaan
  46. diagram arus diagram yang memperlihatkan jalannya pelaksanaan kegiatan
  47. eksekutif pejabat tingkat tinggi yang bertanggung jawab kepada direktur utama atau pemimpin tertinggi dalam perusahaan atau organisasi
  48. eselon formasi dalam struktur organisasi; jenjang jabatan dalam struktur organisasi
  49. evaluasi mutu verifikasi sistem mutu organisasi
  50. faktor fungsional faktor yang berpengaruh langsung terhadap pelaksanaan dan hasil pelaksanaan suatu pekerjaan
  51. faktor motivasi faktor yang memengaruhi perasaan para karyawan tentang pekerjaan, misalnya sifat pekerjaan, prestasi kerja dan tanggung jawab
  52. formulir lamaran formulir yang harus diisi sebagai sumber informasi bagi majikan tentang latar belakang umum dan kualifikasi pekerjaan atau pelamar pekerjaan tertentu
  53. fungsi pembelian semua kegiatan dan usaha untuk mendapatkan barang dan jasa, seperti pemesanan, tawar-menawar, negosiasi, dan pengiriman barang
  54. giro simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau surat perintah pembayaran lain atau dengan cara pemindahbukuan
  55. harga asli jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli barang
  56. hubungan dagang usaha timbal balik antara pelanggan dan pemasok (pembekal) untuk meningkatkan manfaat bagi pihak masing-masing
  57. jaringan bagan yang menggambarkan tali-temali kegiatan di dalam suatu proyek dan sebagainya
  58. jasa perbuatan yang memberikan segala sesuatu yang diperlukan orang lain; layanan; servis
  59. jual keras menjual dengan cara-cara yang mencolok
  60. jual lembut menjual dengan cara-cara yang halus
  61. jual sontak menjual suatu barang dengan berkunjung ke rumah calon pembeli secara mendadak tanpa janji untuk menawarkan sebelumnya
  62. kamar dagang perhimpunan pengusaha swasta yang dibentuk untuk memajukan perniagaan dan industri
  63. kanibalisme hal merebut bagian pasar atas kerugian produk lain yang dijual oleh perusahaan yang sama akibat kelalaian merencanakan segmen pasar untuk produk baru
  64. karakteristik mutu karakteristik yang melekat pada suatu produk, proses, atau sistem yang berhubungan dengan suatu persyaratan
  65. kartu jam formulir atau kartu untuk merekam jam kehadiran karyawan
  66. kartu saran formulir untuk merekam usulan, pendapat, atau gagasan dari karyawan
  67. katalog daftar barang yang dilengkapi dengan nama, harga, mutu, dan cara pemesanannya
  68. keluaran hasil kegiatan produksi
  69. keluaran laju produksi barang yang dihasilkan pabrik, mesin, atau satuan produksi yang lain dalam jangka waktu tertentu
  70. kemampuan manajerial kemampuan menggunakan kesempatan mengorganisasi faktor produksi dan menggunakan teknik serta cara yang baru dalam proses ekonomi
  71. kendala faktor atau keadaan yang membatasi, menghalangi, atau mencegah pencapaian sasaran; kekuatan yang memaksa pembatalan pelaksanaan
  72. kerja lapangan penelitian keadaan pasar melalui cara pengamatan atau penanyaan lewat wawancara, isian daftar kuesioner, dan sebagainya
  73. kompensasi imbalan berupa uang atau bukan uang (natura), yang diberikan kepada karyawan dalam perusahaan atau organisasi
  74. komunikasi horizontal hubungan yang dilakukan antara para pimpinan atau antara para karyawan
  75. komunikasi pelanggan pengiklanan atau promosi penjualan untuk menjaga agar pelanggan dan calon pelanggan tetap mendapat informasi tentang produk atau jasa tertentu
  76. komunikasi timbal balik komunikasi informasi, ide, dan perasaan dari atasan ke bawahan dan dari bawahan ke atasan
  77. komunikasi vertikal hubungan yang dilakukan antara atasan dengan bawahan atau sebaliknya
  78. konflik motivasi konflik antara pihak manajemen dan pekerja yang timbul selama kegiatan industri berlangsung
  79. likuidasi pembubaran perusahaan sebagai badan hukum yang meliputi pembayaran kewajiban kepada para kreditor dan pembagian harta yang tersisa kepada para pemegang saham (persero)
  80. likuiditas perihal posisi uang kas suatu perusahaan dan kemampuannya untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo tepat pada waktunya; kemampuan memenuhi kewajiban membayar utang dan sebagainya pada waktunya (tentang perusahaan dan sebagainya)
  81. manajemen berdasarkan krisis gaya manajemen berpusat pada usaha yang mendesak untuk membetulkan kelemahan yang tampak
  82. manajemen kredit pengelolaan uang yang dipinjam melalui bank atau pemberi kredit lain
  83. manajemen mutu bagian dari beberapa aktivitas terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan dengan mutu
  84. manajemen permodalan penanganan seluk beluk modal
  85. manajemen sumber daya laut manajemen yang berkenaan dengan pengelolaan potensi laut
  86. manajemen waktu cara menyeimbangkan waktu untuk beristirahat, bermain, bekerja, bersantai dan sebagainya secara efektif
  87. matriks tabel yang disusun dalam lajur dan jajaran sehingga butir-butir uraian yang diisikan dapat dibaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan
  88. mikromanajemen manajemen dengan pengendalian berlebih pada hal-hal yang kecil atau detail
  89. muhibah harta yang tidak berwujud dari suatu perusahaan yang ditaksir sebagai nilai tambahan dari perusahaan itu, misalnya nama baik dan ketenaran perusahaan itu
  90. mutu relatif tingkat kesempurnaan suatu produk atau jasa
  91. operasional normal operasi yang didasarkan pada aturan; operasi yang sesuai dan tidak menyimpang dari suatu norma atau kaidah
  92. panitera perusahaan pihak ketiga yang melakukan audit independen terhadap sistem mutu perusahaan
  93. pembikinan bagian proses produksi yang berhubungan dengan pembuatan barang dengan menggunakan tangan, mesin, atau cara lain
  94. penaksiran biaya perkiraan tingginya biaya pembuatan suatu produk, biasanya untuk keperluan penentuan harga
  95. pendapatan akunan penerimaan yang pada penutupan buku masih berupa tagihan
  96. pengendalian pengawasan atas kemajuan (tugas) dengan membandingkan hasil dan sasaran secara teratur serta menyesuaikan usaha (kegiatan) dengan hasil pengawasan
  97. pengerjaan kembali tindakan yang diambil terhadap suatu produk yang tidak sesuai untuk membuatnya sesuai dengan persyaratan
  98. penyembuhan risiko proses seleksi dan implementasi dari tindakan untuk mengurangi risiko
  99. percontoh acak jumlah percontoh dalam populasi yang tiap unsurnya tanpa dasar tertentu mendapat kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai misal
  100. perilaku beli kelakuan pembeli serta faktor yang memengaruhinya pada waktu ia mengambil keputusan untuk membeli atau tidak membeli suatu produk atau jasa
  101. perjanjian persetujuan antara dua orang atau lebih, dalam bentuk tertulis yang dibubuhi meterai, yang meliputi hak dan kewajiban timbal balik, setiap pihak menerima tembusan perjanjian itu sebagai tanda bukti keikutsertaannya dalam perjanjian itu
  102. perubahan perbaikan aktiva tetap yang tidak menambah jumlah jasanya
  103. peta aliran grafik garis yang menggambarkan data sepanjang waktu, digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola kinerja dan tren, menunjukkan perubahan dalam suatu proses, dan membandingkan grup-grup yang berbeda
  104. praktik baik contoh prosedur, kebijakan, dan kegiatan operasional yang dianggap sebagai standar yang dapat diteladani dan harus ditiru oleh suatu entitas di sektor tertentu
  105. rekayasa eksternal rekayasa yang bersangkutan dengan hal-hal yang di luar
  106. rekayasa internal rekayasa yang menyangkut bagian dalam
  107. rekayasa keandalan fungsi rekayasa berkenaan dengan prinsip dan praktik yang terkait dengan desain, spesifikasi, penilaian, dan pencapaian suatu persyaratan keandalan produk atau sistem dengan melibatkan aspek prediksi, evaluasi, dan demonstrasi
  108. rekayasa mutu analisis sistem manufaktur pada semua tahap untuk memaksimalkan mutu proses dan produk-produk yang dihasilkannya
  109. rekuisisi daftar isian permintaan barang atau jasa, biasanya dari unit organisasi yang satu ke unit yang lain
  110. reliabilitas kemungkinan suatu produk untuk dapat melakukan fungsi tertentu pada kondisi yang telah dinyatakan dalam periode waktu yang diberikan
  111. rentang kendali jumlah karyawan yang ada di bawah seorang manajer atau pemimpin
  112. riam hubungan berantai antarberbagai kelompok dalam proses produksi, yaitu kelompok yang satu menjadi masukan bagi kelompok yang lain
  113. sisipan lembaran promosi yang disisipkan dalam majalah atau surat kabar
  114. sistem manajemen mutu sistem manajemen untuk mengarahkan dan mengendalikan suatu organisasi berkenaan dengan mutu
  115. suboptimasi kondisi ketika kinerja suatu subsistem atau proses memiliki efek negatif pada tujuan dari sistem secara keseluruhan
  116. tata pamong sistem pengelolaan suatu lembaga atau institusi publik dalam mengelola sumber dayanya untuk mewujudkan visi dan misi yang mencerminkan kredibilitas, transparansi, dan akuntabilitas
Kamus Matematika - Matematika Dasar

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan matematika:

  1. absis jarak titik terhadap sumbu tegak
  2. akar suatu operasi aljabar, yang biasanya dinyatakan dengan simbol √, misalnya √a = b (akar a sama dengan b), berarti; b² = a, jadi √9 = 3; n√a = c (akar pangkat n dari a sama dengan c), berarti cn = a, jadi ∜625 = 5
  3. akar bilangan bilangan yang diperoleh dari suatu bilangan yang diuraikan dengan pangkatnya
  4. akar ganda akar suatu persamaan yang berulang kali
  5. akar khayal akar kompleks
  6. akar kompleks akar suatu persamaan yang merupakan bilangan kompleks dengan bagian imajiner yang bukan nol
  7. akar kuadrat bilangan yang jika dikalikan dengan bilangan itu sendiri menghasilkan suatu bilangan tertentu, misalnya 3 adalah akar kuadrat 9
  8. akar kubik bilangan yang jika dikalikan dua kali dengan bilangan itu sendiri menghasilkan suatu bilangan tertentu, misalnya 3 adalah akar kubik 27
  9. akar pangkat dua akar kuadrat
  10. akar pangkat tiga akar kubik
  11. akar persamaan bilangan yang apabila disubstitusikan ke peubah menghasilkan persamaan
  12. akar sederhana akar persamaan yang tidak berulang
  13. algoritma berurut langkah-langkah pemecahan suatu masalah yang dilakukan secara berurutan yang satu bagian hanya dapat dilakukan apabila bagian yang mendahuluinya telah selesai dikerjakan
  14. algoritma paralel langkah-langkah pemecahan suatu masalah yang dilakukan secara simultan dalam waktu yang bersamaan
  15. algoritma pecahan algoritma yang digunakan pada metode bidang potong yang persamaannya berkoefisien pecahan
  16. algoritma penjadwalan langkah untuk menentukan urutan dilakukannya pekerjaan dalam sistem komputer
  17. algoritma simpleks urutan langkah pada metode simpleks
  18. alikuot bertindak atau menjadi faktor bilangan lain
  19. aljabar abstrak cabang aljabar tentang struktur aljabar seperti grup, gelanggang atau cincin, kategori, dan medan yang didefinisikan, diajarkan secara aksiomatis
  20. aljabar asosiatif aljabar yang bersifat perkalian vektor mematuhi aturan asosiatif
  21. aljabar Boole sistem aljabar yang berkaitan dengan variabel-variabel biner dan operasi-operasi logika
  22. aljabar elementer cabang aljabar tentang sifat-sifat operasi pada bilangan real yang direkam dalam simbol sebagai konstanta dan variabel serta aturan yang membangun ekspresi dan persamaan matematika yang melibatkan simbol-simbol tersebut
  23. aljabar linear aljabar tentang sifat-sifat khusus ruang vektor termasuk matriks
  24. aljabar universal cabang aljabar tentang sifat-sifat bersama dari semua struktur aljabar
  25. anulus bidang yang dibatasi oleh dua buah lingkaran sepusat yang berlainan jari-jarinya
  26. apotema ruas garis tegak lurus dari pusat segi banyak beraturan ke sisinya
  27. apotema jarak tegak lurus dari pusat segi banyak beraturan ke sisinya
  28. aritmetis berhubungan dengan aritmetika
  29. bagi suatu operasi aljabar yang biasa dinyatakan dengan simbol titik dua (:) atau garis bagi (÷) atau garis miring (/) (a:b atau a÷b atau a/b) misalnya a:b = c (a dibagi b sama dengan c), berarti a = c x b
  30. bahasa aljabar metode konvensional dalam penulisan simbol-simbol matematis
  31. bahasa aplikasi prosedur yang dibuat untuk memecahkan masalah, menulis laporan, dan memutakhirkan berkas yang spesifik
  32. balok prisma yang sisi-sisinya berupa empat persegi panjang; balok siku
  33. balok genjang prisma yang alas-alasnya berupa jajaran genjang
  34. bangun geometrik kombinasi sebaran dari titik, garis, bidang, lingkaran, dan lain-lain
  35. bangun identik dua bangun yang tepat sama dan serupa dalam bentuk dan ukuran
  36. bangun kongruen dua buah bangun yang dapat saling diperimpitkan satu sama lain
  37. bangun serupa dua bangun yang serupa dan hanya bentuknya yang sama
  38. basis (dalam geometri) sisi yang berupa garis lurus yang terletak paling bawah (tentang segitiga atau bentuk lain dalam bidang; sisi yang berupa bidang datar yang terletak paling bawah (tentang alas kerucut atau bangun lain)
  39. basis (aljabar) himpunan vektor bebas linear yang merentang pada suatu ruang vektor
  40. basis pangkalan (angkatan laut, angkatan darat, dan sebagainya) untuk melakukan operasi
  41. basis bilangan atau besaran yang dipakai sebagai rujukan
  42. beda bersama selisih antara suatu suku dengan suku yang mendahuluinya
  43. beda himpunan perbedaan anggota yang ada di A, tetapi tidak ada di B
  44. beda mundur selisih antara suatu fungsi dengan harga suatu fungsi pada titik sebelumnya
  45. beda mutlak nilai mutlak dari selisih nilai dua peubah
  46. beda persekutuan beda bersama
  47. belah ketupat jajaran genjang
  48. bentuk kanonis bentuk matriks yang sederhana dan mudah digunakan
  49. bentuk kuadratik polinomial yang berderajat dua
  50. bentuk linear cabang aljabar yang mempelajari sifat-sifat khusus ruang vektor (termasuk matriks)
  51. besaran nilai numerik yang menunjukkan jumlah sesuatu, biasanya dinyatakan dalam kelipatan satuan standar
  52. bidang banyak bangun geometris tiga dimensi yang terbentuk atas banyak permukaan atau sisi datar; polihedron
  53. bidang banyak beraturan bidang banyak yang sisi-sisinya merupakan segi banyak beraturan yang sama dan sebangun
  54. bidang banyak cekung bidang banyak yang paling sedikit terdapat satu sisinya yang merupakan segi banyak cekung
  55. bidang banyak cembung bidang banyak yang paling sedikit terdapat satu sisinya yang merupakan segi banyak cembung
  56. bidang banyak sederhana bidang banyak yang tidak berlubang di dalamnya dan secara topologi sama dengan bola
  57. bidang datar permukaan yang apabila diambil dua titik sembarang pada permukaan tersebut, garis lurus penghubungnya selalu terletak pada permukaan tersebut
  58. bidang delapan bidang banyak yang memiliki delapan sisi; oktahedron
  59. bidang empat bidang banyak yang memiliki empat sisi; tetrahedron
  60. bidang enam bidang banyak yang memiliki enam sisi; kubus; heksahedron
  61. bidang kompleks bidang banyak yang sudut-sudutnya dinyatakan dalam bilangan kompleks
  62. bidang koordinat bidang yang digunakan sebagai acuan dalam penentuan koordinat suatu titik
  63. bidang potong kendala linear yang ditambahkan pada himpunan kendala pada pemrograman integer
  64. bidang tiga bidang yang dibentuk oleh tiga garis taksebidang yang berpotongan pada satu titik; trihedron
  65. bilangan satuan dalam sistem matematis yang abstrak dan dapat diunitkan, ditambah, atau dikalikan
  66. bilangan asli bilangan dihitung dari 1 ke atas (1, 2, 3, ...)
  67. bilangan bulat bilangan yang bukan pecahan (seperti 1, 2, 3)
  68. bilangan cacah bilangan yang dimulai dari nol ke atas (seperti 0, 1, 2, 3)
  69. bilangan campuran bilangan utuh dan pecahan
  70. bilangan desimal bilangan pecahan yang ditulis dengan angka lipatan persepuluhan, perseratusan, dan sebagainya, misalnya ½ = 0,5; ¼ = 0,25
  71. bilangan ganjil bilangan gasal
  72. bilangan gasal bilangan yang tidak habis dibagi dua
  73. bilangan genap bilangan asli yang habis dibagi dua
  74. bilangan imajiner bilangan negatif di bawah tanda akar (seperti √-2, √-27)
  75. bilangan irasional bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan bilangan pecahan atau bilangan yang bukan bilangan rasional (seperti 2, 3, 5, 7)
  76. bilangan kardinal bilangan yang menyatakan banyaknya anggota suatu himpunan
  77. bilangan khayal bilangan imajiner
  78. bilangan kompleks bilangan yang terdiri atas bagian nyata dan bagian khayal, misalnya 3 + 4 i adalah suatu bilangan kompleks
  79. bilangan kuadrat bilangan berpangkat dua
  80. bilangan ordinal bilangan urutan
  81. bilangan pecahan bilangan yang jumlahnya kurang atau lebih dari bilangan utuh (¼, ⅔, dan sebagainya)
  82. bilangan pokok bilangan yang dipakai untuk membilang atau untuk menunjukkan berapa banyak
  83. bilangan prima bilangan yang tepat yang mempunyai dua faktor
  84. bilangan rasional bilangan bulat atau hasil bagi dari dua bilangan bulat
  85. bilangan riil bilangan yang dipakai untuk mengukur kuantitas dimensi satu yang sinambung seperti jarak, durasi, atau suhu
  86. biner berdasar dua (tentang bilangan pada sistem bilangan)
  87. bisektris garis lurus yang membagi sudut atas dua bagian yang sama; garis bagi
  88. busur derajat alat untuk mengukur besarnya sudut, berupa lempengan setengah lingkaran
  89. busur sekawan busur yang tidak saling berimpit dan gabungannya membentuk suatu lingkaran penuh
  90. daftar logaritma daftar eksponen pangkat bilangan yang harus dipakai untuk memangkatkan bilangan dasar supaya beroleh bilangan tertentu
  91. darab hasil kali
  92. derajat satuan ukuran sudut, satu derajat (ditulis 1°) sama dengan 1/90 besar sudut siku-siku; satuan ukuran 1/90 bagian dari sudut siku tegak lurus (90°)
  93. deret barisan bilangan yang mempunyai perbedaan antarsuku yang sama
  94. deret aritmetika jumlah semua suku barisan aritmetika
  95. deret geometri jumlah semua suku barisan geometri
  96. deret harmonik deret yang suku-sukunya membentuk suatu barisan harmoni
  97. deret hitung deret yang perubahan suku-sukunya berdasarkan penjumlahan terhadap bilangan tertentu, misalnya 4, 7, 10, 13
  98. deret selang-seling deret bilangan riil yang setiap suku berturutannya memiliki tanda berbeda
  99. deret ukur urutan bilangan yang bilangan berikutnya merupakan perkalian dari bilangan sebelumnya berdasarkan bilangan rasio tertentu; deret geometri
  100. diagonal berhubungannya dua titik sudut yang tidak bersebelahan dalam suatu segi empat
  101. diagonal poligon diagonal segi banyak
  102. diagonal segi banyak garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdampingan; diagonal poligon
  103. diagonal utama matriks diagonal matriks yang dibentuk dari entri paling kiri atas ke entri paling kanan bawah
  104. diagram aliran data bagan yang menggambarkan gerakan data dan bagaimana data diproses dalam sistem komputer
  105. diameter parabola tempat kedudukan titik-titik tengah seperangkat tali busur yang sejajar
  106. digit tanda digit yang terdiri atas satu hingga empat bita, merupakan bagian dari suatu data yang digunakan sebagai tanda aljabar
  107. dimensi ruang vektor banyaknya vektor basis dari ruang vektor yang bersangkutan
  108. dimensi satu dimensi yang hanya memiliki satu unsur dimensi
  109. diskriminan hubungan antara koefisien dalam persamaan kuadrat untuk mencari akar persamaan dan ciri-ciri yang lain
  110. diskriminan persamaan polinomial hasil kali dari kuadrat semua selisih akar yang diambil berpasangan
  111. eigenfrekuensi frekuensi yang memungkinkan suatu sistem dapat bergetar dalam mekanika kuantum
  112. eigennilai nilai suatu peubah dalam suatu persamaan yang dapat memenuhi syarat batas suatu sistem
  113. eksponen angka dan sebagainya yang ditulis di sebelah kanan atas angka lain yang menunjukkan pangkat dari angka tersebut, seperti angka 2 pada 2²
  114. eliminan unsur yang dihapuskan
  115. faktor bilangan (atau bangun) yang merupakan bagian hasil perbanyakan
  116. faktor konversi faktor numeris yang harus dikalikan dengan atau dipakai untuk membagi suatu besaran yang diungkapkan dalam suatu satuan bentuk besaran dalam satuan yang lain
  117. faktor persekutuan bilangan bulat yang dapat membagi dua atau lebih bilangan bulat yang lain tanpa sisa; pembagi persekutuan
  118. frustum bagian dasar dari sebuah kerucut atau piramida yang dibentuk dengan memotong bagian atasnya dengan bidang yang sejajar dengan dasarnya
  119. frustum benda bagian benda yang dibatasi oleh dua bidang sejajar yang memotong benda tersebut
  120. fungsi besaran yang berhubungan, jika besaran yang satu berubah, besaran yang lain juga berubah
  121. fungsi kegunaan suatu hal
  122. fungsi aljabar fungsi yang dibangun dengan operasi-operasi aljabar
  123. fungsi eksponensial fungsi matematis yang di dalamnya terdapat suatu variabel bebas yang muncul dalam salah satu eksponen
  124. fungsi iterasi fungsi berupa penyelesaian dari suatu persamaan
  125. fungsi kendala fungsi yang menjadi persyaratan atau batasan pada masalah pemrograman matematis
  126. fungsi logaritmik fungsi yang didefinisikan dalam bentuk logaritma
  127. fungsi tetap fungsi dengan daerah nilai yang hanya memiliki satu anggota
  128. galat acak galat yang mengikuti pola sebaran probabilitas tertentu
  129. garis deretan titik-titik yang saling berhubungan
  130. garis aturan
  131. garis himpunan titik-titik pada bidang atau dalam ruang sehingga apabila letak dua unsurnya diketahui, letak semua unsurnya dapat ditentukan dengan pasti
  132. garis alas garis yang menjadi dasar segitiga
  133. garis bagi sudut garis lurus yang membagi sudut yang diketahui menjadi dua sudut yang sama
  134. garis berat garis yang ditarik dari sudut segitiga sampai sisi lain sehingga membagi kedua sisi itu sama panjang, yang pada segitiga sama sisi di samping membagi dua sisi sama panjang juga membentuk sudut 90°
  135. garis berat segitiga garis yang menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dengan titik tengah sisi di depannya
  136. garis median sebarang garis pada bidang yang membagi segugus titik menjadi dua gugus dengan titik-titik yang sama banyaknya
  137. garis setumpu garis yang memiliki satu titik persekutuan
  138. garis singgung garis yang menyentuh suatu titik pada keliling bulatan
  139. garis singgung kurva garis yang menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dengan titik tengah sisi di depannya
  140. garis tinggi garis tegak lurus pada segitiga (yang ditarik dari titik puncak ke garis dasar)
  141. geodesi lintasan terpendek antara dua titik pada satu permukaan
  142. geometri cabang matematika tentang sifat-sifat garis, sudut, bidang, dan ruang
  143. geometri ilmu ukur
  144. gnomon bilangan yang ditambahkan pada bilangan kuadrat untuk mendapatkan bilangan kuadrat yang baru
  145. gnomon bentuk yang harus ditambahkan pada bentuk tertentu untuk mendapatkan bentuk yang baru
  146. grup hasil bagi grup kuosien
  147. grup hingga grup yang memiliki unsur dengan jumlah berhingga
  148. grup kuosien kelompok yang unsur-unsurnya berupa koset kanan atau koset kiri dari subkelompok
  149. grup multiplikatif grup dengan operasi perkalian; grup perkalian
  150. hampiran hasil taksiran
  151. hasil bagi bilangan yang dihasilkan oleh suatu pembagian
  152. hasil kali bilangan yang dihasilkan oleh suatu perkalian
  153. heksagon segi banyak bersisi enam; segi enam
  154. heksahedron bidang banyak bersisi enam; bidang enam
  155. heptagon segi banyak bersisi tujuh; segi tujuh
  156. heptahedron bidang banyak yang terdiri atas tujuh bidang sisi; bidang tujuh
  157. hiperbola dua lengkungan terpisah yang merupakan perpotongan permukaan kerucut lingkar dengan bidang datar
  158. hiperbola himpunan titik-titik yang selisih jaraknya terhadap dua titik tetap adalah konstan
  159. hiperbola daun dua permukaan yang perpotongannya dengan dua bidang yang sejajar dengan dua dari tiga bidang koordinat berupa hiperbola, sedangkan perpotongannya dengan bidang yang sejajar bidang koordinat ketiga berupa titik
  160. hiperbola daun satu permukaan yang perpotongannya dengan bidang sejajar bidang koordinat merupakan elips atau hiperbola
  161. hiperbola persegi panjang hiperbola dengan sumbu-sumbu yang sama panjang
  162. hiperboloid permukaan yang memiliki satu bidang potong yang paralel terhadap satu bidang koordinat membentuk elips dan bidang potong yang lain yang paralel dengan dua koordinat yang lain membentuk hiperbola
  163. hipotesis tandingan hipotesis dalam teori pengujian hipotesis, sembarang hipotesis selain hipotesis nol
  164. ideal subhimpunan gelanggang yang terdiri atas hasil kali unsur dalam subhimpunan dengan tiap unsur gelanggang
  165. ikosahedron bidang dua puluh
  166. infinit tidak memiliki batas yang ditentukan; tidak terhingga
  167. infinitesimal nilai yang sangat kecil, mendekati nol, tetapi lebih besar daripada nol
  168. integer bilangan bulat
  169. integral bersangkut paut atau berhubungan dengan bilangan bulat
  170. intersep bagian dari garis di antara dua titik yang dipotong oleh garis atau bidang
  171. interval jarak yang terletak antara dua nilai yang diketahui
  172. isogon bangun yang sudutnya sama besar
  173. isogonal bersangkut paut atau berhubungan dengan isogon
  174. isoklin lengkung yang titik-titik anggotanya memiliki kemiringan yang sama
  175. isomorfisme padanan satu-satu dari suatu himpunan A ke himpunan B
  176. jajaran genjang bangun datar, bersegi empat, sisi-sisinya yang berhadapan sejajar dan sama panjang
  177. jari-jari garis lurus dari titik pusat ke keliling bulatan (lingkaran); radius
  178. kalkulus bagian matematika yang terutama melibatkan pengertian dan penggunaan diferensial dan integral serta fungsi konsep yang berkaitan
  179. kalkulus diferensial analisis matematis tentang ketergantungan laju perubahan fungsi dengan perubahan dalam variabel fungsi
  180. kalkulus integral analisis matematis tentang teknik penemuan ungkapan dan evaluasi fungsi integral, khususnya untuk kalkulasi luas, panjang, lengkung, volume, dan nomor serta penyelesaian persamaan diferensial sederhana
  181. kanonis disederhanakan sampai ke nilai terendah
  182. karakter simbol berupa angka atau huruf yang merepresentasikan suatu informasi
  183. kardioid lengkung berbentuk jantung yang dibentuk dengan menggunakan satu titik pada lingkaran yang berputar
  184. kekongruenan sifat dari gambar geometrik yang bentuknya sama dan sebangun; kesamabangunan
  185. kekongruenan linear kekongruenan yang sama sukunya berderajat satu dalam peubah yang terlibat
  186. kekongruenan segitiga kekongruenan pada segitiga yang sudut-sudut dan panjang sisi-sisinya berpadanan sama
  187. keliling lengkung tertutup sederhana yang merupakan batas suatu daerah
  188. kelipatan persekutuan bilangan yang menjadi kelipatan dari dua atau lebih bilangan
  189. keluarga lingkaran semua lingkaran dengan persamaan yang dapat diperoleh dengan memberikan nilai tertentu pada konstan persamaan lingkaran tersebut
  190. kerucut benda (ruang) yang beralas bundar dan merunjung sampai ke satu titik
  191. kerucut lingkar kerucut yang alasnya berupa lingkaran
  192. kerucut penggal bagian kerucut yang terletak di antara dua bidang yang taksejajar dan berpotongan sepanjang garis yang tidak menembus kerucut
  193. kesamaan kalimat pernyataan yang memuat hubungan sama dengan "=" yang sudah jelas kebenarannya sehingga tidak perlu dibuktikan lagi, misalnya 2+3=5
  194. kesejalanan pembandingan dua hal atau lebih yang menunjukkan segi-segi yang mirip
  195. koefisien bagian suku yang berupa bilangan atau konstan, biasanya dituliskan sebelum lambang peubah, seperti angka 2 dalam 2x atau dalam 2 (x + y)
  196. komputasi penghitungan dengan menggunakan bilangan-bilangan atau peubah-peubah yang dilaksanakan berdasarkan urutan langkah yang diberikan
  197. komputasi numeris penghitungan yang hanya melibatkan bilangan-bilangan, bukan huruf yang mewakili bilangan
  198. komputasi tangan proses pemecahan suatu masalah numerik secara algoritmis tanpa bantuan komputer
  199. konfigurasi bentuk geometri atau kombinasi unsur geometri, seperti titik, garis, lengkung, dan permukaan
  200. kongruen sifat gambar geometrik yang bentuknya sama dan sebangun
  201. konstanta lambang untuk menyatakan objek yang sama dalam keseluruhan operasi matematika
  202. kontinuasi perluasan yang hasilnya tetap kontinu; perluasan yang tetap mempertahankan kekontinuan
  203. kontrapositif proposisi atau teorema yang dibentuk dengan memperlawankan subjek dan predikatnya, atau hipotesis dan simpulannya
  204. koordinat bilangan yang dipakai untuk menunjukkan lokasi suatu titik dalam garis, permukaan, atau ruang
  205. koordinat bola koordinat kutub pada ruang
  206. koordinat Cartesius koordinat yang menandai titik pada suatu bidang yang ditentukan oleh jarak dua garis lurus yang saling berpotongan sepanjang garis yang sejajar dengan salah satu sumbu
  207. koordinat geografik koordinat yang menggunakan garis bujur dan garis lintang suatu titik pada suatu bola berjari-jari
  208. koordinat kutub koordinat yang menandai titik pada suatu bidang yang ditentukan oleh suatu titik dan jarak garis yang berpangkal pada titik tersebut; koordinat polar
  209. koordinat logaritmik koordinat yang menggunakan skala logaritma
  210. koordinat polar koordinat kutub
  211. koordinat silinder koordinat tabung
  212. koordinat tabung koordinat ruang yang dibuat dengan menggunakan koordinat kutub dalam satu bidang koordinat dan koordinat ketiganya diambil dari koordinat yang tegak lurus dengan bidang tersebut; koordinat silinder
  213. koordinat titik letak suatu titik dalam bidang atau ruang dengan menyatakannya dalam salah satu sistem koordinat
  214. koplanar terletak pada bidang yang sama; sebidang
  215. korespondensi satu-satu padanan satu-satu
  216. kosekan kebalikan sinus suatu sudut
  217. koset subhimpunan yang terdiri atas semua hasil kali yang diperoleh dengan mengalikan unsur tetap kelompok di bagian kanan dan kiri dengan setiap unsur subkelompok
  218. kosinus sinus dari sudut pelengkap sudut itu
  219. kosinus arah kosinus dari tiga sudut antara suatu garis berarah dalam bidang dan arah positif sumbu-sumbu sistem koordinat Cartesius yang tegak lurus
  220. KPK kelipatan persekutuan terkecil (nilai kelipatan terkecil dari persekutuan dua bilangan atau lebih)
  221. kuadran seperempat lingkaran; setiap dari empat bagian suatu bidang datar yang terbagi oleh suatu sumbu silang
  222. kuadratik berhubungan dengan kuadratika
  223. kuadratika aljabar persamaan kuadrat
  224. kuadratur konstruksi bujur sangkar yang luasnya sama dengan permukaan yang telah ditentukan
  225. kuadrik berhubungan dengan lebih dari dua variabel
  226. kuboid berbentuk tiga dimensi persegi panjang
  227. kurva bola kurva yang seluruh titik-titiknya terletak pada permukaan bola
  228. kurva lurus kurva yang merupakan garis lurus
  229. kurva taksederhana kurva yang mempunyai titik potong
  230. kurva taktertutup kurva yang ujung pangkalnya tidak mempunyai titik potong
  231. kurva tertutup kurva yang bukan merupakan garis lurus
  232. kurvilinier terbentuk dari atau dibatasi oleh kurva
  233. lambang aljabar huruf yang menyatakan bilangan dan operasi dalam aljabar
  234. lema pernyataan yang kebenarannya harus dibuktikan untuk dipakai dalam pembuktian dalil yang lebih besar
  235. lengkung buka lengkung berkesinambungan, titik ujungnya tidak bertemu
  236. lengkung segi banyak segi banyak yang semua sisinya menyinggung suatu lengkung
  237. lengkung tutup lengkung yang ujung-ujungnya bersatu
  238. linear berbentuk garis
  239. lingkaran besar lingkaran yang terbentuk dari perpotongan bola dengan bidang yang melalui pusat bola, jari-jari, dan garis tengah lingkaran sama dengan jari-jari dan garis tengah bola tersebut
  240. lingkaran luar lingkaran yang melewati semua puncak suatu segi banyak
  241. lingkaran satuan lingkaran berjari-jari satu dengan titik pusat berupa titik koordinat 0
  242. lingkaran sepusat lingkaran yang terletak pada bidang yang sama dan memiliki satu pusat bersama
  243. logaritma eksponen pangkat yang diperlukan untuk memangkatkan bilangan dasar supaya beroleh bilangan tertentu (jika bilangan dasarnya 10, maka log 100 = 2, artinya 10 pangkat 2 = 100); kebalikan dari hitungan pangkat
  244. logaritmik berhubungan atau bersangkut paut dengan logaritma
  245. lokus tempat kedudukan titik-titik atau himpunan titik yang koordinatnya memenuhi persamaan
  246. mantisa bagian desimal logaritma biasa
  247. matriks susunan unsur matematis yang berbentuk segi empat, ditulis di antara kurung, terdiri atas kolom dan baris
  248. matriks asli matriks yang entri-entrinya berupa bilangan asli
  249. matriks baris matriks yang hanya terdiri atas satu baris
  250. matriks bujur sangkar matriks yang jumlah barisnya sama dengan jumlah kolomnya
  251. matriks elementer matriks yang diperoleh dari matriks satuan dengan satu kali operasi kolom elementer
  252. matriks koefisien matriks suatu sistem persamaan linear yang unsur-unsurnya adalah koefisien-koefisien dalam sistem persamaan tersebut
  253. matriks kolom matriks yang hanya terdiri atas satu kolom
  254. matriks kompleks matriks yang memiliki entri bilangan-bilangan kompleks
  255. matriks nol matriks yang semua entrinya nol
  256. matriks pita matriks yang sebagian besar elemennya berharga nol, kecuali elemen yang terletak pada baris-baris yang sejajar dengan diagonal utama yang membentuk semacam pita
  257. matriks real matriks yang entrinya berupa bilangan real
  258. matriks serupa dua matriks yang dapat saling ditransformasikan
  259. matriks singular matriks bujur sangkar yang harga determinannya sama dengan nol
  260. matriks taksingular matriks bujur sangkar yang harga determinannya tidak sama dengan nol
  261. medan himpunan takkosong dengan dua operasi biner, yaitu penjumlahan dan perkalian
  262. mekanika kuantum teori matematika yang dikembangkan dari teori kuantum dan teori gelombang, digunakan untuk menerangkan perilaku atom, molekul, dan partikel elementer
  263. memangkatkan mengalikan suatu bilangan (asli) dengan bilangan itu sendiri beberapa kali sebanyak yang ditunjukkan oleh bilangan (asli) itu, misalnya 3 pangkat 4 adalah 3 x 3 x 3 x 3
  264. membagi memecahkan (menyederhanakan) bilangan dengan bilangan tertentu
  265. menarik akar mencari (mengeluarkan) bilangan yang apabila dipangkatkan dua, tiga, dan sebagainya sama dengan bilangan yang diketahui (√25=5)
  266. menjabarkan mengubah (pecahan, ukuran, dan sebagainya) supaya menjadi bentuk lain yang lebih sederhana atau menjadi golongan bentuk aljabar yang sederhana
  267. mensurasi cabang aritmetika yang berhubungan dengan pengukuran, seperti pengukuran panjang, luas, dan volume
  268. mensurasi kegiatan pengukuran
  269. metode simpleks metode yang digunakan dalam pemecahan masalah program linear untuk memperoleh penyelesaian optimum
  270. metrik abstraksi tentang jarak
  271. mikroliter satuan ukuran isi yang sama dengan seperjuta liter
  272. minus kurang; dikurangi
  273. minus jumlah yang kurang dari 0
  274. modulus bilangan yang membagi dua bilangan lain sehingga memperoleh sisa yang sama
  275. modulus nilai mutlak dari bilangan kompleks
  276. modus nilai yang paling banyak muncul dalam suatu deret nilai
  277. monomial ungkapan aljabar yang terdiri atas satu suku yang merupakan hasil kali bilangan dengan peubah
  278. multiplikator bilangan untuk mengalikan bilangan lain; alat untuk mengalikan (memperbanyak) jumlah bilangan
  279. nilai absolut nilai mutlak
  280. nilai mutlak besaran suatu bilangan tanpa membedakan tanda positif atau negatifnya, ditulis di antara dua garis, misalnya 7 adalah nilai absolut 7 atau -7; nilai absolut
  281. nilai tengah nilai rata-rata dari nilai tertinggi dan nilai terendah, yaitu dengan menjumlahkan nilai tertinggi dan nilai terendah, kemudian dibagi dua
  282. nilai tetap besaran nilai yang tidak berubah
  283. nol fungsi nilai peubah yang memberikan nilai nol pada fungsi tersebut
  284. nomogram grafik dengan nilai satu peubah ditentukan oleh dua nilai peubah lain
  285. nonagon segi sembilan
  286. norma matriks akar dari jumlah kuadrat semua nilai mutlak dari entri-entri matriks tersebut
  287. operan pengoperasi
  288. operasi aljabar proses perhitungan dalam matematika yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, penarikan akar, dan pemangkatan
  289. operasi baris elementer pertukaran baris, pengalian baris dengan suatu skalar, dan menjumlahkan suatu baris dengan hasil kali skalar baris lain
  290. operasi biner operasi aritmetika yang penambah dan tinambahnya merupakan bilangan biner
  291. operasi dasar operasi yang tidak mengubah nilai determinan dan nilai numerik, tetapi mengubah tanda
  292. operasi dasar aritmetika operasi dasar yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
  293. operasi kolom matriks yang hanya terdiri atas satu kolom
  294. orde susunan dan urutan unsur-unsur matematika
  295. orde matriks jumlah baris dan kolom dalam matriks
  296. ordinal menyatakan urutan bagi sebuah unsur dalam suatu kumpulan; berturut; (bilangan) bertingkat
  297. ordinat salah satu penentu letak titik pada bidang, dan letak titik pada bidang biasa ditentukan terhadap dua garis yang berpotongan tegak lurus yang disebut sumbu mendatar dan sumbu tegak
  298. ortogonal berhubungan dengan sudut tegak lurus atau 90°
  299. ortonormal sifat vektor-vektor yang saling ortogonal dan mempunyai norma satu
  300. pangkat eksponen
  301. parabola garis lengkung datar yang terbentuk jika suatu bidang memotong kerucut sejajar dengan garis potong titik sudut puncak dengan salah satu titik pada keliling alas
  302. paraboloid permukaan yang irisan bidangnya membentuk parabola, elips atau hiperbola
  303. paraboloid elipsis paraboloid yang irisan bidang membentuk elips
  304. paraboloid hiperbolik paraboloid yang irisan bidangnya membentuk hiperbola
  305. pekali bilangan yang dikalikan
  306. pelenyapan proses menurunkan sistem persamaan lain dari sistem persamaan semula yang tidak lagi mengandung bilangan tertentu yang dilenyapkan dan dipenuhi oleh nilai bilangan lain yang tersisa; eliminasi
  307. pembagi bilangan yang digunakan untuk membagi
  308. pembagian integer pembagian bilangan integer
  309. pembeda bilangan yang membedakan suku-suku dalam deret hitung, berupa selisih antara nilai-nilai suku yang berurutan
  310. pembilang angka dalam pecahan menunjukkan yang dibagi (terletak di sebelah atas)
  311. penambah bilangan yang ditambahkan kepada bilangan lain (dalam penjumlahan)
  312. pendiagonalan proses mencari bentuk diagonal dari suatu matriks; diagonalisasi
  313. pengoperasi besaran yang menjalankan operasi matematika
  314. pengurang bilangan yang digunakan untuk mengurangi
  315. penjamin orang yang bertugas menyeleksi risiko untuk kepentingan asuransi dan menentukan berapa nilai serta persyaratan apa saja yang harus dikenakan terhadap risiko tertentu
  316. pentadekagon segi lima belas
  317. periode kelompok bilangan yang selalu berulang dalam pecahan
  318. permukaan bola himpunan titik-titik yang berjarak sama terhadap satu titik yang disebut pusat
  319. permukaan kerucut permukaan yang merupakan gabungan semua garis yang melalui sebuah titik dan memotong sebuah lengkung yang tetap
  320. permukaan kerucut lingkar permukaan kerucut yang lengkungan arahnya berupa lingkaran dan puncaknya terletak pada garis yang melalui pusat lingkaran dan tegak lurus pada bidang lingkaran itu
  321. permukaan silindris permukaan yang terdiri atas semua garis yang sejajar dengan sebuah garis yang diketahui dan memotong suatu lengkungan yang bidangnya sejajar dengan garis yang diketahui itu
  322. permukaan tabung permukaan yang terdiri atas semua garis yang sejajar dengan sebuah garis yang diberikan dan memotong suatu lengkungan yang diberikan
  323. persamaan kalimat terbuka yang memuat hubungan sama dengan "=" yang belum jelas kebenarannya, sehingga perlu dibuktikan dengan mencari pengganti nilai dari variabel (peubah) yang diberikan, misalnya x+2y=6
  324. persamaan linier persamaan matematika yang mengandung variabel yang pangkat tertingginya adalah 1, disebut juga persamaan garis lurus karena ketika digambar pada sistem koordinat kartesius grafiknya membentuk garis lurus, misalnya y=mx+k
  325. perubah simbol yang digunakan untuk menyatakan unsur yang tidak tentu dalam suatu himpunan; peubah
  326. poligon segi banyak (bidang rata yang sudut atau sisinya lebih dari empat)
  327. polinomial ekspresi aljabar yang terdiri atas jumlah dari beberapa suku yang tiap sukunya memiliki tetapan dan peubah
  328. prima nisbi sifat dua bilangan bulat yang hanya mempunyai faktor pembagi persekutuan; prima relatif
  329. prima relatif prima nisbi
  330. prisma bidang banyak yang memiliki sepasang sisi sejajar dan sebangun yang disebut alas dan sisi-sisi lain yang disebut tinggi
  331. prisma beraturan prisma yang alas-alasnya berupa segi banyak beraturan
  332. prisma segi empat prisma yang alas-alasnya berupa segi empat
  333. prisma segi enam prisma yang alas-alasnya berupa segi enam
  334. prisma segi lima prisma yang alas-alasnya berupa segi lima
  335. produk hasil kali
  336. prolat benda putar yang diperoleh apabila elips diputar mengelilingi sumbu panjangnya
  337. prolat berbentuk lonjong tiga dimensi
  338. puncak sudut titik pangkal sinar pembentuk sudut
  339. pusat berat segitiga titik potong dari ketiga garis tinggi suatu segitiga
  340. pusat dalam segitiga titik potong dari ketiga garis tinggi segitiga
  341. pusat lengkung titik yang terletak sedemikian rupa terhadap sebuah lengkung sehingga lengkung simetris terhadap titik tersebut
  342. rank jumlah baris atau kolom yang independen secara linear dalam matriks
  343. repeten angka atau kelompok angka yang selalu berulang dalam pecahan perpuluhan
  344. resiprok kebalikan
  345. sebangun memiliki bentuk atau sudut yang sama, tetapi ukuran bangun geometrisnya berbeda
  346. segi banyak bangun pada bidang rata yang sudut atau sisinya lebih daripada tiga
  347. segitiga bangun yang dibentuk dengan menghubungkan tiga buah titik P₁, P₂, dan P₃ yang tidak segaris (sebagai titik sudutnya) dengan ruas-ruas garis P₁ P₂, P₂ P₃, dan P₃ P₁
  348. segmen tembereng
  349. segmen lingkaran daerah yang dibatasi oleh busur lingkaran dan tali busurnya (garis yang memotong busur tersebut)
  350. sekan garis lurus yang mempunyai satu titik persekutuan atau lebih dengan suatu lengkungan, jarak titik persekutuan bergantung pada posisi bentuk lengkungan
  351. sektor tembereng tajam (bagian bulatan yang berbatas dua garis lurus yang ditarik dari keliling ke titik pusat bulatan)
  352. sikloid lintasan yang dilalui oleh suatu titik pada keliling lingkaran jika titik itu bergulir sepanjang garis lurus
  353. sistem biner sistem penulisan bilangan dengan menggunakan dua simbol, yaitu 0 dan 1; bilangan basis dua
  354. skedastik distribusi galat
  355. skedastik perihal distribusi galat
  356. sudut bangun yang dibuat oleh dua garis yang berpotongan di sekitar titik potongnya
  357. sudut tempat yang jauh-jauh dan tidak mudah dikunjungi; pelosok
  358. sudut segi (arah pandangan, pokok, atau dasar pandangan yang tentu)
  359. sudut alas dua sudut dalam sebuah segitiga dengan alas segitiga itu sebagai kaki persekutuan
  360. sudut lurus sudut dengan kedua sisinya terletak pada garis lurus yang sama, tetapi terentang ke arah yang berlawanan dari titik sudutnya; sudut yang besarnya 180°
  361. sudut nol sudut yang dibentuk oleh dua sinar yang berasal dari titik yang sama dan dalam arah yang sama sehingga keduanya berimpit; sudut yang besarnya 0°
  362. sudut puncak sudut dalam sebuah segitiga yang berhadapan dengan alasnya
  363. sudut siku-siku bangun yang terjadi ketika dua garis berpotongan tegak lurus; sudut yang besarnya 90°
  364. suku bilangan yang menyusun deret
  365. sumbu mendatar garis mendatar yang berpotongan tegak lurus dengan garis lain pada suatu bidang
  366. sumbu tegak garis vertikal yang berpotongan tegak lurus dengan garis lain pada suatu bidang
  367. tanda bagi tanda untuk menyatakan habis dibagi atau pembagian (titik dua :)
  368. tanda pangkat tanda yang menyatakan perpangkatan (pergandaan) suatu bilangan
  369. tanda sama (dengan) tanda (=) untuk menyatakan bahwa bilangan yang ada di sebelah kiri sama nilainya dengan yang ada di sebelah kanan
  370. tangen garis yang mengenai satu titik pada keliling bulatan
  371. tembereng bagian dari bidang lingkaran yang berbatas sebagian dari keliling lingkaran
  372. tembereng tajam bagian lingkaran yang berbatas sebagian dari keliling dan dua jari-jari
  373. tetragon segi empat
  374. tinambah bilangan yang ditambahkan pada bilangan lain
  375. tinggi kerucut jarak puncak berupa panjang garis dari puncak yang tegak lurus pada alas, antara puncak dan titik potongnya dengan alas
  376. trapesium bangun segi empat yang dua buah sisinya sejajar, tetapi tidak sama panjang
  377. tres jumlah elemen diagonal pada matriks
  378. tripel himpunan atau kelompok yang terdiri atas tiga buah
  379. tripel memiliki tiga unsur, tiga fase, atau tiga himpunan
  380. trivial bernilai nol
  381. X kesatuan yang tidak (belum) diketahui
  382. Y kesatuan ke-2 yang tidak (belum) diketahui
  383. Z kesatuan ke-3 yang tidak (belum) diketahui

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan mekanika:

  1. derek portal derek pengangkat dengan tiang dan balok menjulur yang bergerak sepanjang rel atau ban untuk menangani peti kemas; derek jembatan
  2. injeksi proses, cara, perbuatan memasukkan atau menyemprotkan bahan bakar melalui pompa ke dalam silinder bagian dalam mesin pembakaran internal dan menghilangkan penggunaan karburator
  3. injeksi bahan bakar sistem mekanis yang bahan bakarnya dikurangi menjadi semprotan halus dan disuntikkan langsung ke dalam silinder mesin pembakaran internal
  4. menara pendingin perangkat pendingin air panas dalam kondensor lewat kontak dengan udara, sebagian air diuapkan dan sisanya disuntikkan kembali ke dalam kondensor
  5. mengendalakan mengendalikan atau membatasi gerakan (benda atau massa) dalam cara atau arah tertentu
  6. mesin pengantar mesin untuk mengangkut pengangkat material yang terdiri atas sabuk di atas roda berputar yang digunakan untuk mengangkut batu bara dari tambang
  7. penyeimbangan proses menyeimbangkan roda kendaraan dengan menggunakan alat tertentu
  8. roda gigi pacu roda gigi yang menghubungkan dua batang sejajar dan mengubah kecepatan dan gaya rotasi (seperti pada sistem transmisi mobil)
  9. roda gigi siku-siku putar roda gigi yang menghubungkan dua batang tegak lurus dan mengubah arah rotasi (seperti pada dongrak)
  10. roda gigi ujung sayap roda gigi yang mengubah gerakan rotasi menjadi gerakan horizontal atau sebaliknya (seperti pada setir mobil)
  11. roda gigi ulir roda gigi untuk memutar roda, memperlambat kecepatan rotasi antara dua as roda tegak lurus
  12. sistem katrol ganda sistem mekanisme dua katrol yang dihubungkan tali untuk mengangkat beban dengan menggunakan satu atau lebih katrol untuk mengurangi tenaga yang diperlukan
  13. sistem pelumasan sistem sirkulasi oli pada mesin untuk mengurangi gesekan di antara bagian yang bergerak
  14. sistem roda gigi sistem mekanisme bagian bergigi yang berkaitan untuk menyalurkan gerakan rotasi batang
  15. sistem tuas sistem mekanis yang terdiri atas batang berputar pada penumpu untuk mengangkat beban, jumlah usaha yang dibutuhkan bergantung pada posisi tumpuan dan panjang batang

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan metalurgi:

  1. apron penghalang yang dipasang pada sisi kiri kanan ujung ban berjalan, terbuat dari pelat logam, papan, atau karet untuk mencegah agar material tidak berceceran
  2. baja aktif baja yang tidak mengalami deoksidasi sehingga terjadi pelepasan gas dan baja, seperti mendidih pada saat proses pembekuan; baja rim
  3. baja cepat baja yang tahan panas dan tahan aus, digunakan untuk bahan perkakas pemotong, rol pembuat pelat logam, cetakan logam, dan bagian mesin yang harus tahan aus
  4. baja karbon baja dengan karbon sebagai unsur utamanya, jumlah kandungannya 0,12% - 2,0%, bukan termasuk baja tahan karat
  5. baja lunak baja dengan kandungan karbon sampai dengan 0,20% dan tidak mengandung unsur lain selain silikon dan mangan, banyak digunakan sebagai bahan konstruksi baja karena mudah dilas dan dibentuk
  6. baja rim baja aktif
  7. elektrometalurgi cabang metalurgi yang berkaitan dengan penggunaan aliran listrik untuk proses elektrolit atau sebagai sumber panas
  8. emas bebas emas yang permukaannya bersih dan siap untuk diproses dengan amalgamasi setelah pembebasan dengan permukaan
  9. ingot logam cair yang telah dicetak dalam bentuk tertentu dan siap untuk diproses lebih lanjut
  10. juru las orang yang ahli melakukan berbagai proses pengelasan sesuai prosedur yang berlaku
  11. lakur bercampur (tentang logam)
  12. nikel tembaga paduan nikel dan tembaga yang digunakan dalam pembuatan bahan pengecoran tahan asam dan perunggu
  13. sinter hasil menyinter

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan meteorologi:

  1. aeronomi ilmu tentang fisika dan kimia atmosfer atas
  2. air higroskopis uap air yang semula terdapat di dalam atmosfer dan kemudian terserap oleh partikel tanah
  3. akustika meteorologi cabang meteorologi tentang suara yang berasal dari atmosfer dan pengaruhnya terhadap berbagai keadaan atmosfer
  4. altokumulus awan yang berwarna putih hingga abu-abu, berbentuk gundukan seperti gelombang yang tersusun dalam suatu lapisan atau tumpukan datar, pada ketinggian 4—6 km dan termasuk dalam kelompok awan tengah
  5. altostratus awan berbentuk lapisan-lapisan berwarna keabu-abuan dan termasuk awan tengah yang tingginya sekitar 3—6 km sehingga matahari atau bulan yang terletak di belakangnya tampak seperti di belakang kaca tembus cahaya, tetapi tidak menyebabkan perubahan lingkar matahari atau lingkar bulan
  6. anakan siklon tropis kecil yang sering diikuti dengan gangguan yang lebih hebat
  7. analisis cuaca analisis sinoptis
  8. analisis isentropik analisis proses fisis dan dinamis di dalam atmosfer
  9. analisis isotak analisis distribusi kecepatan angin pada suatu bidang permukaan isobarik, permukaan isentropik, dan sebagainya dengan menggunakan isotak
  10. analisis sinoptik analisis berdasarkan peta sinoptik untuk mempelajari keadaan atmosfer di atas suatu daerah dengan menggunakan konsep massa udara, fron, dan sebagainya
  11. analisis tekanan analisis sinoptik yang menggambarkan distribusi ruang tekanan atmosfer dengan menggunakan isobar
  12. angin alobar komponen angin yang secara teoretis dinyatakan sebagai akibat perubahan tekanan terhadap waktu yang tidak seragam
  13. angin anabatik angin lokal yang bertiup mendaki lereng lembah dan pegunungan pada siang hari; angin lembah
  14. angin antitriptik angin yang ditimbulkan oleh keseimbangan antara gaya horizontal akibat tekanan dan gaya gesekan, apabila gaya lain diabaikan
  15. angin atas angin dalam atmosfer yang tidak dekat dengan permukaan bumi
  16. angin barat gerakan udara yang bertiup dari arah barat secara tetap dan kuat
  17. angin barat khatulistiwa angin barat yang sering terdapat di daerah palung khatulistiwa
  18. angin barat laut angin yang arah utama datangnya dari barat laut
  19. angin barat utama angin barat yang kuat dan tetap, bertiup sepanjang tahun di daerah 40°–60° lintang di atas lautan dan sekitarnya
  20. angin bawah geostrofik angin yang kecepatannya lebih kecil daripada kecepatan angin geostrofik yang bersangkutan
  21. angin bawah gradien angin yang kecepatannya lebih kecil daripada kecepatan angin gradien yang bersangkutan
  22. angin gending angin kencang tipe fohn yang berembus pada musim kemarau dan sifatnya panas serta kering, dapat merusak tanaman terdapat di daerah Pasuruan, Jawa Timur
  23. angin geostrofik angin yang ditimbulkan oleh keseimbangan antara gaya tekanan horizontal dan gaya Coriolis, arahnya sejajar dengan isobar lurus atau kontur lurus
  24. angin gradien angin yang timbul karena keseimbangan antara gaya gradien tekanan horizontal, gaya Coriolis, dan sentrifugal dari gerakan udara yang lintasannya melengkung, arahnya sejajar dengan isobar atau kontur yang melengkung
  25. angin gunung angin katabatik yang bertiup pada malam hari dan pada jam-jam pertama setelah matahari terbit, dari arah lereng gunung menuju lembah dan dataran rendah
  26. angin haluan ekuivalen angin membujur ekuivalen yang bertiup dari depan pesawat terbang dan sebagainya
  27. angin ionosferik angin partikel barion yang bergerak bersama-sama dengan gerakan udara di lapisan bawah ionosfer
  28. angin katabatik angin lokal yang berembus pada malam hari dari lereng gunung atau pegunungan ke lembah
  29. angin kencang gerakan udara yang mempunyai kecepatan antara 22–26 knot (mil per jam)
  30. angin kumbang angin kencang tipe fohn yang sifatnya panas dan kering, dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman, seperti tebu, terdapat di daerah Cirebon, Jawa Barat
  31. angin lokal angin yang bertiup dalam daerah terbatas yang disebabkan oleh keadaan setempat
  32. angin lokal gerakan udara yang untuk sementara waktu memperoleh sifat tertentu yang disebabkan oleh keadaan setempat
  33. angin membujur ekuivalen gerakan angin yang arahnya sejajar dengan arah pesawat terbang dan sebagainya
  34. angin menganan perubahan arah angin mengikuti arah jarum jam di kedua belahan bumi
  35. angin mengiri perubahan arah angin sehingga berlawanan dengan arah putaran jarum jam
  36. angin nyata vektor angin relatif terhadap permukaan bumi, untuk benda bergerak besarnya sama dengan jumlah vektor dari angin semu dan kecepatan benda
  37. angin pasat angin di lapisan bawah atmosfer, bertiup di daerah luas dan berasal dari daerah antisiklon subtropis menuju ke khatulistiwa, arah utama angin ini dari timur laut di belahan bumi bagian utara dan dari tenggara di belahan bumi bagian selatan
  38. angin pasat tenggara angin pasat di belahan bumi selatan
  39. angin pasat timur laut angin pasat di belahan bumi utara
  40. angin permukaan angin yang bertiup di dekat permukaan bumi, pada umumnya diukur pada ketinggian 10 m dari permukaan tanah di lapangan terbuka
  41. angin pilin angin yang berputar dalam ukuran kecil; lesus
  42. angin resultan vektor angin yang merupakan keseluruhan jumlah beberapa vektor angin yang lain
  43. angin selatan angin yang arah utamanya bertiup dari selatan
  44. angin siklostrofik angin yang ditimbulkan oleh keseimbangan antara gaya gradien tekanan horizontal dan gaya sentrifugal akibat gerakan udara yang lintasannya melengkung dan tidak terdapat gaya lain
  45. angin silang angin yang bertiup dengan arah tegak lurus terhadap arah gerakan relatif benda terhadap permukaan bumi
  46. angin supergeostrofik angin yang kecepatannya lebih besar daripada kecepatan angin geostrofik yang bersangkutan
  47. angin supergradien angin yang kecepatannya lebih besar daripada kecepatan angin gradien yang bersangkutan
  48. angin tenggara gerakan udara yang arah utamanya bertiup dari tenggara
  49. angin tenggara mandi gerakan udara kencang dari tenggara disertai kabut yang ditimbulkan oleh bergeloranya gelombang laut
  50. angin timur gerakan udara yang arah utamanya bertiup dari timur
  51. angin timuran angin timur
  52. angin timuran ekuatorial angin timur di daerah khatulistiwa, terdapat di daerah pertemuan antara angin pasat timur laut dan angin pasat tenggara
  53. angin timuran subtropis angin pasat yang dangkal, terdapat di dalam daerah yang sempit dengan perubahan arah dan kecepatan ke arah vertikal yang tampak jelas
  54. angin timuran tropis angin timur di daerah tropis yang hanya meliputi daerah yang sempit dengan perubahan arah ataupun kecepatannya ke arah vertikal yang tampak jelas
  55. angin umum gerakan udara di suatu tempat yang arahnya mempunyai frekuensi paling tinggi daripada angin yang lain
  56. angin utara gerakan udara yang arah utamanya bertiup dari utara
  57. anomali iklim selisih antara nilai unsur iklim pada suatu tempat dan nilai rata-rata unsur itu sepanjang garis lintang yang melalui tempat itu
  58. anomali iklim penyimpangan tinggi unsur iklim terhadap nilai normal
  59. antipasat arus udara dengan komponen barat, yang di berbagai daerah subtropis di kedua belahan bumi kadang-kadang mengalir dalam angin pasat
  60. antisiklogenesis proses atau peningkatan peredaran antisiklonik
  61. antisiklon daerah atmosfer yang bertekanan lebih tinggi daripada daerah di sekitarnya pada ketinggian yang sama
  62. antisiklon panas antisiklon yang suhu di dalamnya lebih tinggi
  63. antisiklon penghalang antisiklon daerah sedang yang bergerak lambat dan dalam peta sinoptik terlihat sebagai rintangan yang menghalangi gerakan depresi ekstratropis yang bergerak dari arah barat ke timur
  64. antisiklon subtropis deretan daerah tekanan tinggi yang sumbunya hampir sejajar dengan garis lintang geografi, letaknya di sekitar 35° lintang dan tidak banyak mengalami perubahan sepanjang tahun
  65. antisiklosis proses melemah atau berhentinya peredaran antisiklonis
  66. arah angin arah yang menyatakan dari mana datangnya angin
  67. arus dasar aliran atmosfer secara teoretis yang dibuat dengan tidak memperhitungkan pengaruh pelbagai gangguan atmosfer
  68. arus sentakan arus listrik yang kuat dan datang secara mendadak serta berlangsung dalam waktu yang singkat, sering diakibatkan oleh badai guntur
  69. atmosfer bebas bagian atmosfer di atas lapisan gesekan, tempat udara bebas bergerak di dalamnya tanpa gesekan atau dengan gesekan yang dapat diabaikan
  70. atmosferisotermal model atmosfer dengan udara yang memiliki suhu maya sama pada setiap ketinggian
  71. aurora australis cahaya terang yang kadang-kadang terlihat pada malam hari di langit belahan bumi selatan
  72. aurora borealis cahaya terang yang kadang-kadang terlihat pada malam hari di langit belahan bumi utara
  73. aurora busur aurora berbentuk pita cahaya mengembang yang melintas langit dengan titik tertinggi terletak pada arah meridian magnetik
  74. aurora korona aurora yang tampak terpancar dari suatu titik di langit
  75. aurora pita aurora berbentuk pita-pita cahaya yang membentang di langit yang dapat atau tidak memiliki struktur cahaya
  76. aurora tirai aurora berbentuk panjang seperti tirai
  77. awan campur awan yang mengandung campuran antara butiran es dan butiran air di bawah titik beku
  78. awan golak-galik awan yang terbentuk di bagian atas lapisan golak-galik dalam atmosfer
  79. awan jamur awan ledakan
  80. awan ledakan awan yang terbentuk dari asap dan abu yang menyertai ledakan kuat; awan jamur
  81. awan luncur awan yang terbentuk akibat kondensasi yang terjadi di bagian bawah massa udara yang meluncur di atas fron
  82. awan pelangi awan sirostratus atau sirokumulus yang bagian tepinya berwarna merah dan hijau berkilauan
  83. badai elektrik keadaan medan listrik atmosfer yang terganggu pada atmosfer bagian bawah, timbul apabila angin kencang bertiup dan banyak debu dalam udara
  84. badai fohn badai yang biasanya timbul pada bulan Oktober di jajaran gunung Alpen
  85. badai guntur badai lokal yang ditimbulkan oleh awan kumulonimbus dan selalu disertai dengan kilat dan guntur
  86. badai guntur pelepasan muatan listrik secara mendadak di udara satu kali atau lebih yang ditandai dengan kilatan cahaya dan disertai bunyi guntur
  87. badai guntur fron badai guntur yang ditimbulkan oleh fron
  88. badai guntur fron dingin badai guntur yang ditimbulkan oleh fron dingin
  89. badai guntur konvektif badai guntur yang disebabkan oleh proses konveksi udara
  90. badai guntur lataan badai guntur yang timbul karena ketakmantapan statik, dihasilkan oleh lataan udara yang cukup dingin pada paras tinggi atau udara cukup panas pada paras rendah atau gabungan keduanya
  91. badai guntur paras tinggi badai guntur yang ketinggian dasarnya lebih tinggi dari 8000 kaki
  92. badai guntur perenggan badai guntur yang menyertai perenggan dingin
  93. badai hujan peristiwa meteorologi yang dicirikan oleh curah hujan
  94. badai tropis siklon tropis yang intensitasnya kurang kuat
  95. balon layangan balon penggantung alat-alat meteorologi yang melayang pada ketinggian tetap
  96. balon pandu balon yang digunakan untuk menghitung arah dan kecepatan angin pada berbagai ketinggian dalam atmosfer
  97. banglas jarak pandang yang terjauh pada siang hari atau malam
  98. baratan daerah yang terletak di antara lintang 35° dan 65° di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
  99. barograf barometer yang dapat merekam sendiri
  100. barogram gambar dalam pias sebagai hasil rekaman barograf
  101. barometri studi tentang hal yang berhubungan dengan pengukuran tekanan atmosfer dan yang dititikberatkan pada hal-hal yang bersangkutan dengan koreksi berbagai barometer
  102. barotropik sifat atmosfer yang bidang isobarnya sejajar dengan bidang isoterm tanpa perubahan angin dan gerak vertikal
  103. batas iklim batas yang memisahkan dua daerah yang berbeda tipe iklimnya
  104. baur aliran daerah tempat merenggangnya jarak di antara garis alir di dalam suatu medan alir; difluens; difluensi
  105. belalai air air yang memancar ke atas keluar dari permukaan air (laut), berbentuk seperti belalai, terjadi karena air beroleh pusaran angin yang kuat di bawah awan kumulonimbus
  106. beting awan satu jenis yang sambung-menyambung dan mempunyai tinggi dasar yang hampir sama, umumnya hanya menutup sebagian kecil langit dan memiliki ukuran mendatar yang memanjang
  107. bora angin dingin yang bertiup turun dari pegunungan, yang pada waktu mencapai dataran rendah berubah menjadi panas
  108. busur fajar pita cahaya lemah yang tampak di ufuk pada waktu matahari terbenam atau sebelum matahari terbit
  109. busur lingkar zenit lengkungan terang yang melingkari bulan atau matahari seperti halo yang titik pusatnya terletak pada titik zenit
  110. busur senja busur fajar
  111. busur tangen jenis lingkar halo yang menyinggung halo lain
  112. cadar awan hamparan awan tipis tembus cahaya yang menutupi matahari atau bulan
  113. campur lingkungan percampuran udara lingkungan ke dalam awan dengan arus udara, biasanya bergerak vertikal ke atas
  114. celah fohn celah dalam awan fohn yang terdapat di lapisan udara di atas gunung
  115. cincin uskup lingkaran cahaya keputih-putihan yang mengelilingi matahari atau bulan dengan jari-jari/sudut kurang lebih 22°
  116. cirit bintang benda kecil bercahaya (seperti bintang) yang jatuh dari langit; bintang beralih
  117. corong awan awan yang merentang dari dasar awan lain dan mencapai tanah, dapat berputar karena ditiup oleh angin yang sangat kencang
  118. cuaca berlangsung cuaca yang sementara berlangsung ketika berita cuaca dikirimkan
  119. cuaca laik keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yang memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang
  120. cuaca terang keadaan cuaca yang ditandai dengan tidak adanya curahan hujan dan kurang dari empat persepuluh langit tertutup oleh awan rendah
  121. curahan hidrometer yang terdiri atas kumpulan partikel air dalam bentuk cair atau padat, yang jatuh dari awan atau kelompok awan dan mencapai permukaan bumi
  122. curahan frontal hujan atau curahan dari awan di sepanjang atau di dekat permukaan
  123. curahan guntur hujan atau curahan guntur dari awan
  124. curahan konvektif hujan atau curahan dari golakan awan di dalam atmosfer
  125. curahan orografik hujan atau curahan yang disebabkan oleh naiknya udara di atas barisan rintangan
  126. daerah adiabatik daerah dengan distribusi vertikal suhu yang ditentukan oleh konveksi
  127. daerah adiabatik istilah untuk trofosfer
  128. daerah fron daerah pertemuan antara dua massa udara yang berlainan kerapatannya
  129. daerah rendah isobar sistem isobar tertutup yang pusatnya merupakan daerah yang selama selang waktu tertentu mempunyai penurunan tekanan maksimum
  130. daerah tinggi isobar sistem isobar tertutup yang pusatnya merupakan daerah yang selama selang waktu tertentu mempunyai kenaikan tekanan maksimum
  131. dalil resonansi dalil yang menerangkan besarnya amplitudo komponen semiharian surya dari pasang surut atmosfer sebagai dasar resonansi dari isolasi gelombang atmosfer pada periode yang sama
  132. dasar awan bagian terendah dari awan yang tingkat ketaktampakannya bertambah jelas dari keadaan atmosfer cerah atau kabut
  133. daur hidrologi daur yang menunjukkan proses ulang secara terus-menerus dari bentuk air dalam udara
  134. daya angin jumlah bahan partikel yang mungkin tersangkut ke atas (per satuan volume udara) oleh angin pada suatu kecepatan
  135. daya pendinginan jumlah panas yang diperlukan oleh suatu alat ukur (termometer, frigometer) untuk mempertahankan tingkat suhu yang tetap terhadap pendinginan udara di sekitarnya
  136. daya penguapan penguapan potensial air di dalam evaporimeter
  137. debu kosmik debu di dalam atmosfer yang sumber asalnya ada di luar atmosfer
  138. debu meteor debu yang berasal dari meteor yang ada di dalam atmosfer
  139. depegram garis lengkung atau kurva yang berhubungan dengan hasil pengamatan radiosonde yang menyatakan besar titik embun sebagai fungsi tekanan
  140. depresi daerah yang bertekanan rendah
  141. depresi balik pusat tekanan rendah di daerah bertekanan tinggi
  142. depresi balik terjadinya tekanan rendah pada saat musim dingin
  143. depresi balik pembalikan arah gerak daerah depresi yang berlawanan dengan gerak dasarnya
  144. depresi bola basah beda antara suhu yang ditunjukkan termometer bola kering dan suhu yang ditunjukkan termometer bola basah pada psikometer
  145. depresi oklusi daerah depresi tempat terjadinya oklusi
  146. depresi orografis depresi yang terbentuk di belakang rintangan orografis
  147. derajat hari angka yang menunjukkan perbedaan antara tinggi suhu rata-rata suatu hari dan tinggi suhu patokan
  148. diagram hamburan cahaya diagram distribusi ruang dan intensitas cahaya hamburan di sekitar partikel yang menyebabkan hamburan itu
  149. diagram kenyamanan diagram dengan koordinat suhu dan kelembapan udara, terutama digunakan untuk mempelajari kenyamanan iklim
  150. diagram klimatologi grafik yang memberikan informasi tentang iklim
  151. difluensi bentuk garis angin atau isobar yang memancar
  152. difluensi baur aliran
  153. dinding awan massa awan berbentuk cincin, umumnya tanda awal munculnya tornado
  154. dinding debu bagian muka badai debu atau badai pasir, tampak seperti dinding yang sangat tinggi dan biasanya bergerak cepat
  155. dinding fon awan yang tampak seperti dinding vertikal
  156. doldrum daerah bertekanan rendah (minimum) di sekitar khatulistiwa, tempat udara panas selalu naik dan agak jarang angin; daerah tenang khatulistiwa; daerah angin mati
  157. efek umker keganjilan aktivitas ultraungu di sekitar zenit yang diakibatkan oleh adanya lapisan ozon pada lapisan atas pada saat matahari berada di dekat ufuk
  158. elektrosonde alat untuk mengukur potensial listrik atmosfer, biasanya disatukan dengan radiosonde
  159. elevasi titik nol barometer elevasi permukaan air raksa dalam bejana barometer di stasiun meteorologi
  160. emanometer alat untuk mengukur konsentrasi radar dalam atmosfer
  161. embun endapan tetes air yang terdapat pada benda dekat atau di permukaan tanah yang terbentuk akibat pengembunan uap air dari udara di sekitarnya
  162. es bening ibun bening
  163. estegram lengkungan atau kurva yang di hasilkan oleh pengamatan radiosonde dan yang menyatakan hubungan antara suhu bola basah semu sebagai fungsi tekanan
  164. evaporivitas jumlah uap yang dapat dilepaskan oleh satu satuan luas permukaan air murni dalam tiap satuan waktu
  165. evaporograf evaporimeter yang dapat merekam besarnya penguapan selama waktu pengukuran
  166. evaporogram hasil rekaman alat evaporograf
  167. faktor keruh perbandingan antara koefisien penghilangan atmosfer sejati dan koefisien penghilangan molekul
  168. fase antarglasial kurun waktu pada zaman es ketika lapisan es meluas ke arah khatulistiwa
  169. fibratus spesies awan dari genus awan sirus dan siro stratus yang berbentuk tipis berlapis-lapis dan dengan lengkungan yang kurang teratur
  170. flokus spesies awan yang tiap bagiannya berupa berkas kecil yang tampak seperti awan kumulus dengan bagian bawahnya kasar dan sering disertai virga
  171. fluks olak laju pemindahan massa udara yang dibawa oleh olak dalam aliran golak-galik
  172. fluks radiasi perpindahan energi radiasi dalam tiap satuan waktu
  173. fluks terang fluks cahaya yang tampak
  174. fraktus awan yang berbentuk tidak teratur sehingga terdapat pecahan awan yang di sana sini tampak jelas
  175. frigorigraf frigorimeter yang dapat mencatat atau merekam sendiri
  176. frigorimeter alat untuk mengukur daya pendingin udara dalam daerah suhu sekitar 36,5°C
  177. fron anabatik fron di bawah udara panas
  178. fron angin pasat fron yang biasanya terjadi di musim panas, sebagai batas antara angin pasat samudra dan udara panas dari benua di sekitarnya
  179. fron antartik fron yang berkembang sangat luas, berasal dari daerah tekanan tinggi di daerah lintang selatan yang memisahkan udara antartik dari udara kutub yang lebih panas
  180. fron antartropik fron yang memisahkan angin pasat belahan bumi utara dan angin pasat belahan bumi selatan
  181. fron arktika fron yang terdapat di daerah lintang tinggi belahan bumi utara, yang memisahkan udara arktika yang dingin dari udara daerah arktika yang kurang dingin
  182. fron baur fron yang sukar ditentukan pada peta meteorologi permukaan karena perbedaan unsur-unsur di sekitar fron terlalu kecil sedangkan daerahnya terlalu luas
  183. fron dingin fron tempat udara dingin mendesak dan menggantikan tempat udara panas
  184. fron kata fron katabatik
  185. fron katabatik fron tempat udara panas bergerak turun di sepanjang dan di atas permukaan udara dingin yang terdapat di bawahnya
  186. fron khatulistiwa fron antartropik
  187. fron mediterania fron yang biasa timbul di daerah mediterania
  188. fron oklusi fron yang memisahkan dua massa udara dingin yang berhubungan karena proses oklusi
  189. fron semu fron pada lapisan atmosfer bagian bawah yang timbul karena adanya perbedaan suhu udara atau perbedaan unsur meteorologi yang lain
  190. fron tersamar fron yang sebenarnya ada, tetapi tidak terlihat pada peta meteorologi permukaan, antara lain karena adanya pengaruh radiasi setempat
  191. fron utama fron yang merupakan batas antara dua massa udara yang masing-masing berasal dari daerah geografis yang berbeda, misalnya fron arktika, fron antartropik
  192. galaksi redup galaksi yang hanya memiliki bintang, tersembunyi dalam gumpalan materi gelap yang mengelilingi galaksi Bima Sakti
  193. galat pemepatan kesalahan pada ramalan numerik akibat penggunaan metode beda terhingga
  194. gambar kode susunan berita meteorologi yang dituliskan dengan sandi (kode) yang ditetapkan secara internasional atau regional
  195. gangguan atmosfer setiap jenis gangguan terhadap keseimbangan atmosfer
  196. gangguan ionosfer mendadak perubahan mendadak keadaan fisik bagian bawah atmosfer, umumnya berlangsung lebih singkat daripada badai ionosfer
  197. garis angin garis yang merupakan kumpulan titik singgung vektor kecepatan angin pada suatu saat
  198. garis badai garis atau jalur tempat terjadinya badai
  199. garis divergensi garis yang menghubungkan titik-titik dan tempat-tempat yang mempunyai harga divergensi mendatar maksimum
  200. garis isantesik garis pada peta yang menghubungkan daerah-daerah tempat suatu jenis tumbuhan berbunga pada waktu bersamaan
  201. garis kabur batas antara udara kabur di bawah lapisan inversi dan udara cerah di atasnya, dapat terlihat jelas dari kapal terbang
  202. garis kemantapan garis atau pita daerah yang tidak bersifat frontal
  203. garis ketebalan garis-garis pada peta yang menunjukkan bahwa tempat-tempat pada suatu garis memiliki ketebalan lapisan yang sama
  204. garis konvergen garis yang memiliki harga konvergen mendatar maksimum
  205. garis punggung garis khayal dalam daerah punggung tekanan yang memiliki kelengkungan isobar, antisiklonal atau kontur yang maksimum
  206. garis sentakan garis yang dibuat dalam suatu daerah yang menyatakan bahwa di sepanjang garis itu terdapat perubahan kecepatan angin yang besar
  207. gaya angin angka atau skala kekuatan angin yang berkaitan dengan laju angin
  208. gaya angin gaya yang ditimbulkan oleh angin
  209. gaya koriali gaya yang ditimbulkan oleh rotasi bumi
  210. gejala difraksi gejala yang timbul dalam bayangan geometrik yang disebabkan oleh suatu benda rintangan karena kelokan sejumlah sinar yang mengenai benda rintangan itu
  211. gelombang bawah angin gelombang yang terjadi di dalam arus udara di atas daerah suara angin suatu pegunungan atau gunung; gelombang pegunungan
  212. gelombang dalam gelombang pada permukaan batas atau pemisah yang amplitudonya menurun secara eksponensial terhadap jarak permukaan batas itu
  213. gelombang dingin gelombang udara sangat dingin yang merambat ke daerah yang luas
  214. gelombang dingin keadaan udara (berlaku di Amerika) dengan penurunan suhu yang sangat cepat disertai dengan suhu minimum yang rendah
  215. gelombang fon gelombang udara di atas daerah fon
  216. gelombang fron lekukan fron yang tergambar pada peta meteorologi yang berkaitan dengan perkembangan tingkat pertama suatu depresi di luar daerah tropik
  217. gelombang fron gelombang mendatar sebagai gerakan deformasi fron pada lapisan atmosfer bawah, biasanya diikuti oleh sirkulasi sinklonik maksimum di atasnya yang dapat berkembang menjadi gelombang siklon
  218. gelombang harian gelombang sinus dengan selang waktu 24 jam, yang memperlihatkan perubahan besar meteorologi sepanjang siang dan malam hari
  219. gelombang kelembapan gelombang yang ditimbulkan oleh pengaruh kelembapan bersama rotasi bumi
  220. gelombang kelembapan gerak gelombang yang tidak menimbulkan energi selain energi kinetik yang ada
  221. gelombang ledakan gelombang tekanan yang timbul akibat ledakan yang kuat, seperti letusan gunung berapi dan ledakan bom atom
  222. gelombang panas gelombang udara yang sangat panas, menjalar di daerah yang luas
  223. gelombang panas suatu periode dengan keadaan udara yang panasnya melebihi normal, berlangsung paling sedikit satu hari dan dapat berlangsung berhari-hari
  224. gelombang pegunungan gelombang bawah angin
  225. gelombang tropopause gerakan gelombang yang timbul di dalam tropopause yang kemungkinan terjadinya akibat gerakan udara dalam hubungannya dengan aktivitas sirkulasi siklonik
  226. geopotensial energi potensial satu satuan massa relatif terhadap permukaan laut, secara matematika besarnya setara dengan besar kerja yang harus dilakukan untuk mengangkat ke arah tegak lurus massa sebesar satu satuan massa dari permukaan laut ke suatu ketinggian
  227. geopotensialmeter alat untuk mengukur energi potensial satu satuan massa relatif terhadap permukaan laut
  228. gerakan monsun gerakan massa udara yang relatif lambat di atas suatu daerah yang luas yang dibawa oleh aliran monsun
  229. geser angin perubahan menurut ruang dari arah atau komponen arah vektor kecepatan angin
  230. geser angin horizontal geser angin sepanjang arah horizontal
  231. golak-galik cuaca cerah golak-galik yang terjadi tidak di dalam awan, biasanya ditimbulkan oleh pemanasan dan perbedaan angin mendatar di dalam lapisan udara
  232. goyah potensial kegoyahan konvektif
  233. gradien geotermal laju perubahan suhu di dalam tanah dan karang pada tiap satuan jarak ke arah vertikal di dalam tanah atau bumi
  234. gumpal rambun bulatan atau potongan es dengan garis tengah antara 5–50 mm atau lebih yang jatuh sebagai hujan es, terdiri atas es tembus pandang yang berseling dengan es yang tidak tembus pandang
  235. higrogram rekaman yang dibuat oleh higrograf
  236. higrometer titik ibun higrometer untuk mengukur tinggi rendahnya titik ibun
  237. hodograf garis-garis yang menghubungkan ujung-ujung vektor kecepatan angin atas pada ketinggian-ketinggian yang berurutan dalam sistem koordinat kutub
  238. hujan curah hujan yang jatuh dari awan konvektif (awan kumulus atau kumulonimbus)
  239. hujan curah tetesan air atau es yang jatuh lebih besar daripada tetesan pada hujan biasa, mulai dan berhenti tiba-tiba dan berlangsung sebentar
  240. humilis awan jenis kumulus berukuran kecil dengan tinggi lebih rendah daripada lebar dasarnya
  241. ibun bening es homogen dan tembus cahaya yang terbentuk akibat hujan sangat dingin yang jatuh dan mengenai benda yang bersuhu sekitar 0°C; es bening
  242. ibun kristal endapan es yang tampak seperti garis kristal, umumnya berbentuk seperti sisik, jarum, bulu atau kipas
  243. iklim dataran tinggi iklim gunung
  244. iklim kering iklim yang ditandai oleh curah hujan yang sangat rendah
  245. iklim kutub iklim kering yang sangat dingin
  246. iklim ruangan keadaan udara di dalam rumah, kantor, atau gedung-gedung
  247. iklim rumah kaca keadaan udara di dalam rumah kaca, pada siang hari ketika suhunya tinggi
  248. iklim suhu iklim dengan empat musim yang sudah jelas, musim dingin yang dingin dan musim panas yang sejuk
  249. ilmu terapi klimatologi cabang klimatologi yang mempelajari iklim lingkungan dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit
  250. indeks daur variasi indeks peredaran
  251. indeks es angka yang menunjukkan intensitas pembekuan yang mungkin terjadi untuk kondisi meteorologi tertentu
  252. indeks iklim bilangan yang menunjukkan sifat iklim sebagai fungsi unsur iklim pokok
  253. indeks kersang bilangan yang besarnya bergantung pada besarnya berbagai unsur iklim yang dipakai untuk menyatakan derajat kekersangan iklim
  254. indeks meridional ukuran besar komponen gerak udara sepanjang arah meridian pada daerah lintang tertentu
  255. indeks peredaran angka yang menunjukkan besarnya intensitas sirkulasi atmosfer di suatu daerah; indeks sirkulasi
  256. indeks sirkulasi indeks peredaran
  257. indeks tekanan rendah harga indeks zonal yang relatif rendah di atas daerah lintang tengah yang menunjukkan adanya komponen angin barat yang lemah
  258. indeks tekanan tinggi harga indeks zonal yang relatif tinggi di atas daerah lintang tengah dan yang menunjukkan adanya komponen angin barat yang kuat
  259. informasi meteorologi informasi dalam bentuk laporan, hasil analisis, prakiraan meteorologi, dan pernyataan meteorologi lain sehubungan dengan keadaan cuaca yang ada atau keadaan cuaca yang diharapkan akan terjadi
  260. inklinasi angin sudut antara arah angin dan angin gradien pada suatu tempat
  261. inkus bagian atas awan kumulonimbus yang melebar menyerupai landasan dengan serabut halus atau berjalur-jalur
  262. insolasi jumlah radiasi matahari langsung tiap satuan luas pada bidang mendatar
  263. integritas pembekuan besar massa es yang mengendap pada tiap satuan luas
  264. intensitas curah hujan jumlah curah hujan yang dinyatakan dalam volume hujan tiap satuan waktu, yang terjadi pada satu kurun waktu air hujan, besarnya berbeda-beda tergantung dari lamanya curah hujan dan frekuensi kejadiannya
  265. intensitas radiasi perbandingan antara daya radiasi suatu sumber yang memancarkan radiasi dan sudut ruang pancaran radiasi
  266. intensitas terang hasil bagi dari fluks penerangan yang dipancarkan oleh suatu sumber atau oleh suatu elemen sumber pada arah tertentu menurut sudut ruang kerucut itu
  267. inti partikel khusus di udara yang memungkinkan terjadinya air atau es dari uap air
  268. inti bakaran inti yang terbentuk sebagai hasil pembakaran
  269. inti higroskopik inti yang memiliki sifat bahwa air larutan yang terjadi padanya dalam keadaan seimbang dengan uap air yang tekanannya di bawah tekanan uap jenuh
  270. inti kondensasi inti yang menyebabkan terjadinya tetes air dari uap air
  271. intortus awan sirus yang serabut-serabutnya berbentuk lengkungan yang sangat tidak teratur dan sering tampak kusut
  272. inversi angin pasat inversi suhu yang terjadi di daerah angin pasat yang terjadi karena turunnya udara dari lapisan udara di atas tempat itu
  273. inversi endap inversi suhu pada udara atas yang terjadi karena adanya pengendapan udara atau subsidens
  274. inversi golak-galik inversi suhu yang diakibatkan oleh adanya lapisan golak-galik di bawah dan di lapisan tidak golak-galik di atasnya
  275. inversi permukaan inversi suhu yang terjadi di lapisan udara tepat di atas permukaan bumi
  276. inversi radiasi inversi suhu yang terjadi karena pendinginan akibat radiasi permukaan bumi pada malam hari
  277. ionisasi atmosfer pengisian listrik ke dalam molekul udara yang netral atau ke dalam partikel yang netral, yang terutama disebabkan oleh benturan di antara molekul-molekul atau partikel-partikel yang berenergi tinggi
  278. iradians rapatan radiasi matahari yang masuk ke permukaan bumi
  279. irisasi warna-warna yang tampak pada awan, kadang-kadang kabur, berbentuk pita warna yang hampir sejajar dengan sisi awan, kebanyakan berwarna hijau dan merah muda
  280. isalobar garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mengalami perubahan tinggi dari bidang isobar yang samadi dalam jangka waktu tertentu
  281. isalohipse garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mengalami perubahan tinggi dari bidang isobar yang sama dalam jangka waktu tertentu
  282. isanemon garis yang merupakan tempat kedudukan titik-titik yang memiliki kecepatan angin yang sama
  283. isoanomali garis yang menghubungkan tempat-tempat yang unsur-unsur meteorologinya mempunyai harga anomali yang sama
  284. isobar garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama tekanan udaranya pada waktu tertentu
  285. isobron garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai jumlah bunyi guntur yang sama dalam satu periode
  286. isodin garis pada peta yang menghubungkan titik dengan tarikan dinamometer yang sama besar
  287. isofen garis pada peta yang menghubungkan tempat yang pada tanggal yang sama mempunyai tanaman sejenis dan tingkatan yang sama (kalau yang satu berbunga, pada waktu yang sama yang lain juga berbunga, dan sebagainya)
  288. isofet garis pada peta yang menghubungkan titik yang mempunyai tingkat terang cahaya yang sama
  289. isogon garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai arah angin yang sama
  290. isogram garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai unsur meteorologi atau klimatologi yang sama
  291. isohel garis lengkung yang menghubungkan tempat yang mengalami lama penyinaran matahari yang sama dalam jangka waktu tertentu
  292. isokeraunik garis pada peta yang menghubungkan tempat yang memiliki frekuensi terjadinya badai guntur yang sama
  293. isonefel garis pada peta yang menghubungkan tempat yang kadar awannya rata-rata sama pada periode tertentu
  294. isotak garis yang menghubungkan tempat yang mempunyai kecepatan angin yang sama
  295. isoterm garis dalam peta cuaca yang menghubungkan tempat yang mempunyai temperatur rata-rata yang sama pada periode tertentu
  296. jalur kabut jalur kabut yang membentang pada daerah yang sempit dengan lebar beberapa ratus meter, biasanya timbul akibat keadaan setempat
  297. jalur konvergen antartropik jalur pertemuan antara angin pasat belahan bumi utara dan angin pasat belahan bumi selatan
  298. jam sinoptik waktu (Greenwich) sesuai dengan perjanjian internasional, atau saat harus dilakukannya pengamatan meteorologi secara serentak di seluruh negara atau dunia
  299. kabur keadaan atmosfer yang tampak berkabut akibat adanya partikel yang sangat kecil dan kering yang cukup banyak terdapat di dalamnya
  300. kantong ibun tempat yang banyak terdapat ibun dibandingkan dengan tempat di sekitarnya (biasanya berupa lubang atau lembah yang sempit)
  301. kapsul aneroid kapsul yang terbuat dari logam tipis dan dibuat hampa udara, bentuknya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan tekanan udara, merupakan bagian dari barometer aneroid
  302. kekersangan ciri iklim yang dinyatakan berdasarkan ketidakcukupan curah hujan untuk kelestarian tumbuh-tumbuhan
  303. kelembapan nisbi parameter untuk menyatakan banyaknya uap air di dalam udara berupa nisbah antara tekanan uap yang ada saat itu dan tekanan uap maksimum yang mungkin dicapai pada suhu dan tekanan udara saat itu
  304. kemantapan dinamis keadaan atmosfer yang ditandai dengan tidak adanya kecenderungan membesar pada usikan gelombang kecil
  305. kemantapan hidrodinamis kemantapan dinamis
  306. kemantapan hidrostatis keadaan keseimbangan hidrostatis atmosfer dengan sifat bahwa gugus udara di dalam atmosfer itu cenderung bergerak ke bawah yang disebabkan gaya hidrostatis
  307. kemantapan mutlak keadaan kolom udara dengan laju penurunan suhu yang lebih kecil daripada laju penurunan suhu adiabat jenuh
  308. kemarau basah musim kemarau yang ditandai dengan turun atau curah hujan yang cukup deras
  309. kembang angin diagram kembang yang menyatakan frekuensi arah dan laju angin pada suatu stasiun dalam satu periode
  310. kemosfer bagian atmosfer yang merupakan lapisan tempat terjadinya reaksi fotokimia
  311. kerucut angin ribut isyarat berupa kantong kerucut atau bendera yang dikibarkan di ujung tiang yang terlihat dari jarak jauh yang menunjukkan bahwa daerah itu akan dilewati angin ribut
  312. ketinggian kondensasi ketinggian permukaan, tempat udara menjadi jenuh karena proses tertentu
  313. khatulistiwa termal garis yang melingkari bumi yang menghubungkan titik-titik pada tiap bujur dari tempat yang bersuhu rata-rata tahunan tertinggi
  314. kilat akar serabut kilat yang bentuknya menyerupai akar serabut
  315. kilat antar awan kilat yang timbul karena loncatan muatan listrik dari pusat muatan listrik positif di dalam segumpal awan ke pusat muatan listrik negatif di dalam awan yang lain
  316. kimia atmosfer cabang meteorologi yang mempelajari, baik susunan kimia, proses kimia maupun fotokimia yang terjadi dalam atmosfer
  317. kimia ibun kipas atau helikopter yang digunakan untuk mencegah kerusakan tanaman karena ibun yang ditimbulkan oleh percampuran udara panas dari lapisan atas dengan udara dingin di dekat permukaan tanah
  318. kiraan lanjutan penjelasan dan pernyataan mengenai keadaan cuaca yang diharapkan akan terjadi dalam waktu 24 jam atau lebih mendatang, sebagai tambahan perincian ramalan jangka pendek
  319. klasifikasi awan pengelompokan macam awan menurut bentuk, ketinggian, dan proses pertumbuhannya
  320. klasifikasi genetik iklim klasifikasi iklim yang didasarkan atas syarat-syarat pembentukannya, dan terutama didasarkan atas peredaran atmosfer umum
  321. klasifikasi iklim pembagian iklim di seluruh permukaan bumi dalam sistem dunia yang berlaku secara umum, yang batas-batasnya ditentukan menurut homogenitas unsur-unsur iklimnya
  322. klimagram grafik yang menggambarkan variasi data iklim
  323. klimatograf grafik yang menunjukkan iklim suatu daerah
  324. klimatografi penggambaran berangka komponen iklim suatu wilayah dalam bentuk peta, tabel, diagram, teks, dan sebagainya
  325. klimatologi aeronautika penggunaan data dan teknik klimatologi dalam memecahkan persoalan-persoalan meteorologi untuk keperluan penerbangan; klimatologi penerbangan
  326. klimatologi dinamis pengolahan statistik unsur iklim untuk memperoleh interpretasi atau kejelasan dari segi fisik dan dinamisnya
  327. klimatologi lingkar pohon studi fluktuasi iklim dengan dasar lingkaran tahunan pertumbuhan suatu pohon
  328. klimatologi lingkungan cabang bioklimatologi yang mempelajari hubungan antara organisme hidup dan lingkungan iklimnya
  329. klimatologi penerbangan klimatologi aeronautika
  330. klimatologi radar sifat hasil pengamatan radar berdasarkan angka-angka statistik
  331. klimatologi sinoptis studi tentang iklim berdasarkan proses atau peredaran umum atmosfer
  332. kode meteorologi berbagai aturan yang ditetapkan berdasarkan perjanjian internasional, regional, atau nasional yang diterapkan dalam menyebarkan berita meteorologi
  333. kode sinoptis internasional kode meteorologi yang disahkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia untuk keperluan meteorologi sinoptis
  334. koefisien pelemahan koefisien penyerapan fluks cahaya oleh atmosfer
  335. koefisien serap angka yang memberikan harga untuk besar kemampuan menyerap radiasi dari suatu zat
  336. koefisien tukar koefisien yang bersangkutan dengan perpindahan momentum energi, panas, massa, dan sebagainya yang ditimbulkan oleh gerak olak
  337. kolom kerucut bentuk kerucut yang terdapat di bagian bawah awan kumulonimbus yang disertai dengan bagian yang menyerupai belalai
  338. komponen ageostrofik beda vektor antara angin sebenarnya dan angin geostrofik
  339. komponen golak-galik komponen langkisau
  340. komponen langkisau perbandingan antara selisih nilai maksimum dan minimum kecepatan angin pada suatu arah dan kecepatan angin rata-rata pada arah mendatar dalam suatu selang waktu
  341. komposisi kimia curahan jumlah dan sifat bahan asing yang terlarut dalam air curahan
  342. konfluens saling merapatnya garis-garis angin yang berdekatan ke arah aliran
  343. kongestus genus awan kumulus dengan arah pertumbuhan ke atas dan sering sangat tinggi, bagian atasnya yang mengembang tampak seperti bunga kol
  344. konveksi bebas konveksi yang terjadi karena perbedaan kepadatan dalam udara
  345. konveksi paksa konveksi yang terjadi karena gaya paksa, misalnya kenaikan udara karena melalui permukaan yang miring atau besar, seperti gunung
  346. koreksi altimeter koreksi yang diperlukan bagi pembacaan tekanan pada altimeter untuk mendapatkan angka ketinggian yang sebenarnya
  347. koreksi gaya berat koreksi bacaan barometer air raksa terhadap gaya berat baku
  348. koreksi kapasitas koreksi tinggi barometer dari jenis barometer yang memiliki kotak air raksa dan skala tetap
  349. koreksi kapilaritas koreksi tinggi barometer akibat kecembungan permukaan air raksa dalam pipa barometer
  350. koreksi kepadatan koreksi barometer akibat adanya perbedaan antara kerapatan air raksa pada suatu suhu dan kerapatan air raksa baku
  351. koreksi suhu koreksi yang dilakukan dalam pembacaan barometer air raksa untuk penyesuaian sebagai akibat dari pengembangan atau penyusutan bagian alat yang disebabkan oleh perubahan suhu
  352. kotak barometer peti atau kotak pelindung barometer
  353. kotak kosmetik tempat menyimpan kosmetik dan peralatannya
  354. kropedometer alat untuk mengukur kedalaman pembekuan dalam tanah
  355. kuasa meteorologi kekuasaan yang diberikan kepada perseorangan atau instansi untuk memberikan layanan meteorologi kepada penerbangan internasional
  356. kumulonimbus awan tebal yang dapat menjulang tinggi menyerupai menara atau gunung, sebagian puncaknya mulus atau menyerupai serabut yang hampir rata
  357. kumulus awan padat dengan garis pinggir yang jelas, timbulnya ke atas dalam bentuk onggokan seperti stupa atau menara, bagian atasnya menyerupai kol bunga
  358. kurva kenyamanan kurva pada sebuah diagram yang menunjukkan batas perasaan nyaman
  359. laju angin perbandingan antara jarak perjalanan yang ditempuh oleh udara dan waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak perjalanan itu
  360. laju penurunan adiabatik laju penurunan suhu terhadap tinggi apabila udara mengalami proses adiabatik
  361. laju penurunan adiabatik kering laju penurunan adiabatik yang besarnya lebih kurang 1°C/100 m
  362. laju penurunan suhu besar perubahan suhu ke arah vertikal di dalam atmosfer
  363. laju penurunan suhu autokonvektif laju penurunan suhu yang tidak mengubah kepadatan udara atmosfer terhadap tinggi
  364. laju penurunan super adiabatik laju penurunan suhu yang lebih besar daripada laju penurunan suhu adiabatik kering
  365. laju puncak langkisau kecepatan angin pertama pada saat amplitudo langkisau tercapai
  366. lakunosus varietas awan yang ditandai dengan adanya ruang atau lubang yang terdapat di bagian bawahnya, biasanya terdapat pada awan jenis sirokumulus, altokumulus, dan stratokumulus
  367. lama insolasi lama radiasi matahari diterima oleh permukaan bumi
  368. lambang awan lambang atau gambar yang menyatakan genus, jenis, ataupun spesies awan yang digunakan dalam dokumen meteorologi
  369. lambang meteorologi lambang, tanda, kata, huruf, atau kelompok huruf yang ditetapkan berdasarkan konvensi internasional dan nasional sebagai pengganti angka atau nomor di dalam kode dan dokumen meteorologi
  370. lampu sorot awan lampu sorot yang mengukur tinggi dasar awan pada malam hari
  371. langit berawan keadaan langit yang tertutup awan sebanyak 3–5 okta
  372. langit berawan sedikit keadaan langit yang tertutup awan sebanyak 1–2 okta
  373. lapisan Apleton lapisan tertinggi ionosfer yang mengandung elektron maksimum dan tingginya sekitar 300 km
  374. lapisan batas lapisan udara di dekat permukaan bumi yang membatasi lapisan lain yang memiliki ciri-ciri tertentu
  375. lapisan batas permukaan lapisan udara yang bergerak beberapa meter dari permukaan tanah dengan profil angin berupa spiral
  376. lapisan gesek lapisan udara di dalam atmosfer yang letaknya dimulai dari permukaan bumi sampai ke ketinggian 600–800 meter
  377. lapisan isoterm lapisan atmosfer dengan suhu yang sama di sepanjang arah vertikal
  378. lapisan kabur lapisan kabur di dalam atmosfer, biasanya di bagian atasnya dibatasi oleh inversi suhu
  379. laporan pemburukan laporan mengenai perubahan keadaan cuaca yang memburuk
  380. lelangit tinggi dasar awan yang paling rendah
  381. lembang tropis gangguan di daerah tropis berupa pusaran angin kencang yang kecepatan maksimumnya lebih dari 34 knot (mil/jam)
  382. lembar awan deretan awan yang tinggi dasarnya sama sehingga terbentuk lembaran yang luas
  383. lentikularis awan yang memiliki permukaan halus yang terbentuk seperti lensa cembung
  384. lidah dingin penjalaran massa udara dingin ke arah daerah ekuator
  385. lingkup angin jarak di sepanjang lintasan laut yang di atasnya selalu bertiup angin dengan arah dan kecepatan yang tetap
  386. lintasan kilat jalur-jalur lintasan muatan listrik dari kilat
  387. lintasan vortisitas mutlak lintasan parsel udara yang vortisitas mutlaknya tetap
  388. litometeor partikel kering yang terdapat dalam atmosfer, misalnya debu dan asap
  389. luah tanah ke awan kilat yang arahnya dari bawah menuju ke atas, berasal dari permukaan tanah, dan biasanya berasal dari gedung yang tinggi
  390. mama bentuk-bentuk menonjol pada bagian bawah awan yang sering ditemukan pada awan sirus, sirokumulus, altostratus, altokumulus, stratokumulus, dan kumulonimbus
  391. massa udara takmantap massa udara yang memiliki sifat tidak mantap statik di lapisan bagian bawah
  392. mata badai pusat siklon tropis
  393. mediokris awan kumulus yang menonjol tegak agak tinggi dan puncaknya tampak agak berserabut
  394. mesopause puncak mesosfer yang tingginya antara 50–85 km
  395. mesosfer daerah atmosfer yang terletak antara stratopause dan mesopause, pada umumnya di daerah ini makin ke atas, suhunya makin naik
  396. meter dinamik satuan ukuran tinggi untuk atmosfer, yaitu 0,98 meter dinamik sama dengan 1 m potensial
  397. meter geopotensial satuan ukuran tinggi untuk ketinggian di dalam atmosfer
  398. metode beda terhingga cara mengganti harga turunan variabel kontinu dengan menggunakan selisih nilai variabel pada dua titik yang terpisah dengan jarak kecil, tetapi berhingga
  399. metode usikan metode yang dipakai untuk menentukan persamaan gerak atmosfer karena gerak dianggap tersusun dari komponen gerak yang mantap dan komponen gangguan
  400. mikrobarograf barometer perekam perubahan-perubahan tekanan udara yang terjadi dalam jangka waktu pendek; mikrobarovariograf
  401. mikrobarogram rekaman yang dihasilkan oleh mikrobarograf
  402. mikrobarovariograf mikrobarograf
  403. mikroklimatologi iklim mikro
  404. mikrometeorologi cabang meteorologi yang mempelajari meteorologi dalam skala kecil, umumnya mempelajari keadaan cuaca di dekat permukaan tanah dan dalam skala waktu yang pendek
  405. mikropluviometer alat untuk mengukur curahan yang sangat peka sehingga dapat mencatat jumlah curahan kecil yang tidak dapat dicatat oleh alat takar curahan biasa
  406. mintakat iklim daerah yang memiliki kebiasaan cuaca yang sama di dalam jangka waktu yang sama
  407. mintakat kering daerah yang penguapan tahunannya rata-rata lebih besar atau sama dengan hujan tahunan rata-rata
  408. mintakat lembap mintakat iklim yang sama sekali tidak pernah mengalami kegersangan
  409. model barotropik model atmosfer yang bersifat barotropik
  410. model siklon model skema yang menyatakan ciri-ciri penting siklon
  411. modifikasi awan proses mengubah awan agar pertumbuhannya terhambat sehingga awan itu menghilang atau mempercepat pertumbuhannya menjadi hujan
  412. muka fron permukaan yang membatasi dua massa udara
  413. musim monsun waktu monsun musim panas bertiup di atas benua
  414. mutatus perubahan total awan sehingga terjadi perubahan dari genus yang satu ke genus yang lain
  415. nefoskop cermin nefoskop yang menggunakan cermin untuk mengamati awan
  416. nefoskop kisi nefoskop yang langsung dapat digunakan untuk mengamati gerakan awan dengan mengamatinya melalui kisi-kisi
  417. neraca air neraca yang menyatakan keseimbangan antara jumlah air dari sumbernya dan di daerah tempat air berada
  418. neraca panas neraca yang menyatakan keseimbangan antara bahang yang diperoleh dan yang hilang dari suatu tempat
  419. neraca radiasi neraca yang menyatakan selisih antara radiasi ke bawah dan radiasi ke atas atau selisih antara radiasi angkasa dan radiasi bumi
  420. netropause lapisan batas antara netrosfer dan ionosfer
  421. netrosfer daerah atmosfer yang terletak di antara permukaan bumi dan ionosfer dan yang konsentrasi elektron di dalamnya sangat kecil
  422. nomor indeks internasional nomor yang ditetapkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia sebagai nomor stasiun meteorologi di darat
  423. normal baku klimatologi harga rata-rata unsur iklim yang diambil selama 30 tahun
  424. nova bintang meledak, cemerlang dalam waktu yang relatif pendek
  425. observatori meteorologi tempat atau bangunan yang didirikan untuk keperluan penelitian dan pengamatan meteorologi dan gejala atmosfer khusus
  426. oklusi dingin oklusi yang terjadi apabila udara dingin terletak di belakang fron dingin
  427. oklusi punggung oklusi yang terbentuk di bagian belakang depresi dan ikut bergerak dengan gerakan depresi di belahan bumi utara dengan arah gerakan menuju ke selatan atau tenggara
  428. okta angka pecahan yang nilainya sama dengan perdelapan, dipakai untuk menyatakan banyaknya awan yang menutupi langit
  429. olak unsur fluida dalam gerak golak-galik yang mempunyai identitas dan waktu hidup tersendiri
  430. opakus varietas awan yang bentuknya seperti lembaran atau tumpukan yang padat dan gelap sehingga matahari atau bulan di baliknya tidak dapat terlihat sama sekali
  431. optika atmosfer cabang meteorologi yang mempelajari sifat-sifat dan gejala optik atmosfer karena adanya berbagai bahan di dalam atmosfer
  432. palang awan barisan awan yang padat dan tidak terputus yang tampak di ufuk
  433. palung daerah yang terletak di antara dua daerah tekanan tinggi dan mempunyai tekanan udara lebih rendah daripada tekanan udara di sekitarnya
  434. palung angin baratan palung di daerah lintang menengah yang bergerak ke arah timur dan merupakan sistem dari angin baratan
  435. palung bawah angin palung dinamik
  436. palung dinamik palung yang terjadi di belakang atau di bawah angin pada daerah pegunungan, arah palung biasanya tegak lurus terhadap arah angin
  437. palung khatulistiwa palung yang terjadi pada daerah tekanan rendah relatif yang terletak di antara antisiklon subtropik belahan bumi utara dan selatan
  438. palung timuran palung yang terjadi di daerah angin pasat, biasanya tegak lurus terhadap aliran udara yang bergerak dari timur ke barat
  439. panah angin gambar berbentuk anak panah yang dirajah pada peta sinoptis yang menunjukkan arah angin di tempat yang dimaksudkan
  440. panci penguapan alat untuk mengukur penguapan yang terdiri atas bejana dengan permukaan yang agak luas yang diisi air, pengurangan air di dalam bejana setara dengan besarnya penguapan
  441. pandu unting pandu berupa radiosonde yang dijatuhkan dengan payung (parasut) dari pesawat terbang
  442. parameter kekasapan parameter yang dipakai secara teori berkenaan dengan variasi vertikal angin dekat permukaan bumi untuk menggambarkan kekasapan aerodinamik permukaan
  443. pelana titik potong antara garis punggung dan palung tekanan pada peta cuaca, titik relatif tekanan terendah di antara dua daerah tekanan tinggi dan dua daerah tekanan rendah
  444. pelangi bulan pelangi yang ditimbulkan oleh cahaya bulan
  445. pelangi utama pelangi yang berbentuk cincin, umumnya berwarna ungu di bagian dalam dan berwarna merah di bagian luar
  446. pelepasan kabut perubahan keadaan metereologi secara alami atau rekaan yang menjurus ke penghilangan kabut di suatu tempat
  447. pembentukan fron proses intensifikasi fron atau daerah fron, misalnya, karena pengaruh radiasi atau karena pengaruh massa udara
  448. pembiakan awan penyebaran partikel tertentu, seperti es kering ke dalam awan oleh pesawat atau generator untuk mengubah struktur awan sehingga menimbulkan hujan
  449. penelusan gerak air ke bawah di dalam tanah atau melewati lapisan salju
  450. pengamatan udara atas pengamatan meteorologi yang dilakukan di atmosfer bebas secara langsung dengan pesawat terbang, roket dan sebagainya atau secara tidak langsung dengan melepaskan alat ke dalamnya
  451. penggabungan butir air pertumbuhan butir hujan yang ditimbulkan oleh proses benturan antara partikel besar dari kristal es dan titik-titik air lewat suhu dingin atau tumbukan partikel air yang lebih besar dengan partikel air yang lebih kecil
  452. pengintian kegiatan partikel khusus yang disebut inti dalam proses perubahan dari uap air ke cair atau ke padat dan proses dari cair ke padat
  453. penguntingan proses atau perbuatan mengunting
  454. perca kabut kabut di dalam jalur dengan penyebaran yang tidak teratur
  455. perenggan bidang temu atau mintakat peralihan antara dua massa udara yang berbeda kerapatannya
  456. perlusidus varietas awan yang berbentuk lapisan atau lembaran yang bercelah-celah kecil sehingga melalui celah itu matahari atau bulan dapat kelihatan
  457. permukaan isobarik bidang tempat kedudukan titik-titik dengan tekanan udara yang sama
  458. permukaan isopiknik bidang tempat kedudukan titik-titik dengan kepadatan udara yang sama
  459. permukaan isosterik bidang tempat kedudukan titik-titik di dalam atmosfer yang sama volume spesifik udaranya
  460. perubahan tipe perubahan cuaca dari satu tipe ke tipe lain, sering terjadi secara mendadak
  461. peta analisis peta yang menggambarkan distribusi unsur meteorologi secara geografis
  462. peta angin atas peta yang menggambarkan keadaan angin pada suatu ketinggian
  463. peta cuaca peta yang memuat dan menunjukkan keadaan unsur meteorologi pada permukaan bumi
  464. peta isalobar peta geografis yang menunjukkan perubahan tekanan udara dalam selang waktu tertentu
  465. peta isentropik peta sinoptis yang menunjukkan distribusi berbagai besaran atmosfer pada suatu saat dan pada suatu permukaan isentropik
  466. peta isobar peta tekanan tetap
  467. peta ketebalan peta geografis yang menunjukkan distribusi ketebalan lapisan di antara dua permukaan isobar
  468. peta ketinggian tetap peta yang menunjukkan penyebaran unsur meteorologi pada permukaan mendatar atau pada permukaan yang geopotensialnya sama
  469. peta kontur peta tekanan tetap
  470. peta kontur fron peta sinoptis yang berisi gambar garis-garis yang merupakan garis potong bidang fron dengan permukaan khusus di atmosfer
  471. peta kontur ramalan peta ramalan mengenai kontur suatu permukaan isobarik untuk jangka waktu yang ditetapkan
  472. peta prontur peta kontur
  473. peta radiasi peta untuk menghitung fluks radiasi gelombang panjang dalam atmosfer dari distribusi suhu dan bahan-bahan penyerapan yang memancarkan gelombang panjang di atmosfer
  474. peta ramalan peta diagram atau grafik yang memuat ramalan suatu unsur meteorologi untuk suatu jangka waktu
  475. peta ramalan permukaan peta ramalan yang menunjukkan keadaan sinoptis permukaan pada waktu yang akan datang
  476. peta sinoptis peta geografis yang memuat gambar atau kode yang menyatakan keadaan unsur meteorologi
  477. peta sinoptis permukaan peta sinoptis yang memuat dan menunjukkan keadaan unsur meteorologi pada permukaan bumi
  478. peta tekanan tetap peta cuaca yang memuat gambar kontur dari permukaan isobar tertentu
  479. peta tekanan tetap peta yang memuat penyebaran nilai unsur cuaca pada permukaan tekanan yang sama
  480. peta udara atas peta cuaca yang memuat keadaan unsur meteorologi pada lapisan udara atas
  481. pilus awan tambahan berbentuk tudung, biasanya terdapat di puncak awan kumulus atau kumulonimbus
  482. piradometer alat untuk mengukur besarnya radiasi total (radiasi surya dan angkasa) yang datang dengan sudut ruang dua ke bidang datar
  483. pirgeometer alat untuk mengukur besarnya radiasi angkasa yang datang dengan sudut ruang dua ke permukaan bidang datar
  484. pirheliometer alat untuk mengukur intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan bumi
  485. pola ketebalan bentuk geometris dari garis ketebalan pada peta ketebalan
  486. polarisasi atmosfer polarisasi cahaya matahari karena pembiasan atmosfer bumi
  487. presipitasi kandungan kelembapan udara yang berbentuk cairan atau bahan padat, seperti hujan, embun, salju
  488. presipitasi buatan hujan yang berasal dari berbagai jenis awan yang dipilih sebagai hasil usaha manusia
  489. prisma es curahan kristal es yang bentuknya tidak bercabang seperti prisma jarum, balok, atau lempeng, sering kali berukuran besar sehingga jelas terlihat di udara
  490. profil angin grafik yang menyatakan perubahan laju angin sebagai fungsi dari tinggi
  491. profil kecepatan logaritmik bentuk perubahan kecepatan rata-rata angin terhadap tinggi di dalam lapisan batas permukaan
  492. profil lengas kurva yang menggambarkan perubahan kelembapan tanah sebagai fungsi dari kedalaman
  493. profil suhu grafik suhu yang menyatakan bentuk perubahan suhu ke arah vertikal
  494. psikrometer putar psikrometer yang digunakan dengan cara memutarnya selama beberapa saat sebelum dibaca suhunya
  495. pulsar bintang berdenyut di Bimasakti, sebagai sumber isyarat radio yang berdenyut
  496. puncak meso puncak lapisan inversi yang tingginya 50–55 km
  497. punggung tekanan daerah yang bertekanan udara relatif lebih tinggi daripada daerah sekitarnya pada permukaan yang sama atau daerah yang terletak pada isobar daerah tekanan tinggi yang menonjol ke luar
  498. pusat analisis pusat pengumpulan, penyebaran, perjalanan, dan analisis data utama, juga dapat berupa penyiapan dan penyebaran ramalan cuaca
  499. pusat prakiraan kantor pusat prakiraan cuaca yang bertugas menyiapkan peta analisis dan peta prakiraan dan menyebarluaskannya ke stasiun bawahannya
  500. pusat ramalan pusat prakiraan
  501. pusat tindak depresi atau antisiklon yang bertindak sebagai pengatur gerak gangguan atmosfer dalam suatu daerah yang luas
  502. radarsonde peralatan yang dapat dideteksi oleh radar dengan cara dinaikkan ke udara menggunakan balon untuk menentukan besar dan arah kecepatan angin di setiap permukaan udara atas
  503. radiasi angkasa ke bawah radiasi angkasa yang berasal dari atmosfer yang mengarah ke bawah
  504. radiasi atmosfer bagian radiasi yang asalnya dari atmosfer saja
  505. radiasi benda hitam radiasi yang dapat dipancarkan oleh setiap satuan luas suatu benda pada suatu suhu
  506. radiasi bumi radiasi yang berasal dari permukaan bumi, termasuk atmosfer
  507. radiasi efektif radiasi pada permukaan datar berwarna hitam yang menghadap ke atas pada suhu udara lingkungan
  508. radiasi efektif malam radiasi efektif, baik yang menghadap ke atas maupun yang menghadap ke bawah, yang terjadi saat tidak ada radiasi surya
  509. radiasi gelombang panjang radiasi dengan panjang gelombang lebih panjang dari empat mikron
  510. radiasi global radiasi surya langsung ke bawah
  511. radiasi global radiasi surya yang datang dari piringan matahari dengan sudut utuh yang tidak terhambur dan tidak terpantul oleh atmosfer atau benda-benda lain di dalam atmosfer
  512. radiasi isotropik radiasi surya baur dengan intensitas yang sama ke segala arah
  513. radiasi korpuskuler radiasi yang tersusun dari partikel-partikel
  514. radiasi kosmik radiasi yang terpancar dari daerah kosmik yang memiliki energi sangat tinggi dan gaya tembus yang besar
  515. radiasi langit radiasi surya baur
  516. radiasi luar atmosfer radiasi surya yang diterima oleh permukaan atas atmosfer bumi
  517. radiasi surya baur radiasi surya yang terpantul dari langit ke arah bawah; radiasi langit
  518. radiasi surya langsung radiasi surya yang datang langsung dari piringan matahari ke suatu permukaan yang tegak lurus terhadap arah datangnya radiasi
  519. radiasi surya pantul radiasi matahari dengan arah ke atas karena dipantulkan serta disebarkan oleh permukaan bumi dalam atmosfer
  520. radiasi total jumlah keseluruhan radiasi matahari, radiasi atmosfer, dan radiasi bumi
  521. radiasi total ke bawah radiasi total yang memancar ke bawah
  522. radiasi ultra ungu radiasi yang panjang gelombangnya lebih kecil dari 0,3 mikron
  523. radiatus awan yang terlihat seperti pita sejajar yang karena pengaruh perspektif seolah-olah menuju ke suatu titik di ufuk
  524. radioaktivitas buatan radioaktivitas dalam atmosfer karena kegiatan manusia
  525. radioatmometer alat untuk mengukur akibat sinar matahari terhadap penyerapan oleh tumbuhan
  526. radiometeorologi cabang meteorologi yang mempelajari perjalanan energi radio dalam atmosfer, kegunaan radio dan radar
  527. radioteodolit teodolit elektronik untuk menentukan arah pemancar radio yang dibawa naik oleh balon
  528. rawin peralatan untuk mengobservasi arah dan kecepatan angin di atmosfer dengan mengikuti balon yang membawa alat pemancar radio
  529. rawinsonde rawin yang menggunakan radar atau radio teodolit untuk memperoleh data angin udara atas
  530. reduksi suhu ke permukaan laut penyesuaian nilai suhu suatu ketinggian terhadap nilai suhu permukaan air laut
  531. reduksi tekanan ketinggian baku penyesuaian tekanan suatu ketinggian terhadap ketinggian baku
  532. reflektometer alat untuk mengukur radiasi pantul
  533. refraksi atmosfer pembiasan atmosfer
  534. retrogresi gerak gelombang atmosfer yang arahnya berlawanan dengan arah aliran dasarnya
  535. rezim ciri dan distribusi unsur iklim dalam suatu daerah
  536. roketsonde alat yang dapat dibawa naik oleh roket ke atmosfer atas untuk mengamati keadaan cuaca
  537. rotasi antisiklonik peredaran antisiklonik
  538. rumpun depresi deretan daerah yang bertekanan rendah pada fron yang sama
  539. saluran radio lapisan atmosfer agak tipis dan datar, tempat gelombang radio merambat
  540. sambaran perintis bagian depan loncatan muatan listrik dari kilat yang peristiwanya berhubungan dengan timbulnya aliran yang bergerak dari awan ke tanah
  541. sangkar meteorologi bangunan tempat meletakkan peralatan meteorologi agar terlindung dari sinar matahari
  542. sangkar termometer bangunan tempat meletakkan termometer dan psikrometer agar terlindung dari sinar matahari
  543. seilometer alat untuk mengukur ketinggian awan
  544. seilometer laser seilometer berdasarkan waktu yang dibutuhkan suatu denyut cahaya dari laser di bumi untuk merambat lurus ke atas mencapai awan dan dipantulkan ke tabung pengganda cahaya di pesawat penerima
  545. sektor awan bagian angin yang tertutup awan tertentu
  546. sektor panas bagian depresi yang berudara panas yang letaknya di antara perenggan panas dan perenggan dingin
  547. sel konveksi sel yang memiliki pola gerak massa udara yang teratur tanpa bercampur dengan udara sekelilingnya
  548. sel meridional peredaran konfektif yang besar pada bidang meridian
  549. selang waktu khusus dunia selang waktu dalam periode tahun geofisika internasional
  550. selometer alat untuk mengukur tinggi dasar awan pada waktu malam
  551. sembul ibun gundukan tanah akibat pengembangan air di dalam tanah yang membeku
  552. sepoi kuat angin sepoi yang kecepatannya antara 22–26 knot
  553. sepoi lemah angin sepoi yang kecepatannya antara 6–8 knot
  554. sepoi lembut angin sepoi yang kecepatannya antara 9–12 knot
  555. sferik kajian tentang radiasi elektromagnetik yang berasal dari sumber alam dalam atmosfer
  556. siklogenesis proses mulainya penguatan peredaran siklonik
  557. siklolisis proses melemah atau berhentinya peredaran siklonik
  558. sinar balik sinar berbentuk titik bundar atau lonjong pada waktu malam pada titik balik matahari yang menghubungkan cahaya zodiak timur dengan zodiak barat
  559. sinoptik berkenaan dengan data area atmosfer yang luas yang diperoleh secara hampir bersamaan
  560. sirip angin garis pendek yang digambar pada ujung garis arah angin yang menunjukkan kecepatan angin pada suatu tempat dan waktu tertentu
  561. sirokumulus awan tipis tanpa bayangan yang berbentuk perca-perca, lembaran, atau lapisan tersusun dalam bentuk bola-bola kecil, berkerut berderet-deret memencar atau menuju ke satu titik
  562. sirostratus awan bening keputih-putihan berbentuk serabut halus yang menutupi langit dan menimbulkan lingkaran cahaya di sekitar bulan atau matahari
  563. sirus awan terpisah-pisah yang mempunyai bentuk serabut halus berwarna putih perca-perca atau jalur-jalur sempit dengan warna putih
  564. sirus palsu spesies awan sirus yang tampak berwarna abu-abu yang berasal dari bagian atas awan kumulonimbus
  565. sistem awan aturan kelompok awan yang terdiri atas beberapa subkelompok awan yang sejenis atau yang lain, sistem ini menunjukkan gejala tertentu
  566. sistem awan depresi sistem awan yang berkaitan dengan gangguan atmosfer, ditandai oleh deformasi medan tekanan dalam bentuk palung atau depresi
  567. sistem awan guntur sistem awan yang pembentukannya disebabkan oleh konveksi dan ketidakmantapan udara
  568. sistem fron beberapa fron yang digambar pada ujung garis arah angin yang menunjukkan kecepatan angin pada suatu tempat dan waktu tertentu
  569. sistem koordinat teta sistem koordinat yang menggunakan suhu potensial sebagai sumbu vertikal
  570. sizigi peristiwa dua benda langit berseberangan atau sepihak sehingga pengamat dan kedua benda langit itu segaris lurus
  571. skala angin Beaufort klasifikasi serta daftar kekuatan angin yang memuat nama, kekuatan, serta kecepatan angin
  572. skala gaya angin skala yang menyatakan tingkatan gaya angin yang ditandai dengan makin besar nilai skalanya makin besar pula gaya anginnya
  573. skala langit biru Linke skala untuk menentukan tingkat kebiruan langit
  574. skala pirheliometer skala pengukuran iradians yang terdapat pada suatu pirheliometer baku
  575. skala pirheliometer internasional skala pirheliometer yang ditetapkan dan berlaku sejak tanggal 1 Juli 1957 sebagai satu-satunya skala internasional
  576. skala suhu Celcius skala suhu yang dibuat oleh Celcius dengan skala 0° sebagai titik beku dan 100° sebagai titik didih air
  577. skala suhu Fahrenheit skala suhu yang menggunakan termometer Fahrenheit dengan skala 32° sebagai titik beku dan 212° sebagai titik didih air
  578. solarigraf piranograf
  579. sonde peralatan yang dapat diletakkan di dalam tanah atau dibawa ke atmosfer atas dengan roket atau balon udara untuk mengamati keadaan cuaca
  580. spektrum rangkaian atau urutan yang bersinambung
  581. spektrum fajar senja spektrum yang terlihat di langit waktu fajar atau senja
  582. spektrum golak-galik spektrum gerak golak-galik dalam periode yang berbeda atau dalam fase acak
  583. spektrum pusar spektrum yang dihasilkan oleh frekuensi distribusi berpusar atau energi kinetik golak-galik dari berbagai ukuran
  584. spesifikasi kode pernyataan khusus dalam bentuk kode dari suatu berita cuaca
  585. spiral Ekman spiral tempat kedudukan titik-titik proyeksi dari ujung vektor angin di berbagai ketinggian
  586. stasiun aerologi stasiun udara atas
  587. stasiun cuaca otomatik stasiun meteorologi yang melakukan pengamatan cuaca dengan menggunakan alat otomatis dan dilengkapi dengan alat pemancar
  588. stasiun iklim stasiun pengamatan data iklim cuaca, angin, awan, suhu, kelembapan, tekanan, curah hujan, dan penyinaran)
  589. stasiun radiosonde stasiun tempat dilakukannya pengamatan udara atas dengan menggunakan radiosonde atau radarsonde
  590. stasiun rawinsonde stasiun tempat dilakukannya pengamatan udara atas dengan menggunakan rawinsonde
  591. stasiun sinoptis stasiun meteorologi yang melakukan pengamatan sinoptis
  592. stasiun sinoptis permukaan stasiun yang melakukan pengamatan data sinoptis permukaan
  593. stasiun tambahan stasiun sinoptis permukaan di darat sebagai stasiun pelengkap
  594. stasiun udara atas stasiun cuaca yang melakukan pengamatan udara atas
  595. subsidens gerakan udara perlahan-lahan ke bawah
  596. subtropik daerah yang terletak di antara daerah tropik yang beriklim panas dan beriklim sedang
  597. suhu bola basah termodinamik suhu udara lengas yang pada tekanan dan campuran uap tertentu menjadi jenuh dengan uap air
  598. suhu bola kering suhu yang terbaca pada termometer bola kering yang tidak terkena langsung oleh radiasi matahari
  599. suhu ekstrem suhu tertinggi atau terendah yang terjadi dalam suatu selang waktu
  600. suhu harian rata-rata rata-rata suhu yang diamati selama 24 jam terus-menerus
  601. suhu kondensasi suhu tinggi yang menyebabkan udara lengas menjadi jenuh
  602. suhu maksimum suhu tertinggi yang terjadi dalam suatu jangka waktu
  603. suhu maksimum bulanan suhu tertinggi yang tercatat dalam satu bulan kalender di dalam satu tahun
  604. suhu maksimum bulanan mutlak suhu maksimum bulanan yang tertinggi dalam satu bulan dalam jangka waktu satu tahun
  605. suhu maksimum harian suhu tertinggi yang terjadi dalam waktu sehari atau selama 24 jam
  606. suhu minimum suhu terendah yang tercatat dalam suatu jangka waktu
  607. suhu minimum bulanan suhu minimum yang tercatat dalam satu bulan kalender di dalam satu tahun
  608. suhu minimum bulanan mutlak suhu minimum bulanan yang terendah dalam satu bulan dalam jangka waktu satu tahun
  609. suhu minimum harian suhu terendah yang terjadi dalam waktu sehari atau selama 24 jam
  610. suhu minimum rumput suhu minimum yang diukur dengan menempelkan bola termometer pada puncak daun rumput
  611. suhu permukaan laut suhu air laut yang terdapat pada permukaan air laut
  612. sumbu antisiklon garis yang menghubungkan tempat yang bertekanan maksimum
  613. sumbu depresi garis yang menghubungkan tempat yang bertekanan minimum
  614. sumbu palung garis yang menghubungkan titik-titik dengan kelengkungan maksimum dari daerah siklon
  615. sumbu punggung garis yang menghubungkan titik-titik dengan kelengkungan maksimum dari daerah antisiklon
  616. tabel higrometer tabel untuk menghitung besar kelembapan udara
  617. tabel koreksi barometer tabel untuk menentukan koreksi barometer air raksa
  618. tabel reduksi barometer tabel yang menunjukkan besar tekanan udara di suatu tempat
  619. tabung Bourdon tabung tertutup berbentuk melengkung yang dipakai pada termometer atau barometer, berisi cairan atau gas yang peka terhadap perubahan suhu dan tekanan
  620. tabung isobarik-isosterik kolom udara di atmosfer yang dibatasi oleh dua permukaan isobarik dan dua permukaan isosterik
  621. tahap es tahap pada saat udara jenuh terangkat ke atas dan suhunya tetap 0° sampai airnya beku
  622. tahap kering tahap setelah tidak adanya kondensasi uap air dari udara lengas yang mengalami proses pengembangan adiabat
  623. taifun siklon tropis dari Filipina atau di Laut Tiongkok Selatan
  624. takometer alat untuk mengukur banyaknya putaran per detik atau kecepatan sudut poros yang berputar
  625. talam matahari halo yang ditimbulkan oleh peristiwa pemantulan sinar matahari pada kristal-kristal es dalam awan
  626. tara lengas jumlah air yang dapat meresap ke dalam tanah apabila tanah diberi gaya sentrifugal 1000 kali lebih besar daripada gaya tarik bumi
  627. tefigram diagram termodinamik yang menggunakan suhu potensial sebagai koordinat
  628. tekanan beda antara tekanan oleh barometer yang bergerak relatif terhadap fluida dan tekanan statik
  629. teleskop inframerah teleskop yang menggunakan radiasi gelombang inframerah untuk mengetahui adanya uap air dalam atmosfer
  630. tenang khatulistiwa daerah tenang yang terletak di antara daerah dengan angin pasat dari kedua belahan bumi utara dan selatan
  631. teodolit rekam teodolit yang penunjukannya direkam secara mekanik atau foto pada peta
  632. teori fron teori tentang pembentukan dan perkembangan massa udara dan fron serta pembentukan dan pengembangan depresi luar tropis yang bersangkutan dengan massa udara dan fron itu
  633. teori konveksi pembentukan silikon teori tentang pembentukan depresi dengan memperhatikan besar gaya konveksi pada permukaan, disebabkan oleh pemanasan selama selang waktu tertentu
  634. termometer air hitam termometer yang bagian pekanya berupa bola hitam atau kaca yang dilapisi warna hitam
  635. termometer bimetal termometer yang terbuat dari unsur peka dari dua lapis metal yang berbeda koefisien muainya
  636. termometer bola basah termometer yang bola air raksanya dibungkus dengan kain yang dijaga agar selalu basah
  637. termometer bola kering termometer yang bola air raksanya tidak terbalut
  638. termometer cairan termometer yang menggunakan sifat mengembangnya cairan sebagai dasar untuk mengukur tinggi suhu
  639. termometer maksimum termometer yang dapat mengukur suhu maksimum
  640. termometer minimum termometer yang dapat mengukur suhu minimum
  641. termometer tahanan termometer listrik yang bekerja berdasarkan sifat perubahan tahanan penghantar listrik karena berubahnya suhu
  642. termometer tanah geotermometer
  643. tinggi dasar awan tinggi yang diukur dari titik di bumi sampai ke awan yang terendah
  644. tipe iklim jenis iklim suatu daerah yang ciri-cirinya didasarkan pada perubahan dan nilai rata-rata tekanan suhu
  645. tipe iklim mediteran tipe iklim yang memiliki ciri-ciri panas, kering dalam musim panas, dan banyak hujan dalam musim dingin
  646. tipe sinoptis ciri peredaran atmosfer yang terjadi berulang kali di suatu wilayah
  647. tipe tanah aklimat pembentukan tanah yang tidak disebabkan oleh faktor iklim, melainkan keadaan batuan
  648. titik gading titik yang menjadi dasar untuk menentukan titik nol skala barometer
  649. titik hiperbolik titik pada medan garis angin yang merupakan perpotongan antara garis divergensi dan garis konvergensi
  650. titik ibun suhu tertinggi untuk pembentukan ibun putih
  651. titik inti surya titik pada pola angkasa yang letaknya berlawanan dengan letak matahari
  652. titik netral daerah langit yang terletak pada bidang vertikal yang melalui matahari
  653. topan siklon tropis yang berkecepatan sangat tinggi; angin ribut; badai
  654. topan konveksi yang kekuatan anginnya melebihi 12 pada skala Beaufort
  655. turus bulan turus yang berupa sinar putih yang terlihat tegak lurus ke atas atau ke bawah bulan
  656. udara udara yang tidak berawan dan tidak berkabut
  657. udara udara yang bebas dari partikel padat atau cair yang dapat menyebabkan terhalangnya pandangan mendatar
  658. udara bahari massa udara yang telah lama tinggal di atas lautan dan telah memiliki kelembapan yang tinggi
  659. udara fon udara yang panas dan kering yang dibawa oleh angin fon
  660. udara mantap udara yang massanya bersifat takmantap statis
  661. ufuk debu bagian atas dari lapisan debu yang dibatasi oleh inversi suhu di lapisan bawah dan yang tampak mendatar apabila dilihat dari atas
  662. ulur-ulur kolom atau kerucut awan yang terdapat di bagian bawah awan kumulonimbus dan disertai angin pusaran
  663. undulatus varietas awan yang berupa lapisan atau lembaran yang utuh atau terpecah-pecah
  664. unsinus jenis awan sirus yang bentuknya seperti mata kail atau koma, biasanya terdiri atas kristal es
  665. unsur iklim keterangan tentang keadaan fisik iklim suatu tempat dalam waktu tertentu
  666. vektor angin vektor yang menyatakan nilai angin
  667. waktu baku antara pukul 03.00, 09.00, 15.00, dan 21.00 waktu Greenwich
  668. waktu baku utama pukul 00.00, 06.00, 12.00, dan 18.00 waktu Greenwich
  669. waktu pelemahan langkisau saat tercapainya amplitudo langkisau dan berakhirnya langkisau itu
  670. waktu pembentukan langkisau saat permulaan terjadinya langkisau dan tercapainya amplitudo langkisau
  671. waktu sinoptik waktu Greenwich, yang sesuai dengan perjanjian internasional, dilakukan secara serentak di seluruh dunia pada saat dilakukan pengamatan meteorologi
  672. wilayah informasi penerbangan wilayah di ruang angkasa yang telah ditentukan batasnya sehingga penerbangan yang melewati wilayah itu dapat memperoleh informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan masalah penerbangan
  673. wilayah konveksi daerah tempat terjadinya peristiwa konveksi
  674. wilayah pisah daerah di bagian atas lapisan troposfer yang di bawahnya terdapat daerah siklogenesis

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan mikologi:

  1. amerospora spora bersel satu yang tidak mempunyai sekat sama sekali
  2. analogi sesuatu yang sama dalam bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan
  3. analogi kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yang dapat dipakai untuk dasar perbandingan
  4. antropofilik bersifat lebih suka menyerang manusia (tentang jamur)
  5. geofilik bersifat lebih tertarik pada tanah (tentang jamur)
  6. hifa senositik hifa yang tidak mempunyai septum, dihasilkan dari pembelahan inti sel yang berlangsung berkali-kali tanpa diikuti oleh pembelahan sitoplasma
  7. karat putih penyakit yang gejalanya sepintas lalu menyerupai serangan jamur karat berwarna putih Pucciniales dan penyebabnya adalah Albuginaceae
  8. kontrol biologi pemberantasan hama dan penyakit tanaman dengan menggunakan parasit atau musuh-musuh alam patogen penyebabnya
  9. perkecambahan langkah pertama perkembangan atau pertumbuhan spora pada tahap memasuki stadium lain dalam daur hidup suatu jamur
  10. septum partisi yang membagi hifa yang berbentuk filamen menjadi sel-sel pada fungi
  11. sporangiosfor hifa yang menjulang ke atas dan membentuk sporangium
  12. tunas kecambah perkembangbiakan jamur bersel satu yang membentuk sel atau individu baru dengan berkecambah secara bertunas, yang umumnya terjadi pada khamir

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan mineral:

  1. adat fodidi pengubur mayat
  2. afanitik tekstur batuan beku yang butiran kristal mineralnya terlalu kecil untuk diamati dengan mata telanjang
  3. amfibol jenis asbes
  4. ampas sisa hasil proses pengolahan bahan galian yang tidak dikehendaki karena sudah tidak mengandung mineral berharga lagi
  5. apungan potongan lepas dari batuan atau bijih yang terdapat pada atau dekat permukaan tanah, atau dasar sungai, dapat digunakan sebagai petunjuk adanya mineral
  6. argirodit baja mineral abu-abu (Ag8Ge S6), salah satu dari dua mineral germanium dan bahan untuk germanium, perak, dan sulfur
  7. atap mutlak kumpulan lapisan yang berada di atas lapisan batu bara
  8. babit paduan logam berwarna putih dengan unsur utama timah putih atau timbal dan sejumlah kecil antimon, tembaga, dan logam lain, digunakan untuk bantalan poros
  9. bijih deposit kumpulan mineral yang mengandung satu atau lebih logam berharga yang dapat diolah dan diambil logamnya secara komersial; endapan bijih
  10. deplesi keausan sumber alam, terutama tambang
  11. ekstraksi penambangan batu bara atau bijih dari cebakannya
  12. endapan berlapis endapan bijih yang letaknya relatif datar dan sejajar dengan perlapisan batuan induknya
  13. endapan bijih bijih deposit
  14. endapan cebakan kumpulan mineral bijih yang dapat ditambang dengan menguntungkan
  15. endapan laut endapan bahan galian sedimen yang terdapat di dasar laut, biasanya terletak di luar landasan benua
  16. endapan sekunder bahan galian yang terbentuk dari hasil perubahan cebakan primer, antara lain melalui pelapukan, erosi, transportasi, pengendapan, dan penguapan
  17. endapan sungai material hasil endapan sungai aktif yang digunakan sebagai pemercontoh dalam eksplorasi geokimia
  18. evaluasi penggamakan upaya penilaian secara teknis dan ekonomis terhadap suatu cebakan bahan galian untuk kemungkinan pelaksanaan penambangannya
  19. faktor muai angka yang menunjukkan perbandingan antara volume material alami dan volume material lepas
  20. faktor susut angka yang menunjukkan perbandingan antara volume material setelah dipadatkan dan volume material lepas
  21. faneritik tekstur batuan beku yang butir-butir kristal mineralnya dapat dibedakan dengan mata telanjang
  22. filtrasi pemisahan material padat dari cairan dengan melewatkan suspensi pada penyaring atau penapis
  23. garnet akik (batu mulia) merah tua yang termasuk kelompok mineral silika
  24. kabut kombinasi beberapa macam gas yang terjadi di dalam tambang bawah tanah
  25. kabut hitam campuran udara dengan karbon monoksida yang terbentuk karena kebakaran di dalam tambang bawah tanah, tidak menimbulkan nyala api
  26. kabut sisa campuran gas yang masih tertinggal di dalam tambang setelah terjadi ledakan
  27. kalsedon kuarsa bening, biasanya berwarna biru pucat atau abu-abu
  28. keterbasahan sifat permukaan mineral yang dapat dibasahi air
  29. ketercucian kemampuan batu bara untuk ditingkatkan mutunya melalui proses pencucian
  30. krisopras kuarsa bening, berwarna hijau apel yang mengandung nikel, digunakan sebagai permata
  31. kuarsa penyusun utama dalam pasir, batuan, dan berbagai mineral, bersifat lebih tembus cahaya ultra-ungu daripada kaca biasa sehingga banyak digunakan dalam alat optik; silika
  32. lampu pengaman lampu khusus untuk tambang batu bara bawah tanah untuk penentuan adanya gas tertentu dalam tambang
  33. lekat-lekat air keadaan yang basah apabila terkena air pada permukaan mineral
  34. lekat-lekat udara sifat permukaan mineral yang tidak basah apabila terkena air
  35. lengas bawaan kandungan air dalam batu bara yang hanya dapat disingkirkan dengan pemanasan pada 110°C, digunakan pada analisis hampiran batu bara
  36. lengas bebas kandungan air pada batu bara, yang akan hilang apabila dibiarkan pada udara bebas selama 24 jam atau dipanaskan di atas temperatur ruang
  37. lengas total hasil penjumlahan lengas bawaan dan lengas bebas
  38. lengas udara air yang terwujud dalam berbagai bentuk di udara
  39. liberasi pelepasan atau penguraian oleh kominusi terhadap mineral berharga dari batuannya
  40. lignit jenis batu bara yang merupakan tingkat pertama hasil proses pembatubaraan gambut
  41. lopak tempat menampung air atau cairan lumpur pada tambang yang kemudian dipompakan ke luar
  42. lunau awal material sangat halus yang terbawa bersama bijih, terdiri atas lempung atau lapukan bijih
  43. metalurgi ekstraktif ekstraksi logam dari bijih dengan berbagai metode kimia dan mekanis
  44. pelombongan bawah cara penggalian bahan tambang bawah tanah yang arah penggaliannya lurus ke bawah
  45. pelombongan datar cara penggalian bahan tambang yang arah penggaliannya mendatar atau horizontal
  46. pelombongan punggung datar cara penggalian bahan tambang yang arah penggaliannya ke atas dengan menghancurkan tanah, gunung, dan sebagainya lapis demi lapis sejajar dengan lantai kerja
  47. pelombongan terbuka cara penggalian bahan tambang dengan penyanggaan alami yang meninggalkan bahan galian sebagai pilar-pilar
  48. pembelah inti alat untuk membelah inti secara memanjang dalam dua atau empat bagian yang sama untuk dianalisis secara kimia
  49. pengatusan pengayaan kandungan logam berharga suatu bahan galian bijih kadar rendah dengan menggunakan larutan encer tertentu
  50. plumbago grafit, timbel hitam
  51. raraha gadis yang telah mencapai usia untuk menikah
  52. rodolit varietas akik garnet yang berwarna merah jambu
  53. ruang pilar cara penambangan bawah tanah untuk bahan galian yang dilakukan dengan menggali bahan galian itu dan meninggalkan pilar sebagai penyangga
  54. siderit besi karbonat alamiah, lazim diperoleh dari meteor
  55. silika kristal; hablur
  56. sulfat batuan yang mengandung sulfat
  57. telaga sumur pengeboran sumber minyak tanah
  58. zirkon mineral silikat dengan rumus kimia ZrSiO4, merupakan sumber utama logam zirkonium, terakumulasi sebagai endapan pasir pantai, digunakan sebagai pasir cetak, batu permata, batu tahan api, keramik, dan paduan logam

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan musik:

  1. A nada ke-6 dalam tangga nada diatonik C mayor
  2. adagio tempo yang lambat dan penuh ekspresi
  3. afetuoso gaya musik yang emosional atau lembut, biasanya bertempo cukup lambat
  4. akor kombinasi tiga nada atau lebih yang bersuara sama dalam satu oktaf
  5. akordeon alat musik yang dapat dilipat yang dilengkapi dengan bilah gamitan (udara akan bertiup dengan kuat apabila pemuput udara digerakkan dengan tangan)
  6. akordeonis orang yang ahli memainkan akordeon; pemain akordeon
  7. akselerando percepatan tempo secara bertahap dalam musik
  8. aksentuasi penempatan tekanan yang pas atau sesuai pada perangkat musik
  9. aksidental tanda yang digunakan dalam notasi musik untuk menunjukkan perubahan atau pergantian kromatis
  10. alegreto cukup cepat (tentang irama), lebih cepat daripada andante, tetapi lebih lambat daripada alegro
  11. alegro cepat (tentang irama); lebih cepat daripada alegreto, tetapi tidak secepat presto
  12. alforn alat musik tiup dengan panjang sekitar 1,5—4,3 m yang digunakan terutama oleh para gembala di Swiss
  13. alto nada yang mencakup suara terendah wanita dan nada suara tertinggi pria (antara sopran dan tenor)
  14. alto orang (penyanyi) bersuara antara sopran dan tenor
  15. anakrus nada atau sekelompok nada yang mendahului kalimat musik yang tidak mendapat tekanan
  16. andante lambat (tentang irama)
  17. andante komposisi musik dalam tempo lambat
  18. andegan bagian akhir dari macapat
  19. andoi lagu dan tarian rakyat untuk menyambut tamu di Kabupaten Kutai, dinyanyikan secara bersama oleh pria dan wanita pada siang hari
  20. anggang-anggang gong yang dibuat dari logam pipih berpencu
  21. angklung alat musik tradisional yang dibuat dari tabung bambu
  22. angklung gubrak angklung dari bambu besar dan tinggi yang bernada monoton, digunakan untuk upacara Seren Taun yang berkaitan dengan perladangan seperti ketika ingin menanam atau memanen padi di daerah Bogor
  23. animato tempo penuh semangat dengan kecepatan antara 116--126 ketukan setiap menit
  24. anteseden suara atau bagian instrumental utama dalam kanon
  25. arabahu alat musik jenis rebab yang terbuat dari bambu, wadah gemanya terbuat dari kayu atau tempurung
  26. aramba alat musik (dari Pulau Nias) berbentuk bundar dengan pemicu di tengahnya, dibuat dari logam atau perunggu, dibunyikan dengan pemukul kayu yang berujung bulat (ukurannya lebih kecil daripada gong)
  27. aransemen penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen lain yang didasarkan pada sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah
  28. aria nyanyian tunggal (kadang-kadang juga permainan musik) yang sendu dan dibawakan dengan penuh perasaan, diiringi alat musik seperti opera dan oratoria
  29. arpegio uraian nada-nada dari akor yang berurutan naik dan turun
  30. babarangan alat musik yang dibunyikan dengan cara dipukul; bonang
  31. babun alat musik jenis gendang (dari Kalimantan Selatan), biasanya dipakai untuk mengiringi pencak silat atau pertunjukan wayang
  32. badi tiang lagu rakyat tradisional Kalimantan Timur yang menggambarkan kesedihan
  33. bagana sejenis lira dari Etiopia
  34. bahu bidang tepi yang membentuk rongga pada alat musik jenis gong, bonang, dan lain-lain
  35. bajang kerek alat musik berbentuk busur yang dimainkan dengan cara memetik tali busur di depan mulut atau menyentuh busurnya dengan jari
  36. balabak komposisi tembang jenaka dalam karawitan
  37. balalaika alat musik dari Rusia seperti biola, berbentuk segitiga dan berdawai
  38. balio suling kecil berlubang 2, 3, atau 4 yang dimainkan oleh petani dan penggembala di sekitar danau Sidenreng, Sulawesi
  39. balungan nada-nada pokok dalam notasi gending karawitan jawa yang dimainkan dengan perangkat musik tertentu
  40. banjo banyo
  41. banyois orang yang ahli memainkan banyo; pemain banyo
  42. baris titinada tinggi atau rendahnya not
  43. bariton rentang suara sedang pada pria, antara tenor dan bas
  44. bariton alat musik yang memiliki jangkauan nada antara tenor dan bas
  45. barok gaya musik klasik barat pada tahun 1600—1750
  46. bas nada yang besar dan rendah (tentang musik dan lagu)
  47. bas alat musik yang mempunyai nada terendah
  48. batang pendulum batang logam pada metronom yang bergoyang dari satu sisi ke sisi lain untuk menghasilkan suatu sinyal bunyi
  49. baton tongkat kecil di tangan dirigen yang digunakan untuk memberi aba-aba kepada para pemain atau penyanyi yang dipimpinnya
  50. beban geser beban pada batang pendulum metronom yang digerakkan sepanjang batang pendulum untuk mengatur frekuensi ketukan
  51. bebop jaz yang memiliki irama dan harmoni yang kompleks
  52. bendera not tanda pada not balok yang menentukan nilai ketukan
  53. berpencu memiliki pencu
  54. bertala-tala bersambut-sambut (tentang bunyi-bunyian)
  55. birama ayunan gerak kelompok beberapa pulsa yang pulsa pertamanya mendapat aksen kuat secara berulang dan teratur
  56. birama satuan kelompok ketukan tetap yang dimulai dengan ketukan kuat sampai ketukan kuat berikutnya; metrum
  57. blantika dunia; jagat
  58. blues jenis lagu ratapan orang Negro Amerika yang berkembang mulai tahun 1911 sebagai perintis musik jaz
  59. C nada pertama dalam tangga nada diatonik C mayor
  60. cakepan teks lagu dalam karawitan
  61. calong jenis calung renteng (di Kalimantan), memiliki empat bilah dengan ukuran yang tidak terlalu panjang, talinya diikat pada kedua ibu jari kaki pemain yang memainkannya sambil duduk mengangkang
  62. calung lengger calung khas Banyumas yang mengiringi tarian kelompok lengger
  63. canang gong kecil (untuk memberi alamat, menguar-uarkan pengumuman, dan sebagainya)
  64. cantabile dengan gaya menyanyi
  65. carabalen perangkat gamelan keraton Surakarta dan Yogyakarta
  66. celempong alat musik perkusi yang terbuat dari logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar, terdapat di daerah Kuantan dan Riau; talempong
  67. celempung alat musik perkusi dengan kotak suara berbentuk trapesium dengan belasan dawai terentang di atasnya yang dimainkan dengan jari atau dengan pemetik khusus
  68. celempung alat musik petik daerah Jawa Barat yang terbuat dari bambu beruas dengan dawai dari lapisan kulit bambu itu sendiri yang dikelupas, ditarik ke atas dan diberi pasak di bawahnya
  69. celuring alat musik pukul dalam orkes gamelan, terbuat dari perunggu, bentuknya menyerupai mangkuk-mangkuk kecil, dipasang berderet tergantung pada rak kayu, dimainkan dengan memukulkan sebatang logam kecil secara enteng di bagian pinggirnya
  70. cempres alat musik gamelan seperti saron, mempunyai kurang lebih empat belas bilah, digunakan dalam gamelan degung
  71. cerempung alat musik petik yang berdawai banyak seperti gitar; kecapi
  72. con molta passione dengan sangat bergairah; digunakan sebagai aba-aba dalam musik agar dimainkan dengan penuh gairah dan semangat
  73. crescendo tambah lama tambah kuat atau keras; lambangnya <
  74. curiga alat musik dari Sulawesi Selatan, berupa lempeng logam, berbentuk kipas segi empat yang sudut-sudutnya digantungi gelang-gelang logam
  75. D nada ke-2 dalam tangga nada diatonik C mayor
  76. da nada pertama pada urutan tangga nada pentatonik, dilambangkan dengan angka 1
  77. da camera ditulis untuk ruangan yang kecil (tentang musik kamar)
  78. da capo dimulai dari permulaan; kembali ke awal
  79. da capo al fine dari awal sampai akhir
  80. dadako alat musik pukul dari daerah Timor berupa seruas bambu yang ditakik kulitnya dan diganjal ujung-ujungnya sehingga mirip kecapi
  81. dag-dag genderang dengan sehelai selaput kulit, dibunyikan dengan pukulan tangan atau dengan sebuah pemukul
  82. daga bagian kepala pada alat musik rebab
  83. damaru gendang kecil
  84. dami lambang panjang suara dalam notasi gamelan yang menunjang ritme
  85. daminatila urutan tangga nada dalam pentatonik yang dipetik dari bagian kata dalam kalimat
  86. dandi gendang kecil
  87. dandi kecapi (alat musik)
  88. dangdut jenis dan irama musik yang ditandai oleh pukulan tetap bunyi gendang rangkap yang memberikan bunyi dang pada hitungan ke-4 dan dut pada hitungan ke-1 dari birama berikut
  89. dansa tari cara Barat yang dilakukan oleh pasangan pria-wanita dengan berpegangan tangan atau berpelukan yang diiringi musik
  90. dap genderang; tambur
  91. daur ulang rekaman atau penampilan versi baru sebuah lagu yang pernah dirilis atau dibawakan oleh orang lain
  92. desimol not berjumlah sepuluh dengan nilai jarak yang sama dalam dua satuan hitungan lainnya
  93. dinamika tingkatan volume atau kelembutan dan intensitas suara pada musik
  94. dizi nama alat musik tiup berupa seruling horizontal yang berasal dari Tiongkok
  95. do nada pertama pada urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dengan angka 1
  96. dog-dog alat musik jenis genderang, terdiri atas sehelai selaput kulit (sapi dan sebagainya), dibunyikan dengan pukulan tangan atau dengan pemukul
  97. dol gendang
  98. drumer pemain drum (genderang, tambur); penabuh drum
  99. duplet tiga ketuk dibagi dua dengan nilai tempo yang sama
  100. E nada ke-3 dalam tangga nada diatonik C mayor
  101. ekatantri alat musik petik India, terdiri atas seutas dawai yang direntangkan antara ruang guna kecil yang bagian bawahnya ditutupi kulit dan berleher tegak, biasa digunakan oleh pengemis
  102. embosur bagian tiup pada alat musik
  103. embosur posisi dan cara menggerakkan bibir untuk menghasilkan nada pada alat tiup
  104. etude komposisi musik yang dibuat khusus untuk melatih teknik tertentu
  105. F nada ke-4 dalam tangga nada diatonik C mayor
  106. fa nada ke-4 pada urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dengan angka 4
  107. fagot alat musik tiup dengan ujungnya berupa lembar tipis rangkap yang suaranya besar dan berfungsi sebagai instrumen bas
  108. falseto kontra tenor
  109. falseto metode produksi suara untuk menyanyikan nada di area yang lebih tinggi daripada jangkauan normal, dulu hanya digunakan untuk laki-laki, tetapi kini juga untuk wanita
  110. fermata tanda pada notasi berupa garis setengah lingkaran dengan titik di dalamnya, berfungsi untuk memperpanjang not lebih lama daripada nilai not atau diamnya
  111. forte kuat; keras (tentang musik)
  112. fortepiano bentuk awal piano pada abad ke-18 dan awal abad ke-19 yang memiliki rentang lebih kecil dan timbre lebih lembut daripada piano modern
  113. fortissimo sangat nyaring atau sangat kuat (tentang musik); lambangnya ff
  114. G nada ke-5 dalam tangga nada C mayor
  115. galaganjur genderang
  116. gambang alat musik pukul tradisional (bagian dari perangkat gamelan) yang dibuat dari bilah-bilah kayu (16–25 bilah) yang panjang dan besarnya tidak sama, dimainkan dengan alat pukul
  117. gambus alat musik petik mirip kecapi (mandolin) berasal dari Arab, biasanya diiringi gendang
  118. gambus orkes dengan gambus sebagai alat musik utamanya
  119. gamelan bumbung permainan musik secara bersama-sama menggunakan berbagai ukuran bumbung
  120. garis bantu garis yang dibuat untuk menuliskan nada yang tidak dapat ditulis dalam sangkar nada, panjangnya hanya untuk satu nada
  121. garis bendera garis lurus yang menghubungkan not-not yang sama ketukannya, dipakai sebagai pengganti bendera not
  122. garis birama garis tegak lurus yang membatasi birama, tingginya sama dengan paranada
  123. garis lengkung melismatis garis lengkung pada not balok yang menghubungkan kelompok not dari sebuah suku kata pada lagu
  124. garis paranada lima garis horizontal tempat not diletakkan pada notasi musik balok
  125. gedombak gendang yang hanya sebelah mukanya yang bertutup kulit
  126. gendang alat bunyi-bunyian berupa kayu bulat panjang, di dalamnya ada rongga dan salah satu lubangnya atau kedua-duanya diberi kulit (untuk dipukul)
  127. gender gamelan Jawa yang dibuat dari bilah-bilah logam berjumlah empat belas buah dengan penggema dari bambu
  128. genggong alat musik seperti harmonika, terbuat dari bahan bambu, kayu, pelepah enau, atau logam, dilengkapi dengan lidah-lidah getar, dimainkan dengan menarik-narik tali yang dihubungkan dengan lidah-lidah getar pada alat itu dengan mulut sebagai resonator
  129. genjring rebana kecil yang dilengkapi dengan kepingan logam bundar pada bingkainya; kencreng
  130. genta eret alat musik berupa bola-bola logam bercelah yang dirangkai dengan pita, berisi butir logam yang bergerak bebas di dalamnya; giring-giring
  131. gerantang alat musik sejenis calung dengan beberapa bumbung yang panjangnya berbeda-beda dan tersusun pada sebuah rak, dimainkan dengan dua pemukul, digunakan dalam gamelan, kolintang, dan angklung
  132. gitar alat musik dengan bahan dari kayu seperti biola, berleher panjang, berdawai enam atau lebih, dimainkan dengan memetik dawai itu dengan jari
  133. gitar bas gitar yang jangkauan nadanya lebih rendah daripada gitar listrik, biasanya memiliki empat senar
  134. gong alat musik pukul paling besar di antara peranti gamelan sejenis, berbentuk bundar dengan tonjolan di tengahnya (tempat memukul)
  135. gong acara dan sebagainya yang terakhir (yang menarik perhatian)
  136. gong bumbung gong yang dimainkan dengan cara meniupkan udara ke dalam bumbung besar melalui tabung berukuran kecil yang dengan variasi tiupan dapat melaksanakan fungsi kendang juga
  137. gonrang alat musik seperti gendang (di Simalungun)
  138. grenek nada hias atau ornamentasi yang diungkapkan secara spontan oleh penyanyi dan pemusik hingga menambah keindahan pada lagu yang didendangkan
  139. hapetan alat musik sejenis kecapi dari daerah Tapanuli, berdawai dua dimainkan dengan sebuah bilah petik
  140. harmonika alat musik tiup dengan lubang-lubang nada berlidah-lidah yang mengeluarkan bunyi karena lidah-lidah itu bergetar pada waktu ditiup
  141. harmonisasi bermain atau bernyanyi dalam harmoni
  142. harmonium alat musik gamit seperti orgel kamar, dibunyikan dengan menekan tombol pembuka lidah-lidah yang bergetar karena angin yang dipompa (pedal kaki), banyak dipakai sebagai alat musik pengiring di gereja
  143. harmonium alat musik seperti orgel kecil
  144. harpa alat musik petik yang bentuknya menyerupai busur yang direntangi 46 buah dawai pada posisi vertikal dan pedal kaki, dimainkan dengan cara memetik dawai-dawai itu dengan jari kedua belah tangan
  145. harpa aeolian alat musik yang dimainkan oleh angin, berbentuk kotak dengan senar-senar yang terbentang antara dua jembatan pada kedua ujung permukaan kotak, pada bagian tengah terdapat jendela kecil tempat angin berembus masuk melintasi senar dan memproduksi bunyi
  146. hiphop jenis musik yang biasanya didasarkan pada musik rap dengan jenis musik lain seperti blues
  147. hobo alat musik tiup dari kayu, berbentuk tabung sepanjang 65 cm dengan rongga sempit berbentuk kerucut, kolom udara digetarkan melalui klep tiup ganda
  148. idiofon alat musik dengan sumber suara berupa getaran badan alat musik itu sendiri, seperti gong, simbal, angklung, dan lain-lain
  149. instrumen petik alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik, misalnya gitar, bas
  150. instrumen pukul alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul, misalnya gendang, tabla
  151. instrumen tiup alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup, misalnya suling dan trompet
  152. instrumental (tentang lagu) yang dibawakan dengan memakai alat-alat musik, tidak dinyanyikan
  153. instrumentasi penyusunan (komposisi, aransemen) sebuah permainan musik
  154. instrumentasi pengetahuan mengenai sifat-sifat khas dari berbagai alat musik
  155. interval perbedaan ketinggian antara dua nada; jangka nada
  156. intonasi ketepatan penyajian tinggi rendah nada (dari seorang penyanyi)
  157. introduksi bagian awal sajian musik sebelum penyanyi mulai menyanyikan lagu
  158. irama ukuran waktu atau tempo
  159. japan gong dan kenong yang bingkainya sempit sehingga nadanya rendah, digunakan untuk gending yang megah
  160. jegog gamelan atau tetabuhan khas Jembrana, terbuat dari bambu, berukuran besar, biasanya dipakai untuk mengiringi pencak
  161. jegogan alat musik gender, berbilah besar sebanyak lima buah, bernada rendah, dimainkan dengan sebuah pemukul yang berbentuk bulat dan bertangkai
  162. jengglong alat musik, bagian dari perangkat gamelan
  163. jenglong alat musik (dari Jawa Barat) berupa beberapa pencar bonang yang disusun secara bergantung atau berderet, membentuk tapal kuda, jumlahnya sebanyak nada-nada satu oktaf, digunakan dengan gamelan degung
  164. jimbe alat musik tabuh menyerupai gendang yang tengahnya lebih ramping
  165. jindra dawai atau senar rebab yang bernada rendah
  166. jublag alat musik termasuk jenis gender, berbilah enam, besar-besar, bernada rendah dimainkan dengan pemukul berbentuk palu agak tumpul
  167. kabaza alat musik perkusi Latin menyerupai alat musik Afrika berupa tempurung kering dengan untaian biji-bijian membentuk jaring yang menyelimuti permukaan tempurung
  168. kakofoni suara (musik) yang sumbang atau kasar sehingga menyakitkan pendengaran
  169. kam sisir kuda-kuda
  170. kanon komposisi musik yang dimainkan secara bersahut-sahutan
  171. kantikel himne dengan syair-syair dari Injil, juga merupakan karya musik konser untuk lagu-lagu gerejawi
  172. kastanyet alat musik yang terdiri atas sepasang kepingan gading atau kayu keras yang cekung dan diikatkan dengan tali, yang diketuk-ketukkan dengan (ibu) jari untuk mengiringi irama tari-tarian Spanyol
  173. kendang bumbung kendang yang menggunakan bumbung sebagai badannya
  174. kepala not bagian not, bentuknya bulat telur dan condong ke kanan
  175. keromong alat musik yang bentuknya seperti bonang pada gamelan Jawa, dimainkan dengan dua pemukul, jika dimainkan bersama-sama dengan gambang kayu, rebab batok, gendang, dan kempul disebut gambang keromong
  176. keroncong alat musik petik berupa gitar kecil berdawai empat atau lima
  177. keroncong irama (langgam) musik yang ciri khasnya terletak pada permainan alat musik keroncong, yaitu kendang, selo, dan gitar melodi yang dimainkan secara beruntun
  178. keroncong jenis orkes yang terdiri atas biola, seruling, gitar, ukulele, banyo, selo, dan bas
  179. ketuk alat musik gamelan Jawa, berbentuk seperti bonang, tetapi lebih pipih dan berdinding lebih rendah daripada kenong, berfungsi sebagai pemberi tekanan dalam musik gamelan
  180. kibor alat musik elektronik, terdiri atas satu papan tuts horizontal seperti piano, dapat memainkan beragam suara, seperti terompet, suling, gitar, biola, atau perkusi
  181. kibordis pemain kibor
  182. klante tali yang digunakan untuk menggantungkan gong atau kempul
  183. klarinet alat musik tiup dengan lidah-lidah tunggal yang dapat bergetar, dibuat dari kayu atau logam yang diberi lubang-lubang dan gamitan, menghasilkan suara kecil melengking
  184. klaviola piano yang dapat dibunyikan oleh mesin
  185. klef lambang yang berfungsi untuk menentukan nada not, terletak di ujung kiri paranada
  186. kolintang alat musik pukul yang terdiri atas bilah-bilah kayu yang disusun berderet dan dipasang di atas sebuah bak kayu (seperti gambang), terutama terdapat di Sulawesi Utara
  187. komposisi gubahan, baik instrumental maupun vokal
  188. komposisi teknik menyusun karangan agar diperoleh cerita yang indah dan selaras
  189. konduktor pemimpin pergelaran musik dengan isyarat tangan dan tubuh untuk menyatukan ungkapan suatu karya musik; dirigen
  190. konga irama lagu ritual yang berasal dari Kuba
  191. konserto komposisi untuk permainan satu instrumen solo atau lebih dengan iringan orkes, atau kadang-kadang dengan iringan piano
  192. kontano perintah untuk menghitung birama istirahat secara bersama-sama
  193. kontinuo musik pengiring yang dimainkan pada jalur bas, sering mengiringi karya-karya klasik
  194. kontra petunjuk untuk suara yang lebih rendah daripada yang tertulis, biasanya satu oktaf lebih rendah
  195. kontra bas wilayah suara satu oktaf lebih rendah daripada wilayah suara bas
  196. kontra fagot alat musik tiup berlidah getar ganda dengan wilayah suara satu oktaf lebih rendah daripada fagot
  197. kontra tenor jenis suara pria yang sangat jarang, lebih tinggi daripada suara tenor; falseto
  198. kontrabas alat musik petik, bentuknya seperti gitar besar berdawai empat atau lima dipetik dalam keadaan berdiri mengeluarkan suara yang berat dan rendah
  199. kontralto suara di antara tenor dan mezosopran
  200. kontrapung gaya musik yang disusun secara bersahut-sahutan
  201. kordofon alat musik yang sumber bunyinya berasal dari senar yang dipetik, digesek, dan sebagainya
  202. kornet alat musik berkatup, terdiri atas pipa berbentuk kerucut lengkung dan sebuah genta lebar
  203. korus bait atau bagian lagu yang diulang dan merupakan inti lagu
  204. kres aksidental yang ditempatkan sebelum sebuah not yang digunakan untuk menaikkan setengah nada, dilambangkan dengan #
  205. kresendo pertambahan volume suara musik secara berangsur-angsur; makin keras
  206. kromatis menurut tangga nada yang turun dan naik setengah nada
  207. kuart jarak nada antara empat deretan nada diatonik
  208. kunci runtunan nada yang berhubungan satu sama lain, berdasarkan pada suatu nada utama
  209. kunci lambang yang digunakan untuk menunjukkan letak not tertentu pada balok not, seperti kunci G menunjukkan letak not g pada garis kedua balok not
  210. kuodlibet pertunjukan musik dengan gubahan dari lagu-lagu yang familier
  211. la nada ke-6 pada urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dengan angka 6
  212. la nada ke-5 pada urutan tangga nada pentatonik, dilambangkan dengan angka 5
  213. laras pancer nada tertentu yang dipertahankan untuk tetap dipukul sebagai pengisi nada-nada yang kosong
  214. larau tanda tempo lebih lambat dari largo ketika sebuah lagu akan dinyanyikan
  215. largisimo tempo lebih lambat daripada largo dalam bermain musik atau bernyanyi
  216. largo tempo sangat lambat dalam bermain musik atau bernyanyi
  217. largo lebar
  218. legato tanda untuk memainkan atau menyanyikan dua atau beberapa nada yang tidak sama tingginya secara bersambung halus tanpa terputus
  219. lenso tarian muda-mudi (tarian pergaulan) dari daerah Maluku dengan mempergunakan saputangan
  220. lidah serunai tali atau bilah tipis pada bagian tiupan serunai yang dapat bergetar
  221. ligatur tanda untuk membayangkan dan menyanyikan dua atau beberapa nada yang sama tingginya sebagai satu tanda (tersambung tanpa terputus)
  222. luas suara jarak antara nada terendah dan nada tertinggi yang dapat dicapai oleh alat musik atau suara manusia
  223. majeur lebih tinggi setengah nada daripada mineur
  224. mandolin alat musik petik yang bentuknya seperti buah pir dengan senar sebanyak 4–6 pasang
  225. manimba alat musik pukul jenis gambang kayu, penguat bunyinya berupa tabung logam yang diletakkan di bawah setiap bilahnya, dimainkan dengan dua pemukul pada tiap-tiap tangan, sebagai hiburan sering dimainkan oleh lebih dari satu orang (di Afrika dan Amerika Tengah)
  226. marakas alat musik yang diguncang-guncang, terbuat dari labu kering berisi biji kering atau kerikil
  227. marimba alat musik seperti kolintang dari Afrika Selatan
  228. marwas alat musik seperti genderang, mempunyai dua helai selaput kulit, biasanya dimainkan diiringi orkes gambus
  229. mayor lebih tinggi setengah nada daripada minor
  230. meko alat musik pukul dari Pulau Rote yang bentuknya seperti gong kecil, biasa dipakai dalam susunan bergantung sebanyak sembilan buah, dimainkan oleh empat pemain
  231. mele lagu yang mengiringi tari hula-hula
  232. melisma sekelompok not yang dinyanyikan dalam satu nada
  233. melodi susunan rangkaian tiga nada atau lebih dalam musik yang terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan
  234. melodika alat musik tiup kecil sejenis harmonika, dimainkan dengan tiupan langsung atau memakai pipa lentur yang dihubungkan ke mulut
  235. melodius bersangkutan dengan irama
  236. melodius enak didengar karena berirama
  237. membranofon alat musik dengan sumber suara berupa membran atau selaput tipis, seperti drum, gendang, tifa, dan lain-lain
  238. mendaur ulang merekam atau menampilkan versi baru lagu yang aslinya pernah dirilis atau dibawakan oleh orang lain
  239. mento musik rakyat Jamaika, mirip kalipso
  240. merdangga alat musik pukul berupa gendang panjang, bentuknya di tengah lebih lebar daripada di ujungnya, dipukul dengan tangan
  241. metalofon alat musik dengan sumber suara berupa rangkaian batang logam yang menghasilkan berbagai nada bila dipukul
  242. mezzo pertengahan, medium, setengah; lambangnya M
  243. mezzo forte sedikit nyaring; lambangnya mf, m.f.
  244. mezzo piano sedikit lembut; lambangnya mp, m.p.
  245. mezzo-soprano suara wanita antara soprano dan kontralto
  246. mineur bernada rendah
  247. minor kecil (digunakan untuk selang, tangga nada, dan akor)
  248. moderato tenang, sedang dalam tempo
  249. moderato cantabile dengan gaya yang megah dan merdu dengan tempo yang tenang
  250. modulasi peralihan dari satu dasar nada ke dasar nada yang lain dengan melepaskan dasar nada pertama secara mutlak
  251. moko alat bunyi-bunyian zaman dulu berupa genderang dengan selaput suara dari logam, dipakai sebagai maskawin atau pelengkap upacara kebesaran
  252. mol aksidental yang ditempatkan sebelum sebuah not yang menurunkannya setengah nada
  253. musik absolut musik yang dimainkan dengan instrumen saja, tanpa bermaksud untuk menggambarkan sesuatu yang lain
  254. na nada ke-3 pada urutan tangga nada pentatonik, dilambangkan dengan angka 3
  255. nonuplet kelompok sembilan not musik yang dimainkan dalam delapan atau enam ketuk
  256. not bantu not yang terletak pada garis bantu
  257. not bendera not yang memakai simbol menyerupai bendera
  258. not garis not balok yang diletakkan pada garis paranada
  259. not seperdelapan not balok yang bernilai setengah ketuk, dilambangkan dengan bulatan hitam bertangkai dan berbendera
  260. not seperempat not balok yang bernilai satu ketuk, dilambangkan dengan bulatan hitam bertangkai seperti kecambah
  261. not spasi not balok yang diletakkan di ruang antara dua garis paranada
  262. obo alat musik tiup dari kayu dan sebagainya yang ujungnya berbentuk kerucut yang mengeluarkan nada nyaring dari B rendah sampai 2½ oktaf lebih
  263. oktaf nada yang ke-8 dalam deretan tangga nada diatonik yang mempunyai getaran sebanyak dua kali lipat
  264. oktaf kumpulan delapan nada berturut-turut
  265. oktet gubahan lagu delapan suara
  266. oktet kelompok pemain musik yang terdiri atas delapan orang, masing-masing memegang peranan yang sederajat
  267. oratorium jenis karya musik yang besar (yang tumbuh dari suatu kebiasaan di tempat peribadatan di kota Roma pada akhir abad ke-16) dengan bersumberkan Alkitab untuk penciptaannya
  268. organ alat musik besar seperti piano yang menghasilkan nada dari udara yang diembuskan ke dalam pipa yang berbeda bentuk dan ukuran; orgel; harmonium
  269. organ alat musik yang nadanya dihasilkan melalui dawai elektronik
  270. orgel alat musik tiup atau embus (biasa dipakai di gereja, berfungsi sebagai pengiring nyanyian gereja), biasanya terdiri atas seperangkat pipa yang dikontrol oleh papan tombol dan menghasilkan suara musik yang beraneka
  271. ornamen serangkaian not yang digunakan untuk menghias melodi
  272. ostinato pola irama yang dinyanyikan berulang
  273. overture komposisi musik dalam bentuk sonata
  274. papan tuts serangkaian tuts pada piano atau organ (52 putih dan 36 hitam)
  275. paranada lima garis horizontal tempat not diletakkan pada notasi musik balok
  276. patet sistem dalam permainan gamelan yang menentukan tingkat nada dan tanggapan pendengar
  277. peking perangkat gamelan berupa bilah-bilah besi kecil bernada tinggi yang menjadi bagian dari perangkat gamelan
  278. pelog jenis tangga nada dalam karawitan Jawa, Sunda, dan Bali yang memberi kesan tenang dan luhur (tiap oktaf terdiri atas lima, enam, atau tujuh nada yang jaraknya tidak sama)
  279. pentatonik not yang terdiri atas lima nada (seperti pada gamelan)
  280. petuk alat gamelan jenis ketuk (dalam gamelan Jawa), dimainkan secara berpasangan
  281. pianissimo sangat lembut; lambangnya pp
  282. piano alat musik berdawai baja, dibunyikan dengan memukulkan palu-paluan pada dawai itu, dan dimainkan dengan menekan tutsnya
  283. piano istilah musik yang berarti lembut (tentang lagu yang harus dimainkan dengan lembut)
  284. polifoni gaya komposisi musik yang menggabungkan dua suara atau lebih
  285. pompang alat musik tiup dari Sulawesi yang mengeluarkan satu nada, terbuat dari tabung bambu
  286. popera perpaduan antara musik pop dan opera
  287. prelude lagu pendek yang dicipta untuk mengawali atau mengantarkan pergelaran nyanyian atau musik yang sebenarnya
  288. prestissimo sangat tergesa (dalam tempo musik)
  289. presto dalam tempo yang cepat
  290. pugar aksidental yang membatalkan pengaruh aksidental lain
  291. pulsa rangkaian denyutan berulang secara teratur yang terasa dalam musik, jika pulsa itu terdengar disebut ketukan
  292. puvi-puvi alat musik sejenis seruling besar dari bambu, pada pangkalnya terdapat bilah-bilah getas, yang disayat dari bambu itu, biasa ditambah dengan corong dari daun kelapa
  293. rallentando diperlambat (dalam tempo musik)
  294. re nada ke-2 pada urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dengan angka 2
  295. recitativo bercerita (dalam tempo musik)
  296. rege musik populer dari Jamaika, yang menggabungkan ciri khas gaya asli dengan unsur-unsur musik rok dan soul, memiliki tempo sedang dan irama tak beraturan
  297. rengkong bunyi-bunyian yang sengaja dibuat oleh para pemikul padi dengan alat pikulnya
  298. ritenuto tahan (dalam tempo musik)
  299. rubato tidak teratur benar (dalam tempo musik)
  300. S soprano; suara tertinggi
  301. saksofon alat musik tiup yang dibuat dari logam, berbentuk lengkung seperti pipa cangklong, dilengkapi dengan lubang dan tombol jari
  302. salung alat musik tiup yang terbuat dari bambu talang, berdiameter sekitar 3 cm, panjangnya sekitar 50 cm, mempunyai enam buah lubang pengatur nada berjarak sekitar 3 cm, pangkal ujungnya tidak bersumbat, ditiup dalam posisi miring dengan menempelkan pangkalnya ke pinggir kiri atau kanan bibir
  303. sangkar nada tempat meletakkan simbol notasi dalam partitur musik
  304. saron alat musik gamelan yang berupa bilah-bilah logam yang diletakkan di atas wadah kayu berongga, jumlah bilahnya sebanyak nada pokok tangga nada, antara 6–8
  305. sasando alat musik petik dari Pulau Rote yang terdiri atas tabung bambu dengan rentangan beberapa dawai yang ditempatkan pada ruang resonansi yang terbuat dari daun lontar
  306. sekal tangga nada; laras; tata laras
  307. sekstet gubahan lagu yang dinyanyikan oleh enam penyanyi atau dimainkan oleh enam orang pemain musik
  308. sekstet grup penyanyi atau orkes yang terdiri atas enam orang
  309. selo alat musik gesek, bentuknya seperti bas, termasuk keluarga biola, nadanya satu oktaf di bawah biola
  310. septet gubahan lagu yang dimainkan atau dinyanyikan oleh tujuh orang
  311. septet grup penyanyi atau orkes yang terdiri atas tujuh orang
  312. seruling alat musik tiup yang terbuat dari buluh, logam, dan sebagainya; suling
  313. serunai alat musik tiup jenis klarinet yang dibuat dari kayu
  314. si nada ke-7 pada urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dengan angka 7
  315. sikat kawat alat musik yang terdiri atas kawat baja yang sangat halus yang disikatkan pada simbal atau pada bidang pukul sebuah drum senar
  316. simbal instrumen musik perkusi berbentuk bundar, terbuat dari tembaga, dimainkan dengan cara dipukul dengan stik atau dengan pasangannya secara bersama-sama
  317. simbol jeda simbol yang menandai dan menunjukkan lama henti
  318. sistrum alat musik yang terdiri atas sebuah rangka dengan batang silang dan cakram logam yang akan saling memukul apabila alat digoyang
  319. siter alat musik petik yang berdawai (bersenar), bentuknya menyerupai cerempung atau kecapi Sunda
  320. ska musik yang berasal dari Jamaika, yang menggabungkan unsur-unsur musik tradisional Karibia dan jaz
  321. sol nada ke-5 pada urutan tangga nada diatonik, dilambangkan dengan angka 5
  322. solfeggio menyanyi dengan suku kata sol fa
  323. sotto voce berbisik (aba-aba dalam musik)
  324. stik pemukul alat musik seperti drum, dan sebagainya
  325. stringendo mendesak (dalam tempo musik)
  326. subtonik nada ke-7 dari tangga nada diatonik
  327. tabla alat musik pukul berupa dua gendang kecil, satu berbentuk silinder dan satu lagi berbentuk mangkuk, dimainkan dengan cara diketuk dengan jari
  328. tala laras (kesesuaian nada)
  329. tala alat untuk melaraskan nada; garpu tala
  330. talempong alat musik pukul dari logam, perunggu, atau besi, berbentuk bundar
  331. tamborin alat musik jenis rebana dengan atau tanpa hiasan kerincing logam di sekitar bingkainya
  332. tambur alat musik pukul, berbentuk bundar, dibuat dari kulit yang diberi bingkai; genderang
  333. tanda diam tanda titik pada not angka atau bentuk lain pada not balok yang menandakan tidak dimainkannya musik pada tanda itu, lamanya diukur dengan ketuk seperti pada not
  334. tanda dinamik gambar atau simbol dalam not balok yang menunjukkan keras lembutnya nada
  335. tanda kres tanda seperti silang ganda pada garis paranada yang berfungsi meninggikan not setengah nada
  336. tanda mol tanda seperti huruf b kecil pada garis paranada yang berfungsi menurunkan not setengah nada
  337. tanda mula tanda yang menunjukkan mulainya lagu dalam notasi balok
  338. tanda mula natural tanda mula pada nada dasar C
  339. tanda oktava tanda yang disimbolkan dengan 8va pada notasi balok yang berarti not setelah itu dinaikkan atau diturunkan satu oktaf
  340. tangga nada mayor tangga nada diatonik cirinya bernada riang dan bersemangat, diawali dan diakhiri do, berpola interval 1, 1, 1½, 1, 1, 1, ½; tangga nada yang paling lazim digunakan dalam lagu pop
  341. tanggetong alat musik petik dari Tapanuli, berupa siter bambu, dimainkan dengan memetik dawai-dawai yang dikerat dari badan alat tersebut
  342. tangkai not bagian not yang berupa garis tegak lurus yang panjangnya dua kali panjang kepala not
  343. tarawangsa alat musik gesek dan petik khas Sunda
  344. tebung alat musik (dari Kalimantan Barat), berupa genderang dengan bingkai panjang dari bambu, selaput suaranya dari kulit, biasanya dimainkan bersama seruling dan rebab bambu berdawai tiga
  345. ti nada ke-4 pada urutan tangga nada pentatonik, dilambangkan dengan angka 4
  346. timbre perbedaan sifat antara dua nada yang sama kuat dan sama tinggi nadanya dalam konstruksi instrumen; irama nada; cocok nada
  347. timpani perangkat genderang dalam orkes
  348. titik penambah titik yang diletakkan di belakang not yang berfungsi untuk menambah nilai not senilai setengahnya
  349. titinada not
  350. triol kelompok tiga buah not yang sama nilanya, tetapi jumlah nilainya sebesar dua not saja, ditandai dengan tulisan angka tiga dan garis lengkung yang menyatukan ketiga not tersebut
  351. trombon alat musik tiup berbentuk trompet panjang dan cara memainkannya ditiup sambil menyorong dan menarik alat pada pipa trompet itu
  352. trombonis pemain trombon
  353. trompong alat musik tabuh berupa gamelan (bonang), disusun dalam jajaran satu yang panjang
  354. tuma alat musik semacam gendang yang bentuknya memanjang yang dimainkan dengan dijepit di antara kedua kaki pemain, berasal dari Kalimantan Barat
  355. ukulele alat musik petik, kecil, berdawai empat, berbentuk gitar dan dimainkan seperti gitar, yang dipakai dalam musik keroncong
  356. vibrato efek getaran pada nada vokal atau instrumental untuk menambah ekspresi pada variasi nada yang pendek dan cepat
  357. xilofon alat musik pukul yang terdiri atas deretan bilah kayu yang panjangnya berbeda, menghasilkan bunyi yang berbeda jika dipukul dengan alat pukul kecil dari kayu
  358. ziter alat musik dengan dawai sejumlah 30–40, dimainkan dengan dipetik atau digesek

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan nanoteknologi:

  1. nanomaterial bahan yang memiliki ukuran partikel rata-rata antara 1 hingga 100 nanometer
  2. nanopartikel partikel mikroskopis, terutama molekul tunggal, yang berdimensi nanometer
  3. nanoteknologi pengembangan dan perakitan peralatan atau substansi yang sangat kecil sehingga hanya dapat diukur dengan skala molekuler

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan olahraga:

  1. agonis otot yang bekerja berlawanan dengan otot antagonis dan menghasilkan gerakan prima dari sebuah sendi
  2. aikidoka pemain aikido
  3. aklimatisasi ketinggian latihan di dataran tinggi yang berguna untuk pernapasan atlet
  4. aksi eksentrik pemanjangan terkendali dari otot saat berkontraksi untuk menanggulangi kekuatan dan pemanjangan otot
  5. aksi otot eksentrik pemanjangan otot ketika diaktifkan yang disebabkan oleh tenaga kerut yang lebih kecil daripada tenaga yang menentang
  6. aksi otot sepusat pemendekan otot ketika diaktifkan yang disebabkan oleh daya kontraksi lebih besar daripada daya bertahan
  7. aktivitas takberaturan gerakan tubuh yang tidak diulang secara teratur seperti pada olahraga angkat berat
  8. alat pembeban lutut alat yang dipasang pada lutut untuk membakar kalori ketika beraktivitas seperti biasa
  9. ambang aerobik denyut nadi yang berada di antara denyut nadi istirahat dan denyut nadi maksimal
  10. ambang anaerob tingkat intensitas latihan fisik yang ditandai dengan pembentukan asam laktat di dalam tubuh jauh lebih cepat daripada pembuangan asam laktat sehingga terjadi penumpukan asam laktat di dalam darah
  11. ambang anaerobik titik batas gerak aerobik yang ditunjukkan dengan aktivitas otot yang bekerja tanpa oksigen
  12. ambang anaerobik persentase volume oksigen yang dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu tertentu
  13. ambang laktat titik terjadinya pemecahan asam laktat untuk bahan bakar yang mengakibatkan kadar hidrogen yang cukup tinggi di dalam tubuh sehingga menyebabkan kelelahan
  14. anabolik steroid bahan kimia yang meniru pembentukan otot dari hormon testosteron, digunakan untuk membantu memperbaiki jaringan yang lemah akibat cedera atau usia
  15. analisis pertandingan analisis dalam pertandingan dengan format dan teknik statistik
  16. ancang-ancang gerakan permulaan untuk mendapat kecepatan pada waktu akan melakukan suatu bentuk gerakan (lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram, menendang bola, dan sebagainya)
  17. ancangan ancang-ancang
  18. angka babak angka (biji) terakhir dalam satu babak (set)
  19. angka meja angka yang ditulis atau dicatat di atas meja; skor meja
  20. angka reli angka yang menunjukkan perpindahan bola atau tidak dan jumlah bola mati lawan
  21. angka sama angka seimbang bagi kedua regu pada akhir babak kedua yang membuat waktu pertandingan diperpanjang
  22. angka set angka yang diperlukan untuk memenangkan set pertandingan
  23. angka tanding angka (nilai) terakhir dalam satu pertandingan; nilai yang akan mengakhiri suatu pertandingan
  24. angka terakhir angka terakhir yang disebutkan wasit dalam permainan
  25. angka terakhir situasi ketika pemain yang memimpin perolehan angka hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan permainan
  26. angka untung angka kemenangan setelah jus
  27. antagonis otot yang menghasilkan gerakan berlawanan dengan otot agonis
  28. anulospiral jenis reseptor yang ditemukan di daerah lintang otot dan bersifat sensitif terhadap perubahan panjang dan kecepatan
  29. apit kanan pemain takraw yang berdiri di sebelah kanan tekong, bertugas memberikan umpan bola kepada tekong sebagai sepak permulaan, melakukan tendangan serangan, dan menghambat serangan lawan
  30. apit kiri pemain takraw yang berdiri di sebelah kiri tekong, bertugas melakukan tendangan serangan dan menghambat serangan lawan
  31. arah depan pukulan pemain yang diarahkan ke depan lawan
  32. arah usaha identifikasi situasi yang perlu didekati atau sebaliknya oleh atlet
  33. area kerja normal daerah permukaan kerja yang dibatasi oleh lengan bawah ketika pindah di busur dan berputar pada siku tetap
  34. asupan karbohidrat peningkatan jumlah karbohidrat dalam makanan saat dua atau tiga hari sebelum kegiatan fisik yang intensif
  35. atas kepala pukulan bola tinggi yang dilakukan di atas kepala
  36. atlet cabutan atlet yang berasal dari luar daerah yang diikutkan dalam suatu perlombaan atau pertandingan untuk membela daerah tertentu
  37. atur pengaturan kembali dengan melihat peraturan yang berlaku (tentang pertandingan)
  38. aturan umum peraturan yang diberlakukan secara umum dalam pertandingan
  39. aturan untung pemain yang tidak perlu dihukum karena menguntungkan lawan dalam pertandingan
  40. awal gerak kegiatan persiapan atau kegiatan yang terjadi antara niat untuk melakukan tindakan dan realisasi niat tersebut
  41. awalan ancang-ancang
  42. ayun balik gerakan mengayunkan raket ke belakang sebelum memukul bola yang dilakukan di sebelah kiri atau kanan badan (tentang tenis lapangan)
  43. babak bagian permainan yang waktunya tertentu; ronde
  44. babak kualifikasi babak awal atau penyisihan untuk dapat lolos ke babak berikutnya
  45. babak tambahan babak yang diadakan jika akhir permainan menunjukkan angka yang sama dan pemenang harus ditentukan
  46. badminton bulu tangkis
  47. bagian lapangan daerah yang menjadi tempat bermain suatu regu (tentang bola voli)
  48. baju olahraga pakaian yang dirancang dan dibuat khusus untuk kegiatan olahraga atau dipakai dalam pertandingan sesuai dengan spesifikasi dan aturan masing-masing cabang olahraga
  49. baju pertandingan perlengkapan pertandingan yang digunakan pemain dan sesuai dengan aturan (tentang tenis meja)
  50. baling-baling gerak meroda dalam olahraga senam; gerakan berputar ke samping yang meroda dengan bertumpu bergantian pada kedua telapak tangan dan kaki secara terus-menerus
  51. balok papan tumpuan (terutama untuk lompat jauh, lompat jangkit)
  52. balok keseimbangan balok yang dipasang horizontal dengan lebar 10 cm dan panjang 5 m, dilengkapi dengan penyangga, digunakan untuk melatih keseimbangan (tentang kejuaraan senam)
  53. ban tanda yang menunjukkan tingkatan kemahiran (putih, kuning, hijau, biru, cokelat, hitam) dalam karate, judo, dan sebagainya
  54. ban lintasan (untuk lari dan berenang)
  55. bandul pukulan yang diayunkan dari bawah ke atas (terutama dalam pencak silat)
  56. bantalan elektronis bantalan yang ditempatkan pada ujung kolam renang untuk disentuh oleh perenang ketika berbalik atau mengakhiri berenangnya
  57. bantam kelas dalam olahraga tinju atau gulat yang berat petinju atau pegulatnya berkisar antara 51—54 kg
  58. barbel batang besi yang pada kedua ujungnya dibubuhi piringan besi dengan berat tertentu yang dapat dilepas, digunakan dalam angkat besi; halter
  59. basket lingkaran berjaring yang dipasang pada ketinggian tiga meter pada papan sebagai tempat memasukkan bola pada olahraga bola basket
  60. bek pemain belakang dalam permainan sepak bola yang bertugas menghalangi agar bola tidak mendekat ke gawang
  61. benteng nama salah satu buah catur yang penempatannya pada posisi awal permainan di kotak sudut paling kiri dan sudut paling kanan
  62. berjingkat lompat bertumpu dan mendarat dengan kaki yang sama (dalam cabang olahraga atletik) pada nomor lompat jangkit; lompatan pertama pada lompat jangkit
  63. berlatih tanding melakukan latihan pertandingan
  64. bertelekan bangku jenis angkatan dalam olahraga angkat besi yang dilakukan dengan mengangkat barbel sambil tiduran di atas bangku
  65. bidai batas atau tempat berhenti dalam beberapa permainan
  66. biliar permainan yang menggunakan bola (kecil) dari gading dan sebagainya dan tongkat panjang sebagai pendorong bola putih agar mengenai bola sasaran yang bernomor sehingga masuk ke lubang yang dituju di atas meja persegi panjang yang berlapis kain laken; bola sodok
  67. bis tempat hinggap (dalam permainan seperti sofbol dan bisbol) pemukul atau pelari yang diletakkan di tiap sudut lapangan, biasanya terbuat dari kain terpal berbentuk segi empat seperti bantal tipis
  68. blok pemukulan bola sebelum bola memantul ke tanah (dalam olahraga tenis)
  69. bola air polo air
  70. bola basket permainan bola yang dilakukan oleh dua regu, masing-masing terdiri atas lima pemain yang berusaha mengumpulkan angka dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang lawan
  71. bola basket bola yang digunakan dalam permainan bola basket
  72. bola biliar bola yang digunakan dalam permainan biliar
  73. bola bisbol bola yang digunakan dalam olahraga bisbol
  74. bola boling bola yang digunakan dalam permainan olahraga boling
  75. bola gelinding boling
  76. bola golf bola yang digunakan dalam olahraga golf
  77. bola kaki sepak bola
  78. bola karet skuas
  79. bola keranjang permainan bola dengan dua buah keranjang bertiang tanpa papan pemantul, terutama dimainkan oleh wanita, setiap tim terdiri atas tujuh orang
  80. bola muntah bola yang lepas kembali dari tangkapan penjaga gawang
  81. bola sodok permainan dengan menggunakan bola dan tongkat untuk menyodok yang dilakukan di atas meja yang dirancang secara khusus (untuk permainan itu); biliar
  82. bola sudut bola yang harus ditendang dari pojok lapangan dalam permainan sepak bola
  83. bola tangan permainan beregu di lapangan, dimainkan oleh dua tim, tiap tim terdiri atas tujuh orang pemain, mencetak angka dengan melempar bola ke gawang lawan, berlangsung selama 2 x 30 menit
  84. bola tangkas permainan berupa meja elektronis dengan cara melontarkan bola besi menuju rintangan, sasaran dan pemukul elektronis untuk menghasilkan nilai
  85. bola voli bola yang digunakan dalam permainan olahraga bola voli
  86. bola voli permainan bola voli
  87. bola wasit bola yang dilepas atau dilempar oleh wasit sebagai tanda permainan dimulai kembali
  88. boling permainan dengan menggelindingkan bola khusus untuk merobohkan sejumlah pin yang berderet yang kemudian dapat tertata lagi secara otomatis; bola gelinding
  89. boling lapangan boling yang dimainkan di atas lapangan rumput, menggunakan bola putih yang disebut jack sebagai sasaran bidikan, pemain dengan lontaran yang terdekat dengan jack meraih poin tertinggi
  90. bulu tangkis permainan dengan memakai raket dan kok yang dipukul melampaui jaring yang direntangkan di tengah lapangan; badminton
  91. cakram salah satu alat nomor lempar pada cabang olahraga atletik, terbuat dari kayu bundar dan pipih, di pinggirannya dibalut dengan besi (beratnya 2 kg untuk putra dan 1 kg untuk putri)
  92. cambuk gerakan melentingkan badan (pada senam) dengan cara menggerakkan pinggul dan pinggang
  93. cambuk gerakan kaki pada renang
  94. catur permainan oleh dua orang, dilengkapi dengan buah catur sebanyak 16 buah berwarna hitam dan 16 buah berwarna putih, masing-masing terdiri atas 8 bidak (pion), 2 benteng, 2 gajah (menteri), 2 kuda, 1 permaisuri atau wazir, dan 1 raja
  95. catur sekak dan papan catur yang berpetak-petak (64 petak) hitam putih atau kuning putih
  96. caturgol empat gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  97. caturlomba perlombaan gabungan (dalam cabang atletik), meliputi renang, kayak, bersepeda, dan lari
  98. cedera gerakan berulang cedera karena gerakan yang dilakukan berulang kali di bawah ambang cedera akut; cedera lebih pakai; gangguan trauma kumulatif
  99. cedera lebih pakai cedera gerakan berulang
  100. cip tendangan atau tembakan pendek yang melengkung
  101. cop pukulan yang menyebabkan jatuhnya bola di lapangan depan dekat net (dalam permainan bulu tangkis, tenis meja, tenis)
  102. daerah berbahaya tempat dekat gawang yang dianggap berbahaya bagi penjaga gawang (tentang sepak bola)
  103. daerah hukuman kotak penalti
  104. daerah netral daerah bertanding yang tidak berkaitan dengan tim yang bertanding (tentang sepak bola)
  105. daerah penalti bagian lapangan sepak bola di muka gawang yang diberi batas, apabila terjadi pelanggaran oleh salah seorang pemain dari kesebelasan yang sedang mempertahankan gawangnya di daerah itu, kesebelasan itu dikenai hukuman berupa tendangan bebas ke arah gawang
  106. daerah permainan daerah permainan bola yang boleh digunakan sesuai peraturan (tentang sepak bola)
  107. daerah permainan sendiri daerah dengan batas dari garis tengah sampai garis gawang (tentang sepak bola)
  108. daerah serang daerah untuk para pemain depan melakukan penyerangan (tentang voli)
  109. daerah sudut daerah untuk menaruh bola sewaktu melakukan tendangan sudut (tentang sepak bola)
  110. dan kelas atau tingkatan (I, II, III, IV, dan sebagainya) untuk judo, karate, kempo
  111. daya aerobik jumlah rata-rata oksigen seseorang yang digunakan selama berlatih
  112. daya anaerobik jumlah energi dari gerakan eksplosif yang dilakukan tanpa menggunakan oksigen
  113. daya baca kemampuan membaca (memperkirakan langkah atau tindakan yang akan dilakukan orang lain dan sebagainya), biasanya dalam pertandingan
  114. daya eksternal daya yang bekerja di luar tubuh, misalnya beban di tangan
  115. daya internal daya yang bekerja di dalam tubuh
  116. daya kompresi diska daya dari kekuatan tekan yang terjadi dalam cakram pinggang bagian belakang akibat beban eksternal
  117. daya percepatan kapasitas untuk mencapai percepatan tinggi
  118. daya perlambatan daya perlambatan ketika melakukan gerak olahraga
  119. daya tahan kemampuan tubuh untuk berlatih tanpa mengalami kelelahan
  120. daya tahan mutlak daya yang mengukur kinerja berulang terhadap resistensi tetap
  121. daya tahan otot daya otot dalam mempertahankan kekuatan submaksimal untuk waktu yang lama
  122. daya tahan statis daya untuk mempertahankan tingkat kekuatan tertentu dari waktu ke waktu
  123. dayung olahraga air dengan menggunakan perahu
  124. defender pemain belakang (pada sepak bola) yang bertugas menjaga daerah pertahanan dari serangan lawan
  125. degen pedang, baik dengan satu mata maupun dua mata (digunakan dalam olahraga anggar)
  126. deklerer pemimpin permainan (bridge)
  127. derbi pertandingan sepak bola antara dua tim sewilayah (sekota)
  128. deuce angka yang sama-sama diperoleh kedua pihak sebelum salah satu di antaranya memenangkan pertandingan dengan dua angka lagi
  129. diagram kutub nol diagram yang menunjukkan kutub dan nol dari sistem
  130. diagram sudut gerak diagram berupa grafik kinematika dari satu variabel yang dibandingkan dengan variabel yang lain untuk studi koordinasi gerakan
  131. dinamika prinsip biomekanika yang diterapkan pada sistem tubuh dalam gerakan
  132. dinamika langsung teknik simulasi biomekanik dalam kinematika model biomekanik yang interaktif dan dihitung dari aktivasi otot atau masukan kinetik
  133. dinamometer perangkat untuk mengukur kekuatan atau torsi untuk menguji kinerja otot
  134. dinamometri pengukuran kekuatan atau keluaran torsi yang digunakan sebagai perkiraan kekuatan otot
  135. diskualifikasi larangan turut bertanding bagi seseorang atau sebuah regu karena melanggar peraturan pertandingan
  136. diskus cakram
  137. diversifikasi kemampuan memodifikasi pola pergerakan sesuai dengan karakteristik konteks lingkungan, termasuk dalam tahap kedua model pembelajaran Gentile
  138. diversifikasi fiksasi tahap kedua dalam model pembelajaran Gentile yang menekankan pada konsistensi gerakan dan tujuan untuk keterampilan tertutup
  139. dobel bermain berpasangan; bermain ganda
  140. dojang tempat latihan seni bela diri Korea, seperti taekwondo, hapkido, dan kumdo
  141. dojo tempat latihan seni bela diri Jepang, seperti judo dan karate
  142. doping produk berupa obat atau darah untuk meningkatkan prestasi atlet
  143. doyang tempat berlatih taekwondo
  144. dragon jenis nomor dalam pertandingan mendayung
  145. dumbel pembeban kecil untuk tangan dengan beban tetap
  146. durasi waktu latihan yang direkomendasikan untuk menjaga kebugaran jasmani
  147. dwigol dua gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  148. efek interferensi kontekstual efek melakukan beberapa keterampilan dalam konteks jadwal praktik dengan frekuensi tinggi
  149. ekstensi gerakan sendi untuk melebarkan sudut antardua tulang atau antarpermukaan tubuh pada sebuah sendi, seperti meluruskan tangan atau kaki
  150. ektomorf bentuk tubuh yang biasa dimiliki atlet; lampai
  151. elastik daya tahan tubuh untuk deformasi
  152. elastisitas kemungkinan untuk pulih dari deformasi yang dihasilkan oleh kekuatan eksternal
  153. elektrogoniometer perangkat pengukur berkesinambungan dari sudut sendi
  154. elektromiografi tes pengukuran respons listrik kontraksi otot
  155. elemen penstabil elemen peredam
  156. endomorf bentuk tubuh, seperti buah pir, yang membantu atlet unggul pada cabang olahraga angkat berat, judo, dan gulat
  157. energi aerobik energi yang dihasilkan karena jumlah oksigen yang cukup dalam sel
  158. energi regangan energi mekanik potensial yang dapat pulih dari restitusi tubuh yang telah mengalami deformasi oleh kekuatan
  159. epikondilitis peradangan tendon pada tonjolan tulang di daerah siku karena kuatnya gerak memutar
  160. ergosistema sekumpulan struktur anatomis yang secara bersama-sama menjadi satu kesatuan fungsional yang aktif pada waktu berolahraga
  161. estafet lomba (lari atau renang) beregu dengan cara pembagian jarak tempuh di antara para peserta, pada akhir bagiannya masing-masing menyerahkan benda (misalnya tongkat, bendera) pada peserta berikutnya
  162. fase kompetisi bagian siklus makro yang bertepatan dengan masa kompetisi
  163. fasilitas neuromuskular proprioseptif prosedur peregangan khusus yang memanfaatkan urutan tindakan otot untuk mempotensikan refleks dan mengendurkan otot yang diregangkan
  164. fault pukulan yang salah (tentang tenis)
  165. fitur invarian fitur yang cenderung tetap dan mendasar dalam menentukan program motorik
  166. fleksibilitas kemampuan untuk memindahkan sendi tubuh melalui jangkauan maksimum gerak tanpa ketegangan yang berlebihan
  167. fleksibilitas dinamis pemberian gerak perlawanan pada sendi yang sedang bergerak
  168. flop gaya lompat tinggi dengan gerak jungkir balik di udara dan menyentak-nyentakkan kaki
  169. floret pedang yang digunakan dalam olahraga anggar yang matanya berbentuk persegi dan pada pangkalnya terdapat penutup berbentuk kuncup bunga; pedang anggar
  170. fokus perhatian proses menerima informasi spesifik yang digunakan secara selektif
  171. fokus perhatian eksternal fokus perhatian seseorang pada tindakan atau efek tindakan terhadap lingkungan
  172. fokus perhatian internal fokus perhatian seseorang pada gerakan tubuh tertentu
  173. formasi susunan atau barisan (dalam sepak bola, bola basket, dan sebagainya) sebagai pola penyerangan atau pertahanan; penempatan pemain atau orang-orang yang akan melakukan senam
  174. format sirkuit format latihan ketika seorang atlet melakukan satu set untuk setiap latihan secara berturut-turut dengan sedikit istirahat
  175. frekuensi jumlah siklus suatu peristiwa per detik
  176. frekuensi tekan frekuensi bernilai kritis pada saat titik nilai yang direncanakan berubah tiba-tiba
  177. fungsi logistik fungsi untuk mencocokkan variabel dependen dengan nilai biner
  178. fungsi transfer lingkaran terbuka fungsi representasi sederhana sistem dengan hanya menggunakan rencana, pengontrol, dan elemen umpan balik
  179. futsal permainan sepak bola, dengan lapangan dan gawang lebih kecil, biasanya dimainkan di dalam ruang yang besar, setiap tim terdiri atas lima orang
  180. gaet tindakan mengait (tentang hoki)
  181. gagal melakukan kesalahan pukulan servis, ditandai dengan terlemparnya bola ke luar daerah servis yang dituju
  182. gagang tempat stik yang dipegang (tentang hoki)
  183. gambit mengorbankan satu atau lebih pion sebagai bagian dari strategi untuk mendapatkan keuntungan dalam gerakan selanjutnya
  184. ganda campuran pasangan pemain yang terdiri atas seorang putra dan seorang putri (dalam permainan tenis, tenis meja, dan bulu tangkis)
  185. ganda putra remaja nomor pertandingan untuk ganda putra kelompok remaja (tentang tenis meja)
  186. ganda putri remaja nomor pertandingan untuk ganda putri kelompok remaja (tentang tenis meja)
  187. ganggu stik kegiatan menghalangi atau mengganggu lawan dengan stik (tentang hoki)
  188. gangguan trauma kumulatif cedera gerakan berulang; cedera lebih pakai
  189. garis tanda berupa coretan panjang di tanah dan sebagainya sebagai batas dan sebagainya (misalnya pada lapangan sepak bola dan bulu tangkis)
  190. garis belakang barisan pemain belakang dalam permainan sepak bola
  191. garis belakang lapangan garis batas antara daerah di luar garis akhir dan area permainan
  192. garis gawang garis horizontal lapangan bola tempat tiang gawang dipancangkan
  193. garis lapangan garis batas lapangan dengan lebar 5 cm (tentang basket)
  194. garis samping garis yang membatasi lapangan bagian samping (tentang voli)
  195. garis servis garis penentu masuk atau tidaknya servis (tentang tenis)
  196. garis tembakan bebas garis batas menembak di daerah tembakan hukuman (tentang basket)
  197. garis tengah garis horizontal lapangan bola tepat di tengah-tengah, yang membagi lapangan menjadi dua bagian
  198. garis tengah garis yang membagi lingkaran menjadi dua bagian yang sama besar melalui titik pusat
  199. garis tengah garis pembagi area untuk permainan ganda yang membagi area menjadi dua bagian yang sama
  200. garis tengah servis garis tengah pembatas yang memperbolehkan pemain untuk melakukan servis (tentang tenis)
  201. garis tepi tunggal garis pinggir untuk permainan tunggal (tentang tenis)
  202. gawang dua tiang yang berpalang sebagai tempat sasaran memasukkan bola (dalam permainan sepak bola dan sebagainya)
  203. gaya bebas gaya berenang, dilakukan dengan badan telungkup, lengan bergantian diayun ke belakang lalu ke depan, dan kaki bergantian digerakkan memukul air
  204. gaya bersih kekuatan yang dihasilkan saat dua atau lebih kekuatan bertindak atas objek tunggal cairan atau gas
  205. gaya dada gaya katak
  206. gaya dolfin gaya kupu-kupu (dalam olahraga renang) dengan kedua tangan seperti mau menjangkau sesuatu dan kedua kaki bergerak naik turun ke atas dan ke bawah
  207. gaya ganti gaya berenang yang secara bergantian menggunakan gaya dada, gaya punggung, dan sebagainya
  208. gaya katak gaya berenang dengan dada menyentuh air dan gerakan seperti katak berenang; gaya dada
  209. gaya kupu-kupu gaya dalam berenang yang dilakukan dengan kedua lengan secara bersamaan mengayuh supaya dapat bergerak ke muka
  210. gaya permainan gaya yang digunakan oleh tim ketika bertanding (tentang sepak bola)
  211. gaya punggung gaya berenang dengan posisi tubuh telentang
  212. gaya reaksi permukaan gaya reaksi berlawanan yang dibuat oleh kekuatan mendorong ke arah tanah dengan menggunakan kaki atau tangan
  213. gaya sentrifugal gaya berupa tindakan pada tubuh untuk bekerja sepanjang jari-jari rotasi
  214. gaya tarsal gaya yang bertindak di tengah massa tubuh dan tegak lurus dengan jari-jari rotasi
  215. gelandang pemain sepak bola pada bagian tengah
  216. gelandang bertahan gelandang yang bertugas menahan laju bola di lapangan tengah dan menjegal pemain lawan agar tidak leluasa menyerang
  217. gelandang jangkar gelandang bertahan
  218. gelang benda yang dipakai untuk menentukan sah atau tidaknya suatu stik pemain (tentang hoki)
  219. gelang-gelang alat (dalam cabang olahraga senam) berbentuk bundar yang terbuat dari besi seperti gelang diikat dengan tali, digantungkan pada palang besi
  220. gelanggang permainan tempat pertandingan atau latihan (tentang tenis meja)
  221. gelendong otot spindel berbentuk meruncing di kedua ujungnya
  222. gelendong otot gelendong yang dapat merasakan perubahan panjang otot
  223. gelincir antar teknik meluncurkan badan yang dilakukan oleh dua pemain untuk menghalangi bola (tentang hoki)
  224. genggaman presisi jenis pegangan pada objek yang terjepit di antara aspek fleksor jari-jari dan ibu jari secara berlawanan dan ditujukan untuk kontrol optimal
  225. gerak balistik gerakan cepat dan berulang yang melibatkan kontraksi otot
  226. gerak lanjut gerakan yang dilakukan setelah gerakan utama
  227. gerak lokomotor gerak berpindah tempat
  228. gerak manipulatif gerak menirukan kegiatan seperti menendang, melempar, atau menangkap
  229. gerak mendekat tubuh gerak menurunkan lengan atau paha mendekat ke arah tubuh
  230. gerak menjauh tubuh gerak menaikkan lengan atau paha menjauh dari arah tubuh
  231. gerak nonlokomotor gerak di tempat
  232. gerak otot gerak aktivasi otot untuk menciptakan ketegangan yang berkontribusi dalam pergerakan sendi
  233. gerak otot eksentrik gerak ketika otot diaktifkan sehingga menciptakan torsi kurang dari torsi perlawanan
  234. gerak otot konsentrik gerak pada saat otot aktif membuat torsi yang lebih besar dari torsi resistensi
  235. gerak pasif berlanjut teknik merehabilitasi cedera
  236. gerak tangan tanda yang diberikan wasit seperti gerakan menunjuk arah bola (tentang hoki)
  237. gerak tipu gerakan pura-pura atau ancaman untuk memperdayai lawan (tentang hoki)
  238. gerakan kaki gerakan memosisikan diri untuk melakukan pukulan atau pertahanan (tentang tenis meja)
  239. gerakan takberaturan gerakan yang berubah secara konstan seperti gerakan melempar, senam, gulat, dan anggar
  240. gesekan kekuatan paralel antara dua permukaan yang menahan geseran permukaan terhadap satu sama lain
  241. giliran pukulan kesempatan tim untuk memukul satu kali setelah tim lawan mati tiga kali (tentang sofbol)
  242. gim penentuan babak penentu kemenangan tim (tentang voli)
  243. go permainan sejenis catur, dilengkapi dengan bidak berbentuk biji atau kepingan putih dan hitam, dimainkan di atas papan go dengan cara melompati biji lawan untuk menguasai daerah kosong sebanyak mungkin, dimainkan oleh dua orang
  244. gobak permainan tradisional dengan menggunakan lapangan berbentuk segi empat berpetak-petak, setiap garis dijaga oleh pihak penjaga, pihak yang mau masuk harus melewati garis dan jika kena sentuh oleh penjaga, harus berganti menjadi penjaga
  245. gol biasa gol dari hasil serangan di tengah lapangan (tentang hoki)
  246. gol emas gol yang dihasilkan pada masa perpanjangan waktu bertanding yang menjadi penentu kemenangan bagi sebuah kesebelasan
  247. gol perak gol yang dihasilkan pada masa perpanjangan waktu, tetapi pertandingan tetap dilanjutkan hingga perpanjangan waktu berakhir
  248. goniometer alat untuk mengukur posisi sudut
  249. gorengan permainan (membawa, menggiring) bola (dalam sepak bola)
  250. haiking menjelajah; mendaki gunung
  251. hakim garis pembantu wasit dalam permainan sepak bola dan sebagainya
  252. hakim kesalahan kaki hakim yang bertugas melihat pemain tenis yang melakukan kesalahan karena menginjak garis ketika servis
  253. hakim net penjaga jaring yang meletakkan jarinya di atas jaring untuk mengetahui apakah servis yang dilakukan pemain menyentuh jaring atau tidak (tentang tenis)
  254. hakim servis petugas yang memutuskan servis yang dilakukan pemain sah atau tidak (tentang tenis)
  255. hambatan otot ketidakmampuan untuk mengaktifkan dan mencapai kekuatan otot secara maksimal selama kontraksi sukarela maksimal
  256. hambatan resiprokal refleks saat otot antagonis terhambat, sedangkan agonis berkontraksi
  257. hanyutan yang terbawa; keadaan terbawa
  258. hanyutan nol kesalahan pengukuran saat batas dasar cenderung bergeser dari waktu ke waktu
  259. harmoni kelipatan dari frekuensi dasar
  260. henti jantung kondisi ketika detak jantung berhenti karena gangguan sinyal elektrik
  261. hipertrofi peningkatan ukuran serat otot
  262. hipertrofi atletis kondisi tubuh atlet yang mengalami pembesaran karena perubahan stuktural pada otot
  263. hipotenar kelompok otot di dasar dan bertindak atas jari kelingking
  264. hipotesis kemampuan gerak umum hipotesis tentang banyaknya perbedaan kemampuan motorik dalam diri seseorang berkaitan dan dapat digolongkan ke dalam kemampuan motorik global
  265. hipotesis penggunaan isyarat hipotesis tentang perubahan dalam fokus perhatian terjadi sesuai dengan tingkat gairah
  266. hubungan energi-kerja prinsip bahwa kerja yang dilakukan pada tubuh sama dengan perubahan bersih energi dalam tubuh
  267. hubungan gaya-kecepatan hubungan sifat otot rangka mekanik yang menunjukkan potensi kekuatan otot bergantung pada kecepatan otot
  268. hubungan gaya-panjang sifat otot rangka mekanis yang menunjukkan kekuatan otot bervariasi dengan perubahan panjang otot
  269. hubungan impuls-momentum prinsip bahwa perubahan momentum suatu benda sama dengan impuls yang diterapkan
  270. hukum daya dan latihan hukum yang menyatakan bahwa ketika belajar keterampilan baru, kinerja cenderung meningkat besar di awal dan melambat selama latihan
  271. hukum Fitt hukum yang menentukan waktu gerakan untuk tindakan yang memiliki tujuan ketika jarak untuk bergerak dan ukuran target diketahui
  272. hukum inersia hukum yang menyatakan bahwa benda cenderung menolak perubahan untuk bergerak, kecuali ditindaklanjuti oleh kekuatan eksternal
  273. hukum konservasi energi mekanik hukum yang menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, tetapi hanya dapat diubah
  274. hukum momentum hukum yang berhubungan dengan impuls dan momentum
  275. hukum percepatan hukum yang menyatakan bahwa percepatan objek sebanding dengan gaya resultan dan berada dalam arah yang sama, tetapi berbanding terbalik dengan massa benda
  276. hukum reaksi hukum yang menyatakan bahwa dalam setiap gaya ada gaya reaksi yang sama dan berlawanan
  277. hukuman penjuru hukuman yang diberikan kepada lawan ketika bola dipukul dari sudut sejauh 10 yard dari tiang gawang (tentang hoki)
  278. impedans bioelektrik metode untuk mengetes lemak tubuh dengan menggunakan elektroda yang dipasang pada ujung kaki
  279. impek perkenaan bola dengan raket (dalam permainan tenis)
  280. indeks Broca indeks ukuran berat badan ideal menggunakan pengukuran tinggi badan
  281. indeks massa tubuh metode untuk memperkirakan kadar kegemukan seseorang dilihat dari jumlah lemak pada tulang, otot, jaringan, organ, dan darah
  282. inslan (latihan) memukul (dalam permainan tenis)
  283. interfalangel sendi di antara falang
  284. interferensi kontekstual gangguan yang menghasilkan perubahan dari satu kecakapan ke kecakapan lain
  285. interoseptor reseptor yang mendeteksi rangsangan dari organ internal dan memberikan informasi tentang lingkungan internal
  286. intersep tindakan memotong operan atau umpan lawan (tentang sepak bola)
  287. interval jangka waktu untuk istirahat antara dua latihan yang berkaitan
  288. interval antarpercobaan interval dari akhir suatu upaya gerak ke awal upaya gerak berikutnya
  289. interval KR-tunda interval antara selesainya gerakan dan presentasi umpan balik
  290. interval umpan balik akhir interval dari pemberian umpan balik untuk memulai upaya kinerja berikutnya
  291. interval umpan balik tunda interval dari penyelesaian upaya kinerja sampai pada penyediaan umpan balik
  292. interzona antarkawasan (antarlingkungan, antarwilayah)
  293. intrafusal mengacu pada bagian dalam spindel otot, biasanya serat otot
  294. invasif prosedur memecah kulit karena elektromiografi dengan menggunakan elektrode jarum dalam otot
  295. inversi kondisi kaki yang mengarah ke dalam
  296. invitasi pertandingan kejuaraan yang mengundang pemain luar atau pemain asing
  297. ipon kemenangan telak dalam judo
  298. irama dua hitungan gerakan tembakan melayang dengan gerak dua langkah terlebih dahulu (tentang basket)
  299. isi frekuensi sinyal waktu yang bervariasi dan dapat dimodelkan dari jumlah frekuensinya
  300. isoinersial kontraksi otot dinamis saat kontraksi otot pada percepatan konstan
  301. isokinetik jenis latihan atau gerakan pada kecepatan tetap
  302. isyarat perhatian teknik latihan dengan mengarahkan perhatian pada aspek tertentu dari keterampilan gerak
  303. jab jenis pukulan dalam tinju, lurus, dan pendek
  304. jala net
  305. jalan cepat nomor olahraga atletik, dengan cara melangkah cepat ke depan, kaki tak pernah terputus dari menyentuh tanah
  306. jalur ruang memanjang antara dua garis batas lurus; ruang antara garis permainan tunggal dan garis permainan ganda
  307. jalur turun jalur saraf motorik yang turun dari otak melalui tulang belakang
  308. jam pertandingan jam khusus yang dapat berhenti dan dilanjutkan secara bebas (tentang basket)
  309. jarak tembak jarak tendang ke sasaran (tentang sepak bola)
  310. jaring net (dalam tenis, bulu tangkis, dan sebagainya)
  311. jaring jebakan; perangkap
  312. jaring gawang jaring yang terdapat pada gawang (sepak bola, hoki) tempat bola bersarang
  313. jaring gol jaring dengan lubang tertentu yang membungkus gawang sehingga bola masuk dalam kondisi tertahan (tentang hoki)
  314. jenjang palang bertingkat (dalam cabang senam) terbuat dari kayu yang dibulatkan, dipasang ke atas, berjejer dengan jarak antara 30–40 cm, untuk latihan bergantung (dalam latihan otot perut, punggung, dan sebagainya)
  315. jersei seragam resmi tim olahraga
  316. joging berlari pelan (antara lari dan berjalan) untuk kesehatan
  317. jotos runjam pukulan dengan ayunan tangan ke atas (tentang olahraga tinju)
  318. juara orang (regu) yang mendapat kemenangan dalam pertandingan atau perlombaan
  319. judo bela diri yang berasal dari jujitsu yang menekankan gerak cepat dan keseimbangan untuk menjatuhkan lawan
  320. judogi pakaian khusus yang digunakan dalam latihan atau pertandingan judo
  321. juri lapangan orang yang bertugas mengawasi jalannya pertandingan (tentang hoki)
  322. jus perhitungan (angka setara) apabila kedua pemain mencapai angka yang sama, yaitu dua angka menjelang kemenangan dalam permainan bulu tangkis, tenis, voli, dan sebagainya
  323. kaki salah posisi kaki yang menginjak atau masuk ke daerah permainan sebelum dilakukan servis (tentang tenis lapangan)
  324. kaki sebelah dalam kaki yang digunakan untuk mengoper atau menendang bola (tentang sepak bola)
  325. kalistenik latihan dengan irama untuk mengembangkan fungsi otot
  326. kalori ukuran panas untuk menunjukkan nilai energi potensial yang ada di dalam makanan
  327. kanan dalam pemain depan dalam permainan sepak bola yang bermain di sebelah kanan penyerang tengah atau antara sayap kanan dan penyerang tengah
  328. kanan luar pemain sayap kanan dalam permainan sepak bola
  329. kandang tandang bertanding di tempat (kandang) sendiri ataupun di tempat lawan
  330. kantong isi sel serat otot intrafusal dengan daerah pusat yang bengkak
  331. kapasitas aerobik jumlah oksigen maksimal yang dapat digunakan tubuh selama periode tertentu
  332. kapasitas anaerobik jumlah energi maksimal yang dapat diproduksi tanpa menggunakan oksigen
  333. kapasitas gerak kapasitas individu untuk melakukan keterampilan motorik
  334. karategi pakaian khusus yang digunakan dalam pelatihan atau pertandingan karate
  335. karateka pemain karate
  336. karet bahan pelapis pada alat pemukul (tentang tenis meja)
  337. karpal tulang di daerah pergelangan tangan
  338. kartu kuning kartu yang dikeluarkan wasit sebagai tanda peringatan terhadap pemain atau pelatih (sepak bola atau voli) karena pelanggaran yang dilakukan
  339. kartu merah kartu yang dikeluarkan oleh wasit kepada pemain atau pelatih (dalam sepak bola atau voli) sebagai tanda pengusiran ke luar lapangan karena pelanggaran berat yang dilakukan sehingga pemain harus meninggalkan lapangan dan tidak dapat bertanding pada putaran berikutnya, sedangkan pelatih tidak dapat mendampingi pemain selama pertandingan berlangsung
  340. kartu peringatan kartu khusus berwarna merah, kuning, dan hijau yang ditunjukkan oleh wasit sebagai tanda peringatan bagi pemain yang melanggar (tentang hoki)
  341. kartu putih kartu yang dikeluarkan oleh wasit kepada klub sepak bola sebagai pengakuan dan pujian atas sikap yang adil dan sportif dalam pertandingan
  342. kayak perahu kecil (dengan seorang atau dua orang pendayung) untuk lomba mendayung
  343. kayang sikap melentingkan badan bertumpu pada kedua telapak tangan dan kaki hingga menyerupai busur (pada olahraga senam)
  344. kebugaran aerobik ukuran yang menilai proses pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh oleh darah dan penggunaannya oleh otot
  345. kebugaran fisik kebugaran yang berkaitan dengan kinerja olahraga, misalnya kecepatan dan kelincahan
  346. kebugaran jantung paru kebugaran yang berkaitan dengan kemampuan menggerakkan otot besar dalam bentuk aktivitas fisik intensitas sedang hingga tinggi dalam jangka waktu relatif lama
  347. kebugaran jantung-paru tingkat efisiensi fungsi dan kesehatan sistem pernapasan dan peredaran darah
  348. kebugaran jasmani kebugaran yang berkaitan dengan pengaruh latihan terhadap kondisi fisik, seperti kekuatan dan daya tahan otot, daya tahan kardiovaskuler, serta fleksibilitas
  349. kecepatan vektor laju perubahan pada perpindahan vektor
  350. kehabisan tenaga kondisi pemain yang mengalami kelelahan
  351. kejang urat kejang yang dialami pemain sehingga permainan terhenti sementara
  352. kekakuan elastisitas material yang diukur sebagai kemiringan elastis dalam wilayah kurva tegangan-regangan
  353. kekuatan dinamik kekuatan kelompok otot sebagai bagian dari gerakan tubuh
  354. kekuatan dinamis kemampuan otot untuk menggunakan tenaga berulang-ulang
  355. kekuatan eksplosif kemampuan otot untuk menciptakan usaha maskimal dengan mengkombinasikan tenaga dan kecepatan
  356. kekuatan hasil minimum kekuatan material relatif pada titik luluh
  357. kekuatan modal kekuatan mengambil dan memroses informasi oleh para pembelajar
  358. kekuatan mutlak berat maksimal yang dapat diangkat dalam satu kali angkatan
  359. kekuatan otot kekuatan kemampuan kelompok otot untuk mengerahkan kekuatan maksimal
  360. kekuatan otot elastis kemampuan jaringan untuk kembali ke ukuran semula setelah peregangan
  361. kekuatan pelaksanaan kemampuan wasit untuk mengambil keputusan mutlak berdasarkan peraturan permainan (tentang sepak bola)
  362. kekuatan sepusat tenaga yang dikeluarkan oleh otot ketika sedang berkontraksi
  363. kelas bantam kelas petinju yang berat badannya tidak lebih dari 58 kg
  364. kelas berat kelas petinju yang berat badannya di atas 81 kg
  365. kelas berat kelas atau golongan yang sukar ditandingi (diatasi)
  366. kelas berat ringan kelas petinju yang berat badannya di atas 75 kg, tetapi tidak lebih dari 81 kg
  367. kelas bulu kelas petinju yang berat badannya sekitar 60 kg
  368. kelas layang kelas petinju yang berat badannya tidak boleh lebih dari 48 kg
  369. kelas menengah kelas petinju yang berat badannya di atas 71 kg, tetapi tidak lebih dari 76 kg
  370. kelas menengah kelompok masyarakat berpenghasilan sedang (di antara kelas atas dan kelas bawah)
  371. kelas menengah ringan kelas petinju yang berat badannya di atas 67 kg, tetapi tidak lebih dari 71 kg
  372. kelas welter kelas petinju yang berat badannya di atas 63,5 kg, tetapi tidak lebih dari 67 kg
  373. kelas welter ringan kelas petinju yang berat badannya di atas 60 kg, tetapi tidak lebih dari 65,5 kg
  374. kelenturan dinamik peningkatan ketegangan pasif tiap peningkatan jangkauan gerak sendi
  375. kelenturan statis sudut pengukuran batas gerak pada sendi atau kompleks sendi
  376. keliling keliling atau lilitan bola (tentang hoki, sepak bola)
  377. kelincahan kemampuan bergerak atau berubah arah dan posisi tubuh secara cepat dan terkontrol
  378. keluar permainan keadaan ketika bola dinyatakan keluar oleh wasit (tentang tenis meja)
  379. kemampuan biomotor kemampuan tubuh yang diperoleh dengan latihan atau berdasarkan gen seperti kepemilikan kekuatan, kecepatan, dan ketahanan
  380. kemampuan gerak kemampuan yang berkaitan dengan kinerja keterampilan motorik
  381. kemampuan gerak dominan kemampuan untuk mencapai prestasi
  382. kemampuan gerak umum kemampuan gerak secara keseluruhan untuk melakukan berbagai tugas psikomotor
  383. kemampuan pembayangan kemampuan membayangkan tindakan berdasarkan karakteristik individu dengan tingkat kejelasan dan kontrol yang tinggi
  384. kemampuan teknik pribadi kemampuan dasar yang dimiliki pemain (tentang sepak bola)
  385. ken kepalan; jurus (dalam olahraga kempo)
  386. kena badan kondisi ketika bola mengenai bagian badan yang terlarang atau terbawa oleh bagian badan tertentu (tentang hoki)
  387. kena jaring kondisi ketika bola ditembakkan ke atas gawang sehingga tertahan net (tentang hoki)
  388. kendala hal-hal yang membatasi kemampuan gerak seseorang
  389. kendali lingkaran terbuka modus kontrol dengan rencana aksi yang dihasilkan berisi semua informasi untuk menyelesaikan respons
  390. kendali lingkaran tertutup modus kontrol saat umpan balik digunakan dalam deteksi dan koreksi kesalahan
  391. kepadatan energi jumlah kalori dalam makanan per satuan berat atau volume
  392. kepadatan mineral tulang kepadatan tulang dengan membagi mineral dalam tulang dengan luas tulang
  393. kepadatan tubuh kepadatan yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dengan volume tubuh
  394. kepala stik bagian stik yang melengkung, terbuat dari kayu (tentang hoki)
  395. kepekaan arah pengembangan kepekaan internal dan eksternal
  396. keram konstraksi otot yang tidak teratur; kejang
  397. kerangka acuan global kerangka pengukuran kinematika relatif terhadap titik tidak bergerak di bumi
  398. kerangka acuan lokal kerangka pengukuran kinematika relatif terhadap titik bergerak
  399. keri tendangan (dalam olahraga karate, kempo)
  400. kerja eksternal kerja yang dilakukan oleh kekuatan eksternal pada tubuh
  401. kerja fisik kerja dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kebugaran fisik
  402. kerja internal kerja yang dilakukan oleh kekuatan internal pada segmen tubuh
  403. kertas skor buku khusus dalam pertandingan untuk mencatat angka-angka yang dihasilkan pemain dari kedua regu (tentang tenis)
  404. kesadaran tubuh kemampuan untuk membedakan bagian tubuh, mengetahui hakikat dan ruang gerak tubuh
  405. kesalahan ganda kesalahan dua kali waktu melakukan servis dalam olahraga tenis
  406. kesalahan lima kesalahan yang dilakukan pemain sebanyak lima kali dan diwajibkan meninggalkan lapangan permainan (tentang bola basket)
  407. kesalahan sepuluh kesempatan tembakan bebas sebanyak dua kali yang diberikan tim lawan karena suatu regu telah melakukan sepuluh kesalahan individu atau teknik (tentang bola basket)
  408. kesalahan teknik kesalahan pemain atau pelatih karena bermain curang atau ucapan yang tidak sportif kepada wasit atau pembantunya (tentang bola basket)
  409. kesebelasan regu sepak bola yang terdiri atas 11 orang
  410. keseimbangan kemampuan seseorang mengontrol keseimbangan tubuh dalam beberapa hal
  411. keseimbangan dinamik kemampuan menjaga keseimbangan saat bergerak
  412. keseimbangan dinamis keseimbangan ketika berada di permukaan benda yang bergerak
  413. keseimbangan putar kondisi nol jaringan sekitar titik di dalam tubuh yang berkaitan dengan kekuatan eksternal
  414. keseimbangan statis kemampuan untuk menjaga keseimbangan dalam posisi tetap
  415. kesetaraan gerak kemampuan sistem kontrol motorik yang memungkinkan seseorang mencapai tujuan dalam berbagai situasi dan kondisi
  416. kestabilan tangan lengan kemampuan gerak lengan bawah dengan kekuatan dan kecepatan minimal
  417. ketahanan aerobik kemampuan untuk melakukan latihan terus menerus tanpa mengalami kelelahan
  418. ketaksaan ekstrinsik ketaksaan soal tes bagi responden yang tidak mengerti bahwa soal tersebut adalah bentuk pengujian
  419. ketentuan memukul ketentuan untuk menentukan giliran memukul (tentang sofbol)
  420. keterampilan berlanjut keterampilan berupa kegiatan yang tidak melewati fase awal, tengah, dan akhir yang jelas seperti berenang dan bersepeda
  421. keterampilan bersiklus keterampilan berupa kegiatan dengan gerakan berulang seperti berjalan, berlari, ski, berenang, dayung, bersepeda, kayak, dan kano
  422. keterampilan bersinambung keterampilan yang berubah-ubah karena beberapa faktor lingkungan
  423. keterampilan bidikan manual keterampilan motorik yang melibatkan lengan, tangan, dan jari, seperti memasukkan benang ke lubang jarum dan mengetik pada papan tombol komputer
  424. keterampilan gerak keterampilan menggunakan otot-otot tubuh, termasuk keterampilan motorik
  425. keterampilan gerak halus keterampilan motorik dengan melibatkan gerakan yang tepat, biasanya dilakukan dengan menggunakan otot-otot kecil
  426. keterampilan gerak kasar keterampilan motorik yang kurang menekankan ketepatan, biasanya berasal dari hasil gerakan dua tungkai dan dilakukan dengan menggunakan otot-otot besar
  427. keterampilan gerak terbuka keterampilan motorik yang dilakukan di dalam lingkungan yang tidak terduga dan selalu berubah
  428. keterampilan gerak tertutup keterampilan motorik yang dilakukan di dalam lingkungan yang stabil atau mudah diprediksi
  429. keterampilan tersendiri keterampilan dengan fase awal, tengah, dan akhir seperti memukul bola
  430. keterdidikan perihal sudah dididik
  431. keterdidikan gerak kemampuan individu untuk keterampilan motorik baru
  432. ketua pelatih pelatih yang mengepalai beberapa pelatih (tentang bola voli)
  433. ketua wasit orang yang mengatur wasit untuk menentukan wasit pemimpin dalam suatu pertandingan (tentang sepak takraw)
  434. keuntungan mekanis rasio yang menggambarkan efektivitas tuas, dihitung dengan perbandingan antara beban dan gaya atau gaya dan lengan beban
  435. kiai teriakan yang dikeluarkan melalui kerongkongan (dalam olahraga karate)
  436. kinetika jenis kekuatan yang menghasilkan gerak
  437. kiper penjaga gawang (pada sepak bola dan sebagainya)
  438. kiri dalam pemain depan sepak bola yang menduduki posisi sebelah kiri tengah
  439. kiri luar pemain depan sepak bola yang menduduki posisi paling kiri
  440. koaktivasi aktivasi simultan agonis dan antagonis otot
  441. koefisien beban ukuran gaya angkat yang terjadi antara objek dan cairan
  442. koefisien friksi ukuran interaksi sifat material dari dua permukaan, seperti kekasaran untuk pegangan
  443. koefisien restitusi ukuran elastisitas relatif tumbukan antara dua benda
  444. koefisien variabilitas ukuran sederhana yang dinyatakan sebagai standar deviasi dari serangkaian pengukuran ulang yang dibagi dengan rata-rata
  445. koenzim A senyawa kompleks yang berperan dengan enzim tertentu dalam reaksi biokimia yang menghasilkan energi
  446. kokontraksi antagonis situasi ketika otot terlibat dalam pembentukan gerakan dan otot antagonisnya berkontraksi secara simultan
  447. kolam beratap kolam renang yang diberi atap
  448. kolam tertutup kolam renang bertembok dan beratap, udara dan airnya dapat dipanaskan sehingga dapat digunakan pada musim dingin
  449. kombinasi tubuh kombinasi tulang, massa otot, dan jaringan lemak
  450. kompetisi pertandingan untuk merebut kejuaraan dalam gabungan perkumpulan olahraga (sepak bola dan sebagainya)
  451. kompetisi sistem pertandingan olahraga yang mengharuskan semua pihak saling bertanding (berhadapan)
  452. kompetisi penuh pertandingan dengan regu yang sama sebanyak dua kali dalam satu musim kompetisi, pertandingan dilakukan satu kali di kandang sendiri dan satu kali di kandang lawan (tentang sepak bola)
  453. kompleksitas jumlah bagian atau komponen yang mencirikan keterampilan
  454. komplians rasio perubahan panjang terhadap perubahan gaya yang diterapkan
  455. komponen kontraktil bagian model otot Hill yang mewakili ketegangan aktif serta pemendekan aktin dan miosin
  456. komposisi tubuh proporsi ketika tubuh kurus dan gemuk dengan melihat jumlah komponen pembentuk tubuh seperti otot, tulang, dan lemak
  457. kondisi aktif kondisi saat masih ada beberapa ion kalsium yang tersisa di miofibril setelah kontraksi otot sebelumnya sehingga menyebabkan efek potensial untuk kontraksi berikutnya
  458. kondisi regulatori kondisi lingkungan yang menentukan karakteristik gerakan yang diperlukan agar berhasil melakukan keterampilan
  459. konteks lingkungan hal-hal di lingkungan saat keterampilan dilakukan, seperti orang, permukaan, dan benda-benda di sekitar
  460. kontraksi otot eksentrik kondisi yang berdampak pada peningkatan kerja otot ketika otot memanjang
  461. kontraksi otot sepusat kontraksi yang terjadi ketika otot memendek dan melawan gravitasi
  462. kontrol gerak aspek-aspek yang mendasari gerakan manusia, seperti saraf, fisik, dan perilaku
  463. kontrol lemparan kontrol bola ketika dilempar (tentang sofbol)
  464. konversi analog digital pengambilan sinyal kontinu dan berulang dari waktu ke waktu untuk diubah ke dalam bentuk digital
  465. koordinasi pembatasan sistem untuk mengatur pola gerak supaya mencapai sasaran tertentu
  466. koordinasi bimanual keterampilan motorik yang memerlukan penggunaan simultan dari dua lengan
  467. kopling persepsi-gerak koordinasi spasial dan temporal dari mata, tangan, dan kaki yang memungkinkan seseorang untuk melakukan keterampilan koordinasi
  468. koprol gerakan berguling ke depan
  469. kotak tingkatan atau tempat yang tiada masuk dalam hitungan
  470. kotak ruang (bidang) empat persegi
  471. kotak penalti daerah yang digunakan ketika terjadi pelanggaran oleh tim bertahan sehingga tim lawan mendapatkan tendangan hukuman; daerah hukuman (tentang sepak bola)
  472. kotak tembakan tempat berbentuk kotak sebagai arah untuk menembak bola (tentang sepak bola)
  473. kriket olahraga luar ruangan, dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri atas 11 orang, menggunakan bet dan bola kecil keras, biasa dimainkan di Inggris dan negara Persemakmuran Inggris
  474. kuarter seperempat periode waktu dalam pertandingan olahraga
  475. kuda hitam peserta pertandingan (perlombaan) yang semula tidak diperhitungkan akan menang, tetapi akhirnya menjadi pemenang
  476. kuda-kuda sikap siaga (dalam bela diri) dengan posisi kaki dan tubuh yang siap menerima serangan
  477. kuda-kuda pelana alat senam artistik berupa balok atau silinder panjang yang terbuat dari karet busa dan kulit, ditopang dalam posisi horizontal di atas lantai, serta terdapat dua buah pegangan di atasnya
  478. kuda-kuda pelana nomor dalam senam artistik pria yang menggunakan balok atau silinder panjang yang ditopang horizontal di atas lantai dan memiliki dua pegangan di atasnya
  479. kuncian teknik melumpuhkan lawan agar tidak dapat bergerak, melibatkan gerakan menghindar dengan tipuan yang cepat, biasanya mengincar bagian pergelangan tangan, leher, dagu, dan bahu musuh
  480. kungfu seni bela diri (asal Tiongkok), pada umumnya tanpa senjata (menyerupai pencak), mengandalkan sepakan atau pukulan untuk melumpuhkan lawan
  481. kurikulum tertutup perangkat pelajaran tidak formal yang disampaikan kepada atlet ketika penyampaian rencana formal
  482. kurva beban-deformasi perilaku mekanis material yang dapat didokumentasikan dengan pengukuran sesaat setelah deformasi dan beban diterapkan
  483. kurva tekan-tarik perilaku stres sebagai fungsi dari regangan selama pemberian beban suatu material yang menarik atau menekan
  484. langkah maju gerakan maju dari bidai ke bidai (tentang sofbol)
  485. langkah silang langkah yang dilakukan menyilang
  486. lapangan aspal lapangan yang terbuat dari bahan campuran aspal (tentang tenis)
  487. lapangan depan lapangan yang terdapat di garis servis (tentang tenis)
  488. lapangan keras lapangan yang terbuat dari campuran semen (tentang tenis)
  489. lapangan terbuka lapangan yang berada di luar ruangan
  490. lapangan tertutup lapangan yang berada di dalam ruangan
  491. lapisan hal yang berkaitan dengan bet atau pemukul (tentang tenis meja)
  492. lapisan pembatas lapisan cairan di dekat objek yang tersuspensi dalam cairan
  493. lari beranting lari yang dilakukan oleh beberapa orang pelari (biasanya empat orang) secara sambung-menyambung (yang satu melanjutkan larinya yang lain); estafet
  494. lari cepat nomor olahraga atletik berupa lari dengan sekencang-kencangnya, biasanya pada jarak 100 m, 200 m, dan 400 m
  495. lari gawang lari dengan melompati rintangan gawang
  496. lari jalan raya nomor lari dalam atletik yang diselenggarakan di jalan raya, misalnya lari maraton
  497. lari lintas alam nomor lari dalam atletik yang pesertanya, baik perseorangan maupun kelompok, harus melewati perdesaan, sawah, gunung, sungai, hutan, dan sebagainya
  498. lari maraton lomba lari jarak jauh (dengan menempuh jarak 5 km, 10 km, 40,195 km, dan sebagainya)
  499. latensi awal waktu antara stimulasi saraf dan respons awal yang terdeteksi pada elektrode rekaman aktif untuk mengukur serat tercepat
  500. latensi puncak waktu antara stimulasi saraf dan respons puncak yang terdeteksi pada elektrode rekaman aktif
  501. lateral arah referensi yang lebih jauh dari garis tengah tubuh
  502. latihan adaptasi latihan fisik untuk meningkatkan kemampuan ketika berhubungan dengan kekuatan dan keterampilan
  503. latihan aerobik latihan fisik dalam waktu yang lama dan tidak sering
  504. latihan aerobik interval jenis latihan berjarak dalam waktu lama dengan waktu istirahat yang pendek, berguna untuk meningkatkan kondisi aerobik dan membakar lemak
  505. latihan anaerobik latihan untuk merangsang metabolisme anaerobik seperti membentuk massa otot, meningkatkan kekuatan, dan kecepatan
  506. latihan distribusi jadwal praktik yang jangka istirahatnya sama atau lebih besar dari waktu yang digunakan untuk komponen praktik
  507. latihan kelincahan latihan untuk meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengubah arah dan posisi secara cepat, efisien, dan terkontrol
  508. latihan kelincahan garis basket latihan kelincahan dalam permainan basket yang menjadi bagian pengujian kebugaran untuk menguji kecepatan, kontrol tubuh, dan kemampuan mengubah arah secara cepat
  509. latihan ketinggian latihan di tempat tinggi sebagai persiapan untuk menghadapi kompetisi
  510. latihan massal latihan yang memiliki waktu untuk beristirahat antara sesi latihan lebih sedikit dibandingkan dengan waktu latihan
  511. latihan mental latihan kognitif dari keterampilan fisik dengan tidak adanya gerakan fisik yang jelas
  512. latihan terbatas latihan dengan satu variasi keterampilan yang dipraktikkan berulang kali sebelum mencoba variasi lainnya
  513. lebar biakromial lebar bahu atau jarak antarbahu yang digunakan sebagai ukuran perkembangan
  514. lemak tubuh lemak yang dihasilkan tubuh dan dipengaruhi oleh pola makan, latihan, dan genetik
  515. lempar bola atas kepala lempar bola untuk mengukur kekuatan inti dan kekuatan total tubuh
  516. lempar bola berdiri-duduk lempar bola untuk mengukur daya ledak dan kekuatan bagian atas-bawah tubuh, terutama dengan gerakan memutar
  517. lempar bola kesehatan lempar bola untuk mengukur kekuatan dan daya ledak tubuh bagian atas dan bawah
  518. lempar bola kesehatan duduk lempar bola untuk mengukur kekuatan tubuh bagian atas (lengan) dan daya ledak dengan menjaga punggung agar tetap bersentuhan dengan dinding sehingga hanya kekuatan lengan yang diuji
  519. lempar bola rotasi lempar bola untuk mengukur kekuatan inti dan kekuatan total tubuh
  520. lemparan awal lemparan utama sebagai inti dalam permainan (tentang sofbol)
  521. lemparan bebas lemparan bola yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran dan tidak boleh diganggu oleh tim lawan (tentang polo air)
  522. lemparan ke dalam bola yang dilempar ke dalam dari luar garis lapangan (tentang basket)
  523. lemparan wasit lemparan yang dilakukan oleh wasit setelah permainan dihentikan karena adanya pelanggaran (tentang polo air)
  524. lencana tanda yang menunjukkan status sebagai kapten regu yang sedang bermain
  525. lengan momentum kenaikan gaya untuk menciptakan momen
  526. lewat bawah jaring gerakan ketika badan pemain melewati daerah lawan melalui ruang di bawah jaring
  527. lewat posisi di luar baris lapangan (dalam tenis, bulu tangkis, dan sebagainya)
  528. libero pemain penjelajah (dalam sepak bola)
  529. libero pemain yang bertugas menjaga daerah berbahaya di sekitar gawang (tentang sepak bola)
  530. lingkaran tembak bagian lapangan untuk menembakkan bola (tentang hoki)
  531. lingkaran tengah daerah lingkar di tengah lapangan dengan radius 1,80 m (tentang sepak bola, basket)
  532. lintasan daerah sepanjang kolam renang yang dibatasi dengan tali sebagai pemisah dari lintasan lain
  533. lipatan kulit ketebalan lipatan kulit
  534. lompat galah loncat galah
  535. lompat jangkit nomor lompat dalam cabang atletik (melompat dengan jalan jingkat-langkah-lompat); lompat tiga
  536. lompat jauh melompat ke depan dengan bertolak pada satu kaki untuk mencapai suatu kejauhan yang dapat dijangkau, jarak loncatan diukur mulai dari titik tumpuan loncatan sampai dengan jejak pertama di kotak pasir sesudah melompat
  537. lompat tegak lompatan vertikal yang dilakukan setinggi mungkin
  538. lompat tengah gerak awal di tengah lingkaran yang dilakukan oleh dua orang pemain yang berlawanan (tentang basket)
  539. loncat galah meloncat tinggi dengan memakai galah
  540. loncat indah meloncat dari papan loncatan ke kolam renang dengan membuat berbagai gaya secara indah
  541. loncatan ke dalam loncatan ke belakang pada sikap tubuh membelakangi kolam dan membalikkan badan ke arah yang berlawanan dengan arah loncatan
  542. lontar martil olahraga melempar martil
  543. lorong karpal saluran sempit di sisi telapak tangan pada pergelangan tangan yang berfungsi melindungi saraf utama ke tangan dan tendon ke jari
  544. luncur gerak meluncurkan badan atau kaki untuk menghalangi bola yang hanya dilakukan oleh penjaga gawang (tentang hoki)
  545. main penuh bermain penuh sesuai dengan waktu yang ditentukan di dalam peraturan
  546. main satu babak istirahat di antara setengah permainan atau pertandingan (dalam sepak bola, basket, dan sebagainya)
  547. manajer tim orang yang membantu dan mengatur tim dari sisi nonteknis
  548. martil alat yang digunakan dalam olahraga lontar martil
  549. masa henti waktu yang harus ditambahkan pada lamanya pertandingan hoki karena adanya waktu yang terhenti dengan tujuan agar lama pertandingan tetap 2 x 35 menit
  550. masa istirahat waktu istirahat yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam suatu pertandingan tenis meja dan harus diselesaikan tidak lebih dari satu jam
  551. masalah Bernstein teori kontrol motorik tentang pembelajaran keterampilan yang melibatkan pengurangan derajat berlebihan dari defisit aktivasi simultan dua anggota badan sehingga pembentukan tenaga berkurang dibandingkan dengan saat dua anggota badan diaktifkan secara individual
  552. master internasional sebutan untuk pemain catur yang telah memiliki kemampuan pada tingkat dunia
  553. mata jaring jaring yang dipasang di tengah meja dalam tenis meja
  554. match point angka terakhir yang diperlukan untuk memenangi pertandingan; angka penentu
  555. meja gerak meja yang bergerak pada waktu permainan sedang berlangsung disebabkan oleh sentuhan badan pemain (dalam tenis meja)
  556. meja lompat alat senam artistik berbentuk menyerupai meja dengan permukaan yang datar, lebar, dan empuk, digunakan sebagai tolakan tangan untuk melakukan gerakan akrobatik di udara
  557. meja lompat nomor dalam senam artistik yang menggunakan alat menyerupai meja yang digunakan sebagai tolakan tangan untuk melakukan gerakan akrobatik di udara, yang diawali dengan berlari di landasan dan melompat dari papan loncatan
  558. meja sebelah gelanggang pertandingan tenis meja
  559. mekanomiografi pengembangan dan pencatatan getaran yang diciptakan oleh aktivasi otot
  560. melebar (dalam sepak bola) menyamping; ke sebelah kanan atau kiri
  561. melesakkan memasukkan (bola dan sebagainya)
  562. memaha memainkan bola dengan menggunakan paha untuk mengontrol , menahan, menerima, atau menyelamatkan bola dari lawan
  563. memantulkan menjatuhkan bola ke lantai atau ke tanah (dalam permainan bola basket, bola tangan)
  564. membabat mengalahkan lawan-lawan (dalam pertandingan)
  565. membahu memainkan bola dengan menggunakan bahu untuk bertahan dari serangan bola yang mendadak dari lawan dalam posisi yang kurang baik (tentang sepak takraw)
  566. membakar mematikan (dalam permainan bola bakar) pemukul atau pelari sebelum menginjak tempat singgah
  567. membran sel tepi luar sel yang bertindak sebagai penghalang selektif untuk lewatnya nutrisi, limbah, dan hormon
  568. memori jangka panjang memori yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang relatif permanen
  569. menang angka menang berdasarkan kelebihan angka yang diperoleh
  570. menang KO menang karena lawan tidak melanjutkan pertandingan setelah wasit menghitung sampai sepuluh (tentang pertandingan tinju)
  571. menang lima set tim yang dinyatakan sebagai pemenang apabila telah memenangkan lima set pertandingan (dalam permainan voli)
  572. menang RSC menang karena wasit menghentikan pertandingan; keputusan wasit yang menetapkan seorang pemenang karena menurut pengamatannya lawan sudah tidak berdaya atau menderita cedera
  573. menang tiga set peraturan dalam permainan voli untuk mengatur jalannya pertandingan
  574. menang tipis menang dengan angka yang tidak banyak (dalam pertandingan)
  575. menang TKO menang karena wasit menganggap lawan tidak dapat mengimbangi perlawanan
  576. menapak menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki, digunakan untuk menahan smes dari lawan atau menyelamatkan bola dekat net (tentang sepak takraw)
  577. mendiskualifikasikan melarang seseorang turut bertanding karena melanggar peraturan
  578. mendiskualifikasikan menyatakan tidak cakap atau tidak mampu
  579. mendiskualifikasikan mencabut hak
  580. mendribel menggiring atau membawa bola cepat dengan langkah-langkah kecil (dalam sepak bola)
  581. mendribel memantul-mantulkan bola ke lantai atau ke tanah (dalam bola basket, bola tangan) dengan berlari cepat atau pelan dengan langkah-langkah panjang atau kecil
  582. menebah memukul dengan memegang tangan bagian depan
  583. menebah menebahkan
  584. menenggelamkan bola menekankan bola ke dalam air sehingga menjadi tidak terlihat (dalam permainan polo air)
  585. menerkam bola menguasai bola dengan cara menerkam atau menangkap (dalam permainan sepak bola)
  586. mengebon mengambil atau meminjam pemain (sepak bola dan sebagainya) dari perkumpulan lain
  587. menggocek memainkan bola (dalam sepak bola) dengan maksud mempermainkan lawan agar tidak berdaya lagi
  588. menggulingkan menggelundung badan ke depan atau ke belakang (dalam cabang olahraga senam) bertumpu pada pundak
  589. menyerang menekan atau memberi serangan pada lawan
  590. menyervis melakukan servis
  591. metode latihan bagian strategi pengajaran dengan membagi suatu keterampilan menjadi beberapa bagian atau segmen
  592. mikroposis jeda pendek yang tidak teratur
  593. mikroposis interval spontan
  594. mistar gawang mistar yang sejajar dengan tanah dan setinggi kedua tiang gawang dan memainkan lebar gawang (dalam sepak bola)
  595. moda pertandingan tata aturan yang harus dipatuhi untuk terlaksananya pertandingan (dalam sepak bola)
  596. model Fitts dan Posner model pembelajaran gerak usulan Fitts dan Posner yang menyatakan bahwa peserta didik harus melalui tiga tahapan pembelajaran yang ditentukan oleh proses pembelajaran
  597. model otot Hill model biomekanik canggih untuk mempelajari bagaimana kekuatan bertindak dalam tubuh yang mengalami deformasi
  598. model pembelajaran Gentile model pembelajaran keterampilan gerak dalam dua tahap yang menekankan bahwa perolehan hasil keterampilan gerak siswa dipengaruhi oleh tugas gerak dan karakteristik lingkungan
  599. model sudut pandang dinamik model tiga komponen kekuatan otot yang terdiri atas komponen kontraktil, komponen seri elastis, dan komponen elastis
  600. model taut-segmen model pengamatan visual yang secara otomatis mampu memproses gerakan yang diamati dengan cara memicu sistem kontrol motor untuk bertindak dengan sesuai sehingga orang tersebut tidak perlu terlibat dalam mediasi kognitif
  601. momen inersia perlawanan terhadap rotasi percepatan sudut dari tubuh
  602. muka stik bagian stik yang rata untuk dipergunakan memukul atau menyentuh bola (dalam permainan hoki)
  603. net jaring yang dibuat khusus untuk permainan olahraga, seperti bulu tangkis dan tenis, dipasang melintang membagi lapangan permainan menjadi dua bagian; jala
  604. neuritis digital mati rasa karena tekanan langsung pada saraf digital saat menggenggam perangkat atau barang lainnya dengan ujung yang tajam
  605. nirbobol keadaan tidak kemasukan gol atau tidak kebobolan dalam suatu pertandingan atau kompetisi
  606. nomor dada nomor yang tertera pada kaus depan pemain
  607. nomor punggung nomor yang tertera pada kaus atau baju bagian punggung pemain
  608. offside di luar baris lapangan; lewat posisi; mendahului bola
  609. olahraga demonstrasi olahraga ekshibisi
  610. olahraga ekshibisi olahraga yang dipertandingkan dalam pesta olahraga tertentu (seperti Olimpiade) untuk tujuan promosi, agar dapat dipertandingkan secara rutin (seperti taekwondo pada Olimpiade 1988 atau pencak silat pada Asian Games 2002)
  611. olahraga uji olahraga ekshibisi
  612. operan atas kepala operan bola yang dilakukan dengan dua tangan lurus yang dimulai dari atas kepala (dalam basket)
  613. operan bola terobos operan yang dilakukan oleh pemain dengan cara mengoper di antara dua lawan (dalam sepak bola)
  614. operan dorong operan yang dilakukan dengan cara mendorong bola (dalam hoki)
  615. operan dua orang kerja sama yang dilakukan antara dua orang pemain dengan cara mengoper bola (dalam sepak bola)
  616. operan dua tangan sedada operan yang dilakukan pemain dari arah depan dada dengan menggunakan kedua tangan (dalam basket)
  617. operan gaet operan dengan satu tangan yang melewati atas kepala pemain lawan yang dilakukan dengan cara memutar ke arah belakang (dalam basket)
  618. operan jarak pendek operan yang diberikan seorang pemain kepada pemain lainnya dengan jarak pendek (dalam sepak bola)
  619. operan pantulan operan yang dilakukan oleh pemain dengan cara memantulkan bola ke lantai (dalam basket)
  620. operan satu tangan operan yang dilakukan pemain dengan lemparan satu tangan dari belakang kepala, samping, atau bahu (dalam basket)
  621. organ tendon golgi reseptor otot yang menangkap ketegangan otot
  622. ortodromik normal (tentang kondisi saraf sepanjang akson)
  623. ortotik objek berupa kawat gigi yang benar atau kelainan posisi sendi
  624. otomatisasi kapasitas untuk melakukan keterampilan dengan sedikit atau tanpa kendali sadar
  625. otot spindel reseptor yang menerima rangsang dari regangan otot, berperan dalam proses pergerakan atau pengaturan motorik
  626. palang atas gawang palang yang sejajar dengan tanah dan setinggi kedua tiang gawang yang menghubungkan keduanya
  627. palang bertingkat sepasang palang yang ditopang oleh alas, sejajar satu sama lain dengan ketinggian yang berbeda, digunakan dalam senam artistik wanita
  628. palang bertingkat nomor dalam senam artistik wanita yang menggunakan sepasang palang sejajar dengan ketinggian yang berbeda
  629. palang horizontal palang yang ditopang dalam posisi horizontal di atas lantai, digunakan dalam senam artistik pria; palang tunggal
  630. palang horizontal nomor dalam senam artistik pria yang menggunakan sebuah palang yang ditopang horizontal di atas lantai; palang tunggal
  631. palang sejajar sepasang palang yang ditopang oleh alas, sejajar satu sama lain dengan ketinggian yang sama, digunakan dalam senam artistik pria
  632. palang sejajar nomor dalam senam artistik pria yang menggunakan sepasang palang sejajar dengan ketinggian yang sama
  633. palang tunggal palang horizontal
  634. pancagol lima gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  635. pancalomba perlombaan gabungan (dalam cabang atletik), untuk wanita meliputi nomor tolak peluru, loncat tinggi, lari 200 m, lari 100 m gawang, lompat jauh, untuk putra meliputi nomor lari 200 m, tolak peluru, lompat jauh, lempar lembing, lari 1500 m (dilaksanakan dalam satu hari)
  636. pancalomba modern perlombaan gabungan, meliputi menembak dengan pistol pada jarak 30 m, naik kuda, berenang 400 m gaya dada, anggar, dan lari lintas alam
  637. pandangan pukulan pemain yang memperhatikan lemparan bolanya (tentang sofbol)
  638. panitia peraturan panitia yang bertugas mengatur penyelenggaraan pertandingan (tentang tenis meja)
  639. panjang istirahat panjang otot dalam keadaan rileks, biasanya menghasilkan ketegangan maksimum ketika dikerutkan secara isometrik
  640. panjang pukulan hasil pukulan dalam sofbol yang ditentukan dari panjangnya pemukul, yakni 34 inci
  641. pantul ganda bola memantul dua kali di atas meja pada saat permainan sedang berlangsung (tentang tenis meja)
  642. pantulan bola bola yang memantul dan dapat dipukul atau ditembakan kembali secara sah (tentang hoki)
  643. pantulan taksah pelanggaran berupa kesalahan pantulan yang dilakukan oleh pemain (tentang bola basket)
  644. pantulan udara bola yang disentuh di udara satu kali sebelum menyentuh lantai (tentang bola basket)
  645. papan gol papan yang berada di belakang gawang yang tingginya tidak boleh lebih dari 18 inci (tentang hoki)
  646. papan pantul papan bulat atau persegi panjang setebal 3 cm yang terpasang menempel di belakang jaring untuk memantulkan bola (tentang bola basket)
  647. parasailing olahraga air dengan menggunakan parasut yang ditarik oleh perahu motor cepat
  648. parka jaket pendaki gunung yang berkancing di depan dan menutupi paha, dilengkapi dengan penutup kepala, lengan jaket di pergelangan dan di bagian pinggang dilengkapi dengan tali pengikat, gunanya untuk menahan angin dan air (hujan)
  649. parkir bus strategi bertahan dengan menumpuk hampir seluruh pemain di sektor pertahanan ketika lawan menyerang dan hanya menyisakan satu atau dua pemain untuk melakukan serangan balik (tentang sepak bola)
  650. partai pamungkas partai final; partai penentu
  651. partai uji coba pertandingan uji coba
  652. pegangan berat pegangan yang beratnya melebihi bagian kepala raket (tentang tenis)
  653. pegangan kontinental cara memegang raket tepat di tengah pegangan raket (tentang tenis)
  654. pelanggaran besar pelanggaran seperti menahan, menarik, menenggelamkan, dan menendang bola (tentang pertandingan polo air)
  655. pelanggaran biasa pelanggaran yang dihukum dengan lemparan atau tendangan bebas untuk lawan
  656. pelanggaran pribadi pelanggaran dinyatakan sebagai pelanggaran pribadi dengan hukuman akan dikeluarkan dari pertandingan jika kembali melakukan pelanggaran serupa untuk ketiga kalinya (tentang pertandingan polo air)
  657. pelanggaran serupa pelanggaran yang dilakukan secara berulang (tentang pertandingan hoki)
  658. pelari lintas alam pelari dalam lomba lari lintas alam
  659. pelatihan fisik latihan teratur untuk meningkatkan kebugaran dan kekuatan tubuh
  660. pelengkungan kombinasi kekuatan pada tubuh dengan cenderung membengkokkan tubuh yang menciptakan beban tarik di satu sisi dan beban kompresi di sisi lain
  661. pelindung lengan alat yang terbuat dari kulit untuk melindungi lengan dari pukulan tali busur pada waktu melepaskan anak panah
  662. peluru bola besi yang harus dilempar dengan tolakan tangan; bola peluru
  663. pemain belakang pemain yang berada di posisi bagian belakang dalam olahraga sepak bola, bola basket, dan sebagainya yang bertugas mencegah serangan lawan
  664. pemain belakang tengah pemain yang berada di posisi bagian belakang tengah (tentang sepak bola dan voli)
  665. pemain depan pemain yang berada di posisi bagian depan
  666. pemain kanan luar pemain yang berada di posisi bagian kanan luar (tentang sepak bola)
  667. pemain kidal pemain yang memiliki kemampuan menggunakan tangan atau kaki kiri dengan sangat baik dalam setiap pertandingan
  668. pemain kiri luar pemain yang tugasnya di bagian kiri luar lapangan pertandingan (tentang sepak bola)
  669. pemain luar pemain yang tugasnya di bagian kanan atau kiri luar depan lapangan pertandingan
  670. pemain penyerang pemain yang bertugas menyerang pertahanan lawan
  671. pemain pertahanan pemain yang bertugas untuk bertahan dan menunggu serangan
  672. pemain unggulan pemain yang diunggulkan mendapat prioritas dalam pengundian
  673. pemanah atlet memanah; pemain olahraga panahan
  674. pemanasan persiapan sebelum bertanding (pelatihan)
  675. pemanasan otot rasa panas dalam jaringan otot yang bertepatan dengan keadaan aktif
  676. pemantulan terang aturan terkait penggunaan warna atribut pertandingan pemain (tentang tenis meja)
  677. pembekuan tingkat pembebasan strategi pelajar untuk memperbaiki kemungkinan pergerakan sendi, menyebabkan tubuh bekerja sebagai satu kesatuan atau segmen untuk mencapai tujuan tugas
  678. pembelajaran gerak pembelajaran tentang proses memperoleh dan menyempurnakan keterampilan motorik dan variabel yang mendukung atau menghambat akuisisi keterampilan motorik tersebut
  679. pembelajaran observasional pembelajaran keterampilan dengan cara mengamati orang yang melakukannya
  680. pembimbing bidai pembimbing bidai yang bertugas membantu pelari menuju bidai berikutnya (tentang softbol)
  681. pemenang terpuji pemenang yang mengalahkan lawan dengan cara sportif dan terpuji (tentang permainan sofbol)
  682. pemerolehan gagasan gerakan tahap pertama dalam model pembelajaran Gentile yang memperkenalkan siswa pada keterampilan gerak baru dengan menekankan pada pemahaman persyaratan gerakan agar sesuai dengan permintaan, sehingga diperoleh gerakan yang terorganisasi
  683. pemimpin kontingen orang yang ditunjuk untuk memimpin kontingen negara dalam kegiatan internasional (tentang bola basket)
  684. pemindahan ukuran kinematika yang menjelaskan perubahan posisi spasial anggota tubuh atau sendi selama waktu gerakan
  685. pemindahan asimetrik transfer pemain antarnegara
  686. pemotong bawah tindak pelanggaran berupa pemukulan bola dari bawah, yang menyebabkan bola melambung naik (tentang permainan hoki)
  687. pemusatan latihan penyiapan atlet atau tim di satu tempat (tentang sepak bola)
  688. penadah pemain yang menadah bola (dalam permainan kasti)
  689. penadah orang yang menerima atau memperjualbelikan barang-barang curian; tukang tadah
  690. penalti tendangan atau tembakan hukuman karena melanggar peraturan permainan di daerah depan gawang pada batas tertentu (dalam sepak bola, polo air, dan sebagainya)
  691. penanda daerah penalti titik atau tempat dilakukanya tendangan penalti terhadap tim yang melakukan pelanggaran dengan cara bertahan secara kasar di area tersebut
  692. penangguhan singkat pertukaran tempat yang dilakukan karena telah habis permainan dan tidak boleh ada istirahat panjang (tentang pertandingan tenis meja)
  693. pencatat hasil formulir yang digunakan untuk mencatat hasil pertandingan tenis meja
  694. pencatat nilai petugas yang mencatat skor hasil permainan
  695. pencetak gol pemain yang mencetak gol atau memasukkan bola ke dalam gawang (tentang sepak bola)
  696. pendadahan penggunaan suatu zat atau teknik tertentu secara ilegal untuk meningkatkan kinerja atlet; doping
  697. pendukung tim sekelompok orang yang memberikan bantuan serta dukungan kepada tim yang sedang bertanding (tentang sepak bola)
  698. penembak bebas pemain yang melakukan tembakan bebas di daerah hukuman (tentang basket)
  699. pengatur serangan pemain yang memulai atau mengatur penyerangan
  700. pengawas waktu pengawas waktu yang bertugas memberi tahu kepada wasit dan pemain kapan waktu pertandingan akan dimulai atau akan berakhir (tentang pertandingan basket)
  701. pengawasan lapangan wasit yang bertugas mengawasi pemain di dalam daerah pengawasan masing-masing
  702. pengembalian bola sempurna pengembalian bola yang dilakukan oleh pemain dan tidak menyangkut ke jaring atau keluar dari meja dan tidak dapat diterima lawan
  703. pengembalian servis pengembalian bola servis yang dilakukan oleh pemain (tentang tenis)
  704. pengetesan otot pengujian untuk mengetahui keseimbangan fungsi otot
  705. penghentian darurat penghentian permainan secara darurat karena terjadi kecelakaan saat bertanding (tentang tenis meja)
  706. penghentian pertandingan penghentian pertandingan yang dilakukan oleh wasit pada saat pertandingan sedang berlangsung
  707. penghentian terbebankan penghentian yang diminta oleh para pelatih dalam pertandingan basket di tiap babaknya, tiap-tiap tim berhak memperoleh dua kali penghentian dan sekali penghentian pada babak tambahan
  708. penghitungan massa otot metode untuk menentukan massa otot tubuh manusia menggunakan pengukuran antropometri dan ketebalan lipatan kulit
  709. pengoperan jauh pengoperan bola dalam sepak bola atau hoki dengan menendang secara melambung untuk mendapatkan tendangan jauh
  710. penguasaan bola kemampuan seseorang dalam mengontrol bola pada saat pertandingan berlangsung (tentang sepak bola)
  711. pengukur jaring pengukur tinggi net tenis meja yang dipakai sebelum pertandingan dimulai
  712. pengukuran lipatan kulit pengukuran untuk menentukan komposisi lemak tubuh dengan mementingkan keakuratan
  713. pengukuran tinggi badan komponen standar penilaian kebugaran
  714. penilaian alternatif penilaian pemahaman dengan meminta seseorang untuk membangun, melakukan, atau menunjukkan pembelajarannya; penilaian kinerja
  715. penilaian analitis penilaian yang dilakukan untuk tujuan diagnostik dan berfokus pada kinerja atau produk
  716. penilaian holistis analisis berdasarkan kualitas keseluruhan kinerja atau produk
  717. penilaian informal penilaian yang berlangsung dalam konteks yang lebih terbuka melalui penggunaan teknik observasi, penilaian alternatif, atau catatan tertulis
  718. penilaian performa analisis biomekanis terhadap performa atlet
  719. penimbangan berat badan hidrostatis penimbangan untuk mengukur kepadatan tubuh
  720. penjaga bidai pemain yang menjaga tempat pelari berpijak atau menjaga pangkalan pelari (tentang sofbol)
  721. penjaga garis orang yang ditugasi mengawasi apakah bola jatuh di dalam atau di luar garis permainan
  722. penjaga garis putri petugas wanita yang membantu wasit menjaga garis (tentang tenis)
  723. penjaga gawang pemain yang bertugas menjaga dan mempertahankan gawang agar tidak kemasukan bola dengan cara menendang, menangkap, menepis bola, dan sebagainya
  724. penjaga kiri lapangan pemain yang bertugas menjaga sisi kiri lapangan (tentang sofbol)
  725. penjaga luar lapangan kanan pemain yang bertugas menjaga sisi kanan luar lapangan (tentang softbol)
  726. penjaga sisi dalam pemain yang bertugas menjaga bagian sisi dalam lapangan (tentang sofbol)
  727. penjaga tengah lapangan pemain yang bertugas menjaga bagian tengah lapangan (tentang sofbol)
  728. penundaan pertandingan penundaan pertandingan oleh wasit karena adanya kecelakaan atau sebab lain dalam pertandingan basket
  729. penunjuk skor mesin angka penghitung skor pertandingan yang digunakan untuk membantu wasit dalam pertandingan tenis meja
  730. penyerang kanan pemain depan yang berada di bagian kanan (tentang voli)
  731. penyerang kiri pemain depan yang berada di bagian kiri (tentang voli)
  732. penyerang tengah pemain depan yang posisinya diapit oleh kedua penyerang lainnya (tentang polo air)
  733. penyerupaan hal yang berkaitan dengan sisi lain dari tubuh
  734. penyisipan hal yang berkaitan dengan otot ke tulang terjauh dari garis tengah batang
  735. perahu naga olahraga dayung yang menggunakan perahu naga dengan ukuran 9 m atau 12 m, pesertanya terdiri atas 10 atau 20 pendayung, 1 penabuh genderang, dan 1 pengemudi
  736. peraturan lima detik peraturan yang mengharuskan pemain mengoper bola dari luar lapangan dalam tempo paling lama 5 detik (tentang bola basket)
  737. peraturan papan pantul peraturan yang berkaitan dengan ketentuan papan pantul yang digunakan dalam pertandingan, baik bahannya maupun ukurannya (tentang bola basket)
  738. peraturan penopang basket peraturan yang berkaitan dengan ketentuan penopang basket yang digunakan dalam pertandingan, baik bahannya maupun jaraknya, dengan garis lapangan permainan (tentang bola basket)
  739. peraturan permainan peraturan yang dibuat oleh induk organisasi olahraga yang berguna untuk mengatur jalannya permainan
  740. peraturan sepuluh detik peraturan yang berkaitan dengan regu yang menguasai bola dalam waktu 10 detik, bola harus menyeberang ke garis tengah dari daerah belakang (tentang bola basket)
  741. peraturan tangan kanan prosedur untuk mengidentifikasi arah persilangan vektor
  742. peraturan tiga puluh detik peraturan yang berkaitan dengan regu yang menguasai bola dalam waktu 30 detik dan bola harus segera ditembakkan (tentang bola basket)
  743. peregangan pasif peregangan otot yang biasanya terjadi secara tidak sengaja sebagai hasil dari efek gravitasi atau orang lain
  744. perekrutan unit gerak proses peningkatan jumlah unit motor yang dibutuhkan untuk meningkatkan jumlah serat otot yang aktif pada satu waktu, sehingga dapat meningkatkan jumlah gaya otot yang dapat dikerahkan
  745. pergeseran posisi perpindahan posisi ke tempat lain pada waktu regu memperoleh servis baru (tentang bola voli)
  746. perilaku di bawah permukaan air aktivitas yang dilakukan pemain di bawah permukaan air (tentang polo air)
  747. peringatan perorangan peringatan yang diberikan kepada seorang anggota regu pada saat pertandingan bola voli sedang berlangsung
  748. periode laten keterlambatan munculnya ketegangan otot akibat keterlambatan konduksi
  749. perisai mata perlengkapan yang digunakan dalam hoki untuk melindungi mata agar tidak silau
  750. perkembangan gerak studi tentang perkembangan manusia dari bayi sampai usia lanjut dengan kepentingan tertentu yang berkaitan dengan belajar motorik atau kontrol motorik
  751. perlengkapan pemain semua perlengkapan yang dipakai pemain pada saat pertandingan
  752. permainan 17 set ketentuan pertandingan untuk memperoleh kemenangan dengan cara menyelesaikan 17 set
  753. permainan lima set permainan dalam tenis yang terdiri atas lima gim
  754. permainan pengembangan permainan untuk meningkatkan keterampilan gerakan sesuai dengan tingkat perkembangan tiap anak
  755. permainan selesai nilai maksimal yang ditentukan setelah tercapai oleh salah satu pemain (tentang tenis lapangan)
  756. permainan tiga set ketentuan pertandingan untuk memperoleh kemenangan dengan cara menyelesaikan tiga set (tentang tenis lapangan)
  757. permasalahan derajat kebebasan pengontrolan derajat kebebasan yang tersedia untuk menghasilkan gerakan tertentu
  758. permukaan lapangan permukaan lapangan hoki yang terdiri atas rerumputan yang menyebar secara merata
  759. permukaan setengah setengah area dari permukaan meja sebagai arena permainan tenis meja yang dibatasi oleh garis dan net
  760. pernyataan kesalahan pernyataan yang diberikan wasit dalam bentuk peluit kepada pemain yang melakukan pelanggaran saat pertandingan
  761. pertahanan setengah lingkaran strategi pertahanan dalam bola voli yang dilakukan beberapa pemain dengan cara membentuk setengah lingkaran
  762. pertahanan zona sistem pertahanan satu regu dengan cara melakukan pengawasan pada daerah masing-masing (tentang sepak bola dan basket)
  763. pertandingan antarregu pertandingan yang dimainkan oleh tiga orang pada masing-masing regu dalam sepak takraw
  764. pertandingan babak pendahuluan pertandingan dalam sepak bola yang dilakukan untuk menentukan tim yang lolos ke pertandingan selanjutnya
  765. pertandingan besar pertandingan yang mempertemukan dua klub besar atau klub yang mempunyai rivalitas tinggi
  766. pertandingan ekshibisi pertandingan yang dimainkan hanya sebagai unjuk kebolehan dan hiburan untuk penonton, serta tidak memengaruhi klasemen tim ataupun perseorangan
  767. pertandingan final pertandingan akhir dari sebuah kompetisi
  768. pertandingan hiburan pertandingan yang diikuti oleh pemain atau pasangan yang sudah gugur di babak pertama pertandingan pada turnamen
  769. pertandingan kandang pertandingan yang bertempat di stadion sendiri tempat klub bermarkas
  770. pertandingan perorangan pertandingan yang dilakukan antarpemain pada sebuah turnamen untuk mencapai angka atau nilai yang telah ditentukan
  771. pertandingan perorangan nomor pertandingan untuk kelompok pertandingan tunggal dalam tenis meja
  772. pertandingan persahabatan pertandingan yang dimainkan sebagai ajang uji coba, tanda persahabatan antarklub sepak bola, atau hiburan, yang tidak memperebutkan gelar juara
  773. pertandingan putaran akhir pertandingan dalam sepak bola yang dilakukan pada waktu putaran akhir suatu kompetisi
  774. pertandingan resmi pertandingan antarklub, daerah, atau negara yang dilaksanakan oleh badan atau liga yang diakui
  775. pertandingan tandang pertandingan yang bertempat di stadion lawan (tentang sepak bola)
  776. pertandingan tim pertandingan antartim yang terdiri atas tiga regu dalam sepak takraw
  777. perubahan reaksi metode untuk menghitung pusat gravitasi dari postur tubuh yang statis
  778. peta ketaknyamanan tubuh jenis survei gejala yang menandai setiap bagian tubuh yang terasa sakit atau tidak nyaman dan mencatat tingkat rasa sakitnya
  779. petak pemukul dua buah petak pemukul yang berbentuk petak segi empat berukuran 7x3 kaki sebagai tempat pemukul berdiri (tentang sofbol)
  780. petugas meja petugas yang terdiri atas pengamat waktu, petugas angka, dan petugas 30 detik (tentang bola basket)
  781. piala bergilir piala yang diperebutkan dalam pertandingan yang diadakan setahun sekali atau lebih dan diberikan secara bergilir kepada pemenang selama masa pertandingan yang satu ke pertandingan berikutnya (jika pada pertandingan berikutnya pemenang terdahulu kalah, ia harus melepaskan piala itu)
  782. piala federasi kejuaraan dunia beregu untuk putri dalam tenis
  783. pindah bola perpindahan giliran memukul bola ke tim atau pihak lawan
  784. pindah lapangan perpindahan yang dilakukan ketika permainan telah selesai satu set atau salah satu pemain memperoleh angka delapan dalam set penentuan
  785. pindah servis perpindahan bola yang terjadi ketika tim berhasil mengembalikan bola ke daerah lawan atau ketika tim servis melakukan kesalahan, sehingga tim penerima servis mendapatkan keuntungan dan berhak untuk melakukan servis
  786. pistol start senjata api yang digunakan sebagai aba-aba dimulainya suatu perlombaan
  787. pita net pita yang terletak di net atau jaring dalam tenis
  788. pita samping pita yang menjadi batas kedua ujung jaring
  789. pita tengah pita yang terletak pada titik atau tanda di tengah
  790. platform gaya kekuatan transduser kompleks yang mengukur semua bagian dari tiga kekuatan ortogonal dan diterapkan ke permukaan
  791. plot Bode kelinieran jalur analisis frekuensi pada skala log
  792. pola kontralateral pola gaya kontralateral
  793. pola permainan strategi permainan yang dirancang untuk berhadapan dengan lawan bertanding
  794. polo permainan bola (sebesar bola tenis) dengan berkuda, setiap pemainnya menggunakan pemukul bola dari kayu panjang dan kecil, nilai kemenangan dihitung berdasarkan jumlah pemasukan bola ke gawang lawan
  795. poros halang pemain sepak bola yang posisinya di tengah-tengah antara gelandang kanan dan gelandang kiri; libero
  796. posisi anatomis standar posisi referensi standar tegak tubuh manusia dengan telapak tangan menghadap ke depan
  797. posisi kendur posisi yang kurang dari kontak maksimal antara permukaan artikular dengan keadaan area kontak yang sering berubah
  798. posisi pemain penentuan posisi bagi para pemain voli
  799. postugram sistem evaluasi postur dengan menempatkan posisi dan sudut masing-masing sendi sehubungan dengan tingkat referensi dan independensi posisi sendi lainnya
  800. potensi aksi gerak masukan perubahan muatan listrik sekitar serat otot saat diaktifkan
  801. potensi posinaptik eksitatori masukan rangsang yang mengumpulkan bagian dari neuron motorik sel tubuh sehingga lebih mudah untuk membuat potensial aksi
  802. potensi ujung lempeng miniatur depolarisasi yang terjadi pada ujung gerakan karena potensi aksi yang bergerak dari neuron ke serat otot
  803. prinsip gaya-gerak prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa tenaga yang tidak seimbang bertindak setiap kali seseorang menciptakan dan memodifikasi gerakan benda
  804. prinsip gaya-waktu prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa waktu ketika gaya diterapkan ke objek memengaruhi gerak objek tersebut
  805. prinsip inersia prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa perlawanan inersia terhadap perubahan keadaan gerak dapat digunakan untuk melawan gerakan atau mentransfer energi
  806. prinsip keseimbangan prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa stabilitas dan mobilitas posisi tubuh berhubungan terbalik
  807. prinsip proyeksi optimal prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa ada rentang sudut optimal untuk memproyeksikan objek dalam mencapai tujuan tertentu
  808. prinsip putaran prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa proyektil yang berputar pada rotasinya dapat memengaruhi lintasan atau terpental
  809. prinsip spesifikasi pengodean prinsip memori yang menunjukkan hubungan erat antara pengodean dan proses pengambilan memori, menyatakan bahwa kinerja tes memori secara langsung berkaitan dengan jumlah kesamaan antara praktik dan konteks pengujian
  810. program gerak representasi abstrak dari rencana gerakan yang disimpan dalam memori untuk melakukan tindakan yang telah direncanakan
  811. program gerak umum representasi abstrak dari pola gerakan yang dapat dimodifikasi untuk menghasilkan berbagai hasil respons
  812. program penurunan berat badan program yang melibatkan olahraga dan mode penurunan kalori makanan
  813. proprioseptor reseptor yang menyediakan informasi tentang posisi tubuh dan gerakan yang mendeteksi perubahan tegangan otot, posisi sendi, serta keseimbangan
  814. prosedur tugas ganda prosedur percobaan yang digunakan dalam penelitian perhatian untuk menentukan jumlah perhatian yang dibutuhkan dalam melakukan suatu tindakan
  815. protraksi pengarahan bahu ke depan
  816. pukulan balik pukulan yang dilakukan dari sebelah kiri badan dengan menggunakan bagian belakang raket (dalam bulu tangkis, tenis)
  817. pukulan balik pukulan menggunakan bagian belakang tangan dengan punggung tangan menghadap lawan dan raket menghadap bola pada saat kontak (tentang tenis meja)
  818. pukulan bebas pukulan bebas yang diberikan wasit kepada sebagai hukuman karena melakukan kesalahan (tentang hoki)
  819. pukulan bersih pukulan yang dilakukan dengan cara benar sesuai dengan aturan yang ditentukan
  820. pukulan datar suatu pukulan yang keras, tetapi bukan smes (dalam bulu tangkis, tenis)
  821. pukulan dekat bidai pukulan yang dilakukan di dekat bidai dengan tujuan menjamin keselamatan pelari menuju bidai (tentang sofbol)
  822. pukulan depan pukulan dengan cara menghadapkan telapak tangan kanan yang memegang raket atau bet ke depan dan pemain memukul bola dengan ayunan yang datang dari belakang badan pemain dengan bagian depan raket menghadap bola (tentang tenis lapangan dan tenis meja)
  823. pukulan ganda pukulan yang terjadi ketika bola dua kali mengenai permukaan bet pada satu kali pukul (tentang bola voli, tenis lapangan, dan tenis meja)
  824. pukulan keras pukulan keras secara cepat untuk menyulitkan lawan dalam melakukan blok
  825. pukulan kiri pukulan dari arah kiri pemain yang memegang bet dengan tangan kanan dan dari kanan bagi pemain kidal (tentang tenis meja)
  826. pukulan penalti pukulan yang dilakukan dari titik penalti (tentang hoki)
  827. pukulan pendek teknik memukul dengan pelan dan jatuh di dekat net untuk memancing pemain berlari ke depan (tentang tenis lapangan)
  828. pukulan pendek silang pukulan menyilang yang jatuh tidak jauh dari net lawan
  829. pukulan rancung pukulan pendek, lemah dekat net (dalam bulu tangkis, tenis)
  830. pukulan salah bola jatuh di luar lapangan yang sah (tentang sofbol)
  831. pukulan sejajar garis samping memukul bola secara lurus ke arah daerah permainan lawan (tentang tenis)
  832. pukulan setengah voli pukulan voli yang dilakukan tepat setelah bola memantul (tentang tenis)
  833. pukulan siku pukulan yang dilontarkan melambung dari samping dengan posisi lengan membentuk siku-siku
  834. pukulan silang pukulan menyilang ke area permainan lawan
  835. pukulan simultan pukulan terhadap jaring yang dilakukan beberapa pemain yang berlawanan secara bersamaan (tentang voli)
  836. pukulan sudut pukulan yang dilakukan dari sudut lapangan (tentang hoki)
  837. pukulan terbang pukulan yang membuat bola melayang (tentang hoki)
  838. pukulan voli pukulan pendek yang jatuh di dekat jaring (tentang voli)
  839. punch pukulan (dalam olahraga tinju) yang sengaja diberikan secara tidak efektif
  840. punggung stik bagian stik hoki berbentuk cembung yang tidak boleh kena bola
  841. pusat berat badan titik yang mewakili total berat atau massa distribusi tubuh
  842. pusat bidai pusat bidai dalam sofbol sebagai bidai terakhir pemain
  843. pusat gravitasi pusat massa objek atau titik ekuilibrium objek tersebut, biasanya pusat gravitasi laki-laki lebih tinggi daripada perempuan
  844. pusat latihan tempat persiapan tim atau atlet dalam bentuk pemusatan latihan untuk menghadapi pertandingan
  845. pusat tekanan pusat lokasi reaksi vektor gaya vertikal
  846. putar bawah kondisi bola memutar dari atas ke bawah dalam, sehingga ketika mengenai bet atau raket lawan, bola akan mengarah ke bawah
  847. putaran bola putaran pada bola setelah pukulan (tentang sofbol)
  848. raket pegangan pendek raket pingpong dengan ukuran pegangan lebih pendek dari ukuran raket biasa
  849. raket tenis raket yang digunakan dalam permainan tenis
  850. ranah frekuensi teknik analisis saat kekuatan sinyal ditempatkan sebagai fungsi dari frekuensi sinyal
  851. ranah psikomotor teknik analisis dengan perilaku motorik mulai dari tingkat rendah ke tingkat yang lebih tinggi menggunakan keterampilan dalam skema pertandingan
  852. rangkaian depan teknik praktik sebagai bagian dari keterampilan yang disajikan dan dipraktikkan secara berurutan dengan kemajuan komponen keterampilan awal sampai akhir
  853. rangkaian koordinasi prinsip aplikasi biomekanik yang menyatakan bahwa gerakan memerlukan kekuatan besar yang cenderung memanfaatkan gerakan simultan yang tersegmentasi, sementara kekuatan rendah dan gerakan kecepatan tinggi cenderung menggunakan gerakan berurutan
  854. rangkaian tes beberapa tes yang diberikan secara bersamaan untuk mengukur dimensi terpisah dari karakteristik olahraga
  855. rangkulan cara menghindarkan pukulan lawan dengan melakukan rangkulan
  856. rantai inti sel serat otot intrafusal tanpa pembengkakan pusat
  857. rasio gaya rasio kekuatan pegangan dengan gaya aplikasi alat
  858. rasio penyetabil rasio peredam
  859. reaksi normal gaya pada sudut yang tepat di permukaan benda-benda yang berada dalam kontak
  860. refleks impuls keluaran dari penggunaan fungsi impuls satuan untuk masukan dan berguna dalam menggambarkan fungsi transfer
  861. refleks lutut refleks regangan khas yang terjadi dengan menekan bawah lutut kaki sehingga kaki menyentak ke atas
  862. refleks miotatik lengkung refleks singkat yang mengaktifkan otot saat otot diregangkan
  863. refleks pisau lipat refleks yang melibatkan organ tendon Golgi dan terjadi akibat kelebihan beban
  864. refleks regang kontraksi otot setelah peregangan tiba-tiba
  865. rehat penggantian penghentian sesaat dalam perrmainan untuk penggantian pemain yang diminta oleh salah satu regu
  866. reksa penjaga
  867. rekstok palang-palang horizontal untuk latihan jasmani
  868. remis tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang (dalam permainan catur); seri; sama-sama
  869. renang nomor olahraga berupa lomba cepat atau gerakan indah di air dengan jarak tertentu, dalam atau luar ruang
  870. renang indah nomor olahraga air yang memadukan renang, tari, dan senam, dipertandingkan secara beregu, didominasi wanita
  871. renang sinkronis renang indah
  872. respons frekuensi rentang frekuensi yang setia direproduksi oleh instrumen
  873. respons stimulus keluaran akibat motor neuron yang dirangsang, seluruh jaringan yang terhubung akan mengirimkan stimulus kepada serat otot terkait
  874. rokade pertukaran tempat antara benteng dan raja dalam permainan catur
  875. rol belakang gerakan berguling ke belakang
  876. rol depan koprol
  877. rotasi aksial rotasi anggota tubuh sepanjang poros
  878. ruang antar ruang antara garis tunggal dengan garis ganda (dalam tenis)
  879. rubber set pertandingan yang berjumlah ganjil yang dimenangkan oleh pihak yang memenangi jumlah pertandingan terbanyak, misalnya dua dari tiga pertandingan; set tambahan
  880. rusa peti lompatan kecil (dalam senam)
  881. rusuk pemain depan yang ditempatkan di bagian samping atau sayap (dalam permainan sepak bola)
  882. salah posisi kesalahan yang biasanya terjadi pada pemain ganda, baik salah servis ataupun salah menerima servis
  883. salah urutan servis servis yang dilakukan pemain yang tidak berhak melakukan servis
  884. salto gerakan jungkir balik di udara tanpa menyentuh tanah
  885. sambo olahraga bela diri dari Rusia mirip judo yang bertujuan untuk menjatuhkan lawan dengan teknik mengunci kaki dan membanting tanpa kehilangan keseimbangan
  886. sandung menyandung bola selama belum turun di atas rumput (dalam pertandingan hoki); jegal
  887. saptalomba perlombaan gabungan (trek dan lapangan), terdiri atas tujuh lomba, untuk wanita meliputi nomor lari 100 m, lompat tinggi, tolak peluru, lari cepat 200 m, lompat jauh, lempar lembing, dan nomor lari 800 m, untuk pria meliputi nomor lari cepat 60 m, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lari gawang 60 m, loncat galah, dan nomor lari 1000 m (dilaksanakan dalam satu hari)
  888. sarung tangan penjaga gawang sarung yang digunakan penjaga gawang dalam pertandingan sepak bola untuk menangkap bola
  889. sarung tangan sofbol sarung tangan khusus yang digunakan untuk menangkap bola dalam permainan sofbol
  890. sasaran bagian tubuh di atas garis khayal pada pusar sampai batas telinga, tidak termasuk lengan atau bahu
  891. sasaran postur prosedur merekam sudut sendi pada diagram tubuh dengan sasaran, seperti lingkaran konsentris
  892. satu jaga satu rapat sistem penjagaan satu lawan satu secara ketat dalam pertandingan basket
  893. satu lawan satu strategi penjagaan regu, setiap pemain menjaga ketat satu orang pemain lawan dalam pertandingan basket
  894. seed menentukan tingkat kemampuan pemain dalam pertandingan sehingga pemain-pemain terbaik tidak diadu pada babak permulaan
  895. sekak kata yang diucapkan pemain catur untuk mengingatkan bahwa ia akan mematikan raja
  896. selam cabang olahraga renang yang masuk ke dalam air sampai ke kedalaman yang jauh dari permukaan air
  897. semifinal menjelang final (tentang babak dalam turnamen, kompetisi, kejuaraan)
  898. semprotan pelentur reseptor di daerah ujung gelendong otot dan bersifat sensitif hanya untuk mengubah panjang
  899. senam artistik senam yang menampilkan gerakan akrobatik dengan berbagai alat bantu, seperti palang bertingkat, kuda pelana, dan gelang-gelang
  900. senam pengembangan kegiatan kebugaran untuk meningkatkan keterampilan sesuai dengan tingkat perkembangan anak
  901. sensorik sensoris
  902. sentuhan simultan sentuhan terhadap jaring yang dilakukan secara bersamaan oleh beberapa pemain yang saling berlawanan (dalam voli)
  903. sepak badek sepakan dengan menggunakan bagian kaki sebelah luar atau samping, digunakan untuk menyelamatkan bola dari lawan dan mengontrol penyelamatan bola (tentang sepak takraw)
  904. sepak bola permainan beregu di lapangan, menggunakan bola sepak dari dua kelompok yang berlawanan yang masing-masing terdiri atas sebelas pemain, berlangsung selama 2 x 45 menit, kemenangan ditentukan oleh selisih gol yang masuk ke gawang lawan
  905. sepak cungkil sepakan dengan menggunakan jari kaki untuk mengambil bola yang jauh, rendah, atau bola pantulan (tentang sepak takraw)
  906. sepak kuda sepakan dengan menggunakan punggung kaki, digunakan untuk menyelamatkan bola dari lawan atau untuk mengambil bola yang rendah (tentang sepak takraw)
  907. sepak kura sepak kuda
  908. sepak mula servis
  909. sepak pojok tendangan dalam sepak bola yang diambil dari pojok lapangan karena bola ke luar atau ditendang ke luar lapangan searah gawang oleh kesebelasan yang bertahan; tendangan penjuru; tendangan sudut
  910. sepak raga olahraga yang dimainkan dengan bola yang terbuat dari rotan dengan cara ditendang dan disundul oleh lima hingga sepuluh orang dalam satu satu regu tanpa regu lawan
  911. sepak sila sepak yang dilakukan dengan menggunakan bagian dalam kaki
  912. sepak simpuh sepak badek
  913. sepak takraw olahraga yang dimainkan dengan bola yang terbuat dari rotan atau plastik sintesis dengan cara ditendang dan disundul oleh dua regu yang berlawanan, tiap regu berisi tiga pemain
  914. sepatu bola sepatu yang digunakan untuk bermain sepak bola
  915. seperempat final babak lanjutan setelah penyisihan dengan tim yang tersisa sebanyak 8 tim
  916. sepuluh yard titik dan garis gawang yang jauhnya 10 yard dari kedua belah sisi tiang gawang dari tempat untuk melakukan tendangan penjuru (dalam olahraga hoki)
  917. sepusat kontraksi otot yang dinamis saat otot memendek
  918. serangan balik gaya bermain menyerang yang dilakukan setelah mematahkan serangan lawan (dalam sepak bola)
  919. serangan cepat serangan cepat yang dibangun dari daerah sendiri ke daerah lawan (dalam olahraga basket)
  920. serangan ganda serangan yang dilakukan secara beruntun dalam pertandingan sepak bola
  921. serat otot daya tahan serat otot yang ditandai dengan resistensi terhadap kelelahan dan kurangnya kekuatan atau kecepatan
  922. serve memukul bola ke arah lawan untuk memulai permainan; giliran memukul bola ke arah lawan untuk memulai permainan
  923. servis pukulan permulaan untuk memainkan bola (dalam permainan bola voli, tenis, tenis meja, bulu tangkis)
  924. servis bawah tangan servis yang dilakukan pemain dengan posisi raket di bawah bahu (dalam olahraga tenis)
  925. servis keras servis pertama yang dilakukan oleh pemain dengan keras (dalam olahraga tenis dan sepak takraw)
  926. servis keras dan tajam servis yang dilakukan pemain secara keras dan tajam, biasanya menggunakan punggung kaki dari atas kepala (dalam olahraga sepak takraw)
  927. servis lompat servis yang dilakukan server dengan cara melempar bola ke udara kemudian melompat dan memukul bola ke arah lapangan lawan (dalam olahraga voli)
  928. servis mengambang servis dengan cara membuat bola melayang seperti gelombang (dalam olahraga voli)
  929. servis putar dalam servis yang dilakukan pemain dengan putaran bola ke arah dalam (dalam olahraga tenis)
  930. servis putar luar servis yang dilakukan dengan cara memutarkan bola ke arah luar (dalam olahraga tenis)
  931. servis rata servis yang dilakukan dengan pukulan bola rata (dalam olahraga tenis)
  932. servis sempurna servis yang membuat lawan tidak bisa menerima bola (dalam olahraga tenis meja)
  933. servis sentuh jaring bola menyentuh bagian jaring dan langsung masuk ke daerah lawan pada saat servis pembukaan (dalam olahraga tenis dan tenis meja)
  934. servis tinggi servis yang dilakukan dengan cara melambungkan bola (dalam olahraga sepak takraw)
  935. servis tipu servis yang dilakukan secara kejut agar terlihat keras dan jatuh dekat net lapangan lawan
  936. set kedua set lanjutan setelah set pertama selesai
  937. set penentuan set yang menentukan pemenang pertandingan (dalam olahraga voli)
  938. set tambahan set penentu kemenangan
  939. setengah kompetisi pertandingan yang telah dilakukan setiap tim pada pertemuan pertama sebuah kompetisi (dalam sepak bola)
  940. siap aba-aba atau seruan kepada para pelari dan sebagainya bahwa pemberangkatan akan segera dimulai (dalam perlombaan lari atau jalan kaki)
  941. siklus regang-kerut siklus koordinasi otot dalam melakukan gerakan
  942. sikutan gerakan menyikut lawan dengan siku, termasuk daerah (bagian badan) yang terlarang
  943. simpai lingkaran besi dengan penopang dari kayu atau fiber yang digunakan sebagai tempat memasukkan bola basket yang akan dihitung poin atau angkanya (dalam olahraga basket)
  944. simpangan radial gerakan tangan yang lebih dekat ke tulang jari-jari di lengan bagian bawah arah jari kelingking
  945. simultan secara serentak dilakukan (tentang pertandingan catur, biasanya seorang pemain catur melawan beberapa pemain sekaligus)
  946. sindrom de Quervain pembengkakan dan peradangan pada tendon dan penutup tendon yang menggerakkan ibu jari ke arah luar
  947. sistem dinamis sistem koordinasi gerak yang akan muncul berdasarkan sifat dinamis tubuh dan lingkungan
  948. sistem gugur sistem penyisihan yang mengatur bahwa tim yang mengalami kekalahan dalam pertandingan tidak bisa lanjut ke pertandingan selanjutnya (dalam sepak bola)
  949. sistem kanal Haversia sistem struktur internal pembentukan tulang dengan lapisan berulang dari serat kolagen dan kristal hidroksiapatit
  950. sistem lingkaran terbuka sistem dengan masukan perintah yang tidak tergantung dari sistem keluaran
  951. sistem lingkaran tertutup sistem yang muncul saat ada beberapa bentuk perbandingan antara keluaran sistem dan masukan perintah
  952. sistem order pertama sistem berfungsi transfer dengan hanya satu pusat
  953. skala rasio kategori skala dengan ukuran verbal untuk peringkat tenaga otot, nyeri, atau ketidaknyamanan
  954. skor afrika skor pertandingan dengan selisih angka yang terpaut jauh
  955. skor kacamata skor 0-0
  956. smes kilat pukulan bola yang dilakukan pemain secara cepat dari hasil umpan dekat di atas net (dalam olahraga voli)
  957. smes lompat pukulan bola oleh pemain dengan cara melompat sambil melakukan smes (dalam bulu tangkis)
  958. snatch angkatan langsung (dalam olahraga angkat besi) dari lantai ke atas kepala, biasanya dengan loncat atau jongkok
  959. soker permainan sepak bola (terutama di Amerika)
  960. start sikap permulaan pada waktu akan melakukan jalan atau lari (terutama dalam perlombaan) dengan kaki atau tangan tidak boleh menyentuh garis batas (harus berada di belakang garis batas)
  961. starter orang yang mengatur dan menguasai sepenuhnya perlombaan, dari awal sampai selesainya perlombaan
  962. starter pemain yang bermain di awal pertandingan dalam suatu tim
  963. step langkah (dalam senam irama dan lompat jangkit)
  964. stik pemukul bola (dalam permainan golf, hoki, dan sebagainya); tongkat
  965. struktur koordinatif fungsi spesifik otot dan sendi yang secara kolektif dibatasi oleh sistem saraf untuk bertindak kooperatif dalam menghasilkan suatu tindakan
  966. submaksimal bersifat kurang atau di bawah maksimal
  967. sumber penerangan lampu tempat asal dari penerangan yang diperlukan untuk sebuah gelanggang pertandingan (dalam olahraga tenis meja)
  968. susunan regu susunan pemain yang menempati posisi di lapangan pada suatu pertandingan (dalam olahraga voli)
  969. tahap asosiatif tahap kedua pembelajaran gerak dalam model Fitts dan Posner dengan menghubungkan bagian komponen menjadi tindakan halus, melibatkan latihan keterampilan, dan menggunakan umpan balik untuk menyempurnakan keterampilan
  970. tahap atraktor keadaan stabil saat sistem spontan bergeser
  971. tahap kognitif tahap awal pembelajaran gerak dalam model Fitts dan Posner dengan mengidentifikasi dan mengembangkan bagian komponen keterampilan serta melibatkan pembentukan gambaran mental keterampilan
  972. tahap otonom tahap akhir pembelajaran gerak dalam model Fitts dan Posner dengan mengembangkan keterampilan belajar menjadi otomatis, melibatkan sedikit atau tidak sama sekali pikiran sadar atau perhatian saat melakukan keterampilan, tidak semua pembelajar mencapai tahap ini
  973. tahap penemuan tahap pembelajaran keterampilan gerak pada saat seseorang secara sadar membentuk rencana mental tentang bagaimana tugas harus dilakukan
  974. tali nilon tali raket yang terbuat dari bahan nilon (dalam tenis)
  975. tali raket campuran benang atau tali untuk jaring raket (dalam tenis)
  976. tali usus tali jaring raket yang dibuat dari usus binatang, seperti kucing
  977. tanda kesamaan persatuan antara kedua wasit untuk saling memahami mengenai arti dan maksud dari tanda-tanda yang diberikan (dalam hoki)
  978. tanding ganda pertandingan dalam sepak takraw antara dua orang melawan dua orang
  979. tangan bagian dalam memukul bola dengan menggunakan tangan bagian dalam
  980. tangkap bola menangkap bola baik di udara atau di atas tanah dengan tujuan menghentikan permainan (dalam hoki)
  981. tangkap bola pemain yang menangkap bola (dalam permainan sofbol)
  982. tantangan kesempatan yang diberikan kepada pemain, sebanyak tiga kali, untuk mengoreksi keputusan wasit maupun hakim garis dgn sistem reviu atau melihat tayangan ulang
  983. tatami tempat bermain, misalnya untuk judo; bantalan tempat jatuh, misalnya pada olahraga lompat galah; matras
  984. tegangan aktif tegangan yang diciptakan oleh komponen kontraktil saat otot diaktifkan
  985. tegangan otot pasif tegangan otot dari peregangan otot pasif, terutama komponen jaringan ikat
  986. tekanan normal beban per luas penampang yang tegak lurus terhadap bidang penampang suatu objek
  987. tekanan satu lapangan taktik penjagaan ketat satu lawan satu pada seluruh lapangan dalam permainan basket
  988. tekanan setengah lapangan taktik penjagaan ketat satu lawan satu pada setengah lapangan di daerah sendiri dalam permainan basket
  989. tekel merebut bola dari lawan
  990. tekong pemain sepak raga yang melakukan sepak permulaan
  991. telemetri teknik mengirim sinyal biomekanik ke perangkat perekam tanpa kabel menggunakan pemancar dan penerima radio FM
  992. tembakan bawah tangan tembakan yang dilakukan secara berdiri dengan kaki dibuka agak lurus dan kedua tangan lurus ke bawah, kemudian bola diayun dari bawah ke depan untuk kemudian ditembakan ke arah ring (dalam basket)
  993. tembakan dorong tembakan ke gawang yang dilakukan pemain hoki dengan cara mendorong bola
  994. tembakan dua tangan sedada tembakan dengan dua tangan yang dimulai dari depan dada tanpa melompat (dalam basket)
  995. tembakan gaet tembakan yang dilakukan dengan satu tangan di atas kepala sambil memutar ke belakang ke arah keranjang
  996. tembakan gagal tembakan ke arah ring yang dilakukan pemain basket tetapi tidak masuk ke dalam ring
  997. tembakan jarak jauh tembakan ke arah ring yang dilakukan pemain di luar daerah bersyarat
  998. tembakan kesalahan tembakan yang diberikan pada pemain sebagai hukuman atas pelanggaran yang dilakukan oleh pemain lawan (dalam basket)
  999. tembakan lapangan tembakan yang dilakukan oleh pemain di daerah lapangan permainan dan tepat mengenai sasaran (dalam basket)
  1000. tembakan melompat tembakan dari bawah keranjang yang dilakukan pemain dengan cara melangkah dua hitungan terlebih dulu (dalam basket)
  1001. tembakan satu tangan tembakan ke arah ring yang dilakukan dengan satu tangan (dalam basket)
  1002. tembakan setinggi lutut tendangan bola ke arah gawang dengan ketinggian selutut (dalam sepak bola)
  1003. tembakan tabrak tembakan yang dilakukan pemain hoki karena stiknya berbenturan dengan stik lawan
  1004. tendangan awal di titik tengah posisi yang digunakan untuk membuka pertandingan dalam sepak bola
  1005. tendangan bebas tendangan yang diberikan kepada pemain karena lawan membuat pelanggaran biasa di luar kotak penalti (dalam sepak bola)
  1006. tendangan gawang sepakan di depan gawang sendiri karena bola yang melewati garis gawang telah menyentuh kaki lawan
  1007. tendangan kalajengking tendangan yang dilakukan menggunakan tumit dengan posisi kaki yang ditekuk ke belakang sehingga berada di atas kepala atau di belakang punggung (menyerupai ekor kalajengking)
  1008. tendangan melengkung tendangan yang arah bolanya melengkung
  1009. tendangan melintang tendangan yang melintang secara diagonal dengan tujuan mengoper bola pada rekan satu tim
  1010. tendangan penalti tendangan hukuman pada titik penalti yang diberikan wasit akibat pelanggaran yang diberikan lawan dalam kotak penalti (dalam sepak bola)
  1011. tendangan penjuru sepakan yang dilakukan dari pojok sebelah kanan atau kiri gawang lawan
  1012. tendangan pisang sepakan yang mengakibatkan arah bola berjalan melengkung seperti pisang; tendangan melengkung
  1013. tendangan pojok tendangan bola yang dilakukan dari sudut lapangan (dalam sepak bola)
  1014. tendangan setengah voli tendangan yang dilakukan pemain pada saat bola memantul dari tanah (dalam sepak bola)
  1015. tendinitis bisipital peradangan tendon biseps karena penekukan siku berlebihan atau kontraksi kuat dari biseps
  1016. tendonitis peradangan atau iritasi tendon, ditandai dengan rasa nyeri, kaku, dan terbakar di tendon dan sekitarnya
  1017. tengah tempat (arah, titik) dekat garis tengah tubuh
  1018. tenis permainan yang menggunakan bola (sebesar kepalan) sebagai benda yang dipukul dan raket sebagai pemukulnya, dimainkan oleh dua pemain (dua pasang), di lapangan yang dibatasi oleh jaring setinggi kira-kira satu meter
  1019. tenis meja permainan yang menggunakan bola pingpong dan bet (berlapis karet) sebagai pemukulnya dan meja yang dirancang khusus sebagai lapangannya
  1020. teorema nilai final metode pencarian nilai akhir suatu respons keluaran
  1021. teorema nilai inisial metode pencarian nilai awal suatu respons keluaran
  1022. teori elemen indentikal teori yang menjelaskan bahwa transfer positif disebabkan oleh tingkat kesamaan antara bagian komponen atau konteks kinerja
  1023. teori informasi teori kode yang isi pesannya dapat diukur
  1024. teori mediasi tertutup teori yang menyatakan bahwa informasi gerakan yang diamati seseorang akan menjadi kode kognitif yang disimpan di memori dan digunakan ketika melakukan keterampilan
  1025. teori pemisahan teori yang menyatakan bahwa penuaan dimulai ketika seseorang mulai kehilangan hubungan dan kepentingan masa lalu hingga akhirnya menarik diri dari masyarakat
  1026. teori penanda perkembangan teori indikator strategis yang membahas perkembangan sebagai proses kejadian yang terus berlangsung dan saling terkait selama prosesnya
  1027. teori pola dinamik teori untuk menggambarkan kontrol gerakan yang terkoordinasi dengan menekankan pada peran informasi di dalam lingkungan dan sifat dinamis dari tubuh; teori sistem dinamis
  1028. teori sentral perhatian kapasitas atensi yang menyatakan bahwa sumber utama dari sumber daya perhatian semua kegiatan membutuhkan perhatian yang saling mendukung
  1029. teori sistem dinamis cabang psikologi ekologis yang memandang pembangunan sebagai ketidaksejajaran kontinu dalam menentukan perkembangan, peringkat, dan urutan seseorang
  1030. teori sumber ganda teori yang menyatakan keberadaan beberapa perhatian terhadap kegiatan pengolahan informasi spesifik dan keterbatasan jumlah informasi yang dapat diproses secara bersamaan
  1031. teori tugas perkembangan teori yang menyatakan keberadaan tugas-tugas penting yang harus dicapai seseorang dalam waktu tertentu dan ketercapaian tugas menunjukkan seseorang berfungsi efektif dan dapat memenuhi tuntutan masyarakat
  1032. terjun bebas olahraga udara beregu atau perseorangan dengan cara terjun dari pesawat terbang pada ketinggian sedang dan melakukan gerakan akrobatik di udara
  1033. tes Adson tes yang meminta pasien untuk duduk dengan kepala tegak, berpaling ke sisi yang terkena penyakit, dan mengangkat lengan yang terkena penyakit sambil menarik napas dalam-dalam, ditandai positif jika denyut nadi di pergelangan tangan lemah
  1034. tes aero tes untuk mengetahui VO2 maksimal
  1035. tes aerobik kursi roda tes untuk menguji kebugaran aerobik pengguna kursi roda
  1036. tes aerobik tiga tingkat tes aerobik untuk memperkirakan denyut jantung dalam satu menit
  1037. tes agilitas tes untuk memonitor kecepatan dan kelincahan dengan sudut balikan 180 derajat
  1038. tes angkat badan tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas
  1039. tes angkat dada universal tes untuk memonitor kekuatan otot dada atlet
  1040. tes angkat punggung tes untuk mengukur kekuatan, fleksibilitas, dan daya tahan punggung
  1041. tes angkatan maksimal tes untuk mengukur kemampuan maksimal lari cepat
  1042. tes baring duduk tes untuk mengukur kekuatan otot perut dan batang fleksi
  1043. tes baring duduk kursi tes untuk mengukur fleksibilitas tubuh bagian bawah
  1044. tes baring duduk modifikasi tes hasil modifikasi beberapa tes tradisional untuk mengukur kekuatan dan fleksibilitas daerah pinggul
  1045. tes baring duduk setengah badan tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan perut
  1046. tes berat badan tes pengujian berat badan untuk menentukan dan memantau komposisi tubuh serta perubahannya dengan diet dan olahraga
  1047. tes berdiri bangau tes untuk melihat kemampuan atlet dalam menjaga keseimbangan saat posisi statis
  1048. tes berliku-liku tes yang meminta atlet untuk berlari zig-zag dalam waktu sesingkat mungkin
  1049. tes bersepeda 12 menit tes untuk mengukur kebugaran pernapasan dengan bersepeda selama dua belas menit
  1050. tes bersepeda dua km tes untuk mengukur kebugaran aerobik dan daya tahan otot tungkai
  1051. tes bolak-balik 20 yard tes untuk mengukur kecepatan, daya ledak, kontrol tubuh, dan kelincahan dalam berlari
  1052. tes bolak-balik 300 yard tes untuk memonitor kekuatan dan kecepatan otot secara anaerobik
  1053. tes bolak-balik polo air tes untuk menilai kemampuan pemain polo air dalam melakukan upaya berenang berulang dengan intensitas tinggi
  1054. tes Burpee tes untuk mengukur kelincahan dan keseimbangan atlet
  1055. tes Conconi tes yang relatif sederhana dengan mengukur denyut jantung pada tingkat intensitas yang berbeda sebagai penentu batas ambang anaerobik
  1056. tes Cunningham Faulkner tes untuk memonitor anaerobik atlet
  1057. tes daya ledak tes untuk mengukur kekuatan ekstremitas bawah
  1058. tes daya tahan yoyo tes untuk mengevaluasi ketahanan dari kebugaran aerobik
  1059. tes duduk di kursi tes untuk menilai kekuatan dan daya tahan kaki
  1060. tes duduk dinding tes sederhana untuk menguji kekuatan dan daya tahan otot tubuh bagian bawah, terutama otot paha depan
  1061. tes duduk raih tes untuk mengukur fleksibilitas punggung bawah dan paha belakang
  1062. tes ekstensi lutut dinamis tes untuk mengukur kekuatan ekstensor lutut
  1063. tes ergometer Astrand tes kebugaran aerobik submaksimal
  1064. tes ergometer sepeda tes dengan menggunakan sepeda yang dioperasikan pada berbagai beban kerja untuk mengukur kapasitas kerja fisik dalam menggunakan sepeda
  1065. tes Finkelstein tes untuk menguji sindrom de Quervain dengan cara meminta pasien untuk menekuk ibu jari ke telapak tangan dan ditutupi oleh jari-jari lainnya, kemudian pergelangan tangan ditekuk ke arah jari kelingking, ditandai positif jika terasa nyeri pada pangkal ibu jari
  1066. tes fleksibilitas angkat kaki lurus tes untuk menilai fleksibilitas otot kaki saat lutut sepenuhnya diluruskan
  1067. tes fleksibilitas bahu tes fleksibilitas sederhana menggunakan benda padat panjang untuk menguji sendi baru sebagai upaya mencegah cedera, khususnya untuk olahraga renang dan bulu tangkis
  1068. tes fleksibilitas otot betis tes fleksibilitas sederhana otot betis yang hanya membutuhkan peralatan minimal
  1069. tes fleksibiltas torso dan leher tes untuk memonitor perkembangan torso dan leher
  1070. tes fungsi paru-paru tes untuk mengukur fungsi paru-paru
  1071. tes interval FIFA tes untuk mengevaluasi kemampuan seseorang berulang kali melakukan interval selama jangka waktu yang lama, salah satu bagian tes kebugaran FIFA untuk wasit dan asisten wasit
  1072. tes jalan enam menit tes untuk mengukur kebugaran aerobik dengan melakukan jalan selama enam menit
  1073. tes jalan Groningen tes untuk mengukur kebugaran aerobik pada orang tua dengan variasi tahapan yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan peserta lansia
  1074. tes jalan Rockport tes kebugaran aerobik umum bagi peserta dengan tingkat kebugaran rendah
  1075. tes jalan setengah mil tes untuk mengukur kebugaran aerobik pada lansia atau orang yang kurang bugar
  1076. tes jongkok kaki satu tes untuk mengukur dan menguji kekuatan tubuh bagian bawah, terutama pinggul dan tungkai bawah
  1077. tes kebugaran AAHPERD tes kebugaran untuk mengukur kinerja tubuh yang berhubungan dengan kebugaran fisik, terdiri atas enam tes, digagas oleh The American Alliance for Health, Physical Education, Recreation and Dance (AAHPERD)
  1078. tes kebugaran Canadian tes kebugaran untuk mengukur kebugaran aerobik bagi masyarakat umum agar mereka dapat meningkatkan perhatian pada pentingnya kebugaran tubuh
  1079. tes kebugaran polar tes untuk menghitung tingkat kebugaran kardiovaskular dan menentukan tingkat kebugaran berdasarkan variabilitas detak jantung
  1080. tes kecepatan 35 meter tes kecepatan untuk memonitor efisiensi anaerobik
  1081. tes kecepatan 60 meter tes kecepatan untuk menentukan akselerasi dan kecepatan atlet dalam cabang lari
  1082. tes kecepatan pukulan tes yang mengukur kecepatan meninju dengan menggunakan pistol radar atau analisis studio dan bertujuan untuk mengukur kecepatan maksimal pukulan
  1083. tes kekuatan angkat badan tes untuk mengukur kekuatan lengan dan bahu
  1084. tes kekuatan genggam tes untuk mengukur kekuatan isometrik maksimum dari tangan dan otot lengan bawah, biasanya sering digunakan sebagai tes umum untuk menguji kekuatan
  1085. tes kekuatan isokinetik tes olahraga isokinetik dengan alat khusus yang memberikan resistansi variabel sehingga gerakan dapat dilakukan pada kecepatan konstan tanpa dipengaruhi besarnya usaha yang diberikan
  1086. tes kekuatan kaki isometrik tes untuk mengukur gaya maksimal yang diterapkan ke objek statis sehingga tidak ada gerakan pada sendi, bertujuan untuk mengukur kekuatan kaki
  1087. tes kekuatan lempar tes untuk mengukur kekuatan inti dan daya ledak total tubuh yang dapat merangsang gerakan berputar saat memukul bola
  1088. tes kekuatan otot perut tes untuk memperkirakan tingkat kekuatan otot perut
  1089. tes kekuatan otot punggung isometrik tes yang mengukur kekuatan punggung untuk menjaga stabilitas tubuh
  1090. tes kekuatan pukulan tes untuk mengukur kecepatan maksimal pukulan
  1091. tes kelelahan lari cepat tes untuk menguji kapasitas anaerobik, kemampuan untuk pulih antara sprint, dan hasil tingkat pemulihan yang sama berulang kali
  1092. tes kelenturan paha tes untuk mengukur fleksibilitas otot-otot aduktor
  1093. tes kelincahan heksagonal tes untuk menguji kemampuan atlet bergerak cepat dengan tetap menjaga keseimbangan
  1094. tes kelincahan Illinous tes umum untuk mengukur kelincahan dalam olahraga
  1095. tes kelincahan kerucut tes gerakan lateral yang mengukur kelincahan atlet dan bertujuan untuk megukur kecepatan, daya ledak, kontrol tubuh, dan kemampuan untuk mengubah arah
  1096. tes kelincahan lompat rintang tes untuk mengukur kelincahan dan kekuatan pada tubuh bagian bawah
  1097. tes kelincahan Southeast Missouri (SEMO) tes untuk mengukur kelincahan saat tubuh bergerak maju, mundur, dan ke samping
  1098. tes kelompok tes yang diberikan kepada lebih dari satu orang pada waktu yang sama
  1099. tes kemampuan fisik tes untuk menentukan kemampuan atlet dalam melakukan tugasnya yang memerlukan kekuatan fisik dan daya tahan
  1100. tes keseimbangan balok titian tes untuk mengukur keseimbangan aktif melalui kemampuan menjaga keseimbangan saat berjalan di palang keseimbangan
  1101. tes keseimbangan berdiri tes untuk mengukur kemampuan menyeimbangkan tubuh dengan satu kaki
  1102. tes keseimbangan Flamingo tes yang mengukur keseimbangan kaki, panggul, dan otot tubuh serta bertujuan untuk menilai kemampuan menyeimbangkan tubuh dengan satu kaki
  1103. tes keseimbangan statis tes untuk mengukur keseimbangan tetap saat berat badan bertumpu pada telapak kaki yang dominan
  1104. tes kesiapan tes untuk mengukur tingkat pencapaian kematangan dalam memperoleh keterampilan, diperlukan untuk menentukan keberhasilan beberapa aktivitas pembelajaran baru
  1105. tes keterampilan tes yang menentukan kekuatan atlet dalam berolahraga, biasanya unsur keterampilan dikeluarkan dari tes kebugaran sehingga komponen kebugaran murni dapat diuji
  1106. tes keterampilan akurasi tes keterampilan yang menilai kemampuan atlet untuk memproyeksikan akurasi objek
  1107. tes keterampilan olahraga tes keterampilan untuk menentukan kemampuan dan tingkat pencapaian atlet dalam olahraga tertentu
  1108. tes kondisi perut tes untuk mengukur kekuatan otot perut, daya tahan otot-otot perut, dan fleksibilitas pinggul dengan menggunakan tempo
  1109. tes konsumsi oksigen maksimal tes untuk mengukur kriteria kekuatan aerobik pada atlet
  1110. tes kosmin tes untuk memprediksi waktu lari atlet dalam jarak 800 dan 1600 meter
  1111. tes langkah tes sederhana untuk mengukur ketahanan kardiovaskular dengan mencoba mempertahankan kecepatan melangkah yang stabil dan konsisten
  1112. tes langkah Balke tes langkah maksimal bertahap untuk menentukan kebugaran aerobik yang memiliki peningkatan bertahap dalam langkah tinggi yang berlanjut sampai kelelahan
  1113. tes langkah Harvard tes kebugaran aerobik yang membutuhkan peralatan minimal dan memiliki banyak variasi lain dari langkah tes
  1114. tes langkah kebugaran tes langkah untuk menguji kebugaran
  1115. tes langkah samping tes yang memiliki berbagai variasi pada ketinggian langkah, tindakan fisiologis, dan perhitungan hasil dengan perbedaan dalam kesesuaian untuk populasi tertentu
  1116. tes lari 12 menit Cooper tes lari maksimal 12 menit yang populer digunakan untuk menguji kebugaran aerobik
  1117. tes lari 2,4 km Cooper tes lari maksimal 2,4 km yang populer digunakan untuk menguji kebugaran aerobik
  1118. tes lari 600 yard tes untuk mengukur fungsi sistem jantung, paru-paru, dan pembuluh darah dalam mengambil dan menyalurkan oksigen untuk proses metabolisme
  1119. tes lari bolak-balik tes lari yang bergantung pada kecepatan langkah dan perubahan arah
  1120. tes lari bolak-balik 60 yard tes untuk menguji kebugaran anaerobik, kecepatan, dan daya tahan
  1121. tes lari bumerang tes untuk mengukur kelincahan berlari
  1122. tes lari cepat tes lari yang mengandalkan kecepatan dan kelincahan serta bertujuan untuk menentukan percepatan
  1123. tes lari cepat anaerobik tes lari cepat yang melibatkan enam sprint dengan jarak 35 meter dan pemulihan 10 detik antarsprint untuk menguji kapasitas anaerobik selama berjalan
  1124. tes lari cepat maksimum tes untuk memonitor anaerobik pada sistem laktat
  1125. tes lari kelincahan bolak-balik tes untuk mengukur kecepatan dan kelincahan
  1126. tes lingkar betis tes untuk mengukur lingkar betis sebagai ukuran otot-otot yang mendasari jaringan adiposa
  1127. tes lingkar dada tes untuk mengukur lingkar dada sebagai ukuran otot-otot dada dan ukuran paru-paru
  1128. tes lingkar pergelangan kaki tes untuk mengukur lingkar pergelangan kaki
  1129. tes lipatan kulit tes berupa pengukuran lemak tubuh dengan kaliper lipatan kulit
  1130. tes lompat kuadran tes kelincahan tanpa lari untuk mengukur kemampuan bergerak dalam ruang kecil dengan kecepatan maksimum dan menguji kelincahan seluruh tubuh
  1131. tes lompat rintangan multitahap tes kelincahan dan daya tahan tubuh bagian bawah untuk mengukur kecepatan kaki, kontrol tubuh, dan kemampuan usaha berulang
  1132. tes lompat tegak tes untuk mengukur ketinggian melompat vertikal secara langsung
  1133. tes lompat tiga tes untuk mengukur kekuatan kaki secara horizontal dan vertikal
  1134. tes menahan badan tes untuk mengukur daya tahan otot tubuh bagian atas
  1135. tes mendorong kaki tes untuk mengevaluasi kekuatan otot tubuh bagian bawah
  1136. tes naik turun kotak tes loncatan submaksimal kebugaran aerobik yang umumnya digunakan di Inggris
  1137. tes panahan tes untuk mengukur keterampilan memanah
  1138. tes pengenalan tes memori eksplisit yang membutuhkan seseorang untuk memilih respons yang benar dari beberapa tanggapan alternatif
  1139. tes penguasaan tes untuk menentukan penguasaan unit insruksi, pengetahuan, atau keterampilan tertentu
  1140. tes peran tes saat penilai diperintahkan untuk bertindak seolah-olah ditempatkan dalam situasi tertentu
  1141. tes percepatan maksimal tes untuk mengukur hasil akhir yang dicapai
  1142. tes Phalen tes untuk mengecek sindrom lorong karpal dengan meminta pasien untuk memegang pergelangan tangan dalam hiperfleksi selama satu menit, ditandai positif jika terasa sakit, kesemutan, atau mati rasa
  1143. tes postur tes sederhana untuk menilai postur
  1144. tes presentase lemak tes untuk mengukur presentase lemak
  1145. tes putar punggung tes untuk mengukur fleksibilitas punggung dan bahu sebagai faktor penting dalam mencegah cedera di beberapa jenis olahraga
  1146. tes raih V tes untuk mengukur fleksibilitas punggung bagian bawah dan otot
  1147. tes regang bahu tes sederhana untuk mengukur fleksibilitas lengan atas dan pembebat bahu
  1148. tes renang 450 meter tes untuk mengukur kebugaran aerobik dan kemampuan berenang
  1149. tes renang bolak-balik tes untuk mengukur kebugaran aerobik atlet polo air
  1150. tes renang cepat tes yang digunakan sebagai ukuran kapasitas aerobik dan penentuan intensitas latihan renang
  1151. tes renang kecepatan tes untuk memonitor kapasitas atlet agar dapat menentukan target repetisi pada latihan aerobik atlet renang
  1152. tes renang satu km tes untuk mengukur tingkat kemampuan aerobik dan keterampilan berenang
  1153. tes retensi tes berupa uji kinerja keterampilan yang diberikan tanpa ada latihan untuk mengukur kegigihan dan peningkatan kinerja keterampilan
  1154. tes sentuh maksimal tes khusus olahraga basket untuk mengukur jangkauan maksimum tinggi lompatan di atas tanah
  1155. tes sentuh pelat tes yang menggunakan tindakan sentuh dinding untuk menilai kecepatan dan koordinasi gerakan anggota badan
  1156. tes sentuh tangan bergantian tes untuk mengukur koordinasi tangan dan mata
  1157. tes sepeda cepat 40 meter tes untuk mengukur teknik bersepeda, kebugaran anaerobik, dan daya ledak otot tungkai
  1158. tes soda pop tes kemampuan koordinasi motorik halus untuk mengukur ketangkasan manual serta koordinasi tangan dan mata
  1159. tes t tes untuk memonitor perkembangan daya tahan, khusus untuk lari 200 meter ke belakang dan menyamping
  1160. tes tangan tekuk tes kekuatan tubuh bagian atas yang dirancang untuk menguji kebugaran fungsional senior
  1161. tes tekuk bisep tes untuk memonitor kekuatan fleksor siku
  1162. tes tekuk tungkai tes untuk mengukur kekuatan otot paha bagian belakang
  1163. tes terbang 30 meter tes untuk memonitor perkembangan kecepatan maksimum atlet
  1164. tes tolak angkat tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas
  1165. tes tolak angkat berirama tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas yang dilakukan dengan pencatatan setiap tiga detik pada tingkat satu
  1166. tes tolak angkat kursi tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas dengan variasi menggunakan kursi
  1167. tes tolak dorong tes untuk mengukur kekuatan dan daya tahan tubuh bagian atas
  1168. tes tolak dorong APFT tes untuk mengukur kekuatan daya tahan dada, bahu, dan otot trisep yang merupakan bagian dari Army Physical Fitness Test (APFT)
  1169. tes tolak peluru belakang tes untuk mengukur kekuatan inti tubuh dan kekuatan total tubuh dengan melibatkan tolak peluru seberat delapan pon yang diukur jarak maksimum lemparannya
  1170. tes udara tes kebugaran multitahap yang populer digunakan untuk mengukur kebugaran aerobik
  1171. tiang bendera tiang bendera pada tiap sudut dan ujung garis 254 dan garis tengah yang tingginya empat kaki (dalam hoki)
  1172. tiang gawang dua tiang tegak yang dihubungkan dengan mistar gawang sebagai sasaran utama untuk mencetak gol dalam permainan sepak bola
  1173. tiang jaring tempat jaring menempel yang digunakan sebagai penanda masuknya bola pada pertandingan sepak bola
  1174. tiang tegak lurus kedua tiang gawang yang dijadikan sasaran untuk memasukkan bola (dalam permainan hoki)
  1175. tiki-taka gaya permainan sepak bola dengan pergerakan dan operan pendek, bola dimainkan melalui berbagai celah, dan penguasaan bola dipertahankan
  1176. tim bertahan tim atau regu yang menggunakan pola bertahan untuk menahan serangan lawan
  1177. tim pemenang tim yang berhasil mengalahkan setiap lawan dan dinyatakan sebagai pemenang
  1178. tim penembak hukuman tembakan hukuman yang diberikan wasit kepada salah satu pemain tim akibat kesalahan pemain lawan (dalam basket)
  1179. tim penyerang regu yang sedang melakukan serangan di daerah lawan (dalam hoki)
  1180. tinggi duduk pengukuran jarak dari titik tertinggi di kepala ke dasar permukaan duduk
  1181. tingkat pemanasan jumlah unit gerak yang diaktifkan per detik
  1182. tinju olahraga pertarungan yang dilakukan di ring persegi antara dua orang dengan memukul satu sama lain mengenakan sarung tangan khusus, dengan jumlah ronde maksimum 12 berdurasi 3 menit, didampingi oleh wasit yang mengawasi sepanjang pertarungan
  1183. titik penalti titik tempat hukuman terdekat dengan gawang dalam pertandingan sepak bola
  1184. titik pengapungan titik pada saat gaya apung bertindak
  1185. titik putih titik penalti
  1186. titik tendangan pojok tempat untuk melakukan tendangan sudut (dalam sepak bola)
  1187. titik tengah titik di tengah lapangan sebagai tempat untuk membuka pertandingan (dalam hoki)
  1188. tongkat pemukul alat pemukul yang terbuat dari kayu atau fiber yang digunakan dalam permainan sofbol
  1189. transfer pengalihan pemain ke perkumpulan lain dengan imbalan uang
  1190. transfer bilateral gerakan ketika berlatih dengan satu tungkai lebih meningkatkan pemerolehan keterampilan dibandingkan berlatih dengan tungkai lainnya
  1191. transfer negatif gerakan ketika keterampilan lain di masa lalu secara negatif memengaruhi pembelajaran keterampilan baru yang akan dipelajari
  1192. transfer nol gerakan ketika keterampilan lain di masa lalu tidak berpengaruh terhadap keterampilan baru yang akan dipelajari
  1193. trap usaha untuk menjebak lawan; jebakan
  1194. trek pemindahan bola dari pemain sayap ke tengah untuk diteruskan ke gawang lawan
  1195. trek jalur atau jalan yang dipakai untuk arena balap
  1196. trigol tiga gol yang diciptakan oleh seorang pemain dalam sebuah pertandingan sepak bola
  1197. trilomba perlombaan gabungan (dalam cabang olahraga atletik), meliputi renang, balap sepeda, dan lari
  1198. tuas mesin sederhana untuk memperbesar gerakan yang terdiri atas objek yang berputar pada sumbunya
  1199. tuas kelas pertama titik tumpu di antara kekuatan yang berlawanan, misalnya jungkat-jungkit
  1200. tubuh terubahkan model biomekanik yang mendokumentasikan kekuatan dan deformasi dalam suatu objek saat dimuat
  1201. tugas penampilan tugas yang digunakan bergantian dengan tugas penilaian alternatif dan tugas penilaian kinerja
  1202. tukar ujung meja pertukaran yang dilakukan antarpemain atau pasangan pada saat gim selesai (dalam tenis meja)
  1203. tunda elektromekanis penundaan antara potensial aksi motorik dan produksi tenaga otot
  1204. tunggal putra nomor pertandingan tunggal putra dalam tenis meja
  1205. tunggal putra remaja nomor pertandingan untuk tunggal putra kelompok remaja dalam tenis meja
  1206. tunggal putri remaja nomor pertandingan untuk tunggal putri kelompok remaja dalam tenis meja
  1207. tunggang serasi perlombaan berkuda yang dinilai dari kemewahan, keserasian, dan kedisiplinan
  1208. turnamen pertandingan (tenis dan sebagainya) yang diikuti oleh beberapa regu
  1209. ujung garis akhir titik pada ujung garis akhir lapangan (dalam basket)
  1210. ukuran hasil penampilan ukuran kinerja keterampilan motorik yang menunjukkan hasil atau akibat dari melakukan keterampilan motorik, misalnya jarak seseorang berjalan, kecepatan seseorang berlari dengan jarak tertentu, atau derajat tekukan lutut seseorang
  1211. ukuran peraturan lapangan peraturan yang mengatur ukuran dan susunan lapangan permainan basket
  1212. ukuran produksi penampilan ukuran kinerja keterampilan motorik yang menunjukkan aspek tertentu dari sistem kontrol motorik selama kinerja tindakan
  1213. umpan operan bola kepada pemain setim
  1214. umpan balik informasi yang diperoleh dari sistem sensorik yang digunakan untuk melakukan koreksi terhadap gerakan yang berlangsung
  1215. umpan balik biologis umpan balik yang mengukur informasi fisiologis yang tersedia melalui beberapa bentuk instrumentasi
  1216. umpan balik deskriptif umpan balik yang menggambarkan sifat kesalahan pembuatan kinerja
  1217. umpan balik imbuhan umpan balik berupa informasi yang diterima sebagai sumber eksternal yang melengkapi informasi sensorik seseorang
  1218. umpan balik intrinsik umpan balik berupa respons yang memberikan informasi yang tersedia dari sistem sensorik
  1219. umpan balik lebar gelombang umpan balik yang diberikan hanya pada upaya percobaan yang terjadi di luar area yang dianggap tepat dan telah ditentukan sebelumnya
  1220. umpan balik pelesap umpan balik yang diberikan dengan mengurangi frekuensi secara bertahap
  1221. umpan balik rerata umpan balik yang diberikan setelah sejumlah upaya mengenai kesalahan kinerja rata-rata telah selesai
  1222. umpan balik searah umpan balik yang diberikan selama pelaksanaan keterampilan
  1223. umpan balik teratur pemelajar umpan balik yang diberikan kepada pemelajar ketika diminta
  1224. umpan balik terminal umpan balik yang diberikan setelah gerakan selesai
  1225. umpan gol operan bola kepada pemain setim yang mencetak gol
  1226. umpan matang umpan yang berpotensi menghasilkan skor
  1227. umpan pendek umpan yang dilakukan pada jarak dekat dalam permainan sepak bola
  1228. umpan terobosan umpan yang dilakukan dengan menempatkan bola ke daerah kosong pertahanan lawan (dalam sepak bola)
  1229. umpan tinggi memberi umpan dengan cara melambungkan bola (dalam voli)
  1230. undi gawang undian yang dilakukan untuk memilih daerah atau gawang (dalam hoki)
  1231. usia prestasi usia ketika seorang atlet seharusnya dapat mencapai prestasi
  1232. validitas muka validitas yang mengacu pada isi tes
  1233. variabilitas antarpercobaan kondisi yang mengatur kinerja keterampilan berupa kehadiran atau keabsenan dalam percobaan yang ada
  1234. variabilitas latihan berbagai gerakan dan karakteristik seseorang saat berlatih suatu keterampilan
  1235. waktu gerakan interval dari gerakan mulai sampai gerakan selesai
  1236. waktu luncur masa badan perenang meluncur di air akibat tarikan lengan atau tendangan kaki
  1237. waktu permainan durasi permainan dengan batas waktu tertentu
  1238. waktu pertandingan waktu permainan
  1239. waktu reaksi diskriminasi waktu reaksi yang terjadi saat situasi melibatkan lebih dari satu sinyal, tetapi hanya mendapat satu sinyal sebagai jawaban
  1240. waktu reaksi pilih waktu reaksi yang dihasilkan dari situasi yang melibatkan pilihan tentang bagaimana cara merespons
  1241. waktu relatif proporsi jumlah total waktu yang dibutuhkan oleh masing-masing komponen keterampilan selama kinerja keterampilan
  1242. waktu respons interval saat stimulus disajikan dan respons selesai
  1243. wasit pemandu wasit dengan posisi pengawasan yang berada di depan pemain pada saat regu melakukan penyerangan (dalam olahraga basket)
  1244. wasit penyerta wasit dengan posisi pengawasan yang berada di belakang pemain pada saat regu melalukan penyerangan (dalam olahraga basket)
  1245. wazari kemenangan yang diperoleh seorang pemain judo
  1246. welter golongan (kelas) petinju yang berat badannya antara 63,5–67 kg
  1247. zorbing olahraga ekstrem yang dilakukan dengan memasuki bola raksasa berbahan plastik transparan, kemudian berguling menuruni lereng

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan oseanografi:

  1. abisal berhubungan dengan wilayah dasar laut antara zona batial dan hadal dari kedalaman sekitar sekitar 3.000 sampai dengan 6.000 meter
  2. akuanaut orang dengan pakaian khusus selam yang berada di laut dalam
  3. alga bentik alga yang hidup pada atau di dasar laut
  4. alga berkapur jenis alga bentik dan plankton dengan talus yang mengandung endapan kalsium karbonat biokimia sebagai bahan rangkanya
  5. arlindo arus lintas Indonesia
  6. batial berkaitan dengan bagian dasar laut yang memiliki kedalaman antara 0,2 km sampai 3,5 km, merupakan karakteristik landas kontinen dan pegunungan samudra
  7. epipelagik daerah laut dari permukaan sampai kedalaman 200 meter
  8. epipelagik berkenaan dengan atau hidup di permukaan air sampai kedalaman 200 meter
  9. eufotik terjangkau sinar matahari (tentang kedalaman air laut)
  10. gobah tipe estuari yang terbentuk oleh pemotongan perairan pesisir karena munculnya hamparan pasir yang sejajar dengan pesisir
  11. gobah perairan dangkal sempit yang dipisahkan dari lautan terbuka oleh terumbu karang atau pulau
  12. hadal bagian laut dengan kedalaman di bawah 6.000 meter
  13. laut dalam zona yang berada di bawah zona eufotik pada kedalaman lebih dari 1.828 m, yang menerima sedikit cahaya atau bahkan tidak sama sekali sehingga kelangsungan hidup organismenya bergantung pada material organik yang jatuh dari zona di atasnya
  14. meroplankton telur dan larva planktonik yang bersifat sementara sebelum berubah menjadi hewan dewasa
  15. mesopelagik daerah laut dari kedalaman 200–1.000 meter
  16. normobarik kondisi tekanan udara normal yang setara dengan tekanan pada permukaan laut
  17. paleooseanoggrafi ilmu tentang kondisi laut pada masa lampau berdasarkan catatan fosil yang ditemukan pada sampel sedimen dasar untuk merekonstruksi karakter fisik, kimia, dan biologisnya
  18. pantai berbatu pantai yang terbentuk dari batu granit dengan berbagai ukuran akibat pecahan ombak
  19. pantai berkarang pantai yang terbentuk dari cangkang hewan dan tumbuhan laut, ekosistem yang sangat khas di daerah tropis
  20. pantai berlumpur pantai dengan ukuran butiran sedimen paling halus dibandingkan dengan pantai yang lain, terbentuk di sekitar muara sungai, ketebalan lumpur dapat mencapai satu meter atau lebih
  21. pantai berpasir pantai yang terbentuk dari pecahan batu yang sangat halus, biasanya terletak jauh dari sungai atau di pulau terpencil, banyak dimanfaatkan untuk rekreasi
  22. pasang surut campuran pasang surut yang terdiri atas campuran pasang surut diurnal dan semidiurnal
  23. pasang surut diurnal pasang surut yang ditandai dengan sekali pasang naik dan sekali pasang turun setiap hari
  24. pasang surut semidiurnal pasang surut yang ditandai dengan dua kali pasang naik dan dua kali pasang surut setiap hari
  25. pelindung pantai tumbuhan dan sebagainya yang berfungsi untuk menjaga kondisi pantai, misalnya dari abrasi air laut
  26. pematang alga pematang yang ditumbuhi alga berkapur, tumbuh merayap, terhampar tepat di belakang zona dinding terumbu
  27. perairan kumpulan massa air yang terdapat di wilayah tertentu, bersifat dinamis (seperti laut, sungai) atau bersifat statis (seperti danau), terdiri atas perairan tawar, payau, dan asin
  28. pompa biologis pompa yang mengangkut karbon dari zona eufotik bagian permukaan ke bagian dalam laut melalui proses biologis
  29. pushidros pusat hidrografi dan oseanografi
  30. seston partikel yang bergerak melayang-layang dalam air, dapat berupa plankton hidup atau detritus yang hanyut dalam air
  31. status limnologis kondisi kualitas perairan darat yang memiliki keseimbangan fungsional antara komponen biotik dan abiotik
  32. tombolo endapan sedimen yang menghubungkan sebuah pulau dengan daratan atau pulau lain yang awalnya terlepas
dan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan otomotif:

  1. gril kerangka dari logam, kayu, atau bahan lain, digunakan sebagai sekat, pemisah, penghalang, atau unsur dekoratif, seperti pada jendela atau bagian paling depan kendaraan otomotif
  2. hibrida penggunaan atau pemasangan dua teknologi yang berlainan untuk fungsi yang sama dalam satu mesin
  3. kendaraan niaga kendaraan yang didesain untuk mengantarkan barang atau penumpang
  4. kendaraan penumpang kendaraan yang didesain untuk mengantar atau mengangkut penumpang
  5. kendaraan serbaguna kendaraan berukuran sedang, dapat memuat hingga delapan orang, dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan
  6. kereta balik kereta yang beroperasi tidak sampai stasiun terakhir dan kembali menuju stasiun pertama atau tempat paling awal keberangkatan
  7. mobil hiper mobil sport yang terbuat dari material eksotis mahal untuk menghasilkan berat minimum, diproduksi manual, berkecepatan maksimal sekitar 230 mil per jam, berharga di atas 1 juta dolar, jumlah yang dipasarkan biasanya kurang dari 100 unit
  8. mobil super mobil sport yang terbuat dari aloi ringan dan komposit mahal untuk mengurangi massa, diproduksi sebagian besar secara manual, berkecepatan maksimal sekitar 200 mil per jam, berharga di atas 200 ribu dolar, jumlah yang dipasarkan biasanya kurang dari 1.500 unit

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan pelayaran:

  1. abang tempat mengikat kemudi bagian atas
  2. acang perkakas kecil untuk menunjukkan keadaan air dalam ketel dan sebagainya
  3. aci-aci kayu panjang untuk menggulung layar
  4. agil bagian kapal
  5. agon garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang variasinya nol
  6. ahli mesin kapal perwira bagian mesin kapal niaga yang tugasnya menjalankan, merawat, dan memperbaiki semua mesin di kapal
  7. air balas air laut atau air tawar yang diisikan ke kapal untuk tujuan keseimbangan kapal; air tolak bara
  8. air perbani saat antara timbulnya arus air pasang dan arus air surut; air tenang
  9. air tenang air perbani
  10. akomodasi kamar atau ruang tempat tinggal awak kapal atau penumpang kapal
  11. alas dalam pelat yang menutup sisi dalam dasar berganda dari kapal
  12. altar tangga pada dok gali yang digunakan untuk naik turun ke dan dari lantai dok
  13. andang-andang kayu di tiang perahu (kapal) untuk menggantungkan layar
  14. angguk nama tali pada perahu
  15. angin buritan gerakan udara yang bertiup dari belakang, sejalan dengan arah perahu
  16. angin darat angin yang bertiup dari darat ke laut yang terjadi pada malam hari
  17. angin ekor duyung angin yang bertiup dari berbagai arah
  18. angin gunung-gunungan gerakan udara yang besar
  19. angin haluan angin yang bertiup dari arah depan berlawanan dengan arah gerakan perahu; angin sakal
  20. angin paksa gerakan udara yang baik untuk berlayar
  21. angin sakal angin haluan
  22. angin sangat kencang angin yang kecepatannya lebih dari 26 knot
  23. angin sedang angin yang kecepatannya antara 13–16 knot (mil per jam)
  24. angin sejajar angin haluan atau angin buritan
  25. angin sendalu angin yang sedang, yang tidak terlalu kencang
  26. angin sepoi kuat angin yang kecepatannya antara 9–12 knot (mil per jam)
  27. angin sepoi lemah angin yang kecepatannya antara 6–8 knot (mil per jam)
  28. angin sepoi sedang angin yang kecepatannya antara 13–19 knot (mil per jam)
  29. angin sepoi segar angin yang kecepatannya antara 17–21 knot
  30. angin timba ruang angin kencang dari arah sisi perahu
  31. angin timur laut angin yang arah utama datangnya dari timur laut
  32. anja tali besar untuk menaikkan atau menurunkan layar
  33. anjing-anjing alat untuk menggulung layar (pada perahu)
  34. anjung-anjung panggung di buritan perahu
  35. anjung-anjung panggung di kapal tempat memberi aba-aba
  36. apung-apung badan baling-baling (semacam baling-baling kecil yang dipasang di bagian ujung topdal yang ditarik) yang akan berputar selama kapal melaju dan putarannya diteruskan ke roda penerus serta ke piringan penunjuk jarak
  37. baba tikus
  38. baco kuli bongkar muat yang dibawa kapal untuk melaksanakan pembongkaran atau pemuatan di pelabuhan yang tidak mempunyai atau menyediakan kuli sendiri
  39. baksi layar penyorong, dipasang pada tiang belakang
  40. bal bungkusan yang terbuat dari bahan lunak, tidak kaku, berbentuk kotak
  41. bam kayu (papan, balok) tumpuan kemudi atau tiang pada kapal atau perahu
  42. bari papan penutup lubang palka (pada perahu)
  43. baringan benda-benda di darat, laut, dan angkasa yang terlihat dari kapal yang dapat diukur dan ditentukan posisinya untuk menetapkan posisi kapal itu sendiri
  44. batang layar kayu yang dipasang untuk penghubung tiang dengan ujung layar
  45. berguling jangkar lengkung bibir luar ulup jangkar untuk menahan gesekan
  46. berperai-perai membelokkan (kapal dan sebagainya) ke kiri dan ke kanan; membuang perai
  47. bertahar berlayar terus (dalam angin ribut dan sebagainya)
  48. bilga bagian kapal yang berada di dalam air (di tengah-tengah, antara tingkat atas dan tingkat bawah)
  49. bilga tempat penampungan cairan (air, minyak) untuk menjaga agar ruangan tertentu, misalnya palka, kamar mesin tetap kering
  50. biro klasifikasi badan usaha jasa untuk menetapkan klasifikasi kapal, terutama yang menyangkut keselamatan konstruksi kapal
  51. blok kontrol
  52. blok muat blok yang dipasang pada ujung batang pemuat yang digunakan untuk menarik dan mengatur tali
  53. bola jangkar benda berbentuk bola yang harus dipasang atau diperlihatkan pada waktu kapal melabuhkan jangkar di siang hari
  54. bosman awak kapal yang tugasnya memimpin awak kapal bawahan bagian dek; serang3; bosun
  55. bosun bosman; serang3
  56. boya bui di laut
  57. boyo-boyo balok melintang yang dipasang pada mulut palka kapal yang digunakan untuk menempatkan penahan tutup palka
  58. buaya-buaya lunas perahu
  59. buaya-buaya balok pada lunas tempat menegakkan tiang perahu
  60. bubut tali bubut
  61. cakar setan penahan rantai jangkar berbentuk kait untuk mencegah jatuhnya rantai jangkar selama pelayaran, terutama dalam cuaca buruk
  62. cakil batang kayu yang berkait untuk melilitkan ujung tali pada benda tersebut
  63. cakrawala angkasa lingkaran besar di bola langit yang terbentuk pada perpotongan bola langit dengan bidang datar yang melalui pusat bumi, dan tegak lurus terhadap garis antara zenit dan nadir
  64. cakrawala maya garis pertemuan antara bumi dan langit yang terlihat secara visual
  65. ceruk rantai tangki atau ruangan di bagian belakang atau buritan kapal, biasanya digunakan sebagai tangki bilas atau tangki air tawar
  66. cikar berbelok; berganti haluan
  67. cok alat tambat yang dibuat dari baja tuang, biasanya berbentuk tanduk, digunakan untuk melewatkan tali atau tros kapal; sisir
  68. cucur bagian perahu sebelah depan yang menganjur panjang; jungur
  69. cucur layar segitiga (dipasang pada tiang terdepan) pada perahu; jib
  70. dadung tali besar untuk menambatkan kapal
  71. daftar muatan daftar yang memuat jenis barang, jumlah, dan berat koli, pelabuhan yang akan dituju, dan muatan yang akan dikapalkan
  72. daftar pasang surut daftar yang berisi prakiraan ketinggian air pasang surut di kota-kota pelabuhan serta cara penggunaannya
  73. dahi layar kayu yang dipasang pada tiang di perahu untuk penguat
  74. daman tali kelat pada perahu
  75. dapra bantalan yang dipasang pada lambung kapal atau perahu (untuk menjaga supaya jangan bersentuhan dengan tembok dermaga atau pangkalan dan sebagainya)
  76. denah duga cara menggambarkan (menduga) arah pelayaran yang dipakai oleh para pelaut, misalnya pada waktu tertentu sepanjang hari para pelaut mencatat kecepatan kapal berlayar dan arah kapal bergerak
  77. dewi-dewi alat untuk mengangkat atau derek dengan rancangan tertentu, misalnya sekoci, tangga kapal
  78. disbursemen biaya yang harus dibayarkan selama kapal berada di pelabuhan
  79. dulang-dulang kayu lintang pada tiang kapal
  80. eksepsi muatan laporan tentang muatan yang dikapalkan dalam keadaan telah rusak
  81. ekshibitum dokumen dan sebagainya yang diserahkan, misalnya setiap akhir pelayaran, kepada syahbandar
  82. fadem satuan ukuran isi 6,11643 m³ untuk muatan kayu
  83. faktor muat besarnya ruangan yang diperlukan untuk menyimpan satu ton muatan tertentu yang dinyatakan dalam meter kubik
  84. fider kotak atau corong persegi empat yang terbuat dari papan dan dipasang pada mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
  85. fregat kapal bertiang tiga lengkap dengan layar ondang-ondang dan layar buritan
  86. gada-gada bendera kecil atau baling-baling yang dipasang pada puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin
  87. gading-gading rangka atau penguat konstruksi kapal secara melintang sekaligus tempat melekatnya kulit atau lambung kapal agar bentuk kapal tidak berubah, yang biasanya diberi nomor mulai dari nol di bagian buritan
  88. gading-gading lingkar atau bingkai roda
  89. gading-gading besar gading-gading yang konstruksinya lebih besar daripada gading-gading biasa, dipasang di tempat tertentu yang membutuhkan kekuatan ekstra, misalnya di samping lubang palka, di kamar mesin, buritan, haluan
  90. gading-gading buritan gading-gading yang terletak satu bidang secara melintang dengan bagian belakang poros kemudi, tempat dimulainya penomoran gading-gading
  91. gai giuk
  92. gaing kayu lancip tambahan pada lunas perahu (pada haluan dan pada buritan) yang berbentuk paruh
  93. ganjal papan, balok, tikar, dan bahan lain yang digunakan untuk melindungi muatan di dalam palka agar muatan tidak bergeser akibat cuaca buruk
  94. garis baringan garis lurus yang dibuat di peta laut yang menyinggung baringan di titik baring
  95. garis benaman garis khayal pada lambung kapal yang terletak 3 inci (76 mm) di bawah dan sejajar dengan geladak kapal
  96. garis bujur angkasa garis lingkaran besar di bola angkasa yang melalui kutub angkasa dan zenit
  97. garis posisi angkasa garis posisi yang didapat dari pengamatan suatu benda angkasa
  98. garis tinggi garis letak posisi kapal pada salah satu titik, yang didapat dari pengamatan benda angkasa
  99. gebeng besar; lebar (tentang dayung)
  100. gebeng bagian yang gepeng dari dayung yang dikayuhkan ke air; daun dayung
  101. giuk tali yang menghubungkan batang-batang muat dan digunakan untuk menarik batang muat ke arah samping; giuk muat; tali gai
  102. goba tras yang dua ujungnya dikembalikan ke kapal setelah disangkutkan pada bolder
  103. gusi layar yang dipasang di tiang belakang; layar baksi
  104. hibob menarik atau mengangkat tali, rantai, dan sebagainya ke atas
  105. ikan-ikan alat untuk mengukur kecepatan jalan kapal, diikat dengan tali, lalu dilepaskan di belakang kapal
  106. instrumen navigasi instrumen yang digunakan untuk menentukan posisi kapal di laut
  107. isi tolak berat benaman
  108. isofase lampu suar yang sama periode terang dan gelapnya
  109. jala tangga jala yang digunakan dalam keadaan darurat untuk naik ke geladak kapal dari permukaan air
  110. jala-jala muat jala-jala yang biasanya dipasang pada sisi atau lambung kapal sewaktu bongkar muat untuk mencegah jatuhnya muatan
  111. jangkar cemat jangkar berukuran lebih kecil daripada jangkar haluan, digunakan untuk mengapungkan kapal kandas atau menahan buritan kapal kandas agar tidak berputar
  112. jangkar garuk jangkar yang dilabuhkan bukan untuk menahan kapal di tempat, untuk keperluan olah gerak kapal
  113. jangkar lempar jangkar kecil atau ringan untuk memindahkan atau menarik kapal dari satu tempat ke tempat lain dengan bantuan kapstan atau lir
  114. jangkar payung jangkar yang bagian kuku dan mahkotanya berbentuk cendawan
  115. jebung anjung perahu tempat juragan pemilik perahu dan sebagainya beristirahat
  116. jegung ruang di kapal tempat menyimpan tali (layar dan sebagainya)
  117. jejuri tempat berdiri juru mudi pada kapal, terbuat dari kayu berbentuk segi empat, diletakkan di belakang roda kemudi
  118. jenang kapal awak kapal yang mengepalai bagian jasa boga dan bagian perbekalan
  119. jerubung penutup muatan pada perahu (dibuat dari tikar, kajang, kain mota, dan sebagainya)
  120. jetsam muatan kapal yang sewaktu-waktu dapat dilemparkan ke laut untuk meringankan beban kapal (misalnya pada waktu angin ribut)
  121. jib layar berbentuk segitiga yang dipasang pada tiang terdepan
  122. jungur haluan kapal
  123. juru api awak kamar mesin yang bertugas melayani ketel
  124. juru kelat awak perahu yang kerjanya memegang tali kelat (tali penarik layar)
  125. juru pompa awak kapal yang bertugas melayani instalasi pompa muatan pada kapal tangki
  126. kala-kala kantong yang dibuat dari terpal dan diikatkan di bagian belakang sekoci untuk menahan laju sekoci dalam arus; jangkar apung
  127. kalamba perahu besar dari daerah Kepulauan Mentawai dan Hawai yang mempunyai satu atau dua tiang utama dan dua sayap imbang atau kater
  128. kalas gelang-gelang atau tali dari rotan pada dayung atau pengayuh
  129. kamar mesin ruangan khusus pada kapal tempat mesin terpasang sekaligus tempat mengoperasikannya
  130. kamber lengkungan ke atas bagian tengah geladak kapal sehingga bagian ini lebih tinggi daripada bagian pinggirnya
  131. kamber jarak vertikal antara bagian tengah dan bagian samping geladak yang melintang di kapal
  132. kantilever konstruksi batang (balok) yang salah satu ujungnya dijepit dan ujung lainnya bebas
  133. kap tali di kapal
  134. kapa-kapa atap dan dinding perahu bersifat sementara untuk penahan gelombang dan sebagainya (biasa terbuat dari daun nipah)
  135. kapi balok untuk menaikkan layar besar; kayu kerek; takal; katrol
  136. kapstan perangkat kapal yang ditempatkan di haluan dan di buritan kapal yang digunakan untuk menarik atau mengukur tros atau dadung kapal, biasanya digerakkan oleh tenaga listrik atau uap
  137. kasap awak kapal yang bertanggung jawab atas gudang, perlengkapan, bahan kerja atau peralatan kapal dan lain-lain
  138. kater sayap di kiri kanan perahu untuk menjaga keseimbangan; sayap imbang; cadik
  139. keferdom ruang kosong di antara tangki-tangki yang dibatasi oleh ruang tertutup, berfungsi untuk menampung kebocoran yang mungkin terjadi dari tangki-tangki tersebut
  140. kelas kapal kriteria kualifikasi kapal menurut ketentuan biro klasifikasi yang didasarkan atas konstruksi kapal ditinjau dari aspek keselamatan, dan dijadikan patokan nilai premi asuransi dan nilai asuransi
  141. kelendara gelang-gelang atau tali pada tiang perahu untuk mengikat andang-andang dengan tiang
  142. kelikir kili-kili (dari rotan, logam, dan sebagainya) pada kemudi, tiang, dan sebagainya
  143. kelikir dayung gelang-gelang yang mengikat dayung pada keliti dan pemegangnya
  144. KKM Kepala Kamar Mesin
  145. kleder orang yang bertugas mengawasi dan mengurus hewan yang diangkut kapal selama pelayaran sampai ke tempat tujuan
  146. knot satuan ukuran kecepatan gerak maju kapal dalam mil laut per jam 1.825 m
  147. kodok-kodok tupai-tupai
  148. komaliwan perlengkapan kapal untuk akomodasi yang antara lain terdiri atas seprai, sarung bantal, selimut, dan taplak meja
  149. kubu kapal pelat yang menonjol di atas geladak kapal yang berfungsi sebagai pagar kapal
  150. kukuk bangunan kecil atau rumah-rumahan yang digunakan sebagai jalan keluar masuk atau lubang dari geladak cuaca ke ruangan di bawahnya
  151. kurva bonjean kurva yang menunjukkan besar atau luasnya penampang lintang badan kapal pada beberapa tempat sepanjang kapal pada segala keadaan syarat kapal
  152. kurva tahanan kurva yang menunjukkan hubungan antara tahanan dan kecepatan sebuah kapal
  153. laberang tali-temali pada kapal atau perahu untuk menguatkan tiang
  154. lagan perkakas makan di kapal
  155. lagan barang yang hilang dari kapal, tenggelam ke dasar laut
  156. laik laut memenuhi persyaratan yang ditentukan serta aman untuk berlayar di laut (tentang kapal penumpang dan sebagainya)
  157. lajur bilga pelat kulit yang membujur pada kapal dan terletak pada lengkungan bilga
  158. lajur lunas lajur pelat baja pada alas kapal yang membujur pada garis simetri (garis paruh) sepanjang kapal
  159. lajur pelat lembaran pelat baja yang dipasang membujur pada pelat kulit kapal
  160. lakar belum selesai dibuat atau baru dipasang papannya (tentang perahu)
  161. lalai tali di kapal (perahu) sebagai pemutar kayu palang tempat menggantungkan layar
  162. lambung bebas jarak tegak sebuah kapal yang diukur dari garis air sampai geladak lambung bebas
  163. lambung timbul bagian kapal yang timbul atau berada di atas permukaan air
  164. lampu buritan lampu navigasi berwarna putih yang dipasang pada buritan kapal
  165. lampu geladak lampu untuk penerangan geladak sekoci pada waktu malam hari ketika kapal dalam keadaan darurat
  166. lampu navigasi lampu kapal yang harus dipasang pada waktu kapal berlayar pada malam hari
  167. lampu tunda satu dari dua atau tiga lampu navigasi berwarna putih yang dipasang terpisah dalam jarak enam kaki dan harus dinyalakan oleh kapal berpenggerak mekanis pada waktu menarik kapal lain
  168. lata selisih antara air terendah
  169. lawak perahu di Jawa Barat yang dibuat dari batang pohon yang ditakik
  170. layar agung layar yang terbesar pada kapal
  171. layar apit layar kedua yang terbesar sesudah layar agung (pengapit layar agung)
  172. layar baksi layar berbentuk segi empat yang dipasang pada tiang belakang atau buritan pada arah depan-belakang
  173. layar batang layar kecil yang dipasang pada kayu penghubung tiang dengan ujung layar
  174. layar bubutan layar yang berbentuk segitiga dipasang searah dengan tali bubutan dekat tiang layar agung, gunanya untuk membelokkan kapal
  175. layar bulu ayam layar penjaga keseimbangan kapal (letaknya pada tali penyokong tiang)
  176. layar dastur layar kecil sebagai pembantu layar besar
  177. layar depan layar segitiga yang dipasang pada tiang layar depan
  178. layar gap layar yang dipasang pada canggah, letaknya pada bagian atas tiang kapal
  179. layar guli layar segi empat yang dipasang searah dengan bujur kapal (arah depan-belakang)
  180. layar haluan layar segitiga yang dipasang pada ujung haluan kapal (pada tiang terdepan); layar jib
  181. layar lebar layar yang lebih besar daripada layar biasa
  182. layar padan layar yang terbuat dari kain kanvas yang sangat kuat dengan ukuran lebih kecil daripada layar biasa, digunakan ketika cuaca buruk (pada waktu angin ribut)
  183. layar pengapuh layar kecil dekat puncak tiang
  184. layar pinggir layar dastur
  185. layar pucuk jala layar besar di belakang layar cucur
  186. layar sabang layar yang dipasang pada tiang perahu kecil di belakang layar cucur
  187. layar tanjak layar pucuk jala
  188. layar tanjung layar pucuk jala
  189. layar terbang layar segi empat yang dipasang sejajar pada tiang
  190. layar topang layar yang terbesar pada tiang depan
  191. layar utama layar yang dipasang pada tiang layar utama
  192. lete-lete perahu layar tradisional dari Madura, mempunyai satu tiang utama dengan layar berbentuk segitiga
  193. linggi kayu melengkung pada haluan dan buritan perahu
  194. lingkar besar lingkaran pada bola angkasa atau bumi yang bidang lingkarannya melalui titik pusat bola angkasa atau bumi
  195. lingkar jam busur lingkaran besar pada bola angkasa yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan melalui benda angkasa
  196. lingkar kutub garis jajar pada lintang 66° 30’ utara atau selatan
  197. lir alat untuk menggulung atau mengulur tali atau rantai, digerakkan dengan tangan atau mesin, biasa digunakan pada mesin jangkar atau derek muatan di kapal
  198. log buku harian kapal
  199. log pengukur kecepatan
  200. lopor bagian rantai antara jangkar dan segel pertama yang panjangnya kira-kira sama dengan panjang ulup jangkar
  201. loran sistem navigasi elektronik yang menghasilkan garis posisi hiperbola dengan mengukur selisih waktu penerimaan sinyal pulsa yang dibuat selaras
  202. lunas balok memanjang di dasar perahu
  203. magun atap pelindung atau rumah-rumahan pada perahu; rumah tempat mengatur perjalanan
  204. magun sesuatu yang tetap (tentang kajang, tingkap, dan sebagainya)
  205. majun pakal bahan untuk memakal celah di antara papan-papan dek atau lambung kapal kayu
  206. markoni alat komunikasi di kapal, dipakai untuk mengirim berita secara radiotelegrafi
  207. markonis orang yang melayani telekomunikasi di kapal
  208. membuang pal berlayar serong-menyerong menyongsong angin
  209. membuang peran membelokkan (kapal, layang-layang, dan sebagainya) ke kiri dan ke kanan
  210. memelas mengikat tali perahu (supaya bersambung dan sebagainya)
  211. menegarkan kemudi membelokkan kemudi (ke arah kanan) dengan kuat-kuat
  212. mengandak menggulung (layar) sebagian supaya lebih kecil sedikit
  213. menganggul terangkat haluannya (tentang perahu)
  214. menyelembana menghadapkan haluan perahu ke arah angin datang agar perahu berhenti
  215. menyerunda menghela (menarik) perahu di darat (untuk dipindahkan ke sungai lain dan sebagainya)
  216. metasenter titik khayal sebuah kapal yang digunakan sebagai patokan untuk menghitung keseimbangan kapal, jika titik ini berada di atas titik berat kapal, kapal akan seimbang, apabila di bawahnya, kapal tidak seimbang dan mudah terbalik
  217. mistri awak kapal yang tugasnya, antara lain, membuka dan menutup lubang palka, secara teratur setiap selang waktu tertentu, menduga tangki, menangani dan memelihara jangkar dan rantainya, serta memelihara geladak kayu
  218. nama panggilan radio nama yang terdiri atas empat huruf dari isyarat internasional, diberikan kepada setiap kapal yang terdaftar oleh pemerintah atau negara pemilik kapal itu, sebagai isyarat radio untuk keperluan komunikasi
  219. nota siap nota dari nakhoda kapal kepada agen atau pencarter kapal di pelabuhan, yang menyatakan kapal sudah tiba di pelabuhan dan siap membongkar atau memuat muatan
  220. nota tiba nota pemberitahuan kedatangan kapal
  221. olah gerak rangkaian kegiatan aktif dan pasif dalam mengarahkan gerakan kapal di laut dan pelabuhan, misalnya sewaktu akan merapat di dermaga; manuver
  222. ortodrom busur lingkaran besar yang digunakan dalam pelayaran untuk menggambar garis haluan lingkaran besar
  223. paksi jangkar gelendong penarik atau penggulung tali tambat pada mesin jangkar
  224. palaksa perwira pelaksana
  225. palas geladak (termasuk anjungan)
  226. palet dua lapis bilah kayu yang tersusun searah yang disela balok melintang, digunakan untuk menumpuk muatan supaya dapat diangkat sekaligus
  227. pampan lubang pada dinding haluan kapal tempat memasangkan rantai sauh
  228. panjarwala petugas yang berjaga di tiang kapal (bertugas menggulung layar, membabarkan layar, dan sebagainya)
  229. pantri ruangan di kapal yang digunakan untuk menyimpan makanan yang siap dihidangkan beserta peralatannya
  230. pasang harian ganda pasang yang terjadi dua kali dalam sehari sehingga terjadi dua kali air tinggi dan dua kali air rendah
  231. pasang harian tunggal pasang yang terjadi satu kali dalam sehari
  232. pelacak dokumen yang dikirim ke pelabuhan yang disinggahi kapal untuk mencari muatan yang tertinggal
  233. pelampung alur pelampung yang dipasang untuk memisahkan alur pelayaran masuk dan keluar pelabuhan atau terusan (kanal)
  234. pelampung bahaya pelampung yang dipasang di suatu lokasi untuk menunjukkan bahwa di lokasi tersebut terdapat bahaya navigasi
  235. pelampung buang pelampung sebagai penunjuk bahwa lokasi tersebut adalah tempat pembuangan sampah, pasir, atau lumpur kerukan pelabuhan
  236. pelampung gantung pelampung berbentuk kerucut puncaknya tumpul, dipakai untuk alur pelayaran, di sebelah kiri bagi kapal yang datang dari laut ke pelabuhan
  237. pelampung kabel pelampung yang menandakan adanya bentangan kabel laut di bawahnya
  238. pelampung lonceng pelampung yang dilengkapi dengan lonceng atau genta
  239. pelampung suling pelampung yang dilengkapi dengan suling kabut
  240. penggayut kawat baja berukuran besar yang dipasang pada batang pemuat agar posisi batang pemuat berada di ketinggian yang dikehendaki
  241. penimbal miring alat untuk mengimbangi kesalahan miring pedoman magnet
  242. peruan andang-andang (kayu tempat menggantungkan layar); gandar tiang
  243. perum batu penduga untuk mengetahui dalamnya laut dan sebagainya
  244. pok jenis kayu yang ulet, mengeluarkan lendir jika kena air, digunakan sebagai bantalan poros baling-baling kapal paling ujung dan rem jangkar
  245. radius pelayaran jarak paling jauh yang dapat dicapai oleh kapal tanpa mengisi atau menambah bahan bakar
  246. rakit kembang rakit penolong lipat yang dibungkus dalam kemasan yang dapat mengembang secara otomatis
  247. rakit penolong rakit yang digunakan untuk penyelamatan jiwa di laut dalam keadaan darurat
  248. rambu tanda atau petunjuk bagi kapal yang sedang berlayar, dipasang di tempat tertentu untuk menghindari kecelakaan
  249. rambu darat rambu yang terletak atau dipasang di darat
  250. rambu laut rambu yang dipasang di laut untuk keperluan pelayaran
  251. rambu suar rambu yang dipasang untuk memberi penerangan bagi nelayan pada waktu malam
  252. resi mualim surat bukti atau tanda terima muatan di atas kapal tentang kondisi serta jumlahnya, yang diberikan kepada pemuat barang dan ditandatangani oleh mualim satu
  253. ruang bal ukuran ruang muatan kapal yang diukur berdasarkan bal, dinyatakan dalam kaki kubik atau meter kubik
  254. ruang biji-bijian ukuran berdasarkan biji-bijian
  255. sangga mara galah yang berkait (untuk menolak atau meraih perahu)
  256. sangga mara batang pada bagian atas layar segi empat yang membujur pada kapal (arah depan belakang) yang dihubungkan dengan tiang layar
  257. sangli cara mengikat tali dengan bentuk angka delapan tanpa dibuhul
  258. sarat jarak yang diukur tegak lurus dari titik paling bawah dari lunas kapal sampai ke permukaan air
  259. seling jala untuk mengangkat barang muatan ke kapal
  260. semandera bendera kecil yang dipasang di haluan kapal
  261. sembeta kayu (tiang) penyokong atau penahan perahu di darat supaya jangan terguling
  262. sembuang beberapa batang pancang besar di laut, ujungnya diikat untuk melindungi atau menambatkan perahu dan sebagainya
  263. sengkar papan yang melintang di perahu tempat duduk orang yang berkayuh
  264. senta balok kayu yang dipasang membujur di perahu untuk penyangga geladak
  265. seples cara membuang sambungan tali, tros, dadung, tali kawat atau baja, antara ujung-ujung dua tali atau antara ujung tali dan talinya sendiri
  266. serang mandor di kapal; kepala kelasi
  267. serempu lunas panjang dan lekuk (pada perahu)
  268. serempu perahu yang dibuat dengan lunas panjang dan lekuk
  269. sijil daftar nama orang yang bertugas sebagai awak kapal, yang disahkan oleh syahbandar
  270. sisir tempat dadung atau tros kapal lewat sewaktu ditarik atau diukur, dimaksudkan untuk mengurangi gesekan yang terjadi; gelendong pada pagar kapal, cok, rol
  271. skalop lubang pada komponen konstruksi, misalnya pelat atau profil baja, dimaksudkan agar sambungan las yang melalui komponen tersebut tidak terputus
  272. sling jerat untuk muatan yang dibuat dari tali, termasuk tali kawat atau baja, gunanya untuk mengangkat atau menurunkan muatan kapal
  273. sonar peranti untuk mengamati (mendeteksi, menyidik) keberadaan dan lokasi benda di bawah permukaan laut dengan menggunakan gelombang suara yang dikirim dari peranti itu dan dipantulkan kembali oleh benda (objek) yang diamati
  274. sonar alat yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menemukan benda dan menentukan letaknya di bawah permukaan air
  275. sopek jenis perahu penangkap ikan yang digunakan di daerah pantai utara Jawa Tengah
  276. span sekrup alat untuk mengencangkan tali yang dihubungkan dengan alat ini, terdiri atas dua baut mata dan sebuah selongsong
  277. spil bagian pangsi jangkar yang berfungsi untuk menyangkutkan rantai melewati pangsi itu
  278. stevador orang atau perusahaan yang mempekerjakan beberapa orang untuk memuat atau membongkar muatan ke dan dari kapal
  279. stoper alat yang berfungsi sebagai penahan gerak ke dalam atau ke luar dari rantai jangkar atau tros
  280. suar mercusuar
  281. susuk licin penataan pemasangan pedoman dengan menggunakan beberapa sendi sehingga ketel pedoman bebas bergoyang ke segala arah
  282. tahan turut tali dari puncak tiang ke bibir perahu (kapal)
  283. tajuk kili-kili (sepotong kayu) yang dipasang mencuar atau menganjur di tepi perahu
  284. takma jalinan tali (kabel dan sebagainya)
  285. tal tiang dayung yang terdapat pada sisi kiri dan sisi kanan buritan sampan tempat menyangkutkan gandar dayung pada kilas
  286. tali bawat tali yang diikatkan pada palang layar untuk menggerakkan layar supaya mendapat angin
  287. tali dahi layar tali yang mengikatkan layar yang di sebelah atas
  288. tali dugang tali penahan tiang dan sebagainya yang dipegang untuk menyeimbangkan perahu dengan badan
  289. tali gai giuk
  290. tali labrang tali kapal (perahu) untuk memperkuat tiang berdiri dan sebagainya
  291. tali lalai tali kapal (perahu) untuk memutar kayu palang tempat menggantungkan layar
  292. tali usai tali untuk menarik (kapi, kerek, dan sebagainya)
  293. tandil kepala kelasi; serang
  294. tangga monyet tangga tali dengan anak tangga yang terbuat dari kayu ringan, digunakan untuk naik atau turun sekoci dalam keadaan bahaya
  295. tangga pandu tangga tali yang anak tangganya dibuat dari kayu pipih dan berlubang di setiap ujungnya, pada jarak tertentu anak tangganya dibuat lebih panjang agar tangga tidak berputar, digunakan untuk naik turun pandu kapal
  296. temberang tali-temali di perahu (kapal) untuk memperteguh tiang
  297. tepu telah terpasang semuanya (tentang layar perahu)
  298. tinggi mata ketinggian mata orang yang sedang mengamati benda, misalnya benda di darat atau di angkasa, biasanya untuk membaringkan atau menentukan posisi kapal
  299. tolak bara pemberat yang terdiri atas cairan yang dimuat di kapal, ditempatkan di bagian dasar kapal dan bagian lain untuk tujuan stabilitas kapal dan balas atau rem kapal
  300. tonase kapasitas ruang muat dalam kapal, diukur dalam ton (1 ton = 1m³)
  301. topas awak kapal yang tugasnya melayani kebutuhan makan dan tempat tinggal awak kapal bawahan yang lain
  302. topdal buku catatan harian yang memuat segala yang terjadi dalam pelayaran (keadaan cuaca, angin, kecepatan kapal, dan sebagainya)
  303. tukang angsur awak kapal berpangkat paling rendah di bagian mesin yang tugasnya mengangsur alat-alat mesin
  304. ungkak lubang atau sela-sela antara dua pancang tempat rantai sauh diturunnaikkan
  305. vadem satuan ukuran isi yang sama dengan 6,11643 m³ untuk muatan kayu
  306. waktu mintakat waktu menengah di suatu tempat dari zona waktu yang merupakan waktu menengah setempat dari derajat tengahnya
  307. wrang bagian bangunan di dasar kapal, biasanya dipasang pada gading-gading kapal secara melintang
  308. yoyo sistem pembongkaran atau pemuatan untuk muatan yang sangat berat, menggunakan empat batang pemuat kapal
  309. zawal sebagian busur lingkaran jam dihitung dari benda angkasa sampai khatulistiwa; deklinasi

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan pendidikan:

  1. akta mengajar ijazah yang menyatakan bahwa pemiliknya mempunyai kewenangan mengajar pada jenjang tertentu dalam pendidikan formal
  2. akta mengajar dua kewenangan mengajar di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama
  3. akta mengajar empat kewenangan mengajar di tingkat sekolah menengah atas
  4. akta mengajar lima kewenangan untuk mengajar di tingkat perguruan tinggi
  5. akta mengajar satu kewenangan mengajar di tingkat sekolah dasar
  6. akta mengajar tiga kewenangan untuk mengajar di tingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas
  7. aliah tingkat pendidikan menengah atas di bawah koordinasi Kementerian Agama yang memberikan materi pelajaran umum, terutama pelajaran agama Islam
  8. anak mampu didik anak yang tingkat kemampuan inteligensinya sekitar 70–80, memungkinkan untuk dididik sampai kelas enam sekolah dasar
  9. anak mampu latih anak yang kemampuan inteligensinya sekitar 25–50, hanya mungkin diberi latihan untuk menguasai keterampilan tertentu dan untuk mengurus dirinya sendiri
  10. anak mampu rawat anak yang tingkat kemampuan inteligensinya paling tinggi 25, membutuhkan perawatan orang lain sepanjang hayatnya
  11. anak prasekolah anak yang berumur 4–5 tahun; murid taman kanak-kanak; anak yang berumur sebelum umur masuk sekolah dasar
  12. anak sipil anak yang diserahkan oleh orang tuanya kepada negara
  13. analisis butir analisis untuk memeriksa respons pelajar terhadap tes, misalnya indeks kesulitan
  14. asesmen kegiatan mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data atau informasi tentang peserta didik dan lingkungannya untuk memperoleh gambaran tentang kondisi individu dan lingkungannya sebagai bahan untuk memahami individu dan pengembangan program layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan
  15. bank soal satuan kerja pada lembaga pendidikan yang mengurus penyimpanan dan penyediaan soal-soal ujian
  16. belajar jarak jauh cara belajar-mengajar yang menggunakan media televisi, radio, kaset, modul, dan sebagainya, pengajar dan pelajar tidak bertatap muka langsung
  17. belajar tuntas pendidikan (pengajaran) yang dilakukan secara menyeluruh hingga siswa berhasil
  18. departemen bagian dari fakultas, biasanya dipimpin oleh ketua jurusan (departemen) yang menggarap sekelompok disiplin ilmu yang tercakup dalam suatu bidang studi tertentu
  19. departemen cabang pekerjaan yang dikepalai oleh manajer tunggal
  20. eksplorasi kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dari situasi yang baru
  21. individualisasi filsafat atau metode pendidikan yang menekankan penyesuaian pengajaran pada perbedaan individual murid
  22. kartu pribadi kumpulan catatan tentang data pribadi murid yang melengkapi laporan pendidikan murid yang bersangkutan, diisi secara berkala
  23. ketergantungan keadaan seseorang yang belum dapat memikul tanggung jawabnya sendiri
  24. koedukasi sistem pendidikan yang memberikan pelajaran kepada anak laki-laki dan perempuan secara bersama-sama di dalam satu ruangan; pendidikan campuran
  25. kolokium kegiatan belajar (pada tataran pendidikan sarjana) yang dilakukan dalam bentuk seminar untuk membahas proyek penelitian bertaraf lanjutan
  26. konservasi warisan pengelolaan harta pusaka dengan memelihara dan melindunginya secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahannya
  27. kredit sementara satuan beban perkuliahan dalam satu semester yang diberikan pada mata kuliah tertentu untuk dosen dan untuk mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut
  28. KTSP kurikulum tingkat satuan pendidikan (kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan)
  29. kurva belajar kurva yang menggambarkan perkembangan kemajuan belajar, baik disebabkan oleh proses kemajuan dalam belajar maupun disebabkan oleh pelatihan
  30. leger (buku) daftar nilai asli siswa (sebelum dipindahkan ke dalam buku laporan pendidikan)
  31. lembar jawaban bagian dari modul yang berisi jawaban untuk digunakan para siswa atau guru dalam menilai jawaban yang telah dituliskan pada lembar uji
  32. lembar kegiatan siswa bagian pokok dari modul yang berisi tujuan umum topik yang dibahas
  33. lembar uji bagian modul yang berisi soal yang harus dijawab oleh para siswa setelah mereka menyelesaikan lembar kegiatan siswa dan lembar kerja siswa
  34. media pendidikan alat dan bahan yang digunakan dalam proses pengajaran atau pembelajaran
  35. mengoreksi memeriksa pekerjaan murid dengan melihat benar salahnya (untuk menentukan nilai pekerjaan itu)
  36. modul kegiatan program belajar-mengajar yang dapat dipelajari oleh murid dengan bantuan yang minimal dari guru pembimbing, meliputi perencanaan tujuan yang akan dicapai secara jelas, penyediaan materi pelajaran, alat yang dibutuhkan, serta alat untuk penilai, mengukur keberhasilan murid dalam penyelesaian pelajaran
  37. muatan lokal kegiatan kurikulum untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah (termasuk keunggulan daerah yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada)
  38. nilai batas lulus nilai yang dijadikan standar terendah dalam batas kelulusan siswa
  39. paket naskah paket bahan ujian dalam bentuk naskah yang dikirimkan melalui pos udara
  40. paket tes paket yang merupakan sejumlah bahan ujian
  41. pelayanan terbuka penyelenggaraan pelayanan peminjaman buku dengan cara memperbolehkan para peminjam masuk ke ruangan koleksi dan memilih sendiri buku yang dikehendaki
  42. pelayanan tertutup penyelenggaraan pelayanan peminjaman buku dengan cara tidak membolehkan para peminjam masuk ke ruang koleksi
  43. pendidikan proses mengubah sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan
  44. penilaian eksternal penilaian hasil belajar berupa ujian nasional dan sebagainya yang dilakukan oleh pemerintah
  45. penilaian formatif penilaian yang dilakukan pada pertengahan tahun ajaran untuk mengetahui perkembangan murid dalam jangka waktu tertentu
  46. penilaian formatif penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran yang digunakan sebagai umpan balik untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa dan kemampuan mengajar guru
  47. penilaian internal penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh pendidik dan satuan pendidikan
  48. penilaian sumatif penilaian yang dilakukan pada akhir tahun ajaran sebagai bahan pengajuan perolehan angka kredit untuk kenaikan ke jenjang yang lebih tinggi
  49. peraga alat media pengajaran untuk meragakan sajian pelajaran
  50. peserta didik murid; siswa
  51. pola linier teknik penyusunan bahan pengajaran berprogram yang terdiri atas bingkai yang berurutan dan masing-masing disertai pertanyaan
  52. portofolio kumpulan pekerjaan peserta didik dengan maksud tertentu dan terpadu yang diseleksi menurut panduan-panduan yang ditentukan
  53. profil lulusan gambaran peran yang dapat dilakukan oleh lulusan program studi di bidang keahlian atau bidang pekerjaan tertentu
  54. program lapis program pendidikan yang dilaksanakan untuk menyempurnakan penyelenggaraan pendidikan suatu program studi, baik di dalam maupun di luar negeri
  55. program nonreguler program pendidikan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi, diikuti oleh peserta didik secara paruh waktu
  56. program reguler program pendidikan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi, diikuti oleh peserta didik secara penuh waktu
  57. projek tugas-tugas belajar yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan, baik secara tertulis maupun lisan, dalam waktu tertentu
  58. silabus kerangka unsur kursus pendidikan, disajikan dalam aturan yang logis, atau dalam tingkat kesulitan yang makin meningkat
  59. skor angka perolehan dalam tes (ujian, ulangan); biji
  60. sosiodrama metode belajar yang memakai drama kemasyarakatan sebagai media
  61. STEM sains, teknologi, teknik, matematika (metode pembelajaran yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, dan matematika untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari)
  62. sumber keteladanan orang (guru) yang dapat memberikan informasi dan motivasi kepada murid atau orang lain
  63. tabula rasa teori yang menyatakan bahwa setiap individu dilahirkan dengan jiwa yang putih bersih dan suci (yang akan menjadikan anak itu baik atau buruk adalah lingkungannya)
  64. teknologi pendidikan metode bersistem untuk merencanakan, menggunakan, dan menilai seluruh kegiatan pengajaran dan pembelajaran dengan memperhatikan, baik sumber teknis maupun manusia dan interaksi antara keduanya, sehingga mendapatkan bentuk pendidikan yang lebih efektif
  65. teori klasik teori menghitung skor dengan melihat jumlah jawaban yang benar
  66. teori respons butir teori yang digunakan dalam pembuatan soal dengan menggunakan model matematis untuk menghubungkan karakteristik butir soal dengan kemampuan responden
  67. tes formatif tes yang diberikan kepada murid setelah selesai jam pelajaran untuk mengetahui TIK (tujuan instruksional khusus) sudah tercapai atau belum
  68. tes sumatif tes yang diberikan pada akhir caturwulan untuk mengetahui tujuan kurikuler sudah tercapai atau belum
  69. tujuan kuantitatif tujuan yang dinyatakan melalui jumlah murid
  70. uji kompetensi pengujian untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi hasil belajar peserta didik pada satuan pendidikan nonformal
  71. uji kompetensi guru penilaian terhadap kompetensi guru sebagai bagian penilaian kinerja guru dalam rangka pembinaan karir kepangkatan dan jabatannya
  72. verbalisme ajaran (pandangan) dalam dunia pendidikan (pengajaran) yang mendidik anak untuk banyak menghafal
  73. verbalistis bersifat verbalisme; bersifat hafalan
  74. wali kelas guru yang diserahi tugas membina murid dalam satu kelas
  75. wawasan wiyata mandala wawasan dalam dunia pendidikan mengenai serangkaian kegiatan siswa, seperti organisasi kesiswaan, pelatihan kepemimpinan siswa, dan pembinaan siswa, serta kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler di sekolah

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan penerbangan:

  1. aerodinamika cabang ilmu mekanika tentang gerakan udara dan gas, digunakan dalam mendesain pesawat terbang
  2. aktuator alat untuk mengendalikan kemudi pada pesawat terbang, helikopter, dan sebagainya; penggerak
  3. badan pesawat bagian pesawat udara yang terbagi atas beberapa ruang, bentuk aerodinamiknya disangga oleh sayap untuk mengurangi gesekan udara selama penerbangan
  4. elevator sirip gerak penstabil mendatar, digunakan untuk mengubah ketinggian terbang dan mengoreksi kedudukan melintang pesawat udara; kemudi angkat
  5. jalan rayap rute tempat pesawat dijalankan secara perlahan menuju atau dari landasan pacu
  6. ketinggian absolut jarak vertikal antara pesawat terbang dengan permukaan bumi
  7. landas hubung bagian lapangan udara yang menghubungkan landasan pacu, apron, hanggar, terminal, dan fasilitas bandar udara lainnya untuk melakukan taksi sebelum pesawat lepas landas atau mendarat
  8. layanan lalu lintas udara pemantauan dan pengaturan pesawat terbang yang dilakukan oleh pusat pengendali lalu lintas udara
  9. penerbangan carter penerbangan khusus yang disewa untuk membawa sekelompok orang dan tidak dijadwalkan secara reguler
  10. penerbangan domestik penerbangan dari dan ke daerah-daerah di dalam negeri
  11. penerbangan jarak jauh penerbangan yang dilakukan antarbenua
  12. penerbangan langsung penerbangan antara dua tempat dengan satu nomor penerbangan tanpa perlu berganti pesawat
  13. penerbangan lanjutan penerbangan yang mengharuskan penumpang berganti pesawat di bandara tertentu untuk sampai di tujuan yang dimaksud
  14. penerbangan perdana lepas landas pertama yang dilakukan oleh suatu maskapai penerbangan
  15. pengetanahan pelarangan terhadap pesawat terbang untuk beroperasi karena tidak laik terbang
  16. pesawat komersial pesawat yang digunakan untuk mengangkut penumpang atau barang sesuai dengan jadwal tertentu
  17. pesawat sipil pesawat yang digunakan untuk kepentingan selain militer, seperti pesawat pribadi, pesawat bisnis, dan pesawat komersial
  18. pod kontainer berbentuk panjang dan sempit, digantung di bawah pesawat udara, digunakan untuk membawa bahan bakar, peralatan, senjata, dan sebagainya
  19. ruang bagasi ruang tempat menyimpan tas dan barang penumpang dalam pesawat udara
  20. ruang pilot ruang tempat awak navigasi mengendalikan pesawat udara
  21. sisi udara sisi bangunan terminal bandara yang menghadap pesawat dan landasan pacu
  22. taksi bergerak lambat di sepanjang rute yang disediakan sebelum lepas landas atau setelah mendarat (tentang pesawat)
  23. terbang solo terbang sendiri tanpa didampingi navigator atau pilot pembantu
  24. truk air minum truk pengisi tangki air minum di pesawat udara
  25. UM penumpang anak (berusia 6-12 tahun) yang bepergian menggunakan pesawat tanpa didampingi oleh orang dewasa; dari unaccompanied minor

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan percetakan: (Percetakan/Grafika)

  1. acuan cetak bingkai atau pelat berisi teks dan/atau gambar yang akan dicetakkan pada bahan cetak
  2. algrafi proses mencetak dengan menggunakan lempeng aluminium
  3. amplop kabinet amplop panjang dengan bukaan di belakang berbentuk segitiga, biasanya digunakan untuk surat resmi
  4. atak komposisi; tata letak
  5. atak tata letak huruf yang akan dicetak
  6. blok buku setumpuk kuras dalam urutan yang merupakan seluruh isi buku, dijilid bersama atau terpisah dengan sampulnya
  7. blok buku bagian sisi buku berupa halaman atau kuras yang telah disusun berurut dan dijahit
  8. bobot derajat warna hitam pada huruf cetak (mulai dari yang sangat tipis warna hitamnya sampai dengan yang hitam sekali)
  9. cacah lubang pembuatan lubang-lubang kecil berbentuk bundar, lonjong, dan sebagainya secara berderet pada kertas untuk keperluan tertentu; perforasi
  10. catatan kata di dalam sebuah buku yang masih perlu dijelaskan (kata itu diberi tanda yang diulang pada tempat lain dan di belakang tanda diberi penjelasan, biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada teksnya)
  11. cermin balik cermin datar yang dipasang pada susunan objektif dan digunakan untuk mendapat bayangan terbaca (dilihat dari bayangan emulsi) dari hasil pemotretan
  12. cetak awal cetakan dengan atau tanpa tinta yang masih akan ditumpangi cetakan warna lain
  13. cetak awal terbitan pendahuluan sebuah artikel atau karya tulis lain yang akan diterbitkan dalam bentuk buku
  14. cetak balik cetakan yang huruf atau gambarnya putih di atas latar hitam atau warna hurufnya terang
  15. cetak balikan cetakan pada bagian belakang lembaran
  16. cetak buta cetakan tanpa tinta; cetak timbul
  17. cetak cahaya sistem cetak dengan menggunakan cahaya yang memakai acuan kaca
  18. cetak coba lembar cetakan permulaan dari susunan huruf di dalam dulang (galai) untuk mengetahui benar salahnya susunan huruf, yang harus dikoreksi sesuai dengan naskahnya
  19. cetak coba benda tiruan yang dipakai sebagai contoh majalah, buku, dan sebagainya yang akan diterbitkan
  20. cetak coba bersih cetak coba yang hanya sedikit atau tidak ada kesalahannya
  21. cetak dalam sistem cetak dengan pelat, bagian yang gambarnya dietsa ada di bawah permukaan
  22. cetak datar sistem cetakan dengan acuan atau pelat yang gambarnya sama tinggi dengan permukaan; litografi
  23. cetak dupleks cetak dua warna yang dibuat dari model satu warna dengan warna yang kedua dipakai sebagai warna dasar
  24. cetak oplah pencetakan sejumlah pesanan yang telah ditentukan
  25. cetak perada proses cetak memakai tepung (serbuk) warna emas atau perak
  26. cetak timbul cara mencetak dengan tidak menggunakan tinta yang karena tekanan cetak, hasilnya agak menonjol berbentuk relief
  27. cetakan datar cetak datar
  28. contoh bentuk contoh rancangan tata letak huruf, klise, dan sebagainya
  29. contoh huruf jenis atau model huruf menurut penyebutannya
  30. cupak alat dari kain atau semacamnya berbentuk lipatan-lipatan yang kedap cahaya dan/atau kedap udara, dipakai pada kamera atau alat untuk mengembus udara
  31. cuping sudut atau kiri dan/atau kanan pada halaman pertama surat kabar
  32. densometer alat untuk menetapkan keporian atau porisitas kertas
  33. diapositif gambar fotografi positif di atas alas bening, digunakan sebagai bias yang diproyeksikan
  34. diode alat yang terdiri atas dua elemen dan digunakan sebagai pengarah arus
  35. dumi cetak coba
  36. film lembaran plastik yang digunakan sebagai media transfer teks atau gambar pada saat pembuatan pelat cetak
  37. foto negatif film fotografi yang intensitas warna yang terjadi pada film berbanding terbalik dengan intensitas warna sebenarnya
  38. gama derajat kekontrasan film dalam fotografi
  39. gama mikrogram
  40. garis bentuk garis tipis yang terbentuk pada sistem cetak langsung karena tekanan berat dan tinta encer (pada cetak tinggi) yang mengikuti gambar huruf
  41. garis bentuk garis yang menentukan batas atau membatasi bentuk gambar; kontur
  42. garis berat garis-garis kasar dalam klise atau pengetsaan
  43. garis cacah lubang garis pada kertas yang sepanjangnya dilubangi secara berderet sehingga kertas mudah disobek melalui garis itu; garis perforasi
  44. garis perforasi garis cacah lubang
  45. hak terbit hak seorang penulis atas penerbitan karya tulisnya
  46. halaman belakang halaman terakhir surat kabar dan sebagainya
  47. halaman cetak bagian halaman dengan ukuran tertentu yang memuat cetakan
  48. halaman depan halaman permulaan sebuah buku sebelum bab pertama
  49. halaman depan halaman pertama surat kabar dan sebagainya yang memuat berita penting atau utama
  50. halaman judul halaman yang berisi judul buku, nama pengarang atau penerjemah, nama penerbit, merek dagang penerbit, dan tahun terbit
  51. halaman prancis halaman setengah judul
  52. huruf kurus huruf sempit yang lebih kecil daripada lebar standar gambar huruf tertentu yang menampakkan rupa sempit
  53. ilustrasi gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya
  54. ilustrasi gambar, desain, atau diagram untuk penghias (halaman sampul dan sebagainya)
  55. ilustrasi (penjelasan) tambahan berupa contoh, bandingan, dan sebagainya untuk lebih memperjelas paparan (tulisan dan sebagainya)
  56. imposisi pengaturan halaman setelah lembaran cetakan dilipat dan dijilid sehingga urutannya tepat
  57. indeks jari bagian tercoak pada pinggir halaman kamus, ensiklopedia dan sebagainya yang setiap coakannya ditulisi huruf pertama dari kata, dibuat untuk memudahkan pencarian kata
  58. intaglio cetakan timbul yang terasa kasar apabila diraba pada tulisan nominal
  59. italik huruf miring; huruf kursif
  60. juru atak orang yang bertugas mengatur pengatakan cerita, artikel, atau gambar pada halaman media cetak
  61. kadar air persentase air yang ada pada pulp, kertas, dan karton, ditetapkan dengan cara mengeringkan contoh uji pada suhu antara 100°C–105°C
  62. kain karet lembaran karet diperkuat dengan tenunan, dipasang pada silinder karet mesin ofset sebagai pemindah gambar dari pelat cetak ke kertas
  63. kalibrasi tanda-tanda yang menyatakan pembagian skala
  64. kapital besar huruf kapital yang berukuran lebih besar daripada huruf kapital biasa
  65. kapital kecil huruf kapital yang berukuran lebih kecil daripada huruf kapital biasa
  66. karbon batang arang yang dipakai pada lampu busur
  67. kasein hasil pengolahan susu yang larut dalam larutan alkali dan asam pekat, mengendap dalam asam lemak, dan tidak larut dalam air, digunakan dalam pembuatan kertas sebagai bahan perekat dan pengikat pigmen pada permukaan kertas cetak seni atau digunakan dalam ofset sebagai bahan peka cahaya dalam pembuatan pelat
  68. klise keping atau pelat berisi gambar yang agak menonjol untuk dicetakkan dengan cetak tinggi
  69. koreksi pembacaan dan pembetulan cetak coba dengan tanda-tanda tertentu untuk menjamin kecocokan cetak coba dengan naskahnya
  70. kuras kertas yang telah dicetak dan sudah dilipat sedikitnya dua kali, merupakan bagian dari buku, biasanya terdapat huruf atau angka pada bagian bawah halaman pertama sebagai pedoman bagi penjilidan
  71. lem dingin perekat untuk penjilidan yang dapat dipakai tanpa dipanaskan
  72. lem panas perekat untuk penjilidan dan hanya dapat dipakai apabila dipanaskan atau dilumerkan
  73. litografi cetak batu; (dalam arti sekarang: cetak ofset)
  74. logotipe kepingan atau pelat yang memuat merek, nama, atau ungkapan yang sering dipakai
  75. mesin kumpul mesin untuk mengumpulkan dan menyusun kertas sesuai dengan urutannya menjadi blok buku
  76. ofset proses cetak buku, koran, dan sebagainya, tinta cetak dari pelat dialihkan dulu ke bahan karet, kemudian baru ke kertas atau bahan cetak lain
  77. ofset gulungan proses cetak ofset yang kertasnya masuk ke dalam mesin cetak dari gulungan kertas
  78. opmak penyusunan jenis huruf dari isi surat kabar, majalah beserta judul-judulnya
  79. ototipi pembuatan bentuk acuan cetak dengan raster dengan cara fotografi
  80. panel papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dari papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yang dipamerkan
  81. pembaca orang yang oleh pencetak diberi tugas membaca cetak coba dengan kopinya untuk meyakinkan bahwa semua pembetulan sudah dikerjakan dengan baik
  82. pembaca orang yang menggunakan bahan bacaan di perpustakaan; anggota perpustakaan yang sering meminjam buku
  83. pembaca pruf pembaca cetak coba; korektor
  84. pengindeks penyusun indeks
  85. pias bagian di keempat pinggiran halaman yang kosong tidak dicetak (atas, muka, bawah, dan belakang)
  86. pika ukuran huruf dari alat cetak yang besarnya 1/6 inci
  87. pruf cetak coba
  88. raster pelat kaca bergaris-garis halus saling menyilang atau bahan lain pada film fotografi yang mengandung pola titik-titik besar kecil menurut jumlah sinar yang melaluinya
  89. register pengaturan acuan atau pelat cetak demikian rupa sehingga yang satu akan tetap berada pada letak atau posisi yang benar terhadap yang lain, misalnya pada cetak warna
  90. rolet alat dengan sebuah roda baja, terdiri atas beberapa baris ketakrataan regular yang digunakan untuk membuat garis-garis butiran kasar
  91. sama naskah instruksi untuk mengeset naskah dengan huruf yang sesuai dengan yang tertulis
  92. simetris mengenai keseimbangan letak unsur cetak 100% terhadap garis poros
  93. skala warna deretan warna dari yang muda sampai dengan warna yang tua, digunakan sebagai bahan pembanding hasil cetak
  94. subskrip tanda pembeda yang dituliskan di bawah huruf
  95. superskrip tanda pembeda yang dituliskan di sebelah atas suatu lambang
  96. xerografi penggandaan bahan cetakan dari film atau kertas dengan menggunakan sinar listrik

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perdagangan:

  1. arbitrase pembelian dan penjualan secara simultan atas barang yang sama di dalam dua pasar atau lebih dengan harapan akan memperoleh laba dari perbedaan harganya
  2. barang modal barang yang digunakan untuk menghasilkan sesuatu (seperti mesin) atau modal usaha
  3. barang mudah pakai barang yang sering dibeli oleh konsumen dengan usaha minimal tanpa pembandingan lebih dulu dengan barang lain, dan dijual di tempat yang dekat dengan konsumen
  4. barang pabrik barang produk yang dibuat oleh pabrik
  5. barang pajangan barang yang setiap waktu harus dipertontonkan
  6. barang setengah jadi barang yang masih mengalami pengerjaan lebih lanjut sebelum dapat digunakan
  7. buku harian buku untuk mencatat perincian transaksi usaha berdasarkan urutan waktu
  8. buku kas buku yang berisi catatan mengenai keluar masuknya uang
  9. contoh kenyataan contoh yang diambil dari partai barang yang telah diterima
  10. contoh pembelian contoh yang menjadi dasar pembelian suatu jenis barang
  11. contoh penawaran contoh yang diambil dari partai barang yang ditawarkan
  12. contoh tipe contoh yang memperlihatkan sifat umum satu partai barang dagangan (komoditas), tetapi tidak diambil dari partai barang itu; contoh baku
  13. daur niaga perubahan yang berturut-turut terjadi dalam kegiatan dunia usaha dan biasanya secara melingkar
  14. delegasi penyerahan atau pelimpahan wewenang
  15. diskonto potongan atau bunga yang harus dibayar oleh orang yang menjual wesel atau surat dagang yang diuangkan sebelum waktunya
  16. diskonto harga pengurangan harga berdasarkan volume barang yang dibeli
  17. diskonto kas pengurangan harga yang diberikan kepada pembeli karena pembayaran tunai
  18. diskonto obligasi selisih antara jumlah nominal obligasi atau sejenisnya dan jumlah penghasilan bersih dari penjualan obligasi tersebut
  19. diskonto ulang instrumen yang dapat diperjualbelikan yang sebelumnya diperoleh pada suatu bank dengan diskonto dan kemudian dijual kepada bank sentral
  20. dividen bagian laba atau pendapatan perusahaan yang besarnya ditetapkan oleh direksi serta disahkan oleh rapat pemegang saham untuk dibagikan kepada para pemegang saham
  21. dividen sejumlah uang yang berasal dari hasil keuntungan yang dibayarkan kepada pemegang saham sebuah perseroan
  22. dividen akhir tahun dividen yang dideklarasikan sesudah laba bersih tahun yang bersangkutan ditentukan secara cermat
  23. dividen ekstra pembayaran dividen tambahan di luar dividen tahunan, tetapi tidak merupakan kewajiban yang harus dilakukan
  24. dividen saham dividen dalam bentuk saham dari salah satu golongan saham sendiri pada perusahaan yang bersangkutan
  25. dumping sistem penjualan barang di pasaran luar negeri dalam jumlah banyak dengan harga yang rendah sekali (dengan tujuan agar harga pembelian di dalam negeri tidak diturunkan sehingga akhirnya dapat menguasai pasaran luar negeri dan dapat menguasai harga kembali)
  26. faktur daftar barang kiriman yang dilengkapi keterangan nama, jumlah, dan harga yang harus dibayar; invois
  27. faktur dagang faktur yang diperdagangkan dalam perniagaan internasional
  28. garansi produk surat keterangan garansi produk dari produsen
  29. garis bermagnet kode batang
  30. gelanggang dagang ruang untuk memperagakan barang-barang dengan maksud memperkenalkan produk, mencari pasaran, atau meningkatkan penjualan
  31. integrasi balik penggabungan atau pengambilalihan pemasokan oleh distributor atau produsen demi menjamin kepastian persediaan
  32. invois daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan nama, jumlah, dan harga yang harus dibayar oleh pembeli (pemesan); faktur
  33. jurnal buku yang dipakai sebagai buku perantara antara buku harian dan buku besar
  34. jurnal buku yang dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu
  35. Kadin Kamar Dagang dan Industri
  36. kepala gudang seseorang yang diserahi tanggung jawab mengepalai gudang persediaan barang
  37. komponen produk komponen yang cocok dan dapat diganti, misalnya klakson, bagian dari kebulatan sebuah produk yang memiliki spesifikasi yang sama
  38. konsinyasi penitipan barang dagangan kepada agen atau orang untuk dijualkan dengan pembayaran kemudian; jual titip
  39. kontrak bagi hasil kontrak yang umum ditandatangani antara pemerintah dan perusahaan ekstraksi sumber daya mengenai berapa banyak sumber daya (biasanya minyak) yang diekstrak dan diterima masing-masing pihak; KBH
  40. kuotasi penawaran harga terhadap produk atau jasa yang ditawarkan
  41. kurs kripto kurs yang hanya terdapat secara digital, biasanya tidak memiliki pusat pemegang kebijakan, tetapi menggunakan sistem terpusat dalam merekam transaksi dan mengatur penerbitan unit baru, bergantung pada kriptografi untuk mencegah pemalsuan dan penipuan transaksi
  42. kurtase upah yang diberikan kepada makelar; komisi1
  43. label mutu keterangan tentang mutu produk yang dicantumkan pada produk atau kemasan
  44. merek dagang nama, simbol, gambar, huruf, kata, atau tanda lain yang digunakan oleh industri dan perusahaan dagang untuk memberi nama pada barang-barangnya dan membedakan diri dari yang lain, biasanya dilindungi oleh hukum
  45. neraca catatan perbandingan untung rugi, utang piutang, pemasukan dan pengeluaran, dan sebagainya
  46. neraca perimbangan (politik, kekuatan, dan sebagainya)
  47. neraca pembayaran perbandingan penerimaan uang antara dua negara (dalam perdagangan dunia); daftar perkiraan yang terperinci tentang transaksi perdagangan yang diselenggarakan oleh negara dalam jangka waktu tertentu
  48. neraca perdagangan perbandingan antara impor dan ekspor dari suatu negara dalam perdagangan dunia; utang piutang yang terjadi karena pengiriman barang dagangan ke luar negeri
  49. nota penjualan dokumen yang menyertai barang yang dikirim oleh penjual kepada pembeli untuk menyatakan keadaan dan jumlah barang
  50. nota penyerahan surat tanda penyerahan barang
  51. oferte penawaran tertulis dan terperinci dari pihak pengusaha (tentang harga barang, tarif ongkos cetak, tarif sewa kendaraan, dan sebagainya) yang diajukan kepada pihak pemesan
  52. oktroi izin yang diberikan kepada pengusaha untuk memproduksi atau memperdagangkan jenis barang-barang tertentu
  53. oktroi hak istimewa yang diberikan pemerintah kepada orang atau badan yang menghasilkan suatu penemuan baru untuk melindunginya dari peniruan oleh pihak lain; hak paten
  54. pasar dadakan pasar kaget
  55. pasar global pertukaran barang dan jasa yang melampaui batas-batas negara
  56. pasar korporat pasar yang berbadan hukum
  57. pasar lokal pasar setempat
  58. pasar modal global pasar modal yang saling berkaitan dan bergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui kegiatan penawaran dan permintaan dana jangka panjang dalam bidang perdagangan atau investasi
  59. pasar perdana pasar tempat penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder
  60. pasar persaingan sempurna pasar yang pelaku ekonominya tidak mempunyai kekuasaan pasar terhadap harga suatu produk homogen
  61. pasar potensial ukuran atau nilai total pasar seandainya semua orang yang memiliki ketertarikan terhadap produk atau jasa dan memiliki daya beli membeli produk atau jasa
  62. pasar reguler pasar dengan besaran volume transaksi minimal satu lot
  63. pasar ritel pasar tempat perdagangan barang-barang eceran
  64. pasar sehat pasar dengan kondisi bersih, aman, dan nyaman, yang terwujud melalui kerja sama seluruh pihak terkait dalam menyediakan bahan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat
  65. pasar tunai pasar yang perdagangannya dibuat untuk penjualan atau pembelian langsung komoditas tertentu
  66. pasar tunggal pasar dalam satu kawasan yang aturan dan kebijakannya dibentuk bersama, semua arus barang, manusia, jasa dan modal bebas bergerak tanpa proteksi
  67. pasar valas pasar tempat mata uang diperdagangkan secara internasional
  68. pasar virtual kegiatan jual-beli melalui dunia maya
  69. pelayanan pascajual pelayanan setelah penjualan berupa perawatan dan penyediaan bagian barang
  70. perdagangan efek perdagangan surat-surat berharga
  71. perdagangan jasa perdagangan antarnegara yang meskipun tidak dianggap sebagai ekspor atau impor diperlakukan sebagai impor atau ekspor, seperti sewa, pengangkutan, dan biaya pengiriman
  72. persebaran tersebarnya barang dan jasa oleh penjual melalui aktivitas pemasaran
  73. retorsi tindakan pembalasan (terhadap negara yang menyulitkan perdagangan)
  74. rush permintaan kuat yang mendadak
  75. sekuritas bukti utang atau bukti pernyataan modal, misalnya saham, obligasi, wesel, sertifikat, dan deposito
  76. sero saham (dalam perkongsian)
  77. solvabilitas kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utangnya karena jumlah aktivanya melebihi utang-utangnya
  78. solven mampu membayar utang
  79. standar sesuatu yang dianggap tetap nilainya sehingga dapat dipakai sebagai ukuran nilai (harga)
  80. stok sediaan barang yang diperdagangkan
  81. surplus perdagangan kondisi transaksi perdagangan suatu negara yang seimbang positif, permintaan ekspor lebih besar daripada impor produk barang dan jasa
  82. tanda opsi surat penunjukan pemberian hak kepada pemegangnya untuk membeli saham dengan kurs yang ditetapkan
  83. tender tawaran untuk mengajukan harga, memborong pekerjaan, atau menyediakan barang
  84. transit lintasan barang dagangan
  85. unikorn perusahaan rintisan yang nilainya lebih dari satu miliar dolar Amerika

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perfilman:

  1. adegan penyambung adegan penghubung antara adegan yang satu dan adegan yang lainnya
  2. aktualitas rekaman langsung di lokasi acara
  3. ambiens cahaya cahaya alami atau lampu yang ada di sekitar lokasi pengambilan gambar
  4. ambiens suara suara latar yang ada dalam adegan atau lokasi, misalnya suara angin, burung, air
  5. ambilan tangkapan kamera tanpa terpotong dari sebuah film
  6. ambilan dekat pengambilan gambar pada wajah seseorang sehingga hampir memenuhi layar kamera
  7. apertur ukuran pencahayaan yang masuk ke dalam kamera
  8. armorer orang yang bertanggung jawab terhadap pengadaan aneka senjata pada suatu produksi film atau acara televisi
  9. aside tokoh yang berbicara langsung dengan menghadap kamera, seolah sedang berbicara pada penonton
  10. asisten produser orang yang bertugas membantu produser dalam menjalankan tugasnya
  11. autobiopik film yang mengangkat kisah nyata seorang tokoh yang diperankan oleh tokoh aslinya; film autobiografi
  12. bioskop alternatif tempat pemutaran film alternatif atau film nonarus-utama; sinema alternatif; ruang putar alternatif
  13. BO bimbingan orang tua
  14. budaya visual budaya yang sebagian besar informasi diperoleh dari media elektronik seperti televisi dan internet
  15. cuplikan iklan untuk sebuah film yang terdiri atas beberapa potongan adegan, ditampilkan di televisi atau bioskop
  16. cuplikan pendek penggoda
  17. dramatik unsur karya film yang dapat membuat penonton selalu ingin mengikuti cerita film sampai selesai
  18. ekshibitor pengelola bioskop
  19. film adaptasi film yang telah diadaptasi dari karya tulis
  20. film alternatif film yang tidak ditayangkan di bioskop-bioskop besar atau komersial, seperti film dokumenter, film eksperimental, film pendek, dan sebagainya; film nonkomersial
  21. film autobiografi autobiopik
  22. film B film berbujet dan berkualitas rendah; film kelas B
  23. film dialog film berbujet rendah yang mempertunjukkan dialog natural dan dialog hasil improvisasi para pemerannya
  24. film eksploitasi film yang dibuat untuk menarik penonton dengan isi yang sensasional atau kontroversial
  25. film formulaik film yang dinilai berdaya jual tinggi atau dianggap akan laris, bahkan ketika film tersebut belum beredar
  26. film independen film yang dihasilkan oleh perusahaan kecil dan mandiri
  27. film indi film independen
  28. film kelas B film B
  29. film kultus film yang eksentrik dan surealis dengan latar hiasan serta tokoh dan plot yang konyol, aneh, dan unik, tetapi disukai dan dipuja oleh kelompok tertentu, biasanya berbujet rendah, kurang laku di pasaran, dan dianggap kontroversial karena tidak menggunakan narasi dan konvensi teknis film yang standar
  30. film laris film yang sukses dalam jumlah penjualan tiket dan popularitas
  31. film lepasan film yang menirukan atau menurunkan film awalnya atau sebelumnya, seperti film dengan karakter utamanya adalah pemeran pendukung di film awalnya atau sebelumnya
  32. film pendek film yang berdurasi di bawah 60 menit, biasanya dibuat tidak untuk diputar di bioskop maupun rumah-rumah produksi atau saluran televisi
  33. film seni film yang dibuat untuk menonjolkan sisi artistik atau eksperimental
  34. film seni film dokumenter yang menggambarkan karya seni atau seniman yang sedang menciptakan sebuah karya
  35. garis imajiner garis khayal pengambilan gambar yang berfungsi sebagai batas gerak pandang kamera untuk menjaga konsistensi posisi objek
  36. gerak lambat teknik pelambatan waktu dalam video sehingga gerakan terlihat lebih lambat daripada yang asli
  37. gimik sudut pengambilan khusus untuk menarik perhatian pemirsa dalam produksi program siaran
  38. horor psikologis film horor yang menciptakan efek ketakutan melalui penggunaan aspek psikologis tokoh
  39. jimi jib derek kamera yang dapat digerakkan ke mana saja hingga sudut 360 derajat, digunakan untuk mengambil berbagai macam gambar dari berbagai sudut
  40. kaiju eiga genre film Jepang dengan monster raksasa sebagai tokoh utama
  41. kaiju eiga film bergenre kaiju eiga atau yang bergaya serupa; film monster
  42. kameo peran kecil yang biasanya dimainkan oleh seorang aktor atau aktris terkenal dalam sebuah adegan pendek
  43. kosa gambar perbendaharaan gambar
  44. kru kamera sekelompok orang yang terlibat langsung dalam pengoperasian kamera selama proses syuting
  45. kunci kroma teknik komposisi fotografis digital yang mengganti warna latar tertentu (biasanya biru atau hijau) dalam film atau gambar video dengan warna lain atau gambar lain
  46. layar biru teknik pengambilan gambar pemeran atau benda dengan latar layar berwarna biru yang kemudian diganti dengan gambar lain menggunakan penapis warna
  47. layar biru layar berwarna biru yang digunakan dalam salah satu teknik pengambilan gambar
  48. layar hijau teknik pengambilan gambar pemeran atau benda dengan latar layar berwarna hijau yang kemudian diganti dengan gambar lain menggunakan penapis warna
  49. layar hijau layar berwarna hijau yang digunakan dalam salah satu teknik pengambilan gambar
  50. markah abrasi goresan pada permukaan film akibat debu, emulsi yang mengelupas, perlakuan yang keliru, dan sebagainya
  51. mikrofon nirkabel mikrofon yang mengirimkan data dengan menggunakan sinyal elektrik yang dihantarkan melalui udara
  52. pegun aksi sebuah bingkai diam yang dimunculkan terus menerus sepanjang waktu tertentu, biasanya pada akhir adegan atau akhir cerita, dapat dipergunakan sebagai latar belakang judul akuan akhir
  53. pemutaran penayangan
  54. pemutaran percobaan pemutaran film atau program televisi sebelum dirilis untuk umum dengan tujuan untuk melihat reaksi penonton yang dipilih secara acak, biasanya mereka diminta untuk mengisi kuesioner atau memberi masukan
  55. pemutaran prarilis pemutaran film sebelum ditayangkan untuk umum, biasa dilakukan ketika premier
  56. pemutaran pribadi pemutaran film untuk sekelompok orang di suatu tempat selain rumah
  57. pemutaran publik pemutaran film untuk masyarakat umum di ruang publik
  58. penata seni orang yang mengawasi elemen artistik atau desain keseluruhan dari suatu produk, teater, film, kampanye iklan, dan lain-lain
  59. pencuri adegan pemeran pendukung yang menarik perhatian penonton dari pemeran utama
  60. penggoda cuplikan pendek untuk membangkitkan keingintahuan dan ketertarikan pada film dan sebagainya yang akan segera ditayangkan
  61. penghentian aksi pemotongan dan penyambungan film dari satu adegan ke adegan lain untuk memberi kesan adegan berkelanjutan dan tidak terpotong
  62. piksilasi teknik gerak diam yang memotret pergerakan orang atau benda pada waktu yang berbeda, tetapi tampak berhubungan, digunakan untuk menggabungkan gambar asli dan gambar animasi
  63. premier pertunjukan (film, drama, dan sebagainya) perdana ke hadapan publik
  64. proyeksionis orang yang mengoperasikan proyektor film
  65. rekaman pita video rekaman bunyi atau gambar secara elektronik pada pita magnetik
  66. ruang putar alternatif bioskop alternatif
  67. serografi teknik penggandaan atau pentransferan gambar melalui proses elektrostatis, misalnya pada film kartun
  68. sinema alternatif bioskop alternatif
  69. STLS surat tanda lulus sensor
  70. SU semua umur
  71. suara isian suara narator yang tidak terlihat di tayangan (seperti dalam film atau iklan televisi)
  72. suara isian suara tokoh yang terlihat di tayangan, mengekspresikan pikiran-pikiran yang tidak terucapkan
  73. sutradara televisi orang yang bertugas menyutradarai program acara televisi, bertanggung jawab memindahkan gagasan yang tertulis dalam naskah ke dalam bentuk audio visual secara efektif
  74. syuting kegiatan merekam adegan, kejadian, dan sebagainya ke dalam film atau video dengan menggunakan kamera
  75. trailer cuplikan adegan dalam film yang akan dipromosikan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perhubungan:

  1. AABI Anemer, Aspal, dan, Beton Indonesia
  2. gulita penglihatan di darat yang sangat terbatas jaraknya, atau jarak penglihatan yang sama dengan nol
  3. kalayang kereta api layang; moda transportasi antarterminal berbasis kereta yang dikendalikan secara otomatis dan tanpa masinis
  4. paratransit moda transportasi publik yang rute dan jadwalnya fleksibel (sesuai dengan kesepakatan antara pelanggan dan operator jasa), misalnya ojek, becak, bajaj
  5. terminal bayangan tempat perhentian angkutan umum jalan raya di luar terminal resmi
  6. trase rencana tapak jalur kereta api yang telah diketahui titik-titik koordinatnya

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perikanan:

  1. adlib pemberian makanan tidak dengan ukuran tertentu, tetapi diberikan sekenyang-kenyangnya sampai ikan tidak mau makan lagi
  2. anadrom ruaya ikan dari laut ke perairan tawar dengan tujuan reproduksi, misalnya ikan salmon
  3. anadrom fluvial sifat ikan anadrom yang siklus hidupnya tidak bergantung sepenuhnya pada adanya danau di bagian hulu suatu perairan tempat pemijahan
  4. anadrom lakustrin sifat ikan anadrom yang biasanya bergerak mengikuti aliran air danau untuk berpijah dan ikan muda hidup di situ
  5. anco jaring penangkap ikan yang berbentuk segi empat, rangkanya terbuat dari bambu, digunakan dengan cara dibenamkan ke dalam air dan diangkat ke permukaan setelah berisi ikan
  6. budi daya campur (ikan) pemeliharaan ikan dengan menggunakan lebih dari satu jenis ikan dalam satu kolam
  7. budi daya dalam reservoar pemeliharaan ikan secara buatan dalam wadah
  8. budi daya gantung cara pendederan organisme yang menempel (seperti kerang dan sebagainya) pada tali yang tenggelam dalam air dan digantungkan pada kerangka atau papan terapung di kolam, pantai, atau lepas pantai
  9. budi daya intensif budi daya dengan penebaran padat yang tinggi benih dan pengontrolan yang ketat terhadap faktor lingkungan dalam pelaksanaannya
  10. budi daya sangkar budi daya dalam tempat yang biasanya terbuat dari kawat atau suatu kerangka yang dibungkus jaring, terapung atau terbenam dalam suatu perairan luas, seperti sungai, danau, atau laut
  11. budi daya silo sistem budi daya yang lebih banyak menggunakan ruang budi daya vertikal daripada horizontal
  12. budi daya subsistem budi daya kolam ekstensif yang disederhanakan agar seseorang atau sekelompok orang dapat memelihara organisme perairan untuk konsumsi sendiri secara lestari
  13. budi daya tunggal (ikan) pemeliharaan ikan dengan menggunakan satu jenis ikan saja dalam satu kolam
  14. busmetik budidaya udang skala mini empang plastik
  15. cagar ikan tempat perlindungan bagi ikan-ikan yang perlu dijaga kelestariannya
  16. caren palung di dasar tambak yang gunanya untuk mempermudah penangkapan ikan dan sebagai tempat perlindungan ikan dari sinar matahari
  17. ciri tanda pada organisme yang merupakan interaksi antargen atau antargen dan lingkungan
  18. daya dukung jumlah maksimum ikan yang hidup di suatu perairan selama masa tertentu
  19. diet lengkap ramuan makanan untuk ikan yang kadar gizinya memadai untuk kebutuhan suatu jenis
  20. diet murni ramuan makanan ikan yang dibuat dari asam amino, asam lemak, gula sederhana, vitamin, dan mineral
  21. diet suplemen ramuan ransum ikan yang dibuat untuk memberikan protein dan zat gizi lain kepada ikan di samping yang didapatkan dari lingkungan
  22. duri lengkung insang tonjolan di ujung depan setiap lengkung insang
  23. duri lengkung insang batang kurus atau tumpul pada lengkung insang bagian depan
  24. efektivitas ransum indikator yang sarannya dapat menunjukkan tingkat keefektifan makanan yang diberikan berdasarkan adanya pertumbuhan yang sebanding
  25. fekunditas jumlah sel telur yang dihasilkan oleh seekor hewan betina per tahun atau per satuan berat hewan
  26. filter biologis komponen sistem peredaran ulang tertutup yang menyebabkan terjadinya penetralan bahan-bahan racun sebagai hasil suatu proses
  27. gelondong benih bandeng berukuran sebesar jari tangan, berusia sekitar 1—2 bulan
  28. indigenos ikan asli yang terdapat di suatu daerah
  29. isolasi pemisahan satu kelompok ikan dari kelompok ikan lain sehingga perkawinan antarkelompok dapat dihindari
  30. katadrom ruaya ikan dari perairan tawar ke laut dengan tujuan reproduksi, misalnya ikan sidat
  31. kepadatan jumlah ikan atau organisme lain dalam satuan volume atau luasan tertentu
  32. kerabat sebagian keturunan yang hanya mempunyai satu induk sama
  33. kult benda (ranting, batuan, serabut, dan sebagainya) di lapisan terbawah perairan yang menarik larva kerang-kerangan untuk menempel pada waktu meninggalkan bentuk plankton menjadi bentuk bintik
  34. kultur pemeliharaan; pembudidayaan
  35. kultur ekstensif pembudidayaan dengan intensitas rendah, seperti yang dilakukan petani ikan kecil, sekadar mata pencaharian
  36. kurungan wadah pemiaraan ikan yang biasanya diletakkan di sungai (danau dan sebagainya)
  37. lengkung insang permukaan pada insang yang berfungsi untuk pertukaran gas dari udara dan karbon dioksida dari darah
  38. lotik tentang air kolam, danau, dan sebagainya
  39. makanan mengapung makanan ikan yang dihasilkan dengan proses ekstrusi dan dengan suhu serta panas yang tinggi sehingga akan terapung di permukaan air untuk waktu yang lama
  40. meristik bagian badan yang dapat dihitung dan merupakan ciri suatu ras, seperti sirip punggung dan sirip dubur
  41. mikrohabitat bagian dari habitat yang besar, misalnya kolam dapat merupakan bagian dari suatu perairan
  42. nuptial tuberkel pergeseran kulit ikan, biasanya pada ikan jantan
  43. oligohalin perairan yang memiliki kadar garam antara 0,5%–3,0%
  44. oligohalin organisme yang toleransi kadar garamnya rendah
  45. oligokasta bangsa anelida seperti cacing tanah dan beberapa keluarga organisme yang hidup di dalam air dan tanah
  46. oosit primer sel tempat oogenesis dengan urutan P1, P2, P3, dan seterusnya, yang berarti bahwa generasi pertama, kedua, dan seterusnya berasal dari satu induk
  47. parit kolektif cara pemeliharaan ikan di sungai, biasanya di sungai yang tidak terlalu besar
  48. pembiakan dalam galur sistem pengembangbiakan dengan menggunakan sejumlah genotipe yang telah mantap supaya menghasilkan varietas yang diharapkan
  49. pembiakan subur pembiakan yang menghasilkan jumlah keturunan yang maksimum
  50. pengurutan cara mengeluarkan telur atau sperma dari induk ikan dalam pemijahan buatan
  51. polikultur pemeliharaan dua atau lebih spesies ikan yang tidak bersaing dalam satu wadah pemeliharaan
  52. posivorus predator yang makanannya terutama bergantung pada ikan; pemakan ikan
  53. produksi bersih produksi total dikurangi jumlah ikan yang ditanam (dalam ukuran berat)
  54. rotifera zooplankton berukuran sekitar 1 mikron, biasanya merupakan makanan utama larva ikan
  55. rotifera kerang yang masih muda yang baru saja melewati usia veliger dan telah menetap dan menempel pada substrat
  56. ruang pengendapan primer unit sistem resirkulasi air tertutup tempat sisa makanan, kotoran ikan, dan bahan endapan lain mengendap sebelum air dialirkan ke biofilter
  57. ruang pengendapan sekunder tempat yang memiliki ruang pengendapan primer dengan sistem resirkulasi air tertutup yang ditempatkan di antara biofilter dan tempat budi daya
  58. ruang pengendapan utama sistem pengaliran ulang berputar air tertutup pada suatu tempat yang menyebabkan sisa makanan, kotoran, dan bahan tersuspensi lain dibiarkan mengendap sebelum air dialirkan ke biofilter
  59. silang balik pengujian untuk mengetahui homozigot atau heterozigot pada induk
  60. silang dua sifat persilangan antara dua sifat yang berlainan
  61. silang ganda persilangan antara dua macam keturunan
  62. silang lengkap persilangan antara berbagai kombinasi suatu deret atau seri genotipe
  63. sistem terbuka sistem budi daya ikan dengan cara mengalirkan air terus-menerus ke lokasi pemeliharaan dan air tersebut dibuang setelah sekali dipakai
  64. sistem tertutup pengendalian air dalam sistem akuakultur secara terus-menerus selama masa pemeliharaan
  65. stenohalin organisme yang hanya terdapat pada batasan salinitas yang sempit
  66. stenotermal kisaran suhu yang relatif sempit
  67. stenotopik organisme yang memiliki kisaran toleransi sempit, seperti stenotermal yang berkaitan dengan suhu
  68. substansi cahaya bahan yang menyebabkan rasa sakit yang sangat berat
  69. syuk melepaskan tiram atau kerang dari cangkangnya untuk dijual atau dimakan
  70. tingkat sintasan persentase banyaknya telur yang menetas menjadi larva
  71. uwito umpan ikan dari katak yang dibelah dengan mantra
  72. veliger larva moluska yang berenang bebas setelah mencapai perkembangan velum, sudah memiliki satu kaki dan satu cangkang
  73. vent lubang saluran pencernaan pada bagian belakang ikan
  74. winterkil kematian hewan di danau, kolam, atau perairan lain karena tertutup es yang menghambat fotosintesis dan menyebabkan kurangnya oksigen

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perindustrian: (Perindustrian dan Kerajinan)

  1. deflagrasi pembersihan baja dengan panas berukuran tinggi
  2. lini produksi proses manufaktur berulang yang setiap produknya melewati urutan operasi yang sama, mesin dan peralatan lainnya diletakkan secara berurutan dalam penggunaannya
  3. lot kelompok satuan hasil produksi yang dibuat dengan kondisi yang sama dan berasal dari bahan yang sama
  4. produk ruahan produk yang sudah melewati seluruh proses produksi, tetapi belum dikemas
  5. viskose selulosa dalam bentuk benang-benang halus yang diperoleh dari kapas dan dipakai untuk industri sutra buatan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan perkapalan:

  1. dinding sekat dinding tegak, baik melintang maupun membujur yang memisahkan ruang satu dengan ruang lain
  2. elevator timba elevator pada kapal keruk yang digunakan untuk membawa timba keruk dari dasar perairan ke atas kapal dan sebaliknya
  3. garis haluan garis bidang tegak yang sejajar dengan garis bujur kapal
  4. heling landasan miring yang menjorok ke dalam air, di tepi pantai atau sungai dilengkapi dengan rel-rel kereta lori, dan sebagainya untuk menarik (menaikkan) kapal ke darat untuk perbaikan
  5. isyarat cermin isyarat yang dikirimkan pada waktu siang hari dengan menggunakan pantulan cahaya matahari melalui cermin
  6. kamar peta ruang dalam kapal tempat penyimpanan peta dan dokumen navigasi lain
  7. kapal penangkap ikan kapal yang digunakan untuk menangkap ikan
  8. lebar bersih lebar kapal terbesar diukur pada tiang tengah kapal dari sisi dalam ke sisi kulit kapal, diukur dari sisi luar ke sisi kapal (bagi kulit kapal yang terbuat dari kayu atau bukan logam)
  9. lebar maksimum lebar maksimum kapal yang diukur sampai bagian luar pelat, papan, pisang-pisang, atau perangkap tetap yang lain yang menempel pada badan kapal
  10. lengkung lembah lengkung yang terjadi karena kecenderungan melenturnya badan kapal sehingga bagian tengahnya lebih rendah daripada bagian haluan dan buritan
  11. lubang anjungan lubang yang terletak di antara geladak atas dan geladak bawah; geladak antara
  12. lubang muat sisi lubang pada sisi kapal yang khusus digunakan untuk bongkar muat barang di geladak antara
  13. lubang palkah semua lubang yang terdapat pada geladak yang berhubungan dengan palkah atau ruang muatan
  14. markah lambung timbul tanda pada lambung kiri dan kanan kapal yang berupa lingkaran dan garis-garis serta huruf-huruf untuk menunjukkan garis muat maksimum yang diizinkan menurut peraturan keselamatan
  15. muatan cair segala cairan yang dapat diangkut dalam bentuk curah (tidak terbungkus dalam kemasan seperti kotak)
  16. muatan curah muatan homogen yang diangkut dalam bentuk curah di dalam ruang muatan dan dalam keadaan tidak terbungkus dalam kemasan, seperti kotak, peti, dan karung
  17. muatan dingin muatan yang harus diangkut pada saat suhu rendah agar tetap awet atau tidak berubah kualitasnya
  18. muatan kering segala jenis muatan yang kering (bukan muatan curah, cair, beku, dan gas)
  19. pakai jangkar gelondong penarik atau penggulung tali tambat pada mesin jangkar
  20. paking remes paking tali yang dibelitkan pada poros baling-baling pada ujung depan tabung buritan untuk mencegah air laut masuk ke dalam kapal
  21. pangsi gelondong yang digunakan untuk menggulung tali
  22. pelat sisi geladak jalur pelat geladak yang terletak di sepanjang tepi luar geladak
  23. peluncuran buritan peluncuran kapal dari darat ke air dengan buritan terlebih dulu menyentuh air
  24. pengangkat rantai besi gelondong yang dapat berputar pada lir jangkar, yang berfungsi sebagai penarik rantai jangkar
  25. perahu cadangan perahu karet yang mengangkut penumpang dan awak kapal dalam keadaan darurat
  26. pilar tiang berbentuk silinder pejal atau berongga untuk menyangga balok geladak atau bagian konstruksi lain di kapal
  27. rakit penolong otomatis rakit lipat terbuat dari bahan tahan air yang dibungkus dalam kemasan, dapat menggelembung secara otomatis apabila dijatuhkan ke laut (digunakan pada waktu kapal dalam keadaan darurat)
  28. rantai ikat balok rantai yang digunakan untuk mengikat balok-balok, biasanya terdiri atas mata rantai tanpa sengkang
  29. roda gaya roda berat untuk mengatur kecepatan dan keselarasan gerakan mesin kapal tempat roda itu menempel
  30. roda kayuh roda berpengayuh yang dipasang pada keliling lingkaran sebagai alat penggerak kapal uap
  31. ruang kendali ruangan dalam kamar mesin yang dilengkapi dengan berbagai peralatan kendali dan pengukur (seperti pengukur tekanan, suhu, arus listrik, dan voltase)
  32. ruang mesin ruang di kapal untuk menempatkan mesin
  33. ruang muatan ruang di kapal untuk menampung muatan
  34. ruang muatan tangki untuk menampung muatan cair
  35. ruang muatan dingin ruang di kapal untuk menyimpan muatan dingin
  36. ruang pompa ruang di kapal tangki yang dilengkapi dengan instalasi pompa untuk bongkar-muat muatan cair
  37. sekat api sekat tahan api, dalam jangka waktu satu jam dapat menahan api dengan temperatur 1500°F
  38. sekat berlubang sekat membujur atau melintang yang berlubang-lubang, dipasang pada tangki ceruk atau tangki lain untuk mengurangi goncangan akibat permukaan bebas cairan di dalam tangki yang tidak berisi penuh pada waktu kapal oleng atau mengangguk
  39. sekat lintang sekat yang dipasang di bawah geladak pada arah melintang kapal, dari sisi ke sisi
  40. sekiram penutup berbentuk bundar yang terbuat dari baja atau kuningan yang dipasang pada jendela kapal sebagai pelindung pada waktu cuaca buruk
  41. sekoci penolong sekoci yang dibawa oleh kapal, terbuat dari kayu, serat atau logam, mempunyai tangki udara yang kedap air untuk menambah daya apung dan dirancang serta dilengkapi dengan peralatan untuk penyelamatan jiwa di laut dalam keadaan darurat
  42. sekoci penolong dayung sekoci penolong yang menggunakan dayung sebagai penggerak
  43. sekoci penolong mekanis sekoci penolong yang menggunakan peralatan mekanis sebagai penggerak
  44. sekoci penolong motor sekoci penolong yang dipasangi motor penggerak yang dapat bekerja dalam keadaan cuaca buruk di laut
  45. sekrap mengikis jasad laut yang menempel pada lambung kapal pada waktu kapal berada di atas dok atau sebagai persiapan pengecatan
  46. spring tros penahan kapal, biasanya dibuat dari kawat baja agar kapal tetap berada di posisi sandarnya
  47. tabung buritan tabung yang dibuat dari besi tuang atau baja tuang yang menyelubungi poros baling-baling dan dipasang di antara sekat kedap air buritan dan tinggi baling-baling
  48. tabung jangkar tabung atau pipa yang terbuat dari baja atau besi, terletak pada haluan kapal, tempat lewat rantai jangkar yang diturunkan ke luar
  49. tremer awak kapal bagian mesin yang tugasnya mengurus alat-alat mesin, (jabatan paling rendah di bagian mesin)
  50. tros tali pengikat kapal di haluan dan buritan kapal-kapal sandar; dadung kapal
  51. tupai-tupai geladak peranti yang biasanya terbuat dari baja cor yang dipasang di atas geladak tongkang atau kapal-kapal pelabuhan dan digunakan terutama untuk pengikatan tali tambat
  52. tupai-tupai palka penjepit yang dipasang pada sisi ambang palka untuk menjepit terpal penutup palka supaya tidak lepas

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan pertanian:

  1. adong ubi yang telah berurat ungu sehingga keras dan tidak enak lagi dimakan
  2. aeromonas mikroorganisme yang menyebabkab keracunan makanan
  3. agregat bahan-bahan mineral tidak bergerak, misalnya pasir, debu, batu, kerikil, pecahan batu yang bercampur semen, kapur, atau bahan aspal untuk mengikat campuran itu menjadi seperti beton
  4. agregat kering partikel tanah majemuk atau sekunder yang tidak dihancurkan oleh penyaringan kering
  5. agroekosistem pertanian yang bersifat hubungan timbal balik antara sekelompok manusia (masyarakat) dan lingkungan fisik dari lingkungan hidupnya untuk memungkinkan kelangsungan hidup kelompok manusia (masyarakat) itu
  6. agroekosistem ekosistem dalam lingkungan pertanian
  7. air adhesif pembentukan air di sekeliling partikel tanah di atas air adsorpsi dan ditahan oleh gaya tarikan molekul yang lebih kecil kekuatannya daripada gaya air adsorpsi tanpa emisi panas yang terlihat
  8. air adsorpsi air yang terikat pada permukaan partikel padat oleh gaya molekul dengan emisi panas
  9. air bawaan air yang terikat di dalam celah batuan sedimen ketika terjadi pengendapan sedimen
  10. air boron air dengan atau tanpa kondisi kegaraman dan kebasaan, tetapi mengandung boron dalam jumlah terbatas
  11. air celah air di dalam retakan terbuka, biasanya hanya terdapat di dekat permukaan tanah
  12. air gravitasi air yang masuk atau keluar dari tanah karena pengaruh kekuatan gaya tarik bumi
  13. air hidroskopik air yang diserap oleh partikel tanah dari atmosfer berkelembapan tinggi
  14. air jenuh air yang dapat diserap oleh badan tanah yang mengandung air tanpa pemuaian butir tanah
  15. air kandang air yang berasal dari kotoran kandang
  16. air lunak air yang tidak mengandung mineral
  17. air lunak air tanpa kesadahan yang berarti
  18. air taktersedia jumlah air yang masih tersedia di tanah, tetapi tidak dapat diserap dengan cepat oleh tumbuhan untuk kebutuhannya
  19. air tanah bebas air tanah yang di atasnya dibatasi oleh muka air tanah
  20. air tanah lapisan atas air di dalam jalur paling atas daerah aerasi dan cukup dekat dengan permukaan, yang akan dilepaskan ke dalam atmosfer
  21. air tanah limpasan hujan bagian hujan yang telah meresap ke dalam tanah menjadi air tanah dan masuk ke sungai sebagai mata air
  22. air tanah tetap air tanah yang terdapat dalam material yang jenuh terhadap celah sehingga air itu secara permanen terikat pada dinding pori atau geraknya sangat lambat sehingga tidak tersedia sebagai air untuk dipompa
  23. air terikat air yang terikat kuat oleh gaya fisik dan kimiawi sehingga tidak dapat bergerak atau tidak dapat diserap oleh akar tumbuhan
  24. air tersedia banyaknya air dalam tanah pada sebarang waktu yang dinyatakan dalam persentase berat tanah kering
  25. aklimatisasi penyesuaian tumbuhan atau binatang pada iklim yang berlainan dari iklim tempat asal sebagai akibat pemindahan
  26. alat kejut listrik penangkap ikan dengan menggunakan kejutan listrik
  27. alat pengering berlanjut mesin pengering, bahan yang akan dikeringkannya dialirkan dengan kecepatan tetap secara terus-menerus melalui udara yang dipanaskan
  28. alat penyosoh mesin pembersih beras pecah kulit menjadi beras sosoh atau beras putih
  29. alat perontok gabah alat untuk memisahkan butir-butir gabah dari malainya, digerakkan tenaga manusia atau mesin
  30. alat tani perkakas yang biasa digunakan dalam usaha tani, seperti cangkul, arit, parang
  31. alat ukur hujan alat untuk mengukur banyaknya hujan yang jatuh di suatu tempat pada waktu tertentu
  32. aliran getah aliran cairan dari pohon buah-buahan atau pohon hutan yang berpenyakit akibat serangan jamur yang menghasilkan fermentasi unsur kulit hingga ke dalam kambium pohon
  33. aliran kemarau aliran air sebuah sungai pada musim kemarau
  34. aliran permukaan aliran air hujan di atas tanah sebelum masuk selokan
  35. aliran sisa banyaknya air yang mengalir ke dalam suatu lembah atau daerah tertentu, dikurangi jumlah yang mengalir dari lembah atau daerah tertentu itu
  36. aliran tahunan aliran air sepanjang tahun
  37. aliran timbul kembali air yang telah disadap dari genangan atau sungai untuk keperluan irigasi yang meresap sampai ke permukaan air tanah dan akhirnya mencapai permukaan sungai atau genangan air lain
  38. ameliorasi cara berusaha untuk memperoleh kenaikan produksi serta menurunkan biaya pokok (misalnya dengan perbaikan tanah)
  39. amensalisme populasi yang terdiri atas dua jenis tumbuhan atau lebih yang hidup berkelompok di daerah tertentu yang salah satu jenisnya akan terpengaruh oleh kehadiran jenis tumbuhan lain
  40. aminisasi penguraian mikrobiologis protein menjadi persenyawaan amino
  41. amonifikasi perubahan mikrobiologis pada persenyawaan nitrogen menjadi nitrogen amonia
  42. analisis endapan analisis untuk memisahkan partikel yang tergantung pada tingkat pengendapan dalam cairan
  43. analisis mekanis analisis untuk mengurai tanah menjadi kelompok partikel dari berbagai ukuran dengan bantuan alat-alat mekanis
  44. anemofili penyerbukan dengan bantuan angin
  45. bagal bibit tebu yang diperoleh lewat setek
  46. bagi hasil pembagian hasil pertanian antara pemilik tanah dan penggarap
  47. bagian beras bagian yang digunakan sebagai dasar untuk menentukan ukuran beras
  48. bahan pengawet bahan kimia beracun yang digunakan untuk meningkatkan ketahanan kayu, bahan makanan, dan sebagainya terhadap serangan perusak biologis
  49. batas cair kandungan air maksimum dalam tanah tempat tanah mulai bersifat seperti cairan
  50. bedeng bidang tanah yang digunakan untuk perkecambahan biji di persemaian
  51. bedeng tanggul
  52. bendung rintangan yang bersifat kontinu dan padat, letaknya tidak selalu melintangi sebuah sungai, tujuannya untuk mengalihkan, mengawasi, dan mengukur aliran air
  53. benih murni benih yang meliputi semua varietas dari tiap spesies tanaman yang diakui sebagaimana yang dinyatakan oleh pengirim atau yang ditemukan pada pengujian laboratorium
  54. benih padi biji padi yang disemai
  55. biakan jaringan pembudidayaan sel atau jaringan pada medium buatan di dalam tabung reaksi
  56. bioinsektisida bahan pengendali serangga yang berasal dari organisme hidup seperti bakteri, sel tumbuhan, atau sel hewan
  57. bubur Bordeaux campuran 1 kg terusi dan 1 kg kapur dalam 115 liter air yang digunakan sebagai obat semprot pemberantas penyakit tanaman karena serangan jamur
  58. bubur Burgundi obat semprot seperti bubur Bordeaux, tetapi dibuat dengan mencampur 1 kg terusi dengan 1 kg natrium karbonat dalam 115 liter air
  59. cacar pohon penyakit atau luka pada tanaman yang dapat mengakibatkan kematian bagian tanaman tersebut tanpa pembusukan
  60. daya olah mudah tidaknya tanah diolah dan menjadi hancur
  61. debit volume air yang mengalir dari suatu saluran melalui penampang lintang tertentu dalam satuan waktu
  62. dinamometer pengukur jejak alat pengolah tanah
  63. diversifikasi horizontal usaha untuk mengganti atau mendapatkan hasil pertanian yang bersifat monokultur ke arah pertanian yang bersifat multikultur
  64. diversifikasi vertikal usaha memajukan industri pengolahan hasil pertanian
  65. eksplan jaringan tanaman yang paling cocok untuk perlakuan kultur jaringan
  66. emigrasi serangga pemencaran atau perpindahan individu serangga keluar daerah populasi atau ke luar dari habitat populasinya
  67. epifitotik penyakit tumbuhan yang tiba-tiba mengganas dan berjangkit pada populasi tumbuhan di suatu daerah secara luas
  68. fertigasi pemberian nutrisi dengan cara penyiraman langsung ke media tanam
  69. freatofit tanaman dengan perakaran yang mengambil airnya dari muka air tanah atau dari lapisan tanah yang ada tepat di atas bongkaran itu
  70. fumigan tanah fumigan yang dapat digunakan untuk memberantas hama atau penyakit tanaman yang berada di dalam tanah
  71. gaga rancah sistem bercocok tanam dengan biji padi yang langsung ditebarkan di ladang yang paling tepat bagi sawah tadah hujan atau tegal
  72. gama ukuran sebesar genggaman untuk tangkai padi yang disabit
  73. gilir balik sistem berladang yang para petaninya berpindah di antara ladang yang pernah dibuka sebelumnya
  74. gin mesin untuk memisahkan serat kapas dari bijinya
  75. halofobi tumbuhan yang tidak dapat hidup pada tanah yang berkadar garam tinggi
  76. hari setelah sebar umur benih setelah disebar
  77. hari setelah tanam umur benih setelah ditanam
  78. hijauan makanan ternak yang terdiri atas rumput, dedaunan, batang lunak, dan sebagainya
  79. imunitas keadaan tumbuhan inang yang bebas dari serangan dan kerusakan yang disebabkan oleh penyakit (parasit)
  80. inang organisme tempat parasit tumbuh dan makan
  81. inbrida pengembangbiakan spesies tertentu yang masih berkerabat untuk melestarikan sifat yang diinginkan
  82. jalur pupuk penempatan pupuk dalam jalur sempit sepanjang deretan tanaman pada jarak tertentu setelah pupuk ditempatkan dalam tanah, biasanya pupuk itu langsung ditimbun dan tidak diaduk dengan tanah
  83. karbonan unsur produksi yang secara khusus digunakan untuk memadu barang-barang baru (misalnya mesin dan pupuk)
  84. karbonan tetap karbonan yang digunakan dalam proses produksi yang sifatnya tidak habis dipakai dalam satu periode produksi
  85. keperluan air jumlah air yang diperoleh tanaman per satuan luas untuk pertumbuhan biasa, sesuai dengan keadaan lapangan
  86. kojoh penuh berisi air (tentang sawah); digenangi air; sebak
  87. kontrol biologis manajemen hama yang melindungi, menambah, atau melepas organisme yang merupakan musuh alami hama
  88. konversi pakan perbandingan antara jumlah pakan ikan yang digunakan dengan produksi daging ikan yang dihasilkan
  89. kultivar varietas tanaman yang dibudidayakan, mempunyai sifat-sifat yang mantap dan dibedakan dari varietas lain secara khas, berdasarkan bentuk, rasa, warna, ketahanan pada penyakit, atau sifat yang lain
  90. kunci botanik cara untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang masing-masing dengan melihat kelengkapan organnya
  91. lahan gundul lahan yang tidak memiliki tanaman di atasnya, biasanya disebabkan penebangan pohon atau kebakaran hutan
  92. lahan kering lahan yang digunakan untuk usaha pertanian, menggunakan air secara terbatas, biasanya mengharapkan dari curah hujan
  93. lahan kritis lahan yang tidak mampu lagi berperan sebagai unsur produksi pertanian, baik sebagai media pengatur tata air maupun sebagai perlindungan alam lingkungan; lahan marginal
  94. lahan marginal lahan kritis
  95. lahan pertanian lahan yang digunakan untuk usaha pertanian, memproduksi tanaman pertanian, dan sebagainya
  96. lahan subur lahan yang unsur haranya cukup
  97. lahan yasan real estat
  98. lebur sel terjadinya peleburan antara dua sel dalam kultur jaringan dan dihasilkannya sel baru atau hibrida baru
  99. luah volume zat cair yang mengalir melalui permukaan per satuan waktu
  100. masa senggang keadaan petani yang tidak mempunyai pekerjaan di bidang pertanian setelah selesai pemeliharaan tanaman sampai masa panen; masa menganggur
  101. memperdua memiara (ternak) atau mengerjakan sawah orang lain dengan perjanjian dengan mendapat bagian keuntungan separuhnya
  102. memuter mengiris tanah dan mengangkat tanaman di atasnya tanpa merusak dan memberantakkan susunan akar beserta tanah yang meliputi akar-akar itu
  103. menyeduai memiara ternak atau mengerjakan sawah orang lain dengan mendapat bagian keuntungan (biasanya seperduanya); memperduai
  104. mikosis penyakit tumbuhan yang ditimbulkan oleh cendawan
  105. mina padi sistem pemeliharaan ikan, biasanya tawes, dilakukan di sawah bersamaan dengan penanaman padi
  106. mitisida senyawa kimia yang dipergunakan untuk memberantas tungau
  107. monokultur penanaman satu jenis tanaman dalam suatu urutan musim pada tanah yang sama (misalnya baik pada musim hujan maupun musim kemarau hanya ditanami padi)
  108. mulsa bahan seperti jerami (serbuk gergaji, dedaunan, dan sebagainya) yang disebarkan pada permukaan tanah untuk melindungi akar tanaman dari pengaruh air hujan (pemadatan tanah dan sebagainya)
  109. mulsa tunggul sisa tanaman yang ditinggalkan di atas permukaan tanah untuk menutup tanah itu sebelum dan selama persiapan pengolahan tanah
  110. multikultur pola pertanaman yang dalam suatu urutan musim pada tanah yang sama ditanami beberapa jenis tanaman (misalnya pada musim kemarau ditanami palawija dan pada musim hujan ditanami padi)
  111. mumi buah kering yang mengerut karena suatu penyakit (merupakan sumber penularan pada musim berikutnya)
  112. nekrosis pusuh gejala penyakit berupa kematian kuncup, cabang, atau seluruh bagian pucuk tumbuhan
  113. nutfah embrio yang berada di dalam biji
  114. okulasi cara meningkatkan mutu tumbuhan dengan menempelkan sepotong kulit pohon yang bermata dari batang atas pada suatu irisan pada kulit pohon lain dari batang bawah sehingga tumbuh bersatu menjadi tanaman baru
  115. pancausaha lima usaha pertanian, yaitu pemanfaatan pupuk, benih unggul, pestisida, irigasi, dan cara bercocok tanam yang baik
  116. pembakaran semak-semak pembakaran semak belukar atau padang rumput yang kering untuk keperluan pertanaman rumput baru atau untuk memudahkan pengolahan tanah
  117. pembukaan lahan pembersihan lahan, pohon, atau semak belukar untuk dipersiapkan menjadi pastura
  118. pengapuran proses mengapuri tanah (biasanya sebelum menanam kacang kedelai)
  119. pengawetan hijauan upaya menyimpan hijauan yang berlebih pada musim yang baik untuk digunakan pada saat kritis
  120. pengolahan tanah proses mempersiapkan tanah untuk ditanami dan mengendalikan gulma dengan cara membalik tanah
  121. pengurai organisme seperti bakteri tanah dan jamur yang mengurai bahan organik
  122. perawatan benih proses mencampur benih dengan fungisida dan insektisida sebelum benih diuji atau disimpan
  123. perbanyakan penyebaran individu tanaman atau hewan yang berasal dari satu induk
  124. pertanian berkelanjutan pertanian yang sehat secara ekologis, layak secara ekonomi, dan bertanggung jawab secara sosial
  125. pertanian konvensional pertanian yang menggunakan pupuk kimia, pestisida, dan mesin
  126. pertanian organik sistem produksi pertanian yang menggunakan bahan-bahan alami dan menghindari atau membatasi penggunaan bahan kimia sintetis
  127. peta tanah peta yang menunjukkan distribusi jenis tanah berkaitan dengan fitur fisik dan kondisi permukaan bumi
  128. polikultur sistem penanaman pada sebidang tanah dengan berbagai jenis tanaman (padi, palawija, tebu, dan sebagainya) berdasarkan pola urutan musim
  129. propagula setiap bahan tanaman yang digunakan untuk tujuan perbanyakan tanaman
  130. psamolitoral daerah berpasir di suatu perairan yang tempatnya tidak tertentu sampai suatu tempat beberapa meter di atas batas/ujung air (ke daratan)
  131. psikometrika ilmu tentang sifat sistem uap air dan udara
  132. pupuk lengkap pupuk yang mengandung tiga unsur hara, yaitu nitrogen, fosfor, dan kalium dalam jumlah yang cukup untuk mempertahankan pertumbuhan tanaman
  133. rakit apung sistem tanam dengan cara mengapungkan tanaman di atas larutan nutrisi dengan menggunakan media stirofoam
  134. reklamasi pemanfaatan daerah yang semula tidak berguna untuk memperluas tanah (pertanian) atau tujuan lain, misalnya dengan cara menguruk daerah rawa-rawa
  135. reklamasi pengurukan (tanah)
  136. rotasi cara menanam berbagai jenis tanaman pada bidang tanah yang sama secara bergilir dalam jangka waktu satu tahun atau lebih
  137. saltasi gerakan kencang butir-butir (tanah dan batu-batuan) yang sesuai dengan arah angin
  138. seri tanah kelompok tanah berdasarkan jenis bahan induk dan karakteristiknya, tetapi tidak termasuk tekstur lapisan permukaan
  139. silvisida bahan kimia yang digunakan untuk mematikan pohon
  140. sistem sumbu sistem tanam dengan menggunakan sumbu sebagai media pemberian larutan nutrisi
  141. skarifikasi proses perusakan kulit biji agar menjadi lebih mudah ditembus oleh tunas
  142. swatabur penaburan benih yang tidak dilakukan oleh manusia, tetapi terjadi secara alami
  143. tanah aluvial tanah subur yang terbentuk dari endapan lumpur sungai di dataran rendah, cocok digunakan untuk lahan pertanian
  144. tanah andosol tanah yang berasal dari abu vulkanik, berwarna hitam, abu-abu, cokelat hingga kekuningan, bertekstur gembur, sangat subur, dan cocok untuk lahan pertanian
  145. tanah azonal tanah yang belum menunjukkan perkembangan profil dan dianggap sebagai awal proses pembentukan tanah
  146. tanah bersurat tanah yang sudah mempunyai surat kepemilikan; tanah bersertifikat
  147. tanah gambut tanah yang terbentuk dari proses pelapukan tumbuhan rawa, kurang subur
  148. tanah grumusol tanah yang terbentuk dari material halus berlempung, berwarna kelabu hitam, subur, cocok untuk tanaman padi, jagung, kedelai, tebu, tembakau, dan jati
  149. tanah humus tanah subur yang terbentuk dari pelapukan daun dan batang pohon, banyak terdapat di hutan hujan tropis yang lebat
  150. tanah intrazonal tanah yang faktor pembentuknya adalah faktor lokal terutama bahan induk dan relief
  151. tanah kapur tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur, kurang subur, cocok untuk pohon jati
  152. tanah laterit tanah yang unsur haranya perlahan menghilang larut dalam air karena curah hujan yang tinggi
  153. tanah latosol tanah dengan kandungan bahan organik sedang, bersifat asam, berwarna merah hingga kuning, cocok untuk tanaman palawija, padi, kelapa, karet, dan lain-lain
  154. tanah mediteran tanah hasil pelapukan batuan kapur keras dan batuan sedimen, berwarna kemerahan sampai cokelat, kurang subur, cocok untuk tanaman palawija, jati, tembakau, dan jambu mete
  155. tanah pasir tanah yang terbentuk dari batuan beku dan batuan sedimen, bertekstur kasar dan berkerikil, kurang baik bagi pertanian
  156. tanaman penutup tanaman (seperti rumput atau legum) yang digunakan untuk menekan serangan gulma, mengelola erosi tanah, meningkatkan kesuburan tanah, dan mengendalikan penyakit serta hama
  157. tegar penampilan tanaman yang sehat dan kuat, biasanya diperlihatkan oleh kemampuan berproduksi normal dalam keadaan suboptimum
  158. tempel mata okulasi
  159. titik layu permanen volume air yang tersisa di tanah ketika tanaman tidak dapat lagi menyerap air
  160. transpirasi pelenyapan uap air dari permukaan daun tumbuhan melalui proses biokimia dan nonkimia
  161. transplantasi pemindahan tanaman ke tanaman lain
  162. tumbuhan indikator tumbuhan yang dapat menunjukkan karakteristik khusus kondisi tanah atau daerah
  163. tumbuhan semusim tumbuhan yang mempunyai daur hidup yang lengkap selama kurang dari setahun (tanaman jagung dan sebagainya)
  164. tumbuhan tahunan tumbuhan yang mempunyai daur hidup yang lengkap dalam waktu lebih dari dua tahun
  165. tumpang gilir bercocok tanam selama semusim atau lebih yang terdiri atas beberapa jenis tanaman yang ditanam secara bergiliran dan bersisipan untuk meningkatkan produktivitas tanah tiap satuan luas dan waktu
  166. tumpang sari bercocok tanam dengan menanam dua jenis tanaman atau lebih secara serentak dengan membentuk barisan-barisan lurus untuk tanaman yang ditanam secara berseling pada satu bidang tanah
  167. turiang anak tanaman padi yang tumbuh secara liar (biasanya setelah dipanen)
  168. turiang sistem penanaman yang tanaman generasi keduanya berasal (tumbuh) dari perakaran tanaman generasi sebelumnya
  169. varietas kelompok tanaman (seperti perdu) dalam jenis atau spesies tertentu yang dapat dibedakan dari kelompok lain berdasarkan suatu sifat atau sifat tertentu
  170. varietas unggul baru varietas tanaman padi yang umurnya berkisar 100—135 hari setelah sebar, anakannya banyak, dan mempunyai malai agak lebat
  171. varietas unggul hibrida varietas tanaman padi yang terbentuk dari individu generasi pertama, berasal dari kombinasi persilangan dua varietas padi yang memiliki potensi hasil lebih tinggi daripada varietas unggulan inbrida
  172. varietas unggul tipe baru varietas tanaman padi yang postur tanamannya tegap, berdaun lebar, dan berwarna hijau tua, beranak sedikit, berumur 100--135 hari setelah sebar, mempunyai malai lebat
  173. vermikompos pengomposan dengan menggunakan cacing tanah
  174. vermikulit silikat aluminium, magnesium, atau besi yang berhidrat, digunakan sebagai media tanam hidroponik
  175. vertikultura cara bercocok tanam dengan menempatkan media tanam dalam wadah yang disusun secara vertikal, biasanya diterapkan pada lahan yang sempit
  176. wanatani sistem pengelolaan lahan pertanian dengan penanaman pohon; agroforestri

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan peternakan:

  1. ad libitum konsumsi pakan dan air minum yang tidak terbatas
  2. afkir tidak produktif lagi dan dipisahkan dari kelompoknya untuk kemudian dijual atau dipotong
  3. air susu jolong air susu yang diekskresikan sejak hari pertama sampai beberapa hari setelah induk hewan melahirkan
  4. air susu pengganti ransum dalam bentuk cair untuk anak hewan ternak yang belum disapih sebagai pengganti air susu induknya
  5. alas tidur alas untuk tidur hewan ternak yang diberikan pada waktu menjelang melahirkan atau pada hewan ternak sakit, biasanya berupa jerami atau rumput kering
  6. alat pemanas alat yang berfungsi sebagai induk buatan, biasanya digunakan pada ternak unggas dan babi
  7. albinoid berkulit putih, tidak berpigmen (tentang ternak kerbau, sapi), tetapi tanduk dan kuku berwarna hitam karena masih mengandung pigmen (zat tanduk)
  8. alopesia kerontokan bulu sebagian atau menyeluruh pada tubuh hewan
  9. ambing kelenjar berbentuk kantong yang berputing dua atau lebih
  10. bangsa murni kelompok ternak berdarah murni, tidak tercampur dengan darah bangsa ternak lain, yang dapat berasal dari persilangan beberapa bangsa (murni) untuk membentuk kelompok bibit awal yang kemudian dibentuk melalui seleksi beberapa generasi menjadi suatu bangsa murni baru
  11. benih benar benih yang mutunya sesuai dengan catatan hasil pengujian atau catatan sertifikasi
  12. benih bersih benih yang bersih varietas dan bersih fisik
  13. benih sehat benih yang berpotensi hidup maksimal, berdaya kecambah, dan berkekuatan tumbuh yang tinggi, serta tidak mengandung penyakit yang membahayakan dan tidak mengalami kerusakan fisik, terutama pada bagian embrionya
  14. bentik gambaran bagian lingkungan perairan yang dihuni oleh organisme yang hidup pada atau di dalam sedimen
  15. bentuk tubuh bangun tubuh; perawakan
  16. bentuk tubuh imbangan bentuk tubuh ternak dilihat dari perbandingan kepala, leher, badan, dan anggota tubuh
  17. berahi gejala yang timbul secara berkala pada ternak betina sebagai perwujudan berahi untuk dikawinkan; entrus
  18. berahi pertama kuda berahi pertama setelah melahirkan bagi kuda betina, biasanya berkisar 2–11 hari setelah melahirkan
  19. berahi tenang rasa berahi yang secara fisik luar tidak jelas menunjukkan tanda-tanda berahi secara normal (misalnya pada induk ternak mamalia)
  20. berahi terpendam ovulasi yang tidak disertai gejala berahi
  21. berat sapih berat badan seekor ternak pada waktu disapih
  22. bercak daging noda berwarna merah cokelat di dalam telur, disebabkan bercak darah yang telah berubah warna atau jaringan dari saluran telur yang terlepas pada waktu proses pembentukan telur; bercak darah
  23. bercak darah bercak daging
  24. biak dara pembiakan dengan telur yang tidak dibuahi
  25. buku silsilah buku yang berisikan catatan asal-usul ternak (mengenai keturunan asalnya) yang dilengkapi dengan kemampuan produksinya masing-masing
  26. bunting suri keadaan bunting semu dan tidak mau kawin akibat perkawinan yang gagal atau karena sering dinaiki teman-temannya yang sejenis (tentang ternak)
  27. bursa kantong atau sesuatu yang menyerupai kantong yang berisi cairan kental (pada ternak)
  28. busuk kuku radang yang terdapat pada telapak kaki sapi atau domba, biasanya menyebabkan pincang dan rasa panas disertai bengkak di bawah kuku
  29. cacar sapi cacar pada sapi yang disebabkan oleh virus, pada putingnya terdapat lepuh-lepuh sehingga sulit diperah
  30. cacar unggas bercak-bercak kulit pada ayam yang disebabkan oleh virus yang menyerang rongga mulut, tenggorok, jengger, dan pialnya
  31. cacar unggas air penyakit yang menyerang kulit unggas air yang disebabkan oleh virus
  32. cempe lahir dini anak domba yang lahir dari induk domba yang dikawinkan pada masa menjelang atau permulaan musim kawin
  33. cempe lahir lambat anak domba yang lahir dari induk domba yang dikawinkan pada akhir musim kawin
  34. cempe terlantar cempe piatu atau kembar yang lahir dari induk domba tua yang kekurangan susu sehingga perlu bantuan susu tambahan
  35. cincin hidung cincin yang dipasang pada sekat hidung sapi jantan agar mudah ditangkap atau mudah ditangani
  36. cincin mata kulit berbentuk cincin yang melingkar di sekeliling mata ayam
  37. cirit pedet penyakit yang sangat menular pada anak sapi yang ditandai menceret terus-menerus, dapat menyebabkan kematian pada anak sapi yang berumur sepuluh hari, pada umumnya disebabkan oleh bakteri Escherichia coli
  38. cirit putih penyakit menular pada anak sapi yang masih menyusu disebabkan oleh kuman yang masuk ke badan melalui tali pusar
  39. cita rasa derajat penerimaan ternak terhadap bahan makanan atau ransum
  40. dara ternak betina yang berumur lebih dari satu tahun dan belum pernah beranak meskipun telah bunting
  41. daya gabung kesanggupan dua bangsa atau galur ternak untuk menghasilkan hasil persilangan yang unggul
  42. daya penurunan kemampuan ternak menurunkan sifat-sifatnya kepada generasi berikutnya
  43. daya tetas imbangan antara telur yang menetas dan yang ditetaskan
  44. demam susu penyakit pada induk yang baru melahirkan, ditandai oleh rendahnya kalsium dalam darah
  45. demam texas infeksi pada sapi yang ditandai dengan badan yang kurus, demam tinggi, dan anemia, disebabkan oleh parasit yang ditularkan oleh kutu sapi
  46. dewasa telah mencapai kematangan kelamin
  47. dewasa kelamin keadaan mulai berfungsinya kelamin pada hewan untuk menghasilkan spermatozoa atau sel telur
  48. diatesis eksudatif penyakit pada babi muda dan ayam yang disebabkan oleh kekurangan vitamin E dan ditandai dengan edema parah pada jaringan subkutan
  49. efisiensi makanan angka yang menunjukkan perbandingan antara pertambahan berat badan ternak dan berat ransum yang dikonsumsi
  50. ekor gemuk ekor domba yang membesar karena timbunan lemak
  51. enteritis penyakit hewan dengan gejala radang pada usus
  52. feses putih penyakit yang menyerang udang, menyebabkan udang mengeluarkan kotoran berwarna putih
  53. fidlot tempat pemberian pakan ternak sapi berupa kurungan, baik di dalam maupun luar ruangan
  54. frib bulu domba yang terpotong-potong pendek dan kotor dari hasil sisa pencukuran
  55. galur ciri khas yang terdapat pada sekelompok ternak dalam satu bangsa yang ada pada ternak lain dalam bangsa yang sama
  56. giblet organ tubuh unggas yang dapat dimakan (seperti jantung dan rempela)
  57. gigi telur lapisan berkeratin pada ujung paruh atas anak ayam yang baru menetas
  58. gumboro virus yang biasa menyerang anak ayam, dengan gejala mengantuk, bulu mengerut, menceret keputih-putihan
  59. gumboro penyakit yang disebabkan oleh virus gumboro
  60. inang perantara induk semang
  61. induk buatan alat pemanas (listrik) yang disediakan untuk menghangatkan ruangan (tempat) anak unggas atau babi
  62. induk semang hewan yang bertindak sebagai tempat hidup parasit yang belum mencapai kematangan seksual
  63. inventaris daftar ternak yang menyebutkan macam, ukurannya, dan sebagainya
  64. jawer kulit yang menyerupai daging, bergantung pada dasar dan sisi paruh bawah unggas
  65. jembrana penyakit pes pada sapi yang awalnya ditemukan di daerah Jembrana (Bali)
  66. jumlah seperanak jumlah anak yang dihasilkan dari satu kelahiran
  67. karantina tempat untuk menahan ternak impor yang baru datang dari luar negeri, guna mencegah penyebaran penyakit menular
  68. karung kantong pakan yang mempunyai volume tertentu
  69. kawin acak keadaan yang memungkinkan terjadinya perkawinan antara jantan dan betina dewasa secara acak
  70. kawin suntik pembenihan dengan jalan memasukkan benih jantan (sperma) ke dalam vagina dengan menggunakan (dengan bantuan) alat suntik (tidak melalui hubungan seksual); inseminasi
  71. kejang pedet gejala kekejangan dan kekakuan kaki pedet (anak sapi) karena kekurangan zat kapur atau karena gangguan alat pencernaan
  72. kejutan pembangkit gerakan listrik untuk mengeluarkan mani
  73. kerimbunan sifat hijauan makanan ternak yang memperlihatkan kelebihan daun
  74. kerut muka kerut pada muka yang timbul karena ketuaan sesuai dengan jenis kelamin ternak (sehingga dapat juga digunakan untuk memilih calon induk atau calon pejantan)
  75. klip hasil pencukuran wol domba per tahun
  76. kotak sarang kotak tempat kelinci bersarang dan beranak
  77. kotoran padat bagian padat dari kotoran ternak
  78. ladang ternak usaha produksi ternak (biasanya termasuk binatang pemamah biak) yang mengandalkan padang penggembalaan sebagai sumber bahan makanan hijau, pada umumnya meliputi areal penggembalaan yang sangat luas dan lengkap dengan kandang, pagar, tandon air, dan prasarana
  79. laktasi masa ternak (sapi, kerbau, kambing) sedang berproduksi susu
  80. langkah tersentak langkah tersentak-sentak pada anak ayam yang menderita kekurangan piridoksin (vitamin B-6), biasanya diawali oleh penurunan selera makan, pertumbuhan, anemia, kelainan gerakan, dan akhirnya konvulsi
  81. latihan gerak waktu yang diberikan kepada ternak besar (sapi, kerbau, kuda) untuk keluar kandang dan bergerak bebas di lapangan
  82. lebar dada jarak terpendek antara benjolan bahu kiri dan benjolan bahu kanan hewan
  83. lemak punggung timbunan lemak sepanjang punggung yang merupakan salah satu tolok ukur mutu karkas
  84. lemak telo lemak yang bersumber dari lemak rongga perut dan lemak tubuh sapi atau domba, biasanya penggunaannya lebih banyak untuk industri, seperti pembuatan sabun dan kosmetik
  85. lemak tubuh lemak dari jaringan tubuh hewan yang dapat diperoleh dengan memanaskan atau mendidihkan tulang, daging, dan jaringan lain dari tubuh hewan itu
  86. liter alas kandang (ayam, ternak, dan sebagainya) dibuat dari sekam, jerami, dan sebagainya yang dicampur dengan kapur, berfungsi menjaga agar kandang tetap kering
  87. lorong giring lorong sempit berpagar untuk jalan ternak dari atau ke suatu tempat
  88. lorong samping lorong di samping kandang yang disediakan sebagai jalan untuk membersihkan kandang atau memberi makan dan minum ternak
  89. luka baring luka yang terjadi karena hewan berbaring terus-menerus sehingga hewan tersebut sakit tidak dapat berdiri
  90. lumpuh kiting kelumpuhan khas yang disertai dengan kebengkokan jari pada anak ayam yang menderita kekurangan riboflavin
  91. lumpuh marek penyakit lumpuh yang disebabkan oleh virus herpes ditandai dengan kejang lumpuh pada kaki, biasa menyerang anak ayam berumur 1–5 bulan
  92. luruh bulu pelepasan bulu yang lama untuk diganti dengan bulu yang baru
  93. luruh bulu paksa peluruhan bulu lama secara paksa dan menumbuhkan bulu baru supaya setiap ekor dalam kelompok unggas bersama-sama istirahat bertelur dan bertelur kembali
  94. makanan buatan makanan tambahan, dibuat dari bahan makanan ternak asal hewani dan nabati dalam perbandingan tertentu
  95. makanan tambahan makanan buatan yang mengandung protein dan zat hara yang lain yang melebihi zat-zat yang terdapat pada makanan alami di lingkungan itu
  96. mangsa organisme yang ditangkap dan dimakan oleh binatang predator
  97. mangsa sasaran perbuatan jahat
  98. mani beku air mani yang dibekukan dan biasanya disimpan pada suhu -79°C
  99. mani cair air mani yang telah mengalami perlakuan dan disimpan pada suhu di atas 0°C
  100. mani dingin air mani yang telah mengalami perlakuan dan biasanya disimpan pada suhu sekitar 3°C
  101. masa bunting lama waktu bunting, yaitu dari saat terjadinya pembuahan sampai hewan beranak
  102. masa kawin jarak waktu antara perkawinan pertama sampai perkawinan terakhir sebelum masa bunting
  103. masa kering jangka waktu (biasanya sekitar 60 hari) sejak sapi perah tidak berproduksi sampai saatnya diperah kembali
  104. masa menyusu waktu selama anak menyusu pada induk
  105. masak dini sifat ternak yang berkelamin cepat dewasa
  106. masak kelamin dewasa kelamin yang ditandai dengan terjadinya berahi pertama atau bertelur pertama
  107. masak lambat sifat ternak yang lambat dewasa kelamin
  108. mastitis radang pada kelenjar air susu
  109. mikrokapsul pakan ikan berbentuk bulat kecil, terdiri atas inti dan dinding kapsul yang dibuat dari bahan yang mudah ditelan, dicerna, dan diserap oleh tubuh ikan
  110. morbiditas tingkat yang sakit dan yang sehat dalam suatu populasi
  111. musim kawin periode waktu ternak betina dewasa berahi dan saatnya dikawini oleh jantannya
  112. pakan hambur pakan yang diberikan secara tersebar, tidak ditempatkan pada satu tempat khusus
  113. pelayuan daging penyimpanan daging segar selama dua sampai enam minggu pada suhu 34° sampai 38°F sebelum daging itu dijual kepada konsumen
  114. pemeriksaan pascamati pemeriksaan kondisi ternak setelah mati atau dipotong
  115. pemeriksaan postmortem pemeriksaan pascamati
  116. penangkaran galur silang garis
  117. peretakan pemecahan cangkang telur sebelum menetas
  118. persentase beranak angka yang menunjukkan persentase banyaknya induk yang beranak per banyaknya induk yang dikawinkan
  119. potong kuku merapikan kuku hewan dengan jalan memotong dan menghilangkan lapisan kuku, terutama pada sapi perah karena hidupnya di kandang saja sehingga kuku cepat panjang
  120. potong paruh memotong ujung paruh unggas untuk mencegah sifat kanibalisme
  121. potong tanduk menghilangkan seluruh tunas tanduk pada anak sapi yang belum berumur satu bulan supaya tidak berbahaya dan mudah dipelihara
  122. prepotensi kesanggupan seekor hewan (pejantan) untuk mewariskan sifat-sifatnya kepada keturunannya dengan derajat tertentu
  123. produksi berat hidup produksi ternak dari suatu usaha peternakan yang dinyatakan dalam berat hidupnya (penimbangan ternak pada waktu masih hidup)
  124. radang ambing peradangan pada ambing, umumnya disebabkan oleh kuman; mastitis; radang susu
  125. radang busuk bergas koreng pada kaki, baik di luar maupun di bawah kulit yang disebabkan oleh kuman Clostridium
  126. radang teracak radang pada telapak kaki sapi atau domba yang ditandai dengan pincang, panas, dan bengkak di atas kuku, serta terdapat nanah di bawah kuku
  127. rinderpes sampar sapi
  128. rongga udara bagian ujung telur yang tumpul dan berisi udara
  129. ruminasi pengembalian makanan dari lambung ke mulut pada hewan pemamah biak untuk dikunyah dan ditelan kembali
  130. sangkar perkandangan dengan cara menempatkan ayam pada lantai kawat sehingga ayam tidak berkontak dengan feses
  131. satuan ternak unit standar yang digunakan untuk menghitung dampak penggembalaan berbagai jenis dan kelas ternak
  132. silang garis pembiakan yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah keturunan dari seekor pejantan dengan berbagai sifat yang menonjol; penangkaran galur
  133. silang sanak silang dalam
  134. silase hijauan yang diawetkan dengan fermentasi dalam silo atau pada kondisi hampa udara
  135. skabies penyakit kulit yang menyerang domba dan sapi, disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang bersembunyi di bawah kulit
  136. susu pengganti ransum dalam bentuk cair dengan komposisi menyerupai susu induk untuk anak ternak yang belum disapih, digunakan sebagai pengganti air susu induknya
  137. takik telinga sobekan buatan pada daun telinga hewan, biasanya sebagai penanda nomor hewan
  138. telur fertil telur hasil pembuahan ayam jantan terhadap ayam betina yang akan berkembang menjadi embrio
  139. telur infertil telur yang tidak subur yang tidak mengandung embrio
  140. tiktok unggas hasil persilangan antara entok jantan dan bebek betina
  141. tipe perah jenis ternak yang dipelihara khusus untuk menghasilkan air susu
  142. tipe tenaga jenis ternak yang dikembangbiakkan dengan tujuan pokok untuk mendapatkan tenaganya (sebagai penarik pedati, penarik roda, dan sebagainya)
  143. tipe unggul jenis ternak hasil seleksi yang kemampuan produksinya tinggi
  144. tungkai hitam penyakit pada sapi dan domba yang disebabkan oleh bakteri Clostridium chauvoei dengan gejala pembengkakan pada urat-urat daging pinggang, punggung, punuk, dada, dan lidah
  145. unit Haugh ukuran untuk menilai kualitas internal sebutir telur dengan mengukur tingginya putih telur atau albumen
  146. vivipar reproduksi pada hewan yang mengakibatkan telur berkembang di dalam tubuh hewan betina dan (perkembangan) janinnya mendapat makanan dari induknya
  147. zilpaterol bahan pakan tambahan untuk meningkatkan berat badan ternak dan efisiensi pemberian makan ternak

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan petrologi: (Petrologi dan Migas)

  1. air sisipan air yang terperangkap di dalam ruang di antara butiran mineral pembentuk batuan
  2. ambrukan blok metode penambangan bawah tanah dengan cara membuat lubang bukaan di bawah blok dan melanjutkannya dengan meruntuhkan blok yang berada di atasnya
  3. aspal alam aspal yang terjadi secara alami, terbentuk dari penyusupan aspal ke dalam rongga batuan sedimen seperti batu pasir dan batu gamping
  4. baja nikel baja yang mengandung nikel sebagai unsur paduan dengan jumlah yang bervariasi antara 0,5% - 6,0%, berguna untuk menaikkan kekuatan sampai kondisi normal, memberikan kesadahan dalam minyak atau udara, atau meningkatkan kekuatan poros dari bagian yang berputar
  5. beban tumpu beban yang disebabkan oleh berat batuan di atas lubang bukaan yang dialihkan ke arah dua tepi lubang bukaan tersebut
  6. besi delta besi yang stabil di atas temperatur 1400° C, mempunyai struktur kristal kubik pemusatan ruang
  7. bidang bebas bidang di permukaan batuan yang bebas dari halangan ketika batuan diledakkan, merupakan arah lemparan hasil peledakan
  8. bijih pantai bijih hasil konsentrasi mineral-mineral berat yang dipisahkan oleh ombak
  9. bor tumbuk bor yang daya tembusnya diperoleh dengan penumbukan secara cepat dan teratur
  10. bukaan buntu lubang galian di tambang bawah tanah yang tidak atau belum dilanjutkan sehingga udara tidak mengalir secara alami
  11. butana gas yang diambil dari minyak bumi atau langsung dari bumi yang mudah terbakar dan dipakai sebagai bahan bakar
  12. cairan gas bumi cairan yang didapat dari gas alam (seperti kondensat, gas minyak cair, bensin alam)
  13. dinding asam bahan tahan api (seperti bata silika, pasir) yang bersifat asam, digunakan sebagai pelapis bagian utama tungku peleburan
  14. eksplorasi penyelidikan dan penjajakan daerah yang diperkirakan mengandung mineral berharga dengan jalan survei geologi, survei geofisika, atau pengeboran untuk menemukan deposit dan mengetahui luas wilayahnya
  15. eksplorasi akhir penyelidikan terperinci untuk cebakan mineral atau batu bara setelah hasil penyelidikan pendahuluan menyatakan bahwa cebakan itu ada kemungkinan mempunyai nilai ekonomis
  16. eksplorasi radioaktif cara eksplorasi dengan menggunakan prinsip radioaktif
  17. elutriasi proses memurnikan, memisahkan, atau memindahkan dengan cara pencucian
  18. fenokris kristal yang lebih besar daripada mineral lain dan dapat diidentifikasi dengan mata telanjang
  19. gas basah gas bumi yang mengandung hidrokarbon lebih berat dalam jumlah cukup banyak dan mudah dipisahkan dalam bentuk cairan
  20. gas gelap campuran gas karbon dioksida, gas nitrogen, dan udara yang terbentuk karena kebakaran tambang bawah tanah sehingga tidak memungkinkan terjadinya nyala api
  21. gas ikutan gas yang terlarut dan dihasilkan bersama-sama dengan minyak bumi dari instalasi perminyakan
  22. gas kilang gas atau campuran berbagai gas yang berasal dari penyulingan dan terkumpul di dalam kilang; gas tanur
  23. gas minyak cair bahan hidrokarbon ringan berupa gas yang dicairkan pada suhu dan tekanan atmosfer untuk memudahkan penyimpanan, pengangkutan, dan penanganannya; elpiji
  24. geoda rongga dalam batuan yang berbentuk agak membulat, bagian dalamnya dilapisi oleh kristal kecil yang mencuat ke arah pusat
  25. ikanan barang yang terjatuh atau tertinggal dalam sumur pada waktu pengeboran atau kerja ulang yang harus diambil atau dikeluarkan sebelum pekerjaan dapat dilanjutkan
  26. kantong minyak tempat tertimbunnya minyak dan gas di dalam pori-pori batuan sedimen yang dapat diproduksi
  27. kelongsong paking alat yang digunakan sebagai wadah paking agar paking dapat berfungsi dengan baik dalam mencegah kebocoran sepanjang batang upaman
  28. menara bor peralatan berupa bangunan kerangka besi (baja) yang menyerupai menara yang didirikan di atas tempat pengeboran minyak dan sebagainya
  29. minyak bubut jenis hasil pengilangan minyak bumi atau minyak hewani yang digunakan dalam proses pembubutan logam
  30. minyak bungker minyak bakar atau minyak diesel yang diisikan ke dalam palka bahan bakar kapal
  31. minyak dan gas bumi minyak yang secara alami terdapat dalam batuan petroleum
  32. minyak di tempat jumlah minyak bumi yang diperkirakan ada di dalam reservoar dan belum pernah diproduksi
  33. minyak ekuitas bagian produksi minyak bumi yang menjadi hak perusahaan minyak dalam hal konsesi yang dimiliki bersama oleh pemerintah dan perusahaan minyak
  34. minyak hidup minyak bumi yang mengandung gas
  35. minyak kasren minyak bumi yang kadar belerangnya rendah
  36. minyak kasti minyak bumi yang mempunyai kadar belerang tinggi
  37. minyak liar minyak bumi yang pada tekanan rendah atau tekanan atmosfer mengeluarkan banyak gas
  38. minyak media selingan antara minyak tanah dan minyak diesel, digunakan dalam lampu sinyal, media absorpsi dalam proses perolehan bensin, media untuk bahan pemberantas serangga dan bahan penyemprot
  39. minyak mesin minyak pelumas bantalan motor, mesin, dan sebagainya, kecuali untuk mesin uap
  40. minyak pajan minyak bumi yang telah kehilangan cukup banyak komponen ringannya karena penguapan dan sebab alamiah lain selama penyimpanan dan penanganan
  41. minyak parafin minyak berwarna terang yang tidak mengandung lilin dan diperoleh dari sulingan parafin lewat penyaringan bertekanan
  42. minyak silinder minyak kental yang digunakan untuk melumas silinder dan katup mesin uap
  43. minyak tampungan minyak yang tercecer dalam berbagai kegiatan perminyakan yang dikumpulkan kembali dan dimanfaatkan lagi bagi kegiatan tersebut
  44. nilai panas panas yang terjadi pada pembakaran sempurna dari sejumlah satuan berat atau satuan volume bahan bakar
  45. pahat bagian alat bor, biasanya terbuat dari baja paling keras dengan dua atau tiga pancang tirus dan gerigi tajam untuk memotong batuan atau membuat lubang
  46. pahat jet pahat bor yang berlubang-lubang khusus yang memungkinkan lumpur pengeboran dapat disemprotkan dengan kecepatan tinggi ke arah formasi yang sedang dibor
  47. pelepas pahat pelat tebal yang tepat benar masuknya ke meja putar waktu pahat dilepas dari setang berat
  48. pencatat getar alat untuk merekam getaran tanah yang disebabkan oleh peledakan (biasanya di daerah tambang)
  49. pengeboran darat pengeboran minyak atau gas yang dilakukan di darat
  50. pengeboran lepas pantai pengeboran minyak atau gas di laut atau di danau besar
  51. pengeboran terarah pengeboran yang sengaja menyimpangkan arah lubang bor untuk menghindari halangan dengan membuat perpotongan tambahan atau menuju arah yang berbeda dari semula
  52. pengeboran tumbuk pengeboran yang menggunakan prinsip tumbukan batang bor dengan mata bornya pada batuan
  53. perangkat pengeboran unit pengebor minyak yang terdiri atas derek dan peralatan permukaan, kecuali unit daya
  54. peretakan penerapan tekanan hidraulis pada formasi untuk menciptakan retakan-retakan sehingga minyak dan gas dapat mengalir ke dalam sumur
  55. pompa minyak alat yang menekan minyak panas dan mengarahkannya ke nozel
  56. produk instalasi gas cairan gas bumi yang dihasilkan oleh instalasi pemroses gas atau oleh fasilitas lapangan
  57. reservoir zona tempat kandungan minyak dan gas terperangkap
  58. saluran induk jalur pipa utama yang menghubungkan ladang minyak dengan kilang atau tempat pengapalan
  59. sel udara rongga kecil di antara kedua lapis selaput telur, berisi udara; sel udara yang biasanya terletak di bagian tumpul dari telur; sel udara yang berfungsi sebagai cadangan oksigen untuk pernapasan embrio
  60. selongsong pancing alat untuk menangkap yang diturunkan ke dalam sumur untuk mengeluarkan ikan
  61. setang bor batang pipa bor yang berat untuk memperbesar tekanan pahat, terbuat dari baja campuran yang kuat, berlubang, panjangnya 30 kaki, berat mencapai ½–2 ton, dan jumlah batang pipa tergantung pada berat yang diperlukan agar pahat dapat bekerja
  62. sifat mengeram sifat ayam betina dewasa untuk mengerami telurnya
  63. tambang bawah tanah tempat penggalian batu bara dan sebagainya, jauh di bawah permukaan tanah
  64. tangki oli tangki yang berisi bahan pelumas kendaraan bermotor
  65. tombak pancing alat penangkap yang diturunkan ke dalam pipa yang jatuh di dalam sumur untuk mengeluarkan pipa itu

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan politik: (Politik dan Pemerintahan)

  1. abstain tidak memberikan suara (dalam pemungutan suara); tidak menentukan sikap
  2. administrator pengusaha atau pembesar setempat
  3. administrator orang yang mempunyai kemampuan memerintah yang sangat baik
  4. akar rumput rakyat kecil
  5. akreditasi wilayah negara penerima yang merupakan yurisdiksi diplomatik bagi perwakilan diplomatik suatu negara pengirim yang ditetapkan menurut prinsip-prinsip hukum diplomatik yang telah disetujui masyarakat internasional
  6. aktivis orang yang menggerakkan (demonstrasi dan sebagainya)
  7. aktivisme doktrin yang menekankan perlunya tindakan kekerasan untuk mencapai tujuan politik
  8. aliansi ikatan antara dua negara atau lebih dengan tujuan politik
  9. ancaman usaha yang dilaksanakan secara konsepsional melalui tindak politik dan atau kejahatan yang diperkirakan dapat membahayakan tatanan serta kepentingan negara dan bangsa
  10. angkatan enam puluh enam kelompok pemuda Indonesia yang bekerja sama dengan ABRI menumbangkan Orde Lama dan menegakkan Orde Baru, peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1966
  11. atase pertahanan atase yang ditempatkan di perwakilan negara tertentu untuk melaksanakan urusan keamanan dan pertahanan dengan negara penerima dan negara lain yang menjadi wilayah akreditasi perwakilan tersebut
  12. atase teknis atase yang ditempatkan di perwakilan negara tertentu untuk melaksanakan tugas-tugas teknis sesuai dengan tugas pokok kementerian yang mengirimkan atau sesuai dengan tugas pokok lembaga pemerintah
  13. autokrasi (bentuk) pemerintahan dengan kekuasaan mutlak pada diri seseorang; kediktatoran
  14. autokrat orang yang mempunyai kekuasaan mutlak; diktator
  15. badan pembuat undang-undang badan yang terdiri atas orang-orang yang menduduki jabatannya melalui pemilihan umum dan membuat keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
  16. balot suara yang diberikan dalam pemilihan
  17. balot kertas yang memuat nama calon untuk dipilih yang dibagi-bagikan kepada para pemilih agar mereka dapat menentukan pilihannya atau menambahkan nama yang belum dicantumkan
  18. bilateralisme praktik meningkatkan hubungan dagang antara dua negara dengan cara membuat perjanjian yang mengatur hal, seperti volume dan komposisi perdagangan serta harga barang komoditas
  19. bipolaritas sistem perimbangan kekuatan yang menempatkan negara-negara ke dalam dua kutub kekuatan yang saling bersaingan dan dipimpin oleh satu kekuatan penentu
  20. bipolisentrisme sistem politik internasional yang ditandai dengan pengendoran blok-blok yang bersaing menjadi aliansi yang tidak begitu kohesif (bersatu padu) dan bangkitnya Negara Non-Blok yang berpengaruh
  21. citra politik gambaran diri yang ingin diciptakan oleh seorang tokoh masyarakat
  22. daerah perwalian daerah yang tidak mempunyai pemerintahan sendiri, tetapi ditempatkan di bawah sistem perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa
  23. dekonsentrasi pelimpahan wewenang dari pemerintah, kepala wilayah, instansi vertikal tingkat atas kepada pejabat daerah
  24. demagog penggerak (pemimpin) rakyat yang pandai menghasut dan membangkitkan semangat rakyat untuk memperoleh kekuasaan
  25. demagogi penghasutan terhadap orang banyak dengan kata-kata yang dusta untuk membangkitkan emosi rakyat
  26. demokrasi (bentuk atau sistem) pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat
  27. demokrasi gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara
  28. demokrasi absolut bentuk demokrasi yang memberikan kekuasaan tertinggi secara langsung kepada rakyat
  29. demokrasi perwakilan bentuk demokrasi dengan kekuasaan tertinggi yang dijalankan melalui sistem perwakilan
  30. diaspora masa tercerai-berainya suatu bangsa yang tersebar di berbagai penjuru dunia dan bangsa tersebut tidak memiliki negara, misalnya bangsa Yahudi yang tersebar di seluruh dunia
  31. dinas intelijen dinas dalam angkatan bersenjata atau badan khusus negara yang menyelidiki segala aliran politik di dalam negeri dan kegiatan politik oleh agen dari negara lain
  32. diplomasi intermestik diplomasi yang dilakukan aktor subnasional, pemerintah regional, dan/atau pemerintah lokal yang bertujuan menggabungkan masalah internasional dengan masalah domestik, atau menyelesaikan masalah internasional dengan menggunakan cara domestik; paradiplomasi
  33. diplomasi megafon diplomasi saling meneriakkan sikap keras, tuduh-menuduh, ancam-mengancam pihak yang bermusuhan
  34. diplomasi preventif diplomasi yang berusaha mencegah campur tangan langsung negara besar dalam krisis yang timbul di dunia ketiga
  35. ekspatriasi tindakan seseorang untuk melepaskan kesetiaan terhadap negaranya
  36. ekspatriasi tindakan meninggalkan tanah air untuk berdiam selamanya di negara lain
  37. ekspatriasi pembuangan yang dilakukan oleh negara atas warganya
  38. elektabilitas kemampuan atau kecakapan untuk dipilih menduduki suatu jabatan dalam pemerintahan
  39. elektorat golongan masyarakat yang secara hukum memiliki hak untuk memilih
  40. entente persetujuan (biasanya tidak tertulis) antara dua negara atau lebih dalam melakukan tindakan atau kebijaksanaan kerja sama
  41. faksi kelompok di dalam suatu partai politik, beranggotakan para politisi yang mencoba menonjolkan diri dengan cara-cara oportunistis atau dengan cara mendorong perpecahan di dalam partai politiknya, bahkan di dalam negara
  42. federasi gabungan beberapa negara bagian yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat yang mengurus hal-hal mengenai kepentingan nasional seluruhnya (seperti keuangan, urusan luar negeri, dan pertahanan)
  43. filibuster taktik menguasai sidang melalui pidato yang berkepanjangan dan tidak habis-habisnya dengan tujuan menggagalkan penetapan suatu undang-undang oleh lembaga legislatif atau untuk memaksa diterimanya suatu pandangan dari si pembicara
  44. golongan merah golongan komunis
  45. golongan merah golongan Nasrani
  46. golongan putih warga negara yang menolak memberikan suara dalam pemilihan umum sebagai tanda protes
  47. golongan putih golongan muslim
  48. gradualisme siasat untuk mengadakan perubahan sosial dengan melakukan pembaharuan khusus yang bertujuan menciptakan masyarakat sosialis
  49. hak keterwakilan hak untuk mendapat pengakuan terhadap wakil negara yang dikirim ke luar negeri dan hak untuk menerima wakil negara lain dalam hal pembukaan hubungan diplomatik; hak legasi
  50. hak legasi hak keterwakilan
  51. hubungan internasional ilmu tentang interaksi, relasi, dan komunikasi yang terjalin antarnegara, berkaitan dengan kebijakan luar negeri yang meliputi diplomasi, konflik, kesejahteraan, ekonomi, dan perdamaian dunia
  52. hukum darurat hukum yang disusun oleh suatu negara untuk menghadapi keadaan darurat
  53. inkonstitusional tidak berdasarkan konstitusi atau undang-undang dasar; bertentangan dengan (melanggar) undang-undang dasar
  54. inspeksi wilayah jabatan inspektur; kantor inspektur
  55. institusionalisasi proses pelembagaan atau pemberian karakter kepada lembaga
  56. integrasi bangsa penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan suatu identitas nasional
  57. integrasi wilayah pembentukan wewenang kekuasaan nasional pusat atas unit-unit atau wilayah politik yang lebih kecil yang mungkin beranggotakan kelompok budaya atau sosial tertentu
  58. interegnum masa peralihan dari satu pemerintahan ke pemerintahan lain dalam satu negeri
  59. internalisasi penghayatan terhadap suatu ajaran, doktrin, atau nilai sehingga merupakan keyakinan dan kesadaran akan kebenaran doktrin atau nilai yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku
  60. interpelan interpelator
  61. interpelasi permintaan anggota badan legislatif kepada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah di bidang tertentu
  62. interpelator anggota legislatif yang meminta keterangan kepada pemerintah
  63. jalan buntu keadaan yang memaksa pihak yang bertentangan berhenti (karena mempunyai kekuatan seimbang) pada suatu titik tertentu sebab kedua belah pihak sudah tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur
  64. jaminan internasional perjanjian antarnegara untuk menjaga hak atau kondisi tertentu
  65. jingoisme pandangan yang terlalu mengagung-agungkan kebesaran dan kekuasaan negeri sendiri; rasa kesetiaan dan kecintaan kepada tanah air secara berlebih-lebihan
  66. juru runding pejabat pemerintah yang pekerjaannya merundingkan masalah negara, misalnya perdamaian dan perang dengan negara lain
  67. kakostokrasi pemerintahan yang dijalankan oleh orang-orang yang beriktikad buruk
  68. kampanye hitam kampanye dengan cara menjelek-jelekkan lawan politik
  69. kanan partai atau golongan yang berhaluan moderat, yaitu berdasarkan asas keagamaan, kebangsaan, atau tradisi yang sudah ada di dalam percaturan politik dalam negeri sebagai lawan golongan kiri yang berhaluan keras dan berdasar pada sosialisme
  70. kapitalis birokrat orang yang mempunyai kedudukan di dalam lembaga pemerintah atau di dalam organisasi politik yang menyalahgunakan kekuasaan dan kedudukan untuk memperkaya golongan atau diri sendiri
  71. kartel gabungan partai politik yang memiliki tujuan yang sama
  72. kaum revolusioner sekelompok minoritas yang terdiri atas berbagai strata sosial, yaitu orang yang mempunyai ideologi sama dan berjanji akan menentang penindasan, menghilangkan permainan penguasa dan birokrat
  73. keamanan bersama persetujuan resmi di antara negara (sebagian besar negara) di dunia untuk memelihara perdamaian internasional melalui badan-badan
  74. keamanan bersama liga atau konfederasi negara yang diberi kekuasaan untuk menyusun perbedaan internasional dan menggunakan kekuatan untuk melawan agresor
  75. keamanan nasional kemampuan suatu bangsa untuk melindungi nilai-nilai nasionalnya dari ancaman luar
  76. kekebalan diplomatik pembebasan seseorang terhadap tuntutan hukum (seperti gugatan proses kriminal, penangkapan, dan sebagainya) atau terhadap kewajiban tertentu (seperti membayar pajak, memeriksakan barang bawaan) karena berstatus sebagai diplomat atau staf kedutaan besar suatu negara
  77. kekuasaan pemerintah kekuasaan eksekutif
  78. kelas baru sekelompok orang yang memiliki hak istimewa dalam bidang politik dan ekonomi karena monopoli administratif yang dipegangnya
  79. kelas penguasa sekelompok kecil orang dalam masyarakat yang melakukan semua fungsi politik, monopoli kekuasaan, dan memperoleh hak-hak istimewa
  80. kelompok kumpulan orang yang memiliki beberapa atribut sama atau hubungan dengan pihak yang sama
  81. kewenangan prosedural kewenangan yang diperoleh melalui peraturan perundang-undangan, misalnya kewenangan polisi, jaksa dan sebagainya
  82. kewenangan substansial kewenangan yang diperoleh dari tradisi, kekuatan sakral, kualitas pribadi, dan instrumental, misalnya kewenangan raja
  83. kiri sebutan kepada partai (golongan) berhaluan sosialisme yang lama yang menghendaki perubahan secara radikal (tentang politik, partai, dan sebagainya)
  84. klik penguasa kelompok yang mengoordinasi dan mengendalikan keputusan sampai di luar bidang kebijakan
  85. koalisi kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dalam parlemen
  86. koeksistensi keadaan hidup berdampingan secara damai antara dua negara (bangsa) atau lebih yang berbeda atau bertentangan pandangan politiknya
  87. kohabitasi keadaan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu tanpa membentuk koalisi
  88. koloni kelompok orang yang bermukim di daerah baru yang merupakan daerah asing, sering jauh dari tanah air dan tetap mempertahankan ikatan dengan tanah air atau negara asal
  89. komisaris petugas partai politik pada tingkatan desa
  90. kondominium negeri (daerah) yang dikuasai bersama
  91. konflik horizontal konflik antardaerah atau antarmasyarakat
  92. konflik vertikal konflik antara pemerintah pusat dan daerah; konflik antarkelas sosial tertentu
  93. konfrontasi cara menentang musuh atau kesulitan dengan berhadapan langsung dan terang-terangan
  94. kongres dewan legislatif yang terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat, yang pada dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah
  95. konstitusionalisme paham tentang pembatasan kekuasaan dan jaminan hak rakyat melalui konstitusi
  96. kontra revolusioner bertentangan dengan atau menyimpang dari revolusi
  97. kontrol sosial kesadaran bersama sebagai manusia yang dibatasi oleh kekuatan yang sepadan bagi intensitas dengan lingkungan untuk bertingkah laku dalam cara tertentu tanpa memandang secara berlebih-lebihan kepentingan sendiri
  98. krisis konfrontasi yang intensif dan dahsyat yang terjadi dalam waktu singkat dan merupakan ganti peperangan dalam era nuklir
  99. krisis legitimasi memudarnya pengakuan dan dukungan masyarakat kepada pemerintah dan pemimpin
  100. kuasa usaha orang yang melakukan kewajiban dan pekerjaan duta apabila duta tidak ada
  101. legasi kelompok diplomat yang mewakili pemerintahnya di luar negeri, tetapi wewenangnya tidak lebih besar daripada wewenang duta besar
  102. lembaran negara lembaran resmi yang dikeluarkan oleh negara sebagai tempat mengundangkan peraturan perundang-undangan tertentu; berita negara
  103. mahkamah dunia majelis pengadilan untuk perkara atau pelanggaran hukum yang menyangkut beberapa negara atau yang bersifat internasional
  104. Majelis Perubahan Undang-Undang Dasar badan yang ada menurut UUDS 1950 yang berwenang mengubah UUDS 1950
  105. majelis tinggi badan yang mewakili rakyat yang para anggotanya dapat ditentukan atas dasar keturunan, penunjukan, atau pemilihan
  106. maklumat pemerintah pengumuman yang dikeluarkan oleh pemerintah, misalnya maklumat tanggal 14 November 1945 tentang perubahan pertanggungjawaban menteri, yakni tidak lagi kepada presiden, tetapi kepada Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat
  107. maklumat presiden pengumuman yang dikeluarkan oleh presiden, misalnya maklumat tanggal 29 Juni 1959 tentang pengambilan kembali kekuasaan pemerintahan oleh presiden dari tangan kabinet
  108. manipulasi suara manipulasi yang dilakukan saat penghitungan suara dalam pemilihan umum
  109. marhaenisme paham yang bertujuan memperjuangkan nasib kaum kecil untuk mendapatkan kesejahteraan hidup
  110. marhaenisme ideologi politik yang tumbuh dan berkembang di Indonesia berdasarkan keadaan dan keinginan masyarakat Indonesia dengan asas sosionasional, sosiodemokrasi, gotong royong, kebangsaan, kemerdekaan beragama, dan kerakyatan
  111. masalah warga negara segala sesuatu yang menyangkut kehidupan warga negara dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara
  112. mayoritas mutlak jumlah suara terbanyak pemilih yang meyakinkan yang dapat dikumpulkan dalam pemungutan suara untuk menentukan kemenangan
  113. mayoritas tunggal jumlah suara pemilih yang mencapai 60%–90%, yang dapat dikumpulkan oleh sebuah partai dalam pemungutan suara
  114. menganan berpindah haluan ke partai kanan
  115. mob sekelompok orang (tanpa dukungan masyarakat) yang dengan marah menyerang dan berusaha melukai atau merusak suatu objek tanpa mengindahkan norma sosial dan hanya berpegang pada pertimbangan yang sederhana
  116. mobilitas sosial perubahan kedudukan warga masyarakat kelas sosial yang satu ke kelas sosial yang lain
  117. monokrasi pemerintahan yang dijalankan oleh seorang penguasa
  118. mosi tidak percaya pernyataan tidak percaya dari Dewan Perwakilan Rakyat terhadap kebijakan pemerintah
  119. negara penerima negara yang menurut kesepakatan bersama telah menyetujui untuk menerima pembukaan suatu perwakilan diplomatik atau konsuler di negaranya
  120. negara pengirim negara yang atas kesepakatan bersama telah memutuskan untuk membuka perwakilan diplomatik atau konsuler di negara lain
  121. obstruksi penghambatan yang dilakukan oleh golongan politik tertentu untuk menghalangi diterimanya suatu undang-undang atau peraturan oleh badan legislatif
  122. oligark anggota dari sekelompok kecil orang yang memegang kekuasaan dalam suatu negara; anggota oligarki
  123. oligarki pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompok tertentu
  124. oportunis orang yang menganut paham oportunisme
  125. oposisi partai penentang di dewan perwakilan dan sebagainya yang menentang dan mengkritik pendapat atau kebijaksanaan politik golongan yang berkuasa
  126. otonomi pemerintahan sendiri
  127. pascakebenaran berkaitan dengan keadaan ketika fakta objektif tidak terlalu berpengaruh dalam membentuk opini publik, lebih mengutamakan emosi dan kepercayaan pribadi
  128. pelobian bentuk partisipasi politik yang mencakup usaha individu atau kelompok untuk menghubungi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dengan tujuan memengaruhi keputusan atau masalah yang dapat menguntungkan sejumlah orang
  129. pelucutan senjata sepihak taktik yang dipakai oleh pemimpin negara perunding untuk mengatasi jalan buntu dalam perundingan perlucutan senjata dengan berusaha mengambil jalan keluar secara sepihak, dengan tujuan bahwa, kalau satu pihak menghentikan pembuatan senjata, pihak lain diharapkan akan berbuat yang sama
  130. pembangunan sosial keadaan hidup yang harus dipandang dari sudut kualitas yang dilihat dari pemikiran menyeluruh dan dari sudut kuantitas yang dapat diukur dan diamati
  131. pembaruan sosial gerakan umum atau hasil khusus untuk menghapuskan kesalahan fungsi sistem sosial atau bagiannya
  132. pemerhati kebijakan publik pemerhati sistem konsep resmi yang menjadi landasan perilaku umum
  133. pemusatan perubahan kekuasaan politik dari badan-badan pemerintah daerah ke pemerintah pusat
  134. pemusatan penyerahan kekuasaan dari pembuat undang-undang kepada anggota eksekutif
  135. penaklukan perbuatan menaklukkan wilayah suatu negara melalui peperangan, mendapatkan wilayah secara tetap akibat dari peperangan atau penyerangan yang penuh kemenangan
  136. pendekatan sejarah studi tentang peristiwa masa lampau dalam tenggang waktu tertentu dengan pengelompokan dan penafsiran berbagai keterangan secara kronologis
  137. pengakuan de facto pengakuan terhadap suatu pemerintahan yang secara nyata menjalankan kekuasaan efektif pada suatu negara atau wilayah
  138. pengakuan negara proses yang menjadikan suatu kesatuan politik menjadi anggota hukum internasional dan diterima sebagai anggota baru masyarakat internasional
  139. pengakuan pemerintah tindakan resmi (seperti tukar-menukar duta besar) yang mengakui adanya pemerintahan dan berarti kesiapan untuk mengadakan hubungan resmi
  140. penjelasan nomotetik penjelasan berdasarkan proporsi umum yang dapat diterapkan
  141. perekrutan pemilihan dan pengangkatan orang untuk mengisi peran tertentu dalam sistem sosial berdasarkan sifat dan status seperti suku, kelahiran, kedudukan sosial, dan prestasi atau kombinasi dari kesemuanya
  142. perjanjian persetujuan resmi antara dua negara atau lebih dalam bidang keamanan, perdagangan, dan sebagainya
  143. perjuangan salah satu wujud interaksi sosial, termasuk persaingan, pelanggaran, dan konflik
  144. perjuangan kelas konflik antara satu kelas atau kelompok (proletar, tani, dan sebagainya) dan kelas lain (borjuis, tuan tanah, dan sebagainya) atau kelompok lain
  145. perlombaan senjata usaha suatu negara atau persekutuan beberapa negara untuk mendapatkan keunggulan militer atas lawan-lawannya, baik melalui penambahan persenjataan konvensional maupun melalui peningkatan persenjataan strategis berteknologi canggih
  146. plutokrasi sistem politik yang dikuasai oleh kaum kaya atau kaum pemilik modal (kapitalis)
  147. polisentrisme anggapan bahwa pusat komunisme tidak terbatas pada satu tempat saja, tetapi terdapat di setiap negara komunis
  148. politik air hangat kebijakan politik yang dianut Rusia yang mencerminkan usaha mencari pelabuhan bebas es sepanjang tahun
  149. politik fiskal tindakan atau kebijakan pemerintah di pusat dan di daerah yang berhubungan dengan masalah perpajakan
  150. pragmatik berkenaan dengan negara, pemerintahan
  151. radikal amat keras menuntut perubahan (undang-undang, pemerintahan)
  152. reliabilitas perihal sesuatu yang bersifat reliabel (bersifat andal)
  153. totalitarianisme sistem pemerintahan yang tidak memberikan kebebasan individu dan mengontrol seluruh aspek kehidupan individu
  154. trias politika pengelompokan kekuasaan negara atas kekuasaan legislatif (kekuasaan membuat undang-undang), kekuasaan eksekutif (kekuasaan melaksanakan undang-undang), dan kekuasaan yudikatif (kekuasaan mengadili)
  155. tsunami politik goncangan politik yang besar yang biasanya digunakan untuk mengacaukan stabilitas perpolitikan yang sudah mapan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan pramuka:

  1. adik panggilan untuk pramuka yang lebih muda usia atau tingkatannya
  2. andalan pembina (dalam gerakan pramuka)
  3. andik anak didik
  4. bantara tingkatan pertama dalam pramuka penegak
  5. barung satuan terkecil pramuka siaga yang terdiri atas 5—10 orang
  6. bucik kata panggilan untuk pembantu pembina pramuka siaga putri
  7. bunda panggilan kepada pembina pramuka siaga putri
  8. D kode untuk pramuka pandega
  9. dasa darma kode moral untuk pramuka penggalang, penegak, pandega, dan anggota dewasa
  10. dwisatya janji yang diucapkan pramuka siaga
  11. kakak kata panggilan untuk pembina dan pembantu pembina pramuka penggalang, penegak, dan pandega
  12. kwartir organisasi pelaksana yang bertugas mengatur dan mengelola kegiatan kepramukaan yang beranggotakan para andalan
  13. pakcik kata panggilan untuk pembantu pembina pramuka siaga putra
  14. pandu sebutan untuk pramuka sebelum tahun 1961
  15. pembina pendidik dalam gerakan pramuka
  16. penegak pramuka yang berusia 16—20 tahun
  17. penggalang pramuka yang berusia 11-15 tahun
  18. persabhara perkemahan saka bhayangkara
  19. pinru pemimpin regu
  20. pinrung pemimpin barung
  21. pinsa pemimpin sangga
  22. pita leher kain atau pita merah putih yang diikatkan melingkar di kerah baju pramuka putri
  23. pradana pemimpin sangga utama
  24. pramuka utama pramuka tertinggi, dijabat oleh presiden
  25. pratama pemimpin regu utama
  26. rairan raimuna ranting
  27. regu satuan terkecil pramuka penggalang
  28. sangga satuan terkecil dalam pramuka yang terdiri atas 5 – 10 orang
  29. sangga kerja sangga yang dibentuk berdasarkan tugas atau pekerjaan tertentu
  30. setangan leher kacu atau kain berwarna merah putih yang dikenakan di leher pramuka putra
  31. siaga anggota gerakan pramuka yang berusia 7-10 tahun
  32. SKK syarat kecakapan khusus
  33. sulung pemimpin barung utama dalam gerakan pramuka
  34. sulung pemimpin barung utama
  35. syarat kecakapan khusus semua syarat yang harus dipenuhi seorang pramuka untuk memperoleh tanda kecakapan khusus; disingkat SKK
  36. tanda kecakapan khusus tanda yang menunjukkan kecakapan seorang pramuka di bidang tertentu sesuai dengan usia, jenis kelamin, dan kemampuan jasmani serta rohani; disingkat TKK
  37. tanda kecakapan umum tanda yang menunjukkan kecakapan umum seorang anggota Pramuka yang sudah dipenuhinya; disingkat TKU
  38. TKK tanda kecakapan khusus
  39. TKU tanda kecakapan umum
  40. trisatya janji yang diucapkan pramuka penggalang, penegak, pandega dan pramuka dewasa
  41. wirakartika saka pramuka yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat
  42. yanda panggilan kepada pembina pramuka siaga putra

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan psikologi:

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan sastra:

  1. abaian penghilangan atau pengubahan bagian naskah yang tidak dipahami lagi oleh penyalin
  2. aforisme pernyataan yang padat dan ringkas tentang sikap hidup atau kebenaran umum (seperti peribahasa)
  3. agon adegan dalam drama yang menunjukkan perdebatan (perselisihan) antara tokoh protagonis dan tokoh antagonis
  4. agroikos pelaku yang berperan sebagai pemain yang menjadi bulan-bulanan atau bahan tertawaan
  5. ajaib sesuatu yang aneh; keheranan; yang tidak dapat diterangkan dengan akal
  6. alazon pelaku yang berperan sebagai pembual, pembohong, dan sebagainya
  7. alegori cerita yang dipakai sebagai lambang (ibarat atau kias) perikehidupan manusia yang sebenarnya untuk mendidik (terutama moral) atau menerangkan sesuatu (gagasan, cita-cita, atau nilai kehidupan, seperti kebijakan, kesetiaan, dan kejujuran)
  8. aliterasi sajak awal (untuk mendapatkan efek kesedapan bunyi)
  9. aliterasi pengulangan bunyi konsonan dari kata-kata yang berurutan
  10. alur rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan saksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan ke arah klimaks dan penyelesaian
  11. alur jalinan peristiwa dalam karya sastra untuk mencapai efek tertentu (pautannya dapat diwujudkan oleh hubungan temporal atau waktu dan oleh hubungan kausal atau sebab-akibat)
  12. alur balik perubahan keadaan yang berlawanan dengan keadaan yang diharapkan
  13. alur bawahan alur kedua atau tambahan yang disisipkan di sela-sela bagian alur utama sebagai variasi
  14. alur cahaya bagan yang berkenaan dengan peralatan tata cahaya, isyarat, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penataan cahaya dalam pementasan lakon
  15. alur cerita jalinan peristiwa dalam cerita untuk memperoleh efek tertentu
  16. alur erat jalinan peristiwa yang sangat padu dalam karya sastra, kalau salah satu peristiwa ditiadakan, keutuhan cerita akan terganggu
  17. alur ketat alur erat
  18. alur longgar jalinan peristiwa yang tidak padu dalam karya sastra
  19. alur menanjak jalinan peristiwa dalam karya sastra yang makin lama makin menanjak, tanpa ada peleraian hingga cerita itu selesai di puncak
  20. alusi majas perbandingan yang merujuk secara tidak langsung seorang tokoh atau peristiwa pada karya sastra; kilatan
  21. amanat gagasan yang mendasari karya sastra
  22. amanat pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca atau pendengar
  23. anabasis bagian alur cerita yang menggambarkan penonjolan kejadian menuju klimaks
  24. anakronisme penempatan tokoh, peristiwa percakapan, dan unsur latar yang tidak sesuai menurut waktu di dalam karya sastra (seperti Hang Tuah melihat arlojinya, lalu menghidupkan pesawat televisinya)
  25. anapes sajak yang terdiri atas tiga suku kata atau dua suku kata tidak bertekanan, yang diikuti oleh suku kata bertekanan
  26. ancang ekstrinsik pendekatan terhadap karya sastra dengan menggunakan ilmu bantu bukan sastra, seperti sejarah, sosiologi, dan psikologi
  27. ancang intrinsik pendekatan terhadap karya sastra yang bertolak dari unsur-unsur dalam karya sastra itu sendiri, yang objek kajiannya semata-mata unsur dalam karya sastra itu
  28. angkatan kelompok sastrawan yang bertindak sebagai kesatuan yang berpengaruh pada masa tertentu dan secara umum menganut prinsip yang sama untuk mendasari karya sastra
  29. angkatan pengangkatan; keangkatan
  30. Angkatan Balai Pustaka sastrawan dan karya sastra yang terbit antara tahun 1920--1950, dipelopori oleh penerbit Balai Pustaka, pada masa ini prosa (roman, novel, cerita pendek, drama dan sebagainya) dan puisi mulai menggantikan kedudukan syair, pantun, gurindam, dan hikayat
  31. angkatan empat puluh lima kelompok pengarang dan seniman yang muncul sekitar tahun 1945
  32. Angkatan Pujangga Baru angkatan sastrawan yang muncul sesudah angkatan Balai Pustaka sebagai reaksi atas banyaknya sensor yang dilakukan oleh Balai Pustaka terhadap karya tulis sastrawan pada masa itu
  33. antagonis tokoh dalam karya sastra yang merupakan penentang dari tokoh utama; tokoh lawan
  34. antah-berantah terdapat di dalam dunia khayal atau dongeng saja
  35. antinovel karya sastra yang pengarangnya meniadakan penggunaan unsur struktur novel dalam pengertian tradisional, khususnya berkenaan dengan perkembangan alur
  36. antiwirawan tokoh yang tidak memiliki nilai keagungan hidup (keberanian, idealisme, dan ketabahan) yang tercermin dalam tindakan dan maksud yang mulia
  37. arsis tekanan suara naik
  38. arsis suku kata yang mendapat tekanan pada suatu kaki sajak
  39. asimilasi penyesuaian (peleburan) sifat asli yang dimiliki dengan sifat lingkungan sekitar
  40. asonansi perulangan bunyi vokal dalam deretan kata; purwakanti
  41. atmosfer suasana perasaan yang bersifat imajinatif dalam naskah drama yang diciptakan oleh pengarangnya
  42. babad kisahan berbahasa Jawa, Sunda, Bali, Sasak, dan Madura yang berisi peristiwa sejarah; cerita sejarah
  43. babak bagian besar dalam suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan)
  44. bahasa bermajas bahasa yang menggunakan kata-kata yang susunan dan artinya sengaja disimpangkan dengan maksud mendapatkan kesegaran dan kekuatan ekspresi
  45. balada sajak sederhana yang mengisahkan cerita rakyat yang mengharukan, kadang-kadang berupa nyanyian (dinyanyikan), kadang-kadang berupa dialog
  46. barok ciri-ciri tertentu yang dimiliki oleh tokoh drama tragedi (seperti sikap agung, tidak langsung)
  47. batak petualang; pengembara
  48. bengawan paya
  49. berketopong diselubungi
  50. bina akumulasi dan akselerasi secara bertahap dalam tempo, intensitas, emosi, dan kelakuan untuk mencapai titik klimaks dalam drama
  51. biomekani metode pementasan yang aktornya berperan hanya seperti boneka, tidak memiliki kepribadian dan kehilangan daya pikir
  52. bombas ungkapan yang berlebih-lebihan dalam berlakon; bahasa atau kata yang muluk-muluk; gembusan
  53. bonet sastra lisan dari Timor berupa tuturan syair, dilantunkan sambil menari membentuk lingkaran dan bergandeng tangan, biasanya dilakukan saat perkawinan atau pesta adat
  54. cacat naskah bagian naskah yang mengandung keburukan
  55. cakapan karya sastra atau bagiannya yang berbentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih, atau adakalanya seorang tokoh berbicara kepada dirinya sendiri atau kepada pembaca dan pendengar; dialog
  56. cakapan tunggal cakapan panjang yang diucapkan oleh seorang tokoh dalam sebuah karya sastra, baik yang ditujukan kepada diri sendiri maupun yang ditujukan kepada pendengar; monolog
  57. cakapan tunggal dramatik sajak yang terdiri atas kata-kata yang diucapkan seorang tokoh tunggal pada saat kritis, yang mengungkapkan keadaan dirinya dan situasi yang dihadapinya
  58. candra bulan
  59. candra sebangsa dewa
  60. caturlarik bait atau sajak yang terdiri atas empat larik, biasanya berpola rima a-b-a-b
  61. caturlarik salah satu dari kedua bait dalam oktaf soneta yang terdiri atas empat baris; kuatren
  62. cerita berantai rangkaian cerita yang cerita pertamanya membuahkan cerita kedua dan selanjutnya
  63. cerita berbingkai cerita yang di dalamnya mengandung cerita lain (pelaku atau peran dalam cerita itu bercerita)
  64. cerita bersambung cerita rekaan yang dimuat sebagian demi sebagian, secara berturut-turut di dalam surat kabar atau majalah; roman berangsur
  65. cerita binatang cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang, biasanya mengandung ibarat, hikmah, atau ajaran budi pekerti; fabel
  66. cerita bingkai cerita berbingkai
  67. cerita ibarat cerita yang disusun untuk menyampaikan ajaran agama, ajaran moral, atau kebenaran umum dengan menggunakan perbandingan atau ibarat; parabel
  68. cerita jenaka cerita penghibur yang membangkitkan tawa, jenaka, keriangan atau sindiran, misalnya Si Kabayan (Sunda), Pak Pandir, Pak Belalang (Melayu)
  69. cerita nyata cerita yang diangkat dari peristiwa yang benar-benar terjadi
  70. cerita pendek kisahan pendek (kurang dari 10.000 kata) yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi (pada suatu ketika)
  71. cerita rakyat cerita dari zaman dahulu yang hidup di kalangan rakyat dan diwariskan secara lisan
  72. cerita rekaan cerita yang sengaja dikarang oleh pengarangnya sebagai hasil khayalannya; cerita khayal; fiksi
  73. ciri mantra (doa) yang dibacakan pada waktu penobatan raja; ceria
  74. citra kesan mental atau bayangan visual yang ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yang khas dalam karya prosa dan puisi
  75. citraan cara membentuk citra mental pribadi atau gambaran sesuatu; kesan atau gambaran visual yang ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yang khas dalam karya prosa dan puisi
  76. dame tokoh wanita yang secara tradisional diperankan oleh laki-laki
  77. datu raja; ratu
  78. datung datuk; kakek
  79. dekontekstualisasi jarak waktu yang memisahkan pembaca teks dengan teks yang ditelitinya sebagai tidak adanya kemungkinan pembaca bertanya secara langsung tentang teks yang ditelitinya
  80. depersonifikasi majas yang berupa pembandingan manusia dengan bukan manusia atau dengan benda (misalnya dikau langit, daku bumi)
  81. dialog batin kata-kata yang diucapkan oleh pemain untuk mengungkapkan pikiran atau perasaannya tanpa ditujukan kepada pemain lain
  82. dialog pemancing kata-kata pemancing yang diucapkan oleh seorang pemain kepada pemain lain yang lupa akan percakapan lanjutannya
  83. dialog pribadi ucapan pemain kepada penonton, dan ucapan itu tidak terdapat dalam naskah
  84. digresi peristiwa yang menyimpang dari pokok masalah yang sedang dihadapi dalam karya sastra
  85. digresi bagian yang tidak langsung bertalian dengan tema dan alur karya sastra
  86. diri engkau
  87. distikon puisi yang setiap baitnya terdiri atas dua baris, biasanya berirama akhir; kuplet tertutup
  88. drama komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (peran) atau dialog yang dipentaskan
  89. drama cerita atau kisah, terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater
  90. drama kejadian yang menyedihkan
  91. drama absurd drama yang sengaja mengabaikan atau melanggar konvensi alur, penokohan, tematik
  92. drama baca naskah drama yang hanya cocok untuk dibaca, bukan dipentaskan
  93. drama borjuis drama yang bertema tentang kehidupan kaum bangsawan (muncul abad ke-18)
  94. drama duka drama yang khusus menggambarkan kejatuhan atau keruntuhan tokoh utama
  95. drama duka drama yang melukiskan tikaian di antara tokoh utama dan kekuatan yang luar biasa yang berakhir dengan malapetaka atau kesedihan; tragedi
  96. drama duka ria drama dengan alur yang sebenarnya lebih cocok untuk drama duka, tetapi berakhir dengan kebahagiaan
  97. drama heroik drama yang merupakan peniruan bentuk tragedi dan yang selalu bertemakan cinta dan nama baik
  98. drama liris drama yang berbentuk puisi
  99. drama mini kata drama yang dialognya pendek-pendek
  100. drama realis drama yang ditulis sesuai dengan konsep aliran realisme dalam teater
  101. drama satire drama yang berisi sindiran, umumnya bersifat komedi
  102. drama tendens drama yang berisi masalah sosial, seperti kepincangan yang terjadi dalam masyarakat
  103. dramaturg ahli seni drama
  104. dramaturg pengarang naskah drama
  105. dramaturgi keahlian dan teknik penyusunan karya dramatik
  106. dwimatra larik yang terdiri atas dua kaki matra (dua pasang kaki yang bertekanan)
  107. edisi versi karya sastra yang diterbitkan pada waktu dan tempat tertentu
  108. ekranisasi alih wahana
  109. eksodos adegan penutup dalam drama Yunani kuno, khususnya tragedi
  110. eksposisi bagian awal karya sastra yang berisi keterangan tentang tokoh dan latar; paparan
  111. enjambemen peristiwa sambung-menyambungnya isi dua larik sajak yang berurutan
  112. envoi bait penutup yang pendek
  113. epifora pengulangan sebuah kata atau lebih pada akhir beberapa larik sajak atau pada akhir beberapa frasa yang berurutan untuk mencapai kesedapan bunyi atau keefektifan bahasa; pengulangan kata-kata untuk penegasan dalam puisi
  114. epigraf kalimat atau bagian kalimat pada bagian awal karya sastra yang menggambarkan tema
  115. epigram syair atau ungkapan pendek yang mengandung gagasan atau peristiwa yang diakhiri dengan pernyataan menarik dan biasanya merupakan sindiran
  116. epigram peribahasa yang padat dan penuh kearifan, sering mengandung paradoks
  117. epilog bagian penutup pada karya sastra, yang fungsinya menyampaikan inti sari cerita atau menafsirkan maksud karya itu oleh seorang aktor pada akhir cerita
  118. epilog pidato singkat pada akhir drama yang memuat komentar tentang apa yang dilakonkan
  119. epilog peristiwa terakhir yang menyelesaikan peristiwa induk
  120. epitel kata atau frasa yang ditambahkan pada nama seseorang atau sesuatu untuk memerikan sifat khas nya; julukan
  121. epos cerita kepahlawanan; syair panjang yang menceritakan riwayat perjuangan seorang pahlawan; wiracarita
  122. erotika karya sastra yang tema atau sifatnya berkenaan dengan nafsu kelamin atau keberahian
  123. eskapisme kehendak atau kecenderungan menghindar dari kenyataan dengan mencari hiburan dan ketenteraman di dalam khayal atau situasi rekaan
  124. fabel cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti)
  125. fabula istilah Latin untuk berbagai bentuk drama
  126. fiksi cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya)
  127. fiksi mini fiksi pendek yang dibuat tidak lebih dari 140 karakter huruf
  128. filmisasi alih wahana ke film
  129. fokalisasi sudut pandang penceritaan
  130. garis lakon bagian cerita yang mengandung situasi dramatis
  131. gawatan bagian alur yang mencakup rumitan dan tikaian serta menuju ke klimaks atau titik balik; gerak menanjak
  132. gazal puisi yang berasal dari Persia, terdiri atas delapan baris, tiap bait berisi perihal asmara dan tiap baris berakhir dengan kata yang sama
  133. gejala sastra isu-isu seperti pelarangan, pengadilan sastra, kata dan istilah khas yang menjadi perdebatan sastra
  134. gemaung berkumandang; bergaung
  135. gemawan berbagai-bagai rupa awan
  136. gemawan melayang (tentang awan)
  137. gembusan bombas
  138. gemirang girang; sukaria
  139. genre jenis, tipe, atau kelompok sastra atas dasar bentuknya; ragam sastra
  140. gentala kereta sakti yang bergerak sendiri
  141. gerak menanjak gawatan
  142. gerak tentangan gerak seorang pemain di atas pentas yang berlawanan dengan gerak kelompok pemain pada umumnya
  143. gita puja sajak lirik yang dinyanyikan untuk memuliakan Tuhan atau sesuatu yang dimuliakan seperti pahlawan bangsa, cita-cita; himne
  144. guru lagu bunyi sanjak akhir tertentu di setiap baris kalimat tembang macapat
  145. guru suara guru lagu
  146. guru wilangan jumlah suku kata tertentu dalam setiap tembang macapat
  147. haiku puisi Jepang yang biasanya menggunakan ilusi dan perbandingan, terdiri atas 17 suku kata yang terbagi menjadi 3 larik, larik pertama 5 suku, larik kedua 7 suku, dan larik ketiga 5 suku
  148. heptameter sajak yang terdiri atas tujuh suku
  149. hero tokoh utama dalam novel, puisi, dan sebagainya yang mampu menimbulkan rasa simpati pembaca
  150. iambus pertentangan bunyi keras (panjang) dan lunak (pendek)
  151. ictus tekanan yang berulang-ulang pada urutan sajak
  152. idealisme aliran yang mementingkan khayal atau fantasi untuk menunjukkan keindahan dan kesempurnaan meskipun tidak sesuai dengan kenyataan
  153. insanan majas yang memberikan sifat-sifat manusia kepada barang yang tidak bernyawa; personifikasi
  154. interpolasi penyisipan kata, kalimat, dan sebagainya dalam buku atau naskah
  155. interpolasi pengalihan pola (pikir, pandangan, dan sebagainya)
  156. intertekstualitas hubungan yang muncul antara teks-teks berbeda, khususnya teks sastra, atau pengacuan dalam satu teks dengan teks yang lain
  157. irama alunan yang terjadi karena perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dalam arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada (dalam puisi)
  158. ironi majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan makna sesungguhnya, misalnya dengan mengemukakan makna yang berlawanan dengan makna yang sebenarnya dan ketidaksesuaian antara suasana yang diketengahkan dan kenyataan yang mendasarinya
  159. ironi dramatik situasi yang timbul dalam drama, apabila seorang tokoh mengucapkan sesuatu yang bermakna bagi pembaca atau penonton, tetapi tidak disadari oleh tokoh lain
  160. ironi dramatik informasi yang diberikan kepada penonton atau pembaca melalui ucapan mengenai identitas seorang tokoh, maksud, atau suatu peristiwa
  161. jawi Melayu
  162. jayeng menang atas; menang di
  163. jeda larik hentian arus ujaran dalam pembacaan sajak yang ditentukan oleh peralihan larik dalam sajak
  164. jentaka celaka; sengsara; sial
  165. jihat arah; sisi; pihak
  166. juru panggil orang yang bertugas memanggil para pemain dalam pertunjukan drama
  167. kakawin jenis puisi Jawa Kuno
  168. kakofoni rangkaian bunyi yang tidak harmonis yang sengaja digunakan dalam puisi untuk mendapatkan efek artistik atau menarik perhatian pembaca
  169. kanon karya drama yang dianggap ciptaan asli seorang penulis
  170. kanon karya drama yang dianggap ciptaan asli seorang penulis
  171. kanto bagian puisi yang panjang
  172. karas papan kayu atau keping batu yang dipakai oleh penyair susastra Jawa Kuno untuk menuliskan karyanya
  173. katarsis kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis
  174. katastrofe penyelesaian (akhir) suatu drama, terutama drama klasik yang bersifat tragedi
  175. kawah candradimuka kawah yang keramat dan sakti dalam cerita wayang tempat penggemblengan kesatria agar menjadi sakti dan tangguh
  176. kejadian peristiwa dalam suatu drama yang dinyatakan dalam gerak dan dialog
  177. kejutan perubahan dalam lakuan secara tiba-tiba dan tidak terduga sehingga lanjutan cerita tidak sesuai dengan dugaan pembaca
  178. kelong pantun Bugis
  179. kialan pertunjukan drama tanpa suara karena dialog diganti dengan gerakan tangan, badan, dan mimik; pantomim
  180. kilas balik sorot balik
  181. kilatan ragam gaya bahasa perbandingan yang merujuk secara tidak langsung pada suatu karya sastra, salah seorang tokoh, atau peristiwanya; alusi
  182. klimaks kejadian atau adegan yang paling menarik atau penting
  183. koherensi keselarasan yang mendalam antara bentuk dan isi karya sastra
  184. kolase teknik penyusunan karya sastra dengan cara menempelkan bahan-bahan, seperti ungkapan asing dan kutipan, biasanya dianggap tidak berhubungan satu dengan yang lain
  185. kolase cara menentukan naskah yang dianggap asli dengan membanding-bandingkan naskah yang ada
  186. kolator orang (petugas) yang membanding-bandingkan naskah untuk menentukan naskah yang dianggap asli; orang (petugas) yang melakukan kolase
  187. kolofon catatan penulis, umumnya pada akhir naskah atau terbitan, berisi keterangan mengenai tempat, waktu, dan penyalin naskah
  188. komedi satire komedi yang berisi pernyataan sindiran (kepedihan, kegetiran, dan sebagainya) terhadap suatu keadaan atau seseorang
  189. konflik ketegangan atau pertentangan di dalam cerita rekaan atau drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dan sebagainya)
  190. konon kabar
  191. konon istimewa pula; apalagi; jangan lagi
  192. konsonansi pengulangan bunyi konsonan yang berdekatan yang mengapit vokal yang berbeda, digunakan dalam puisi untuk mencapai efek tertentu
  193. korespondensi perihal hubungan antara bunyi yang satu dan yang lain dalam sajak
  194. korespondensi hubungan antara bentuk dan isi
  195. korpus himpunan karangan dengan tema, masalah, pengarang, atau bentuk yang sama
  196. krisis saat yang menentukan di dalam cerita atau drama ketika situasi menjadi berbahaya dan keputusan harus diambil
  197. kuatren puisi yang terdiri atas empat larik dalam satu bait; puisi empat seuntai
  198. kubisme usaha (dalam puisi) untuk memecah-mecah unsur pengalaman, kemudian menyusunnya kembali dalam sintesis baru
  199. kuin sajak lima seuntai
  200. kuintet puisi (sajak) yang setiap baitnya terdiri atas lima larik
  201. kuplet tertutup distikon
  202. lakon peristiwa atau karangan yang disampaikan kembali dengan tindak tanduk melalui benda perantara hidup (manusia) atau sesuatu (boneka, wayang) sebagai pemain
  203. lakon peran utama
  204. lakon karangan yang berupa cerita sandiwara (dengan gaya percakapan langsung)
  205. lakon perbuatan; kejadian; peristiwa
  206. lakon episodik lakon yang terdiri atas sejumlah episode yang jalinannya mengikuti arus longgar
  207. laku dramatis laku yang sesuai dengan kehendak perwatakan dan didasarkan pada pergolakan yang terjadi dalam jiwa pelaku
  208. lakuan deretan peristiwa nyata atau fiksi yang membangun sebagian alur dramatik
  209. lanturan penyimpangan dalam cerita akibat masuknya bagian cerita yang menyimpang yang tidak secara langsung berhubungan dengan cerita; digresi
  210. latar keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra
  211. leraian bagian struktur alur sesudah mencapai klimaks yang menunjukkan perkembangan lakuan ke arah penyelesaian
  212. lirik karya sastra (puisi) yang berisi curahan perasaan pribadi
  213. lirik susunan kata sebuah nyanyian
  214. lokalitas wilayah, tempat, kondisi, atau situasi dalam teks yang menggambarkan para pelaku memainkan perannya
  215. lokalitas ruang kultural yang menyimpan potret sosial dan ideologi yang direpresentasikan melalui interaksi tokoh-tokohnya dan dinamika kultural yang mengungkapkan dan menyimpan nilai-nilai tentang manusia dalam kehidupan berkebudayaan
  216. lokalitas proses pemaknaan atas teks, baik yang tersurat maupun yang tersirat
  217. manajer pentas petugas yang berada di belakang pentas untuk memimpin pertunjukan drama
  218. masnawi jenis puisi asal Parsi, berirama dua-dua, dan berisi pujaan
  219. matra bagan yang dipakai dalam penyusunan baris sajak yang berhubungan dengan jumlah, panjang, atau tekanan suku kata
  220. meiosis majas yang mengandung pernyataan yang merendah untuk penekanan, sering dipakai secara ironis, khususnya untuk menggambarkan sesuatu yang luar biasa atau yang mengesankan, misalnya hasilnya agak kurang baik untuk maksud “pekerjaannya gagal”
  221. melodrama lakon modern yang serius, tetapi yang belum dapat disebut sebagai drama duka
  222. melodrama pergelaran seni deklamasi yang diiringi musik
  223. melodramatis bersifat melodrama; bersifat menggetarkan perasaan hati; sensasional
  224. metrum ukuran irama yang ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dalam setiap baris
  225. metrum pergantian naik turun suara secara teratur dengan pembagian suku kata yang ditentukan oleh golongan sintaksis
  226. mimesis tiruan perilaku atau peristiwa antarmanusia
  227. monodi sajak yang dinyanyikan seorang pemeran dalam tragedi Yunani
  228. monodi sajak duka yang dibawakan oleh satu orang dalam meratapi kematian seseorang
  229. monodrama drama yang dimainkan atau dirancang untuk dimainkan oleh seorang aktor atau aktris
  230. monolog dramatik sajak yang terdiri atas kata-kata yang diucapkan seorang tokoh tunggal pada saat kritis yang mengungkapkan keadaan dirinya dan situasi yang dihadapinya
  231. moralitas sopan santun, segala sesuatu yang berhubungan dengan etiket atau adat sopan santun
  232. narasi cerita atau deskripsi suatu kejadian atau peristiwa; kisahan
  233. narasi tema suatu karya seni
  234. naratologi studi tentang narasi dan struktur naratif
  235. nazam puisi yang berasal dari Parsi, terdiri atas dua belas larik, berima dua-dua atau empat-empat, isinya perihal hamba sahaya istana yang setia dan budiman
  236. nazam karangan
  237. nonfiksi yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya)
  238. novel karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku
  239. novel grafis cerita bergambar yang mempunyai alur lebih kompleks daripada komik, tidak berseri
  240. novel polifonik novel yang sangat ritmis yang menggunakan perangkat puitis, seperti aliterasi dan asonansi
  241. novel web novel yang diterbitkan di jaringan internet, berbentuk halaman laman, berkas yang bisa diunduh, atau bentuk elektronik lain
  242. novela kisahan prosa rekaan yang lebih panjang dan lebih kompleks daripada cerita pendek, tetapi tidak sepanjang novel, jangkauannya biasanya terbatas pada satu peristiwa, satu keadaan, dan satu titik tikaian; novelet
  243. novelet novel pendek; novela
  244. novelis pengarang novel
  245. oktaf sajak yang terdiri atas delapan larik dalam satu bait
  246. omnibus kompilasi beberapa karya (film, buku, dan sebagainya), biasanya ditulis atau dibuat oleh orang yang sama, melibatkan karakter yang sama atau memiliki tema yang sama, yang sebelumnya pernah diluncurkan secara terpisah
  247. padah teknik penyusunan peristiwa dan penjelasan dalam alur kisahan atau drama, yang berfungsi memberikan bayangan peristiwa sebelum peristiwa itu terjadi
  248. padatan cerita yang disarikan atau dipendekkan dengan membuang bagian tertentu
  249. pancingan teknik penyajian awal cerita rekaan untuk memancing minat pembaca
  250. panji tokoh cerita sastra Nusantara lama yang dalam pengembangannya menunjukkan sifat kepahlawanan yang mampu mengatasi segala tantangan
  251. parabel cerita rekaan untuk menyampaikan ajaran agama, moral, atau kebenaran umum dengan menggunakan perbandingan atau ibarat
  252. parados kedua bagian kiri dan kanan teater Yunani yang merupakan jalan masuk penonton dan pemain
  253. parados lagu pertama yang dinyanyikan paduan suara sambil berjalan menuju orkestra
  254. pemeranan kelompok sistem pertunjukan drama yang penekanannya pada penggabungan semua peran pada pementasan utama
  255. pendekatan ekstrinsik pendekatan karya sastra dengan menggunakan ilmu bantu bukan sastra, seperti sejarah, sosiologi, dan psikologi
  256. pendekatan intrinsik pendekatan karya sastra dengan menerapkan teori dan kaidah sastra yang penelaahannya bertolak dari karya sastra itu sendiri
  257. pengial pemain yang bermain dengan kialan
  258. pengutik alat yang terbuat dari pisau kecil yang dipakai untuk menulis huruf pada daun lontar dalam tradisi kesusastraan Jawa Kuno
  259. pentameter baris sajak yang terdiri atas lima matra
  260. perkataan cerita; kisah
  261. plot jalan (alur) cerita (dalam novel, sandiwara, dan sebagainya)
  262. prosa karangan bebas (tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi)
  263. prosenium dinding permanen yang berkubah yang memisahkan bagian pentas dari bagian tempat duduk penonton
  264. prosodi kajian tentang persajakan, yaitu mengkaji tekanan, matra, rima, irama, dan bait dalam sajak
  265. protagonis tokoh utama dalam cerita rekaan
  266. protasis eksposisi; paparan
  267. puisi esai ragam sastra berisi pesan sosial dan moral melalui kata sederhana dan pola tertulis berbait-bait, berupa fakta, fiksi, dan catatan kaki
  268. purwapada hiasan dan tanda pada awal penulisan dari rangkaian teks tembang dalam tulisan Jawa
  269. regangan proses menambah ketegangan emosional atau proyeksi vokal suatu adegan
  270. repetisi gaya bahasa yang menggunakan kata kunci yang terdapat di awal kalimat untuk mencapai efek tertentu dalam penyampaian makna ulangan (sandiwara dan sebagainya)
  271. saga cerita rakyat (berdasarkan peristiwa sejarah yang telah bercampur fantasi rakyat); prosa kisahan lama yang bersifat legendaris tentang kepahlawanan keluarga yang terkenal atau pertualangan yang mengagumkan
  272. sasmita gerakan bagian tubuh, seperti tangan, lengan, bahu kepala, atau muka dalam pergelaran drama
  273. sastra peranakan karya sastra yang dihasilkan oleh pengarang berketurunan campuran pribumi dengan peranakan (Tionghoa) yang terbit pada zaman Belanda
  274. satire gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang
  275. sekstet sajak enam seuntai
  276. selarasan kombinasi unsur karya sastra yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat menampilkan keutuhan dasar karya itu
  277. selesaian pengakhiran tikaian dramatik pada akhir suatu karya sastra, biasanya menjelaskan rahasia atau kesalahpahaman yang bertalian dengan alurnya
  278. seloka jenis puisi yang mengandung ajaran (sindiran dan sebagainya), biasanya terdiri atas 4 larik yang berima a-a-a-a, yang mengandung sampiran dan isi
  279. sengkalan sastra sengkalan berupa gambar aksara Jawa
  280. sinrili tradisi lisan yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan, berisi cerita kepahlawanan, keagamaan, dan percintaan, dibawakan oleh seorang penyinrili dengan diiringi musik instrumental dengan gesekan keso-keso (rebab), dimainkan siang hari atau malam hari sesudah sembahyang Isa di anjungan rumah atau tempat terbuka pada waktu-waktu tertentu (perkawinan, syukuran, pesta panen dan sebagainya)
  281. sirkulasi kelas gerak setiap pribadi dari satu kelas sosial ke kelas sosial lain, baik secara vertikal maupun horizontal
  282. sorot balik penyelaan urutan kronologis di dalam karya sastra atau lakon dengan mengungkapkan peristiwa yang terjadi sebelumnya seolah-olah terjadi saat ini tanpa sepengetahuan pembaca tentang apa yang akan terjadi
  283. stanza kumpulan larik sajak yang menjadi satuan struktur sajak, ditentukan oleh jumlah larik, pola matra, atau rima; bait
  284. stema silsilah yang menggambarkan asal-usul naskah
  285. surealisme aliran dalam seni sastra yang mementingkan aspek bawah sadar manusia dan nonrasional dalam citraan (di atas atau di luar realitas atau kenyataan)
  286. syair puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama
  287. syair sajak; puisi
  288. tajuk judul, kepala surat (makalah, surat kabar, dan sebagainya)
  289. tajusalatin mahkota segala raja; tajuk
  290. tarikh sejarah; tambo; riwayat
  291. tawarik sejarah, tambo, riwayat
  292. teater epik teater bergaya antirealistik yang dapat mengundang penonton untuk mengamati tokoh dan watak, bukan untuk mengidentifikasi diri dengan mereka
  293. tegangan ketidakpastian yang berkelanjutan atau suasana yang makin mendebarkan yang diakibatkan oleh jalinan alur dalam cerita rekaan atau lakon
  294. tegangan pemungkas adanya secercah harapan yang kadang-kadang timbul saat menjelang terjadinya penyelesaian dalam drama duka
  295. terzina sajak yang terdiri atas tiga baris seuntai dengan bagan rima a-b-a, b-c-b, c-d-c, d-c-d
  296. tikaian alat atau sarana terjadinya konflik
  297. tokoh pemegang peran (peran utama) dalam roman atau drama
  298. tokoh bulat tokoh dalam karya susastra yang diperikan segi-segi wataknya sehingga dapat dibedakan dari tokoh yang lain
  299. tokoh datar tokoh dalam karya susastra yang hanya diungkapkan satu segi wataknya, tidak dikembangkan secara maksimal, dan apa yang dilakukan atau dikatakannya tidak menimbulkan kejutan pada pembaca
  300. tokoh fiksi tokoh karya fiksi
  301. tokoh fiktif tokoh fiksi
  302. tokoh pipih tokoh datar
  303. tokoh utama peran utama dalam cerita rekaan atau drama
  304. tokong terpotong rambutnya (tentang perempuan sebagai hukuman)
  305. tokong berambut pendek (tentang perempuan)
  306. tukang kaba pendongeng yang menjajakan ceritanya keliling kampung
  307. tun sebutan untuk bangsawan; tuan
  308. ungkaian peristiwa atau deret peristiwa yang terjadi sesudah klimaks di dalam alur, sebagai kesudahan dramatik dalam karya sastra

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan kesenian: (Seni/Kesenian)

  1. abstraksionisme upaya untuk mengesampingkan unsur bentuk dari lukisan
  2. adegan dugong adegan perkelahian dalam ronggeng gunung, biasanya menjadi ajang menyelesaikan masalah yang ada di desa, dalam adegan ini harus ada pemenang
  3. adegan kecil adegan yang merupakan bagian dari adegan yang lebih besar
  4. adegan keributan adegan pertempuran, keributan, dan perkelahian antarkelompok anak muda
  5. adegan pastoral adegan pemandangan dan kegiatan sehari-hari di perdesaan
  6. adegan pengikat adegan yang menimbulkan keingintahuan, keterikatan penonton drama, dan sebagainya (karena ceritanya belum atau tidak diungkapkan secara jelas)
  7. adegan simpulan pertunjukan singkat, biasanya komedi, dihadirkan setelah pertunjukan lengkap tragedi
  8. adegan terbuka adegan yang diubah bentuknya dengan disaksikan langsung oleh penonton
  9. adegan wajib adegan yang diharapkan terjadi (dilakonkan) sehingga sesuai dengan keinginan penonton
  10. agen perantara bisnis yang berkaitan dengan teater, biasanya terbagi atas agen pemeran dan agen pemilihan peran
  11. agogo tarian yang diiringi dengan musik pop di kelab malam, diskotek, dan sebagainya
  12. agon penanda konflik mendasar dan esensial yang berasal dari masa Yunani kuno tentang tragedi klasik
  13. aksi dramatik aksi tokoh yang menimbulkan cerita dramatik
  14. aksi nada musik yang dimainkan di antara adegan-adegan dalam sebuah pertunjukan
  15. aksi tanjak pergerakan alur cerita menuju klimaks atau puncak konflik
  16. akting seni berperan di atas pentas, televisi, atau film
  17. akting penampilan pemeran melalui gerak tubuh, ekspresi wajah, dan emosi ketika memerankan tokoh cerita di hadapan penonton
  18. akting dalam peran dalam
  19. akting komikal peran komikal
  20. akting lintas peran lintas
  21. akting meniru peran meniru
  22. akting natural peran natural
  23. aktivisme aliran ekspresionisme yang berpandangan bahwa drama harus dapat mencari pemecahan realistis mengenai masalah sosial
  24. aktor pemeran tokoh cerita dalam pementasan, drama, dan sebagainya di panggung, radio, televisi, atau film
  25. aktor anak-anak anak-anak yang menjadi pemeran tokoh dalam sebuah pertunjukan
  26. aktor legenda aktor yang berpengalaman dan telah mendapatkan banyak penghargaan di bidang seni peran
  27. aktor manajer aktor sekaligus pendiri dan pimpinan suatu kelompok teater
  28. aktor pendukung aktor yang perannya tidak sebesar dan sepenting aktor utama, mendukung permainan aktor utama
  29. aktor pengganti aktor yang mempelajari peran aktor lain agar dapat menggantikannya saat dibutuhkan
  30. analisis drama analisis makna drama melalui tema, plot, penokohan, dan latar
  31. anatomi teater kehadiran dan keterkaitan antarelemen pertunjukan teater
  32. angganasekar penyanyi tunggal; penyanyi solo
  33. animasi abstrak prinsip estetika yang memandang animasi sebagai karya yang berisi garis, bentuk dan warna abstrak yang dimanipulasi oleh animator
  34. antawacana suara dalang dalam pewayangan (wayang kulit) yang disesuaikan dengan tokoh sebenarnya, misalnya suara Arjuna lemah lembut, suara Burisrawa keras dan gagah
  35. antihero antipahlawan
  36. antihero tidak ada unsur kepahlawanan dalam cerita
  37. antihero cerita yang tidak memiliki tokoh protagonis
  38. antiklimaks alur cerita menurun dari yang seharusnya menjadi klimaks
  39. apron bagian panggung yang berada di depan prosenium
  40. arahan panggung instruksi yang diberikan oleh naskah atau sutradara
  41. arak-arakan kereta arak-arakan kereta yang mengisahkan kehidupan orang-orang suci secara berkesinambungan, setiap kereta berisikan satu episode kehidupan
  42. area akting area pertunjukan, dibagi menjadi enam atau sembilan bagian
  43. area atas panggung area gerakan aktor sesuai instruksi sutradara dan naskah
  44. area atas panggung area pertunjukan yang terletak di bagian atas panggung
  45. area berjalan aktor area pertunjukan yang diperpanjang ke samping dan ke depan sebagai tempat aktor berjalan
  46. area lampu akting penataan lampu yang disesuaikan dengan posisi diam, gerak, dan langkah para aktor ketika berperan
  47. area panggung bagian panggung yang menjadi area pertunjukan
  48. area pasif area tengah pertunjukan yang merupakan area pusat perhatian penonton sehingga aktor tidak perlu melakukan banyak gerakan
  49. area pencahayaan area pengarahan cahaya ke pertunjukan aktor di atas panggung
  50. arena area pertunjukan terbuka di tengah auditorium, teater melingkar
  51. artis magang artis yang magang di suatu bidang tertentu
  52. asmarandana bentuk komposisi tembang macapat, biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa sedih dan prihatin atau rasa cinta, baitnya terdiri atas tujuh baris
  53. awak properti orang yang bertugas mencari dan melengkapi properti panggung
  54. batu lantai pintu angkat tempat seniman masuk atau keluar panggung dari bawah
  55. bengkel tempat berlatih sandiwara dan sebagainya
  56. bengkel tempat melakukan suatu kegiatan dengan arah dan tujuan yang pasti
  57. berakting bermain peran
  58. bokset dekorasi rumah di atas pentas, berbentuk tiga sisi tanpa dinding depan sehingga isi rumah akan terlihat oleh penonton
  59. cahaya hilang cahaya yang meredup atau hilang dari area pertunjukan
  60. cahaya lampu akting cahaya lampu yang digunakan untuk menerangi area permainan aktor sesuai dengan posisinya
  61. cahaya masuk cahaya yang menyorot permainan aktor
  62. cahaya masuk cahaya yang menerangi area pertunjukan
  63. cahaya serta cahaya lampu yang terus mengikuti atau menyertai pemain dalam suatu pertunjukan
  64. cahaya tebar cahaya yang digunakan untuk menerangi area lain di luar area permainan seorang tokoh
  65. cakalele tarian perang dengan gerakan meloncat-loncat sambil memegang parang, pedang atau lembing, dan perisai yang sesekali diiringi teriakan (di Maluku dan Halmahera)
  66. campursari seni musik dengan perpaduan antara tangga nada diatonik dan pentatonik
  67. cangget pineng tarian adat pada waktu upacara peminangan gadis di Lampung
  68. caruk cara membunyikan saron, bonang, demung yang bersahut-sahutan
  69. citraan cermin gambaran tokoh yang muncul berdasarkan pantulan cermin
  70. dabol bentuk kesenian (musik) yang dimainkan oleh beberapa orang dengan menggunakan genderang
  71. dadaisme aliran seni lukis dan sastra (muncul sekitar tahun 1913 di Swiss) yang menolak segala aliran seni yang telah ada serta menanggalkan nilai tradisional dan memperjuangkan dikembalikannya seni kepada bentuknya yang paling primitif
  72. daftar pelaku daftar yang menunjukkan nama dan jabatan serta hubungan kekerabatan para pelaku dalam naskah drama
  73. dalang jemblung kesenian tradisi lisan rakyat Banyumas yang menampilkan cerita Ramayana, Mahabarata, terdiri atas empat atau lima pemain pria dan satu wanita yang berperan ganda sebagai pemusik mulut, penyanyi, pelaku, dan pencerita
  74. dandanggula bentuk puisi Jawa dan Sunda termasuk jenis tembang, yang melukiskan rasa sukacita atau kemenangan
  75. deklamator seorang aktor yang tampil dengan gaya deklamasi
  76. dekor perlengkapan panggung teater yang diatur sedemikian rupa sehingga menggambarkan tempat kejadian
  77. dekor latar belakang suara (dalam siaran sandiwara radio)
  78. deretan dialog beberapa dialog yang diucapkan seorang aktor dan dijawab oleh aktor lain
  79. deretan set bawah bentuk gambar latar yang panjang, rendah dan rata, sering dilukis untuk menampilkan sebuah horizon
  80. desain gerakan imaji yang diciptakan aktor dalam ruang dan pemahaman penonton atas imaji tersebut
  81. desain kostum rancangan kostum aktor dalam pertunjukan, dipengaruhi karakter tokoh dan latar cerita
  82. desainer pendesain atau perancang kostum, gambar latar, lampu, dan aspek teknikal lainnya dalam sebuah produksi pertunjukan
  83. desainer kostum perancang kostum aktor dalam pertunjukan
  84. dialog bantuan dialog hasil improvisasi
  85. dimer alat untuk menata lampu dan suara di area pertunjukan
  86. distribusi pembagian atau persebaran pencahayaan dalam wilayah artistik pertunjukan
  87. ditiram himne untuk menghormati Dewa Dionisus, dinyanyikan sepanjang festival atau pesta pada masa Yunani kuno
  88. drama air pertunjukan teatrikal yang dikembangkan dari pertunjukan sirkus, dimainkan di dalam air
  89. drama akademik drama yang naskahnya ditulis oleh siswa sekolah berdasarkan prinsip-prinsip akademik
  90. drama anjing bentuk drama populer di Inggris abad ke-19 yang menampilkan anjing sebagai bagian dari peran
  91. drama atenian teater Yunani abad ke-4 dan ke-5 SM, sering diacu sebagai periode klasik
  92. drama banyolan drama yang penuh dengan adegan dan dialog lucu
  93. drama baru drama di Inggris periode 1890 hingga 1914 yang memengaruhi banyak penulis
  94. drama berbingkai drama dalam drama
  95. drama bersajak bentuk penulisan drama berjenis puisi; drama prosa berunsur sajak
  96. drama daerah drama yang berdasar pada cerita-cerita yang ada di suatu daerah
  97. drama dalam drama drama yang terdiri atas beberapa drama dalam sebuah drama utama; drama berbingkai
  98. drama dapur-cuci drama rumah tangga
  99. drama dokumenter bentuk drama berisi fakta yang produksinya terkait dengan catatan sejarah
  100. drama eksistensialisme drama yang menggunakan gagasan eksistensialisme
  101. drama epik bentuk drama politik yang berdasar pada intelektual daripada emosi
  102. drama gembala desa drama satir yang mengisahkan cinta konvensional dengan latar dusun, para gembala sebagai tokoh, dan pengungkapan ekspresi keluguan dan kehalusan emosi masyarakatnya
  103. drama helenistik teater Yunani pada abad ke-3 dan ke-4 SM yang dimainkan di luar kota Athena, mendapat pengaruh kuat dari atmosfer gaya Athena
  104. drama heroik drama yang ditulis dalam bentuk puisi, berisi tema-tema kebangsawanan, seperti konflik antara cinta dan harga diri
  105. drama keagamaan bentuk awal drama religius Abad Pertengahan berupa drama yang ditampilkan di gereja sebagai bagian upacara agama
  106. drama kebangkitan drama tentang kebangkitan Yesus dari kematian
  107. drama kontemporer drama tentang persoalan masyarakat masa kini
  108. drama legitemet drama yang menampilkan hukum-hukum teater, tidak menggunakan musik atau penyisipan lainnya
  109. drama modern drama tentang kehidupan manusia di era modern
  110. drama neoklasik gaya drama yang berkembang di Daratan Eropa pada abad ke-17 dan ke-18, mencerminkan minat kontemporer terhadap dunia klasik
  111. drama non-puitis penulisan drama dengan gaya prosa
  112. drama objektif drama yang berusaha menemukan perbedaan dan persamaan gerak-gerak tari dari penari dan aktor Asia atau negara-negara Timur lainnya
  113. drama parabel drama perumpamaan atau ibarat
  114. drama pelayaran bentuk melodrama terkenal di awal abad ke-19 dengan tokoh utamanya adalah pahlawan air
  115. drama pengorbanan drama yang dikenal bernuansa religius paling tinggi karena di dalamnya manusia memasuki kontak dengan sang pencipta
  116. drama proletar drama tentang orang-orang kebanyakan, orang-orang miskin, dan segolongan orang yang berada dalam penindasan
  117. drama religius drama bertema keagamaan
  118. drama ria drama ringan yang sifatnya menghibur walaupun selorohan di dalamnya dapat bersifat menyindir dan berakhir dengan kebahagiaan; komedi
  119. drama Romawi pertunjukan teatrikal Romawi kuno yang pertama berkembang di abad ke-3 SM
  120. drama ruang keseharian pertunjukan yang sering menggunakan set domestik, biasanya menganalisis nilai-nilai kelas menengah
  121. drama sekolah drama yang ditulis untuk ditampilkan oleh siswa sekolah
  122. drama serius pertunjukan teater serius yang tidak menggunakan unsur humor dan banyolan dengan alur sebab akibat linier
  123. drama tari drama yang dilakonkan dengan tari-tarian
  124. drama tari timur pertunjukan teater Timur yang menggunakan tarian dan nyanyian
  125. dramawan pemain drama
  126. dramawan penulis cerita drama
  127. druma bentuk komposisi tembang jenis macapat (terdapat di Jawa, Sunda, Bali), biasanya untuk melukiskan cerita-cerita keras (perkelahian, perang)
  128. durma bentuk komposisi tembang jenis macapat (terdapat di Jawa, Sunda, Bali), biasanya untuk melukiskan cerita-cerita keras (perkelahian, perang)
  129. efek bunyi efek untuk mempertajam kualitas suasana dan irama dalam pertunjukan
  130. efek membentuk salah satu fungsi penggunaan efek bunyi untuk membentuk konteks pertunjukan
  131. efek pengasingan efek untuk mengembangkan imajinasi penonton melalui peran aktor dan tontonan
  132. efek terbang efek pertunjukan dengan menurunkan gambar latar atau mengangkat aktor dengan tali untuk menciptakan ilusi terbang
  133. eklikema alat mesin panggung yang digunakan pada teater Yunani Kuno, terdiri atas beberapa perlengkapan panggung beroda untuk membawa aktor ke atas panggung
  134. ekspresionisme aliran seni yang melukiskan perasaan dan pengindraan batin yang timbul dari pengalaman di luar yang diterima tidak saja oleh pancaindra, melainkan juga oleh jiwa seseorang
  135. fokus pandang pandangan para aktor yang berpusat pada satu titik pandang kepada satu aktor, peristiwa, atau penonton tertentu
  136. foyer area antara auditorium dan pintu masuk di gedung teater, sering dipakai untuk berjualan makanan dan minuman
  137. galeri layang dinding besar dan berat di langit-langit yang posisinya paralel dengan panggung sebagai tempat menggantung gambar latar dan peralatan panggung
  138. galur saluran sempit dari kayu untuk meluncurkan dan mengeluarkan properti pertunjukan ke dan dari atas panggung
  139. gaya cara seniman menggunakan teknik, kualitas, dan materi sesuai konvensi serta mengungkapkan keberadaan seseorang, bangsa, atau masa tertentu
  140. gaya kesejarahan gaya pertunjukan teater berdasarkan bentuk dan pesan-pesan yang telah ada sebelumnya
  141. gaya pencahayaan gaya penggunaan lampu dalam sebuah pertunjukan
  142. gaya periode teatrikal gaya periode tertentu yang digunakan dalam seni pertunjukan teater, berkaitan dengan kreativitas sutradara
  143. gaya presentasional gaya pertunjukan teater yang menghadirkan kenyataan keseharian
  144. gaya representasi gaya pertunjukan teater yang merupakan interpretasi dari realita, dihadirkan dengan pembungkusan ideologi tertentu
  145. gaya teatris gaya penempatan berbagai elemen pertunjukan sesuai keinginan sutradara
  146. gel filter berwarna yang ketika ditempatkan di depan lampu akan memberi warna pada cahaya
  147. gerak berpindah gerak perpindahan aktor dari satu area pertunjukan ke area lainnya
  148. gerak termotivasi gerak yang sangat jelas alasan dan sebabnya dan harus dimilki seorang aktor
  149. gerakan spontan gerakan yang sering dilakukan aktor di area pertunjukan, terutama ketika berperan dalam pertunjukan improvisasi dan teater komedi
  150. gerakan tertutup gerakan untuk menutupi bagian-bagian tubuh dan otot-otot yang spesifik, membuat aktor bebas dari semua akses untuk bekerja secara ekonomis
  151. gestikulasi gerak isyarat tangan
  152. gestur gerak anggota tubuh aktor
  153. gigaku drama tari profesional dari Korea yang didatangkan ke Jepang pada tahun 612 M
  154. gimik gerak-gerik tipu daya aktor untuk mengelabui lawan peran
  155. ginyol tempat menggantung gambar latar, lampu, dan peralatan lainnya di area pertunjukan
  156. glori tablo berupa seorang aktor yang berperan sebagai seorang dewa yang turun ke area pertunjukan dalam kilatan cahaya
  157. gobo material perlengkapan lampu yang digunakan untuk mengubah bentuk atau pola pancaran cahaya
  158. gudang panggung area di bawah panggung untuk menyimpan perlengkapan panggung
  159. habanera tarian Kuba
  160. habanera musik yang mengiringi tarian Kuba
  161. heldentenor tenor dengan suara kuat dan tinggi
  162. hero sosok pahlawan dalam drama
  163. hero romantik tokoh pahlawan dalam pertunjukan teater yang bersifat romantik
  164. hiburan bervariasi pertunjukan hiburan yang terdiri atas beragam bentuk dan jenis, seperti tarian, nyanyian, badut, dan atraksi sirkus
  165. hipodrom gedung teater yang dibangun di Inggris tahun 1901
  166. hubungan aktor-penonton hubungan antara aktor dan penonton yang disebabkan oleh permainan aktor atau tanggapan penonton
  167. hubungan antarpenonton hubungan yang terjalin antara penonton satu dan penonton yang lain selama pertunjukan berlangsung
  168. hubungan meruang hubungan seseorang dengan orang lain berdasarkan variabel kepribadian, emosi situasional, dan lingkungan
  169. hula-hula tarian penduduk asli di Kepulauan Hawaii
  170. impersonasi akting aktor yang menirukan gerak-gerik seseorang di kehidupan keseharian
  171. impresario penampil dalam pertunjukan teatrikal yang memiliki kekuatan tampilan musik serta menjadi pendukung kuat dalam pendanaan produksi dan kepemilikan
  172. improvisasi penciptaan atau pertunjukan sesuatu (pembawaan puisi, musik, dan sebagainya) tanpa persiapan lebih dahulu
  173. intensitas cahaya tingkat pencahayaan untuk setiap momen dalam pertunjukan yang dipilih sutradara dan para penata, yang merupakan salah satu properti artistik
  174. intensitas gerakan tingkat kekuatan gerakan yang digunakan untuk menekankan suatu momen teatrikal
  175. interlud drama pendek sederhana atau hiburan dramatik
  176. interlud moral drama pendek yang berkembang sepanjang abad ke-16 dari drama moralis
  177. intermeso adegan dramatik pendek, biasanya adegan komikal, ditampilkan di sela-sela hiburan sepanjang makan malam dalam suatu pesta
  178. intonasi ketepatan pengucapan dan irama kalimat dalam dialog (dari seorang aktor)
  179. intrik perilaku tokoh-tokoh yang bersekongkol untuk menjatuhkan tokoh lain
  180. irama pola pertunjukan yang diperlihatkan melalui dialog dan gerakan
  181. irama batin irama yang mendorong munculnya gerakan, hanya dapat direfleksikan oleh tubuh yang peka dan responsif
  182. irama gerakan kecepatan gerakan untuk mengontrol tingkat keterlibatan penonton
  183. irama puitis irama cerita yang dibangun melalui suasana drama puitis
  184. isyarat tanda akhir dialog, biasanya berupa sebuah kata tertentu
  185. jalan masuk panggung jalan masuk keluar auditorium dan gedung teater
  186. jarak estetik jarak antara penonton drama dan pentas atau panggung sehingga penonton akan mendapatkan kesan yang estetis dari pertunjukan itu
  187. jarak estetik panggung jarak menonton pertunjukan yang nyaman
  188. jebakan pintu yang membelah lantai panggung atau gambar latar yang memberi jalan aktor-aktor untuk masuk tanpa diduga penonton
  189. jembatan panggung jembatan sempit di atas panggung untuk menempatkan gambar latar dan lampu panggung
  190. joget tari (sebarang tarian)
  191. joget tarian dan lagu Melayu yang agak rancak iramanya
  192. joget andak; ronggeng
  193. jota tarian rakyat Spanyol dalam birama tiga dengan tempo cepat, biasanya diiringi permainan gitar dan kastanyet
  194. juru tala orang yang pekerjaannya menala piano
  195. kabuki teater rakyat yang diperankan oleh para pemain laki-laki sebagai perpaduan antara unsur sandiwara, tari, dan musik, biasanya mengetengahkan kisah nyata atau cerita sejarah
  196. kaidah drama prinsip-prinsip pengaturan penciptaan naskah drama
  197. kain ekor kain panjang yang sering digunakan sebagai bagian dari set pembatas, biasanya untuk menutupi sayap panggung
  198. kain juntai kain panjang atau material lain yang menjuntai di bagian atas panggung untuk kepentingan latar
  199. kain panggung kain kanvas atau kain berlukis yang digunakan untuk menutupi lantai panggung
  200. kalimat kunci kalimat penting dalam dialog yang dapat mengungkap maksud dialog tersebut
  201. kanan pentas sisi kanan pemain jika menghadap penonton
  202. karakter amoral tokoh cerita yang bersifat atau berkarakter tidak baik
  203. karakterisasi watak atau karakter yang dimiliki oleh tokoh cerita
  204. kata kunci kata penting dalam dialog yang dapat mengungkap maksud dialog tersebut
  205. katarsis tahapan alur cerita yang mencapai puncak ketegangan konflik
  206. keaktoran bersifat seperti aktor
  207. kecepatan tingkat intensitas gerakan di panggung
  208. kehadiran fisik keberadaan analisis untuk tujuan estetika maupun praktik dan penggunaan kehadiran aktor secara fisik
  209. kelemahan tokoh kelemahan sifat tokoh dalam cerita yang membuatnya bernasib tragis
  210. kelompok keliling kelompok teater yang menampilkan pertunjukan keliling di tempat-tempat yang berbeda
  211. kembangan rangkaian gerak indah pada permainan pencak yang merupakan ekspresi kelenturan dan keterampilan yang berguna untuk efektivitas serangan, tangkisan, elakan, tangkapan, dan sebagainya, disertai kemampuan gerak tipu dan inteligensi penggunaan situasi
  212. kesah dialog, ucapan panjang, atau gumam seorang tokoh yang mengeluhkan nasibnya atau menyampaikan pikirannya langsung kepada penonton; senandika
  213. kesatuan konvensi melalui observasi yang mengharuskan adanya konsistensi tempat, waktu, dan ruang dalam sebuah pertunjukan
  214. kesatuan aksi keutuhan atau kelengkapan aksi dalam ruang, tempat, dan waktu mulai dari awal, melalui berbagai komplikasi, hingga akhir
  215. kesatuan tempat keutuhan atau kelengkapan suatu latar tempat yang membingkai berbagai peristiwa, misalnya di rumah, di pasar, atau di jalan
  216. kesatuan waktu keutuhan atau kelengkapan latar waktu yang membingkai berbagai peristiwa, misalnya pagi, siang, atau malam
  217. keseimbangan tubuh ilusi keseimbangan berat badan yang dapat diciptakan aktor
  218. keterkaitan antaranggota tubuh analisis tubuh secara individual dan kaitannya dengan setiap bagian secara keseluruhan
  219. kewaspadaan diri kewaspadaan aktor untuk melalui rasa fisik dan mata ketiga terhadap gambar yang diciptakannya dalam ruang teater
  220. kiprah gerakan cepat dan dinamis tarian Jawa dalam pertunjukan wayang orang dan sebagainya (biasanya ditarikan seorang laki-laki)
  221. kiprah derap kegiatan
  222. kisi-kisi gantungan dari besi atau kayu di langit-langit panggung untuk menggantung perlengkapan lampu dan gambar latar
  223. koleksi kostum kumpulan kostum yang akan atau sudah dipakai para pemain
  224. kolong ruang di bawah panggung tempat aktor menunggu sebelum muncul di panggung; lubang sembunyi
  225. komedi air mata pionir komedi sentimental yang terkenal di Prancis abad ke-18, biasanya membawa pesan moral yang kuat
  226. komedi baru gaya komedi Yunani kuno bertema satire ringan tentang kehidupan domestik masyarakat Yunani yang berkembang dari awal hingga pertengahan abad ke-3 SM
  227. komedi heroik komedi yang penuh dengan semangat kepahlawanan
  228. komedi humor bentuk komedi yang berpusat pada kepribadian tokoh, dilakukan dengan cara dan adegan yang terkait tokoh
  229. komedi intrik bentuk komedi dengan aksi berputar-putar di sekitar situasi yang rumit dan kelucuan tingkat tinggi
  230. komedi kalang kabut komedi bersengkarut tentang hubungan rumit antartokohnya atau antara kelompok tokoh antagonis dan protagonis
  231. komedi lama komedi bertema satire terhadap tokoh publik dan masalah umum yang disajikan dengan lagu, tarian, ejekan personal, tingkah konyol, kritik politis terbuka, serta komen tentang topik filosofis dan kesastraan
  232. komedi musikal bentuk komedi menggunakan tarian dan nyanyian untuk menghadirkan suasana lucu dengan iringan musik beragam
  233. komedi pendidikan komedi untuk mendidik penonton
  234. komedi realis komedi berbentuk realis
  235. komedi rendah komedi menggunakan banyolan, tokoh badut, dan aksi penyamaran tokoh
  236. komedi sentimental komedi tentang perasaan atau penderitaan yang dalam
  237. komedi sopan santun komedi yang disampaikan dengan sikap dan tingkah laku baik secara berlebihan
  238. komedi statis komedi yang cara penyampaiannya berdiri dan langsung berbicara kepada penonton
  239. komedi tengah gaya komedi Yunani kuno bertema sosial, berkembang sepanjang abad ke-4 SM, merupakan transisi antara komedi lama dan komedi baru
  240. komedi tinggi komedi tentang perkembangan tokoh yang mencoba menjadi dewasa
  241. komedia drama atau komedi Spanyol yang berkembang pada abad ke-18
  242. komposisi integrasi warna, garis, dan bidang untuk mencapai kesatuan yang harmonis
  243. komposisi visual komposisi penggunaan cahaya untuk menekankan detail ruang panggung, dilakukan melalui penekanan, bayangan, dan warna kontras
  244. konklusi dramatik akhir dramatik cerita
  245. konsep seolah-olah konsep permainan aktor yang berperan seolah-olah menjadi seorang tokoh dengan karakter tertentu
  246. konstruksi gambar latar rancang bangun bentukan latar di atas panggung
  247. kontak estetis interaksi langsung antara penonton dan pertunjukan
  248. kontak estetis panggung keterkaitan antara panggung dan auditorium
  249. kontak pandang interaksi pandangan mata yang ditujukan kepada lawan main
  250. konteks situasi pertunjukan bertema kontekstual
  251. konvensi bunyi kesepakatan kegunaan efek bunyi dan musik yang dibagi menjadi empat kategori, yaitu efek membentuk, menegaskan, transisi, dan tanda-tanda khusus
  252. konvensi estetis dramatik kesepakatan tentang bentuk estetika dramatik antara panggung dan penonton
  253. konvensi teatrikal kesepakatan prinsip, aturan, praktik, dan prosedur sebuah pementasan teater dengan mempertimbangkan harapan seniman dan penonton
  254. koordinasi kemampuan respons anggota tubuh terkait keseluruhan rancangan fisik
  255. kor sekelompok aktor pendukung pemeran utama dalam sebuah produksi
  256. koturnus sepatu tinggi dan tebal yang dipakai aktor drama tragedi dalam pertunjukan Yunani klasik dan teater Romawi, dikenal dengan nama buskin
  257. kru panggung pekerja teater yang bertanggung jawab di belakang panggung
  258. kuas datar kuas yang terbuat dari bulu alami atau sintetis yang terpasang pada gagang dan digunakan terutama untuk melukis dengan cat minyak
  259. kuas kipas kuas yang sangat pipih dan tipis, digunakan untuk mendapatkan gradasi warna dengan mencampur sejumlah warna yang telah dioleskan ke kanvas
  260. kuas semprot alat untuk menyemprotkan cat atau tinta dengan tekanan udara
  261. kunci nada nada dasar
  262. kurator koleksi orang yang bertugas mengontrol kelancaran tugas pendataan atau inventarisasi koleksi museum
  263. lagu mini lagu yang liriknya tidak lebih dari 140 karakter huruf
  264. lakon pembuka lakon yang terdiri atas satu babak yang disajikan pada awal pertunjukan sebelum pementasan yang sesungguhnya dimulai
  265. laku karakter tindakan tokoh yang mencerminkan watak tokoh
  266. laku pokok tindakan utama dari tokoh utama yang menyebabkan perkembangan alur cerita
  267. lampion pertunjukan lampion yang menghasilkan cahaya sempit atau fokus
  268. lampu atas tata lampu yang berada di bagian atas panggung
  269. lampu berjalan lampu sorot yang dapat diarahkan pada seorang aktor atau objek bergerak lainnya di atas panggung
  270. lampu depan bawah unit satu garis lampu yang menerangi area panggung, ditempatkan di area depan bawah dan area belakang bagian bawah
  271. lampu fokus unit lampu, disebut juga spot lensa, yang pancaran cahayanya diatur oleh sebuah lensa
  272. lampu fresnel lampu sorot yang mampu menghasilkan terang dengan cahaya lembut di sudut-sudutnya
  273. lampu kaki lampu yang dipasang sejajar dengan kaki para pemain di atas pentas
  274. lampu karbon lampu pertunjukan drama yang digunakan agar mendapat cahaya biru keputih-putihan
  275. lampu padam kondisi di panggung yang berfungsi untuk mengganti adegan, istirahat, atau menghasilkan efek panggung
  276. lampu panggung lampu yang ditata untuk menerangi auditorium
  277. lampu reverberator unit pencahayaan yang digunakan untuk menerangi apron panggung di pertunjukan teater pada masa restorasi
  278. lampu spot lampu yang digunakan untuk mempertajam daerah permainan dan tokoh tertentu agar lebih fokus
  279. langendrian drama tari istana Jawa, biasanya mengisahkan cerita Damarwulan
  280. langenswara paduan suara lagu-lagu (Jawa dan sebagainya)
  281. langkah kaki seri menjatuhkan dan memindahkan berat, melangkah bergerak pindah dari satu tempat ke tempat yang lain
  282. lantai bawah area di bawah panggung, bagian dari ruang penyimpanan minuman, digunakan untuk trap-trap manipulasi
  283. latar dekor pemandangan yang dipakai dalam pementasan drama, seperti pengaturan tempat kejadian, perlengkapan, dan pencahayaan
  284. latihan pelatihan aktor dalam rangka memproduksi pertunjukan, pertemuan sutradara, pemeran, dan pendukung lainnya pada setiap aspek pertunjukan
  285. latihan cermin jenis latihan akting untuk menemukan ekspresi wajah yang tepat dan sesuai di hadapan cermin
  286. latihan elokan latihan yang diadakan untuk menyempurnakan semua perincian laku dan dialog
  287. latihan lengkap latihan tampil menggunakan kostum dan riasan lengkap seperti pertunjukan, biasanya merupakan latihan terakhir sebelum pertunjukan
  288. latihan lengkap teknis latihan satu hari menjelang pertunjukan sebagai pengontrolan terakhir kelengkapan unsur-unsur pertunjukan
  289. latihan meja pasir latihan praktis dengan meja pasir dan maket untuk satuan dan perseorangan
  290. latihan pemanggungan latihan yang dilakukan di atas pentas dan menyertakan segala unsur yang terlibat dalam produksi selengkap mungkin
  291. latihan penghalusan latihan penghalusan adegan dan karakterisasi tokoh menjelang pelaksanaan pertunjukan
  292. latihan percaya kerja sama yang mensyaratkan rasa percaya terhadap kemampuan aktor yang lain
  293. latihan teknis latihan tiga hari menjelang pertunjukan sebagai kontrol terakhir kelengkapan unsur-unsur pertunjukan
  294. latihan vokal latihan melalui olah tubuh dan olah pernapasan untuk meningkatkan keterampilan aktor menyampaikan dialog di atas panggung
  295. lawakan bentuk drama yang memiliki karakteristik humor dan plot yang rumit
  296. layar belakang layar besar atau kanvas lukis yang tergantung di belakang panggung, berfungsi sebagai pembatas dengan bagian panggung lainnya
  297. layar buka layar atau tirai panggung, berfungsi sebagai pembuka dan penutup pertunjukan
  298. layar panggung layar yang berada di depan panggung, berfungsi sebagai pembatas antara pertunjukan dengan penonton
  299. layar penyelamat layar tahan api, berfungsi mengurangi risiko kebakaran di atas panggung yang bisa menyebar ke auditorium
  300. layar perak tirai tempat mempertunjukkan gambar hidup (di bioskop)
  301. layar peran layar yang terletak di depan panggung, dibuka ketika pertunjukan dimulai dan ditutup ketika pertunjukan usai
  302. layar sebeng tabir (yang dapat dipindah-pindahkan seperti dalam panggung sandiwara)
  303. lembaran set papan yang telah dibentuk untuk menampilkan kembali suatu objek tertentu di panggung
  304. lengkung prosenium bukaan pada prosenium yang memungkinkan penonton melihat pentas
  305. leraian tahapan alur yang berada di akhir cerita, tahapan ini merupakan peleraian konflik untuk menemukan solusi
  306. libreto syair lagu yang ditulis bersama dengan notasinya
  307. lobi area di gedung teater di antara auditorium dan pintu masuk
  308. lorong bintang lorong kayu melingkar, berbentuk bintang yang mekar terbuka, berfungsi sebagai tempat aktor yang muncul secara tiba-tiba di panggung
  309. luar panggung posisi aktor yang berada di luar panggung atau di sisi kiri kanan sayap panggung
  310. lubang sembunyi ruang di bawah panggung tempat aktor bersembunyi sebelum muncul di panggung; kolong
  311. manajer kostum orang yang bertanggung jawab atas kelengkapan, kebersihan, dan penyimpanan kostum
  312. manajer penata panggung orang yang bertanggung jawab atas keberhasilan jalannya pertunjukan baik di atas maupun di belakang panggung
  313. manajer prop orang yang bertanggung jawab atas kelengkapan properti panggung
  314. manusia hijau tokoh mitologis yang sering muncul dengan pakaian hijau dan penyuka dedaunan dalam teater rakyat di Inggris kuno
  315. matine pertunjukan (film dan sebagainya) pada siang hari
  316. mazurka tarian rakyat Polandia, dilakukan secara berpasangan dengan menggerakkan tungkai dan mengetukkan kaki
  317. megatruh bentuk komposisi tembang macapat, biasanya dipakai untuk melukiskan perasaan kecewa atau kesedihan yang mendalam, mempunyai bait lagu yang terdiri atas lima baris, baris pertama mempunyai dua belas suku kata yang berakhir bunyi n (12 n), kemudian berturut-turut 8 i, 8 i, dan 8 o
  318. melodrama bentuk drama yang lebih menekankan pada plot yang sensasional daripada penokohan dan muatan intelektual
  319. melodrama domestik bentuk melodrama yang menampilkan peristiwa keseharian di rumah tangga
  320. melodrama rendah melodrama sensasional
  321. memori afektif memori yang digunakan seorang aktor untuk membantu mencipta kembali emosi murninya di atas panggung
  322. mengedab mengganti suara asli pemain film dengan suara orang lain, biasanya dalam bahasa lain, dengan memperhatikan dan menyesuaikan gerak bibir; menyulih suara
  323. mengedab mengisi suara orang lain (dalam film)
  324. meruang menciptakan hubungan atau interaksi seseorang dengan ruang atau orang lain dalam suatu lingkup sosial
  325. mesin asap mesin yang digunakan untuk membuat kabut ketika adegan di malam hari dan mengaburkan adegan yang mengerikan bagi penonton
  326. mesin hujan mesin yang digunakan untuk mendapatkan efek bunyi hujan, angin, dan hujan salju
  327. metode langkah-langkah kreatif aktor dengan motivasi-motivasi batin tokoh untuk menemukan sosok tokoh dan perannya dalam cerita dramatik
  328. mezosopran suara wanita yang wilayah nadanya berada di antara suara alto dan suara sopran, tidak seringan suara sopran dan tidak seberat suara alto
  329. mimik bentuk pertunjukan teatrikal tanpa kata-kata yang diucapkan, makna disampaikan hanya melalui gerakan dan gestur
  330. mistar kelim mistar panjang yang digunakan untuk membuat pola cek, menelusuri garis kelim dan lain-lain
  331. mitologi ilmu tentang keberadaan dewa-dewa dan pahlawan di masa lalu yang memiliki tafsir dan makna tentang kejadian asal usul manusia
  332. mitos cerita tentang dewa-dewa dan pahlawan pada masa lalu yang memiliki tafsir dan makna tentang kejadian asal usul manusia
  333. monodrama pertunjukan teatrikal pendek dengan hanya satu pemain yang berbicara
  334. monolog adegan sandiwara dengan pelaku tunggal yang membawakan percakapan seorang diri
  335. monolog monodrama
  336. monolog batin teknik seorang aktor yang berperan menjadi tokoh yang sedang berbicara dengan dirinya sendiri
  337. monoton jenis adegan dengan dinamika yang selalu sama
  338. montase kumpulan gambar yang dipilih, diatur, dan dikaitkan dari beragam unsur untuk menghasilkan bentuk dengan gagasan baru
  339. motivasi hal yang biasa digunakan dalam pelatihan aktor yang menggunakan prinsip-prinsip keaktoran gaya Stanislavsky
  340. musik insidental musik khusus yang digunakan dalam pertunjukan teater
  341. musik penutup musik yang dimainkan dengan keadaan tirai ditutup, sering dimainkan di antara babak sebagai penutup babak
  342. musik selingan musik yang dimainkan di antara dua babak dalam pertunjukan
  343. naga gentala ukiran berbentuk naga pada roda kereta
  344. naga sekuik lukisan pada kain batik yang berupa naga berenang dipakai oleh perempuan sebagai jimat untuk menaklukkan hati suaminya
  345. nama panggung nama yang dipilih aktor agar lebih mudah diingat oleh penonton dan penggemar mereka
  346. narator pencerita atau tokoh dalam naskah yang bercerita kepada penonton tentang kejadian-kejadian dalam cerita dramatik
  347. naturalisme gerakan dalam dunia teater, biasanya merefleksikan selera baru terhadap versi autentik tentang hidup sebenarnya
  348. nirmana pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual, seperti titik, garis, warna, ruang, dan tekstur menjadi suatu kesatuan yang harmonis
  349. notasi suatu metode pencatatan, sepanjang persiapan dan proses latihan, dalam rangka menyimpan alur perjalanan dari elemen penandaan yang berbeda-beda
  350. nozel bagian alat dari logam dengan bukaan tempat keluarnya udara dan cat yang dikombinasikan untuk menghasilkan semprotan warna
  351. observasi cara untuk membantu mengembangkan imajinasi aktor
  352. opera bentuk drama panggung yang seluruhnya atau sebagian dinyanyikan dengan iringan orkes atau musik instrumental
  353. opera balada drama musikal dengan dialog verbal, diselingi oleh lagu-lagu yang dimainkan dengan nada kontemporer
  354. opera komik pertunjukan teater yang sebagian besar adegan dan dialognya dilakukan dengan nyanyian, diiringi dengan orkes atau instrumental dan menampilkan adegan-adegan lucu
  355. orator tokoh cerita yang gemar berpidato dan berbicara dengan gaya meledak-ledak
  356. orkestra area yang terletak di depan panggung tempat duduk para pemusik
  357. ornamen aksesori penghias panggung yang menempel pada set panggung
  358. pahlawan perempuan tokoh perempuan yang menjadi pahlawan di dalam drama
  359. panel kontrol tata lampu alat untuk menghubungkan tata letak lampu di panggung
  360. panggilan berperan undangan yang disampaikan oleh tim produksi pertunjukan kepada para pemain yang akan berlatih peran
  361. panggilan ke panggung penampilan kembali semua pendukung pertunjukan sebagai bentuk penghormatan atas sambutan penonton di akhir pertunjukan
  362. panggung tempat pertunjukan berlangsung
  363. panggung apron jenis panggung yang menjorok ke penonton dan melewati garis panggung utama; panggung melingkar
  364. panggung apron bagian panggung teater yang menjadi area permainan aktor
  365. panggung bagian dalam ruangan kecil di belakang panggung, tertutup oleh kain layar, digunakan sebagai tempat berkumpul semua pemain
  366. panggung belakang tengah area permainan aktor yang terletak di panggung bagian belakang
  367. panggung bergerak panggung yang ada di atas kendaraan, menampilkan peristiwa atau pertunjukan teater; pertunjukan teater berjalan
  368. panggung berjalan pengembangan area teater, penonton yang biasa menonton berdiri diundang untuk menemani aktor dari satu area di auditorium ke area lain untuk mengikuti aksi pertunjukan
  369. panggung berputar panggung dengan alat pemutar untuk membuat suatu bagian dari area permainan berputar sehingga penonton bisa menonton semua adegan
  370. panggung drama tempat dipentaskannya pertunjukan teater
  371. panggung fleksibel panggung dengan sistem penyesuaian yang cepat untuk menyiapkan variasi area akting
  372. panggung formal panggung dengan penataan sederhana dan tidak berubah sepanjang pertunjukan
  373. panggung lambur panggung yang diberi tambahan ruang di bagian apron
  374. panggung melingkar panggung apron
  375. panggung prosenium panggung konvensional dengan pembatas antara panggung dan auditorium berupa dinding atau lubang prosenium, sisi atau tepi lubang prosenium berupa garis lengkung atau lurus
  376. panggung sesaat panggung teater temporer berisikan peralatan panggung yang kokoh dengan skeneri dan properti panggung yang belum sempurna atau belum utuh
  377. panggung sirkus bentuk panggung yang dirancang untuk pertunjukan sirkus
  378. panggung tengah area permainan yang berada di tengah-tengah panggung
  379. panggung terbuka bentuk panggung yang mengarah ke auditorium dengan kursi penonton berada di sekeliling panggung
  380. panggung wagon metode pemanggungan yang menggunakan satu atau lebih wagon berbentuk kapal untuk perjalanan bermacam-macam adegan
  381. panorama kanvas panjang yang menunjukkan beberapa gambar dengan jarak tertentu, digunakan sebagai latar panggung
  382. pantomim pertunjukan dengan musik, sulap, partisipasi penonton, topik aktual, tarian, dan adegan-adegan transformasi
  383. pantomimus penari yang tidak mengeluarkan suara dalam pertunjukan badut tradisi Romawi kuno, tampil dengan menggunakan topeng yang berbeda- beda
  384. papan panggilan papan pengumuman yang ditempel di area belakang panggung, digunakan untuk menyampaikan pesan kepada pemeran dan kru panggung
  385. papan profil papan dan kanvas kayu yang ditempelkan di dinding untuk kepentingan skeneri
  386. parabasis bagian dari pertunjukan komedi Yunani Kuno dengan paduan suara yang maju ke depan mendekati penonton
  387. parade hiburan yang berbentuk drama pendek yang ditampilkan di luar gedung, dapat langsung disaksikan penonton yang sedang melintas
  388. paradiso bagian dari bentuk panggung mekanik yang mampu membuat aktor-aktor tampak seperti dewa dewi atau tokoh supernatural lainnya
  389. parateater konsep latihan untuk mengkaji unsur-unsur spiritual dalam diri manusia untuk menggapai tingkat kualitas aktor ketika berperan
  390. pasar malam festival rakyat
  391. pasukan baju hijau anggota kru panggung, biasanya memakai baju hijau, bertugas memasukkan dan mengeluarkan furnitur serta skeneri lainnya ke dan dari atas panggung
  392. pelaku orang (tidak harus seorang aktor) yang menampilkan tokoh dalam pertunjukan teater
  393. pelaku dramatik aktor yang memainkan tokoh cerita dramatis
  394. pelatihan aktor pelatihan yang dilakukan oleh sutradara atau instruktur kepada aktor
  395. pelatihan pernapasan pelatihan aktor untuk mengucapkan dialog secara benar, baik artikulasi, volume, maupun irama, serta untuk menjaga stamina tubuh
  396. pelawak nama tokoh cerita dalam pertunjukan komedi Italia
  397. pemain seseorang yang memainkan atau memerankan tokoh cerita
  398. pemain pengganti pemain yang menggantikan pemain sebenarnya ketika tampil
  399. pemanggungan keterlibatan aktor, penata artistik, penata musik, bunyi, dan lampu saat pertunjukan berlangsung, sedangkan sutradara mengamati jalannya pertunjukan
  400. pemanggungan simultan beberapa panggung dengan pertunjukan di atasnya yang berlangsung secara silih berganti
  401. pembatas belakang pembatas yang diletakkan di balik pintu atau jendela untuk menutupi area panggung belakang dari penglihatan penonton
  402. pemensil penggambar cerita komik dengan pensil, merupakan penerjemah cerita ke bentuk gambar
  403. pemeran sosok atau aktor yang memerankan tokoh dalam cerita dramatik
  404. pemeran utama aktor yang memerankan tokoh utama
  405. pemilihan pemeran pemilihan aktor untuk memerankan tokoh cerita
  406. pena penanda pena warna berujung serong dengan beragam ukuran
  407. penahan sayap penataan sayap panggung dalam pertunjukan teater
  408. penata adegan orang yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan penataan adegan dalam pertunjukan drama
  409. penata cahaya orang yang bertanggung jawab dalam mengatur tata cahaya atau lampu dalam pembuatan film, drama, dan sebagainya
  410. penata suara orang yang bertanggung jawab dalam mengatur pelaksanaan dan pengolahan suara seperti dialog, monolog dalam sebuah film, drama, dan sebagainya
  411. penataan adegan adegan-adegan yang dirangkai untuk membentuk alur cerita di atas panggung
  412. penataan lampu panggung penataan pencahayaan di atas panggung dengan lampu
  413. pencahayaan aksen penataan cahaya yang digunakan untuk mempertebal, mempertajam, dan memperjelas makna adegan
  414. pencahayaan atas belakang pencahayaan panggung untuk area permainan belakang
  415. pencahayaan panggung pencahayaan panggung oleh lampu yang direkayasa untuk kebutuhan pertunjukan
  416. pencampur bunyi instrumen yang digunakan untuk menata bunyi yang mampu meningkatkan kualitas suasana dan irama pertunjukan
  417. pendendang tokoh yang mengalunkan lagu-lagu dalam sebuah pertunjukan
  418. penegasan salah satu kategori penggunaan efek bunyi dan musik
  419. penempatan posisi gerakan dasar yang dilakukan aktor dalam suatu rancangan posisi yang menjadi acuan bagi gerakan berikutnya
  420. penepuk panel yang terdiri atas dua papan kecil yang ditepukkan untuk menandakan awal dari pengambilan gambar
  421. pengawas panggung orang yang bertanggung jawab atas kesiapan panggung untuk segera menghadirkan pertunjukan
  422. pengesetan tata letak set yang disesuaikan dengan konsep penyutradaraan
  423. pengesetan abstrak penataan set panggung dengan bentuk abstrak
  424. pengesetan arsitektural bentuk set di atas panggung dengan menggunakan prinsip-prinsip mematung dan kemegahan
  425. penggambaran penempatan aktor dan skeneri secara statis dalam pertunjukan agar aktor dapat terlihat dengan jelas oleh penonton
  426. penghubung anggota kru panggung yang bertanggung jawab untuk meyakinkan bahwa semua aktor sudah siap pada posisinya, sesaat sebelum giliran mereka naik panggung
  427. penguatan kebutuhan untuk menguatkan kelenturan dan peregangan otot
  428. penguatan bunyi penguatan yang digunakan untuk melipatgandakan kekuatan setiap bunyi dalam pertunjukan teater
  429. peninta penebal gambar komik yang dibuat oleh pemensil dengan tinta, merupakan pengontrol suasana, laju, dan keterbacaan cerita
  430. penjaga pintu masuk orang yang bertanggung jawab atas keamanan pintu panggung dari orang yang tidak berkepentingan dengan pertunjukan
  431. penonton teater penonton yang menjadi bagian pertunjukan teater yang kehadirannya menyebabkan pertunjukan teater terwujud
  432. pentas atas area permainan aktor di bagian sisi atas panggung
  433. pentas atas kanan area permainan aktor di bagian sisi kanan atas panggung
  434. pentas atas kiri area permainan aktor di bagian sisi kiri atas panggung
  435. pentas atas tengah area permainan aktor di bagian sisi atas tengah panggung
  436. pentas bawah kanan area depan bagian bawah kanan panggung
  437. pentas bawah kiri area depan bagian bawah kiri panggung
  438. pentas bawah tengah area depan bagian bawah tengah panggung
  439. pentas belakang tempat di balik tirai di belakang panggung, khususnya ruang (kamar) tempat berhias para pemain
  440. penyerupaan binatang aktor atau penampil lain yang berbusana sebagai seekor binatang
  441. penyingkapan proses, cara, perbuatan menyingkap
  442. penyingkapan rahasia bentuk cerita dramatik tentang terbukanya topeng penyamaran tokoh cerita
  443. penyutradaraan cara mengarahkan pertunjukan
  444. peran dalam peran yang muncul dari emosi pemeran, dihasilkan dari pelatihan yang lama dan intens
  445. peran komikal peran yang memperlihatkan gerak-gerik fisik yang lucu
  446. peran lintas peran melalui gerakan berpindah-pindah dan melintasi area-area pertunjukan di atas panggung
  447. peran meniru peran yang meniru tingkah laku orang-orang tertentu di masyarakat untuk memperkuat karakter tokoh cerita
  448. peran natural peran alamiah atau akting yang tampak wajar
  449. peran selintas peran ketika aktor muncul di atas panggung, tetapi tidak melakukan dialog atau berinteraksi dengan aktor lain
  450. peranan orang yang bertugas dan berkewajiban menjadi dan menampilkan seorang tokoh dalam sebuah cerita dramatik
  451. perancangan skeneri tata skeneri oleh perancang set dengan penyesuaian bentuk panggung
  452. perawat gedung teater pemilik seluruh bagian gedung teater yang mendapatkan persentase dari uang tiket untuk merawat dan membayar uang sewa gedung itu sendiri
  453. peregangan proses membentuk fleksibilitas dan kelenturan otot-otot tubuh aktor agar tercipta tubuh yang siap untuk memainkan peran dramatik
  454. performer penampil
  455. peristiwa teater bentuk pertunjukan teater yang dimainkan secara spontan dan terjadi saat itu juga
  456. perlengkapan properti panggung
  457. perlengkapan bawaan perlengkapan yang diperlukan untuk menyesuaikan anggota tubuh aktor seperti perannya
  458. pertunjukan berkali-kali seri-seri pertunjukan dari satu naskah yang berhasil mendapat banyak perhatian dari penonton
  459. pertunjukan interaktif pertunjukan yang melibatkan reaksi penonton langsung dalam jalan cerita dramatis, merupakan perkembangan dari bentuk pertunjukan arena atau melingkar
  460. pertunjukan keajaiban pertunjukan orang suci terkait dengan peristiwa-peristiwa sepanjang hidup Maria dan orang-orang suci lainnya
  461. pertunjukan keliling pertunjukan teater yang dilakukan secara berkeliling dari satu kota ke kota lain
  462. pertunjukan kerja-tangan pertunjukan yang menggunakan tali-tali untuk menggantung skeneri yang diseimbangkan secara manual
  463. pertunjukan metafisis pertunjukan drama yang cenderung membahas masalah hubungan manusia dengan Tuhannya secara pemikiran dan batiniah
  464. pertunjukan musik bentuk teater yang menggabungkan nyanyian dan tarian dengan dialog dan aksi
  465. pertunjukan orang suci pertunjukan tentang dramatisasi episode kehidupan orang-orang suci
  466. pertunjukan penenang pertunjukan yang muncul sebagai bagian dari upacara penghilang wabah penyakit dalam masyarakat tradisional
  467. pertunjukan pesanan pertunjukan atau bentuk hiburan yang ditampilkan berdasarkan permintaan keluarga kerajaan atau pemimpin nasional
  468. pertunjukan prosesi prosesi ritual yang dikemas dalam bentuk pertunjukan
  469. pertunjukan siang hari pertunjukan teater yang dilakukan siang hari, biasanya diperuntukkan bagi siswa sekolah
  470. pertunjukan teater boneka keliling pertunjukan teater boneka yang ditampilkan oleh pemain boneka secara berkeliling
  471. pertunjukan wayang bayangan bentuk teater boneka (biasanya bisu), penonton menyaksikan tokoh dua dimensi melalui bayangan di layar
  472. pertunjukan wisatawan pertunjukan yang diperuntukkan bagi turis domestik dan asing
  473. perubahan adegan adegan yang mengalami perubahan dengan memunculkan tokoh-tokoh baru
  474. perubahan nada suara perubahan nada yang dilakukan tanpa jeda
  475. pilin berganda salah satu motif hiasan pada kain atau ukiran kayu
  476. pindah babak perpindahan dari satu babak ke babak berikutnya dalam satu cerita
  477. pintu lewat pintu penghubung area belakang panggung dan auditorium yang digunakan untuk keperluan staf teater
  478. pintu panggung pintu masuk panggung yang berada di belakang panggung
  479. pipa lampu besi panjang untuk memperkuat gantungan lampu panggung atau struktur skeneri
  480. piramida Freytag alur cerita segitiga yang terdiri atas awal (eksposisi), tengah (klimaks), dan akhir (penyelesaian) cerita
  481. pisau lukis alat dengan mata pisau berbentuk sekop yang digunakan untuk mencampur warna dan mengoleskannya serta menghapuskannya dari kanvas
  482. platea area permainan para aktor berdasarkan latar cerita tertentu
  483. plot alur; perjalanan cerita dari awal, tengah, dan akhir
  484. plot berlebihan plot yang tumpang tindih
  485. podium tempat pendek yang berada di belakang panggung prosenium, digunakan untuk merekayasa unit pencahayaan tambahan
  486. posisi tubuh posisi tubuh aktor di atas panggung baik ketika menghadap langsung ke penonton, menyamping, atau membelakangi penonton
  487. primadona aktor andalan atau unggulan dari sebuah kelompok teater yang digemari oleh penonton
  488. produser orang yang mengelola aspek keuangan dan manajerial sebuah produksi
  489. prolog adegan singkat atau pidato yang disampaikan pada awal pertunjukan
  490. prop properti panggung; properti set
  491. properti perkakas, biasanya selain kostum, yang digunakan dalam pertunjukan, drama, film, dan sebagainya
  492. properti panggung perlengkapan yang dibutuhkan aktor untuk berperan dan digunakan untuk melengkapi artistik panggung
  493. properti set properti panggung yang digunakan sebagai pelengkap set panggung
  494. prosenium bentuk panggung trapesium yang memisahkan pertunjukan dengan penonton dengan jarak pandang estetis cukup jauh
  495. prosenium luwes bentuk panggung prosenium yang dapat diubah sesuai dengan kebutuhan pertunjukan
  496. proskonion dinding berupa pilar (dalam bangunan teater Yunani Kuno) yang mempunyai tiga pintu tempat keluar masuknya para pemain
  497. protagonis tokoh utama cerita dramatik
  498. proyektor alat yang digunakan untuk mencipta atmosfer pencahayaan di panggung
  499. psikodrama cerita drama yang terkait dengan masalah psikologi manusia
  500. rambut palsu rambut tiruan yang dipakai untuk berbagai macam keperluan, dapat terbuat dari bahan sintetis, bulu binatang dan sebagainya
  501. rancangan lantai panggung rancangan yang dibuat oleh sutradara sebagai alat untuk menyutradarai pemain
  502. reaksi penonton respons yang ditunjukan sebelum, selama, dan sesudah pertunjukan
  503. realisasi diri proses pelatihan yang mengedepankan kreativitas kolektif untuk menghasilkan solidaritas, menuju kesadaran dan membentuk realisasi diri
  504. realisme gerakan teater di akhir abad ke-19 yang mengubah teater kontemporer dan menginspirasi pendekatan naturalisme
  505. realisme abstrak bentuk pertunjukan teater yang merupakan varian bentuk realisme
  506. realisme sosialis salah satu aliran dalam sosialisme yang bergerak di dunia kesenian
  507. relaksasi kemampuan mengontrol tingkat ketegangan; metode untuk mempersiapkan tubuh seorang aktor sebelum tampil
  508. repertoar daftar pertunjukan teater yang dipersiapkan untuk ditampilkan di hadapan penonton
  509. resonansi kualitas suara ucapan yang tergantung pada kekayaan, warna, dan vibrasi bunyi, merupakan totalitas mekanisme produksi suara
  510. revival tindakan menghidupkan kembali bentuk dan makna pertunjukan yang disesuaikan dengan perkembangan zaman
  511. romantisisme aliran dan gagasan dalam pertunjukan teater yang mengutamakan imajinasi, emosi, dan sinisme terhadap idealisme
  512. ronggeng tari tradisional dengan penari utama wanita, dilengkapi dengan selendang yang dikalungkan di leher sebagai kelengkapan menari
  513. ronggeng penari ronggeng; tandak
  514. ruang ruang nyata dan imajiner dalam pertunjukan di atas panggung
  515. ruang dramatik ruang artifisial yang diciptakan untuk digunakan secara dramatik
  516. ruang ganti ruang yang terletak di area belakang panggung, digunakan aktor untuk berganti kostum dan berias diri
  517. ruang ganti cepat ruang dekat panggung untuk berganti pakaian atau istirahat
  518. ruang hijau ruang di belakang panggung, bersebelahan dengan ruang yang digunakan pemain dan kru panggung
  519. ruang intim pencarian hubungan yang benar antara aktor dan penonton dengan setiap tipe pertunjukan dan mewujudkan hasilnya ke dalam suatu pengelolaan fisik
  520. ruang kendali ruang tata lampu dan tata suara
  521. ruang kontrol lampu ruangan yang digunakan untuk menata lampu, berada di atas belakang auditorium
  522. ruang masif mengubah ruang dari yang semula naskah dan aktor menjadi totalitas audio-visual-kinetik yang masif
  523. ruang panggung ruang yang meliputi ruang di kanan kiri, belakang, dan atas panggung
  524. ruang pertunjukan konversi ruang yang diubah bentuknya dengan menambahkan tempat duduk yang didesain kembali
  525. ruang pertunjukan seketika tempat yang digunakan apa adanya sebagai panggung pertunjukan
  526. ruang skeneri ruang untuk menyimpan properti, aksesori, dan ornamen panggung
  527. rumah produksi lembaga berbadan hukum yang menangani produksi pertunjukan
  528. rumba tarian pergaulan yang berasal dari Kuba, diiringi musik dengan pemindahan tekanan untuk irama 2/4 atau 4/4
  529. saman tari ritmik di Aceh, dilakukan oleh lebih dari sepuluh pemain sambil duduk berlutut dan berjajar, mereka membuat gerak pukulan telapak tangan ke dada dan paha secara berirama, diiringi dengan nyanyian pantun yang dimulai oleh syekh selaku pimpinan
  530. samba tarian rakyat Brazil yang berasal dari tari-tarian penduduk asli Afrika
  531. samba irama musik birama dua yang biasanya dipakai untuk mengiringi tari samba
  532. satir bentuk komedi kebijaksanaan dan kebodohan yang ditampilkan sebagai kelucuan
  533. sayap panggung pembatas antara panggung utama dan ruang yang terletak di kiri kanan panggung
  534. seblang tarian rakyat Banyuwangi, penarinya dipoles hartal, bertutup kepala daun pisang, menari dalam ketidaksadaran, dimaksudkan sebagai tanda gembira setelah seseorang pulih dari sakit yang lama, biasanya diiringi permainan gambang, rebab, kendang, dan gong kecil
  535. sejarah musik pengetahuan yang mencakupi uraian deskriptif tentang fungsi musik dalam masyarakat, riwayat seniman, riwayat pendidikan musik, sejarah notasi, kritik, perbandingan gaya, dan perkembangan musik
  536. sekolah drama lembaga tempat seseorang ingin mengejar karir di teater dengan mendapatkan pelatihan secara formal
  537. selingan adegan dramatik pendek; intermeso
  538. selisir komposisi tembang yang sering dipakai untuk cakapan atau teks tembang, gending, tiap bait terdiri atas 4 baris yang masing-masing berisi 8 suku kata
  539. selonding gamelan tua di daerah Tenganan, Bali, satuan utamanya menyerupai saron atau gender dengan bilah-bilah besar dari besi yang diletakkan di atas selawah dari kayu nangka
  540. selonding alat gamelan tua jenis gender yang berbilah lebar dan besar
  541. seluncur peralatan mekanik yang terdiri atas roda besi untuk menaikkan dan menurunkan aktor dan skeneri dari panggung
  542. sembah akhir penampilan kembali semua aktor di atas panggung untuk memberi hormat atas aplaus penonton di akhir pertunjukan
  543. semiotika pertunjukan pemaknaan terhadap tanda-tanda yang berlangsung dalam pertunjukan
  544. seni berteater penyatuan dan pelibatan beragam keterampilan teknik berkesenian; seni berakting
  545. seni drama amatir pertunjukan drama tanpa mendapat bayaran
  546. seni dramatik seni pertunjukan yang menggunakan bentuk dan pesan secara dramatik
  547. seni pertunjukan seni tontonan yang terdiri atas beberapa elemen pertunjukan
  548. seni rupa pertunjukan bentuk pertunjukan teater dengan menggunakan elemen-elemen pertunjukan nonseni teater, seperti seni rupa, seni lingkungan, dan ritus sosial
  549. seni urban seni yang diciptakan berdasarkan kehidupan dan pengalaman perkotaan pembuatnya, objek seni biasanya penduduk perkotaan, gedung pencakar langit, dan alat transportasi
  550. seniman jalanan orang yang mempertunjukkan bakat seninya di tempat terbuka, biasanya bermutu rendah; penampil jalanan
  551. seniman kreatif sutradara yang bertugas untuk menyatukan dan mengoordinasikan seluruh elemen pertunjukan (tentang pertunjukan teater)
  552. seniman teater orang-orang yang bekerja dalam dunia teater
  553. set set panggung
  554. set istilah untuk seperangkat artistik panggung
  555. set adegan simultan set per adegan yang ditampilkan silih berganti sesuai dengan jalannya cerita
  556. set dalam skeneri kecil yang diletakkan di antara beberapa skeneri besar untuk membantu perubahan set yang cepat
  557. set sayap panggung penataan set di kiri dan kanan panggung
  558. set tirai penataan tirai yang digunakan sebagai properti pertunjukan, seperti tirai pembatas dan belakang
  559. sikap penghormatan sikap menunduk untuk menghormati orang yang lebih tua atau tinggi status sosialnya
  560. silokrama tirai berbiku-biku atau pembatas lain yang diposisikan sebagai layar
  561. simbolisme gerakan yang memberi kebebasan untuk menggunakan bahasa dan dekor terstilir untuk mengungkapkan reaksi menentang realisme
  562. sinografer orang yang bertanggung jawab pada desain, kualitas materi, tata rancang dan bangun, serta penempatan skeneri
  563. sinopsis ringkasan cerita yang berisi cuplikan seluruh adegan sehingga membentuk tema cerita
  564. sirkuit kelompok teater di wilayah geografis yang sama
  565. sistem aspalen sistem mekanik kuno yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan lantai panggung
  566. sistem pendengaran sistem yang terdiri atas ujaran dialog, gerakan fisik, musik, mesin, dan suara dari luar pertunjukan
  567. sistem sentuhan sistem yang diungkapkan penonton melalui indra sentuhnya ketika menyaksikan peristiwa teatrikal
  568. sistem visual sistem pertunjukan teater yang terdiri atas lima komponen, yaitu ruang, seting, kostum, properti, dan perlampuan
  569. skenario cerita drama yang berjalan dari satu adegan ke adegan berikutnya secara terperinci
  570. skene gedung yang berada di balik prosenium yang digunakan sebagai ruang kostum dan rias pada masa Yunani kuno
  571. skene relief tampilan skenik, biasanya berbentuk tiga dimensi
  572. skeneri beragam papan, kain, dan lembaran-lembaran panggung yang digunakan untuk mewujudkan lokasi dan konteks tertentu di atas panggung
  573. skeneri detail materi skeneri sederhana
  574. skeneri romantik penataan panggung yang bersifat romantik
  575. skenik berkaitan dengan skeneri
  576. solilokui cara aktor menyampaikan curahan hati dan keluhan dari tokoh yang diperankan dengan berbicara seorang diri
  577. sorot profil lampu sorot yang mampu membuat terang
  578. sosiodrama metode atau cara pembelajaran dengan mendramatisasikan bentuk tingkah laku dalam hubungan sosial
  579. sosiologi teater ilmu kajian sosial yang mempermasalahkan ada tidaknya keterkaitan, interaksi, atau saling pengaruh antara seni teater dengan bidang sosial
  580. spektakel ruang visual yang disimbolkan melalui keterkaitan unsur-unsur pertunjukan
  581. striptis tarian (biasanya oleh wanita) dengan gerakan merangsang yang secara berangsur-angsur menanggalkan pakaiannya; tarian telanjang
  582. stroboskop unit pencahayaan yang mampu menghasilkan kilatan cahaya yang cepat, tetapi dapat mencipta ilusi gambar lambat di panggung
  583. subplot munculnya alur cerita di dalam cerita yang sedang berlangsung; plot tambahan
  584. subteks situasi atau kondisi yang melekat pada dialog yang sedang berlangsung
  585. sudut pembisik area yang berada langsung di belakang panggung prosenium, tempat duduk pembisik
  586. surealisme gagasan di atas realisme, bersifat spontan berdasarkan kekuatan alam mimpi dan alam bawah sadar
  587. sutradara sosok guru, pimpinan, pengelola yang berperan terhadap keberhasilan pertunjukan
  588. sutradara teknik orang yang bertanggung jawab secara teknis pada pelaksanaan kelengkapan unsur pertunjukan
  589. tabu takhayul yang biasa dikaitkan dengan teater di seluruh dunia
  590. takmu tarian tradisional Korea pada saat musim tanam (bulan Mei sampai Oktober) yang dilakukan berkelompok dan diikuti semua warga desa
  591. tanbo seni melukis di atas media sawah dari Jepang dengan menggunakan berbagai jenis varian padi untuk memperoleh warna yang bermacam-macam
  592. tanda-tanda khusus salah satu kategori penggunaan efek bunyi dan musik
  593. tango tarian rakyat Argentina yang kemudian menjadi dansa, dilakukan di ruang dansa dengan irama 4/4
  594. tango irama musik untuk mengiringi tari tango
  595. tanpa topeng tarian yang ditampilkan sebelum dan sepanjang pertunjukan bertopeng
  596. tari Dolan Keemasan tarian rakyat yang berasal dari Zinjiang, ditarikan secara berkelompok dengan gerakan berputar dan lincah
  597. tari eksperimental gerakan tari yang tidak menggunakan lagi pola dan ramuan
  598. tari galop tari riang dalam birama dua hitungan yang mengadopsi derap kuda, populer di abad ke-19 di Jerman dan Prancis
  599. tari Hula-Hula tarian khas Hawaii, Amerika Serikat, biasanya diiringi oleh lagu atau nyanyian mele, gerakannya khas dengan lutut sedikit ditekuk, dua lengan direntangkan menyamping di depan dada, dan dua tangan melambai-lambai
  600. tarian tradisional tarian yang berkembang di suatu daerah tertentu, berdasarkan tradisi dan digunakan dalam tradisi
  601. tata rias salah satu elemen pertunjukan teatrikal yang berfungsi mempertajam dan memperkaya karakter tokoh melalui rekayasa tampilan wajah aktor
  602. tata ulang prosenium penataan papan atau kain di kiri kanan panggung untuk mengurangi lebar panggung prosenium
  603. tataan tempat terjadinya peristiwa dalam suatu pementasan drama, khususnya pengaturan lengkap tempat kejadian, perlengkapan, dan tata cahaya
  604. teater absurd aliran penulis drama pertengahan abad XX, yang lakonnya menyajikan kesia-siaan segala makna, tujuan, usaha, dan keberhasilan alam semesta
  605. teater absurd pertunjukan teater berdasar pada gagasan atau gerakan seni yang menggambarkan absurditas kehidupan masyarakat keseharian
  606. teater akademik pertunjukan teater yang dipentaskan oleh siswa sekolah dan lembaga kesenian berdasarkan prinsip-prinsip akademik
  607. teater alegoris pertunjukan teater yang penuh dengan kiasan, baik melalui wujud verbal maupun fisik
  608. teater alternatif teater komunitas; teater pinggiran
  609. teater anak-anak pertunjukan teater yang memiliki tema cerita dari dan untuk anak-anak, dimainkan sebagian besar oleh anak-anak
  610. teater arena gedung pertunjukan dengan panggung berbentuk melingkar dan penonton duduk di sekeliling panggung
  611. teater bawah tanah pertunjukan teater yang dilakukan secara tersembunyi
  612. teater boneka pertunjukan teater dengan menampilkan tokoh-tokoh cerita melalui boneka
  613. teater citraan pertunjukan multimedia yang menunjukkan kerja antara proses dan resepsi secara bolak-balik
  614. teater dokumenter teater yang menggunakan naskah drama terkait dengan catatan sejarah
  615. teater eksperimental pertunjukan teater berdasarkan eksperimen dengan cara menguji coba setiap penemuan
  616. teater elektrik pertunjukan teater secara filosofis dengan menggabungkan dan memilah berbagai idiom teater tradisi dan modern
  617. teater epik bentuk teater politik yang menekankan pada intelektual daripada emosi
  618. teater feminis pertunjukan teater yang berpihak pada persoalan yang dihadapi perempuan dan kaum feminis
  619. teater fisik pertunjukan teater yang mengutamakan tampilan fisik; teater tubuh; teater mini kata
  620. teater garda depan teater pembaru baik pada pemahaman tema-tema kemanusiaan maupun di bidang pengelolaan artistik pertunjukan
  621. teater gereja teater yang dimainkan di gereja
  622. teater grup kelompok teater yang terdiri atas sutradara, penulis naskah, aktor, penata artistik, produser, dramaturgi, kritikus, dan penikmat teater
  623. teater ilusionistik pertunjukan teater yang penuh dengan ilusi atau sulapan
  624. teater impresionisme pertunjukan teater dengan menggunakan gagasan impresionisme
  625. teater jalanan pertunjukan drama, biasanya diselenggarakan di luar ruang
  626. teater kasar pertunjukan yang berisi cerita supranatural dan spiritual dan lelucon yang disukai penonton
  627. teater kaum tertindas teater yang menggambarkan tentang kehidupan manusia yang tertindas oleh kekuasaan dengan memberikan solusi bagi kondisi manusia yang terpinggirkan
  628. teater kecil pertunjukan teater dengan panggung yang tidak terlalu luas dan tidak banyak disaksikan oleh penonton
  629. teater kejam teater yang mampu memaksa penonton untuk menyerang dan menginstropeksi dirinya sendiri
  630. teater keramat teater yang berupaya menampilkan hal-hal metafisik dan tersembunyi dari pandangan riil
  631. teater klasik teater yang memainkan naskah-naskah kuno atau naskah klasik
  632. teater kolaborasi konsep pertunjukan teater yang merupakan gabungan dari berbagai disiplin bidang seni dan gabungan dari beberapa grup atau komunitas teater
  633. teater komunitas teater yang bertujuan untuk melakonkan pertunjukan di hadapan dan di antara komunitas khusus dan tertentu
  634. teater lingkar bentuk pemanggungan pertunjukan agar penonton dapat duduk melingkar mengelilingi panggung
  635. teater lingkungan bentuk pertunjukan teater dengan memanfaatkan lingkungan yang ada
  636. teater luar ruang teater dengan panggung yang dibangun di luar gedung
  637. teater mainan teater miniatur yang terbuat dari papan, lengkap dengan aktor dan skeneri tiruan
  638. teater melingkar bentuk pemanggungan dengan penonton ditempatkan di tengah dan di sisi panggung auditorium
  639. teater mini kata teater yang mengutamakan gerak-gerik pantomim, tari, suara, dan seminimal mungkin kata-kata, tidak berunsur cerita yang bersifat alur, tetapi memperlihatkan nuansa suasana dan kejadian yang mengarah kepada suatu gambaran samar yang dapat diberi makna oleh penonton
  640. teater miskin konsep pelatihan keaktoran yang menekankan pada pelatihan tubuh aktor
  641. teater modern pertunjukan teater yang berkisah tentang kehidupan manusia di era modern
  642. teater pembelajaran bentuk teater pembelajaran bagi kalangan siswa didik melalui tema cerita
  643. teater pendidikan teater yang berfungsi sebagai pendidikan, materi pertunjukan terdiri atas elemen-elemen pendidikan
  644. teater perempuan teater untuk dan oleh perempuan yang mengangkat isu-isu feminis
  645. teater perlawanan kompetisi antarideologi
  646. teater pinggiran setiap bentuk teater alternatif yang berada di luar teater jalur utama
  647. teater politik pertunjukan teater yang menyampaikan cerita dramatik dengan gagasan-gagasan politik
  648. teater profesional kelompok teater yang bekerja secara profesional
  649. teater radikal pertunjukan teater dengan gagasan-gagasan radikal di bidang sosial, ekonomi, politik, dan budaya
  650. teater rakyat bentuk awal drama pedesaan, banyak menampilkan cerita-cerita rakyat
  651. teater realis teater yang menampilkan kehidupan keseharian secara riil
  652. teater romawi pertunjukan teater dengan bentuk roman percintaan
  653. teater sekolahan pertunjukan teater yang berada dan dikelola oleh sekolah-sekolah, pemainnya adalah siswa sekolah
  654. teater seni bentuk teater yang merupakan kebalikan dari bentuk teater komersial, lebih mengutamakan seni daripada honorarium
  655. teater spektakel pertunjukan teater yang lebih mengutamakan kekuataan spektakel daripada dialog
  656. teater stilisasi teater dengan gaya penyutradaraan panggung berbentuk simbolik, ekspresif, abstrak, dan eksplosif
  657. teater sumber bentuk pertunjukan teater yang berawal dari pelatihan beberapa aktor dari berbagai negara
  658. teater sunyi teori teater yang mengkaji penggunaan suasana keheningan panjang di atas panggung untuk menyampaikan suatu makna atau emosi
  659. teater tari bentuk pertunjukan teater dengan menggunakan unsur tari
  660. teater tari kontemporer bentuk pertunjukan teater masa kini yang menggabungkan berbagai bentuk pertunjukan, seperti teater, tari, dan musik
  661. teater terlibat pertunjukan teater yang langsung melibatkan penonton
  662. teater terpelajar pertunjukan teater yang diproduksi kalangan siswa sekolah
  663. teater timur teater yang berkembang di negara-negara Timur, seperti Tiongkok, India, Jepang, Korea, dan Indonesia
  664. teater total pertunjukan teater yang mengontrol secara ketat seluruh aspek produksi pertunjukan di tangan sutradara
  665. teater tubuh teater fisik; teater mini kata
  666. teatrikalisme konsep berteater yang menyatakan bahwa teater bukan ilusi atau tiruan kehidupan
  667. teknik akting teknik permainan berdasarkan metode dan sistem pelatihan
  668. teknik pemanggungan nonrealis teknik pemanggungan dengan menggabungkan gaya puisi dalam pertunjukan teater
  669. telekomedi komedi jarak jauh yang dapat dilihat melalui layar televisi
  670. tempat duduk penonton area gedung pertunjukan tempat penonton duduk menyaksikan pertunjukan
  671. tempo unsur penting terjadinya dinamika irama dan suasana dalam pertunjukan
  672. tempo hal yang selalu terkait dengan irama
  673. tempo kecepatan, jeda, dan durasi yang selalu terkait dengan irama
  674. tengah kanan area permainan di atas panggung yang terletak di tengah panggung sebelah kanan dari pandangan penonton
  675. tengah kiri area permainan di atas panggung yang terletak di tengah panggung sebelah kiri dari pandangan penonton
  676. tengah pusat area permainan di atas panggung yang terletak di tengah panggung
  677. teori drama teori dasar bagi kerja analisis drama
  678. terstilir dapat diubah sesuai norma keindahan
  679. tirai atap tirai yang biasanya menjadi atap dari sebuah set kotak sebagai alternatif atap adegan yang sesungguhnya
  680. tirai pembatas tirai kecil atau material lainnya yang tergantung melintang di atas panggung dan terletak di belakang lengkung prosenium
  681. titi nada nada musikal yang diproduksi oleh suara dalam momen yang berbeda antara berbicara atau menyanyi
  682. topeng topeng yang digunakan dalam pertunjukan drama untuk menunjukkan tokoh beserta karakternya
  683. tortor tarian suku Batak yang awalnya dilakukan sebagai persembahan bagi roh leluhur, saat ini dipentaskan sebelum pesta besar, penobatan raja Batak, atau upacara ritual setelah sebuah desa terkena musibah, biasa dilakukan dengan iringan musik gendang, seruling, dan sebagainya
  684. tragedi bentuk drama yang memiliki karakter serius dan berakhir dengan ketidakbahagiaan
  685. tragedi kepahlawanan nasib tragis yang dialami oleh tokoh pahlawan
  686. tragedi sosial bentuk pertunjukan tragedi yang bercerita tentang kejadian dalam masyarakat dengan strata sosial tertentu
  687. tragikomedi bentuk drama yang menggabungkan elemen-elemen baik tragedi maupun komedi
  688. transisi salah satu kategori penggunaan efek bunyi dan musik
  689. truk panggung panggung berjalan
  690. ujaran ucapan atau dialog aktor
  691. veritisme gaya dalam pertunjukan drama yang menghapuskan cara berpura-pura dalam memainkan drama
  692. warna lokal bentuk pertunjukan berdasarkan nilai tradisi dan cerita yang dituturkan masyarakat setempat
  693. warna primer warna merah, biru, kuning yang tidak dapat diperoleh dengan mencampur warna-warna lain
  694. warna utama warna primer
  695. watak agresif tokoh cerita yang memiliki sifat menyerang
  696. watak kompleks oedipus tokoh yang jatuh cinta pada ibunya sendiri
  697. wayang air wayang yang dimainkan di atas panggung berupa kolam berisi air setinggi pinggang
  698. wayang catur pertunjukkan wayang dalam bentuk tuturan semula untuk disiarkan di radio atau didengarkan melalui pemutar kaset audio
  699. wayang kancil wayang yang menggunakan tokoh-tokoh binatang, ceritanya diambil dari cerita tentang kancil, biasanya digunakan sebagai media pemelajaran untuk anak-anak
  700. wayang keroncong pertunjukan wayang yang dipadukan dengan teater, seni tari, dan musik keroncong
  701. wayang plastik wayang yang terbuat dari plastik
  702. wayang sarung tangan teater yang menampilkan tokoh-tokoh cerita melalui boneka sarung tangan
  703. wayang suket wayang yang terbuat dari rumput
  704. wayang tavip wayang yang menggunakan sentuhan teknologi berupa penggunaan pencahayaan seperti pada pembuatan film, semua karakter dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan
  705. wayang ukur wayang yang menggunakan ilustrasi tiga dimensi dengan memanfaatkan tata lampu di belakang dan depan layar, dipentaskan secara kolosal dengan menggunakan lebih dari satu dalang, biasanya menggunakan bahasa Indonesia dalam penceritaannya
  706. wayang wahyu wayang yang mengisahkan ajaran dan kisah dari kitab Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, dan literatur Kristen lainnya
  707. wiraga dasar wujud lahiriah badan beserta anggota badan yang disertai keterampilan geraknya
  708. zapin tarian khas Melayu yang berasal dari negeri Yaman
  709. zapin tari-tarian yang diiringi lagu di daerah Arab

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan sosiologi:

  1. agnostisisme paham yang mempertahankan pendirian bahwa manusia itu kekurangan informasi atau kemampuan rasional untuk membuat pertimbangan tentang kebenaran tertinggi
  2. akomodasi penyesuaian sosial dalam interaksi antara pribadi dan kelompok manusia untuk meredakan pertentangan
  3. alokasi pembagian pengeluaran dan pendapatan (di suatu departemen, instansi, atau cabang perusahaan), baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya
  4. anggaran keluarga pengeluaran anggota keluarga yang sudah diperhitungkan sehingga memudahkan untuk membuat perencanaan pengeluaran rumah tangga
  5. anonim tidak ada penandatangannya
  6. asimilasi identifikasi pembauran nilai dan sikap warga masyarakat yang tergolong sebagai suatu bangsa
  7. asimilasi kebudayaan penyesuaian diri terhadap kebudayaan dan pola-pola perilaku
  8. asimilasi struktural pemberian kesempatan kepada golongan minoritas untuk menjadi warga lembaga sosial primer dari golongan mayoritas
  9. bandasrayan harta benda milik bersama suami istri selama masa perkawinan; harta gana-gini
  10. bimbingan massal sistem penyuluhan pertanian secara massal yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian
  11. cendekiawan orang yang memiliki sikap hidup yang terus-menerus meningkatkan kemampuan berpikirnya untuk dapat mengetahui atau memahami sesuatu
  12. diagnosis pemeriksaan terhadap suatu hal
  13. eutenika kajian tentang cara-cara meningkatkan kualitas penduduk melalui perubahan dan perbaikan lingkungan hidup
  14. gaya hidup cara mengekspresikan diri melalui aktivitas, minat, dan opini, khususnya yang berkaitan dengan citra diri
  15. gaya hidup alternatif cara hidup dengan menolak gaya hidup yang berlaku karena dianggap terlalu materialistis atau bergantung pada teknologi
  16. habitus gaya hidup, nilai, kecenderungan, dan harapan kelompok sosial tertentu yang diperoleh melalui kegiatan dan pengalaman kehidupan sehari-hari
  17. hegemoni tandingan hegemoni yang menantang dominasi yang ada, biasanya dilakukan oleh rakyat kebanyakan terhadap penguasa
  18. jonggol karang warga desa yang tidak mempunyai sawah dan tanah sendiri
  19. kawin campur perkawinan di antara dua pihak yang berbeda agama, kebudayaan, golongan, atau suku bangsa
  20. kelompok formal kelompok yang mempunyai struktur organisasi dan peraturan yang tegas dan dengan sengaja diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan antaranggotanya
  21. kelompok informal kelompok orang yang tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau yang pasti
  22. kelompok masyarakat kumpulan sejumlah manusia dalam arti yang seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama
  23. kelompok miskin kumpulan orang yang hidup serba kekurangan
  24. kelompok separatis kelompok yang menghendaki pemisahan diri dari suatu golongan atau bangsa
  25. koersi bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan dengan menggunakan tekanan sehingga salah satu pihak yang berinteraksi berada dalam keadaan lemah dibandingkan dengan pihak lawan
  26. kognisi proses, pengenalan, dan penafsiran lingkungan oleh seseorang
  27. kognisi hasil pemerolehan pengetahuan
  28. kondominium kepunyaan bersama
  29. kuli penduduk desa keturunan pendiri atau sesepuh desa yang mempunyai hak suara dalam pemilihan kepala desa, mempunyai kewajiban penuh melakukan pekerjaan desa
  30. lapisan atas kelompok masyarakat yang memiliki tingkat kehidupan sosial yang lebih baik (kaya, terpelajar, berpangkat)
  31. lapisan bawah anggota masyarakat yang tidak mampu
  32. menghukumkan memerintah (negeri, rakyat, dan sebagainya)
  33. merwatin melakukan musyawarah di antara pemuka adat mengenai masalah adat dan hukum adat
  34. misogami kebencian (keseganan) terhadap ikatan perkawinan
  35. pengarusutamaan gender strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia
  36. retreatisme proses yang terjadi apabila nilai-nilai yang berlaku tidak dapat dicapai melalui cara yang telah melembaga, tetapi warga masyarakat mempunyai kepercayaan yang mendalam sehingga mereka tidak mau menyimpang dari kaidah yang telah melembaga
  37. sistem kelas sistem kelas sosial yang mempunyai beberapa mobilitas vertikal sehingga orang mudah berpindah ke kelas yang lebih rendah tanpa pembatasan berdasarkan hukum atau bentuk pelapisan sosial yang ditandai oleh lapisan masyarakat tertentu
  38. sistem kelas terbuka sistem kelas sosial yang mempunyai kebebasan mobilitas vertikal sehingga orang mudah berpindah ke kelas yang lebih rendah tanpa pembatasan berdasarkan hukum atau tradisi
  39. sistem kelas tertutup sistem kelas sosial yang didasarkan pada status keluarga, bukan pada kemampuan pribadi sehingga seseorang dari kelas bawah tidak dapat naik ke kelas yang lebih tinggi walaupun dia mampu
  40. standar hidup jumlah materi dan kenyamanan yang harus dimiliki seseorang untuk hidup di lingkungan tertentu
  41. stratifikasi pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atas dasar kekuasaan, hak-hak istimewa, dan prestise

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan statistik:

  1. acak penggambaran suatu pemilihan yang tidak dibatasi atau kalau dibatasi harus diwujudkan dengan menggunakan pemilihan peluang
  2. ahli statistik orang yang ahli dalam bidang statistik; statistisi
  3. analisis multivariat analisis permasalahan yang mempunyai variabel acak dalam dua dimensi atau lebih
  4. analisis regresi analisis untuk menentukan ekspresi matematis terbaik dalam menggambarkan hubungan fungsional antara satu respons dan satu atau lebih variabel bebas
  5. angka kunjungan jumlah kontak pribadi yang dilakukan terhadap pelanggan atau calon pelanggan dalam jangka waktu tertentu
  6. angket daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dengan ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan
  7. bagan balok bagan yang terdiri atas balok segi empat untuk menggambarkan grafik frekuensi
  8. bagan balok komponen bagan balok yang memperlihatkan bagian-bagian komponen agregat yang digambarkan oleh panjang balok
  9. bagan kisaran bagan yang digunakan dalam pengawasan mutu untuk menunjukkan keberagaman mutu barang yang dihasilkan dalam suatu produksi
  10. bagan lingkar bagan yang komponen-komponennya digambarkan dengan lingkaran
  11. bagan logaritmik bagan dalam ruang berdimensi dua yang salah satu atau kedua sumbunya menggunakan skala logaritma
  12. bias galat sistematis dalam pengambilan sampel atau pengujian dengan memilih atau mendorong satu hasil atau jawaban atas yang lain
  13. cacah ekonomi penghitungan potensi ekonomi yang dilakukan pemerintah dalam waktu tertentu
  14. cacah jiwa perhitungan banyaknya penduduk (jiwa) di suatu daerah
  15. cacah jiwa pencatatan atau pendataan untuk mengetahui banyaknya penduduk; sensus
  16. deret kumpulan zat, bilangan, atau kuantitas lain pada kumpulan yang sama, disusun secara beraturan
  17. deret acak deret bilangan yang dianggap telah ditarik secara acak dari suatu sebaran tetap
  18. desil nilai yang menandai batas interval dari sebaran frekuensi yang berderet dalam sepuluh bagian sebaran yang sama
  19. diagram jaringan diagram yang menggambarkan struktur jaringan beserta simpul yang terhubung di dalamnya
  20. diagram panah diagram yang memuat sebuah gambar panah yang menunjukkan suatu aktivitas
  21. diagram pencar diagram yang digunakan untuk mencari korelasi antara perubahan suatu variabel dengan perubahan variabel yang lain
  22. diagram tebar diagram yang menggambarkan hubungan serta keragaman antara dua peubah x dan y
  23. galat absolut nilai absolut dari selisih nilai sebenarnya dan nilai hasil perhitungan; galat mutlak
  24. galat baku galat yang mengikuti pola akar dari ragam statistik
  25. galat mutlak galat absolut
  26. garis basis garis mendatar pada grafik yang berpaduan dengan basis pengukuran yang mudah pada skala ordinat, biasanya dibuat melalui titik ordinat nol
  27. histogram grafik statistik distribusi frekuensi yang digambarkan oleh empat persegi panjang vertikal dengan ketinggian berbeda yang proporsional dengan frekuensi yang terkait
  28. indeks harga bilangan indeks yang menggabungkan beberapa macam deret harga menjadi suatu deret yang mencerminkan taraf harga rata-rata
  29. kisi segi empat kecil pada suatu bidang dasar yang dibentuk oleh dua gugus baris tegak lurus terhadap sesamanya
  30. kuartil nilai yang menandai batas interval dari sebaran frekuensi yang berderet dalam empat bagian sebaran yang sama
  31. kuintil nilai yang menandai batas interval dari sebaran frekuensi yang berderet dalam lima bagian sebaran yang sama
  32. kurva pertumbuhan kurva yang menggambarkan pertumbuhan suatu populasi
  33. kurva signoid kurva yang berbentuk S
  34. median nilai di tengah deret nilai yang disusun dengan tata urut dari kecil sampai besar, misalnya dalam deret 3,4,7 mediannya adalah 4
  35. modus angka statistik yang paling sering muncul dalam populasi atau sampel
  36. operasi riset metode ilmiah untuk menganalisis dan memecahkan masalah manajemen dengan cara menyederhanakan berbagai faktor
  37. parameter ukuran seluruh populasi dalam penelitian yang harus diperkirakan dari yang terdapat di dalam percontoh
  38. percontoh kumpulan unsur dalam populasi yang dipilih untuk pengukuran dengan maksud mendapat informasi tentang seluruh populasi itu
  39. percontoh acak percontoh yang telah dipilih dengan menggunakan metode pemilihan acak
  40. percontoh induk percontoh yang diambil dari populasi untuk digunakan pada sejumlah peristiwa yang akan datang agar terhindar dari penarikan contoh sewaktu-waktu pada setiap peristiwa
  41. percontoh senarai percontoh yang diseleksi dengan mengambil masukan dari daftar barang yang membentuk populasi yang diamati
  42. peubah simbol yang digunakan untuk menyatakan unsur yang tidak tentu dalam suatu himpunan
  43. peubah besaran yang bervariasi atau besaran yang dapat mengambil salah satu dari suatu himpunan nilai tertentu (dalam matematika); variabel
  44. populasi baku populasi pada waktu atau daerah tertentu yang digunakan sebagai landasan pembanding dengan populasi pada waktu atau daerah lain
  45. presentil nilai yang menandai batas interval dari sebaran frekuensi yang berderet dalam seratus bagian sebaran yang sama
  46. probabilitas awal probabilitas yang dianggap berlaku sebelum adanya tambahan informasi
  47. probabilitas peralihan probabilitas suatu keadaan yang beralih ke keadaan yang lain
  48. probabilitas subjektif derajat kepercayaan seseorang terhadap suatu pernyataan, atau timbulnya suatu kejadian yang dapat diperoleh melalui rekaan, intuisi, pengalaman, atau pengamatan
  49. rentang ukuran variasi dalam suatu kelompok data yang diperoleh dari pengurangan nilai tertinggi dengan nilai terendah pada kumpulan yang sama
  50. rerata statistik yang menunjukkan nilai yang paling umum atau pertengahan di antara nilai-nilai variabel acak yang telah diukur
  51. sampel sesuatu yang digunakan untuk menunjukkan sifat suatu kelompok yang lebih besar
  52. sampel bagian kecil yang mewakili kelompok atau keseluruhan yang lebih besar; percontoh
  53. sampling acak penyeleksian sampel sedemikian rupa sehingga semua kombinasi dari suatu unit memiliki peluang yang sama untuk dipilih sebagai sampel
  54. simpangan baku ukuran persebaran data yang dihitung dari jarak penyimpangan antara nilai hasil pengukuran dan nilai rata-rata
  55. tahun dasar tahun tertentu, misalnya 1990, yang ditetapkan sebagai wakil angka 100%, apabila tahun 1991 terjadi 10% lebih besar daripada tahun 1990, hasilnya menjadi 110%
  56. tarif empiris prosedur statistik yang dipakai untuk menghitung tarif premi didasarkan pada kerugian yang dialami oleh satu kelompok yang diasuransikan
  57. variansi besaran yang menunjukkan besarnya penyebaran data pada suatu kelompok data

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan tasawuf:

  1. ahwal sesuatu yang singgah di dalam hati
  2. asyik orang yang menetapkan renungan dan pandangan rohaninya kepada Allah Swt. karena didorong oleh rasa cinta kepada-Nya dan tidak takut lagi akan kematian
  3. bais tenaga pendorong dalam hati manusia yang diperlukan untuk mendapatkan manfaat dan menolak kemudaratan
  4. futur kondisi malas atau mengendurnya semangat untuk beribadah dan menjalankan ajaran agama
  5. hulul terwujudnya hubungan yang seerat-eratnya antara manusia dan Allah Swt. dengan segala ketenangan rohani yang dapat dirasakan
  6. ilmu laduni ilmu yang diberikan oleh Allah Swt. kepada hamba-Nya tanpa melalui proses belajar
  7. jazab tarikan ilahiah pada seorang hamba yang dikehendaki agar dekat dan menyatu dengan Allah, ada yang diusahakan melalui riadat, pendidikan, pelatihan rohani, atau tanpa diusahakan
  8. mahabah lupa akan kepentingan diri sendiri karena mendahulukan cintanya kepada Allah Swt.
  9. mahah lenyapnya kesadaran diri karena mengingat Allah Swt.
  10. mahwu usaha meninggalkan hal-hal duniawi dengan jalan memfanakan diri dengan menyebut nama Tuhan sehingga segala perbuatan tidak lagi didasari pertimbangan akalnya
  11. majedub manusia pilihan Tuhan yang merasa bahwa Tuhan selalu berada di sisinya
  12. makam jalan panjang yang berisi tingkatan yang harus ditempuh oleh seorang sufi yang penuh dengan berbagai kesulitan dan memerlukan usaha yang sungguh-sungguh sehingga tercapai keadaan yang tetap menjadi milik pribadi orang sufi
  13. makrifat tingkat penyerahan diri kepada Tuhan, yang naik setingkat demi setingkat sehingga sampai ke tingkat keyakinan yang kuat
  14. makrifatullah kemampuan untuk mengenal Allah
  15. manakib kisah kekeramatan para wali
  16. muntaha tingkatan terakhir atau penghabisan
  17. musyahadah penyaksian keagungan Allah yang dirasakan oleh seorang sufi ketika hijab yang menghalangi dirinya dengan Allah sudah tersingkap
  18. tanazul pengenalan Allah Swt. melalui hati yang langsung terbuka untuk mengenalnya
  19. taraki proses pengenalan Allah Swt. melalui belajar dan latihan
  20. wisal hal memandang Allah Swt. dengan mata hatinya di dunia dan dengan mata kepala di akhirat
  21. wusul perasaan sufi yang tersambung dengan Allah karena kedekatannya kepada Allah
  22. zawiah tempat berlatih untuk melakukan ibadah

Bantu mengkategorikan! Istimewa:Cari/Makanan, Istimewa:Cari/Masakan dan Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan tata boga:

  1. abu merang abu hasil pembakaran merang, air rendamannya biasa digunakan untuk pewarna hitam alami makanan
  2. acar kuning acar yang bumbunya diberi kunyit sehingga berwarna kuning; acar matang
  3. acar matang acar kuning
  4. alas selada alas hidangan selada, biasanya berupa sayuran segar
  5. aperitif minuman beralkohol yang diminum sebelum makan
  6. aramrat herba bercita rasa ringan
  7. aroma laut aroma segar bercampur garam seperti di laut atau pantai, digunakan untuk menggambarkan kualitas kesegaran ikan
  8. awuran bahan makanan berupa cokelat atau buah-buahan kering yang ditabur di atas roti atau kue; pugas
  9. ayam guling masakan dari daging ayam yang dipanggang utuh sambil diputar dengan menggunakan rotiseri
  10. babanci makanan khas Betawi, mirip gulai, tetapi ada cita rasa sayur, terdiri atas daging kepala sapi, serutan kelapa muda, serundeng yang ditumbuk halus, dan campuran rempah-rempah
  11. balado makanan bersambal
  12. bolu kastela bolu khas Jepang yang mengandung madu dan menggunakan terigu protein tinggi, tidak memakai agen pengembang apa pun, bertekstur sangat ringan dan lebih empuk dari bolu pada umumnya
  13. bronis keik cokelat bertekstur padat dan lembut yang disajikan dalam bentuk potongan kotak kecil, biasanya diberi kacang-kacangan atau parutan keju di atasnya
  14. brunois potongan berbentuk kubus kecil dengan ukuran sisi sekitar 3 mm, biasanya pada wortel, lobak, atau bawang bombai
  15. brunois kecil potongan berbentuk kubus dengan ukuran sekitar 1,5 mm, lebih kecil daripada brunois
  16. bubur kampiun bubur khas Minang yang terbuat dari campuran bubur candil, sumsum, ketan hitam, dan ditambah kolak pisang
  17. bufet hidangan makanan yang disajikan di atas meja dan dipilih sendiri oleh para tamu
  18. bumbu dasar campuran bumbu yang digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan
  19. bumbu dasar kuning bumbu dasar berwarna kuning yang dibuat dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, gula pasir, kemiri, dan garam
  20. bumbu dasar merah bumbu dasar berwarna merah yang dibuat dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, gula pasir, dan garam
  21. bumbu dasar putih bumbu dasar berwarna putih yang dibuat dari bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan garam
  22. bumbu halus bumbu dasar yang dihaluskan
  23. bumbu ikat campuran herba yang diikat menjadi satu biasanya terdiri atas timi, tangkai peterseli, seledri, lada, dan daun salam, digunakan sebagai perasa atau pengaroma masakan
  24. cabuk ampas wijen yang telah diambil minyaknya
  25. cabuk saus terbuat dari wijen dan kelapa sangrai yang dihaluskan bersama dengan bumbu lainnya
  26. cabuk rambak makanan khas Solo, terdiri atas kerupuk kulit atau kerupuk nasi, saus yang terbuat dari wijen dan kelapa sangrai, serta irisan ketupat
  27. civri mentega yang dicampur dengan bawang merah,kervil, peterseli, taragon, dan sebagainya, kemudian ditekan melalui saringan
  28. daging pelana potongan daging mulai dari bagian punggung hingga bagian panggul, bentuknya menyerupai pelana
  29. daluman cincau
  30. dariol cangkang pastri yang diisi dengan makanan manis atau gurih
  31. darne potongan ikan yang diiris melintang, potongan berbentuk bulat utuh, digunakan untuk membuat steik
  32. eminser potongan (tentang daging, buah, sayur) yang sangat tipis
  33. es buah campolai minuman khas Cirebon, terbuat dari campuran blewah dan kelapa yang dikeruk ditambah dengan sirop merah, dibubuhi es
  34. es buah hunkue minuman terbuat dari campuran hunkue dan setup buah, dibubuhi es
  35. es buah tap es kolang-kaling
  36. es cendol minuman yang terbuat dari campuran cendol, air gula merah, santan, dan es batu
  37. es cendol kopi minuman dingin terbuat dari campuran cendol rasa kopi (cendol yang sudah dimasak dengan seduhan kopi), santan, sirop kokopandan, dan daun pandan
  38. es kolang-kaling minuman terbuat dari campuran kolang-kaling, ditambah sirop ros, dibubuhi es; es buah atap
  39. es oyen minuman tradisional Bandung, terbuat dari serutan es yang dicampur dengan kelapa muda, kolang-kaling, nangka, alpukat, dan susu
  40. es rumput laut minuman dingin terbuat dari campuran rumput laut dan sirop pandan
  41. es saguer minuman dingin terbuat dari campuran saguer dan buah durian
  42. es sekoteng minuman terbuat dari sekoteng, dicampur dengan kacang hijau, kolang-kaling, roti, kacang tanah, serutan es, disiram dengan sirop
  43. es selasih minuman dingin terbuat dari campuran selasih (yang sudah diseduh), disiram dengan sirop
  44. es selendang mayang minuman khas Betawi, terbuat dari campuran tepung sagu aren, tepung beras, daun pandan, adonannya dicetak dalam loyang, disajikan dengan cara disendoki tipis-tipis, ditaruh dalam gelas dan disiram dengan santan dan air gula, diminum dengan es
  45. es tebak minuman tradisional Minang, terbuat dari adonan tepung beras, sagu, air kapur sirih, adonannya disaring sehingga berbentuk seperti mi, disajikan dengan cincau, tapai, kolang-kaling, susu, sirop, diminum dengan es
  46. es teh tarik minuman khas Aceh, terbuat dari campuran teh, susu kental manis, es batu, dikocok atau diblender sampai berbuih
  47. eskalop potongan daging yang diratakan sebelum digoreng atau ditumis
  48. espreso kopi pekat
  49. farafale pasta berbentuk seperti kupu-kupu dengan ujung bergerigi, disajikan dengan saus krim atau diolah dengan saus ringan seperti minyak zaitun, keju, dan mentega
  50. filet delais filet utuh panjang, kemudian dilipat atau disimpul
  51. filet gulung hidangan berupa filet daging atau ikan yang digulung dengan isian daging cincang
  52. filet lipat potongan filet ikan utuh panjang yang kedua ujungnya dilipat
  53. filet mignon potongan daging sapi yang lembut dari bagian ujung tenderloin
  54. filet troncom filet yang dipotong bulat utuh
  55. filo adonan yang sangat tipis, digunakan dalam lapisan untuk membuat kue manis atau gurih
  56. flambe teknik memasak dengan jilatan api di atas wajan, dihasilkan dengan menyiramkan alkohol pada masakan
  57. fokasia roti datar ala Italia, dibuat dari tepung, ragi,minyak zaitun, dan rempah-rempah
  58. fondan bahan dekorasi kue, terbuat dari gula, gelatin, glukosa, dan gliserin, berbentuk seperti lilin, agak elastis dan mudah dibentuk, biasanya dipakai untuk menutupi kue atau sebagai ornamen pada kue
  59. fondu hidangan yang terdiri atas potongan kecil (daging atau buah) yang dimasak atau dicelupkan ke dalam cairan panas
  60. fusili pasta berbentuk seperti spiral terbuat dari tepung terigu, berwarna merah atau hijau, dapat diolah dengan saus krim dan kacang polong, dihidangkan dengan bahan lainnya seperti daging ayam, daging sapi, dan sayur-sayuran
  61. galantin hidangan yang dibuat dari daging cincang atau filet ikan bumbu yang diisi dengan telur, dicetak silindris, disajikan dengan dipotong-potong lalu diberi saus
  62. ganace krim yang dibuat dari lelehan cokelat yang dicampur dengan krim dan mentega, digunakan sebagai pengisi atau penyalut kue
  63. gandik bagian paha belakang sapi, biasanya dimasak untuk dendeng balado atau abon sapi
  64. garam berbumbu garam meja yang telah ditambahi perasa seperti seledri, bawang putih, dan herba kering untuk memperlezat rasa makanan
  65. gastronomi molekuler teknik yang menggabungkan unsur kimia dan fisika dalam pengolahan dan penyajian makanan
  66. gelas takar gelas yang memiliki takar pada badannya, digunakan untuk volume bahan makanan dalam bentuk cair
  67. gelato sajian dingin dari Italia terbuat dari susu, krim, dan gula yang disajikan dalam suhu ideal tiga derajat dan memiliki tekstur lebih padat daripada es krim
  68. gendar nasi padat
  69. gendar janur ketupat
  70. gendar pecel makanan tradisional berbahan dasar nasi yang dipadatkan dan diberi pecel di atasnya
  71. getuk lindri getuk yang bentuknya menyerupai mi tebal yang digulung menyatu
  72. getuk pisang getuk yang terbuat dari pisang, dibungkus dengan daun pisang seperti lontong
  73. glasir lapisan tipis mengilap yang melapisi permukaan kue atau makanan, rasanya manis atau gurih
  74. gravi saus yang dibuat dari sari daging yang keluar saat pemanggangan
  75. gubukan tempat seperti gubuk kecil untuk menyajikan makanan dalam acara (pesta pernikahan, jamuan makan, dan sebagainya), biasanya makanan atau minuman yang disajikan berfungsi sebagai menu pelengkap dari menu utama
  76. guerdion kereta dorong yang digunakan untuk membawa makanan yang akan dihidangkan di atas meja
  77. has dalam has dari bagian tengah badan, terdiri atas bagian otot di sekitar bagian tulang belakang, antara bahu dan tulang panggul, biasanya digunakan sebagai bahan membuat steik
  78. has luar has dari bagian bawah tulang iga, terdiri atas bagian otot yang keras, harganya lebih murah daripada has dalam, biasanya digunakan sebagai bahan membuat steik
  79. hidangan utama hidangan yang disajikan pada saat makan siang atau makan malam, porsinya lebih besar daripada makanan pembuka
  80. ikan emas pamarasan masakan yang dibuat dari ikan emas goreng yang dicampur dengan tumisan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, jahe, lengkuas, dan keluak
  81. induk samba sebutan untuk rendang yang dianggap sebagai lauk utama
  82. jamu godokan jamu yang dibuat dari ramuan tumbuh-tumbuhan yang direbus; jamu rebusan
  83. jamu rebusan jamu godokan
  84. jardinir hiasan dari potongan sayuran berbentuk balok dengan panjang 3–4 cm dan ketebalan mencapai 5 mm
  85. julien potongan tipis panjang seperti korek api
  86. kain baki kain yang ditaruh pada baki, biasanya kain flanel, untuk menjaga agar baki tidak licin dan menyerap cairan atau minuman yang tumpah di atas baki
  87. kain pelayan kain putih yang disampirkan di lengan pelayan, digunakan untuk melindungi tangan dari paparan panas hidangan dan menjaga kebersihan tangan
  88. kalamari cumi-cumi yang diolah sebagai masakan, biasanya dipotong menjadi berbentuk cincin, dicampur dengan tepung, kemudian digoreng
  89. kalis elastis jika ditarik dan tidak mudah sobek
  90. karak kerupuk khas Surakarta, dibuat dari nasi yang dikukus bersama bumbu, seperti bawang putih, garam, ditumbuk hingga halus, dipipihkan, dan dijemur sebelum digoreng
  91. karveri restoran yang menyajikan daging panggang yg dapat diiris sesuai dengan keinginan pelanggan
  92. kentang tumbuk hidangan terbuat dari kentang rebus, ditumbuk hingga lembut, biasanya ditambahkan mentega dan susu untuk memperkaya rasa
  93. kerak telur penganan khas Betawi, terbuat dari ketan, telur ayam, ebi, dan kelapa sangrai, bentuknya seperti telur dadar, dimasak dengan cara disangrai kering dan diberi bawang merah goreng, lalu diberi bumbu halus berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica, garam, dan gula pasir
  94. keripik sanjai penganan khas Minang, terbuat dari singkong yang diiris tipis dan digoreng, diberi bumbu garam dan dapat juga diberi tambahan bumbu balado
  95. ketupat ketan ketupat khas Kapau, terbuat dari ketan yang dimasak dalam santan berbumbu
  96. kokopandan perasa makanan dan minuman, terbuat dari campuran ekstrak kelapa dan pandan
  97. kondimen bumbu yang digunakan untuk memberi rasa pada makanan, seperti garam, lada, atau mustar
  98. konro sup khas Bugis-Makassar, dibuat dari tulang rusuk daging sapi atau kerbau
  99. konsom sup bening yang terbuat dari kaldu dan sayuran ditambah daging cincang dan putih telur, dihidangkan dengan atau tanpa hiasan
  100. koya campuran tumbukan kerupuk udang, parutan kelapa, bawang putih,dsb biasa ditabur di atas soto, digunakan sebagai penyedap; poya
  101. koya kue satu
  102. koyah kue satu; satru
  103. krep panekuk tipis yang dibuat dari adonan tepung, susu, air, dan lain-lain, dipanggang di atas wajan dengan sedikit minyak, biasanya disajikan dengan diberi berbagai isian manis ataupun gurih dan dilipat
  104. krim asam krim yang diasamkan dan dikentalkan dengan kultur bakteri, biasanya disajikan bersama buah
  105. kue penganan yang dibuat dari bahan yang bermacam-macam, dapat dibuat dalam berbagai bentuk, ada yang dikukus, digoreng, dipanggang
  106. kukis kue kering berbahan dasar tepung yang dipanggang, rasanya manis atau tawar dalam berbagai variasi
  107. kupat glabed makanan khas Tegal, terdiri atas ketupat yang disajikan dengan siraman sayur tempe kuah kuning, mi rebus, dan kerupuk mi
  108. kustar saus yang terbuat dari campuran susu, krim, dan kuning telur, biasa disajikan sebagai saus puding, bahan dasar makanan, atau hidangan penutup
  109. kutlet irisan daging tipis (tentang sapi, domba, atau ikan), diiris dari kaki atau tulang rusuk
  110. layanan ala Amerika sistem layanan dengan cara menghidangkan makanan dari dapur langsung ke piring
  111. lento camilan terbuat dari kacang tolo yang ditumbuk, dibumbui, dikepal dengan tangan, kemudian digoreng
  112. linguini pasta yang ukurannya lebih besar dari spageti dan pipih seperti kwetiau, tapi lebih kecil dari fetucini, disebut juga trenette atau bavette, disajikan dengan aneka makanan laut atau presto
  113. lomi masakan mi rebus berbentuk gepeng, disajikan dengan kuah kental yang terbuat dari rebusan udang, kepiting dan sebagainya, ditambahkan tepung maizena sebagai pengental, disajikan juga dengan bakso, pangsit, dan sayuran
  114. makanan pembuka makanan yang disajikan sebelum hidangan utama
  115. makanan penutup makanan yang disajikan setelah hidangan utama; pencuci mulut
  116. makarun kue berbentuk kecil dan bulat dengan berbagai macam warna, terbuat dari campuran telur putih, gula, dan kacang badam atau kelapa, terdiri atas dua lapis, bagian tengahnya diberi krim manis
  117. mandai makanan khas Kalimantan Selatan, terbuat dari kulit nangka, cempedak, dan tarap yang ditaburi garam
  118. mantau penganan sejenis roti, berbahan dasar tepung beras dan ragi, biasanya tanpa isi, teksturnya lebih padat daripada bakpao, dapat dikukus atau digoreng
  119. matang sempurna matang sampai bagian dalam
  120. meja uap meja yang dilengkapi lubang utk menahan kotak makanan supaya tetap hangat
  121. mentega cokelat cairan berlemak pekat yang diperoleh dari biji cokelat, biasanya digunakan dalam pembuatan cokelat atau kosmetik
  122. mentega putih mentega yang terbuat dari lemak hewani
  123. micin vetsin
  124. padung-padung hiasan telinga wanita, terbuat dari logam berupa dua bentuk spiral, beratnya dapat mencapai 10 kg, diletakkan pada penutup kepala dari bahan kain tenun
  125. pakcoy pakcoi
  126. paliat makanan khas Kalimantan Selatan terbuat dari ikan gabus, ikan baung, atau udang yang dicampur dengan kuah santan yang kental
  127. pancah daging satai khas Bengkulu, terbuat dari daging sapi yang dipotong-potong, direndam dalam campuran santan kental dan rempah-rempah, ditusuk seperti satai dan dibakar
  128. panko tepung roti yang digunakan dalam kuliner Jepang, bertekstur ringan, biasa digunakan untuk memperkaya tekstur makanan atau memberikan lapisan pada makanan yang digoreng atau dipanggang
  129. parfe kustar yang berisi krim kocok dan sirop beku yang dibuat tanpa diaduk
  130. pasta gnoci pasta dari kentang yang dilumatkan, diolah dengan saus krim kacang polong, bisa juga disajikan dengan saus bolones atau marinara
  131. pasta kering pasta yang dibuat dari tepung, garam, dan air, biasanya dicetak dan dipotong sebelum hasilnya digantung di rak untuk dikeringkan
  132. pempek adaan pempek yang bentuknya bulat kecil
  133. pempek kapal selam pempek dalam ukuran lebih besar yang berbentuk seperti kerang, di dalamnya diisi telur
  134. pempek keriting pempek yang bentuk dan teksturnya menyerupai rambut keriting; pempek kerupuk
  135. pempek kulit pempek yang terbuat dari kulit ikan (dapat dicampur dengan daging ikan), bentuknya bundar dan pipih, berwarna agak gelap
  136. pempek lenggang pempek lenjer yang dipotong kecil-kecil, dicampur dengan kocokan telur, kemudian digoreng seperti telur dadar
  137. penanak nasi peranti masak untuk menanak nasi, menggunakan daya listrik
  138. pene pasta berbentuk silinder dan berukuran pendek
  139. pengkang penganan khas Kalimantan Barat, berbahan dasar ketan, di dalamnya diisi ebi, dibungkus daun pisang, dimasak dengan cara dibakar
  140. perata alat untuk meratakan krim adonan pada kue
  141. pisau mandolin pisau yang digunakan untuk mengiris sayuran, dipakai dengan cara menggesekkan sayur atau buah pada alat tersebut
  142. poya koya1
  143. ragi basah ragi yang bertekstur halus dan padat, berbentuk balok atau kubus kecil
  144. ragi instan ragi yang berstekstur lebih halus daripada ragi kering, dapat dicampur langsung ke dalam adonan
  145. ramekin mangkuk kecil untuk memanggang dan menyajikan satu porsi makanan
  146. rolade makanan yang dimasak atau disajikan dalam bentuk gulungan, dibuat dari gilingan daging sapi, ayam, ikan, dan sebagainya yang dicampur dengan sayuran dan bahan lain, kemudian disebarkan pada lembaran kulit (biasanya telur dadar), kemudian digulung
  147. rotiseri alat masak yang dilengkapi dengan alat pemanggang untuk memutar makanan sebelum atau di atas sumber panas
  148. rouks bahan pengental yang dibuat dari campuran tepung dan lemak, digunakan sebagai bahan dasar pembuatan saus dan sup krim
  149. sancan daging sapi yang berasal dari otot perut, bentuknya panjang dan datar, lebih keras dibanding bagian lain, biasa dibuat oseng-oseng jika diiris tipis-tipis
  150. sandung lamur daging sapi yang berasal dari bagian dada bawah sekitar ketiak, lebih berlemak daripada bagian yang lain; brisket
  151. sate lilit makanan khas yang terbuat dari daging yang dihaluskan dan diberi bumbu, dibentuk bulat dan direkatkan di ujung tusuk satai
  152. satru kue satu; koyah
  153. saus asam manis saus kental yang dibuat dari campuran saus tomat dan saus sambal, tepung maizena, dan air matang yang dimasak dengan tumisan bawang bombai dan bawang putih dan dibumbui, kadang diberi wortel yang dipotong memanjang dan buah nanas
  154. saus marinara saus kental dibuat dari campuran tomat, bawang putih, dan rempah, kadang dibubuhi sedikit minuman anggur, disajikan dengan pasta
  155. saus selada saus yang dibuat dari minyak, cuka, dan rempah yang ditambahkan ke selada
  156. saus tiram saus yang dibuat dari tiram yang difermentasi, rasanya asin dan gurih, biasanya dipakai dalam masakan Tionghoa dan bermacam-macam tumisan
  157. saus velote saus dengan rasa gurih yang terbuat dari rouks dan kaldu ringan
  158. sei daging asap khas Timor
  159. selimut gula cairan atau bubuk gula, digunakan sebagai lapisan kue, kacang, dan sebagainya
  160. slagrum krim kental, dibuat dari krim yang dikocok hingga kental
  161. somelier orang yang bertugas untuk membuka dan menyajikan anggur di restoran
  162. sotong pangkong cumi-cumi atau sotong yang dipanggang di atas bara api kemudian dipukul dengan palu dan disajikan dengan kuah ebi pedas dan bumbu kacang (Pontianak)
  163. spuit alat untuk menghias kue, terbuat dari besi berbentuk kerucut dan berukuran kecil, ujung kerucut memiliki lubang-lubang yang membentuk pola tertentu
  164. strudel kue berlapis yang dibuat dari pastri, diisi bermacam-macam buah
  165. sufel hidangan ringan yang terbuat dari telur dan krim yang dikocok, diberi gula atau garam, dipanggang hingga kembang, dan dimakan pada saat masih hangat
  166. sup krim sup dengan kuah yang kental, rasa yang gurih, biasanya menggunakan daging, jagung, jamur, atau keju sebagai bahan campurannya
  167. surimi olahan dari cincangan daging ikan yang telah mengalami penghilangan tulang dan sebagian kadar air, digunakan sebagai bahan dasar pembuatan produk-produk olahan seperti bakso, otak-otak, nuget, pempek, dan olahan lain
  168. tafia minuman yang disuling dari sisa tebu
  169. tagliatele pasta klasik, bentuknya pipih dan mirip fetucini, memiliki panjang 0,65 cm hingga 1 cm
  170. tahu gejrot masakan khas Cirebon terbuat dari tahu sumedang goreng dicampur dengan saus dari asam jawa, kecap manis, gula merah yang diberi bumbu bawang merah, bawang putih, dan cabai
  171. tempura makanan yang terbuat dari sayuran atau boga bahari yang bersalut adonan tipis dan digoreng
  172. tepung almon tepung yang terbuat dari almon yang dikupas lalu dihaluskan, memiliki tekstur yang kasar dan berwarna putih kekuningan, biasanya digunakan untuk membuat kukis dan keik
  173. tepung gandum hitam tepung berwarna abu-abu atau kecokelatan dengan tekstur sedikit lebih kasar dari terigu, biasa digunakan sebagai lapisan gorengan dan bahan roti rendah gluten
  174. tepung jagung tepung yang terbuat dari biji jagung yang dihaluskan, berwarna kuning terang dengan tekstur yang kasar; maizena
  175. tepung kentang tepung dari olahan kentang, bertekstur halus, berwarna putih, rendah lemak dan protein, biasa digunakan sebagai pengental sup dan saus, serta bahan keik dan biskuit
  176. tepung kustar tepung hasil campuran maizena, gula, susu, dan kuning telur, berwarna kekuningan, biasanya digunakan untuk membuat vla
  177. tepung panir tepung dari potongan roti yang ditumbuk halus dan digunakan untuk memberi tekstur renyah pada lapisan luar makanan
  178. tepung roti tepung yang terbuat dari roti kering yang dihaluskan, bertekstur agak kasar, biasa digunakan sebagai lapisan luar makanan agar terasa renyah; tepung panir
  179. tepung tabur tepung yang ditaburkan pada tempat mengadon agar adonan tidak melekat
  180. tiga perempat matang tingkat kematangan makanan antara setengah matang dan matang
  181. tiga perempat matang tingkat kematangan makanan antara setengah matang dan matang
  182. tipat ketupat
  183. tipat cantok makanan khas Bali, terdiri atas ketupat, tahu, tauge, kangkung, dan bumbu kacang, ditaburi bawang goreng dan kacang mentik
  184. tiramisu makanan penutup khas Italia berupa kue yang terbuat dari biskuit, keju, dan kopi dengan taburan bubuk kakao di atasnya
  185. tisane air seduhan dari bunga, akar, atau daun (selain tanaman teh) yang dikeringkan, dikonsumsi sebagai minuman herbal atau obat
  186. tofu tahu Jepang, biasanya berbentuk lonjong dan bertekstur lembut
  187. tongcai sayuran (lobak dan sebagainya) yang diasinkan, biasanya digunakan sebagai pelengkap bubur ayam dan sebagainya
  188. topak ketupat
  189. tortelini pasta berbentuk seperti cincin, pusar, atau mangkuk dengan bagian tengah yang menggembung, biasanya berisi campuran daging atau keju dan disajikan dengan kaldu
  190. tronkon potongan ikan berbentuk bulat utuh tanpa dibuang tulangnya
  191. tulang rangu tulang rawan pipih, umumnya dari sapi, yang berada di atas paha atau sendi atas bagian kaki depan
  192. tupat ketupat
  193. turnedo daging sapi yang dipotong kecil-kecil dari bagian tenderloin
  194. wedang jahe wedang yang terbuat dari jahe yang direbus dan dicampur gula merah
  195. wedang jakel wedang yang terbuat dari degan, jagung manis rebus, dicampur dengan rebusan jahe, gula aren, cengkih, dan santan
  196. wedang kacang wedang yang terbuat dari kacang tanah rebus, dicampur air jahe, daun pandan, dan gula pasir
  197. wedang prentul wedang yang terbuat dari santan, jahe, gula merah, ditambah dengan maizena, dicampur dengan seduhan teh
  198. wedang secang wedang yang terbuat dari rebusan cabai jawa, kemukus, kapulaga, cengkih, jahe, serai, kayu manis, kayu secang, disajikan dengan madu
  199. wedang serai wedang yang terbuat dari rebusan batang serai dan daun jeruk, disajikan dengan madu atau dapat juga ditambah teh celup
  200. wedang tahu wedang yang terbuat dari rebusan gula merah, jahe, daun pandan, daun jeruk, kayu manis, cengkih, dan disajikan dengan kembang tahu
  201. wedang tapai wedang yang terbuat dari tapai ketan hitam dicampur gula pasir, kayu manis, dan jeruk purut
  202. wedang teh cengkih wedang yang terbuat dari degan, jagung manis rebus, dicampur dengan rebusan jahe, gula aren, cengkih, dan santan
  203. wedang ubek wedang yang terbuat dari campuran santan dan gula merah, dicampur dengan kelapa yang dipotong seperti korek api
  204. wingko kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan, dan gula
dan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan tata busana:

  1. abaya busana khas Arab, umumnya berwarna hitam dan berpotongan longgar dan panjang, dikenakan sebagai baju luar ketika berada di luar rumah
  2. alpaka kain wol dengan tekstur halus dan lembut, terbuat dari bulu domba alpaka
  3. angora kain yang terbuat dari rambut kelinci angora, memiliki tekstur permukaan yang sangat halus dan lembut
  4. askot syal lebar yang dililitkan pada bagian leher di bawah dagu, dapat dibentuk menyerupai dasi, lilit penuh dan sebagainya
  5. bantal kampuh bantal panjang berbentuk tabung yang digunakan sebagai alas saat menyetrika bagian kampuh pada pakaian
  6. baratea kain dengan garis tenun yang patah dan bertekstur seperti berkerikil, terbuat dari serat sutra, wol, atau serat sintetis, biasanya digunakan sebagai bahan membuat jas atau blazer
  7. beha bando beha yang bentuknya seperti bando, biasa dipakai ketika memakai busana dengan desain dada rendah
  8. beha olahraga beha yang didesain untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan tambahan selama beraktivitas fisik atau berolahraga
  9. bengalin kain dengan tulang melintang yang terbuat dari serat tekstil atau kombinasi dari katun, rayon, nilon, atau wol
  10. berpayet memakai payet
  11. bisban potongan kain tipis yang diaplikasikan pada tepi kain, biasanya digunakan sebagai hiasan pada pakaian
  12. blus tani blus longgar yang tidak terlalu panjang, memilki garis leher lebar dengan hiasan sulam di sekelilingnya, terinspirasi dari busana petani Eropa
  13. bordir inggris bordir yang berlubang-lubang kecil, biasanya menggunakan kain dan benang yang senada
  14. bra kutang; beha
  15. bra adhesif kutang yang melekat pada payudara, tidak bertali, biasa digunakan ketika sedang mengenakan pakaian dengan punggung kerah rendah
  16. bralet bra tipis tanpa kawat, umumnya berenda, dan kurang kuat menyangga dada
  17. bustier atasan ketat tanpa tali atau bertali transparan elastis, biasa dikenakan sebagai kutang atau pakaian dalam
  18. celana berkuda celana panjang dengan potongan penuh dan longgar pada bagian pinggul ke lutut dan ketat pada bagian lutut ke pergelangan kaki, biasanya digunakan oleh penunggang kuda
  19. celana gauko celana dengan panjang di bawah lutut hingga betis, biasa dikenakan bersama sepatu bot; kulot
  20. celana harem celana panjang dengan potongan longgar di bagian paha dan menyempit ke bawah, biasanya dibuat dari bahan yang lembut
  21. celana korset celana dalam yang ketat elstis yang digunakan untuk membebat perut sampai pinggul agar badan tampak ramping
  22. celana palazo celana panjang wanita, berpotongan longgar dan berkaki sangat lebar, sangat populer di tahun 60-an
  23. cemukiran corak atau ragam hias pada pinggiran kain batik yang menggambarkan berkas sinar menyerupai lidah api
  24. dolman mantel dengan potongan lengan lebar dan sama panjang dengan bagian tubuhnya
  25. duster pakaian luar panjang menyerupai jubah, terbuat dari bahan yang ringan dan tipis
  26. feston hiasan dekoratif berupa karangan bunga yang tergantung pada dua titik yang membentuk setengah lingkaran
  27. fesyen jalanan busana yang diciptakan dan dipakai oleh orang-orang muda bukan oleh perancang busana, sering dikaitkan dengan gaya populer musik dan tari atau subkultur urban
  28. flanel katun flanel yang bahan pembuatnya dicampur katun, teksturnya lebih halus daripada flanel biasa; flanelet
  29. flanelet flanel katun
  30. furing pelapis terbuat dari kain atau kulit, dijahit menempel di bagian dalam busana, sepatu, tas, dompet, koper, dan sebagainya; lining
  31. furing lekat furing yang dijahit penuh di bagian dalam pakaian untuk menutupi kampuh agar rapi
  32. furing lepas furing yang dijahit pada bagian tertentu, tidak dijahit penuh sampai ke kampuh
  33. fuya pakaian yang terbuat dari lembaran kulit kayu yang telah dihaluskan
  34. garis leher garis yang membentuk lubang leher, fokusnya di leher depan busana
  35. garis pinggang garis horizontal yang menghubungkan bagian atas dan bawah pakaian, secara alami berada tepat di pinggang, tetapi mode menciptakan berbagai variasi di atas pinggang atau di bawah pinggang
  36. garnitur bahan yang sering digunakan sebagai alat penghias pada pakaian, seperti kancing, bunga korsase, bulu imitasi
  37. gaun asimetris gaun yang potongan di kiri-kanannya tidak sama atau tidak simetris, bisa di bagian leher, panjang gaun, dan sebagainya
  38. gaun koktail gaun yang dikenakan untuk acara semiformal hingga formal, panjang gaun bervariasi, umumnya pendek selutut
  39. gaun lilit gaun yang dililitkan seputar tubuh, saling menumpang di depan, dikencangkan dengan tali di pinggang
  40. gaun tenda gaun bersiluet segitiga mirip tenda, sempit di bahu dan lebar ke bawah
  41. georelief pola desain untuk taman vertikal berbentuk timbul keluar dengan banyak bentuk bidang-bidang segitiga
  42. gor lajur atau panel vertikal pada rok, biasanya bagian bawahnya lebih lebar daripada bagian atas sehingga rok berkesan ramping di atas dan melebar ke bawah
  43. gorget kain sutra krep yang ringan dan tipis, biasanya digunakan sebagai lapisan luar pada gaun
  44. gunting benang gunting dengan bilah pisau pendek, digunakan untuk memotong benang
  45. halter pakaian (atasan) tanpa lengan dengan tali atau pita dari dada melilit leher, membiarkan leher terbuka
  46. halter pakaian dengan potongan leher bentuk V yang tercipta dari bagian depan baju yang saling tumpang, diteruskan ke belakang mengitari leher, membiarkan bahu dan punggung terbuka
  47. hiphop mode yang menjadi bagian dari budaya pop yang sangat berpengaruh dan mendunia, berawal dari para joki yang muncul di acara MTV era 80-an, mode hiphop cepat sekali bergonta-ganti, di antaranya celana komprang dengan bretel, baju kaus warna-warni, perhiasan serba berat dan mencolok, dan sebagainya
  48. jabot wiru yang menempel di bagian kerah, dikenakan pada busana wanita, pria (formal) maupun anak-anak
  49. jahit balik teknik menjahit dengan membalikkan ujungnya ke arah sebaliknya agar jahitan lebih kuat dan tidak mudah terlepas, dikerjakan pada ujung jahitan
  50. jahit kunci teknik menjahit dengan mengikat ujung jahitan agar lebih kuat dan tidak mudah lepas
  51. jahit lilit teknik menjahit dengan melilitkan benang pada tepi kain, dapat dilakukan dengan mesin atau tangan
  52. jahit lipit teknik menjahit dengan melipit ujung jahitan hingga terkunci agar bentuk dan posisinya tetap sama
  53. jahit muka jahitan yang garis-garisnya terlihat pada permukaan pakaian
  54. jahit pelana jahitan dekoratif pada pakaian, dibuat dengan warna benang yang kontras
  55. jaket askot jaket longgar dengan keliman yang melingkar ke depan, biasanya dipadukan dengan sabuk yang terbuat dari kain
  56. jaket bisbol jaket dengan bukaan kancing tekan di bagian depan, manset lengan, dilengkapi saku di depan kanan dan kiri
  57. jaket blus jaket pendek yang memiliki ban pinggang, biasanya digunakan oleh wanita
  58. jaket bomber jaket dengan bukaan ritsleting di depan, saku depan, manset lengan, dan karet pada kelim bawah jaket, biasanya terbuat dari kulit atau parasut
  59. jaket mandarin jaket yang berkerah Tiongkok, memiliki kancing sampai bagian di bawah kerah
  60. jaket militer jaket dengan sebaris kancing, bersaku tempel dengan penutup, diadaptasi dari pakaian yang dikenakan anggota militer
  61. jaket nehru jaket yang berpotongan lurus dengan kerah tegak, memiliki bukaan depan dengan beberapa kancing, berlengan panjang atau tanpa lengan
  62. jaket safari jaket yang terbuat dari bahan yang agak tebal, berkerah, memiliki empat saku depan, bertanda pangkat pada pundak, dan dilengkapi ikat pinggang
  63. jarum rajut alat yang dipakai untuk merajut benang dengan tangan, bentuknya yang paling umum adalah batang panjang yang runcing salah satu ujungnya, tetapi tidak seruncing jarum jahit
  64. jas ekor jas pria dengan bagian belakang lebih panjang daripada bagian depan, biasanya dikenakan pada acara resmi
  65. jas mandarin jas sepinggul dengan kerah berdiri dan bukaan depan, dilengkapi dengan kancing Tiongkok
  66. jelujur penanda jahitan sebaris dengan tangan maupun mesin untuk menandai lapisan kain yang akan dijahit
  67. jersei jenis kain yang terbuat dari wol, katun, nilon, rayon, atau sutra untuk pakaian
  68. jubah lonceng jubah yang berbentuk menyerupai lonceng, bisa bertudung atau tidak
  69. kain katun kain rajut yang berbahan dasar serat kapas
  70. kain layar kain kanvas tebal yang biasanya digunakan untuk layar, tenda, atau kain pelapis
  71. kampuh jahitan yang menyatukan dua helai kain, dapat dikerjakan dengan mesin maupun tangan
  72. kampuh balik kampuh yang dikerjakan dengan teknik membalikkan jahitan dan menjahitnya dua kali, biasanya digunakan pada kebaya atau pakaian berbahan tipis
  73. kampuh bisban kampuh yang ditutup dengan jahitan pita bisban, biasanya digunakan pada kain yang tebal atau yang mudah sobek
  74. kampuh lipat kampuh yang dibuat dengan cara melipat bagian kain yang tumpang tindih, kemudian dijahit lurus
  75. kampuh pipa kampuh yang di dalamnya diisi tali, kemudian dijahit
  76. kampuh prancis kampuh balik
  77. kancing manset kancing kecil yang dipasang untuk mengencangkan atau menjadi hiasan pada manset tangan
  78. kapur jahit kapur yang digunakan untuk menandai atau menggambar pola pada kain yang akan dijahit, bermacam-macam warnanya
  79. kaskade bahan berpola yang jatuh seperti renda, menggantung membentuk pola zig-zag, biasanya digunakan sebagai hiasan pada pakaian
  80. katun bangkok kain katun berat, tekstur sedikit kasar, lebih tipis dari kain katun pada umumnya
  81. katun rayon tekstur bahan agak licin dan ringan sehingga mudah jatuh, dingin mudah menyerap keringat, dan mudah kusut
  82. katun sutra kain katun yang bahannya terbuat dari kepompong ulat sutra
  83. kaus potong kaus yang menggantung pada bagian bawah sehingga memperlihatkan bagian pinggang atau perut
  84. kaus wangki kaus polo
  85. kebaya encim kebaya yang garis lehernya berbentuk V dengan bordir di sepanjang garis kerah sampai bagian bawah, biasanya berbahan katun atau organdi
  86. kebaya kartini kebaya yang garis kerahnya dilipat dan berbentuk lurus vertikal, biasanya berbahan katun
  87. kebaya kutubaru kebaya yang menggunakan kain penutup dada tempat melekatkan kancing yang menyatukan bagian sisi kanan dan kiri
  88. kelim kipas kelim dengan bentuk setengah lingkaran yang saling bersambungan
  89. kelim muka kelim yang lapisannya dibuat dari kain yang berbeda dari bahan pakaian
  90. kemeja hawai kemeja berlengan pendek dan berbahan ringan dengan motif tropis
  91. kemise pakaian dalam wanita yang panjangnya selutut, terbuat dari bahan sutra dengan tali spageti yang dapat disesuaikan panjangnya
  92. kepar kavaleri kepar dengan tulang tenun diagonal ganda
  93. kerah amazon kerah tegak yang menyerupai kerah Tiongkok, tetapi dengan belahan kancing depan
  94. kerah berdiri kerah berbentuk pita yang tegak berdiri melingkari leher, hampir menutupi separuh leher; kerah tegak
  95. kerah bermuda kerah bundar berujung lancip, menempel rata pada baju
  96. kerah bundar kerah yang ujung sayapnya membundar dan memiliki lubang pin kecil pada ujungnya
  97. kerah gulung kerah agak tinggi yang dilipat melengkung keluar
  98. kerah jubah garis leher V yang dibentuk dari tumpukan kain pada leher
  99. kerah konvertibel kerah simetris yang dilengkapi kancing yang dapat dibuka dan ditutup
  100. kerah lancip kerah yang ujungnya bersudut lancip atau runcing
  101. kerah militer kerah tinggi dengan kancing di bagian depannya, diadaptasi dari seragam militer
  102. kerah palsu kerah yang memiliki potongan kerah dan bagian atas pakaian sampai menutup bagian atas dada yang dapat dilepas
  103. kerah permata potongan leher yang bulat pas, biasanya diaplikasikan pada gaun
  104. kerah peterpan kerah datar dengan ujung bundar yang bertemu di bagian depan
  105. kerah pita kerah panjang melingkari leher, kedua ujungnya dibentuk menjadi pita di depan
  106. kerah puritan kerah datar lebar dengan ujung lancip atau membulat
  107. kerah rebah kerah yang terletak datar pada leher sejajar dengan garis bahu
  108. kerah rever kerah yang berbentuk kelepak, yang berfungsi sebagai bukaan depan
  109. kerah sebar kerah kemeja dengan ujung melebar ke samping
  110. kerah setali kerah yang menyatu dengan badan pada bagian muka, tidak memiliki kelepak
  111. kerah setengah tegak kerah yang setengah berdiri pada kerung leher
  112. kerah tegak kerah berdiri
  113. kerah tudung kerah dengan potongan bulat besar yang memanjang di atas bahu dan lengan atas
  114. kerah tutup kerah tegak yang menutup bagian leher, tetapi tampak jatuh atau terbuka di bagian depannya, biasanya diaplikasikan pada pakaian yang terbuat dari bahan kaus
  115. kerah U garis leher yang membentuk huruf U, biasanya diaplikasikan pada pakaian berbahan kaus
  116. kerah waru garis leher berbentuk jantung hati di bagian depan, biasanya diaplikasikan pada pakaian wanita
  117. kerung lengan lubang tempat memasang selongsong lengan pada baju
  118. klowong motif batik yang baru terisi dengan motif utama, belum ditambahkan isen-isen
  119. kravat syal atau pita kain untuk pria, dikenakan di leher dan diikat di bagian depan, dapat dipakai pada acara formal sebagai pengganti dasi kupu-kupu
  120. kre alang kain tenun khas Sumbawa, digunakan sebagai busana adat
  121. krep kain yang dibuat dari berbagai macam serat, sebagian memiliki permukaan yang kusut atau berkerut
  122. krepon kain krep dengan tekstur tidak rata, berpola kerutan memanjang atau agak berat
  123. kupnat prancis kupnat di bagian depan pakaian dengan garis dari bagian pinggang hingga titik dekat payudara
  124. kutang bando kutang yang dibuat tanpa bagian punggung, hanya melekat pada bagian gaun, biasanya digunakan ketika mengenakan gaun dengan bagian punggung terbuka
  125. kutang bustier kutang berbentuk bustier pendek, kadang-kadang digunakan sebagai atasan
  126. kutubaru kain penutup dada yang menyatukan sisi kanan dan kiri pada kebaya, tempat melekatkan kancing
  127. lapel takik lapel dengan lekukan menyerupai huruf V yang ada pada kerah dan lapel itu sendiri
  128. leher asimetris leher baju yang tidak sama di sisi kiri dan kanannya
  129. leher bundar leher baju berbentuk bundar, sederhana tanpa tambahan hiasan apa pun
  130. leher kura-kura leher baju yang tinggi menutupi leher, jatuh melipat ke bawah, banyak terdapat pada pakaian dari bahan rajut
  131. leher persegi leher baju yang berbentuk persegi
  132. leher sabrina leher baju yang berbentuk horizontal
  133. leher U leher baju yang berbentuk huruf U di tengah dada
  134. leher V leher baju berbentuk V di tengah dada, lancip di bawah melebar ke atas
  135. lekapan hasil perekatan atau pemasangan potongan kain, benang, atau pita pada permukaan kain
  136. lengan balon lengan baju dengan banyak kerutan, menciptakan efek menggelembung mirip balon
  137. lengan dolman lengan baju yang berukuran longgar, bentuk kerung lengan agak dalam mulai dari bahu sampai tujuh setengah cm di atas garis pinggang
  138. lengan epolet lengan baju yang memanjang hingga ke arah leher yang menutup bahu
  139. lengan gantung lengan baju dengan potongan terbelah dari lengan atas sampai ujung lengan dan dibiarkan menggantung, panjangnya melebihi panjang tangan
  140. lengan gembung lengan baju yang sangat pendek, menggembung karena kerutan yang dijahitkan pada lubang lengan, pinggirannya berupa keliman tipis atau ban elastik
  141. lengan jas lengan baju yang terdiri atas dua bidang vertikal, menciptakan lengkungan pada siku yang membuatnya nyaman dikenakan
  142. lengan kabuki lengan baju berpotongan lebar melayang dengan panjang bervariasi, diadaptasi dari lengan kimono, busana tradisional Jepang
  143. lengan kaki domba lengan baju yang memiliki kerutan dan menggelembung pada bagian puncak dan bagian bawah pas di pergelangan atau sebaliknya, menyempit di atas dan menggembung di bawah
  144. lengan kelelawar lengan baju berpotongan panjang dengan lubang lengan yang dalam hingga mendekati pinggang, menyempit di pergelangan
  145. lengan kemeja lengan baju yang panjang, dilengkapi manset ganda, pada bagian bawah diberi lipit sedikit dan sering diperindah dengan keliman runcing
  146. lengan kimono lengan baju yang sangat longgar tanpa jahitan pada kerung lengan
  147. lengan lentera lengan baju dengan potongan mengembang ke bawah, berukuran pas di bagian pergelangan tangan
  148. lengan manset lengan baju yang dilengkapi manset pada bagian pergelangan tangan
  149. lengan melon lengan lentera dengan potongan pendek
  150. lengan pagoda lengan dengan bentuk melebar ke bawah, bertingkat-tingkat mirip pagoda
  151. lengan paha domba lengan baju yang sempit pada pergelangan, melebar dan dikerut di bagian siku ke bahu
  152. lengan pendek lengan baju kecil yang ketat pada bahu kemudian menurun lurus atau mengembang pada lengan atas
  153. lengan puncak lengan baju dengan potongan pendek, memiliki garis akhir di bawah lubang lengan
  154. lengan raglan lengan baju dengan ciri khas garis lengan yang memanjang dari garis leher ke lubang lengan terdalam di bagian dekat ketiak, biasa digunakan pada kaus atau seragam olahraga
  155. lengan sayap lengan baju dengan potongan bahan menyerupai bentuk sayap, puncak lengan dapat dikerut atau licin
  156. lengan sayap kelelawar lengan baju dengan potongan lebar yang panjangnya hampir mencapai pergelangan
  157. lengan sederhana lengan baju yang terbuat dari dua bagian sesuai dengan bentuk lengan yang dibengkokkan
  158. lengan setali lengan baju yang jatuh langsung dari bahu; lengan kimono
  159. lengan suai lengan baju berpotongan klasik tanpa kerut pada bahu bagian atas, biasanya digunakan untuk seragam, busana kantoran, dan pakaian santai
  160. lengan tiga perempat lengan baju yang panjangnya di antara dua siku dan pergelangan
  161. lengan tulip lengan baju berpotongan pendek yang saling tumpang di depan berbentuk lengkung mirip mahkota bunga tulip
  162. lengan uskup lengan baju dengan desain menggelembung pada bagian atas dan berkerut pada pergelangan tangan
  163. limar motif yang terdapat pada batik Garut, terdiri atas susunan bidang belah ketupat, di dalamnya diisi garis-garis horizontal
  164. lingeri pakaian dalam wanita
  165. lingeri baju tidur wanita, biasanya berbahan halus dan tipis
  166. lingkar pesak ukuran pada celana dari pinggang depan melewati selangkangan sampai pinggang belakang
  167. lining furing
  168. lipit akordeon sederet lipit tegak lurus dengan lebar sepanjang kain menyerupai alat musik akordeon
  169. lipit hadap lipit yang kedua lipitannya saling berhadapan atau bertemu
  170. lipit hias lipit-lipit yang dijahit pada bagian pakaian sebagai hiasan
  171. lipit jahit lipit pada bagian rok yang bagian atasnya dijahit (dari bagian pinggang ke pinggul)
  172. lipit kembang lipit yang melebar ke bagian bawah rok sehingga menimbulkan kesan mengembang
  173. lipit kotak lipit yang terbentuk dari dua lipatan yang saling bertemu di dalam atau di bawah lipatan (kebalikan lipit hadap); lipit sungkup
  174. lipit kup bagian dari baju berupa lipit yang dijahit, berfungsi membentuk dan memberi ruang pada bagian dan memperkecil bagian lain; kupnat
  175. lipit pipih lipit lurus, pipih, tajam, berjajar menghadap ke arah yang sama
  176. lipit sungkup lipit kotak
  177. lipit tendang lipit yang biasanya ditempatkan di bagian depan atau belakang tengah untuk memberikan ruang gerak lebih luas pada rok, biasanya berupa lipatan rendah
  178. lipit tindas lipit kecil berjajar, berfungsi sebagai hiasan pada pakaian
  179. lise kain sutra tipis yang biasanya digunakan sebagai bahan membuat lipit hias pada pakaian
  180. lontong sabuk yang dikenakan pada pakaian adat Jawa
  181. lureks benang metalik yang disisipkan pada kain rajut sehingga membuat kain tampak gemerlap
  182. mailot kaus kaki ketat yang biasa dikenakan oleh pesenam, penari balet, atau pemain akrobat
  183. mailot baju renang terusan untuk wanita
  184. manset kancing manset kemeja yang dilengkapi dengan kancing sebagai penutupnya
  185. manset prancis manset kemeja ganda, dapat dilipat atau dibalik, biasanya dikencangkan dengan pin
  186. manset rajut manset yang dibuat dari rajutan benang, biasanya ditempel pada jaket atau pakaian olahraga
  187. manset siku manset yang melekat pada lengan pakaian bagian siku belakang
  188. mantel ambilan mantel yang memiliki potongan menyerupai kurva dari garis pinggang ke depan sampai ke ekor bagian belakang, biasanya digunakan pada kesempatan resmi siang hari
  189. mantel kardigan mantel tanpa kerah dengan bentuk leher bulat polos dan berkancing di bagian depan
  190. mantel kasmir mantel panjang dengan desain tiga kancing klasik, kerahnya besar dan berlekuk, terbuat dari wol kasmir yang lembut
  191. mantel kasual mantel berpotongan jas berkerah, bergaya kasual, dapat dipadupadankan dengan celana jin
  192. mantel kemah mantel tebal berpotongan lurus, terbuat dari bahan yang tebal dan agak kasar, biasanya dilengkapi dengan tudung dan kancing besar dari tali
  193. mantel kendara mantel panjang yang berfungsi untuk menghangatkan badan, biasanya digunakan ketika berkendara
  194. mantel klasik mantel panjang dengan desain klasik, berkerah lebar dan berlekuk, berkancing di bagian depan, atau diaplikasikan dengan sabuk di pinggang
  195. mantel kotak mantel berpotongan lurus dan longgar
  196. mantel pantai mantel yang terbuat dari bahan penyerap air, dipakai di luar pakaian renang
  197. mantel pelaut mantel pendek berlengan panjang, terbuat dari kain wol tebal, berkancing ganda, berkerah cukup lebar
  198. mantel tudung mantel tanpa lengan dengan potongan pas di bagian leher dan menggantung di bahu
  199. mata itik lubang kecil pada sepatu, pakaian, tas, dan sebagainya, biasanya berbingkai logam, tali, kain, atau kulit
  200. mata nenek alat untuk memasukkan benang ke dalam lubang jarum, terbuat dari kawat halus
  201. mega mendung corak batik khas Cirebon berupa awan berarak dalam susunan warna bergradasi
  202. melton kain wol berserat padat dan tebal dengan permukaan halus dan agak berbulu
  203. mengampuh menjahit atau menyambungkan dua helai kain atau lebih menjadi satu
  204. muka kain sisi yang ingin ditampilkan pada kain sebagai bagian luar pakaian
  205. organza kain tipis atau menerawang, dari serat sutra, rayon, atau sintetis (poliester atau nilon)
  206. palepai kain songket khas Lampung dengan panjang 1–3 m, biasanya memiliki motif bergambar kapal kematian; kain kapal
  207. papan jarum papan dengan jarum di permukaannya, digunakan untuk mengepres kain berbulu agar tidak rusak
  208. papan lengan papan panjang yang digunakan sebagai alas saat menyetrika bagian lengan pakaian
  209. papan pres papan tekan
  210. papan setrika papan yang digunakan sebagai alas saat menyetrika atau mengepres pakaian, biasanya ditambahkan bantalan atau dilapisi kain tebal
  211. papan tekan papan kecil yang terbuat dari kayu, digunakan untuk membuka kampuh berujung lancip atau menyiku sebelum dibuka agar rapi saat disetrika
  212. paramata kain yang dibuat dari serat sutra dan katun, digunakan sebagai bahan membuat pakaian
  213. parasut bahan sintetis yang terbuat dari poliester dan nilon, kadang dilapisi silikon, dahulu terbuat dari sutra, ada yang bersifat antiair sehingga cocok untuk dibuat jaket
  214. pareo sarung atau secarik kain bercorak bunga-bungaan dengan warna-warni mencolok, dililitkan di tubuh bagian bawah, berasal dari kepulauan Polinesia, sangat populer sebagai busana pantai
  215. paruki kain tenun ikat khas Toraja
  216. pasmina kain wol dan sebagainya yang berbentuk persegi panjang, berukuran sekitar 160 x 50 cm, dapat digunakan sebagai selendang, kerudung, dan sebagainya
  217. paspoil lubang kancing berbisban
  218. pecah pola proses mengubah pola dasar menjadi pola yang sesuai dengan desain busana, dilakukan dengan memotong, menyambung, memendekkan, atau memanjangkan bagian pada pola dasar
  219. pelat mode ilustrasi gaya pakaian
  220. pelat mode orang yang berpakaian dengan mode terbaru
  221. pemandu jahit alat bantu jahit berupa lempengan logam kecil berbentuk kotak dan sayap lengkung yang dipasang pada lempengan setik sebagai penuntun saat membuat jahitan
  222. pembobotan proses yang diterapkan pada sutra untuk mengembalikan berat yang hilang saat proses pemisahan serat
  223. pembuluan proses melewatkan kain pada rol tenun yang pada permukaannya terdapat kait kecil untuk mengikis atau menarik benang sehingga menghasilkan kesan berbulu pada kain
  224. pencelupan proses pewarnaan pada serat, benang, atau kain dengan cara mencelupkan bahan tersebut pada cairan pewarna
  225. penggaris T penggaris dengan potongan bilah yang melintang di salah satu ujungnya menyerupai huruf T, digunakan sebagai alat bantu membuat garis vertikal atau horizontal pada kertas pola
  226. pengglasiran proses penambahan bahan kimia pada kain untuk mendapatkan efek mengilap
  227. pensil jahit pensil yang digunakan untuk menandai atau menggambar pola pada kain, fungsinya sama seperti kapur jahit
  228. pigmen zat warna yang bisa dicampur air, minyak, atau bahan dasar lain yang digunakan sebagai bahan pewarna pakaian
  229. pikot lingkaran kecil yang terbuat dari kain benang pada tepi kain, pita, atau renda
  230. pinafor pakaian wanita tanpa lengan, berleher rendah, menyerupai celemek, biasanya digunakan sebagai baju luaran
  231. pita balet pita satin lebar yang digunakan untuk renda sepatu balet, dililitkan secara silang di sekitar pergelangan kaki dan betis lalu diikat simpul
  232. pita kepar pita yang terbuat dari tenunan kapas, linen, atau nilon, dapat digunakan untuk menghias kelim pakaian, memiliki karakteristk kuat dan tidak mudah kusut
  233. pita serut pita yang dipasang pada pakaian, dapat diserut sehingga menimbulkan efek lipit di sekitar pita
  234. pita simpul pita yang bentuknya menyerupai kubis, biasanya dipasang pada kerah pakaian, pinggang, atau topi
  235. pita tali pita yang terbuat dari jalinan tali, dipakai sebagai hiasan
  236. plaket celah yang dibuat pada pakaian sebagai tempat untuk memasang kancing, pengait, ritsleting dan sebagainya
  237. plisket kerutan atau lipatan permanen pada kain yang dihasilkan dari proses tenun atau dengan bantuan bahan kimia
  238. plisket kain dengan pola berlipat-lipat permanen
  239. presmit bantal setrika ukuran kecil dengan selongsong untuk memasukkan tangan, digunakan sebagai alas saat menyetrika bagian yang sulit dijangkau
  240. pulkari kain khas India yang memiliki hiasan bordir berpola bunga
  241. punggung kain sisi belakang pada kain yang merupakan bagian dalam pada pakaian
  242. rangrang kain tenun khas Bali atau Lombok yang bercorak segitiga dengan warna-warni yang biasanya cerah
  243. renda air renda yang berbahan dasar kain tipis, transparan, dan ringan, berdesain bunga yang dibuat dari benang yang lebih tebal
  244. renda guipur renda dekoratif bermotif besar, kaku, dan agak berat, biasaya terbuat dari katun
  245. renda jalinan renda yang dibuat dari jalinan benang atau utas yang cenderung rapat dan kaku, dihubungkan dengan satu hakpen
  246. renda kelim renda yang diaplikasikan sebagai hiasan pada kelim
  247. renda pita renda yang dipasang pada pita
  248. rimpel lebar rimpel yang memiliki bentuk lebih bergelombang dan lebar daripada rimpel biasa, digunakan sebagai hiasan pada pakaian
  249. rok balerina rok panjang selutut berulas atau bergaya terkembang, biasanya digunakan untuk gaun panas
  250. rok balet rok bertingkat yang terbuat dari tiga atau empat lapisan tule dalam berbagai variasi panjang yang melekat pada kain, lapisan atas biasanya dihiasi dengan pernak-pernik
  251. rok balon rok yang bentuknya gembung menyerupai balon, bagian kelimannya lebih sempit daripada pinggul
  252. rok lilit rok yang digunakan dengan cara dililitkan pada pinggang, dilengkapi dengan tali untuk mengikat rok pada pinggang
  253. rok lonceng rok yang bentuknya menyerupai lonceng dengan bentuk melebar di pinggul dan jatuh dalam garis lurus sampai lutut, biasanya terbuat dari kain yang berat
  254. rok terompet rok dengan rimpel pada bagian bawah (ujung) rok sehingga membentuk corong menyerupai terompet
  255. rok tulip rok yang bentuknya mirip bunga tulip terbalik dengan desain kain yang tumpang tindih di depan
  256. rumah kancing lubang kancing pada pakaian yang digunakan sebagai tempat memasukkan kancing
  257. saku dalam saku yang dibuat di dalam garis kampuh, memiliki lubang pada jahitan pakaian
  258. sanforisasi proses penyempurnaan mekanik untuk menghasilkan bahan kain agar tidak menyusut lebih dari 1%
  259. santung kain tenun polos yang memiliki permukaan agak tidak beraturan karena benang pengisinya tidak rata
  260. saten kain tenun berbahan dasar katun dengan permukaan mengilap, tetapi tidak semengilap satin
  261. satin katun serat satin yang dicampur dengan serat katun untuk meningkatkan kualitas agar mudah dalam pemeliharaan
  262. saturasi tingkat gelap terangnya warna dalam pembuatan desain pakaian
  263. sekuin hiasan berbentuk bulat pipih mengilap yang dijahit pada pakaian, biasanya terbuat dari bahan logam atau plastik
  264. seloper pola dasar yang dibuat tanpa garis desain atau garis jahitan, dibuat pada proses awal pembuatan pola untuk membuat desain baru
  265. sepatu balet sepatu kulit lembut yang dilekatkan pada sol kecll, digunakan dengan pita balet yang dililitkan secara silang pada pergelangan kaki dan betis
  266. sepatu kampuh sepatu mesin untuk menuntun jahitan lurus atau lengkung menjadi rapi
  267. sepatu kampuh sepatu mesin untuk membuat lipatan-lipatan yang sama lebarnya pada kain
  268. sepatu kelim sepatu mesin untuk menekan kelim pakaian supaya rapi ketika dijahit
  269. sepatu kerut sepatu mesin untuk mengukur kerapatan kerutan pada jahitan
  270. sepatu tepi sepatu mesin untuk membuat jahitan lurus pada tepi kain, biasanya ditempatkan pada jarak yang sangat dekat dengan tepi kain
  271. serge kain kepar yang memiliki permukaan halus dengan garis tenun diagonal di kedua sisinya
  272. serip hiasan penyelesaian atau hiasan tepi dengan menggunakan lapisan menurut bentuk, biasanya diterapkan pada selimut, kerung atau ujung lengan, serta pinggir atau bawah rok
  273. setelan jam pasir setelan pakaian yang menunjukkan siluet jam pasir saat dikenakan
  274. sikat duri sikat berduri tajam, digunakan dalam pengolahan serat wol
  275. sikat kain sikat dengan bulu lembut, digunakan untuk membersihkan kain dari kotoran
  276. siklus mode siklus atau perputaran popularitas suatu gaya
  277. siluet A desain pakaian dengan bentuk melebar ke bawah menyerupai huruf A
  278. siluet H desain pakaian dengan potongan lurus dari atas sampai ke bawah, menyerupai huruf H
  279. siluet kaisar desain pakaian dengan garis pinggang di bawah payudara
  280. simpul prancis tusuk dekoratif yang dibuat dengan cara melilitkan benang pada jarum yang akan ditusukkan pada kain sehingga membentuk simpul-simpul berupa titik timbul
  281. siring hiasan dekoratif pada pakaian, berbentuk kerutan yang dihasilkan dari jahitan paralel dengan menggunakan benang karet
  282. sirsaker kain linen, katun, atau rayon dengan tekstur agak kusut, biasanya memiliki pola bergaris
  283. sliker jas hujan yang terbuat dari bahan yang lebih lembut
  284. smok pakaian longgar yang digunakan untuk melindungi pakaian dari kotoran
  285. smoking hiasan bordir atau siring yang dibentuk dari kerutan atau lipatan kain dengan pola dan jarak tertentu
  286. sulam emas sulam dengan menggunakan benang emas atau berwarna keemasan, biasanya pada kain tenun
  287. sulaman aplikasi sulaman yang dikerjakan dengan teknik lekapan, ragam hiasnya dibentuk dari bahan lain yang ditempelkan pada permukaan kain, bahan tempelan untuk membentuk ragam hias dapat berupa kain, benang kasar, pita atau tali, dan payet
  288. sulaman bebas sulaman dengan berbagai tusukan dan hiasan yang dibuat sesuai dengan kreasi pembuatnya
  289. sulaman fantasi sulaman yang didesain dengan memvariasikan tusuk hias dan warna benang pada bahan tenunan polos, sering menggunakan ragam hias naturalis seperti bentuk bunga, binatang, buah, dan lain-lain; sulaman bebas
  290. sulaman hongkong sulaman yang dijahit dengan variasi tusuk pipih yang dijahitkan mengisi seluruh permukaan motif, jahitan dibuat beberapa jajaran dengan menggunakan warna bertingkat
  291. sulaman melekatkan benang sulaman yang ragam hiasnya dibentuk dari benang sulam kasar yang ditempelkan secara terus menerus tidak terputus-putus pada permukaan kain dengan tusuk hias
  292. sulaman usus sulaman berbahan baku kain satin berbentuk usus ayam dengan motif khas yang berasal dari Lampung
  293. surah kain lembut yang terbuat dari sutra atau rayon
  294. syal simpul syal yang diikatkan di leher dengan ikatan simpul sehingga menyerupai pita
  295. takik potongan V kecil pada jahitan longgar agar lapisan pakaian tidak menggembung
  296. tali spageti tali bahu pada pakaian yang terbuat dari kain yang sangat tipis menyerupai bentuk spageti
  297. tambal sulam teknik menjahit dengan menggunakan dua lapis kain berisi kapas atau dakron yang dijahitkan pada permukaan kain, biasanya membentuk pola garis silang atau kotak
  298. tenter bingkai atau lintasan tak berujung di sepanjang kedua sisi yang digunakan untuk membentangkan dan mengeringkan kain
  299. tenun bulu tenun yang memiliki permukaan berbulu
  300. tenun dobi tenun yang berdesain geometris kecil, bertekstur, elastis, dibuat dari nilon, katun, atau sutra dengan berbagai pola dan warna
  301. tenun ikat salah satu teknik bertenun, seperti yang terdapat di Nusa Tenggara
  302. tenun kartu teknik tenun tertua di dunia dengan menggunakan kartu berbentuk segi empat yang terbuat dari gading atau tulang, bagian ujungnya dilubangi untuk keluar masuk benang
  303. tenun keranjang tenun yang terdiri atas untaian selang vertikal dan horizontal yang menghasilkan pola persegi sehingga menyerupai anyaman keranjang
  304. tenun leno tenun yang terbentuk dari dua benang lungsin yang diputar pada pakan dan membentuk angka delapan
  305. tenun Makassar kain tenun yang memiliki motif geometris dan struktural, bahannya mengilat
  306. tenun polos tenun yang hanya berupa serat atau benang yang bertumpang tindih
  307. tenun satin tenun yang dibuat dari benang yang saling berhubungan dengan benang pengisi supaya permukaannya halus
  308. tenun slub tenun yang benangnya tidak rata
  309. tenun Toraja kain tenun khas Toraja yang terbuat dari serat kapas atau serat daun nanas, menggunakan alat tenun tradisional dengan benang yang ditenun kepang dan motif tercetak di balik kain, menggunakan pewarna alami
  310. tenun tulang haring tenun yang polanya berbentuk V, dibentuk dari pola garis miring yang disusun paralel dan berdampingan
  311. tepi mentah tepi kain yang telah dipotong, tetapi belum ditutup dengan jahitan sehingga serat kain keluar tak beraturan
  312. tepi tenun tepi kain tenun yang dianyam untuk mencegah lepas benang
  313. terang bulan corak batik yang berasal dari Pekalongan dan banyak digemari di daerah Parahyangan, memiliki ragam hias flora dan fauna pada dua sisi kain yang menyiku, kainnya berlatar gelap dengan garis luar putih di setiap bentuk motif sehingga tampak seperti cahaya bulan, motif akan terlihat jika terkena cahaya
  314. teri kain dengan permukaan berbulu yang daya serap airnya tinggi, dapat dibuat dengan tenun atau rajut
  315. topi balon topi wanita dengan pinggiran lebar dan mahkota besar yang menggembung, biasanya terbuat dari kasa di atas dasar kawat atau jerami
  316. topi fedora topi dengan lekukan memanjang ke dalam dan bagian pinggirnya agak melengkung ke atas, mirip topi koboi, dengan bentuk yang mengecil ke atas dan pinggirnya tidak lebar
  317. topi fez topi khas Afrika Utara dan Timur Tengah, berbentuk silinder agak mengecil ke atas, dengan hiasan jumbai dari ujung mahkotanya
  318. topi panama topi terbuat dari anyaman semacam jerami dengan pinggiran lebar, biasanya berwarna cerah
  319. trapunto hiasan yang terbuat dari dua lapis kain yang diisi dengan kapas atau dakron, dijahit sesuai pola sehingga membentuk hiasan timbul seperti relief
  320. triadik skema warna yang dibentuk dengan menarik garis segitiga pada roda warna
  321. trikot bahan rajut polos terbuat dari nilon, rayon, sutra, atau katun, memiliki permukaan licin, kuat, dan lembut, biasanya digunakan sebagai bahan pakaian dalam, pelapis pakaian, atau pelapis koper, tas, dan sebagainya
  322. trim hiasan atau ornamen yang ditempelkan pada baju atau aksesori seperti bordiran, renda, tali, pita, dan rumbai
  323. trim kepang trim yang berbentuk kepangan yang digunakan untuk hiasan
  324. tudung topi kain penutup yang dipasang dari belakang topi sampai bahu untuk melindungi leher dari sinar matahari, biasanya diaplikasikan pada topi militer
  325. tusuk balik tusuk tikam jejak
  326. tusuk balut tusuk yang digunakan untuk menyelesaikan tiras kampuh sebagai pengganti tusuk feston dan untuk menggabungkan dua tepi yang dilipat dengan tusuk-tusuk yang jaraknya rapat
  327. tusuk batang tusuk tangkai
  328. tusuk beras tusuk yang dibentuk dari sulaman garis diagonal yang saling bertumpang tindih
  329. tusuk bintang tusuk yang menyerupai bentuk bintang dengan patokan berupa satu lubang di tengah sulaman
  330. tusuk bulu tusuk berupa garis diagonal yang dikerjakan secara bergantian kiri dan kanan
  331. tusuk feston tusuk yang digunakan untuk menyelesaikan tiras-tiras agar serat tidak keluar dari tepi guntingan
  332. tusuk flanel tusuk yang digunakan untuk melekatkan kain yang satu dengan bagian yang lain, dapat juga digunakan sebagai hiasan
  333. tusuk isi tusuk piquer
  334. tusuk jelujur tusuk untuk menyatukan dua lembar kain agar kain tidak bergerak ketika dijahit
  335. tusuk mosaik tusuk dengan pola dasar tiga garis diagonal dengan ukuran satu garis panjang di tengah dan dua garis pendek di sisi kanan dan kiri
  336. tusuk pakis tusuk hias yang terdiri atas satu jahitan tegak lurus di tengah dan dua jahitan lurus diagonal terbuka di kedua sisinya
  337. tusuk pipih tusuk yang berbentuk lurus melintang, dibuat sejajar berulang-ulang sehingga menutup seluruh permukaan ragam hias
  338. tusuk piquer tusuk yang digunakan untuk memasangkan bahan yang berbulu pada mantel, jaket, atau jas, bentuknya seperti tulang ikan
  339. tusuk silang tusuk berbentuk x atau silang, biasanya digunakan untuk kerajinan kruistik
  340. tusuk silang ganda tusuk silang yang dibuat ganda dengan arah yang berbeda
  341. tusuk simpul tusuk yang membentuk simpul, biasanya digunakan untuk membuat hiasan pada kain
  342. tusuk tangkai tusuk berbentuk seperti batang atau tangkai, digunakan sebagai hiasan
  343. tusuk terbang tusuk yang terdiri atas dua jahitan diagonal yang saling berhadapan dengan arah melebar
  344. tusuk tikam jejak tusuk yang digunakan untuk menghubungkan dua helai kain, bentuknya seperti jahitan mesin pada bagian atas
  345. tutup tarik ritsleting
  346. vikuna kain dengan permukaan yang sangat lembut, terbuat dari bulu bagian bawah tubuh hewan vikuna
  347. wadasan motif batik khas Cirebon yang menggambarkan batu karang atau batu cadas
  348. warna kromatik warna yang mengandung rona di dalamnya
  349. wastra kain tradisional yang memiliki makna dan simbol tersendiri yang mengacu pada dimensi warna, ukuran, dan bahan, contohnya batik, tenun, songket dan sebagainya
  350. yoke potongan baju yang pas terletak di bagian dada atas atau punggung atas, biasanya dibatasi garis jahitan

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan teknik:

  1. abutmen struktur yang terletak pada ujung jembatan atau dam yang berfungsi sebagai penumpu bentangan jembatan atau dam
  2. aki penghasil dan penyimpan daya listrik hasil reaksi kimia
  3. akrometer alat untuk mengukur kerapatan minyak
  4. alat listrik perlengkapan pemasangan (instalasi) listrik (seperti kabel, sakelar, stopkontak, sekring, transformator)
  5. alat pendengar bagian pesawat telepon dan sebagainya yang ditempelkan pada telinga; perkakas yang dipasang di telinga untuk memperkuat atau mempertajam pendengaran
  6. alat pengontrol perkakas untuk mengamati atau mengawasi sesuatu
  7. alat pengontrol perkakas untuk mengatur; transformator
  8. aliran alam aliran udara sebagai akibat perbedaan panas antara dua titik pada tambang bawah tanah
  9. anglo listrik tungku listrik yang terbuat dari keramik
  10. anomali penyimpangan dari keseragaman sifat fisik, sering menjadi perhatian eksplorasi (misalnya anomali waktu-lintas, anomali magnetik)
  11. antrasian metode pengaturan jadwal perjalanan alat dalam tambang
  12. anulus daerah antara pipa bor dan dinding lubang bor
  13. bahan peledak senyawa kimia yang dapat bereaksi dengan cepat, yang menghasilkan sejumlah besar gas bersuhu dan bertekanan tinggi
  14. bahan peledak kuat bahan peledak dengan kecepatan rambat gelombang tinggi, yang untuk meledakkannya diperlukan pemakaian detonator
  15. bahan peledak lemah bahan peledak yang mempunyai kecepatan rambat gelombang rendah, dapat dinyalakan dengan api dan efek ledakannya dapat mengangkat dan mendorong
  16. basilika bangunan berbentuk persegi panjang dengan deretan pilar (berasal dari zaman Romawi abad ke-5 Masehi yang digunakan sebagai tempat pengadilan dan kemudian berkembang menjadi gereja)
  17. batu lahar kepingan terleleh atau terlebur yang keras dari residu yang terbentuk dalam kebakaran dengan timbunan abu, logam, gelas (kaca), dan keramik
  18. boplang susunan papan yang dipasang sekeliling pekerjaan galian tanah yang menunjukkan batas fondasi bangunan yang akan dibangun
  19. canggih kehilangan kesederhanaan yang asli (seperti sangat modern, rumit, ruwet, atau terkembang)
  20. cat bahan cair kental yang dibuat dari bahan pigmen dan zat pengikat, dapat diberi zat pewarna (untuk mewarnai suatu permukaan kayu, logam yang berfungsi sebagai lapisan pelindung atau dekorasi)
  21. cincin penyetel alat untuk mengukur atau menyetel kedudukan cincin pada piston
  22. cip keping kecil bahan semikonduktor yang mengandung rangkaian elektronika dalam bentuk rangkaian padu
  23. coran hasil mengecor
  24. coran adukan semen dan batu kerikil
  25. daerah buta lapisan tersembunyi yang tidak terdeteksi oleh isyarat geofisik
  26. damotin dinamit amonia gelatin (digunakan sebagai bahan peledak)
  27. depilasi pembuangan rambut dari kulit binatang dalam proses penyamakan
  28. drif terowongan pada tambang bawah tanah yang dibuat sejajar dengan arah cebakan bahan galian
  29. garis gaya garis dari suatu medan magnet yang setiap titiknya menunjukkan arah dan besarnya gaya magnet
  30. garis langit garis pemisah antara atap gedung bertingkat dan langit jika dilihat dari jalan
  31. garis sempadan garis batas gedung yang diberi izin untuk dibangun paling dekat dengan jalan
  32. gaya magnet besarnya gaya untuk menarik atau menolak besi dari suatu magnet
  33. gelagar konstruksi baja atau beton yang membentuk bentangan jembatan, dermaga, atap
  34. gelagar bentangan baja atau kayu yang mendukung kuda-kuda lantai
  35. geotekstil material pelapis yang banyak digunakan dalam pekerjaan teknik sipil, terbuat dari benang-benang sintetis, baik yang dianyam maupun yang tidak, memiliki berbagai fungsi
  36. girostatika cabang mekanika (dinamika) yang mempelajari benda bundar
  37. gukakas susunan gaya (kakas) yang terdiri atas dua buah gaya yang sama besar, sejajar, dan berlawanan arah
  38. gunrit jenis beton berkekuatan tinggi yang dicor dengan udara tekan
  39. hilang pijar perubahan atau hilangnya berat material ketika dipanaskan di bawah kondisi yang ditentukan
  40. kabel tanam kabel untuk sambungan telepon yang dipasang dengan menanamnya di bawah permukaan tanah
  41. kabel udara kabel yang dipasang di atas tiang
  42. kanibalisme perbuatan mengambil bagian peralatan (mobil, mesin, dan sebagainya) untuk dipakai pada bagian benda lain
  43. kantilever tembok yang menganjur ke luar sebagai penahan balkon
  44. karburasi pencampuran gas bahan bakar minyak dengan udara pada mesin motor
  45. karburator bagian mesin motor, tempat gas bahan bakar minyak bercampur dengan udara
  46. katup udara klep yang mengatur keluar dan masuknya udara
  47. kawat pandu kawat yang mengalirkan arus listrik dari mesin peledak ke beberapa detonator elektrik
  48. kawat untai dua untai kawat yang terdapat pada detonator elektrik
  49. ketel induk ketel untuk melayani mesin penggerak utama di kapal
  50. koil gulungan kawat yang mengatur arus tegangan listrik yang berasal dari sumbernya (seperti aki, magnet)
  51. kolom tiang (pilar) penyangga (biasanya dari beton yang bertulang besi)
  52. kolom praktis kolom yang membantu kolom utama, berfungsi sebagai pengikat dinding agar stabil
  53. kolom utama kolom yang fungsi utamanya untuk menyanggah beban utama sebuah bangunan
  54. konoid benda tiga dimensi yang diperoleh apabila elips, parabola, atau hiperbola diputar mengelilingi sumbunya
  55. kuat tarik batas kekuatan suatu material untuk menerima tarikan
  56. kuat tekan batas kekuatan suatu material untuk menerima tekanan
  57. labu kondensor labu (botol) bulat besar yang dipenuhi dengan zat cair untuk menyerap panas dari sumber cahaya untuk memperbesar intensitasnya
  58. las gas pengelasan dengan menggunakan gas (gas asetilena, propana, atau hidrogen), dengan cara membakar gas bakar dengan oksigen (zat asam) sehingga menimbulkan nyala api dengan suhu yang dapat mencairkan logam induk dan logam pengisi
  59. las ikat pengelasan sepanjang kira-kira 0,5–2 cm untuk mengikat bagian konstruksi supaya tetap pada kedudukannya sampai penguatan menyeluruh dilaksanakan
  60. las isi pengelasan sambungan pelat tumpang yang pelat sebelah atasnya berlubang tempat memasukkan logam pengisi las
  61. las tangan pengelasan yang seluruh prosesnya dilakukan dengan tangan
  62. leher angsa penghubung busur yang bentuknya seperti leher angsa dan merupakan penyambung antara bak dan mesin penggeraknya
  63. mangkuk komponen alat gali muat untuk menggali atau wadah material hasil galian yang akan dipindahkan untuk dimuat pada alat angkut atau tempat lain
  64. mata ayak lubang yang terdapat pada (alat) pengayak
  65. mata bor bagian gurdi yang berfungsi untuk memotong
  66. meja goyang meja yang digunakan untuk memisahkan mineral berharga dari bijih dengan bantuan gerakan meja yang bergoyang-goyang dan aliran air
  67. mekanis otomatis menurut kerja mesin
  68. mekanis berhubungan (berkenaan) dengan mesin
  69. mekanisme penggunaan mesin; alat-alat dari mesin; hal kerja mesin
  70. membran lembaran (lempengan) tipis yang lentuk; pelat getar
  71. mes lubang ayakan berbentuk bujur sangkar
  72. mes ukuran yang menunjukkan banyaknya lubang yang terdapat pada ayakan setiap satu inci linier
  73. mesin bor jumbo mesin bor yang terdiri atas beberapa mesin bor sentak yang sekaligus dapat digerakkan secara bersama-sama
  74. mesin flotasi mesin yang apabila digunakan memungkinkan terjadinya proses flotasi
  75. mesin peledak alat yang berfungsi menyediakan energi listrik untuk menyalakan bahan peledak
  76. mesin pengayak alat yang dapat menggetarkan, menggoyahkan, atau memutar ayakan dan digunakan untuk mengayak bijih, batu bara, atau material lain
  77. meteorogram hasil rekaman meteorograf
  78. mikrocip keping yang sangat kecil sebagai bahan semikonduktor yang mengandung rangkaian elektronika dalam bentuk rangkaian padu
  79. moderator alat pada mesin yang mengatur atau mengontrol aliran bahan bakar atau sumber tenaga
  80. muka air tanah batas atas zona kandungan air yang jenuh
  81. nasel kerangka yang berisi mesin pesawat terbang
  82. nisbah pengisian bilangan yang menunjukkan volume atau berat batuan asal yang terledakkan oleh setiap pon bahan peledak
  83. nisbah pengupasan perbandingan antara jumlah volume lapisan penutup yang perlu disingkirkan (dalam meter kubik) untuk memperoleh satu ton bahan galian
  84. ofset sistem pembelian barang (pesawat terbang dan sebagainya) yang mewajibkan pabrik penghasil sebagai penjual untuk memberikan lisensi pembuatan sebagian komponennya pada industri di negara pembeli
  85. pancaran air air yang dipancarkan dari lubang berukuran kecil sehingga terjadi pancaran bertekanan relatif tinggi untuk membongkar tanah atau batuan pasir pada penambangan timah aluvial
  86. pasak potongan kecil logam yang disisipkan pada alur yang terlipat di antara roda dengan sumbunya agar roda tersebut tidak berputar terhadap sumbu tersebut
  87. pasak sepotong besi atau kayu tidak berkepala untuk menyatukan dua bagian besi, kayu, atau bagian mesin (roda)
  88. pelat getar lempengan tipis yang lentur; membran
  89. pembuih zat kimia yang ditambahkan pada luluhan bijih, yang terdiri atas drum yang terbuat dari pelat berlubang dan berputar menurut sumbu horizontal
  90. pencairan proses pengubahan batu bara menjadi bentuk akhir berupa bahan cair melalui proses gasifikasi
  91. penyesah alat konsentrasi yang digunakan pada tahap awal pengolahan (tentang bahan galian)
  92. perangkatan udara cara untuk menaikkan atau mengangkat serpihan hasil pengeboran dari dalam lubang bor ke permukaan dengan menggunakan semburan udara
  93. perengkahan proses di dalam reaktor kilang yang memecahkan molekul hidrokarbon besar (dalam bahan) menjadi molekul hidrokarbon yang lebih kecil yang bertitik didih lebih rendah dan stabil lewat pemanasan, peningkatan tekanan, atau penggunaan katalisator
  94. perkerasan struktur berlapis yang membentuk permukaan jalan, jalan raya atau landasan pacu pesawat
  95. perkerasan jalan perkerasan yang terdiri atas campuran agregat dan bahan pengikat (aspal, semen, atau tanah liat), digunakan untuk menahan beban lalu lintas
  96. perkerasan kaku perkerasan yang menggunakan bahan yang bersifat kaku, berupa pelat beton dengan atau tanpa tulangan dan fondasi
  97. perkerasan lentur perkerasan yang menggunakan bahan yang bersifat lentur terutama pada saat panas, misalnya aspal
  98. piston pengisap dalam mesin
  99. piston kelep atau katup dari kuningan (pada instrumen tiup) untuk mengatur bunyi
  100. prospeksi kegiatan penyelidikan awal di suatu daerah dalam upaya mendapatkan berbagai mineral berharga
  101. radar bistatis radar yang mempunyai alat pemancar sinyal terpisah dari alat penangkap sinyal
  102. rangka bentuk dasar tempat mesin atau alat yang berfungsi sebagai penyangga atau penguat kedudukan
  103. rangkak deformasi material seiring waktu karena pembebanan
  104. remanen berkaitan dengan sisa induksi magnet dalam benda magnetis yang kekuatannya sudah habis
  105. roda gerak roda turbin yang mendapat tenaga geraknya dari air, uap, atau angin melalui sudu-sudunya
  106. roda gila roda berat yang berputar pada porosnya untuk mengatur kerja mesin; roda penggerak mesin secara terus-menerus (melalui palang-palang yang menghubungkan roda-roda)
  107. roda jalan roda kecil tunggal sebelah belakang dalam lokomotif yang tidak turut dalam rangkaian roda gerak lokomotif
  108. roda tangan roda yang mudah digerakkan dengan tangan, biasanya dipakai untuk membuka atau menutup air, uap
  109. selongsong sambung cabang selongsong sambung untuk percabangan kabel telepon
  110. suspensi sistem penggantungan roda mobil
  111. tabung silinder (dalam mesin)
  112. tegangan arus (aliran) listrik
  113. tetrapod struktur beton berkaki empat yang digunakan sebagai pemecah ombak
  114. turbin mesin atau motor yang roda penggeraknya berporos dengan sudu (baling-baling) yang digerakkan oleh aliran air, uap, atau udara
  115. turbogenerator susunan mesin yang terdiri atas sebuah generator yang dihubungkan langsung dengan turbin (dipakai untuk menimbulkan tenaga listrik)
  116. turun mesin memperbaiki mesin mobil (sepeda motor dan sebagainya) secara keseluruhan dengan cara melepaskan dan menurunkan mesin tersebut dari kedudukannya
  117. uji asam pemeriksaan kemurnian asam aki

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan telekomunikasi:

  1. saluran pelanggan saluran yang menghubungkan kotak pembagi dengan rumah pelanggan
  2. siniar siaran (berita, musik, dan sebagainya) yang dibuat dalam format digital (baik audio maupun video) yang diunduh melalui internet
Kategori:id:Hewan

echinodermata

arachnida

chilopoda

annelida

dan 

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan zoologi:

  1. abaktinal berkenaan dengan sisi tubuh yang tidak mengandung mulut
  2. abaktinal terletak jauh dari mulut
  3. ameba protozoa tanpa dinding sel, bentuknya selalu berubah, bergerak dengan kaki semu, biasanya hidup di air atau sebagai parasit pada hewan lain
  4. ameba bentuk tidak menetap yang selalu berubah-ubah (seperti binatang ameba yang tidak mempunyai dinding sel)
  5. ameboid mirip ameba, baik dalam bentuk, struktur, maupun gerak alih
  6. amebosit sel jaringan pengikat primitif yang mampu bergerak seperti ameba yang terdapat pada jaringan atau cairan tubuh hewan yang tidak mempunyai tulang belakang
  7. amebosit sel ameboid
  8. ametabola serangga yang tidak menunjukkan adanya metamorfosis dalam perkembangannya, hanya menunjukkan sedikit perubahan bentuk tubuh dalam pertumbuhannya
  9. ampula pembesaran berbentuk pundi-pundi pada sebuah saluran
  10. antena alat perasa dan peraba berbentuk sungut pada sekelompok binatang yang badan dan anggota tubuhnya beruas-ruas
  11. antenul antena kecil pada sejenis udang yang terletak lebih ke depan dan berukuran lebih kecil daripada antena pada udang yang lain, berfungsi sebagai alat peraba, perasa, dan penjaga keseimbangan
  12. anulus struktur berbentuk cincin berupa tanda atau lubang
  13. anulus tempat menerima sperma pada udang betina
  14. anulus cincin sirkulus pada sisik ikan
  15. aposematik bersifat mencolok dan dipakai untuk memperingatkan (misalnya warna pada lebah)
  16. artrobrankium insang yang timbul dari membran penghubung anggota tubuh dengan badan seperti pada udang
  17. artropoda filum hewan tanpa tulang belakang yang memiliki badan beruas-ruas, seperti kepiting, udang, serangga, dan kelabang
  18. asetabulum alat pelekat yang terletak netral pada trematoda
  19. askon bunga karang yang berpori-pori di dalam dinding tubuh dan bermuara langsung dalam paragaster
  20. autotomi pelepasan bagian tubuh binatang, misalnya kadal, ular, cacing, untuk melepaskan diri dari gigitan atau cengkeraman pemangsa
  21. babesiasis penyakit darah yang ditimbulkan oleh parasit genus Babesia, pada anjing, kucing, dan hewan buruan
  22. bahan dasar bahan tidak berbentuk dari jaringan ikat yang terdapat di antara sel yang berfungsi sebagai semen
  23. blastostil polip yang telah berubah bentuk dan berfungsi membentuk ubur-ubur
  24. botridium struktur seperti cuping cacing pita
  25. brakiurus berkaitan dengan bentuk tubuh, bagian perut pendek dan mengecil seperti pada ketam
  26. bulu struktur lapisan luar kulit yang membentuk penutup tubuh bangsa unggas; kumpulan rambut banyak dan bertangkai seperti pada unggas
  27. bulu cambuk penjuluran berupa cambuk yang membersit dari sel hewan flagela yang berfungsi sebagai alat gerak
  28. bursa genital kantong yang mengandung dua spikul penis
  29. bursa genital struktur untuk kopulasi berbentuk mangkuk yang dapat dijulurkan (pada ternak)
  30. ciblek perenjak jawa
  31. cincin saraf tali saraf yang melingkari suatu struktur
  32. daktil kaki yang terdiri atas satu ruas panjang dan dua ruas pendek
  33. dealat stadium serangga dalam keadaan tanpa sayap
  34. diatom ganggang yang selnya dikelilingi oleh suatu cangkang yang menyerupai kotak yang mengandung silika
  35. distoma cacing parasit di dalam tubuh manusia
  36. diurnal keadaan hewan yang sifat atau kebiasaannya aktif terutama pada siang hari
  37. dominasi fauna keadaan unggul suatu spesies fauna dalam suatu komunitas tertentu
  38. dori ikan laut yang dapat ditemukan hampir di seluruh dunia, bertubuh dalam, tetapi tipis, bermata dan bermulut besar, biasa terdapat di perairan laut dalam, sebagian besar berasal dari famili Zeidae
  39. elitron sayap depan kumbang yang menebal dan mengeras
  40. embelan pelengkap atau tambahan pada tubuh serangga berupa sungut peraba (antena), alat-alat mulut, sayap, dan tungkai
  41. endomiksis peristiwa penyusunan kembali inti sel secara berkala tanpa adanya konjugasi terlebih dahulu, seperti yang terjadi pada protozoa
  42. endoskeleton rangka yang membantu agar tubuh dapat tegak dan yang memengaruhi bentuk tubuh (pada vertebrata)
  43. enterosel rongga yang terbentuk pada beberapa hewan karena penonjolan mesoderm dari usus yang berkembang
  44. epifisis tulang yang terpisah dari tulang panjang oleh tulang rawan yang terdapat pada masa pertumbuhan, tetapi kemudian menjadi bagian dari tulang panjang itu
  45. estrus masa aktivitas seks pada binatang, timbul secara periodik pada waktu-waktu tertentu; masa berahi
  46. fertilizin persenyawaan protein (zat putih telur) yang terdapat pada selaput gelatin sel ovum
  47. fisoklis ikan yang memiliki gelembung renang yang tidak terhubung dengan saluran pencernaan
  48. fisostoma ikan yang memiliki gelembung renang yang terhubung dengan saluran pencernaan, seperti lele, salmon, dan belut
  49. fitofag suka memakan tumbuhan (tentang serangga)
  50. fragmentasi pembiakan aseksual dengan jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru
  51. ganoid rata dan berkilat (misalnya sisik ikan) mirip email
  52. gelembung renang organ-dalam pada ikan yang berfungsi untuk mengendalkan daya apung, menerima dan memproduksi suara, serta menjadi organ pernapasan (khusus pada ikan jenis Fisostoma)
  53. glokidium larva karang air yang melekat pada insang atau kulit ikan dan hidup sebagai parasit sementara selama 12 minggu
  54. gonidium badan reproduktif (terdapat pada bakteri tertentu)
  55. gonidium sel reproduktif aseksual
  56. halobion organisme yang hidup dalam suatu lingkungan dengan konsentrasi garam yang tinggi, misalnya ubur-ubur
  57. halofili organisme yang tidak dapat hidup dalam lingkungan tanpa garam
  58. harimau tasmania mamalia marsupial yang mirip dengan serigala, terdapat di kawasan Australia, memiliki mantel berwarna abu-abu atau kuning-cokelat dengan garis hitam atau gelap berjumlah 13—19 melintang dari belakang tulang belikat
  59. heksapoda hewan berkaki enam
  60. heksapoda hewan tergolong kelas insekta (serangga)
  61. hemopoiesis pembentukan darah dalam tubuh
  62. hibernasi keadaan istirahat atau tidur pada binatang selama musim dingin
  63. hiu berjalan hiu galei
  64. holoepipelagik hewan nektonik yang selama hidupnya bertempat tinggal di lautan terbuka
  65. hologamet gamet yang berukuran sama dengan induknya (terdapat pada jenis protozoa)
  66. hologami persatuan antara individu yang berukuran penuh seperti pada capromonas
  67. ikan alu barakuda
  68. inartikulat tidak berbuku; tidak beruas
  69. inartikulat tidak bersendi
  70. inseminasi buatan penempatan sperma ke dalam uterus atau kandung telur yang dilakukan dengan bantuan manusia
  71. insting kecenderungan pada tingkah laku yang diwarisi dari nenek moyang dan kebiasaan pada binatang jenis tertentu tanpa pengalaman sebelumnya atau tanpa tujuan yang mendasar (seperti pembuatan tempat tinggal yang khas, mendapat dan menyimpan serta mencerna makanannya yang mungkin dapat dimanfaatkan pada musim hujan)
  72. introver (struktur yang) melekuk ke dalam, seperti struktur hewan bertulang belakang
  73. invertebrata binatang yang tidak bertulang punggung, termasuk ameba, cacing, lalat
  74. iritabilitas kemampuan benda hidup untuk bereaksi atau menanggapi suatu stimulus
  75. isogamet sel reproduktif atau gamet yang melakukan pembuahan dengan bentuk dan ukuran yang sama
  76. isogami produksi dengan cara konjugasi isogamet, seperti pada protozoa
  77. isomorf organisme yang mempunyai struktur yang serupa, tetapi berbeda keturunan
  78. isoriza jenis sel jelatang yang dilengkapi dengan sebuah tabung lurus dan tidak berduri
  79. kadofor penjuluran pada bagian dorsal induk, tempat tunas melekat selama beberapa waktu
  80. kamar perkawinan liang di dalam tanah, tempat mengadakan perkawinan sepasang individu dewasa
  81. kantong empedu alat tubuh berbentuk buah avokad tempat cairan empedu, terletak di antara hati dan usus dua belas jari
  82. kantong tinta alat tubuh (pada cumi-cumi dan sebagainya) yang mengandung zat pigmen melamin, seperti tinta yang berfungsi melindungi diri pada waktu berhadapan dengan musuh
  83. karapaks kerangka luar bagian atas kura-kura
  84. karina bagian tulang dada burung yang menjorok dan tipis
  85. karpopodil ruas pada kaki bangsa udang
  86. katup jantung lipatan antara serambi dan bilik jantung yang mencegah mengalirnya kembali darah dari bilik ke serambi
  87. kelenjar hijau alat ekskresi pada udang, pada pangkal antena
  88. kelenjar sungut kelenjar yang bermuara pada sungut, seperti pada serangga atau kelenjar hijau pada udang
  89. kelisera salah satu pasangan anggota tubuh pertama yang digunakan sebagai alat untuk makan bagi laba-laba, masing-masing mengandung taring tempat saluran bisa bermuara
  90. keping podikal sepasang struktur mirip keping yang merupakan segmen kesebelahan abdomen dari jenis serangga, seperti belalang
  91. kerang kuku lorjuk
  92. kerang pisau lorjuk
  93. kesturi zat yang harum baunya, berasal dari musang kesturi
  94. keta duri atau bulu yang terdapat pada cacing gelang
  95. kitin zat tanduk setengah bening, terdapat dalam rangka luar yang berfungsi sebagai kulit (pada serangga dan binatang lain, seperti kulit lebah)
  96. klitelum bagian tubuh yang menyerupai pelana (pada tubuh beberapa jenis Annelida)
  97. kloaka bagian akhir alat pencernaan makanan tempat bermuaranya saluran kencing dan saluran reproduksi (terdapat pada hewan vertebrata, amfibi, dan unggas)
  98. koloni kawanan binatang yang tinggal di suatu daerah, hidup sangat berdekatan dan saling berhubungan satu dengan yang lain
  99. kolum leher atau struktur berbentuk leher
  100. kolum segmen pertama tanpa kaki di belakang kepala pada binatang kaki seribu
  101. kolumnus struktur berbentuk batang seperti badan karang
  102. kolumnus poros tulang belakang (vertebrata)
  103. kolumnus bagian sumsum punggung yang dibagi-bagi secara membujur
  104. kondrin bahan pembentuk tulang rawan yang diperoleh dengan cara memasak tulang rawan
  105. kongkang racun kodok berwarna hijau, kulitnya mengandung kelenjar racun, kulit dorsal berbintil halus dan rapat
  106. konsumer organisme dalam suatu ekosistem yang memanfaatkan organisme lain sebagai makanannya
  107. korion selaput luar embrio yang berfungsi sebagai selaput pelindung dan pencari makanan
  108. krepuskular keadaan hewan yang sifat atau kebiasaannya aktif terutama pada saat remang-remang (peralihan dari siang ke sore)
  109. kromatofor sel pigmen yang mengandung penjuluran yang dapat membesar karena pengerutan serabut otot yang melekat pada membran sel
  110. kromatofor badan yang mengandung klorofil pada protozoa
  111. kutikula lapisan pada permukaan kulit yang terdiri atas bagian sel yang telah mati
  112. labrum bibir depan serangga yang menutup pangkal rahang dan membentuk atap mulut
  113. lanceng lebah lilin
  114. langur lutung
  115. leang-leang bentuk tanduk domba dengan sedikit lengkungan mulai dari bagian bawah telinga mengarah ke samping dan tidak melebihi lebar muka
  116. lele laut ikan sembilang
  117. lele mutiara lele varietas unggul, irit pakan, cepat besar, dan tahan terhadap penyakit; akronim dari mutu tinggi tiada tara
  118. limnoplankton plankton yang hidup di danau
  119. madu hutan madu yang mengandung berbagai macam nektar bunga, biasanya berwarna cokelat kehitaman
  120. mantel lipatan kulit yang menyelubungi badan pada moluska, cangkang pada individu bercangkang, dan dinding tubuh pada cumi-cumi
  121. mata faset mata majemuk
  122. mata majemuk mata (pada serangga dan sebagainya) yang memiliki banyak reseptor warna individual, dapat menangkap gambar dalam sudut yang sangat lebar, mendeteksi gerakan cepat, bahkan melihat polarisasi cahaya
  123. megafauna fauna besar yang hidup di wilayah, waktu, atau habitat tertentu
  124. meliar melarikan diri dari penjinakan atau penangkaran dan kembali menjadi liar
  125. mengenten mengatur jaringan dari satu individu makhluk pada individu lain secara buatan, dari donor pada resipien atau inang
  126. merogoni perkembangan dari sebagian telur atau fragmen telur
  127. mesotoraks daerah tengah dada, biasanya mengandung pasangan sayap pertama dan pasangan sayap kedua, seperti pada serangga
  128. metazoa bagian dunia hewan yang meliputi semua hewan bersel banyak
  129. miriapod hewan yang mempunyai banyak kaki berpasangan, misalnya kalajengking dan kaki seribu
  130. mirmekofag mempunyai sifat pemakan semut
  131. mirmekofili penyerbukan bunga yang terlaksana dengan bantuan semut
  132. moluska hewan berbadan lunak, sering bercangkang keras, misalnya siput dan bekicot
  133. monyet langur langur
  134. mutasi adaptif perubahan sifat yang menurun untuk menyesuaikan diri, seperti serangga yang tahan terhadap penyemprotan gas asam hidrosianat
  135. mutasi gen perubahan kimiawi dan fisis suatu gen yang menghasilkan perubahan nyata dari sifat semula
  136. nervasi penataan pembuluh dalam daun atau sayap serangga
  137. nimfa stadium serangga tertentu yang keluar dari telur mirip bentuk dewasanya tetapi tidak bersayap dan organ kelaminnya tak sempurna
  138. nokturnal keadaan hewan yang sifatnya atau kebiasaannya aktif terutama pada malam hari
  139. ovipar reproduksi yang mengakibatkan telur yang dikeluarkan berkembang dan menetas di luar badan induknya
  140. ovipositor struktur atau alat khusus pada serangga untuk bertelur
  141. ovovivipar reproduksi yang dihasilkan dengan cara mengembangkan telur di dalam badan induknya, tetapi embrio tidak mendapat makanan dari induknya
  142. paragaster ruang tengah pada spons (bunga karang)
  143. parapodium anggota tubuh yang berfungsi sebagai alat respirasi
  144. parapodium penyuluran kaki jenis moluska gastropoda seperti siput, keong
  145. pelikel membran tipis sebagai pelindung, seperti pada protozoa tertentu
  146. pereipod kaki yang tersambung pada toraks krustasea
  147. pertunasan hal bertunas
  148. pertunasan bentuk reproduksi aseksual, waktu individu baru berbentuk tunas, seperti pada (hewan) kerang
  149. plastron kulit keras pelindung dada kura-kura
  150. pleopod alat renang pada bangsa udang-udangan
  151. poikilohalin sifat hewan yang mempunyai kandungan garam dalam cairan tubuh yang berubah-ubah mendekati kadar garam medium tempat ia hidup
  152. polikel membran tipis; selaput
  153. polikel lapis permulaan protoplasma pada berbagai protozoa
  154. polip binatang laut yang berbentuk tabung pendek dengan ujung tertutup yang hidup melekat pada benda lain (karang, batu, dan sebagainya)
  155. preantena anggota tubuh hewan filum Arthropoda pada segmen pertama yang lenyap ketika dewasa
  156. primata arboreal primata yang sebagian besar hidupnya dihabiskan di atas pepohonan
  157. protoraks ruas pertama (terdepan) pada bagian toraks tubuh serangga
  158. ruang haver rongga-rongga tidak teratur yang berisi sumsum tulang bunga karang dan tulang yang sedang tumbuh
  159. ruang insang ruang yang menyandang insang, seperti pada udang
  160. ruang mantel ruang antara jeroan dan dinding tubuh, seperti yang terdapat pada moluska
  161. sarkolema kulit luar urat yang sangat tipis dan berbentuk seperti pembuluh
  162. selom rongga tubuh pada metazoa yang berisi alat pencernaan, jantung, dan organ dalam lainnya
  163. serambi genital ruang tempat bermuara vagina atau penis, seperti pada jenis keong
  164. silium penjuluran halus dari sitoplasma sel, seperti bentuk rambut yang bergetar menurut irama
  165. silium bulu mata
  166. silium bulu getar
  167. sirus struktur seperti benang tipis atau filamen
  168. sirus silium yang telah bersatu pada protozoa tertentu
  169. sirus rambut pada antena atau kaki serangga tertentu
  170. sirus penjuluran pada parapodium yang terdapat pada cacing poliket
  171. sirus penjuluran pada tudung ikan lanset atau di sekitar muka ikan
  172. sirus alat kopulasi pada cacing pipih
  173. sisi ambulakral permukaan tubuh tempat mulut pada binatang laut
  174. sistem lakunar sistem yang terdiri atas ruang yang saling berhubungan dan berfungsi sebagai tempat peredaran darah (pada filum Echinodermata)
  175. spermatosit sel yang mengalami meiosis kemudian membentuk sel sperma
  176. tentakel alat yang menyerupai tangan, berfungsi sebagai peraba atau perangkap, terdapat pada sebagian invertebrata, misalnya cumi-cumi
  177. toraks bagian kedua atau bagian di belakang kepala pada tubuh serangga yang terdapat tiga pasang kaki dan satu atau dua pasang sayap
  178. tridaktil jari kaki pada aves yang berjumlah tiga menghadap ke depan, misalnya pada kelompok bebek
  179. trilobit hewan artropoda laut dari zaman Paleozoikum yang telah punah, ruas tubuhnya terbagi pada permukaan dorsal menjadi tiga lobus
  180. tubifeks cacing yang berbentuk seperti rambut, berukuran kecil dan ramping, berwarna kemerah-merahan, biasanya dijadikan pakan alami dalam usaha pembenihan ikan
  181. tunas tanduk bagian tulang kepala hewan tempat tanduk mulai tumbuh
  182. udang putih udang jerbung
  183. udang selingkuh hunabiru
  184. ular genteng ular cecak
  185. ular koros ular jali
  186. ular pitar ular birang
  187. ular tikus ular pemakan tikus, seperti ular koros dan ular jali
  188. ulat jedung ulat gajah; ulat keket
  189. ulat keket ulat gajah; ulat jedung
  190. ulat kelatang ulat yang berwarna putih kemerahan, mempunyai bintik-bintik merah pada seluruh tubuhnya, digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati beberapa penyakit, larva kumbang (Coleoptera)
  191. ulat kenari ulat kipat
  192. uropoda ekor pada krustasea, berfungsi sebagai penyeimbang dan pengatur gerakan saat berenang
  193. uterus bagian dari saluran telur yang membesar dan menghasilkan kerabang

Mulai diskusi tentang Indeks:Bahasa Indonesia

Mulai diskusi baru