Wikikamus:Kebijakan dan pedoman
|
|
Halaman ini merupakan konsep kasar bagi kebijakan, pedoman, atau petunjuk praktis yang belum ditetapkan secara resmi di Wikikamus bahasa Indonesia. Daftar isi: Kelayakan • Tata letak (Model entri) • Kutipan • Perlakuan bahasa • Pemungutan suara • Penghapusan |
Kebijakan dan pedoman merupakan panduan bagi para penyunting dalam berkontribusi di Wikikamus bahasa Indonesia. Kebijakan dan pedoman hendaknya membakukan praktik terbaik, memperjelas prinsip-prinsip utama, serta dapat membantu penyelesaian konflik. Kebijakan dan pedoman dapat terus diperbarui sesuai kebutuhan, dan Anda dapat membantu penyusunan dan pengembangannya hingga dapat dijadikan acuan yang disepakati bersama.
Prinsip dasar
Kebijakan dan pedoman hendaknya didasarkan pada tiga prinsip utama Wikikamus berikut ini:
- Wikikamus adalah sebuah kamus multibahasa, yang bertujuan untuk meliput semua istilah dari semua bahasa, dengan penjabaran dalam bahasa Indonesia.
- Wikikamus bersifat deskriptif, sehingga setiap entrinya mesti ditulis dari sudut pandang netral, dengan merepresentasikan rentang penggunaannya di dunia nyata secara jujur.
- Wikikamus disusun secara kolaboratif, sehingga setiap pengguna hendaknya saling menghormati, bertindak dengan kepala dingin, serta bersifat adil dan terbuka.
Perancangan dan penetapan
Kebijakan dan pedoman baru dapat diusulkan sesuai kebutuhan. Diskusi awal mengenai kebutuhan akan kebijakan dan pedoman baru dapat diangkat di Wikikamus:Warung Kopi atau halaman pembicaraan lainnya.
Perumusan draf kebijakan dan pedoman baru dapat dilakukan langsung pada ruang nama Wikikamus: dengan memulai halaman baru. Diskusi lanjutan mengenai draf tersebut dapat dilaksanakan pada halaman pembicaraannya.
Kebijakan hendaknya berisikan aturan dan batasan dalam bertindak yang bersifat mutlak dan dapat memiliki konsekuensi apabila dilanggar. Sementara itu, pedoman hendaknya berisikan acuan bagi praktik-praktik terbaik yang dianjurkan untuk diikuti.
Draf kebijakan atau pedoman yang belum disahkan dapat dijadikan acuan, walaupun tidak bersifat mengikat. Penetapan draf tersebut sebagai kebijakan atau pedoman resmi dapat dilakukan melalui pemungutan suara.