Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah antropologi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Kamus Istilah Antropologi
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Antr}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan antropologi: (134)

  1. abstinensi keadaan pengelakan diri dari kenikmatan, khususnya dalam hubungan seks
  2. adat bilokal pola menetap setelah menikah, untuk masa tertentu suami istri tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat suami dan untuk masa tertentu pula harus tinggal di sekitar pusat kediaman kerabat istri
  3. agresi perbuatan bermusuhan yang bersifat penyerangan fisik ataupun psikis terhadap pihak lain
  4. agriologi ilmu tentang sejarah dan adat istiadat suku primitif
  5. akal kemampuan melihat atau memahami lingkungan
  6. akomodasi penyesuaian manusia dalam kesatuan sosial untuk menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik
  7. aktivitas kebudayaan aktivitas manusia yang bernilai budaya
  8. akulturasi proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dalam suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu
  9. alat benda budaya yang dikembangkan manusia dalam usahanya memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya, sebagai penyambung keterbatasan organnya
  10. alih kebudayaan pengambilan unsur kompleks kebudayaan asing ke dalam suatu kebudayaan hingga dianggap oleh pendukung kebudayaan itu sebagai unsur kebudayaannya sendiri
  11. altruisme sikap yang ada pada manusia, yang mungkin bersifat naluri, berupa dorongan untuk berbuat jasa kepada orang lain
  12. amalgamasi pernikahan antarras atau antaretnik
  13. amitate hubungan kemenakan, yaitu antara kemenakan perempuan dan bibinya, antara anak dan saudara kandung perempuan dari ayah, antara kemenakan laki-laki dan saudara perempuan ayah
  14. anomi keadaan masyarakat yang ditandai oleh pandangan sinis (negatif) terhadap sistem norma, hilangnya kewibawaan hukum, dan disorganisasi hubungan antarmanusia
  15. antropofagi adat memakan daging manusia
  16. antropogeografi ilmu tentang hubungan antara manusia dan lingkungan geografisnya
  17. asas ultimogenitur asas warisan yang bersangkutan dengan anak termuda dari ahli waris yang telah meninggal
  18. avunkulokal adat menetap bagi pengantin baru dengan bertempat tinggal di lingkungan kediaman saudara laki-laki ibu dari pihak suami
  19. bagan gambaran secara analisis dan statistik tentang proses yang terjadi dalam alam, teknologi, dan masyarakat manusia
  20. bagan peta bagan berupa peta yang mengandung tanda-tanda yang menerangkan terjadinya suatu proses (misalnya migrasi) atau yang menggambarkan statistik penduduk, produksi, distribusi, dan sebagainya di daerah yang tercantum pada peta itu
  21. bahasa isyarat bahasa yang tidak menggunakan bunyi ucapan manusia atau tulisan dalam sistem perlambangannya
  22. bajau kelompok masyarakat yang hidup di perahu, berdiam di perairan laut atau selat sekitar pantai timur Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores
  23. bangsa kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan kebudayaan dalam arti umum, dan menempati wilayah tertentu di muka bumi
  24. bangsawan sosial golongan sosial dalam masyarakat yang memiliki hak paling banyak dalam lapangan kehidupan ekonomi, sosial, dan politik berdasarkan hukum waris
  25. banua masyarakat hukum adat, baik yang mencakupi rumah yang didiami keluarga virilokal maupun yang mencakupi keluarga, baik batih maupun yang sudah kawin (di Nias)
  26. bilokal adat menetap bagi pengantin baru untuk secara bergantian bertempat tinggal di keluarga suami atau istri
  27. cagar budaya daerah yang ditentukan oleh undang-undang untuk melindungi kelestarian hidup masyarakat dan peri kehidupannya dari bahaya kepunahan
  28. daro bagian dari rangkaian upacara kematian orang Dayak Ot Danum
  29. determinisme ekonomi konsep yang menyatakan bahwa unsur-unsur dan pembagian kekuatan ekonomi dalam suatu lingkungan kebudayaan menentukan perkembangan bentuk kehidupan sosial masyarakat yang bersangkutan
  30. determinisme geografis konsep yang menyatakan bahwa lingkungan alam dan unsur-unsurnya menentukan perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang hidup di sana
  31. determinisme kebudayaan konsep yang menyatakan bahwa tingkah laku dan kepribadian manusia ditentukan oleh kebudayaannya
  32. didong kesenian tradisional Gayo yang dimainkan dengan cara menyanyikan pantun sambil menari
  33. dolikosepalik bersifat lonjong menunjukkan indeks di bawah 75 (tentang atap kepala)
  34. dualisme ekonomi penggunaan dua sistem ekonomi secara berdampingan dalam suatu masyarakat
  35. eksogami prinsip perkawinan yang mengharuskan orang mencari jodoh di luar lingkungan sosialnya, seperti di luar lingkungan kerabat, golongan sosial, dan lingkungan permukiman
  36. eksplosi penduduk perkembangan jumlah penduduk yang sangat cepat tanpa diimbangi oleh perkembangan sarana yang memadai sehingga merusak keseimbangan ekosistem
  37. endogami prinsip perkawinan yang mengharuskan orang untuk mencari jodoh di dalam lingkungan sosialnya sendiri, misalnya di lingkungan kerabat, lingkungan kelas sosial, atau lingkungan pemukiman
  38. etnik bertalian dengan kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya; etnis
  39. etnografis berdasarkan (bersifat, secara) etnografi
  40. etnologis berdasarkan (bersifat, secara) etnologi
  41. etnopsikologi cabang antropologi yang mempelajari kepribadian suatu bangsa, peranan individunya dalam perubahan adat istiadat, dan nilai-nilai
  42. etnosida pembunuhan kebudayaan asli oleh peradaban lain
  43. fatri kelompok kekerabatan yang bersifat patrilineal atau matrilineal yang merupakan gabungan dari klan lokal
  44. fetis jimat
  45. fungsi sosial kegunaan suatu hal bagi hidup suatu masyarakat
  46. fungsionalisme teori yang menekankan bahwa unsur-unsur di dalam suatu masyarakat atau kebudayaan itu saling bergantung dan menjadi kesatuan yang berfungsi; doktrin atau ajaran yang menekankan manfaat kepraktisan atau hubungan fungsional
  47. henoteisme keyakinan kepada satu Tuhan tanpa mengingkari adanya dewa lain dan makhluk halus
  48. hipergami adat perkawinan dalam sistem kasta yang mendorong agar seorang gadis menikah dengan seorang pria dari kastanya sendiri atau dengan pria dari kasta yang lebih tinggi
  49. hominid suku yang mencakupi manusia dan makhluk mirip manusia yang telah punah
  50. homogami kecenderungan orang memilih suami atau istri dari kedudukan sosial yang sama
  51. hubungan antarindividu jaringan sosial yang terwujud karena interaksi antara individu tertentu
  52. hubungan kebudayaan kaitan di antara dua masyarakat karena adanya persamaan beberapa unsur kebudayaan
  53. hubungan resmi pranata yang terwujud karena adanya interaksi menurut adat dan norma masyarakat
  54. ilmu hukum ilmu tentang aturan, norma kehidupan masyarakat, serta adat istiadat yang dibuat oleh penguasa dalam suatu masyarakat
  55. ilmu kemanusiaan ilmu tentang hasil pikiran manusia serta hubungan antarmanusia, terutama yang tercantum dalam kesusastraan dan yang diekspresikan oleh kesenian
  56. imperialisme kebudayaan pandangan mengenai adanya kebudayaan asing yang lebih kuat yang mendominasi suatu golongan masyarakat sehingga warganya kehilangan kepribadian dan identitasnya
  57. integrasi kebudayaan penyesuaian antara unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat
  58. integrasi kelompok penyesuaian perbedaan tingkah laku warga suatu kelompok bersangkutan
  59. interpretivisme pendekatan penelitian ilmu sosial yang menekankan pentingnya sudut pandang responden daripada peneliti
  60. istilah kekerabatan istilah untuk menyebut atau menyapa orang yang terikat kepada diri sendiri karena hubungan keturunan, darah, atau perkawinan
  61. kadar jumlah hasil pengukuran dalam persentase mengenai gejala tertentu yang terdapat pada populasi tertentu dalam keadaan dan jangka waktu tertentu
  62. kampanologi kiat atau teknik membuat genta berdering
  63. kaukasoid golongan manusia yang mempunyai ciri-ciri fisik tertentu, yaitu kulit pucat, tinggi badan sedang sampai jangkung, rambut lurus sampai berombak, badan biasanya berbulu, mata biru muda sampai cokelat tua, hidung biasanya mancung
  64. kawin tukar gadis adat perkawinan yang menuntut seorang pria yang melamar seorang wanita menyediakan seorang saudara wanita dari kerabatnya sendiri untuk dikawinkan dengan seorang pria dari kerabat calon istrinya
  65. kebersihan keadaan yang menurut kepercayaan, keyakinan, akal, atau pengetahuan manusia dianggap tidak mengandung noda atau kotoran
  66. kebiasaan pola untuk melakukan tanggapan terhadap situasi tertentu yang dipelajari oleh seorang individu dan yang dilakukannya secara berulang untuk hal yang sama
  67. kebudayaan keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan yang menjadi pedoman tingkah lakunya
  68. kebudayaan asing kebudayaan yang berkembang dalam suatu wilayah atau negara yang berasal dari luar wilayah atau dari negara lain
  69. kekuatan sakti kekuatan gaib yang bersifat luar biasa yang ada di luar jangkauan akal manusia dan yang dianggap berada di dalam alam, dalam benda, dalam tumbuhan, dalam binatang, atau manusia tertentu
  70. kelas atas golongan masyarakat yang paling atas berdasarkan kekayaan atau tingkat kehidupan sosial
  71. kelas bawah golongan orang dalam masyarakat yang menduduki tingkat sosial yang terbawah
  72. kelas perkawinan kelompok sosial yang bersifat eksogam
  73. kelompok kumpulan manusia yang merupakan kesatuan beridentitas dengan adat istiadat dan sistem norma yang mengatur pola-pola interaksi antara manusia itu
  74. kelompok dominan kelompok dalam masyarakat yang mempunyai sifat-sifat lebih dibandingkan dengan kelompok lain dalam hal penguasaan atas sumber daya alam dan manusia dalam masyarakat
  75. kelompok kekerabatan kelompok yang terikat oleh hubungan darah atau perkawinan
  76. kelompok minoritas golongan sosial yang jumlah warganya jauh lebih kecil dibandingkan dengan golongan lain dalam suatu masyarakat sehingga didiskriminasi oleh golongan lain yang lebih besar
  77. kelompok pendesak kelompok yang mempunyai kekuatan tertentu sehingga dipakai oleh suatu kelompok untuk memengaruhi kelompok lain dalam percaturan politik
  78. kelompok sekepentingan kelompok yang warganya terikat karena perhatian dan kepentingan yang sama dalam kehidupan ekonomi, sosial, politik, agama, atau kesenian
  79. kelompok setara kelompok yang warganya berinteraksi, seperti dalam kelompok primer, terutama karena persamaan golongan, unsur, dan perhatian
  80. keluarga batih keluarga yang hanya terdiri atas suami, istri (suami atau istri) dan anak; keluarga inti
  81. keluarga bilateral keluarga yang didasarkan pada hubungan kekerabatan dari pihak ayah dan pihak ibu
  82. kemantapan keadaan suatu hal, gejala, atau masyarakat yang seimbang dan tidak banyak berubah karena pengaruh, baik dari dalam maupun dari luar
  83. kerabat angkat kerabat yang berdasarkan adat atau hukum tentang adopsi yang berlaku dalam suatu masyarakat
  84. kerabat kawin kerabat berdasarkan ikatan perkawinan
  85. kerabat sedarah kerabat berdasarkan hubungan darah
  86. kesadaran etnis kesadaran seseorang bahwa kebudayaan suku bangsanya berbeda dengan kebudayaan suku bangsa lain
  87. kinred berhubungan darah (tentang orang dalam kelompok kekerabatan yang batas-batasnya kabur)
  88. klan kesatuan geneologis yang mempunyai kesatuan tempat tinggal dan menunjukkan adanya integrasi sosial; kelompok kekerabatan yang besar; kelompok kekerabatan yang berdasarkan asas unilineal
  89. klan besar kelompok kekerabatan yang terdiri atas semua keturunan seorang nenek moyang yang diperhitungkan dari garis keturunan laki-laki atau perempuan
  90. komunitas desa komunitas yang bersifat kedesa-desaan
  91. komunitas kota komunitas yang bersifat kekota-kotaan
  92. konflik kebudayaan persaingan antara dua masyarakat sosial yang mempunyai kebudayaan hampir sama
  93. kontak kebudayaan proses persatuan antara kebudayaan yang berbeda karena individu yang mengembannya saling berinteraksi
  94. konvergensi kebudayaan proses perkembangan unsur kebudayaan yang sama pada dua kebudayaan atau lebih, terjadi karena difusi antara satu dan yang lain juga karena perkembangan sendiri-sendiri terlepas satu dari yang lain
  95. kosmopolitan dapat membiasakan diri dengan banyak budaya; mampu berpindah dari satu budaya ke budaya yang lain
  96. kraniometri ilmu (cabang antropologi) ragawi yang mengukur tengkorak
  97. kritomansi ilmu firasat yang mendasarkan ramalan pada pola-pola yang terbentuk oleh butir-butir gandum, padi, atau tanaman sejenis
  98. kulit berwarna ciri ras pada manusia yang tergolong bukan ras Eropa (bukan berkulit putih)
  99. lingkungan kebudayaan keadaan sistem nilai budaya, adat istiadat, dan cara hidup masyarakat yang mengelilingi kehidupan seseorang
  100. lingkungan sosial kekuatan masyarakat serta berbagai sistem norma di sekitar individu atau kelompok manusia yang memengaruhi tingkah laku mereka dan interaksi antara mereka
  101. lintasan hidup individu tahap kehidupan yang dilewati oleh setiap orang yang hidup, mulai dari pembuahan, kelahiran, masa anak-anak, dewasa, kawin, beranak, menjadi tua, dan akhirnya mati
  102. marga kelompok kekerabatan yang eksogam dan unilinear, baik secara matrilineal maupun patrilineal
  103. marga bagian daerah (sekumpulan dusun) yang agak luas (di Sumatra Selatan)
  104. markusip cara berpacaran pada malam hari (dilakukan dengan cara berbisik, si wanita di dalam rumah, sedangkan yang laki-laki di luar rumah) pada masyarakat Mandailing
  105. masa berburu masa prasejarah yang masyarakatnya hidup dengan cara berburu hewan
  106. masa bercocok tanam masa prasejarah yang masyarakatnya hidup dengan cara bercocok tanam
  107. masa lia masa tertentu yang harus ditaati oleh setiap calon ibu atau bapak, suami atau istri terhadap beberapa pantangan
  108. masa meramu masa prasejarah yang masyarakatnya hidup dengan cara mengumpulkan buah-buahan dan umbi-umbian
  109. masyarakat adat masyarakat yang hidup di suatu wilayah berdasarkan kesamaan leluhur, diatur oleh hukum adat atau lembaga adat, dan memiliki hak atas hasil dan pengelolaan wilayah mereka
  110. masyarakat bercocok tanam masyarakat yang hidup dengan cara bercocok tanam, biasanya menetap
  111. masyarakat peladang masyarakat yang hidup dengan cara berladang, biasanya berpindah-pindah
  112. masyarakat pemburu masyarakat yang hidup dengan cara memburu hewan, biasanya berpindah-pindah
  113. masyarakat peramu masyarakat yang hidup dengan cara mengumpulkan hasil tanaman nonbudidaya dengan teknologi atau peralatan sederhana, biasanya berpindah-pindah
  114. melancong kunjungan laki-laki ke rumah pacarnya yang hanya boleh bertemu melalui jeruji jendela seturut adat Betawi
  115. mengayau membunuh orang untuk diambil kepalanya (sebagai adat kebiasaan beberapa suku bangsa yang masih primitif)
  116. mobilitas gerak perubahan yang terjadi di antara warga masyarakat, baik secara fisik maupun secara sosial
  117. mobilitas ekologi gerak perubahan atau perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat yang lain
  118. moiety pembagian atas dua atau lebih dalam beberapa suku bangsa
  119. natolokal adat menetap pada pasangan pengantin baru yang tinggal terpisah, suami dan istri masing-masing tinggal di tempat kerabatnya sendiri
  120. negroid orang dengan ciri-ciri jasmani Negro
  121. nekara gendang besar terbuat dari perunggu berhiaskan ukiran orang menari, perahu, topeng, dan sebagainya, peninggalan dari Zaman Perunggu, dipergunakan dalam upacara keagamaan; kobah; nobat1
  122. nekromansi kemampuan meramalkan masa depan dengan mengadakan hubungan dengan arwah orang yang telah meninggal
  123. neolokal tempat tinggal baru yang dipilih setelah menikah, di luar pusat tempat tinggal kerabat suami atau istri
  124. patola motif hiasan pada tenunan songket
  125. pembaruan proses mengembangkan kebudayaan, terutama dalam lapangan teknologi dan ekonomi
  126. pembudayaan proses dari segala sosial budaya menjadi suatu adat atau pranata yang mantap; enkulturasi
  127. pendekatan usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti, metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian; ancangan
  128. perbudakan sistem segolongan manusia yang dirampas kebebasan hidupnya untuk bekerja guna kepentingan golongan manusia yang lain
  129. primogenetur hak anak sulung
  130. pusak harta pusaka, baik kualitas maupun kuantitasnya tidak boleh berkurang (dari daerah Timor)
  131. rasa komunitas realitas pada masyarakat kampung yang menganggap diri mereka sebagai kesatuan dan hidup begitu dekat satu sama lain sehingga mereka hampir tidak dapat menghindar dari fungsi kesatuan
  132. sepupu sejajar anak dari saudara laki-laki ayah atau anak dari saudara perempuan ibu
  133. siri sistem nilai sosiokultural kepribadian yang merupakan pranata pertahanan harga diri dan martabat manusia sebagai individu dan anggota masyarakat dalam masyarakat Bugis
  134. strategi kebudayaan langkah-langkah untuk mengarahkan, mengembangkan, menciptakan, dan bukan semata menerima warisan kebudayaan
  135. teknonim nama ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya
  136. teknonimi pemberian nama kepada ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya
  137. tersier primata yang berasal dari zaman paleosen dan eosen dan yang kini masih dapat ditemukan di Indonesia dan daerah lain di Asia Tenggara
  138. tipi tenda besar khas suku bangsa Indian, Amerika yang terbuat dari kulit bison, berfungsi sebagai tempat perlindungan
  139. tiwah bagian dari rangkaian upacara penguburan pada masyarakat Dayak Ngaju
  140. totem benda atau binatang yang dianggap suci dan dipuja (dalam paham totemisme)
  141. tukar imbang bertukar barang dengan barang atau harga yang sama nilainya atau seimbang
  142. ultimogenitur asas-asas yang berisikan ikatan yang menentukan hubungan sosial budaya antarmanusia berdasarkan asas kekerabatan
  143. utrolokal adat yang memberi kebebasan kepada pasangan pengantin baru untuk tinggal menetap di dekat keluarga suami atau istri
  144. virilokal adat bertempat tinggal atau dekat dengan keluarga laki-laki

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah antropologi"

Kategori ini memiliki 138 halaman, dari 138.