Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah geologi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Geo}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan geologi: (359) (Geologi dan Geografi)

  1. abis bagian yang paling dalam dari lautan yang mempunyai kedalaman lebih dari 400 m
  2. ablasi pemindahan bahan yang telah lapuk dari batuan induknya oleh arus air
  3. ablasi pengikisan oleh tiupan angin
  4. abrasi pengikisan batuan oleh air, es, atau angin yang mengandung dan mengangkut hancuran bahan
  5. aerograf alat untuk mengamati lapisan udara
  6. aerolit meteorit yang terutama terdiri atas mineral silikat
  7. aerologi ilmu tentang atmosfer
  8. aglomerat gumpalan batuan yang terdiri atas komponen batu bersudut, batu bulat, atau kerikil yang pekat menjadi satu karena adanya bahan perekat (misalnya tanah liat)
  9. aglomerat batuan sedimen atau batuan endapan vulkanis yang diikat oleh abu kepundan
  10. agradasi peninggian tanah karena endapan bahan yang berasal dari denudasi sungai
  11. air juvenil air yang berasal dari magma atau batuan beku yang meleleh
  12. air tanih air yang cukup dekat pada permukaan sehingga tersedia bagi akar tumbuhan
  13. akik batuan kalsedon yang tersusun berlapis-lapis dari berbagai warna
  14. akselerogram rekaman percepatan tanah saat gempa
  15. akuifer lapisan kulit bumi berpori yang dapat menahan air dan terletak di antara dua lapisan yang kedap air
  16. akuifer artesis akuifer yang airnya dibatasi oleh dasar yang relatif kedap air sehingga mendapat tekanan yang cukup untuk menaikkan air sumur ke atas puncak akuifer
  17. alas erosi permukaan tanah terendah yang dapat tererosi oleh aliran air
  18. aleksandrit batuan krisoberil berwarna kehijauan yang tampak berubah menjadi merah jika terkena cahaya
  19. aliran antara air yang bergerak lateral atau horizontal melalui zona aerasi selama atau segera setelah hujan dan mengalir ke sungai atau badan air yang lain
  20. aliran dasar aliran (debit air) yang terus menerus dalam suatu arus yang berasal dari semburan atau rembesan air tanah
  21. almandit garnet yang berwarna merah tua atau merah kecokelat-cokelatan; almandin
  22. alterasi perubahan yang terjadi pada batuan akibat pengaruh air panas (hidrotermal)
  23. altiplanasi erosi yang membentuk permukaan datar dan luas di dataran tinggi
  24. aluvium zaman geologi yang paling muda di zaman kuarter atau zaman geologi yang sekarang
  25. aluvium lempung, pasir halus, pasir, kerikil, atau butir batuan lain yang terendapkan oleh air mengalir (banjir, arus sungai, arus laut)
  26. amang kotoran yang menyerupai hasil ikutan dari bijih (seperti dari timah); tahi bijih
  27. ametis batu permata kuarsa yang tembus cahaya dengan warna yang beraneka, seperti ungu, merah, biru
  28. amigol lava beku yang berlubang-lubang membulat akibat lepasnya gas
  29. amorf tidak memiliki susunan atom (tentang bahan mineral)
  30. amplitudo selisih suhu tahunan atau suhu harian
  31. andesit batuan keras
  32. Antarktika benua yang mengelilingi Kutub Selatan, tidak berpenghuni, dan hampir seluruhnya tertutup salju
  33. antediluvium masa sebelum diluvium (zaman pleistosen)
  34. antiklin punggung lipatan kulit bumi yang berlapis-lapis
  35. antiklinal berkaitan dengan punggung lipatan kulit bumi yang berlapis-lapis
  36. antrasit batu bara yang mengalami metamorfosis menjadi arang batu keras berkilat, mengandung karbon sangat tinggi
  37. arid mengalami sedikit atau tidak ada hujan sama sekali; sangat kering atau tandus
  38. aridisol tanah kering yang terbentuk di gurun dan semigurun
  39. Arktik Arktika
  40. Arktika daerah di seputar Kutub Utara yang mencakupi Laut Arktika dan daratan pada garis 70° lintang utara
  41. arus angin barat arus dingin yang mengalir dekat Kutub Selatan yang terjadi karena angin barat bertiup terus-menerus akibat perputaran bumi
  42. arus balik arus di bawah permukaan laut yang mengalir berlawanan arah dengan arus di permukaan
  43. arus ekuatorial arus laut yang terdapat di sekitar ekuator berupa arus ekuator selatan dan utara di Samudra Atlantik
  44. arus informasi gerakan udara di stratosfer daerah lintang sedang pada sepanjang jalur arus tertentu, kecepatan angin dapat sangat tinggi (1400 km per jam) dan bergerak dari barat ke timur
  45. arus khatulistiwa arus ekuatorial
  46. arus kompensasi arus yang terdapat di antara arus khatulistiwa selatan dan arus khatulistiwa utara yang mengembalikan keseimbangan di tempat yang banyak aliran air
  47. arus laut arus yang ditimbulkan oleh perpindahan air laut akibat perbedaan kadar garam atau oleh embusan angin pada permukaan laut
  48. arus sungai arus yang terdapat pada aliran air sungai
  49. arus sungsang ekuatorial arus laut di sekitar khatulistiwa utara dan selatan (yang merupakan arus kompensasi dan bersifat panas)
  50. atrisi proses saling mengikis antara sesama pecahan batuan ketika terangkut oleh air, es, atau angin
  51. autoklastik batuan jenis breksi (sedimen mekanis), terbentuk sebagai pecahan (debris) yang membatu di tempat
  52. aven lubang tertentu di daerah kapur, dalamnya dapat mencapai 198 m (di Prancis)
  53. azimut besar sudut yang diapit oleh garis yang ditentukan dengan garis Utara-Selatan (dihitung menurut perputaran jarum jam mulai dari titik utara dengan limit 0°—360°)
  54. azimut balik sudut arah dari suatu garis dilihat menurut arah kebalikannya
  55. azoikum waktu dalam sejarah perkembangan bumi, saat belum ada kehidupan di bumi (± 800 juta sampai 300 juta tahun yang lalu)
  56. badan air kumpulan air yang besarnya, antara lain, bergantung pada relief permukaan bumi, porositas batuan pembendungnya, curah hujan, suhu, dan sebagainya, misalnya sungai, rawa, danau, laut, dan samudra
  57. banjir peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya kering) karena volume air yang meningkat
  58. barisfer seluruh inti bumi di bawah kulit bumi
  59. barisfer lapisan bumi yang terdapat di antara inti dan kulitnya; mantel bumi
  60. basal batuan beku berwarna gelap, berbutir halus, yang umumnya merupakan pembekuan lava dari gunung api
  61. basin relief permukaan bumi berbentuk baskom atau belanga; depresi yang berukuran besar; cekungan; lembah; lubuk
  62. batas penanggalan internasional garis batas yang letaknya kira-kira bertepatan dengan meridian 180° dari utara ke selatan melalui Samudra Pasifik
  63. batolit batuan beku yang ukurannya sangat besar dan permukaannya luas , umumnya mengandung granit, dan dapat meliputi daerah seluas 40 mil persegi
  64. batu giok batu alam berwarna hijau yang berupa silikat kalsium dan magnesium atau berupa silikat sodium dan aluminium; batu lumut
  65. batuan mineral atau paduan mineral yang membentuk bagian utama kerak bumi
  66. baturbenua landasan benua
  67. biofera bagian bumi yang dihuni oleh bermacam-macam bentuk kehidupan
  68. biolit batuan yang terbentuk oleh proses organik
  69. biosekuen seri lapisan tanah yang saling berhubungan, tetapi berbeda satu sama lain
  70. bohorok angin kencang yang terdapat di dataran Sumatra Utara selama musim timur laut, yang dapat menimbulkan kerusakan pada tumbuh-tumbuhan, khususnya tembakau
  71. bom gunung api bahan batuan erupsi yang terdiri atas partikel berukuran beberapa kaki yang menjadi padat ketika diembuskan oleh gunung api
  72. bongkah gumpalan batu dengan garis tengah lebih besar dari 265 mm
  73. breksia batuan yang terdiri atas komponen yang bersudut dan pekat menjadi satu
  74. bujur posisi timur atau barat suatu tempat di permukaan bumi, yang ditentukan atau diukur dengan meridian
  75. cadas lapisan tanah yang keras; batu yang terbentuk dari padatan pasir atau tanah
  76. curahan saluran presipitasi saluran
  77. danau glasial danau alami yang terbentuk dari cekungan akibat proses erosi glasial, merupakan sumber air tawar yang penting
  78. danau karst danau alami yang terbentuk dari proses erosi atau pelarutan batuan kapur oleh air hujan di wilayah batuan berkapur, hasilnya berupa cekungan yang terisi air hujan; dolin
  79. danau kawah danau vulkanis
  80. danau tektonik danau alami yang terbentuk karena proses tektonik yang mengakibatkan dislokasi lapisan batuan (seperti lipatan dan patahan)
  81. danau tektovulkanis danau alami yang terbentuk karena gabungan proses tektonik dan vulkanis
  82. danau vulkanis danau alami yang terbentuk dari hasil aktivitas gunung berapi (seperti erupsi atau letusan) yang menyebabkan keluarnya material yang dikandungnya, bekas lubang kawah yang terbuka akan terisi air yang kemudian membentuk danau; danau kawah
  83. danau vulkanotektonik danau yang dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik dari dapur magma dan aktivitas tektonik
  84. dataran abisal bagian dasar samudra yang datar, tinggi lerengnya kurang dari 1 km dengan kedalaman antara 3.000–6.000 m, dan ditempati oleh sedimen tidak padat; dataran lubuk
  85. debit air jumlah air yang dipindahkan dalam suatu satuan waktu pada titik tertentu di sungai, terusan, saluran air
  86. debris tumpukan pecahan batu atau reruntuhan akibat erosi
  87. deflasi pemindahan atau pengangkutan bahan (pasir, abu) oleh angin
  88. deformasi batuan perubahan bentuk dan ukuran pada batuan sebagai akibat dari gaya yang bekerja di dalam bumi
  89. deklinasi jarak sudut pada bola langit antara benda langit dan ekuator langit, diukur pada meridian yang melalui benda langit itu
  90. deklinasi negatif deklinasi yang terletak di belahan selatan langit, diukur mulai dari ekuator sampai ke kutub selatan langit
  91. deklinasi positif deklinasi yang terletak di belahan utara langit, diukur mulai dari ekuator sampai ke kutub utara langit
  92. delta tanah endapan berbentuk segitiga di muara sungai
  93. denudasi pengikisan lapisan atas permukaan tanah yang disebabkan oleh hujan, angin, dan salju sehingga kesuburan tanah menjadi hilang
  94. deposit batu, tanah, atau bahan padat lain yang dibawa air sungai, air laut atau gletser dari satu tempat ke tempat lain
  95. depresi daerah merosot atau tenggelam akibat terbentuknya antiklin dan sinklin pada waktu yang sama
  96. depresi pusat depresi yang luas dikelilingi oleh depresi yang lebih kecil
  97. depresi tropis depresi yang berasal dari daerah tropis
  98. depresi tropis gangguan tropis yang kecepatan anginnya lebih rendah dari 34 knot
  99. depresi utama depresi induk, tempat terjadinya beberapa depresi lain
  100. derajat satuan ukuran panjang dan lebar
  101. detritus pecahan bahan yang lepas dari permukaan batuan karena meluruh
  102. diatomit deposit kersik, terdiri atas sisa mikroorganisme tumbuhan diatom
  103. diskordans ketaksesuaian atau ketakselarasan lapisan batuan yang satu terhadap yang lain
  104. dislokasi pergeseran lapisan tanah karena gerakan tektonis
  105. dolin danau karst
  106. dolomit batu kapur yang kemasukan ion magnesium sehingga unsur kalsiumnya diganti oleh magnesium, biasa ditemukan di bawah suatu bukit batu kapur (untuk bahan batu tahan api, keramik, dan sebagainya)
  107. eflata bahan-bahan yang dihasilkan atau dikeluarkan dari letusan gunung api
  108. eksplorasi seismik aktivitas pencarian sumber daya alam berupa minyak mentah, gas alam, dan mineral di bawah permukaan bumi dengan bantuan gelombang seismik
  109. ekstrusi hal keluarnya magma atau lava ke permukaan bumi
  110. ekuator magnetis garis aklinis
  111. elektrum lakur emas dan perak
  112. elektrum lakur tembaga, nikel, dan zink
  113. eluviasi pemindahan bahan larutan ataupun suspensi dari lapisan tanah paling atas ke lapisan di bawahnya dengan cara peresapan
  114. eluvium sisa-sisa batuan yang ditimbulkan oleh kerapuhan batu di tempat
  115. eluvium pasir atau tanah halus yang diendapkan oleh angin
  116. emas epitermal emas yang terjadi dari proses gunung berapi
  117. endapan bahan lepas yang mengendap dan terhampar di dasar laut, danau, sungai, atau rawa; sedimen
  118. endapan abisal lapisan lumpur atau tanah di dasar laut pada kedalaman 2.200–5.500 m
  119. endogen berasal dari dalam; bersumber dari kekuatan di dalam bumi, seperti pembentukan gunung api
  120. energi geotermal panas yang terdapat di dalam bumi yang digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik
  121. eon kesatuan jangka waktu sepanjang satu miliar (109) tahun
  122. eosen salah satu zaman geologi (40–60 juta tahun yang lalu)
  123. epitermal berkenaan dengan panas yang berasal dari pusat gunung berapi
  124. erosi pengikisan permukaan bumi oleh tenaga yang melibatkan pengangkatan benda-benda, seperti air mengalir, es, angin, dan gelombang atau arus
  125. erupsi letusan gunung api
  126. erupsi semburan sumber minyak dan uap panas
  127. estuari perairan pantai setengah tertutup tempat air laut bertemu dengan air tawar
  128. estuari muara sungai berbentuk corong yang melebar ke arah laut karena pengaruh pasang
  129. estuari perairan terlindung yang kemasinannya berbeda dengan jelas apabila dibandingkan dengan kemasinan air laut, beberapa di antaranya mempunyai kemasinan tinggi (estuari negatif), yang ditandai dengan fluktuasi kemasinan dibandingkan dengan air payau atau danau asin yang mempunyai kadar garam tetap
  130. estuari baji garam estuari yang terbentuk dari air tawar yang mengapung karena perbedaan kadar garam antara air tawar dan air laut; estuari positif
  131. estuari dataran pesisir estuari yang terbentuk oleh banjir yang disebabkan naiknya permukaan laut
  132. estuari negatif estuari dengan penguapan yang tinggi dan masukan air tawar yang rendah sehingga air asin yang masuk pada permukaan menguap dan menjadi hipersalin, kemudian tenggelam dan mengalir keluar sebagai arus dasar
  133. estuari positif estuari dengan masukan air tawar yang besar dan penguapan yang kurang sehingga air tawar mengalir keluar sebagai arus permukaan dan air asin masuk sebagai arus dasar; estuari baji garam
  134. estuari tektonik estuari yang terbentuk oleh aktivitas tektonik yang mengakibatkan turunnya permukaan tanah yang kemudian digenangi air laut pada saat pasang
  135. felspar salah satu mineral pembentuk batuan
  136. firn salju yang telah membutir dan padat karena berbagai proses pencairan dan pembekuan ulang serta sublimasi
  137. fisiografi cabang ilmu geografi yang mempelajari suatu wilayah berdasarkan segi fisiknya, seperti garis lintang, garis bujur, posisi dengan wilayah lainnya, batuan dalam bumi, relief permukaan bumi, dan hal-hal yang berkaitan dengan laut
  138. formasi seperangkat lapisan atau strata yang memiliki ciri litologis yang sama dan mengandung sisa-sisa kehidupan (fosil) yang sama pula
  139. freatik letusan hidrotermal akibat tekanan air yang besar dari dalam bumi
  140. fumarol kawah lubang di daerah vulkanis yang mengeluarkan gas bercampur uap
  141. fyord celah sempit yang jauh masuk ke darat (sering kali bercabang atau berbentuk U) di pantai daerah pegunungan yang curam dan berbatu-batu (misalnya di pantai Norwegia)
  142. gabro batuan beku basa berwarna kehitam-hitaman
  143. gambut terbenam gambut yang terdapat di daerah genangan air pasang yang membawa lumpur, membentuk tanah yang cukup tinggi atau tebal
  144. garis agonik garis pada peta yang ditarik melalui semua tempat yang tidak mempunyai deklinasi
  145. garis aklinis garis yang menunjukkan kedudukan titik-titik di permukaan bumi yang mempunyai inklinasi magnetis bumi sama dengan nol; ekuator magnetis
  146. garis balik selatan garis 23,50° Lintang Selatan yang merupakan batas yang paling selatan lintasan semu matahari
  147. garis bujur garis khayal yang ditarik dari Kutub Utara ke Kutub Selatan (untuk menentukan lokasi suatu tempat yang ditentukan dari garis meridian nol Greenwich); meridian
  148. garis isogonik garis pada peta yang ditarik melalui semua tempat yang mempunyai deklinasi kompas
  149. garis isoklin garis pada peta yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai inklinasi magnet yang sama
  150. garis isoseismik garis yang menghubungkan titik intensitas gempa yang sama; garis lengkung tertutup di sekeliling episentrum
  151. garis kontur isohipse
  152. garis lintang garis khayal yang melingkari bumi, sejajar dengan garis khatulistiwa, baik yang ada di selatan (garis Lintang Selatan) maupun di sebelah utara (garis Lintang Utara), penting untuk mengetahui keadaan iklim dan letak geografis suatu tempat; garis paralel
  153. garis paralel garis lintang
  154. garis salju garis (batas) ketinggian tertentu yang saljunya tidak pernah cair pada musim panas atau musim kemarau
  155. garis salju tua garis atau daerah sempit yang menjadi batas antara penggundukan gletser dan daerah ablasi
  156. gas alam cair gas alam yang dicairkan sehingga mudah diangkut
  157. gelombang pasang gerakan yang menggelembung pada permukaan laut dan menimbulkan gempuran dahsyat di tepi pantai
  158. gemologi cabang geologi tentang seluk-beluk batu permata
  159. gempa guncangan; gerakan (bumi)
  160. gempa peristiwa alam berupa getaran atau gerakan bergelombang pada kulit bumi yang ditimbulkan oleh tenaga asal dalam; gempa bumi
  161. gempa tektonik gempa yang berkaitan dengan (disebabkan oleh) pergeseran tanah
  162. gempa vulkanik gempa yang disebabkan oleh gunung berapi
  163. genesis asal mula pembentukan batuan atau mineral
  164. geodinamik berkaitan dengan geodinamika
  165. geodinamika cabang geologi tentang proses yang terjadi pada lapisan atau bagian dalam bumi dan gaya-gaya yang bekerja di dalamnya
  166. geodinamo proses kinesis perubahan cairan perut bumi menjadi energi magnetis
  167. geognosi pengkajian struktur bumi
  168. geografi fisik cabang ilmu geografi tentang ciri-ciri dan sifat-sifat permukaan bumi, atmosfer, iklim, dan sebagainya
  169. geografi maritim cabang geografi tentang permukaan bumi, khususnya yang berkaitan dengan lautan, daratan yang berbatasan langsung dengan penduduknya, dan hubungan timbal balik antara penduduk dan lingkungan laut itu
  170. geokronometri pengukuran umur batuan, mineral, dan rangkaian batuan atau peristiwa, seperti letusan gunung berapi
  171. geosfer bagian terpadat bumi yang sebagian besar kandungannya merupakan bebatuan dan regolit
  172. geosinklin penurunan berupa cekungan yang panjang dan luas dalam kerak bumi yang terjadi karena akumulasi deposit sedimen yang tebal
  173. girasol batu opal berwarna bara
  174. gisik jalur yang agak miring di tepi laut yang terentang di antara garis muka laut rendah dan medan yang sudah bercorak lain (tebing curam dan sebagainya)
  175. glasiolog peneliti es
  176. gletser lapisan besar es yang bergerak turun perlahan-lahan di lereng gunung atau di dataran
  177. gradasi penyusutan dan perataan bumi yang disebabkan oleh peristiwa erosi, pengangkutan, dan pengendapan
  178. gravimeter alat untuk mengukur gaya tarik bumi
  179. gravitasi kekuatan (gaya) tarik bumi
  180. gravitasi proses gaya tarik bumi
  181. gravitasi gaya berat suatu benda
  182. habitat tempat kediaman atau kehidupan tumbuhan, hewan, dan manusia dengan kondisi tertentu pada permukaan bumi
  183. helektit stalaktit berbentuk seperti bunga karang terbalik
  184. hemisfer belahan bumi (bagian utara dan selatan) menurut garis khatulistiwa
  185. hialit jenis batu opal yang tidak berwarna
  186. hidrotermal berkaitan dengan air panas yang biasa dipakai dalam pembentukan logam melalui pemanasan (dengan cairan panas yang naik dari magma yang mendingin)
  187. hipogen terbentuk (terjadi) dari pembekuan magma pijar jauh di bawah tanah, misalnya plutonik
  188. holosen periode geologis sesudah pleistosen terakhir, ditandai oleh susutnya es di daerah kutub dan pegunungan tinggi, naiknya permukaan air laut, dan terjadinya pengendapan; aluvium
  189. horizon cakrawala
  190. hujan darah endapan cair berwarna merah yang turun dari udara dan memberi bekas merah pada tanah yang disebabkan oleh partikel yang terdapat di dalam butir air hujan dan berasal dari daerah gurun
  191. hujan ekuinoks hujan yang turun secara teratur di sebagian besar daerah khatulistiwa pada saat-saat daerah itu mengalami siang dan malam hari yang sama panjangnya
  192. iktiolit ikan yang telah punah dan memfosil
  193. inklinasi penyimpangan kedudukan sumbu bumi terhadap bidang datar sebesar 23,5 dan membentuk bidang ekliptika
  194. interglasial terjadi atau terbentuk di antara dua waktu glasial, yaitu ketika lapisan es hanyut dari kedua daerah kutub yang tertutup es dan terjadi perubahan iklim dengan meningginya permukaan laut
  195. intertidal daerah antara pasang tertinggi dan surut terendah di pantai
  196. intrusi penerobosan magma ke dalam batuan atau di antara batuan lain; perembesan air laut dan sebagainya ke dalam lapisan tanah sehingga terjadi percampuran air laut dengan air tanah
  197. isobat garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama kedalaman lautnya
  198. isoflor garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai flora yang sama
  199. isohalin garis pada peta yang menghubungkan tempat atau laut yang mempunyai kadar garam yang sama
  200. isohiet garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai jumlah curah hujan yang sama dalam satu periode
  201. isohipse garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama tinggi di atas permukaan laut
  202. jadayat garis lintang selatan bumi (23½ derajat)
  203. jura zaman kedua dalam masa Mesozoikum (antara 180 dan 185 juta tahun yang lalu)
  204. kabut uap air sebagai hasil kondensasi yang masih dekat dengan tanah yang terjadi karena peristiwa pemanasan atau pendinginan udara, biasanya menyebabkan jarak pandang di permukaan bumi berkurang
  205. kadar air nisbah yang dinyatakan dalam persentase antara air dalam tanah, batuan (jenuh atau tidak jenuh) dan jumlah volume atau bobot percontoh
  206. kaksa bijih timah yang terdapat di dasar lembah
  207. kaldera kawah gunung berapi yang sangat luas, terjadi karena peledakan atau runtuhnya bagian puncak gunung berapi
  208. kambrium zaman geologi tertua dalam masa Paleozoikum (550–600 juta tahun yang lalu)
  209. kancah apung kancah penguap yang terapung di air
  210. kancah benam kancah penguap yang terbenam di dalam tanah
  211. karbonado intan yang berwarna hitam (dipakai untuk memotong kaca atau sebagai mata bor); intan hitam; intan karbon
  212. karst daerah yang terdiri atas batuan kapur yang berpori sehingga air di permukaan tanah selalu merembes dan menghilang ke dalam tanah (permukaan tanah selalu gundul karena kurang vegetasi)
  213. kawah bagian puncak gunung berapi berbentuk lekukan besar yang dilewati bahan letusan
  214. kecubung batu kuarsa, warnanya bervariasi dari warna cerah sampai gelap, digunakan sebagai batu mulia
  215. kemerosotan tanah proses erosi secara geologi yang dapat terjadi tanpa campur tangan manusia
  216. kerak bumi kulit bumi terluar yang keras; lapisan terluar bumi yang padat
  217. kerakal endapan batuan bulat dengan garis tengah antara 10–15 mm
  218. kerikil endapan batuan yang komponennya bulat, biasanya bercampur dengan tanah liat dan pasir
  219. kerpubesi senyawaan besi dan belerang (menyerupai emas)
  220. klasifikasi lahan klasifikasi unit tanah berdasarkan karakteristik kesesuaian relatif dalam beberapa penggunaan tertentu
  221. klimatologi ilmu tentang sebab terjadinya, ciri, dan pengaruh iklim terhadap bentuk fisik dan kehidupan di berbagai negeri yang berbeda; ilmu tentang iklim
  222. klimograf sajian grafis mengenai perbedaan pelbagai jenis iklim
  223. klimosekuen rangkaian tanah yang berbeda satu sama lain, terutama disebabkan oleh iklim yang merupakan faktor pembentuk tanah
  224. klinometer alat untuk mengukur ketinggian atau kemiringan lereng gunung, bagian bangunan, dan sebagainya
  225. koluvium pecahan batu dan bahan tanah yang terhimpun dalam dasar lereng yang curam karena hukum gaya tarik (gravitasi)
  226. konfigurasi bentuk horizontal dan vertikal bagian bumi
  227. konglomerat batuan sedimen yang dibangun oleh kerakal bundar atau pecahan batuan; bergaris tengah lebih dari 4 mm dan yang tersemen, membentuk massa yang padu
  228. konsistensi ketahanan suatu material terhadap perubahan bentuk atau perpecahan
  229. konsistensi derajat kohesi atau adhesi massa tanah
  230. konveksi gerak udara, air, atau cairan lain dengan arah vertikal
  231. koregistrasi penyelarasan terhadap beberapa citra radar karena terjadi distorsi yang menyebabkan pergeseran pada data citra
  232. krisoberil batu permata hijau kekuningan dengan susunan kimia berilium silikat
  233. kristal unsur pembentukan batuan yang atomnya tersusun dan terikat oleh kekuatan intermolekuler sehingga menjadi padat
  234. kronosekuen rangkaian tanah yang sifatnya berdekatan, tetapi berbeda satu dengan yang lain akibat pengaruh waktu sebagai faktor pembentuk tanah
  235. kuarter zaman geologi terakhir (keempat), meliputi dua hingga tiga juta tahun terakhir dari sejarah bumi
  236. lading ladu2
  237. ladu abu panas gunung api yang dibawa angin, dan membahayakan bagi kehidupan yang dilaluinya; awan panas; lahar; lading3
  238. laguna danau air asin dekat pantai yang dahulu merupakan bagian laut (yang dangkal), yang karena peristiwa geografi terpisah dari laut
  239. lahar dingin endapan bahan lepas (pasir, kerikil, lapili, bongkah batu, dan sebagainya) di sekitar lubang kepundan gunung api yang bercampur air hujan dan meluncur memasuki lembah dan sungai (ketika hujan turun); lahar hujan
  240. lakolit batuan beku berbentuk kubah, terbentuk di antara dua lapisan batuan sedimen yang lebih tua karena intrusi magma
  241. lakustrin berkenaan dengan danau atau tumbuh (terbentuk) dalam danau
  242. lalang endapan permukaan yang dihasilkan oleh arus air atau arus udara
  243. lalang es gerakan badan (gugus) es dalam danau atau waduk, yang disebabkan oleh angin atau arus
  244. langgah lubang dalam di daerah kapur tempat air masuk ke bawah permukaan tanah; ponor
  245. lantung kotoran, endapan, atau lumpur yang mengandung minyak
  246. lapili bahan hasil letusan gunung api berupa butiran bergaris tengah 2–50 mm, terdiri atas kepingan lava berongga yang kaku atau membundar
  247. lapisan akuifer lapisan kulit bumi yang menahan air, berpori, terletak di antara dua lapisan kedap air
  248. laterit tanah yang kemerah-merahan yang mengandung batu bara, zat besi, aluminium, dan sebagainya
  249. latosol larutan tanah tropis yang berwarna merah dan kuning yang memiliki kandungan tanah liat lebih dari 60%
  250. lawina tumpukan salju atau massa bahan (batu, tanah, dan sebagainya) yang karena gaya gravitasi pada lereng pegunungan runtuh secara mendadak
  251. lawina dasar lawina yang terdiri atas salju, es, dan puing es yang turut runtuh
  252. lawina serbuk lawina yang terdiri atas salju yang gembur dan halus
  253. lempeng bagian kulit bumi (dengan ketebalan antara 50 dan 250 km) yang hampir tegar, tetapi masih dapat bergerak
  254. lempung partikel tanah yang garis tengahnya 0,005 mm
  255. lempung batuan berwarna, terutama terdiri atas butir halus silikat alumina berair sebagai hasil pelapukan batuan felspar dan batuan silikat alumina lain
  256. lereng benua bagian benua di bawah permukaan laut yang berbentuk lereng, mulai dari ujung landaian benua sampai dataran abisal
  257. lingkar bumi lingkaran keliling bumi yang terpanjang; lingkar khayal yang ditarik mengelilingi bola bumi tepat di pertengahan antara Kutub Utara dan Kutub Selatan; lingkaran ekuator
  258. lintang garis atau lingkaran yang dibuat dari arah timur ke barat pada peta bumi dan globe sebagai salah satu ordinat untuk menentukan letak tempat pada permukaan bumi
  259. lintang selatan koordinat untuk menentukan tempat suatu titik pada suatu bulatan yang merupakan jarak lengkung dan terletak di sebelah selatan garis ekuator yang ditarik pada bulatan itu
  260. lintang utara koordinat untuk menentukan tempat suatu titik pada suatu bulatan yang merupakan jarak lengkung dari titik tersebut dan terletak di sebelah utara garis ekuator
  261. lipatan peristiwa terjadinya pergeseran pada permukaan bumi yang menjadikan permukaan bumi melekuk atau melipat
  262. litifikasi proses perubahan material sedimen menjadi batuan sedimen yang padat
  263. litosfer lapisan batuan yang menjadi kulit atau kerak bumi
  264. lubang langgak tempat air menghilang di daerah batu gamping
  265. mafik berkaitan dengan mineral berwarna gelap atau batuan yang kandungan magnesium dan besinya tinggi
  266. magma lelehan batuan pada kerak bumi yang sangat panas
  267. magnetit bijih besi hitam yang mempunyai sifat magnet
  268. mantel bagian terbesar dari lapisan kulit bumi yang terdapat di antara inti dan kerak bumi
  269. mantel lapisan batuan lepas pada permukaan bumi yang merupakan bahan dasar bagi pembentukan tanah
  270. margalit tanah yang mengandung batuan kapur
  271. meander kelokan sungai yang terdapat di sepanjang alirannya sebagai akibat pengikisan dan pengendapan
  272. medan batas sentuhan antara dua massa udara yang berbeda keadaannya
  273. medan dingin daerah pertemuan massa udara yang timbul ketika massa udara dingin menyusup di bawah massa udara panas sehingga massa udara panas terangkat, lalu mengalami kondensasi, membentuk awan, dan dapat mengakibatkan turunnya hujan
  274. medan panas daerah pertemuan massa udara yang timbul ketika massa udara panas mendesak massa udara dingin sehingga massa udara panas terangkat, lalu mengalami kondensasi, membentuk awan, dan dapat mengakibatkan turunnya hujan
  275. mengindra mengukur berbagai sifat fisik benda dengan cara tidak menyentuhnya
  276. meridian lingkaran khayal pada permukaan bumi, dibuat pada peta dan bola dunia sebanyak 180 buah dengan jarak satu derajat antara satu dan lainnya, yang berpotongan dari kutub utara dan kutub selatan, digunakan untuk menetapkan letak tampak pada permukaan bumi dengan arah timur-barat satuan derajat; garis bujur
  277. meridian geografis garis khayal yang melalui titik tertentu pada permukaan bumi yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan bumi
  278. Mesolitik Mesolitikum
  279. mesolitikum masa peralihan dalam Zaman Batu (prasejarah) antara Paleolitikum (Zaman Batu Tua) dan Neolitikum (Zaman Batu Baru)
  280. mesometeorologi cabang meteorologi tentang keadaan meteorologi dalam skala menengah, luas wilayah, biasanya hanya beberapa puluh kilometer persegi
  281. mesozoikum kala tengah dalam sejarah perkembangan bumi beserta segala hal yang hidup di bumi, kira-kira 200 juta sampai 65 juta tahun yang lalu
  282. metamorfisme perubahan struktur batuan oleh pengaruh luar (misalnya panas, dingin, basah, kering)
  283. mikrokristalin butiran kristal yang sangat halus sehingga tidak dapat dibedakan, berukuran kurang dari 1 mm
  284. mineral besi mineral yang sebagian besar komposisinya mengandung besi
  285. mineral liat mineral berkristal yang didapatkan dalam tanah atau endapan kerak bumi
  286. monoklinal mempunyai atau berkaitan dengan inklinasi wajib tunggal
  287. monolit bongkahan batu besar yang sering kali berbentuk (atau dibentuk menjadi) pilar atau tugu
  288. morfografi aspek geomorfologi yang menyatakan bentuk dan ukuran dari suatu ketampakan di permukaan bumi, misalnya bentuk lereng cembung, bentuk lembah seperti huruf V
  289. morfologi struktur luar dari batu-batuan dalam hubungan dengan perkembangan ciri topografis
  290. morfometri aspek geomorfologi yang menyatakan ukuran dari ketampakan, misalnya kemiringan lereng sebesar 15%, panjang lereng 10 meter
  291. napal batuan yang terdiri atas lempung dan kalium-karbonat
  292. nefrit batu mulia yang bening atau buram, ada yang hijau muda, hijau tua, atau cokelat; batu giok
  293. neozoikum kala termuda dalam sejarah perkembangan bumi beserta segala hal yang hidup di bumi kira-kira mulai 70 juta tahun yang lalu sampai sekarang
  294. nimbostratus lapisan awan yang keabu-abuan, sering gelap diiringi hujan air atau salju yang terus-menerus dan umumnya sampai ke permukaan tanah, lapisan ini cukup tebal sehingga menutupi matahari
  295. oolit batuan yang terdiri atas butiran bulat kecil, biasanya dari gabungan kalsium karbonat
  296. ozokerit lilin mineral berwarna cokelat tua yang mengandung bahan mineral dan minyak
  297. paleofitik periode masa sejarah geologi antara perkembangan ganggang dan munculnya paku-pakuan untuk yang pertama kali
  298. paleogeografi penyelidikan geografis tentang zaman lampau
  299. paleoklimatologi ilmu tentang iklim sepanjang masa sejarah geologi bumi
  300. paleolimnologi ilmu tentang sejarah geologi dan perkembangan danau atau laut pedalaman
  301. Paleolitikum zaman purba yang berlangsung dari 750.000 tahun sampai dengan 15.000 tahun yang lalu, ditandai oleh pemakaian alat-alat serpih; Zaman Batu Tua
  302. paleosinekologi ilmu tentang ekologi populasi atau komunitas fosil
  303. paleosoenosis himpunan makhluk fosil yang merupakan suatu komunitas terpadu dalam sejarah geologi
  304. paleosol tanah fosil yang terbentuk di bawah pengaruh keadaan lingkungan masa purba dan dapat dikenali dari morfologi profilnya
  305. paparan dasar laut yang datar dan dangkal
  306. parga daerah yang tertutup kapur
  307. pasir karang deposit yang terbentuk di sekitar koloni organisme karang, terdiri atas fragmen “rumah” karang
  308. pasir kuarsa pasir yang mengandung kuarsa atau silika; pasir silika; pasir putih
  309. pasir malang pasir yang berasal dari lava gunung berapi, berongga halus, ringan, dan berpori
  310. pasir putih pasir kuarsa
  311. pasir silika pasir kuarsa
  312. pasir vulkanik pasir yang mengandung material vulkanis
  313. pelepasan pengurangan atau penghilangan awan, baik secara alami maupun secara buatan
  314. pembalikan percampuran air danau secara menyeluruh yang terjadi jika pelapisan tanah hilang dari air
  315. penampang seismik rekaman yang diperoleh dari survei eksplorasi seismik
  316. pendepositan proses terjadinya deposit
  317. pengendapan peletakan bahan padat yang terbawa dari tempat jauh oleh sungai, angin, gletser, air laut
  318. pengikisan situasi saling mengikis; erosi
  319. penginti yang menjadikan sebagai inti
  320. perairan darat kumpulan air yang terdapat di daratan, seperti sungai, danau, rawa, dan air tanah
  321. perairan laut wilayah permukaan bumi yang tertutupi oleh air asin
  322. perairan payau perairan yang mengandung campuran antara air asin dan air tawar
  323. perairan tawar wilayah permukaan bumi yang tertutupi oleh air tawar
  324. perairan terbuka perairan yang luas dan tidak terlindungi oleh tumbuhan
  325. perairan teritorial perairan sejauh jarak tertentu dari pantai, ditetapkan oleh satu negara untuk dijadikan bagian daerah kekuasaannya
  326. perbukitan daerah berbukit-bukit dengan relief yang besar yang ketinggiannya kurang dari 600 m
  327. percepatan tingkat pertambahan kecepatan, biasanya dicatat dalam gravitasi (G), kecepatan jatuh ke bumi setiap benda dalam keadaan hampa udara (sekitar 32 kaki/detik)
  328. perintian kegiatan untuk memperoleh percontoh berbentuk inti, dilakukan dengan menggunakan alat bor
  329. perlit (bahan) gelas vulkanis
  330. perlit batu silika yang dipanaskan dengan suhu tinggi, memiliki daya serap air cukup tinggi, biasa digunakan sebagai media tanam
  331. persekat lapisan, formasi, atau kelompok formasi yang jenuh, yang melepaskan sedikit air ke selokan, sumur, mata air, dan rembesan
  332. peta geologi sistematik peta yang berisi data geologis
  333. peta geologi tematik peta geologi yang berisi informasi potensi sumber daya mineral, energi, air tanah, bentang alam, dan kerawanan bencana
  334. peta geologis peta yang memuat data dan informasi geologi suatu daerah atau wilayah
  335. petrofisika ilmu tentang karakteristik fisik dan perilaku batuan
  336. petrogenesis asal, formasi, dan sejarah batuan
  337. petroglif gambar prasejarah yang dibuat pada batuan
  338. petrografik berkaitan dengan petrografi
  339. petrologi ilmu tentang asal muasal, sejarah terjadinya bentuk, komposisi kimia, dan klasifikasi batuan
  340. piroksen salah satu mineral pembentuk batuan (umumnya berwarna gelap)
  341. plagioklas salah satu mineral pembentuk batuan (warnanya keputih-putihan)
  342. plaser endapan tanah atau batu kerikil yang berisi bagian-bagian kecil dari emas, platina, dan sebagainya yang dapat didulang
  343. plato dataran tinggi yang luas dengan lembah dan bukit di sana sini akibat pengikisan
  344. pleistosen kala terakhir periode geologis yang disebut zaman es, yaitu pada waktu daerah-daerah dekat kutub dan pegunungan tinggi diliputi lapisan es; bagian awal dari zaman kuarter; zaman diluvium
  345. pleistosen batu-batuan yang berasal dari zaman itu
  346. pleistosen zaman dalam sejarah perkembangan kulit bumi kira-kira dua juta tahun yang lalu sampai sekarang
  347. plintit jenis lempung merah
  348. pliosen zaman dalam sejarah perkembangan kulit bumi, kira-kira 16 juta sampai dengan 4 juta tahun yang lalu
  349. pliosen bagian akhir dari zaman tersier
  350. pliosen batu-batuan yang berasal dari zaman tersier
  351. plutonik terbentuk dari pembekuan magma pijar dalam perut bumi
  352. porfiria batuan beku terdiri atas kristal ukuran sedang atau besar yang tertata dalam matriks butiran halus
  353. poros bumi garis yang bersifat khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan tempat bumi berputar pada posisi yang tetap
  354. posibilisme teori yang menyatakan bahwa meskipun lingkungan telah menetapkan kendala atau batasan tertentu, tetapi budaya ditentukan oleh kondisi sosial
  355. presipitasi proses pengendapan, baik dari dalam larutan maupun dari udara permukaan ke permukaan bumi
  356. rambun hujan yang jatuh berupa butiran es dengan garis tengah antara 5–50 mm atau lebih, baik secara lepas maupun dalam kumpulan yang berbentuk gumpalan tidak teratur
  357. regresi penyusutan luas (air) laut yang disebabkan oleh faktor tertentu
  358. rekristalisasi proses pengkristalan kembali suatu mineral dari larutan kimia yang berasal dari pelarutan sedimen
  359. remah konsistensi tanah yang bersifat mudah pecah
  360. retas tubuh batuan beku yang menerobos dengan memotong batuan lain
  361. rijang batuan keras dan pejal terdiri atas asam (biasanya terdapat dalam batu gamping dipakai untuk pemantik api)
  362. rongga pori tanah rongga yang terdapat di antara partikel tanah
  363. sabo sistem pengendalian erosi, sedimentasi, banjir lahar, dan tanah longsor
  364. salinisasi proses berakumulasinya garam yang terlarut di dalam tanah
  365. sedimen benda padat yang diendapkan oleh air atau es
  366. sedimenter terbentuk atau terjadi karena endapan, seperti batu kaporit, batu pasir, dan sebagainya yang merupakan karang sedimenter
  367. sembul bongkaran kerak bumi yang terangkat (bentuknya memanjang yang pada sisinya dibatasi sesaran)
  368. serpih batuan berasal dari endapan tanah liat (mudah pecah)
  369. sesaran rengkahan atau retakan pada kulit bumi yang terjadi akibat gaya endogen yang menekan dari dalam bumi; rekahan yang terjadi akibat pergeseran dua sisi yang satu terhadap yang lain
  370. sial lapisan batuan atas kerak bumi yang kaya akan silika dan alumina, dapat menghasilkan magma granit; lapisan granit; silika alumina
  371. silt sedimen yang diendapkan oleh air
  372. sima lapisan bawah kerak bumi, terdiri atas batuan yang kaya akan silika dan magnesia, merupakan sumber untuk magma basal; silika magnesia
  373. singkapan bagian batuan yang tampak di permukaan bumi
  374. singkapan bagian formasi batuan bijih atau bahan galian berharga yang dekat ke permukaan, biasanya tersingkap atau tertutup oleh lapisan penutup yang tipis
  375. sinklin lembah lipatan dari lapisan kulit bumi
  376. sirke lembah yang agak curam berbentuk tempayan di lereng gunung bekas tempat gletser
  377. skala Richter skala yang digunakan untuk memperlihatkan besarnya kekuatan gempa
  378. skala waktu geologi sistem waktu kronologis yang digunakan untuk menjelaskan waktu dan hubungan antarperistiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi, ditampilkan dalam bentuk tabel periode geologi
  379. solum bagian atas tanah yang sebagian besar telah mengalami pelapukan
  380. stratigrafi geologi yang menelaah tentang lapisan batuan
  381. stratigrafi susunan lapisan batu-batuan dalam kulit bumi
  382. stratum lapisan batuan atau tanah yang setiap lapisannya dapat dibedakan satu dari yang lain karena proses pembentukannya, umurnya, susunannya
  383. stratum lapisan batuan sedimen yang dapat dibedakan dengan jelas dari lapisan di atas dan di bawahnya melalui ciri-cirinya yang khas (komposisi, fosil) dalam keadaan aslinya, dan yang selalu bersifat horizontal
  384. subirigasi sistem saluran pengairan di bawah tanah
  385. subirigasi bagian dari suatu sistem saluran pengairan yang lebih besar
  386. sumbu bumi garis lurus dari titik Kutub Utara ke titik Kutub Selatan; poros bumi
  387. sumur bangunan hidraulis berupa lubang yang digali ke dalam bumi yang memungkinkan penyadapan air secara ekonomis dari akuifer
  388. sumur artesis sumur artois
  389. superbenua daratan tunggal yang sangat luas yang menurut hipotesis merupakan gabungan dari seluruh lempeng benua yang ada sekarang
  390. survei aeromagnetik survei yang dilakukan dari atas udara, biasanya digunakan untuk mengetahui titik-titik eksplorasi bahan tambang dan untuk membuat peta geologis
  391. tabir udara metode untuk menahan meluasnya tumpahan minyak di lautan dengan cara menyalurkan udara melalui pipa sehingga air terdorong ke atas dan mencegah ikan memasuki perairan yang tercemar
  392. talam tampung daerah penampungan air hujan yang jatuh di daerah itu, kecuali sebagian air yang hilang karena penguapan, yang membentuk sungai yang mengalirkan air itu ke danau atau laut
  393. tanah genting tanah sempit yang menghubungkan dua bagian daratan yang lebih luas
  394. tanah kritis tanah yang mengalami erosi secara parah dan menuju ke ketandusan
  395. tektit butiran mirip kaca yang diduga berkaitan dengan meteorit
  396. tektogenesa terjadinya pergeseran tempat batuan di dalam bumi
  397. tektonik proses gerakan pada kerak bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, retakan, patahan sehingga berbentuk tinggi rendah atau relatif pada permukaan bumi
  398. teraformasi proses modifikasi hipotetis yang dilakukan secara sengaja terhadap atmosfer, temperatur, ekologi atau topografi permukaan agar serupa dengan biosfer bumi sehingga dapat dihuni oleh manusia
  399. terumbu dangkalan di laut (yang tidak terlalu luas), terjadi dari gundukan batuan, seperti gamping atau koral, sering kelihatan apabila air surut
  400. tras tanah yang berasal dari letusan gunung api, dapat dipakai untuk bahan semen yang dicampur dengan kapur
  401. tukun batu (karang) di bawah permukaan air laut (tidak kelihatan sehingga berbahaya untuk kapal)
  402. virga hujan yang turun sedikit sekali dan menguap sebelum sampai ke bumi
  403. xenolit potongan batuan di dalam batuan jenis lain
  404. zaman tersier zaman sebelum kuarter yang meliputi 65 juta tahun sebelum Masehi
  405. zona afotik zona laut yang paling dalam, gelap gulita sepanjang waktu, umumnya mempunyai kedalaman lebih dari 1.000 m
  406. zona disfotik zona laut bagian tengah yang redup sehingga sulit untuk terjadi fotosintesis
  407. zona intertidal area antara zona pasang tertinggi dan surut terendah

Subkategori

3 subkategori di kategori ini ditampilkan berikut ini. Terdapat 3 subkategori seluruhnya dalam kategori ini.

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah geologi"

Kategori ini memiliki 200 halaman, dari 292.

(halaman sebelumnya) (halaman selanjutnya)
(halaman sebelumnya) (halaman selanjutnya)