Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah pelayaran

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Lay}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan pelayaran:

  1. abang tempat mengikat kemudi bagian atas
  2. acang perkakas kecil untuk menunjukkan keadaan air dalam ketel dan sebagainya
  3. aci-aci kayu panjang untuk menggulung layar
  4. agil bagian kapal
  5. agon garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang variasinya nol
  6. ahli mesin kapal perwira bagian mesin kapal niaga yang tugasnya menjalankan, merawat, dan memperbaiki semua mesin di kapal
  7. air balas air laut atau air tawar yang diisikan ke kapal untuk tujuan keseimbangan kapal; air tolak bara
  8. air perbani saat antara timbulnya arus air pasang dan arus air surut; air tenang
  9. air tenang air perbani
  10. akomodasi kamar atau ruang tempat tinggal awak kapal atau penumpang kapal
  11. alas dalam pelat yang menutup sisi dalam dasar berganda dari kapal
  12. altar tangga pada dok gali yang digunakan untuk naik turun ke dan dari lantai dok
  13. andang-andang kayu di tiang perahu (kapal) untuk menggantungkan layar
  14. angguk nama tali pada perahu
  15. angin buritan gerakan udara yang bertiup dari belakang, sejalan dengan arah perahu
  16. angin darat angin yang bertiup dari darat ke laut yang terjadi pada malam hari
  17. angin ekor duyung angin yang bertiup dari berbagai arah
  18. angin gunung-gunungan gerakan udara yang besar
  19. angin haluan angin yang bertiup dari arah depan berlawanan dengan arah gerakan perahu; angin sakal
  20. angin paksa gerakan udara yang baik untuk berlayar
  21. angin sakal angin haluan
  22. angin sangat kencang angin yang kecepatannya lebih dari 26 knot
  23. angin sedang angin yang kecepatannya antara 13–16 knot (mil per jam)
  24. angin sejajar angin haluan atau angin buritan
  25. angin sendalu angin yang sedang, yang tidak terlalu kencang
  26. angin sepoi kuat angin yang kecepatannya antara 9–12 knot (mil per jam)
  27. angin sepoi lemah angin yang kecepatannya antara 6–8 knot (mil per jam)
  28. angin sepoi sedang angin yang kecepatannya antara 13–19 knot (mil per jam)
  29. angin sepoi segar angin yang kecepatannya antara 17–21 knot
  30. angin timba ruang angin kencang dari arah sisi perahu
  31. angin timur laut angin yang arah utama datangnya dari timur laut
  32. anja tali besar untuk menaikkan atau menurunkan layar
  33. anjing-anjing alat untuk menggulung layar (pada perahu)
  34. anjung-anjung panggung di buritan perahu
  35. anjung-anjung panggung di kapal tempat memberi aba-aba
  36. apung-apung badan baling-baling (semacam baling-baling kecil yang dipasang di bagian ujung topdal yang ditarik) yang akan berputar selama kapal melaju dan putarannya diteruskan ke roda penerus serta ke piringan penunjuk jarak
  37. baba tikus
  38. baco kuli bongkar muat yang dibawa kapal untuk melaksanakan pembongkaran atau pemuatan di pelabuhan yang tidak mempunyai atau menyediakan kuli sendiri
  39. baksi layar penyorong, dipasang pada tiang belakang
  40. bal bungkusan yang terbuat dari bahan lunak, tidak kaku, berbentuk kotak
  41. bam kayu (papan, balok) tumpuan kemudi atau tiang pada kapal atau perahu
  42. bari papan penutup lubang palka (pada perahu)
  43. baringan benda-benda di darat, laut, dan angkasa yang terlihat dari kapal yang dapat diukur dan ditentukan posisinya untuk menetapkan posisi kapal itu sendiri
  44. batang layar kayu yang dipasang untuk penghubung tiang dengan ujung layar
  45. berguling jangkar lengkung bibir luar ulup jangkar untuk menahan gesekan
  46. berperai-perai membelokkan (kapal dan sebagainya) ke kiri dan ke kanan; membuang perai
  47. bertahar berlayar terus (dalam angin ribut dan sebagainya)
  48. bilga bagian kapal yang berada di dalam air (di tengah-tengah, antara tingkat atas dan tingkat bawah)
  49. bilga tempat penampungan cairan (air, minyak) untuk menjaga agar ruangan tertentu, misalnya palka, kamar mesin tetap kering
  50. biro klasifikasi badan usaha jasa untuk menetapkan klasifikasi kapal, terutama yang menyangkut keselamatan konstruksi kapal
  51. blok kontrol
  52. blok muat blok yang dipasang pada ujung batang pemuat yang digunakan untuk menarik dan mengatur tali
  53. bola jangkar benda berbentuk bola yang harus dipasang atau diperlihatkan pada waktu kapal melabuhkan jangkar di siang hari
  54. bosman awak kapal yang tugasnya memimpin awak kapal bawahan bagian dek; serang3; bosun
  55. bosun bosman; serang3
  56. boya bui di laut
  57. boyo-boyo balok melintang yang dipasang pada mulut palka kapal yang digunakan untuk menempatkan penahan tutup palka
  58. buaya-buaya lunas perahu
  59. buaya-buaya balok pada lunas tempat menegakkan tiang perahu
  60. bubut tali bubut
  61. cakar setan penahan rantai jangkar berbentuk kait untuk mencegah jatuhnya rantai jangkar selama pelayaran, terutama dalam cuaca buruk
  62. cakil batang kayu yang berkait untuk melilitkan ujung tali pada benda tersebut
  63. cakrawala angkasa lingkaran besar di bola langit yang terbentuk pada perpotongan bola langit dengan bidang datar yang melalui pusat bumi, dan tegak lurus terhadap garis antara zenit dan nadir
  64. cakrawala maya garis pertemuan antara bumi dan langit yang terlihat secara visual
  65. ceruk rantai tangki atau ruangan di bagian belakang atau buritan kapal, biasanya digunakan sebagai tangki bilas atau tangki air tawar
  66. cikar berbelok; berganti haluan
  67. cok alat tambat yang dibuat dari baja tuang, biasanya berbentuk tanduk, digunakan untuk melewatkan tali atau tros kapal; sisir
  68. cucur bagian perahu sebelah depan yang menganjur panjang; jungur
  69. cucur layar segitiga (dipasang pada tiang terdepan) pada perahu; jib
  70. dadung tali besar untuk menambatkan kapal
  71. daftar muatan daftar yang memuat jenis barang, jumlah, dan berat koli, pelabuhan yang akan dituju, dan muatan yang akan dikapalkan
  72. daftar pasang surut daftar yang berisi prakiraan ketinggian air pasang surut di kota-kota pelabuhan serta cara penggunaannya
  73. dahi layar kayu yang dipasang pada tiang di perahu untuk penguat
  74. daman tali kelat pada perahu
  75. dapra bantalan yang dipasang pada lambung kapal atau perahu (untuk menjaga supaya jangan bersentuhan dengan tembok dermaga atau pangkalan dan sebagainya)
  76. denah duga cara menggambarkan (menduga) arah pelayaran yang dipakai oleh para pelaut, misalnya pada waktu tertentu sepanjang hari para pelaut mencatat kecepatan kapal berlayar dan arah kapal bergerak
  77. dewi-dewi alat untuk mengangkat atau derek dengan rancangan tertentu, misalnya sekoci, tangga kapal
  78. disbursemen biaya yang harus dibayarkan selama kapal berada di pelabuhan
  79. dulang-dulang kayu lintang pada tiang kapal
  80. eksepsi muatan laporan tentang muatan yang dikapalkan dalam keadaan telah rusak
  81. ekshibitum dokumen dan sebagainya yang diserahkan, misalnya setiap akhir pelayaran, kepada syahbandar
  82. fadem satuan ukuran isi 6,11643 m³ untuk muatan kayu
  83. faktor muat besarnya ruangan yang diperlukan untuk menyimpan satu ton muatan tertentu yang dinyatakan dalam meter kubik
  84. fider kotak atau corong persegi empat yang terbuat dari papan dan dipasang pada mulut palka untuk pengisian muatan curah biji-bijian ke ruang kosong di bagian bawah palka
  85. fregat kapal bertiang tiga lengkap dengan layar ondang-ondang dan layar buritan
  86. gada-gada bendera kecil atau baling-baling yang dipasang pada puncak tiang perahu untuk menunjukkan arah angin
  87. gading-gading rangka atau penguat konstruksi kapal secara melintang sekaligus tempat melekatnya kulit atau lambung kapal agar bentuk kapal tidak berubah, yang biasanya diberi nomor mulai dari nol di bagian buritan
  88. gading-gading lingkar atau bingkai roda
  89. gading-gading besar gading-gading yang konstruksinya lebih besar daripada gading-gading biasa, dipasang di tempat tertentu yang membutuhkan kekuatan ekstra, misalnya di samping lubang palka, di kamar mesin, buritan, haluan
  90. gading-gading buritan gading-gading yang terletak satu bidang secara melintang dengan bagian belakang poros kemudi, tempat dimulainya penomoran gading-gading
  91. gai giuk
  92. gaing kayu lancip tambahan pada lunas perahu (pada haluan dan pada buritan) yang berbentuk paruh
  93. ganjal papan, balok, tikar, dan bahan lain yang digunakan untuk melindungi muatan di dalam palka agar muatan tidak bergeser akibat cuaca buruk
  94. garis baringan garis lurus yang dibuat di peta laut yang menyinggung baringan di titik baring
  95. garis benaman garis khayal pada lambung kapal yang terletak 3 inci (76 mm) di bawah dan sejajar dengan geladak kapal
  96. garis bujur angkasa garis lingkaran besar di bola angkasa yang melalui kutub angkasa dan zenit
  97. garis posisi angkasa garis posisi yang didapat dari pengamatan suatu benda angkasa
  98. garis tinggi garis letak posisi kapal pada salah satu titik, yang didapat dari pengamatan benda angkasa
  99. gebeng besar; lebar (tentang dayung)
  100. gebeng bagian yang gepeng dari dayung yang dikayuhkan ke air; daun dayung
  101. giuk tali yang menghubungkan batang-batang muat dan digunakan untuk menarik batang muat ke arah samping; giuk muat; tali gai
  102. goba tras yang dua ujungnya dikembalikan ke kapal setelah disangkutkan pada bolder
  103. gusi layar yang dipasang di tiang belakang; layar baksi
  104. hibob menarik atau mengangkat tali, rantai, dan sebagainya ke atas
  105. ikan-ikan alat untuk mengukur kecepatan jalan kapal, diikat dengan tali, lalu dilepaskan di belakang kapal
  106. instrumen navigasi instrumen yang digunakan untuk menentukan posisi kapal di laut
  107. isi tolak berat benaman
  108. isofase lampu suar yang sama periode terang dan gelapnya
  109. jala tangga jala yang digunakan dalam keadaan darurat untuk naik ke geladak kapal dari permukaan air
  110. jala-jala muat jala-jala yang biasanya dipasang pada sisi atau lambung kapal sewaktu bongkar muat untuk mencegah jatuhnya muatan
  111. jangkar cemat jangkar berukuran lebih kecil daripada jangkar haluan, digunakan untuk mengapungkan kapal kandas atau menahan buritan kapal kandas agar tidak berputar
  112. jangkar garuk jangkar yang dilabuhkan bukan untuk menahan kapal di tempat, untuk keperluan olah gerak kapal
  113. jangkar lempar jangkar kecil atau ringan untuk memindahkan atau menarik kapal dari satu tempat ke tempat lain dengan bantuan kapstan atau lir
  114. jangkar payung jangkar yang bagian kuku dan mahkotanya berbentuk cendawan
  115. jebung anjung perahu tempat juragan pemilik perahu dan sebagainya beristirahat
  116. jegung ruang di kapal tempat menyimpan tali (layar dan sebagainya)
  117. jejuri tempat berdiri juru mudi pada kapal, terbuat dari kayu berbentuk segi empat, diletakkan di belakang roda kemudi
  118. jenang kapal awak kapal yang mengepalai bagian jasa boga dan bagian perbekalan
  119. jerubung penutup muatan pada perahu (dibuat dari tikar, kajang, kain mota, dan sebagainya)
  120. jetsam muatan kapal yang sewaktu-waktu dapat dilemparkan ke laut untuk meringankan beban kapal (misalnya pada waktu angin ribut)
  121. jib layar berbentuk segitiga yang dipasang pada tiang terdepan
  122. jungur haluan kapal
  123. juru api awak kamar mesin yang bertugas melayani ketel
  124. juru kelat awak perahu yang kerjanya memegang tali kelat (tali penarik layar)
  125. juru pompa awak kapal yang bertugas melayani instalasi pompa muatan pada kapal tangki
  126. kala-kala kantong yang dibuat dari terpal dan diikatkan di bagian belakang sekoci untuk menahan laju sekoci dalam arus; jangkar apung
  127. kalamba perahu besar dari daerah Kepulauan Mentawai dan Hawai yang mempunyai satu atau dua tiang utama dan dua sayap imbang atau kater
  128. kalas gelang-gelang atau tali dari rotan pada dayung atau pengayuh
  129. kamar mesin ruangan khusus pada kapal tempat mesin terpasang sekaligus tempat mengoperasikannya
  130. kamber lengkungan ke atas bagian tengah geladak kapal sehingga bagian ini lebih tinggi daripada bagian pinggirnya
  131. kamber jarak vertikal antara bagian tengah dan bagian samping geladak yang melintang di kapal
  132. kantilever konstruksi batang (balok) yang salah satu ujungnya dijepit dan ujung lainnya bebas
  133. kap tali di kapal
  134. kapa-kapa atap dan dinding perahu bersifat sementara untuk penahan gelombang dan sebagainya (biasa terbuat dari daun nipah)
  135. kapi balok untuk menaikkan layar besar; kayu kerek; takal; katrol
  136. kapstan perangkat kapal yang ditempatkan di haluan dan di buritan kapal yang digunakan untuk menarik atau mengukur tros atau dadung kapal, biasanya digerakkan oleh tenaga listrik atau uap
  137. kasap awak kapal yang bertanggung jawab atas gudang, perlengkapan, bahan kerja atau peralatan kapal dan lain-lain
  138. kater sayap di kiri kanan perahu untuk menjaga keseimbangan; sayap imbang; cadik
  139. keferdom ruang kosong di antara tangki-tangki yang dibatasi oleh ruang tertutup, berfungsi untuk menampung kebocoran yang mungkin terjadi dari tangki-tangki tersebut
  140. kelas kapal kriteria kualifikasi kapal menurut ketentuan biro klasifikasi yang didasarkan atas konstruksi kapal ditinjau dari aspek keselamatan, dan dijadikan patokan nilai premi asuransi dan nilai asuransi
  141. kelendara gelang-gelang atau tali pada tiang perahu untuk mengikat andang-andang dengan tiang
  142. kelikir kili-kili (dari rotan, logam, dan sebagainya) pada kemudi, tiang, dan sebagainya
  143. kelikir dayung gelang-gelang yang mengikat dayung pada keliti dan pemegangnya
  144. KKM Kepala Kamar Mesin
  145. kleder orang yang bertugas mengawasi dan mengurus hewan yang diangkut kapal selama pelayaran sampai ke tempat tujuan
  146. knot satuan ukuran kecepatan gerak maju kapal dalam mil laut per jam 1.825 m
  147. kodok-kodok tupai-tupai
  148. komaliwan perlengkapan kapal untuk akomodasi yang antara lain terdiri atas seprai, sarung bantal, selimut, dan taplak meja
  149. kubu kapal pelat yang menonjol di atas geladak kapal yang berfungsi sebagai pagar kapal
  150. kukuk bangunan kecil atau rumah-rumahan yang digunakan sebagai jalan keluar masuk atau lubang dari geladak cuaca ke ruangan di bawahnya
  151. kurva bonjean kurva yang menunjukkan besar atau luasnya penampang lintang badan kapal pada beberapa tempat sepanjang kapal pada segala keadaan syarat kapal
  152. kurva tahanan kurva yang menunjukkan hubungan antara tahanan dan kecepatan sebuah kapal
  153. laberang tali-temali pada kapal atau perahu untuk menguatkan tiang
  154. lagan perkakas makan di kapal
  155. lagan barang yang hilang dari kapal, tenggelam ke dasar laut
  156. laik laut memenuhi persyaratan yang ditentukan serta aman untuk berlayar di laut (tentang kapal penumpang dan sebagainya)
  157. lajur bilga pelat kulit yang membujur pada kapal dan terletak pada lengkungan bilga
  158. lajur lunas lajur pelat baja pada alas kapal yang membujur pada garis simetri (garis paruh) sepanjang kapal
  159. lajur pelat lembaran pelat baja yang dipasang membujur pada pelat kulit kapal
  160. lakar belum selesai dibuat atau baru dipasang papannya (tentang perahu)
  161. lalai tali di kapal (perahu) sebagai pemutar kayu palang tempat menggantungkan layar
  162. lambung bebas jarak tegak sebuah kapal yang diukur dari garis air sampai geladak lambung bebas
  163. lambung timbul bagian kapal yang timbul atau berada di atas permukaan air
  164. lampu buritan lampu navigasi berwarna putih yang dipasang pada buritan kapal
  165. lampu geladak lampu untuk penerangan geladak sekoci pada waktu malam hari ketika kapal dalam keadaan darurat
  166. lampu navigasi lampu kapal yang harus dipasang pada waktu kapal berlayar pada malam hari
  167. lampu tunda satu dari dua atau tiga lampu navigasi berwarna putih yang dipasang terpisah dalam jarak enam kaki dan harus dinyalakan oleh kapal berpenggerak mekanis pada waktu menarik kapal lain
  168. lata selisih antara air terendah
  169. lawak perahu di Jawa Barat yang dibuat dari batang pohon yang ditakik
  170. layar agung layar yang terbesar pada kapal
  171. layar apit layar kedua yang terbesar sesudah layar agung (pengapit layar agung)
  172. layar baksi layar berbentuk segi empat yang dipasang pada tiang belakang atau buritan pada arah depan-belakang
  173. layar batang layar kecil yang dipasang pada kayu penghubung tiang dengan ujung layar
  174. layar bubutan layar yang berbentuk segitiga dipasang searah dengan tali bubutan dekat tiang layar agung, gunanya untuk membelokkan kapal
  175. layar bulu ayam layar penjaga keseimbangan kapal (letaknya pada tali penyokong tiang)
  176. layar dastur layar kecil sebagai pembantu layar besar
  177. layar depan layar segitiga yang dipasang pada tiang layar depan
  178. layar gap layar yang dipasang pada canggah, letaknya pada bagian atas tiang kapal
  179. layar guli layar segi empat yang dipasang searah dengan bujur kapal (arah depan-belakang)
  180. layar haluan layar segitiga yang dipasang pada ujung haluan kapal (pada tiang terdepan); layar jib
  181. layar lebar layar yang lebih besar daripada layar biasa
  182. layar padan layar yang terbuat dari kain kanvas yang sangat kuat dengan ukuran lebih kecil daripada layar biasa, digunakan ketika cuaca buruk (pada waktu angin ribut)
  183. layar pengapuh layar kecil dekat puncak tiang
  184. layar pinggir layar dastur
  185. layar pucuk jala layar besar di belakang layar cucur
  186. layar sabang layar yang dipasang pada tiang perahu kecil di belakang layar cucur
  187. layar tanjak layar pucuk jala
  188. layar tanjung layar pucuk jala
  189. layar terbang layar segi empat yang dipasang sejajar pada tiang
  190. layar topang layar yang terbesar pada tiang depan
  191. layar utama layar yang dipasang pada tiang layar utama
  192. lete-lete perahu layar tradisional dari Madura, mempunyai satu tiang utama dengan layar berbentuk segitiga
  193. linggi kayu melengkung pada haluan dan buritan perahu
  194. lingkar besar lingkaran pada bola angkasa atau bumi yang bidang lingkarannya melalui titik pusat bola angkasa atau bumi
  195. lingkar jam busur lingkaran besar pada bola angkasa yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan melalui benda angkasa
  196. lingkar kutub garis jajar pada lintang 66° 30’ utara atau selatan
  197. lir alat untuk menggulung atau mengulur tali atau rantai, digerakkan dengan tangan atau mesin, biasa digunakan pada mesin jangkar atau derek muatan di kapal
  198. log buku harian kapal
  199. log pengukur kecepatan
  200. lopor bagian rantai antara jangkar dan segel pertama yang panjangnya kira-kira sama dengan panjang ulup jangkar
  201. loran sistem navigasi elektronik yang menghasilkan garis posisi hiperbola dengan mengukur selisih waktu penerimaan sinyal pulsa yang dibuat selaras
  202. lunas balok memanjang di dasar perahu
  203. magun atap pelindung atau rumah-rumahan pada perahu; rumah tempat mengatur perjalanan
  204. magun sesuatu yang tetap (tentang kajang, tingkap, dan sebagainya)
  205. majun pakal bahan untuk memakal celah di antara papan-papan dek atau lambung kapal kayu
  206. markoni alat komunikasi di kapal, dipakai untuk mengirim berita secara radiotelegrafi
  207. markonis orang yang melayani telekomunikasi di kapal
  208. membuang pal berlayar serong-menyerong menyongsong angin
  209. membuang peran membelokkan (kapal, layang-layang, dan sebagainya) ke kiri dan ke kanan
  210. memelas mengikat tali perahu (supaya bersambung dan sebagainya)
  211. menegarkan kemudi membelokkan kemudi (ke arah kanan) dengan kuat-kuat
  212. mengandak menggulung (layar) sebagian supaya lebih kecil sedikit
  213. menganggul terangkat haluannya (tentang perahu)
  214. menyelembana menghadapkan haluan perahu ke arah angin datang agar perahu berhenti
  215. menyerunda menghela (menarik) perahu di darat (untuk dipindahkan ke sungai lain dan sebagainya)
  216. metasenter titik khayal sebuah kapal yang digunakan sebagai patokan untuk menghitung keseimbangan kapal, jika titik ini berada di atas titik berat kapal, kapal akan seimbang, apabila di bawahnya, kapal tidak seimbang dan mudah terbalik
  217. mistri awak kapal yang tugasnya, antara lain, membuka dan menutup lubang palka, secara teratur setiap selang waktu tertentu, menduga tangki, menangani dan memelihara jangkar dan rantainya, serta memelihara geladak kayu
  218. nama panggilan radio nama yang terdiri atas empat huruf dari isyarat internasional, diberikan kepada setiap kapal yang terdaftar oleh pemerintah atau negara pemilik kapal itu, sebagai isyarat radio untuk keperluan komunikasi
  219. nota siap nota dari nakhoda kapal kepada agen atau pencarter kapal di pelabuhan, yang menyatakan kapal sudah tiba di pelabuhan dan siap membongkar atau memuat muatan
  220. nota tiba nota pemberitahuan kedatangan kapal
  221. olah gerak rangkaian kegiatan aktif dan pasif dalam mengarahkan gerakan kapal di laut dan pelabuhan, misalnya sewaktu akan merapat di dermaga; manuver
  222. ortodrom busur lingkaran besar yang digunakan dalam pelayaran untuk menggambar garis haluan lingkaran besar
  223. paksi jangkar gelendong penarik atau penggulung tali tambat pada mesin jangkar
  224. palaksa perwira pelaksana
  225. palas geladak (termasuk anjungan)
  226. palet dua lapis bilah kayu yang tersusun searah yang disela balok melintang, digunakan untuk menumpuk muatan supaya dapat diangkat sekaligus
  227. pampan lubang pada dinding haluan kapal tempat memasangkan rantai sauh
  228. panjarwala petugas yang berjaga di tiang kapal (bertugas menggulung layar, membabarkan layar, dan sebagainya)
  229. pantri ruangan di kapal yang digunakan untuk menyimpan makanan yang siap dihidangkan beserta peralatannya
  230. pasang harian ganda pasang yang terjadi dua kali dalam sehari sehingga terjadi dua kali air tinggi dan dua kali air rendah
  231. pasang harian tunggal pasang yang terjadi satu kali dalam sehari
  232. pelacak dokumen yang dikirim ke pelabuhan yang disinggahi kapal untuk mencari muatan yang tertinggal
  233. pelampung alur pelampung yang dipasang untuk memisahkan alur pelayaran masuk dan keluar pelabuhan atau terusan (kanal)
  234. pelampung bahaya pelampung yang dipasang di suatu lokasi untuk menunjukkan bahwa di lokasi tersebut terdapat bahaya navigasi
  235. pelampung buang pelampung sebagai penunjuk bahwa lokasi tersebut adalah tempat pembuangan sampah, pasir, atau lumpur kerukan pelabuhan
  236. pelampung gantung pelampung berbentuk kerucut puncaknya tumpul, dipakai untuk alur pelayaran, di sebelah kiri bagi kapal yang datang dari laut ke pelabuhan
  237. pelampung kabel pelampung yang menandakan adanya bentangan kabel laut di bawahnya
  238. pelampung lonceng pelampung yang dilengkapi dengan lonceng atau genta
  239. pelampung suling pelampung yang dilengkapi dengan suling kabut
  240. penggayut kawat baja berukuran besar yang dipasang pada batang pemuat agar posisi batang pemuat berada di ketinggian yang dikehendaki
  241. penimbal miring alat untuk mengimbangi kesalahan miring pedoman magnet
  242. peruan andang-andang (kayu tempat menggantungkan layar); gandar tiang
  243. perum batu penduga untuk mengetahui dalamnya laut dan sebagainya
  244. pok jenis kayu yang ulet, mengeluarkan lendir jika kena air, digunakan sebagai bantalan poros baling-baling kapal paling ujung dan rem jangkar
  245. radius pelayaran jarak paling jauh yang dapat dicapai oleh kapal tanpa mengisi atau menambah bahan bakar
  246. rakit kembang rakit penolong lipat yang dibungkus dalam kemasan yang dapat mengembang secara otomatis
  247. rakit penolong rakit yang digunakan untuk penyelamatan jiwa di laut dalam keadaan darurat
  248. rambu tanda atau petunjuk bagi kapal yang sedang berlayar, dipasang di tempat tertentu untuk menghindari kecelakaan
  249. rambu darat rambu yang terletak atau dipasang di darat
  250. rambu laut rambu yang dipasang di laut untuk keperluan pelayaran
  251. rambu suar rambu yang dipasang untuk memberi penerangan bagi nelayan pada waktu malam
  252. resi mualim surat bukti atau tanda terima muatan di atas kapal tentang kondisi serta jumlahnya, yang diberikan kepada pemuat barang dan ditandatangani oleh mualim satu
  253. ruang bal ukuran ruang muatan kapal yang diukur berdasarkan bal, dinyatakan dalam kaki kubik atau meter kubik
  254. ruang biji-bijian ukuran berdasarkan biji-bijian
  255. sangga mara galah yang berkait (untuk menolak atau meraih perahu)
  256. sangga mara batang pada bagian atas layar segi empat yang membujur pada kapal (arah depan belakang) yang dihubungkan dengan tiang layar
  257. sangli cara mengikat tali dengan bentuk angka delapan tanpa dibuhul
  258. sarat jarak yang diukur tegak lurus dari titik paling bawah dari lunas kapal sampai ke permukaan air
  259. seling jala untuk mengangkat barang muatan ke kapal
  260. semandera bendera kecil yang dipasang di haluan kapal
  261. sembeta kayu (tiang) penyokong atau penahan perahu di darat supaya jangan terguling
  262. sembuang beberapa batang pancang besar di laut, ujungnya diikat untuk melindungi atau menambatkan perahu dan sebagainya
  263. sengkar papan yang melintang di perahu tempat duduk orang yang berkayuh
  264. senta balok kayu yang dipasang membujur di perahu untuk penyangga geladak
  265. seples cara membuang sambungan tali, tros, dadung, tali kawat atau baja, antara ujung-ujung dua tali atau antara ujung tali dan talinya sendiri
  266. serang mandor di kapal; kepala kelasi
  267. serempu lunas panjang dan lekuk (pada perahu)
  268. serempu perahu yang dibuat dengan lunas panjang dan lekuk
  269. sijil daftar nama orang yang bertugas sebagai awak kapal, yang disahkan oleh syahbandar
  270. sisir tempat dadung atau tros kapal lewat sewaktu ditarik atau diukur, dimaksudkan untuk mengurangi gesekan yang terjadi; gelendong pada pagar kapal, cok, rol
  271. skalop lubang pada komponen konstruksi, misalnya pelat atau profil baja, dimaksudkan agar sambungan las yang melalui komponen tersebut tidak terputus
  272. sling jerat untuk muatan yang dibuat dari tali, termasuk tali kawat atau baja, gunanya untuk mengangkat atau menurunkan muatan kapal
  273. sonar peranti untuk mengamati (mendeteksi, menyidik) keberadaan dan lokasi benda di bawah permukaan laut dengan menggunakan gelombang suara yang dikirim dari peranti itu dan dipantulkan kembali oleh benda (objek) yang diamati
  274. sonar alat yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menemukan benda dan menentukan letaknya di bawah permukaan air
  275. sopek jenis perahu penangkap ikan yang digunakan di daerah pantai utara Jawa Tengah
  276. span sekrup alat untuk mengencangkan tali yang dihubungkan dengan alat ini, terdiri atas dua baut mata dan sebuah selongsong
  277. spil bagian pangsi jangkar yang berfungsi untuk menyangkutkan rantai melewati pangsi itu
  278. stevador orang atau perusahaan yang mempekerjakan beberapa orang untuk memuat atau membongkar muatan ke dan dari kapal
  279. stoper alat yang berfungsi sebagai penahan gerak ke dalam atau ke luar dari rantai jangkar atau tros
  280. suar mercusuar
  281. susuk licin penataan pemasangan pedoman dengan menggunakan beberapa sendi sehingga ketel pedoman bebas bergoyang ke segala arah
  282. tahan turut tali dari puncak tiang ke bibir perahu (kapal)
  283. tajuk kili-kili (sepotong kayu) yang dipasang mencuar atau menganjur di tepi perahu
  284. takma jalinan tali (kabel dan sebagainya)
  285. tal tiang dayung yang terdapat pada sisi kiri dan sisi kanan buritan sampan tempat menyangkutkan gandar dayung pada kilas
  286. tali bawat tali yang diikatkan pada palang layar untuk menggerakkan layar supaya mendapat angin
  287. tali dahi layar tali yang mengikatkan layar yang di sebelah atas
  288. tali dugang tali penahan tiang dan sebagainya yang dipegang untuk menyeimbangkan perahu dengan badan
  289. tali gai giuk
  290. tali labrang tali kapal (perahu) untuk memperkuat tiang berdiri dan sebagainya
  291. tali lalai tali kapal (perahu) untuk memutar kayu palang tempat menggantungkan layar
  292. tali usai tali untuk menarik (kapi, kerek, dan sebagainya)
  293. tandil kepala kelasi; serang
  294. tangga monyet tangga tali dengan anak tangga yang terbuat dari kayu ringan, digunakan untuk naik atau turun sekoci dalam keadaan bahaya
  295. tangga pandu tangga tali yang anak tangganya dibuat dari kayu pipih dan berlubang di setiap ujungnya, pada jarak tertentu anak tangganya dibuat lebih panjang agar tangga tidak berputar, digunakan untuk naik turun pandu kapal
  296. temberang tali-temali di perahu (kapal) untuk memperteguh tiang
  297. tepu telah terpasang semuanya (tentang layar perahu)
  298. tinggi mata ketinggian mata orang yang sedang mengamati benda, misalnya benda di darat atau di angkasa, biasanya untuk membaringkan atau menentukan posisi kapal
  299. tolak bara pemberat yang terdiri atas cairan yang dimuat di kapal, ditempatkan di bagian dasar kapal dan bagian lain untuk tujuan stabilitas kapal dan balas atau rem kapal
  300. tonase kapasitas ruang muat dalam kapal, diukur dalam ton (1 ton = 1m³)
  301. topas awak kapal yang tugasnya melayani kebutuhan makan dan tempat tinggal awak kapal bawahan yang lain
  302. topdal buku catatan harian yang memuat segala yang terjadi dalam pelayaran (keadaan cuaca, angin, kecepatan kapal, dan sebagainya)
  303. tukang angsur awak kapal berpangkat paling rendah di bagian mesin yang tugasnya mengangsur alat-alat mesin
  304. ungkak lubang atau sela-sela antara dua pancang tempat rantai sauh diturunnaikkan
  305. vadem satuan ukuran isi yang sama dengan 6,11643 m³ untuk muatan kayu
  306. waktu mintakat waktu menengah di suatu tempat dari zona waktu yang merupakan waktu menengah setempat dari derajat tengahnya
  307. wrang bagian bangunan di dasar kapal, biasanya dipasang pada gading-gading kapal secara melintang
  308. yoyo sistem pembongkaran atau pemuatan untuk muatan yang sangat berat, menggunakan empat batang pemuat kapal
  309. zawal sebagian busur lingkaran jam dihitung dari benda angkasa sampai khatulistiwa; deklinasi

Subkategori

Kategori ini hanya memiliki subkategori berikut.

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah pelayaran"

Kategori ini memiliki 200 halaman, dari 306.

(halaman sebelumnya) (halaman selanjutnya)
(halaman sebelumnya) (halaman selanjutnya)