Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah percetakan

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Graf}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan percetakan: (Percetakan/Grafika)

  1. acuan cetak bingkai atau pelat berisi teks dan/atau gambar yang akan dicetakkan pada bahan cetak
  2. algrafi proses mencetak dengan menggunakan lempeng aluminium
  3. amplop kabinet amplop panjang dengan bukaan di belakang berbentuk segitiga, biasanya digunakan untuk surat resmi
  4. atak komposisi; tata letak
  5. atak tata letak huruf yang akan dicetak
  6. blok buku setumpuk kuras dalam urutan yang merupakan seluruh isi buku, dijilid bersama atau terpisah dengan sampulnya
  7. blok buku bagian sisi buku berupa halaman atau kuras yang telah disusun berurut dan dijahit
  8. bobot derajat warna hitam pada huruf cetak (mulai dari yang sangat tipis warna hitamnya sampai dengan yang hitam sekali)
  9. cacah lubang pembuatan lubang-lubang kecil berbentuk bundar, lonjong, dan sebagainya secara berderet pada kertas untuk keperluan tertentu; perforasi
  10. catatan kata di dalam sebuah buku yang masih perlu dijelaskan (kata itu diberi tanda yang diulang pada tempat lain dan di belakang tanda diberi penjelasan, biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada teksnya)
  11. cermin balik cermin datar yang dipasang pada susunan objektif dan digunakan untuk mendapat bayangan terbaca (dilihat dari bayangan emulsi) dari hasil pemotretan
  12. cetak awal cetakan dengan atau tanpa tinta yang masih akan ditumpangi cetakan warna lain
  13. cetak awal terbitan pendahuluan sebuah artikel atau karya tulis lain yang akan diterbitkan dalam bentuk buku
  14. cetak balik cetakan yang huruf atau gambarnya putih di atas latar hitam atau warna hurufnya terang
  15. cetak balikan cetakan pada bagian belakang lembaran
  16. cetak buta cetakan tanpa tinta; cetak timbul
  17. cetak cahaya sistem cetak dengan menggunakan cahaya yang memakai acuan kaca
  18. cetak coba lembar cetakan permulaan dari susunan huruf di dalam dulang (galai) untuk mengetahui benar salahnya susunan huruf, yang harus dikoreksi sesuai dengan naskahnya
  19. cetak coba benda tiruan yang dipakai sebagai contoh majalah, buku, dan sebagainya yang akan diterbitkan
  20. cetak coba bersih cetak coba yang hanya sedikit atau tidak ada kesalahannya
  21. cetak dalam sistem cetak dengan pelat, bagian yang gambarnya dietsa ada di bawah permukaan
  22. cetak datar sistem cetakan dengan acuan atau pelat yang gambarnya sama tinggi dengan permukaan; litografi
  23. cetak dupleks cetak dua warna yang dibuat dari model satu warna dengan warna yang kedua dipakai sebagai warna dasar
  24. cetak oplah pencetakan sejumlah pesanan yang telah ditentukan
  25. cetak perada proses cetak memakai tepung (serbuk) warna emas atau perak
  26. cetak timbul cara mencetak dengan tidak menggunakan tinta yang karena tekanan cetak, hasilnya agak menonjol berbentuk relief
  27. cetakan datar cetak datar
  28. contoh bentuk contoh rancangan tata letak huruf, klise, dan sebagainya
  29. contoh huruf jenis atau model huruf menurut penyebutannya
  30. cupak alat dari kain atau semacamnya berbentuk lipatan-lipatan yang kedap cahaya dan/atau kedap udara, dipakai pada kamera atau alat untuk mengembus udara
  31. cuping sudut atau kiri dan/atau kanan pada halaman pertama surat kabar
  32. densometer alat untuk menetapkan keporian atau porisitas kertas
  33. diapositif gambar fotografi positif di atas alas bening, digunakan sebagai bias yang diproyeksikan
  34. diode alat yang terdiri atas dua elemen dan digunakan sebagai pengarah arus
  35. dumi cetak coba
  36. film lembaran plastik yang digunakan sebagai media transfer teks atau gambar pada saat pembuatan pelat cetak
  37. foto negatif film fotografi yang intensitas warna yang terjadi pada film berbanding terbalik dengan intensitas warna sebenarnya
  38. gama derajat kekontrasan film dalam fotografi
  39. gama mikrogram
  40. garis bentuk garis tipis yang terbentuk pada sistem cetak langsung karena tekanan berat dan tinta encer (pada cetak tinggi) yang mengikuti gambar huruf
  41. garis bentuk garis yang menentukan batas atau membatasi bentuk gambar; kontur
  42. garis berat garis-garis kasar dalam klise atau pengetsaan
  43. garis cacah lubang garis pada kertas yang sepanjangnya dilubangi secara berderet sehingga kertas mudah disobek melalui garis itu; garis perforasi
  44. garis perforasi garis cacah lubang
  45. hak terbit hak seorang penulis atas penerbitan karya tulisnya
  46. halaman belakang halaman terakhir surat kabar dan sebagainya
  47. halaman cetak bagian halaman dengan ukuran tertentu yang memuat cetakan
  48. halaman depan halaman permulaan sebuah buku sebelum bab pertama
  49. halaman depan halaman pertama surat kabar dan sebagainya yang memuat berita penting atau utama
  50. halaman judul halaman yang berisi judul buku, nama pengarang atau penerjemah, nama penerbit, merek dagang penerbit, dan tahun terbit
  51. halaman prancis halaman setengah judul
  52. huruf kurus huruf sempit yang lebih kecil daripada lebar standar gambar huruf tertentu yang menampakkan rupa sempit
  53. ilustrasi gambar (foto, lukisan) untuk membantu memperjelas isi buku, karangan, dan sebagainya
  54. ilustrasi gambar, desain, atau diagram untuk penghias (halaman sampul dan sebagainya)
  55. ilustrasi (penjelasan) tambahan berupa contoh, bandingan, dan sebagainya untuk lebih memperjelas paparan (tulisan dan sebagainya)
  56. imposisi pengaturan halaman setelah lembaran cetakan dilipat dan dijilid sehingga urutannya tepat
  57. indeks jari bagian tercoak pada pinggir halaman kamus, ensiklopedia dan sebagainya yang setiap coakannya ditulisi huruf pertama dari kata, dibuat untuk memudahkan pencarian kata
  58. intaglio cetakan timbul yang terasa kasar apabila diraba pada tulisan nominal
  59. italik huruf miring; huruf kursif
  60. juru atak orang yang bertugas mengatur pengatakan cerita, artikel, atau gambar pada halaman media cetak
  61. kadar air persentase air yang ada pada pulp, kertas, dan karton, ditetapkan dengan cara mengeringkan contoh uji pada suhu antara 100°C–105°C
  62. kain karet lembaran karet diperkuat dengan tenunan, dipasang pada silinder karet mesin ofset sebagai pemindah gambar dari pelat cetak ke kertas
  63. kalibrasi tanda-tanda yang menyatakan pembagian skala
  64. kapital besar huruf kapital yang berukuran lebih besar daripada huruf kapital biasa
  65. kapital kecil huruf kapital yang berukuran lebih kecil daripada huruf kapital biasa
  66. karbon batang arang yang dipakai pada lampu busur
  67. kasein hasil pengolahan susu yang larut dalam larutan alkali dan asam pekat, mengendap dalam asam lemak, dan tidak larut dalam air, digunakan dalam pembuatan kertas sebagai bahan perekat dan pengikat pigmen pada permukaan kertas cetak seni atau digunakan dalam ofset sebagai bahan peka cahaya dalam pembuatan pelat
  68. klise keping atau pelat berisi gambar yang agak menonjol untuk dicetakkan dengan cetak tinggi
  69. koreksi pembacaan dan pembetulan cetak coba dengan tanda-tanda tertentu untuk menjamin kecocokan cetak coba dengan naskahnya
  70. kuras kertas yang telah dicetak dan sudah dilipat sedikitnya dua kali, merupakan bagian dari buku, biasanya terdapat huruf atau angka pada bagian bawah halaman pertama sebagai pedoman bagi penjilidan
  71. lem dingin perekat untuk penjilidan yang dapat dipakai tanpa dipanaskan
  72. lem panas perekat untuk penjilidan dan hanya dapat dipakai apabila dipanaskan atau dilumerkan
  73. litografi cetak batu; (dalam arti sekarang: cetak ofset)
  74. logotipe kepingan atau pelat yang memuat merek, nama, atau ungkapan yang sering dipakai
  75. mesin kumpul mesin untuk mengumpulkan dan menyusun kertas sesuai dengan urutannya menjadi blok buku
  76. ofset proses cetak buku, koran, dan sebagainya, tinta cetak dari pelat dialihkan dulu ke bahan karet, kemudian baru ke kertas atau bahan cetak lain
  77. ofset gulungan proses cetak ofset yang kertasnya masuk ke dalam mesin cetak dari gulungan kertas
  78. opmak penyusunan jenis huruf dari isi surat kabar, majalah beserta judul-judulnya
  79. ototipi pembuatan bentuk acuan cetak dengan raster dengan cara fotografi
  80. panel papan peraga untuk pameran, berbentuk persegi panjang, terbuat dari papan lapis, logam, atau bahan lain, digunakan untuk menempelkan foto, gambar, teks yang dipamerkan
  81. pembaca orang yang oleh pencetak diberi tugas membaca cetak coba dengan kopinya untuk meyakinkan bahwa semua pembetulan sudah dikerjakan dengan baik
  82. pembaca orang yang menggunakan bahan bacaan di perpustakaan; anggota perpustakaan yang sering meminjam buku
  83. pembaca pruf pembaca cetak coba; korektor
  84. pengindeks penyusun indeks
  85. pias bagian di keempat pinggiran halaman yang kosong tidak dicetak (atas, muka, bawah, dan belakang)
  86. pika ukuran huruf dari alat cetak yang besarnya 1/6 inci
  87. pruf cetak coba
  88. raster pelat kaca bergaris-garis halus saling menyilang atau bahan lain pada film fotografi yang mengandung pola titik-titik besar kecil menurut jumlah sinar yang melaluinya
  89. register pengaturan acuan atau pelat cetak demikian rupa sehingga yang satu akan tetap berada pada letak atau posisi yang benar terhadap yang lain, misalnya pada cetak warna
  90. rolet alat dengan sebuah roda baja, terdiri atas beberapa baris ketakrataan regular yang digunakan untuk membuat garis-garis butiran kasar
  91. sama naskah instruksi untuk mengeset naskah dengan huruf yang sesuai dengan yang tertulis
  92. simetris mengenai keseimbangan letak unsur cetak 100% terhadap garis poros
  93. skala warna deretan warna dari yang muda sampai dengan warna yang tua, digunakan sebagai bahan pembanding hasil cetak
  94. subskrip tanda pembeda yang dituliskan di bawah huruf
  95. superskrip tanda pembeda yang dituliskan di sebelah atas suatu lambang
  96. xerografi penggandaan bahan cetakan dari film atau kertas dengan menggunakan sinar listrik