Kategori:id:Istilah zoologi
Tampilan
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Zool}} (cek pranala). |
Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan zoologi:
- abaktinal berkenaan dengan sisi tubuh yang tidak mengandung mulut
- abaktinal terletak jauh dari mulut
- ameba protozoa tanpa dinding sel, bentuknya selalu berubah, bergerak dengan kaki semu, biasanya hidup di air atau sebagai parasit pada hewan lain
- ameba bentuk tidak menetap yang selalu berubah-ubah (seperti binatang ameba yang tidak mempunyai dinding sel)
- ameboid mirip ameba, baik dalam bentuk, struktur, maupun gerak alih
- amebosit sel jaringan pengikat primitif yang mampu bergerak seperti ameba yang terdapat pada jaringan atau cairan tubuh hewan yang tidak mempunyai tulang belakang
- amebosit sel ameboid
- ametabola serangga yang tidak menunjukkan adanya metamorfosis dalam perkembangannya, hanya menunjukkan sedikit perubahan bentuk tubuh dalam pertumbuhannya
- ampula pembesaran berbentuk pundi-pundi pada sebuah saluran
- antena alat perasa dan peraba berbentuk sungut pada sekelompok binatang yang badan dan anggota tubuhnya beruas-ruas
- antenul antena kecil pada sejenis udang yang terletak lebih ke depan dan berukuran lebih kecil daripada antena pada udang yang lain, berfungsi sebagai alat peraba, perasa, dan penjaga keseimbangan
- anulus struktur berbentuk cincin berupa tanda atau lubang
- anulus tempat menerima sperma pada udang betina
- anulus cincin sirkulus pada sisik ikan
- aposematik bersifat mencolok dan dipakai untuk memperingatkan (misalnya warna pada lebah)
- artrobrankium insang yang timbul dari membran penghubung anggota tubuh dengan badan seperti pada udang
- artropoda filum hewan tanpa tulang belakang yang memiliki badan beruas-ruas, seperti kepiting, udang, serangga, dan kelabang
- asetabulum alat pelekat yang terletak netral pada trematoda
- askon bunga karang yang berpori-pori di dalam dinding tubuh dan bermuara langsung dalam paragaster
- autotomi pelepasan bagian tubuh binatang, misalnya kadal, ular, cacing, untuk melepaskan diri dari gigitan atau cengkeraman pemangsa
- babesiasis penyakit darah yang ditimbulkan oleh parasit genus Babesia, pada anjing, kucing, dan hewan buruan
- bahan dasar bahan tidak berbentuk dari jaringan ikat yang terdapat di antara sel yang berfungsi sebagai semen
- blastostil polip yang telah berubah bentuk dan berfungsi membentuk ubur-ubur
- botridium struktur seperti cuping cacing pita
- brakiurus berkaitan dengan bentuk tubuh, bagian perut pendek dan mengecil seperti pada ketam
- bulu struktur lapisan luar kulit yang membentuk penutup tubuh bangsa unggas; kumpulan rambut banyak dan bertangkai seperti pada unggas
- bulu cambuk penjuluran berupa cambuk yang membersit dari sel hewan flagela yang berfungsi sebagai alat gerak
- bursa genital kantong yang mengandung dua spikul penis
- bursa genital struktur untuk kopulasi berbentuk mangkuk yang dapat dijulurkan (pada ternak)
- ciblek perenjak jawa
- cincin saraf tali saraf yang melingkari suatu struktur
- daktil kaki yang terdiri atas satu ruas panjang dan dua ruas pendek
- dealat stadium serangga dalam keadaan tanpa sayap
- diatom ganggang yang selnya dikelilingi oleh suatu cangkang yang menyerupai kotak yang mengandung silika
- distoma cacing parasit di dalam tubuh manusia
- diurnal keadaan hewan yang sifat atau kebiasaannya aktif terutama pada siang hari
- dominasi fauna keadaan unggul suatu spesies fauna dalam suatu komunitas tertentu
- dori ikan laut yang dapat ditemukan hampir di seluruh dunia, bertubuh dalam, tetapi tipis, bermata dan bermulut besar, biasa terdapat di perairan laut dalam, sebagian besar berasal dari famili Zeidae
- elitron sayap depan kumbang yang menebal dan mengeras
- embelan pelengkap atau tambahan pada tubuh serangga berupa sungut peraba (antena), alat-alat mulut, sayap, dan tungkai
- endomiksis peristiwa penyusunan kembali inti sel secara berkala tanpa adanya konjugasi terlebih dahulu, seperti yang terjadi pada protozoa
- endoskeleton rangka yang membantu agar tubuh dapat tegak dan yang memengaruhi bentuk tubuh (pada vertebrata)
- enterosel rongga yang terbentuk pada beberapa hewan karena penonjolan mesoderm dari usus yang berkembang
- epifisis tulang yang terpisah dari tulang panjang oleh tulang rawan yang terdapat pada masa pertumbuhan, tetapi kemudian menjadi bagian dari tulang panjang itu
- estrus masa aktivitas seks pada binatang, timbul secara periodik pada waktu-waktu tertentu; masa berahi
- fertilizin persenyawaan protein (zat putih telur) yang terdapat pada selaput gelatin sel ovum
- fisoklis ikan yang memiliki gelembung renang yang tidak terhubung dengan saluran pencernaan
- fisostoma ikan yang memiliki gelembung renang yang terhubung dengan saluran pencernaan, seperti lele, salmon, dan belut
- fitofag suka memakan tumbuhan (tentang serangga)
- fragmentasi pembiakan aseksual dengan jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru
- ganoid rata dan berkilat (misalnya sisik ikan) mirip email
- gelembung renang organ-dalam pada ikan yang berfungsi untuk mengendalkan daya apung, menerima dan memproduksi suara, serta menjadi organ pernapasan (khusus pada ikan jenis Fisostoma)
- glokidium larva karang air yang melekat pada insang atau kulit ikan dan hidup sebagai parasit sementara selama 12 minggu
- gonidium badan reproduktif (terdapat pada bakteri tertentu)
- gonidium sel reproduktif aseksual
- halobion organisme yang hidup dalam suatu lingkungan dengan konsentrasi garam yang tinggi, misalnya ubur-ubur
- halofili organisme yang tidak dapat hidup dalam lingkungan tanpa garam
- harimau tasmania mamalia marsupial yang mirip dengan serigala, terdapat di kawasan Australia, memiliki mantel berwarna abu-abu atau kuning-cokelat dengan garis hitam atau gelap berjumlah 13—19 melintang dari belakang tulang belikat
- heksapoda hewan berkaki enam
- heksapoda hewan tergolong kelas insekta (serangga)
- hemopoiesis pembentukan darah dalam tubuh
- hibernasi keadaan istirahat atau tidur pada binatang selama musim dingin
- hiu berjalan hiu galei
- holoepipelagik hewan nektonik yang selama hidupnya bertempat tinggal di lautan terbuka
- hologamet gamet yang berukuran sama dengan induknya (terdapat pada jenis protozoa)
- hologami persatuan antara individu yang berukuran penuh seperti pada capromonas
- ikan alu barakuda
- inartikulat tidak berbuku; tidak beruas
- inartikulat tidak bersendi
- inseminasi buatan penempatan sperma ke dalam uterus atau kandung telur yang dilakukan dengan bantuan manusia
- insting kecenderungan pada tingkah laku yang diwarisi dari nenek moyang dan kebiasaan pada binatang jenis tertentu tanpa pengalaman sebelumnya atau tanpa tujuan yang mendasar (seperti pembuatan tempat tinggal yang khas, mendapat dan menyimpan serta mencerna makanannya yang mungkin dapat dimanfaatkan pada musim hujan)
- introver (struktur yang) melekuk ke dalam, seperti struktur hewan bertulang belakang
- invertebrata binatang yang tidak bertulang punggung, termasuk ameba, cacing, lalat
- iritabilitas kemampuan benda hidup untuk bereaksi atau menanggapi suatu stimulus
- isogamet sel reproduktif atau gamet yang melakukan pembuahan dengan bentuk dan ukuran yang sama
- isogami produksi dengan cara konjugasi isogamet, seperti pada protozoa
- isomorf organisme yang mempunyai struktur yang serupa, tetapi berbeda keturunan
- isoriza jenis sel jelatang yang dilengkapi dengan sebuah tabung lurus dan tidak berduri
- kadofor penjuluran pada bagian dorsal induk, tempat tunas melekat selama beberapa waktu
- kamar perkawinan liang di dalam tanah, tempat mengadakan perkawinan sepasang individu dewasa
- kantong empedu alat tubuh berbentuk buah avokad tempat cairan empedu, terletak di antara hati dan usus dua belas jari
- kantong tinta alat tubuh (pada cumi-cumi dan sebagainya) yang mengandung zat pigmen melamin, seperti tinta yang berfungsi melindungi diri pada waktu berhadapan dengan musuh
- karapaks kerangka luar bagian atas kura-kura
- karina bagian tulang dada burung yang menjorok dan tipis
- karpopodil ruas pada kaki bangsa udang
- katup jantung lipatan antara serambi dan bilik jantung yang mencegah mengalirnya kembali darah dari bilik ke serambi
- kelenjar hijau alat ekskresi pada udang, pada pangkal antena
- kelenjar sungut kelenjar yang bermuara pada sungut, seperti pada serangga atau kelenjar hijau pada udang
- kelisera salah satu pasangan anggota tubuh pertama yang digunakan sebagai alat untuk makan bagi laba-laba, masing-masing mengandung taring tempat saluran bisa bermuara
- keping podikal sepasang struktur mirip keping yang merupakan segmen kesebelahan abdomen dari jenis serangga, seperti belalang
- kerang kuku lorjuk
- kerang pisau lorjuk
- kesturi zat yang harum baunya, berasal dari musang kesturi
- keta duri atau bulu yang terdapat pada cacing gelang
- kitin zat tanduk setengah bening, terdapat dalam rangka luar yang berfungsi sebagai kulit (pada serangga dan binatang lain, seperti kulit lebah)
- klitelum bagian tubuh yang menyerupai pelana (pada tubuh beberapa jenis Annelida)
- kloaka bagian akhir alat pencernaan makanan tempat bermuaranya saluran kencing dan saluran reproduksi (terdapat pada hewan vertebrata, amfibi, dan unggas)
- koloni kawanan binatang yang tinggal di suatu daerah, hidup sangat berdekatan dan saling berhubungan satu dengan yang lain
- kolum leher atau struktur berbentuk leher
- kolum segmen pertama tanpa kaki di belakang kepala pada binatang kaki seribu
- kolumnus struktur berbentuk batang seperti badan karang
- kolumnus poros tulang belakang (vertebrata)
- kolumnus bagian sumsum punggung yang dibagi-bagi secara membujur
- kondrin bahan pembentuk tulang rawan yang diperoleh dengan cara memasak tulang rawan
- kongkang racun kodok berwarna hijau, kulitnya mengandung kelenjar racun, kulit dorsal berbintil halus dan rapat
- konsumer organisme dalam suatu ekosistem yang memanfaatkan organisme lain sebagai makanannya
- korion selaput luar embrio yang berfungsi sebagai selaput pelindung dan pencari makanan
- krepuskular keadaan hewan yang sifat atau kebiasaannya aktif terutama pada saat remang-remang (peralihan dari siang ke sore)
- kromatofor sel pigmen yang mengandung penjuluran yang dapat membesar karena pengerutan serabut otot yang melekat pada membran sel
- kromatofor badan yang mengandung klorofil pada protozoa
- kutikula lapisan pada permukaan kulit yang terdiri atas bagian sel yang telah mati
- labrum bibir depan serangga yang menutup pangkal rahang dan membentuk atap mulut
- lanceng lebah lilin
- langur lutung
- leang-leang bentuk tanduk domba dengan sedikit lengkungan mulai dari bagian bawah telinga mengarah ke samping dan tidak melebihi lebar muka
- lele laut ikan sembilang
- lele mutiara lele varietas unggul, irit pakan, cepat besar, dan tahan terhadap penyakit; akronim dari mutu tinggi tiada tara
- limnoplankton plankton yang hidup di danau
- madu hutan madu yang mengandung berbagai macam nektar bunga, biasanya berwarna cokelat kehitaman
- mantel lipatan kulit yang menyelubungi badan pada moluska, cangkang pada individu bercangkang, dan dinding tubuh pada cumi-cumi
- mata faset mata majemuk
- mata majemuk mata (pada serangga dan sebagainya) yang memiliki banyak reseptor warna individual, dapat menangkap gambar dalam sudut yang sangat lebar, mendeteksi gerakan cepat, bahkan melihat polarisasi cahaya
- megafauna fauna besar yang hidup di wilayah, waktu, atau habitat tertentu
- meliar melarikan diri dari penjinakan atau penangkaran dan kembali menjadi liar
- mengenten mengatur jaringan dari satu individu makhluk pada individu lain secara buatan, dari donor pada resipien atau inang
- merogoni perkembangan dari sebagian telur atau fragmen telur
- mesotoraks daerah tengah dada, biasanya mengandung pasangan sayap pertama dan pasangan sayap kedua, seperti pada serangga
- metazoa bagian dunia hewan yang meliputi semua hewan bersel banyak
- miriapod hewan yang mempunyai banyak kaki berpasangan, misalnya kalajengking dan kaki seribu
- mirmekofag mempunyai sifat pemakan semut
- mirmekofili penyerbukan bunga yang terlaksana dengan bantuan semut
- moluska hewan berbadan lunak, sering bercangkang keras, misalnya siput dan bekicot
- monyet langur langur
- mutasi adaptif perubahan sifat yang menurun untuk menyesuaikan diri, seperti serangga yang tahan terhadap penyemprotan gas asam hidrosianat
- mutasi gen perubahan kimiawi dan fisis suatu gen yang menghasilkan perubahan nyata dari sifat semula
- nervasi penataan pembuluh dalam daun atau sayap serangga
- nimfa stadium serangga tertentu yang keluar dari telur mirip bentuk dewasanya tetapi tidak bersayap dan organ kelaminnya tak sempurna
- nokturnal keadaan hewan yang sifatnya atau kebiasaannya aktif terutama pada malam hari
- ovipar reproduksi yang mengakibatkan telur yang dikeluarkan berkembang dan menetas di luar badan induknya
- ovipositor struktur atau alat khusus pada serangga untuk bertelur
- ovovivipar reproduksi yang dihasilkan dengan cara mengembangkan telur di dalam badan induknya, tetapi embrio tidak mendapat makanan dari induknya
- paragaster ruang tengah pada spons (bunga karang)
- parapodium anggota tubuh yang berfungsi sebagai alat respirasi
- parapodium penyuluran kaki jenis moluska gastropoda seperti siput, keong
- pelikel membran tipis sebagai pelindung, seperti pada protozoa tertentu
- pereipod kaki yang tersambung pada toraks krustasea
- pertunasan hal bertunas
- pertunasan bentuk reproduksi aseksual, waktu individu baru berbentuk tunas, seperti pada (hewan) kerang
- plastron kulit keras pelindung dada kura-kura
- pleopod alat renang pada bangsa udang-udangan
- poikilohalin sifat hewan yang mempunyai kandungan garam dalam cairan tubuh yang berubah-ubah mendekati kadar garam medium tempat ia hidup
- polikel membran tipis; selaput
- polikel lapis permulaan protoplasma pada berbagai protozoa
- polip binatang laut yang berbentuk tabung pendek dengan ujung tertutup yang hidup melekat pada benda lain (karang, batu, dan sebagainya)
- preantena anggota tubuh hewan filum Arthropoda pada segmen pertama yang lenyap ketika dewasa
- primata arboreal primata yang sebagian besar hidupnya dihabiskan di atas pepohonan
- protoraks ruas pertama (terdepan) pada bagian toraks tubuh serangga
- ruang haver rongga-rongga tidak teratur yang berisi sumsum tulang bunga karang dan tulang yang sedang tumbuh
- ruang insang ruang yang menyandang insang, seperti pada udang
- ruang mantel ruang antara jeroan dan dinding tubuh, seperti yang terdapat pada moluska
- sarkolema kulit luar urat yang sangat tipis dan berbentuk seperti pembuluh
- selom rongga tubuh pada metazoa yang berisi alat pencernaan, jantung, dan organ dalam lainnya
- serambi genital ruang tempat bermuara vagina atau penis, seperti pada jenis keong
- silium penjuluran halus dari sitoplasma sel, seperti bentuk rambut yang bergetar menurut irama
- silium bulu mata
- silium bulu getar
- sirus struktur seperti benang tipis atau filamen
- sirus silium yang telah bersatu pada protozoa tertentu
- sirus rambut pada antena atau kaki serangga tertentu
- sirus penjuluran pada parapodium yang terdapat pada cacing poliket
- sirus penjuluran pada tudung ikan lanset atau di sekitar muka ikan
- sirus alat kopulasi pada cacing pipih
- sisi ambulakral permukaan tubuh tempat mulut pada binatang laut
- sistem lakunar sistem yang terdiri atas ruang yang saling berhubungan dan berfungsi sebagai tempat peredaran darah (pada filum Echinodermata)
- spermatosit sel yang mengalami meiosis kemudian membentuk sel sperma
- tentakel alat yang menyerupai tangan, berfungsi sebagai peraba atau perangkap, terdapat pada sebagian invertebrata, misalnya cumi-cumi
- toraks bagian kedua atau bagian di belakang kepala pada tubuh serangga yang terdapat tiga pasang kaki dan satu atau dua pasang sayap
- tridaktil jari kaki pada aves yang berjumlah tiga menghadap ke depan, misalnya pada kelompok bebek
- trilobit hewan artropoda laut dari zaman Paleozoikum yang telah punah, ruas tubuhnya terbagi pada permukaan dorsal menjadi tiga lobus
- tubifeks cacing yang berbentuk seperti rambut, berukuran kecil dan ramping, berwarna kemerah-merahan, biasanya dijadikan pakan alami dalam usaha pembenihan ikan
- tunas tanduk bagian tulang kepala hewan tempat tanduk mulai tumbuh
- udang putih udang jerbung
- udang selingkuh hunabiru
- ular genteng ular cecak
- ular koros ular jali
- ular pitar ular birang
- ular tikus ular pemakan tikus, seperti ular koros dan ular jali
- ulat jedung ulat gajah; ulat keket
- ulat keket ulat gajah; ulat jedung
- ulat kelatang ulat yang berwarna putih kemerahan, mempunyai bintik-bintik merah pada seluruh tubuhnya, digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati beberapa penyakit, larva kumbang (Coleoptera)
- ulat kenari ulat kipat
- uropoda ekor pada krustasea, berfungsi sebagai penyeimbang dan pengatur gerakan saat berenang
- uterus bagian dari saluran telur yang membesar dan menghasilkan kerabang
Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah zoologi"
Kategori ini memiliki 126 halaman, dari 126.