Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah astronomi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Astron}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan astronomi: (142)

  1. akresi pertumbuhan objek masif melalui penarikan atau pengumpulan materi melalui gravitasi, terutama materi bergas, pada cakram akresi
  2. Akuarius nama rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa
  3. alam semesta datar model alam semesta yang menunjukkan bahwa suatu saat alam semesta akan berhenti mengembang dan tidak akan berbalik menyusut
  4. alam semesta terbuka model alam semesta yang menunjukkan bahwa alam semesta akan terus mengembang, tetapi dengan laju menurun
  5. alam semesta tertutup model alam semesta yang menunjukkan bahwa alam semesta suatu saat akan berhenti mengembang setelah mencapai ukuran maksimum dan kemudian mulai menyusut hingga akhirnya runtuh
  6. Aldebaran bintang yang paling terang dalam rasi Taurus
  7. alfa bintang utama atau yang paling terang dalam suatu rasi bintang
  8. altitudo ketinggian atau jarak sudut benda langit diukur dari cakrawala
  9. analema grafik posisi matahari di langit pada waktu tertentu di tempat tertentu yang diukur sepanjang tahun dan berbentuk menyerupai angka delapan
  10. Andromeda galaksi spiral besar yang berisi sekitar satu trilyun bintang dan berjarak 2,5 juta tahun cahaya dari galaksi bima sakti
  11. antarbintang berlokasi atau menjelajah di antara bintang atau luar angkasa
  12. antares bintang paling terang pada rasi Skorpio
  13. Antlia rasi bintang yang terletak di belahan langit selatan, namanya berarti ′pompa′ dalam bahasa Latin
  14. apelium jarak terjauh planet bumi terhadap matahari
  15. aphelion titik pada garis edar suatu planet yang terjauh dari matahari
  16. apoge titik pada garis edar bulan atau satelit bumi lain yang terjauh dari bumi
  17. Apus rasi bintang redup di belahan langit selatan
  18. Aquila rasi bintang yang terletak di ekuator, namanya berarti 'elang' dalam bahasa Latin
  19. Ara rasi bintang yang terletak di belahan langit selatan, berada di antara rasi bintang Sentaurus dan Lupus
  20. areografi pemerian segi fisik planet Mars
  21. Argo Navis rasi bintang lama yang sudah dipecah menjadi tiga rasi bintang
  22. Ariel satelit planet Uranus yang berpermukaan paling cemerlang berupa kawah dan lembah, diduga mengandung material es dan batuan dengan persentase kurang lebih sama, memiliki siklus musim ekstrem karena mengorbit dan berotasi di bidang khatulistiwa Uranus dan hampir tegak lurus terhadap orbit Uranus
  23. Aries rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa
  24. asensio rekta koordinat benda langit yang diukur pada arah timur Matahari sepanjang ekuator langit, dengan ekuinoks vernal sebagai titik acuan, dalam satuan busur derajat atau jam
  25. astrofisika cabang astronomi yang mempelajari tentang perilaku, sifat fisik, serta dinamika benda dan fenomena langit
  26. astrofotografi cabang fotografi yang mengkhususkan pada objek-objek astronomis untuk kajian astronomis
  27. astrometri cabang ilmu astronomi yang berkaitan dengan pengukuran benda langit, terutama untuk menentukan ukuran, posisi, dan geraknya
  28. astronom amatir ahli astronomi amatir
  29. astronomi radio cabang astronomi yang berkenaan dengan pendeteksian dan analisis gelombang radio yang diterima dari ruang angkasa
  30. AU satuan astronomi; dari astronomical unit
  31. awan kelompok materi yang terdiri atas debu dan gas di ruang antarbintang
  32. awan Oort awan komet berbentuk bulat yang berjarak sekitar 50.000 hingga 200.000 SA dari matahari (sekitar 1.000 kali jarak Matahari ke Pluto)
  33. badai matahari ledakan pada permukaan matahari yang mengandung gas hidrogen berenergi tinggi, dapat menyebabkan gangguan sistem komunikasi di bumi
  34. badai meteor hujan meteor yang terjadi secara intens, dapat mencapai 1.000 meteor dalam waktu 1 jam
  35. Bimasakti galaksi tempat Bumi berada yang tampak seperti lajur cahaya di langit
  36. bintang benda langit yang mampu memancarkan cahaya dan memproduksi energi sendiri, misalnya matahari
  37. bolide meteor besar; bola api
  38. bulan (huruf pertama biasa ditulis kapital) satelit alami yang mengitari bumi, tampak bersinar pada malam hari karena pantulan sinar matahari
  39. bulan satelit alami suatu planet
  40. bulan baru fase pertama bulan, terjadi ketika bulan berada dalam posisi konjungsi dengan matahari sehingga biasanya tidak terlihat dari Bumi akibat cahaya matahari yang terlalu terang
  41. bulan biru bulan yang tampak berwarna biru akibat keberadaan partikel debu atau asap dengan panjang gelombang melebihi panjang gelombang merah, biasanya bersumber dari abu letusan gunung berapi
  42. bulan darah fenomena saat Bulan yang mengalami gerhana total tampak berwarna kemerah-merahan akibat pembiasan sinar Matahari oleh atmosfer Bumi
  43. bulan panen bulan purnama terang yang terjadi saat mendekati awal musim gugur
  44. bulan purnama fase bulan saat seluruh bagian cakramnya terlihat bercahaya
  45. bumi (huruf pertama biasa ditulis kapital) planet ke-3 dari matahari
  46. Deimos bulan milik Mars yang berdiameter sekitar 12 km, berukuran lebih kecil dan berjarak lebih jauh dari Mars dibandingkan dengan Fobos, bentuknya tidak teratur
  47. Dione bulan milik Saturnus yang berdiameter sekitar 1.120 km, mengandung banyak es
  48. eklips penutupan sebagian atau seluruh sinar matahari dilihat dari bumi (apabila bulan berada pada garis antara matahari dan bumi) atau penutupan sebagian atau seluruh pantulan sinar bulan dilihat dari bumi (apabila bumi berada di antara matahari dan bulan); gerhana
  49. ekliptika garis edar semu matahari yang seakan-akan dilalui oleh matahari dalam setahun jika dilihat dari bumi, merupakan proyeksi orbit bumi pada bola langit, saat beredar matahari tampak melalui 13 rasi bintang
  50. ekliptis berhubungan dengan eklips atau ekliptika
  51. eksoplanet planet di luar tata surya
  52. ekuinoks autumnal ekuinoks yang terjadi pada musim gugur, sekitar tanggal 23 September di belahan bumi utara atau sekitar tanggal 21 Maret di belahan bumi selatan
  53. ekuinoks vernal ekuinoks yang terjadi pada musim semi, sekitar tanggal 21 Maret di belahan bumi utara atau sekitar tanggal 23 September di belahan bumi selatan
  54. elongasi sudut antara dua benda langit terhadap satu titik acuan tertentu, misalnya sudut antara bulan dan matahari dilihat dari bumi
  55. Enseladus bulan terbesar keenam milik Saturnus dengan diameter sekitar 504 km, dapat memantulkan hampir semua cahaya yang mengenainya
  56. Europa bulan milik Jupiter yang berdiameter sekitar 3.000 km dengan periode orbit tiga kali sehari dan berjarak orbit dua kali jarak antara bumi dan bulan
  57. Fobos bulan milik Mars yang berdiameter sekitar 22 km, berbentuk tidak teratur, merupakan bulan yang berjarak terdekat dengan planet induknya di tata surya
  58. galaksi katai jenis galaksi yang berjumlah paling melimpah di alam semesta, tetapi memiliki luminositas, massa, dan ukuran yang kecil sehingga sulit dideteksi, biasa ditemukan dalam gugus galaksi
  59. galaksi satelit galaksi yang mengorbit galaksi lain yang berukuran lebih besar akibat tarikan gravitasi
  60. galaksi spiral jenis galaksi dengan piringan datar yang berotasi serta inti yang berbentuk elips dan menyerupai tonjolan, dari inti tersebut keluar lengan-lengan berbentuk spiral
  61. Ganimede bulan terbesar milik Jupiter dengan diameter sekitar 5.262 km, juga merupakan bulan terbesar di tata surya
  62. Gemini rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa (tampak pada malam hari antara bulan Januari—Mei)
  63. geosentrik berkenaan dengan bumi sebagai pusat tata surya
  64. gnomon bilah yang dipasang tegak lurus pada jam matahari untuk menentukan waktu berdasarkan bayangan bilah tersebut
  65. gugus galaksi kelompok atau kumpulan galaksi
  66. hari sideris rentang waktu yang diukur berdasarkan posisi satu bintang tertentu di langit
  67. heliometer alat astronomi untuk mengukur garis tengah matahari, menurut ukuran garis lengkung pengukur matahari
  68. heliosentrik berkenaan dengan matahari sebagai pusat tata surya
  69. heliosfer daerah menyerupai gelembung di ruang angkasa yang menyelimuti tata surya dan dipengaruhi oleh angin matahari
  70. Herkules rasi bintang besar yang terletak di belahan langit utara, ditemukan pada abad ke-2
  71. hipernova ledakan supernova berenergi sangat besar melebihi supernova biasa, diduga berasal dari ledakan sinar gama yang sangat cerlang dan berdurasi panjang
  72. hujan meteor meteor dalam jumlah besar yang tampak memancar dari satu titik (puluhan hingga ratusan) dalam semalam
  73. Iapetus bulan milik Saturnus dengan diameter sekitar 1.500 km, dijuluki bulan Yin-Yang karena memiliki dua warna berbeda, yaitu hitam dan putih
  74. Io bulan milik Jupiter yang diselimuti oleh belerang dan belerang dioksida beku dengan inti silikat tipis, secara geologis merupakan salah satu objek tata surya paling aktif dengan keberadaan lebih dari 400 gunung berapi
  75. jam matahari jam yang menunjukkan waktu berdasarkan posisi matahari yang membentuk bayangan gnomon pada piring berpermukaan silinder
  76. Kalisto bulan milik Jupiter dengan diameter sekitar 4.820 km dan merupakan bulan terbesar ketiga di tata surya
  77. Kanis Mayor rasi bintang yang terletak di sebelah tenggara Orion, dilalui oleh perpanjangan bidang tropik kaprikornus di langit dan pita bimasakti di ujung timurnya, namanya berarti 'anjing besar' dalam bahasa Latin, termasuk dalam kelompok rasi bintang Orion
  78. Kanis Minor rasi bintang kecil yang terdapat pada belahan langit utara, namanya berarti 'anjing kecil' dalam bahasa Latin, termasuk ke dalam kelompok rasi bintang Orion
  79. Kanser rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa
  80. Kaprikornus nama rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa
  81. Karina rasi bintang di belahan langit selatan yang merupakan bagian dari rasi lama Argo Navis
  82. Kasiopeia rasi bintang di belahan langit utara, berbentuk seperti huruf W sehingga mudah dikenali, namanya diambil dari nama seorang ratu angkuh pada mitologi Yunani
  83. kepang magnetik medan magnetik yang berbentuk menyerupai kepang, diduga menyebabkan pemanasan korona matahari
  84. koagregasi penyatuan tetes-tetes kabut atau awan menjadi tetes yang lebih besar
  85. koma bagian yang seperti kabut di sekitar kepala komet (bintang berekor)
  86. komet benda angkasa yang beredar mengelilingi matahari, bercahaya seperti bintang, bagian tengahnya bercahaya terang, dan berekor panjang menyerupai kabut
  87. konjungsi pertemuan atau papasan semu antara dua benda langit atau lebih
  88. konjungsi inferior konjungsi yang terjadi ketika benda langit terletak di sepanjang garis lurus antara Bumi dan Matahari
  89. konjungsi superior konjungsi yang terjadi ketika benda langit, seperti planet, asteroid, atau komet, terletak di sepanjang garis lurus yang menghubungkan Bumi dan Matahari, tetapi berada di sisi lain Matahari dari Bumi
  90. konstelasi rasi bintang
  91. korona lingkaran atau cincin cahaya yang tampak di sekeliling benda langit, terjadi karena penyebaran cahaya dari materi partikulat tersuspensi atau debu
  92. korona lingkaran sinar yang mengelilingi matahari; bagian terluar atmosfer matahari
  93. Korvus rasi bintang kecil di belahan langit selatan, namanya berarti gagak dalam bahasa Latin
  94. kromosfer lapisan gas tebal yang mengelilingi matahari dan tampak sebagai pinggiran yang bercahaya atau berwarna merah muda (tampak terang apabila terjadi gerhana matahari)
  95. kuadratur posisi relatif dua benda langit yang tegak lurus satu sama lain
  96. kuasar inti galaksi aktif yang memancarkan radiasi sangat besar dan kuat yang bersumber dari lubang hitam
  97. Larisa bulan milik Neptunus yang berbentuk tidak teratur dan ditutupi kawah
  98. ledakan udara ledakan yang terjadi ketika meteor yang berhasil menembus atmosfer bumi meledak di udara
  99. Leo rasi bintang di belahan langit utara khatulistiwa
  100. Leonid hujan meteor, biasanya puncaknya terjadi pada bulan November
  101. Libra rasi bintang di belahan langit selatan khatulistiwa
  102. lubang cacing hipotesis matematis mengenai hubungan geometris antara satu titik dalam rentang waktu tertentu dengan titik yang lain (hubungan ini dapat berperilaku sebagai jalan pintas dalam ruang dan waktu)
  103. lubang hitam benda langit yang memiliki medan gravitasi sangat kuat hingga menelan materi-materi di sekitarnya, bahkan cahaya, diyakini tercipta saat keruntuhan bintang maharaksasa
  104. luminositas total energi yang dipancarkan oleh bintang, galaksi, dan benda langit lain per satuan waktu
  105. Lupus rasi bintang di belahan langit selatan, yang terletak di antara rasi bintang Sentaurus dan Skorpio, namanya berarti 'serigala' dalam bahasa Latin
  106. magnitudo ukuran derajat kecemerlangan bintang
  107. mare daerah di permukaan bulan dan planet Mars yang terlihat gelap dan luas
  108. Mars planet ke-4 dari matahari; Marikh
  109. maskon konsentrasi massa yang terdapat di permukaan planet atau bulan
  110. matahari (huruf pertama biasa ditulis kapital) bintang yang merupakan pusat tata surya, memancarkan panas dan cahaya ke Bumi dan planet-planet lain yang mengedarinya, sebagian besar kandungannya berupa hidrogen dan helium
  111. Mayang Virgo; Kanya; Sunbulat
  112. meteor lintasan terang di angkasa yang disebabkan oleh meteoroid yang masuk ke dalam atmosfer planet, terbakar dan menyala karena gesekan udara, pada umumnya habis terbakar sebelum mencapai permukaan, jika bersisa maka jatuh sebagai meteorit
  113. meteor radio meteor yang dikenali dengan pantulan isyarat radio dari jejak meteor yang berkepadatan ion nisbi tinggi
  114. meteorit sisa meteoroid yang tidak terbakar habis saat memasuki atmosfer planet dan jatuh ke permukaan
  115. meteoroid benda langit padat yang bergerak di ruang antarplanet, berukuran lebih kecil daripada asteroid dan lebih besar daripada atom
  116. Mimas bulan milik Saturnus yang berdiameter sekitar 396 km, material utamanya berupa batuan beku
  117. Miranda bulan milik Uranus yang berdiameter sekitar 480 km, merupakan benda langit yang memiliki permukaan paling tidak rata
  118. model geosentrik model alam semesta yang menempatkan bumi sebagai pusat alam semesta
  119. model heliosentrik model alam semesta yang menempatkan matahari sebagai pusat tata surya yang diedari oleh bumi dan planet-planet lainnya
  120. nebula kumpulan awan gas atau debu di ruang antarbintang
  121. nebula sekelompok bintang di langit yang tampak sebagai kabut atau gas pijar bercahaya; galaksi
  122. nebula kepiting benda langit yang tercipta dari sisa supernova dan berjarak sekitar 6.500 tahun cahaya dari bumi, membentang sekitar 11 tahun cahaya dan tumbuh sekitar 1 milyar km per hari
  123. Nereid bulan milik Neptunus yang berdiameter sekitar 340 km, memiliki orbit paling eksentrik di antara bulan-bulan di tata surya
  124. Norma rasi bintang kecil di belahan langit selatan
  125. Oberon satelit milik Uranus yang permukaannya dipenuhi kawah tua dan memiliki banyak pegunungan tinggi
  126. Ofiukus rasi bintang yang tampak di lintang antara 800 dan -800 pada meridian 25 Juli, pukul 21.00
  127. Orion rasi bintang yang mudah terlihat karena bintang-bintangnya terletak pada ekuator langit sehingga memungkinkan untuk dilihat dari seluruh dunia
  128. parsek satuan ukuran untuk objek di ruang angkasa yang setara dengan 3,26 tahun cahaya; jarak ke objek yang memiliki paralaks satu detik busur dilihat dari titik yang dipisahkan oleh satu satuan astronomi (1 SA)
  129. Pavo rasi bintang di belahan selatan yang tampak di lintang antara 15° dan -90° pada meridian 25 Agustus, pukul 21.00
  130. Pegasus rasi bintang di sebelah utara yang tampak di lintang antara +90° dan −65° pada meridian Oktober
  131. pelacakan antariksa penentuan orbit, laju, atau posisi seketika suatu objek di ruang angkasa dengan menggunakan radiodeterminasi, selain radar utama, untuk mengikuti pergerakan objek tersebut
  132. perige titik pada garis edar suatu benda langit yang terdekat dengan bumi
  133. perihelion titik pada garis edar suatu benda langit yang terdekat ke matahari
  134. peta bintang peta yang menunjukkan posisi bintang dan konstelasi bintang pada bola langit
  135. peta langit peta yang menunjukkan posisi benda-benda langit
  136. Pises nama gugus bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa (tampak pada waktu bulan September dan Oktober)
  137. prominensa lidah api yang muncul dari permukaan matahari
  138. Proteus satelit milik Neptunus dengan diameter 440 km dan dikenal sebagai salah satu benda yang permukaannya paling gelap di tata surya
  139. protobintang pembentukan bintang pada tahap awal setelah terjadi proses kompresi gas pada awan molekul raksasa
  140. protoplanet planet dalam tahap awal evolusi oleh proses akresi
  141. rasi bintang sekelompok bintang yang berdekatan dan tampak saling berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus; konstelasi
  142. Rea satelit milik Saturnus dengan diameter 1.528 km yang seluruh permukaannya dipenuhi kawah dan patahan yang memanjang
  143. sagita rasi bintang terkecil ketiga yang terletak di sebelah utara ekuator, dapat dilihat dari manapun kecuali belahan selatan bumi, tampak di lintang antara 90° dan −70° pada meridian September
  144. Sagitarius nama gugus bintang di belahan langit sebelah selatan khatulistiwa (tampak pada waktu malam bulan April–Oktober)
  145. satelit alami bulan1
  146. satuan astronomi satuan jarak yang setara dengan jarak rata-rata dari bumi ke matahari, yaitu 149.597.870.700 meter; disingkat SA
  147. sekuler berlangsung lama sekali (tentang proses, perubahan), demikian lambat sehingga tidak mempunyai efek yang cukup besar untuk dicatat dalam waktu ratusan tahun
  148. selenologi cabang astronomi tentang benda langit, terutama bulan
  149. Sentaurus rasi bintang yang tampak di lintang antara 30° dan -90° pada meridian 20 Mei, pukul 21.00
  150. sideris berkenaan dengan bintang atau rasi bintang
  151. simpai kromosfer lingkaran tebal cahaya pada kromosfer
  152. singularitas titik dalam ruang waktu, seperti lubang hitam, yang materinya memiliki kerapatan yang takterbatas dan volume sangat kecil serta kelengkungan ruang waktu takterbatas
  153. Skorpio nama gugus bintang di belahan langit sebelah selatan khatulistiwa
  154. superbulan fenomena yang terjadi ketika bulan purnama atau bulan baru berlangsung di perige atau titik terdekat dengan bumi
  155. supernova bintang meledak berukuran besar
  156. Taurus nama gugus bintang di belahan langit sebelah utara khatulistiwa
  157. Tetis satelit milik Saturnus
  158. Titan satelit milik Saturnus dengan periode orbit 15 hari 22 jam, merupakan satelit terbesar kedua di tata surya dan memiliki atmosfer paling padat
  159. Titania satelit milik Uranus dengan diameter 1.577 km dan merupakan satelit terbesar kedelapan di tata surya
  160. transit peristiwa melintasnya suatu benda langit yang berukuran relatif kecil di piringan benda langit lain yang berukuran lebih besar, biasanya bintang atau planet
  161. Triton satelit milik Neptunus dengan diameter 2.700 km dan dikenal sebagai objek tata surya yang memiliki suhu permukaan paling dingin
  162. Umbriel satelit milik Uranus dengan diameter mencapai 210 km yang terdiri atas es dan batuan
  163. Virgo nama gugus bintang yang terletak di antara Leo dan Libra pada deklinasi 0°
  164. waktu sideris sistem waktu yang digunakan astronom untuk melacak arah untuk mengarahkan teleskop pada bintang yang akan diamati
  165. waktu surya sistem waktu yang diukur berdasarkan posisi matahari di langit
  166. zona laik huni wilayah orbit di sekeliling suatu bintang yang dapat mempertahankan air dalam wujud cair pada suatu planet ataupun benda angkasa lain

Subkategori

Kategori ini hanya memiliki subkategori berikut.