Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah hidrometeorologi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Hdm}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan hidrometeorologi: (394)

  1. adijenuh mengandung lebih banyak materi daripada uap jenuh
  2. air mampu curah landasan air di atmosfer yang siap menjadi hujan, sangat berperan dalam menentukan kemungkinan hujan yang akan terjadi
  3. air normal air laut yang digunakan sebagai ukuran perbandingan dalam pengukuran klorinitas air, misalnya air laut dengan cara titrasi
  4. akresi pertumbuhan zarah es akibat benturan dengan tetesan air
  5. albedo ukuran besar daya pantul permukaan, yaitu bagian permukaan sinaran datang, seluruhnya atau monokromatik, yang dipantulkan oleh permukaan tersebut
  6. alir landaian aliran mendatar tanpa gesekan, dengan isobar dan garis arus berimpit atau setara, yang percepatan tangensialnya nol di setiap tempat
  7. anaperenggan perenggan panas atau dingin yang mengakibatkan udara panas naik di atas udara dingin
  8. anemometer Byram anemometer yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin dari kecepatan berputarnya kipas pada sumbu menegak atau mendatar
  9. anemometer cawan anemometer yang mengukur kecepatan angin dari kecepatan putar kincir angin berupa tiga atau empat cawan setengah bulatan atau kerucut yang masing-masing dipasang pada ujung batang mendatar tegak lurus
  10. anemometer rekaan anemometer yang merekam perubahan angin menurut waktu secara terus-menerus
  11. anemometer sentuh anemometer yang hubungan elektriknya sering dibuat sebanding dengan kecepatan angin
  12. anemometer tangan anemometer yang tangkainya dipegang oleh pengamat pada jarak setengah depa
  13. angin daya topan angin dengan kecepatan 64 knot, 73 mil per jam atau lebih
  14. angin pasang naik angin pasang-surut yang bertiup menuju pantai
  15. angin pasang turun angin pasang-surut yang bertiup menuju laut
  16. angin pasang-surut angin yang berubah-ubah dalam cuaca tenang di teluk ketika terjadi pasang kuat
  17. angin ribut lemah angin dengan kecepatan antara 27 dan 31 knot (skala kekuatan angin Beaufort)
  18. angin takgeostrofik beda vektor antara angin sebenarnya dan angin geostrofik
  19. angin temporal angin disertai hujan yang arahnya berubah dari barat daya ke barat akibat dari pembelokan angin pasat tenggara di lautan Pasifik Selatan dan bagian timur ke pantai Pasifik Amerika Tengah
  20. antisiklon paras atas peredaran antisiklon yang terdapat di udara bagian atas
  21. arah lindungan angin arah angin yang sejalan dengan arah mata angin, misalnya ke arah timur untuk angin barat
  22. arkus bentuk awan tambahan, berupa gulungan mendatar, tebal, dengan ujung-ujungnya seperti perca, terletak di bagian bawah awan tertentu dan terlihat seperti busur yang gelap ketika meluas
  23. arus golakan arus udara yang berkaitan dengan golakan
  24. arus udara-bumi perpindahan muatan elektrik dari atmosfer yang bermuatan positif ke bumi yang bermuatan negatif
  25. atmosfer isotermal atmosfer dalam keseimbangan hidrostatik yang suhu di dalamnya tetap menurut ketinggian dan tekanannya berkurang secara eksponensial
  26. atmosfer otobarotropik bagian atmosfer yang permukaan tekanan dan kerapatannya tetap serta selalu berimpit
  27. awan arkus awan rendah berbentuk horizontal, biasanya dibentuk oleh arus udara dingin dari angin laut atau udara dingin pertanda akan datangnya badai
  28. awan gulung awan rendah berbentuk menyerupai tabung, salah satu jenis awan arkus yang relatif jarang, biasanya tampak seperti bergulung pada sumbu horizontal, kerap terlihat saat badai
  29. awan induk mutiara lihat awan nakreus
  30. awan letikular awan menyerupai lensa yang terbentuk di troposfer, biasanya tegak lurus terhadap arah angin, karena bentuknya dijadikan sebagai penjelasan untuk penampakan UFO
  31. awan malam awan yang tak diketahui susunannya, terjadi pada lapisan yang sangat tinggi
  32. awan nakreus jenis awan stratosfer yang langka, umumnya berbentuk lensa cembung, berstruktur halus, dan terlihat bersinar cemerlang pada sudut yang berjarak sekitar 40 derajat dari letak matahari
  33. awan orograf jenis awan yang bentuk dan sebarannya ditentukan oleh gangguan orografi terhadap aliran udara yang melintas
  34. awan rak awan rendah berbentuk menyerupai baji, salah satu jenis awan arkus, melekat pada dasar awan induknya yang biasanya merupakan tanda datangnya badai pasir
  35. awan tetes air awan yang tersusun dari tetes-tetes air dalam berbagai tingkat suhu
  36. balon radiosonde balon yang digunakan untuk membawa radiosonde ke atas
  37. cerah keadaan atmosfer yang sangat bening dan hampir tak berawan
  38. corong kolom atau kerucut awan di dasar awan kumulonimbus yang berbelalai air
  39. cuaca lampau ciri cuaca yang menonjol yang terjadi di stasiun selama kurun waktu tertentu
  40. cuaca marak keadaan cuaca yang dikesankan terhadap penyalaan dan perebakan kebakaran hutan
  41. cuaca menonjol kejadian cuaca yang sangat berarti yang dalam meteorologi aeronautik digunakan untuk menyatakan adanya gejala kejadian alam, seperti badai guntur, badai tropis, hujan batu, dan badai pasir
  42. curah hujan ekstrem batas paling atas jumlah curah hujan yang terdapat pada suatu tempat untuk jangka waktu tertentu
  43. curahan efektif bagian curah hujan yang menimbulkan limpasan
  44. curahan golakan curahan yang ditimbulkan oleh gerak golakan dalam atmosfer
  45. curahan kabut curahan air yang berasal dari intersepsi zarah awan oleh pohon dan tanaman lain
  46. curahan salju hujan salju
  47. daerah aliran daerah tadah
  48. daerah tadah daerah penampungan air yang mengalirkan air ke sebagian atau keseluruhan dari saluran air; daerah aliran
  49. derajat penjenuhan perbandingan antara banyaknya ruang pori-pori yang terisi air dan seluruh banyaknya ruang pori-pori
  50. deret waktu nilai peubah yang diturunkan mengikuti waktu secara berturut-turut
  51. diagram adiabat diagram yang digunakan untuk menunjukkan keadaan termodinamik sebagian atmosfer, didefinisikan dengan tiga variabel seperti tekanan, suhu kelembapan, atau variabel lain yang menyatakan ketergantungan keadaan itu
  52. diagram adiabat semu diagram yang digunakan untuk menunjukkan keadaan termodinamik atmosfer
  53. diagram iklim perwujudan data iklim dalam bentuk grafik
  54. diagram ketinggian awan grafik untuk menentukan ketinggian awan golakan
  55. dinding fohn batas datar pada arah lindungan angin yang curam seperti awan Kumulus, terbentuk pada puncak dan bagian atas lereng gunung yang menghadap angin selama keadaan fohn
  56. duplikatus jenis awan yang tesusun berupa lapisan yang bertindih-tindih atau berkelompok, seperti stratokumulus, altokumulus, altostratus, sirostratus, dan sirus
  57. efek Jevon pengukuran curah hujan yang disebabkan oleh pemasangan sukat hujan
  58. efek rumah-kaca efek pemanasan yang diberikan atmosfer ke bumi karena atmosfer (terutama uap airnya) menyerap dan memancarkan kembali sinaran inframerah
  59. energi galikan energi kinetik yang berkaitan dengan komponen gerak golak-galik
  60. energi potensial tersedia energi potensial total yang mungkin dapat berubah menjadi energi kinetik dalam sistem tertutup adiabatik
  61. energi radio sinaran elektromagnetik yang panjang gelombangnya lebih besar daripada sinaran inframerah
  62. energi tersinar energi yang berkaitan dengan sinaran elektromagnetik
  63. fisika awan ilmu tentang sifat fisis awan di atmosfer dan proses yang terdapat di dalamnya
  64. fohn angin yang kering dan panas di sisi bawah barisan gunung
  65. fohn kerdil fohn yang sesekali terjadi, selama angin atas bertiup dengan kencang dari selatan, apabila perbedaan tekanan antara sisi selatan dan utara Pegunungan Alpen lebih besar dari 12 mb
  66. frontogenesis pembentukan awal perenggan atau mintakat perenggan
  67. ganas debu pusaran debu yang dalam
  68. garis firn batas di permukaan bumi yang memisahkan wilayah penumpukan gletser dari wilayah ablasi
  69. garis gebos gejala golakan panas yang terjadi sepanjang garis atau sabuk yang tidak bersifat perenggan
  70. garis ingsut angin garis atau jalur sempit tempat berubahnya arah angin secara mendadak
  71. garis kontur kontur
  72. garis seruak garis tempat terjadinya kecepatan angin yang tak bersinambung
  73. gawar angin ribut tanda peringatan tentang angin yang berkekuatan 8—9 skala Beaufort
  74. gawar badai tanda peringatan tentang dugaan kejadian badai berkekuatan 10 atau 11 skala Beaufort
  75. gawar banjir peringatan tentang akan terjadinya banjir dalam waktu dekat di suatu stasiun atau suatu aliran sungai
  76. gawar meteorologi peringatan yang disiapkan oleh kantor jaga meteorologi tentang terjadinya atau kemungkinan terjadinya salah satu atau beberapa gejala bencana alam seperti daerah badai guntur aktif dan badai tropis yang memutar
  77. gawar topan peringatan datangnya angin topan
  78. gaya kelembapan gaya pada suatu sistem koordinat yang timbul dari kelembaman paket yang bergerak terhadap sistem koordinat lain
  79. gaya simpang gabungan gaya sentrifugal karena putaran bumi yang bekerja pada partikel bergerak yang geraknya dianggap nisbi terhadap putaran bumi
  80. gaya tekanan mendatar landaian tekanan mendatar per satuan massa
  81. gebos gejala atmosfer yang ditandai dengan perubahan kecepatan angin yang sangat besar
  82. gelombang panjang pola kontur berbentuk gelombang dan teratur pada peta isobar dengan panjang gelombang sekitar 2.000 km, terutama berkaitan dengan troposfer tengah atau atas
  83. gelombang permanen gelombang yang bergerak tanpa perubahan pada pola garis arusnya
  84. gelombang siklon usikan di troposfer bawah yang memiliki panjang gelombang 1.000—2.500 km (skala siklon)
  85. gelombang tak mantap gerak gelombang yang amplitudonya bertambah menurut waktu
  86. golakan alami golakan bebas yang timbul akibat pemanasan siang permukaan bumi dan sering mengakibatkan terbentuknya awan kumulus
  87. golakan mandiri golakan yang berawal secara spontan dalam lapisan atmosfer yang laju susut suhunya sebesar atau lebih besar daripada kadar swagolakan
  88. gurun angin pasat sistem angin yang terdapat di sebagian besar daerah tropik yang bertiup dari daerah tekanan tinggi subtropik menuju palung khatulistiwa
  89. gurun angin pasat nama untuk angin baratan umum di California dan untuk angin barat laut yang bertiup di Oregon pada musim panas
  90. hablur es lempeng es yang terampai dalam air
  91. higrometer elektrik higrometer yang elemen pekanya mempunyai sifat elektrik yang berubah karena perubahan kelembapan atmosfer
  92. higroskopik kemampuan mempercepat pengembunan uap air
  93. homopause puncak homosfer atau paras perubahan antara homosfer dan heterosfer
  94. hujan curah massa udara hujan curah yang biasanya terjadi karena golakan lokal dalam udara takmantap
  95. hujan kuning hujan yang berwarna merah atau kuning karena partikel serbuk, debu merah atau kuning
  96. hujan salju ketebalan salju segar yang mengendap selama jangka waktu tertentu; curahan salju
  97. hukum badai pernyataan umum tentang cara angin siklon berputar di sekitar siklon dan cara keseluruhan gangguan bergerak di atas permukaan bumi
  98. hukum Bouger hubungan yang menunjukkan kadar pengurangan kepadatan fluks dari sinaran monokromatik yang melewati media yang memancarkan dan menyerap sinaran pada panjang gelombang tersebut
  99. ibun abadi lapisan tanah atau bebatuan yang suhunya selalu berada di bawah 00C sekurang-kurangnya selama beberapa tahun
  100. iklim termal iklim yang ditetapkan berdasarkan suhu dan terbagi secara wilayah ke dalam mintakat suhu
  101. indeks kelembapan indeks untuk mengetahui tingkat ketersediaan air yang diperlukan pada suatu tempat atau daerah
  102. indeks kemarau nilai yang dihubungkan dengan beberapa efek kumulatif dari kekurangan lengas yang berkepanjangan dan di bawah normal
  103. inti zarah yang molekul air atau es merupakan hasil dari perubahan fase menempel, molekul air atau es tersebut menjadi lebih padat
  104. inti beku inti tempat uap airnya dapat berubah menjadi es
  105. inti sublimasi inti tempat terjadinya pembekuan uap air
  106. isentrop garis yang menunjukkan entropi sama atau tetap
  107. isokron garis pada suatu peta, yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai waktu kejadian yang sama dari suatu gejala tertentu atau suatu nilai besaran tertentu
  108. isonef garis yang ditarik melalui semua titik pada peta dan banyaknya awan yang sama
  109. jalur awan panjang garis panjang awan kumulus yang sejajar dengan arah angin
  110. jarak geostrofik jarak antara dua tempat (dalam derajat lintang) pada permukaan kanan tetap yang selisih ketinggiannya (dalam kaki) sebesar kecepatan angin geostrofik (dalam knot)
  111. jejak lepas jejak pengembunan yang terbentuk apabila uap air buangan pesawat terbang bercampur dan menjenuhkan udara di belakang pesawat
  112. jejak pengembunan jejak yang mula-mula tipis, terdiri atas butiran-butiran air atau hablur es, timbul karena buangan mesin pesawat terbang
  113. jeluk salju jarak vertikal antara permukaan suatu lapisan dan permukaan tanah di bawahnya
  114. jendela atmosfer daerah spektrum serapan uap air, terletak pada panjang gelombang antara 8,5 dan 11 mm
  115. kabur garam kabur yang ditimbulkan oleh adanya pecahan halus partikel garam laut di dalam udara, biasanya berasal dari penguapan percikan laut
  116. kabut lataan kabut yang terbentuk oleh lewatnya udara yang cukup panas di atas permukaan dingin
  117. kabut laut kabut lataan yang terbentuk ketika udara yang telah berada di atas permukaan air yang panas bergerak ke atas permukaan air yang lebih dingin
  118. kabut lereng atas kabut yang terbentuk apabila udara bergerak ke atas sepanjang lereng dan mendingin secara adiabatik sampai atau di bawah titik embunnya
  119. kabut monsun kabut lataan tipis di wilayah pantai selama masa monsun, yang terbentuk karena udara lengas panas terangkut di atas permukaan yang lebih dingin
  120. kabut sinaran kabut yang terbentuk di atas daratan pada malam hari, dicirikan oleh angin sepoi, langit cerah, dan udara lembap pada atmosfer paras bawah
  121. kabut tanah kabut yang menutupi kurang dari 0,6 bagian langit dan ketinggiannya tidak mencapai dasar awan yang ada di atasnya karena menghalangi pemandangan ke arah tanah bagi penerbangan
  122. kabut uap kabut yang terbentuk apabila air masuk ke dalam udara yang suhunya jauh lebih rendah daripada suhu sumber uap air itu
  123. kadar susut berkurangnya nilai peubah atmosfer dengan bertambahnya ketinggian
  124. kadar susut adiabat kadar perubahan suhu dalam proses adiabat ketika gugus udara naik turun
  125. kandungan air awan banyaknya air dalam bentuk cair atau padat yang terkandung di dalam setiap satuan volume udara di dalam awan
  126. kanjang nisbah besaran vektor angin rata-rata terhadap laju angin rata-rata tanpa memperhatikan arah
  127. kapasitas termal kapasitas bahang
  128. kapilatus kumulonimbus yang sebagian besar atasnya berbentuk jambangan bunga
  129. katetermometer alat yang digunakan untuk mengukur jumlah bahang yang kira-kira hilang per satuan waktu dari suatu benda apabila suhunya diubah-ubah sampai sesuai dengan suhu badan manusia
  130. keadijenuhan bagian dari atmosfer atau ruang lain yang kelembapan nisbinya lebih tinggi dari 100 persen
  131. keasaman air konsentrasi asam yang dinyatakan sebagai milisetara dari suatu dasar yang kuat per 1 liter air
  132. keawanan liputan awan dalam arti yang sangat umum
  133. kecepatan gesek kecepatan angin acuan yang biasanya digunakan bagi gerakan di dekat tanah yang tegangan gesernya sering dianggap tak bergantung pada ketinggian
  134. kecepatan olak selisih antara kecepatan rata-rata aliran zalir dan kecepatan sesaat pada suatu titik
  135. keelektrikan pengaliran arus elektrik yang berlaku dalam suatu konduktor
  136. keelektrikan atmosfer gejala elektrik yang terjadi di dalam atmosfer bumi, misalnya kilat
  137. kehantaran daya hantar
  138. kelebatan curah hujan kadar curah hujan yang dinyatakan dalam satuan kedalaman per satuan waktu
  139. kelebatan curahan curahan yang terkumpul dalam satuan selang waktu
  140. kelembapan atmosfer kandungan uap air atmosfer
  141. kelembapan jenis perbandingan antara massa uap air dan massa udara lengas
  142. kelembapan relatif kabut yang terbentuk oleh lewatnya udara yang cukup panas di atas permukaan dingin
  143. kemiringan palung simpangan sudut garis palung terhadap meridien
  144. kepala guntur bagian atas dari kumulus berombak
  145. kepingan salju kumpulan hablur es yang terjadi dalam satu bentuk tak teratur, kepingannya kecil dan susunannya sederhana pada suhu yang sangat rendah
  146. kesetaraan air kedalaman air yang berasal dari lelehan kantong salju atau sampel salju
  147. kesetimbangan hidrologi hubungan keadaan antara pemasukan, pengeluaran, dan penyimpanan lengas suatu kawasan di permukaan bumi
  148. kesetimbangan hidrostatik keadaan setimbang antara gaya gravitasi dan komponen menegak gaya landaian tekanan dalam atmosfer
  149. kesetimbangan sinaran bondong resultan dari sinaran surya dan sinaran bumi seluas permukaan mendatar
  150. ketakmantapan barotropik ketakmantapan hidrodinamik yang timbul dari sebaran kepusaran tertentu dalam arus tak berberai dua dimensi
  151. keteruapan hal teruap
  152. ketinggian awan ketinggian letak dasar awan diukur dari bidang permukaan tanah
  153. ketinggian gelombang tinggi gelombang permukaan air yang dinyatakan sebagai beda ketinggian antara puncak dengan gelombang palung
  154. ketinggian potensial ketinggian titik atmosfer yang dinyatakan dalam satuan yang sebanding dengan geopotensial pada ketinggian tersebut
  155. khamsin angin gurun yang kering, berdebu, umumnya panas (di Mesir dan di atas Laut Merah)
  156. khatulistiwa curah hujan garis yang mengelilingi bumi dan terentang antara dua lajur yang bercirikan sebaran hujan tahunan lintang rendah di masing-masing belahan bumi
  157. kilau awan kilat yang timbul karena loncatan muatan listrik dari pusat muatan positif ke muatan negatif yang keduanya terletak di dalam satuan awan
  158. klimatologi massa udara iklim berdasarkan massa udara yang memengaruhi kawasan dan periode tertentu
  159. koefisien hambur koefisien pembanding antara bondong penyebaran larutan dalam suatu media berpori-pori dan landaian kepekatan
  160. koefisien kelembapan ukuran keefektifan hujan di suatu daerah yang menggambarkan hubungan antara eksponensial suhu dan pertumbuhan tanaman
  161. koefisien pemindahan bahang kadar pemindahan bahang per satuan luas dan per satuan beda suhu
  162. kona badai beserta hujan yang dibawa angin dari arah barat daya atau selatan barat daya di Hawa
  163. kontur garis ketinggian tetap permukaan isobar; garis kontur
  164. kumulus cuaca cerah kumulus humilis
  165. kumulus gulung bentuk stratokumulus berupa gulungan awan panjang sejajar yang diselingi ruang-ruang terang
  166. kurada badai hujan parah di Kepulauan Mariana (barat Samudra Pasifik) selama monsun timur laut, terjadi dari bulan November hingga April atau Mei, terutama dari bulan Januari sampai Maret
  167. kurva adiabatik-semu lengkungan pada diagram termodinamik yang menunjukkan perubahan suhu sejumlah kecil massa udara yang mengalami pengembangan adiabatik semu
  168. lalang salju massa salju yang tertiup angin dan mengendap sepanjang lereng yang tidak beraturan
  169. landaian potensial selisih potensial elektrik per satuan jarak antara dua titik
  170. langit air warna gelap yang tampak di sisi bawah lapisan awan yang terdapat di atas permukaan air terbuka
  171. lapisan awan susunan awan yang dasarnya terletak pada paras ketinggian yang hampir sama
  172. laporan gawat laporan perubahan tiba-tiba untuk menunjukkan keadaan cuaca buruk (gawat)
  173. lataan proses perpindahan massa udara karena gerak
  174. lataan geostrofik lataan yang dihasilkan oleh komponen geostrofik angin
  175. layar radar tampilan pada osiloskop layar penerima radar
  176. lebihan hujan curah hujan yang menjadi limpasan langsung
  177. leleh salju air yang berasal dari lelehan salju, menguap dan menelusup ke dalam tanah atau menjadi bagian dari limpasan
  178. lembang orografi lembang yang terbentuk di bagian lindungan angin sebagai penghalang orografi pada lintasan angin
  179. lembang pusat daerah dengan tekanan udara rendah
  180. lembang tersangkar lembang yang di dalamnya telah terbentuk sangkaran
  181. lembang tropik gangguan tropik dengan kecepatan angin maksimum kurang dari 34 knot
  182. lembang utama lembang yang terpenting atau terlama dalam sistem lembang
  183. lidah kering perluasan atau penelusupan udara kering (atau lengas) ke dalam wilayah yang perdu, banyak dijumpai di Semenanjung Malaysia, kayunya cokelat kemerahan, digunakan sebagai kayu bangunan umumnya berkelembapan tinggi (atau rendah)
  184. lidah panas bentangan atau penyaluran udara panas secara jelas ke arah kutub
  185. lindung angin arah angin sejalan dengan jurusan angin, misalnya ke arah timur untuk angin barat
  186. liputan awan bagian langit yang tertutup awan, biasanya diukur dalam persepuluhan atau perdelapanan langit yang tertutup
  187. lubuk dingin lubuk udara yang cukup dingin dikelilingi udara yang lebih panas
  188. lubuk panas lubuk udara yang cukup panas dikelilingi udara yang lebih dingin
  189. malam sinaran malam tanpa awan dan angin, ditandai dengan pendinginan sinaran pada permukaan tanah karena hantaran bahang dari udara ke bumi dan dari lapisan udara
  190. masa pluvial masa geologi yang curah hujannya cukup besar dibandingkan dengan massa sebelum dan sesudahnya
  191. mata daerah dengan angin cukup tenang dan cuaca baik yang terdapat pada pusat siklon tropis yang sangat kuat dan bentuknya hampir bulat
  192. meluar tropik keluarnya pias angin timuran tropik ke arah kutub
  193. mendung bawah (lapisan) liputan lapisan awan jenuh (10/10) yang dilihat dari titik pengamatan di atas awan
  194. menganan perubahan arah angin mengikuti putaran jarum jam (misalnya dari selatan ke barat daya atau barat) di kedua belahan bumi
  195. mengiri berubah arah angin yang melawan arah jarum jam (ke kiri) di kedua belahan bumi
  196. metode kurva S cara memperoleh satu satuan hidrograf dari waktu ke waktu lainnya melalui kegunaan lengkungan S
  197. milisetara seperseribu setara dari unsur kimia, radikal, atau senyawa
  198. mintakat nyaman kisaran suhu efektif yang menunjukkan bahwa kebanyakan orang dapat bekerja dengan daya guna maksimum pada suhu efektif tersebut
  199. mintakat percampuran mintakat yang memisahkan wilayah yang ditempati oleh dua zat yang berbeda, baik bersifat fisika maupun kimia
  200. mintakat suhu bagian permukaan bumi yang ciri suhunya secara seragam dibatasi oleh nilai yang ditetapkan berdasarkan pengaruh suhu
  201. muatan awan kilat yang timbul karena loncatan muatan listrik dari pusat muatan positif ke pusat muatan negatif dan keduanya terletak di dalam satuan awan
  202. nebulosus awan yang menyerupai cadar atau lapis yang perinciannya tidak jelas
  203. nisbah campur nisbah antara massa suatu gas komponen atmosfer dan massa udara yang dicampuri oleh komponen tersebut
  204. nisbah campur kelembapan nisbah antara massa uap air dan massa udara kering terhadap uap air tersebut
  205. palung baratan palung dalam angin baratan lintang tengah, biasanya bergerak ke timur
  206. palung dingin palung tekanan biasanya suhu lebih rendah dari daerah yang terdekat
  207. palung paras atas palung tekanan yang terdapat di udara atas, atau palung yang lebih jelas di bagian atas daripada di dekat permukaan bumi
  208. panci bersaring panci penguapan yang bagian atasnya ditutup dengan saringan kisi-kisi kawat
  209. panjang kekasapan besaran yang masuk sebagai angka tetapan integrasi dalam bentuk profil kecepatan logaritmik yang sesuai dengan aliran kasap sempurna dekat permukaan
  210. parameter Coriolis komponen vortisitas dari bumi berdasarkan garis vertikal
  211. paras awan lapisan atmosfer yang di dalamnya terdapat jenis awan tertentu yang ditentukan oleh paras tinggi, tengah, dan rendah
  212. paras beku paras terendah dalam atmosfer di atas tempat yang udaranya bersuhu 0° C
  213. paras leleh paras di atmosfer tempat hablur es dan emping salju meleleh apabila es atau emping salju tersebut turun melewatinya
  214. paras pengembunan paras tempat terjadinya pengembunan di atmosfer
  215. paras pengembunan galikan paras pengembunan yang terjadi karena golak-galik udara dari permukaan bumi
  216. pasang surut termal perubahan tekanan atmosfer yang terjadi karena perbedaan hari pemanasan atmosfer oleh matahari
  217. pelepasan awan perubahan alamiah atau tiruan yang mengakibatkan leburnya awan
  218. peluang banjir angka yang menyatakan kemungkinan terjadinya banjir dalam satu tahun, dapat terjadi sebanyak atau melebihi angka tersebut
  219. pelumeran pelelehan salju dan/atau es atau kedua-duanya di permukaan bumi setelah kenaikan suhu di atas 00C
  220. pemelangian warna menyerupai warna pelangi yang ditunjukkan oleh awan, kadang-kadang sepanjang tepi awan-awan lentikularis
  221. pemindahan bahang pemindahan atau pertukaran bahang dengan cara sinaran, hantaran, atau golakan dalam bendalir dan/atau antara bendalir dan lingkungan sekitarnya
  222. pemisah angin rabung tekanan tinggi yang luas dan semipermanen, memisahkan dua daerah, angin umumnya bertiup dari arah yang sangat berbeda
  223. pendinginan malam penurunan suhu yang berkaitan dengan sinaran malam
  224. pendinginan sinaran pendinginan permukaan bumi dan udara di dekatnya, terutama pada malam hari
  225. penetrometer peranti berbentuk runcing untuk mengukur besarnya hambatan apabila benda ditancapkan ke dalam suatu bahan seperti salju atau tanah
  226. pengamatan klimatologi penilaian atau pengukuran satu atau beberapa unsur iklim
  227. pengamatan layang-layang pendugaan atmosfer dengan alat khusus yang diterbangkan dengan bantuan layang-layang
  228. pengamatan meteorologi penilaian atau pengukuran satu atau lebih unsur meteorologi
  229. pengamatan permukaan pengamatan meteorologi, tidak termasuk pengamatan udara dari atas, dibuat oleh seorang pengamat permukaan bumi
  230. pengamatan radiosonde penilaian berupa suhu, kelembapan nisbi, dan tekanan di lapisan udara atas melalui isyarat radio yang diterima dari radiosonde yang dibawa oleh balon
  231. pengaruh Kelvin pengaruh yang bersangkutan dengan tekanan uap jenuh di atas permukaan zat cair, ditemukan oleh Kelvin
  232. penggolongan massa udara sistem yang digunakan untuk mengenali dan mencirikan berbagai massa udara menurut skema
  233. pengintian spontan proses pengintian yang inti-intinya berupa perubahan fase
  234. penguapan air pancaran uap air oleh permukaan bebas pada suhu di bawah titik didih
  235. penguapan potensial jumlah uap air yang dikeluarkan oleh permukaan air murni per satuan luas permukaan dan satuan waktu
  236. penyemaian awan modifikasi proses fisis yang terdapat dalam awan alami dengan cara penyempurnaan awan dengan bahan penyemai
  237. penyembulan proses, cara menyembul
  238. penyembulan ibun penonjolan permukaan karena gerak dalam ibun yang hasil ekstremnya berupa gundukan ibun
  239. penyerapan awan penyerapan sinaran elektromagnetik oleh butir dan uap air di dalam awan
  240. penyerapan uap air penyerapan panjang gelombang sinaran inframerah tertentu oleh uap air atmosfer
  241. penyuryaan sinar surya yang diterima oleh permukaan bumi
  242. penyusutan awan penyusutan sinar mikrogelo
  243. peralatan faksimile alat yang digunakan untuk mengirimkan rekaman grafik secara elektrik melalui kabel atau radio, misalnya peta cuaca
  244. percepatan Coriolis percepatan gugus yang bergerak dalam sistem koordinat nisbi
  245. percepatan sentripetal percepatan gerak pada zarah dalam lintasan melengkung, arahnya ke pusat lengkungannya
  246. peredaran planetan sistem gangguan skala besar dalam troposfer apabila dilihat dalam skala hemisfer
  247. peredaran tersier peredaran atmosfer setempat yang umumnya kecil, dapat dikenali dari adanya gejala seperti angin setempat, badai guntur, dan tornado
  248. peredaran umum pemerian statistik lengkap tentang gerak atmosfer di seluruh bumi
  249. perekam kilat alat untuk menemukan arah, kekuatan, dan frekuensi terjadinya gangguan atmosfer (latmosferiks)
  250. perekam radiosonde alat yang digunakan untuk merekam data yang sedang dikirim oleh radiosonde
  251. perenggan angin pasat perenggan pada musim panas, di antara embusan kuat angin pasat laut dan udara panas benua di sekitarnya
  252. perenggan antartik perenggan yang berada di sekeliling Benua Antartik sekitar 60°-65° Lintang Selatan dan memisahkan udara antartik dari udara kutub bahari di sebelah utaranya
  253. perenggan antartropik perenggan yang dianggap ada di dalam palung khatulistiwa yang memisahkan udara belahan bumi utara dan udara belahan selatan
  254. perenggan bak pegun perenggan yang kedudukannya hampir tidak berubah pada peta sinoptik yang berurutan
  255. perenggan baur perenggan yang apabila dilewati tidak tampak jelas ciri perubahan angin dan perubahan suhunya
  256. perenggan panas perenggan yang gerakannya membuat massa udara yang lebih panas berganti tempat massa udara yang lebih dingin
  257. perenggan tersangkar perenggan yang memisahkan dua massa udara dingin yang bersentuhan akibat proses sangkaran
  258. periode ulang rata-rata selang waktu atau sejumlah tahun yang dalam selang waktu atau sejumlah tahun tersebut dapat terjadi suatu peristiwa yang nilainya sama atau lebih besar
  259. perisai awan susunan awan utama siklon gelombang yang khas, yaitu bentuk awan yang terdapat pada bagian udara dingin sistem perenggan
  260. permukaan isentropik permukaan di ruang udara yang entropinya sama di setiap tempat
  261. permukaan tekanan tetap permukaan dalam atmosfer yang pada setiap detiknya tekanan atmosfernya sama pada saat yang sama
  262. perputaran siklon perputaran sepanjang garis angin atau lintasan yang apabila dilihat dari atas di belahan bumi selatam arahnya menganan dan mengiri di belahan bumi utara
  263. pertanda badai isyarat dalam bentuk bendera atau umbul-umbul yang ukurannya cukup besar agar dapat dilihat dari jauh, dipasang pada tiang di pelabuhan untuk menunjukkan adanya badai yang mendekat dan dari arah mana ia akan datang
  264. perubahan suhu dinamik perubahan yang berkaitan dengan pemanasan atau pendinginan gas
  265. peta ketebalan isentropik peta ketebalan lapisan atmosfer yang dibatasi oleh dua permukaan isentropik terpilih
  266. peta paras atas peta sinoptik keadaan meteorologi di udara atas, yang hampir tidak terkecuali menggunakan acuan peta tekanan tetap baku
  267. peta prognosis jumlah unsur meteorologi tertentu untuk waktu dan jangka waktu tertentu dan suatu daerah permukaan atau bagian ruang udara tertentu yang digambarkan secara grafik pada suatu peta
  268. peta tekanan tetap peta sinoptik pada suatu permukaan tekanan tetap, biasanya memuat data rajahan dan analisis sebaran data, termasuk ketinggian permukaan, angin, suhu, dan kelembapan
  269. petala atmosfer salah satu lapisan udara dalam atmosfer
  270. pias tekanan tinggi subtropik deretan sel bertekanan tinggi yang merentang sejajar dengan garis lintang di kedua belahan bumi
  271. pias termal salah satu dari beberapa pias mendatar jenis vegetasi yang terdapat di pergunungan
  272. pileus awan tambahan yang ukuran mendatarnya kecil, dalam bentuk tudung atau terdapat penutup di puncaknya, ditembus atau melekat pada bagian atas awan kemawang
  273. pilin Ekman perian matematis ideal tentang sebaran angin di dalam lapisan batas planet atmosfer
  274. prakiraan acak jenis prakiraan yang kadang-kadang digunakan sebagai pembanding dalam menilai keberhasilan yang dibuat dengan metode yang lain, didasarkan atas pemilihan peluang terjadinya nilai-nilai unsur meteorologi yang bersangkutan
  275. prakiraan hidrologi dugaan hidrologi dalam ruang dan waktu
  276. prakiraan jangka menengah prakiraan yang jangka waktu berlakunya lebih lama daripada prakiraan jangka menegah, umumnya satu bulan atau lebih
  277. prakiraan kanjang prakiraan yang menyatakan bahwa keadaan cuaca yang akan datang akan sama dengan keadaan sekarang
  278. prakiraan objektif prakiraan cuaca yang keseluruhannya didasarkan atas penerapan hukum atau persamaan tunggal, gabungan hukum atau persamaan, bagi unsur-unsur pengamatan meteorologi yang terpilih
  279. prakiraan setempat prakiraan cuaca untuk suatu jalur tertentu
  280. prakiraan statistik prakiraan objektif yang didasarkan atas pengujian statistik sifat atmosfer yang lalu, diperlihatkan dalam bentuk rumus regresi, peluang, dan sebagainya
  281. presipitasi saluran curahan yang jatuh langsung ke permukaan air dalam suatu saluran; curahan saluran
  282. psikrometer putar psikrometer yang diikat pada suatu tali, rantai kecil, atau kerangka ringan dan yang pengamatnya memutar seperti memutar bandul untuk meyakinkan adanya ventilasi yang baik bagi elemen pekanya
  283. punggung termal kuala pola garis ketebalan yang cembung ke arah ketebalan tekanan tinggi dan garis ketebalannya tersebut memadar ke arah angin termal
  284. pusaran khatulistiwa peredaran siklonik tertutup pada daerah tekanan rendah tertutup dalam palung khatulistiwa
  285. pusaran kutub peredaran siklon skala besar di troposfer bagian tengah dan atas yang umumnya berpusat di daerah kutub
  286. pusing debu putaran cepat tabung udara di atas daerah kering dan berdebu yang mengakibatkan debu, pasir, atau benda-benda ringan terangkat dari permukaan tanah
  287. radar pelacak awan radar cuaca yang dirancang khusus untuk memantau awan
  288. raut kecepatan logaritmik perubahan kecepatan rata-rata angin di dekat permukaan bumi (dalam lapisan permukaan batas)
  289. rumus banjir empiris rumus yang menentukan puncak aliran sebagai fungsi dari daerah tadah dan faktor-faktor lain
  290. rumus psikometri rumus setengah empiris yang digunakan dalam penyusunan tabel psikometri
  291. rumus titik embun rumus untuk menghitung ketinggian paras pengembunan angkat
  292. salju baru endapan sisa salju baru yang bentuk aslinya dikenali sebagai hablur es
  293. salju lama bentuk dari sisa salju yang berlanjut sehingga bentuk aslinya sebagai hablur es dapat dikenali lagi
  294. salju melalang kumpulan butir salju yang terangkat oleh angin dari permukaan tanah
  295. salju tiupan kumpulan butiran es yang terangkut oleh angin ke ketinggian sedang sampai dengan ketinggian lebih dari permukaan tanah
  296. sandi meteorologi aturan yang diterima lewat perjanjian internasional atau nasional yang dipakai untuk meringkas berita meteorologi yang akan disiarkan
  297. sebaran hujan penggambaran sebaran curah hujan mengikuti ruang dan waktu
  298. sel badai guntur sel golakan awan kumulonimbus
  299. sel Hadley peredaran simetri membujur bumi yang terbentuk secara langsung karena termal
  300. seruak kenaikan tekanan atmosfer yang lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan akibat gerakan lembangan atau antisiklon di sekitarnya
  301. seruak badai kenaikan paras air laut yang tidak normal sepanjang pantai terutama yang terjadi karena angin badai
  302. seruakan hasil dari menyeruak
  303. seruakan tekanan perubahan positif tekanan secara cepat dan singkat di atas daerah tertentu
  304. siklon fohn siklon yang terbentuk karena proses fohn pada sisi lindungan angin banjaran gunung
  305. siklon gelombang siklon yang terbentuk dan bergerak sepanjang perenggan
  306. siklon kona siklon yang meluas dan bergerak perlahan-lahan di daerah lintang subtropik selama musim dingin
  307. siklon luar-tropik badai berskala siklon, bukan siklon tropis, biasanya hanya pergerakan siklon perenggan lintang tengah dan tinggi
  308. siklon paras atas peredaran siklonik yang terdapat di udara atas, tampak pada peta tekanan tetap paras atas, atau siklon yang berkaitan dengan peredaran siklonik yang agak kecil pada atmosfer bawah
  309. siklon tersangkar siklon yang di dalamnya telah terbentuk perenggan tersangkar
  310. silometer alat otomatis untuk mengukur ketinggian dasar awan
  311. sinaran atmosfer sinaran bumi yang asalnya dari atmosfer
  312. sinaran bumi sinaran yang dipancarkan bumi dan atmosfer pada suhu sekitar -80° sampai 30°C
  313. sinaran bumi bersih selisih sinaran bumi antara yang ke bawah dan yang ke atas
  314. sinaran bumi efektif selisih antara banyaknya sinaran bumi inframerah yang keluar dari permukaan bumi dan banyaknya sinaran inframerah yang datang dari atmosfer
  315. sinaran gelombang pendek sinaran pada bagian spektrum elektromagnet kasatmata yang panjang gelombangnya berkisar antara 0,4 hingga 1,0 mikron
  316. sinaran inframerah sinaran elektromagnetik yang panjang gelombangnya berkisar antara 0,8 mikron hingga 1000 mikron
  317. sinaran malam sinaran sisa yang dipancarkan oleh permukaan bumi pada waktu malam dari sinaran yang diterima oleh permukaan bumi dari atmosfer
  318. sinaran surya bersih selisih antara sinaran matahari yang ke arah bumi dan sinaran yang dipancarkan kembali ke atmosfer
  319. sinaran termal sinaran elektromagnet yang dipancarkan oleh bahang karena rangsangan termal molekul-molekulnya
  320. sinaran, sinaran global sinaran langsung dari matahari dan sinaran langit baur yang diterima oleh satu satuan permukaan mendatar
  321. sirus unsinus spesi awan sirus tanpa bagian berwarna abu-abu yang komponennya selalu berbentuk sabit, puncaknya berbentuk kait atau jambul yang tidak bulat
  322. skala angin geostrofik peralatan grafik untuk menentukan nilai kecepatan angin geostrofik dari jarak isobar atau kontur pada peta tekanan
  323. spektroskop uap air alat pengukuran intensitas sinaran yang diserap dalam spektrum penyerapan uap air
  324. spektrum olak nilai kekerapan olak berbagai ukuran atau skala di dalam aliran galikan
  325. spisatus awan sirus yang mempunyai ketebalan optik yang cukup untuk menampakkan warna keabu-abuan ketika terlihat ke arah matahari
  326. stratiformis klasifikasi awan berupa lapisan mendatar yang sangat luas atau lapisan yang tidak bersinambungan
  327. suhu bola basah suhu yang dibaca di termometer bola basah
  328. suhu efektif suhu udara jenuh yang tak bergerak yang menimbulkan rasa panas atau dingin seperti yang ditimbulkan suhu, kelembapan, dan gerak udara
  329. suhu maya suhu udara kering yang mempunyai kerapatan dan tekanan yang sama dengan udara lengas pada sistem udara lengas
  330. suhu pengembunan suhu saat gugus udara lengas mengembus secara adiabat kering dan mencapai kejenuhan
  331. suhu potensial bola basah suhu yang dicapai oleh paket udara apabila paket udara tersebut didinginkan secara adiabat sampai menjadi jenuh, tekanan akan diubah menjadi 1000 mb melalui proses adiabat jenuh
  332. suhu potensial setara suhu potensial yang terpaut dengan suhu adiabtik setara
  333. sukat curahan berlonggok sukat curahan yang digunakan di stasiun dan hanya diperiksa dalam jangka waktu lama
  334. sukat hujan akumulatif sukat hujan yang berisi cairan antibeku dan cairan yang mencegah penguapan air curahan
  335. sukat hujan takrekam sukat hujan yang menunjukkan banyaknya hujan tetapi tidak direkam
  336. sukat salju alat yang dirancang untuk mengukur banyaknya salju
  337. tabel psikometri tabel untuk penghitungan ciri berbagai parameter kelembapan udara yang berbeda dimulai dari unsur tertentu
  338. taburan bergolak-galik penggabungan zat dan sifat atmosfer karena olakan
  339. tahap hujan fase dalam proses pengembangan adiabatik yang menyebabkan udara jenuh yang naik mengembunkan sebagian uap airnya pada suhu di atas 0°
  340. tahap hujan es proses pembekuan tetes air dapat secara termodinamik dalam udara naik secara adiabatik dengan suhu di bawah titik beku
  341. tahap kering tingkat dalam proses pengembangan adiabat udara lengas tanpa pengembunan
  342. tahap salju tahap pengembangan adiabatik ketika berada di udara jenuh yang naik mengembunkan sebagian uap airnya dan langsung menjadi salju
  343. tahun hidrologi waktu 12 bulan secara terus menerus yang dipilih hingga semua curahan padat atau cair melimpas selama selang waktu
  344. tahun lazim tahun kemunculan gejala hidrologi, misalnya aliran arus mendekati rata-rata catatan pengamatan dalam waktu panjang
  345. takat layu nilai kandungan air dalam tanah yang kecil sehingga tidak mampu memberi tambahan kadar air yang cukup untuk tanaman yang dapat bertahan dari kelayuan
  346. tanda topan balon luncur udara yang direka bentuk untuk dilepaskan dalam mata siklon tropis sehingga terapung dalam mata pada paras yang ditentukan sebelumnya
  347. tanih jenuh tanih yang seluruh pori-porinya terisi air
  348. tara air salju banyaknya air yang diperoleh jika salju dicairkan secara keseluruhan
  349. tegangan Reynolds komponen kecepatan rata-rata zalir kental
  350. tekanan antisiklon benua kawasan luas dengan tekanan atmosfer tinggi yang pada peta rata-rata tekanan paras laut tampak menindih benua selama musim dingin
  351. tekanan dinamik perbedaan antara tekanan yang diukur dengan barometer yang bergerak nisbi terhadap fluida dan tekanan statik
  352. tekanan kondensasi tekanan pada saat gugus udara lengas mengembang secara adiabat kering mencapai kejenuhan
  353. tekanan pusat tekanan atmosfer pada saat tertentu di pusat tekanan tinggi atau tekanan rendah
  354. tekanan rendah daerah dengan tekanan udara yang rendah
  355. tekanan rendah dingin tekanan rendah pada paras atmosfer tertentu yang dicirikan oleh udara di dekat pusatnya lebih dingin daripada dipinggirannya
  356. tekanan rendah monsun lembang dalam wilayah pengaruh monsun, terletak di atas daratan musim panas dan di atas lautan pada musim dingin
  357. tekanan rendah panas tekanan rendah pada suatu paras atmosfer yang pusatnya lebih panas daripada sekelilingnya
  358. tekanan rendah termal tekanan udara rendah karena suhu tinggi akibat pemanasan yang kuat pada permukaan bumi
  359. tekanan rendah terpisah tekanan rendah dingin yang terdorong ke luar daerah arus baratan dan menempati daerah di sebelah selatan arus tersebut
  360. tekanan statik tekanan dalam bendalir homogen padat dalam aliran mantap sepanjang garis arus pada titik yang bukan titik penghalang
  361. tekanan tinggi daerah dengan tekanan tinggi
  362. tekanan tinggi dingin tekanan tinggi pada paras atmosfer tertentu yang dicirikan oleh udara yang di dekat pusatnya lebih dingin daripada di pinggirnya
  363. tekanan tinggi panas tekanan tinggi pada paras tertentu di atmosfer yang pusatnya lebih panas daripada sekelillingnya
  364. tekanan tinggi termal tekanan tinggi hasil dari pendinginan udara yang ditimbulkan oleh permukaan di bawahnya yang dingin dan tetap diam di atas permukaan dingin tersebut
  365. tekanan tinggi terpisah tekanan tinggi panas yang terdorong keluar dari daerah arus baratan dan menempati daerah di sebelah utara arus tersebut
  366. tekanan uap jenuh tekanan berbagai air maksimum yang mungkin di udara atau atmosfer pada suatu suhu
  367. teori gelombang siklogenesis pembentukan lembang atau antisiklon berdasarkan asas pembentukan gelombang pada perenggan atmoster
  368. teori golakan siklon golakan udara ke atas karena pemanasan permukaan yang besar dan lama
  369. teori perenggan kutub perenggan kutub memisahkan massa udara yang berasal dari kutub dan dari tropik, merangsang bertambah kuatnya
  370. teori usikan penurunan secara sistematik atau model yang diturunkan dari persamaan linier suatu sistem dengan metode usikan kecil
  371. termometer gas termometer yang prinsip kerjanya berdasarkan perubahan tekanan atau volume gas
  372. tersukar paling sukar
  373. tetapan Karman besaran tak berdimensi di dalam persamaan yang menentukan ciri struktur angin di atmosfer
  374. tetes kabut curahan kabut
  375. titik kabut suhu udara (dalam sangkar) pada saat terbentuk kabut
  376. titik leleh ciri suhu suatu zat untuk suatu tekanan tertentu
  377. titik penyangkaran titik pertemuan antara perenggan panas, dingin dan sangkaran pada peta sinoptik
  378. tonggara angin tenggara yang berkabut dan terdapat di Selat Makasar
  379. topografi termokars lekukan dan lembangan kecil yang terjadi karena lelehan ibun beku
  380. transformasi massa udara perubahan ciri massa udara karena proses fisik atau dinamik sehingga memperoleh sifat-sifat massa udara yang berbeda
  381. translusidius varietas awan sebagian besar berupa tumpukan tebal, lembaran, atau lapisan
  382. tropopause majemuk tropopause yang tampak tidak seperti lapisan tunggal yang bersinambungan sebagai pemisah antara troposfer dan stratosfer
  383. tuna kejenuhan selisih antara tekanan uap udara lengas pada suhu tertentu dan tekanan uap jenuh pada suhu sama dengan suhu udara tersebut
  384. udara kelautan massa udara di atas daerah lautan selama beberapa hari yang mengakibatkan kelengasan nisbi tinggi pada bagian bawahnya
  385. ufuk kabut lapisan paling atas kabut yang dibatasi oleh sungsangan suhu paras rendah dan tampak seperti ufuk jika dilihat dari atas membelakangi langit
  386. ufuk radio kedudukan titik-titik sinar langsung dari pemancar radio menjadi sejajar dengan permukaan bumi
  387. umur gelombang tahap pertumbuhan gelombang permukaan laut karena angin sebagai nisbah antara laju gelombang dan laju angin
  388. vertebratus awan yang unsurnya tersusun menyerupai tulang belakang, tulang rusuk, atau rangka ikan, misalnya awan sirus
  389. volume jenis volume per satuan massa bahan
  390. vortisitas massa cairan atau udara berputar, terutama pusaran air atau angin puyuh
  391. wilayah adiabat wilayah troposfer yang kadar susut suhunya ditentukan oleh gerakan udara secara adiabat
  392. zarah awan partikel air baik dalam bentuk tetes awan air cair maupun hablur es

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah hidrometeorologi"

Kategori ini memiliki 17 halaman, dari 17.