Lompat ke isi

Kategori:id:Istilah meteorologi

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas
Halaman yang ada di kategori ini berasal dari penggunaan templat {{Met}} (cek pranala).

Istilah-istilah yang terdaftar di kategori ini atau turunannya merupakan Istilah-istilah yang berhubungan dengan meteorologi:

  1. aeronomi ilmu tentang fisika dan kimia atmosfer atas
  2. air higroskopis uap air yang semula terdapat di dalam atmosfer dan kemudian terserap oleh partikel tanah
  3. akustika meteorologi cabang meteorologi tentang suara yang berasal dari atmosfer dan pengaruhnya terhadap berbagai keadaan atmosfer
  4. altokumulus awan yang berwarna putih hingga abu-abu, berbentuk gundukan seperti gelombang yang tersusun dalam suatu lapisan atau tumpukan datar, pada ketinggian 4—6 km dan termasuk dalam kelompok awan tengah
  5. altostratus awan berbentuk lapisan-lapisan berwarna keabu-abuan dan termasuk awan tengah yang tingginya sekitar 3—6 km sehingga matahari atau bulan yang terletak di belakangnya tampak seperti di belakang kaca tembus cahaya, tetapi tidak menyebabkan perubahan lingkar matahari atau lingkar bulan
  6. anakan siklon tropis kecil yang sering diikuti dengan gangguan yang lebih hebat
  7. analisis cuaca analisis sinoptis
  8. analisis isentropik analisis proses fisis dan dinamis di dalam atmosfer
  9. analisis isotak analisis distribusi kecepatan angin pada suatu bidang permukaan isobarik, permukaan isentropik, dan sebagainya dengan menggunakan isotak
  10. analisis sinoptik analisis berdasarkan peta sinoptik untuk mempelajari keadaan atmosfer di atas suatu daerah dengan menggunakan konsep massa udara, fron, dan sebagainya
  11. analisis tekanan analisis sinoptik yang menggambarkan distribusi ruang tekanan atmosfer dengan menggunakan isobar
  12. angin alobar komponen angin yang secara teoretis dinyatakan sebagai akibat perubahan tekanan terhadap waktu yang tidak seragam
  13. angin anabatik angin lokal yang bertiup mendaki lereng lembah dan pegunungan pada siang hari; angin lembah
  14. angin antitriptik angin yang ditimbulkan oleh keseimbangan antara gaya horizontal akibat tekanan dan gaya gesekan, apabila gaya lain diabaikan
  15. angin atas angin dalam atmosfer yang tidak dekat dengan permukaan bumi
  16. angin barat gerakan udara yang bertiup dari arah barat secara tetap dan kuat
  17. angin barat khatulistiwa angin barat yang sering terdapat di daerah palung khatulistiwa
  18. angin barat laut angin yang arah utama datangnya dari barat laut
  19. angin barat utama angin barat yang kuat dan tetap, bertiup sepanjang tahun di daerah 40°–60° lintang di atas lautan dan sekitarnya
  20. angin bawah geostrofik angin yang kecepatannya lebih kecil daripada kecepatan angin geostrofik yang bersangkutan
  21. angin bawah gradien angin yang kecepatannya lebih kecil daripada kecepatan angin gradien yang bersangkutan
  22. angin gending angin kencang tipe fohn yang berembus pada musim kemarau dan sifatnya panas serta kering, dapat merusak tanaman terdapat di daerah Pasuruan, Jawa Timur
  23. angin geostrofik angin yang ditimbulkan oleh keseimbangan antara gaya tekanan horizontal dan gaya Coriolis, arahnya sejajar dengan isobar lurus atau kontur lurus
  24. angin gradien angin yang timbul karena keseimbangan antara gaya gradien tekanan horizontal, gaya Coriolis, dan sentrifugal dari gerakan udara yang lintasannya melengkung, arahnya sejajar dengan isobar atau kontur yang melengkung
  25. angin gunung angin katabatik yang bertiup pada malam hari dan pada jam-jam pertama setelah matahari terbit, dari arah lereng gunung menuju lembah dan dataran rendah
  26. angin haluan ekuivalen angin membujur ekuivalen yang bertiup dari depan pesawat terbang dan sebagainya
  27. angin ionosferik angin partikel barion yang bergerak bersama-sama dengan gerakan udara di lapisan bawah ionosfer
  28. angin katabatik angin lokal yang berembus pada malam hari dari lereng gunung atau pegunungan ke lembah
  29. angin kencang gerakan udara yang mempunyai kecepatan antara 22–26 knot (mil per jam)
  30. angin kumbang angin kencang tipe fohn yang sifatnya panas dan kering, dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman, seperti tebu, terdapat di daerah Cirebon, Jawa Barat
  31. angin lokal angin yang bertiup dalam daerah terbatas yang disebabkan oleh keadaan setempat
  32. angin lokal gerakan udara yang untuk sementara waktu memperoleh sifat tertentu yang disebabkan oleh keadaan setempat
  33. angin membujur ekuivalen gerakan angin yang arahnya sejajar dengan arah pesawat terbang dan sebagainya
  34. angin menganan perubahan arah angin mengikuti arah jarum jam di kedua belahan bumi
  35. angin mengiri perubahan arah angin sehingga berlawanan dengan arah putaran jarum jam
  36. angin nyata vektor angin relatif terhadap permukaan bumi, untuk benda bergerak besarnya sama dengan jumlah vektor dari angin semu dan kecepatan benda
  37. angin pasat angin di lapisan bawah atmosfer, bertiup di daerah luas dan berasal dari daerah antisiklon subtropis menuju ke khatulistiwa, arah utama angin ini dari timur laut di belahan bumi bagian utara dan dari tenggara di belahan bumi bagian selatan
  38. angin pasat tenggara angin pasat di belahan bumi selatan
  39. angin pasat timur laut angin pasat di belahan bumi utara
  40. angin permukaan angin yang bertiup di dekat permukaan bumi, pada umumnya diukur pada ketinggian 10 m dari permukaan tanah di lapangan terbuka
  41. angin pilin angin yang berputar dalam ukuran kecil; lesus
  42. angin resultan vektor angin yang merupakan keseluruhan jumlah beberapa vektor angin yang lain
  43. angin selatan angin yang arah utamanya bertiup dari selatan
  44. angin siklostrofik angin yang ditimbulkan oleh keseimbangan antara gaya gradien tekanan horizontal dan gaya sentrifugal akibat gerakan udara yang lintasannya melengkung dan tidak terdapat gaya lain
  45. angin silang angin yang bertiup dengan arah tegak lurus terhadap arah gerakan relatif benda terhadap permukaan bumi
  46. angin supergeostrofik angin yang kecepatannya lebih besar daripada kecepatan angin geostrofik yang bersangkutan
  47. angin supergradien angin yang kecepatannya lebih besar daripada kecepatan angin gradien yang bersangkutan
  48. angin tenggara gerakan udara yang arah utamanya bertiup dari tenggara
  49. angin tenggara mandi gerakan udara kencang dari tenggara disertai kabut yang ditimbulkan oleh bergeloranya gelombang laut
  50. angin timur gerakan udara yang arah utamanya bertiup dari timur
  51. angin timuran angin timur
  52. angin timuran ekuatorial angin timur di daerah khatulistiwa, terdapat di daerah pertemuan antara angin pasat timur laut dan angin pasat tenggara
  53. angin timuran subtropis angin pasat yang dangkal, terdapat di dalam daerah yang sempit dengan perubahan arah dan kecepatan ke arah vertikal yang tampak jelas
  54. angin timuran tropis angin timur di daerah tropis yang hanya meliputi daerah yang sempit dengan perubahan arah ataupun kecepatannya ke arah vertikal yang tampak jelas
  55. angin umum gerakan udara di suatu tempat yang arahnya mempunyai frekuensi paling tinggi daripada angin yang lain
  56. angin utara gerakan udara yang arah utamanya bertiup dari utara
  57. anomali iklim selisih antara nilai unsur iklim pada suatu tempat dan nilai rata-rata unsur itu sepanjang garis lintang yang melalui tempat itu
  58. anomali iklim penyimpangan tinggi unsur iklim terhadap nilai normal
  59. antipasat arus udara dengan komponen barat, yang di berbagai daerah subtropis di kedua belahan bumi kadang-kadang mengalir dalam angin pasat
  60. antisiklogenesis proses atau peningkatan peredaran antisiklonik
  61. antisiklon daerah atmosfer yang bertekanan lebih tinggi daripada daerah di sekitarnya pada ketinggian yang sama
  62. antisiklon panas antisiklon yang suhu di dalamnya lebih tinggi
  63. antisiklon penghalang antisiklon daerah sedang yang bergerak lambat dan dalam peta sinoptik terlihat sebagai rintangan yang menghalangi gerakan depresi ekstratropis yang bergerak dari arah barat ke timur
  64. antisiklon subtropis deretan daerah tekanan tinggi yang sumbunya hampir sejajar dengan garis lintang geografi, letaknya di sekitar 35° lintang dan tidak banyak mengalami perubahan sepanjang tahun
  65. antisiklosis proses melemah atau berhentinya peredaran antisiklonis
  66. arah angin arah yang menyatakan dari mana datangnya angin
  67. arus dasar aliran atmosfer secara teoretis yang dibuat dengan tidak memperhitungkan pengaruh pelbagai gangguan atmosfer
  68. arus sentakan arus listrik yang kuat dan datang secara mendadak serta berlangsung dalam waktu yang singkat, sering diakibatkan oleh badai guntur
  69. atmosfer bebas bagian atmosfer di atas lapisan gesekan, tempat udara bebas bergerak di dalamnya tanpa gesekan atau dengan gesekan yang dapat diabaikan
  70. atmosferisotermal model atmosfer dengan udara yang memiliki suhu maya sama pada setiap ketinggian
  71. aurora australis cahaya terang yang kadang-kadang terlihat pada malam hari di langit belahan bumi selatan
  72. aurora borealis cahaya terang yang kadang-kadang terlihat pada malam hari di langit belahan bumi utara
  73. aurora busur aurora berbentuk pita cahaya mengembang yang melintas langit dengan titik tertinggi terletak pada arah meridian magnetik
  74. aurora korona aurora yang tampak terpancar dari suatu titik di langit
  75. aurora pita aurora berbentuk pita-pita cahaya yang membentang di langit yang dapat atau tidak memiliki struktur cahaya
  76. aurora tirai aurora berbentuk panjang seperti tirai
  77. awan campur awan yang mengandung campuran antara butiran es dan butiran air di bawah titik beku
  78. awan golak-galik awan yang terbentuk di bagian atas lapisan golak-galik dalam atmosfer
  79. awan jamur awan ledakan
  80. awan ledakan awan yang terbentuk dari asap dan abu yang menyertai ledakan kuat; awan jamur
  81. awan luncur awan yang terbentuk akibat kondensasi yang terjadi di bagian bawah massa udara yang meluncur di atas fron
  82. awan pelangi awan sirostratus atau sirokumulus yang bagian tepinya berwarna merah dan hijau berkilauan
  83. badai elektrik keadaan medan listrik atmosfer yang terganggu pada atmosfer bagian bawah, timbul apabila angin kencang bertiup dan banyak debu dalam udara
  84. badai fohn badai yang biasanya timbul pada bulan Oktober di jajaran gunung Alpen
  85. badai guntur badai lokal yang ditimbulkan oleh awan kumulonimbus dan selalu disertai dengan kilat dan guntur
  86. badai guntur pelepasan muatan listrik secara mendadak di udara satu kali atau lebih yang ditandai dengan kilatan cahaya dan disertai bunyi guntur
  87. badai guntur fron badai guntur yang ditimbulkan oleh fron
  88. badai guntur fron dingin badai guntur yang ditimbulkan oleh fron dingin
  89. badai guntur konvektif badai guntur yang disebabkan oleh proses konveksi udara
  90. badai guntur lataan badai guntur yang timbul karena ketakmantapan statik, dihasilkan oleh lataan udara yang cukup dingin pada paras tinggi atau udara cukup panas pada paras rendah atau gabungan keduanya
  91. badai guntur paras tinggi badai guntur yang ketinggian dasarnya lebih tinggi dari 8000 kaki
  92. badai guntur perenggan badai guntur yang menyertai perenggan dingin
  93. badai hujan peristiwa meteorologi yang dicirikan oleh curah hujan
  94. badai tropis siklon tropis yang intensitasnya kurang kuat
  95. balon layangan balon penggantung alat-alat meteorologi yang melayang pada ketinggian tetap
  96. balon pandu balon yang digunakan untuk menghitung arah dan kecepatan angin pada berbagai ketinggian dalam atmosfer
  97. banglas jarak pandang yang terjauh pada siang hari atau malam
  98. baratan daerah yang terletak di antara lintang 35° dan 65° di belahan bumi utara, di atas daerah ini angin utamanya adalah angin barat
  99. barograf barometer yang dapat merekam sendiri
  100. barogram gambar dalam pias sebagai hasil rekaman barograf
  101. barometri studi tentang hal yang berhubungan dengan pengukuran tekanan atmosfer dan yang dititikberatkan pada hal-hal yang bersangkutan dengan koreksi berbagai barometer
  102. barotropik sifat atmosfer yang bidang isobarnya sejajar dengan bidang isoterm tanpa perubahan angin dan gerak vertikal
  103. batas iklim batas yang memisahkan dua daerah yang berbeda tipe iklimnya
  104. baur aliran daerah tempat merenggangnya jarak di antara garis alir di dalam suatu medan alir; difluens; difluensi
  105. belalai air air yang memancar ke atas keluar dari permukaan air (laut), berbentuk seperti belalai, terjadi karena air beroleh pusaran angin yang kuat di bawah awan kumulonimbus
  106. beting awan satu jenis yang sambung-menyambung dan mempunyai tinggi dasar yang hampir sama, umumnya hanya menutup sebagian kecil langit dan memiliki ukuran mendatar yang memanjang
  107. bora angin dingin yang bertiup turun dari pegunungan, yang pada waktu mencapai dataran rendah berubah menjadi panas
  108. busur fajar pita cahaya lemah yang tampak di ufuk pada waktu matahari terbenam atau sebelum matahari terbit
  109. busur lingkar zenit lengkungan terang yang melingkari bulan atau matahari seperti halo yang titik pusatnya terletak pada titik zenit
  110. busur senja busur fajar
  111. busur tangen jenis lingkar halo yang menyinggung halo lain
  112. cadar awan hamparan awan tipis tembus cahaya yang menutupi matahari atau bulan
  113. campur lingkungan percampuran udara lingkungan ke dalam awan dengan arus udara, biasanya bergerak vertikal ke atas
  114. celah fohn celah dalam awan fohn yang terdapat di lapisan udara di atas gunung
  115. cincin uskup lingkaran cahaya keputih-putihan yang mengelilingi matahari atau bulan dengan jari-jari/sudut kurang lebih 22°
  116. cirit bintang benda kecil bercahaya (seperti bintang) yang jatuh dari langit; bintang beralih
  117. corong awan awan yang merentang dari dasar awan lain dan mencapai tanah, dapat berputar karena ditiup oleh angin yang sangat kencang
  118. cuaca berlangsung cuaca yang sementara berlangsung ketika berita cuaca dikirimkan
  119. cuaca laik keadaan cuaca di lapangan udara atau di sepanjang jalur penerbangan yang memungkinkan pesawat terbang dapat diizinkan terbang
  120. cuaca terang keadaan cuaca yang ditandai dengan tidak adanya curahan hujan dan kurang dari empat persepuluh langit tertutup oleh awan rendah
  121. curahan hidrometer yang terdiri atas kumpulan partikel air dalam bentuk cair atau padat, yang jatuh dari awan atau kelompok awan dan mencapai permukaan bumi
  122. curahan frontal hujan atau curahan dari awan di sepanjang atau di dekat permukaan
  123. curahan guntur hujan atau curahan guntur dari awan
  124. curahan konvektif hujan atau curahan dari golakan awan di dalam atmosfer
  125. curahan orografik hujan atau curahan yang disebabkan oleh naiknya udara di atas barisan rintangan
  126. daerah adiabatik daerah dengan distribusi vertikal suhu yang ditentukan oleh konveksi
  127. daerah adiabatik istilah untuk trofosfer
  128. daerah fron daerah pertemuan antara dua massa udara yang berlainan kerapatannya
  129. daerah rendah isobar sistem isobar tertutup yang pusatnya merupakan daerah yang selama selang waktu tertentu mempunyai penurunan tekanan maksimum
  130. daerah tinggi isobar sistem isobar tertutup yang pusatnya merupakan daerah yang selama selang waktu tertentu mempunyai kenaikan tekanan maksimum
  131. dalil resonansi dalil yang menerangkan besarnya amplitudo komponen semiharian surya dari pasang surut atmosfer sebagai dasar resonansi dari isolasi gelombang atmosfer pada periode yang sama
  132. dasar awan bagian terendah dari awan yang tingkat ketaktampakannya bertambah jelas dari keadaan atmosfer cerah atau kabut
  133. daur hidrologi daur yang menunjukkan proses ulang secara terus-menerus dari bentuk air dalam udara
  134. daya angin jumlah bahan partikel yang mungkin tersangkut ke atas (per satuan volume udara) oleh angin pada suatu kecepatan
  135. daya pendinginan jumlah panas yang diperlukan oleh suatu alat ukur (termometer, frigometer) untuk mempertahankan tingkat suhu yang tetap terhadap pendinginan udara di sekitarnya
  136. daya penguapan penguapan potensial air di dalam evaporimeter
  137. debu kosmik debu di dalam atmosfer yang sumber asalnya ada di luar atmosfer
  138. debu meteor debu yang berasal dari meteor yang ada di dalam atmosfer
  139. depegram garis lengkung atau kurva yang berhubungan dengan hasil pengamatan radiosonde yang menyatakan besar titik embun sebagai fungsi tekanan
  140. depresi daerah yang bertekanan rendah
  141. depresi balik pusat tekanan rendah di daerah bertekanan tinggi
  142. depresi balik terjadinya tekanan rendah pada saat musim dingin
  143. depresi balik pembalikan arah gerak daerah depresi yang berlawanan dengan gerak dasarnya
  144. depresi bola basah beda antara suhu yang ditunjukkan termometer bola kering dan suhu yang ditunjukkan termometer bola basah pada psikometer
  145. depresi oklusi daerah depresi tempat terjadinya oklusi
  146. depresi orografis depresi yang terbentuk di belakang rintangan orografis
  147. derajat hari angka yang menunjukkan perbedaan antara tinggi suhu rata-rata suatu hari dan tinggi suhu patokan
  148. diagram hamburan cahaya diagram distribusi ruang dan intensitas cahaya hamburan di sekitar partikel yang menyebabkan hamburan itu
  149. diagram kenyamanan diagram dengan koordinat suhu dan kelembapan udara, terutama digunakan untuk mempelajari kenyamanan iklim
  150. diagram klimatologi grafik yang memberikan informasi tentang iklim
  151. difluensi bentuk garis angin atau isobar yang memancar
  152. difluensi baur aliran
  153. dinding awan massa awan berbentuk cincin, umumnya tanda awal munculnya tornado
  154. dinding debu bagian muka badai debu atau badai pasir, tampak seperti dinding yang sangat tinggi dan biasanya bergerak cepat
  155. dinding fon awan yang tampak seperti dinding vertikal
  156. doldrum daerah bertekanan rendah (minimum) di sekitar khatulistiwa, tempat udara panas selalu naik dan agak jarang angin; daerah tenang khatulistiwa; daerah angin mati
  157. efek umker keganjilan aktivitas ultraungu di sekitar zenit yang diakibatkan oleh adanya lapisan ozon pada lapisan atas pada saat matahari berada di dekat ufuk
  158. elektrosonde alat untuk mengukur potensial listrik atmosfer, biasanya disatukan dengan radiosonde
  159. elevasi titik nol barometer elevasi permukaan air raksa dalam bejana barometer di stasiun meteorologi
  160. emanometer alat untuk mengukur konsentrasi radar dalam atmosfer
  161. embun endapan tetes air yang terdapat pada benda dekat atau di permukaan tanah yang terbentuk akibat pengembunan uap air dari udara di sekitarnya
  162. es bening ibun bening
  163. estegram lengkungan atau kurva yang di hasilkan oleh pengamatan radiosonde dan yang menyatakan hubungan antara suhu bola basah semu sebagai fungsi tekanan
  164. evaporivitas jumlah uap yang dapat dilepaskan oleh satu satuan luas permukaan air murni dalam tiap satuan waktu
  165. evaporograf evaporimeter yang dapat merekam besarnya penguapan selama waktu pengukuran
  166. evaporogram hasil rekaman alat evaporograf
  167. faktor keruh perbandingan antara koefisien penghilangan atmosfer sejati dan koefisien penghilangan molekul
  168. fase antarglasial kurun waktu pada zaman es ketika lapisan es meluas ke arah khatulistiwa
  169. fibratus spesies awan dari genus awan sirus dan siro stratus yang berbentuk tipis berlapis-lapis dan dengan lengkungan yang kurang teratur
  170. flokus spesies awan yang tiap bagiannya berupa berkas kecil yang tampak seperti awan kumulus dengan bagian bawahnya kasar dan sering disertai virga
  171. fluks olak laju pemindahan massa udara yang dibawa oleh olak dalam aliran golak-galik
  172. fluks radiasi perpindahan energi radiasi dalam tiap satuan waktu
  173. fluks terang fluks cahaya yang tampak
  174. fraktus awan yang berbentuk tidak teratur sehingga terdapat pecahan awan yang di sana sini tampak jelas
  175. frigorigraf frigorimeter yang dapat mencatat atau merekam sendiri
  176. frigorimeter alat untuk mengukur daya pendingin udara dalam daerah suhu sekitar 36,5°C
  177. fron anabatik fron di bawah udara panas
  178. fron angin pasat fron yang biasanya terjadi di musim panas, sebagai batas antara angin pasat samudra dan udara panas dari benua di sekitarnya
  179. fron antartik fron yang berkembang sangat luas, berasal dari daerah tekanan tinggi di daerah lintang selatan yang memisahkan udara antartik dari udara kutub yang lebih panas
  180. fron antartropik fron yang memisahkan angin pasat belahan bumi utara dan angin pasat belahan bumi selatan
  181. fron arktika fron yang terdapat di daerah lintang tinggi belahan bumi utara, yang memisahkan udara arktika yang dingin dari udara daerah arktika yang kurang dingin
  182. fron baur fron yang sukar ditentukan pada peta meteorologi permukaan karena perbedaan unsur-unsur di sekitar fron terlalu kecil sedangkan daerahnya terlalu luas
  183. fron dingin fron tempat udara dingin mendesak dan menggantikan tempat udara panas
  184. fron kata fron katabatik
  185. fron katabatik fron tempat udara panas bergerak turun di sepanjang dan di atas permukaan udara dingin yang terdapat di bawahnya
  186. fron khatulistiwa fron antartropik
  187. fron mediterania fron yang biasa timbul di daerah mediterania
  188. fron oklusi fron yang memisahkan dua massa udara dingin yang berhubungan karena proses oklusi
  189. fron semu fron pada lapisan atmosfer bagian bawah yang timbul karena adanya perbedaan suhu udara atau perbedaan unsur meteorologi yang lain
  190. fron tersamar fron yang sebenarnya ada, tetapi tidak terlihat pada peta meteorologi permukaan, antara lain karena adanya pengaruh radiasi setempat
  191. fron utama fron yang merupakan batas antara dua massa udara yang masing-masing berasal dari daerah geografis yang berbeda, misalnya fron arktika, fron antartropik
  192. galaksi redup galaksi yang hanya memiliki bintang, tersembunyi dalam gumpalan materi gelap yang mengelilingi galaksi Bima Sakti
  193. galat pemepatan kesalahan pada ramalan numerik akibat penggunaan metode beda terhingga
  194. gambar kode susunan berita meteorologi yang dituliskan dengan sandi (kode) yang ditetapkan secara internasional atau regional
  195. gangguan atmosfer setiap jenis gangguan terhadap keseimbangan atmosfer
  196. gangguan ionosfer mendadak perubahan mendadak keadaan fisik bagian bawah atmosfer, umumnya berlangsung lebih singkat daripada badai ionosfer
  197. garis angin garis yang merupakan kumpulan titik singgung vektor kecepatan angin pada suatu saat
  198. garis badai garis atau jalur tempat terjadinya badai
  199. garis divergensi garis yang menghubungkan titik-titik dan tempat-tempat yang mempunyai harga divergensi mendatar maksimum
  200. garis isantesik garis pada peta yang menghubungkan daerah-daerah tempat suatu jenis tumbuhan berbunga pada waktu bersamaan
  201. garis kabur batas antara udara kabur di bawah lapisan inversi dan udara cerah di atasnya, dapat terlihat jelas dari kapal terbang
  202. garis kemantapan garis atau pita daerah yang tidak bersifat frontal
  203. garis ketebalan garis-garis pada peta yang menunjukkan bahwa tempat-tempat pada suatu garis memiliki ketebalan lapisan yang sama
  204. garis konvergen garis yang memiliki harga konvergen mendatar maksimum
  205. garis punggung garis khayal dalam daerah punggung tekanan yang memiliki kelengkungan isobar, antisiklonal atau kontur yang maksimum
  206. garis sentakan garis yang dibuat dalam suatu daerah yang menyatakan bahwa di sepanjang garis itu terdapat perubahan kecepatan angin yang besar
  207. gaya angin angka atau skala kekuatan angin yang berkaitan dengan laju angin
  208. gaya angin gaya yang ditimbulkan oleh angin
  209. gaya koriali gaya yang ditimbulkan oleh rotasi bumi
  210. gejala difraksi gejala yang timbul dalam bayangan geometrik yang disebabkan oleh suatu benda rintangan karena kelokan sejumlah sinar yang mengenai benda rintangan itu
  211. gelombang bawah angin gelombang yang terjadi di dalam arus udara di atas daerah suara angin suatu pegunungan atau gunung; gelombang pegunungan
  212. gelombang dalam gelombang pada permukaan batas atau pemisah yang amplitudonya menurun secara eksponensial terhadap jarak permukaan batas itu
  213. gelombang dingin gelombang udara sangat dingin yang merambat ke daerah yang luas
  214. gelombang dingin keadaan udara (berlaku di Amerika) dengan penurunan suhu yang sangat cepat disertai dengan suhu minimum yang rendah
  215. gelombang fon gelombang udara di atas daerah fon
  216. gelombang fron lekukan fron yang tergambar pada peta meteorologi yang berkaitan dengan perkembangan tingkat pertama suatu depresi di luar daerah tropik
  217. gelombang fron gelombang mendatar sebagai gerakan deformasi fron pada lapisan atmosfer bawah, biasanya diikuti oleh sirkulasi sinklonik maksimum di atasnya yang dapat berkembang menjadi gelombang siklon
  218. gelombang harian gelombang sinus dengan selang waktu 24 jam, yang memperlihatkan perubahan besar meteorologi sepanjang siang dan malam hari
  219. gelombang kelembapan gelombang yang ditimbulkan oleh pengaruh kelembapan bersama rotasi bumi
  220. gelombang kelembapan gerak gelombang yang tidak menimbulkan energi selain energi kinetik yang ada
  221. gelombang ledakan gelombang tekanan yang timbul akibat ledakan yang kuat, seperti letusan gunung berapi dan ledakan bom atom
  222. gelombang panas gelombang udara yang sangat panas, menjalar di daerah yang luas
  223. gelombang panas suatu periode dengan keadaan udara yang panasnya melebihi normal, berlangsung paling sedikit satu hari dan dapat berlangsung berhari-hari
  224. gelombang pegunungan gelombang bawah angin
  225. gelombang tropopause gerakan gelombang yang timbul di dalam tropopause yang kemungkinan terjadinya akibat gerakan udara dalam hubungannya dengan aktivitas sirkulasi siklonik
  226. geopotensial energi potensial satu satuan massa relatif terhadap permukaan laut, secara matematika besarnya setara dengan besar kerja yang harus dilakukan untuk mengangkat ke arah tegak lurus massa sebesar satu satuan massa dari permukaan laut ke suatu ketinggian
  227. geopotensialmeter alat untuk mengukur energi potensial satu satuan massa relatif terhadap permukaan laut
  228. gerakan monsun gerakan massa udara yang relatif lambat di atas suatu daerah yang luas yang dibawa oleh aliran monsun
  229. geser angin perubahan menurut ruang dari arah atau komponen arah vektor kecepatan angin
  230. geser angin horizontal geser angin sepanjang arah horizontal
  231. golak-galik cuaca cerah golak-galik yang terjadi tidak di dalam awan, biasanya ditimbulkan oleh pemanasan dan perbedaan angin mendatar di dalam lapisan udara
  232. goyah potensial kegoyahan konvektif
  233. gradien geotermal laju perubahan suhu di dalam tanah dan karang pada tiap satuan jarak ke arah vertikal di dalam tanah atau bumi
  234. gumpal rambun bulatan atau potongan es dengan garis tengah antara 5–50 mm atau lebih yang jatuh sebagai hujan es, terdiri atas es tembus pandang yang berseling dengan es yang tidak tembus pandang
  235. higrogram rekaman yang dibuat oleh higrograf
  236. higrometer titik ibun higrometer untuk mengukur tinggi rendahnya titik ibun
  237. hodograf garis-garis yang menghubungkan ujung-ujung vektor kecepatan angin atas pada ketinggian-ketinggian yang berurutan dalam sistem koordinat kutub
  238. hujan curah hujan yang jatuh dari awan konvektif (awan kumulus atau kumulonimbus)
  239. hujan curah tetesan air atau es yang jatuh lebih besar daripada tetesan pada hujan biasa, mulai dan berhenti tiba-tiba dan berlangsung sebentar
  240. humilis awan jenis kumulus berukuran kecil dengan tinggi lebih rendah daripada lebar dasarnya
  241. ibun bening es homogen dan tembus cahaya yang terbentuk akibat hujan sangat dingin yang jatuh dan mengenai benda yang bersuhu sekitar 0°C; es bening
  242. ibun kristal endapan es yang tampak seperti garis kristal, umumnya berbentuk seperti sisik, jarum, bulu atau kipas
  243. iklim dataran tinggi iklim gunung
  244. iklim kering iklim yang ditandai oleh curah hujan yang sangat rendah
  245. iklim kutub iklim kering yang sangat dingin
  246. iklim ruangan keadaan udara di dalam rumah, kantor, atau gedung-gedung
  247. iklim rumah kaca keadaan udara di dalam rumah kaca, pada siang hari ketika suhunya tinggi
  248. iklim suhu iklim dengan empat musim yang sudah jelas, musim dingin yang dingin dan musim panas yang sejuk
  249. ilmu terapi klimatologi cabang klimatologi yang mempelajari iklim lingkungan dalam kaitannya dengan pencegahan penyakit
  250. indeks daur variasi indeks peredaran
  251. indeks es angka yang menunjukkan intensitas pembekuan yang mungkin terjadi untuk kondisi meteorologi tertentu
  252. indeks iklim bilangan yang menunjukkan sifat iklim sebagai fungsi unsur iklim pokok
  253. indeks kersang bilangan yang besarnya bergantung pada besarnya berbagai unsur iklim yang dipakai untuk menyatakan derajat kekersangan iklim
  254. indeks meridional ukuran besar komponen gerak udara sepanjang arah meridian pada daerah lintang tertentu
  255. indeks peredaran angka yang menunjukkan besarnya intensitas sirkulasi atmosfer di suatu daerah; indeks sirkulasi
  256. indeks sirkulasi indeks peredaran
  257. indeks tekanan rendah harga indeks zonal yang relatif rendah di atas daerah lintang tengah yang menunjukkan adanya komponen angin barat yang lemah
  258. indeks tekanan tinggi harga indeks zonal yang relatif tinggi di atas daerah lintang tengah dan yang menunjukkan adanya komponen angin barat yang kuat
  259. informasi meteorologi informasi dalam bentuk laporan, hasil analisis, prakiraan meteorologi, dan pernyataan meteorologi lain sehubungan dengan keadaan cuaca yang ada atau keadaan cuaca yang diharapkan akan terjadi
  260. inklinasi angin sudut antara arah angin dan angin gradien pada suatu tempat
  261. inkus bagian atas awan kumulonimbus yang melebar menyerupai landasan dengan serabut halus atau berjalur-jalur
  262. insolasi jumlah radiasi matahari langsung tiap satuan luas pada bidang mendatar
  263. integritas pembekuan besar massa es yang mengendap pada tiap satuan luas
  264. intensitas curah hujan jumlah curah hujan yang dinyatakan dalam volume hujan tiap satuan waktu, yang terjadi pada satu kurun waktu air hujan, besarnya berbeda-beda tergantung dari lamanya curah hujan dan frekuensi kejadiannya
  265. intensitas radiasi perbandingan antara daya radiasi suatu sumber yang memancarkan radiasi dan sudut ruang pancaran radiasi
  266. intensitas terang hasil bagi dari fluks penerangan yang dipancarkan oleh suatu sumber atau oleh suatu elemen sumber pada arah tertentu menurut sudut ruang kerucut itu
  267. inti partikel khusus di udara yang memungkinkan terjadinya air atau es dari uap air
  268. inti bakaran inti yang terbentuk sebagai hasil pembakaran
  269. inti higroskopik inti yang memiliki sifat bahwa air larutan yang terjadi padanya dalam keadaan seimbang dengan uap air yang tekanannya di bawah tekanan uap jenuh
  270. inti kondensasi inti yang menyebabkan terjadinya tetes air dari uap air
  271. intortus awan sirus yang serabut-serabutnya berbentuk lengkungan yang sangat tidak teratur dan sering tampak kusut
  272. inversi angin pasat inversi suhu yang terjadi di daerah angin pasat yang terjadi karena turunnya udara dari lapisan udara di atas tempat itu
  273. inversi endap inversi suhu pada udara atas yang terjadi karena adanya pengendapan udara atau subsidens
  274. inversi golak-galik inversi suhu yang diakibatkan oleh adanya lapisan golak-galik di bawah dan di lapisan tidak golak-galik di atasnya
  275. inversi permukaan inversi suhu yang terjadi di lapisan udara tepat di atas permukaan bumi
  276. inversi radiasi inversi suhu yang terjadi karena pendinginan akibat radiasi permukaan bumi pada malam hari
  277. ionisasi atmosfer pengisian listrik ke dalam molekul udara yang netral atau ke dalam partikel yang netral, yang terutama disebabkan oleh benturan di antara molekul-molekul atau partikel-partikel yang berenergi tinggi
  278. iradians rapatan radiasi matahari yang masuk ke permukaan bumi
  279. irisasi warna-warna yang tampak pada awan, kadang-kadang kabur, berbentuk pita warna yang hampir sejajar dengan sisi awan, kebanyakan berwarna hijau dan merah muda
  280. isalobar garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mengalami perubahan tinggi dari bidang isobar yang samadi dalam jangka waktu tertentu
  281. isalohipse garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mengalami perubahan tinggi dari bidang isobar yang sama dalam jangka waktu tertentu
  282. isanemon garis yang merupakan tempat kedudukan titik-titik yang memiliki kecepatan angin yang sama
  283. isoanomali garis yang menghubungkan tempat-tempat yang unsur-unsur meteorologinya mempunyai harga anomali yang sama
  284. isobar garis pada peta yang menghubungkan tempat yang sama tekanan udaranya pada waktu tertentu
  285. isobron garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai jumlah bunyi guntur yang sama dalam satu periode
  286. isodin garis pada peta yang menghubungkan titik dengan tarikan dinamometer yang sama besar
  287. isofen garis pada peta yang menghubungkan tempat yang pada tanggal yang sama mempunyai tanaman sejenis dan tingkatan yang sama (kalau yang satu berbunga, pada waktu yang sama yang lain juga berbunga, dan sebagainya)
  288. isofet garis pada peta yang menghubungkan titik yang mempunyai tingkat terang cahaya yang sama
  289. isogon garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai arah angin yang sama
  290. isogram garis pada peta yang menghubungkan tempat yang mempunyai unsur meteorologi atau klimatologi yang sama
  291. isohel garis lengkung yang menghubungkan tempat yang mengalami lama penyinaran matahari yang sama dalam jangka waktu tertentu
  292. isokeraunik garis pada peta yang menghubungkan tempat yang memiliki frekuensi terjadinya badai guntur yang sama
  293. isonefel garis pada peta yang menghubungkan tempat yang kadar awannya rata-rata sama pada periode tertentu
  294. isotak garis yang menghubungkan tempat yang mempunyai kecepatan angin yang sama
  295. isoterm garis dalam peta cuaca yang menghubungkan tempat yang mempunyai temperatur rata-rata yang sama pada periode tertentu
  296. jalur kabut jalur kabut yang membentang pada daerah yang sempit dengan lebar beberapa ratus meter, biasanya timbul akibat keadaan setempat
  297. jalur konvergen antartropik jalur pertemuan antara angin pasat belahan bumi utara dan angin pasat belahan bumi selatan
  298. jam sinoptik waktu (Greenwich) sesuai dengan perjanjian internasional, atau saat harus dilakukannya pengamatan meteorologi secara serentak di seluruh negara atau dunia
  299. kabur keadaan atmosfer yang tampak berkabut akibat adanya partikel yang sangat kecil dan kering yang cukup banyak terdapat di dalamnya
  300. kantong ibun tempat yang banyak terdapat ibun dibandingkan dengan tempat di sekitarnya (biasanya berupa lubang atau lembah yang sempit)
  301. kapsul aneroid kapsul yang terbuat dari logam tipis dan dibuat hampa udara, bentuknya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan tekanan udara, merupakan bagian dari barometer aneroid
  302. kekersangan ciri iklim yang dinyatakan berdasarkan ketidakcukupan curah hujan untuk kelestarian tumbuh-tumbuhan
  303. kelembapan nisbi parameter untuk menyatakan banyaknya uap air di dalam udara berupa nisbah antara tekanan uap yang ada saat itu dan tekanan uap maksimum yang mungkin dicapai pada suhu dan tekanan udara saat itu
  304. kemantapan dinamis keadaan atmosfer yang ditandai dengan tidak adanya kecenderungan membesar pada usikan gelombang kecil
  305. kemantapan hidrodinamis kemantapan dinamis
  306. kemantapan hidrostatis keadaan keseimbangan hidrostatis atmosfer dengan sifat bahwa gugus udara di dalam atmosfer itu cenderung bergerak ke bawah yang disebabkan gaya hidrostatis
  307. kemantapan mutlak keadaan kolom udara dengan laju penurunan suhu yang lebih kecil daripada laju penurunan suhu adiabat jenuh
  308. kemarau basah musim kemarau yang ditandai dengan turun atau curah hujan yang cukup deras
  309. kembang angin diagram kembang yang menyatakan frekuensi arah dan laju angin pada suatu stasiun dalam satu periode
  310. kemosfer bagian atmosfer yang merupakan lapisan tempat terjadinya reaksi fotokimia
  311. kerucut angin ribut isyarat berupa kantong kerucut atau bendera yang dikibarkan di ujung tiang yang terlihat dari jarak jauh yang menunjukkan bahwa daerah itu akan dilewati angin ribut
  312. ketinggian kondensasi ketinggian permukaan, tempat udara menjadi jenuh karena proses tertentu
  313. khatulistiwa termal garis yang melingkari bumi yang menghubungkan titik-titik pada tiap bujur dari tempat yang bersuhu rata-rata tahunan tertinggi
  314. kilat akar serabut kilat yang bentuknya menyerupai akar serabut
  315. kilat antar awan kilat yang timbul karena loncatan muatan listrik dari pusat muatan listrik positif di dalam segumpal awan ke pusat muatan listrik negatif di dalam awan yang lain
  316. kimia atmosfer cabang meteorologi yang mempelajari, baik susunan kimia, proses kimia maupun fotokimia yang terjadi dalam atmosfer
  317. kimia ibun kipas atau helikopter yang digunakan untuk mencegah kerusakan tanaman karena ibun yang ditimbulkan oleh percampuran udara panas dari lapisan atas dengan udara dingin di dekat permukaan tanah
  318. kiraan lanjutan penjelasan dan pernyataan mengenai keadaan cuaca yang diharapkan akan terjadi dalam waktu 24 jam atau lebih mendatang, sebagai tambahan perincian ramalan jangka pendek
  319. klasifikasi awan pengelompokan macam awan menurut bentuk, ketinggian, dan proses pertumbuhannya
  320. klasifikasi genetik iklim klasifikasi iklim yang didasarkan atas syarat-syarat pembentukannya, dan terutama didasarkan atas peredaran atmosfer umum
  321. klasifikasi iklim pembagian iklim di seluruh permukaan bumi dalam sistem dunia yang berlaku secara umum, yang batas-batasnya ditentukan menurut homogenitas unsur-unsur iklimnya
  322. klimagram grafik yang menggambarkan variasi data iklim
  323. klimatograf grafik yang menunjukkan iklim suatu daerah
  324. klimatografi penggambaran berangka komponen iklim suatu wilayah dalam bentuk peta, tabel, diagram, teks, dan sebagainya
  325. klimatologi aeronautika penggunaan data dan teknik klimatologi dalam memecahkan persoalan-persoalan meteorologi untuk keperluan penerbangan; klimatologi penerbangan
  326. klimatologi dinamis pengolahan statistik unsur iklim untuk memperoleh interpretasi atau kejelasan dari segi fisik dan dinamisnya
  327. klimatologi lingkar pohon studi fluktuasi iklim dengan dasar lingkaran tahunan pertumbuhan suatu pohon
  328. klimatologi lingkungan cabang bioklimatologi yang mempelajari hubungan antara organisme hidup dan lingkungan iklimnya
  329. klimatologi penerbangan klimatologi aeronautika
  330. klimatologi radar sifat hasil pengamatan radar berdasarkan angka-angka statistik
  331. klimatologi sinoptis studi tentang iklim berdasarkan proses atau peredaran umum atmosfer
  332. kode meteorologi berbagai aturan yang ditetapkan berdasarkan perjanjian internasional, regional, atau nasional yang diterapkan dalam menyebarkan berita meteorologi
  333. kode sinoptis internasional kode meteorologi yang disahkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia untuk keperluan meteorologi sinoptis
  334. koefisien pelemahan koefisien penyerapan fluks cahaya oleh atmosfer
  335. koefisien serap angka yang memberikan harga untuk besar kemampuan menyerap radiasi dari suatu zat
  336. koefisien tukar koefisien yang bersangkutan dengan perpindahan momentum energi, panas, massa, dan sebagainya yang ditimbulkan oleh gerak olak
  337. kolom kerucut bentuk kerucut yang terdapat di bagian bawah awan kumulonimbus yang disertai dengan bagian yang menyerupai belalai
  338. komponen ageostrofik beda vektor antara angin sebenarnya dan angin geostrofik
  339. komponen golak-galik komponen langkisau
  340. komponen langkisau perbandingan antara selisih nilai maksimum dan minimum kecepatan angin pada suatu arah dan kecepatan angin rata-rata pada arah mendatar dalam suatu selang waktu
  341. komposisi kimia curahan jumlah dan sifat bahan asing yang terlarut dalam air curahan
  342. konfluens saling merapatnya garis-garis angin yang berdekatan ke arah aliran
  343. kongestus genus awan kumulus dengan arah pertumbuhan ke atas dan sering sangat tinggi, bagian atasnya yang mengembang tampak seperti bunga kol
  344. konveksi bebas konveksi yang terjadi karena perbedaan kepadatan dalam udara
  345. konveksi paksa konveksi yang terjadi karena gaya paksa, misalnya kenaikan udara karena melalui permukaan yang miring atau besar, seperti gunung
  346. koreksi altimeter koreksi yang diperlukan bagi pembacaan tekanan pada altimeter untuk mendapatkan angka ketinggian yang sebenarnya
  347. koreksi gaya berat koreksi bacaan barometer air raksa terhadap gaya berat baku
  348. koreksi kapasitas koreksi tinggi barometer dari jenis barometer yang memiliki kotak air raksa dan skala tetap
  349. koreksi kapilaritas koreksi tinggi barometer akibat kecembungan permukaan air raksa dalam pipa barometer
  350. koreksi kepadatan koreksi barometer akibat adanya perbedaan antara kerapatan air raksa pada suatu suhu dan kerapatan air raksa baku
  351. koreksi suhu koreksi yang dilakukan dalam pembacaan barometer air raksa untuk penyesuaian sebagai akibat dari pengembangan atau penyusutan bagian alat yang disebabkan oleh perubahan suhu
  352. kotak barometer peti atau kotak pelindung barometer
  353. kotak kosmetik tempat menyimpan kosmetik dan peralatannya
  354. kropedometer alat untuk mengukur kedalaman pembekuan dalam tanah
  355. kuasa meteorologi kekuasaan yang diberikan kepada perseorangan atau instansi untuk memberikan layanan meteorologi kepada penerbangan internasional
  356. kumulonimbus awan tebal yang dapat menjulang tinggi menyerupai menara atau gunung, sebagian puncaknya mulus atau menyerupai serabut yang hampir rata
  357. kumulus awan padat dengan garis pinggir yang jelas, timbulnya ke atas dalam bentuk onggokan seperti stupa atau menara, bagian atasnya menyerupai kol bunga
  358. kurva kenyamanan kurva pada sebuah diagram yang menunjukkan batas perasaan nyaman
  359. laju angin perbandingan antara jarak perjalanan yang ditempuh oleh udara dan waktu yang diperlukan untuk menempuh jarak perjalanan itu
  360. laju penurunan adiabatik laju penurunan suhu terhadap tinggi apabila udara mengalami proses adiabatik
  361. laju penurunan adiabatik kering laju penurunan adiabatik yang besarnya lebih kurang 1°C/100 m
  362. laju penurunan suhu besar perubahan suhu ke arah vertikal di dalam atmosfer
  363. laju penurunan suhu autokonvektif laju penurunan suhu yang tidak mengubah kepadatan udara atmosfer terhadap tinggi
  364. laju penurunan super adiabatik laju penurunan suhu yang lebih besar daripada laju penurunan suhu adiabatik kering
  365. laju puncak langkisau kecepatan angin pertama pada saat amplitudo langkisau tercapai
  366. lakunosus varietas awan yang ditandai dengan adanya ruang atau lubang yang terdapat di bagian bawahnya, biasanya terdapat pada awan jenis sirokumulus, altokumulus, dan stratokumulus
  367. lama insolasi lama radiasi matahari diterima oleh permukaan bumi
  368. lambang awan lambang atau gambar yang menyatakan genus, jenis, ataupun spesies awan yang digunakan dalam dokumen meteorologi
  369. lambang meteorologi lambang, tanda, kata, huruf, atau kelompok huruf yang ditetapkan berdasarkan konvensi internasional dan nasional sebagai pengganti angka atau nomor di dalam kode dan dokumen meteorologi
  370. lampu sorot awan lampu sorot yang mengukur tinggi dasar awan pada malam hari
  371. langit berawan keadaan langit yang tertutup awan sebanyak 3–5 okta
  372. langit berawan sedikit keadaan langit yang tertutup awan sebanyak 1–2 okta
  373. lapisan Apleton lapisan tertinggi ionosfer yang mengandung elektron maksimum dan tingginya sekitar 300 km
  374. lapisan batas lapisan udara di dekat permukaan bumi yang membatasi lapisan lain yang memiliki ciri-ciri tertentu
  375. lapisan batas permukaan lapisan udara yang bergerak beberapa meter dari permukaan tanah dengan profil angin berupa spiral
  376. lapisan gesek lapisan udara di dalam atmosfer yang letaknya dimulai dari permukaan bumi sampai ke ketinggian 600–800 meter
  377. lapisan isoterm lapisan atmosfer dengan suhu yang sama di sepanjang arah vertikal
  378. lapisan kabur lapisan kabur di dalam atmosfer, biasanya di bagian atasnya dibatasi oleh inversi suhu
  379. laporan pemburukan laporan mengenai perubahan keadaan cuaca yang memburuk
  380. lelangit tinggi dasar awan yang paling rendah
  381. lembang tropis gangguan di daerah tropis berupa pusaran angin kencang yang kecepatan maksimumnya lebih dari 34 knot (mil/jam)
  382. lembar awan deretan awan yang tinggi dasarnya sama sehingga terbentuk lembaran yang luas
  383. lentikularis awan yang memiliki permukaan halus yang terbentuk seperti lensa cembung
  384. lidah dingin penjalaran massa udara dingin ke arah daerah ekuator
  385. lingkup angin jarak di sepanjang lintasan laut yang di atasnya selalu bertiup angin dengan arah dan kecepatan yang tetap
  386. lintasan kilat jalur-jalur lintasan muatan listrik dari kilat
  387. lintasan vortisitas mutlak lintasan parsel udara yang vortisitas mutlaknya tetap
  388. litometeor partikel kering yang terdapat dalam atmosfer, misalnya debu dan asap
  389. luah tanah ke awan kilat yang arahnya dari bawah menuju ke atas, berasal dari permukaan tanah, dan biasanya berasal dari gedung yang tinggi
  390. mama bentuk-bentuk menonjol pada bagian bawah awan yang sering ditemukan pada awan sirus, sirokumulus, altostratus, altokumulus, stratokumulus, dan kumulonimbus
  391. massa udara takmantap massa udara yang memiliki sifat tidak mantap statik di lapisan bagian bawah
  392. mata badai pusat siklon tropis
  393. mediokris awan kumulus yang menonjol tegak agak tinggi dan puncaknya tampak agak berserabut
  394. mesopause puncak mesosfer yang tingginya antara 50–85 km
  395. mesosfer daerah atmosfer yang terletak antara stratopause dan mesopause, pada umumnya di daerah ini makin ke atas, suhunya makin naik
  396. meter dinamik satuan ukuran tinggi untuk atmosfer, yaitu 0,98 meter dinamik sama dengan 1 m potensial
  397. meter geopotensial satuan ukuran tinggi untuk ketinggian di dalam atmosfer
  398. metode beda terhingga cara mengganti harga turunan variabel kontinu dengan menggunakan selisih nilai variabel pada dua titik yang terpisah dengan jarak kecil, tetapi berhingga
  399. metode usikan metode yang dipakai untuk menentukan persamaan gerak atmosfer karena gerak dianggap tersusun dari komponen gerak yang mantap dan komponen gangguan
  400. mikrobarograf barometer perekam perubahan-perubahan tekanan udara yang terjadi dalam jangka waktu pendek; mikrobarovariograf
  401. mikrobarogram rekaman yang dihasilkan oleh mikrobarograf
  402. mikrobarovariograf mikrobarograf
  403. mikroklimatologi iklim mikro
  404. mikrometeorologi cabang meteorologi yang mempelajari meteorologi dalam skala kecil, umumnya mempelajari keadaan cuaca di dekat permukaan tanah dan dalam skala waktu yang pendek
  405. mikropluviometer alat untuk mengukur curahan yang sangat peka sehingga dapat mencatat jumlah curahan kecil yang tidak dapat dicatat oleh alat takar curahan biasa
  406. mintakat iklim daerah yang memiliki kebiasaan cuaca yang sama di dalam jangka waktu yang sama
  407. mintakat kering daerah yang penguapan tahunannya rata-rata lebih besar atau sama dengan hujan tahunan rata-rata
  408. mintakat lembap mintakat iklim yang sama sekali tidak pernah mengalami kegersangan
  409. model barotropik model atmosfer yang bersifat barotropik
  410. model siklon model skema yang menyatakan ciri-ciri penting siklon
  411. modifikasi awan proses mengubah awan agar pertumbuhannya terhambat sehingga awan itu menghilang atau mempercepat pertumbuhannya menjadi hujan
  412. muka fron permukaan yang membatasi dua massa udara
  413. musim monsun waktu monsun musim panas bertiup di atas benua
  414. mutatus perubahan total awan sehingga terjadi perubahan dari genus yang satu ke genus yang lain
  415. nefoskop cermin nefoskop yang menggunakan cermin untuk mengamati awan
  416. nefoskop kisi nefoskop yang langsung dapat digunakan untuk mengamati gerakan awan dengan mengamatinya melalui kisi-kisi
  417. neraca air neraca yang menyatakan keseimbangan antara jumlah air dari sumbernya dan di daerah tempat air berada
  418. neraca panas neraca yang menyatakan keseimbangan antara bahang yang diperoleh dan yang hilang dari suatu tempat
  419. neraca radiasi neraca yang menyatakan selisih antara radiasi ke bawah dan radiasi ke atas atau selisih antara radiasi angkasa dan radiasi bumi
  420. netropause lapisan batas antara netrosfer dan ionosfer
  421. netrosfer daerah atmosfer yang terletak di antara permukaan bumi dan ionosfer dan yang konsentrasi elektron di dalamnya sangat kecil
  422. nomor indeks internasional nomor yang ditetapkan oleh Organisasi Meteorologi Dunia sebagai nomor stasiun meteorologi di darat
  423. normal baku klimatologi harga rata-rata unsur iklim yang diambil selama 30 tahun
  424. nova bintang meledak, cemerlang dalam waktu yang relatif pendek
  425. observatori meteorologi tempat atau bangunan yang didirikan untuk keperluan penelitian dan pengamatan meteorologi dan gejala atmosfer khusus
  426. oklusi dingin oklusi yang terjadi apabila udara dingin terletak di belakang fron dingin
  427. oklusi punggung oklusi yang terbentuk di bagian belakang depresi dan ikut bergerak dengan gerakan depresi di belahan bumi utara dengan arah gerakan menuju ke selatan atau tenggara
  428. okta angka pecahan yang nilainya sama dengan perdelapan, dipakai untuk menyatakan banyaknya awan yang menutupi langit
  429. olak unsur fluida dalam gerak golak-galik yang mempunyai identitas dan waktu hidup tersendiri
  430. opakus varietas awan yang bentuknya seperti lembaran atau tumpukan yang padat dan gelap sehingga matahari atau bulan di baliknya tidak dapat terlihat sama sekali
  431. optika atmosfer cabang meteorologi yang mempelajari sifat-sifat dan gejala optik atmosfer karena adanya berbagai bahan di dalam atmosfer
  432. palang awan barisan awan yang padat dan tidak terputus yang tampak di ufuk
  433. palung daerah yang terletak di antara dua daerah tekanan tinggi dan mempunyai tekanan udara lebih rendah daripada tekanan udara di sekitarnya
  434. palung angin baratan palung di daerah lintang menengah yang bergerak ke arah timur dan merupakan sistem dari angin baratan
  435. palung bawah angin palung dinamik
  436. palung dinamik palung yang terjadi di belakang atau di bawah angin pada daerah pegunungan, arah palung biasanya tegak lurus terhadap arah angin
  437. palung khatulistiwa palung yang terjadi pada daerah tekanan rendah relatif yang terletak di antara antisiklon subtropik belahan bumi utara dan selatan
  438. palung timuran palung yang terjadi di daerah angin pasat, biasanya tegak lurus terhadap aliran udara yang bergerak dari timur ke barat
  439. panah angin gambar berbentuk anak panah yang dirajah pada peta sinoptis yang menunjukkan arah angin di tempat yang dimaksudkan
  440. panci penguapan alat untuk mengukur penguapan yang terdiri atas bejana dengan permukaan yang agak luas yang diisi air, pengurangan air di dalam bejana setara dengan besarnya penguapan
  441. pandu unting pandu berupa radiosonde yang dijatuhkan dengan payung (parasut) dari pesawat terbang
  442. parameter kekasapan parameter yang dipakai secara teori berkenaan dengan variasi vertikal angin dekat permukaan bumi untuk menggambarkan kekasapan aerodinamik permukaan
  443. pelana titik potong antara garis punggung dan palung tekanan pada peta cuaca, titik relatif tekanan terendah di antara dua daerah tekanan tinggi dan dua daerah tekanan rendah
  444. pelangi bulan pelangi yang ditimbulkan oleh cahaya bulan
  445. pelangi utama pelangi yang berbentuk cincin, umumnya berwarna ungu di bagian dalam dan berwarna merah di bagian luar
  446. pelepasan kabut perubahan keadaan metereologi secara alami atau rekaan yang menjurus ke penghilangan kabut di suatu tempat
  447. pembentukan fron proses intensifikasi fron atau daerah fron, misalnya, karena pengaruh radiasi atau karena pengaruh massa udara
  448. pembiakan awan penyebaran partikel tertentu, seperti es kering ke dalam awan oleh pesawat atau generator untuk mengubah struktur awan sehingga menimbulkan hujan
  449. penelusan gerak air ke bawah di dalam tanah atau melewati lapisan salju
  450. pengamatan udara atas pengamatan meteorologi yang dilakukan di atmosfer bebas secara langsung dengan pesawat terbang, roket dan sebagainya atau secara tidak langsung dengan melepaskan alat ke dalamnya
  451. penggabungan butir air pertumbuhan butir hujan yang ditimbulkan oleh proses benturan antara partikel besar dari kristal es dan titik-titik air lewat suhu dingin atau tumbukan partikel air yang lebih besar dengan partikel air yang lebih kecil
  452. pengintian kegiatan partikel khusus yang disebut inti dalam proses perubahan dari uap air ke cair atau ke padat dan proses dari cair ke padat
  453. penguntingan proses atau perbuatan mengunting
  454. perca kabut kabut di dalam jalur dengan penyebaran yang tidak teratur
  455. perenggan bidang temu atau mintakat peralihan antara dua massa udara yang berbeda kerapatannya
  456. perlusidus varietas awan yang berbentuk lapisan atau lembaran yang bercelah-celah kecil sehingga melalui celah itu matahari atau bulan dapat kelihatan
  457. permukaan isobarik bidang tempat kedudukan titik-titik dengan tekanan udara yang sama
  458. permukaan isopiknik bidang tempat kedudukan titik-titik dengan kepadatan udara yang sama
  459. permukaan isosterik bidang tempat kedudukan titik-titik di dalam atmosfer yang sama volume spesifik udaranya
  460. perubahan tipe perubahan cuaca dari satu tipe ke tipe lain, sering terjadi secara mendadak
  461. peta analisis peta yang menggambarkan distribusi unsur meteorologi secara geografis
  462. peta angin atas peta yang menggambarkan keadaan angin pada suatu ketinggian
  463. peta cuaca peta yang memuat dan menunjukkan keadaan unsur meteorologi pada permukaan bumi
  464. peta isalobar peta geografis yang menunjukkan perubahan tekanan udara dalam selang waktu tertentu
  465. peta isentropik peta sinoptis yang menunjukkan distribusi berbagai besaran atmosfer pada suatu saat dan pada suatu permukaan isentropik
  466. peta isobar peta tekanan tetap
  467. peta ketebalan peta geografis yang menunjukkan distribusi ketebalan lapisan di antara dua permukaan isobar
  468. peta ketinggian tetap peta yang menunjukkan penyebaran unsur meteorologi pada permukaan mendatar atau pada permukaan yang geopotensialnya sama
  469. peta kontur peta tekanan tetap
  470. peta kontur fron peta sinoptis yang berisi gambar garis-garis yang merupakan garis potong bidang fron dengan permukaan khusus di atmosfer
  471. peta kontur ramalan peta ramalan mengenai kontur suatu permukaan isobarik untuk jangka waktu yang ditetapkan
  472. peta prontur peta kontur
  473. peta radiasi peta untuk menghitung fluks radiasi gelombang panjang dalam atmosfer dari distribusi suhu dan bahan-bahan penyerapan yang memancarkan gelombang panjang di atmosfer
  474. peta ramalan peta diagram atau grafik yang memuat ramalan suatu unsur meteorologi untuk suatu jangka waktu
  475. peta ramalan permukaan peta ramalan yang menunjukkan keadaan sinoptis permukaan pada waktu yang akan datang
  476. peta sinoptis peta geografis yang memuat gambar atau kode yang menyatakan keadaan unsur meteorologi
  477. peta sinoptis permukaan peta sinoptis yang memuat dan menunjukkan keadaan unsur meteorologi pada permukaan bumi
  478. peta tekanan tetap peta cuaca yang memuat gambar kontur dari permukaan isobar tertentu
  479. peta tekanan tetap peta yang memuat penyebaran nilai unsur cuaca pada permukaan tekanan yang sama
  480. peta udara atas peta cuaca yang memuat keadaan unsur meteorologi pada lapisan udara atas
  481. pilus awan tambahan berbentuk tudung, biasanya terdapat di puncak awan kumulus atau kumulonimbus
  482. piradometer alat untuk mengukur besarnya radiasi total (radiasi surya dan angkasa) yang datang dengan sudut ruang dua ke bidang datar
  483. pirgeometer alat untuk mengukur besarnya radiasi angkasa yang datang dengan sudut ruang dua ke permukaan bidang datar
  484. pirheliometer alat untuk mengukur intensitas radiasi matahari yang diterima permukaan bumi
  485. pola ketebalan bentuk geometris dari garis ketebalan pada peta ketebalan
  486. polarisasi atmosfer polarisasi cahaya matahari karena pembiasan atmosfer bumi
  487. presipitasi kandungan kelembapan udara yang berbentuk cairan atau bahan padat, seperti hujan, embun, salju
  488. presipitasi buatan hujan yang berasal dari berbagai jenis awan yang dipilih sebagai hasil usaha manusia
  489. prisma es curahan kristal es yang bentuknya tidak bercabang seperti prisma jarum, balok, atau lempeng, sering kali berukuran besar sehingga jelas terlihat di udara
  490. profil angin grafik yang menyatakan perubahan laju angin sebagai fungsi dari tinggi
  491. profil kecepatan logaritmik bentuk perubahan kecepatan rata-rata angin terhadap tinggi di dalam lapisan batas permukaan
  492. profil lengas kurva yang menggambarkan perubahan kelembapan tanah sebagai fungsi dari kedalaman
  493. profil suhu grafik suhu yang menyatakan bentuk perubahan suhu ke arah vertikal
  494. psikrometer putar psikrometer yang digunakan dengan cara memutarnya selama beberapa saat sebelum dibaca suhunya
  495. pulsar bintang berdenyut di Bimasakti, sebagai sumber isyarat radio yang berdenyut
  496. puncak meso puncak lapisan inversi yang tingginya 50–55 km
  497. punggung tekanan daerah yang bertekanan udara relatif lebih tinggi daripada daerah sekitarnya pada permukaan yang sama atau daerah yang terletak pada isobar daerah tekanan tinggi yang menonjol ke luar
  498. pusat analisis pusat pengumpulan, penyebaran, perjalanan, dan analisis data utama, juga dapat berupa penyiapan dan penyebaran ramalan cuaca
  499. pusat prakiraan kantor pusat prakiraan cuaca yang bertugas menyiapkan peta analisis dan peta prakiraan dan menyebarluaskannya ke stasiun bawahannya
  500. pusat ramalan pusat prakiraan
  501. pusat tindak depresi atau antisiklon yang bertindak sebagai pengatur gerak gangguan atmosfer dalam suatu daerah yang luas
  502. radarsonde peralatan yang dapat dideteksi oleh radar dengan cara dinaikkan ke udara menggunakan balon untuk menentukan besar dan arah kecepatan angin di setiap permukaan udara atas
  503. radiasi angkasa ke bawah radiasi angkasa yang berasal dari atmosfer yang mengarah ke bawah
  504. radiasi atmosfer bagian radiasi yang asalnya dari atmosfer saja
  505. radiasi benda hitam radiasi yang dapat dipancarkan oleh setiap satuan luas suatu benda pada suatu suhu
  506. radiasi bumi radiasi yang berasal dari permukaan bumi, termasuk atmosfer
  507. radiasi efektif radiasi pada permukaan datar berwarna hitam yang menghadap ke atas pada suhu udara lingkungan
  508. radiasi efektif malam radiasi efektif, baik yang menghadap ke atas maupun yang menghadap ke bawah, yang terjadi saat tidak ada radiasi surya
  509. radiasi gelombang panjang radiasi dengan panjang gelombang lebih panjang dari empat mikron
  510. radiasi global radiasi surya langsung ke bawah
  511. radiasi global radiasi surya yang datang dari piringan matahari dengan sudut utuh yang tidak terhambur dan tidak terpantul oleh atmosfer atau benda-benda lain di dalam atmosfer
  512. radiasi isotropik radiasi surya baur dengan intensitas yang sama ke segala arah
  513. radiasi korpuskuler radiasi yang tersusun dari partikel-partikel
  514. radiasi kosmik radiasi yang terpancar dari daerah kosmik yang memiliki energi sangat tinggi dan gaya tembus yang besar
  515. radiasi langit radiasi surya baur
  516. radiasi luar atmosfer radiasi surya yang diterima oleh permukaan atas atmosfer bumi
  517. radiasi surya baur radiasi surya yang terpantul dari langit ke arah bawah; radiasi langit
  518. radiasi surya langsung radiasi surya yang datang langsung dari piringan matahari ke suatu permukaan yang tegak lurus terhadap arah datangnya radiasi
  519. radiasi surya pantul radiasi matahari dengan arah ke atas karena dipantulkan serta disebarkan oleh permukaan bumi dalam atmosfer
  520. radiasi total jumlah keseluruhan radiasi matahari, radiasi atmosfer, dan radiasi bumi
  521. radiasi total ke bawah radiasi total yang memancar ke bawah
  522. radiasi ultra ungu radiasi yang panjang gelombangnya lebih kecil dari 0,3 mikron
  523. radiatus awan yang terlihat seperti pita sejajar yang karena pengaruh perspektif seolah-olah menuju ke suatu titik di ufuk
  524. radioaktivitas buatan radioaktivitas dalam atmosfer karena kegiatan manusia
  525. radioatmometer alat untuk mengukur akibat sinar matahari terhadap penyerapan oleh tumbuhan
  526. radiometeorologi cabang meteorologi yang mempelajari perjalanan energi radio dalam atmosfer, kegunaan radio dan radar
  527. radioteodolit teodolit elektronik untuk menentukan arah pemancar radio yang dibawa naik oleh balon
  528. rawin peralatan untuk mengobservasi arah dan kecepatan angin di atmosfer dengan mengikuti balon yang membawa alat pemancar radio
  529. rawinsonde rawin yang menggunakan radar atau radio teodolit untuk memperoleh data angin udara atas
  530. reduksi suhu ke permukaan laut penyesuaian nilai suhu suatu ketinggian terhadap nilai suhu permukaan air laut
  531. reduksi tekanan ketinggian baku penyesuaian tekanan suatu ketinggian terhadap ketinggian baku
  532. reflektometer alat untuk mengukur radiasi pantul
  533. refraksi atmosfer pembiasan atmosfer
  534. retrogresi gerak gelombang atmosfer yang arahnya berlawanan dengan arah aliran dasarnya
  535. rezim ciri dan distribusi unsur iklim dalam suatu daerah
  536. roketsonde alat yang dapat dibawa naik oleh roket ke atmosfer atas untuk mengamati keadaan cuaca
  537. rotasi antisiklonik peredaran antisiklonik
  538. rumpun depresi deretan daerah yang bertekanan rendah pada fron yang sama
  539. saluran radio lapisan atmosfer agak tipis dan datar, tempat gelombang radio merambat
  540. sambaran perintis bagian depan loncatan muatan listrik dari kilat yang peristiwanya berhubungan dengan timbulnya aliran yang bergerak dari awan ke tanah
  541. sangkar meteorologi bangunan tempat meletakkan peralatan meteorologi agar terlindung dari sinar matahari
  542. sangkar termometer bangunan tempat meletakkan termometer dan psikrometer agar terlindung dari sinar matahari
  543. seilometer alat untuk mengukur ketinggian awan
  544. seilometer laser seilometer berdasarkan waktu yang dibutuhkan suatu denyut cahaya dari laser di bumi untuk merambat lurus ke atas mencapai awan dan dipantulkan ke tabung pengganda cahaya di pesawat penerima
  545. sektor awan bagian angin yang tertutup awan tertentu
  546. sektor panas bagian depresi yang berudara panas yang letaknya di antara perenggan panas dan perenggan dingin
  547. sel konveksi sel yang memiliki pola gerak massa udara yang teratur tanpa bercampur dengan udara sekelilingnya
  548. sel meridional peredaran konfektif yang besar pada bidang meridian
  549. selang waktu khusus dunia selang waktu dalam periode tahun geofisika internasional
  550. selometer alat untuk mengukur tinggi dasar awan pada waktu malam
  551. sembul ibun gundukan tanah akibat pengembangan air di dalam tanah yang membeku
  552. sepoi kuat angin sepoi yang kecepatannya antara 22–26 knot
  553. sepoi lemah angin sepoi yang kecepatannya antara 6–8 knot
  554. sepoi lembut angin sepoi yang kecepatannya antara 9–12 knot
  555. sferik kajian tentang radiasi elektromagnetik yang berasal dari sumber alam dalam atmosfer
  556. siklogenesis proses mulainya penguatan peredaran siklonik
  557. siklolisis proses melemah atau berhentinya peredaran siklonik
  558. sinar balik sinar berbentuk titik bundar atau lonjong pada waktu malam pada titik balik matahari yang menghubungkan cahaya zodiak timur dengan zodiak barat
  559. sinoptik berkenaan dengan data area atmosfer yang luas yang diperoleh secara hampir bersamaan
  560. sirip angin garis pendek yang digambar pada ujung garis arah angin yang menunjukkan kecepatan angin pada suatu tempat dan waktu tertentu
  561. sirokumulus awan tipis tanpa bayangan yang berbentuk perca-perca, lembaran, atau lapisan tersusun dalam bentuk bola-bola kecil, berkerut berderet-deret memencar atau menuju ke satu titik
  562. sirostratus awan bening keputih-putihan berbentuk serabut halus yang menutupi langit dan menimbulkan lingkaran cahaya di sekitar bulan atau matahari
  563. sirus awan terpisah-pisah yang mempunyai bentuk serabut halus berwarna putih perca-perca atau jalur-jalur sempit dengan warna putih
  564. sirus palsu spesies awan sirus yang tampak berwarna abu-abu yang berasal dari bagian atas awan kumulonimbus
  565. sistem awan aturan kelompok awan yang terdiri atas beberapa subkelompok awan yang sejenis atau yang lain, sistem ini menunjukkan gejala tertentu
  566. sistem awan depresi sistem awan yang berkaitan dengan gangguan atmosfer, ditandai oleh deformasi medan tekanan dalam bentuk palung atau depresi
  567. sistem awan guntur sistem awan yang pembentukannya disebabkan oleh konveksi dan ketidakmantapan udara
  568. sistem fron beberapa fron yang digambar pada ujung garis arah angin yang menunjukkan kecepatan angin pada suatu tempat dan waktu tertentu
  569. sistem koordinat teta sistem koordinat yang menggunakan suhu potensial sebagai sumbu vertikal
  570. sizigi peristiwa dua benda langit berseberangan atau sepihak sehingga pengamat dan kedua benda langit itu segaris lurus
  571. skala angin Beaufort klasifikasi serta daftar kekuatan angin yang memuat nama, kekuatan, serta kecepatan angin
  572. skala gaya angin skala yang menyatakan tingkatan gaya angin yang ditandai dengan makin besar nilai skalanya makin besar pula gaya anginnya
  573. skala langit biru Linke skala untuk menentukan tingkat kebiruan langit
  574. skala pirheliometer skala pengukuran iradians yang terdapat pada suatu pirheliometer baku
  575. skala pirheliometer internasional skala pirheliometer yang ditetapkan dan berlaku sejak tanggal 1 Juli 1957 sebagai satu-satunya skala internasional
  576. skala suhu Celcius skala suhu yang dibuat oleh Celcius dengan skala 0° sebagai titik beku dan 100° sebagai titik didih air
  577. skala suhu Fahrenheit skala suhu yang menggunakan termometer Fahrenheit dengan skala 32° sebagai titik beku dan 212° sebagai titik didih air
  578. solarigraf piranograf
  579. sonde peralatan yang dapat diletakkan di dalam tanah atau dibawa ke atmosfer atas dengan roket atau balon udara untuk mengamati keadaan cuaca
  580. spektrum rangkaian atau urutan yang bersinambung
  581. spektrum fajar senja spektrum yang terlihat di langit waktu fajar atau senja
  582. spektrum golak-galik spektrum gerak golak-galik dalam periode yang berbeda atau dalam fase acak
  583. spektrum pusar spektrum yang dihasilkan oleh frekuensi distribusi berpusar atau energi kinetik golak-galik dari berbagai ukuran
  584. spesifikasi kode pernyataan khusus dalam bentuk kode dari suatu berita cuaca
  585. spiral Ekman spiral tempat kedudukan titik-titik proyeksi dari ujung vektor angin di berbagai ketinggian
  586. stasiun aerologi stasiun udara atas
  587. stasiun cuaca otomatik stasiun meteorologi yang melakukan pengamatan cuaca dengan menggunakan alat otomatis dan dilengkapi dengan alat pemancar
  588. stasiun iklim stasiun pengamatan data iklim cuaca, angin, awan, suhu, kelembapan, tekanan, curah hujan, dan penyinaran)
  589. stasiun radiosonde stasiun tempat dilakukannya pengamatan udara atas dengan menggunakan radiosonde atau radarsonde
  590. stasiun rawinsonde stasiun tempat dilakukannya pengamatan udara atas dengan menggunakan rawinsonde
  591. stasiun sinoptis stasiun meteorologi yang melakukan pengamatan sinoptis
  592. stasiun sinoptis permukaan stasiun yang melakukan pengamatan data sinoptis permukaan
  593. stasiun tambahan stasiun sinoptis permukaan di darat sebagai stasiun pelengkap
  594. stasiun udara atas stasiun cuaca yang melakukan pengamatan udara atas
  595. subsidens gerakan udara perlahan-lahan ke bawah
  596. subtropik daerah yang terletak di antara daerah tropik yang beriklim panas dan beriklim sedang
  597. suhu bola basah termodinamik suhu udara lengas yang pada tekanan dan campuran uap tertentu menjadi jenuh dengan uap air
  598. suhu bola kering suhu yang terbaca pada termometer bola kering yang tidak terkena langsung oleh radiasi matahari
  599. suhu ekstrem suhu tertinggi atau terendah yang terjadi dalam suatu selang waktu
  600. suhu harian rata-rata rata-rata suhu yang diamati selama 24 jam terus-menerus
  601. suhu kondensasi suhu tinggi yang menyebabkan udara lengas menjadi jenuh
  602. suhu maksimum suhu tertinggi yang terjadi dalam suatu jangka waktu
  603. suhu maksimum bulanan suhu tertinggi yang tercatat dalam satu bulan kalender di dalam satu tahun
  604. suhu maksimum bulanan mutlak suhu maksimum bulanan yang tertinggi dalam satu bulan dalam jangka waktu satu tahun
  605. suhu maksimum harian suhu tertinggi yang terjadi dalam waktu sehari atau selama 24 jam
  606. suhu minimum suhu terendah yang tercatat dalam suatu jangka waktu
  607. suhu minimum bulanan suhu minimum yang tercatat dalam satu bulan kalender di dalam satu tahun
  608. suhu minimum bulanan mutlak suhu minimum bulanan yang terendah dalam satu bulan dalam jangka waktu satu tahun
  609. suhu minimum harian suhu terendah yang terjadi dalam waktu sehari atau selama 24 jam
  610. suhu minimum rumput suhu minimum yang diukur dengan menempelkan bola termometer pada puncak daun rumput
  611. suhu permukaan laut suhu air laut yang terdapat pada permukaan air laut
  612. sumbu antisiklon garis yang menghubungkan tempat yang bertekanan maksimum
  613. sumbu depresi garis yang menghubungkan tempat yang bertekanan minimum
  614. sumbu palung garis yang menghubungkan titik-titik dengan kelengkungan maksimum dari daerah siklon
  615. sumbu punggung garis yang menghubungkan titik-titik dengan kelengkungan maksimum dari daerah antisiklon
  616. tabel higrometer tabel untuk menghitung besar kelembapan udara
  617. tabel koreksi barometer tabel untuk menentukan koreksi barometer air raksa
  618. tabel reduksi barometer tabel yang menunjukkan besar tekanan udara di suatu tempat
  619. tabung Bourdon tabung tertutup berbentuk melengkung yang dipakai pada termometer atau barometer, berisi cairan atau gas yang peka terhadap perubahan suhu dan tekanan
  620. tabung isobarik-isosterik kolom udara di atmosfer yang dibatasi oleh dua permukaan isobarik dan dua permukaan isosterik
  621. tahap es tahap pada saat udara jenuh terangkat ke atas dan suhunya tetap 0° sampai airnya beku
  622. tahap kering tahap setelah tidak adanya kondensasi uap air dari udara lengas yang mengalami proses pengembangan adiabat
  623. taifun siklon tropis dari Filipina atau di Laut Tiongkok Selatan
  624. takometer alat untuk mengukur banyaknya putaran per detik atau kecepatan sudut poros yang berputar
  625. talam matahari halo yang ditimbulkan oleh peristiwa pemantulan sinar matahari pada kristal-kristal es dalam awan
  626. tara lengas jumlah air yang dapat meresap ke dalam tanah apabila tanah diberi gaya sentrifugal 1000 kali lebih besar daripada gaya tarik bumi
  627. tefigram diagram termodinamik yang menggunakan suhu potensial sebagai koordinat
  628. tekanan beda antara tekanan oleh barometer yang bergerak relatif terhadap fluida dan tekanan statik
  629. teleskop inframerah teleskop yang menggunakan radiasi gelombang inframerah untuk mengetahui adanya uap air dalam atmosfer
  630. tenang khatulistiwa daerah tenang yang terletak di antara daerah dengan angin pasat dari kedua belahan bumi utara dan selatan
  631. teodolit rekam teodolit yang penunjukannya direkam secara mekanik atau foto pada peta
  632. teori fron teori tentang pembentukan dan perkembangan massa udara dan fron serta pembentukan dan pengembangan depresi luar tropis yang bersangkutan dengan massa udara dan fron itu
  633. teori konveksi pembentukan silikon teori tentang pembentukan depresi dengan memperhatikan besar gaya konveksi pada permukaan, disebabkan oleh pemanasan selama selang waktu tertentu
  634. termometer air hitam termometer yang bagian pekanya berupa bola hitam atau kaca yang dilapisi warna hitam
  635. termometer bimetal termometer yang terbuat dari unsur peka dari dua lapis metal yang berbeda koefisien muainya
  636. termometer bola basah termometer yang bola air raksanya dibungkus dengan kain yang dijaga agar selalu basah
  637. termometer bola kering termometer yang bola air raksanya tidak terbalut
  638. termometer cairan termometer yang menggunakan sifat mengembangnya cairan sebagai dasar untuk mengukur tinggi suhu
  639. termometer maksimum termometer yang dapat mengukur suhu maksimum
  640. termometer minimum termometer yang dapat mengukur suhu minimum
  641. termometer tahanan termometer listrik yang bekerja berdasarkan sifat perubahan tahanan penghantar listrik karena berubahnya suhu
  642. termometer tanah geotermometer
  643. tinggi dasar awan tinggi yang diukur dari titik di bumi sampai ke awan yang terendah
  644. tipe iklim jenis iklim suatu daerah yang ciri-cirinya didasarkan pada perubahan dan nilai rata-rata tekanan suhu
  645. tipe iklim mediteran tipe iklim yang memiliki ciri-ciri panas, kering dalam musim panas, dan banyak hujan dalam musim dingin
  646. tipe sinoptis ciri peredaran atmosfer yang terjadi berulang kali di suatu wilayah
  647. tipe tanah aklimat pembentukan tanah yang tidak disebabkan oleh faktor iklim, melainkan keadaan batuan
  648. titik gading titik yang menjadi dasar untuk menentukan titik nol skala barometer
  649. titik hiperbolik titik pada medan garis angin yang merupakan perpotongan antara garis divergensi dan garis konvergensi
  650. titik ibun suhu tertinggi untuk pembentukan ibun putih
  651. titik inti surya titik pada pola angkasa yang letaknya berlawanan dengan letak matahari
  652. titik netral daerah langit yang terletak pada bidang vertikal yang melalui matahari
  653. topan siklon tropis yang berkecepatan sangat tinggi; angin ribut; badai
  654. topan konveksi yang kekuatan anginnya melebihi 12 pada skala Beaufort
  655. turus bulan turus yang berupa sinar putih yang terlihat tegak lurus ke atas atau ke bawah bulan
  656. udara udara yang tidak berawan dan tidak berkabut
  657. udara udara yang bebas dari partikel padat atau cair yang dapat menyebabkan terhalangnya pandangan mendatar
  658. udara bahari massa udara yang telah lama tinggal di atas lautan dan telah memiliki kelembapan yang tinggi
  659. udara fon udara yang panas dan kering yang dibawa oleh angin fon
  660. udara mantap udara yang massanya bersifat takmantap statis
  661. ufuk debu bagian atas dari lapisan debu yang dibatasi oleh inversi suhu di lapisan bawah dan yang tampak mendatar apabila dilihat dari atas
  662. ulur-ulur kolom atau kerucut awan yang terdapat di bagian bawah awan kumulonimbus dan disertai angin pusaran
  663. undulatus varietas awan yang berupa lapisan atau lembaran yang utuh atau terpecah-pecah
  664. unsinus jenis awan sirus yang bentuknya seperti mata kail atau koma, biasanya terdiri atas kristal es
  665. unsur iklim keterangan tentang keadaan fisik iklim suatu tempat dalam waktu tertentu
  666. vektor angin vektor yang menyatakan nilai angin
  667. waktu baku antara pukul 03.00, 09.00, 15.00, dan 21.00 waktu Greenwich
  668. waktu baku utama pukul 00.00, 06.00, 12.00, dan 18.00 waktu Greenwich
  669. waktu pelemahan langkisau saat tercapainya amplitudo langkisau dan berakhirnya langkisau itu
  670. waktu pembentukan langkisau saat permulaan terjadinya langkisau dan tercapainya amplitudo langkisau
  671. waktu sinoptik waktu Greenwich, yang sesuai dengan perjanjian internasional, dilakukan secara serentak di seluruh dunia pada saat dilakukan pengamatan meteorologi
  672. wilayah informasi penerbangan wilayah di ruang angkasa yang telah ditentukan batasnya sehingga penerbangan yang melewati wilayah itu dapat memperoleh informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan masalah penerbangan
  673. wilayah konveksi daerah tempat terjadinya peristiwa konveksi
  674. wilayah pisah daerah di bagian atas lapisan troposfer yang di bawahnya terdapat daerah siklogenesis

Subkategori

Kategori ini hanya memiliki subkategori berikut.

Halaman-halaman dalam kategori "id:Istilah meteorologi"

Kategori ini memiliki 151 halaman, dari 151.