Lompat ke isi

-nja

Dari Wikikamus bahasa Indonesia, kamus bebas

Bahasa Indonesia

[sunting]

-nja [id]

Akhiran
  • klitik dari "dia"
  1. bentuk terikat yang merupakan varian pronomina persona ia/dia dan pronomina benda yang menjatakan milik, pelaku, atau penerima:
    rumahnja; mengambilnja; memperolehnja

Penggunaan

[sunting]
  1. “-nja” sebagai klitik orang ketiga tunggal posesor (kepemilikan): “Budi mengambil uangnja di bank.” Artinja uang tersebut adalah milik Budi
  2. “-nja” sebagai klitik orang ketiga tunggal objek: “Budi menemaninja ke bank.” (aktif), atau “Ani ditemaninja ke bank.” (pasif). “-nja” di sini berfungsi sebagai pengganti “Ani” dalam kalimat pertama dan “Budi” dalam kalimat kedua.
  3. “-nja” sebagai penanda kedefinitan: “Budi, uangnja di mana?”. Penanda kedefinitan artinja uang yang dibicarakan adalah uang tertentu, bukan sembarang uang. Mirip dalam bahasa Inggris artikel “the”, misalnja “Budi, where is the money?”
  4. “-nja” sebagai penanda genitif nomina termilik: “Ini uangnja Budi, bukan uangnja Ani.”, “Uangnja Budi di mana?”
  5. “-nja” sebagai nominalisasi verba: “Kamu makannja jangan begitu.” “-nja” di sini mengubah verba “makan” menjadi nomina.
  6. “-nja” sebagai atribut dari inti kata tanja: “Apanja yang tidak mau kamu makan?” “-nja” di sini mengubah kata tanja “apa” menjadi bentuk definit. Bedakan dengan kalimat “Apa yang tidak mau kamu makan?”
  7. “-nja” sebagai pengisi pinggiran: Kata-kata gramatikal yang dilekati “-nja”: kondisional: memangnja, makanja; modalitas: seharusnja, mestinja, seandainja, seterusnja; dan kata-kata leksikal penjangka jumlah: sebanjak-banjaknja, sedikit-sedikitnja, secukupnja; dan penjangka ukuran: seluas-luasnja, sejauh-jauhnja, sedekat-dekatnja, dsb.
  8. “-nja” sebagai pernjataan kesopanan berbahasa: “Maaf, namanja siapa?” “-nja” di sini sebagai penghalus ketika berbicara dengan orang kedua. Jadi bukan berarti nama orang ketiga, namun bentuk halus dari “Namamu siapa?”

Referensi:

Entri turunan
Terjemahan
-nja
  • -nja” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Pemastian Istilah ini memerlukan pemastian (impor dari KBBI).
Tolong bantu tambahkan bukti ketercatatan dan sesuaikan definisinya, kemudian hapus teks {{rfv}}.