bayan
Tampilan
Bahasa Indonesia
[sunting]bayan [id]
Nomina
- burung termasuk keluarga kakaktua, membuat sarang di lubang pohon, yang jantan sebagian besar bulunya berwarna hijau terang, sedangkan yang betina berwarna merah campur biru; nuri; "Pelaeornis longicauda"
Etimologi
- Dari [Jawa Kuno bayan 'burung bayan']
- Zoetmulder, P.J., dan Robson, S.O. (2006). Kamus Jawa Kuna-Indonesia. (Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna, Penerjemah). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Dictionnaire Javanais-Français, L'Abbé P. Favre, 1870.
- Javaansch-Nederlandsch Handwoordenboek, Gericke en Roorda, 1901.
- Bausastra Jawa, Poerwadarminta, 1939.
- Javanese-English Dictionary, Horne, 1974.
- “bayan” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Adjektiva
- nyata; terang
Etimologi
- Dari [Arab بَيَانٌ bayān 'penjelasan' dari
Arab بَانَ bāna 'menjelaskan']
- Russell Jones, Loan-words in Indonesian and Malay, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008)
- Aḥmad bin Fāris, Maqāyīs al-Lugah, (Beirut: Dār Iḥyā' al-Turāts al-'Arabī, 2001)
- al-Azharī, Tahẓīb al-Lugah, (Beirut: Dār Iḥyā’ al-Turāṡ al-‘Arabī, 2001)
- Ibn Manẓūr, Lisan al-'Arab, (Cairo: Dār al-Ma‘ārif, 1431 H)
- “bayan” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Entri turunan
Tolong pilah secara manual ke bawah subjudul yang relevan dengan menggunakan {{kotak daftar}}
Terjemahan
- “bayan” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Bahasa Jawa
[sunting]bayan [jv]
Nomina
- burung bayan
Bahasa Kavalan
[sunting]bayan [ckv]
Nomina