bungur
Tampilan
Lihat pula: wungu
Bahasa Indonesia
[sunting]bungur [id]
Nomina
- pohon yg berbunga ungu, merah muda, atau putih, kayunya dipakai untuk tiang rumah dsb; Langerstroemia speciosa
; pohon yang tingginya mencapai 40 m, daun membundar telur lebar hingga lonjong, perbungaan malai, kelopak berbentuk corong atau lonceng, berkerut, berwarna ungu kemerahan hingga putih, buah kapsul besar dengan kelopak persisten, tumbuh di hutan sekunder, sabana, dan di sepanjang sungai, kayu keras dan tahan lama, digunakan untuk konstruksi, kulit kayu, daun, dan buah kering digunakan sebagai obat.
Etimologi
- Berasal dari bahasa Melayu "bungur" [buŋur] 'pohon bungur'
- Proto-Malayo-Javanic (PMJ) *buŋuR yang secara teratur menjadi bahasa Melayu bungur [buŋur] ‘pohon bungur’ dan bahasa Jawa wungu [uŋu] ‘pohon bungur, ungu’.
- Dalam bahasa Melayu *-R menjadi r (*-R > - r) dan fonem lain tidak berubah.
- Dalam bahasa Jawa *b- menjadi w- dan *-R hilang (*b- > w- dan *-R > Ø).
- bahasa Jawa Kuno memperlihatkan wungū ‘pohon bungur’ dan wungu atau ungu ’warna ungu, violet’ sebagai refleksnya. Fonem w- sebelum u kadang-kadang hilang sehingga juga muncul bahasa Jawa Kuno ungu. Kata ini dipinjam bahasa Melayu. Nothofer (2013:126-127)
Entri turunan
Terjemahan
- “bungur” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Bahasa Jawa
[sunting]bungur [jv]
harap
Bahasa Sunda
[sunting]bungur [su]
Nomina
Pelafalan
Bahasa Using
[sunting]bungur [osi]
Nomina