dendeng
Tampilan
Bahasa Indonesia
[sunting]dendeng [id]
Nomina
- daging sayatan yang dirempahi dan dikeringkan:
Dendeng sapi; dendeng rusa
Etimologi
- Pinjaman dari bahasa Jawa dhèndhèng (ḍenḍeng) 'daging sayatan yg dirempahi dan dikeringkan', dari bahasa Jawa Kuno ḍeṅ (= ḍeng) 'daging kering'
- PMJ (Proto-Malayo-Javanic) *Daiŋ ‘mengeringkan ikan atau daging’ secara teratur menjadi bahasa Melayu daing, sesudah *D menjadi d. Dalam bahasa Jawa *D tidak menjadi r seperti dalam banyak kata lain, melainkan menjadi konsonan retrofleks [ḍ]. Urutan vokal *ai menjadi e [ɛ] sehingga refleks Jawanya muncul sebagai ḍeng [ḍɛŋ]. Oleh karena bahasa Jawa menghindari kata monosilabik, kata ini direduplikasikan. Sesudah terjadi reduplikasi, [ŋ] di depan [ḍ] mengalami asimilisai parsial dan menjadi [n], sehingga hasilnya ḍenḍeng. Kata ini dipinjam bahasa Melayu. Konsonan retrofleks bahasa Jawa [ḍ] selalu menjadi bahasa Melayu d [d], karena bunyi retrofleks tidak ada dalam bahasa Melayu. Kata ini ditemukan dalam Malay Concordance Project. (Bernd Nothofer. 2013. Pengantar Etymologi)
- Zoetmulder, P.J., dan Robson, S.O. (2006). Kamus Jawa Kuna-Indonesia. (Darusuprapta dan Sumarti Suprayitna, Penerjemah). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Bernd Nothofer. (2013). Pengantar Etimologi. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. https://repositori.kemdikbud.go.id/26597/
- Nothofer, B. (1975) The reconstruction of Proto-Malayo-Javanic. 's-Gravenhage: M. Nijhoff. [Pdf] Retrieved from the Library of Congress. https://www.loc.gov/item/2019667590/.
- “dendeng” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Bahasa Jawa
[sunting]dendeng [jv]
Nomina