dong
Tampilan
Bahasa Indonesia
[sunting]dong [id]
Partikel
- (cak) · kata yang dipakai di belakang kata atau kalimat untuk pemanis atau pelembut maksud:
Kalau bukan kamu, siapa dong yang harus membiayai adikmu?
Entri turunan
Terjemahan
- “dong” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Bahasa Betawi
[sunting]dong [bew]
- /dɔŋ/
Etimologi
- Diserap dari bahasa Prancis donc (“kemudian, lalu”).
Adverbia
- dong; kalau begitu (untuk menyiratkan kelanjutan atau akibat dari sebuah keadaan)
- 1996 Juni 3, SM Ardan, “Ah - aduh... wah!”, dalam Mutiara, volume 814:
- Wah — same aje dong ame bus biase?!
- [Wah — samè ajè dong amè bus biasè?!]
- Wah — kalau begitu sama saja dengan bus biasa?!
- 2006, Firman Muntaco, “Kesurupan”, dalam Gambang Jakarte, Depok: Masup Jakarta, →ISBN, halaman 5:
- Kebetulan duren-jatoannyah ora ada lagi! Abis pagimanah dong?
- [Kebetulan durèn jatoannyah ora ada lagi! Abis pagimanah, dong?]
- Kebetulan durian jatuhannya tidak ada lagi! Jadi bagaimana, kalau begitu?
- dong; memang; tentu saja (untuk menyiratkan sesuatu yang sudah jelas atau sesuai harapan)
- 1964 Juli 19, Si Miun, “Lenggang Djakarté: Ibu2 revolusioner”, dalam Bintang Timur (dalam Bahasa Indonesia), columns 3–6, halaman 3:
- Kudugitudong.[sic] Masa prempuan ngedjentul alje[sic] dilobang dapur, dan tongkrongin lakinje! Kite kaum ibu jang repolusioner?!
- [Kudu gitu, dong. Masa prempuan ngejentul ajè di lobang dapur, dan tongkrongin lakinyè! Kitè kaum ibu yang rèpolusionèr?!]
- Memang harusnya begitu. Mana bisa perempuan bertengger saja di dapur dan mengurus suami! Bukannya kita kaum ibu yang revolusioner?!
- 2025, Pupuy Hurriyah, Èh, èh, diĕ sapĕ?, Serang: Kantor Bahasa Provinsi Banten, →ISBN, halaman 6:
- "Bésok, kitĕ mu jajalin tò dodol. Bólé, Ci’?" si Upit ngarep.
"Yĕ, bólé, dong, Pit. Pan, nè dodol èmang bakal kitĕ gares barengan bésok," saut Ci’ Maryam sembari ketawĕ.- "Besok, aku boleh mencicipi dodolnya, Kak?" tanya Upit berharap.
"Ya, tentu saja boleh, Pit. Dodol ini memang untuk kita makan bersama besok," jawab Kak Maryam sambil tertawa.
- "Besok, aku boleh mencicipi dodolnya, Kak?" tanya Upit berharap.
Interjeksi
- dong; tolong (untuk menegaskan permintaan atau saran)
- 1969, Ali Sabeni, Suhaeri Mufti, “Sabeni Djago Tanah Abang”, dalam Sabeni Djago Tanah Abang, disajikan oleh Suhaeri Mufti, Jakarta: Diastar, track A1:
- Bagus, lèmpar kaki sebelè. Sabet ke kanan. Deser terus! Tarik lagi! Adu, jangan kaya' orang jantungan, dong!
- Bagus, lebarkan kakimu ke sebelah. Pukul ke kanan. Terus desak! Tarik lagi! Aduh, tolong, jangan seperti orang sakit jantung!
Bahasa Melayu Papua
[sunting]dong [pmy]
Pronomina
- mereka
- Dong tra tau malu kah.
- Mereka tidak tahu malu memang.
Kategori:
- id:Lema
- id:Partikel
- id:Istilah percakapan
- id:Istilah dengan permintaan pemastian
- bew:Istilah pilihan
- bew:Istilah dengan transkripsi AFI
- bew:Istilah serapan dari bahasa Prancis
- bew:Istilah yang berasal dari bahasa Prancis
- bew:Lema
- bew:Adverbia
- bew:Istilah dengan kutipan
- id:Istilah dengan kutipan
- bew:Interjeksi
- pmy:Istilah dengan tautan audio
- pmy:Lema
- pmy:Pronomina
- pmy:Istilah dengan contoh kalimat