keluang
Tampilan
Lihat pula: kalong
Bahasa Indonesia
[sunting]keluang [id]
Nomina
- kelelawar besar yang makanannya buah-buahan; kalong; "Pterocarpus edulis"
Etimologi
- Berasal dari bahasa Melayu "keluang" [kəluaŋ] 'kelelawar besar, kalong'
- Proto-West-Malayo-Polynesian (PWMP) *kaluaŋ ‘kelelawar besar, Pterocarpus edulis’ menjadi bahasa Melayu keluang. Dalam bahasa Melayu terjadi pelemahan vokal dalam silabe antepenultima: *a menjadi e [ǝ].
- Proto-West-Malayo-Polynesian (PWMP) *kaluaŋ ‘kelelawar besar, Pterocarpus edulis’ menjadi bahasa Jawa kalong. Dalam bahasa Jawa urutan vokal *ua menjadi o [ɔ]. Vokal antepenultima tetap *a karena dalam bahasa Jawa kontraksi vokal terjadi sebelum vokal antepenultima bisa dilemahkan. Sesudah *ua menjadi o, *a tidak terdapat lagi dalam silabe antepultima, melainkan dalam silabe penultima yang dipelihara. Nothofer (2013:70)
- Bernd Nothofer. (2013) Pengantar Etimologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ISBN 978-979-069-145-2
- Nothofer, B. 1975. The reconstruction of Proto-Malayo-Javanic. Verhandelingen van het Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde 73. The Hague: Nijhoff.
- “keluang” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.
Entri turunan
Terjemahan
- “keluang” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.