raden
Tampilan
Bahasa Indonesia
[sunting]raden [id]
Nomina
- gelar putra dan putri raja
- gelar keturunan raja (untuk kerabat yang sudah jauh)
- sapaan atau panggilan kepada bangsawan (keturunan raja)
Etimologi
- Dalam bahasa Jawa Kuna terdapat kata hadyan ‘orang dari status tinggi, raja/permaisuri’ yang terdiri atas kata hadi + -an. Juga ada bentuk yang memperlihatkan kontraksi, yaitu BJK haden [hadɛn]. Kata ini kemudian muncul sebagai rahadyan, rahaden [rahadɛn], radyan, dan raden [radɛn] ‘raden’. Semua bentuk ini berprefiks ra- yang berfungsi sebagai pemarkah kehormatan manusia, seperti juga terlihat dalam rama ‘ayah’, ranak ‘anak laki-laki, anak perempuan’, rena (ra + ina) ‘ibu’. Keempat kata tersebut (rahadyan, rahaden, radyan, raden) menunjukkan tahap perkembangan fonologis yang berturut-turut: rahadyan > (kontraksi -ya-) rahaden [rahadɛn] > (kontraksi –h- > Ø, -aa- > a) raden [radɛn]. Kata radyan memperlihatkan perkembangan lain: kontraksi -aha- > a terjadi sebelum kontraksi -ya- > e [ɛ].
Entri turunan
Sinonim
- “raden” di Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi VI (Daring), Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, 2016.